Unit Control (Hardwired and Micro-programmed)

dokumen-dokumen yang mirip
Organisasi Komputer II. Micro-programmed Control. (Kontrol Termikroprogram)

Operasi Unit Kontrol. Organisasi Komputer II. STMIK AUB Surakarta

CONTROL UNIT. Putu Putra Astawa

Organisasi Komputer & Organisiasi Prosesor

STRUKTUR CPU. Arsitektur Komputer

Struktur Central Processing Unit Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Oleh: 1. Singgih Gunawan Setyadi ( ) 2. Handung Kusjayanto ( ) 3. Wahyu Isnawan ( )

Operasi Unit Kontrol. Arsitektur Komputer II. STMIK AUB Surakarta

Hanif Fakhrurroja, MT

Struktur dan Fungsi CPU. Ptputraastawa.wordpress.com

TUGAS MAKALAH STRUKTUR dan FUNGSI CPU GURU PEMBIMBING: IVAN ARIVANDI. Oleh: NOVY PUSPITA WARDANY

Struktur Central Processing Unit Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Arsitektur dan Organisasi Komputer. Set instruksi dan Pengalamatan

Bagian 2 STRUKTUR CPU

Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur

SET INSTRUKSI. Organisasi dan Arsitektur Komputer

Pertemuan ke - 5 Struktur CPU

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER TUGAS KELOMPOK

3. ALU. Tugas utama adalah melakukan semua perhitungan aritmatika dan melakukan keputusan dari suatu operasi logika.

STRUKTUR FUNGSI CPU. Menjelaskan tentang komponen utama CPU. Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register

Pertemuan 2 Organisasi Komputer II. Struktur & Fungsi CPU (I)

Organisasi Komputer. Candra Ahmadi, MT

JAWABAN ORGANISASI KOMPUTER 7 Agustus 2004

Struktur CPU 3/23/2011

PERTEMUAN. 1. Organisasi Processor. 2. Organisasi Register

Pertemuan ke 6 Set Instruksi. Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan

Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah : 1. Fetch Instruction = mengambil instruksi 2. Interpret Instruction = Menterjemahkan instruksi 3.

PERTEMUAN 2 APLIKASI KOMPUTER. Sistem Operasi. Rangga Rinaldi, S.Kom, MM. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

BAB V SISTEM PENGOLAHAN DATA KOMPUTER (Arsitektur Komputer) "Pengantar Teknologi Informasi" 1

Jumlah maksimum operand dalam suatu computer menunjukkan organisasi prosessor mesin tersebut.

Disusun oleh: 1. Dito Aditya Yudistira ( ) 2. Rendy Pratama ( ) 3. Teguh Budi Rachmanto ( ) 4. Ika Yuniarti ( )

Hanif Fakhrurroja, MT

ORGANISASI KOMPUTER DASAR

CPU PERKEMBANGAN ARSITEKTUR CPU. ( Central Processing Unit )

ebook Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 2013

ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI

ORGANISASI INTERNAL PROSESOR Oleh: Priyanto

Struktur Fungsi CPU. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 --

7.1 Pendahuluan. 7.2 Central Processing Unit (CPU)

William Stallings Computer Organization and Architecture

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN

Aditya Wikan Mahastama

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto

Materi 2: Computer Systems

MICROPROCESSOR. Published by. imeldaflorensia91

PERTEMUAN MINGGU KE-5 ARSITEKTUR SET INSTRUKSI

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

Komponen-komponen Komputer

1 Tinjau Ulang Sistem Komputer

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU) Sebuah mesin tipe von neumann

Organisasi Sistem Komputer

Eksekusi instruksi Tipe R, LW-SW, Beq, dan Jump (Pertemuan ke-24)

Oleh : Agus Priyanto, M.Kom

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)

PENGANTAR ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER CENTRAL PROCESSING UNIT

Unit Kendali (2) CONTROL UNIT. RegDst Branch. MemRead. MemToReg. Instruction (31-26) ALUOp MemWrite. ALUSrc. RegWrite

Pengantar Teknologi Informasi A. Pertemuan 7. Prossesor & Memori

Sistem Operasi. Struktur Sistem Komputer. Adhitya Nugraha. Fasilkom 10/6/2014

Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti

CHAPTER 16 INSTRUCTION-LEVEL PARALLELISM AND SUPERSCALAR PROCESSORS

BAB VI ARSITEKTUR KOMPUTER

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

CENTRAL PROCESSING UNIT CPU

Sistem Bus. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 06 --

SOAL UAS SISTEM KOMPUTER Kelas XI RPL & TKJ

Perangkat Keras Komputer dan Perangkat Input Output

Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse

SET INSTRUKSI. ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

Set Instruksi: Set instruksi?

