Jurusan Kimia, Fakultas MIPA UGM INTISARI
|
|
|
- Surya Agusalim
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Berkala MIPA, 17(1), Januari 2007 HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN ESTRADIOL HASIL PERHITUNGAN METODE SEMIEMPIRIS PM3 (Quantitative Structure and Activity Relationship (QSAR) Analysis of Estradiol Compounds as Anticancer Based on Electronic Descriptors Using PM3 Semiempirical Methods) Ponco Iswanto 1, Isnaeni Tatik Rosdiyana 1, Iqmal Tahir 2 1 Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Jenderal Soedirman, 2 Austrian-Indonesian Centre for Computational Chemistry, Jurusan Kimia, Fakultas MIPA UGM INTISARI Telah dilakukan kajian Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas (HKSA) terhadap aktivitas antikanker satu seri senyawa turunan estradiol dengan tujuan memperoleh persamaan yang mampu digunakan untuk memprediksi nilai aktivitas antikanker senyawa turunan estradiol. Sebagai bahan penelitian adalah data kadar penghambat rata-rata (IC 50 ) eksperimen dari 19 senyawa turunan estradiol yang terbagi menjadi 15 senyawa fitting dan 4 senyawa uji. Analisis HKSA dilakukan berdasarkan perhitungan regresi multilinear terhadap senyawa fitting dengan memplotkan log (1/IC 50 ) sebagai variabel tak bebas dan sebagai variabel bebas adalah muatan bersih atom karbon aromatik, momen dwikutub dan koefisien partisi n-oktanol/air. Harga deskriptor diperoleh dari perhitungan menggunakan metode mekanika kuantum semiempiris PM3. Persamaan HKSA yang dihasilkan adalah: Log (1/IC 50 ) = 4, ,7934 qc ,9810 qc ,4690 qc 4-113,5838 qc 6 0,9619 μ - 0,4873 logp n = 19 r = 0,8241 SE = 0,3681 F hitung /F tabel = 1,4132 PRESS eksternal = 1,6129 Kata kunci : QSAR, desain obat, antikanker, estradiol ABSTRACT Quantitative Structure and Activity Relationship (QSAR) of anticancer activity has been studied for a series of estradiol derivates to determine QSAR model able to predict anticancer activity value of estradiol derivates. As the subject of this research was a set of experimentally calculated IC 50 value data of 19 estradiol derivates which divided into 15 fitting structures subset and 4 test structures subset. QSAR analysis was based on multilinear regression calculation on fitting subset using log (1/IC 50 ) as dependent variable and atomic net charges aromatic carbons, dipole moment and partition coefficient in n-octanol/water as independent variables. The value of the descriptors were obtained from semiempirical PM3 quantum mechanic calculation. The relationship between log (1/IC 50 ) and the descriptors was described by resulted QSAR model, i.e: 12
2 Ponco Iswanto dkk, Hubungan Kuantitatif Struktur Log (1/IC 50 ) = 4, ,7934 qc ,9810 qc ,4690 qc 4-113,5838 qc 6-0,9619 μ - 0,4873 logp n = 19 r = 0,8241 SE = 0,3681 F calc. /F table = 1,4132 PRESS external = 1,6129 Keywords : QSAR, drug design, anticancer, estradiol Makalah diterima 10 Januari PENDAHULUAN Kemajuan yang pesat dalam berbagai bidang, berdampak secara langsung pada pola hidup masyarakat. Tidak terkecuali pola makan yang semakin buruk serta polusi yang memperburuk kondisi kesehatan masyarakat saat ini. Kanker merupakan salah satu penyakit yang ditimbulkan dari pola hidup yang kurang sehat. Tanda keganasan kanker adalah pertumbuhan yang menyusup, merusak dan membentuk metastasis (Mutschler, 1991). Saat ini kanker menempati salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi bagi manusia. Kanker terdiri dari bermacam-macam jenis, salah satunya adalah kanker payudara. Suatu penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa hampir sepertiga kanker yang diderita wanita adalah kanker payudara (Fibriansyah, 2002). Risiko pertumbuhan kanker payudara pada wanita jauh lebih besar daripada pria, yaitu sekitar 100 kali. Hal ini disebabkan pertumbuhan kanker ini dipicu oleh adanya hormon estrogen, dan diketahui bahwa wanita memproduksi hormon estrogen lebih banyak daripada pria. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa zat antiestrogen dapat dimanfaatkan sebagai zat antikanker payudara. R HO A B OH Gambar 1. Struktur dasar estradiol C D Salah satu zat antiestrogen yang telah diketahui memiliki efek inhibisi pada posisi karsinoma payudara adalah estradiol (Nogrady, 1992). Modifikasi gugus R pada ke-2 struktur dasar estradiol memungkinkan pembuatan model turunan senyawa dengan berbagai variasi aktivitas. Nilai aktivitas menjadi parameter yang penting dalam perancangan senyawa obat. Aktivitas dapat diukur secara eksperimental maupun teoritik. Pada satu sisi, pengukuran teoritik memiliki nilai lebih dibanding pengukuran eksperimental, antara lain dengan menghemat waktu dan biaya serta menghilangkan risiko toksisitas. Salah satu riset untuk desain obat yang banyak dikembangkan para peneliti saat ini adalah teknik analisis Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas (HKSA) atau Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR). Analisis QSAR ini membahas hubungan aktivitas suatu senyawa sebagai fungsi dari struktur suatu senyawa. Menurut Kubinyi (1993) struktur suatu senyawa tersebut dapat direpresentasikan sebagai parameter fisik dan kimiawi (analisis Hansch), variabel indikator (analisis Free-Wilson) atau dengan peninjauan profil sifat molekular secara tiga dimensi (analisis HKSA-3D). Perkembangan kimia komputasi memungkinkan untuk perhitungan kuantum suatu senyawa sehingga dapat diperoleh struktur elektronik senyawa tersebut, yang dapat dinyatakan dengan parameter muatan atom, momen dwikutub, kerapatan elektron dan lain-lain (Leach, 1996). Kokpol et al (1989) dan Rode et al (1988) telah menggunakan muatan bersih atom sebagai prediktor pada kajian QSAR. Alim et al(2000) juga menggunakan pendekatan QSAR untuk mempelajari toksisitas 13
3 Berkala MIPA, 17(1), Januari 2007 suatu seri senyawa fenol. Metoda yang sama telah berhasil digunakan oleh Tahir et al (2001 a ) untuk kajian QSAR senyawa fenil etil amina, serta oleh Tahir et al (2000) untuk senyawa turunan nitrobenzena. Desain senyawa baru pada kasus senyawa tabir surya dengan menggunakan pendekatan QSAR juga telah dilakukan oleh Tahir et al (2001 b ).Metodametoda tersebut dapat berhasil baik untuk memilih variabel bebas yang berpengaruh dan hasilnya dapat digunakan untuk mendesain senyawa turunan baru. Analisis QSAR senyawa turunan estradiol dengan menggunakan deskriptor hasil perhitungan semiempirik AM1 telah dipublikasikan oleh Nugraheni (2004). Metoda semiempirik AM1 (Austin Model 1) saat ini telah direparameterisasi menjadi metoda turunan baru yang disebut sebagai metoda PM3 (Parameterized Model 3). Berdasarkan pertimbangan ini maka hasil perhitungan metoda PM3 dimungkinkan untuk memberikan hasil analisis model persamaan QSAR yang relatif baik. Pada penelitian ini dilakukan kajian QSAR yang menghubungkan aktivitas antikanker senyawa turunan estradiol sebagai fungsi linear dari struktur elektronik senyawa yang diperoleh dari perhitungan metoda semiempirik PM3. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi aktivitas teoritik senyawa turunan estradiol yang baru. 2. METODE PENELITIAN 2.1. Materi Penelitian Materi penelitian menggunakan data 19 senyawa antikanker turunan estradiol tersubstitusi seperti pada Tabel 1, dengan data sekunder berupa data kadar penghambat rata-rata (IC 50 ) dan log (1/IC 50 ) eksperimen dari satu seri analog struktur dan aktivitas, yang diperoleh dari Muranaka (2001) Peralatan Penelitian ini menggunakan perangkat keras komputer processor Pentium III dengan RAM 256 MB. Perangkat lunak kimia komputasi Hyperchem 6.01 untuk perhitungan kimia komputasi dan SPSS untuk analisis statistik. Tabel 1. Data kadar penghambat rata-rata (IC 50 ) dan log (1/IC 50 ) eksperimen, dari struktur analog senyawa estradiol yang tersubstitusi. R = substituen (lihat gambar 1). Sumber dari penelitian Muranaka (2001) No R (IC 50 ) Log (1/IC 50 ) 1 CH 3 O 2,90 5,54 2 C 2 H 5 O 0,91 6,04 3 n-c 3 H 7 O 4,20 5,38 4 i-c 3 H 7 O 4,80 5,32 5 CH 3 17,00 4,77 6 H 2 C=CH 2,40 5,62 7 CH 3 CH=CH 1,10 5,96 8 C 2 H 5 CH=CH 8,60 5,067 9 n-c 3 H 7 CH=CH 40,00 4,40 10 (CH 3 ) 2 C=CH 9,40 5,03 11 C 2 H 5 7,70 5,11 12 n-c 3 H 7 4,90 5,31 13 n-c 4 H 9 40,00 4,40 14 n-c 5 H 11 40,00 4,40 15 (CH 3 ) 2 CHCH 2 40,00 4,40 16 I 4,80 5,32 14
4 Ponco Iswanto dkk, Hubungan Kuantitatif Struktur 17 C 2 H 5 S 10,00 5,00 18 CH 3 CONH 40,00 4,40 19 C 2 H 5 NH 3,00 5, Prosedur Penelitian Pengumpulan deskriptor Penentuan deskriptor merupakan hal penting dalam penentuan persamaan QSAR terbaik. Deskriptor yang digunakan dalam penelitian ini yaitu muatan atom, momen dwi kutub ( ) dan logaritma koefisien partisi (log P). Keterangan selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2. Untuk deskriptor elektronik, perhitungan dilakukan meliputi tahapan substituen R relatif akan berpengaruh terhadap nilai-nilai muatan atom tersebut. Pada penelitian ini juga digunakan deskriptor log P sebagai representasi gambaran lipofilitas senyawa. Nilai deskriptor diperoleh dari perhitungan QSAR Properties pada program Hyperchem. Perhitungan log P ditentukan secara teoritis berdasarkan pendekatan fragmental. No Simbol Deskriptor Satuan Cara Perhitungan Muatan atom C 1 Semiempiris PM3, Hyperchem, 1 qc 1 - qc 6 atom C 6 pada Coulomb optimasi senyawa cincin A Semiempiris PM3, Hyperchem, 2 Momen dwi kutub Debye 3 Log P Koefisien partisi n-oktanol /air pemodelan kimia komputasi dengan prosedur optimasi geometri dari setiap struktur senyawa. Setiap senyawa yang digunakan dalam penelitian ini, dibuat model struktur dua dimensi. Setelah itu model dilengkapi atom hidrogen pada tiaptiap atom, dan dibentuk menjadi struktur tiga dimensi (3D) dengan menu Build (Add H and Model Build). Proses selanjutnya adalah melakukan optimasi geometri struktur, berupa minimasi energi molekul guna memperoleh konformasi molekul yang paling stabil. Perhitungan dilakukan dengan metode semiempiris PM3, batas konvergensi yang digunakan yaitu 0,001 kkal/å.mol. Metode optimasi dilakukan berdasarkan algoritma Polak-Ribiere. Data yang diperoleh adalah muatan bersih atom dan momen dwikutub. Muatan atom dipilih hanya pada atom - atom penyusun cincin A (Gambar 1) mengingat perubahan - Tabel 2. Deskriptor dan cara memperolehnya. optimasi senyawa QSAR Properties, Hyperchem, senyawa Kajian QSAR Persamaan QSAR terbaik yang digunakan untuk memprediksi IC 50 ditentukan dengan menggunakan analisis statistik regresi multilinear. Analisis dilakukan menggunakan SPSS dengan metode backward. Pada penelitian ini terlebih dahulu data asli (sejumlah 19 senyawa) dipisahkan menjadi 15 senyawa fitting dan 4 senyawa uji. Analisis awal dilakukan dengan menggunakan 15 senyawa fitting terutama adalah untuk memilih variabel bebas yang berpengaruh pada persamaan QSAR. Data log (1/IC 50 ) sebagai variabel tak bebas. Harga-harga muatan bersih atom, momen dwi kutub dan koefisien partisi oktanol/air sebagai variabel bebas. Secara umum hubungan akhir dari pendekatan QSAR ini dinyatakan dengan persamaan regresi sebagai berikut : 15
5 Berkala MIPA, 17(1), Januari 2007 Log(1/IC 50 ) = k 1 log P + k 2 qc 1 +k 3 qc 2 + k 4 qc 3 + k 5 qc 4 + k 6 qc 5 + k 7 qc 6 + k 8 I +k 9 Analisis regresi multilinear dilakukan terhadap data output berupa parameter statistik meliputi koefisien korelasi r dan r 2, standar deviasi (SE) dan harga F. Dari model yang diperoleh, masing-masing dilakukan pengujian validasi dengan menggunakan data senyawa uji. Model dipilih berdasarkan pertimbangan hasil statistik yang diperoleh, dan penentuan akhir dilakukan berdasarkan hasil uji PRESS Penentuan persamaan QSAR akhir Penetuan persamaan akhir ditentukan dari variabel bebas yang terlibat pada model terbaik yang didapat dari analisis regresi dan pengujian pada data senyawa fitting dan data senyawa uji. Analisis regresi dilakukan kembali terhadap total 19 senyawa turunan estradiol menggunakan program SPSS dengan metode enter, yakni menggunakan variabel bebas yang sudah dipilih berdasarkan analisis sebelumnya. 3. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 3.1. Hasil Rekapitulasi Deskriptor Penelitian ini menggunakan metode semiempiris PM3, dengan menggunakan 8 deskriptor. Deskriptor yang digunakan yaitu muatan bersih atom C pada cincin A, momen dwikutub, dan koefiien partisi n- oktanol/air (log P). Muatan atom menandai kepadatan elektron pada atom dalam molekul (Jensen, 1999). Momen dwikutub merupakan deskriptor yang digunakan untuk menggambarkan polaritas molekul, sedangkan log P menggambarkan sifat hidrofobisitas suatu molekul. Hasil perhitungan muatan bersih, momen dwikutub dan log P dari senyawa turunan estradiol ditunjukan pada Tabel 3. Data memperlihatkan bahwa untuk struktur yang berbeda menghasilkan nilai yang berbeda untuk tiap parameter. Perbedaan gugus-gugus yang terikat pada senyawa induk estradiol akan berpengaruh pada bertambah atau berkurangnya nilai masingmasing parameter. Substitusi pada suatu atom akan berpengaruh terhadap bertambah atau berkurangnya nilai negatif dari muatan atom pada atom-atom di posisi berikutnya. Hal ini dikarenakan muatan pada suatu atom akan menginduksi atom-atom pada posisi berikutnya. Perubahan nilai muatan atom yang cukup signifikan terlihat pada atom C nomor 2, ada beberapa senyawa yang memiliki nilai muatan positif. Terlihat, bahwa semua muatan yang mempunyai nilai positif adalah atom-atom yang mengikat gugus oksigen, seperti pada atom C nomor 1 yang mengikat gugus OH. Atom oksigen bersifat cenderung menarik elektron, sehingga atom C yang mengikat gugus ini akan bermuatan lebih positif. Seny Aktivitas Muatan bersih atom (Coulomb) µ No Log 1/IC 50 qc 1 qc 2 qc 3 qc 4 qc 5 qc 6 (debye) log P Senyawa Fitting 2 6,041 0,0807 0,0223-0,0969-0,0888-0,0359-0,1911 2,871 1, ,377 0,0723 0,0509-0,1628-0,0677-0,0563-0,1774 2,435 2, ,319 0,0448 0,0567-0,1162-0,0705-0,0570-0,1702 2,732 1, ,770 0,0963-0,1066-0,0802-0,0969-0,0329-0,1956 2,358 2, ,620 0,1136-0,0830-0,0762-0,0986-0,0228-0,2038 2,723 2, ,959 0,1105-0,0729-0,0805-0,0972-0,0257-0,2024 2,436 2, ,066 0,1065-0,0694-0,0823-0,0987-0,0271-0,2012 2,509 3, ,027 0,1045-0,0633-0,0837-0,0984-0,0287-0,2008 2,262 3, ,114 0,1037-0,1107-0,0764-0,0992-0,0297-0,1991 2,412 2, ,310 0,1036-0,1102-0,0767-0,0991-0,0295-0,1991 2,430 3, ,398 0,1034-0,1075-0,0775-0,0989-0,0296-0,1989 2,414 3,929 16
