Medical Laboratory Technology Journal
|
|
|
- Ridwan Hartono
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 3 (2), 2017, Medical Laboratory Technology Journal Received ; Received in revised form ; Accepted Available online at : SERUM LIPEMIK DENGAN FLOKULAN GAMMA-SIKLODEKSTRIN PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA Alde Fajar Pambudi, Subrata Tri Widada, Budi Setiawan Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl Ngadinegaran MJ III/ 62 Yogyakarta [email protected] Abstract: Lipemic serum caused by lipoprotein particles such as chylomicrons, VLDL (Very Low-Density Lipoprotein) and triglycerides. This situation causes interference chromophoric photometric analysis, interference on the wavelength and light scattering caused by the presence of lipid particles. This study aims to determine and differences glucose levels in lipemic serum with and without the addition of gamma-cyclodextrin incubation temperature 23 o C. The study's pre-experimental use research design static group comparison. The samples were all lipemic serum many as 20 samples. The research findings were the glucose levels without adding the flocculant Gamma-cyclodextrin incubation temperature 23 o C was 267,19 mg/dl. Whereas the glucose levels with adding the flocculant Gamma-cyclodextrin incubation temperature 23oC was 169,23 mg/dl. The difference of glucose levels with or without adding the flocculant Gamma-cyclodextrin incubation temperature 23oC was 97,96 mg/dl(35,23%). Keywords: glucose levels; lipemic serum; gamma-cyclodextrin flocculant Abstrak: Serum lipemik disebabkan partikel lipoprotein seperti cylomicrons, VLDL (Verry Low Density Lipoprotein) maupun trigliserida. Keadaan ini menyebabkan gangguan kromoforik dalam analisis fotometri, gangguan pada panjang gelombang dan hamburan cahaya yang disebabkan oleh adanya partikel lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan selisih rata-rata kadar glukosa dalam serum lipemik dengan dan tanpa penambahan gamma-siklodekstrin inkubasi suhu 23 o C. Penelitian pre eksperimen ini menggunakan design penelitian static group comparison. Sampel penelitian adalah semua serum lipemik sebanyak 20 sampel. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan rerata kadar glukosa pada serum lipemik tanpa penambahan flokulan Gamma-siklodekstrin inkubasi suhu 23 o C adalah 267,19 mg/dl, rerata kadar glukosa serum lipemik dengan penambahan flokulan Gamma-siklodekstrin inkubasi suhu 23 o C adalah 169,23 mg/dl. Perbedaan hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan dan tanpa penambahan flokulan Gamma-siklodekstrin inkubasi suhu 23 o Cadalah 97,96 mg/dl (35,23%). Kata kunci: flokulan gamma-siklodekstrin; kadar glukosa; serum lipemik
2 PENDAHULUAN Serum lipemik menyebabkan gangguan kromoforik dalam analisis seperti fotometri karena pembacaan latar belakang yang tinggi, gangguan pada pengukuran panjang gelombang dan pembenturan cahaya disebabkan substansi substansi pengganggu (Anderson, 2015) Serum lipemik pada prinsipnya disebabkan oleh adanya partikel besar lipoprotein seperti chylomicrons atau Very Low Density Lipoprotein (VLDL) dan komponen lipid utama yaitu trigliserida (Piyophirapong, 2010.,Usha A 2016). Lipemik dapat mengganggu dalam setiap uji yang menggunakan transmisi cahaya. Faktor yang mengganggu adalah kekeruhan yang terdapat pada sampel lipemik. Kekeruhan dalam sampel lipemik dapat mengganggu pemeriksaan secara spektrofotometer, turbidimetri, maupun nephelometri karena menghamburkan cahaya dan penyerapan cahaya (Sacher, R. 2004). Serum lipemik dapat ditangani dengan beberapa cara, salah satunya melalui pendinginan selama 12 sampai 16 jam yang akan memberikan informasi yang cepat mengenai kadar kilomikron dan VLDL serum dengan kadar trigliserida berlebihan, namun cara pendiaman yang dilakukan terhadap serum lipemik tidak dianjurkan karena akan menunda waktu pemeriksaan (Piyophirapong, 2010). Penanganan serum lipemik secara konvensional menggunakan ultrasentrifugasi. Metode ultrasentrifugasi ini efektif, akan tetapi membutuhkan alat tambahan yang cukup mahal bagi laboratorium kecil dan laboratorium satelit (Cynthia M. Roberts and S.W. Cotton, 2013). Metode lain yang dapat dilakukan adalah metode ekstraksi dengan pelarut organik seperti eter dan kloroform untuk menghilangkan lipid pada serum manusia, namun penggunaan pelarut organik seperti kloroform dan eter sudah jarang dipakai karena bahan ini bersifat karsinogenik yang membahayakan teknisi laboratorium dan lingkungan (Castro, A.R. 2000). Penelitian Cynthia, Roberts, Cotton (2013) menunjukkan bahwa 78% sampel dengan penambahan siklodekstrin menunjukkan tingkat lipemik yang lebih rendah dibanding dengan metode ultrasentrifugasi karena penghilang lipid pengganggu lebih maksimal. Menurut Caligur (2008), Gamma-siklodekstrin memiliki kelarutan dan rongga yang lebih besar dibandingkan dengan Alfa-siklodekstrin dan Beta-siklodekstrin sehingga dapat menerima banyak molekul. Gammasiklodekstrin memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks inklusi dengan molekul yang ditahan dalam rongga molekul siklodekstrin. Rongga lipofilik molekul siklodekstrin menyediakan lingkungan mikro yang sesuai ukuran gugus non-polar sehingga dapat masuk untuk membentuk kompleks inklusi (Putri, D.K. 