Organisasi & Arsitektur Komputer

Pertemuan 9 : CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)

SISTEM MIKROPROSESOR RIZAL SURYANA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO - UNJANI

MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Nama : Annisa Christyanti Kelas : XI TJA 3 NIS :

REVIEW EVOLUSI KOMPUTER

Mikroprosesor. Nuryono Satya Widodo, S.T.,M.Eng. Mikroprosesor 1

BAB VIII REGISTER DAN COUNTER

BAB 2 STRUKTUR SISTEM OPERASI. Komponen Sistem Operasi

Eksekusi instruksi Tipe R, LW-SW, Beq, Jump, dan Model Pengalamatan (Pertemuan ke-24)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT

Set Instruksi & Mode Pengalamatan. Team Dosen Telkom University 2016

Materi 6: Control Unit Operations

Pertemuan Ke-12 RISC dan CISC

Hanif Fakhrurroja, MT

Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST

P10 Media I/O Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Karakteristik Instruksi Mesin

Perangkat dan format Instruksi, Immediate, Direct, & Indirect Addressing

Pertemuan Ke-8 Unit I/O (Unit Masukan dan Keluaran)

SISTEM KOMPUTER PEMROSES (CPU) Empat komponen Sistem Komputer : Pemroses Memori Utama Perangkat Masukan dan Keluaran Interkoneksi Antar Komponen

MIKROKONTROLER Arsitektur Mikrokontroler AT89S51

MAKALAH ARSITEKTUR CPU

Instructions Set. Element dari instruction. Representasi dari Op code

Perkembangan Mikroprosesor

Latihan 19 Maret 2013

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

Memori? menunjuk ke penyimpanan disket. Tempat informasi, dibaca dan ditulis

Apa yang dimaksud dengan program?

Transkripsi:

Unit Control (Hardwired and Micro-programmed)

Implementasi Unit Kontrol Implementasi Hardwired Implementasi Microprogrammed

Implementasi Hardwired Pada implementasi hardwired, pada dasarnya unit kontrol merupakan rangkaian kombinatorial. Sinyal-sinyal logika inputnya diubah menjadi sekumpulan sinyal-sinyal logika output, yang merupakan sinyal-sinyal kontrol.

Hardwired Implementation (1) Mengontrol input-input unit Flag dan sinyal-sinyal kontrol bus Umumnya, tiap bit memiliki arti tertentu. Instruction register Unit control menggunakan op-code dan tiap op-code akan melakukan aksi yang berbeda (sejumlah kombinasi sinyal-sinyal kontrol) instruksi berlainan Input logika unik bagi setiap op-code Decoder mengambil input yang didekode dan menghasilkan sebuah output Umumnya, dekoder memiliki n input biner and 2 n outputs biner

Hardwired Implementation (2) Clock Mengeluarkan rangkaian pulsa yang berulangulang Berguna untuk mengukur durasi operasi mikro Harus cukup panjang untuk memungkinkan terjadinya perambatan sinyal di sepanjang lintasan data dan merambat ke rangkaian CPU. Sinyal kontrol yang berlainan dalam satuan waktu yang berbeda pada sebuah siklus instruksi tunggalnya Dibutuhkan penghitung sebagai input bagi unit kontrol dengan input kontrol yang berbeda untuk tiap satuan waktunya.

Implementasi Hardwired Yang harus dilakukan setiap sinyal kontrol adalah menurunkan ekspresi Boole sinyal tersebut sebagai fungsi input. Tiap kali sinyal kontrol dibuat oleh CPU hasilnya akan berupa persamaan Boolean yang menentukan tingkah laku unit kontrol dan CPU. Semakin kompleks, semakin modern CPU jumlah persamaan Boole untuk mendefinisikan unit kontrol sangat besar semakin sulit untuk mengimplementasikan hardwired.

Problems With Hard Wired Designs Complex sequencing & micro-operation logic Difficult to design and test Inflexible design Difficult to add new instructions

Perancangan Control UNit Rancangan hardwired sejumlah gerbang (gate), counter dan register saling dihubungkan untuk menghasilkan sinyal-sinyal kontrol. Tiap rancangan memerlukan sekelompok piranti logika dan hubungan yang berbeda-beda Rancangan microprogrammed dibentuk serangkaian instruksi mikro, yang disebut sebagai program mikro (micro-program) untuk setiap instruksi mikro dan disimpan dalam sebuah memori kontrol (biasanya ROM) dalam Control Unit.

Istilah micro-program pertama kali muncul pada tahun 1950 dan diperkenalkan oleh M. V. Wilkes Pada hard-wired diperlukan perancangan ulang perangkat keras jika serangkaian instruksi dikembangkan Sebaliknya, pada micro-programmed, serangkaian instruksi mikro (program-mikro) disimpan dalam ROM sehingga sebuah instruksi dapat diubah dengan mengubah program mikro yang bersesuaian dengan instruksi tersebut dan kelompok instruksi dapat dikembangkan dengan hanya menyertakan ROM tambahan yang berisi program-mikro bersesuaian.

