Deng Xiaoping VS Remo Chruschov

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Deng Xiaoping VS Remo Chruschov"

Transkripsi

1 Deng Xiaoping VS Remo Chruschov Kalau begitu, baiklah kita teruskan diskusi ini, agar lebih jelas siapa sesungguhnya yang berpikir gunakan dengkul! Tentu saya hanya akan mengangkat lebih dahulu masalah yang penting dan perlu didahulukan saja. 1. Dimana perbedaan Deng dan Chruschov? 1.1 Chruschov kebablasan dalam mengkritik kesalahan Stalin menjadi menghujat Stalin, bahkan menegasi segala JASA Stalin yang telah dilakukan membawa Uni Sovyet JAYA dimasa kepemimpinannya. Orang yang ekstrim tidak berhasil melihat KEBESARAN pemimpin bangsanya, akan terjerumus kekesalahan fatal kebalikkannya. Sedang Deng disatu pihak dengan TANDAS menegaskan harus TETAP mengakui KEBESARAN kepemimpinan Mao Tsetung dalam memenangkan Revolusi Demokrasi Baru sampai berhasil menegakkan Republik Rakyat Tiongkok, dipihak lain dengan berani mengoreksi kesalahan yang terjadi dalam pembangunan ekonomi yang terjadi. TETAP menjadikan FMTT ideologi pembimbing PKT dan RAKYAT Tiongkok! 1.2 Chruschov secara kebablasan merubah PKUS menjadi partai seluruh rakyat dan tidak lagi pertahankan Diktatur Proletariat. Sedang Deng sekalipun memperkenankan elemen maju kapitalis menjadi anggota PKT, tapi TETAP TEGUH menegakkan Diktatur Proletariat, dibawah pimpinan PKT dan sampai sekarang ini tetap berpegang pada prinsip PKT sebagai partai tunggal dalam menjalankan kekuasaan. 1.3 Setelah Chruschov berkuasa, membiarkan pembusukan, dekadensi kehidupan borjuis pejabat/kader PKUS yang terjadi. Sedang Deng dan penerusnya berjuang keras mengatasi pembusukan, dekadensi kehidupan borjuis yang terjadi pada pejabat/kader PKT. Selalu dan secara ketat melakukan PEMBERSIHAN anggota PKT, dan dengan tegas menindak pelanggaran hukum yang terjadi! 1.4 Kalau Chruschov sudah tidak lagi menegaskan jalan sosialisme bagi Uni Sovyet, Deng justru TETAP dengan TEGAS menyatakan jalan SATU-SATUnya yang bisa menyelamatkan rakyat Tiongkok adalah MENEMPUH JALAN SOSIALIS! Dan itulah yang diperjuangkan dan dengan tegas dijalankan oleh peneruspenerusnya sampai sekarang, Xi Jinping. Mewujudkan Mimpi Tiongkok masyarakat Sosialis berciri khas Tiongkok menjadi kenyataan! 2 Perubahan jaman Lenin-Mao dan sekarang yang kita hadapi. Perubahan jaman yang merupakan keadaan objektif yang kita hadapi harus dilihat, diteliti dengan benar untuk menentukan strategi-taktik perjuangan dengan tepat. Keadaan konkrit yang kita hadapi itulah yang menentukan bentuk dan cara kita 1

2 berjuang, jadi bukan ditentukan berdasarkan buku teori! Tanpa melihat berbedaan yang ada, tentu kita akan terjungkel dengan KESALAHAN lagi, bahkan lebih serius! Dimasa Lenin dan Mao, dunia memang menghadapi PERANG dan REVOLUSI! Dimana-mana terjadi perang, dari PD-I, sampai PD-II, lalu diikuti dengan perang perjuangan bangsa-bangsa mencapai KEMERDEKAAN, revolusi disana-sini, setelah tahun 1958 dunia nampak berubah menjadi Perdamaian dan Perkembangan. Setiap bangsa dinegara masing-masing didunia ini, harus berusaha mempertahankan kedamaian dan perkembangan, sekalipun disana-sini juga tidak bisa diabaikan peran imperialisme AS yang berusaha mengangkangi dunia, mengintervensi urusan dalam negeri negara lain, membuat onar, ketegangan bahkan agresi senjata. Namun, perang yang terjadi selama ini bisa dikatakan hanya lokal-setempat saja, tidak akan terjadi PD-III. Nampak jelas tujuan utama AS membuat suasana tegang hanya untuk merangsang/mendorong negara-negara bersangkutan MEMBELI senjata, perlengkapan perang modern yang canggih pada AS saja! Analisa perubahaan dunia ini, sangat menentukan gerak politik negara-negara didunia, termasuk di Tiongkok tentunya. Baik dalam menentukan politik dalam negeri dan tentunya juga politik luar negeri dalam menghadapi negara-negara didunia. Saat Mao BERANI menentang perintah Komintern-Stalin, di tahun 1948, untuk menghentikan Perang Pembebasan, agar PKT tidak meneruskan keselatan sungai Yang Tse, juga berdasarkan perbedaan pandang ancaman PD-III. Stalin menganggap situasi dunia sangat berbahaya, kalau PKT meneruskan serangan keselatan sungai Yang Tse, akan merangsang AS terlibat dalam perang di Tiongkok dan itu bisa menjadi PD-III. Sedang Mao menganggap, TIDAK! Bahkan Mao menantang, kalau AS berani ikut langsung mengirimkan tentara masuk wilayah Tiongkok, biar sama-sama kita hancurkan sekalian didalam wilayah Tiongkok! Disini jelas terbukti dalam praktek, pemikiran Mao yang BENAR! Kalau saja Mao penurut dan mengikuti instruksi Stalin, maka Tiongkok sekarang terbelah dua bagian, KMT tetap berkuasa dibelahan selatan sungai Yang Tse, Begitu juga salah satu alasan mengapa RRT baru berani mengambil keputusan membangun waduk raksasa Sungai Yang Tse, Three Gorges Dam di tahun 1995 itu, tetap beranggapan kemungkinan besar TIDAK akan meledak PD-III. Sekalipun dalam membangun dam, mereka juga harus memperhitungkan bagaimana melindungi waduk raksasa itu kalau ada serangan perang, bagaimana cara menghadapi kemungkinan waduk jebol, menghindari ratusan desa terendam dan bisa selamatkan jutaan jiwa rakyat di hilir sungai Yang Tse! Begitu juga dengan politik luarnegeri RRT, sejak Nixon berkunjung dan bersalaman dengan Mao di Beijing, Januari 1972, masak iya Tiongkok masih berteriak-teriak ganyang imperialisme AS??? TENTU SAJA TIDAK! Bahkan hubungan baik bisa 2

3 diteruskan dengan peresmian hubungan diplomatik, artinya, Mao dengan PKT nya berhasil menggagalkan politik blokade sejagad Amerika untuk mencekik mati RRT sejak tahun 1950 itu! RRT yang bayi itu bukan saja tidak mati dicekik, sebaliknya makin jaya! Bukan saja RRT ditahun 64 berhasil meledakkan bom-atom, kemudian berlanjut dengan bom-h, bahkan disaat dunia bilang ekonomi RRT dipinggir jurang kebangkrutan dimasa 10 tahun RBKP, ternyata ditahun 1971 RRT malah berhasil meluncurkan satelit pertama, diangkasa raya mendengungkan lagu Dong Fang Hong = Merah Diufuk Timur! Lalu bisa dikatakan RRT berkolaborasi dengan AS??? Dan itu dimulai sejak Mao bersalaman dengan Nixon? Sungguh mata anda terlalu picik, atau sudah menjadi katak dalam tempurung saja,! Itulah yang dinamakan BENTUK perjuangan harus berubah sesuai dengan perubahan situasi yang dihadapi! Tentu, siapa menang siapa kalah yaa, dilihat saja proses perjuangan selanjutnya! Sampai sekarang saya masih melihat, RRT berhasil mengalahkan satu persatu politik AS, Obama, termasuk AIIB, yang terakhir saat PM Canada berkunjung di RRT, secara resmi menyatakan Canada ikut bergabung! Dan tidak berhasilnya KTT ASEAN menelorkan pernyataan bersama menyudutkan Tiongkok dengan memaksa mengakui dan menjalankan keputusan mahkamah arbitrase itu,... Tentu semua ini merupakan pukulan telak bagi Obama diakhir masa jabatannya berakhir itu! 3 Ternyata Lenin justru seorang Komunis pertama didunia ini yang meneliti hubungan ekonomi sosialis dan ekonomi pasar. Walaupun diawal mula Rev. Oktober, Lenin berkeras menentang ekonomi pasar yang dikatakan jelas mengembangkan kapitalis itu! Tapi, akhirnya ditahun 1921 Lenin mencapai pada kesimpulan: mengadobsi ekonomi pasar adalah keharusan! Menuju sosialisme melalui ekonomi pasar! Hanya saja sayang, 5 tahun setelah Lenin meninggal, NEP yang baru saja dijalankan di Sovyet Uni dicabut kembali atau dibatalkan oleh Stalin. Begitu satu ceramah atau kuliah Fuwa Tetsuro, Ketua Partai Komunis Jepang di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok-Beijing tahun Sangat menarik untuk diteliti lebih lanjut bagaimana Fuwa membenarkan langkah yang diambil PKT mencapai sosialisme melalui ekonomi-pasar ini. Ternyata ini satu pemikiran yang keluar dari otak LENIN yang jenial itu! Bukan dari otak apalagi dengkul saya. Entah kalian pernah membaca dan mengetahui atau tidak bagaimana pemikiran Lenin dengan ekonomi-pasar itu, untuk mengikuti kuliah Fuwa Tetsuro klik link: 4 Lenin yang kebetulan BERHASIL mendobrak dan merebut kekuasaan Tsar Rusia yg bobrok itu, perlu saya jelaskan kenapa saya gunakan KEBETULAN disini, sepenuhnya saya setuju bahwa perubahan hal-ihwal didunia yang menentukan adalah faktor internnya, faktor subjektif gerakan rakyat Rusia dibawah pimpinan Lenin dan 3