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa pada serum lipemik dengan dan tanpa penambahan flokulan gamma-siklodekstrin pada inkubasi suhu 23 o C. BAHAN DAN METODE Penelitian ini merupakan penelitian Pra Eksperimen (pre-experimental design) dengan menggunakan Static Group Comparison. Penelitian dilakukan di Laboratorium Klinik Jurusan Analis Kesehatan Yogyakarta pada bulan Maret- April Serum yang digunakan untuk penelitian sebanyak 20 sampel dengan kriteria kadar trigliserida >300 mg/dl yang didapatkan dari Laboratorium Klinik RSUP Dr. Sardjito, sampel serum lipemik untuk perlakukan dan kontrol berasal dari sampel serum yang sama. Serum lipemik yang dipilih adalah serum lipemik yang tidak ikterik dan tidak hemolisis. Sampel langsung diperiksa kadar glukosa untuk kontrol, kemudian sampel serum dengan penambahan Gammasiklodekstrin konsentrasi 20% dengan perbandingan 2 : 1 atau 0.5 ml serum dan 0.25 ml larutan Gamma-siklodekstrin untuk perlakukan. Serum kemudian di inkubasi pada suhu 23 o C selama 5 menit lalu dilakukan sentifugasi dengan kecepatan 3000 rpm selama 5 menit. Supernatan yang jernih diambil dan dilakukan pemeriksaan kadar glukosa. Pemeriksaan kadar glukosa dilakukan dengan metode glukosa oksidase/ peroksidase (GOD/POD). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif yang disertai penyajian dalam bentuk diagram batang.
3 HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian terhadap 20 sampel yang lipemik didapatkan hasil sebagai berikut: Tabel 1. Distribusi Frekuensi Jumlah Sampel Berdasarkan Kadar Trigliserida Data rerata selisih hasil pemeriksaan kadar glukosa serum lipemik dengan dan tanpa penambahan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Rerata Hasil Pemeriksaan Kadar Glukosa dengan dan tanpa penambahan Gamma-Siklodekstrin pada inkubasi suhu 23 o C Pemeriksaan kadar glukosa dengan penambahan flokulan gamma-siklodesktrin yang diinkubasi suhu 23 o C lebih rendah dari kadar glukosa tanpa penambahan flokulan Gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C dengan rerata selisih 97,97 mg/dl, dilihat pada gambar 1 diagram rerata kadar glukosa, hal ini disebabkan oleh flokulan gammasiklodekstrin yang dapat menjernihkan serum lipemik dengan mengikat molekul lipoprotein. Tabel 2.Rerata Selisih Kadar Glukosa Dengan dan Tanpa Penambahan Gamma- Siklodekstrin Inkubasi Suhu 23 o C Berdasarkan Tingkat Lipemik. Pada tabel 2. rerata selisih hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan tingkat lipemik ringan sebesar 94,90 (35%), sedangkan tingkat lipemik sedang sebesar 145,38 (48%) dan tingkat lipemik berat sebesar 88,28 (32%). Hasil pemeriksaan kadar albumin dengan tingkat lipemik sedang memiliki rerata selisih yang paling kecil, hal ini diakibatkan bahan pemeriksaannya hanya berjumlah dua, dibandingkan hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan tingkat lipemik lain yang memiliki rerata selisih yang hampir sama dengan jumlah sampel masingmasing sembilan. Hasil penelitian serum lipemik dengan penambahan flokulan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C secara visual terlihat lebih jernih setelah dilakukan pemusingan dengan kecepatan 3000 rpm selama 5 menit. Pemeriksaan kadar glukosa dengan penambahan flokulan gamma-siklodesktrin yang diinkubasi suhu 23 o C lebih rendah dari kadar glukosa tanpa penambahan flokulan Gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C dengan rerata selisih 97,97 mg/dl, hal ini disebabkan oleh flokulan gamma-siklodekstrin yang dapat menjernihkan serum lipemik dengan mengikat molekul lipoprotein. Penambahan flokulan gamma-siklodekstrin pada sampel serum lipemik akan mengikat molekul lipoprotein, sehingga lipoprotein akan terendapkan setelah dilakukan pemusingan dan serum menjadi jernih. Supernatan jernih yang dihasilkan diperiksa kadar glukosa sehingga didapatkan hasil yang akurat. Penanganan serum lipemik yang populer dilakukan di lapangan adalah dengan metode ultrasentrifugasi, ekstraksi, dan flokulasi. Pada penelitian ini menggunakan gamma-siklodekstrin. Goal Standard untuk penanganan serum lipemik di laboratorium adalah menggunakan ultrasentrifugasi (Calmarza P, Cordero J,2011).
