Laba. Prepared by Ridwan Iskandar Sudayat, SE.

dokumen-dokumen yang mirip
Tujuan & Metode Penilaian Persediaan

BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK

Persediaan. Prepared by Ridwan Iskandar Sudayat, SE.

ANALISIS PERPUTARAN PIUTANG USAHA TERHADAP HUTANG USAHA PADA PT. BINTANG AGROKIMIA UTAMA MEDAN

ANALISIS PIUTANG TAK TERTAGIH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA PR. ALFI PUTRA TRENGGALEK)

Suci Anggreani Program Studi Akuntansi STIE Widya Dharma Pontianak

PENDAPATAN. Prepared by Ridwan Iskandar Sudayat, SE.

PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN SEGMEN PADA PT YANAPRIMA HASTAPERSADA, Tbk.

MEMPREDIKSI ARUS KAS MASA DEPAN

ANALISIS METODE ECERAN UNTUK KALKULASI BIAYA PERSEDIAAN (Studi Kasus pada Diva Swalayan Kediri)

KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MENGGUNAKAN ARUS KAS DAN KESESUAIAN LAPORAN ARUS KAS BERDASARKAN PSAK NO 2 PADA PT PETROSINDO KALBAR

BAB I PENDAHULUAN. Setiap perusahaan perlu mengetahui perkembangan kegiatan usahanya dari

C H A P T E R 2 CONCEPTUAL FRAMEWORK FOR FINANCIAL REPORTING (RERANGKA KONSEPTUAL PELAPORAN KEUANGAN)

PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN SEGMEN PADA PT DUTA PERTIWI Tbk. DAN ENTITAS ANAK

BAB IV PENUTUP. terdahulu penulis dapat membuat kesimpulan dan saran sebagai berikut:

PENYAJIAN LAPORAN ARUS KAS MENURUT PSAK 2 GUNA MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA PT PAN BROTHERS TBK

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian asuransi menurut UU RI No.2 Tahun 1992, seperti yang dikutip

ANALISA PENERAPAN METODE PENILAIAN PERSEDIAAN TERHADAP LABA PT. YANA PRIMA HASTA PERSADA, Tbk. SIDOARJO

Bisma, Vol 1, No. 9, Januari 2017 KINERJA KEUANGAN PADA PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA, Tbk.

Riska Tri Handayani (Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika Dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. Tujuan dari standar ini adalah untuk menggambarkan perlakuan akuntansi

PENGAKUAN PENDAPATAN JASA PT. INFIMEDIA SOLUSI PRATAMA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1 Tahun 2008 mengenai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, pengertian dari Usaha

PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN SEGMEN PADA PT INDONESIA PRIMA PROPERTY, Tbk DAN ENTITAS ANAK

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SATU SEMESTER SEMESTER GENAP PERIODE : JANUARI JUNI 2017

BAB II LANDASAN TEORI

PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN SEGMEN PADA PT JAYA KONSTRUKSI MANGGALA PRATAMA, Tbk. DAN ENTITAS ANAK

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

Mengatur perlakuan akuntansi untuk pajak penghasilan Bagaimana mempertanggungjawabkan konsekuensi pajak pada periode berjalan dan mendatang:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. laporan kemajuan yang secara periodik dilakukan pihak manajemen perusahaan yang

Materi 3: INTERNAL CONTROL & CASH. Dosen: Afifudin, SE., M.SA., Ak.

Materi: 13. INTANGIBLE ASSETS (Aset Tidak Berujud)

BAB II TINJAUAN TEORI. perubahan bertambah disebut trend positif atau. naik. Sebaliknya, jika rata rata perubahan berkurang

BAB II LANDASAN TEORI

Laporan Keuangan: Neraca

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS

BAB I PENDAHULUAN. menengah dan besar, tidak melihat apakah perusahan tersebut bertujuan untuk

Materi: 7 INVENTORIES (PERSEDIAAN) (PENILAIAN, ESTIMASI & PERPUTARAN PERSEDIAAN)

BAB II LANDASAN TEORITIS. A. Pengertian Pendapatan Menurut Pernyataan Standar Akuntansi

PENGUNGKAPAN PELAPORAN KEUANGAN SEGMEN PADA PT PERDANA BANGUN PUSAKA, Tbk DAN ENTITAS ANAK

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS ASET TETAP PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM SURYA SEMBADA SURABAYA RANGKUMAN TUGAS AKHIR