6 Ponco Iswanto dkk, Hubungan Kuantitatif Struktur 15 4,398 0,0981-0,1032-0,0811-0,0961-0,0330-0,1952 2,574 3, ,000 0,1269-0,2242-0,0395-0,1052-0,0119-0,2047 3,508 1, ,398 0,1016-0,1071-0,1196-0,0847-0,0404-0,1866 3,148 0, ,523 0,1103-0,1009-0,1139-0,0879-0,0340-0,1981 2,801 1,242 Senyawa Uji 1 5,538 0,0826 0,0184-0,0944-0,0890-0,0347-0,1915 2,944 1, ,398 0,1108-0,0740-0,0800-0,0973-0,0252-0,2026 2,477 3, ,398 0,1037-0,1103-0,0767-0,0991-0,0293-0,1991 2,436 3, ,319 0,1201-0,1886-0,0464-0,0965-0,0213-0,1967 3,073 2,707 Tabel 3. Data muatan atom dan momen dwikutub hasil perhitungan metode semiempiris PM3 serta variabel tambahan log P (a) (b) Gambar 2. Model struktur 2-metoksi estradiol hasil optimasi (a) Penyajian nilai muatan bersih atom pada cincin A (b) Perbedaan muatan bersih pada suatu senyawa mengakibatkan terjadinya interaksi antar-kutub yang menyebabkan terbentuknya momen dwikutub. Momen dwikutub dalam kaitannya dengan aktivitas senyawa obat sangat bergantung dari sasaran obat tersebut. Apabila terjadi kontak yang cukup dekat antar molekul obat dan molekul reseptor sasaran pada area yang cukup luas, maka akan terbentuk energi interaksi antar kutub yang cukup besar. Muatan bersih atom pada senyawa nomor 11,12 dan 13 menunjukan perbedaan yang relatif kecil yaitu antara 0,0000 sampai 0,0003. Hal ini dikarenakan ketiga senyawa tersebut sama-sama mengikat gugus alkana pada C nomor 2. Senyawa tersubstitusi dengan gugus yang sama mengakibatkan induksi yang relatif sama pada atom-atom yang berdekatan. Kemiripan nilai muatan bersih atom tidak berarti menyebabkan nilai log P. Secara berurutan nilai log P dari besar ke kecil yaitu, senyawa nomor 13,12 dan kemudian senyawa nomor 11. Perbedaan ini dipengaruhi oleh panjang rantai karbon. Semakin panjang rantai C, maka senyawa akan semakin non-polar sehingga kelarutan senyawa tersebut terhadap lipid akan semakin besar. Perbedaan yang mencolok terlihat pada nilai log P untuk senyawa nomor 18 (dengan R: CH 3 CONH). Nilai log P yang sangat kecil dibandingkan 18 senyawa yang lain disebabkan adanya atom N yang terikat pada atom C nomor 2 pada senyawa tersubstitusi. Adanya gugus atom ini mengakibatkan senyawa menjadi lebih polar dibandingkan senyawa-senyawa yang lain sehingga log P kecil. Nilai log P yang kecil menunjukkan bahwa senyawa tersebut lebih terdistribusi ke dalam air yang bersifat polar daripada ke dalam oktanol yang nonpolar Hasil Analisis QSAR Hubungan kuantitatif antara struktur kimia dan aktivitas biologis dapat diketahui dengan perhitungan statistik melalui bantuan komputer. Analisis data pada penelitian ini menggunakan program SPSS, dengan 8 variabel bebas. Variabel bebas yang digunakan yaitu 6 muatan atom pada cincin A, momen dwikutub (μ), dan koefisien partisi n-oktanol/air (log P). Sedangkan variabel tak bebasnya yaitu log 17
7 Log (1/IC 50 ) prediksi Log (IC50) prediksi Berkala MIPA, 17(1), Januari 2007 (1/IC 50 ). Perhitungan regresi multilinear digunakan untuk mencari hubungan antara aktivitas biologis dengan beberapa parameter kimia fisik (Siswandono dan Soekardjo, 1998). Penelitian ini menggunakan 3 jenis parameter, yaitu muatan bersih atom, momen dwikutub dan log P. Langkah pertama dalam analisis regresi ini yaitu mengambil 15 data senyawa untuk fitting dari 19 senyawa turunan estradiol secara acak. Sisa senyawa akan digunakan sebagai senyawa uji pada beberapa model persamaan yang didapat dari perhitungan statistik. dari analisis regresi linear. Pengujian dilakukan dengan mencari nilai PRESS (Prediction Residual Sum of Squares). Hasil pengujian digambarkan dalam grafik berdasarkan persamaan regresi linear dari data fitting dan data uji. Garis lurus yang terlihat pada Gambar 3 menunjukkan sebaran data yang diperoleh dan garis hubungan ideal. Berdasarkan hasil perhitungan statistik regresi multilinear dengan program SPSS dan uji yang telah dilakukan, didapatkan model persamaan QSAR sebagai berikut: Log (1/IC50) eksperimen Log (1/IC50) eksperimen (a) (b) Gambar 3. Grafik korelasi log (1/IC 50 ) eksperimen vs log (1/IC 50 ) prediksi model persamaan 3 dari senyawa fitting (a) dan senyawa uji (b) Analisis data statistik pada penelitian ini menggunakan komputer dengan perangkat lunak SPSS versi 10.05, dan teknik regresi multilinear metode backward. Dari analisis ini dihasilkan 4 model persamaan. Keabsahan persamaan yang diperoleh dan arti perbedaan parameter yang digunakan dalam QSAR model Hansch, dapat dilihat dengan beberapa kriteria statistik, diantaranya r, r 2, F dan SE (Siswandono dan Soekardjo, 1998). Sebelum menentukan persaman akhir perlu dilakukan pengujian dari masingmasing model yang didapat. Pengujian dilakukan untuk membuktikan kebenaran model persamaan prediksi yang didapat Log (1/IC 50 ) = -0, ,2676 qc ,5860 qc ,6550qC 4-132,3356 qc 6-0,5376μ - 0,3455 logp n = 15 r = 0,9227 SE = 0,2656 F hitung /F tabel = 2,1344 PRESS = 1, Evaluasi Persamaan QSAR Akhir Penentuan persamaan terbaik dilakukan dengan perhitungan SPSS menggunakan metode enter. Variabel bebas yang terlihat pada model persamaan yaitu muatan atom C 2, C 3, C 4, C 6, momen dwi kutub (μ) dan logaritma koefisien partisi n-oktanol/air (log P). Persamaan 18
8 Log IC 50 prediksi Ponco Iswanto dkk, Hubungan Kuantitatif Struktur akhir yang dihasilkan dari perhitungan ini yaitu: Log(1/IC50) = 4, ,7934 qc ,9810qC ,4690qC 4-113,5838qC 6-0,9619μ - 0,4873 logp n = 19 r = 0,8241 SE = 0,3681 F hitung /F tabel = 1,4132 PRESS = 1, Log IC50 eksperimen Gambar 5. Grafik korelasi log (1/IC 50 ) eksperimen vs log (1/IC 50 ) prediksi menggunakan 19 seri senyawa turunan estradiol Tabel 4. Nilai log (1/IC 50 ) eksperimen, log (1/IC 50 ) prediksi dan nilai PRESS hasil analisis 19 senyawa turunan estradiol Seny No Log (1/IC 50 ) Log (1/IC 50 ) eksperimen prediksi residual² 1 5,5376 5,8321 0, ,0410 5,6482 0, ,3768 5,1363 0, ,3188 5,4208 0, ,7696 5,0483 0, ,6198 5,5453 0, ,9586 5,5934 0, ,0655 4,9067 0, ,3979 5,1762 0, ,0269 5,2441 0, ,1135 4,9696 0, ,3098 4,7658 0, ,3979 4,5708 0, ,3979 4,3869 0, ,3979 4,3498 0, ,3188 5,2676 0, ,0000 4,9221 0, ,3979 4,6218 0, ,5229 5,5583 0,0013 PRESS 1,6129 Harga n adalah jumlah senyawa turunan estradiol yang dianalisis. Nilai SE merupakan standar deviasi, menjelaskan nilai kesalahan dalam perhitungan. Harga r sebesar 0,8241 menunjukan tingkat hubungan antara data aktivitas biologis percobaan dengan data hasil perhitungan berdasarkan persamaan yang diperoleh dari analisis. Nilai F memperlihatkan makna hubungan bila dibandingkan dengan F tabel, sehingga nilai ini dihitung relatif terhadap F tabel nya. Data akan signifikan apabila rasio F hitung / F tabel > 1 atau nilai F hitung > nilai F tabel. Data log (1/IC 50 ) prediksi dan log (1/IC 50 ) eksperimen dapat dilihat pada Tabel 4, dan grafik persamaan regresi multilinear dari persamaan akhir ditunjukkan pada Gambar 5. 19
