BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Leony Sugiarto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel 1. Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian adalah tempat penelitian yang akan dilaksankan oleh peneliti, lokasi penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Cimahi dan pembelajaran (treatment) yang dilakukan sebanyak 14 kali pertemuan, dengan rincian untuk perlakuan sebanyak 12 kali pertemuan dan 2 kali yaitu 1 untuk melakukan tes awal dan 1 untuk melakukan tes akhir. Waktu pelaksanaan penelitian pukul sampai pukul wib pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. 2. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Sugiyono (2012, hlm. 80). Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah siswa SMAN 4 Cimahi yang mengikuti ekstrakulikuler Softball yang berjumlah 22 orang. 3. Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sugiyono (2012, hlm. 81). Sampel dalam penelitian adalah siswa putra yang mengikuti pengembangan diri atau ekstrakulikuler softball di SMAN 4 Cimahi sebanyak 20 siswa putra. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive sample. Alasan penulis menggunakan purposive sample karena sampel yang diambil hanya siswa putra yang mengikuti ekstrakuliler softball serta terbatasnya waktu dan menimbang biaya dari penulis yang terbatas.
2 37 B. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest group design (dalam Sugiyono, 2012, hlm. 76). Dalam desain penelitian ini sampel diperoleh menggunakan teknik pengambilan secara purposive sample dari populasi. Setelah sampel terkumpul diadakan tes awal atau pre-test. Tes awal disini berfungsi untuk mengukur sejauh mana hasil pukulan permainan Softball yang dikuasai siswa sebelum diberikan treatment. Setelah diadakan tes awal, siswa menjadi kelompok kontrol dilihat dari rangking ganjil dan genap yang di peroleh dari hasil tes awal, kelompok ganjil dari hasil pukulan permainan softball menggunakan model peer teaching, dan kelompok genap dari hasil pukulan permainan softball menggunakan model inquiry. Kemudian setiap kelompok diberikan treatment atau perlakuan sesuai kelompoknya masing-masing. Setelah perlakuan berakhir maka peneliti melakukan tes akhir. Setelah data tes awal dan tes akhir terkumpul maka data tersebut diolah, disusun dan dianalisis secara statistik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui prestasi atau hasil perlakuan. Selanjutnya untuk mengetahui signifikan perbedaan antara hasil pukulan permainan softball yang menggunakan model peer teaching dan model inquiry dilakukan uji signifikan perbedaan dari hasil pukulan permainan softball. Maka desain penelitian yang akan di gunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Kelompok Pre test Perlakuan Post test R1 O1 X1 O2 R2 O3 X2 O4 Tabel 3.1 Desain penelitian pretest-posttest group Keterangan : R1 adalah kelompok eksperimen 1 dengan menggunakan model peer teaching R2 adalah kelompok eksperimen 2 dengan menggunakan model inquiry O1 adalah tes awal atau observasi awal O3 adalah tes awal atau observasi awal X1 adalah perlakuan dengan menggunakan model peer teaching X2 adalah perlakuan dengan menggunakan model inquiry O2 adalah tes akhir atau observasi akhir O4 adalah tes akhir atau observasi akhir
3 38 Langkah-langkah penelitian sebagai berikut : POPULASI SAMPEL TES AWAL TES AWAL PERLAKUAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PEER TES AKHIR PERLAKUAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TES AKHIR PENGOLAHAN DATA KESIMPULAN Tabel 3.2 Langkah-langkah penelitian C. Metode Penelitian Metode penelitian sebagai suatu cara untuk memperoleh kebenaran ilmu pengetahuan atau memecahkan masalah. Seperti yang di ungkapkan oleh Sugiono (2012, hlm. 2) metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan permasalahan, rumusan masalah dan tujuan penelitian yang penulis teliti, maka metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian eksperimen. Metode penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang dikendalikan. Metode ini digunakan atas dasar pertimbangan bahwa sifat penelitian eksperimen yang mencobakan sesuatu untuk mengetahui pengaruh dari suatu