4 Berdasarkan penelitian yang dilakukan Sharma pada tahun 1990, membandingkan penggunaan flokulan alfa-siklodekstrin dengan metode ultrasentrifugasi menunjukkan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan diantara keduanya. Hasil yang sama juga didapatkan pada penelitian Robert pada tahun 2013, yaitu menunjukkan bahwa 78% sampel yang dilakukan penanganan dengan siklodektrin menunjukkan tingkat lipemik yang lebih rendah daripada menggunakan ultrasentrifugasi (Roberts, C.M. 2013), selain itu penelitian menggunakan flokulan juga dilakukan oleh Dewanti Kurnia Putri pada tahun Hasil yang didapatkan menunjukkan rerata selisih 41,46 mg/dl dengan persentase selisih 20,95%. Tidak ada perbedaan secara signifikan penggunaan flokulan alfa-siklodekstrin dengan gammasiklodekstrin (Putri, D.K. 2016). Penggunaan gamma-siklodekstrin juga dapat diterapkan pada sampel lipemik dengan parameter penggunaan yang berbeda, seperti untuk pemeriksaan protein total dan ureum, berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan gamma-siklodekstrin (Sujono, S. 2016). Serum lipemik yang langsung diperiksa mengakibatkan hasil tinggi palsu. Penambahan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi 23 o C akan mengikat molekul lipoprotein yang ada dalam serum lipemik secara maksimal sehingga lipoprotein akan terendapkan dan serum menjadi jernih. Supernatan jernih yang dihasilkan diperiksa kadar glukosanya sehingga didapatkan hasil yang akurat. Kelemahan dari penelitian ini adalah tingkat kekeruhan dari serum yang digunakan berbeda-beda, serta tidak diketahuinya latar belakang penyakit pasien. Serum lipemik yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari laboratorium klinik RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta kemudian dilakukan penyimpanan pada freezer. Sampel yang didapatkan dalam waktu yang berbeda-beda, maka lama penyimpanan setiap sampel juga berbeda satu sama lain. Konsentrasigammasiklodekstrin yang digunakan dalam penelitian ini juga belum diketahui keefektifitasannya apakah sudah maksimal atau belum, sehingga perlu diadakan penelitian lebih Medical Laboratory Technology Journal lanjut dengan membandingkan berbagai macam variasi konsentrasi. Inkubasi suhu 23 o C tidak menggunakan waterbath, karena suhu 23 o C termasuk suhu dingin, sehingga inkubasi suhu 23 o C menggunakan kulkas dengan suhu 23 o C. Penelitian ini menunjukkan serum lipemik tanpa perlakuan menyebabkan hasil pemeriksaan kadar glukosa tinggi palsu sehingga penggunaan metode flokulasi dengan penambahan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C terbukti dapat digunakan untuk mengurangi kekeruhan. Metode ini cukup sederhana, tidak berbahaya, lebih efektif dan efisien, sehingga penggunakan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C dapat diaplikasikan dengan mudah oleh laboratorium klinis untuk menangani serum lipemik, sehingga hasil pemeriksaan kadar glukosa lebih akurat. KESIMPULAN Ada perbedaan rerata kadar glukosa pada serum lipemik dengan dan tanpa penambahan flokulan gamma-siklodekstrin pada inkubasi suhu 23 o C. Rerata hasil pemeriksaan kadar glukosa dengan penambahan flokulan Gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C adalah 169,23 mg/dl dan tanpa penambahan adalah 267,20 mg/dl. Rerata selisih kadar glukosa serum lipemik dengan dan tanpa penambahan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C adalah 97,97 mg/dl dengan persentase selisih (35,23%). SARAN Penggunaan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C dapat diterapkan bagi pengelola manajemen laboratorium klinis sebagai salah satu cara menangani serum lipemik, khususnya kadar glukosa. Perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penambahan gamma-siklodekstrin yang diinkubasi suhu 23 o C pada serum lipemik dengan variasi konsentrasi gammasiklodekstrin maupun variasi ph. Perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut dengan kriteria serum lipemik yang mempunyai kekeruhan seragam.
5 DAFTAR PUSTAKA Anderson, N.R Slim, Gama, S., & R. Holland, M.. (2003). Lipemia: An Overrated Interference? Continuing Education Topics and Issues. British Journal of Biomedical Science. Calmarza P, & Cordero J. (2011). Lipemia interferences in routine clinical biochemical tests. Biochem Med, 21, Castro AR, Morrill WE, & Pope V. (2000). Lipid Removal from Human Serum Samples. Clin Diagn Lab Immunol, 7(2), Cynthia M, Roberts, & Steven, W. C. (2013). Cyclodextrin Removal of Lipemic Interference: An Attractive Alternative to Ultracentrifugation for Satellite Laboratories. Archives of Pathology & Laboratory Medicine, 137(8), Piyophirapong, S., Wontiraporn, W., & Sribhen, K. (2010). Factitious Resultin Clinical Chemistry Tests Caused by Common Endogenous Interferents. Siriraj Medical Journal, 62(4). Putri DK. (2016). Perbedaan Kadar Glukosa pada Serum Lipemik dengan dan Tanpa Penambahan Flokulan Gamma- Siklodekstrin. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Sacher R, & McPherson. (2004). Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan Laboratorium. Jakarta: EGC. Sharma A, Anderson K, & Baker JW. (1990). Flocculation of serum lipoproteins with cyclodextrins: application to assay of hyperlipidemic serum. Clin Chem, 36, Sujono, S., Maulida, Y., & Sari, M. (2016). Kadar Protein Total dan Ureum Dengan dan Tanpa Penambahan γ-cyclodextrin Pada Serum Lipemik. Jurnal Teknologi Laboratorium, 5(1), Retrieved from index.php/jtl/article/view/71 Usha A, & B N Malawadi. (2016). Lipemic index a tool to measure lipemia. International Journal of Medical Research and Review, 4(4),
PERBEDAAN KADAR KREATININ PADA SERUM LIPEMIK YANG DIOLAH DENGAN
