III. METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Suryadi Darmali
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 26 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode post test group only design. Menggunakan tikus putih jantan galur Sprague dawley berumur 3-4 bulan dengan berat gram yang dipilih secara random dan dibagi menjadi 3 kelompok untuk digunakan sebagai penelitian. Hewan uji dikelompokkan secara acak atas dasar perlakuan yang akan diberikan kepada masing-masing kelompok. Cara perlakuan dan pengelempokkan secara lengkap dapat dilihat pada tabel : Tabel 3. Matriks Rancangan Penelitian Kelompok Keterangan 1 Kontrol 2 Tikus diinduksi etanol 50% 2ml/ 200gr BB 3 Tikus diberikan ekstrak jintan hitam 450 mg/kg BB, kemudian 2 jam setelahnya diinduksi etanol 50% 2ml/200gr BB sehari sekali.
2 27 B. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Penelitian akan dilakukan pada bulan Desember 2012-Januari Tempat Penelitian Penelitian dilakukan dengan pemeliharaan tikus di ruangan animal house Fakultas Kedokteran dan pemeriksaan aktivitas enzim ALT tikus di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Umum Abdoel Muluk, Bandar Lampung. C. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih jantan galur Sprague dawley (Rattus norvegicus) berumur 3-4 bulan dengan berat badan gram yang diperoleh dari laboratorium Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB). 2. Sampel Sampel penelitian dipilih secara acak yang dibagi dalam tiga kelompok. Pada uji eksperimental ini, variabel yang diuji adalah numerik tidak berpasangan sehingga perhitungan sampel dihitung dengan rumus (Dahlan, 2009):
3 27 B. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Penelitian akan dilakukan pada bulan Desember 2012-Januari Tempat Penelitian Penelitian dilakukan dengan pemeliharaan tikus di ruangan animal house Fakultas Kedokteran dan pemeriksaan aktivitas enzim ALT tikus di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Umum Abdoel Muluk, Bandar Lampung. C. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih jantan galur Sprague dawley (Rattus norvegicus) berumur 3-4 bulan dengan berat badan gram yang diperoleh dari laboratorium Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB). 2. Sampel Sampel penelitian dipilih secara acak yang dibagi dalam tiga kelompok. Pada uji eksperimental ini, variabel yang diuji adalah numerik tidak berpasangan sehingga perhitungan sampel dihitung dengan rumus (Dahlan, 2009):
4 29 2. Terdapat penurunan berat badan lebih dari 10 % setelah masa adaptasi di laboratorium. 3. Mati selama perlakuan. D. Bahan dan Alat Penelitian 1. Bahan Penelitian Akuades, ekstrak jintan hitam, etanol 50%, tikus Sprague dawley, pakan dan minum, kloroform, dan kit ALT. 2. Alat-alat Penelitian 1) Kandang tikus (ukuran 40 cm x 30cm x 30 cm). 2) Neraca analitik Metler Toledo dengan tingkat ketelitian 0,01 g. 3) Spuit 1 cc dan 3 cc 4) Sonde 5) Tabung reaksi 6) Sentrifus 7) Autoanalyzer 8) Pipet 9) Pipet kapiler (mikrohematkrit) 10) Vacunteiner tanpa EDTA 11) Tabung mikrosentrifus
5 30 E. Prosedur Penelitian 1. Prosedur Pembuatan Ekstrak Jintan Hitam a. Cara Pembuatan Ekstrak Jintan Hitam Proses pembuatan ekstrak jintan hitam ini dilakukan di Laboratorium Kimia Organik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung. Menurut Hadjazeh et al (2007), ekstraksi dimulai dari penimbangan jintan hitam kering, kemudian dibuat serbuk dengan menggunakan blender atau mesin penyerbuk. Serbuk jintan hitam ditambahkan etanol dengan kadar 96% sampai semua jintan hitam terendam sambil dilakukan pengadukan sesekali. Proses maserasi ini dilakukan selama 24 jam. Pada tahap filtrasi, akan diperoleh filtrat dan residu. Filtrat yang telah terkumpul dari beberapa kali penyaringan yang filtratnya telah jernih akan diteruskan ke tahap evaporasi dengan Rotatory Evaporator pada suhu 40º C sehingga akhirnya diperoleh ekstrak jintan hitam. Ekstrak yang diperoleh berupa cariran minyak, sehingga tidak diperlukan lagi proses pengenceran dengan aquades atau senyawa organik lainnya. Pemberian senyawa lain ini dikhawatirkan akan menggganggu kandungan yang ada di ekstrak jintan hitam. Kemudian ekstrak ditimbang dan dapat digunakan untuk penelitian.