9 Berkala MIPA, 17(1), Januari 2007 Model persamaan terbaik menyatakan bahwa 2 variabel bebas tidak masuk dalam persamaan yaitu muatan atom C1 dan C5. Hal ini bukan berarti kedua variabel tersebut tidak berpengaruh, tetapi dimungkinkan karena kedua variabel ini sudah terwakilkan oleh variabel yang lain. Model persamaan akhir hasil perhitungan menggunakan metode PM3, menyatakan bahwa ada 6 variabel bebas dari 8 variabel bebas yang masuk dalam persamaan. Keenam variabel bebas tersebut yaitu, atom C nomor 2, 3, 4, 6, momen dwikutub dan koefisien partisi n-oktanol/air. Keenam variabel bebas ini dinyatakan memiliki hubungan dengan aktivitas biologis senyawa turunan estradiol lebih kuat dibandingkan dengan variabel yang lain. 4. KESIMPULAN Muatan bersih atom pada cincin aromatis senyawa turunan estradiol, koefisien partisi n-oktanol/air dan momen dwikutub hasil perhitungan dengan metode semiempiris PM3 dapat digunakan untuk memprediksi hubungan kuantitatif antar struktur dan aktivitas antikanker senyawa turunan estradiol. Persamaan QSAR terbaik dari senyawa turunan estradiol adalah : Log (1/IC 50 ) = 4, ,7934 qc ,9810 qc ,4690 qc 4-113,5838 qc 6-0,9619μ - 0,4873 log P n = 19 r = 0,8241 SE = 0,3681 F hitung /F tabel = 1,4132 PRESS eksternal = 1,6129 DAFTAR PUSTAKA Alim, A.H., Pradipta, M.F., and Tahir, I., 2000, Applying Hansch Analysis in The Study of Structure-Toxicity Correlation of Phenol Compound Based on Theoretical Parameter, Jurnal Nasional Kimia Fisik, III(2), Fibriansyah, G., 2002, Melawan OnkogenerB-2, kompas.com, diakses 23 Maret 2004 Jensen, F., 1999, Introducing to Computational Chemistry, John Wiley & Sons Ltd., New York Kokpol, S.U., Hannongboa, S.V., Thongrit, N., Polman, S., Rode, B.M. and Schwendinger, M.G., 1988, Analysis of Structure-Activity Relation for Primaquine Antimalarial Drugs by a Quantum Pharmacological Approach, Anal. Sci., 4, Kubinyi, H., 1993, QSAR : Hansch Analiysis and Related Approaches, VCH Verlagsgesellschaft, Weinheim Leach, A.R., 1996, Molecular Modelling : Principles and Aplications, Addison Wishley, Longman, London Muranaka, K Anticancer Activity of Estradiol Derivates: A Quantitative Structure-Activity Relationship Approach. J.Cem.Educ. 78, Mutschler, E., 1991, Dinamika Obat (terjemahan Widianto), Penerbit ITB, Bandung Nogrady, T., 1992, Kimia Medisinal: Pendekatan secara Biokimia (terjemahan oleh Raslim R), Penerbit ITB, Bandung. Nugraheni, S., Iswanto, P., dan Tahir, I., 2004, Hubungan Kuantitatif Struktur dan Aktivitas Antikanker Senyawa Turunan Estradiol Hasil Perhitungan Metode Semiempirik AM1, Makalah Seminar Nasional Kimia XV, Yogyakarta 9 Oktober Rode, B.M., Schwendinger M.G., Kokpol, S.U., Hannongboa S.V., Polman S., 1989, Quantum Pharmalogical Studies on Antimalarial Drugs, Monastschefte fur Chemie, 120, Siswandono dan Soekardjo, B., 1998, Prinsip-Prinsip Rancangan Obat, Cetakan Pertama. Airlangga University Press. Surabaya. Tahir, I., Setiaji, B., and Yahya, M.U., 2001, Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas Senyawa Fenil Etil Amina dengan Metoda Validasi Silang, Berkala Ilmiah MIPA, XI(1),
10 Ponco Iswanto dkk, Hubungan Kuantitatif Struktur 21
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN ESTRADIOL HASIL PERHITUNGAN METODE SEMIEMPIRIS AM1
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN ESTRADIOL HASIL PERHITUNGAN METODE SEMIEMPIRIS AM1 SYARIFAH NUGRAHENI 1, PONCO ISWANTO 1, IQMAL TAHIR 2 1 Jurusan Kimia Fakultas MIPA
ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR ELEKTRONIK DAN AKTIVITAS SENYAWA BENZELSULFONAMIDA DENGAN PEMISAHAN DATA CARA ACAK
1 ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR ELEKTRONIK DAN AKTIVITAS SENYAWA BENZELSULFONAMIDA DENGAN PEMISAHAN DATA CARA ACAK Iqmal Tahir, Harno Dwi Pranowo dan Ari Wulandari Austrian Indonesian Centre for
APLIKASI PEMISAHAN DATA SECARA ACAK PADA ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR ELEKTRONIK DAN AKTIVITAS SENYAWA INDOLILALKILAMINA
APLIKASI PEMISAHAN DATA SECARA ACAK PADA ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR ELEKTRONIK DAN AKTIVITAS SENYAWA INDOLILALKILAMINA Iqmal Tahir, Karna Wijaya dan Elfia Siska Yasa Putri Austrian Indonesian
TERAPAN ANALISIS HANSCH PADA HUBUNGAN STRUKTUR DAN TOKSISITAS SENYAWA FENOL BERDASARKAN PARAMETER TEORITIK
TERAPAN ANALISIS HANSCH PADA HUBUNGAN STRUKTUR DAN TOKSISITAS SENYAWA FENOL BERDASARKAN PARAMETER TEORITIK Sahirul Alim, Iqmal Tahir, M. Fajar Pradipta Pusat Kimia Komputasi Indonesia Austria Jurusan Kimia
QSAR STUDY OF FLAVONE / FLAVONOL ANALOGUES AS THE ANTIRADICAL COMPOUNDS BASED ON HANSCH ANALYSIS
48 QSAR STUDY OF FLAVONE / FLAVONOL ANALOGUES AS THE ANTIRADICAL COMPOUNDS BASED ON HANSCH ANALYSIS Analisis QSAR Turunan Flavon / Flavonol Sebagai Senyawa Antiradikal Berdasarkan Analisis Hansch Iqmal
Paper submitted to the Komputasi Sains of the Indonesia Computational Society
Paper submitted to the Komputasi Sains of the Indonesia Computational Society Aplikasi Principal Component Regresion Untuk Analisis QSAR Senyawa Antioksidan Turunan Flavon / Flavonol Menggunakan Deskriptor
TERAPAN ANALISIS HANSCH UNTUK AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA TURUNAN FLAVON / FLAVONOL
TERAPAN ANALISIS HANSCH UNTUK AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA TURUNAN FLAVON / FLAVONOL Iqmal Tahir, Karna Wijaya, Dinni Widianingsih Pusat Kimia Komputasi Indonesia Austria Jurusan Kimia Fakultas MIPA UGM
PENDEKATAN QSAR DALAM PEMODELAN SENYAWA TURUNAN ASAM KARBAMAT SEBAGAI ANTI KANKER DENGAN METODE PARAMETERIZATION MODEL 3
PENDEKATAN QSAR DALAM PEMDELAN SENYAWA TURUNAN ASAM KARBAMAT SEBAGAI ANTI KANKER DENGAN METDE PARAMETERIZATIN MDEL 3 nny Indriani 1) Gerry Nugraha 2) Maimum 3) Email: [email protected] Stikes
Pemodelan senyawa turunan p-aminofenol sebagai analgetik anti-inflamasi berdasarkan hubungan struktur dan aktivitas biologisnya
Majalah Farmasi Indonesia, 22(2), 144 150, 2011 Pemodelan senyawa turunan sebagai analgetik anti-inflamasi berdasarkan hubungan struktur dan aktivitas biologisnya Modeling of p-aminophenol compounds as
Aplikasi Kimia Komputasi
Austrian Indonesian Centre (AIC) for Computational Chemistry Jurusan Kimia - FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) KIMIA KOMPUTASI Hubungan Kuantitatif tif Struktur dan Aktivitas it Drs. Iqmal Tahir, M.Si.
