INFORMASI DAN KISI-KISI

dokumen-dokumen yang mirip
NASKAH SOAL (Terbuka)

INFORMASI DAN KISI-KISI

INFORMASI DAN KISI-KISI

INFORMASI DAN KISI-KISI

TERM OF REFERENCE (TOR) FESTIVAL FILM PELAJAR NASIONAL SUKABUMI MOVIE AWARD (SUKMA) TAHUN 2014

GELAR SENI MAHASISWA GUNADARMA (GSMG) 2018 KETENTUAN TANGKAI LOMBA LUKIS, DESAIN, KOMIK STRIP, FOTOGRAFI, FILM PENDEK

PEMERINTAHAN PROVINSI SUMATERA SELATAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA Jalan Demang lebar daun Kav. IX Palembang, Provinsi Sumatera Selatan Telp.

WORKSHOP AUDIO VISUAL

PANDUAN FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016

PETUNJUK TEKNIS LOMBA FILM PENDEK PENDIDIKAN JENJANG SMK KEMAH ILMIAH TIK TAHUN 2017

TOR (TERM OF REFERENCE) LOMBA OPERET GELORA AKSI

Juknis Lomba Iklan Layanan Masyarakat (Online)

Festival Film Pendek Dokumenter BPNB DIY 2017 Nasionalisme dalam Bingkai Sejarah dan Budaya di DIY

3. Syarat ketentuan lomba

PANDUAN FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA SMA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015

SDPPI Mobile Project IFaS-Fest 2018

FESTIVAL INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN Petunjuk Teknis. Bidang Lomba: KELAS WIRAUSAHA

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Produksi merupakan tahap lanjutan dari tahap pembuatan film, merupakan

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Produksi merupakan tahap lanjutan dari tahap pembuatan video dokumenter,

INFORMASI DAN KISI-KISI

SPEECH CONTEST PERATURAN LOMBA

LOMBA FILM PENDEK FISIKA

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Pada bab ini akan dijelaskan tentang implementasi karya atau penerapan. perancangan karya pada proses pembuatan karya.

KETENTUAN LOMBA VIDEO PENDEK DIES NATALIS STF DRIYARKARA KE-49

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Produksi merupakan tahap lanjutan dari tahap pembuatan video feature,

1. Terbuka untuk seluruh pelajar SMA/SMK/sederajat dan mahasiswa. aktif di Indonesia untuk kategori Fiksi, Animasi dan Dokumenter.

Petunjuk Teknis Lomba Video Education Pendidikan Karakter Jenjang SMA/SMK Kemah Ilmiah TIK tahun 2016

TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015

I. Tema TANTANGAN UNTUK MENGUBAH STIGMA DAN PANDANGAN BARU TERHADAP ODHA

PANDUAN LOMBA FILM PENDEK PENDIDIKAN ANAK DAN REMAJA TAHUN 2018

BAB I PESERTA. 1. Lomba Tari Tradisional IMARC Liga MEDIKA 2018 dibuka untuk mahasiswa aktif

Nomor : 008/Pan.OFFICEDAY/PADP/UNY/X/ Oktober 2017 Lamp : 1 Bendel Hal : Pemberitahuan Kegiatan OFFICE DAY

PETUNJUK TEKNIS LOMBA EKSPLORASI PENDIDIKAN BERBASIS TIK JENJANG SMA/MA KEMAH ILMIAH TIK TAHUN 2017

PERATURAN. Prodistik Competition in IT. New Generation

PANDUAN AJANG KOMPETISI VIDEO EDUKASI

PETUNJUK TEKNIS NESCO 2017 VIDEO COMPETITION

PETUNJUK TEKNIS FESTIVAL FILM PENDEK KEMARITIMAN 2017

Petunjuk Teknis Lomba My Idea Jenjang SMK Jurusan Non Teknik (Bisnis, Manajemen dan Pariwisata, dan lain-lain) Kemah Ilmiah TIK tahun 2015

KETENTUAN PELAKSANAAN FESTIVAL TEATER TINGKAT SMP/MTs KE-VI SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Pada Bab IV ini membahas tentang bagaimana penerapan elemen-elemen. rancangan karya terhadap pengembangan film pendek ini.

HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS FESTIVAL TEATER KE-XX TINGKAT SMA/MA/SMK SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016

Pagelaran Wayang Ringkas

PERATURAN KHUSUS LOMBA TARI TRADISIONAL LIGA MEDIKA 2017

KRITERIA PENILAIAN Faslitasi Pembuatan Film Pendek dan Dokumenter 2012

PETUNJUK PELAKSANAAN DAN TEKNIS DESIGNSTART COMPETITION

ART FEST LOMBA DANCE

Petunjuk Teknis Lomba My Idea Jenjang SMP Kategori Ilmu Sosial Kemah Ilmiah TIK tahun 2015

AB I BAND LIGA MEDIKA

Video Promosi Kesehatan

LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INFORMASI DAN KISI-KISI

Lembar Informasi. Bidang Lomba. Web Design

PANDUAN LOMBA PEMBUATAN VIDEO IKLAN LAYANAN MASYARAKAT

PETUNJUK TEKNIS LOMBA ANTAR KELAS FAI UNISMA DIES NATALIS 54 TAHUN FAI UNISMA

KERANGKA ACUAN KERJA LOMBA VIDEO KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG

SENAT MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN

COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

Petunjuk Teknis Lomba Video Education jenjang SMP/MTs Kemah Ilmiah TIK tahun 2016

PANDUAN UMUM PENDAFTARAN DAN PENJURIAN

INFORMASI DAN KISI-KISI

PEDOMAN FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) TAHUN 2015

SHORT MOVIE COMPETITION

GUIDELINE LOMBA VIDEO KURKUMIN 2018

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN LOMBA DALAM RANGKA DIES NATALIES UJB KE-56

DEWAN EKSEKUTIF PUSAT FORUM UKHUWAH LEMBAGA DAKWAH FAKULTAS KEDOKTERAN INDONESIA(FULDFK) Sekretariat : Forum Studi Islam Senat Mahasiswa Fakultas

KETENTUAN LOMBA 3C STT NF 2017

LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INFORMASI DAN KISI-KISI

LOMBA MULTIMEDIA TEMU ILMIAH NASIONAL Tema dan subtema Tema lomba multimedia ini adalah Tetap Produktif di hari Tua

RaTu RaTu FilTer Festival 2017

TEKNIK EDITING II. Pertemuan 2. Yosaphat Danis Murtiharso, S.Sn., M.Sn. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Broadcasting

PEDOMAN PELAKSANAAN FLS2N KABUPATEN BANTUL TAHUN 2016 Lomba Baca Puisi

NO. KEGIATAN WAKTU KETERANGAN

1. Ketentuan Umum Waktu Pelaksanaan: Bulan Januari Februari Tema Design with Your Heart, Because Medicine is an Art

PENGUMUMAN PERUBAHAN JADWAL

Kepada Yth. Para Filmmaker Indonesia Di tempat. Dengan hormat,

PELAKSANAAN DAN KETENTUAN UMUM

JUKLAK JUKNIS LOMBA DEBAT EKONOMI BISNIS GEBYAR ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI

Peraturan dan persyaratan kompetisi tercantum dalam formulir yang bisa diunduh di

LOMBA HARI ULANG TAHUN DJKN KE-11

BAB I PESERTA. 1. Lomba Vocal Group IMARC Liga Medika 2018 dibuka untuk mahasiswa aktif Program

Petunjuk Teknis Lomba Inovasi Pembelajaran berbasis Video Bagi Guru Kemah Ilmiah TIK tahun 2016

KETENTUAN DAN TEKNIS PELAKSANAAN LOMBA DAN SEMINAR DALAM RANGKA HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-109

Ketentuan Peserta Bidang JATOSC. Lomba Desain Grafis Babak Final

LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INFORMASI DAN KISI-KISI

LAPORAN EDITING TEASER KAMPUNG SENI 2015

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. telah terencana pada pra-produksi yang tertulis pada bab sebelumnya. Berikut ini

KELENGKAPAN PENDAFTARAN:

BAB I PENDAHULUAN. game berjalan beriringan, dan para desainer saling bersaing secara kreatif. Fakta

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI Teknis Produksi

SENAT MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN

Wawancara Berikut hasil ringkasan wawancara dengan Gotot Prakosa dan Wahyu Aditya yang dikutip dari wawancara yang dilakukan oleh Raissa Christie:

LEMBAR INFORMASI OLIMPIADE SAINS TERAPAN TINGKAT KOTA BATAM TAHUN 2014 BIDANG LOMBA FISIKA TERAPAN

DEBAT BAHASA TINGKAT NASIONAL 2015 Lomba Bahasa Jepang

TARI NUSANTARA COMPETITION GUIDELINE PUBLIC HEALTH PROJECT 2016

KETENTUAN DAN TATA TERTIB GRAND FESTIVAL REBANA NASIONAL 2016 UNIT REBANA ITB INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BANDUNG

