Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography.
|
|
|
- Suhendra Kusuma
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR OUTDOOR STUDY PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI LINGKUNGAN HIDUP KELAS XI-IPS DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN PEKALONGAN Siti Hayani, Apik Budi Santoso Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima April 2015 Disetujui Juni 2015 Dipublikasikan Juli 2015 Keywords: Environment Utilization, Learning Source, Outdoor Study Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar outdoor study pada mata pelajaran geografi khusunya pada materi lingkungan hidup serta aktivitas siswa didalamnya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran outdoor study dan aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran outdoor study pada mata pelajaran geografi materi lingkungan hidup kelas XI-IPS di SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan. Selain untuk mengetahui kedua hal tersebut penelitian ini juga digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dengan hasil belajar siswa. Hasilnya bahwa pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar outdoor study di masing-masing sekolah berbeda begitupun dengan aktivitas siswanya. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi ditemukan bahwa tidak ada pengaruh antara pemanfatan lingkungan sebagai sumber belajar outdoor study dengan hasil belajar siswa. Abstract This research aimed to determine how far teacher s role dealing with the environment utilization as the outdoor study learning sources geography lesson specifically the environment material and students activities as well. In this study, there are two statements of problem, how does the implementation of outdoor study learning and how is students activities during the implementation of outdoor study learning in geography lesson specifically the environment material XI-IPS class of senior high schools in Pekalongan regency. In addition, this research also aimed to find the relationship between the environment utilization as learning source and students academic achievement. The findings showed that the environment utilization as the outdoor study learning source is different in each schools. Based on the result of regression, it was found that there was no significant correlation between the environment utilization as the outdoor study learning source and students academic achievement Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung C1 Lantai 1 FIS Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, [email protected] ISSN
2 PENDAHULUAN Lingkungan merupakan salah satu sumber belajar yang sangat penting dan memiliki nilai-nilai yang sangat berharga dalam proses pembelajaran siswa. Lingkungan dapat memperkaya bahan dan kegiatan belajar, serta menambah wawasan dan pengetahuan siswa karena mereka belajar tidak hanya terbatas oleh empat dinding kelas. Selain itu kebenarannya lebih akurat, sebab siswa dapat mengalami langsung dan dapat mengoptimalkan potensi panca inderanya untuk berkomunikasi dengan lingkungan alam sekitar. Dengan mengambil bahan belajar dari lingkungan, maka kecakapan dan kepandaian siswa pun dapat dipraktekkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pelajaran atau kerja lapangan juga merupakan hal yang tak terpisahkan dari pelajaran geografi yang baik, karena kegiatan di lapangan itu bermanfaat untuk pembakuan persepsi, pembangkit minat, dan perolehan pengetahuan secara bermakna (Suharyono, 1995). Sebagian besar SMA-SMA Negeri di Kabupaten Pekalongan, masih kurang memanfaatkan sumber-sumber belajar yang tersedia di lingkungan khusunya lingkungan di sekitar sekolah, sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar juga kurang optimal. Guru masih banyak terpaku pada pembelajaran di ruang kelas yang justru membuat peserta didik merasa jenuh dan bosan. Dari 11 SMA Negeri yang ada di Kabupaten Pekalongan baru 20% nya saja yang telah memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, itupun belum optimal. Banyaknya kendala yang dihadapi menjadi salah satu penyebab kurangnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Beberapa kendala yang dihadapi diantaranya adalah pemilihan lingkungan yang tepat sesuai dengan materi yang sedang dipelajari, sulitnya mengkoordinasi para siswa yang sebagian besar susah diatur seringkali siswa tidak melakukan kegiatan belajar yang diharapkan sehingga ada kesan main-main, Selain itu menurut beberapa guru kegiatan mempelajari lingkungan memerlukan waktu yang cukup lama sehingga menghabiskan waktu untuk belajar di kelas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran outdoor study pada mata pelajaran geografi materi lingkungan hidup kelas XI-IPS di SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan dan 2) Bagaimana aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran outdoor study pada mata pelajaran geografi materi lingkungan hidup kelas XI-IPS di SMA Negeri se- Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Outdoor Study Pada Mata Pelajaran Geografi Materi Lingkungan Hidup Kelas XI-IPS di SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan. METODE PENELITIAN Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMA Negeri di Kabupaten Pekalongan yaitu 11 sekolah yang tersebar di 11 Kecamatan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik area sampling, dalam penelitian ini pembagian wilayahnya berdasarkan wilayah perkotaan dan wilayah perdesaan. Lingkungan fisik wilayah perdesaan yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar outdoor study diantaranya bukit, sawah, kebun, hutan, sungai dan lainnya, sedangkan di wilayah perkotaan lingkungan fisik yang dapat digunakan sebagai sumber belajar outdoor study diantaranya pantai, dan lingkungan fisik lainnya. Penentuan sekolah dan kelas yang akan dijadikan sampel dalam penelitian ini ditentukan secara random (acak) dengan menggunakan teknik stratified random sampling, teknik ini digunakan jika populasinya mempunyai anggota atau unsur yang tidak homogen dan berstrata (Sugiyono, 2012:120), sehingga diperoleh bahwa sekolah yang akan mewakili wilayah perkotaan adalah SMA N 1 Wiradesa dengan sampelnya kelas XI-IPS1 yang berjumlah 37 siswa, sedangkan yang akan mewakili wilayah perdesaan adalah SMA N 1 Paninggaran 28
3 dengan sampelnya kelas XI-IPS 2 yang berjumlah 36 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Sebagai data utama digunakan lembar wawancara dan observasi, sedangkan untuk data pendukungnya digunakan angket atau kuesioner. Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dengan hasil belajar siswa, untuk teknik analisis datanya digunakan uji regresi linier sederhana. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Pembelajaran Outdoor Study Berdasarkan hasil observasi di SMA N 1 Wiradesa dan SMA N 1 Paninggaran yang akan mewakili seluruh SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan, diperoleh data bahwa di SMA N 1 Wiradesa sendiri persiapan guru sebelum pembelajaran outdoor study berlangsung sudah sangat baik. Perumusan tujuan instruksional oleh guru juga sudah sangat baik, hal itu dapat dilihat dari persiapan guru sebelum pembelajaran yang sudah sangat baik pula. Tujuan instruksional juga sudah tertulis jelas dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Pemilihan teknik pembelajarannya pun sudah sangat baik, hal itu ditunjukkan dengan berjalan lancarnya proses pembelajaran. Tahap pelaksanaannya, dimulai dari managemen waktu, managemen waktu yang dilakukan oleh guru juga sangat baik, hal itu dibuktikan dengan selesainya proses pembelajaran tepat waktu dan semua tujuan pembelajaran sudah tercapai. Pembagian waktu antara di dalam kelas dan di luar kelas (outdoor study) juga sangat baik. Kepatuhan siswa terhadap tata tertib yang telah ditentukanpun sudah sangat baik. Para siswa sangat tertib mulai dari pembelajaran di ruang kelas, berjalan menuju lapangan, sampai di lapangan pun para siswa sangat tertib dan disiplin. Cara guru mengatur siswa saat pembelajaran juga sangat baik, hal itu membuktikan bahwa guru telah berhasil dalam mengatur siswa. Pemberian petunjuk oleh guru juga sudah sangat baik, para siswa terlihat sudah