Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
|
|
|
- Glenna Sudjarwadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography HUBUNGAN ANTARA NILAI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) DENGAN NILAI RATA-RATA UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN GEOGRAFI TAHUN 2013 DI SMA Se KOTA SEMARANG Murtadho Juhadi, Apik Budi Santoso Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima April 2015 Disetujui Mei 2015 Dipublikasikan Juni 2015 Keywords: Teacher Competency Test, National Exam Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai Uji Kompetensi Guru mata pelajaran Geografi tahun 2012, nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 dan hubungan antara nilai Uji Kompetensi Guru dengan nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di SMA se Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan nilai tertinggi Uji kompetensi Guru mata pelajaran Geografi tahun 2012 adalah 7.62 sedangkan nilai terendah adalah Nilai rata-rata tertinggi Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di SMA dengan Guru sekaligus peserta Uji Kompetensi diperoleh nilai tertinggi sebesar 7.49 sedangkan nilai rata-rata terendah adalah Tidak ada hubungan positif yang signifikan antara nilai Uji Kompetensi Guru dengan nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di SMA se Kota Semarang. Saran penelitian, perlu penelitian lebih lanjut mengenai kelemahan atau kekurangan pada pelaksanaan Uji Kompetensi Guru tahun Abstract The purpose of this research is to know the value of Teacher Competency Test subjects Geography in 2012, the average value of national examination subjects Geography by 2013 and the correlation between the value of Competence of teachers with the average value of national examination subjects Geography by 2013 in Semarang city high school. The method used is the documentation and interviews. Data analysis techniques using correlation product moment. Research results showed the highest value of teacher competency Test subjects Geography in 2012 is 7.62 while the lowest value was The highest average value of national examination subjects by 2013 in high school Geography with teachers and participants of the Competence acquired the highest value of 7.49 while the average low is There was no significant positif correlation between the value of Competence of teachers with the average value of national examination subjects Geography by 2013 in Semarang city high school. Research suggestions, needs further research about about the weaknesses or deficiency in the implementation of Teacher Competency Test in Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung C1 Lantai 2 FIS Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, [email protected] ISSN
2 PENDAHULUAN Pendidik wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kualifikasi akademik tersebut diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau diploma empat. Kompetensi pendidik yang dimaksud meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi (Rifai, Achmad, 2010:7). Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional yang dituntut untuk selalu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni. Keprofesionalan menjadi sumber nafkah kehidupan yang membutuhkan keahlian, kemahiran atau kecakapan yang memenuhi standar mutu dan norma tertentu. Kondisi atau situasi guru di masing-masing daerah berbeda, hal ini menyebabkan ketidaksamaan atau perbedaan dalam penguasaan kompetensi yang diharuskan. Untuk mengetahui kondisi penguasaan kompetensi, harus dilakukan pemetaan kompetensi Guru. Pemetaan ini sudah dilaksanakan oleh Pemerintah melalui Uji Kompetensi Guru (UKG). Uji Kompetensi Guru (UKG) bertujuan untuk mengetahui peta penguasaan guru dalam kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Peta penguasaan kompetensi tersebut akan dijadikan acuan untuk pertimbangan dalam program pembinaan dan pengembangan profesi Guru. Uji Kompetensi Guru (UKG) wajib dilaksanakan oleh guru PNS maupun bukan PNS. Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) melibatkan beberapa instansi, antara lain BPSDMPS-PMP, LPMP, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Dalam penelitian ini penguasaan kompetensi yang diujikan melalui Uji Kompetensi Guru akan dihubungkan dengan prestasi belajar siswa melalui hasil Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun Selain kendala teknis dan yuridis, kompetensi pedagogik dan profesional yang diujikan melalui UKG tahun 2012 ternyata kurang dari yang diharapkan bagi Pemerintah. Secara nasional, nilai Uji Kompetensi Guru masih berada dibawah harapan. Di Kota Semarang sendiri masih banyak guru yang belum lulus tiap indikator. Hasil UKG mata pelajaran Geografi tahun 2012 di Kota Semarang nilai terendah yang diperoleh adalah 0.17 dan 7.62 adalah nilai