JENIS ALAT : Analytical Balance Untuk menimbang zat-zat kimia (biasanya padatan atau serbuk) 2. Bahan-bahan kimia dan sampel dengan range berat 0.0001 gram sampai 200 gram 1. Hubungkan timbangan dengan suplay listrik 2. Tunggu beberapa menit, timbangan akan melakukan check posedur dan test kalibrasi. Setelah kalibrasi selesai, pada display akan menunjukkan off 3. Tekan tombol ON/OFF untuk menghidupkan timbangan 4. Display akan menunjukkan angka 0,0000 timbangan siap digunakan 5. Letakkan bahan yang akan ditimbang pada pelat timbangan. Setelah stabil, display akan menunjukkan berat bahan. 6. Ambil bahan dari timbangan 7. Tekan tombol On/Off untuk mematikan timbangan 8. Timbangan dalam keadaan stand by, layar display menunjukkan waktu 9. Cabut aliran listrik apabila proses penimbangan sudah selesai. 1. Bersihkan bagian dalam timbangan sebelum dan sesudah menimbang dengan menggunakan kuas 2. Segera matikan timbangan bila tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama 3. Selalu mengecek balance setiap memindahkan timbangan ke tempat baru 4. Tera ulang timbangan setiap 6 bulan sekali
LOG PENGGUNAAN NAMA PENGGUNA : INSTITUSI : JENIS ALAT : NO TANGGAL KETERANGAN PARAF Gugus Jaminan Mutu WakilDekan I Dekan
JENIS ALAT : Autoclave Untuk mensteril basah alat dan bahan-bahan yang membutuhkan steril basah dalam penanganannya 1. Pastikan aquades di bawah chamber terisi penuh setiap kali melakukan sterilisasi. 2. Setelah dihubungkan dengan listrik, nyalakan alat dengan menaikkan switch pada Operating Panel pada posisi ON. Biarkan optimalisasi alat 10 15 menit. 3. Pastikan knob exhaust pada posisi close pada saat akan memulai sterilisasi. 4. Masukkan alat dan bahan yang akan disterilkan, kemudian tutup dengan rapat pintu chamber. 5. Pastikan alat pengunci tertutup dengan rapat. 6. Selama proses sterilisasi sterilize led akan menyala merah, ditandai dengan naik sampai stabilnya suhu dan tekanan 1 atm dengan indikator lampu menyala hijau 7. Tunggu sampai suhu dan tekanan benar-benar turun (suhu sekitar 80oC dan tekanan 0 atm) baru alat dan bahan boleh dikeluarkan
JENIS ALAT : Magnetic stirring Hot plate Untuk mengaduk, mencampur dan menghomogenkan larutan kimia dengan menggunakan medan magnetik 1. Masukkan stirer ke dalam wadah larutan yang akan diaduk 2. Taruh di atas magnetic stirer 3. Sambungkan magnetic stirer dengan listrik 4. Putar tombol magnetic stirer sampai kecepatan putaran yang diinginkan 5. Setelah selesai, putar tombol sampai posisi off dan putuskan sambungan listrik 1. Selalu membersihkan plate setelah pemakaian 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas plate 3. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Mikroskop binokuler LABORATORIUM DASAR Untuk Mengamati objek preparat secara mikroskopis 1. Tempat kerja obyek diposisikan agar lebih nyaman sehingga lensa okuler mikroskop terletak tepat setinggi mata. 2. Mikroskop: Periksa kebersihan dari kaca, lensa obyektif dan lensa okuler 3. Hubungkan Mikroskop ke sumber arus/cahaya, nyalakan Mikroskop dengan menekan tombol ON. 4. Atur posisi kondensor sehingga sesuai dengan sumber cahaya, agar sinar yang dibutuhkan masuk ke lensa sesuai, agar sinar yang masuk kelensa objektif kuat dan sebanyak mungkin, maka diletakkan kondensor setinggi mungkin. Keadaan sebaliknya akan terjadi bila kondensor letaknya di bawah. 5. Aturlah sinar yang masuk kelapangan pandang maksimal dan terfokus. 6. Letakkan preparat yang akan diperiksa pada tempat nya. 7. Mula-mula digunakan lensa objektif dengan pembesaran kecil. 8. Fokuskan sediaan, mula-mula dengan makrometer dan kemudian diperjelas dengan mengatur dengan micrometer. 9. Sesudah didapatkan area yang akan diamati, lensa objektif pembesaran kecil diganti dengan lensa objektif yang sesuai, apabila digunakan dengan lensa objektif dengan pembesaran 100x digunakan minyak emersi. 10. Setelah diteteskan minyak emersi sebanyak 1 tetes pada sediaan, putar makrometer sampai tampak bayangan samara-samar, untuk mendapatkan bayangan yang jelas digunakan (diputar) micrometer. 