BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI
|
|
|
- Dewi Hartanto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian sebagaimana telah diuraikan pada bab sebelumnya, pada bagian akhir ini penulis mengemukakan beberapa kesimpulan, memberikan implikasi penelitian ini dan sekaligus menyampaikan rekomendasi, maka bagian akhir sebagai berikut: A. Kesimpulan Menurut persepsi guru atas kinerja kepala sekolah dan kinerja guru secara bersamasama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap persepsinya budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung. Secara rinci hasil penelitian dapat disimpulkan seperti dibawah ini: 1. Kinerja kepala sekolah pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung diukur melalui sub variabel 1) kepribadian, 2) manajerial, 3) kewirausahaan, 4) supervise dan 5) sosial, berada pada kategori baik menurut persepsi guru. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata jawaban responden terhadap variabel kinerja kepala sekolah sebesar 3,27. Tanggapan karakteristik responden wanita, berusia tahun dan tahun, masa kerja tahun dan tahun, golongan IV/a dan IV/b dan tingkat pendidikan S 2 lebih baik terhadap variabel penelitian ini 2. Kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung diukur melalui sub variabel 1) professional dan 2) pedagogik, berada pada kategori baik menurut persepsi guru. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata jawaban responden terhadap variabel kinerja guru sebesar 3,33. Tanggapan karakteristik responden wanita, berusia tahun dan tahun, masa kerja tahun dan tahun, golongan III/d, IV/a dan IV/b dan tingkat pendidikan S 2 lebih baik terhadap variabel penelitian ini 3. Budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung diukur melalui sub variabel 1) orientasi ke depan, 2) orientasi inovasi dan perubahan dan 3) orientasi pada kekaryaan, berada pada kategori sangat baik menurut persepsi guru. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata jawaban responden terhadap variabel budaya mutu sebesar 0,89. Tanggapan karakteristik responden wanita, berusia tahun 114
2 115 dan tahun, masa kerja tahun dan tahun, golongan III/b, IV/a dan IV/b dan tingkat pendidikan S 2 lebih baik terhadap variabel penelitian ini 4. Menurut persepsi guru bahwa kinerja kepala sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap budaya mutu. Besarnya pengaruh variabel kinerja kepala sekolah terhadap budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung tergolong rendah, diperoleh skor 32,1% dari skor ideal. Hasil penelitian ini menginformasikan bahwa kinerja kepala sekolah yang diterapkan dalam kategori kurang dan perlu ditingkatkan lagi agar mendukung tercapainya budaya mutu di sekolah. 5. Kinerja guru berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap persepsinya atas budaya mutu. Besarnya pengaruh variabel kinerja guru terhadap persepsinya atas budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung tergolong cukup kuat, diperoleh skor 47,5% dari skor ideal. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa kinerja guru yang diterapkan dalam kategori cukup, namun masih perlu ditingkatkan lagi agar lebih optimal sehingga dapat mendorong terciptanya budaya mutu di sekolah. 6. Menurut persepsi guru bahwa kinerja kepala sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Besarnya pengaruh variabel persepsi guru atas kinerja kepala sekolah terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung tergolong rendah, diperoleh skor 26,2% dari skor ideal. Hasil penelitian ini menginformasikan bahwa persepsi guru atas kinerja kepala sekolah yang diterapkan dalam kategori kurang dan perlu ditingkatkan lagi agar para guru dapat menghasilkan prestasi kerja yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam proses belajar mengajar di sekolah. 7. Berdasarkan hasil analisis regresi, persepsi guru atas kinerja kepala sekolah dan kinerja guru memberikan kontribusi terhadap persepsinya atas budaya mutu, ini ditunjukkan dengan skor koefisien determinasi. Hal ini mengandung arti bahwa peningkatan kinerja kepala sekolah dan peningkatan kinerja guru akan memberikan dampak pada penciptaan dan pengembangan mutu pendidikan. 8. Persepsi guru atas kinerja kepala sekolah, kinerja guru dan karakteristk responden (jenis kelamin, usia, masa kerja, golongan dan pendidikan) secara bersama-sama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap persepsinya atas budaya mutu. Besarnya pengaruh secara simultan antara variabel persepsi guru atas kinerja kepala
