Bab 4 Konfigurasi FTP Server pada Linux 1. FTP server Instalasi FTP Server 41
Wu-ftpd Homepage:http://www.wu-ftpd.org/ Wu-ftpd FTP Site:205.133.13.68 Lakukan download pada : wu-ftpd-2.6.0.tar.gz Instalasi FTP Server 42
2. Melakukan proses Setup user Perlu kiranya untuk memberi user shell account yang sifatnya tidak real pada sistem Linux. Dengan cara ini, maka jika seorang user dapat keluar dari chrooted environment, maka user tersebut tidak mungkin bisa menjalankan tasktask yang dibuatnya tanpa memiliki sebuah bash shell. Maka sehubungan dengan itu, langkah pertama yang dilakukan adalah membuat user-user baru yang diijinkan untuk melakukan akses ftp. Instalasi FTP Server 43
3. Menentukan user environment Instalasi FTP Server 44
Instalasi FTP Server 45
File library tersebut diperlukan agar file ls dapat bekerja secara normal pada sistem jaringan. Setelah itu buatlah file Instalasi FTP Server 46
4. Konfigurasi Instalasi FTP Server 47
Instalasi FTP Server 48
4.1. Configurasi file Instalasi FTP Server 49
4.3. Konfigurasi file Instalasi FTP Server 50
4.5. Konfigurasi file Instalasi FTP Server 51
Instalasi FTP Server 52
5. Pengamanan Instalasi FTP Server 53
Perintah diatas dibutuhkan untuk mengabaikan perintah upload ke dalam directory,,, dan dari struktur directory chroot. 6. File spesial Instalasi FTP Server 54
7. Instalasi Anonymous FTP dengan wu-ftp Pada instruksi berikut ini, /home/ftp adalah home dari anonymous FTP user seperti yang tertulis dalam file /etc/passwd. File FTP daemon, ftpd mengenali anonymous user dan memberikan beberapa hak akses yang terbatas. Instalasi FTP Server 55
Direktori utama untuk mengakses anonymous ftp adalah /home/ftp. Hal ini berarti bahwa semua user yang login sebagai anonymous hanya mempunyai akses ke direktori /home/ftp. Struktur direktori untuk anonymous ftp adalah sbb. : /home/ftp hanya dimiliki oleh root, hak tulis hanya dimiliki oleh root /home/ftp/etc dimiliki oleh root, hak tulis hanya dimiliki oleh root /home/ftp/bin dimiliki oleh root dan berisi beberapa program misalnya: compress, cpio, gzip, ls, sh, tar, dan zcat. Semua file tersebut harus mempunyai mode ---x--x--x; chmod 111 ~ftp/bin/* /home/ftp/lib berisi file ld-linux.so.2, libc.so.6, libnsl.so.1, and libnss_files.so.1. /home/ftp/pub dimiliki oleh root/ftp, dan dapat keduanya diberi akses untuk menulis (write) /home/ftp/pub/incoming direktori ini dapat ditulisi oleh siapa saja. Hal ini bisa berakibat berbahaya jika pada saat menginstall anonymous ftp setting securitynya tidak bagus. Direktori /etc harus diset 111 dan harus berisi file groups, passwd dan ld.so.cache Direktori upload dan download harus dibuat dibawah direktori /home/ftp/pub. Untuk seorang user anonymous ftp yang akan mengirimkan/menuliskan file ke direktori upload, direktori ini harus dimiliki oleh FTP dan diset writable buat pemiliknya. FTP user harus sudah terdaftar di file /etc/passwd seperti baris dibawah ini: ftp:*:14:50:ftp User:/home/ftp: FTP adalah service yang diatur oleh inet dan harus tertulis pada file /etc/services. Untuk mengcek apakah ftp sudah tertulis pada file /etc/services, ketikkan perintah $ cat /etc/services grep ftp Instalasi FTP Server 56
$ cat services grep ftp ftp-data ftp tftp sftp 20/tcp 21/tcp 69/udp 115/tcp Jika belum ada, maka tambahkan baris ini : ftp 21/tcp Referensi : http://www.tldp.org/ldp/solrhe/securing-optimizing- Linux- RH-Editionv1.3/index.html Official wu-ftp Site, www.wu-ftpd.org Official Redhat Site, www.redhat.com Linux Documentation Project, www.ldp.org Wu-ftp Mailing List, www.landfield.com/wu-ftpd/mail-archive/ wuftpd-dev Instalasi FTP Server 57