maksimal dengan rata-rata nilai 5.70 (Kemendikbud, 2012). Data hasil dokumentasi nilai UKG mata pelajaran Geografi di Kota Semarang, sekitar 50 Guru masih mendapatkan nilai rata-rata dibawah 6. Melalui hasil Uji Kompetensi Guru tahun 2012 mata pelajaran Geografi di Kota Semarang identifikasi mengenai kelemahan dan profesional seorang guru dapat terlihat. Prestasi belajar peserta didik tentunya diperoleh dari proses pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas melalui Guru sebagai pelaksana. Prestasi belajar siswa dalam penelitian ini akan dikaitkan melalui hasil Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di Kota Semarang. Ujian Nasional dapat memacu sekolah dan seluruh warga sekolah untuk menciptakan lulusan yang berkualitas sesuai dengan standart kompetensi lulusan yang ditetapkan, selain itu Ujian Nasional memiliki daya dorong yang cukup kuat untuk menumbuhkan daya kompetitif sekolah demi terwujudnya sekolah yang sesuai dengan Standart Nasional Pendidikan. Oleh karena itu agar dapat menjadikan lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai standart mutu pendidikan, seluruh program atau kegiatan harus dikembangkan berbasis kompetensi. Hal ini harus dilakukan agar sistem pendidikan Nasional dapat merespon secara proaktif dalam perkembangan informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 sudah mengatur bahwa Standart Kompetensi Lulusan merupakan kualifikasi, kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penyelenggaraan Ujian Nasional merupakan salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Standart Kompetensi Lulusan yang tinggi berdampak pada tingkat 64
3 kelulusan yang rendah sehingga menimbulkan adanya kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional. Kecurangan tersebut sangat berpengaruh terhadap kredibilitas standart Ujian Nasional dan mutu pendidikan. Untuk mengatasi masalah tingkat kelulusan, Pemerintah mengubah kriteria kelulusan dari tahun ke tahun. Melihat laporan hasil Ujian Nasional tahun pelajaran 2012/2013 yang diumumkan Dinas Pendidikan Kota Semarang, nilai rata-rata tertinggi dan terendah kelulusan Satuan Pendidikan untuk program studi IS mata pelajaran Geografi akan disajikan melalui Tabel 1. Tabel 1. Nilai rata-rata tertinggi dan terendah UN mapel Geografi tahun pelajaran 2012/2013 di SMA se Kota Semarang Capaian Nilai Nilai rata-rata UN mapel Sekolah Geografi Nilai Tertinggi 7.49 SMA 1 Semarang Nilai Terendah 4.08 SMA Bina Nusantara Sumber : Dinas Pendidikan Kota Semarang, 2013 Melihat Tabel 1 nilai tertinggi diperoleh SMA 1 Semarang dengan nilai sebesar 7.49, dan nilai terendah diperoleh SMA Bina Nusantara dengan nilai sebesar Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan pada bagian awal penulisan ini, maka penulis merumuskan masalah adakah hubungan antara nilai Uji Kompetensi Guru mata pelajaran Geografi dengan nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di Kota Semarang?. Penelitian ini bertujuan, (1) Mengetahui nilai Uji Kompetensi Guru mata pelajaran Geografi tahun 2012 di Kota Semarang, (2) Mengetahui nilai rata-rata nilai Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013, (3) Mengetahui adakah hubungan antara nilai Uji Kompetensi Guru dengan nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di SMA se Kota Semarang. Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, (1) Memberikan sumbangan konseptual bagi perkembangan pendidikan melalui hasil Uji Kompetensi Guru, (2) Terciptanya pembelajaran berkualitas dari guru yang profesional sehingga menghasilkan keluaran baik bagi para siswa, (3) Memberikan masukan bagi guru untuk tetap belajar guna mencapai kompetensi-kompetensi yang harus dikuasai serta memberi motivasi untuk meningkatkan profesional guru melalui Uji Kompetensi Guru, (4) Memberikan masukan bagi sekolah tentang pentingnya Uji Kompetensi Guru bagi perkembangan proses pembelajaran suatu mata pelajaran. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis korelasi, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan subjek penelitian Sekolah dengan Guru sekaligus peserta Uji Kompetensi sebanyak 37 Responden. Pengumpulan data melalui dokumentasi, yaitu tentang nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk variabel X dan dokumentasi tentang nilai Ujian Nasional mata pelajaran Geografi untuk variabel Y serta dilengkapi teknik wawancara secara mendalam kepada Guru mengenai pelaksanaan Uji Kompetensi Guru tahun Teknik pengujian hipotesis kerja yaitu dengan cara membandingkan koefisien product moment antara r hitung dengan r tabel, dan pengambilan keputusan proses pengujian hipotesis berdasarkan dangan ketentuan/kriteria; pada taraf signifikansi 5%, jika r hitung r tabel maka H α ditolak dan Jika r hitung r tabel maka H α diterima. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian dilaksanakan di Kota Semarang yang memiliki luas wilayah Km 2 terdiri dari 65