6 31 b. Cara Perhitungan Dosis Ekstrak Jintan Hitam Pemberian ekstrak jintan hitam (Nigella sativa) sebanyak 300mg/KgBB/hari per oral, berdasarkan penelitian Hamad (2009), menunjukkan efek poten pencegahan peningkatan beberapa marker bioligik untuk liver disease yakni ALT dan ALP pada tikus. Selain itu, pada penelitian Marwan et al (2005) dosis ekstrak jintan hitam 600 mg/kgbb juga diketahui dapat menurunkan aktivitas ALT/AST dalam serum tikus wistar yang diberi paparan asap rokok. Sehingga peneliti mengambil dosis 450mg/kg BB/hari untuk pemberian ekstrak jintan pada penelitian ini. Penentuan dosis untuk kelompok tiga atau kelompok perlakuan ditetapkan atas rata-rata berat badan hewan uji yaitu sekitar 200 gr. Dengan perhitungan dosis: 450 mg/kgbb x 0,2 kg = 90 mg/200grbb/hari Sehingga dengan berat badan tikus 200 gr dibutuhkan ekstrak jintan dengan dosis 90mg untuk tiap tikus pada kelompok ketiga. 2. Prosedur Pemberian Dosis Etanol Dosis etanol yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan penelitian sebelumnya yakni penelitian Anggraeni (2011) yang terbukti dengan pemberian etanol 50% dengan dosis 10ml/ Kg BB selama 10 hari
7 memiliki efek kerusakan pada hepar tikus. Jika disesuaikan dengan berat badan tikus 200 gram maka didapatkan dosis etanol 50% adalah: ml/kgbb x 0,2 kg = 2 ml Jadi pada penelitian ini digunakan dosis ethanol 50 % sebanyak 2 ml/200gr BB tikus. 3. Persiapan Penelitian a. Menyiapkan hewan uji sebanyak 30 ekor yang berumur 3-4 bulan dan dengan berat badan gram. b. Menyiapkan kandang tikus dan tempat pangan serta minum. c. Menyiapkan ekstrak jintan hitam dan etanol 50% secara per oral untuk perlakuan hewan uji. d. Menyiapkan alat untuk proses pengambilan darah tikus. e. Menyiapkan kit ALT Roche untuk menguji aktivitas ALT serum darah tikus dengan menggunakan autoanalyzer. 4. Pelaksanaan Penelitian a. 30 ekor tikus dibagi secara acak menjadi 3 kelompok dengan masingmasing kelompok berjumlah 10 ekor. b. Selama perlakuan tikus diberikan pakan dan minum secara ad libitum. c. Menimbang berat badan tikus. d. Membuat persedian ekstrak jintan hitam.
8 33 e. Menempatkan tikus pada masing-masing kandang dengan tiap kandang 10 ekor tikus. Tiap-tiap kelompok akan diberi perlakuan yakni: 1) Kelompok perlakuan I : hewan kontrol. 2) Kelompok perlakuan II : Kelompok tanpa pemberian ekstrak jintan hitam tapi diinduksi etanol 50% dengan dosis 2ml/200gr BB selama 10 hari. 3) Kelompok perlakuan III : Kelompok Tikus diberikan ekstrak jintan hitam 450 mg/kg BB, kemudian 2 jam setelahnya diinduksi etanol 50% 2ml/200gr BB sehari sekali selama 10 hari. f. Pada hari ke-11, setelah semua tikus dipuasakan, tikus dari tiap-tiap kelompok diambil darahnya. 5. Pengumpulan Data Pemeriksaan Aktivitas ALT Pengambilan data pemeriksaan aktivitas ALT dilakukan pada hari ke-11 dengan cara sebagai berikut: a. Masing-masing tikus dari semua kelompok dipuasakan selama 10 jam. b. Mengambil darah tikus sebanyak 2 cc untuk pemeriksaan aktivitas ALT dengan cara pengambilan darah melalui vena retroorbita tikus. c. Sampel darah dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang telah berisi darah tanpa antikoagulan untuk mendapatkan serumnya. Kemudian di sentrifus dengan sentrifuse dengan kecepatan 2000 rpm selama 10 menit.