4 39 perlakuan. Disamping itu penulis ingin mengetahui model mana yang sangat berpengaruh terhadap hasil pukulan permainan softball. D. Definisi Operasional 1. Model peer teaching yang penulis maksud dalam penelitian ini adalah pola pembelajaran antar sesama siswa, dimana memanfaatkan anak yang dianggap mempunyai tingkat kemahiran lebih (tutor) dalam beberapa keterampilan dibandingkan dengan temannya yang lain, untuk membantu temannya yang kurang (learner) dengan cara memberikan bantuan berupa pengajaran kepada temannya yang dianggap kurang dalam pembelajaran. Sedangkan peran guru hanya sebagai pengawas kelancaran kegiatan belajar. 2. Model Inquiry yang penulis maksud dalam penelitian ini adalah sebuah pola belajar dimana guru memberikan simulasi sebuah masalah dalam pembelajaran maka siswa mencari pemecahan dari masalah tersebut, peran guru disini hanya sebagai fasilitator. 3. Pukulan permainan softball yang penulis maksud dalam peneelitian ini adalah siswa dapat melakukan pukulan yang tepat antara alat pemukul dengan bola (impact) sehingga akan menghasilkan pukulan yang benarbenar maksimal sehingga tidak mudah di tangkap oleh fielder. E. Instrumen Penelitian Penentuan dan penyusunan alat pengumpulan data merupakan salah satu kegiatan dalam perencanaan penelitian. Keberhasilan penelitian ditentukan oleh baik tidaknya dari alat pengumpulan data yang digunakan. Dalam melakukan proses pengumpulan data penulis menggunakan alat test pitching machine. Alat ini digunakan untuk mengukur keterampilan memukul atau produktivitas pukulan permainan softball. Untuk mengukur hasil latihan tentunya harus mengkondisikan dengan jarak dan tempat melempar bola sesungguhnya yaitu 14 meter (46 feet). Jika menggunakan orang sebagai pelempar (pitcher) tentunya bola yang dihasilkan tidak akan konstan pada setiap lemparannya. Hal ini tidak sesuai dengan kriteria suatu tes, untuk itu penulis menggunakan alat yang disebut pitching machine.
5 40 Pitching machine merupakan suatu alat pelontar yang bergerak secara AC- DC. Alat ini berbentuk sederhana dan dapat dibongkar pasang. Alat ini dapat melontarkan bola dengan hasil lontaran yang keras atau cepat dan lambat hanya dengan mengatur kecepatan sesuai dengan bola yang diinginkan. Dengan menggunakan alat ini lontaran yang dihasilkan akan konstan. Dalam penelitian ini lemparan bola yang dihasilkan adalah lemparan yang straight. Pada di jelaskan : Age 10u 12u 14u 16u 18u College Pitching Speed MPH MPH MPH MPH MPH MPH Tabel 3.3 Kecepatan pitcher sesui dengan usia Berdasarkan tingkatan kecepatan untuk tiap umur latihan yang ada, maka untuk tes ini peneliti menggunakan kecepatan MPH. Gambar 3.1 Pitching machine (sumber: online, di akses pada ) 1. Peralatan yang digunakan. Alat alat yang digunakan dalam tes ini adalah sebagai berikut: a. Lapangan softball b. Pitching machine
6 41 c. Bola softball / karet d. Bat (alat pemukul) e. Formulir pengisian skor 2. Tester atau pengetes berjumlah duapuluh orang yang terdiri dari: a. Tiga orang pengetes b. Satu orang pencatat skor c. Satu orang yang membantu memasukan bola ke pitching machine d. Satu orang berdiri di circle ondek menunggu giliran melaksanakan tes sambil senam bat e. Sisanya mengambil bola hasil pukulan 3. Pelaksanaan tes Orang coba atau testi masuk dalam batter s box atau kotak pemukul, kemudian memukul bola yang dilontarkan dari pitching machine. Setiap orang coba diberikan kesempatan memukul 10 kali. Jumlah skor dari 10 kali pukulan merupakan jumlah skor yang diperoleh orang coba. F. Langkah Langkah Proses Penelitian 1. Tes Awal Tes awal ini dilakukan sehari pada jadwal ekstrakurikuler di lapangan softball UPI Bandung. Mengenai pelaksanaannya di jelaskan dibawah ini: a. Tes yang digunakan adalah tes produktive hitting. b. Sebelum tes dilaksanakan penulis terlebih dahulu mempersiapkan lapangan yang sebenarnya. c. Jarak dari base ke base 18,3 m (60 feet), jarak batter s box dengan pitching machine adalah 14 m (46 feet). d. Setelah lapangan siap selanjutnya menjelaskan tentang pelaksanaan tes, yaitu testi masuk ke batter s box kemudian memukul bola yang dilontarkan dari pitching machine. Mengenai cara penilaian dapat dilihat di lampiran. Berikut bagan dan gambar lapangan bentuk tes produktivitas hitting yang dilihat di bawah ini.