paham dengan petunjuk pembelajaran maupun petunjuk dalam mengerjakan soal/tugas yang sebelumnya telah dijelaskan oleh guru di ruang kelas. Saat pembelajaran outdoor study berlangsung pun tidak terlihat ada siswa yang merasa bingung dengan pembelajaran atau tugas. Tahap evaluasi yang dimulai dari pelaksanaan diskusi mengenai segala hasil pembelajaran sudah baik, karena siswa terlihat sangat aktif selama diskusi berlangsung. Namun, hanya siswa-siswa tertentu saja yang terlihat aktif, masih ada beberapa siswa yang malu-malu dalam mengungkapkan pendapatnya. Penyusunan laporan atau paper atau kesimpulan yang diperoleh masih kurang baik, Karena guru tidak memberikan tugas kepada siswa untuk menyusun laporan, paper atau kesimpulan. Guru hanya memberikan soal untuk dijawab oleh siswa saat itu juga untuk selanjutnya didiskusikan bersama. Tindak lanjut kegiatan outdoor study (tugas) sudah cukup baik, namun unsur-unsur tentang materi di dalam soal/tugas masih kurang lengkap, sehingga tidak semua materi terangkum dalam soal. Apalagi soal yang diberikan guru hanya 3 butir soal. Untuk pemilihan standar lingkungannya masih sangat kurang, karena pembelajaran hanya dilaksanakan di lapangan sekolah saja. Mengingat SMA N 1 Wiradesa tidak memiliki ruang terbuka hijau yang bisa digunakan untuk pembelajaran outdoor study, selain itu pihak sekolah juga tidak memberikan izin untuk pelaksanaan pembelajaran di luar area sekolah. Sehingga esensi dari pembelajaran outdoor study masih kurang, khususnya pada materi lingkungan hidup. Hasil observasi di SMA N 1 Paninggaran sendiri, diperoleh data bahwa persiapan guru sebelum pembelajaran berlangsung sudah baik, hal itu dibuktikan dengan sudah dipersiapkannya perangkat pembelajaran oleh seperti RPP dan lembar penilaian, namun koordinasi antara guru dengan siswa maasih kurang. Perumusan tujuan instruksional oleh guru dalam pembelajaran outdoor study juga sudah cukup baik, rumusan tujuan tersebut juga 29
4 sudah dicantumkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Pemilihan teknik pembelajaran oleh guru sudah sangat baik, teknik yang digunakan guru sangat mempermudah siswa dalam memahami materi dan tujuan pembelajaran. Guru sebelumnya memberikan penjelasan kepada siswa di dalam kelas kurang lebih 20 menit, lalu siswa disuruh keluar kelas untuk melakukan pembelajaran outdoor study. sehingga saat pembelajaran berlangsung, siswa tidak merasa kebingungan. Tahap pelaksanaan pembelajaran yang pertama yaitu waktu pembelajaran, managemen waktu yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran masih sangat kurang, pembelajaran telah selesai sebelum jam pelajaran berakhir. Waktu yang digunakan untuk mengerjakan tugas terlalu lama dibandingkan dengan penjelasan materinya, padahal tugas yang diberikan tidak memerlukan waktu lama untuk pengerjaannya. Siswa dalam pelaksanaan pembelajaran outdoor study sangat tertib dan disiplin. Pembelajaran di luar kelas pun berlangsung kondusif baik itu siswa laki-laki maupun siswa perempuan. Cara guru mengatur siswa saat pembelajaran juga sudah sangat baik, guru mampu menguasai jalannya pembelajaran, hal itu bisa dibuktikan dengan tertibnya para siswa saat pembelajaran. Namun, pemberian petunjuk oleh guru masih sedikit kurang, guru hanya terfokus pada pemberian materi saja sehingga dalam pemberian petujuk kurang jelas dan detail. Hal itu menyebabkan banyak siswa yang merasa kebingungan saat pelaksanaan pembelajaran di luar kelas. Tahap evaluasi yang di mulai dari pelaksanaan diskusi mengenai segala hasil pembelajaran outdoor study sudah sangat baik, siswa dibagi menjadi 5 kelompok dan mereka bekerjasama mendiskusikan hasil dari pengamatan lingkungan yang mereka lakukan di luar kelas. Dalam penyusunan laporan atau paper atau kesimpulan yang diperoleh dari hasil pengamatan pun sangat baik, dari hasil diskusi yang diperoleh masing-masing kelompok membuat kesimpulannya. Tindak lanjut kegiatan outdoor study atau pemberian tugas setelah pembelajaran selesai sudah sangat baik, selain memberikan tugas kelompok melalui pelaksanaan diskusi, guru juga memberikan tugas individu kepada para siswa melalui pemberian soal. Pemilihan standar lingkungan oleh guru sangat baik, mengingat SMA N 1 Paninggaran dikelilingi banyak kebun sehingga dalam pemilihan tempat guru tidak merasa bingung. Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Outdoor Study Aktivitas siswa dalam pembelajaran terdiri dari kreativitas siswa, semangat siswa dan keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat. Kreativitas siswa sendiri meliputi pengerjaan tugas. Semangat siswa meliputi bagaimana sikap siswa dalam memperhatikan penjelasan dari guru dan sejauh mana siswa dalam menulis atau mencatat materi. Di SMA N 1 Wiradesa dapat diketahui bahwa kreativitas siswa sangat tinggi hal itu dapat dilihat dari pengerjaan tugas oleh siswa yang sangat baik, hal itu ditunjukkan dengan dikerjakannya semua soal yang diberikan oleh guru. Semangat siswa dalam mengikuti pembelajaranpun sangat baik, hal ini membuktikan bahwa semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran sangat tinggi. Namun, kepedulian siswa untuk menulis/mencatat materi masih sangat kurang. Siswa terlihat antusias saat mendengarkan penjelasan guru, namun dalam hal mencatat materi masih terlihat kurang. Hanya ada beberapa siswa saja yang terlihat mencatat. Keberanian siswa dalam berpendapat juga sangat baik, siswa dalam menjawab pertanyaan dari guru sudah baik, hal itu ditunjukkan dengan bisa dijawabnya pertanyaan yang diberikan oleh guru, walaupun tidak semua jawaban tepat. Hal ini membuktikan bahwa siswa sudah cukup berani mengungkapkan pendapatnya. Siswa dalam mengajukan pertanyaan kepada guru cukup baik. Jika ada yang tidak dipahami tentang pembelajaran maupun soal yang diberikan, beberapa siswa tidak segan-segan untuk bertanya. Namun masih banyak siswa yang memilih bertanya kepada temannya daripada bertanya kepada guru. 30
5 Di SMA N 1 Paninggaran sendiri terlihat bahwa kreativitas siswa sangat tinggi. Semangat siswa dalam mengikuti jalannya pembelajaran masih kurang, namun dalam menulis atau mencatat materi, siswa sudah sangat baik, hampir semua siswa terlihat mencatat materi baik yang ada di slide power point maupun yang dicatatkan guru di papan tulis. Keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat terlihat dari cara siswa dalam menjawab pertanyaan dari guru. Di SMA N 1 Paninggaran sendiri banyak siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru, dalam mengajukan pertanyaan kepada gurupun masih kurang, hampir tidak ada siswa yang bertanya. Siswa hanya mengajukan pertanyaan saat guru mewajibkan masing-masing kelompok untuk mengajukan pertanyaan kepada kelompok lain saat sesi diskusi berlangsung. Pelaksanaan Pembelajaran Outdoor Study Pelaksanaan pembelajaran outdoor study pada mata pelajaran geografi materi lingkungan hidup di SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan berbeda di tiap sekolah, mulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan sampai tahap evaluasi. Semuanya bergantung pada perumusan tujuan instruksional, pemilihan teknik pembelajaran oleh guru, managemen waktu yang digunakan guru, tata tertib siswa, kegiatan diskusi, pemberian tugas hingga pemilihan standar lingkungan oleh masingmasing sekolah. Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Oudoor Study Aktivitas siswa dalam pembelajaran outdoor study pada mata pelajaran geografi materi lingkungan hidup di lokasi penelitian yang meliputi kreativitas dan semangat siswa sangat tinggi, meskipun dalam hal berpendapat terdapat perbedaan antara siswa yang bersekolah di wilayah perkotaan dengan siswa yang bersekolah di wilayah perdesaan, siswa yang bersekolah di wilayah perkotaan cenderung memiliki keberanian dalam mengungkapkan pendapatnya baik untuk bertanya maupun mengajukan pertanyaan dibandingkan dengan siswa yang bersekolah wilayah perdesaan. Pengaruh Pembelajaran Outdoor Study terhadap Hasil Belajar Siswa Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar outdoor study tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan. Dengan menggunakan uji regresi didapatkan hasil perhitungan pada lampiran diperoleh F hitung = 0,31 < F tabel = 3,974 