Microprogrammable Control Unit Suatu control unit dapat dikatakan microprogrammable apabila memori kontrolnya dapat dimodifikasi oleh pemakai untuk menghasilkan instruksi makro yang dibentuk sesuai keinginan pemakai. Apabila tidak, kelompok instruksi tetap, maka disebut kelompok instruksi dalam control unit hard-wired

Micro-programmed Control Menggunakan sekumpulan instruksi untuk mengontrol operasi yang kompleks Rangkaian instruksi tersebut disebut dengan micro-programming atau firmware Firmware berada di antara perangkat keras komputer dan perangkat lunak komputer Lebih mudah dirancang dibandingkan perangkat keras namun akan lebih sulit bila dibandingkan dengan proogram perangkat lunak.

KOMPONEN-KOMPONEN POKOK CON TROL UN IT MICROPROGRAMMED 1. Instruction Register Menyimpan instruksi register mesin yang dijalankan. 2. Control Store berisi microprogrammed Untuk semua instruksi mesin. Untuk startup mesin. Untuk memprosesan interupt 3. Address Computing Circuiting Menentukan alamat Control Store dari mikroinstruksi berikutnya yang akan dijalankan.

4. Microprogrammed Counter Menyimpan alamat dari mikroinstruksi berikutnya. 5. Microinstruction Buffer Menyimpan mikroinstruksi tersebut selama dieksekusi. 6. Microinstruction Decoder Menghasilkan dan mengeluarkan mikroorder yang didasarkan pada mikroinstruksi dan opcode instruksi yang akan dijalankan

Implementation Seluruh unit kontrol dapat membangkitkan sekumpulan sinyal kontrol. Tiap saluran kontrol tersebut dalam keadaan on atau off Kondisi tersebut direpresentasikan oleh digit biner untuk masing-masing saluran kontrolnya. Terdapat control word untuk setiap operasi mikro. Memiliki sejumlah control words untuk tiap instruksi mesin Menambahkan field alamat untuk menjelaskan micro-instruction selanjutnya, untuk menspesifikasikan kondisi

Micro-instruction Types Each micro-instruction specifies single microoperations to be performed (vertical micro-programming) Each micro-instruction specifies many different micro-operations to be performed in parallel (horizontal micro-programming) Terdapat satu bit bagi setiap saluran kontrol CPU internal dan satu bit bagi setiap saluran kontrol bus sistem

Typical Microinstruction Formats

Control Unit Function Untuk mengeksekusi suatu instruksi, unit urutan logika mengeluarkan perintah READ ke memori kontrol Word yang memiliki alamat yang dispesifikasikan pada register alamat kontrol dibaca ke dalam register buffer kontrol. Isi register buffer kontrol menghasilkan sinyal-sinyal kontrol dan informasi alamat berikutnya untuk unit urutan logika. Unit logika pengurutan memuatkan sebuah alamat ke dalam register alamat kontrol yang didasarkan pada informasi alamat berikutnya dari register buffer kontrol dan flag ALU.

Next Address Decision Tergantung dari flag ALU dan register buffer control Get next instruction menambahkan 1 ke register alamat kontrol Jump to new routine based on jump microinstruction Memuatkan field alamat register buffer kontrol ke dalam register alamat kontrol Jump to machine instruction routine Memuatkan register alamat kontrol ke opcode di dalam IR

Advantages and Disadvantages of Microprogramming Dapat menyederhanakan rancangan unit kontrol Rancangan menjadi lebih murah Kesalahan yang terjadi lebih sedikit Slower

Tasks Done By Microprogrammed Control Unit Pengurutan instruksi mikro mengambil instruksi-instruksi mikro berikutnya dari unit kontrol Eksekusi instruksi mikro Menghasilkan sinyal-sinyal kontrol yang diperlukan untuk mengeksekusi instruksi mikro Keduanya sama-sama dipertimbangkan dalam merancang sebuah unit kontrol karena akan mempengaruhi format instruksi mikro dan pewaktuan unit kontrol.

Pertimbangan Perancangan Ukuran instruksi mikro Peminimalan ukuran memori kontrol akan mengurangi biaya yang diperlukan u/ komponen tersebut Waktu yang diperlukan untuk pembuatan alamat (address generation time) Ditentukan oleh instruction register Terjadi sekali per siklus instruksi, setelah sebuah instruksi diambil. Next sequential address Common in most designed Branches Baik yang bersyarat conditional maupun tidak bersyarat (unconditional)

Teknik Pengurutan Berdasar instruksi mikro saat itu, flag-flag kondisi, isi IR, alamat memori kontrol harus dibuat untuk keperluan instuksi mikro berikutnya. Berdasar pada format informasi alamat yang terdapat di dalam instruksi mikro Dua field alamat Field alamat tunggal Format variabel

Execution The cycle is the basic event Each cycle is made up of two events Fetch Ditentukan oleh pembuatan alamat instruksi mikro. Execute

Execute Pada dasarnya eksekusi adalah untuk menghasilkan sinyal-sinyal kontrol Sebagian sinyal kontrol tersebut menuju ke dalam CPU. Sebagian sinyal kontrol lainnya menuju ke bus kontrol eksternal atau antarmuka eksternal lainnya. Format dan isi instruksi mikro akan menentukan kompleksitas modul logika kontrol.