4 faktor objektif kebobrokan kekuasaan Tsar Rusia ketika itu. Faktor luar yang merupakan kebetulan, Lenin bisa mendapatkan bantuan dana cukup besar dari Kaisar Wilhem II, dengan demikian bisa menembakkan meriam pertama dari kapal Aurora. Tanpa bantuan dari Kaisar Jerman ini, mungkin Rev. Oktober tidak terjadi saat itu, bisa tertunda dikesempatan lain, dan bagaimana jadinya bisa berbeda. Dalam pengertian inilah saya menyatakan KEBETULAN, dan keadaan kebetulan macam begini, sulit atau bahkan bisa tidak mungkin terjadi lagi. Makanya sampai sekarang setelah lewat puluhan tahun, bentuk Rev. Oktober yang dilancarkan Lenin ini, merebut kekuasaan negara dengan membabat kapitalis, TIDAK pernah terjadi lagi, disatu negara didunia ini, termasuk dinegara-negara kapitalis maju! 5 Sebenarnya saja, mengajukan seruan TUNTUTAN perjuangan itu harus sesuai dengan kekuataqn subjektif RAKYAT! Pada saat kekuatan rakyat masih kecil dan lemah, tentu menuntut Tanah untuk tani penggarap, terlalu berat bisa terlaksana. Kalau saja seruan tuntutan yang diajukan berulang kali tidak ada yang terlaksana, bagaimana rakyat bisa percaya dan mau ikut pada organisasi itu??? Reforma Agraria, Tanah untuk tani penggarap! Adalah satu tuntutan yang sangat ideal, tapi apa bisa terlaksana, diwujutkan menjadi kenyataan? Sangat tergantung dari kekuatan rakyat, syukurlah kalau FPR merasa diri sudah cukup KUAT untuk menuntut pemerintah yang berkuasa sekaraqng mengkonsekwenkan reforma agraria, TANAH untuk RAKYAT! Mudah-mudahan saja berhasil! Nah, sementara sekian saja dahulu sudah berkepanjangan, nanti jadi membosankan, bahkan dirasakan sangat menjengkelkan. Salam, ChanCT Tatiana: Sudah mikirnya pakai dengkul, ingatannya pun semakin berkurang. Lupa bagaimana dulu menganggap dirinya yang paling M-L dan yang paling anti-remo. Jadi ternyata orang yang paling depan anti Remo, tapi tidak tahu apa itu Revisionisme! Oleh karena itu tidak mampu melihat ciri-ciri yang sama pada diri Khrushchov dan pujaan/idolnya, yaitu Deng xiaoping! Begitu piciknya pikirannya, sehingga pengkhianatan klik Remo Tkk terhadap perjuangan rakyat dunia melawan Imperialisme dan kolaborasi klasnya diinterpretasikan sebagai "kelihaian diplomasi Tkk...". Sungguh kasihan! Pengkhianatan kaum revisionis ingin dia sembunyikan di belakang "jaman sudah berubah... dan teori harus "dikembangkan" yang sebenarnya berarti direvisi prinsip-prinsip dasarnya. Dari situ makanya mereka sandang nama revisionis. Apakah "Membangun sosialisme dengan menghalalkan penghisapan" 4

5 bukan merupakan revisi terhadap dasar-dasar Marxisme yang justru bertujuan melenyapkan penghisapan melalui pembangunan sosialisme??? Karena saya tetap menghargai dengan tinggi teori dan Fikiran Mao, maka saya ajukan definisi Mao tentang revisionism yang dimuat dalam Bagaimana menyelesaikan kontradiksi di kalangan rakyat secara tepat : Revisionisme atau oportunisme kanan adalah satu aliran pikiran borjuis yang bahkan lebih berbahaya dari pada dogmatisme. Kaum revisionis atau kaum oportunis kanan memakai Marxisme hanya sebagai polesan di bibir dan mereka juga menyerang dogmatisme. Tetapi apa yang mereka serang sebenarnya adalah sari pati dari Marxisme. Mereka menentang atau memutar balik materialisme atau dialektika, mereka menentang atau mencoba melemahkan kediktatoran demokrasi rakyat dan peranan memimpin dari Partai Komunis, dan menentang atau mencoba melemahkan transformasi sosialis dan pembangunan sosialis. Bahkan setelah kemenangan pokok dari revolusi sosialis tercapai, masih akan ada sejumlah orang dalam masyarakat kita yang berharap dengan sia-sia untuk merestorasi kapitalisme dan pasti berjuang melawan klas buruh di segala front termasuk front ideologi. Dan tangan kanan mereka dalam perjuangan itu adalah kaum revisionis. Jelas hubungan antara kaum revisionis dengan restorasi kapitalisme di Tkk. Kitapun lihat bagaimana anda selalu berpihak kepada majikan dan sangat merendahkan kaum tani dan perjuangannya untuk reforma agraria (ingat dulu bagaimana anda menghina Chen Yung Kui, tokoh tani Tkk?). Tentang tani Indonesia, inilah ucapan anda: Apalagi melihat yang berkuasa memang siapa? Berapa besar kekuatan rakyat? Kok belon-belon sudah mau nuntut dan jalankan Reforma Agraria, Tanah untuk tani penggarap??? Jelas, kaum revisionis memang reaksioner, berpihak kepada kaum penguasa, para majikan, para pemilik modal dan anti perjuangan rakyat. Saat ini Reforma Agraria adalah tuntutan kaum tani yang paling mendesak dan tani berani berkorban bahkan berani hilang jiwanya untuk membela tanahnya dari perampasan. Tapi bagaimana sikap anda? Meremehkan dan mentertawakan kekuatan rakyat/kaum tani!!!! Anda bertanya pertanyaan saya yang tidak/belum anda jawab? Berikut ini adalah sebagian dari pertanyaan yang pernah saya ajukan dalam perdebatan dengan anda, yang sampai sekarang tidak pernah anda jawab. 1. Anda menganggap Tkk sebagai sistim Sosialisme dengan ciri Tkk. Tolong tunjukkan unsur-unsur sosialis yang ada dalam sistim ekonomi Tkk sekarang. Anda pernah bilang adanya planifikasi menandakan Tkk masih sosialis. Saya jawab, Indonesia juga pakai 5

6 sistim planifikasi, contoh: Repelita pada jaman Suharto. Apakah rejim Suharto juga sosialis karena menggunakan planifikasi? 2. Apa perbedaan antara buruh Indonesia dan buruh Tkk dalam kaitannya dengan penghisapan dan kondisi hidupnya? Kita tahu ada buruh Tkk yang bekerja 6 hari bahkan 7 hari seminggu, lebih dari 8 jam, bahkan 12 jam per hari.kadang-kadang upah tidak atau terlambat dibayar 3. Mengapa Tkk dengan jumlah milyuner dan milyarder yang terus meningkat, angka pertumbuhan tinggi yang sangat anda banggakan, tidak dapat memberi pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis kepada rakyatnya, sedangkan Kuba, negeri miskin yang masih terus diblokade AS dan angka pertumbuhan ekonominya sangat rendah, bisa memberi pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis tidak saja kepada rakyatnya tapi juga kepada ribuan siswa asing? 4. Anda bilang periode revolusi Tkk sekarang adalah Rev. Demokrasi Baru. Siapa musuh dan kawan atau sekutu dalam RDB sekarang? Tolong bandingkan dengan RDB Mao yang sudah selesai pada tahun 50-an. Dalam RDB-nya Mao, musuhnya adalah kaum tuan tanah, kapitalis birokrat dan komprador dan kaum imperialis. Lantas apa nama periode revolusi sejak PKT didirikan sampai Mao meninggal tahun 1976? Apa cara produksi (mode of production) di Tkk sekarang, yaitu di Sosialisme dengan ciri Tkk? 5. Anda bilang di dunia ini belum pernah ada sistim sosialis. Lantas sistim apa yang dibangun Lenin dan Stalin sampai tahun 1956? Sistim apa di Soviet Uni yang telah membuat Soviet mampu menjadi benteng terkuat dalam melawan fascism Hitler? Anda bilang Lenin salah, karena buru-buru membabat kapitalisme. Nah, dengan dibabatnya kapitalisme, sistim apa yang didirikan?? Demikian juga dengan Mao yang anda tuduh terburu-buru membabat kaum kapitalis. Sistim apa yang dibangun rakyat Tkk di bawah pimpinan Mao, setelah selesai RDB? 6. Anda pernah bilang anda seorang Marxis. Saya tanya apakah anda mengakui perjuangan kelas sebagai motor pendorong perkembangan masyarakat? Saya sertakan juga catatan bung Sie Tik kepada tulisan anda. Tapi anda membisu, tidak memberi reaksi apapun kepada pendapat bung Sie Tik. Mengapa membisu? Tjing: Setelah teori diadu dengan teori, menurut saya benar-tidak TEORI itu tetap harus di BUKTIKAN dalam PRAKTEK! Catatan: Sebenarnya upaya menanggapi artikel 100 tahun karya Lenin "Imperialsime, tingkat tertinggi Kapitalisme" tidak merupakan bentuk teori adu teori dlm arti suatu ungkapan Lenin dipertentangkan dng ungkapannya yg lain, sebab tanggapan yg ditulis didasari 6

7 upaya belajar karya Lenin secara keseluruhan, jadi tujuan tanggapan itu adalah untuk menunjukkan apa yg dipahami dari kebenaran yg ada dlm karya Lenin dan menolak rekayasa yg digunakan sebagai interpretasi untuk membenarkan teori Deng. Bahwa M-L adalah teori yg merupakan penuntun perjuangan klas buruh, hal tsb telah diuji selama ini dlm masyarakat dan karena itu juga berkembang dari mulai pembahasan idiologinya oleh Marx dan Engels sehingga melahirkan MDH sampai pada analisa yg mendalam dan luas tentang Kapital, yg membongkar hakekat penghisapan klas buruh oleh klas kapitalis yg merampas nilai lebih. Kemudian teori ilmu ekonomi ini menjadi dasar ilmiah bagi ilmu sosial kemasyarakatan yg berguna bagi perjuangan klas buruh. Pengalaman perjuangan buruh dlm serikat2 pekerja sampai pembentukan Internasional I, Komune Paris, halmana telah menyebabkan Marx dan Engels menyimpulkan perlunya menghancurkan mesin negara yg lama dan membangun kekuasaan buruh. Pengalaman Komune Paris dimana sebagaian klas tani bahkan juga sebagaian kecil kaum buruh ada yg berpihak pd kekuatan reaksioner, merupakan pengalaman baru dari Marxisme, Marx melihat kemungkinan klas tani sebagai kekuatan anti monarki, tapi pengolahan teoritisnya memang merupakan pengembangan Maxisme yg dilakukan Lenin, termasuk juga pengertian tentang peranan kekuatan2 anti kolonial dinegeri2 jajahan. Perkembangan dinamis teori-praktek berjalan terus juga dng kemunculan Internasional II sampai terjadinya penghianatan Sos-dem dan karenanya Lenin mengambil sikap untuk membentuk partai type baru, Partai Komunis, partai type Lenin dan Internasional ke III, serta keberhasilan Rev. Oktober 1917 ( yg disebut Bung Tjing kebetulan) dan perlunya DP, sebagai kekuasan yg betul2 mengabdi kepentingan klas buruh, karenanya Lenin memblejeti tulisan Karl Kautsky renegat Marxisme tentang diktatur proletariat versi Kautsky yg ujung2-nya mengabdi klas borjuasi nasional. Sehingga berdasarkan praktek perjuang klas buruh dlm memasyarakatkan Marxisme maka Lenin telah mengembangkan Marxisme sehingga teori M-L yg diperkaya dng pengalaman2 baru dlm revolusi dan merupakan teori pembimbing gerakan buruh. Semuanya adalah hasil dari hubungan timbal-balik antara teori M-L dng kehidupan masyarakat dan perjuangan buruh. Karenanya juga Stalin dng jelas mengatakan bahwa Leninisme adalah teori dan taktik revolusi proletar. Tjing:Tidak hanya karena apa yang dijalankan Deng dan RRT sekarang ini berbeda dengan yang ditunjukkan Marx, Lenin, lalu boleh saja dinyatakan sudah menempuh jalan KAPITALISME bahkan IMPERIALISME! TIDAK! Catatan: 7