4 16 Kecamatan dan 177 Kelurahan. Dari 16 Kecamatan yang ada, terdapat 2 Kecamatan yang mempunyai wilayah terluas yaitu Kecamatan Mijen dengan luas wilayah Km 2 dan Kecamatan Gunungpati dengan luas wilayah Km 2. Secara astronomis Kota Semarang terletak pada 6 o 50 7 o 10 Lintang Selatan dan garis 109 o o 50 Bujur Timur. Berdasarkan hasil penelitian nilai Uji Kompetensi Guru dari 37 Sekolah diperoleh data klasifikasi tidak ada Sekolah yang masuk ke dalam klasifikasi Amat Baik, 3% atau 1 Sekolah masuk kedalam klasifikasi Baik, 35% atau 13 Sekolah masuk ke dalam klasifikasi Cukup, 38% atau 14 Sekolah masuk ke dalam klasifikasi Sedang dan 24% atau 9 Sekolah masuk ke dalam klasifikasi Kurang. Uji Kompetensi guru mata pelajaran Geografi tahun 2012 terdiri dari dua (2) kompetensi yang diujikan, yaitu 30 butir soal kompetensi pedagogik dan 70 butir soal kompetensi profesional, setiap indikator mewakili satu soal. Indikator yang memiliki ketercapaian tertinggi pada kompetensi pedagogik terdapat pada indikator Disajikan kegiatan penggunaan alat pembelajaran Geografi, guru dapat melaksanakan pembelajaran mata pelajaran Geografi di dalam kelas dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan dan pada indikator Dideskripsikan materi geografi, guru dapat memilih sumber belajar yang relevan untuk mata pelajaran Geografi dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran secara utuh dengan benar, jumlah peserta yang mampu menjawab masingmasing sebesar 41 peserta dengan persentase sebesar 82%. Indikator yang memiliki ketercapaian terendah pada kompetensi pedagogik terdapat pada indikator Dideskripsikan kegiatan penilaian pembelajaran, guru dapat menentukan prosedur hasil belajar dalam mata pelajaran Geografi dengan benar, jumlah peserta yang mampu menjawab sebanyak 8 peserta dengan persentase sebesar 16%. Tingkat kesukaran soal pada kompetensi pedagogik memiliki kriteria soal sangat sukar jumlahnya 0 (nol), 2 soal memiliki kriteria sukar, 22 soal memiliki kriteria sedang dan 6 soal memiliki kriteria mudah. Indikator yang memiliki ketercapaian tertinggi pada kompetensi profesional terdapat pada indikator Diinformasikan mengenai perubahan/dinamika kependudukan dari waktu ke waktu, guru dapat menjelaskan hal-hal yang terkait dengan transisi demografis, jumlah peserta yang mampu menjawab sebesar 49 peserta dengan persentase sebesar 98%. Indikator yang memiliki ketercapaian terendah pada kompetensi profesional terdapat pada indikator Dideskripsikan jenis-jenis hujan, guru dapat menentukan lokasi terjadinya, jumlah peserta yang mampu menjawab sebanyak 3 peserta dengan persentase sebesar 6%. Tingkat kesukaran soal pada kompetensi profesional memiliki kriteria soal sangat sukar jumlahnya 0 (nol), 2 soal memiliki kriteria sukar, 41 soal memiliki kriteria sedang dan 27 soal memiliki kriteria mudah. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 dari 37 Sekolah diperoleh data 84% atau 31 Sekolah dalam klasifikasi Baik, 16 % atau 6 sekolah dalam klasifikasi Sedang dan tidak ada Sekolah masuk dalam klasifikasi Baik Sekali, Kurang dan Kurang Sekali. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan teknik analisis statistik korelasi product moment, dari perhitungan korelasi pada taraf signifikansi 5 % diperoleh r hitung sebesar Kemudian dikonsultasikan pada Tabel Harga kritik r Product Moment (r tabel) dengan N sebesar 37 diperoleh (Arikunto, 2006:359). Berdasarkan kriteria penerimaan, hipotesis kerja dalam penelitian ini ditolak, karena hasil perhitungan korelasi (r hitung) lebih kecil dari pada r tabel sehingga dapat diartikan bahwa pengujian ini tidak dapat diterima atau tidak signifikan. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel X (nilai Uji Kompetensi Guru) dengan variabel Y (nilai ratarata Ujian Nasional) mata pelajaran Geografi tahun 2013 di SMA se Kota Semarang. Pembahasan 66
5 Uji Kompetensi Guru dilaksanakan oleh Guru sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Nilai Uji Kompetensi Guru mata pelajaran Geografi tahun 2012 di kota Semarang memiliki hasil yang bervariasi, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang mempengaruhi hasil dalam Uji Kompetensi Guru yaitu faktor dari dalam peserta (internal). Faktor internal yang dimaksud adalah kurangnya penguasaan materi oleh Guru tersebut. Banyak Guru yang mengeluhkan bahwa semua soal tidak bisa dijawab karena materi tersebut tidak dipelajari. Materi yang tidak dipelajari kebanyakan dari materi yang tidak diajarkan dalam kelas sehingga Guru hanya terpaku pada materi yang diajarkan saja tidak mempelajari materi lain diluar materi yang diajarkan. Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru tidak lepas dari kekurangan atau hambatan terkait pada saat pelaksaannya, hambatan pada saat pelaksanaan Uji Kompetensi Guru adalah lambatnya koneksi internet yang digunakan di tempat Uji Kompetensi dan kurangnya penguasaan komputer oleh peserta. Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru mata pelajaran Geografi tahun 2012 di Kota Semarang bisa dikatakan mendesak serta mengalami pengunduran waktu dari jadwal yang sudah ditetapkan ditambah tidak adanya pelatihan atau panduan dari Dinas terkait untuk pelaksaan Uji Kompetensi Guru. Ujian Nasional dilaksanakan murid di setiap Sekolah, keberhasilan Ujian Nasional ditentukan beberapa faktor antara lain faktor dalam diri (internal) dan faktor dari luar (ekstrnal). Faktor internal murid antara lain berkaitan dengan kecerdasan intelektual, kecemasan, kesiapan, kesiapan mental dan kondisi fisik. Faktor eksternal murid antara lain berkaitan dengan lingkungan belajar dirumah atau Sekolah, sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran. Para murid yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai dan didukung oleh lingkungan fisik dan sosial yang baik, tentu akan memiliki peluang yang besar untuk keberhasilan dalam Ujian Nasional. Selain itu, keadaan sarana dan prasarana tentunya akan menunjang proses pembelajaran yang nyaman serta memberikan semangat murid dalam belajar. Mengacu pada peraturan Uji Kompetensi Guru dalam Permendikbud No 57 Tahun 2012, muncul permasalahan mendasar terkait Uji Kompetensi Guru. Pemerintah mengambil fokus hanya penilaian kompetensi pedagogik dan profesional dalam ranah kognitif. Melihat pada kondisi tersebut, seharusnya ada konteks yang berkesinambungan antara Uji Kompetensi Guru dengan Ujian Nasional atau memiliki konteks yang hampir sama dan masing-masing terintegrasi satu sama lain, karena hanya menguji dalam ranah kognitif. Kompetensi yang harus dimiliki seorang Guru seperti yang dijelaskan pada Peraturan Pemerintah No 74 Tahun 2008 tentang Guru bahwa, Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai dan diaktualisasi oleh Guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan dan Kompetensi Guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Jika dilihat lebih mendalam, kekhususan Permendikbud No 57 Tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru masih dalam pembentukan peraturan perundang-undangan dan lebih bersifat teknis dan cenderung partial. Pengujian kompetensi sosial dan kompetensi pribadi, Pemerintah mengambil kebijakan dengan menggunakan pendekatan yang lain. Terkait pelaksanaan Ujian Nasional beberapa kalangan mengaku masih menemukan kecurangan, seperti ada pihak yang tidak bertanggung jawab memperjual belikan kunci jawaban kepada siswa, serta sering menjumpai kecurangan seperti pihak luar yang menyebarkan jawaban yang belum tentu kebenarannya sebelum Ujian Nasional dilaksanakan diduga banyak kunci jawaban yang beredar. Meskipun pendistribusian naskah soal Ujian Nasional sangat rahasia namun kecurangan-kecurangan masih banyak terjadi. Untuk itu perlu adanya sanksi tegas bagi pelanggar hukum terutama dibidang pendidikan khususnya Ujian Nasional, karena Ujian Nasional merupakan tolok ukur bagi setiap siswa untuk kelayakan menempuh pendidikan yang lebih tinggi. 67
6 Faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam Ujian Nasioanal ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor intermal merupakan faktor yang mempengaruhi dalam diri setiap siswa tersebut, misalkan dengan menumbuhkan sikap percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, selalu jujur dalam mengerjakan setiap soal, tidak mengandalkan orang lain dalam menyelesaikan soal Ujian. Selain faktor internal, faktor eksternal juga sangat mempengaruhi, misalkan semangat dari orangorang terdekat misalkan teman, guru dan keluarga, keluarga sangat berpengaruh dalam faktor eksternal karena setelah keluar dari sekolah siswa merupakan tanggungjawab dari orang tua, orang tua langsung memonitor kegiatan anak-anak dalam rumah. Selain keluarga guru mempunyai andil yang sangat luar biasa kepada anak didiknya misalkan selalu memotifasi siswa agar rajin belajar terutama saat mendekati Ujian Nasional, guru dapat membuka bimbingan khusus untuk siswa yang memiliki keterbatasan dalam menyerap semua materi dalam kelas, anak didik yang kurang tanggap dalam kelas dapat mengikuti pelajaran tambahan yang telah disepakati antara guru dan murid tersebut sehingga materi yang disampaikan dapat terserap sempurna dengan adanya pelajaran tambahan diluar kelas. atau 31 Sekolah dalam klasifikasi Baik, 16 % atau 6 sekolah dalam klasifikasi Sedang dan tidak ada Sekolah masuk dalam klasifikasi Baik Sekali, Kurang dan Kurang Sekali. (3) Berdasarkan kriteria penerimaan hipotesis, maka Ha ditolak karena Dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa tidak ada hubungan positif yang signifikan antara nilai Uji Kompetensi Guru dengan nilai rata-rata Ujian Nasional mata pelajaran Geografi Tahun 2013 di SMA se Kota Semarang. DAFTAR PUSTAKA Arikunto Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta Rifai, Achmad, Psikologi pendidikan. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Permendikbud Nomor 57 tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standart Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Nilai Uji kompetensi Guru mata pelajaran Geografi tahun 2012 di Kota Semarang memiliki hasil yang bervariasi. Dari 37 Sekolah diperoleh data, tidak ada Sekolah yang masuk ke dalam klasifikasi Amat Baik, 3% atau 1 Sekolah masuk kedalam klasifikasi Baik, 35% atau 13 Sekolah masuk ke dalam klasifikasi Cukup, 38% atau 14 Sekolah masuk ke dalam klasifikasi Sedang dan 24% atau 9 Sekolah masuk ke dalam klasifikasi Kurang.(2) Nilai Ujian Nasional mata pelajaran Geografi tahun 2013 di SMA se Kota Semarang dengan Guru sekaligus peserta Uji Kompetensi memiliki hasil yang bervariasi. Dari 37 Sekolah diperoleh data, 84% 68
ANALISIS GAMBARAN KOMPETENSI GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMP PADA UJIAN NASIONAL TAHUN 2015 PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ANALISIS GAMBARAN KOMPETENSI GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMP PADA UJIAN NASIONAL TAHUN 2015 PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MELALUI DISIPLIN BELAJAR
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGARUH LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 ROWOKELE
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo ANALISIS SOAL TES SEMESTER GENAP PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA DI KECAMATAN COMAL PEMALANG Arista Noviyanto
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (1) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo STUDI KESIAPAN GURU GEOGRAFI DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS KURIKULUM 2013 PADA SMA DI KOTA PONTIANAK
FACTUM Volume 6, Nomor 1, April 2017 HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI KOTA BANDUNG
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI KOTA BANDUNG Oleh: Baiti Nur Atika dan Yani Kusmarni 1 ABSTRAK Skripsi ini berjudul Hubungan Antara
Edu Geography
Edu Geography 1 (2) (2013) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANAK PADA JENJANG PENDIDIKAN TINGGI Agus Arifin,
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI POKOK BAHASAN FENOMENA BIOSFER DAN PENGARUHNYA
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANON KABUPATEN SRAGEN
Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations
ACTIVE 3 (11) (2014) Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/peshr SURVEI TENTANG KOMPETENSI GURU PENJASORKES DI SMP SE- KECAMATAN DUKUHSETI
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENDAYAGUNAAN MEDIA PEMELAJARAN GEOGRAFI ERASIS WE PADA MATERI POKOK PERSEARAN FLORA DAN FAUNA DI KELAS XI PROGRAM
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KUALITAS PENGELOLAAN KELAS DAN MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI KOTA TEGAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH KESIAPAN BELAJAR, MINAT BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR, DAN SIKAP SISWA TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR
Unnes Physics Education Journal
UPEJ 3 (3) (2014) Unnes Physics Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upej STUDI TENTANG KESIAPAN GURU FISIKA SMA DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR OUTDOOR STUDY PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI LINGKUNGAN HIDUP
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KOMPARASI HASIL BELAJAR PENGGUNAAN MEDIA MACROMEDIA FLASH DAN MEDIA POWERPOINT PADA MATERI SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU AKUNTANSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI SMA SWASTA SE-KOTA PEKANBARU
1 PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU AKUNTANSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI SMA SWASTA SE-KOTA PEKANBARU Nova Winari 1,Syakdanur 2,Henny Indrawati 3 Email : [email protected],
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KETERKAITAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT PERUMAHAN MURIA INDAH DI
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TONGKAT BICARA BERBANTUAN MULTIMEDIA KUIS KREATOR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
Automotive Science and Education Journal
ASEJ 1 (1) (2012) Automotive Science and Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/asej PENGARUH MODUL INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN SISWA
Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (8) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN MEDIA POWER POINT BERBRAILE MATA PELAJARAN IPS MATERI LINGKUNGAN UNTUK SISWA TUNANETRA DI SEKOLAH LUAR
