Kebijakan & Prosedur

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Kebijakan & Prosedur"

Transkripsi

1 Kebijakan & Prosedur 5/16 IND

2 Pendahuluan Sebagai Distributor Independen dalam program PT. Reliv Indonesia. (selanjutnya disebut sebagai program Reliv ), Anda wajib memahami dan mematuhi Kebijakan dan Prosedur berikut, serta semua aturan, peraturan, kebijakan dan prosedur yang terkandung dalam materi Distributor lainnya (termasuk Perjanjian Distributor yang Kebijakan dan Prosedur ini menjadi bagiannya) atau yang mungkin dipublikasikan Reliv dari waktu ke waktu. Reliv berhak mengubah Kebijakan dan Prosedur ini, dan amandemennya boleh dipublikasikan bila dianggap perlu. Reliv bisa mempublikasikan amandemen Kebijakan dan Prosedur ini dengan sarana berikut ini termasuk namun tidak terbatas pada, website internet Reliv, publikasi berkala pada Distributor, pesan , dan/atau penyampaian pemberitahuan amandemen kepada Distributor ke alamat yang ada pada Reliv. Ketidakcocokan atau konflik antara Kebijakan dan Prosedur dan Perjanjian Distributor harus diselesaikan untuk mendukung Kebijakan dan Prosedur ini, sebagaimana diubah. Bila mensponsori Distributor baru, Anda bertanggung jawab memberikan versi terbaru Perjanjian Distributor dan Kebijakan dan Prosedurnya, sebelum Pemohon mendaftar pada Reliv. Salinan tambahan Kebijakan dan Prosedur ini dapat diperoleh dari Reliv atau bisa dilihat di website Reliv Reliv mematuhi semua peraturan pemerintah pusat, pemerintah provinsi jika sesuai, peraturan setempat yang mengatur pemasaran jaringan dan mengharuskan semua Distributor dalam program ini untuk melakukan hal yang sama. Kebijakan dan Prosedur berikut dirancang untuk membantu Anda dan Reliv dalam mematuhi aturan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk membaca dan memahami informasi dalam Kebijakan dan Prosedur ini. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang hal berikut, jangan ragu untuk mencari jawaban dari Sponsor atau leader Upline Anda. Bacalah informasi dalam Kebijakan dan Prosedur ini. Kebijakan dan Prosedur ini berisi aturan dan peraturan yang akan mengatur cara menjalankan bisnis Anda sebagai Distributor. Dengan mendaftar sebagai Distributor, Anda menyatakan dan mengakui bahwa semua Kebijakan dan Prosedur ini telah dibaca, benar-benar dipahami dan diterima sebelum menjadi seorang Distributor. Istilah yang Digunakan dalam Kebijakan dan Prosedur ini Produk yang Disetujui Negara Resmi Perusahaan Kompensasi artinya produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan oleh Reliv International, Inc dan anak perusahaannya yang telah disetujui dan terdaftar pada otoritas terkait (jika diperlukan) untuk pasar atau wilayah tertentu dan termasuk Produk Reliv. artinya negara-negara tempat terdaftarnya Entitas Reliv Afiliasi Local sesuai dengan hukum relevan yang berlaku untuk tujuan menjalankan bisnis dan secara resmi dibuka untuk bisnis dan dimana persetujuan yang relevan (jika diperlukan) diperoleh untuk Entitas Reliv Afiliasi Lokal untuk menjalankan pemasaran dengan jaringan atau penjualan langsung secara berjenjang. artinya perusahaan yang terdaftar pada Otoritas Yang Berwenang. artinya penghasilan yang diperoleh oleh Distributor sesuai dengan bisnis Distributor sebagai Distributor yang dihitung sesuai dengan Rencana Kompensasi.. Rencana Kompensasi artinya rencana kompensasi sebagaimana diatur dalam Panduan Distributor yang dari waktu ke waktu dapat dirubah, ditambah atau diganti atas kebijaksanaan Reliv, tunduk pada aturan otoritas terkait (jika diperlukan). 1

3 Informasi Rahasia Distributor Kedistributoran Perjanjian Distributor Formulir Pendaftaran Distributor Entitas Distributor Perangkat Distributor Panduan Distributor Downline Organisasi Downline Negara Asal artinya informasi yang terdapat dalam setiap materi yang diberikan oleh Reliv kepada Distributor atau diperoleh oleh Distributor setelah menjadi Distributor, yang merupakan atau berkaitan dengan nama, alamat, nomor telepon, silsilah dan informasi lainnya tentang atau yang berkaitan dengan atau sehubungan dengan Distributor atau Organisasi Downline atau Organisasi Upline dari setiap Distributor atau yang ditetapkan oleh Reliv sebagai rahasia atau kepemilikan. artinya Entitas Distributor yang diterima Reliv menjadi distributor independen dalam program Reliv dan yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pada Pasal B.1 dari Kebijakan dan Prosedur ini. artinya hak dan kewajiban Distributor yang timbul berdasarkan Perjanjian Distributor yang ditandatangani antara Distributor dan Reliv.. berarti Perjanjian Distributor yang akan ditandatangani atau telah ditandatangani (sebagaimana mestinya) antara Distributor dan Reliv sesuai dengan Pasal B.1 dari Kebijakan dan Prosedur ini dan yang mencakup Kebijakan dan Prosedur, Rencana Kompensasi dan Panduan Distributor.. berarti formulir pendaftaran sebagaimana dimaksud pada Pasal B.1 dari Kebijakan dan Prosedur yang harus dilengkapi oleh seseorang yang melamar ke Reliv menjadi Distributor. berarti berbagai entitas yang telah diterima oleh Reliv sebagai Distributor dan meliputi individu, pasangan menikah atau pasangan suami istri, Perusahaan, Perusahaan Perorangan, Persekutuan atau entitas lain yang disetujui oleh Reliv sesuai dengan Pasal B.6 dari Kebijakan dan Prosedur ini, dan Entitas Distributor berarti salah satu dari Entitas Distributor tersebut. berarti perangkat distributor dimaksud pada Pasal B.1 dari Kebijakan dan Prosedur ini dan yang isinya antara lain Panduan Distributor. berarti panduan yang terdapat dalam Perangkat Distributor yang mana Rencana Kompensasi merupakan bagiannya. berarti berkaitan dengan Distributor tertentu, Distributor yang merupakan bagian dari Organisasi Downline Distributor. berarti berkaitan dengan Distributor tertentu, semua Distributor secara pribadi disponsori oleh Distributor tersebut, serta Distributor yang disponsori oleh semua distributor, dan sebagainya berarti berkaitan dengan Distributor, Negara Resmi tempat Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor diserahkan dan diterima oleh Reliv atau Negara Resmi lain yang 2

4 dianggap Reliv sebagai negara asal dari Distributor tersebut. Entitas Reliv Afiliasi Lokal Afiliasi Master Kebijakan dan Prosedur Perusahaan Terkait Reliv Grup Reliv Kantor Reliv Produk Reliv Harga Eceran Sponsor Negara-negara tidak resmi Upline Organisasi Upline berarti masing-masing entitas yang didirikan oleh Reliv International Inc. atau Perusahaan Terkait di Negara yang ditunjuk secara Resmi untuk tujuan menjalankan bisnis dengan jaringan atau bisnis penjualan langsung secara berjenjang Reliv International Inc. dan Entitas Reliv Afiliasi Lokal berarti salah satu Entitas Reliv Afiliasi lokal. berarti Distributor yang diterima oleh Reliv sebagai Afiliasi Master setelah memenuhi persyaratan kualifikasi Afiliasi Master sebagaimana diatur dalam Rencana Kompensasi dan yang menikmati manfaat penuh Afiliasi Master seperti yang dijelaskan dalam Rencana Kompensasi. berarti kebijakan dan prosedur ini, yang mungkin dari waktu ke waktu diubah, ditambah atau diganti atas kebijaksanaan Reliv, tunduk pada persetujuan dari otoritas terkait (jika diperlukan). berarti sebuah perusahaan di mana Reliv menjadi pemegang saham atau perusahaan terkait atau perusahaan afiliasi sebagai pemegang saham Reliv berarti PT. Reliv Indonesia berarti Reliv dan Perusahaan Terkaitnya. berarti tempat usaha utama Reliv atau alamat lainnya yang dipublikasikan Reliv dari waktu ke waktu. berarti produk yang diproduksi dan/ atau didistribusikan oleh Reliv yang telah disetujui oleh otoritas yang relevan untuk didistribusikan di negara Indonesia, yang mana produk tersebut dari waktu ke waktu bisa diubah, ditambah atau diganti sesuai kebijaksanaan Reliv, tunduk pada persetujuan dari otoritas terkait (jika diperlukan) dan Produk Reliv berarti salah satu Produk Reliv tersebut. berarti harga jual eceran yang disarankan untuk masing-masing dan setiap Produk Reliv, yang mana harganya dari waktu ke waktu dapat diubah, dinaikkan atau diganti sesuai kebijaksanaan Reliv, tunduk pada persetujuan dari otoritas terkait (jika diperlukan). berarti Distributor yang mendaftarkan Distributor lain. berarti negara-negara selain negara Resmi. berarti dalam kaitannya dengan Distributor tertentu, Distributor yang merupakan bagian dari Organisasi Upline Distributor. berarti dalam kaitannya dengan Distributor tertentu, Sponsor Distributor, Sponsornya Sponsor, Sponsornya seseorang, dan sebagainya. 3

5 Dalam Kebijakan dan Prosedur ini, (i) kata-kata yang bermakna gender tertentu mencakup semua jenis kelamin, dan (ii) kata-kata yang bermakna jumlah tunggal meliputi jumlah jamak dan sebaliknya. A. ETIKA PROFESI Kode Etik Profesi Reliv Saya akan jujur dan adil dalam semua urusan/transaksi saya ketika menjadi Distributor. Saya akan melakukan semua aktivitas profesional saya dengan cara yang akan meningkatkan reputasi saya dan reputasi positif yang dibangun oleh Reliv. Saya akan bersikap sopan dan hormat kepada setiap orang selama menjalankan bisnis saya sebagai seorang Distributor. Saya akan memenuhi tanggung jawab kepemimpinan saya sebagai Sponsor, termasuk melatih dan mendukung Distributor dalam Organisasi Downline saya. Saya tidak boleh salah menggambarkan Produk Reliv atau Rencana Kompensasi, saya juga tidak akan terlibat dalam praktik penipuan atau praktik ilegal. Saya tidak akan mengajukan tuntutan terhadap setiap Produk Reliv yang tidak tercantum dalam materi iklan resmi Reliv. Saya tidak akan membuat klaim diagnostik atau klaim preskriptif terhadap salah satu Produk Reliv, maupun tidak akan menunjukkan pengalaman pribadi saya dengan Produk Reliv sebagai indikasi pengalaman yang mungkin orang lain harapkan. Kecuali secara khusus diizinkan secara tertulis oleh Reliv, saya tidak akan membuat pernyataan tentang potensi pendapatan dari Rencana Kompensasi Reliv, tidak juga membuat pernyataan apapun tentang jumlah pendapatan atau penghasilan khusus yang dapat diterima oleh Distributor. Saya mengerti dan setuju bahwa saya bertanggung jawab penuh atas semua kewajiban keuangan dan/atau kewajiban hukum yang saya keluarkan selama menjalankan bisnis saya sebagai seorang Distributor. Saya tidak akan meminta daftar kepemilikan, data base atau print out silsilah dari perusahaan penjualan langsung lainnya. Saya tidak akan menggunakan bahan penjualan atau asosiasi profesi yang bisa dianggap sebagai milik perusahaan lain. Saya akan menjalankan Kedistributoran saya sedemikian rupa untuk menghormati produk dan profesionalisme perusahaan lain. Saya tidak akan menyatakan bahwa Rencana Kompensasi ini sama atau mirip dengan rencana kompensasi jaringan atau perusahaan penjualan langsung lain. B. STATUS DISTRIBUTOR B.1 Menjadi Distributor Pemohon bisa menjadi Distributor bila melengkapi persyaratan-persyaratan berikut ini: a) Formulir Pendaftaran Distributor dan Formulir Perjanjian Distributor yang telah dilengkapi dan ditandatangani sebagaimana mestinya oleh Pemohon dan telah diterima dan disetujui oleh Reliv, dan b) Pemohon membeli Perangkat Distributor (Distributor Kit). CATATAN: Reliv berhak meminta bukti identitas pemohon setiap saat dan berhak menolak atau menolak Formulir Pendaftaran Distributor dengan kebijakan mutlaknya. Sesuai dengan Pasal B.6 Kebijakan dan Prosedur ini, pemohon dapat mengirimkan Formulir Pendaftaran Distributor dan Formulir Perjanjian Distributor mereka ke Reliv melalui fakmsimili, dengan 4

