BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
|
|
|
- Susanti Chandra
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh penulis pada bab IV, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Perkembangan ROA pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Perkembangan Return On Asset (ROA) diukur dengan membandingkan Earning After Tax (EAT) dengan total aktiva. Return On Asset (ROA) merupakan rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktiva yang digunakannya dengan mempertimbangkan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam membiayai aktiva tersebut. Secara umum perkembangan ROA pada perusahaan otomotif dan komponennya yang terdaftar di BEI periode mengalami fluktuasi. Perusahaan yang memiliki nilai rata-rata ROA tertinggi selama periode secara keseluruhan adalah PT Astra Otoparts Tbk. sebesar 39,83%. Walaupun PT Astra Otoparts Tbk. memiliki nilai rata-rata tertinggi secara keseluruhan, namun nilai ROA PT Astra Otoparts Tbk. dari tahun 2012 hingga 2014 terus mengalami penurunan. Berbeda dengan PT Selamat Sempurna Tbk. yang memiliki nilai rata-rata kedua terbesar setelah PT Astra Otoparts Tbk. yaitu sebesar 19,93%, dari tahun 2011 hingga 2014 nilai ROA PT Selamat Sempurna Tbk. yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Sedangkan perusahaan yang memiliki nilai rata-rata ROA terendah selama periode secara keseluruhan adalah PT Multistrada Arah Sarana Tbk. yaitu sebesar 0,50%. 130
2 Perkembangan EPS pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Perkembangan Earning Per Share (EPS) diukur dengan membandingkan Earning After Tax (EAT) dengan jumlah lembar saham. Earning Per Share (EPS) mencerminkan laba per lembar saham biasa yang diperoleh perusahaan dalam periode waktu tertentu. Secara umum perkembangan EPS pada perusahaan otomotif dan komponennya yang terdaftar di BEI periode mengalami fluktuasi. Perusahaan yang memiliki nilai rata-rata EPS tertinggi selama periode secara keseluruhan adalah PT Astra International Tbk. yaitu sebesar 3432,68%. Walaupun PT Astra International Tbk. memiliki nilai rata-rata tertinggi secara keseluruhan, namun nilai EPS PT Astra International Tbk. dari tahun 2011 hingga 2014 terus mengalami penurunan. Sedangkan perusahaan yang memiliki nilai rata-rata EPS terendah selama periode secara keseluruhan adalah PT Multistrada Arah Sarana Tbk. yaitu sebesar 2,86%. 3. Perkembangan Ukuran Perusahaan pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Perkembangan ukuran perusahaan diukur dengan menghitung log natural dari setiap total aktiva perusahaan. Ukuran perusahaan adalah salah satu skala yang digunakan untuk mengetahui besar kecilnya suatu perusahaan. Secara umum perkembangan ukuran perusahaan pada perusahaan otomotif dan komponennya yang terdaftar di BEI periode mengalami fluktuasi. Perusahaan yang memiliki nilai rata-rata ukuran perusahaan tertinggi selama periode secara keseluruhan adalah PT Astra International Tbk. yaitu sebesar 32,90 dan nilai ukuran perusahaan PT Astra International Tbk. ini terus mengalami peningkatan dari tahun 2011 hingga Sedangkan perusahaan yang memiliki nilai rata-rata ukuran perusahaan terendah selama periode secara
3 132 keseluruhan adalah PT Nipress Tbk. yaitu sebesar 27,26. Walaupun PT Nipress Tbk. memiliki nilai rata-rata terendah secara keseluruhan, namun nilai ukuran perusahaan PT Nipress Tbk. dari tahun 2011 hingga 2014 terus mengalami peningkatan. 4. Perkembangan Harga Saham pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Perkembangan harga saham diukur dengan melihat closing price setiap akhir tahun pada perusahaan sektor otomotif dan komponennya selama periode Harga pasar saham adalah harga yang ditentukan investor melalui pertemuan permintaan dan penawaran. Secara umum perkembangan harga saham pada perusahaan otomotif dan komponennya yang terdaftar di BEI periode mengalami fluktuasi. Perusahaan yang memiliki nilai rata-rata harga saham tertinggi selama periode secara keseluruhan adalah PT Astra International Tbk. yaitu sebesar 47912,50%. Sedangkan perusahaan yang memiliki nilai rata-rata ukuran perusahaan terendah selama periode secara keseluruhan adalah PT Prima Alloy Steel Universal Tbk. yaitu sebesar 194%. 5. Pengaruh ROA, EPS dan Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham secara Simultan dan Parsial pada Perusahaan Sektor Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode a. Pengaruh ROA, EPS dan Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham secara Simultan pada Perusahaan Sektor Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi berganda (R) yaitu sebesar 0,911 yang berada pada interval 0,80-1,000, angka tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Return On Asset (X1), Earning