7 42 Gambar 3.2 Gambar lapangan tes produktivitas hitting Sumber : Komtek PB. PERBASASI 1989 yang dikutip dari skripsi Sontiara Alfan (2012, hlm. 52) NILAI PRODUKTIVITAS 0 A. SWING GAGAL B. TAKES (MELEPAS) BOLA STRIKE KETIGA C. FOUL TIP 1 SWING FOULBALL (GROUND/FLY) A. KE ARAH BACKSTOP (LANGSUNG) B. KE DAERAH DUG OUT 1 DUG OUT 3 2 A. SWING FOULBALL (GROUND/FLY) TIDAK JAUH DARI DUG OUT B. HIT POPFLY BALL DI DAERAH INFIELD (FAIR/FOUL) 3 A. SWING AND FOULBALL JAUH DARI FOUL LINE B. HITS FLY BALL DI DAERAH OUTFIELDER (FAIR) C. SWING AND HITS FAIR GROUND BALL (LEMAH) D. HITS HUMPBACK LINE DRIVE (AGAK MELENGKUNG) KE FAIR TERITORY DI DEPAN OUTFIELDERS 4 A. SWING AND HITS FAIR GROUND BALL (LEMAH) B. HITS HUMPBACK LINE DRIVE (AGAK MELENGKUNG) KE FAIR TERITORY DI DEPAN OUTFIELDERS 5 A. SWING AND HITS FAIR GROUND BALL (KERAS) B. HITS LONG FLY BALL (CUKUP KERAS) C. HITS LINE DRIVE FOUL BALL YANG JATUH DEKAT FOUL LINE 6 A. SWING AND HITS LINE DRIVE BAIK MENYUSUR DI TANAH MAUPUN DI UDARA B. HITS HOME RUN Tabel 3.4 PETUNJUK PENILAIAN PRODUKTIVE HITTING Komtek PB. PERBASASI 1989
8 43 2. Pelaksanaan Eksperimen Adapun rentang waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil eksperimen (pengaruh dari suatu pembelajaran), yaitu 2-3 minggu untuk yang menengah dan 8-9 minggu untuk hasil yang maksimal. Dalam hal ini Hebelinck (1978) (dalam skripsi Samsunizar, 2013, hlm. 42) menjelaskan the effect of training can be observed after two or three week are convenient to label to medium term effect. Bahwa pengaruh dari latihan dapat diteliti setelah dua atau tiga minggu cukup untuk menandai syarat pengaruh yang menengah. Pelaksanaan eksperimen ini berlangsung selama 14 kali pertemuan, dengan rincian untuk perlakuan sebanyak 12 kali pertemuan dengan perlakuan dan 2 kali yaitu 1 untuk melakukan tes awal dan 1 untuk melakukan tes akhir, dilaksanakan sesuai dengan jadwal latihan ekstrakulikuler softball SMAN 4 Cimahi. Pada setiap latihan subjek memakai model pembelajaran yang berbeda sesuai dengan kelompoknya masing-masing dimana kelompok A menggunakan model pembelajaran peer teaching dan kelompok B menggunakan model pembelajaran inquiry. G. Tujuan Program Pembelajaran Tujuan dari program pembelajaran ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana perbandingan model pembelajaran peer teaching dengan Inquiry terhadap hasil pukulan permainan softball. Apakah ada perubahan saat diberikan treatment dari hasil test awal dan test akhir. H. Teknik Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data pada penelitian yang penulis lakukan, penulis menggunakan The O donnell softball tes (Nurhasan, 2007, hlm. 243). Adapun pelaksanaan tes yang dilakukan adalah sebagai berikut : a. Speed Throw b. Fielding Fly Balls c. Throw and Catch d. Repeated Throw e. Fungo Batting
9 44 f. Overhand Accuracy Throw. Pada penelitian ini penulis memilih salah satu bentuk tes yang berhubungan dengan hasil pukulan, yaitu Fungo Batting, dengan menggunakan alat ukur pitching machine. I. Analisis Data Setelah data dari tes awal dan tes akhir terkumpul, langkah selanjutnya adalah mengolah dan menganalisis data tersebut dengan statistik. Langkahlangkah pengolahan data tersebut sebagai berikut : 1. Menghitung skor rata-rata tes awal dan tes akhir masing-masing kelompok dengan dengan rumus : Keterangan : x Xt n = skor rata-rata = skor mentah = jumlah = banyanknya sampel x = xt n 2. Menghitung simpangan baku dengan rumus sebagai berikut : S= (x x)² n 1 Keterangan : S n (x-x )² = simpangan baku yang dicari = jumlah sampel = jumlah kuadrat nilai data dikurangi rata-rata 3. Menguji normalitas data menggunakan uji pendekatan lilliefors. Prosedur yang digunakan sebagai berikut : a. Pengamatan x 1,x 2,... x n dijadikan bilangan baku z 1,z 2,... z n dengan menggunakan rumus :