LEMBAR INFOMASI LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT KOTA BALIKPAPAN 2015 MATA LOMBA GRAPHIC DESIGN TECHNOLOGY

Lomba Film Pendek/Iklan Layanan Masyarakat dalam rangka Pekalongan Movie Festival 2016

LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROPINSI JAWA BARAT TAHUN 2017 LEMBAR INFORMASI ( INFORMATION SHEET ) BIDANG LOMBA

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA FOTO

Transkripsi:

Page1 FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba Film Pendek PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN Jl. Dr. Radjiman No. 6 Bandung

Page1 FESTIVAL LOMBA DAN SENI SISWA NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 KERANGKA ACUAN DAN KISI-KISI FILM PENDEK I. PENDAHULUAN Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) adalah ruang apresiasi, implementasi empat pilar pembelajaran (learning to do, learning to know, learning to be, learning to life together) serta silaturahmi kearifan lokal berbagai Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat. Film Pendek adalah mediumnya. Semacam perpanjangan tangan (amplifier) dan Jembatan yang dengan serius digagas oleh pemerintah melalui Provinsi Jawa Barat dalam panggung berkesenian melalui Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016. Besar harapan bahwa kreativitas yang dihasilkan para pelajar SMK nantinya memberikan sumbangan berupa pesan moral, dialektika budaya, dan menambah khazanah perfilman Indonesia dalam sebuah sinergi akulturasi yang mengakar pada keberagaman budaya, keunikan bertutur visual, serta kebersahajaan dalam memotret ulang apa yang terjadi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat. II. TUJUAN Kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ini bertujuan: 1. Memberikan sumbangan berupa pesan moral, dialektika budaya, dan khazanah perfilman Indonesia yang mengakar pada keberagaman budaya, keunikan bertutur visual, serta kebersahajaan dalam memotret ulang apa yang terjadi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat. 2. Menumbuhkembangkan gagasan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari pendidikan berkarakter dan semangat revolusi mental 3. Bentuk apresiasi, ruang pembelajaran dan silaturahmi kebudayaan lintas kearifan lokal berbagai Sekolah Menengah Kejuruan di wilayah Jawa Barat. III. KRITERIA PESERTA Peserta adalah siswa SMK dengan kriteria sebagai berikut :

Page2 1. Tercatat sebagai Siswa tingkat X atau XI SMK Negeri atau Swasta Tahun Pelajaran 2015/2016. 2. Tiap kabupaten/kota mengirimkan 1 (satu) tim yang terdiri dari 2 (dua) orang peserta. 3. Para peserta memiliki kemampuan dalam membuat film. 4. Para peserta merupakan pemenang terbaik dari hasil seleksi Lomba Film Pendek tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2015, atau yang diberi tugas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. IV. KATEGORI KARYA Kriteria Karya Film Pendek yang disertakan dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Jawa Barat tahun 2016 adalah 1. Film Pendek Non-Drama (Dokumenter) yaitu film yang menyajikan fakta/realita melalui berbagai cara dan tujuan. Sifatnya orisinil dan otentik yang memiliki keakuratan, logis, dan didasari data yang valid. Karakter yang dimunculkan mewakili orang atau subjek tertentu yang keberadaannya faktual dan otentik serta relevan dengan realitas tertentu (Nonfiksi) 2. Film Drama (Fiksi) dikenal sebagai film yang memiliki alur cerita dan konflik, digerakkan oleh tokoh yang memiliki motif (alasan) tertentu. Tokoh ini kemudian membawa penonton masuk ke dalam sebuah situasi atau peristiwa. IV. TEMA & KRITERIA KARYA Cerita yang harus dikembangkan dalam film mengacu kepada tema: Semangat Revolusi Mental di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat Adapun kriteria yang digunakan meliputi: Kriteria Isi, Kriteria Teknis, dan Kriteria Administratif. 1. Kriteria Isi a. Berisi keragaman budaya, kepekaan sosial, dan promosi potensi lokal di masing-masing daerah. b. Isi film harus menarik, komunikatif, dan mendidik. 1) Menarik: menggambarkan lokasi yang menarik atau suasana dan kebiasaan tertentu dari daerah atau wilayah (tempat tinggal) para pembuat film, yang kemudian menjadi latar belakang dari cerita dan pesan yang akan disampaikan 2) Komunikatif: Kekuatan film adalah menggunakan unsur gambar (visual) dalam menuturkan cerita atau menyampaikan pesan. Unsur