PERBEDAAN KADAR KREATININ PADA SERUM LIPEMIK YANG DIOLAH DENGAN POLYETHYLENE GLYCOL 6000 8% DAN HIGH SPEED SENTRIFUGASI Wheny Mufita Sari, Ni Ratih Hardisari, Sujono Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes
GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA (METODE GPO- PAP) PADA SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA
GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA (METODE GPO- PAP) PADA SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA Ratih Hardisari 1, Binti Koiriyah 2* 1,2 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jln. Ngadinegaran MJ III/62
Medical Laboratory Technology Journal
Medical Laboratory Technology Journal 3 (1), 2017, 103-107 Received 2017-05-03; Received in revised form 2017-06-27; Accepted 2017-06-30 Available online at : http://ejurnal-analiskesehatan.web.id PENGARUH
Medical Laboratory Technology Journal
1 (2), 2015, 54-60 Medical Laboratory Technology Journal Available online at : http://ejurnal-analiskesehatan.web.id PEMANFAATAN POOL SERUM SEBAGAI BAHAN KONTROL KETELITIAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH Muhammad
UJI KUALITAS SERUM SIMPANAN TERHADAP KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH DI POLTEKKES KEMENKES KALTIM
ISS CETAK. 2443-115X ISS ELEKTROIK. 2477-1821 UJI KUALITAS SERUM SIMPAA TERHADAP KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH DI POLTEKKES KEMEKES KALTIM Supri Hartini, Maria Eka Suryani Politeknik Kesehatan Kemenkes
PENGARUH PEMAKAIAN SETENGAH VOLUME SAMPEL DAN REAGEN PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH METODE GOD-PAP TERHADAP NILAI SIMPANGAN BAKU DAN KOEFISIEN VARIASI
114 PENGARUH PEMAKAIAN SETENGAH VOLUME SAMPEL DAN REAGEN PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH METODE GOD-PAP TERHADAP NILAI SIMPANGAN BAKU DAN KOEFISIEN VARIASI EFFECT OF SAMPLE AND REAGENT VOLUMES HALF IN CHECKING
PENGARUH VOLUME SAMPEL SERUM DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP KADAR ASAM URAT SKRIPSI FITRI JUNITASARI
PENGARUH VOLUME SAMPEL SERUM DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP KADAR ASAM URAT SKRIPSI FITRI JUNITASARI KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA JURUSAN ANALIS KESEHATAN
Lampiran 1 Prosedur penentuan lipid serum 1) Prosedur analisis kolesterol total
86 Lampiran Prosedur penentuan lipid serum ) Prosedur analisis kolesterol total Kolesterol total ditentukan dengan metode enzim cholesterol oxidasepaminophenozone (CHODPAP). Prinsip uji Kolesterol dan
PERBANDINGAN NILAI LOW-DENSITY LIPOPROTEIN CHOLESTEROL (LDL-C) INDIREK DENGAN DIREK PADA KADAR TRIGLISERIDA <200 mg/dl DAN ANTARA mg/dl
PERBANDINGAN NILAI LOW-DENSITY LIPOPROTEIN CHOLESTEROL () INDIREK DENGAN DIREK PADA KADAR TRIGLISERIDA
BAB I PENDAHULUAN. commit to user
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan, penyerapan dan penggunaan zat gizi. Status gizi berkaitan dengan asupan makanan yang dikonsumsi baik
LAPORAN PRAKTIKUM 04 METABOLISME & SPEKTROFOTOMETRI
LAPORAN PRAKTIKUM 04 METABOLISME & SPEKTROFOTOMETRI Nama : Ayu elvana & Jekson Martiar Siahaan Tanggal praktikum : 11 Oktober 2012 Kelompok : Siang (12.00-15.00) Tujuan Praktikum : Mahasiswa memahami cara
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dalam tumbuhan, hewan atau manusia dan yang sangat berguna bagi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Lemak Lemak adalah salah satu kelompok senyawa organik yang terdapat dalam tumbuhan, hewan atau manusia dan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, lemaktidak larut dalam
EFEK PEMBERIAN REBUSAN DAUN AFRIKA(
ABSTRAK EFEK PEMBERIAN REBUSAN DAUN AFRIKA(Vernonia amygdalina Del), TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR YANG DI INDUKSI PAKAN TINGGI LEMAK Elton Fredy Kalvari, 2015 ;Pembimbing
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia dan Geriatri.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia dan Geriatri. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di Unit Rehabilitasi
yang dihasilkan oleh pankreas dan berperan penting dalam proses penyimpanan Gangguan metabolisme tersebut disebabkan karena kurang produksi hormon
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Diabetes mellitus merupakan suatu kelainan metabolitik yang disebabkan oleh defisiensi insulin yang dapat bersifat relatif absolut. Insulin adalah hormon yang dihasilkan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Air merupakan suatu bahan pokok yang sangat diperlukan oleh setiap mahluk hidup yang ada di bumi. Keberadaan sumber air bersih pada suatu daerah sangat mempengaruhi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Albumin Albumin merupakan protein plasma yang paling banyak dalam tubuh manusia, yaitu sekitar 55-60% dan total kadar protein serumnormal adalah 3,85,0 g/dl. Albumin terdiri
ABSTRAK PERBANDINGAN EFEK GULA PUTIH, ASPARTAM, BROWN SUGAR, GULA AREN, DAN STEVIA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH
ABSTRAK PERBANDINGAN EFEK GULA PUTIH, ASPARTAM, BROWN SUGAR, GULA AREN, DAN STEVIA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH Dinar Sarayini Utami P., 2016, Pembimbing 1 Pembimbing 2 : Lusiana Darsono dr., M.Kes. :
BAHAN DAN METODE Alat-alat dan Bahan Metode
BAHAN DAN METODE Alat-alat dan Bahan Alat-alat yang digunakan adalah peralatan gelas, neraca analitik, pembakar Bunsen, rangkaian alat distilasi uap, kolom kromatografi, pipa kapiler, GC-MS, alat bedah,
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Nama : Mesrida Simarmata (147008011) Islah Wahyuni (14700824) Tanggal Praktikum : 17 Maret 2015 Tujuan Praktikum
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN III.1 Prosedur Penelitian Tahapan penelitian yang dilakukan kali ini secara keseluruhan digambarkan oleh Gambar III.1. Pada penelitian kali akan digunakan alum sebagai koagulan.