8 Marx selalu menandaskan dlm memandang suatu masalah perlu bertolak dari pendirian klas, apakah berpihak pada kepentingan klas buruh atau tidak. Artinya jelas apakah bersatu dng klas buruh dlm perjuangannya melawan penghisapan kapitalis atau tidak. Jelas kaum renegat Sos-dem dan kemudian remo Chruschov serta Chruschov Tiongkok semuanya menghianati klas buruh dan mengabdi klas borjuis dng menghalalkan penghisapannya terhadap klas buruh dan rakyat2 tertindas lainnya. Kaya adalah mulia, jelas suatu sikap klas yg berpihak pada klas penindas, yg menghisap klas2 lain dlm masyarakat, sejak timbulnya masyarakat ber-klas maka kekayaan selalu hanya dimiliki oleh klas penindas, Ali Baba yg menemukan harta karun-pun sebenarnya menguasi harta dari hasil penindasan yg awalnya dilakukan oleh orang kaya yg berkuasa, kemudian harta ini dirampok oleh 40 penyamun, lalu ditemukan Ali Baba. Karenanya Deng merasa perlu hubungan produksi kapitalis ditegakkan kembali di RRT, melakukan restorasi kapitalis dng belajar dari Goh Keng Swee dlm melaksanakan pola pembangunan gagasan Winsemius, bangun infrastruktur, lalu masukkan investasi asing dng segala fasilitas yg meringankan. Pola ini juga menjadi pola kebijakan RRT dalam memperluaskan investasinya kesegala penjuru dunia. Ilmuwan ekonomi yg tergabung dlm CSIS, yg jelas bukan golongan kiri dlm Seminarnya di Medan pada 9 September 2015, bisa menunjukkan bagaimana pengabdian pimpinan RRT pada kaum kapitalis dng Kawasan Ekonomi Khususnya. Jadi tidak aneh kalau di RRT dng cepat mencetak kapitalis2 milyarder yg bisa membalap kekayaan milyarder2 kawakan kapitalis dinegeri2 klasik kapitalis imperialis. Jelas cepat menjadi mulianya milyarder2 RRT dlm waktu singkat, tidak bisa tidak dikarenakan karena begitu intensifnya mereka merampok nilai lebih yg dihasilkan kaum buruh diseluruh dunia tempat investasi kapitalnya. Demikian kuatnya kekuasaan kapitalis finansialnya sehingga di AS yg merupakan kapitalis-imperialis no 1 didunia perusahaan2nya di"telan" oleh kapitalis-immperialis RRT seperti yg diberitakan Kompas tgl Ah...siapa tau kalau nanti semua perusahaan AS dikuasai oleh RRT maka AS bisa dinyatakan sebagai negeri sosialis,... suatu kemenangan sosialisme berciri Tiongkok terhadap kapitalisme Barat... Sebagaian besar milyarder2 RRT adalah kabir2 dlm arti sebenarnya. Karena hasil pencolengan kekayaan negara atau hasil korupsinya dng adanya hubungan produksi kapitalis yg berlaku disana mendapatkan penyaluran menjadi kapital dng adanya sistim perbank-an yg sudah merupakan kapitalis finansial. Dan tentu juga berkat jasa kapitalisme industri jasa yg masuk bersama investasi modal asing disana, bahkan 8

9 perusahaan Panama Mossack Fonseca mempunyai 8 kantor dirrt untuk membantu mereka2 yg perlu menghindari pajak atau meraka2 yg ingin tidak diketaui sebagai pemilik perusahaan atau membeli perusahaan. Halmana tidak mungkin terjadi dinegeri sosialis proletar. Tjing: Saya kembali pada beberapa PERTANYAAN yang pernah saya ajukan sebelumnya dan menurut saya patut dicermati lebih lanjut. Karena apa yang diajukan Bung Sie Tik, dalam catatan dibawah, sepenuhnya juga BENAR disaat revolusi Sosialisme dijalankan, dimana klas kapitalis dijadikan musuh yang harus dimusnahkan! Sedang sekarang, tingkat perjuangan yang sedang dihadapi klas proletariat sedunia sekarang ini, belum sampai ketingkat revolusi sosialisme, BELUM TIBA saatnya melancarkan revolusi sosialisme dan bisa menjadikan klas kapitalis menjadi musuh yang HARUS DIBASMI! TIDAK ADA satu NEGARA pun didunia ini yang sudah bisa dan mempunyai syarat melancarkan revolusi sosialisme itu! Mengapa? Catatan: Perjuangan klas buruh melawan penindasan kaum borjuasi-kapitalis sejak awal selalu mendapat tekanan dng kekerasan dari kaum kapitalis melalui segala aparat kekuasan negaranya, demo2 buruh ditindas dng kekuatan senjata, karenanya spanduk2 yg berlumuran darah buruh sejak pembantaian di Haymarket di Chikago pada 4 Mai 1886, menjadi bendera merah sebagai simbol perlawanan buruh dan banyak lagi penindasan berdarah terhadap buruh. Marx, Lenin dan tokoh2 lain perjuang klas buruh selalu mengalami intimidasi dan pengejaran sehingga harus ke LN untuk menghindari penangkapan. Jadi apakah dianggap aneh bila klas buruh yg telah sadar hak2 kemanusiaannya setelah menguasai M-L kemudian melakukan perlawanan secara militan. Dan menggunakan kesempatan adanya perang2 perampokan imperialis yg menjadikan kaum buruh dan tani sebagai peluru daging untuk saling membunuh demi kepentingan chouvinistik borjuasi, dialihkan menjadi perang pembebasan rakyat tertindas, sebagaimana dianjurkan Marx. Dimana dng menggunakan situasi krisis disaat rakyat sudah jenuh dng perang perampokan yg dibiayai oleh rakyat sendiri melalui pajak2 yg dibebankan oleh penguasa padanya, hal mana menyebabkan juga adanya krisis revolusioner, maka kesempatan ini yg terbaik bagi klas buruh yg sudah sadar dan dibekali teori revolusioner ML untuk mengubah perang imperialis ini menjadi perang pembebasan dirinya. Dan dng demikian mencetuskan revolusi proletar untuk merebut kekuasan dan mendirikan diktatur proletariat bersama sekutunya kaum tani menengah kebawah dan dng demikian membebaskan diri dari perang dan penindasan kaum kapitalis serta feodal 9

10 untuk menuju ke sosialisme sebagai tahap awal menuju masyarakat tanpa klas didunia. Kesempat dalam perkembangan situasi politik demikian juga digunakan kaum revolusioner Indonesia pada saat vacumnya kekeuasan untuk memproklamasikan dirinya. Jadi jelas bagaimana kaum revolusioner secara jeli melakukan analisa situasi dan kekuatannya sendiri utuk bertindak dlm saat2 yg tepat. Selama masih ada penindasan terhadap klas buruh, perlawanan akan tetap ada dan pengalaman munculnya negeri2 sosialis serta merdekanya negeri2 jajahan menyebabkan kaum borjuasi kapitalis membeli elit2 pimpinan ormas2 buruh ( aristokrat kl. buruh) dan munculnya SB2 kuning yg beridiologi sos-dem, regenat M-L, barisan pemadam api revolusioner klas tertindas. Disinilah Lenin memainkan peranan yg besar dng meblejeti kaun revisionis/ sosial chuovinis, yg tidak rela berpisah dari borjuasi kapitalis pemeras buruh dan rakyat2 tertindas lainnya, sehinga kaum renegat ini untuk mempertahankan kebersamaannya dng borjuasi kapitalis, dng sadar menghianati Marxisme dan menjadi budak2 terpercaya borjuasi kapitalis. Memang saat ini adalah kenyataan bahwa perjuangan klas buruh didunia berada dlm kekalutan baik secara idiologi maupun organisasi, bahkan dinegeri2 klasik kapitalis ormas2 buruh (kuning) anggautannya-pun menyusut, kaum buruh dinegeri2 ini sudah ter"borjuasi" dan menikmati hasil penghisapan kapitalis negerinya terhadap rakyat2 dinegeri2 yg sedang berkembang. Tanpa sedikitpun adanya solidaritet kl. buruh, kalaupun ada semacam "solidaritet" seperti "aksi bimbingan " dari SB Belanda terhadap buruh2 asing yg bekerja sebagai buruh upahan murah diperusahaan2 transportasi atau pertanian, pembangunan dll untuk pemperkenalkan hak2 perburuhannya maka sepertinya "solidaritet" itupun dikarenakan adanya kepentingan buruh Belanda sendiri, karena buruh2 asing upahan murah tsb merupakan saingan untuk mendapatkan lowongan kerja bagi buruh Belanda. Apalagi dng adanya penghematan2 disektor sosial dan kesehatan ytg dilakukan pemerintah, maka beban kehidupan untuk buruh juga bertambah berat. Karenanya pembelajaran kembali teori2 M-L secara baik akan mengembalikan senjata idiologi kaum buruh untuk perjuangannya dimasa mendatang. Tjing: 1. Sebagaimana juga Marx menyatakan bahwa masyarakat sosialisme adalah kelanjutan masyarakat kapitalisme tingkat tinggi,... saya sependapat dengan sementara orang yang meyakini, revolusi sosialisme untuk memasuki masyarakat sosialisme itu tidak mungkin dilaksanakan dimana masyarakat masih miskin, dimana kapitalis baru tumbuh berkembang, dimana kapitalis-industri belum ada didalam masyarakat itu! Catatan: 10

