Gambar Unit Mesin Ozone Generator

dokumen-dokumen yang mirip
Perangkat keras Stasiun Bumi Pemantau Gas Rumah Kaca (SBPGRK) Versi 1.0 merupakan integrasi antara beberapa komponen, yakni :

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN DISPENSER DOMO

PETUNJUK PENGOPERASIAN

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN DISPENSER DOMO

PERAWATAN DAN PERBAIKAN AC MOBIL

Bab III. Metodelogi Penelitian

BAB IV PENGUJIAN DAPUR BUSUR LISTRIK

Teknologi Dan Rekayasa TUNGSTEN INERT GAS WELDING (TIG / GTAW)

MAKALAH PENERAPAN TERMODINAMIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DISPENSER

MESIN PENGGORENG VAKUM (VACUUM FRYER)

MENGENAL ALAT UKUR. Amper meter adalah alat untuk mengukur besarnya arus listrik yang mengalir dalam penghantar ( kawat )

TUGAS MAKALAH INSTALASI LISTRIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA PUSAT INOVASI AGROTEKNOLOGI

BAB IV EVALUASI PROTOTIPE DAN PENGUJIAN PROTOTIPE

1. EMISI GAS BUANG EURO2

BAB III METODE PENELITIAN. merupakan faktor yang ikut menentukan berhasil tidaknya penelitian yang

BAB III SISTEM PENGUJIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bahan Penelitian Pada penelitian ini refrigeran yang digunakan adalah Yescool TM R-134a.

BAB IV PERANCANGAN DAN ANALISA UPS

BAB IV PERHITUNGAN DAN PENGUJIAN PANEL SURYA

BAB III METODE PENELITIAN

PERBAIKAN DAN VJI FVNGSI TVNGKV HERAEVS

BUKU PETUNJUK DWP 375A - 1 -

Dengan cara pemakaian yang benar, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal selama bertahun-tahun.

BAB III METODE PROSES PEMBUATAN

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN LEMARI PENDINGIN (REFRIGERATOR) DOMO

Buku Petunjuk Pemakaian Pengering Rambut Ion Negatif

Dengan cara pemakaian yang benar, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal selama bertahun-tahun.

BAB III METODE PENELITIAN

Bab III Metodelogi Penelitian

Gambar 11 Sistem kalibrasi dengan satu sensor.

Sterilisasi menggunakan Sterilisator Ozon & IM

BAB III METODOLOGI. Genset 1100 watt berbahan bakar gas antara lain. 2 perangkat berbeda yaitu engine dan generator atau altenator.

BAB I PENDAHULUAN I-1

BAB IV HASIL PERANCANGAN DAN PABRIKASI

BAB II DASAR TEORI. konsumsi energi pada bangunan gedung dan mengenali cara cara untuk

Program pemeliharaan. Laporan pemeliharaan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. bahan dan alat uji yang digunakan untuk pengumpulan data, pengujian, diagram

Bab III ENERGI LISTRIK

BAB IV PROSES PENGUJIAN

PENYELESAIAN MASALAH CHEST FREEZER AQUA

KATA PENGANTAR. Meulaboh,15 Januari Penulis. Afrizal Tomi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. selanjutnya jumlah dan kualitas dari udara yang dikondisikan tersebut dikontrol.

LAMPIRAN PETUNJUK PENGGUNAAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Pada prinsipnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

Solar PV System Users Maintenance Guide

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN TUDUNG HISAP (EXHAUST HOOD) DOMO

BAB V MENGENAL KOMPONEN SISTEM PENDINGIN

BAB III TEORI DASAR.

BAB III PEMBUATAN ALAT Tujuan Pembuatan Tujuan dari pembuatan alat ini yaitu untuk mewujudkan gagasan dan

BAB 3 METODE PENELITIAN

Model : MFGA-24CR MFGA-48CR

BAB III METODE PENELITIAN. suhu dalam ruang pengering nantinya mempengaruhi kelembaban pada gabah.

Malafungsi Kemungkinan penyebabnya Solusi

BAB III INSTALASI PERALATAN UJI. sistem, kondisi udara pada titik masuk dan keluar evaporator. Data yang diperoleh

DA V Series BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN PEMANAS AIR (WATER HEATER) DAN KARTU GARANSI DAFTAR ISI

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISA MESIN PENDINGIN

RN 1200 RN 2000 UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY ICA

Contoh soal dan pembahasan ulangan harian energi dan daya listrik, fisika SMA kelas X semester 2. Perhatikan dan pelajari contoh-contoh berikut!