10 45 z 1 = x 1 x s ( x dan S masing-masing merupakan rata-rata dan simpangan baku dari sampel). b. Untuk bilangan baku ini digunakan daftar distribusi normal baku, kemudian dihitung peluang F(z 1 ) = P(zz 1 ). c. Selanjutnya menggunakan porsi hitung z 1,z 2,... z n z i. jika proporsi ini dinyatakan S(z 1 ), maka : S(z i ) = - banyaknya z 1,z2,..zn z i n d. Menghitung selisih F(z i ) S (z i ) kemudian tentukan harga mutlaknya. e. Ambil harga yang paling besar diantara harga-harga mutlak selisih tersebut. Untuk menolak atau menerima hypotesis, kita bandingkan L 0 dengan nilai kritis L yang diambil dari daftar untuk taraf nyata α yang dipilih. Kriterianya adalah : tolak hipotesis nol jika L 0 diperoleh dari data pengamatan melebihi L dari daftar tabel. Dalam hal lainnya nol diterima. 4. Menguji homogenitas dengan uji kesamaan dua varians. Menggunakan rumus sebagai berikut : F = variansi terbesar variansi terkecil Kriteria pengujian adalah : terima hipotesis jika F hitung lebih kecil dari F tabel distribusi dengan derajat kebebasan = ( v 1,v 2 ) dengan taraf nyata (α) = 0, Pengujian signifikansi peningkatan hasil latihan, menggunakan uji t menggunakan rumus sebagai berikut : a. Uji dua rata-rata (uji dua pihak) dengan menggunakan rumus : t= x 1 x 2 s 1 1 n 1 + n2 dimana S² = (n 1 1)S (n 2 1)S 2 2 n 1 +n 2 2
11 46 keterangan : t = nilai t yang dicari (t hitung) x 1 = nilai rata-rata kelompok 1 x 2 = nilai rata-rata kelompok 2 S = simpangan baku gabungan n 1 = banyaknya sampel kelompok 1 n 2 = banyaknya sampel kelompok 2 S1 2 = variansi kelompok 1 S2 2 = variansi kelompok 2
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel 1. Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian adalah tempat penelitian yang akan dilaksankan oleh peneliti, lokasi penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
43 BAB I METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Dalam sebuah penelitian tentunya diperlukan suatu metode. Metode ini merupakan cara atau jalan untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan penelitian yaitu mengambarkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian sangat dibutuhkan dalam sebuah penelitian karena akan memberi petunjuk bagaimana penelitian harus dilaksanakan. Sugiyono (2013, hlm. 6)
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel 1. Lokasi Lokasi untuk melakukan penelitian mengenai perbandingan overhand throw dan sidehand throw terhadap akurasi dan kecepatan lemparan dalam
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu Sugiyono (2008: 3). Bertitik tolak dari permasalahan, rumusan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah suatu cara atau teknik yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian. Surakhmad (1990, Hlm. 1) menjelaskan bahwa: Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN a. Lokasi dan waktu penelitian Lokasi penelitian akan dilaksanakan di : Lokasi : SMAN 2 Ciamis Waktu : 2-28 September 2013 b. Populasi dan sampel Dalam tercapainya suatu tujuan
BAB III METODE PENELITIAN. eksperimental yaitu mencobakan sesuatu untuk mengetahui pengaruh atau akibat
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode ini digunakan atas dasar pertimbangan bahwa sifat penelitian eksperimental
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. mencapai suatu tujuan. Menurut Surakhmad (1998: 121) menjelaskan bahwa:
48 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode perlu dilakukan agar penelitian dapat terarah sehingga dapat menjawab hipotesis yang diajukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya. Penggunaan metode dalam pelaksanaan penelitian turut menentukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang dikemukakan sebelumnya, penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah modifikasi pembelajran menyerupai sepakbola dapat berpengaruh
BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN. penelitian. Berdasarkan pengertian di atas, maka populasi merupakan
46 BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian 1. Populasi Penelitian Menurut Arikunto (2010:173) populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Berdasarkan pengertian di atas, maka populasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Waktu dan tempat dalam penelitian akan dilaksanakan pada : Jl. Raya Lembang No. 357 Kab. Bandung Barat.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Operasional Penelitian Secara operasional, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh metode pembelajaran demonstrasi dan metode pembelajaran tugas (latihan)
III. METODOLOGI PENELITIAN. Metode adalah suatu cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai suatu
8 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah suatu cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai suatu hasil. Sedangkan metode penelitian adalah cara yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Pada suatu penelitian penggunaan metode yang dipakai harus tepat dan mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah sesuai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada dasarnya metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Suatu hasil dari penelitian harus diuji
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam suatu penelitian diperlukan langkah-langkah yang direncanakan dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan langkah-langkah yang direncanakan dan sistematis guna mendapatkan pemecahan atau jawaban-jawaban tertentu terhadap masalah
BAB III METODE PENELITIAN
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Tempat pelaksanaan dalam penelitian ini tempat penelitian di Sekolah Sepakbola (SSB) IPI GS Bandung yang ada di lapangan SMK VIKU kompleks TNI
BAB III METODE PENELITIAN
27 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan subjek penelitian Dalam penelitian ini, penelitian dilakukan di Gor saparua Bandung, penelitian ini dilakukan sebanyak 20 kali pertemuan dan frekuensi latihan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah suatu cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan, menggambarkan dan mengumpulkan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis, dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN. Populasi penelitian merupakan sebuah kumpulan individu atau objek
BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian 1. Populasi Populasi penelitian merupakan sebuah kumpulan individu atau objek yang mempunyai sifat-sifat umum. Dalam hal ini Arikunto (2002:102)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di sekolah sepakbola PSBUM FPOK UPI jalan PHH. Mustopa Nomor 00 Bandung.. Waktu Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian. 1. Tempat Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian dan pengambilan data dilaksanakan di lapangan bola voli Jatisrono Putra Tahun 2016. 2. Waktu penelitian Waktu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian M e t o d e p e n e l i t i a n a d a l a h s u a t u c a r a a t a u t e k n i k y a n g d i g u n a k a n u n t u k m e m e c a h k a n s u a t u m
BAB III METODE PENELITIAN
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian dilaksanakan di Universitas Universitas Negeri Semarang. 2. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tempat penelitian di laksanakan di SMA Negeri 1 Boliyohuto.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 3.1.1 Tempat Tempat penelitian di laksanakan di SMA Negeri 1 Boliyohuto. 3.1.2 waktu Waktu penelitian di laksanakan selama 2 bulan, mulai bulan
BAB III METODE PENELITIAN. membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya,