11 Marx menyatakan bahwa masyarakat sosialis adalah kelanjutan masyarakat kapitalis tingkat tinggi adalah benar sepenuhnya, tapi dlm hal ini yg dimaksud Marx bukan dng adanya masyarakat yg kaya, apalagi batas tertinggi kekayaan masyarakat tsb tidak jelas. Selama adanya klas2 dlm masyarakat, maka jg jelas justru adanya kepincangan/kesenjangan antara rakyat pekerja dan kaum borjuasi kapitalis, dan bagaimana pesatnya peningkatan akumulasi kekayaan pada segelintir orang. Temuan Oxram-Novib pada 2015 ada 62 orang ( berapa % dari 6 milyard lebih penduduk dunia?) yg terkaya didunia ( tentunya termasuk orang terkaya RRT) yg memiliki kekayaan setara dng 1/2 penduduk dunia ( 3,6 milyar jiwa) yg miskin padahal 5 tahun yg lalu berdasarkan data Forbes kekayaan itu dikuasai oleh 388 orang terkaya. Pertambahan kekayaan mereka disaat resesi ekonomi dunia tahun2 belakangan ini jauh lebih pesat dari perkembangan ekonomi dunia, kalau ngak salah ingat di 2014 perkembangan kekayaan mereka naik 14 %, sedangkan perkembangan ekonomi dunia hanya sekitar 2%, data ini pernah disisipkan sebagai catatan dlm pembicaraan serupa dimilis ini beberapa saat yg lalu. Coba bayangkan data ini: Bila Rothschild membagikan kekayaannya ( $ ), maka tiap penduduk dunia akan kebagian 70 juta dollar, silahkan dilihat di Gewoon-Nieuws.nl pada rubrik ekonomi, tulisan John Diks 3 november Lalu sampai batas kapan harus ditunggu tercapainya saat yg tepat untuk membangun masyarakat sosialis dng membagikan kekayaan orang2 kapitalis kaya, seperti yg digagas oleh sementara pendukung2 Deng? Kalaupun gagasan ini diberlakukan, dia hanyalah sejenis "Robinhood-isme" se-mata2, dan sama sekali tidak menghilangkan sistim penghisapan manusia oleh manusia, karena hak2 penghisapan yg dilakukan borjuasi kapitalis tetap dilindungi oleh kekuasaan. Tingkat tinggi yg dimaksud oleh Marx adalah tingkat cara produksi barang kebutuhan masyarakat, tingkat pengorganisasian produksi tsb, adanya tenaga2 produktif yg maju. Tapi tidak hanya itu, suatu sistim masyarakat hanya bisa berubah bila perkembangan tenaga2 produktif pada suatu saat akan terkekang dan tidak bisa lagi tunduk terhadap hubungan produksinya. Ikatan dinamis antara tenaga produktif dng hubungan produksi pada suatu saat akan menjadi kontradiksi antagonis dan dng demikian terjadi revolusi. Demikian juga dlm masyarakat kapitalis dimana klas buruh yg merupakan faktor manusia tertindas (tenaga kerja) dari tenaga produktif tsb tidak bisa lagi lebih lama menerima penindasan kapitalis melalui hubungan ptoduksi kapitalis dan akan melakukan rev.proletar. Dan sejarah perkembangan masyarakat juga menujukkan bahwa peralihan dari suatu hubungan produksi lama ke hubungan produksi baru tidak terjadi serentak diseluruh dunia. 11

12 Tjing: Artinya, klas BURUH INDUSTRI juga masih sangat lemah dan sangat sedikitnya, b agaimana bisa menjadi kekuatan pokok revolusi, bagaimana bisa menjadi klas yang memimpin revolusi? Hanya setelah masyarakat itu ada pada tingkat KEMAKMURAN tertentu, dimana klas BURUH-INDUSTRI juga sudah mencapai jumlah cukup banyak dan KUAT berkemampuan memimpin revolusi sosialisme baru bisa dilancarkan untuk MERATAKAN kemakmuran,... Catatan: Masalah segi kwantitatif klas buruh demikian juga dijadikan alasan oleh kaum sos-dem sejak sebelum adanya rev. proletar padhal jauh sebelumnya Marx dlm suratnya pada Engelas tgl , berdasarkan keadaan masyarakat di Jerman/Prusia saat itu menulis bahwa akan merupakan suatu keadaan revolusioner yg baik, bila perang yg dilakukan kaum tani bisa bersatu dng gerakan buruh. Hal ini diungkapkan Lenin pada tulisannya dng judul: "Tentang Revolusi Kita" ( ), dimana juga merupakan peblejetan terhadap "teori2" sos-dem tentang tidak mungkinnya revolusi proletar pada negeri2 yg dianggap klas buruhnya masih kecil/terbatas dan kaum tani merupakan bagaian terbesar. Padahal selain surat Marx diatas, juga dlm kata pengantar Marx dan Engels pada edisi bahasa Jerman (th. 1890) untuk Manifes Parati Komunis dimana ditulis tentang situasi revolusi2 demokratis anti monarki Eropah tahun , dimana Rusia dianggap sebagai penyelamat monarki Eropah dari gerakan proletariat Eropah yg baru bangun, selain itu Rusia juga saat itu dikatakan Marx & Engels sebagai pelopor gerakan revolusioner di Eropah dlm hal ini selanjutnya ditegaskan olah Marx dan Engels: "Jika revolusi Rusia menjadi isyarat bagi revolusi proletar di Barat, sehingga keduanya saling melengkapi, maka milik bersama atas tanah di Rusia yg sekarang ini dapat menjadi titik tolak bagi perkembangan secara komunis".(kutipan selesai). Jelas pemikiran Marx-Engels ini dikemukakan 27 tahun sebelum Revolusi Oktober Bahwa baik pada situasi Jerman pada 1856 ataupun situasi Rusia pada 1890 tidak sampai menimbulkan revolusi proletar, itu karena memang masih lemahnya barisan buruh dlm penguasaan teori revolusioner dan juga pengorganisasiannya. Dan justru Leninlah yg memahami secara baik potensi revolusioner kaum tani yg mayoritas dlm masyarakt dan karenanya bisa menjadi sekutu bagi kaum buruh yg relatif kecil, tapi kl. buruh justru merupakan golongan tertindas yg paling terorganisasi dng adanya pengorganisasian kerja dipabrik serta disiplin dan kekolektifannya yg memperkuat solidaritet senasib, jadi bila klas buruh ini menguasai teori revolusioner 12

13 M-L, maka klas ini akan bisa membawa rev. kaum tertindas oleh kapitalis-feodal-monarki sampai pada kemenangannya seperti di Rusia, kemudian di Tiongkok, Vietnam dan Korea. Keadaan Rusia pada awal abad ke XX, tentu jauh berbeda dng tahun2 ketika Marx masih hidup, indutrialisasi di Eropah Timur mulai berkembang pesat, terutama di Polandia. gerakan kaum buruh mulai terorganisasi baik dan militan. Pada 1914 kapasitas produksi baja Rusia sudah setara dng Prancis dan Austro-Honggaria (terimakasih Bung Djie untuk data ini). Pada rev. demokratis 1905 disebut ada 400 ribu buruh da tani yg aktiv setelah demo di Sint Petersburg diistana Tsar dibabat dng mitraliur oleh militer. Tjing: Disinilah perbedaan sudut PANDANG antara Lenin yang kebetulan BERHASIL mendobrak kekuasaan Tsar Rusia yg bobrok itu, dan katanya bisa mendapatkan dukungan kuat dari Kaisar Jerman ketika itu dengan langsung melancarkan revolusi sosialisme dan membeentuk Sovyet! Catatan: Masalah "kebetulan" bagi mereka yg pernah membaca MDH, akan mengerti bahwa "kebetulan" adalah suatu bentuk perwujutan dari "keharusan" dlm perkembangan suatu halihwal(materi). Tiap mahluk yg hidup juga "harus" mati, bahwa matinya karena sakit, atau kecelakaan, pada usia relatif muda atau tua itu merupakan penampakan dari kebetulan tsb. Tiap kesatuan masyarakat akan melahirkan seorang pemimpin, ini adalah keharusan dlm hukum perkembangan masyarakt, tapi bahwa si A yg tampil sebagai pemimpin dan bukan si B adalah kebetulan. Jadi "kebetulan "tsb mempunyai basis materi objectif, bukan karena adanya nasib yg ditentukan oleh suatu kekuatan super nature. Demikian juga tentang keberhasilan Lenin, itu juga didasari oleh situasi objectif masyarakat Rusia saat itu, rakyat sudah jenuh dng perang2 imperialis, terbatasnya barang kebutuhan hidup karena prioritas untuk kepentingan perang yg berkecamuk sejak 1914, menyebabkan kekurangan pangan dan ancaman kelaparan. Kaum wanita di Sint Petersburg (ingat Gorky dng Ibunda yg mengungkapkan peranan tokoh wanita dlm revolusi?) melakukan demo dan mengajak buruh2 pabrik mogok, bisa memobilisasi 200 ribu orang. Pabrik2 amunisi tidak bisa produksi. Situasi revolusioner sudah mencapai titiknya yg tertinggi dan Tsar 1 bulan setelah awal rev. Februari, jatuh. Tapi pimpinan Rev Februari yg menghianati cita2 harapan rakyat untuk berhenti perang dan malahan tidak melaksanakan perubahan demokratis, maka Lenin dng serombongan kaum revolusioner yg berada di LN, kembali ke Rusia dari Swis untuk memimpin rev. proletar. 13