3 116 sekolah, kinerja guru dan karakteristk responden (jenis kelamin, usia, masa kerja, golongan dan pendidikan) terhadap persepsinya atas budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota bandung tergolong kuat, diperoleh skor 57,1%. Hal ini memberikan pemahaman bahwa integrasi persepsi guru atas kinerja kepala sekolah, kinerja guru dan karakteristik responden memberikan kontribusi lebih berarti terhadap persepsinya atas budaya mutu bila dibandingkan dengan salah satu dari variabel penelitian tsesebut tidak ada. Temuan ini menerangkan bahwa masih ada beberapa faktor-faktor lain yang mempengaruhi budaya mutu di sekolah. B. Implikasi Berdasarkan kesimpulan penelitian tentang pengaruh persepsi guru atas kinerja kepala dan kinerja guru terhadap persepsinya atas budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung, peneliti menemukan beberapa implikasi sebagai berikut: 1. Kepala sekolah sebagai pemimpin tertinggi di sekolah diharapkan menumbuhkembangkan sikap dan pandangan guru serta personil sekolah lainnya agar senantiasa beorientasi pada mutu. Untuk itu, kepala sekolah dituntut untuk memiliki pemahaman dan ketrampilan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Optimalisasi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab harus didukung oleh struktur dan peraturan yang jelas dalam sistem manajemen sekolah. 2. Dalam rangka meningkatkan budaya mutu diharapkan kepala sekolah dan guru harus memiliki kinerja yang baik dengan cara belajar terus-menerus untuk meningkatkan kompetensinya. Terdapat lima kompentensi yang perlu dikembangkan oleh kepala sekolah, yaitu: kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Dan terdapat 4 kompetensi yang perlu dikembang oleh guru, yaitu: kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. 3. Guru adalah pelaksana utama proses belajar mengajar di sekolah dan merupakan orang yang memiliki kesempatan lebih banyak berkomunikasi secara langsung dengan peserta didik. Karena itu guru sangat diharapkan mengembangkan budaya mutu dengan menciptakan suasana belajar yang kondusif baik dan menjalin komunikasi yang efektif dengan sesama guru maupun dengan personil sekolah lainnya agar peserta didik memperoleh prestasi belajar yang diharapkan.
4 Dalam usaha pembentukan budaya mutu di sekolah, dituntut adanya kesamaan visi dan misi dari semua personil sekolah untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dan pencapaian tujuan pendidikan. 5. Sekolah memerlukan potensi semua personil sekolah, stakeholders, dan masyarakat dalam usaha membentuk budaya sekolah yang bermutu. Untuk itu, sekolah harus melibatkan secara aktif semua personil sekolah dan menjalin komunikasi yang produktif dengan stakeholders dan masyarakat. C. Rekomendasi Berdasarkan kesimpulan dan implikasi penelitian tentang pengaruh persepsi guru atas kinerja kepala sekolah dan kinerja guru terhadap persepsinya atas budaya mutu pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung, peneliti merekomendasikan bagi pihak-pihak yang berkepentingan beberapa hal sebagai berikut: 1. Kinerja kepala sekolah menurut persepsi guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandung tergolong baik akan tetapi belum optimal dan perlu ditingkatkan terutama pada sub variabel kompetensi sosial yang memiliki skor rata-rata terendah dari sub variabel lainnya. Berkaitan dengan peningkatan kinerja kepala sekolah dapat dilakukan dengan lebih memperhatikan optimalisasi kompetensi sosial, dengan cara mengimplementasikan hal-hal sebagai berikut: a. Melakukan kerjasama dengan guru, komite sekolah, siswa, dan orang tua sesuai dengan tugas dan peran mereka masing-masing dalam menciptakan iklim belajar mengajar yang kondusif di sekolah. b. Melakukan kerjasama dengan instansi lain baik dengan pemerintah maupun dengan swasta dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki oleh sekolah. c. Mengkomunikasikan berbagai harapan dan visi sekolah kepada semua personil sekolah, dengan maksud agar semua personil sekolah akan memiliki sikap dan pemahaman yang sama untuk penciptaan budaya mutu dalam usaha peningkatan mutu pendidikan di sekolah. d. Memperhatikan dan memahami keunikan setiap personil sekolah dalam hubungannya dengan interaksi mereka di sekolah untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.