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan suatu penelitian, perlulah adanya suatu metode penelitian untuk memperoleh, menganalisis dan menyimpulkan data hasil penelitian.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas gaya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas gaya resiprokal dan komando terhadap hasil belajar menendang dan menahan bola dalam permainan
III. METODOLOGI PENELITIAN. dihadapi. Menurut Arikunto (1998 : 3) penelitian eksperimen adalah suatu
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan strategi umum yang dianut dalam pengumpulan data dan analisis data yang diperlukan, guna menjawab persoalan yang dihadapi. Menurut
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
41 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada dasarnya penelitian merupakan langkah tindak lanjut dari rasa keingintahuan penulis dalam masalah ilmu pengetahuan. Dengan kata lain penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini direncanakan dilaksanakan di GOR ATMI, Laweyan, Surakarta. 2. Waktu penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas strategi dalam
40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas strategi dalam pembelajaran sepakbola terhadap hasil belajar menendang dan menahan bola
III. METODELOGI PENELITIAN. Sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian yaitu : Untuk mengetahui pengaruh
III. METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian yaitu : Untuk mengetahui pengaruh latihan skipping terhadap peningkatan power otot tungkai dalam pada siswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang dikemukakan sebelumnya, penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah kemampuan keterampilan tiger sprong siswa yang menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. hendak dicapai dan merupakan jalan bagi keberhasilan arah penelitian. Untuk itu
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Untuk menyelesaikan dan memecahkan masalah dalam penelitian digunakan suatu metode yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, tujuan yang hendak dicapai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya. Penggunaan metode
BAB III METODE PENELITIAN. menyimpulkan data guna memecahkan suatu masalah melalui cara-cara tertentu yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode penelitian Metode adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan, menggambarkan, dan menyimpulkan data
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
47 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3. Metode Penelitian Melalui penelitian manusia dapat menggunakan hasilnya, sesara umum data yang telah diperoleh dari penelitian dapat digunakan untuk memahami, memecahkan
BAB III METODE PENELITIAN. tujuan dan kegunaan tertentu dengan menggunakana cara dan aturan metodologi.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian merupakan suatu kegiatan mencermati suatu objek yang memiliki tujuan dan kegunaan tertentu dengan menggunakana cara dan aturan metodologi. Seperti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan diteliti, karena metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan diteliti, karena metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan salah satu unsur yang penting dalam melakukan suatu penelitian. Sutopo (2002:5) dalam Setiadi
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Sebagaimana telah dipaparkan pada Bab II bahwa permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah pengaruh latihan menggunakan alat bantu tahanan karet
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian tersebut. Tujuan penelitian
36 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penggunaan metode penelitian disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitiannya.