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Nama : Mesrida Simarmata (147008011) Islah Wahyuni (14700811) Tanggal Praktikum : 17 Maret 2015 Tujuan Praktikum
BAB III METODE PENELITIAN. dengan mengadakan manipulasi terhadap objek penelitian serta adanya kontrol
24 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian dasar dengan metode penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN PROTEIN URINE METODE REBUS YANG MENGGUNAKAN SAMPEL URINE SEGAR DAN SAMPEL URINE SIMPAN
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN PROTEIN URINE METODE REBUS YANG MENGGUNAKAN SAMPEL URINE SEGAR DAN SAMPEL URINE SIMPAN Oleh Faizal Prodi Analis Kesehatan AAKMAL Malang ABSTRAK Proteinuria adalah suatu kondisi
ABSTRACT THE EFFECT OF OLIVE OIL ADDITION INTO OATMEAL IN LOWERING BLOOD TOTAL CHOLESTEROL AND LDL (LOW DENSITY LIPOPROTEIN) IN WISTAR STRAIN RAT
ABSTRACT THE EFFECT OF OLIVE OIL ADDITION INTO OATMEAL IN LOWERING BLOOD TOTAL CHOLESTEROL AND LDL (LOW DENSITY LIPOPROTEIN) IN WISTAR STRAIN RAT Sebastian Hadinata, 2014, 1 st Tutor : Heddy Herdiman,
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ANALISIS KLINIK PERCOBAAN II PENETAPAN KADAR KOLESTEROL TOTAL
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ANALISIS KLINIK PEROAAN II PENETAPAN KADAR KOLESTEROL TOTAL Hari/ Tanggal Percobaan : Selasa/ 22 Maret 2011 Golongan/ Kelas : II/ FKK 2009 Dosen Jaga : Muthi Ikawati, M.Sc., Apt.
Praktikum II UJI OKSIHEMOGLOBIN & DEOKSIHEMOGLOBIN
Praktikum II UJI OKSIHEMOGLOBIN & DEOKSIHEMOGLOBIN A. Tujuan Membuktikan hemoglobin dapat mengikat oksigen membentuk oksihemoglobin (HbO2) dan dapat terurai kembali menjadi O2 dan deoksihemoglobin. B.
MEMBANDINGKAN METABOLISME TRIGLISERIDA ANTARA KONSUMSI MIE AYAM DAN LONTONG PECAL
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME II MEMBANDINGKAN METABOLISME TRIGLISERIDA ANTARA KONSUMSI MIE AYAM DAN LONTONG PECAL MEDAN, 15 DESEMBER 2011 DITA HASNI MUSTHARI LILY 1.1.Tujuan: latihan membuat hipotesis
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Farmakologi, Farmasi, dan
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Biokimia. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Farmakologi, Farmasi, dan 4.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian dilaksanakan di Laboratorium
Medical Laboratory Technology Journal
1 (12), 2015, 91-95 Medical Laboratory Technology Journal Available online at : http://ejurnal-analiskesehatan.web.id PERBEDAAN JUMLAH TROMBOSIT PADA DARAH EDTA YANG SEGERA DIPERIKSA DAN PENUNDAAN SELAMA
III. METODOLOGI PENELITIAN. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat
ABSTRAK. PENGARUH LENDIR Abelmoschus esculentus (OKRA) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS WISTAR JANTAN MODEL TINGGI LEMAK
ABSTRAK PENGARUH LENDIR Abelmoschus esculentus (OKRA) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS WISTAR JANTAN MODEL TINGGI LEMAK Nathania Gracia H., 2016, Pembimbing 1 Pembimbing 2 : Hendra Subroto, dr., SpPK.
LAPORAN PRAKTIKUM 3 METABOLISME GLUKOSA TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI SISKA MULYANI (NIM: ) HARI/TANGGAL PRAKTIKUM : KAMIS / 4 Agustus 2016
LAPORAN PRAKTIKUM 3 METABOLISME GLUKOSA TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI SISKA MULYANI (NIM: 157008009) HARI/TANGGAL PRAKTIKUM : KAMIS / 4 Agustus 2016 TEMPAT : LABORATORIUM TERPADU LANTAI 2 UNIVERSITAS SUMATERA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hiperglikemia / tingginya glukosa dalam darah. 1. Klasifikasi DM menurut Perkeni-2011 dan ADA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Diabetes Melitus 2.1.1. Definisi Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik yang disebabkan karena terganggunya sekresi hormon insulin, kerja hormon insulin,
ABSTRAK. Meigi Suwarto, 2013 : dr. Kartika Dewi, M.Kes. Sp.Ak.PA (K) : dr. Jeanny Ervie Ladi, M.Kes., PA
ABSTRAK EFEK EKSTRAK ETANOL KEDELAI DETAM I (Glycine max (L.) Merr.), DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk) DAN KOMBINASINYA TERHADAP KADAR LDL SERUM TIKUS JANTAN GALUR WISTAR Meigi Suwarto, 2013
METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA
(TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Tujuan: i) Mengerti prinsip prinsip dasar mengenai teknik spektofotometri (yaitu prinsip dasar alatnya, kuvet, standard, blanko, serta Hukum Beer-Lambert dll). ii) Latihan pembuatan
DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM... i LEMBAR PENGESAHAN... ii PENETAPAN PANITIA PENGUJI... iii KATA PENGANTAR... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS
DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM... i LEMBAR PENGESAHAN.... ii PENETAPAN PANITIA PENGUJI... iii KATA PENGANTAR... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI... v ABSTRAK... vi ABSTRACT... vii RINGKASAN...