5 Kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandung tergolong baik akan tetapi belum optimal dan perlu ditingkatkan terutama pada sub variabel kompetensi pedagogik yang memiliki skor rata-rata lebih rendah dibandingkan dengan sub variabel kompetensi profesional. Berkaitan dengan peningkatan kinerja guru dapat dilakukan dengan lebih memperhatikan peningkatan kompentensi pedagogik, sehingga guru dapat melakukan tugasnya dalam pengelolaan proses belajar mengajar di sekolah yang sesuai dengan teori-teori dan prinsip-prinsip pendidikan. Peningkatan kompetensi pedagogik dapat dilakukan dengan cara seperti: a. Berusaha meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang pendidikan khususnya yang berkaitan pengelolaan proses belajar mengajar dengan cara belajar terus menerus. b. Mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah seperti: pelatihan, seminar, worshop, diskusi yang diselenggarakan oleh sekolah, organisasi profesi guru, pemerintah dan swasta. c. Melakukan pembinaan dan penilaian secara terencana, dan berkelanjutan terhadap kondisi kinerja guru untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dan meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas pembelajaran. d. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga fungsional secara sungguh-sungguh dengan mengutamakan kepentingan sekolah dari pada kepentingan yang bersifat pribadi. 3. Budaya mutu menurut persepsi guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandung tergolong sangat baik, tetapi masih perlu dikembangkan terutama pada sub variabel orientasi kekaryaan yang memiliki skor rata-rata rendah dari sub variabel lainnya. Sub variabel orientasi kekaryaan berkaitan dengan penyediaan kesempatan oleh sekolah kepada semua personil sekolah untuk mendorong mereka agar menghasil karya sendiri daripada menggunakan hasil karya orang lain. Sehingga semua personil akan memiliki orientasi menganggap tinggi hasil karya sendiri. Dalam usaha pengembangan orientasi kekaryaan pada semua personil sekolah maka sekolah harus memiliki pedoman dalam berperilaku dan landasan berkarya yang yang memungkin semua personil sekolah belajar dan berinovasi berkarya. Upayaupaya yang dapat dilakukan, yaitu:
6 119 a. Melakukan pelatihan peningkatan kreatifitas bagi personil sekolah baik yang diselenggarakan di sekolah maupun yang diselenggarkan ditempat lain. b. Mengikutkan personil sekolah dalam kegiatan perlombaan-perlombaan yang berkaitan kekaryaan bidang pendidikan khususnya proses belajar mengajar. c. Memberikan penghargaan kepada setiap personil sekolah yang telah berhasil menghasilkan karya bermutu. d. Semua personil harus mempunyai persepsi dan keyakinan yang sama tentang penting mewujudkan iklim belajar yang kondusif khususnya dalam usaha meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. 4. Untuk mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi pencapaian budaya mutu di sekolah, maka selayaknya diperlukan penelitian yang sejenis dengan mengkaji berbagai variabel penelitian lainnya yang diperkirakan mempengaruhi pencapaian budaya mutu, seperti motivasi kerja, sarana prasarana, manajemen sekolah, partisipasi komite sekolah, kompensasi dan lain-lain.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab IV diperoleh fakta empirik mengenai perilaku kepemimpinan kepala madrasah, budaya madrasah dan produktivitas
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. penelitian sebagaimana disajikan dalam Bab IV, penulis mengambil kesimpulan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan perhitungan, analisis, dan pembahasan terhadap masalah penelitian sebagaimana disajikan dalam Bab IV, penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. tentang Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Iklim Organisasi
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, analisis dan pembahasan data penelitian tentang Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Iklim Organisasi Sekolah
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis dan pemaparan penelitian ini, maka diperoleh
122 BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan 1. Simpulan Deskriptif Berdasarkan hasil analisis dan pemaparan penelitian ini, maka diperoleh simpulan deskriptif yang menunjukkan bahwa: 1. Kepuasan