45 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam sebuah penelitian memerlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
9 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode dalam suatu penelitian merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk mencapai suatu tujuan, sedangkan tujuan dalam sebuah penelitian adalah untuk
BAB III METODE PENELITIAN. Untuk meneliti pengaruh Outdoor Education dengan permainan di alam
63 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Untuk meneliti pengaruh Outdoor Education dengan permainan di alam terbuka melalui experiential learning terhadap perubahan kepercayaan diri pada siswa,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian bertempat di Stadion Sepak Bola Olahraga Universitas Pendidikan Indonesiadan atau gedung Fakultas
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian. Merdeka Jombor yang beralamat Jl. Tentara Pelajar, Kecamatan Sukoharjo.
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian (treatment) ini dilaksanakan di Lapangan SMA Negeri 1 Tawangsari yang beralamat di Jl. Patimura No. 105,
I. METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan suatu cara tertentu yang digunakan untuk meneliti suatu
I. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu cara tertentu yang digunakan untuk meneliti suatu permasalahan sehingga mendapatkan hasil atau tujuan yang diinginkan.menurut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti dalam memperoleh satu kesimpulan yang sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti. Dalam
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan suatu usaha untuk menemukan kebenaran suatu ilmu untuk memecahkan suatu permasalahan yang ada. Metode penelitian merupakan suatu proses
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara yang digunakan untuk melakukan sebuah penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan penelitian adalah hal yang sangat penting,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populai, dan Sampel 1. Lokasi Penelitian Lokasi Penelitian bertempat di pelataran Gymnasium dan tempat latihan beban kampus UPI, Bandung. 2. Populasi Penelitian Populasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian. Pembangunan Surakarta, untuk pelaksanaan treatment (perlakuan) terhadap latihan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di lapangan Manang Sukoharjo sebagai tempat latihan Pembinaan Prestasi Sepakbola Fakultas Keguruan
BAB III METODE PENELITIAN
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Jadwal yang terencana dengan baik sangat menentukan terhadap kelancaran dan kelangsungan dari pelaksanaan penelitian.
R O 1 X O 2 R O 3 O 4
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian eksperimen memiliki berbagai bentuk desain penelitian, penggunaan desain tersebut, disesuaikan dengan aspek penelitian serta masalah pokok
BAB III METODE PENELITIAN A.
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam sebuah penelitian diperlukan metode yang tepat dan sesuai denga masalah dan tujuan yang akan dicapai. Secara umum metode merupakan cara yang hendak
METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni diartikan sebagai
58 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni diartikan sebagai Penelitian yang digunakan untuk mengungkapkan sebab dan akibat dengan cara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu, Lokasi, Populasi dan Sempel Penelitian 1. Waktu dan Lokasi Penelitian inidilaksanakan mulai tanggal 5 september 12 september 2014, dengan pengambilan tempat di Lapangan
METODE PENELITIAN. metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah dan tujuan. penelitiannya. Hal ini berarti metode penelitian mempunyai kedudukan
7 III. METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitiannya. Hal ini berarti metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu 1. Tempat Tempat pelaksanaan penelitian di Lapangan Bulutangkis SMA NU AL MA RUF KUDUS. Waktu Penelitian dilaksanakan selama dua bulan dengan tiga kali latihan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode penelitian Metode merupakan suatu cara atau jalan yang ditempuh untuk dapat mencapai suatu tujuan. Sugiono (2008: 1) menjelaskan tentang penelitian sebagai berikut:
III. METODE PENELITIAN. diinginkan. Menurut Arikunto (2006 : 3) penelitian eksperimen adalah suatu penelitian
III. METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu cara tertentu yang digunakan untuk meneliti suatu permasalahan sehingga mendapatkan hasil atau tujuan yang diinginkan. Menurut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Eksperimen yang digunakan adalah Pre-Experimental Designs. Dikatakan Pre-Experimental
BAB III METODE PENELITIAN. melalui metode yang diterapkan. Sehingga dari penerapan metode akan diketahui
44 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada dasarnya metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Suatu hasil dari penelitian harus diuji
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis, dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