9 Prose dur 34 d. Serum diatas sel-sel darah yang menggumpal selanjutnya diambil dengan pipet mikro dan dimasukkan ke dalam tabung microsentrifus untuk dilakukan pemeriksaan aktivitas ALT dengan menggunakan reagen (kit) cobas (Roche). e. Memeriksa aktivitas enzim ALT dengan menggunakan kit ALT dengan pembacaannya melalui autoanalyzer (cobas integra 400) dengan panjang gelombang 340 nm. Dengan prinsip : ALT L-Alanine + 2-oxoglutarate L- Glutamat + Piruvat LDH Pyruvate + NADH + H L-laktat + NAD f. Memasukkan data ke dalam tabel
10 Gambar 9. Diagram Alur Penelitian 35
11 36 F. Identifikasi Variabel dan Definisi Operasional 1. Identifikasi Variabel a. Variabel Independen Variabel independen yaitu Ekstrak jintan hitam, dengan dosis 450mg /KgBB tikus. b. Variabel Dependen Variabel dependen yaitu aktivitas enzim ALT serum darah tikus Sprague dawley setelah perlakuan. 2. Definisi Operasional Tabel 4. Definisi Operasional Variabel Defenisi Operasional Alat ukur Hasil ukur Skala Ekstrak jintan hitam Ekstrak jintan hitam dari hasil pengambilan zat aktif jintan hitam (Nigella sativa) menggunakan pelarut etanol yang diberikan secara oral melalui spuit oral/sonde, diberikan 2 jam sebelum pemberian etanol pada kelompok perlakuan coba. 1. Kelompok I: kontrol normal dengan pemberian aquadest. 2. Kelompok II: kontrol negatif etanol 50% dengan dosis 2ml/200gr BB. 3. Kelompok III: pemberian ekstrak jintan 450mg/Kg BB tikus dan etanol dosis Spuit oral/sonde - Nomi nal Aktivitas Enzim ALT 2ml/200grBB. Aktivitas enzim ALT pada serum tikus Sprague dawley percobaan setelah hari ke 11 perlakuan. Autoanalyzer( Cobas integra 400) U/L (satuan nilai) Nume rik
12 37 G. Analisis Data Data yang didapat dari hasil pengamatan akan dianalisis secara statistik dengan menggunakan program statistik untuk komputer. Sebelumnya data akan diuji normalitasnya dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk karena jumlah sampel < 50 dengan nilai kemaknaan uji tersebut p > 0,05. Jika sesuai, maka analisis data akan diuji dengan uji parametrik ANOVA dengan nilai p < 0,05, kemudian dilanjutkan dengan pos hoc test untuk mengetahui kelompok mana yang berbeda secara bermakna. Apabila data tidak berdistribusi normal, maka akan diuji dengan uji Kruskal Walis.
BAB III METODE PENELITIAN. terkontrol. Menggunakan 25 ekor tikus putih ( Rattus norvegicus) jantan
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode acak terkontrol. Menggunakan 25 ekor tikus putih ( Rattus norvegicus) jantan galur Sprague
BAB III METODE PENELITIAN. eskperimental laboratorik dengan rancangan pre test and post test with control
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan peneliti merupakan penelitian eskperimental laboratorik dengan rancangan pre test and post test with control group
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian post test only controlled group design. Universitas Lampung dalam periode Oktober November 2014.
BAB III METODE PENELITIAN III.1 Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian post test only controlled group design. III.2 Tempat dan Waktu Penelitian Hewan
III. METODE PENELITIAN. menggunakan metode rancangan acak terkontrol dengan pola Post Test-Only
III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik yang menggunakan metode rancangan acak terkontrol dengan pola Post Test-Only Control Group Design.