DAFTAR ISI. Halaman DAFTAR TABEL... vi. DAFTAR GAMBAR... vii. DAFTAR LAMPIRAN... viii
DAFTAR ISI DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Perumusan Masalah... 6 1.3 Tujuan Penelitian... 7 1.4 Manfaat Penelitian... 7 1.5 Ruang
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
177 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Setelah dilakukan analisis dan pembahasan terhadap data hasil penelitian seperti yang disajikan pada Bab IV, selanjutnya dapat disimpulkan sebagai berikut
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan terhadap masalah
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan terhadap masalah penelitian dapat disimpulkan bahwa : Kemampuan manajerial kepala sekolah, Manajemen
KISI-KISI UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH
Manajerial Menyusun perencanaan untuk berbagai tingkatan perencanaan Memimpin dalam rangka pendayagunaan sumber daya secara optimal Menciptakan budaya dan iklim yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja pengawas sekolah, kinerja kepemimpinan kepala sekolah, kinerja professional
1. Terdapat hubungan yang signifikan positif dan berarti Pelaksanaan Supervisi
94 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data, temuan dan pembahasan penelitian maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut. 1. Terdapat hubungan yang
BAB I PENDAHULUAN. Bab pendahuluan ini secara berturut-turut di bahas mengenai latar belakang, fokus
BAB I PENDAHULUAN Bab pendahuluan ini secara berturut-turut di bahas mengenai latar belakang, fokus penelitian, pertanyaan penelitian, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, definisi istilah. 1.1. Latar
BAB I PENDAHULUAN. maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Satu hal yang harus diperhatikan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu perusahaan dalam melaksanakan kegiatannya, baik perusahaan swasta maupun pemerintah berupaya dan berorientasi pada tujuan jangka panjang yaitu berkembangnya
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan pada hakikatnya merupakan sebuah upaya untuk. meningkatkan kualitas manusia. Sekolah merupakan salah satu organisasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan pada hakikatnya merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kualitas manusia. Sekolah merupakan salah satu organisasi untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil analisis data, maka dihasilkan beberapa kesimpulan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data, maka dihasilkan beberapa kesimpulan penelitian yang merujuk kepada hipotesis penelitian sebagai berikut. 1. Hasil deskriptif
DAFTAR ISI ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... iii. UCAPAN TERIMA KASIH... iv. DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...
DAFTAR ISI ABSTRAK... ABSTRACT... i ii KATA PENGANTAR... iii UCAPAN TERIMA KASIH... iv DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... x DAFTAR GAMBAR... xiii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2
I. PENDAHULUAN. Dalam mencapai tujuan, setiap organisasi dipengaruhi oleh perilaku
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam mencapai tujuan, setiap organisasi dipengaruhi oleh perilaku organisasi yang merupakan pencerminan dari perilaku dan sikap orang-orang yang terdapat dalam organisasi
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh data empirik
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh data empirik mengenai kepemimpinan kepala sekolah, budaya kerja guru, dan kinerja mengajar
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI A. Simpulan Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari hasil pengolahan dan analisis data dalam penelitian yang berjudul Pengaruh Servant Leadership (Kepemimpinan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil temuan-temuan dan pembahasan hasil penelitian yang berjudul Pengaruh Stres Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Badan Pendidikan dan
Kisi-Kisi Uji Kompetensi Kepala Sekolah, UKKS
Kisi-Kisi Uji Kompetensi Kepala Sekolah, UKKS Berikut Kisi-Kisi Uji Kompetensi Kepala Sekolah (UKKS) DIMENSI KOMPETENSI INDIKATOR Manajerial Menyusun perencanaan untuk berbagai tingkatan perencanaan Merumuskan
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian.