untuk α =5% dengan dk pembilang = 1 dan dk penyebut = 74 2 = 72 Karena F hitung < F tabel, hal ini menunjukkan bahwa persamaan regresi tersebut tidak signifikan. Besarnya pengaruh pemanfaatan lingkungan terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,43% dan selebihnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain sebesar 99,57%. Tidak ditemukan perbedaan pemilihan tempat pembelajaran antar sekolah yang terletak di wilayah perkotaan dengan sekolah yang terletak di wilayah perdesaan. Keduanya sama memilih area sekitar sekolah sebagai tempat pembelajaran outdoor study, dikarenakan sulitnya mendapatkan izin dan dukungan dari pihak sekolah untuk melakukan pembelajaran di luar area sekolah. PENUTUP Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan dan aktivitas siswa dalam pembelajaran outdoor study pada mata pelajaran geografi materi lingkungan hidup di SMA Negeri se-kabupaten Pekalongan dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajarnya sudah berjalan cukup baik. Namun itu semua tergantung dari masing-masing sekolah, mulai dari pembelajaran oleh guru maupun aktivitas siswa sendiri. Selain itu tidak ditemukan adanya pengaruh antara pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dengan hasil belajar siswa. 31
6 DAFTAR PUSTAKA Suharyono Hubungan Antara Pengalaman Pendidikan Guru dengan Upaya Peningkatan Kualitas Pengajaran Geografi di Sejumlah SMU di Jawa Tengah. Artikel Penelitian. Semarang: Institut keguruan dan Ilmu Pendidikan Semarang 32
7 33
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KUALITAS PENGELOLAAN KELAS DAN MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI KOTA TEGAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGARUH LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 ROWOKELE
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TONGKAT BICARA BERBANTUAN MULTIMEDIA KUIS KREATOR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANON KABUPATEN SRAGEN
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI POKOK BAHASAN FENOMENA BIOSFER DAN PENGARUHNYA
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, LINGKUNGAN SEKOLAH, DISIPLIN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MELALUI DISIPLIN BELAJAR
Edu Elektrika Journal
Edu Elektrika 3 (1) (2014) Edu Elektrika Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduel EFEKTIVITAS JOBSHEET PADA MATA DIKLAT INSTALASI LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo ANALISIS SOAL TES SEMESTER GENAP PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA DI KECAMATAN COMAL PEMALANG Arista Noviyanto
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENDAYAGUNAAN MEDIA PEMELAJARAN GEOGRAFI ERASIS WE PADA MATERI POKOK PERSEARAN FLORA DAN FAUNA DI KELAS XI PROGRAM
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo HUBUNGAN ANTARA NILAI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) DENGAN NILAI RATA-RATA UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN GEOGRAFI TAHUN
MEDIA PEMBELAJARAN SURAT KABAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI 1. Oleh
MEDIA PEMBELAJARAN SURAT KABAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI 1 Oleh Erliza Septia Nagara 2, Adelina Hasyim 3, M.Thoha BS Jaya 4 This research aims to determine
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo STUDI KESIAPAN GURU GEOGRAFI DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS KURIKULUM 2013 PADA SMA DI KOTA PONTIANAK
KEEFEKTIFAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MATERI LINGKARAN
UJME 1 (3) (2013) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme KEEFEKTIFAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MATERI LINGKARAN Ula Himatul Aliyah, Hardi Suyitno,
Edu Geography
Edu Geography 1 (2) (2013) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS EKSPLORASI, ELABORASI, DAN KONFIRMASI (EEK) SERTA KEBENCANAAN SEBAGAI
Indonesian Journal of History Education
Indonesia Journal of History Education 1 (1) (2012) Indonesian Journal of History Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF INOVATIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography.