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU RUMAH TANGGA DENGAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN PASARBATANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pendidikan mempunyai tanggung jawab besar dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk pembangunan. Sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas tersebut
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
IJGC 3 (2) (2014) Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk PERSEPSI GURU BK TENTANG KOMPETENSI KONSELOR DI SEKOLAH DASAR SWASTA
PENGARUH PERSIAPAN MATERI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 19 PALU
PENGARUH PERSIAPAN MATERI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 19 PALU SITI HAJIRAH JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 3 (1) (014) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENTS) DAN
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI SMA N 12 SEMARANG
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA (JURNAL) Oleh SUCI RAHAYU FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2017
Indonesian Journal of History Education
Indonesia Journal of History Education 1 (1) (01) Indonesian Journal of History Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE TERHADAP HASIL
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
IJGC 4 (1) (2015) Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk PEMAHAMAN GURU BK TERHADAP EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING
Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations
ACTIVE 3 (10) (2014) Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/peshr MINAT DAN MOTIVASI KEGEMARAN OLAHRAGA TERHADAP HASIL TES PEMANDUAN BAKAT
Edu Geography 2 (1) (2013) Edu Geography.
Edu Geography 2 (1) (2013) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN TES PILIHAN GANDA YANG BERKUALITAS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS SEMESTER GENAP SMA NEGERI
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN BUKU TEKS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KURIKULUM 2013 UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) KELAS IX
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography.
Edu Geography 3 (1) (2014) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo KOMPARASI HASIL BELAJAR GEOGRAFI ANTARA SISWA YANG DIBERI TUGAS RUMAH SECARA KELOMPOK DENGAN TUGAS RUMAH SECARA
Journal of Arabic Learning and Teaching
LISANUL ARAB (1) (013) Journal of Arabic Learning and Teaching http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/laa PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 UNTUK MENINGKATKAN BERBICARA
Automotive Science and Education Journal
ASEJ 2 (1) (2013) Automotive Science and Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/asej PERBAIKAN JOB SHEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PERBAIKAN/SERVIS ENGINE
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 2 (2) (2013) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel STUDI KOMPARASI ANTARA MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP
DESKRIPSI KONDISI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK
DESKRIPSI KONDISI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK Hafidah Ainur Rahmi, Achmad Fatchan, Budijanto S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang
Edu Geography 5 (1) (2017) Edu Geography.
Edu Geography 5 (1) (2017) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo TINGKAT PARTISPASI PENDUDUK DALAM UPAYA PELESTARIAN TANAMAN MANGROVE DIDESA PECAKARAN KABUPATEN PEKALONGAN Desy
Geo Image (Spatial-Ecological-Regional)
Geo Image 2 (2) (2013) Geo Image (Spatial-Ecological-Regional) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG BENCANA ABRASI DENGAN PENANGGULANGANNYA DI DESA
BAB I PENDAHULUAN. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada
1 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada pasal 11 ayat 1 mengamanatkan kepada pemerintah dan pemerintah daerah untuk menjamin
BAB I PENDAHULUAN. masyarakat modern yang menuntut spesialisasi dalam masyarakat yang. semakin kompleks. Masalah profesi kependidikan sampai sekarang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Profesionalisme berkembang sesuai dengan kemajuan masyarakat modern yang menuntut spesialisasi dalam masyarakat yang semakin kompleks. Masalah profesi kependidikan
Fashion and Fashion Education Journal
FFEJ 1 (1) (2012) Fashion and Fashion Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ffe PERBEDAAN KUANTITAS DAN KUALITAS HASIL JAHITAN MESIN JAHIT MANUAL DAN HIGH SPEED Arifatul Jannah, Sri
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj PENGARUH KONSEP DIRI DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN ADMINISTRASI
HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA JURNAL. Oleh NIO WICAK KUNCORO BAHARUDDIN RISYAK RIYANTO M.