Page3 suara (dialog, musik, Sound effect) tetap dapat digunakan sebagai penunjang. 3) Mendidik: Isi Film dapat membangkitkan kesadaran masyarakat umum khususnya pelajar bahwa pendidikan memiliki peran dalam pembentukan karakter anak bangsa. c. Merupakan ekspresi yang bersifat bebas tetapi tetap menjaga nilai-nilai kesopanan, tidak menyinggung SARA, dan tidak mengandung unsur pornografi. d. Menekankan keoriginalitasan ide/gagasan serta runtun naratif yang baik dengan tetap mengindahkan asfek sinematik, seperti pengadeganan, pencahayaan, mise un scene, penataan suara, dan penyuntingan gambar (editing). e. Kerangka Isi Karya Film (Kerangka Program) (1). color Bar/countdown/hitung mundur (2). Starting (Logo Provinsi Jawa Barat) (3). Main Title (Judul Film dan Nama Sutradara) (4) Content (Isi Film) (4). Ending: Fade Out (5). Closing:Credit Title (Susunan Pemain, Tim Produksi, dan ucapan Terimakasih) (6) Imposing : Copyright FLS2N 2016 (7) Blank Video (Footage) 2. Kriteria Teknis a. Durasi Film: Maksimal 10 (sepuluh) menit. b. Film dibuat dengan memanfaatkan teknologi digital, dengan ketentuan: 1) Menggunakan kamera digital (DSLR, Handy Cam, GoPro, dsb.) atau piranti (gadget) jenis lainnya yang menggunakan format HD (High Definition). Peralatan pendukung lainnya (Tripod, Lighting, Mikrofon, komputer, dsb) diserahkan kepada kebutuhan dan kemampuan sekolah masing-masing 2) Hasil Akhir berbentuk data, dengan alternative format: (1) Quicktime Movie (mov), sound rate: 48.000 khz, size: 16 bit. 25 Fps, dengan Aspec Ratio: 16:9 (2) Mpeg 4 (MP4), Image size: 1920x1080 HD, 1280x720 HD, 25 Fps, Audio: Rate 48000 khz size 16 bit, dengan Aspec Ratio: 16:9 3) Tidak menggunakan footage, dan stock-shot gambar yang dibuat oleh orang di luar anggota tim.

Page4 4) Tidak menggunakan musik/lagu, tanpa ijin pemilik hak cipta karya tersebut. 3. Kriteria Administratif Format administrasi perancangan karya (Desain Produksi) diserahkan kepada peserta di masing-masing sekolah. Konten didalamnya meliputi Naskah, Perizinan, Kesediaan pemain, Budgeting, penjadwalan syuting, breakdown artistik, blocking (jika diperlukan) V. MEKANISME LOMBA 1. Pra Produksi Keseluruhan proses pra produksi dilaksanakan di lingkungan sekolah asal peserta dengan melibatkan potensi yang ada di sekolahnya masing-masing dengan mengacu kepada tema yang diharuskan serta tetap menjaga originalitas karya 2. Produksi Kelengkapan serta sfesifikasi peralatan produksi diserahkan sepenuhnya kepada sekolah masing-masing, dan proses pengambilan gambar dilakukan sepenuhnya oleh peserta dengan tetap menjaga standar operasional penggunaan alat, kebersihan dan ketertiban lingkungan yang dijadikan tempat pengambilan gambar 3. Pasca Produksi Semua bahan: Musik, Sound FX, serta video hasil syuting dikumpulkan kepada dewan juri untuk diverifikasi. Selanjutnya setiap tim peserta harus melakukan proses pascaproduksi (editing, pengisian musik, sound-effect, grafis, dsb.) pada tanggal dan tempat yang telah ditentukan oleh penyelenggara ketika pertemuan teknis (Technical Meeting). Dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Alokasi waktu untuk pasca produksi 1 X 8 Jam. 2. Peralatan pasca-produksi harus disiapkan oleh masing-masing tim produksi peserta sesuai dengan kebutuhannya. 3. Aplikasi yang digunakan bebas VI. TAHAPAN PENILAIAN a. Presentasi Karya Setiap tim peserta mempresentasikan karya di depan dewan juri dengan alokasi waktu maksimal 15 menit