Penyusunan Laporan Keuangan Pada Stars Auto Care 99 Periode Januari 2014

PENERAPAN LAPORAN ARUS KAS YANG SESUAI DENGAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (Studi Kasus Pada PT. Kent Transindo Indonesia Cabang Kediri)

PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS) DAN NILAI BUKU TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT ACE HARDWARE INDONESIA, Tbk. DAN ENTITAS ANAK

ELEMEN KEUANGAN & KONSEP DASAR PENGAKUAN DAN PENGUKURAN ELEMEN LAPORAN KEUANGAN

2.1.2 Pengertian Laporan Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (2009:2) Standar Akuntansi Keuangan

ANALISIS METODE PENGAKUAN PENDAPATAN KONSTRUKSI PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI

PELAPORAN ARUS KAS PADA PT. KEDUNGMADU TROPICAL WOOD DI SAMARINDA

BAB I PENDAHULUAN. atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas

Analisis Pengakuan Pendapatan Jasa Konstruksi Pada CV. Samudera Konstruksi Palembang Berdasarkan PSAK No. 34

Silabus. EKA 2041 Pengantar Akuntansi I. Program Studi: Strata 1 (S-1) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

BAB I PENDAHULUAN. informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan, tentang entitas (kesatuan)

Perhitungan Harga Pokok Produksi þÿ P a d a P a b r i k T a h u B u G i t o D e n Metode Process Costing

PIUTANG. Menurut Kieso (2004) piutang adalah klaim uang, barang, atau jasa kepada pelanggan atau pihak-pihak lainnya.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Analisis Akuntansi Piutang Dagang pada PT. Tri Bos Nusantara Pekanbaru (Yusrizal dan Ida Maryanti Silaban)

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Sumber : Kieso, Weygandt, & Warfield Dwi Martani

BAB II LANDASAN TEORI

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Persediaan merupakan elemen yang penting bagi keseluruhan aktiva lancar

BAB 1 PENDAHULUAN. Pertumbuhan ekonomi yang pesat dewasa ini menyebabkan timbulnya

PENERAPAN PSAK NOMOR 16 TENTANG KAPITALISASI BIAYA REPARASI AKTIVA TETAP (KENDARAAN JENIS FUSO DAN PS) PADA PT. STAR CARGO SAMARINDA SYAHMI AISYAH

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. perusahaan yang timbul dari penjualan barang dan jasa. Pendapatan dapat

BAB II TELAAH PUSTAKA DAN HIPOTESIS. karena itu bila perusahaan menggunakan ilmu akuntansi yang baik, maka dapat

ANALISIS KEWAJARAN LAPORAN KEUANGAN ATAS PIUTANG TAK TERTAGIH PADA KOPERASI KARYAWAN SAMPOERNA UNIT PELAYANAN RUNGKUT 2 SURABAYA

Mencatat Transaksi Dalam Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi 1. Pengertian dan Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

PEMBAHASAN PENGAKUAN DAN PENGUKURAN

BAB II LANDASAN TEORI

SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT PADA PERUM. PERHUTANI KBM INK SURABAYA TUGAS AKHIR

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

PERSEDIAAN (Penilaian Berdasar Harga Pokok)

TEORI AKUNTANSI SFAC 6 & SFAC 5. Oleh Kelompok 6: YULI PITALOKA ( ) BAIQ DEWI NOVA WIRA ASTUTI ( )

EVALUASI PENGAKUAN PENDAPATAN KONTRAK KONSTRUKSI BERDASARKAN METODE PERSENTASE PENYELESAIAN

Materi: 06 INVENTORIES (PERSEDIAAN) (Sistem Pencatatan & Metode Persediaan)

MAKALAH PSAK 34: KONTRAK KONSTRUKSI

05FEB AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I. LAPORAN POSISI KEUANGAN Sumber : Kieso, Weygandt, & Warfield Dwi Martani. Fitri Indriawati, SE., M.Si.