METODE PENELITIAN. test design. Pretest adalah pengukuran kadar kolesterol total darah
19 III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental, dengan menggunakan prepost test design. Pretest adalah pengukuran kadar kolesterol total darah hewan coba
BAB III METODE PENELITIAN. laboratorik dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Design Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah studi eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control group
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian
21 BAB III METODE PENELITIAN III.1 Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian Post Test Controlled Group Design. III.2 Tempat dan Waktu Penelitian Hewan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian
31 BAB III METODE PENELITIAN III.1 Jenis dan Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian Post Test Controlled Group Design. III.2 Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini memiliki ruang lingkup pada ilmu Farmakologi dan Biokimia.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini memiliki ruang lingkup pada ilmu Farmakologi dan Biokimia. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Tempat : -Laboratorium Penelitian dan
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan pre dan post test control group design. 3.2. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN. eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian Post Test. Randomized Control Group Design.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian Post Test Randomized Control
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak biji jintan hitam (Nigella
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak biji jintan hitam (Nigella sativa Linn.) terhadap kadar transaminase hepar pada tikus (Rattus norvegicus)
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Pengambilan data dilakukan hanya pada saat akhir penelitian
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini mencakup ruang ilmu Anestesiologi, Farmakologi, dan Patologi Klinik. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Farmakologi. Penelitian ini termasuk dalam lingkup kelimuan Biokimia dan 4.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian ini telah dilakukan di Laboratorium
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan Post Test Only
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan Post Test Only Control Group Design. Melibatkan dua kelompok subyek, dimana salah satu kelompok
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu Anestesiologi, Farmakologi, dan Patologi Klinik. 4.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah eskperimental
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah eskperimental laboratorik dengan rancangan penelitian pre test & post test control group design
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode posttest only
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode posttest only with control group design. Penelitian eksperimental merupakan suatu rancangan
BAB IV METODE PENELITIAN. Tempat : Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini mencakup ruang ilmu Anestesiologi, Farmakologi, dan Patologi Klinik. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Tempat : Penelitian dilakukan di
III. METODE PENELITIAN. kategori. Dan pada penelitian ini digunakan 3 sampel. pengukuran kadar
III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental, dengan menggunakan oneway Annova. Digunakan untuk menguji hipotesis komparatif rata-rata n sampel, bila pada
METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan Post Test
27 III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Pengambilan data dilakukan hanya pada saat akhir penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. : Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini memiliki ruang lingkup pada ilmu Farmakologi dan Biokimia. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Tempat : Laboratorium Penelitian
METODOLOGI PENELITIAN. pendekatan Post Test Only Control Group Design. Penelitian ini
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis dan Desain Penelitian Jenis dari penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia, Farmakologi.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang lingkup penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia, Farmakologi. 3.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian, pemeriksaan, dan analisis data ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan
24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Pengambilan data
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan post
23 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan post test only group design. Penelitian eksperimental bertujuan untuk mengetahui kemungkinan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Farmakologi. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia, Kimia dan 3.2 Tempat Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di beberapa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan rancangan post test control group design. B. Subjek Penelitian Subjek penelitian mencit (Mus
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang ilmu Biokimia dan Farmakologi. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini mencakup bidang Ilmu Kedokteran khususnya ilmu Biokimia dan Farmakologi.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang lingkup penelitian Penelitian ini mencakup bidang Ilmu Kedokteran khususnya ilmu Biokimia dan Farmakologi. 3.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian ini telah dilakukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Rancangan penelitian dalam penelitian ini menggunakan rancangan
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian dalam penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan Post Test Only Control Group Design. Desain ini menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak buah jambu biji (Psidium guajava)
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak buah jambu biji (Psidium guajava) terhadap kadar gula darah dan kadar transminase pada tikus (Rattus norvegicus)
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan Penelitian Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan menggunakan pre test-post test control group design (Pocock,2008). P0 O1 O5 P1 O2 O6 P S R
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan metode
42 III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan metode acak terkontrol dengan pola post test-only control group design. Subyek penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak daun sirsak (Annona
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak daun sirsak (Annona Muricata L.) terhadap kadar enzim transaminase (SGPT dan SGOT) pada mencit (Mus musculus)
III. METODOLOGI PENELITIAN. Hewan penelitian adalah tikus jantan galur wistar (Rattus Norvegicus), umur
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Subjek Penelitian Hewan penelitian adalah tikus jantan galur wistar (Rattus Norvegicus), umur 8-12 minggu dengan berat badan 200-300 gr. Sampel penelitian dipilih secara
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian eksperimental murni dengan rancangan post test control group
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan rancangan post test control group design. B. Subyek Penelitian
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN. Disiplin ilmu dalam penelitian ini adalah ilmu Biokimia dan Farmakologi.