4 133 Per Share (X2) dan ukuran perusahaan (X3) dengan harga saham (Y) memiliki hubungan yang sangat kuat dan memiliki niai yang positif yang berarti memiliki sifat yang searah. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi determinasi (R 2 ) yaitu sebesar 0,830 atau sebesar 83%, angka tersebut menunjukkan bahwa Return On Asset (X1), Earning Per Share (X2) dan ukuran perusahaan (X3) mempengaruhi harga saham (Y) dengan pengaruh sebesar 83% atas dasar parameter sampel. Sedangkan sisanya sebesar 17% disebabkan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan terhadap keseluruhan atau secara simultan dari variabel ROA, EPS, dan ukuran perusahaan terhadap harga saham adalah H 0 ditolak dan H a diterima karena nilai F hitung sebesar 58,749 F tabel sebesar 2,087, yang artinya bahwa terdapat pengaruh antara ROA, EPS, dan ukuran perusahaan terhadap harga saham secara simultan. b. Pengaruh ROA, EPS dan Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham secara Parsial pada Perusahaan Sektor Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Pengaruh ROA terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi (R) yaitu sebesar 0,550 yang berada pada interval 0,40-0,5999, angka tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Return On Asset (X1), dengan harga saham (Y) memiliki hubungan yang cukup kuat dan memiliki nilai yang positif yang berarti memiliki sifat yang searah. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi determinasi (R 2 ) yaitu sebesar 0,303 atau sebesar 30,3%, angka tersebut menunjukkan bahwa Return On Asset (X1) mempengaruhi harga saham (Y) dengan pengaruh sebesar 30,3% atas dasar parameter
5 134 sampel. Sedangkan sisanya sebesar 69,7% disebabkan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan secara parsial dari variabel ROA terhadap harga saham adalah H 0 ditolak dan H a diterima karena nilai t hitung sebesar 4,060 t tabel sebesar 2,024, yang artinya bahwa terdapat pengaruh antara ROA terhadap harga saham secara parsial. 2. Pengaruh EPS terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi (R) yaitu sebesar 0,857 yang berada pada interval 0,80-1,000, angka tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Earning Per Share (X2), dengan harga saham (Y) memiliki hubungan yang sangat kuat dan memiliki nilai yang positif yang berarti memiliki sifat yang searah. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi determinasi (R 2 ) yaitu sebesar 0,735 atau sebesar 73,5%, angka tersebut menunjukkan bahwa Earning Per Share (X2) mempengaruhi harga saham (Y) dengan pengaruh sebesar 73,5% atas dasar parameter sampel. Sedangkan sisanya sebesar 26,5% disebabkan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan secara parsial dari variabel EPS terhadap harga saham adalah H 0 ditolak dan H a diterima karena nilai t hitung sebesar 10,268 t tabel sebesar 2,024, yang artinya bahwa terdapat pengaruh antara EPS terhadap harga saham secara parsial. 3. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi (R) yaitu sebesar 0,359 yang berada pada interval 0,20-3,999, angka tersebut
6 135 menunjukkan bahwa hubungan antara ukuran perusahaan (X3), dengan harga saham (Y) memiliki hubungan yang rendah dan memiliki nilai yang positif yang berarti memiliki sifat yang searah. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi determinasi (R 2 ) yaitu sebesar 0,129 atau sebesar 12,9%, angka tersebut menunjukkan bahwa ukuran perusahaan (X3) mempengaruhi harga saham (Y) dengan pengaruh sebesar 12,9% atas dasar parameter sampel. Sedangkan sisanya sebesar 87,1% disebabkan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan secara parsial dari variabel ukuran perusahaan terhadap harga saham adalah H 0 ditolak dan H a diterima karena nilai t hitung sebesar 2,369 t tabel sebesar 2,024, yang artinya bahwa terdapat pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap harga saham secara parsial. 