Page5 b. Interview Dewan Juri dan peserta melakukan Tanya jawab untuk pendalaman konsep serta penggalian informasi dari para peserta. Sangat dianjurkan dewan juri meminta kepada para peserta untuk mensimulasikan ulang teknis pengambilan, penyuntingan gambar, dsb demi menjaga originalitas dan tangggung jawab moral pembuatan karya. Alokasi waktu untuk interview maksimal 15 menit VII. KOMPONEN DAN BOBOT PENILAIAN NO PENILAIAN RENTANG NILAI BOBOT 1 Presentasi Karya (N1) 60-100 10% 2 Interview (N2) 60-100 10% 3 Karya (N3) 60-100 80% Nilai Akhir (NA) = Σ(Skor Nilai N 1 + N 2 + N 3 ) VIII. ASPEK PENILAIAN 1. Form Penilaian NO ASPEK YANG DINILAI RENTANG SKOR KET 1 Presentasi Karya 60-100 10% 2 Interview 60-100 10% 3 Karya 3.1. Kesesuaian isi dengan tema 60-100 10% 3.2. Originalitas Karya 60-100 10% 3.3. Asfek Naratif 60-100 20% 3.4. Asfek Sinematik 60-100 40% 2. Form Penjurian NO NAMA PESERTA KAB/ KOTA JUMLAH NILAI JURI 1 2 3 NILAI AKHIR PERI NGK AT 1. 2. 3. 4.

Page6 dst,..2016 Juri 1 Juri 2 Juri 3 ( ) ( ) ( ) IX. TIM JURI Tim Juri sebanyak tiga orang yang terdiri dari 1. Praktisi/Profesional Perfilman Berasal dari kalangan praktisi perfilman lokal Jawa Barat yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian praktisi dari instansi/lembaga yang berwenang 2. Akademisi Guru atau dosen perwakilan penyusun kisi-kisi bidang lomba film pendek yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah atau perguruan tinggi seni dan teknologi X. KRITERIA PEMENANG LOMBA Juara Lomba adalah peserta yang memiliki nilai akhir tertinggi dari seluruh nilai para peserta lomba. Apabila ada juara lomba yang memiliki nilai akhir yang sama maka dewan juri berhak untuk mendiskusikan ulang peserta yang memiliki nilai tertinggi dengan kewenangan yang dimiliki oleh para dewan juri XI. TATA TERTIB LOMBA 1. Pembimbing : a. Pembimbing hadir 15 menit sebelum lomba dimulai b. Pembimbing tidak diperkenankan memasuki tempat lomba pada saat lomba berlangsung c. Pembimbing mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri, apabila melanggar maka akan dikenakan sanksi. 2. Peserta : a. Peserta hadir 15 menit sebelum lomba di mulai b. Peserta dilarang membawa HP selama lomba berlangsung c. Setiap peserta diharuskan menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan kerja

Page7 d. Setiap peserta dilarang membantu dan dibantu oleh peserta di luar tim atau pihak manapun dalam kegiatan pasca-produksi. e. Selama pelaksanaan lomba, peserta diwajibkan menggunakan pakaian praktek f. Peserta tidak diperkenankan meminjam/meminjamkan alat kepada peserta lomba yang lain g. Peserta dilarang berdiskusi selama lomba berlangsung, apabila terdapat pertanyaan dapat langsung ditanyakan ke juri h. Mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri, apabila melanggar maka akan dikenakan sanksi. XII. KEGIATAN LOMBA 1. Pelaksanaan kegiatan lomba: hari, tanggal : Senin Rabu, 9-11 Mei 2016 tempat : SMK YSB Plus Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya 2. Jadwal Kegiatan: No. 1 Hari, Tanggal Senin, 9 Mei 2016 2 Selasa, 10 Mei 2016 3 Rabu, 11 Mei 2016 Waktu Kegiatan Tempat 12.00 13.00 Registrasi Peserta 13.00 13.30 Persiapan Pembukaan 13.30 15.00 Upacara Pembukaan 15.00 17.30 Technical Meeting SMK YSB Plus Suryalaya, Kab. Tasikmalaya 08.00 17.00 Pelaksanaan Lomba sda 08.00 09.30 Evaluasi Hasil Lomba 09.30 11.00 Pengumuman Pemenang dan Penutupan sda XIII. PENUTUP Demikian informasi dan kisi-kisi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) bidang lomba film pendek. Hal-hal yang belum tercantum dalam lembar informasi ini akan diinformasikan pada waktu rapat teknis (technical meeting) yang disepakati bersama. Bandung, April 2016