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN PROTEIN (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN PROTEIN (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Nama : T.M. Reza Syahputra Henny Gusvina Batubara Tgl Praktikum : 14 April 2016 Tujuan Praktikum : 1. Mengerti prinsip-prinsip
ABSTRAK PERBANDINGAN NILAI LOW-DENSITY LIPOPROTEIN CHOLESTEROL
ABSTRAK PERBANDINGAN NILAI LOW-DENSITY LIPOPROTEIN CHOLESTEROL (LDL-C) INDIREK DENGAN DIREK PADA KADAR TRIGLISERIDA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kolesterol 1. Definisi kolesterol Kolesterol merupakan lemak yang berwarna kekuningan dan berbentuk seperti lilin yang diproduksi oleh tubuh manusia terutama di dalam hati. Bahan
BAB III METODE PENELITIAN. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain: waterbath,
31 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 3.1.1 Alat Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain: waterbath,
KORELASI HBA1C DENGAN PROFIL LIPID PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI RSUP H. ADAM MALIK PADA TAHUN Oleh: PAHYOKI WARDANA
KORELASI HBA1C DENGAN PROFIL LIPID PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI RSUP H. ADAM MALIK PADA TAHUN 2014 Oleh: PAHYOKI WARDANA 120100102 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2015 KORELASI HBA1C
HASIL PRAKTIKUM METABOLISME II Perbedaan Kadar Trigliserida Pada Pria Dan Wanita Setelah Mengkonsumsi Kuning Telur
HASIL PRAKTIKUM METABOLISME II Perbedaan Kadar Trigliserida Pada Pria Dan Wanita Setelah Mengkonsumsi Kuning Telur Praktikan : 1. Yeni Vera 2. Leo Pardon Sipayung 3. Taya Elsa Savista Waktu Pelaksanaan
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME II EFEK SUSU KEDELAI TERHADAP PENURUNAN KADAR TRIGLISERIDA DARAH
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME II EFEK SUSU KEDELAI TERHADAP PENURUNAN KADAR TRIGLISERIDA DARAH Oleh: Martina Hutahaean Ningrum Wahyuni Sukaisi Kamis, 15 Desember 2011 Dasar Teori TRIGLISERIDA Gliserida
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. B. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian analitik Jenis Penelitian yang digunakan untuk menunjang penelitian ini adalah B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat dan Waktu Penelitian Adapun tempat
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, TRIGLISERIDA, DAN UREA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, TRIGLISERIDA, DAN UREA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) NAMA : Muhammad Yunus, Yuni Rahmayanti, Ferry Prawira Gurusinga GRUP : Siang (13.00-16.00) HARI & TANGGAL : Kamis,
METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Tujuan: i) Mengerti prinsip prinsip dasar mengenai teknik spektofotometri (yaitu prinsip dasar alatnya, kuvet, standard, blanko, serta
ANALISIS PENINGKATAN KADAR EUGENOL PADA MINYAK CENGKEH MENGGUNAKAN METODE POLARISASI
Jurnal Afriyanti Ilmiah Teknosains, Vol. No. 1 Mei 16 ANALISIS PENINGKATAN KADAR EUGENOL PADA MINYAK CENGKEH MENGGUNAKAN METODE POLARISASI Abstrak Novy Pradika Putri 1), K. Sofjan Firdausi ) 1)Fakultas
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. menyusun jaringan tumbuhan dan hewan. Lipid merupakan golongan senyawa
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Lipid 2.1.1 Pengertian lipid Lipid adalah golongan senyawa organik yang sangat heterogen yang menyusun jaringan tumbuhan dan hewan. Lipid merupakan golongan senyawa organik
BAB III METODE PENELITIAN
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dasar yang menggunakan metode eksperimental. Penelitian eksperimen merupakan penelitian dimana variabel yang
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. B. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian dilakukan di Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang
KAJIAN PEMBUATAN SKALA LABORATORIUM SUSU SKIM DARI SUSU SAPI SECARA TEKNIK ELEKTROFORESIS
KAJIAN PEMBUATAN SKALA LABORATORIUM SUSU SKIM DARI SUSU SAPI SECARA TEKNIK ELEKTROFORESIS T 5 4 1. 3 R O S ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mempelajari beberapa parameter percobaan yang menentukan dalam
BAB IV METODE PENELITIAN. Biomedik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pusat Studi Pangan dan
30 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini adalah dalam bidang ilmu Gizi Biomedik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas
LAPORAN PRAKTIKUM III PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
LAPORAN PRAKTIKUM III PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) NAMA PRODI : IKA WARAZTUTY DAN IRA ASTUTI : MAGISTER ILMU BIOMEDIK TGL PRATIKUM : 17 MARET 2015 TUJUAN
Kolesterol selain diperoleh dari makanan, juga diproduksi di hati dari lemak jenuh. Jadi, penurunan kadar kolesterol serum dapat dicapai dengan
BAB 1 PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat dewasa ini, membuat masyarakat terbiasa dengan segala sesuatu yang serba instant, terutama dalam hal makanan. Hal ini terlukiskan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biokimia dan Laboratorium Instrumentasi
III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium Biokimia dan Laboratorium Instrumentasi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
PENURUNAN TURBIDITY, TSS, DAN COD MENGGUNAKAN KACANG BABI (Vicia faba) SEBAGAI NANO BIOKOAGULAN DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (GREYWATER)
PENURUNAN TURBIDITY, TSS, DAN COD MENGGUNAKAN KACANG BABI (Vicia faba) SEBAGAI NANO BIOKOAGULAN DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (GREYWATER) Irawan Widi Pradipta*), Syafrudin**), Winardi Dwi Nugraha**)
1. Dapat mengerti prinsip-prinsip dasar mengenai teknik spektrofotometri (yaitu prinsip dasar
LAPORAN PRAKTIKUM III PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) NAMA PRODI : IKA WARAZTUTY DAN IRA ASTUTI : MAGISTER ILMU BIOMEDIK TGL PRATIKUM : 17 MARET 2015 TUJUAN
ABSTRAK. EFEK JUS BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA TIKUS JANTAN WISTAR
ABSTRAK EFEK JUS BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA TIKUS JANTAN WISTAR Jane Haryanto, 2012 ; Pembimbing I : Rosnaeni, Dra., Apt. Pembimbing II : Penny Setyawati M.,
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Biokimia.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Biokimia. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi
BAB III. METODE PENELITIAN
BAB III. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis & Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan pretest-posttest with control group design. 3.2. Tempat Penelitian Penelitian dilakukan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. non-polar. Lipid adalah senyawa yang berisi karbon dan hidrogen, yang tidak
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Lipid 1. Pengertian Lipid Lipid atau lemak didefinisikan sebagai senyawa organik heterogen yang terdapat di alam dan bersifat relatif tidak larut dalam air tetapi larut dalam
PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG PERIODE JANUARI DESEMBER
ABSTRAK PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG PERIODE JANUARI DESEMBER 2010 Shiela Stefani, 2011 Pembimbing 1 Pembimbing
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Rumah Makan Sederhana Natar-Lampung Selatan.
25 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Kerja Penelitian Penelitian ini dilakukan di Rumah Makan Sederhana Natar-Lampung Selatan. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Biomassa dari bulan
ABSTRAK. PERBANDINGAN STABILITAS KADAR GLUKOSA DARAH DALAM SAMPEL SERUM DENGAN PLASMA NATRIUM FLUORIDA (NaF)
ABSTRAK PERBANDINGAN STABILITAS KADAR GLUKOSA DARAH DALAM SAMPEL SERUM DENGAN PLASMA NATRIUM FLUORIDA (NaF) Erny Julitania, 2011; Pembimbing I : Penny Setyawati M., dr., Sp.PK., M.Kes. Pembimbing II :
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. golongan lipida. Orang menganggap kolesterol merupakan satu-satunya
5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kolesterol 1. Deninisi Kolesterol Kolesterol ditinjau dari sudut kimiawi bisa diklasifikasikan dalam golongan lipida. Orang menganggap kolesterol merupakan satu-satunya lemak
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah eksperimen karena dalam
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah eksperimen karena dalam penelitian ini diadakan manipulasi terhadap obyek penelitian serta diadakan kontrol terhadap
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Asam Urat adalah sampah hasil metabolisme normal dari pencernaan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Asam Urat a. Pengertian Asam Urat Asam Urat adalah sampah hasil metabolisme normal dari pencernaan protein makanan yang mengandung purin (terutama dari daging, hati, ginjal,
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masyarakat di era modern ini terutama di daerah perkotaan di Indonesia umumnya mempunyai gaya hidup kurang baik, terutama pada pola makan. Masyarakat perkotaan umumnya
BAB I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. dan cairan tubuh lain. Disamping itu pemeriksaan laboratorium juga berperan
BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Fungsi pemeriksaan laboratorium adalah menganalisis secara kuantitatif atau kualitatif beberapa bahan, seperti darah, sumsum tulang, serum, tinja, air kemih
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini memiliki ruang lingkup pada ilmu Farmakologi dan Biokimia.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini memiliki ruang lingkup pada ilmu Farmakologi dan Biokimia. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Tempat : -Laboratorium Penelitian dan
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2013 sampai dengan Juni 2013. Lokasi pengambilan sampel rumput laut merah (Eucheuma cottonii) bertempat di Perairan Simpenan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dislipidemia adalah suatu kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total (hiperkolesterolemia), peningkatan kadar trigliserida
Lampiran 1. Prosedur Analisis Kadar Protein Total Darah. a. Tabung reaksi disiapkan sebanyak 62 buah. 1 buah tabung reaksi blanko, 1
LAMPIRAN 55 Lampiran 1. Prosedur Analisis Kadar Protein Total Darah a. Tabung reaksi disiapkan sebanyak 62 buah. 1 buah tabung reaksi blanko, 1 buah tabung reaksi standar dan 60 buah tabung reaksi sampel
Kajian Pengolahan Air Gambut Dengan Upflow Anaerobic Filter dan Slow Sand Filter. Oleh: Iva Rustanti Eri /
Kajian Pengolahan Air Gambut Dengan Upflow Anaerobic Filter dan Slow Sand Filter Oleh: Iva Rustanti Eri / 3307201001 Senyawa Dominan Air Gambut Tujuan Penelitian Melakukan kajian terhadap: 1. kondisi lingkungan
BAB 4 METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia. pembuatan pakan. Analisis kadar malondialdehida serum dilakukan di
BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia. 4.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi Fakultas