14 Memang otoritas Jerman tidak menghalang perjalan mereka per KA, hal ini dapat dibaca pada buku tentang Perang Dunia I terbitan Raider Digest yg jelas bukan simpatisan M-L. Tapi ini tidak berarti adanya sokongan kuat dari Kaisar Jerman seperti yg ditulis diatas. Kemungkinan otoritas Jerman menganggap kembalinya kaum revolusioner ini akan mempengaruhi kancah politik di Rusia dan mempengaruhi pada kancah peperangan dng adanya pemogokan dll. Mengingat dalam beberapa pertempuran pasukan2 Jerman juga dipukul telak oleh tentera Tsar, juga kemungkinan adanya keresahan dlm masyarakat Jerman yg jenuh dng perang. Tapi rupanya mereka tidak mengira bahwa dlm waktu sekian bulan saja kehadiran Lenin dkk telah bisa menumbangkan Pemerintahan Sementara yg dikuasai Kaum Putih, sosial chouvinis Karenski. Lagi pula tentunya merupakan suatu masalah yg perlu jadi pertimbangan kaum monarki diseluruh Eropah bila mendukung Lenin, seorang tokoh Maxsisme konsekwen anti monarki dan anti kapitalis, mengingat kemenang rev.proletar dirusia akan mempengaruhi gerakan/perjuangan kaum buruh di Eropah dan dunia. Nyatanya pada 1918, terjadi revolusi2 di Jerman (juga di Austro-Honggaria dll) mengakibatkan Kaisar Wilhem II jatuh apalagi setelah jendral2 kawakannya Ludendorff dan Hindenburg menyatakan tidak mungkin bisa memenangkan peperangan (marinir armada Laut Utara menolak berlayar untuk berperang, malah dng kaum buruh mendirikan Sovyet2 buruh-prajurit), maka sang Kaisar yg ketakutan akan perkembangan revolusi di Berlijn, kabur ke Belgia dan kemudian dan lari ke Belanda ( 10 Nov.1918) sampai matinya. Sayangnya Sovjet2 yg berdiri baik di Jerman tidak bisa bertahan lama, malah tokoh2 seperti Liebnecht dan Rosa Luxemburg dibunuh. Jadi Lenin dkk kembali pada saat yg tepat untuk memimpin rev. prolatar dng meningkatnya situasi revolusioner akibat kekecewaan rakyat terhadap pemimpin2 revolusi Februari 1917, Plekhanov dng Mensjewiknya, kemudian Karenski yg bukan menyelesaikan perang malah tetap melanjutkan perang imperialis sesuai dng pengarahan Inggris dan Prancis, selain ini juga berkompromi dng tuantanah2 untuk mengembalikan hak2-nya. Bahkan memulai suatu kompromi dng dinasti Romanov dimana Mickail Romanov diajukan sebagai calon Tsar yg baru untuk suatu bentuk monarki konstitional, manarki bonapartis. Keterangan ini bisa dibaca pada tulisan Lenin "Surat dar jauh", Surat 1; tahap pertama dari revolusi pertama, ditulis pada 7 (20) Maret Jadi jelas Lenin memimpin revolusi Oktober 1917, bukan karena kemauan subjectif-nya sendiri, tapi karena rakyat hendak membebaskan diri dari perang perampokan imperialis dan untuk itu rakyat dibawah pimpinan kaum buruh dng partai pimpinan Lenin dng 14

15 berdasarkan persekutuan buruh-tani, mengubah perang imperialis menjadi perang sipil menumbangkan Pemerintahan Sementara Rusia dan Kekuasaan Sovjet ditegakkan. Jelas tanpa dukungan luas rakyat yg sudah lelah berperang dan merindukan kebebasannya, bukan itu saja bahkan dikalangan prajurit sebelum Rev, Octoberpun semangat untuk melanjutkan perang imperialis sudah menurun dan banyak terjadi disertasi, sehingga begitu dicetuskannya perang sipil, medan perang imperialis ditinggalkan dan revolusi dlm negeri melawan tentera Putih mencapai kemenangan. Revolusi October tidak akan berhasil, bila situasi masyarakat Rusia saat itu yg menrupakan suatu perwujutan objectif dari halihwal tsb tidak siap mendukung Rev. Rev.Oktober ini jelas bukan suatu avontur yg kebetulan bernasib baik dan menang. Bukti bahwa Republik Sovjet bisa tegak dan berhasil dng sukses, bahkan dlm menghadapi keganasan borjuasi-imperialis Nazi Jerman dn kemudian merupakan kekuatan pokok dlm menghadapi komplot imterialis yg dipimpin AS sebelum adanya penghianatan Chruschov, juga memperkuat kebenaran teori M-L yg dijalankan dng konsekwen. Dlm kancah PD I antara kekuatan2 imperialis Ingris-Prancis -Rusia menghadapi kekuatan imperialis Jerman-Austro Hongaria-Otoman Turki dan Bulgaria, dimana Jerman dng persenjataannya yg lebih canggih berhasil menduduki Polandia (daerah kekuasaan Tsar). Tentera Tsar Rusia dlm peperangan lebih banyak menanggung kekalahan dari pada sukses, hal ini antara lain disebabkan kekuatan industri Rusia lebih lemah dari pada Jerman, selain itu faktor finansial juga lemah ( Rusia Tsar boleh dibilang tergantung pada hutang dari Inggris dan Prancis). Maka tidak aneh kalau oleh renegat2 Marxisme tindakan Lenin mengubah perang imperialis menjadi perang pembebasan dianggap sebagai suatu penghianatan yg menguntungkan Jerman. Dalam keadaan untuk mengkonsolidasi kemenangan Rev.October 1917, dan mengatasi kesulitan2 ekonomi, pembrontakan2 sisa2 feodal dan subversi imperialis dng dukungan sisa2 Tsarisme, maka Sovyet merasa perlu mengadakan perjanjian perdamaian dng kelompok Jerman-Austro Hongaria- Otoman-Bulgaria melalui perjanjian Brest-Litovsk pada 3 Maret 1918 dng melepaskan beberapa daerah bukan etnis Rusia bekas kekuasaan/jajahan "tradisionel"(meminjam istilah jubir RRT dlm masalah Natuna)Tsar, seperti Finlandia, Negeri2 Baltik, Polandia dan Ukrainia yg menjadi negara2 satelit Jerman. 15

I. PENDAHULUAN. perhatian yang khusus. Perjuangan dalam pergerakan kebangsaan Indonesia

I. PENDAHULUAN. perhatian yang khusus. Perjuangan dalam pergerakan kebangsaan Indonesia 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Abad ke 20 bukan hanya menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia, akan tetapi dalam hal gerakan-gerakan anti penjajahan yang bermunculan di masa ini menarik perhatian

Lebih terperinci

yang korup dan lemah. Berakhirnya masa pemerintahan Dinasti Qing menandai masuknya Cina ke dalam era baru dengan bentuk pemerintahan republik yang

yang korup dan lemah. Berakhirnya masa pemerintahan Dinasti Qing menandai masuknya Cina ke dalam era baru dengan bentuk pemerintahan republik yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Republik Rakyat Cina (RRC) adalah salah satu negara maju di Asia yang beribukota di Beijing (Peking) dan secara geografis terletak di 39,917 o LU dan 116,383

Lebih terperinci

Komunisme dan Pan-Islamisme

Komunisme dan Pan-Islamisme Komunisme dan Pan-Islamisme Tan Malaka (1922) Penerjemah: Ted Sprague, Agustus 2009 Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat

Lebih terperinci

PERADABAN EROPA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI

PERADABAN EROPA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI FISIP HI UNJANI CIMAHI 2011 PERADABAN EROPA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI Revolusi Industri / Inggris Revolusi Perancis Revolusi Bolshevik / Rusia 2 INDUSTRI TERJADI PADA ABAD 18 DAN 19 TEPATNYA

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Simpulan BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI Bab ini merupakan kesimpulan dari penelitian skripsi berjudul Perbandingan pemikiran sosialisme Joseph Stalin dengan Leon Trotsky di Uni Soviet 1924-1929. Kesimpulan

Lebih terperinci

SURAT KEPERCAYAAN GELANGGANG SENIMAN MERDEKA INDONESIA

SURAT KEPERCAYAAN GELANGGANG SENIMAN MERDEKA INDONESIA Surat Kepercayaan Gelanggang SURAT KEPERCAYAAN GELANGGANG SENIMAN MERDEKA INDONESIA Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan cara kami sendiri. kami

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mengenang sejarah Jerman akan selalu tertuju pada Perang Dunia II dan sosok pemimpinnya yaitu Adolf Hitler. Adolf Hitler menjabat sebagai kanselir Jerman di usia

Lebih terperinci

TENTANG KOEKSISTENSI SECARA DAMAI ANTARA SOSIALISME DAN KAPITALISME DARI LENIN SAMPAI SEKARANG..

TENTANG KOEKSISTENSI SECARA DAMAI ANTARA SOSIALISME DAN KAPITALISME DARI LENIN SAMPAI SEKARANG.. TENTANG KOEKSISTENSI SECARA DAMAI ANTARA SOSIALISME DAN KAPITALISME DARI LENIN SAMPAI SEKARANG.. Suar Suroso Jauh di tahun 1916, sebelum kemenangan Revolusi Oktober 1917, Lenin sudah memiliki gagasan tentang

Lebih terperinci

Para filsuf Eropa menyebut istilah akhir sejarah bagi modernisasi yang kemudian diikuti dengan perubahan besar.

Para filsuf Eropa menyebut istilah akhir sejarah bagi modernisasi yang kemudian diikuti dengan perubahan besar. Tiga Gelombang Demokrasi Demokrasi modern ditandai dengan adanya perubahan pada bidang politik (perubahan dalam hubungan kekuasaan) dan bidang ekonomi (perubahan hubungan dalam perdagangan). Ciriciri utama

Lebih terperinci

Sejarah umum - kelas XII BAB 9 Revolusi perancis. Revolusi Amerika, Revolusi Rusia, dan Indonesia

Sejarah umum - kelas XII BAB 9 Revolusi perancis. Revolusi Amerika, Revolusi Rusia, dan Indonesia Sejarah umum - kelas XII BAB 9 Revolusi perancis. Revolusi Amerika, Revolusi Rusia, dan Indonesia KEADAAN RUSIA SEBELUM REVOLUSI 1917 Tahun Pemimpin Politik Sosial Ekonomi Even Dampak (1894-1917) Tsar

Lebih terperinci

ZAMAN BURUK BAGI PUISI : SAJAK-SAJAK MARXIS BERTOLT BRECHT OLEH: NURJAMIATI NIM: A1B12001 PENDAHULUAN Muniroh dalam Membongkar Selubung Ideologi (No

ZAMAN BURUK BAGI PUISI : SAJAK-SAJAK MARXIS BERTOLT BRECHT OLEH: NURJAMIATI NIM: A1B12001 PENDAHULUAN Muniroh dalam Membongkar Selubung Ideologi (No ZAMAN BURUK BAGI PUISI : SAJAK-SAJAK MARXIS BERTOLT BRECHT OLEH: NURJAMIATI NIM: A1B12001 PENDAHULUAN Muniroh dalam Membongkar Selubung Ideologi (No Compromise edisi April 2004) menyimpulkan bahwa manusia,

Lebih terperinci

Berikut ini saya teruskan karangan yang ditulis oleh Kawan Eddi Sugianto.