11. Setelah memakai mikroskop, lensa objektif yang digunakan dibersihkan dengan kertas lensa atau kapas yang dibasahi sedikit xylol untuk melarutkan minyak emersi. 12. Selanjutnya xylol yang menempel pada lensa dibersihkan dengan kertas lensa kering, sebab xylol yang berlebihan akan melarutkan bahan perekat lensa. 13. Beberapa tekhnisi tidak menyukai pemakaian xylol karena akan melarutkan bahan perekat lensa. Untuk itu mereka lebih senang membiarkan minyak emersi tetap menempel, atau hanya di lap dengan kertas lensa kering secara gentle 1. Selalu membersihkan MIKROSKOP setelah pemakaian 2. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Magnetic stirring Hot plate Untuk mengaduk, mencampur dan menghomogenkan larutan kimia dengan menggunakan medan magnetik 1. Masukkan stirer ke dalam wadah larutan yang akan diaduk 2. Taruh di atas magnetic stirer 3. Sambungkan magnetic stirer dengan listrik 4. Putar tombol magnetic stirer sampai kecepatan putaran yang diinginkan 5. Setelah selesai, putar tombol sampai posisi off dan putuskan sambungan listrik 1. Selalu membersihkan plate setelah pemakaian 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas plate 3. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Inkubator / Oven untuk memanaskan Bahan-bahan kimia, sample serta zat-zat pada suhu tertentu atau inkubasi pada suhu tertentu 1. Sambungkan steker 2. Tekan tombol Power untuk menyalakan 3. Set suhu yang diinginkan 4. Jika sudah selesai tekan tombol power untuk mematikan 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : ph Meter Mengukur tingkat keasaman larutan 1. Nyalakan tombol ON 2. Menstandarisasi alat : a. Bilaslah electrode dengan aquades (gunakan botol semprot), lap dengan hati-hati pakai kertas tissue, dan jangan terlalu keras/kuat menyentuh membrane gelas (bagian electrode yang tercelup) b. Ukur suhu larutan buffer dengan thermometer, kemudian sesuaikan knop pengatur suhu (OC ) seperti yang terbaca pada thermometer c. Set display alat ke posisi ph) d. Atur sehingga dispaly memperlihatkan angka 7,00 (melihat table ph pada larutan buffer untuk setiap pengukuran suhu) e. Bilas electrode dengan aquades, lap pakai kertas tissue, kemudian celupkan elektroda kedalam larutan buffer pada ph = 4, 00 atau ph = 10,00, sehingga dispaly akan memperlihatkan angka 4,00 untuk ph < 7,00 ( sample asam ) dan dispaly akan memperlihatkan angka 10,00 untuk ph > 7,00 ( sample basa / alkali) 3. Bilas electrode dengan aquades, lap pakai kertas tissue kemudian celupkan electrode ke dalam larutan yang akan ditentukan ph-nya 4. catatlah ph nya, kemudian bilas electrode dengan aquades, lap pakai kertas tissue. 5. Tutup kembali lubang pengisi elektrolit pada electrode dan tempatkan kembali electrode seperti sedia kala, lalu yang harus anda perhatikan bahwa tempat anda melakukan pekerjaan ini harus dijaga tempatnya dalam keadaan bersih. 6. selalu dibersihkan sebelum digunakan 1. Selalu membersihkan plate setelah pemakaian 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Selalu mematikan tombol OFF bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Desikator untuk menghindari sampel dari uap air (kedap) 1. Silica gel dioven sekitar 24 jam dan dimasukkkan ke dalam desikator 2. Tutup desikator diolesi dengan vaselin 3. Facum ditutup, sampel dimasukkan 4. Kemudian tutup kembali 5. Setelah sampel diperkirakan sudah dingin sampel dikeluarkan 6. Kemudian tutup kembali 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Lemari Pendingin untuk mendinginkan Bahan-bahan kimia, sample serta zat-zat pada suhu tertentu atau inkubasi pada suhu tertentu 1. Pasang kabel pada stop kontak 2. Atur suhu pendingin (cek suhu) sesuai yang diperlukan 3. Bahan-bahan yang akan disimpan diberi nama, tanggal penyimpanan, dll. 4. Masukkan bahan-bahan dan tata dengan teratur 5. Bahan-bahan yang sudah tidak dipergunakan segera dikeluarkan dari Lemari Pendingin 6. Jaga kebersihan bagian dalam Lemari Pendingin 7. Untuk mencegah kontaminasi bersihkan lemari pendingin seminggu sekali. 