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI Pada bagian akhir tesis ini akan diuraikan secara berturut-turut mengenai: 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian. A. Kesimpulan Berdasarkan
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil beberapa kesimpulan, antara lain : 5.1.1 Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN. kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru SMP Negeri di
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada Bab IV, maka dapat disimpulkan: 1. Terdapat hubungan yang positif antara persepsi guru terhadap
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. regresi linier berganda yang dilaksanakan mengenai pengaruh motivasi dan disiplin
157 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian-uraian teori, hasil penelitian, dan pengujian analisis regresi linier berganda yang dilaksanakan mengenai pengaruh motivasi dan disiplin
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan yang telah diuraikan pada Bab IV, maka pada bab V ini dapat penulis kemukakan beberapa kesimpulan dari penelitian
BAB VI PEMBAHASAN. pelaksanaan, dan hasil terhadap dampak keberhasilan FMA agribisnis kakao di
63 BAB VI PEMBAHASAN Berdasarkan data hasil analisis kesesuaian, pengaruh proses pelaksanaan, dan hasil terhadap dampak keberhasilan FMA agribisnis kakao di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende dapat dibahas
BAB V KESIMPULAN IMPLIKASI DAN SARAN. sebelumnya, diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
79 BAB V KESIMPULAN IMPLIKASI DAN SARAN 1.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Kompetensi manajerial kepala
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Merujuk pada rumusan masalah dan didasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Efektifitas
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. SMA Negeri 2 Sarolangun) dapat disimpulkan sebagai berikut :
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti terhadap "Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Sekolah Efektif (Studi
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan data dan hasil analisis yang telah dipaparkan di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Terdapat hubungan yang
BAB I PENDAHULUAN. dan globalisasi yang semakin terbuka. Sejalan tantangan kehidupan global,
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan menghadapi dua tuntutan yaitu tuntutan dari masyarakat dan tuntutan dunia usaha. Hal yang menjadi tuntutan yaitu tentang
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. tergolong cukup (48.51%). Komitmen afektif masih tergolong cukup dikarenakan
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil analisis dan pemaparan maka diperoleh simpulan sebagai berikut: Komitmen Afektif guru di SMP Negeri Kecamatan Tanah Jawa mayoritas tergolong
KISI-KISI UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH
Manajerial Menyusun perencanaan untuk berbagai tingkatan perencanaan Memimpin dalam rangka pendayagunaan sumber daya secara optimal Menciptakan budaya dan iklim yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran
masalah penelitian yaitu gaya kepemimpinan kepala sekolah, sistem pelayanan administratif, sistem penyelenggaraan proses pendidikan (pembelajaran dan
BAB VI KESIMPULAN, REKOMENDASI DAN IMPLIKASI A. Kesimpulan Bab IV ini mempakan deskripsi temuan penelitian yang mencakup masalah penelitian yaitu gaya kepemimpinan kepala sekolah, sistem pelayanan administratif,
II. KAJIAN PUSTAKA. Salah satu unsur penting yang paling menentukan dalam meningkatkan kualitas
II. KAJIAN PUSTAKA A. Supervisi Salah satu unsur penting yang paling menentukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah tenaga pendidik. Tenaga pendidik (guru) dituntut untuk mampu melaksanakan tugas
KONTRIBUSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SMP DI KOTA PADANG
KONTRIBUSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SMP DI KOTA PADANG Dr. Enjoni, SP, MP Dosen Akademi Pembangunan Pertanian (APPERTA) Sumbar Abstrak Berdasarkan pengamatan
MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PENGEMBANGAN MBS
Landasan Keilmuan dan Empiris MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PENGEMBANGAN MBS Oleh Arismunandar Universitas Negeri Makassar Disajikan pada seminar Nasional Manajemen Berbasis Sekolah Direktorat Pembinaan SD
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. 1. Analisis Regresi antara Variabel Y1, Y2, Y3. Dan Y4 dengan X.
198 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Kesimpulan 1. Analisis Regresi antara Variabel Y1, Y2, Y3. Dan Y4 dengan X. a. Gaya Kepemimpinan Situasional Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pedagogik guru
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Pada bagian ini, akan dikemukakan beberapa kesimpulan dan rekomendasi
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Pada bagian ini, akan dikemukakan beberapa kesimpulan dan rekomendasi yang didasari pada hasil penelitian tentang pengaruh efektivitas pelatihan dan profesionalisme
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan rumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis penelitian dan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. yang diperoleh adalah tingkat Kompetensi Pedagogik guru-guru SD Negeri di
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, analisis data, dan pembahasan, maka kesimpulan yang diperoleh adalah tingkat Kompetensi Pedagogik guru-guru SD Negeri di Kabupaten
KONTRIBUSI ETOS KERJA ISLAMI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA GURU MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA (MTSS) SE-KOTA PADANG PANJANG
KONTRIBUSI ETOS KERJA ISLAMI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA GURU MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA (MTSS) SE-KOTA PADANG PANJANG Asrizallis Guru Pondok Pesantren Tawalib Gunung Kota Padang Panjang, Sumatera Barat