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Disiplin ilmu dalam penelitian ini adalah ilmu Biokimia dan Farmakologi. 4.2 Rancangan Penelitian Penelitian ini adalah penelitian eksperimental
III. METODE PENELITIAN. pendekatan Pre test - Post Test Only Control Group Design. Perlakuan hewan coba dilakukan di animal house Fakultas Kedokteran
24 III. METODE PENELITIAN III.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis dari penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan rancangan penelitian pre and post test with control group
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan rancangan penelitian post test only with control group
METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli Oktober Pembuatan ekstrak
20 III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli Oktober 2009. Pembuatan ekstrak rimpang rumput teki dilakukan di Laboratorium Kimia Organik Jurusan Kimia,
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian dengan rancangan eksperimental dengan (Post Test Only
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan rancangan eksperimental dengan (Post Test Only Control Group Design).
BAB III METODE PENELITIAN. dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan lalu dibandingkan kerusakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental laboratorik. Penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan pada sampel yang telah dibagi menjadi
BAB III METODE PENELITIAN Jenis dan rancangan penelitian. pretest postest randomized controlled group design. Dua kelompok penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan rancangan penelitian Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan rancangan pretest postest randomized controlled group design. Dua kelompok penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian yang dilakukan oleh dr.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian yang dilakukan oleh dr. Tiwuk Susantiningsih, M.Biomed mengenai pengaruh pemberian ekstrak etanol daun sirsak
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuantitatif. Pada penelitian ini terdapat manipulasi terhadap objek
III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dan menggunakan
III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dan menggunakan rancangan acak lengkap dengan Posttest Only Control Group Design. Dalam penelitian
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Ruang Lingkup Penelitian Farmakologi. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia, Gizi dan 4.2. Tempat Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Pemeliharaan hewan coba dan penelitian dilakukan di Laboratorium
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dengan Rancangan Acak Terkontrol (RAT). bulan November sampai dengan Desember 2012.
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Terkontrol (RAT). B. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pola post testonly
38 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pola post testonly control group design. Menggunakan tikus putih (Rattus norvegicus) jantan
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup ilmu penelitian ini adalah Ilmu Kedokteran Forensik, Ilmu Patologi Anatomi dan Farmakologi. 4.2. Tempat dan Waktu Penelitian Adaptasi
METODE PENELITIAN. menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan menggunakan pola
39 III. METODE PENELITIAN III.1 Desain Penelitian Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik yang menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan menggunakan pola post test only control
III. METODE PENELITIAN. test-only control group design. Menggunakan 20 ekor tikus putih yang
III. METODE PENELITIAN 1. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan pola post test-only control group design. Menggunakan 20 ekor tikus putih yang telah diinduksi
METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan ini merupakan suatu penelitian eksperimental
III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan ini merupakan suatu penelitian eksperimental laboratorik yang menggunakan metode rancangan acak terkontrol dengan menggunakan pola
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratorik. B. Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium Histologi Fakultas Kedokteran Universitas
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini mencakup ilmu Farmasi, Farmakologi dan Kimia Randomized Post Test Control Group Design dengan hewan coba sebagai objek penelitian tikus
BAB IV METODE PENELITIAN
23 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. RANCANGAN PENELITIAN Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian eksperimental murni dimana kelompok perlakuan diberi ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi L.)