5.2 Saran Penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan dari periode tahun penelitian yang digunakan sehingga memungkinkan hasil yang diperoleh tidak sebaik dengan periode tahun penelitian dalam jumlah yang banyak. Berdasarkan pada hasil dan keterbatasan penelitian ini, penulis bermaksud untuk mengajukan beberapa saran yang berkaitan dengan pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya. Adapun saran-saran tersebut adalah sebagai berikut: 1. Untuk peneliti selanjutnya yang akan meneliti dengan industri yang sama dapat menggunakan periode tahun penelitian yang lebih panjang, misalnya 8 tahun. Selain itu peneliti selanjutnya juga dapat menambahkan variabel lain selain ROA, EPS dan Ukuran Perusahaan agar lebih akurat dalam menentukan harga saham. 2. Untuk PT Multistrada Arah Sarana Tbk. yang memiliki nilai rata-rata ROA dan EPS terkecil secara keseluruhan selama periode disarankan agar dapat meningkatkan pendapatan atau penjualan bersih dengan cara melakukan inovasi baru terhadap produk-produk perusahaan
7 136 dan melakukan promosi secara gencar. Selain itu perusahaan juga dapat menurunkan harga pokok penjualan atau beban operasi perusahaan dengan cara melakukan efisiensi terhadap kegiatan-kegiatan operasi perusahaan. Dengan saran tersebut diharapkan PT Multistrada Arah Sarana Tbk. dapat meningkatkan nilai ROA dan EPS perusahaan. 3. Untuk PT Nipress Tbk. yang memiliki nilai rata-rata ukuran perusahaan terkecil secara keseluruhan selama periode disarankan agar dapat meningkatkan total aktivanya dengan cara meningkatkan nilai kas dan setara kas atau menigkatkan pendapatan perusahaan dengan memaksimalkan penjualan produk yang diimbangi dengan pemasaran yang gencar serta melakukan inovasi terhadap produk baru sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk perusahaan. Dengan saran tersebut diharapkan PT Nipress Tbk. dapat meningkatkan nilai total aktivanya sehingga nilai ukuran perusahaan PT Nipress Tbk. pun akan meningkat dan perusahaan diharapkan tergolong pada kelompok dengan ukuran perusahaan yang besar. 4. Untuk PT Prima Alloy Steel Universal Tbk. yang memiliki nilai rata-rata harga saham terkecil secara keseluruhan selama periode disarankan agar dapat meningkatkan harga saham perusahaan dengan cara meningkatkan laba perusahaan, karena jika laba perusahaan besar maka investor akan melihat bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik sehingga investor akan tertarik untuk berinvestasi. Perusahaan dapat meningkatkan laba dengan mengembangkan produk baru yang inovatif dengan diimbangi pemasaran yang gencar. Sehingga banyak konsumen yang akan tertarik untuk membeli produk perusahaan. Dengan saran tersebut diharapkan PT Prima Alloy Steel Universal Tbk. dapat meningkatkan laba perusahaan sehingga harga saham PT Prima Alloy Steel Universal Tbk. pun akan meningkat. 5. Untuk investor yang akan berinvestasi pada perusahaan-perusahaan yang berada di indsutri otomotif dan komponennya yang terdaftar di BEI
8 137 disarankan agar lebih memperhatikan perusahaan-perusahaan mana saja yang akan memberikan pengembalian yang menguntungkan.
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Dari hasil analisis pada penelitian dengan judul Pengaruh Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Telekomunikasi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpuan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai analisis faktor fundamental terhadap harga saham pada sektor otomotif dan komponennya yang terdaftar di Bursa
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. bab sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1 Likuiditas PT
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan judul Pengaruh Return On Invesment (ROI), Return On Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) terhadap
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dari pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan tekstil yang terdaftar di BEI periode 2006 sampai dengan 2010, maka
PENGARUH RETURN ON EQUITY, RETURN ON INVESTMENT DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PT FORTUNE INDONESIA, Tbk NENY HERAWATI
PENGARUH RETURN ON EQUITY, RETURN ON INVESTMENT DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PT FORTUNE INDONESIA, Tbk NENY HERAWATI 25211133 Latar Belakang Pasar modal sudah menjadi alternatif sebuah investasi.