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1.Kesimpulan Berdasarkan analisis dan penambahan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Terdapat hubungan antara motivasi intrinsik
BAB I PENDAHULUAN. mencapai tujuan perusahaan, oleh karena itu perusahaan perlu mengelola Sumber. perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dalam sebuah perusahaan potensi Sumber Daya Manusia pada dasarnya merupakan salah satu modal dan memegang peran yang paling penting dalam mencapai tujuan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Pada Bab V ini akan diuraikan kesimpulan berdasarkan hasil penelitian tentang Pengaruh Supervisi Manajerial Pengawas terhadap Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah di Kecamatan
2017, No tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indone
No.1627, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENAG. Kepala Madrasah. Pencabutan. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2017 TENTANG KEPALA MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BAB 1 PENDAHULUAN. dalam esensi pendidikan sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pendidikan menduduki posisi penting dalam kegiatan pembangunan
BAB I PENDAHULUAN. harus dimulai dengan rekruitmen yang terdiri dari aktifitas perencanaan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perusahaan atau instansi dalam pengelolaan pegawai secara profesional harus dimulai dengan rekruitmen yang terdiri dari aktifitas perencanaan, penarikan,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Supervisi Pendidikan 2.1.1 Tujuan Supervisi Supervisi adalah kata serapan dari bahasa Inggris supervision, gabungan dari dua kata super dan vision, yang memiliki arti melihat
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. kompetensi profesional guru, maka diperoleh harga t. tabel. t dan P value < 0,05 maka ditolak.
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Kesimpulan 1. Ada hubungan yang positif dan berarti antara supervisi akademik kepala sekolah dengan kompetensi profesional guru SD Negeri di Kecamatan Kabanjahe
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada Bab IV, maka dapat disimpulkan: 1. Terdapat hubungan yang signifikan dan berarti antara kompetensi
BAB I PENDAHULUAN. mutu sumber daya manusia menuju era globalisasi yang penuh dengan tantangan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk membangun dan meningkatkan mutu sumber daya manusia menuju era globalisasi yang penuh dengan tantangan. Sehingga
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Kotabumi Kota Kabupaten Lampung
117 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil beberapa kesimpulan, antara lain : 1. Ada pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. BAB IV, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.
211 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah disajikan di BAB IV, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut. 1. Manajemen berbasis sekolah
BAB I PENDAHULUAN. menuju sekolah dan pendidikan secara luas. Sebagai pengelola institusi satuan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam mengelola sekolah, kepala sekolah memiliki peran yang sangat besar. Kepala Sekolah merupakan motor penggerak, penentu arah kebijakan menuju sekolah dan pendidikan
BAB I PENDAHULUAN. mencapai suatu tujuan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan sebuah upaya yang dilakukan negara untuk mencapai suatu tujuan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan pendidikan adalah untuk
BAB I PENDAHULUAN. manusia di dalam penyelenggaraan pendidikan sangat penting. pengelolaan sumber daya manusia dapat berjalan sesuai dengan apa yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Sumber daya manusia sangat penting bagi organisasi/lembaga dalam mengelola, mengatur, dan memanfaatkan pegawai sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk
BAB I PENDAHULUAN. kinerja penyelenggaraan pemerintahan sehinggga tercipta suatu ruang lingkup. urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kebijakan otonomi daerah dan dibukanya kesempatan bagi pembentukan daerah otonom baru melalui pemekaran daerah, ditujukan untuk optimalisasi kinerja penyelenggaraan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan 5.1.1 Peran LPMP Provinsi Kalimantan Timur dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan mutu pendidikan LPMP Provinsi Kalimantan Timur dalam pelaksanaan tupoksinya
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah telah menetapkan bahwa ada 5 (lima) dimensi kompetensi yang perlu dimiliki
terdahulu, maka kesimpulan peneliti sebagai berikut: semaka makin tinggi motivasi berprestasi guru.
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Persyaratan analisis data telah terpenuhi, dengan demikian kesimpulan yang dihasilkan dari analisis data dapat digeneralisasikan pada populasi penelitian.
TAHUN : 2006 NOMOR : 06
BERITA DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2006 NOMOR : 06 PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR : 674 TAHUN 2006 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH WALIKOTA BANDUNG, Menimbang : a. bahwa dalam rangka menunjang
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN (AKPK) BAGI CALON KEPALA SEKOLAH
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN (AKPK) BAGI CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 NAMA :... INSTANSI :... NUPTK :... KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN
BAB 1 PENDAHULUAN. kemudahan dalam memasuki dan meraih peluang kerja, kesempatan untuk
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi, dunia usaha dan masyarakat telah menjadi semakin kompleks sehingga menuntut adanya perkembangan berbagai disiplin ilmu termasuk akuntansi.