BAB II BAHAN RUJUKAN

Transkripsi:

Laba Pengakuan, Pengukuran dan pelaporan laba perusahaan dan komponennya dianggap merupakan salah satu tugas akuntansi yang penting bahkan yang paling penting. Pemakaian pelaporan keuangan yang harus mengambil keputusan dalam hubungannya dengan perusahaan hampir selalu berurusan dengan pengukuran keberhasilan perusahaan dalam menggunakan sumber yang terkait pada operasinya. Apakah aktivitasnya sudah meningkat? Apakah hasil yang kemungkinan besar akan dicapai pada tahun-tahun mendatang? Dan masing banyak pertanyaan-pertanyaan laun yang meningkat laba itu sendiri. Laba sebagian besar dinyatakan sebagai keuntungan atu kelebihan dari suatu jumlah yang biasanya dinilai dengan uang. Kebanyakan tujuan perusahaan adalah bagaimana mendapatkan laba tersebut secara optimal. Oleh karena itu laba merupakan hal yang paling penting dalam perusahaan, sehingga merupakan salah satu tujuan perusahaan.

Salah satu cara dalam perusahaan yang memproduksi barang untuk meningkatkan laba adalah dengan melakukan peningkatan penjualan untuk itu pembelian akan meningkat, persediaanpun akan bertambah, sehingga diperlukanlah penilaian atas persediaan yang lazim dipergunakan dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. 1. Pengertian laba Laba sangat penting bagi suatu perusahaan, karena berhasil atau tidak suatu perusahaan pada umumnya diukur dengan laba yang diperoleh. Adapun pengertian laba itu sendiri menurut para ahli ekonomi beraneka ragam, jelasnya penulis akan megutip beberapa pendapat tentang laba tersebut: Menurut Donald E. Kieso, Jerry J. Weygandt dan Terry D. Warfield yang diterjemahkan oleh Emil Salim (2002:40) menyatakan bahwa: Keuntungan adalah kenaikan ekuitas (aktiva bersih) sebuah perusahaan yang ditimbulkan oleh transaksi peripheral atau insedentil dan dari semua transaksi serta kejadian lainnya dan situasi yang mempengaruhi perusahaan selam suatu periode kecuali yang berasal dari pendapatan atau investasi oleh pemilik.

Selanjutnya C. Rollin Niswonger, Carl S. Warren, James M. Reeve dan Philip E.Fees yang diterjemahkan oleh Alfonsus Sirait dan Helda Gunawan (1999:2) menyatakan sebagai berikut: Keuntungan atau laba selisih diantara jumlah yang diterima dari pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk memberikan sumber daya dalam menghasilkan barang atau jada tersebut. Dari pernyataan diatas ini dapat diketahui bahwa penghasilan dapat dibagi dua yaitu: 1. Laba yang sudah direalisasi yaitu laba yang terjadi dari transaksi penjualan 2. Laba yang belum direalisasi yaitu laba yang terjadi karena pertambahan kekayaan sebagai akibat kenaikan nilai aktiva dan belum terjadi transaksi. Sedangkan menurut Standar Akuntansi Keungan (2002:25) pengertian laba terdiri dari dua konsep yaitu: 1. Pemeliharaan modal keuangan, dimana laba hanya diperoleh kalau jumlah financial (uang) dari aktiva bersih pada akhir periode melebihi financial atau uang dari aktiva bersih pada awal perdiode, setelah konstibusi dari perusahan memiliki selama satu periode.

2. Pemeliharaan modal fisik, dimana laba hanya diperoleh kalau kapasitas produtif fisik (kemampuan usaha) pada awal periode, setelah konstribusi dari para pemilik selama satu periode. Berikut ini komponen unsur-unsur laba yang terdiri dari: a. Pendapatan yaitu arus masuk atau pemanbahan lain atas aktiva suatu entitas atau penyelesaian kewajibankewajibannya (kombinasi keduanya) yang berasal dari penyerahan atau produksi barang, operasi utama atau operasi inti yang berkelanjutan dari suatu entitas. b. Beban yaitu arus keluar atau pemakaian lain aktiva atau terjadinya kewajiban (kombinasi keduanya) yang berasal dari penyerahan atau produksi barang, pemberian jasa, atau pelaksanaan jasa atau pelaksanaan aktivitas-aktivitas lain yang merupakan operasi utama atau operasi init berkelanjutan dari suatu entitas c. Keuntungan yaitu kenaikan suatu entitas atau aktivitas besih yang berasal dari transaksi peripheral atau insidental pada suatu entitas dan dari transaksi lain dan kejadian seta situasi lain yang mempengaruhi entitas kecuali yang dihasilkan dari pendapatan atau investasi pemilik.

d. Kerugian adalah penurunan ekuitas (aktiva bersih) yang berasal dari transaksi peripheral atau insedental dari semua transaksi lain kejadian serta situasi lain yang mempengaruhi entitas kecuali yang dihasilkan dari beban atu distibusi kepada pemilik