Berikut ini saya teruskan karangan yang ditulis oleh Kawan Eddi Sugianto. Kawan- Kawan yang baik, Berikut ini saya teruskan karangan yang ditulis oleh Kawan Eddi Sugianto. Pada tahun 1965 ia adalah aktivis CGMI, pernah ditahan di Kamp interogasi Operasi Kalong, Rumah Tahanan

Lebih terperinci

170 TAHUN KARYA MARX-ENGELS: "IDEOLOGI JERMAN"

170 TAHUN KARYA MARX-ENGELS: IDEOLOGI JERMAN Suar Suroso: 170 TAHUN KARYA MARX-ENGELS: "IDEOLOGI JERMAN" Lahirnya Materialisme Historis, Senjata filsafat klas pekerja demi pembebasan dan pembangunan sosialisme.. Pada tahun 1845-1846 Marx dan Engels

Lebih terperinci

IMPERIALISME, TINGKAT TERTINGGI KAPITALISME

IMPERIALISME, TINGKAT TERTINGGI KAPITALISME Suar Suroso SATU ABAD KARYA KLASIK LENIN IMPERIALISME, TINGKAT TERTINGGI KAPITALISME Oom, Tiongkok itu bukan lagi sahabat. Sudah jadi imperialis, karena sudah melakukan ekspor kapital. Demikianlah dengan

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, PARADIGMA

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, PARADIGMA II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, PARADIGMA A. Tinjauan Pustaka 1. Konsep Perjuangan Pengertian perjuangan merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan, yang dilakukan dengan menempuh

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM

BAB II GAMBARAN UMUM BAB II GAMBARAN UMUM 2.1. Jepang Pasca Perang Dunia II Pada saat Perang Dunia II, Jepang sebagai negara penyerang menduduki negara Asia, terutama Cina dan Korea. Berakhirnya Perang Dunia II merupakan kesempatan

Lebih terperinci

1. DARI IDEOLOGI HINGGA TERORISME

1. DARI IDEOLOGI HINGGA TERORISME 1 1. DARI IDEOLOGI HINGGA TERORISME Dalam sejarahnya, manusia memang sudah ditakdirkan untuk berkompetisi demi bertahan hidup. Namun terkadang kompetisi yang dijalankan manusia itu tidaklah sehat dan menjurus

Lebih terperinci

Manifesto Aidit dalam Peranan Koperasi Dewasa Ini

Manifesto Aidit dalam Peranan Koperasi Dewasa Ini Manifesto Aidit dalam Peranan Koperasi Dewasa Ini Ilustrasi: Moh. Dzikri Handika Melalui buku Peranan Koperasi Dewasa Ini (PKDI), Aidit secara tegas meletakkan koperasi sebagai gerakan sosial dan ekonomi

Lebih terperinci

ARTI SEJARAH, DAMPAK GLOBAL DAN VALIDITAS ABADI DARI REVOLUSI BESAR SOSIALIS YANG DIPIMPIN LENIN

ARTI SEJARAH, DAMPAK GLOBAL DAN VALIDITAS ABADI DARI REVOLUSI BESAR SOSIALIS YANG DIPIMPIN LENIN ARTI SEJARAH, DAMPAK GLOBAL DAN VALIDITAS ABADI DARI REVOLUSI BESAR SOSIALIS YANG DIPIMPIN LENIN Oleh Prof. Jose Maria Sison Ketua Komite Koordinator Internasional Liga Internasional Perjuangan Rakyat

Lebih terperinci

PERANG SAUDARA DI RUSIA

PERANG SAUDARA DI RUSIA 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pada tahun 1917, Rusia mengalami sebuah peristiwa yang menandai munculnya sebuah pemerintahan baru yang berbentuk Republik Sosialis. Peristiwa itu yakni

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada tahun 1853, dengan kapal perangnya yang besar, Komodor Perry datang ke Jepang. Pada saat itu, Jepang adalah negara feodal yang terisolasi dari negara-negara lainnya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menjadi landasan utama pemikiran marxisme. Pemikiran marxisme awal yang

BAB I PENDAHULUAN. menjadi landasan utama pemikiran marxisme. Pemikiran marxisme awal yang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan Ideologi marxisme pada saat ini telah meninggalkan pemahaman-pemahaman pertentangan antar kelas yang dikemukakan oleh Marx, dan menjadi landasan

Lebih terperinci

BAB 1 PERANG DUNIA I

BAB 1 PERANG DUNIA I Page1 BAB 1 PERANG DUNIA I I. Penyebab Langsung a. 28 Juni 1914: Terbunuhnya Franz Ferdinand (pewaris tahta kerajaan Austria-Hongaria) dan istrinya karena ditembak oleh Gavrilo Princip (anggota teroris

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 2001) hal 44. Universitas Indonesia. 1 S.Suroso, Asal Usul Teori Sosialisme, Marxisme sampai Komune Paris (Jakarta : Pustaka Pena,

BAB I PENDAHULUAN. 2001) hal 44. Universitas Indonesia. 1 S.Suroso, Asal Usul Teori Sosialisme, Marxisme sampai Komune Paris (Jakarta : Pustaka Pena, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejak kemenangan Partai Komunis Cina (PKC) dan berdirinya Republik Rakyat Cina (Cina) pada tahun 1949, Cina secara resmi menggunakan ideologi sosialis-komunis

Lebih terperinci

Negara Jangan Cuci Tangan

Negara Jangan Cuci Tangan Negara Jangan Cuci Tangan Ariel Heryanto, CNN Indonesia http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160426085258-21-126499/negara-jangan-cuci-tangan/ Selasa, 26/04/2016 08:53 WIB Ilustrasi. (CNN Indonesia)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Nurhidayatina, 2013

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Nurhidayatina, 2013 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Blokade ekonomi adalah perang ekonomi yang pernah diterapkan oleh Napoleon Bonaparte di Eropa pada saat memerintah Prancis tahun 1806-. Penulis ingin mengetahui

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya,

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, BAB V KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penghadangan terhadap tentara Jepang di daerah Kubang Garut oleh

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menimbulkan penderitaan bagi masyarakat Korea. Jepang melakukan eksploitasi

BAB I PENDAHULUAN. menimbulkan penderitaan bagi masyarakat Korea. Jepang melakukan eksploitasi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Sejarah Korea yang pernah berada di bawah kolonial kekuasaan Jepang menimbulkan penderitaan bagi masyarakat Korea. Jepang melakukan eksploitasi sumber

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, Kota Sibolga juga memiliki kapalkapal

BAB I PENDAHULUAN. berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, Kota Sibolga juga memiliki kapalkapal BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sibolga merupakan satu kota yang dikenal sebagai Kota Bahari, Sibolga memilki sumber daya kelautan yang sangat besar. Selain pemandangan alamnya yang begitu

Lebih terperinci

Bab I : Kejahatan Terhadap Keamanan Negara

Bab I : Kejahatan Terhadap Keamanan Negara Bab I : Kejahatan Terhadap Keamanan Negara Pasal 104 Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana

Lebih terperinci

Pada tanggal 1 September 1945, Komite Sentral dari Komite-komite Kemerdekaan Indonesia mengeluarkan sebuah manifesto:

Pada tanggal 1 September 1945, Komite Sentral dari Komite-komite Kemerdekaan Indonesia mengeluarkan sebuah manifesto: Yusuf Budianto 0906636075 BAB 7-BAB 12 Adanya rencana pembuangan para tahanan Indonesia ke Tanah Merah membuat reputasi Belanda memburuk. Hal ini juga menimbulkan protes keras dari orang Indonesia, apalagi

Lebih terperinci

Andi Sabrina Qamarani (4) Dhara Devina Velda (8) REVOLUSI AMERIKA KELAS XI IIS 2

Andi Sabrina Qamarani (4) Dhara Devina Velda (8) REVOLUSI AMERIKA KELAS XI IIS 2 + Andi Sabrina Qamarani (4) Dhara Devina Velda (8) REVOLUSI AMERIKA KELAS XI IIS 2 + Revolusi Amerika Revolusi Amerika dikenal sebagai Perang Kemerdekaan Amerika Merupakan perang kemerdekaan Amerika untuk

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. pemikiran dua tokoh tersebut, tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan masa lalunya yang

BAB V KESIMPULAN. pemikiran dua tokoh tersebut, tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan masa lalunya yang BAB V KESIMPULAN Sutan Sjahrir dan Tan Malaka merupakan dua contoh tokoh nasional yang memberikan segenap tenaga dan pikirannya pada masa kemerdekaan. Kajian terhadap pemikiran dua tokoh tersebut, tidak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dengan berdirinya negara Republik Indonesia dan TNI serta diakui kedaulatannya

BAB I PENDAHULUAN. Dengan berdirinya negara Republik Indonesia dan TNI serta diakui kedaulatannya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang. Dengan berdirinya negara Republik Indonesia dan TNI serta diakui kedaulatannya oleh Belanda pada tanggal 27 Desember 1949, maka pada tahun 1950 KNIL dibubarkan. Berdasarkan

Lebih terperinci

Tindakan Amerika di negeri-negeri Muslim itu berarti AS telah secara sengaja memusuhi umat Islam

Tindakan Amerika di negeri-negeri Muslim itu berarti AS telah secara sengaja memusuhi umat Islam Tindakan Amerika di negeri-negeri Muslim itu berarti AS telah secara sengaja memusuhi umat Islam Presiden Barack Obama kembali menjejakkan kakinya di Indonesia. Tidak ke Jakarta sebagaimana November 2010

Lebih terperinci

jumlah tentara FFL jauh lebih kecil dari jumlah tentara Sekutu dan tidak memadai untuk membebaskan Paris tanpa bantuan Sekutu.

jumlah tentara FFL jauh lebih kecil dari jumlah tentara Sekutu dan tidak memadai untuk membebaskan Paris tanpa bantuan Sekutu. BAB 5 KESIMPULAN Pembebasan Prancis merupakan sebuah proses yang terdiri dalam 3 tahap. Tahap pertama adalah penyerangan ke Normandie yang memungkinkan Sekutu mendirikan pangkalan untuk mengatur pembebasan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Malaka membuat jalur perdagangan beralih ke pesisir barat Sumatra.

BAB V KESIMPULAN. Malaka membuat jalur perdagangan beralih ke pesisir barat Sumatra. BAB V KESIMPULAN Sumatra Barat punya peran penting dalam terbukanya jalur dagang dan pelayaran di pesisir barat Sumatra. Berakhirnya kejayaan perdagangan di Selat Malaka membuat jalur perdagangan beralih

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sejarah dan masyarakat Jepang merupakan hal yang cukup menarik

BAB I PENDAHULUAN. Sejarah dan masyarakat Jepang merupakan hal yang cukup menarik BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejarah dan masyarakat Jepang merupakan hal yang cukup menarik perhatian umat manusia karena berbagai hal. Jepang mula-mula terkenal sebagai bangsa Asia pertama

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah peristiwa yang terjadi begitu saja. Peristiwa tersebut adalah sebuah akumulasi sebuah perjuangan

Lebih terperinci

Buku «Memecah pembisuan» Tentang Peristiwa G30S tahun 1965

Buku «Memecah pembisuan» Tentang Peristiwa G30S tahun 1965 Buku «Memecah pembisuan» Tentang Peristiwa G30S tahun 1965 Tulisan ini bukanlah resensi buku. Melainkan seruan atau anjuran kepada orang-orang yang mempunyai hati nurani dan berperkemanusiaan, atau yang

Lebih terperinci

Modul ke: Pancasila. Pancasila sebagai Ideologi Negara. Fakultas MKCU. Finy F. Basarah, M.Si. Program Studi MKCU

Modul ke: Pancasila. Pancasila sebagai Ideologi Negara. Fakultas MKCU. Finy F. Basarah, M.Si. Program Studi MKCU Modul ke: Pancasila Pancasila sebagai Ideologi Negara Fakultas MKCU Finy F. Basarah, M.Si Program Studi MKCU Pancasila sebagai Ideologi Negara Pancasila Abstract: Pancasila sebagai Ideologi, dan ideologi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Revolusi yang menjadi alat tercapainya kemerdekaan bukan kuat dalam

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Revolusi yang menjadi alat tercapainya kemerdekaan bukan kuat dalam 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Revolusi yang menjadi alat tercapainya kemerdekaan bukan kuat dalam persepsi bangsa Indonesia tentang dirinya sendiri. Semua usaha yang tidak menentu untuk

Lebih terperinci

SEJARAH PEPERANGAN ABAD MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI

SEJARAH PEPERANGAN ABAD MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI FISIP HI UNJANI CIMAHI 2011 SEJARAH PEAN ABAD MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI Perang 30 Tahun & Perang Napoleon Perang Dunia I & Perang Dunia II Perang Dingin & Perang Global Melawan Terorisme

Lebih terperinci

BAB IV KESIMPULAN. Kebijakan pemerintahan Francisco..., Fadhil Patra Dwi Gumala, FISIP UI, Universitas Indonesia

BAB IV KESIMPULAN. Kebijakan pemerintahan Francisco..., Fadhil Patra Dwi Gumala, FISIP UI, Universitas Indonesia 68 BAB IV KESIMPULAN Pasca berakhirnya perang saudara di Spanyol pada tahun 1939, Francisco Franco langsung menyatakan dirinya sebagai El Claudilo atau pemimpin yang menggunakan kekuasaannya dengan menerapkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. suatu persamaan-persamaan dan berbeda dari bangsa-bangsa lainnya. Menurut Hayes

BAB I PENDAHULUAN. suatu persamaan-persamaan dan berbeda dari bangsa-bangsa lainnya. Menurut Hayes 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Nasionalisme adalah suatu konsep dimana suatu bangsa merasa memiliki suatu persamaan-persamaan dan berbeda dari bangsa-bangsa lainnya. Menurut Hayes (Chavan,

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1990an merubah konstelasi politik dunia. Rusia

BAB V KESIMPULAN. Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1990an merubah konstelasi politik dunia. Rusia BAB V KESIMPULAN Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1990an merubah konstelasi politik dunia. Rusia berubah dari super power state menjadi middle-power state (negara dengan kekuatan menengah). Kebijakan luar

Lebih terperinci

Warisan Bung Karno Untuk Rakyat Indonesia

Warisan Bung Karno Untuk Rakyat Indonesia Warisan Bung Karno Untuk Rakyat Indonesia http://www.bergelora.com/opini-wawancara/artikel/2096-warisan-bung-karno-untuk-rakyat-indonesia.html Minggu, 14 Juni 2015 Presiden RI, Soekarno (Ist) Ditengah

Lebih terperinci

Tatanan Politik Komunisme dan teoriteori. marxism. Vegitya Ramadhani Putri, MA, LLM

Tatanan Politik Komunisme dan teoriteori. marxism. Vegitya Ramadhani Putri, MA, LLM Tatanan Politik Komunisme dan teoriteori marxism This diagram from 1867 perfectly illustrates the inherent genius within the capitalist system and how it is indestructible: it has a strong base built on

Lebih terperinci

Sumber : Perpustakaan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

Sumber : Perpustakaan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan 1 UU 7/1950, PERUBAHAN KONSTITUSI SEMENTARA REPUBLIK INDONESIA SERIKAT MENJADI UNDANG UNDANG DASAR SEMENTARA REPUBLIK INDONESIA Oleh:PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor:7 TAHUN 1950 (7/1950) Tanggal:15 AGUSTUS

Lebih terperinci

PERLINDUNGAN KOMBATAN. Siapa yang boleh dijadikan obyek peperangan dan tidak. Distinction principle. Pasal 1 HR Kombatan..?

PERLINDUNGAN KOMBATAN. Siapa yang boleh dijadikan obyek peperangan dan tidak. Distinction principle. Pasal 1 HR Kombatan..? PERLINDUNGAN KOMBATAN Pasal 1 HR Kombatan..? Distinction principle Siapa yang boleh dijadikan obyek peperangan dan tidak. Dipimpin seorang yang bertanggungjawab atas bawahannya Mempunyai lambang yang dapat

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Pada bab V, penulis memaparkan kesimpulan dan rekomendasi dari hasil penelitian secara keseluruhan yang dilakukan dengan cara studi literatur yang data-datanya diperoleh

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan 11 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan dijadikan topik penelitian. Dimana dalam tinjauan pustaka akan dicari teori atau konsep-konsep

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan 10 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Konsep Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan dijadikan topik penelitian. Dimana dalam tinjauan pustaka akan dicari teori atau

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bulan September tahun 1948 merupakan saat-saat yang tidak akan

BAB I PENDAHULUAN. Bulan September tahun 1948 merupakan saat-saat yang tidak akan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bulan September tahun 1948 merupakan saat-saat yang tidak akan terlupakan oleh masyarakat kota Madiun, terutama bagi umat Islam di Madiun. Pada bulan September tahun

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Simpulan BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI Bab ini merupakan kesimpulan dari penelitian skripsi berjudul Peranan Hjalmar Schacht dalam Membangun Perekonomian Jerman (1933-1939). Kesimpulan ini merujuk

Lebih terperinci

BAB V. Penutup. pengaruh kapitalisme guna mewujudkan revolusi sosialis di Indonesia, berangkat dari

BAB V. Penutup. pengaruh kapitalisme guna mewujudkan revolusi sosialis di Indonesia, berangkat dari BAB V Penutup 5.1. Kesimpulan PKI lahir sebagai organisasi kepartaian yang memiliki banyak tujuan. Di samping untuk menguasasi politik domestik negara, PKI juga memiliki misi untuk menghapus pengaruh kapitalisme

Lebih terperinci

Mengapa HT terus mendesak pemerintah mengirimkan tentara perang melawan Israel?

Mengapa HT terus mendesak pemerintah mengirimkan tentara perang melawan Israel? Hafidz Abdurrahman Ketua Lajnah Tsaqafiyah DPP HTI Inggris melakukan berbagai upaya untuk mendudukkan Yahudi di Palestina namun selalu gagal. Tapi setelah khilafah runtuh dan ruh jihad mati barulah negara

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Bab ini berisi kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan

BAB V KESIMPULAN. Bab ini berisi kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan BAB V KESIMPULAN Bab ini berisi kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan mengacu pada bab I serta hasil analisis pada bab IV. Sesuai dengan rumusan masalah pada bab I, terdapat tiga hal

Lebih terperinci

BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN

BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN TEORI DEPENDENSI Dr. Azwar, M.Si & Drs. Alfitri, MS JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS Latar Belakang Sejarah Teori Modernisasi

Lebih terperinci

RANI PURWANTI KEMALASARI SH.MH. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi MANAJEMEN.

RANI PURWANTI KEMALASARI SH.MH. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi MANAJEMEN. Modul ke: MATA KULIAH : KEWARGANEGARAAN MODUL 2 NEGARA DAN SISTEM PEMERINTAHAN SUMBER : BUKU ETIKA BERWARGANEGARA, PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI. ( DITERBITKAN OLEH UMB GRAHA ILMU ) Fakultas

Lebih terperinci

Tiga Komponen Marhaenisme

Tiga Komponen Marhaenisme Tiga Komponen Marhaenisme http://www.berdikarionline.com/bung-karnoisme/20150630/tiga-komponen-marhaenisme.html?fb_ref=default Selasa, 30 Juni 2015 21:57 WIB 0 Komentar 541 Views Salah satu karya agung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang terjadi pada masa kesultanan Asahan agar dapat didokumentasikan. peristiwa-peristiwa yang terjadi untuk jadi pembelajaran.

BAB I PENDAHULUAN. yang terjadi pada masa kesultanan Asahan agar dapat didokumentasikan. peristiwa-peristiwa yang terjadi untuk jadi pembelajaran. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sejarah adalah kejadian yang terjadi pada masa lampau, disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan yang terdapat dimasa kini. Perspektif sejarah selalu menjelaskan ruang,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. hampir bersamaan muncul gerakan-gerakan pendaulatan dimana targetnya tak

BAB I PENDAHULUAN. hampir bersamaan muncul gerakan-gerakan pendaulatan dimana targetnya tak BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Periode 1945-1949 merupakan tahun-tahun ujian bagi kehidupan masyarakat Indonesia, karena selalu diwarnai dengan gejolak dan konflik sebagai usaha untuk merebut dan

Lebih terperinci

Kapitalisme adalah ideologi yang cacat dan terbukti gagal membawa kebahagiaan bagi manusia di muka bumi ini.

Kapitalisme adalah ideologi yang cacat dan terbukti gagal membawa kebahagiaan bagi manusia di muka bumi ini. Kapitalisme adalah ideologi yang cacat dan terbukti gagal membawa kebahagiaan bagi manusia di muka bumi ini. Mungkin hanya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang menentang kedatangan Presiden Barack Obama

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 101 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Bab ini merupakan kesimpulan dan saran dari penulisan skripsi yang berjudul Blokade Ekonomi Napoleon Bonaparte dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Inggris

Lebih terperinci

PERANG BERUJUNG MAKAN BUAH SIMALAKAMA

PERANG BERUJUNG MAKAN BUAH SIMALAKAMA Nama: ika Putri k Nim: 09.11.2577 Kelas: S1 TI 01 PERANG BERUJUNG MAKAN BUAH SIMALAKAMA Pada suatu hari terjadi perang antara rakyat Indonesia dengan Malaysia dikarenakan Malaysia sering kali merebut wilayah

Lebih terperinci

Bung Karno dan Pembebasan Papua Barat

Bung Karno dan Pembebasan Papua Barat Bung Karno dan Pembebasan Papua Barat Fakta sejarah menunjukkan bahwa sejak awal berdirinya Republik Indonesia, Papua Barat merupakan wilayah negeri ini. Soekarno tidak pernah menganeksasi Papua Barat,

Lebih terperinci

penjajahan sudah dirasakan bangsa Indonesia, ketika kemerdekaan telah diraih, maka akan tetap dipertahankan meskipun nyawa menjadi taruhannya.

penjajahan sudah dirasakan bangsa Indonesia, ketika kemerdekaan telah diraih, maka akan tetap dipertahankan meskipun nyawa menjadi taruhannya. BAB V KESIMPULAN Keadaan umum Kebumen pada masa kemerdekaan tidak jauh berbeda dengan wilayah lain di Indonesia. Konflik atau pertempuran yang terjadi selama masa Perang Kemerdekaan, terjadi juga di Kebumen.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di medan juang.

BAB I PENDAHULUAN. mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di medan juang. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap pemuda Indonesia wajib mempertahankan Negara dan memajukan bangsa maka dari itu pemuda wajib selalu ingat akan semangat patriotik yang telah ditunjukkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tentang dirinya sendiri. Semua usaha yang tidak menentu untuk mencari identitas-identitas

BAB I PENDAHULUAN. tentang dirinya sendiri. Semua usaha yang tidak menentu untuk mencari identitas-identitas BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Revolusi yang menjadi alat tercapainya kemerdekaan bukan hanya merupakan kisah sentral dalam sejarah Indonesia, melainkan unsur yang kuat dalam persepsi bangsa Indonesia

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Politik Indonesia Pada Masa Demokrasi Terpimpin Tahun , penulis

BAB V PENUTUP. Politik Indonesia Pada Masa Demokrasi Terpimpin Tahun , penulis BAB V PENUTUP 1.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian Dampak Nasakom Terhadap Keadaan Politik Indonesia Pada Masa Demokrasi Terpimpin Tahun 1959-1966, penulis menarik kesimpulan bahwa Sukarno sebagi

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Bab ini merupakan kesimpulan dari penulisan skripsi yang berjudul Kebijakan The Great Leap Forward dan Dampaknya Terhadap Industri China Tahun 1958-1962. Kesimpulan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. dalamnya. Untuk dapat mewujudkan cita-cita itu maka seluruh komponen yang

I. PENDAHULUAN. dalamnya. Untuk dapat mewujudkan cita-cita itu maka seluruh komponen yang 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perubahan suatu negara untuk menjadi lebih baik dari aspek kehidupan merupakan cita-cita dan sekaligus harapan bagi seluruh rakyat yang bernaung di dalamnya.

Lebih terperinci

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011 Nasution 1 Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011 Pantang Menyerah Saya berjalan di tengah kota, cuaca begitu indah. Dagangan di kota tampaknya telah terjual semua.

Lebih terperinci

LENIN dan EKONOMI PASAR

LENIN dan EKONOMI PASAR LENIN dan EKONOMI PASAR Fuwa Tetsuro Ketua Komitee Sentral Partai Komunis Jepang Fuwa Tetsuro mengunjungi Republik Rakyat Tiongkok dari tanggal 26 30 Agustus 2002 atas undangan Partai Komunis Tiongkok.

Lebih terperinci

Westget Mall diperkirakan merupakan supermarket milik Israel yang sering dikunjungi orang-orang asing.

Westget Mall diperkirakan merupakan supermarket milik Israel yang sering dikunjungi orang-orang asing. Westget Mall diperkirakan merupakan supermarket milik Israel yang sering dikunjungi orang-orang asing. Balas campur tangan militer Kenya di Somalia, kelompok al Shabab menyerang sebuah mal di Nairobi,

Lebih terperinci

BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN

BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN TEORI DEPENDENSI BARU Dr. Azwar, M.Si & Drs. Alfitri, MS JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS Teori Dependensi Baru Teori ini

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Menurut Suseno, paradigma sosialisme sebagian besar muncul sebagai reaksi

BAB 1 PENDAHULUAN. Menurut Suseno, paradigma sosialisme sebagian besar muncul sebagai reaksi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Menurut Suseno, paradigma sosialisme sebagian besar muncul sebagai reaksi atas dampak peristiwa Revolusi Perancis (1789-1795) dan Revolusi Industri (1750-1850). Para

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kota Bandung merupakan sebuah kota yang terletak di Propinsi Jawa Barat yang merupakan salah satu bagian wilayah di Negara Indonesia. Kota ini dalam sejarahnya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. internasional, negara harus memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu,

BAB I PENDAHULUAN. internasional, negara harus memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Negara merupakan salah satu subjek hukum internasional. Sebagai subjek hukum internasional, negara harus memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu, salah satunya

Lebih terperinci

Peran Tenaga Kerja dalam Konsep Kapitalis, Sosialis dan Pancasila

Peran Tenaga Kerja dalam Konsep Kapitalis, Sosialis dan Pancasila PAPER HUBUNGAN INDUSTRIAL Peran Tenaga Kerja dalam Konsep Kapitalis, Sosialis dan Pancasila Oleh : Agnes Yosephine Saragih (125030207111004) Kelas A PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. kota Grozny, ibu kota Chechnya, setelah mendengar kabar Uni Soviet berada

I. PENDAHULUAN. kota Grozny, ibu kota Chechnya, setelah mendengar kabar Uni Soviet berada I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tanggal 22 Agustus 1991, ribuan orang berkumpul memadati lapangan utama kota Grozny, ibu kota Chechnya, setelah mendengar kabar Uni Soviet berada diambang kehancuran.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kemerdekaan Indonesia. Berhubung dengan masih buruk dan minimnya sarana dan prasarana

BAB I PENDAHULUAN. kemerdekaan Indonesia. Berhubung dengan masih buruk dan minimnya sarana dan prasarana BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah Setelah Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta oleh Ir.Soekarno dan Drs.Muhammad Hatta, seluruh tanah air pun menggegap gempita

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berat bagi rakyat Indonesia. Sebagai negara yang baru merdeka belum lepas

BAB I PENDAHULUAN. berat bagi rakyat Indonesia. Sebagai negara yang baru merdeka belum lepas BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masa setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia menjadi masa yang berat bagi rakyat Indonesia. Sebagai negara yang baru merdeka belum lepas dari incaran negara

Lebih terperinci

Imperialisme Tingkat Tinggi Kapitalisme

Imperialisme Tingkat Tinggi Kapitalisme Imperialisme Tingkat Tinggi Kapitalisme Setelah teori diadu dengan teori, menurut saya benar-tidak TEORI itu tetap harus di BUKTIKAN dalam PRAKTEK! Tidak hanya karena apa yang dijalankan Deng dan RRT sekarang

Lebih terperinci

FUKUYAMA SEJARAWAN ANTI KOMUNIS YANG KESIANGAN

FUKUYAMA SEJARAWAN ANTI KOMUNIS YANG KESIANGAN FUKUYAMA SEJARAWAN ANTI KOMUNIS YANG KESIANGAN Suar Suroso I Baru saja Francis Fukuyama menampilkan ramalannya tentang masa depan sejarah. Ditegaskannya, Marxisme sudah mati bertahun-tahun yang lalu. Harapannya

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. memberikan kesempatan lebih luas bagi kaum wanita untuk lebih berkiprah maju

I. PENDAHULUAN. memberikan kesempatan lebih luas bagi kaum wanita untuk lebih berkiprah maju 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan babak baru bagi perjuangan rakyat Indonesia

Lebih terperinci

Wawancara Oriana Fallaci dengan Deng Xiaoping pada Agustus 1980

Wawancara Oriana Fallaci dengan Deng Xiaoping pada Agustus 1980 Wawancara Oriana Fallaci dengan Deng Xiaoping pada Agustus 1980 http://yinnihuarendeshehuigeming.blogspot.ca/2011/12/wawancara-deng-xiaoping-pada-agustus.html Oriana Fallaci: Akankah potret Ketua Mao akan

Lebih terperinci

PERADABAN AMERIKA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI

PERADABAN AMERIKA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI FISIP HI UNJANI CIMAHI 2011 PERADABAN MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI Revolusi Amerika 1776 Perang Sipil di Amerika 1861-1845 Perkembangan Amerika Serikat dan Amerika Latin Amerika Serikat Sebagai

Lebih terperinci

RESUME. Amerika Latin merupakan salah satu wilayah di dunia. yang mengalami dinamika sosial-politik yang menarik.

RESUME. Amerika Latin merupakan salah satu wilayah di dunia. yang mengalami dinamika sosial-politik yang menarik. RESUME Amerika Latin merupakan salah satu wilayah di dunia yang mengalami dinamika sosial-politik yang menarik. Salah satu kasus yang mengemuka adalah tergulingnya presiden Honduras, Manuel Zelaya pada

Lebih terperinci

BAB VI KESIMPULAN. Kennedy hanya menjalankan jabatan kepresidenan selama dua tahun yakni

BAB VI KESIMPULAN. Kennedy hanya menjalankan jabatan kepresidenan selama dua tahun yakni BAB VI KESIMPULAN Kennedy hanya menjalankan jabatan kepresidenan selama dua tahun yakni sejak tahun 1961 hingga 1963, akan tetapi Kennedy tetap mampu membuat kebijakan-kebijakan penting yang memiliki dampak

Lebih terperinci

Matakuliah : PANCASILA Oleh : Dewi Triwahyuni

Matakuliah : PANCASILA Oleh : Dewi Triwahyuni PERBANDINGAN IDEOLOGI Matakuliah : PANCASILA Oleh : Dewi Triwahyuni MAKNA IDEOLOGI KARL MARX Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat. HAROLD H. TITUS

Lebih terperinci

Uni Soviet dihancurkan oleh pengkhianatan

Uni Soviet dihancurkan oleh pengkhianatan Mikhail Gorbachev: Uni Soviet dihancurkan oleh pengkhianatan 15 Desember 2016 http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38311912 Image captionmikhail Gorbachev, 85 tahun, kini jarang tampil untuk wawancara. Mantan

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdulgani, H. Roeslan, Ganyang Setiap Bentuk Neo-Kolonialisme yang Mengepung Republik Indonesia, dalam Indonesia, 1964-B

DAFTAR PUSTAKA. Abdulgani, H. Roeslan, Ganyang Setiap Bentuk Neo-Kolonialisme yang Mengepung Republik Indonesia, dalam Indonesia, 1964-B BAB V KESIMPULAN Jepang menjadi lumpuh akibat dari kekalahanya pada perang dunia ke dua. Namun, nampaknya karena kondisi politik internasional yang berkembang saat itu, menjadikan pemerintah pendudukan

Lebih terperinci