TESIS. Diajukan kepada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta Untuk Penyusunan Tesis
PERSEPSI GURU TENTANG IKLIM ORGANISASI SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI KERJA GURU DI SMP NEGERI KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG TESIS Diajukan kepada Program Pascasarjana
BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DI KABUPATEN BLORA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DI KABUPATEN BLORA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BLORA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan
DAFTAR ISI LEMBARAN PENGESAHAAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI LEMBARAN PENGESAHAAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... i iv vii ix x BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.174, 2014 PENDIDIKAN. Pelatihan. Penyuluhan. Perikanan. Penyelenggaraan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5564) PERATURAN PEMERINTAH
BAB I PENDAHULUAN. dengan perbaikan manajemen pendidikan. Tidak ada lembaga sekolah yang baik
1 BAB I PENDAHULUAN 1.3 Latar Belakang Masalah Upaya perbaikan di bidang pendidikan hanya mungkin dicapai jika diawali dengan perbaikan manajemen pendidikan. Tidak ada lembaga sekolah yang baik kecuali
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... V. DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... XI DAFTAR LAMPIRAN... XII BAB I PENDAHULUAN...
v DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... V DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... XI DAFTAR LAMPIRAN... XII BAB I PENDAHULUAN... 17 1.1 Latar Belakang Masalah... 17 1.2 Identifikasi Masalah...
Kata Kunci : Supervisi Akademik, Budaya Sekolah, Mutu Mengajar A. Pendahuluan
Hubungan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah dengan Mutu 1 Oleh: Rasda Tanggapili 2 ABSTRAK RASDA TANGGAPILI, G2G1 13 037, Hubungan Supervisi Akademik Kepala Mengajar Guru SD Negeri se-
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI Bagian ini akan menjelaskan kesimpulan hasil penelitian, implikasi dan beberapa rekomendasi tentang Pembinaan Kemampuan Profesional Guru SD di Kecamatan Bekasi
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
107 BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil analisis data, temuan dan pembahasan penelitian maka dapat diambil beberapa simpulan sebagai berikut. 1. Terdapat hubungan yang signifikan
BAB I PENDAHULUAN. penyesuaian yang bermakna sehingga bangsa Indonesia dapat mengejar
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang berlangsung cepat dan masif menuntut kemampuan sumber daya pendidikan melakukan penyesuaian yang bermakna
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan mempunyai peranan besar dalam memberikan kontribusi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pendidikan mempunyai peranan besar dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa. Pendidikan merupakan kunci utama sebagai fondasi
BAB I PENDAHULUAN. Kepala Madrasah memerlukan orang-orang yang mampu memimpin. pekerjaan profesi menuntut keterampilan tertentu yang diperoleh melalui
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kepala Madrasah memerlukan orang-orang yang mampu memimpin Madrasah dan profesional dalam bidang kependidikan. Namun kenyataan di lapangan membuktikan bahwa tidak semua
PENYULUHAN DAN KEBERADAAN PENYULUH
PENYULUHAN DAN KEBERADAAN PENYULUH Latar Belakang Berdasarkan Ketentuan Umum UU SP3K No.16 Tahun 2006 pasal 1 ayat (2) Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang selanjutnya disebut Penyuluhan
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
105 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Kesimpulan dihasilkan berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian yang telah dipaparkan adalah sebagai berikut. 5.1.1 Pengawasan akademik
BAB II KAJIAN TEORI. jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari
BAB II KAJIAN TEORI 2.1 Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan secara harfiah berasal dari kata pimpin. Kata pimpin mengandung pengertian mengarahkan, membina atau mengatur, menuntun dan juga menunjukkan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pada arah kebijakan kerja guru dalam Permenpan RB No 16 tahun 2009 yang mengandung arti bahwa pekerjaan guru hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang mempunyai
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pelaksanaan sistem otonomi daerah menuntut pengelolaan lembaga pendidikan dilakukan dengan menggunakan sistem manajemen berbasis sekolah yang implementasinya