BAB IV METODE PENELITIAN. hewan coba tikus Wistar menggunakan desain post test only control group
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Disain penelitian Penelitian ini merupakan penelitian experimental laboratoris dengan hewan coba tikus Wistar menggunakan desain post test only control group design. Tikus
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak etanol daun sirsak (Annona
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap kadar Superoksida Dismutase (SOD) dan Malondialdehide (MDA)
III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan pre-post test with
43 III. METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan pre-post test with randomized control group design. Pemilihan subjek penelitian untuk pengelompokan
BAB III METODE PENELITIAN. perlakuan pada hewan uji (Taufiqurrahman, 2004). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu subyek
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini bersifat experimental laboratorium dengan rancangan penelitian post test only control group, karena pengukuran hanya dilakukan setelah pemberian
BAB III BAHAN DAN CARA KERJA
BAB III BAHAN DAN CARA KERJA A. LOKASI DAN WAKTU Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmakologi Departemen Farmasi FMIPA UI Depok selama lebih kurang 6 (enam) bulan yaitu dari bulan Januari sampai
METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan ini merupakan suatu penelitian eksperimental
III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan ini merupakan suatu penelitian eksperimental laboratorik yang menggunakan metode rancangan acak terkontrol dengan menggunakan pola
III. METODE PENELITIAN. menggunakan pre dan post-test design. Pre-test pada penelitian ini adalah
III. METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental murni, dengan menggunakan pre dan post-test design. Pre-test pada penelitian ini adalah pengukuran kadar LDL
BAB III METODE PENELITIAN. dengan rancangan post test dan controlled group design pada hewan uji.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Model penelitian ini adalah eksperimental murni yang dilakukan dengan rancangan post test dan controlled group design pada hewan uji. B. Populasi dan Sampel
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2015 di Laboratorium Zoologi
13 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2015 di Laboratorium Zoologi Jurusan Biologi dan pembuatan ekstrak rimpang rumput teki (Cyperus
BAB III METODE PENELITIAN. dengan Rancangan Acak Terkontrol (RAT). Pemeliharaan dan pemberian ekstrak cabe jawa dan zinc (Zn) pada tikus
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Terkontrol (RAT). B. Waktu dan Tempat Penelitian Pemeliharaan
Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan. menggunakan pendekatan post test only control group design.
53 4.1. Disain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan menggunakan pendekatan post test only control group design. Disain penelitian ini memberikan efisiensi pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini adalah bidang THT-KL, Farmakologi, dan Patologi Anatomi. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian eksperimental laboratorium
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian eksperimental laboratorium menggunakan post-test control design group only. Pada penelitian ini terdapat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini termasuk dalam lingkup disiplin ilmu Kardiologi dan Farmakologi. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan
30 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan menggunakan pendekatan post test only control group design. Desain penelitian ini memiliki
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Biokimia.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Biokimia. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi
BAB III BAHAN DAN CARA KERJA. Departemen Farmasi FMIPA UI dari Januari 2008 hingga Mei 2008.
BAB III BAHAN DAN CARA KERJA A. LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN Penelitian dilakukan di Laboratorium Fitokimia dan Farmakologi Departemen Farmasi FMIPA UI dari Januari 2008 hingga Mei 2008. B. BAHAN DAN ALAT
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Pada penelitian ini menggunakan eksperimental laboratorik dengan metode post-test only with control group design. B. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian
BAHAN DAN METODE PENELITIAN
BAHAN DAN METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juni 2010 sampai dengan bulan Desember 2010 di kandang percobaan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. pendekatan Post Test Only Control Group Design dan metode Rancangan
21 III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan pendekatan Post Test Only Control Group Design dan metode Rancangan Acak Lengkap
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Farmakologi. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia, Gizi dan 4.2 Tempat Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi FK UNDIP
BAB IV METODE PENELITIAN 1.1 Ruang Lingkup Penelitian Biokimia. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Farmakologi, Gizi dan 1.2 Tempat Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental in vivo pada hewan. uji dengan posttest only control group design
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental in vivo pada hewan uji dengan posttest only control group design B. Subjek Penelitian Hewan uji yang
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Farmakologi, Farmasi, dan
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Biokimia. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Farmakologi, Farmasi, dan 4.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian dilaksanakan di Laboratorium
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Penelitian ini
40 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan post-test control design group. Penelitian ini menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hewan Coba Fakultas Kedokteran
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang lingkup penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Farmakologi dan Terapi 3.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hewan
BAB 4 METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia. pembuatan pakan. Analisis kadar malondialdehida serum dilakukan di
BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Biokimia. 4.2 Tempat dan waktu penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasitologi Fakultas
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode rancangan eksperimental sederhana (posttest only control group design)
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Model penelitian ini adalah eksperimental murni yang dilakukan dengan rancangan post test controlled group design terhadap hewan uji. B. Populasi dan Sampel
BAB III METODE PENELITIAN
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dasar yang menggunakan metode eksperimental. Penelitian eksperimen merupakan penelitian dimana variabel yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen murni dengan menggunakan design Pretest postest with control group