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Freezer untuk membekukan Bahan-bahan, sample serta zat-zat pada suhu tertentu atau inkubasi pada suhu tertentu 1. Pasang kabel pada stop kontak 2. Bahan yang akan disimpan diberi nama dan tanggal penyimpanan 3. Masukkan bahan dan tata dengan teratur 4. Jaga kebersihan bagian dalam freezer, jika lapisan es sudah banyak, maka freezer perlu dibersihkan 5. Bahan-bahan yang sudah tidak digunakan segera dikeluarkan. 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Selalu cabut steker bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Oven Pengasapan Untuk mengasap bahan atau sampel dengan bahan asap tertentu pada suhu tertentu 1. Siapkan bahan pengasap yang akan digunakan 2. Kompor disiapkan dan dinyalakan dengan mengatur knop tabunng Elpiji 3. Sesuaikan suhu yang diinginkan dengan mengatur thermometer alat 4. Masukkan bahan dan tata dengan teratur 5. Proses sesuai waktu yang ditentukan 6. Matikan kompor, tunggu hingga suhu dibawah 50 C 7. Keluarkan bahan 8. Bersihkan tempat dalam alat 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Selalu mematikan kompor bila sedang tidak digunakan
JENIS ALAT : Depo Container N2 Cair Untuk menyimpan Nitrogen Cair sebagai pendingin Straw Sperma Beku untuk mempertahankan daya hidup spermatozoa 1. Siapkan container yang akan digunakan 2. Masukkan N2 cair secara berhati-hati (gunakan sarung tangan) dengan cara manual maupun alat pompa khusus hingga volume 30% 3. Tunggu hingga gemuruh cairan meredah 4. Masukkan lagi N2 cair hingga volume 95% (penuh) 5. Masukkan straw sperma beku kedalam goblet dan cannester yang telah ditentukan berdasarkan kode bangsa 6. Tutup rapat jika tidak digunakan 7. Pengambilan straw dilakukan dengan cara mengangkat cannester tidak melebihi mulut tabung / container 8. Pindahkan straw ke thermos lapang secara hati-hati (gunakan sarung tangan) 9. Kembalikan cannester ke tempatnya, kemudaian tutup rapat container 10. Bersihkan tempat dalam alat 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT 3. Ketersediaan Container pengisian N2 Cair (kapasitas 35 40 liter) 4. Kapasitas PGL pre Freezing minimal terjaga pada volume 30 % tidak boleh kosong
JENIS ALAT : Westafel air Untuk mencuci peralatan laboratorium dan higenitas personal 1. Letakkan peralatan maupun preparat yang akan dicuci di meja westafel 2. Siapkan sabun cuci / desinfektan 3. Keluarkan kotoran dari alat dan buang di tempat sampah 4. Buka kran air, bersihkan alat atau preparat dengan alat pencuci yang sesuai 5. Basuh dengan sabun cuci / desinfektan 6. Bilas dengan air kran hingga 2 kali 7. Taruh alat di meja yang telah disiapkan kemudian keringkan 8. Tutup kran apa bila tidak digunakan 2. Jangan meletakkan materi mudah terbakar di atas ALAT
JENIS ALAT : Stick Mistar Untuk mengukur panjang badan dan tinggi badan Ternak besar 1. Keluarkan stick dari sarung nya 2. Pasang peralatan stick dengan formasi bentuk huruf F 3. Ukur panjang badan dengan cara meletakkan pangkal stick di bawah dada hingga pangkal stick yang kedua sampai di pangkal ekor ternak 4. Catat angka yang tertera di batang stick 5. Ukur tinggi badan ternak dengan cara meletakkan pangkal stick di atas tubuh belakang punuk hingga pangkal stick yang kedua sampai di tanah (bawah ternak) 6. Catat angka yang tertera di batang stick 7. Setelah selesai, bersihkan dan kembalikan alat kedalam sarungnya 2. simpan didalam sarungnya
JENIS ALAT SERIES NO. : Pregnancy Detector : Ultrasonic PL-10-860 (DRAMINSKI) Untuk mendeteksi Kebuntingan khususnya Ternak Kambing dan Domba pada umur kebuntingan 60-120 hari setelah inseminasi 1. Siapkan ternak Kambing/Domba yang akan di periksa pada tempat yang sesuai 2. Ternak harus urinate (tidak ada urine di dalam vesica urinaria, agar tidak mempengaruhi deteksi) 3. Oleskan minyak parrafin pada probe (batang detector) 4. Keluarkan alat pregnancy detector dari box 5. Nyalakan alat dengan menekan tombol ON 6. Letakkan (agak sedikit ditekan) Probe pada bawah perut, posisi dibawah uterus ke arah 40-45 o 7. Apabila ternak positif bunting, ditandai dengan Sinyal lampu hijau akan menyala berkedip dan berbunyi dengan cepat. 8. Matikan alat dengan menekan tombol OFF. Bersihkan alat dan masukkan kedalam box 2. simpan didalam box dan letakkan pada tempat yang terlindung.