1 HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA JURNAL Oleh NIO WICAK KUNCORO BAHARUDDIN RISYAK RIYANTO M.TARUNA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG
PERSEPSI TENTANG JAM PELAJARAN TAMBAHAN HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS UNGGULAN DAN REGULER
PERSEPSI TENTANG JAM PELAJARAN TAMBAHAN HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS UNGGULAN DAN REGULER Christella Mustiningsih Sunarni E-mail: [email protected] Universitas Negeri Malang, Jl.
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
IJGC 3 (2) (2014) Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk PELAKSANAAN KUNJUNGAN RUMAH OLEH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Yan Ermawan,
ABSTRAK. by Desty Yusniarti. S. A, Sumadi, Dedy Miswar ABSTRACK
ABSTRAK HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KEMAMPUAN GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG by Desty Yusniarti.
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 2 (2) (2013) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MENGUKUR
Fashion and Fashion Education Journal
FFEJ 3 (1) (2014) Fashion and Fashion Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ffe EFEKTIFITAS MEDIA VIDEO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PEMBUATAN SMOCK JEPANG SISWA SMK NEGERI 03
BAB I PENDAHULUAN. bangsa. Hal ini bersentuhan dengan Undang - undang Nomor 20 Tahun 2003
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan faktor penting dalam proses kemajuan suatu bangsa. Hal ini bersentuhan dengan Undang - undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
ABSTRACT RELATED LEARNING MOTIVATION AND LEARNING FACILITY WITH STUDENT ACHIEVEMENT IPS
1 ABSTRACT RELATED LEARNING MOTIVATION AND LEARNING FACILITY WITH STUDENT ACHIEVEMENT IPS by Yuda Ardi Saputra *, Erni Mustakim **, Syaifuddin Latif *** Bandar Lampung City Email: [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. Banyak penelitian terpaku pada model yang digunakan guru pada saat
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Banyak penelitian terpaku pada model yang digunakan guru pada saat penyampaian materi sedangkan semua proses itu harus diawali dari apakah guru itu memiliki
Edu Geography 5 (1) (2017) Edu Geography.
Edu Geography 5 (1) (2017) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN KLH (KETERAMPILAN LINGKUNGAN HIDUP) TERHADAP PARTISIPASI PENGELOLAAN
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 MARAWOLA
1 PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 MARAWOLA BABUL HASANAH A 351 09 037 JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography.
Edu Geography 4 (3) (2016) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo TINGKAT PENGETAHUAN WARGA KAMPUS DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH
Edu Elektrika Journal
Edu Elektrika 3 (1) (2014) Edu Elektrika Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduel EFEKTIVITAS JOBSHEET PADA MATA DIKLAT INSTALASI LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
KOMPARASI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU AKUNTANSI YANG SUDAH DAN BELUM MENGIKUTI SERTIFIKASI. Oleh : Wilis Puspita Dewi ABSTRACT
KOMPARASI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU AKUNTANSI YANG SUDAH DAN BELUM MENGIKUTI SERTIFIKASI Oleh : Wilis Puspita Dewi ABSTRACT The study was set out to compare analytically the pedagogical competence of the
HUBUNGAN KINERJA GURU DAN FASILITAS BENGKEL PRAKTIK DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA
Hubungan Kinerja Guru (Bayu Setiawan) 369 HUBUNGAN KINERJA GURU DAN FASILITAS BENGKEL PRAKTIK DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA RELATION BETWEEN TEACHER
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR Nur Widia Wardani Nurul Ulfatin E-mail: [email protected], Universitas Negeri Malang, Jl.