ABSTRAK -( ) T 3 +( ) T 4. Kata Kunci: QSAR, Principal Component Analysis, molecular modeling ABSTRACT
Nita Susanti Puspitasari, dkk., Aplikasi Principal Component Regesion APLIKASI PRINCIPAL COMPONENT REGRESION UNTUK ANALISIS QSAR SENYAWA ANTIOKSIDAN TURUNAN FLAVON/ FLAVONOL MENGGUNAKAN DESKRIPTOR ELEKTRONIK
PEMODELAN DAN ANALISIS QSAR TURUNAN AMINOSULFENIL METILKARBAMAT SEBAGAI INSEKTISIDA MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIK AUSTIN MODEL 1
A L K I M I A V o l. 1 N o. 1 2 0 1 7 43 PEMODELAN DAN ANALISIS QSAR TURUNAN AMINOSULFENIL METILKARBAMAT SEBAGAI INSEKTISIDA MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIK AUSTIN MODEL 1 Dwi Siswanta 1 dan Gerry Nugraha
INTISARI. Kata kunci : QSAR, fungisida, thiadiazolin
ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF ANTARA STRUKTUR DAN AKTIVITAS FUNGISIDA TURUNAN 1,2,4-THIADIAZOLIN BERDASARKAN PARAMETER MOLEKULAR HASIL PERHITUNGAN METODA PM3 Ida Puji Astuti Maryono Putri, Mudasir, Iqmal
RELATION OF ELECTRONIC STRUCTURES WITH THEIR ANTIMALARIAL ACTIVITIES ON ARTEMISININ DERIVATIVES
212 RELATIN F ELECTRNIC STRUCTURES WIT TEIR ANTIMALARIAL ACTIVITIES N ARTEMISININ DERIVATIVES ubungan Struktur Elektronis Dengan Aktivitas Anti Malaria Pada Senyawa Turunan Artemisinin Ria Armunanto, Sri
Indo. J. Chem., 2005, 5 (3),
Indo. J. Chem., 2005, 5 (3), 255-260 255 QUATITATIVE STRUCTURE-ACTIVITY RELATISIP AALYSIS (QSAR) F VICADIFFRMIE AALGUES AS TE ATIPLASMDIAL CMPUDS F TE CLRQUISESIBLE STRAI ubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas
STUDI TOKSISITAS FLOROANILIN BERDASARKAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR AKTIFITAS (HKSA) BEBERAPA AMINA AROMATIS
STUDI TOKSISITAS FLOROANILIN BERDASARKAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR AKTIFITAS (HKSA) BEBERAPA AMINA AROMATIS Ridhatul Husna, Emdeniz, dan Imelda Laboratorium Kimia Komputasi Jurusan Kimia FMIPA, Universitas
Permodelan senyawa.(senny Widyaningsih dkk) PEMODELAN SENYAWA TURUNAN ASAM KARBAMAT SEBAGAI SENYAWA ANTIKANKER MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIS AM1
Permodelan senyawa.(senny Widyaningsih dkk) PEMDELAN SENYAWA TURUNAN ASAM KARBAMAT SEBAGAI SENYAWA ANTIKANKER MENGGUNAKAN METDE SEMIEMPIRIS AM1 Senny Widyaningsih, Purwati, Riyadi Program Studi Kimia,
QUANTITATIF STRUCTURE-ACTIVITY RELATIONSHIP ANALYSIS OF A CARBAZOLE ANALOG COMPOUNDS AS ANTIBACTERIAL USING ELECTRONICAL DESCRIPTORS
QUANTITATIF STRUCTURE-ACTIVITY RELATIONSHIP ANALYSIS OF A CARBAZOLE ANALOG COMPOUNDS AS ANTIBACTERIAL USING ELECTRONICAL DESCRIPTORS Islamudin Ahmad Laboratorium Penelitian dan Pengembangan FARMAKA TROPIS
KOMPUTASI KIMIA SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PENELITIAN PADA MASA KRISIS DAN MASA DEPAN 1 Eva Vaulina Yulistia Delsy 2
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN KIMIA Kontribusi Penelitian Kimia Terhadap Pengembangan Pendidikan Kimia KOMPUTASI KIMIA SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PENELITIAN PADA MASA KRISIS DAN MASA DEPAN 1
MODEL QSAR SENYAWA FLUOROKUINOLON BARU SEBAGAI ZAT ANTIBAKTERI Salmonella thypimurium
Molekul, Vol. 1. o. 1. opember, 2006 : 10-18 MODEL QSAR SEYAWA FLUOROKUIOLO BARU SEBAGAI ZAT ATIBAKTERI Salmonella thypimurium Eva Vaulina, Ponco Iswanto Jurusan Kimia, Program Sarjana MIPA Unsoed Purwokerto
Kampus Paingan III, Maguwoharjo, Yogyakarta 55281
HUBUGA KUATITATIF STRUKTUR MOLEKUL DA AKTIVITAS MODULATOR RESEPTOR ASETILKOLI IKOTIIK α4β2 : PEGARUH PEMODELA MOLEKUL BERBASIS PERHITUGA SEMIPEMPIRIK MDO Dono Panggarjito, Enade Perdana Istyastono dan
Hubungan kuantitatif struktur-aktivitas (HKSA) antikanker ( Eva Vaulina Y.D., dkk.)
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS (HKSA) ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN KALANN DENGAN METDE SEMI EMPIRIS PM3 (PARAMETERIZED MDEL 3) Eva Vaulina Y.D.*, Mochammad Chasani, Mokhammad Abdulghani Program
Insektisida Baru Turunan Karbamat Menggunakan Metoda Semiempirik PM3
Insektisida Baru Turunan Karbamat Menggunakan Metoda Semiempirik PM3 Agus Dwi Ananto Prodi Farmasi, Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat email: [email protected] Abstract: A research has been conducted
KAJIAN QSPR TEMPERATUR TRANSISI GELAS DAN SIFAT KIMIA FISIK DARI POLIMER TURUNAN POLIETILEN
1 KAJIAN QSPR TEMPERATUR TRANSISI GELAS DAN SIFAT KIMIA FISIK DARI POLIMER TURUNAN POLIETILEN Yuniawan Hidayat, Iqmal Tahir, Karna Wijaya, Bambang Setiaji Austrian-Indonesian Centre for Computational Chemistry
BAB 1 PEDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PEDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas (HKSA) merupakan salah satu aplikasi dari kimia komputasi dan juga bagian yang dipelajari dalam bidang kimia medisinal.
QUANTITATIVE STRUCTURE-ACTIVITY RELATIONSHIP ANALYSIS OF CURCUMIN AND ITS DERIVATIVES AS GST INHIBITORS BASED ON COMPUTATIONAL CHEMISTRY CALCULATION
179 QUANTITATIVE STRUCTURE-ACTIVITY RELATIONSHIP ANALYSIS OF CURCUMIN AND ITS DERIVATIVES AS GST INHIBITORS BASED ON COMPUTATIONAL CHEMISTRY CALCULATION Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas
QUANTITATIVE STRUCTURE AND ACTIVITY RELATIONSHIP ANALYSIS OF 1,2,4- THIADIAZOLINE FUNGICIDES BASED ON MOLECULAR STRUCTURE CALCULATED BY AM1 METHOD
Indonesian Journal of hemistry, 2003, 3 (1), 39-47 39 QUANTITATIVE STRUTURE AND ATIVITY RELATIONSIP ANALYSIS OF 1,2,4- TIADIAZOLINE FUNGIIDES BASED ON MOLEULAR STRUTURE ALULATED BY AM1 METOD Analisis ubungan
ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANALGESIK SENYAWA TURUNAN MEPERIDIN MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIS AM1
JKPK (JURNAL KIMIA DAN PENDIDIKAN KIMIA), Vol. 2, No. 3, Desember 2017 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret https://jurnal.uns.ac.id/jkpk Hal. 158-168 ISSN 2503-4146 ISSN 2503-4154
QSAR STUDY OF 1,10-PHENANTHROLINE DERIVATIVES AS THE ANTIMALARIAL COMPOUNDS USING ELECTRONIC DESCRIPTORS BASED ON SEMIEMPIRICAL AM1 CALCULATION
91 QSAR STUDY OF 1,10-PHENANTHROLINE DERIVATIVES AS THE ANTIMALARIAL COMPOUNDS USING ELECTRONIC DESCRIPTORS BASED ON SEMIEMPIRICAL AM1 CALCULATION Kajian QSAR Senyawa Antimalaria Turunan 1,10-Fenantrolin
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS ANTIRADIKAL SENYAWA TURUNAN FLAVON / FLAVONOL BERDASARKAN PENDEKATAN FREE-WILSON
UBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS ANTIRADIKAL SENYAWA TURUNAN FLAVON / FLAVONOL BERDASARKAN PENDEKATAN FREE-WILSON Iqmal Tahir, Karna Wijaya, Dinni Widianingsih Pusat Kimia Komputasi Indonesia Austria
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN INDEKS BIAS DARI SENYAWA ORGANIK BERDASARKAN DESKRIPTOR MOLEKULAR
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN INDEKS BIAS DARI SENYAWA ORGANIK BERDASARKAN DESKRIPTOR MOLEKULAR Iqmal Tahir, Karna Wijaya dan Nelly Nuroniah Pusat Kimia Komputasi Indonesia Austria, Jurusan Kimia Fakultas
KAJIAN HUBUNGAN KUANTITATIF ANTARA STRUKTUR ELEKTRONIK DAN AKTIVITAS SENYAWA INDOLILALKILAMINA BERDASARKAN HASIL PERHITUNGAN METODE AM1
KAJAN HUBUNGAN KUANTTATF ANTARA STRUKTUR ELEKTRONK DAN AKTVTAS SENYAWA NDOLLALKLAMNA BERDASARKAN HASL PERHTUNGAN METODE AM1 Abstrak Pendahuluan Elfia Siska Vasa Putri 1 dan qrnal Tahir 2 1Austrian ndonesian
PAH akan mengalami degradasi saat terkena suhu tinggi pada analisis dengan GC dan instrumen GC sulit digunakan untuk memisahkan PAH yang berbentuk
BAB I PENDAHULUAN I.I Latar Belakang Poliaromatik hidrokarbon (PAH) adalah golongan senyawa organik yang terdiri atas dua atau lebih molekul cincin aromatik yang disusun dari atom karbon dan hidrogen.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banyak senyawa heterosiklik dengan aktivitas tertentu digunakan dalam pengobatan penyakit-penyakit menular. Penggunaan senyawa tersebut dalam pengobatan berkaitan dengan
QUANTITATIVE RELATIONSHIPS BETWEEN MOLECULAR STRUCTURE AND MELTING POINT OF SEVERAL ORGANIC COMPOUNDS
83 QUANTITATIVE RELATIONSHIPS BETWEEN MOLECULAR STRUCTURE AND MELTING POINT OF SEVERAL ORGANIC COMPOUNDS Hubungan Kuantitatif antara Struktur Molekul dan Titik Leleh dari Berbagai Senyawa Organik Iqmal
SIMULASI EFEKTIVITAS SENYAWA OBAT ERITROMISIN F DAN 6,7 ANHIDROERITROMISIN F DALAM LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIS AUSTIN MODEL 1 (AM1)
SIMULASI EFEKTIVITAS SENYAWA OBAT ERITROMISIN F DAN 6,7 ANHIDROERITROMISIN F DALAM LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIS AUSTIN MODEL 1 (AM1) Agung Tri Prasetya, M. Alauhdin, Nuni Widiarti Kimia FMIPA
Indo. J. Chem., 2008, 8 (3),
404 QUANTITATIVE ELECTRONIC STRUCTURE - ACTIVITY RELATIONSHIP OF ANTIMALARIAL COMPOUND OF ARTEMISININ DERIVATIVES USING PRINCIPAL COMPONENT REGRESSION APPROACH Hubungan Kuantitatif Struktur Elektronik
Indo. J. Chem. Sci. 4 (3) (2015) Indonesian Journal of Chemical Science
Indo. J. Chem. Sci. 4 (3) (2015) Indonesian Journal of Chemical Science http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA TURUNAN APIGENIN
MODELING OF ALKYL SALICYLATE COMPOUNDS AS UV ABSORBER BASED ON ELECTRONIC TRANSITION BY USING SEMIEMPIRICAL QUANTUM MECHANICS ZINDO/s CALCULATION
64 MODELING OF ALKYL SALICYLATE COMPOUNDS AS UV ABSORBER BASED ON ELECTRONIC TRANSITION BY USING SEMIEMPIRICAL QUANTUM MECHANICS ZINDO/s CALCULATION Pemodelan Senyawa Alkil Salisilat sebagai Penyerap Sinar
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER. Mata Kuliah : KIMIA KOMPUTASI Semester: VI (ENAM) sks: 3 Kode: D
FM-0-AKD-05 Rektor: (024)850808 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 850800 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER dari 2 29 Februari 206 Mata Kuliah : KIMIA KOMPUTASI Semester: VI (ENAM) sks: 3 Kode: D34047 Program
PEMODELAN MOLEKUL SENYAWA BERPOTENSI SUNSCREEN BERBASIS STRUKTUR MOLEKUL MYCOSPORINE-LIKE AMINO ACIDS-GLYCINE
1 PEMODELAN MOLEKUL SENYAWA BERPOTENSI SUNSCREEN BERBASIS STRUKTUR MOLEKUL MYCOSPORINE-LIKE AMINO ACIDS-GLYCINE Iqmal Tahir *, Karna Wijaya dan Rahma Damayanti Austrian Indonesian Centre for Computational
QUANTITATIVE RELATIONSHIP OF ELECTRONIC STRUCTURE AND INHIBITION ACTIVITY OF CURCUMIN ANALOGS ON ETHOXYRESORUFIN o-dealkylation (EROD) REACTION
78 QUANTITATIVE RELATIONSIP OF ELECTRONIC STRUCTURE AND INIBITION ACTIVITY OF CURCUMIN ANALOGS ON ETOXYRESORUFIN o-dealkylation (EROD) REACTION ubungan Kuantitatif Struktur Elektronik dan Aktivitas Inhibisi
ESTIMASI pk a dan pk b BERDASARKAN PENDEKATAN KIMIA KOMPUTASI DENGAN METODA SEMIEMPIRIK PM3
ESTIMASI pk a dan pk b BERDASARKAN PENDEKATAN KIMIA KOMPUTASI DENGAN METODA SEMIEMPIRIK PM3 Suwardi Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA UNY Yogyakarta e-mail : [email protected] Abstrak Telah dilakukan pemodelan
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS ANTIBAKTERI TURUNAN BENZIMIDAZOL MENGGUNAKAN METODE PM3
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS ANTIBAKTERI TURUNAN BENZIMIDAZOL MENGGUNAKAN METODE PM3 Saeful Amin Program Studi S1Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Tunas Husada Tasikmalaya ABSTRAK
HUBUNGAN KUANTITATIF SKRUKTUR AKTIVITAS SENYAWA TURUNAN 1- BENZENE ACYL-2-(METHYLINDOL-3-YL)-BENSIMIDAZOLE SEBAGAI INHIBITOR PERTUMBUHAN MCF-7
HUBUNGAN KUANTITATIF SKRUKTUR AKTIVITAS SENYAWA TURUNAN 1- BENZENE ACYL-2-(METHYLINDOL-3-YL)-BENSIMIDAZOLE SEBAGAI INHIBITOR PERTUMBUHAN MCF-7 Nursalam Hamzah, Nur Syamsi Dhuha, St. Hasma Nur Putrianti
Aplikasi regresi komponen utama untuk analisis hubungan... (Andrian Saputra, dkk)
APLIKASI REGRESI KOMPONEN UTAMA UNTUK ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN NAFTOQUINON Andrian Saputra 1,*, Ricky Andi Syahputra 2, Iqmal Tahir 3 1 Jurusan Pendidikan
Studi Qsar Senyawa Turunan Triazolopiperazin Amida Sebagai Inhibitor Enzim Dipeptidil Peptidase-IV (DPP IV) Menggunakan Metode Semiempirik AM1
Studi Qsar Senyawa Turunan Triazolopiperazin Amida Sebagai Inhibitor Enzim Dipeptidil Peptidase-IV (DPP IV) Menggunakan Metode Semiempirik AM1 QSAR Studies on Triazolopiperazine Amide Derivatives as Inhibitors
IJCR-Indonesian Journal of Chemical Research p. ISSN: Vol.3 No.1-2, Hal
Molecular Modeling of An Analog Of Curcumin Compounds Pentagamavunon-0 (PGV-0) And Pentagamavunon-1 (PGV-1) Through Computational Chemistry Methods Ab-Initio HF/4-31G Nurcahyo Iman Prakoso a*, Lukman Hakim
*Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara, Yogyakarta ABSTRAK
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR ELEKTRONIK DAN AKTIVITAS ANTITUMOR SENYAWA TURUNAN AMINO PIRIMIDO ISOKUINOLIN KUINON DENGAN PENDEKATAN REGRESI KOMPONEN UTAMA Andrian Saputra 1, Karna Wijaya 1, dan Iqmal
Islamudin Ahmad 1), Gemini Alam 2)
ANALISIS UBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS (KSA) DARI SENYAWA AKTIF ANTIMALARIA DITERPEN KASSAN ASIL ISLASI DARI BIJI BAGRE (Caesalpinia crista Linn.) DENGAN PARAMETER ELEKTRNIK Islamudin Ahmad 1),
BAB 4 HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN Falerin (4,5-dihidroksi-5 -metoksibenzofenon-3-o-glukosida) adalah isolat dari buah mahkota dewa berkerangka benzofenon yang mempunyai aktivitas antiinflamasi. Penelitian
Oleh : Ashfar Kurnia
Oleh : Ashfar Kurnia Penilaian % Kehadiran (5%) & keaktifan (5%) 10 Mini Quiz (2x) 10 Tugas Makalah + ppt + maju + diskusi TJ 30 UTS 30 UAS 20 Siswandono & Soekardjo, B. (2000). Kimia Medisinal. Surabaya:
J. Ind. Soc. Integ. Chem., 2013, Volume 5, Nomor 2 PERHITUNGAN MOMEN DWIKUTUB MOLEKUL AIR DENGAN TEORI GRUP
PERHITUNGAN MOMEN DWIKUTUB MOLEKUL AIR DENGAN TEORI GRUP Asrial Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jambi,Kampus Pinang Masak, Jambi, Indonesia e-mail : [email protected]; Telp.: 0741-7007454/081319074907
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN BAKTERIOFEOFORBID A
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA TURUNAN BAKTERIOFEOFORBID A SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana S-1 Oleh TEDY YULIANTO 1008010022 FAKULTAS
PEMODELAN INTERAKSI ETER MAHKOTA BZ15C5 TERHADAP KATION Zn 2+ BERDASARKAN METODE DENSITY FUNCTIONAL THEORY
SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS Strategi Pengembangan Pembelajaran dan Penelitian Sains untuk Mengasah Keterampilan Abad 21 (Creativity and Universitas Sebelas Maret Surakarta, 26 Oktober 2017 PEMODELAN
KIMIA KOMPUTASI Pengantar Konsep Kimia i Komputasi
Austrian Indonesian Centre (AIC) for Computational Chemistry Jurusan Kimia - FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) KIMIA KOMPUTASI Pengantar Konsep Kimia i Komputasi Drs. Iqmal Tahir, M.Si. Austrian-Indonesian
PENDAHULUAN KIMIA MEDISINAL
PEDAHULUA KIMIA MEDISIAL Oleh: Siswandono Laboratorium Kimia Medisinal Kimia Medisinal (Burger, 1970) : ilmu pengetahuan yang merupakan cabang dari ilmu kimia dan biologi, digunakan untuk memahami dan
REAKSI DEKOMPOSISI SENYAWA ERITROMISIN F DAN 6,7 ANHIDROERITROMISIN F SUATU KAJIAN MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIS AUSTIN MODEL 1 (AM1) ABSTRAK
1 REAKSI DEKMPSISI SENYAWA ERITRMISIN F DAN 6,7 ANHIDRERITRMISIN F SUATU KAJIAN MENGGUNAKAN METDE SEMIEMPIRIS AUSTIN MDEL 1 (AM1) Enokta Hedi Permana 1, Agung Tri Prasetya 2, Kasmui 3 1) Mahasiawa Jurusan
Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas
Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas Oleh: Siswandono Laboratorium Kimia Medisinal Crum, Brown dan Fraser (1869) aktivitas biologis alkaloida alam, seperti striknin, brusin, tebain, kodein, morfin dan
MOLECULAR MODELLING OF M n+.[dbz16c5] COMPLEXES, M = Li +, Na + AND Zn 2+ BASED ON MNDO/d SEMIEMPIRICAL METHOD
144 Indo. J. Chem., 2006, 6 (2), 144-149 MOLECULAR MODELLING OF M n+.[dbz16c5] COMPLEXES, M = Li +, Na + AND Zn 2+ BASED ON MNDO/d SEMIEMPIRICAL METHOD Pemodelan Molekul Kompleks M n+.[dbz16c5], M = Li
PENGGUNAAN FRONTIER ORBITAL MOLEKUL SEBAGAI DESKRIPTOR PADA ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR AKTIVITAS (HKSA) TOKSIK SENYAWA KHLOROFENOL
J. Vol. Ris. 5, Kim. No. 2, Maret 2012 Vol. 5, No. 2, J. Maret Ris. Kim 2012 PENGGUNAAN FRONTIER ORBITAL MOLEKUL SEBAGAI DESKRIPTOR PADA ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR AKTIVITAS (HKSA) TOKSIK SENYAWA
ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRONIK BENTUK DIMER SENYAWA TABIR SURYA AVOBENZON DAN OKSIBENZON AKIBAT PENGARUH INTERAKSI IKATAN HIDROGEN
ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRONIK BENTUK DIMER SENYAWA TABIR SURYA AVOBENZON DAN OKSIBENZON AKIBAT PENGARUH INTERAKSI IKATAN HIDROGEN ELECTRONIC TRANSITION SPECTRA ANALYSIS OF DIMER COMPOUNDS OF AVOBENZONE
Jurnal MIPA 38 (2) (2015): Jurnal MIPA.
Jurnal MIPA 38 (2) (2015): 160-168 Jurnal MIPA http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jm UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA MODIFIKASI SENYAWA KHRISIN DENGAN GUGUS ALKOKSI MENGGUNAKAN METODE RECIFE MODEL
MATA KULIAH FARMAKOKIMIA II ( FAS 3521 )
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH FARMAKOKIMIA II ( FAS 3521 ) Oleh : Dr. Sardjiman, M.S., Apt. B.S. Ari Sudarmanto, SSi, M.Si. Drs. Hari Purnomo, M.S., Apt. FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemodelan molekul untuk mempelajari sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia sistem molekul dengan perlakuan komputasi merupakan penelitian yang banyak diminati. Pemodelan
Jurnal MIPA 39 (1) (2016): Jurnal MIPA.
Jurnal MIPA 39 (1) (2016): 51-56 Jurnal MIPA http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jm ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIMALARIA SENYAWA TURUNAN QUINOXALIN M Noor Kasmui, SBW Kusuma
PREDIKSI TIPE AKTIVITAS SENYAWA TABIR SURYA HOMOSALAT BERDASARKAN ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRONIK PADA KONFIGURASI BENTUK DIMER DAN SOLUT-SOLVEN
PREDIKSI TIPE AKTIVITAS SENYAWA TABIR SURYA HOMOSALAT BERDASARKAN ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRONIK PADA KONFIGURASI BENTUK DIMER DAN SOLUT-SOLVEN Prediction of Sunscreen Activity of Homosalate Compounds
Hubungan kuantitatif struktur-aktivitas kurkumin dan turunannya sebagai inhibitor GST
Majalah Enade Perdana Farmasi Istyastono Indonesia, 16(4), 204 213, 2005 Hubungan kuantitatif struktur-aktivitas kurkumin dan turunannya sebagai inhibitor GST kelas µ Quantitative structure-activity relationship
PENGARUH SUHU TERHADAP PERUBAHAN KOEFISIEN PARTISI TEOFILIN DALAM PELARUT n-oktanol-air
PENGARUH SUHU TERHADAP PERUBAHAN KOEFISIEN PARTISI TEOFILIN DALAM PELARUT n-oktanol-air Ismalinah 1, Tedjo Yuwono 2, Iis Wahyuningsih 1 1. Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2. Fakultas
dari sifat lipofilik, elektronik, dan sterik. Sifat lipofilik mempengaruhi kemampuan senyawa menembus membran biologis yang dipengaruhi oleh sifat
BAB 1 PENDAHULUAN Saat ini banyak terdapat senyawa obat yang diproduksi melalui jalur sintesis serta digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang timbul pada masyarakat. Berbagai macam senyawa hasil
Austrian-Indonesian i Centre (AIC) for Computational ti lchemistry, Jurusan Kimia i. KIMIA KOMPUTASI Konsep Perhitungan Mekanika Kuantum 2 (Basis Set)
Austrian Indonesian Centre (AIC) for Computational Chemistry Jurusan Kimia - FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) KIMIA KOMPUTASI Konsep Perhitungan Mekanika Kuantum 2 (Basis Set) Drs. Iqmal Tahir, M.Si.