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KOMPARASI HASIL BELAJAR GEOGRAFI ANTARA SISWA YANG DIBERI TUGAS RUMAH SECARA KELOMPOK DENGAN TUGAS RUMAH SECARA
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT DAN LKS WORD SQUARE DALAM PEMBELAJARAN IPS MATERI POKOK KERAGAMAN BENTUK
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION (PENGAJARAN LANGSUNG) MATERI TEKNIK KEPRAMUKAAN KESIAPSIAGAAN
Indonesian Journal of History Education
Indonesia Journal of History Education 1 (1) (01) Indonesian Journal of History Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE TERHADAP HASIL
Edu Geography 2 (1) (2013) Edu Geography.
Edu Geography 2 (1) (2013) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KOMPARASI MODEL PBI BERMEDIAKAN VIDEO INTERAKTIF DENGAN MODEL KONVENSIONAL BERMEDIAKAN SLIDE POWER POINT MATERI
Edu Geography 3 (6) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (6) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN MEDIA KARTU (FLASHCARD) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI
Edu Geography 2 (1) (2013) Edu Geography.
Edu Geography 2 (1) (2013) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN TES PILIHAN GANDA YANG BERKUALITAS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS SEMESTER GENAP SMA NEGERI
Edu Geography 5 (1) (2017) Edu Geography.
Edu Geography 5 (1) (2017) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN KLH (KETERAMPILAN LINGKUNGAN HIDUP) TERHADAP PARTISIPASI PENGELOLAAN
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KOMPARASI HASIL BELAJAR PENGGUNAAN MEDIA MACROMEDIA FLASH DAN MEDIA POWERPOINT PADA MATERI SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI
Automotive Science and Education Journal
ze ASEJ 3 (2) (2014) Automotive Science and Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/asej IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) UNTUK
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 2 (2) (2013) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MENGUKUR
Edu Geography 5 (3) (2017) Edu Geography.
Edu Geography 5 (3) (2017) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo Pemanfaatan Laboratorium Alam Geologi Karang Sambung Dalam Kegiatan Outdoor Study Materi Pokok Litosfer Kelas X
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography.
Edu Geography (5) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE) DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 PATI
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 3 (1) (2014) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME BERBASIS MEDIA PERAGA
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH KESIAPAN BELAJAR, MINAT BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR, DAN SIKAP SISWA TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 1 (2) (2012) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENERAPAN STRATEGI LSQ BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI Solikhah,
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography.