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL. Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM
1 HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (5) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION (PENGAJARAN LANGSUNG) MATERI TEKNIK KEPRAMUKAAN KESIAPSIAGAAN
Journal of Physical Education, Health and Sport
JPEHS 1 (1) (2014) Journal of Physical Education, Health and Sport http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpehs PENERAPAN TEKNIK MODELLING DAN LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SENAM AEROBIK DAN
HUBUNGAN BIMBINGAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA JURNAL. Oleh NUR LAILI KHUSNA NAZARUDDIN WAHAB RIYANTO M.TARUNA
1 HUBUNGAN BIMBINGAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA JURNAL Oleh NUR LAILI KHUSNA NAZARUDDIN WAHAB RIYANTO M.TARUNA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2015
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs UNIT SEKOLAH BARU (USB) SAGULUNG BATAM
SIMBIOSA, 5 (2): 84-90 HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs UNIT SEKOLAH BARU (USB) SAGULUNG BATAM THE CORRELATION BETWEEN SELF-CONCEPT AND STUDENTS OUTCOMES ON LEARNING
Nurul Atieka & Rina Kurniawati Program Studi Bimbingan dan Konseling UM Metro
Volume 5 No 1 Juni 2015 Guidena Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Kompetensi Profesional ISSN 2088-9623 Guru BK 29 CORELATION BETWEEN THE PROFESSIONAL COMPETENCE OF TEACHER GUIDANCE
Economic Education Analysis Journal
EEAJ 3 (1) (2014) Economic Education Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj KEEFEKTIFAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR PERMINTAAN DAN PENAWARAN
INTUISI Jurnal Ilmiah Psikologi
INTUISI 7 (1) (2015) INTUISI Jurnal Ilmiah Psikologi http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/intuisi HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TERHADAP METODE MENGAJAR GURU MATEMATIKA DENGAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
IJGC 4 (2) (2015) Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI MELALU BIMBINGAN KELOMPOK
Edu Geography 3 (6) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (6) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN MEDIA KARTU (FLASHCARD) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI
KONTRIBUSI PENGUASAAN KOMPETENSI GURU MELALUI PLK TERHADAP MINAT MENJADI GURU BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FT-UNP ABSTRACT
286 KONTRIBUSI PENGUASAAN KOMPETENSI GURU MELALUI PLK TERHADAP MINAT MENJADI GURU BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FT-UNP (Denni Saputra *, Nurhasan Syah **, Iskandar G. Rani ***
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.
Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA DAN TINGKAT PARTISIPASI SISWA DI SMK N 2 SEMARANG Onny Setyowati Ananto Aji
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI SE-KECAMATAN REMBANG KABUPATEN REMBANG
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI SE-KECAMATAN REMBANG KABUPATEN REMBANG ARTIKEL JURNAL Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta
PENGARUH PELAKSANAAN MGMP IPA TERPADU DAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU IPA SMP/MTS SE-KOTA MAGELANG
PENGARUH PELAKSANAAN MGMP IPA TERPADU DAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU IPA SMP/MTS SE-KOTA MAGELANG ARTIKEL JURNAL Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan
Geo Image (Spatial-Ecological-Regional)
Geo Image 4 (1) (2015) Geo Image (Spatial-Ecological-Regional) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage PENGARUH KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP REMITANSI PEDAGANG WARUNG MAKAN
Witan Faestri, Agustina Sri Purnami Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. *Korespondensi:
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KECAMATAN SEDAYU TAHUN AJARAN 2016/2017 Witan Faestri, Agustina Sri
BAB I PENDAHULUAN. pendidikan nasional yang diatur secara sistematis. Pendidikan nasional berfungsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia merupakan suatu sistem pendidikan nasional yang diatur secara sistematis. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
Wangan Indriyani Hendyat Soetopo Desi Eri Kusumaningrum. Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang 65145
PERBEDAAN KOMPETENSI GURU YANG SUDAH SERTIFIKASI DAN YANG BELUM SERTIFIKASI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) SWASTA SE-KABUPATEN SIDOARJO THE DIFFERENCE OF CERTIFIED AND NOT CERTIFIED TEACHER COMPETENCIES
KAJIAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISASI GURU. Lala Jelita Ananda Surel :
KAJIAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISASI GURU Lala Jelita Ananda Surel : [email protected] ABSTRACT This research was executed at SMK Sandhy Putra 2 Medan. The purpose of this research is to know how
PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SINJAI, Menimbang : a. bahwa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
JPBSI 5 (2) (2016) Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpbsi PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN BERMAIN PERAN UNTUK SISWA SMP Lenny Sisiliya Rahmawati Suseno Jurusan
STUDI PERBANDINGAN KOMPETENSI PRAKTIK KELISTRIKAN OTOMOTIF MAHASISWA LULUSAN SMA DAN SMK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JPTK FKIP UNS
STUDI PERBANDINGAN KOMPETENSI PRAKTIK KELISTRIKAN OTOMOTIF MAHASISWA LULUSAN SMA DAN SMK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JPTK FKIP UNS Saryatun, Ranto, Danar Susilo Wijayanto Prodi Pendidikan
PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING. Info Artikel. Abstrak.
CiE 2 (1) (2013) Chemistry in Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING
Geo Image (Spatial-Ecological-Regional)
Geo Image 3 (2) (2014) Geo Image (Spatial-Ecological-Regional) http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN GAJAH
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
IJGC 3 (1) (2014) Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DI SMPN SE- KABUPATEN PATI Novi
Edu Geography
Edu Geography 1 (2) (2013) Edu Geography http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS EKSPLORASI, ELABORASI, DAN KONFIRMASI (EEK) SERTA KEBENCANAAN SEBAGAI