LAPORAN RESMI PAKTIKUM KIMIA KOMPUTASI. Analisis Butana. Oleh : AMRULLAH 13/347361/PA/ Jum at, 4 Maret 2016 Asisten Pembimbing : Wiji Utami
LAPORAN RESMI PAKTIKUM KIMIA KOMPUTASI Analisis Butana Oleh : AMRULLAH 13/347361/PA/15202 Jum at, 4 Maret 2016 Asisten Pembimbing : Wiji Utami Laboratorium Kimia Komputasi Departemen Kimia Fakultas Matematika
Harno Dwi Pranowo, Tuti Hartati Siregar, Mudasir Austrian-Indonesian Centre for Computational Chemistry Gadjah Mada University Yogyakarta ABSTRACT
111 THEORETICAL STUDY OF THE EFFECT OF WATER MOLECULE ADDITION ON THE CONFORMATION OF SUBSTITUTED DIBENZO-18-CROWN-6 ETHER IN ITS COMPLEXATION WITH Na + CATION USING SEMI EMPIRICAL METHOD MNDO/d Kajian
PEMODELAN MOLEKUL SENYAWA MYCOSPORINE-LIKE AMINO ACIDS (MAAs-LIKE) SEBAGAI SENYAWA PENYERAP SINAR UV
PEMODELAN MOLEKUL SENYAWA MYCOSPORINE-LIKE AMINO ACIDS (MAAs-LIKE) SEBAGAI SENYAWA PENYERAP SINAR UV Iqmal Tahir, Karna Wijaya, Iip Izul Falah dan Rahma Damayanti Austrian-Indonesian Centre for Computational
ALCHEMY Journal of Chemistry
ALCHEMY Journal of Chemistry Artikel Penelitian Analisis HKSA Senyawa Antidiabetik Turunan Triazolopiperazin Amida Menggunakan Metode Semiempirik PM3 Anjar Purba Asmara 1, Mudasir 2, Dwi Siswanta 2 1 Program
ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRONIK SENYAWA TABIR SURYA AVOBENZON DAN OKSIBENZON MELALUI KAJIAN INTERAKSI DENGAN PELARUT ETANOL
Proceeding The 2006 Seminar on Analytical Chemistry 73 ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRONIK SENYAWA TABIR SURYA AVOBENZON DAN OKSIBENZON MELALUI KAJIAN INTERAKSI DENGAN PELARUT ETANOL Iqmal Tahir a,*,
MODELING HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS (HKSA) PINOCEMBRIN DAN TURUNANNYA SEBAGAI ANTI KANKER
MODELING HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS (HKSA) PINOCEMBRIN DAN TURUNANNYA SEBAGAI ANTI KANKER MODELLING A QUANTITATIVE STRUCTURE AND ACTIVITY RELATIONSHIP (QSAR) IN PINOCEMBRIN AND ITS DERIVATIVE
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Struktur kulit manusia mempunyai banyak lapisan yang berperan dalam pertahanan tubuh. Diantara lapisan tersebut terdapat suatu pigmen melanin yang disintesis
parakor (P), tetapan sterik Es Taft, tetapan sterik U Charton dan tetapan sterimol Verloop (Siswandono & Susilowati, 2000). Dalam proses perubahan
BAB 1 PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang farmasi dan obat-obatan, menyebabkan perlunya pengembangan obat baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu upaya
KAJIAN PERUBAHAN UKURAN RONGGA ZEOLIT RHO BERDASARKAN VARIASI RASIO Si/Al DAN VARIASI KATION ALKALI MENGGUNAKAN METODE MEKANIKA MOLEKULER
Jurnal Kimia Mulawarman Volume 14 Nomor 1 November 2016 P-ISSN 1693-5616 Kimia FMIPA Unmul E-ISSN 2476-9258 KAJIAN PERUBAHAN UKURAN RONGGA ZEOLIT RHO BERDASARKAN VARIASI RASIO Si/Al DAN VARIASI KATION
Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur Dan Aktivitas Senyawa Turunan Triazolopiperazin Amida Menggunakan Metode Semiempirik AM1
Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur Dan Aktivitas Senyawa Turunan Triazolopiperazin Amida Menggunakan Metode Semiempirik AM1 Anjar Purba Asmara Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN
STUDI HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS SENYAWA TURUNAN MEISOINDIGO SEBAGAI INHIBITOR CDK4
STUDI HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS SENYAWA TURUNAN MEISOINDIGO SEBAGAI INHIBITOR CDK4 Muhammad Arba *, Riki Ardiansyah, Messi Leonita Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi
),parakor (P), tetapan sterik Es Taft, tetapan sterik U Charton dan tetapan sterimol Verloop (Siswandono & Susilowati, 2000). Dalam proses perubahan
BAB 1 PENDAHULUAN Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang farmasi dan obat-obatan, menyebabkan perlunya pengembangan obat baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu upaya
ANALISIS REGRESI ANALISIS REGRESI
ANALISIS REGRESI Wahyu Widhiarso Fakultas Psikologi UGM ANALISIS REGRESI PENGERTIAN Jenis uji statistika yang dipakai untuk melihat daya prediksi variabel independen (prediktor) terhadap variabel dependen
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK PERCOBAAN II SIFAT-SIFAT KELARUTAN SENYAWA OGANIK
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK PERCOBAAN II SIFAT-SIFAT KELARUTAN SENYAWA OGANIK OLEH NAMA : ISMAYANI NIM : F1F1 10 074 KELOMPOK : III ASISTEN : SYAWAL ABDURRAHMAN, S.Si. LABORATORIUM FARMASI FAKULTAS
turunan oksikam adalah piroksikam (Siswandono dan Soekardjo, 2000). Piroksikam mempunyai aktivitas analgesik, antirematik dan antiradang kuat.
BAB 1 PENDAHULUAN Nyeri adalah suatu mekanisme proteksi bagi tubuh yang timbul apabila jaringan mengalami kerusakan. Rasa nyeri sering disertai oleh respon emosional dan ambang toleransi nyeri berbeda-beda
Semiempirical Study on Electronical Transition Spectra of Ethyl p- methoxycinnamate (EPMS) from Kencur (Kaempferia galanga) for Sunscreen Component
Semiempirical Study on Electronical Transition Spectra of Ethyl p- methoxycinnamate (EPMS) from Kencur (Kaempferia galanga) for Sunscreen Component Salmahaminati a, and Mokhammad Fajar Pradipta b a Chemistry
BAB IV ANALISA DAN HASIL PENELITIAN
BAB IV ANALISA DAN HASIL PENELITIAN 4.1 Instrumen dan Responden Hasil penelitian didapatkan dari kuesioner-kuesioner yang disebarkan secara acak langsung kepada para responden melalui hardcopy dan softcopy
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Kanker adalah penyakit yang ditandai karena adanya pergeseran pada mekanisme kontrol yang mengatur jalannya kelangsungan hidup, proliferasi, dan diferensiasi
MAKALAH KIMIA ORGANIK IKATAN KIMIA DAN STRUKTUR MOLEKUL
MAKALAH KIMIA ORGANIK IKATAN KIMIA DAN STRUKTUR MOLEKUL Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Kimia Organik Dosen Pembimbing : Ir. Dyah Tri Retno, MM Disusun oleh : Kelompok 1 1. Angga Oktyashari
IKATAN KIMIA ORGANIK dalam bidang ilmu FARMASI
IKATAN KIMIA ORGANIK dalam bidang ilmu FARMASI Teori tentang ikatan kimia ini dipelopori oleh Kossel dan Lewis (1916) yang membagi ikatan kimia atas 2 (dua) bagian besar yakni: ikatan ionik atau ikatan
BAB III METODE PENELITIAN. Sebelum dilakukan penelitian, langkah awal yang harus dilakukan oleh
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Sebelum dilakukan penelitian, langkah awal yang harus dilakukan oleh peneliti adalah mengetahui dan menentukan terlebih dahulu metode yang digunakan dalam
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Parasetamol (asetaminofen) merupakan analgetika-antipiretika yang masih
BAB I PEDAULUA A. Latar Belakang Parasetamol (asetaminofen) merupakan analgetika-antipiretika yang masih banyak digunakan, khususnya di Indonesia. Beberapa nama dagang berikut mengandung parasetamol seperti
KELARUTAN ZAT PADAT DALAM CAIRAN
1. Pada Larutan Ideal KELARUTAN ZAT PADAT DALAM CAIRAN Oleh : Lusia Oktora Ruma Kumala Sari, S.F., M.Sc., Apt Faktor-faktor yang berpengaruh : - suhu percobaan (T) - ΔHf - titik lebur solut (T 0 ) Hildebrand
PANDUAN PRAKTIKUM KIMIA TERPADU GRUP IMC (INTERMOLECULAR CHEMISTRY) OLEH : Dr. Parsaoran Siahaan, MS
P a n d u a n P K T G r u p I M C 0 PANDUAN PRAKTIKUM KIMIA TERPADU GRUP IMC (INTERMOLECULAR CHEMISTRY) OLEH : Dr. Parsaoran Siahaan, MS JURUSAN KIMIA FAKULTAS SAINS SAINS DAN MATEMATIKA UNIVERSITAS DIPONEGORO
ABSTRAK. Kata kunci : tabir surya, transisi elektronik, mycosporine, pemodelan molekul, PM3 ABSTRACT
Iqmal Tahir dkk, Analisis Spektra Transisi ANALISIS SPEKTRA TRANSISI ELEKTRNIK SENYAWA TABIR SURYA MAA S-GLY PADA KNFIGURASI DIMER DAN KNFIGURASI SLUT-ETANL (Electronical Transition Spectral Analysis of
Hubungan Kuantitatif Struktur dan Aktivitas Senyawa Turunan 3-Haloasilaminobenzoilurea sebagai Inhibitor Pembentukan Mikrotubulus
Hubungan Kuantitatif Struktur dan Aktivitas Senyawa Turunan 3-Haloasilaminobenzoilurea sebagai Inhibitor Pembentukan Mikrotubulus Qoonita Fadhilah dan *Daryono Hadi Tjahjono Sekolah Farmasi, Institut Teknologi
Studi Hidrogenasi Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkena Dan Alkuna Secara Komputasi
Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013 Studi idrogenasi Senyawa idrokarbon Golongan Alkena Dan Alkuna Secara Komputasi Nyoman andra Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNIB Telah dilakukan