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo STUDI KELAYAKAN BAHAN AJAR BERUPA MODUL BERBASIS PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) PADA POKOK BAHASAN KONDISI FISIK
Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN MEDIA POWER POINT BERBRAILE MATA PELAJARAN IPS MATERI LINGKUNGAN UNTUK SISWA TUNANETRA DI SEKOLAH LUAR
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 2 (1) (2013) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel PERBEDAAN HASIL BELAJAR K3 MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TSTS DAN NHT Idris Umar, Soesanto dan
KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBING-PROMPTING DENGAN PENILAIAN PRODUK
UJME 1 (1) (2012) Unnes Journal of Mathematics Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBING-PROMPTING DENGAN PENILAIAN PRODUK
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KETERKAITAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT PERUMAHAN MURIA INDAH DI
Unnes Journal of Biology Education
Unnes.J.Biol.Educ. 1 (2) (2012) Unnes Journal of Biology Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujbe PEMBELAJARAN MATERI VIRUS MENGGUNAKAN MEDIA KARTU BERGAMBAR DI SMA NEGERI 2 WONOSOBO Retno
Penerapan Asesmen Kinerja Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Ekonomi Sri Imawatin, Bambang Hari Purnomo Abstrak:
Penerapan Asesmen Kinerja Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Ekonomi (Studi Kasus pada Mata Pelajaran Ekonomi Kompetensi Dasar Menjelaskan Konsep PDB, PDRB, PNP, dan Pendapatan Nasional Kelas
Indonesian Journal of History Education
IJHE 2 (6) (2013) Indonesian Journal of History Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PETA SEJARAH DENGAN PENGGUNAAN METODE CERAMAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN MICROSOFT POWER POINT
UJME 1 (1) (2012) nnes http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN MICROSOFT POWER POINT Diana Wahyuning Fitawati, Sugiarto, Muhammad Kharis Jurusan Matematika,
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH. Info Artikel. Abstra
UJME (1) (013) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Ahmad Munif Nugroho, Hardi Suyitno, Mashuri Jurusan
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA
UJME 2 (1) (2013) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Gilang Anjar Permatasari*, Rahayu
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography.
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI POWER POINT BERBASIS PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI Rosa Sepsita Wiyatri
NASKAH PUBLIKASI. Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi.
NASKAH PUBLIKASI PENGARUH INTENSITAS BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DALAM PELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS SMA NEGERI 3 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2015/2016 Usulan
PENGARUH METODE AKTIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR. Info Artikel. Abstrak. , T Subroto, W Sunarto
CiE 2 (1) (2013) Chemistry in Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined PENGARUH METODE AKTIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SD Putri, T Subroto, W Sunarto
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 2 (2) (2013) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel STUDI KOMPARASI ANTARA MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 3 (1) (014) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENTS) DAN
Jurnal Geografi Media Infromasi Pengembangan Ilmu dan Profesi Kegeografian
Jurnal Geografi Volume 13 No 2 (114 dari 224) Jurnal Geografi Media Infromasi Pengembangan Ilmu dan Profesi Kegeografian PEMANFAATAN PANTAI AYAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI KELAS X MATERI POKOK HIDROSFER
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN BUKU TEKS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KURIKULUM 2013 UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) KELAS IX
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (3) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PERUBAHAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP VALUTA ASING SERTA HASIL
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 MAGELANG
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 MAGELANG TAHUN PELAJARAN2014/2015 SKRIPSI Oleh : RENNISA ANGGRAENI K8411061
PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING
CiE 2 (1) (2013) Chemistry in Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TA Putranto,
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 MARAWOLA
1 PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 MARAWOLA BABUL HASANAH A 351 09 037 JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PERANAN KELAS BELAJAR TERHADAP KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN TAHUN
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (2) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH DUKUNGAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI
Joyful Learning Journal
JLJ 3 (2) (2014) Joyful Learning Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jlj PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL COURSE REVIEW HOREY MEDIA AUDIO VISUAL Triyana Novia Sari, Fitria
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 2 (3) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH, MOTIVASI BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL
PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING. Info Artikel. Abstrak.