BAB I PENDAHULUAN. Suatu perusahaan dapat dikatakan mencapai kesuksesan dan berhasil memenangkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu perusahaan dapat dikatakan mencapai kesuksesan dan berhasil memenangkan persaingan dengan perusahaan-perusahaan lain, salah satu indikatornya jika bisa
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia otomotif kini semakin pesat khususnya di Indonesia.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia otomotif kini semakin pesat khususnya di Indonesia. Produk-produk yang diluncurkan juga semakin canggih mengikuti perkembangan teknologi
ANALISIS PENGARUH ROA, ROE, NPM DAN EPS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA
ANALISIS PENGARUH ROA, ROE, NPM DAN EPS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA Nama Jurusan Pembimbing : Nurul Hasanah : Akuntansi : Dr. Dwi Asih Haryanti, SE.,
BAB V PENUTUP. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Price Earning Ratio (PER),
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Earning per Share (EPS), Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE)
BAB I PENDAHULUAN. untuk mengalami perbaikan. Hal tersebut dikarenakan perekonomian merupakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pada era globalisasi sekarang ini, perekonomian di Indonesia diharuskan untuk mengalami perbaikan. Hal tersebut dikarenakan perekonomian merupakan salah
BAB I PENDAHULUAN. berharga yang berjangka panjang seperti saham, obligasi, waran, dan right
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pasar modal memiliki peran yang besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penetapan Objek, Waktu dan Lokasi Penelitian. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah Earning Per Share
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Penetapan Objek, Waktu dan Lokasi Penelitian Adapun yang menjadi objek penelitian adalah Earning Per Share (EPS) dan Return Saham pada PT. Astra International, Tbk Periode
BAB I PENDAHULUAN. Banyak sekali berbagai macam produk terjual di Indonesia. Salah satunya adalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Indonesia adalah negara yang menjadi pasar potensial bagi para pengusaha baik dalam negeri maupun luar negeri untuk memasarkan atau menjual produknya. Banyak
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Perputaran Persediaan, dan Perputaran Aktiva Tetap terhadap Return On Investment.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Peneltian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Perputaran Piutang, Perputaran Persediaan, dan Perputaran Aktiva Tetap terhadap Return On Investment. Berikut ini
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dengan judul ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG GO PUBLIC DI
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN INDEKS LQ-45
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN INDEKS LQ-45 Nama :Annisa Aulia Rahmawati NPM :10212954 Jurusan : Manajemen Pembimbing
BAB I PENDAHULUAN. manajemen. Penilaian prestasi atau kinerja suatu perusahaan diukur karena dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi pada umumnya memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai dalam usaha untuk memenuhi kepentingan para anggotanya. Keberhasilan
DAFTAR ISI. ABSTRACT... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR GRAFIK...
DAFTAR ISI ABSTRACT... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR GRAFIK... xv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2 Identifikasi
ANALISIS PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN LQ 45 YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE
ANALISIS PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN LQ 45 YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2009-2013 Nama : Siti Wulandari NPM : 19210954 Fakultas / Jurusan : Ekonomi /Manajemen Latar Belakang
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1. Simpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan pembahasan pada bab IV, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 5.1.4 Perkembangan Return On Equity (ROE),
ANALIS PENGARUH VARIABEL-VARIABEL FUNDAMENTAL YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI TAHUN
1 ANALIS PENGARUH VARIABEL-VARIABEL FUNDAMENTAL YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI TAHUN 2003-2007 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Syarat-syarat Guna Memenuhi Gelar Sarjana
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. KATA PENGANTAR... ii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... xi. DAFTAR GAMBAR... xiv. DAFTAR LAMPIRAN... xvi
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... xi DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xvi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah... 1 1.2. Identifikasi Masalah...
BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Berdirinya suatu perusahaan harus memiliki suatu tujuan yang
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Berdirinya suatu perusahaan harus memiliki suatu tujuan yang jelas. Ada beberapa yang mengemukakan tujuan dari berdirinya suatu perusahaan dengan tujuan pertamanya
BAB I PENDAHULUAN. nilai investasi di masa yang akan datang. (Jones, 2004). Tujuan kegiatan investasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Investasi merupakan suatu kegiatan menempatkan sejumlah dana selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan dan atau peningkatan nilai
I. PENDAHULUAN. Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk mencari profitabilitas. Profitabilitas
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk mencari profitabilitas. Profitabilitas menurut Anoraga (1997:300) adalah menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. fundamental terhadap harga saham pada sektor Textile dan Garment yang
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai analisis faktor fundamental terhadap harga saham pada sektor Textile dan Garment yang terdaftar di Bursa Efek
BAB I PENDAHULUAN. tersebut, namun disisi lain penggunaan financial leverage dapat berpotensi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Financial leverage dianggap menguntungkan apabila laba yang diperoleh lebih besar dari pada beban tetap yang timbul akibat penggunaan utang tersebut, namun disisi lain
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Identifikasi Masalah... 5 1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian...
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, baik sumber
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati. Sumber daya alam hayati terdiri dari sumber
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vi DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vi DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR LAMPIRAN... xv BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian... 1 1.2. Identifikasi
BAB I PENDAHULUAN. yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia usaha yang semakin meningkat seiring dengan majunya teknologi informasi, semakin menambah tingkat persaingan perusahaan dalam memperoleh keuntungan.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
114 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan dari hasil analisis yang didapat pada penelitian dengan judul Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Sektor Tekstil dan Garmen di Bursa
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), RETURN ON ASSET (ROA) DAN NET PROFIT MARGIN (NPM) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS, TBK
Dina Eldiana PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), RETURN ON ASSET (ROA) DAN NET PROFIT MARGIN (NPM) 22210059 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma 2010 TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. BAKRIE
BAB 1 PENDAHULUAN. pembangunan ekonomi Indonesia. Hal ini dimungkinkan karena pasar modal
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Sehubungan dengan investasi pada pasar modal, pemerintah Indonesia beranggapan bahwa pasar modal merupakan sarana yang dapat mendukung percepatan pembangunan
BAB I PENDAHULUAN. lebih dikenal dengan sebutan modal. Pasar modal (capital market) memiliki peran
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semakin berkembangnya perekonomian di negeri ini maka perkembangan dan pertumbuhan modal suatu perusahaan akan semakin meningkat, hal ini mengharuskan pihak manajemen
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar modal di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat karena dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Banyak investor yang mengalokasikan dana yang
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia terus diwarnai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia terus diwarnai dengan persaingan yang semakin ketat antar perusahan. Persaingan tidak hanya terjadi pada inovasi produk
BAB I PENDAHULUAN. kompleks setiap waktunya, menyebabkan pasar modal dan industri sekuritas
1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PENELITIAN Seiring dengan berkembangnya perekonomian yang semakin cepat dan kompleks setiap waktunya, menyebabkan pasar modal dan industri sekuritas menjadi salah
BAB I PENDAHULUAN. menggalang pergerakan dana jangka panjang dari masyarakat (investor) yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar modal merupakan sarana yang dapat mendukung percepatan pembangunan ekonomi Indonesia. Hal ini dimungkinkan karena pasar modal menggalang pergerakan dana
BAB I PENDAHULUAN. berbeda-beda dan kinerja perekonomian di Indonesia dilihat dari kinerja badan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Setiap badan usaha di Indonesia mempunyai prospek kinerja yang berbeda-beda dan kinerja perekonomian di Indonesia dilihat dari kinerja badan usaha yang ada
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. sebagai pedoman agar dapat digunakan didalam penelitian ini. Sebagai berikut