BAB 1 PENDAHULUAN. Sigma metrics merupakan metode yang dapat mengukur tampilan proses dan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sigma metrics merupakan suatu metode penilaian kualitas dan program pengembangan yang digunakan dalam industri dan diterapkan pada laboratorium. Sigma metrics merupakan
bio.unsoed.ac.id III. METODE PENELITIAN A. Alat dan Bahan
III. METODE PENELITIAN A. Alat dan Bahan Alat-alat yang digunakan adalah timbangan analitik, tabung reaksi, higrometer, altimeter, pipet berskala, labu ukur, oven, spektrofotometer, gunting, plastik, alat
GAMBARAN KADAR ASAM URAT DARAH METODE BASAH (Uricase-PAP) PADA SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA
GAMBARAN KADAR ASAM URAT DARAH METODE BASAH (Uricase-PAP) PADA SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA M. Atik Martsiningsih 1 Dermawan Otnel 2* 1,2 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jln. Ngadinegaran
Bab III Metodologi Penelitian
Bab III Metodologi Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu, tahap isolasi kitin yang terdiri dari penghilangan protein, penghilangan mineral, tahap dua pembuatan kitosan dengan deasetilasi
repository.unimus.ac.id
8 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Glukosa Suatu gula monosakarida dari karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga utama dalam tubuh. Glukosa merupakan prekursor untuk sintesis semua karbohidrat
METODE PENELITIAN. Penelitian Tahap 1: Uji Efektivitas Enzim Cairan Rumen Domba Terhadap Penurunan Kandungan Serat Kasar Bungkil Kelapa
17 METODE PENELITIAN Penelitian dilakukan dalam dua tahapan. Tahap 1 adalah uji efektivitas enzim cairan rumen domba terhadap penurunan kandungan serat kasar bungkil kelapa. Uji Tahap 2 adalah mengevaluasi
BAB III MATERI DAN METODE. Penelitian tentang Sintesis Protein Mikroba dan Aktivitas Selulolitik Akibat
12 BAB III MATERI DAN METODE Penelitian tentang Sintesis Protein Mikroba dan Aktivitas Selulolitik Akibat Penambahan Berbagai Level Zeolit Sumber Nitrogen Slow Release pada Glukosa Murni secara In Vitro
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Meutia Atika Faradilla ( )
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, UREA, DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Nama : Hadiyatur Rahma (147008004) Tanggal Praktikum : 10 Maret 2015 Tujuan Praktikum : Meutia Atika Faradilla (147008014)
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, TRIGLISERIDA, DAN UREA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI)
LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME GLUKOSA, TRIGLISERIDA, DAN UREA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) NAMA : Ade Putra Fratama Sinaga GRUP : Siang (13.00-16.00) HARI & TANGGAL : Kamis, 31 Oktober 2013 I. TUJUAN PRAKTIKUM
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PENDERITA HIPERTENSI SEBEUM DAN SESUDAH TERAPI BEKAM BASAH
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PENDERITA HIPERTENSI SEBEUM DAN SESUDAH TERAPI BEKAM BASAH Sistiyono 1, M.Atik Martiningsih 2 Febri Hastuti *3 1,2,3 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini mencakup bidang ilmu pediatri dan ilmu Genetika Dasar.
27 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian ini mencakup bidang ilmu pediatri dan ilmu Genetika Dasar. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini akan dilakukan di Pusat Penelitian Biomedik
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ANALISIS KLINIK PRAKTIKUM V PENETAPAN KADAR PROTEIN.
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ANALISIS KLINIK PRAKTIKUM V PENETAPAN KADAR PROTEIN Hari/ Tanggal Percobaan : Selasa / 18 Mei 2010 Golongan/ Kelas : I / FKK 2010 Dosen Pembimbing : Muthi Ikawati,M,Sc.,Apt Asisten
Hasil Praktikum dan Kesimpulan. Tabel 1a: Urea - Data untuk kaliberasi Doubling Dilution. Konsentrasi Stok Urea = 100 mg/dl
LAPORAN PRAKTIKUM 4 METABOLISME GLUKOSA, UREA DAN TRIGLISERIDA (TEKNIK SPEKTROFOTOMETRI) Oleh: Lucia Aktalina dan Liza Mutia Kamis, 11 Oktober 212 Jam 8. 11. WIB Tujuan praktikum: Mengerti dan memahami
BAB III METODE PENELITIAN
18 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli sampai dengan bulan Oktober 2015 di Laboratorium Kimia Riset Makanan dan Laboratorium Kimia Instrumen
BAB III MATERI DAN METODE. Kimia dan Gizi Pangan, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan
13 BAB III MATERI DAN METODE Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 di Laboratorium Kimia dan Gizi Pangan, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro,
III. METODE PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2014 Mei 2015 di. Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Lampung.
19 III. METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilaksanakan pada Desember 2014 Mei 2015 di Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Lampung. 3.2. Alat dan Bahan Alat yang digunakan
ABSTRAK. EFEK EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL LDL PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR
ABSTRAK EFEK EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL LDL PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR Theresia Vania S S, 2015, Pembimbing I : Lusiana Darsono, dr.,
ABSTRAK EFEK EKSTRAK ETANOL KULIT MANGGIS
ABSTRAK EFEK EKSTRAK ETANOL KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI PAKAN TINGGI LEMAK DIBANDINGKAN SIMVASTATIN Jessica Angela Haryanto,
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode pre and
42 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode pre and post design. Penelitian dilakukan selama dua bulan. Selama dua bulan para responden