CiE 2 (1) (2013) Chemistry in Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN LEMBAR KEGIATAN SISWA. Abstrak. Abstract. Gallant Alim Purbowo, Mashuri, Putriaji Hendikawati
UJME 1 (1) (2012) Unnes Journal of Mathematics Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN LEMBAR KEGIATAN SISWA Gallant Alim Purbowo,
HUBUNGAN METODE MENGAJAR GURU DAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR
HUBUNGAN METODE MENGAJAR GURU DAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR Mela Marzuki, Erlina Rupaidah, Nurdin Pendidikan Ekonomi PIPS FKIP Unila Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro This study
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARANACTIVE KNOWLEDGE SHARINGUNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BERTANYA BIOLOGISISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 NGEMPLAKTAHUN
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARANACTIVE KNOWLEDGE SHARINGUNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BERTANYA BIOLOGISISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 NGEMPLAKTAHUN PELAJARAN 2011/ 2012 Skripsi Oleh: EvitaRosiliaDewi X
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
UJME 2 (1) (2013) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Puji Handayani, Arief Agoestanto, Masrukan
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 4 PADANG JURNAL
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 4 PADANG JURNAL Diajukansebagaisalahsatusyaratuntukmemperoleh GelarSarjanaPendidikan S1 ( strata satu) SUCI RAHMADANI NIM.11030016
HUBUNGAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAINAN.,, dan
HUBUNGAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAINAN,, dan 1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Bung Hatta 2) Dosen Program
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH KONSEP DIRI DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN ADMINISTRASI
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU RUMAH TANGGA DENGAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN PASARBATANG
RENA A JURNAL. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi P.IPS. FKIP UNTAD Penerbit : E Journal Geo-Tadulako UNTAD
1 PENGARUH BUKU PENUNJANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH ALKHAIRAAT TONDO PALU RENA A 351 09 033 JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 2 (1) (2013) Economic Education Analysis Journal http:// http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI PERPADUAN METODE CERAMAH DAN METODE
PEMBELAJARAN LUAR KELAS (OUT DOOR STUDY) DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 SUNGAI KAKAP
SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial ISSN 2407-5299 PEMBELAJARAN LUAR KELAS (OUT DOOR STUDY) DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 SUNGAI KAKAP Suherdiyanto 1, Pitalis Mawardi 2, Rika
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VIII 4 SMP NEGERI 1 MAKASSAR
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VIII 4 SMP NEGERI 1 MAKASSAR EFFECT OF APPLICATION COOPERATIVE LEARNING MODEL ON
Automotive Science and Education Journal
ze ASEJ 3 (2) (2014) Automotive Science and Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/asej PENERAPAN ALAT PERAGA MOTOR STARTER TIPE REDUKSI BERBASIS LED UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh HAMDA WARA
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI (Jurnal) Oleh HAMDA WARA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
: model pembelajaran, pemahaman konsep matematis, tutor sebaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Putri Rizky Utami, Arnelis Djalil, M. Coesamin Pendidikan Matematika, Universitas Lampung [email protected]
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo TINGKAT PENGETAHUAN WARGA KAMPUS DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG SARANA BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG SARANA BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR Fredy Siswanto I Komang Winatha dan Nurdin Pendidikan Ekonomi P. IPS FKIP Unila Jalan Prof. Dr. Soemantri
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography.
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo ORIENTASI LAPANGAN KERJA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN PENDUDUK ANGKATAN KERJA DI KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI
PEMANFAATAN MUSEUM ISDIMAN AMBARAWA SEBAGAI SUMBER BELAJAR
Vol. 3 No. 2 tahun 2014 [ISSN 2252-6641] Hlm. 17-21 PEMANFAATAN MUSEUM ISDIMAN AMBARAWA SEBAGAI SUMBER BELAJAR Aninda Dratriarawati Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang historiaunnes@gmailcom
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR JURNAL. Oleh YOCIE CALLISTA PUTRI BAHARUDDIN RISYAK SYAIFUDDIN LATIF
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR JURNAL Oleh YOCIE CALLISTA PUTRI BAHARUDDIN RISYAK SYAIFUDDIN LATIF FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN PADA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 32 PADANG ARTIKEL. Oleh : FRESTY YUMERISA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN PADA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 32 PADANG ARTIKEL Oleh : FRESTY YUMERISA NPM : 0910013221059 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN