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Peneliti Terdahulu Pada penelitian ini menggunakan hasil dari para penelitian terdahulu sebagai pedoman agar dapat digunakan didalam penelitian ini. Sebagai berikut panelitian
BAB I PENDAHULUAN. komunikasi maka akan semakin meningkat pula upaya berbagai perusahaan untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejalan dengan perkembangan perekonomian yang didukung oleh peningkatan komunikasi maka akan semakin meningkat pula upaya berbagai perusahaan untuk mengembangkan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan uraian-uraian teori, hasil penelitian, dan analisis baik secara
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian-uraian teori, hasil penelitian, dan analisis baik secara deskriptif maupun verifikatif menggunakan analisis regresi linier berganda mengenai
BAB I PENDAHULUAN. penjualan efek ini dilaksanakan berdasarkan satu lembaga resmi yang disebut
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar modal merupakan tempat bertemunya pihak yang memiliki dana dengan pihak yang membutuhkan dana (perusahaan) serta memberikan kesempatan kepada investor
BAB I PENDAHULUAN. pasar modal. Dengan adanya pasar modal para investor dapat melakukan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar modal mempunyai peranan sangat penting dalam perekonomian suatu negara, hal ini dikarenakan pasar modal menjalankan fungsi ekonomi sekaligus fungsi keuangan
BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan nilai perusahaan. Tingginya nilai perusahaan dapat
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan profit atau laba untuk meningkatkan nilai perusahaan. Tingginya nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu pertama sebagai sarana bagi pendanaan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu pertama sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai
BAB I PENDAHULUAN. muncul berkaitan dengan efisiensi informasi. Hal ini dapat terjadi karena pasar
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan pasar modal di Indonesia mendorong banyaknya analisis yang muncul berkaitan dengan efisiensi informasi. Hal ini dapat terjadi karena pasar modal
BAB I PENDAHULUAN. Bursa Efek Jakarta (BEJ) atau Jakarta Stock Exchange (JSX) adalah sebuah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bursa Efek Jakarta (BEJ) atau Jakarta Stock Exchange (JSX) adalah sebuah bursa saham di Jakarta yang merupakan bursa tempat dimana orang memperjualbelikan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Investor membeli saham karena mengharapkan tingkat pengembalian yang maksimal atas investasi yang dilakukan tanpa adanya suatu risiko yang berarti Untuk itu
ANALISIS FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. ASTRA AGRO LESTARI, TBK UNTUK PERIODE
ANALISIS FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. ASTRA AGRO LESTARI, TBK UNTUK PERIODE 2010-2012 Nurlita 25210182 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma 2010 Dosen Pembimbing : Heru
4 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan fenomena, rumusan masalah, hipotesis, dan hasil penelitian
4 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan fenomena, rumusan masalah, hipotesis, dan hasil penelitian mengenai pengaruh Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM),
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan berlomba-lomba untuk dapat menghasilkan keuntungan atau laba yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Seiring dengan semakin sengitnya persaingan antar perusahaan, kini perusahaan berlomba-lomba untuk dapat menghasilkan keuntungan atau laba yang besar untuk
BAB I PENDAHULUAN. Pertumbuhan perusahaan yang secara sederhana adalah tingkat keuntungan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pertumbuhan perusahaan yang secara sederhana adalah tingkat keuntungan perusahaan atau seberapa besar perusahaan dapat memberikan imbal hasil kepada para investornya
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari beberapa variabel
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari beberapa variabel yang mempengaruh terjadinya Initial Return saham perusahaan yang melaksanakan IPO di Bursa
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. yang terkait dengan rumusan masalah yang telah disebutkan pada bab pertama antara lain:
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka terdapat beberapa simpulan yang terkait dengan rumusan masalah yang telah disebutkan pada bab pertama antara
Pengaruh Leverage dan Profitabilitas terhadap Dividend Payout Ratio pada Perusahaan Otomotif dan Komponen di Bursa Efek Indonesia
Pengaruh Leverage dan Profitabilitas terhadap Dividend Payout Ratio pada Perusahaan Otomotif dan Komponen di Bursa Efek Indonesia NAMA : NUR ANNISA NPM : 16209855 Latar Belakang Masalah Investasi adalah
merupakan sumber dana yang berasal dari luar perusahaan maupun dari
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Untuk dapat menjalankan usaha setiap perusahaan membutuhkan dana. Suatu perusahaan dalam pemenuhan keburuhan dananya berasal dari dua sumber, yaitu sumber intern