Pengetahuan Produk Baterai

Trouble shooting Air Conditioner AQA-FC2400BG AQA-FC4800BG. Standing Floor Type Air Conditioner TROUBLE SHOOTING AIR CONDITIONER

UTILITAS 02 ELECTRICAL SYSTEM PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS GUNADARMA. Veronika Widi Prabawasari

Dengan cara pemakaian yang benar, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal selama bertahun-tahun.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS

BAB III METODOLOGI. Genset 1100 watt berbahan bakar gas antara lain. 2 perangkat berbeda yaitu engine dan generator atau altenator.

BAB IV PERAWATAN KOMPRESOR SENTRAL DI PT.PLN APP DURIKOSAMBI

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

AVR OPERATOR TRAINING. Oleh: PT. LIMAWIRA WISESA JAKARTA

BAB II DASAR TEORI. BAB II Dasar Teori. 2.1 AC Split

BAB III METODOLOGI DAN PENGUMPULAN DATA

REKAYASA RANCANG BANGUN TRAINER SISTEM KELISTRIKAN AC MOBIL DAIHATSU ZEBRA

BAB IV PENGONTROLAN DAN PENGOPRASIAN AC CENTRAL

BAB 4 HASL DAN PEMBAHASAN

BAB III METOLOGI PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III PENGETAHUAN DASAR TENTANG AC ( AIR CONDITIONER )

Penyehatan Udara. A. Sound Level Meter

BAB III BEBAN LISTRIK PT MAJU JAYA

11. PEMECAHAN MASALAH

Abstrak. 2. Studi Pustaka. 54 DTE FT USU

BAB IV METODE PENGUJIAN CIGARETTE SMOKE FILTER

BAB II LANDASAN TEORI

3 KARAKTERISTIK LOKASI DAN PERALATAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PENELITIAN

Schematic Diagram. Keterangan : : lampu indikator power : lampu indikator filamen : Relay

AQA-KC105AGC6 AQA-KC105AG6 AQA-KC109AG6. Trouble shooting Air Conditioner. Split Type Air Conditioner TROUBLE SHOOTING AIR CONDITIONER

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Refrigerant Refrigeran adalah zat yang mengalir dalam mesin pendingin (refrigerasi) atau mesin pengkondisian udara

PASCAL. Home U P S (UNINTERRUPTIBLE POWER SYSTEM) INSTRUCTION MANUAL (Petunjuk Pemakaian) PASCAL: UPS & STABILIZER Since 1984

MODUL KULIAH SISTEM KENDALI TERDISTRIBUSI

BAB 3 METODOLOGI PENGUJIAN

BAB IV HASIL DAN ANALISA PENGUJIAN THERMOELECTRIC GENERATOR

III. METODE PENELITIAN. dilakukan, pembuatan sampel mentah dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi

BAB IV HASIL PEMBUATAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum melakukan proses pembuatan rangka pada incinerator terlebih

Transkripsi:

Gambar Unit Mesin Ozone Generator Unit Model - 1 Lampu Indicator. kunci Box Panel Fan Blower. Volt & Ampere Meter. Saklar On - Off Saklar Off - On Rumah Fuse In Power 220V Control Thermo Air Drayer. Hour Meter Annalog. Output O3 Jamper Output O2 Lobang Selang Pembuangan air. Lampu Indicator Input PLN Lobang Selang Penghisap.

Unit Model - 2 Control Thermo Air Drayer. Lampu Indicator. kunci Box Panel Fan Blower. Volt & Ampere Meter. Saklar On Off Pompa. Saklar On - Off Rumah Fuse In Power 220V Hour Meter Annalog. Output O3 Jamper Output dan Input O2 Lobang Selang Pembuangan air. Lampu Indicator Input PLN Lobang Selang Penghisap. Unit Model - 3 Control Thermo Air Drayer. Module Volt & Ampere Meter & Freq kunci Box Panel Lampu Indicator. FAN Blower. Hour Meter Annalog. Saklar On - Off Rumah Fuse In Power 220V Saklar Pompa Udara. Output O3 Jamper Output dan Input O2 Lobang Selang Pembuangan air. Lobang Selang Penghisap. Lampu Indicator Input PLN

Keterangan Beberapa Parameter Indicator Pada Unit Mesin Ozone Generator : 1. Lampu Indikator warna Merah : Berfungsi untuk memonitor bahwa arus listrik masuk. Apabila Lampu Merah tidak menyala, ber arti arus listrik tidak masuk. - PenyebabNya : Sikring / Fuse putus ( Ganti dengan 8 Amp ) - Steker Fiiting tidak nyambung. 2. Saklar On Off : Berfungsi untuk mengoprasikan mesin Ozone yang mana apabila di geser ke arah kanan, mesin Ozone akan bekerja dengan di barengi oleh hidup nya beberapa parameter dan lampu Indicator yang terpasang pada panel. 3. Saklar On Off Pompa : Berfungsi untuk mematikan Pompa apabila mau memakai sumber dari O2 Murni atau memakai Oxygen Generator, apabila sumber udara memakai Oxygen Generator maka selang jamper yang berada di luar Box Unit di lepas dan selang Oxygen Generator di sambungkan ke Inlet Valev Input yang berada pada bagian tengah antara Valev Output Pompa dan Valev Output O3. 4. Module Volt Meter : Berfungsi untuk mengetahui arus listrik yang masuk dari PLN ke Unit mesin Ozone Generator.Pada Volt Meter Digital akan menunjukan berapa Volt arus listrik yang masuk pada unit mesin Ozone Generator,Apabila melebihi dari 230 Volt, maka mesin Ozone Generator harus di lengkapi dengan Stabilizer dengankafasitas minimal 1.000 Watt dan dengan di lengkapi oleh Stabilizer mesin Ozone Generator akan terhindar dari kerusakan yang di sebabkan oleh masuknya arus Listrik yang ber lebih. Kwalitas Ozone yang di keluarkan oleh unit mesin sangat tergantung pada arus listrik yang masuk. Apabila arus listrik yang masuk kurang dari 220 230 Volt maka kwalitas Ozone yang keluar dari unit mesin akan berkurang karena pembakaran pada tabung reaktor Corona yang tidak maximal. 5. Module Ampere Meter : Berfungsi untuk mengetahui berapa Watt daya listrik yang terserap oleh Mesin Ozone Generator ini. Untuk mengetahui berapa Watt mesin ini menyerap arus listrik, maka tinggal di kalikan angka yang muncul pada Ampere Meter digital dan pada Volt Meter Digital. Contoh 1 : Angka yang muncul pada Amp Meter 0,885 x Volt Meter 220 Volt, Maka akan terlihat dan terhitung juga bahwa Mesin ini menyerap arus listrik sebesar ± 194,7Watt. Contoh 2 : Angka yang muncul pada Amp Meter 0,605 x Volt Meter 190 Volt, Maka akan terlihat dan terhitung juga bahwa Mesin ini menyerap arus listrik sebesar ± 114,95Watt.

6. Module Thermo : Berfungsi untuk menentukan Temperatur suhu yang mana secara Automatis akan berfungsi sesuai dengan kebutuhan setelah di lakukan Setting terlebih terlebih dahulu pada module Thermo. Module Thermo akan terlihat berfungsi karena sudah di lakukan Setting terlebih dahulu pada saat pabrikkasi Mesin Ozone, dan pada saat Ozone Generator kondisi On yang mana lampu Indikator akan menyala dan padam secara Automatis padatemperatur suhu sesuai dengan yang telah setting pada meter pada Module Thermo untuk memanaskan tabung Air Drayer yang ada dalam unit mesin Ozone. Setting Temperatur pada Module Thermo di anjurkan 35 40 derajat yang akan terlihat pada Panel module Thermo Digital Sistem yang ada. Module Thermo akan tidak berfungsi apabila memakai udara dari Oxygen generator. 7. Hour Meter : Berfungsi sebagai ODO Meter, Alat ini akan berjalan secara terus menerus apabila mesin Ozone Generator dalam kondisi ON dan Angka pada Hour Meter menunjukan sudah berapa Jam lama pemakaian Mesin Ozone ini di pergunakan. 8. Selang Pembuangan Air yang ada pada bagian bawah mesin Ozone Generator, Pungsinya untuk membuangan tetesan Air yang terhisap oleh Pompa sehingga tidak merusak tabung Corona tempat terjadinya pembakaran O2 menjadi O3 Ozone. Apabila setelah di lakukan pemakaian mesin ozone dan terlihat adanya genangan air pada selang yang sudah tersedia, maka buka bagian tutup selang tersebut dan tutup kembali setelah air yang ada pada selang tersebut di buang. Apabila selang pembuangan air tidak tertutup kembali dengan rapat maka akan terjadi kebocoran udara dan tidak akan menghasilkan Ozone O3 pada Nepel output Ozone. Spesifikasi Unit Mesin Ozone Generator : - Tabung Corona terbuat dari kaca Firex sebagai Issolator dan Elektroda terbuat dari Allummunium Dural Yang anti karat dan kuat. - Selang Output di anjurkan memakai selang dari bahan Silicon agar tidak terjadi penumpukan Residu pada bagian dalam selang yang mana nantinya akan menyumbat jalur udara yang di keluarkan dari tabung Corona mesin Ozone. - Arus Listrik yang keluar dari Output Trafo Grnerator 7.5 kva x 2 = 15.000 Volt. - Pada saat Mesin Ozone di Gunakan, Pintu panel harus kondisi tertutup. - Pada saat Mesin Ozone Generator di Operasikan, Tidak bolah meraba raba bagian dalam Unit Mesin tersebut karena apabila tersengat arus tegangan Listrik yang ada dalam Unit mesin Ozone Generator bisa menimbulkan kematian.

Pemasangan Unit Mesin Ozone Generator : - Simpan Unit mesin Generator di tempat yang udaranya bebas, jauhkan dari tempat yang lebab dan tempat yang Panas berlebi han. - Pastikan Unit Mesin terpasang lebih atas dari media yang akan di lakukan Ozonisasi. - Pastikan Tegangan listrik yang ada tidak terlalu tinggi karena bisa menyebabkan kerusakan pada Trafo pembangkit, kalau sekiranya Arus listrik yang ada TIDAK STABIL Maka tambah kan alat Stabilizer agar Unit Mesin Ozone Generator terhindar dari kerusakan oleh krn arus listrik yang berlebih. Arus listrik yang di anjurkan tidak lebih dari 230 Volt. Cara Penggunaan Mesin Ozone Generator : - Simpan Mesin Ozone Generator di tempat yang tidak langsung dekat dengan mesin pendingin ruangan atau AC karena apabila langsung terkena udara lebab akan merusak tabung Corona yang ada pada Unit. Pecahnya tabung kaca Corona karena udara yang lebab dimana kandungan airnya sangat tinggi dan terhisap oleh pompa. Mesin Ozone Generator akan lebih baik bila di simpan di tempat yang kering dan tidak lembab agar kwalitas Ozone yang di hasilkan bisa lebih baik. - Penyimpan Mesin Ozone Generator harus lebih tinggi dari media atau tempat yang akan di Ozonisasi supaya air tidak masuk ke unit mesin dan apabila air masuk maka Mesin Ozone Generator akan rusak dan terjadi Konset pada Air tersebut karena ter aliri arus listrik yg besar 15.000 Volt. - Jangan membuka dan meraba bagian dalam Unit Mesin Ozone Generator pada saat Mesin Ozone bekerja, Hal ini bisa ter sengat arus listrik yang besar karena bisa menimbulkan kematian bagi yang tersengat. Tabung Corona pada mesin Oozne ini ter aliri arus listrik yang sangat tinggi sebesar 15.000 Volt. - Pakailah Selang Sillicon sebagai material bahan yang baik agar tidak mudah hancur karena apabila memakai selang yang bukan Sillicon maka selang tersebut akan cepat rusak dan kerofos pada saat di lakukan pemakaian.

Unit Mesin Ozone Generator PureWaterCare GAMBARAN PENYIMPANAN MESIN OZONE GENERATOR Tangki air yang akan di Ozonisasi harus Tertutup pada bagian atas tangki tersebut. Pergunakan Selang Sillicon Pipa VPC yang sudah di bentuk seperti terlihat pada gambar. Keterangan : Selang di masukan kedalam Pipa VPC yang sudah di bentuk sampai ke dasar tangki mengikuti model dan panjang pipa tersebut. PembelianHubungi: PureWaterCare,WaterTreatmentManagement ApartemenSentraTimurRetailH08EB, Jl.PahlawanKomarudinRayaSisiTimurTollLingkarLuarPulogebangJakartaTimur 5314, Hp5:0852-1830-0576, Ph1:021-6894-1343, Ph2:021-7053-8248, SMS:0852- CS1:Maisaroh, CS2:Indra, CS3:Ndah, CS4:Wulan, CS5:Ema, CS6:Dian, CS7:Ricky, CS8:Fyra Website:www.purewatercare.com Email:purewatercare@gmail.com Jam Pelayanan : Senin s/d Sabtu Pukul 08.00 s/d 17.00 wib, Diluar jam ini dilayani esok hari.