6 syarat salinan asli dari Formulir Pendaftaran Distributor harus diterima oleh Kantor Reliv dalam waktu tujuh (7) hari sejak tanggal formulir tersebut dikirim melalui faksimili. B.2 Tidak Ada Persyaratan Pembelian Tidak ada persyaratan untuk membeli Produk atau jasa Reliv, kecuali membeli Perangkat Distributor, untuk bisa menjadi Distributor. Setiap pernyataan atau saran yang bertentangan dengan Distributor dilarang keras.. B.3 Cukup Umur Distributor harus cukup umur di negara atau negara tempat tinggal mereka. B.4 Pasangan Menikah atau Pasangan Suami Istri Pasangan yang sudah menikah atau suami istri dan anak-anak tanggungan mereka (jika ada) memiliki alamat yang sama, bisa menjadi Entitas Distributor tunggal. Bila pasangan yang sudah menikah atau suami istri, keduanya menandatangani Formulir Pendaftaran Distributor, Tambahan pada Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor untuk Formulir Perusahaan atau Persekutuan dan Perjanjian Distributor harus secara bersama-sama/secara tanggung renteng terikat pada syarat-syarat Perjanjian Distributor dan Kebijakan dan Prosedur ini. Distributor lajang yang menikah atau hidup bersama dapat memilih untuk mempertahankan kedistributorannya secara terpisah kecuali salah satunya Sponsor langsung dari yang lain bila Kedistributoran terpisah mereka akan dikonsolidasikan/digabungkan dengan cara sebagaimana diarahkan oleh Reliv. Meskipun ada ketentuan lain dalam Kebijakan dan Prosedur ini, bila pasangan yang memiliki Entitas Distributor yang sama ternyata bercerai atau berpisah, maka Reliv akan tetap membayar komisi seperti sebelum perceraian atau perpisahan sampai menerima pemberitahuan tertulis, yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, yang menentukan cara pembayaran kompensasi selanjutnya. B.5 Kepentingan yang Bersamaan Orang-orang tidak boleh memiliki kepentingan manfaat (beneficial interest) yang bersamaan di lebih dari satu Entitas Distributor. Sebagai contoh, pemegang saham Perusahaan yang merupakan Distributor tidak boleh menjadi seorang Distributor secara terpisah. B.6 Perusahaan/Persekutuan/Perusahaan perseorangan yang Terdaftar dan Entitas Lain Perusahaan, Persekutuan, Perusahaan Perorangan yang terdaftar atau Entitas lain yang disetujui oleh Reliv, bisa menjadi Distributor menurut aturan berikut: a) Bila Perusahaan atau Persekutuan mendaftar menjadi Distributor, Formulir Pendaftaran Distributor atau Formulir Perjanjian distributor harus diserahkan atas nama Perusahaan atau Persekutuan (sebagaimana mestinya) dan harus berisi nama dan tanda tangan seorang petugas yang berwenang untuk mengadakan kontrak untuk dan atas nama Perusahaan atau Persekutuan (sebagaimana mestinya). Selain itu, Tambahan pada Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor untuk Perusahaan atau Persekutuan harus ditandatangani secara terpisah oleh masing-masing pemegang saham dan direktur Perusahaan atau masing-masing mitra dari Persekutuan (sebagaimana mestinya) dan diserahkan kepada Reliv bersama dengan Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor. b) Apabila Perusahaan Perorangan yang terdaftar mendaftar menjadi Distributor, maka Formulir Pendaftaran Distributor harus diserahkan atas nama Perusahaan Perorangan yang terdaftar dan harus menyebutkan nama Perusahaan Perorangan yang menandatangani Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor atas nama Perusahaan Perorangan yang terdaftar tersebut. 5

7 Dokumen pendukung lainnya yang harus diserahkan bersama dengan surat permohonan oleh perusahaan adalah: i. Salinan Akta Pendirian dan Anggaran Dasar Perusahaan, yang dinyatakan benar, lengkap dan terbaru oleh direktur perusahaan, dan ii. salinan keputusan dewan direksi Perusahaan yang menunjuk pejabat berwenang untuk mengadakan kontrak untuk dan atas nama Perusahaan, yang dinyatakan sebagai salinan yang benar oleh Direktur Perusahaan. Dokumen pendukung lainnya yang harus diserahkan bersama dengan surat permohonan oleh Persekutuan adalah: i. Salinan Sertifikat Pendaftaran usaha yang dijalankan oleh Persekutuan yang dikeluarkan sesuai dengan peraturan yang dibuat didalamnya, yang dinyatakan benar, lengkap dan terbaru oleh mitra dari Persekutuan, dan ii. Salinan entri keterangan/data usaha yang dijalankan oleh Persekutuan yang dinyatakan benar, lengkap dan terbaru. Dokumen pendukung lainnya yang harus diserahkan bersama dengan surat permohonan oleh Perusahaan Perseorangan terdaftar adalah: i. Salinan Sertifikat Pendaftaran usaha yang dijalankan oleh perusahaan perseorangan, yang diterbitkan sesuai dengan peraturan yang dibuat didalamnya, yang dinyatakan benar, lengkap dan terbaru oleh Prusahaan Perseorangan tersebut, dan ii. Salinan entri keterangan/data usaha yang dijalankan oleh perusahaan perseorangan, yang lengkap dan terbaru. Dokumen pendukung lainnya yang harus diserahkan bersama surat permohonan oleh entitas selain Perusahaan, Persekutuan atau Perseorangan adalah: i. ika relevan, salinan peraturan, Akta Pendirian atau Anggaran Dasar entitas atau instrumen lain yang merupakan atau mendefinisikan konstitusi (AD)-nya, yang dinyatakan benar, lengkap dan terbaru, atau terjemahannya yang dibuat oleh penerjemah tersumpah jika tidak dalam bahasa Inggris; ii. Dokumen lain yang mungkin diperlukan oleh Reliv untuk memutuskan apakah akan menyetujui entitas dan menerima entitas tersebut sebagai Distributor. Catatan: surat permohonan Distributor yang dibuat oleh Perusahaan, Persekutuan, Perusahaan perseorangan Terdaftar atau badan hukum lain yang disetujui oleh Reliv sesuai dengan Pasal B.6 harus diserahkan secara langsung atau dikirim melalui pos ke Kantor Reliv. Permohonan/aplikasi yang dikirimkan melalui faksimili tidak akan dilayani. c) Masing-masing pemegang saham Perusahaan dan masing-masing mitra dari Persekutuan (sebagaimana mestinya), yang memberikan Tambahan pada Formulir Pendaftaran Distributor dan Formulir Perjanjian Distributor untuk Perusahaan atau Persekutuan, secara bersama-sama terikat oleh ketentuan-ketentuan Perjanjian Distributor dan Kebijakan dan Prosedur ini. Setiap pemegang saham Perusahaan atau mitra Persekutuan menjamin pelaksanaan kewajiban Perusahaan atau Persekutuan (sebagaimana mestinya) sebagai Distributor. Selanjutnya, setiap pemegang saham Perusahaan dan masing-masing mitra Persekutuan menyatakan dan setuju bahwa ia akan aktif dalam menjalankan usaha Perusahaan atau Persekutuan sebagai Distributor. d) Reliv berhak untuk mengakhiri Perjanjian Distributor dari setiap Perusahaan, Persekutuan, Perusahaan Perorangan atau badan hukum lain yang disetujui oleh Reliv 6

8 sesuai Pasal B.6 apabila (i) entitas itu menjual atau menerbitkan saham atau penyertaan apapun dalam entitas kepada setiap orang yang tidak tercantum dalam, dan tidak ikut menandatangani, aplikasi/surat permohonan asli atau (ii) terjadi pengalihan saham atau penyertaan dalam entitas tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Reliv. Pemegang saham Perusahaan atau mitra Persekutuan atau Perusahaan perorangan, dengan alasan pengalihan saham yang dimaksud dalam Pasal B.6 (d), tidak akan dibebaskan dari kewajiban dalam Perjanjian Distributor. e) Seseorang yang merupakan pemegang saham, direktur, sekretaris atau pejabat dari Perusahaan atau mitra dari Persekutuan atau Pemilik Perorangan dari Perusahaan Perseorangan yang merupakan Distributor tidak boleh menjadi Distributor secara terpisah dan juga tidak boleh menjadi pemegang saham, direktur, sekretaris atau pejabat di Perusahaan lain atau mitra dari persekutuan lain atau Pemilik Perorangan dari Perusahaan Perorangan lain, yang merupakan Distributor Reliv. f) Seseorang yang merupakan Distributor dapat mengalihkan Kedistributorannya ke Perusahaan atau Persekutuan atau Perusahaan Perorangan dengan mengisi Formulir Pendaftaran Distributor atas nama entitas dan mengalihkan Kedistributorannya tersebut kepada entitas dengan cara yang disetujui oleh Reliv. g) Perubahan bentuk, struktur atau nama Entitas Distributor (kecuali individu dan pasangan yang sudah menikah atau pasangan suami istri) hanya dapat dilakukan dengan persetujuan dari Reliv, dimana Reliv dapat menolaknya atas kebijakan mutlaknya. Perubahan bentuk atau struktur Entitas Distributor (kecuali individu dan pasangan yang sudah menikah atau suami istri) yang dimaksud pada Pasal ini termasuk namun tidak terbatas pada (i) penerbitan saham oleh entitas atau penerbitan penyertaan apapun dalam entitas kepada seseorang yang tidak tercantum dalam, dan tidak ikut menandatangani, surat aplikasi asli atau (ii) setiap pengalihan saham atau penyertaan apapun di entitas. h) Untuk tujuan penghargaan, undangan untuk berpartisipasi dalam program insentif dll, Perusahaan atau Persekutuan dapat mencalonkan satu pemegang saham atau mitra, sebagaimana mestinya, untuk menerima hak tersebut ketika menyerahkan Tambahan pada Formulir Pendaftaran Distributor dan Formulir Perjanjian Distributor untuk perusahaan atau Persekutuan. i) Reliv berhak atas kebijakan mutlaknya untuk menyetujui atau menolak perubahan nama usaha distributor, entitas dan pembentukan trust untuk tujuan perencanaan atau tujuan pembatasan tanggung jawab. Bila suatu trust dibentuk oleh Distributor, Reliv boleh meminta rincian dan/atau dokumen tambahan yang dianggap perlu dari waktu ke waktu termasuk bukti kuasa trustee (wali amanat) untuk mendaftar dan mengoperasikan Kedistributoran. B.7 Status Kontraktor Independen Semua Distributor adalah kontraktor independen, terlepas dari Reliv. Distributor bukanlah franchisee/penerima waralaba, usaha patungan, mitra, karyawan, atau agen Reliv. Distributor tidak punya kewenangan untuk membuat pernyataan, perjanjian atau komitmen kebendaan apapun untuk atau atas nama Reliv atau mengikat Reliv dengan cara apapun. Reliv tidak mengendalikan waktu, lokasi atau jumlah pekerjaan yang distributor lakukan. Distributor bebas melakukan pekerjaan dengan orang lain, menjalankan bisnis lain atau menyediakan jasa kepada orang lain.. B.8 Pajak Setiap Distributor bertanggung jawab mematuhi semua peraturan dan undang-undang perpajakan dan jaminan sosial, termasuk namun tidak terbatas pada, mengisi laporan pendapatan 7

9 mereka sendiri dan mengisi SPT lainnya dan mendaftarkan setiap karyawan menurut sistem pajak. Distributor tidak, dan tidak akan diperlakukan sebagai, karyawan, penerima waralaba, usaha patungan, mitra atau agen berdasarkan undang-undang pajak, jaminan sosial atau pengangguran, atau undang-undang, peraturan, aturan atau regulasi lainnya. B.9 Perjanjian Pemberian Ganti Rugi Setiap Distributor setuju dan menyanggupi Reliv untuk sepenuhnya mengganti kerugian, membela, dan membebaskan Reliv dan perusahaan di Grup Reliv dan petugas, agen, karyawan, direktur dan perwakilan mereka ( Orang yang terdampak ) setiap saat terhadap dan dalam hal setiap dan semua klaim, tuntutan, kerugian, biaya, ganti rugi, kekurangan, tindakan, gugatan, proses hukum, beban, hukuman, denda, penghakiman, termasuk biaya hukum, akuntansi, dan biaya lainnya (berdasarkan pengacara dan klien), biaya dan kewajiban lainnya yang dialami, yang terjadi atau diderita oleh atau yang diancamkan kepada mereka, atau diderita oleh Reliv atau salah satu dari perusahaan di Grup Reliv atau Orangorang terdampak, yang diakibatkan, yang timbul dari atau terkait dengan (i) pelaksanaan bisnis Distributor sebagai Distributor dan/atau (ii) pelanggaran Perjanjian Distributor oleh Distributor. Setiap Distributor membebaskan dan melepaskan klaim apapun yang mungkin ia miliki terhadap Reliv dan/atau salah satu perusahaan di Grup Reliv dan setiap pejabat, direktur, karyawan dan agen yang timbul dari setiap tindakan, kelalaian, pernyataan Distributor terkait dengan bisnis Reliv yang dilakukan oleh Reliv dan/atau salah satu perusahaan di Grup Reliv dan setiap pejabat, direktur, karyawan dan agen. Dalam hal apapun Grup Reliv tidak bertanggung jawab terhadap Distributor (atau siapa pun yang mengklaim melalui Distributor) atas ganti kerugian konsekuensial atau ganti kerugian khusus. B.10 Kepatuhan Semua Distributor harus mematuhi semua undang-undang, peraturan, aturan, persyaratan pajak dan arahan resmi yang berlaku (apakah memiliki kekuatan hukum atau tidak) mengenai operasi bisnis mereka sebagai Distributor. Semua Distributor bertanggung jawab atas keputusan manajerial mereka sendiri dan pengeluaran, termasuk semua kewajiban pajak. Perjanjian Distributor yang mencakup Kebijakan dan Prosedur ini dibuat sebagai panduan untuk menjalin hubungan antara Reliv dan Distributornya. Pelanggaran terhadap Perjanjian Distributor atau tindakan ilegal, curang, menipu, tindakan tidak benar, mengancam atau perilaku bisnis tidak etis oleh Distributor dapat mengakibatkan, atas kebijakan Reliv, dalam sejumlah tindakan korektif, termasuk namun tidak terbatas pada: (1) penerbitan surat peringatan tertulis, (2) penangguhan status Distributor, (3) penangguhan atau kehilangan hak bonus atau penghentian komisi, (4) penghentian paksa Perjanjian Distributor, (5) proses hukum untuk ganti rugi moneter dan/atau ganti rugi adil; atau kombinasi hal tersebut di atas. B.11 Nomor Identitas Nomor identitas Reliv untuk Distributor terdiri dari kode negara diikuti dengan tiga huruf pertama nama keluarga/nama Persekutuan/Nama perusahaan/nama perusahaan Perseorangan (untuk dimasukkan oleh Distributor), diikuti dengan enam angka pra-cetak yang terdapat pada bagian atas sudut kanan atas Formulir Permohonan Distributor. Reliv harus memberitahu Nomor Keanggotaan Kedistibutoran yang disebut Control Number Record ( Nomor RCN ) Distributor. Distributor wajib mencantumkan Nomor RCN mereka pada semua korespondensinya dengan Reliv. B.12 Tidak Ada Wilayah Eksklusif Tidak ada wilayah eksklusif untuk keperluan pemasaran atau pensponsoran. Distributor tidak boleh menyiratkan atau menyatakan bahwa mereka memiliki wilayah eksklusif. 8

10 Tidak ada batasan geografis untuk pensponsoran Distributor di Negara Resmi. B.13 Informasi Rahasia Setiap Distributor setuju dan mengakui bahwa Informasi Rahasia adalah hak milik dan rahasia bagi Reliv dan diperoleh Reliv dengan usaha keras dan biaya besar, sangat besar nilainya bagi Reliv dan dikelola oleh Reliv dan diberikan kepada Distributor secara rahasia. Kecuali jika diizinkan secara tegas dan tertulis oleh Reliv, masing-masing Distributor setuju, berikrar dan berjanji untuk tidak mengungkapkan Informasi Rahasia kepada pihak ketiga, langsung atau tidak langsung, atau menggunakan atau memungkinkan informasi itu digunakan untuk bersaing dengan Reliv atau untuk tujuan apa pun selain mempromosikan program Reliv. Distributor dan Reliv setuju bahwa, kecuali untuk perjanjian kerahasiaan dan perjanjian tidak boleh mengungkap informasi rahasia (non-disclosure agreement), Reliv tidak akan memberikan Informasi Rahasia ke Distributor. Lebih lanjut setiap Distributor mengakui dan setuju bahwa Informasi Rahasia yang diterima atau diperoleh, baik dalam bentuk daftar yang dibuat oleh Reliv atau sebaliknya, diterima secara rahasia dan berdasarkan syarat dan perjanjian bahwa informasi tersebut akan dirahasiakan sepenuhnya. Setiap Distributor juga setuju, berikrar dan berjanji untuk tidak mengungkapkan Informasi Rahasia untuk tujuan apapun kecuali untuk pelaksanaan fungsi dan kewajiban sebagai Distributor. Setiap Distributor juga menyatakan dan setuju bahwa ketentuan-ketentuan tersebut wajar dan diperlukan untuk melindungi kepentingan Reliv dan Distributor dalam Informasi Rahasia dan hubungan bisnis penting terkait. Semua hak dan kewajiban di Pasal B.13 ini akan tetap berlaku setelah berakhirnya atau pengakhiran kedistributoran seorang Distributor. B.14 Kegiatan Usaha Lain Distributor bebas dipekerjakan oleh, atau menyediakan jasa kepada, badan usaha lain, atau bebas melakukan kegiatan usaha lainnya. Namun, Distributor dilarang menggunakan nama Reliv atau nama Produk Reliv sehubungan dengan kegiatan usaha lainnya. Setiap Distributor setuju bahwa, saat menjadi Distributor (termasuk Distributor yang ditangguhkan sesuai dengan Pasal C.8), dan selama jangka waktu 18 (delapan belas) bulan sejak berakhirnya atau pengakhiran Kedistributoran, ia tidak boleh secara langsung atau tidak langsung, (i) meminta/mengajak Distributor menjadi distributor untuk, atau menjalin hubungan dengan, setiap orang atau badan hukum (selain Grup Reliv) yang bergerak dalam bidang pemasaran atau penjualan produk atau jasa melalui penjualan langsung, pemasaran jaringan atau metode multilevel marketing atau organisasi, (ii) meminta penjualan, atau menjual, produk atau jasa ke Distributor, selain produk atau jasa yang dijual oleh Reliv, atau (iii) mengubah hubungan Distributor dengan Reliv atau perusahaan terkait. Istilah meminta/ mengajak termasuk setiap promosi yang sebenarnya atau percobaan promosi, perekrutan, rekomendasi, dorongan, saran, bujukan, atau usaha untuk mempengaruhi dengan cara lain, baik secara langsung atau melalui pihak ketiga, Distributor Reliv lain atau pelanggan untuk mendaftar atau berpartisipasi dalam multilevel marketing lain atau peluang penjualan langsung. Istilah Meminta juga mencakup tindakan dalam menanggapi permintaan informasi oleh Distributor Reliv lain atau pelanggan. Distributor dilarang menggunakan Informasi Rahasia untuk meminta Distributor lain agar menjual produk atau jasa, selain produk atau jasa yang dijual oleh Reliv. Setiap Distributor juga mengakui dan setuju bahwa ketentuan-ketentuan tersebut adalah wajar dan diperlukan untuk melindungi kepentingan Reliv dan Distributor dalam Informasi Rahasia dan hubungan bisnis penting terkait. Semua hak dan kewajiban di Pasal B.14 ini akan 9

11 tetap berlaku setelah berakhirnya atau pengakhiran kedistributoran seorang Distributor. B.15 Pensponsoran Internasional Distributor dapat mensponsori Distributor lainnya di negara-negara selain Negara Asal Distributor (untuk tujuan Pasal 8.15 ini, selanjutnya Distributor yang mensponsori tersebut disebut Distributor Asing ), dengan syarat Distributor Asing hanya akan mensponsori Distributor lainnya di Negara Resmi. Daftar Negara Resmi [dilampirkan dalam Perangkat Distributor dan] diumumkan atau akan diumumkan oleh Reliv melalui publikasi Reliv yang sesuai atau cara lain (termasuk namun tidak terbatas pada posting/pengumuman di website Reliv berkaitan dengan operasi di Indonesia [ ] dan laporan berkala). A) Produk Reliv dan materi penjualan yang disetujui: Distributor asing dapat menawarkan, untuk penjualan dan distribusi, produk Reliv dan materi penjualan Reliv yang disetujui oleh dan terdaftar di otoritas terkait (jika perlu) untuk pasar atau wilayah tertentu (selanjutnya masing-masing disebut sebagai Produk Disetujui dan Materi Penjualan disetujui ). Entitas Reliv Afiliasi Lokal akan menjadi distributor eksklusif bagi Distributor Asing untuk Produk yang disetujui dan Materi Penjualan yang disetujui di pasar atau wilayah tertentu. B) Dalam menjalankan bisnis internasional di negara-negara Resmi dan/atau wilayah resmi terdaftar: 1. Distributor asing harus mempromosikan Produk yang Disetujui dan mempromosikan peluang bisnis melalui kontak pribadi untuk memastikan orientasi produk yang tepat dan layanan pelanggan. 2. Distributor Asing hanya dapat mempromosikan dan/atau berlatih dengan Materi Penjualan Disetujui yang didistribusikan oleh Entitas Reliv Afiliasi Lokal yang ada di Negara Resmi. 3. Distributor yang berkinerja baik berhak untuk mensponsori di semua Negara Resmi yang telah dibuka secara resmi untuk penjualan produk. 4. Distributor asing bertanggung menemukan dan mematuhi semua undang-undang yang berlaku, peraturan, aturan, persyaratan pajak, dan tuntutan lain dari Negara Resmi yang relevan, termasuk kebijakan dan prosedur spesifik-negara dan arahan resmi (apakah memiliki kekuatan hukum atau tidak). 5. Distributor Asing bertanggung jawab sepenuhnya untuk menjalankan bisnis independennya secara sah di Negara Resmi. Distributor asing juga setuju untuk sepenuhnya mengganti kerugian, membela, dan membebaskan Reliv dan perusahaan di Grup Reliv dan direktur, pejabat, agen, karyawan, dan perwakilan ( Orang Terdampak ) setiap saat terhadap dan dalam hal apapun dan semua klaim, tuntutan, kerugian, biaya, ganti rugi, kekurangan, tindakan, gugatan, proses hukum, beban, hukuman, denda, penghakiman, termasuk biaya hukum, biaya akuntansi, dan biaya lainnya (berdasarkan pengacara dan klien), biaya dan tanggung jawab lain apapun yang diderita, terjadi atau dialami oleh atau yang diancamkan kepada mereka, atau diderita oleh Reliv atau perusahaan di Grup Reliv atau Orang Terdampak, yang diakibatkan, yang timbul dari atau berkaitan dengan tindakan Distributor Asing, kelalaian atau pernyataan dalam mensponsori atau melakukan usaha mandirinya sebagai Distributor di salah satu atau semua Negara Resmi. C) Kegiatan bisnis atau kegiatan promosi tidak dapat dilakukan di Negara Resmi sebelum Entitas Reliv Afiliasi Lokal (Local Affiliated Reliv Entity) di Negara Resmi dibuka secara resmi. Distributor Asing tidak boleh melakukan hal-hal berikut ini di negara-negara tidak resmi: 10

12 1. Menjual atau mendistribusikan setiap produk atau sampel produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan oleh Grup Reliv dengan cara apapun. 2. Mempromosikan peluang bisnis Reliv atau salah satu divisinya di Negara resmi, termasuk namun tidak terbatas pada: a. Menempatkan daftar telepon yang mengiklankan Kedistributoran independen, produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan oleh Grup Reliv atau peluang bisnis Reliv b. Mempromosikan atau melakukan jenis peluang bisnis, produk atau pertemuan pelatihan dengan sejumlah individu. c. Membangun kantor bisnis atau menyewa fasilitas untuk mempromosikan produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan oleh Grup Reliv atau peluang bisnis Reliv. d. Membangun agen atau agen-agen untuk mempromosikan peluang bisnis Reliv dan/atau produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan oleh Grup Reliv. e. Meminta atau menegosiasikan kontrak atau perjanjian formal atau informal lainnya untuk memungkinkan calon Distributor melihat peluang bisnis Reliv, sponsor tertentu atau line. f. Menerima uang atau imbalan lain, atau melakukan transaksi keuangan dengan orang manapun, baik secara pribadi atau melalui agen. 3. Mendaftar Calon Distributor dari Negara tidak resmi menurut Perjanjian Distributor dari Negara Resmi. 4. Mengadakan pertemuan di Negara Resmi atau wilayah resmi/terdaftar dengan Calon Distributor dari Negara Tidak Resmi atau mengadakan pelatihan atau mempromosikan peluang bisnis Reliv atau produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan oleh Grup Reliv di Negara Tidak Resmi. 5. Menyatakan bahwa ia adalah agen tunggal untuk Reliv atau memiliki hak eksklusif Distributor di negara manapun. 6. Mempromosikan atau melakukan jenis kegiatan yang oleh Reliv, atas kebijakannya sendiri, dianggap bertentangan dengan standar perilaku dan kebijakan Reliv termasuk Kebijakan dan Prosedur ini. D) Reliv berusaha mempertahankan kelancaran pengoperasian dari satu negara ke negara lain. Namun, perbedaan dapat terjadi di daerah bisnis Distributor seperti retail volume ( RV ), business volume ( BV ), point volume ( PV ), kebutuhan promosi dan mata uang negara. Keputusan Reliv tentang salah satu hal sebagaimana dimaksud dalam Pasal B.15 (D) bersifat final dan mengikat. 1. Reliv memberikan kompensasi kepada Distributor Asing dalam mata uang dari Negara Asal Distributor Asing. 2. Jika Negara Asal Sponsor berbeda dengan Negara Asal Distributor, Reliv akan memindahkan semua bisnis (RV, BV dan PV) Distributor ke dalam RV, BV dan PV Negara Asal Sponsor. 11

13 C. PENGOPERASIAN DISTRIBUTOR C.1 Pensponsoran Integritas dan perilaku etis selalu menjadi elemen penting dari program Reliv dan memainkan peran penting dalam kesuksesan kita. Kita semua tahu bahwa salah satu alasan orang tertarik dengan Grup Reliv, dan betah bersama kami, adalah karena kita mempertahankan standar perilaku pribadi dan perilaku bisnis yang tinggi. Sebagai Distributor, Anda berhak mensponsori pemohon dalam program Reliv. Untuk mendaftarkan Distributor baru, Distributor tidak akan mendapatkan kompensasi. Namun, Distributor akan diberikan kompensasi sesuai Rencana Kompensasi berdasarkan volume penjualan produk. Tidak ada kepastian atau jaminan kompensasi atau komisi. Kompensasi akan didasarkan pada penjualan ritel Produk Reliv ke konsumen akhir seperti yang dijelaskan dalam Panduan Distributor. C.2 Pendaftaran Berganda Jika seorang pemohon menyerahkan lebih dari satu Formulir Pendaftaran Distributor yang menyebutkan Sponsor yang berbeda pada Formulir Pendaftaran Distributor yang berbeda, maka Reliv hanya akan menerima Formulir Pendaftaran Distributor yang pertama kali dilengkapi dan ditandatangani. C.3 Persyaratan Pelatihan Distributor yang mensponsori Distributor baru harus memastikan bahwa Distributor baru telah dilatih dengan benar sesuai dengan Panduan Distributor, Perjanjian Distributor, Kebijakan dan Prosedur ini, lini produk, Rencana Kompensasi, praktek bisnis yang sehat dan strategi membangun bisnis. Secara khusus tanggung jawab pelatihan Sponsor meliputi: a) Meluangkan banyak waktu dengan Distributor baru sebagaimana diperlukan untuk membantu mereka memahami lini produk Reliv, Rencana Kompensasi, Panduan Distributor dan materi lainnya yang diterbitkan oleh Reliv. b) Melatih Distributor baru tentang cara menyelesaikan transaksi, termasuk cara mengisi formulir pemesanan yang relevan. c) Melakukan kontak secara teratur dengan maksud melatih dan memotivasi Distributor baru. Distributor di Negara-negara Resmi selain Negara Asal Sponsor harus didukung dengan sering dihubungi oleh Sponsor (yaitu lewat pos, telepon, fax, , dll). C.4 Komunikasi Downline Distributor, sebagai kontraktor independen, dianjurkan untuk mendistribusikan informasi dan pengarahan kepada downline masing-masing. Namun, Distributor harus berusaha untuk menyesuaikan diri dengan informasi yang diberikan oleh Reliv melalui materi iklan, materi audio dan video, telekonferensi, pertemuan dan konvensi. Pada saat yang sama, setiap Distributor wajib melaksanakan ketekunan yang maksimal untuk menghindari memberikan kesan bahwa ia bertindak sebagai agen Reliv. Status independen Distributor harus dipertahankan dan direpresentasikan setiap saat. C.5 Pengalihan Sponsor Memindahkan atau mengalihkan sponsorship jarang diperbolehkan dan sebisa mungkin dicegah. Menjaga integritas sponsorship sangatlah diperlukan untuk keberhasilan organ- 12

14 isasi secara keseluruhan. Setiap transfer sponsorship harus mendapat persetujuan tertulis sebelumnya dari Reliv dimana transfer sponsorship itu bisa disetujui atau ditolak atas kebijaksanaan mutlak Reliv ini. Sesuai dengan di atas, kejadian berikut dapat menyebabkan disetujuinya transfer sponsorship: a) Kasus pensponsoran yang tidak etis atau penipuan oleh Sponsor. Reliv memiliki kewenangan mutlak untuk melakukan setiap reorganisasi Organisasi Downline dari Sponsor tersebut di atas. b) Permohonan tertulis seorang Distributor untuk penggantian sponsor, disertai dengan surat persetujuan yang ditandatangani oleh kelima Afiliasi Master Upline Distributor yang ada. Setiap permohonan transfer sponsorship yang sesuai dengan item (a) atau (b) diatas harus disaksikan dan harus menyatakan dengan jelas bahwa semua pihak yang terlibat memahami konsekwensi dari penggantian sponsor. Permohonan harus disertai dengan biaya yang sama dengan biaya Perangkat Distributor saat ini. c) Distributor yang secara sukarela mengakhiri Kedistributorannya sesuai dengan Pasal C.7 dan memelihara tanpa ada kegiatan, selain menjadi pelanggan ritel Produk Reliv, untuk jangka waktu enam (6) bulan sejak tanggal efektif pengakhiran sebagaimana diatur pada Pasal C.11 mungkin pada batas akhir (6) bulan bergabung pada Distributor yang dia pilih. Distributor harus mencatat bahwa pada setiap perubahan sponsorship, hanya Distributor yang mengajukan permohonan perubahan dalam pensponsoran dipindahkan. Sesuai dengan bagianb C.5 (a) di atas, semua Distributor lainnya di Organisasi Downline Sponsor bersangkutan akan tetap dalam Organisasi Downline asli. C.6 Akuisisi Bisnis Setiap Distributor yang ingin mengambil alih bisnis Distributor lain pertama-tama harus mengakhiri Kedistributorannya sesuai Pasal C.7 Kebijakan dan Prosedur ini dan hanya akan memperoleh atau membeli hak tersebut setelah berakhirnya waktu enam (6) bulan sejak tanggal efektif pengakhiran Kedistributorannya sebagaimana diatur pada Pasal C.11 Kebijakan dan Prosedur ini ( Periode tunggu enam bulan ) C.7 Berhenti Secara Sukarela Distributor dapat secara sukarela mengakhiri Kedistributorannya setiap saat dengan menyampaikan pemberitahuan tertulis tentang maksudnya itu ke Reliv di Kantor Reliv. Pengakhiran sukarela itu akan berlaku setelah Kantor Reliv menerima pemberitahuan tertulis tersebut. Namun tanggal efektif pengakhiran sesuai dengan Pasal C.7 untuk tujuan Kebijakan dan Prosedur ini diatur pada Pasal C.11 Kebijakan dan Prosedur. Distributor yang secara sukarela mengakhiri Kedistributorannya harus memenuhi syarat untuk menyerahkan permohonan menjadi Distributor dan menandatangani Perjanjian Distributor baru setelah berakhirnya Periode Tunggu Enam Bulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal C.6 Kebijakan dan Prosedur ini. C.8 Pengakhiran Paksa atau Penangguhan Reliv dapat mengakhiri atau menangguhkan Kedistributoran karena suatu sebab ( Sebab ). Sebab berarti dan mencakup, namun tidak terbatas pada: a) pelanggaran terhadap Perjanjian Distributor yang mencakup Panduan Distributor, Kebijakan dan Prosedur serta Rencana Kompensasi; b) pengambilan harta Reliv atau Distributor lain secara salah; 13

15 c) tindakan tidak jujur mengenai Reliv atau Distributor lain, atau sebaliknya, atau d) penggunaan atau penjualan obat-obatan terlarang atau penggunaan alkohol yang berlebihan atau perilaku pribadi lainnya yang, dalam pandangan Reliv, mungkin mencerminkan hal yang negatif bagi Reliv. Reliv mensyaratkan standar integritas yang tinggi dan perilaku bertanggung jawab sebagai Distributor dan perilaku Distributor memiliki dampak material pada bisnis Reliv. Reliv memiliki hak yang sah dan substansial dalam mengharuskan Distributor untuk mempertahankan standar integritas yang tinggi dan perilaku bertanggung jawab sebagai Distributor. Tanpa mengurangi ketentuan lain dalam Kebijakan dan Prosedur ini, Reliv dapat mengakhiri Kedistributoran Distributor manapun atas kebijakannya sendiri, dengan atau tanpa sebab setelah menyampaikan pemberitahuan tertulis tiga puluh (30) hari sebelumnya kepada Distributor di alamat Distributor sebagaimana diatur dalam Formulir Pendaftaran Distributor atau alamat lain yang selanjutnya bisa diberitahukan secara tertulis kepada Distributor oleh Reliv. C.9 Prosedur untuk Pengakhiran Paksa atau Penangguhan Reliv dapat, atas kebijakannya sendiri, menangguhkan atau mengakhiri Kedistributoran Distributor karena suatu sebab. Penangguhan mungkin bisa selama jangka waktu sampai 1 (satu) tahun (atas kebijaksanaan Reliv) (selanjutnya disebut sebagai jangka waktu penangguhan ). Reliv dapat mendelegasikan orang yang dianggapnya cocok dengan kewenangan Reliv untuk menentukan apakah ada penyebab dan apakah akan menangguhkan atau menghentikan Kedistributorannya. Setelah ditetapkan bahwa ada penyebab dan Distributor harus ditangguhkan atau dihentikan, Reliv bisa atas kebijakannya sendiri menangguhkan atau mengakhiri kedistributoran Distributor tersebut dengan menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Distributor di alamat Distributor sebagaimana diatur dalam Formulir Pendaftaran Distributor atau alamat lain yang diberitahukan secara tertulis kepada Reliv oleh distributor. Penangguhan akan berlaku efektif sejak hari pertama saat pemberitahuan tersebut di atas disampaikan oleh Reliv kepada Distributor sebagaimana ditunjukkan pada catatan Reliv (selanjutnya disebut sebagai tanggal efektif penangguhan ). Tanggal efektif pengakhiran Kedistributoran tersebut sesuai dengan Pasal C.9 sebagaimana diatur dalam Pasal C.11 Kebijakan dan Prosedur ini. C.10 Pengaruh Penangguhan Dalam hal penangguhan Distributor karena suatu Sebab: a) Distributor tidak berhak bertindak sebagai Distributor atau menerima sebagian manfaat Distributor selama jangka waktu penangguhan, dan b) Distributor tidak berhak menerima kompensasi apapun sebagai Distributor selama jangka waktu penangguhan (kecuali pembayaran yang mungkin telah jatuh tempo untuk periode sebelum tanggal efektif penangguhan). Reliv berhak menghapus-balik (set off) kerugian yang mungkin diderita Reliv karena tindakan Distributor atas Kompensasi apapun yang mungkin jatuh tempo bagi Distributor pada tanggal efektif penangguhan, dan c) Organisasi Downline yang disponsori Distributor dianggap telah pindah ke Sponsor berikutnya pada Upline Distributor yang ditangguhkan pada tanggal efektif penangguhan dan tetap di sana selama jangka waktu penangguhan. 14

16 C.11 Efek Pengakhiran Sukarela / Paksa Pengakhiran Kedistributoran Distributor secara sukarela atau paksa ( Mengakhiri Distributor ) menyebabkan Distributor yang Mengakhiri kehilangan hak atas Organisasi Downline yang disponsorinya yang berlaku efektif sejak tanggal efektif pengakhiran sebagaimana diatur dalam Pasal C.11 ini, dimana hak tersebut harus pindah ke Sponsor berikutnya di organisasi Upline Distributor Pengakhir dan akan tetap ada di sana apakah Distributor Pengakhir itu masuk kembali ke organisasi atau tidak. Pengakhiran itu berlaku surut pada awal bulan saat pengakhiran tersebut berlaku efektif. Dengan demikian, tanggal efektif pengakhiran adalah, dalam kasus pengakhiran sukarela sesuai dengan Pasal C.7, hari pertama dari suatu bulan ketika pemberitahuan tertulis Distributor mengenai pengakhiran diterima oleh Reliv sesuai dengan Pasal C.7 dan dalam kasus pengakhiran paksa sesuai dengan Pasal C.9, hari pertama dari suatu bulan ketika pemberitahuan tertulis tentang berakhirnya Kedistributoran diberikan oleh Reliv kepada Distributor sesuai dengan Pasal C.9. Dengan demikian, pembayaran semua kompensasi oleh Reliv ke Distributor Pengakhir harus dilakukan hanya untuk penjualan produk yang dicapai selama bulan terakhir kalender penuh sebelum tanggal efektif pengakhiran. Distributor Pengakhir (terminating distributor) tidak boleh menyatakan diri mereka sebagai Distributor setelah menyampaikan pemberitahuan pengakhiran berdasarkan Pasal C.7 (dalam kasus pengakhiran sukarela) atau menerima pemberitahuan pengakhiran berdasarkan Pasal C.9 (dalam kasus pengakhiran paksa). C.12 Ajakan kepada Prospek Semua Distributor harus tahu bahwa meminta seseorang untuk mensponsori di bawah mereka sebagai Distributor sementara mengetahui bahwa orang tersebut telah melakukan kontak dengan Distributor lain untuk tujuan itu jelas tidak sesuai dengan standar etika Reliv. Perilaku semacam ini tidak disetujui oleh Reliv atau Distributor pada umumnya. Reliv ingin menyampaikan dengan tegas bahwa Reliv menganggap perilaku tersebut melanggar kode etik. Reliv dan organisasi Distributornya berupaya untuk menerapkan sebuah sistem terbuka di mana calon pelanggan dan Distributor dapat hadir dan berpartisipasi dalam fungsi Distributor di area geografis manapun apakah Distributor yang semula menghubungi calon pelanggan atau Distributor akan berpartisipasi atau hadir pada fungsi-fungsi tersebut. Reliv berpendapat bahwa saling mendukung antara satu Distributor terhadap upaya Distributor yang lain akan memberikan sumber kekuatan besar untuk pertumbuhan organisasi Reliv secara keseluruhan. Catatan: Sistem terbuka ini sangat bergantung pada perilaku etis dari semua Distributor, dan khususnya bergantung pada pemahaman di antara para Distributor untuk tidak mengajak bergabung terhadap prospek dari Distributor lain. Biasanya, Reliv tidak akan ikut campur dalam, atau mencoba untuk menyelesaikan sengketa sponsorship yang tepat dari Distributor baru. Namun, dalam keadaan luar biasa, bila perilaku Distributor ( Distributor Pelanggar ) dalam hal tersebut terbukti tidak pantas, maka Reliv dapat atas pertimbangannya sendiri mengambil tindakan disipliner terhadap Distributor Pelanggar. Selanjutnya, Distributor yang merasa dirugikan oleh perilaku dari Distributor Pelanggar dapat menuntut ganti rugi terhadap Distributor Pelanggar dengan meminta agar masalah itu dibawa ke arbitrase seperti yang ditetapkan dalam Pasal H.8 Kebijakan dan Prosedur ini. Dalam permohonan arbitrase berdasarkan Pasal C.12, semua referensi ke Reliv di Pasal H.8 Kebijakan dan Prosedur ini harus dibaca sebagai referensi ke Distributor Pelanggar. Reliv tidak akan, kecuali jika ia menetapkan atas kebijakannya sendiri, menjadi salah satu pihak pada proses arbitrase itu berdasarkan Pasal C.12 ini. Untuk menghindari keraguan, Reliv tidak bertanggung jawab atas segala biaya, pengeluaran atau kewajiban apapun untuk setiap proses arbitrase berdasarkan Pasal C.12 ini. 15

17 C.13 Penjualan, Pengalihan, atau Transfer Kedistributoran Reliv Reliv memiliki kebijakannya sendiri untuk menyetujui penjualan, pengalihan atau transfer Kedistributoran. Jika Distributor memiliki pertanyaan yang berhubungan dengan penjualan, pengalihan atau pemindahan, silahkan hubungi Reliv untuk informasi dan prosedur lebih lanjut. C.14 Suksesi Menyimpang dari ketentuan lainnya dalam Pasal C ini, apabila seorang Distributor meninggal ( Almarhum ), maka Hak Kedistributoran Almarhum akan pindah ke penerus/penggantinya sebagaimana ditetapkan oleh undang-undang. Namun, Reliv tidak akan mengakui pengalihan hak tersebut hingga pengganti yang berhak atas Almarhum telah disampaikan kepada Reliv dalam Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor yang telah dilengkapi dan ditandatangani oleh pengganti yang berhak dan bilamana ada lebih dari satu (1) pengganti berhak yang ingin menjalankan Kedistributoran secara bersama-sama dalam bentuk Perusahaan atau Persekutuan, maka Tambahan Lembaran yang telah dilengkapi dan ditandatangani pada Formulir Pendaftaran Distributor dan Formulir Perjanjian Distributor untuk Perusahaan atau Persekutuan yang ditandatangani secara terpisah oleh semua pengganti berhak (bersama-sama dengan dokumen pendukung yang relevan sebagaimana diatur dalam Pasal B.6 Kebijakan dan Prosedur) bersama dengan salinan sah surat kematian almarhum, wasiat, kepercayaan, hibah wasiat atau surat-surat administrasi atau instrumen lain yang relevan dan (ii) pengalihan tersebut telah dijelaskan dalam catatan/arsip Reliv. Pengganti berhak, apakah sebagai Distributor perorangan maupun yang memiliki hak dalam Entitas Distributor setelah itu akan memiliki hak atas semua hak dan memenuhi semua kewajiban Distributor lain atau orang yang mempunyai kepentingan/hak dalam Kedistributoran. Jika Kedistributoran Reliv diwariskan kepada ahli waris bersama-sama, maka mereka harus membentuk sebuah badan usaha sesuai dengan Pasal B.6 Kebijakan dan Prosedur ini. Bonus, komisi dan dokumen pajak penghasilan yang relevan untuk Kedistributoran Reliv yang dialihkan sesuai dengan Pasal ini akan diberikan bersama-sama kepada badan usaha tersebut. Pengganti berhak yang saat ini menjadi Distributor dapat memilih untuk mempertahankan dua Kedistributoran terpisah, kecuali bila satu pengganti menjadi Sponsor langsung dari yang lain, dalam hal demikian Entitas Distributor harus dikonsolidasikan dengan cara yang mungkin diarahkan oleh Reliv. C.15 Perjanjian di antara Para Distributor Hubungan di antara para Distributor diatur oleh Perangkat Distributor (Distributor Kit), yang terdiri atas Kebijakan dan Prosedur ini, sehubungan dengan komisi dan override (komisi tambahan), pensponsoran, pembayaran Kompensasi, dan semua aspek lain dari bisnis Distributor sebagai Distributor. Perjanjian di antara para Distributor mengenai pelaksanaan bisnis mereka sebagai Distributor atau pembagian Kompensasi dari bisnis mereka sebagai Distributor tidak akan diakui atau diberlakukan oleh Reliv, kecuali bila Reliv telah memberikan persetujuan tertulis atas perjanjian tersebut. C.16 Silsilah Distributor Reliv a) Daftar Distributor adalah rahasia dan hak milik dari Reliv. Reliv membuat, menyusun, mengkonfigurasi dan saat ini memelihara daftar Distributor dengan mengeluarkan banyak waktu, tenaga dan sumber daya uang dan dalam bentuknya saat ini dan nanti, daftar Distributor itu merupakan aset berhak milik yang menguntungkan secara komersial bagi Reliv, dimana para karyawan dan Distributor Reliv telah sepakat untuk merahasiakannya. b) Setiap Distributor setuju: 1) Merahasiakan dan tidak akan mengungkapkan setiap silsilah (daftar Distributor 16

18 Downline) atau bagiannya kepada orang ketiga, termasuk namun tidak terbatas pada, Distributor yang ada, pesaing dan masyarakat umum. 2) membatasi penggunaan silsilah ke lingkup silsilah yang dimaksudkan dan hanya untuk memajukan bisnis Distributor sebagai Distributor Reliv. 3) Penggunaan yang dimaksudkan atau penggunaan yang tidak disengaja atau pengungkapan silsilah selain yang diizinkan di sini, atau untuk kepentingan orang ketiga, merupakan penyalahgunaan, penyelewengan, dan pelanggaran terhadap Perjanjian Distributor, yang dapat menyebabkan kerugian sangat besar pada Reliv. 4) Bahwa setelah terjadi pelanggaran menurut Pasal C.16 dan Pasal B.13 Kebijakan dan Prosedur ini, Reliv berhak atas ganti rugi yang sesuai, yang memerintahkan penggunaan tersebut menurut hukum yang berlaku dan berhak atas pemulihan semua silsilah yang sebelumnya diberikan kepada Distributor. 5) Bahwa penyalahgunaan silsilah tersebut bisa menjadi alasan untuk penghentian Kedistributoran, apakah penyalahgunaan tersebut menyebabkan kerugian besar bagi Reliv atau salah satu atau semua Distributor. 6) Bahwa kewajiban menurut pasal ini akan tetap berlaku setelah pengakhiran Perjanjian Distributor. c) Reliv berhak menuntut semua upaya perbaikan/pemulihan hak yang tepat berdasarkan hukum yang berlaku untuk melindungi hak-haknya atas silsilah sebagai informasi berhak milik Reliv. Kelalaian untuk menuntut pemulihan hak ini bukan merupakan pengabaian hak-hak. C.17 Pembubaran atau Pembagian Kedistributoran a) Reliv menyatakan bahwa Kedistributoran yang melibatkan lebih dari satu orang bisa dibubarkan atau dibagi (untuk selanjutnya, Kedistributoran disebut sebagai Kedistributoran Terdampak ) dengan alasan perceraian atau pembubaran perkawinan, Perusahaan atau Persekutuan, apakah dengan perjanjian atau selama proses hukum perceraian atau pembubaran (selanjutnya perjanjian tersebut dan/atau proses hukum akan disebut sebagai tindakan pembubaran ). Setiap tindakan pembubaran tersebut harus dilakukan oleh pihak-pihak sebagai masalah di antara mereka sendiri dan tidak melibatkan Reliv atau Distributor lainnya. Reliv mensyaratkan agar pihak-pihak terkait yang memiliki kepentingan/hak dalam Kedistributoran Terdampak, sehubungan dengan dan selama tindakan pembubaran tersebut, berperilaku sesuai dengan aturan-aturan ini dan dengan cara yang tidak akan berdampak negatif pada Reliv atau kepentingan, bisnis atau pendapatan Distributor dalam Organisasi Downline Kedistributoran Terdampak dan/ atau Organisasi Upline. Selama tindakan pembubaran yang mempengaruhi Kedistributoran Terdampak, pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak diharapkan berperilaku dengan cara yang tidak melibatkan Reliv atau Distributor lain yang bersengketa. Perilaku yang melanggar ketentuan ini akan dianggap sebagai perilaku pribadi yang dapat mempengaruhi Reliv secara negatif dan dapat mengakibatkan tindakan disipliner termasuk pengakhiran Kedistributoran Terdampak. b) Jika tindakan pembubaran tertunda, pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak harus segera menyampaikan pemberitahuan tertulis tentang tindakan pembubaran itu kepada Reliv, yang dikirim ke Kantor Reliv dan akan menerapkan salah satu metode operasi berikut: i) Jika salah satu pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak bersedia melepaskan hak dan kepentingannya dalam Kedistributoran ( Pihak Pelepas Hak ), sehingga dengan demikian meninggalkan suami atau 17

19 istrinya atau pasangan atau sesama pemegang saham untuk melanjutkan Kedistributoran itu, Pihak Pelepas Hak dapat melepaskan haknya dengan melakukan pengalihan dalam suatu Formulir yang disediakan oleh Reliv ( Pengalihan ). Setelah menerima Pengalihan yang sudah ditandatangani, catatan Reliv harus diubah untuk mencerminkan kepemilikan Kedistributoran Terdampak atas nama pihak lain yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak. ii) Jika kedua pasangan yang bercerai setuju bahwa, meskipun ada kesulitan rumah tangga mereka, mereka dapat terus menjalankan Kedistributoran Terdampak bersama-sama atas dasar Bisnis seperti biasanya sementara tindakan perceraian masih menunggu, mereka dapat melanjutkan Kedistributoran tersebut. Mereka harus memberikan konfirmasi tertulis kepada Reliv, yang ditandatangani oleh kedua pasangan dalam perjanjian tersebut. Bilamana konfirmasi tertulis tersebut di atas sudah diterima oleh Reliv, semua Kompensasi akan tetap dibayar atas nama bersama suami dan istri yang terlibat. iii) Jika semua mitra dalam Persekutuan atau pemegang saham Perseroan yang setuju bahwa, meskipun ada keinginan mereka untuk membubarkan Persekutuan atau Perusahaan, mereka dapat terus mengoperasikan Kedistributoran Terdampak bersama-sama secara sementara. Mereka dapat melanjutkan Kedistributoran, namun mereka harus memberikan kepada Reliv suatu konfirmasi tertulis yang ditandatangani oleh semua mitra atau pemegang saham, sebagaimana mestinya, mengenai perjanjian tersebut, asalkan mereka terus menjalankan semua tanggung jawab Distributor. Bila Reliv telah menerima konfirmasi tertulis seperti disebutkan di atas, semua Kompensasi akan tetap dibayarkan atas nama Persekutuan atau Perusahaan (sebagaimana mestinya) sambil menunggu pembubaran akhir. iv) Apabila para pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak yang terlibat dalam tindakan pembubaran tidak setuju untuk menjalankan Kedistributoran menurut alternatif (i), (ii), atau (iii) (bila relevan), maka mereka akan membuat pengaturan agar Kedistributoran Terdampak itu dioperasikan oleh pihak ketiga sebagai kurator hingga tindakan pembubaran akhirnya bisa diselesaikan. Sponsor Kedistributoran Terdampak atau Distributor lain atau pihak ketiga yang dapat diterima oleh semua pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak dapat dipilih untuk bertindak sebagai kurator saat menunggu tindakan pembubaran selesai. Kurator ini akan diberi kompensasi yang wajar oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak untuk menangani Kedistributoran sambil menunggu tindakan pembubaran sepenuhnya. c) Selama menunggu perceraian, pasangan suami-istri tidak boleh mengoperasikan Kedistributoran atau berpartisipasi dalam pengoperasian Kedistributoran lainnya. Pasal B.4 dari Kebijakan dan Prosedur ini menetapkan bahwa jika suami dan istri keduanya ingin menjadi Distributor Produk Reliv, mereka akan disponsori bersama-sama sebagai Distributor tunggal. Seorang suami dan istri tidak boleh disponsori dalam sponsorship line yang berbeda, atau mereka tidak boleh saling mensponsori satu sama lain, satu-satunya pengecualian saat Distributor lajang menikah, asalkan tidak menjadi sponsor langsung dari lainnya sebagaimana diatur dalam Pasal B.4. Kebijakan ini berlaku bahkan ketika perceraian sedang menunggu mereka atau, meskipun tidak ada perceraian yang sedang menunggu, para pihak tidak lagi hidup bersama. Larangan bagi suami dan istri untuk mengoperasikan Kedistributoran yang berbeda tidak akan berakhir sampai ada keputusan akhir atau putusan mengenai perceraian telah dibuat oleh pengadilan yang berwenang dan salinan resmi putusan itu telah diterima oleh Reliv. d) Pihak-pihak yang bercerai atau mitra-mitra yang membubarkan Persekutuan atau para 18

20 pemegang saham yang membubarkan Perusahaan, setelah ada keputusan akhir atau putusan perceraian atau pembubaran akhir, sebagaimana mestinya, boleh beroperasi sebagai Distributor tunggal atau Distributor tersendiri sesuai dengan ketentuan sebagai berikut: i) pihak-pihak yang bercerai dapat bersepakat untuk terus mengoperasikan Kedistributorannya dalam bentuk Persekutuan atau Perusahaan meskipun mereka tidak lagi suami dan istri. Dalam hal demikian, bagaimanapun, mereka masing-masing harus membuat Tambahan (Supplement) pada Formulir Pendaftaran Distributor dan Formulir Perjanjian Distributor untuk Persekutuan dan Perusahaan yang menetapkan hak dan kewajiban masing-masing dan menyerahkan salinan formulir tersebut yang ditandatangani kepada Reliv. (ii) Pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak dapat membagi Kedistributoran Terdampak itu menjadi dua atau lebih Kedistributoran yang terpisah, masing-masing kemudian disponsori oleh Sponsor asli dari Kedistributoran Terdampak. Formulir Pendaftaran Distributor Baru, Tambahan pada Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor untuk Perusahaan atau Persekutuan (bila relevan) dan Perjanjian Distributor harus ditandatangani dan dilengkapi untuk setiap Kedistributoran baru. Dalam hal membagi Kedistributoran menjadi dua entitas/badan hukum atau lebih, pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak dapat membagi di antara mereka sendiri hanya pada tingkat pertama Kedistributoran Terdampak dan Distributor yang disponsori secara pribadi. Lini sponsorship yang ada di bawah tingkat pertama, Distributor yang disponsori secara pribadi dari Kedistributoran Terdampak akan tetap utuh. e) Pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak dan yang berniat untuk membagi atau memecah Kedistributoran Terdampak menjadi dua atau lebih Kedistributoran yang terpisah berdasarkan Pasal C.17 (d) (ii) Kebijakan dan Prosedur ini harus memberikan kepada Reliv paling lambat tiga puluh (30) hari sebelumnya suatu pemberitahuan tertulis yang ditandatangani oleh semua pihak mengenai niat mereka untuk membagi Kedistributoran Terdampak dan rincian lengkap tentang realokasi tingkat pertama, Distributor yang disponsori secara pribadi sesuai dengan Pasal C.17 (d) (ii). Tanggal efektif dari pembagian Kedistributoran Terdampak berdasarkan ayat ini akan menjadi tanggal pembagian Kedistributoran sebagaimana tercermin dalam catatan Reliv. f) Pihak yang Melepaskan Hak (Pihak Pelepas Hak) sebagaimana ditetapkan dalam Pasal C.17 (b) (i) Kebijakan dan Prosedur ini berdasarkan pasal yang sama dapat melepaskan semua haknya dalam Kedistributoran Terdampak termasuk semua Kedistributoran yang disponsori kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan dalam Kedistributoran Terdampak bilamana Pihak Pelepas Hak itu bebas untuk (a) menandatangani sebagai Distributor di bawah Kedistributoran Terdampak, (b) menandatangani sebagai Distributor di bawah Sponsor asli dari Kedistributoran Terdampak, atau (c) menandatangani sebagai Distributor dalam garis sponsorship yang sepenuhnya berbeda dari pilihan Pihak Pelepas Hak. Periode Tunggu Enam Bulan yang diatur dalam Pasal C.7 Kebijakan dan Prosedur ini mengenai penghentian sukarela tidak berlaku dalam situasi ini. Prosedur yang diatur dalam Pasal 8.1 berlaku bagi Pihak Pelepas Hak yang mendaftar untuk menjadi Distributor sesuai dengan huruf (a), (b) atau (c) di atas. C.18 Pemberitahuan a. Kecuali bila dinyatakan lain dalam Kebijakan dan Prosedur ini, pemberitahuan yang disyaratkan atau diizinkan untuk diberikan berdasarkan atau menurut Kebijakan dan Prosedur ini oleh Reliv kepada Distributor dapat disampaikan secara langsung atau lewat kurir, dikirim lewat , diumumkan di website Reliv, dikirim lewat pos biasa prabayar atau dikirimkan melalui faksimili ke alamat dan nomor faksimili yang ditetapkan dalam 19

21 Formulir Pendaftaran Distributor yang bersangkutan atau ke alamat lain atau nomor faksimili sebagaimana yang kemudian diberitahukan secara tertulis oleh Distributor ke Reliv dari waktu ke waktu. b. Kecuali bila dinyatakan lain dalam Kebijakan dan Prosedur ini, pemberitahuan yang disyaratkan atau diizinkan untuk diberikan berdasarkan atau menurut Kebijakan dan Prosedur oleh Distributor kepada Reliv dapat disampaikan secara langsung atau lewat kurir, dikirim melalui pos biasa prabayar atau dikirimkan melalui faksimili ke Kantor Reliv. Semua pemberitahuan yang diberikan oleh Distributor kepada Reliv dianggap telah diterima oleh Reliv setelah Reliv benar-benar menerimanya. c. Kecuali bila dinyatakan lain dalam Kebijakan dan Prosedur ini, pemberitahuan apapun yang dikirimkan berdasarkan Pasal C.18 (a) di atas akan dianggap telah diterima secara meyakinkan oleh Distributor: (i) bilamana dikirim secara langsung atau melalui kurir, pada saat pengiriman; (ii) bila dikirim lewat pos prabayar, lima (5) hari setelah tanggal pengiriman via pos; (iii) bilamana dikirim melalui faksimili, pada saat pengiriman oleh pengirim yang dibuktikan dengan tanda terima laporan pengiriman yang menunjukkan jumlah halaman, nomor faksimili yang benar dari penerima dan hasil pengiriman yang digambarkan sebagai OK atau keterangan serupa yang menunjukkan bahwa komunikasi telah dikirimkan secara tepat. d. Setiap pemberitahuan dan komunikasi yang diberikan berdasarkan atau menurut Kebijakan dan Prosedur ini harus dalam bahasa Inggris atau, jika dalam bahasa lain, harus disertai dengan terjemahannya dalam bahasa Inggris, yang dinyatakan sebagai terjemahan yang tepat dan benar sesuai aslinya. Pemberitahuan atau komunikasi dalam bahasa Inggris harus diutamakan (berlaku) bilamana terdapat perbedaan antara pemberitahuan atau komunikasi dalam bahasa asli dan terjemahan bahasa Inggrisnya masing-masing. D. MATERI IKLAN DAN IKLAN Iklan dapat melengkapi dan mendukung bisnis pemasaran jaringan Reliv Anda, tetapi ini bukan yang terpenting. Reliv adalah perusahaan pemasaran jaringan yang menggunakan bentuk iklan yang lebih kuat daripada teknik pemasaran massal lain, yaitu iklan dari mulut ke mulut, hubungan orang per orang. Reliv memahami bahwa cara beriklan paling efektif adalah Anda. D.1 Merek Dagang Nama dan logo Reliv dan nama-nama semua produk yang diproduksi dan/atau didistribusikan Reliv adalah merek dagang dari Reliv International, Inc ( Merek dagang ). Reliv hanya berhak memproduksi dan memasarkan produk dan membuat materi iklan berdasarkan Merek Dagang. Penggunaan Merek Dagang dengan cara apapun yang tidak ditetapkan oleh Reliv adalah dilarang keras. Distributor mengakui hak kepemilikan Reliv atas Merek Dagang dan berjanji, selama atau setelah jangka waktu Kedistributoran Distributor, tidak akan menyebabkan atau mengizinkan segala sesuatu yang dapat merusak atau membahayakan Merek dagang atau membahayakan hak Reliv atas Merek Dagang atau membantu atau menyebabkan orang lain untuk melakukannya dan Distributor harus memberitahu Reliv jika salah satu Merek Dagang atau hak Reliv atas Merek Dagang menjadi rusak atau terancam bahaya. D.2 Materi Iklan dan Materi Penjualan Reliv Hanya materi iklan Reliv resmi yang dapat digunakan dalam menampilkan Produk Reliv dan Rencana Kompensasi: 20

22 a) Distributor dapat menggunakan petunjuk yang diberikan oleh Reliv untuk memesan kartu nama, kop surat dan alat tulis bertuliskan nama Reliv dan logo. Barang-barang ini dapat direproduksi oleh pemasok lokal pilihan Distributor, dengan mematuhi pedoman pencetakan yang disertakan dalam Perangkat Distributor. b) Materi iklan Reliv, brosur, sisipan, atau barang-barang alat bantu penjualan lainnya tidak boleh direproduksi, digandakan atau dicetak ulang dengan cara apapun (termasuk namun tidak terbatas pada bahasa, tata letak dan gambar) tanpa izin tertulis dari Reliv. D.3 Iklan Cetak Materi yang disetujui Reliv tidak boleh digunakan dalam pemasangan iklan apapun dalam media cetak apapun. Kecuali untuk keadaan yang diatur dalam Pasal D ini, siapapun dilarang menggunakan Nama Reliv, nama produk, merek dagang, logo, motto atau materi berhak cipta dll dalam iklan (termasuk namun tidak terbatas pada iklan melalui surat kaba, majalah, brosur, pamflet dll) tanpa izin tertulis dari Reliv. D.4 Direktori Telepon Distributor yang telah mencapai posisi Afiliasi Master dan secara aktif berpartisipasi membangun Kedistributorannya selama minimal jangka waktu enam (6) bulan sejak tanggal menjadi Distributor sebagaimana tertera dalam catatan Reliv, oleh mendaftar dalam White Pages direktori telepon setelah ada persetujuan terlebih dahulu dari Reliv di mana persetujuan itu diperoleh berdasarkan permintaan tertulis dari Distributor. Pendaftaran dalam Yellow Pages harus mendapat persetujuan yang sama dari Reliv. Daftar ini harus dalam bentuk nama Distributor diikuti dengan kata-kata Distributor Reliv Independen. Penjelasan lain tidak diperbolehkan. D.5 Akun Giro Distributor yang memiliki akun giro tersendiri untuk bisnis Reliv mereka harus memiliki nama atau nama usaha yang tercetak pada cek. Ingat, mengganti nama usaha Reliv Anda tidak diizinkan. Judul akun itu harus Nama Akun Akun Distributor Independen Reliv. D.6 D.6A Situs Distributor Distributor dapat memanfaatkan internet untuk mempromosikan bisnis mereka dengan persetujuan terlebih dulu dari Reliv International, Inc. Konten yang diusulkan harus diserahkan ke kantor Reliv lokal untuk ditinjau sebelum disediakan secara online. Butuh waktu setidaknya tujuh (7) sampai sepuluh (10) hari kerja untuk meninjau dan memproses persetujuan. Distributor memahami dan mengakui bahwa Reliv, atas kebijakan tunggal dan mutlaknya, boleh meminta perubahan konten website sebelum memberikan persetujuan. Setelah website ini mendapatkan persetujuan awal, Distributor tidak boleh mengubah atau memodifikasi konten tanpa mengirimkan modifikasi yang diminta ke Reliv untuk persetujuan tambahan. Berikut ini adalah persyaratan ketika mengembangkan sebuah situs: (a) harus secara jelas memasang pernyataan Distributor Reliv Independen pada spanduk di bagian atas halaman utama Distributor. Pernyataan itu juga harus tampak jelas pada setiap halaman web yang berisi logo atau merek dagang Reliv dan mengikuti nama Distributor bila informasi kontak disediakan. (b) Pada halaman uatama Distributor dan halaman web lain yang menampilkan informasi kontak Distributor, Distributor harus menyertakan pernyataan bahwa pengunjung yang telah mendengar Reliv dari Distributor Reliv lain harus menghubungi Distributor itu untuk informasi lebih lanjut. Distributor yang memiliki situs web bertanggung 21

23 22 jawab memastikan bahwa semua pelanggan baru dan Distributor sebelumnya belum pernah dihubungi oleh Distributor Reliv lain. (c) Distributor tidak boleh memanfaatkan keranjang belanja atau sarana lain untuk melakukan penjualan langsung dari situs web mereka. (d) Distributor dilarang keras menggunakan merek dagang Reliv di nama domain website. Berikut ini adalah panduan umum yang harus diikuti ketika mengembangkan konten situs: (a) Tunduk pada tinjauan dan persetujuan Reliv, Distributor boleh menyertakan testimonial/kesaksian pribadi dan testimonial dari sejumlah terbatas Distributor atau pelanggan lain yang memperoleh izin tertulis dari Reliv untuk penggunaan testimonial mereka di website (silahkan lihat Pasal H.2 dan H.3 Kebijakan dan Prosedur Reliv dan pedoman iklan yang ada di bawah tab Bisnis saya halaman portal Anda) halaman utama page perusahaan Reliv atau situs lain yang dibuat dan dikelola oleh Reliv. Distributor tidak boleh membuat tautan ke website pihak ketiga tanpa persetujuan terlebih dahulu dari Reliv. (b) Dari waktu ke waktu Reliv dapat menyediakan, atau memberikan izin kepada vendor yang disetujui untuk memberikan kepada Distributor suatu kesempatan untuk menggunakan replika situs guna mempromosikan bisnis mereka. Ketersediaan situs tersebut serta syarat dan ketentuan penggunaannya harus ditampilkan di website Reliv pada saat itu, jika ada, yang Reliv putuskan untuk menyediakan website replika kepada Distributor. Sebagaimana disyaratkan oleh Kebijakan dan Prosedur, Distributor Reliv yang mensponsori Distributor lain melalui penggunaan websitenya wajib memberikan pelatihan dan dukungan yang memadai kepada Distributor yang disponsori sehubungan dengan peluang bisnis Reliv. Jika Reliv, atas kebijakan tunggal dan mutlaknya, memutuskan bahwa Distributor menolak atau lalai untuk memberikan dukungan dan pelatihan yang diperlukan kepada Distributor yang disponsori, maka Reliv dapat mengalihkan kembali Distributor yang disponsori ke sponsor baru atas kebijaksanaan Reliv. Distributor harus menyadari bahwa bila menggunakan blog, chat room, jaringan sosial atau metode online lainnya untuk mengkomunikasikan informasi tentang produk Reliv atau peluang bisnis Reliv, komunikasi itu dapat dianggap sebagai iklan. Bilamana metode komunikasi ini digunakan, Distributor bertanggung jawab memastikan konten tersebut sesuai dengan Kebijakan dan Prosedur Reliv serta hukum dan peraturan lainnya yang berlaku. Dengan persetujuan terlebih dahulu dari Reliv, Distributor dapat menampilkan iklan Reliv di website non-reliv, sepanjang atas kebijakan tunggal dan mutlakreliv, website yang digunakan itu: (a) Tidak berhubungan dengan organisasi agama atau politik; (b) Tidak merusak atau mengganggu nama atau reputasi Reliv, produk atau Distributornya; (c) Tidak menyalahgunakan merek dagang Reliv, nama produk, atau kekayaan intelektual lainnya, dan (d) Tidak secara langsung mempromosikan perusahaan direct selling atau perusahaan pemasaran jaringan lainnya (terlepas dari produk yang ditawarkan) atau produk-produk yang bersaing dengan yang dijual oleh Reliv (termasuk namun tidak terbatas pada suplemen gizi dan produk perawatan kulit). Reliv secara berkala akan melakukan pencarian di Internet untuk mengkonfirmasi apakah para Distributor itu beroperasi sesuai dengan Pasal D.6A ini. Bila ada pelanggaran, Reliv boleh meminta Distributor Pelanggar untuk segera menghapus iklan, website dan/atau informasi yang melanggar Kebijakan dan Prosedur Reliv. Jika Distributor lalai untuk memperbaiki pelanggaran sesuai permintaan Reliv atau berulang kali melanggar Pasal D.6A ini, Reliv dapat mengambil tindakan disiplin lain yang dianggap tepat terhadap Distributor Pelanggar, termasuk penangguhan atau penghentian Distributor.

24 D.6B Media Sosial Distributor dapat memanfaatkan situs jejaring sosial misalnya Facebook, Twitter, Linkedln, blog, forum dan chat room atau situs sosial lain untuk mengkomunikasikan informasi tentang produk Reliv dan peluang bisnisnya. Berikut ini adalah persyaratan ketika menggunakan bentuk jejaring sosial atau Media sosial: A. Distributor harus mencantumkan nama mereka dan identitas jelas mereka sebagai Distributor Independen Reliv pada semua postingan atau profil yang dihasilkan dalam komunitas sosial tempat individu menyebutkan atau membahas Reliv. B. Distributor dilarang menggunakan merek dagang, nama produk atau logo Reliv pada nama pengguna mereka, foto profil, nama blog atau fanspage/group page dari setiap komunitas sosial. Distributor Reliv boleh menggunakan Logo Distributor Independen yang disetujui untuk media sosial dari content library. Logo ini hanya disetujui untuk digunakan pada media sosial. C. Bagi Distributor yang memiliki halaman penggemar (fan page) yang ada, nama-nama kelompok yang mencantumkan merek dagang Reliv, nama produk atau logo perusahaan, mereka perlu mengubah atau menghapus informasi ini sesuai dengan Kebijakan dan Prosedur Reliv. Reliv menyadari bahwa beberapa situs seperti Facebook tidak mengizinkan pengguna untuk mengubah fan pages atau group page yang ada. Untuk alasan ini, pengguna yang sudah memiliki situs perlu membuat halaman atau situs baru dan mengarahkan penggunanya (ke situs baru). D. Distributor secara pribadi bertanggung jawab atas konten yang mereka publikasikan dalam komunitas sosial. Selain itu, sebagai administrator situs, pemilik, atau moderator, Anda bertanggung jawab atas konten yang diposting oleh orang lain termasuk kesaksian pribadi. E. Distributor harus menjelaskan bahwa mereka berbicara untuk diri mereka sendiri dan bukan atas nama Reliv International, Inc. Pengunjung ke situs blog Distributor, fan page, group page, tweet, atau bentuk lain jejaring sosial milik Distributor tidak boleh punya kesan bahwa konten itu diterbitkan oleh atau atas nama Reliv International, Inc. Berikut ini adalah panduan yang harus diikuti ketika menggunakan media sosial dan jejaring sosial: 1. Hormati audiens Anda. Jangan melakukan penghinaan etnis, penghinaan pribadi, penggunaan pencabulan atau terlibat dalam perilaku apapun yang tidak bisa diterima Reliv. Distributor juga harus mempertimbangkan privasi orang lain dan topik yang mungkin dianggap tak pantas. 2. Menambah nilai dengan posting dan komentar Anda. Berikan informasi yang berguna. Apa yang Anda publikasikan mungkin tidak hanya mencerminkan Anda dan organisasi pribadi Anda, tetapi juga Reliv secara keseluruhan. 3. Distributor boleh membuat link ke home page perusahaan Reliv atau website lain yang dibuat dan dikelola oleh Reliv. Distributor tidak boleh membuat link ke website pihak ketiga yang terkait dengan promosi atau diskusi tentang produk Reliv atau peluang bisnisnya. 4. Jika ragu jangan mempublikasikannya. Ingat selalu ada konsekuensi atas apa yang Anda publikasikan. Anda memiliki tanggung jawab atas apa yang Anda posting dan apa yang Anda publikasikan di blog, profil Anda, atau dalam bentuk apapun dari media sosial online. Sebagaimana disyaratkan oleh Kebijakan dan Prosedur, Distributor Reliv yang mensponsori Distributor lain melalui penggunaan situs media sosialnya wajib memberikan pelatihan dan dukungan yang memadai kepada Distributor yang disponsori mengenai peluang bisnis Reliv. Jika Reliv, atas kebijakan tunggal dan mutlaknya, memutuskan 23

25 bahwa Distributor menolak atau lalai untuk memberikan dukungan dan pelatihan yang diperlukan kepada Distributor yang disponsori, maka Reliv dapat mengalihkan kembali Distributor yang disponsori ke sponsor baru atas kebijaksanaan Reliv. Distributor harus menyadari bahwa bila menggunakan blog, chat room, jaringan sosial atau metode online lainnya untuk mengkomunikasikan informasi tentang produk Reliv atau peluang bisnis Reliv, komunikasi itu dapat dianggap sebagai iklan. Bilamana metode komunikasi ini digunakan, Distributor bertanggung jawab memastikan konten tersebut sesuai dengan Kebijakan dan Prosedur Reliv serta hukum dan peraturan lainnya yang berlaku atau panduan yang disusun oleh otoritas terkait. D.7 Nama Domain Distributor dilarang menggunakan atau mendaftarkan salah satu dari nama-nama Grup Reliv, merek dagang, nama produk, merek jasa, atau apa pun yang menyerupai nama-nama atau merek tersebut, untuk nama domain Internet. D.8 Media Distributor tidak boleh mewakili Reliv di arena publik. Semua pertanyaan dari departemen iklan media (radio, televisi, surat kabar, majalah atau media berkala lainnya) harus dirujuk ke Reliv. Kebijakan ini akan menjamin citra publik yang akurat dan konsisten. D.9 Iklan Media, Radio dan Televisi yang Tak Berbayar Distributor dilarang menggunakan bentuk media yang gratis termasuk namun tidak terbatas pada siaran pers, artikel dan penampilan talk show untuk mempublikasikan Reliv atau Produk Reliv tanpa persetujuan tertulis dari Reliv. Karena Distributor adalah kontraktor independen, mereka dapat mempromosikan bisnis mereka secara sah dan beretika, dan mengiklankan tanpa persetujuan Reliv, asalkan mereka tidak menggunakan nama perusahaan, nama produk, logo dan/atau merek dagang dari Reliv dan/atau foto personil perusahaan Reliv. Distributor dilarang menggunakan iklan radio untuk mempublikasikan Reliv atau Produk Reliv, tanpa persetujuan tertulis dari Reliv. Script iklan harus diserahkan ke Reliv sebelum memesan waktu atau dilakukan penayangan iklan. (Sebagai aturan umum, Reliv tidak menyetujui script atau acara yang tidak dibuat oleh Reliv). Distributor dilarang menggunakan televisi dan televisi kabel untuk mempublikasikan Reliv atau Produk Reliv, tanpa persetujuan tertulis dari Reliv. Tayangan secara langsung untuk tujuan mempublikasikan atau dalam kaitannya dengan mempublikasikan Reliv atau salah satu Produk Reliv apakah oleh Distributor atau oleh siapa saja atas nama Distributor adalah dilarang keras. Setiap materi yang direkam sebelumnya untuk tujuan mempublikasikan atau dalam kaitannya dengan mempublikasikan Reliv atau salah satu Produk Reliv harus diserahkan untuk mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Reliv sebelum ditayangkan. D.10 Pengesahan Nama-nama pejabat, karyawan dan direktur Grup Reliv ( Pejabat Reliv ), anekdot atau foto yang terkait dengan Pejabat Reliv tidak boleh digunakan dalam bentuk apapun dalam iklan. D.11 Larangan Pengepakan ulang Distributor tidak boleh membuka dan mengepak ulang isi Produk Reliv untuk sampel atau dijual kembali dengan cara apapun. D.12 Rekaman Distributor tidak boleh membuat, untuk dijual, rekaman acara atau rekaman pidato yang 24

26 dilakukan oleh atau untuk Reliv atau dengan cara apapun yang terkait dengan Reliv; Distributor juga tidak boleh, untuk dijual atau penggunaan pribadi, menggandakan rekaman representasi audio atau video yang dibuat oleh Grup Reliv. D.13 Menjawab Telepon Distributor tidak boleh menjawab telepon dengan mengatakan Reliv atau dengan cara lain yang menyebabkan penelepon percaya bahwa mereka telah menghubungi kantor perusahaan Reliv. Distributor dapat mengatakan bahwa mereka adalah Distributor Reliv Independent. Pembatasan ini juga berlaku untuk sapaan (greeting) pada mesin penjawab telepon, pesan suara dan layanan pesan suara lainnya. D.14 Permintaan/Ajakan Telepon Distributor Independen Nama Reliv atau materi berhak cipta Reliv tidak boleh digunakan dalam perangkat pemanggil otomatis untuk mengajak bergabung Distributor atau pelanggan ritel lain. D.15 Gerai Eceran Produk dan materi promosi Reliv tidak boleh dijual atau ditampilkan untuk dilihat oleh khalayak umum di gerai eceran. Dua pengecualian umum terhadap aturan ini adalah: 1) private club, seperti spa kesehatan dan salon kebugaran, dan 2) usaha yang didasarkan pada Janji Temu Saja, seperti kantor dokter dan salon kecantikan. Dengan alasan apapun, Produk Reliv tidak boleh ditampilkan secara umum, seperti pada display windows atau jendela pajangan, tetapi hanya boleh dilihat oleh pelanggan di tempat usaha. Contoh usaha yang tidak boleh menjual Products Reliv adalah: Supermarket Apotik Pasar loak Toko Makanan Kesehatan Pusat Perbelanjaan Stan Kebijakan ini tidak melarang seorang pemilik toko untuk menjadi Distributor Reliv. Distributor bisa mengadakan pertemuan di gerai ritel pemilik toko setelah jam tutup rutin gerai, dan Produk Reliv dapat dijual pada pertemuan ini. Namun, dalam kondisi apapun, Produk Reliv, atau materi iklan atau pengumuman yang mengabarkan setiap pertemuan akan diadakan untuk tujuan mempublikasikan atau dalam kaitannya dengan mempublikasikan Reliv atau salah satu Produk Reliv, tidak boleh ditampilkan di mana saja di tempat pemilik toko yang merupakan Distributor selama jam kerja normal. Distributor bisa menjual atau menampilkan Produk Reliv ini di pameran dagang tertentu dan pameran profesional atas kebijaksanaan Reliv. Distributor harus menghubungi Departemen Pemasaran Reliv untuk mendapat persetujuan sebelum acara dimulai. Reliv dapat menolak izin untuk berpartisipasi dalam acara tersebut jika forum itu dianggap tidak cocok untuk promosi atau peluang bisnis Produk Reliv. D.16 Persetujuan Iklan Secara umum, segala bentuk iklan yang dibuat oleh Distributor tidak dianjurkan. Kecuali untuk iklan rahasia atau iklan pajangan (display ads) yang telah dirancang dan disetujui oleh Reliv, Distributor harus menyerahkan semua iklan yang akan digunakan oleh Distributor untuk tujuan mempublikasikan atau dalam kaitannya dengan mempublikasikan Reliv atau salah satu Produk Reliv untuk mendapat persetujuan tertulis dari Reliv sebelum memasang iklan tersebut atau akan memasang iklan ini. Semua iklan di media elektronik (termasuk namun tidak terbatas pada Internet, televisi dan radio) harus disetujui oleh Reliv sebelum dipasang. Distributor harus mengirimkan lewat atau faks ke Humas Distributor Reliv salinan tertulis bahasa dan tata letak untuk semua iklan yang diciptakan oleh Distributor, yang memberikan waktu tujuh (7) hari sampai 25

27 sepuluh (10) hari kerja untuk mendapat persetujuan. Setelah iklan disetujui oleh Reliv, Reliv akan menetapkan nomor (selanjutnya disebut sebagai Nomor REL ) untuk iklan yang disetujui. Distributor harus menyimpan catatan dan cetak dan/atau memastikan bahwa Nomor REL yang relevan akan tercetak pada semua iklan pada media elektronik yang dipasang oleh Distributor. Distributor tidak boleh memperbanyak atau menggandakan brosur yang dibuat dan dirancang oleh Reliv atau bagian dari brosur tersebut termasuk, namun tidak terbatas pada, tata letak dan gambar apakah untuk keperluan atau sehubungan dengan iklan yang dibuat oleh Distributor atau tidak. D.17 Kewajiban Bila ada Pelanggaran oleh Distributor (selanjutnya disebut sebagai Distributor Pelanggar dalam Pasal D.16) atau oleh orang atas nama Distributor Pelanggar Kebijakan dan Prosedur ini terutama Pasal D ini, Distributor Pelanggar itu akan dikenakan tindakan disiplin oleh Reliv. Tindakan disiplin itu mungkin termasuk namun tidak terbatas pada penghentian Kedistributoran Distributor Pelanggar dan hilangnya hak Kedistributoran, termasuk Organisasi Downline Distributor Pelanggar, Kompensasi, pendapatan, dll. Distributor Pelanggar juga harus bertanggung jawab atas ganti rugi yang diakibatkan oleh penggunaan yang tidak sah atas hak cipta Grup Reliv, merek dagang, logo, motto, bahan, dll. E. KOMPENSASI E.1 Aplikasi dan Perjanjian Kompensasi sebagaimana dihitung sesuai dengan Rencana Kompensasi akan dibayar hanya bila Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor yang telah dilengkapi dan ditandatangani (bersama-sama dengan dokumen pendukung yang relevan dan Tambahan pada Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor untuk Formulir Perusahaan atau Persekutuan (jika ada) dari Distributor dan Sponsor Distributor telah diterima dan disetujui oleh Reliv dan asalkan persyaratan bulanan Rencana Kompensasi yang relevan telah dipenuhi oleh Distributor. E.2 Bulan Kalender Kompensasi dan tingkat (bonus) prestasi dihitung sesuai dengan Rencana Kompensasi dan berdasarkan bulan kalender. Hari kerja terakhir pada suatu bulan dianggap sebagai hari terakhir saat Reliv menjalankan usaha di bulan itu (hingga penutupan usahanya). Semua pesanan (lewat pos, telepon atau faksimili) harus diterima pada saat penutupan usaha di kantor Reliv di negara tempat pemesanan dilakukan pada hari kerja terakhir agar bisa dimasukkan dalam volume bulan itu. E.3 Tanggal Pembayaran Kompensasi sesuai dengan Rencana Kompensasi akan dibayarkan pada tanggal 18 atau sekitar tanggal 18di bulan berikutnya atas Kompensasi itu diterima di bulan sebelumnya. 26

28 F. ATURAN PENJUALAN PRODUK F.1 Larangan Pembelian yang berlebihan Distributor Reliv boleh membeli Produk Reliv dari Reliv atau Distributor lainnya di Organisasi Upline Distributor masing-masing dalam jumlah cukup yang diperlukan untuk membentuk dan menjaga persediaan produk selama jangka waktu yang wajar untuk dijual kembali kepada pelanggan ritel, kepada Distributor lainnya di masing-masing Organisasi Downline dan untuk penggunaan dan konsumsi pribadi. Pembelian Produk Reliv dalam jumlah yang melebihi jumlah wajar yang diperlukan dan sesuai untuk tujuan tersebut dilarang dan Distributor dilarang menyarankan, menganjurkan atau membujuk Distributor lain agar melakukan pembelian Produk Reliv yang berlebihan. Pembelian Produk Reliv, atau menganjurkan untuk melakukan pembelian tersebut, melebihi jumlah yang wajar untuk keperluan yang tepat, untuk tujuan kualifikasi atau kemajuan dalam Rencana Kompensasi, atau untuk kualifikasi bonus atau penghargaan juga dilarang dan dapat mengakibatkan tindakan disipliner termasuk pengakhiran Kedistributoran. F.2 Harga Produk Reliv Reliv berhak untuk mengubah harga, dan biaya lainnya yang berkaitan dengan salah satu atau semua Produk Reliv sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu namun tetap harus mendapat persetujuan relevan yang diperlukan dari instansi terkait (jika diperlukan). a) Pajak Pertambahan Nilai (PPN): Distributor Reliv harus mematuhi semua peraturan dan perizinan dan persyaratan perpajakan yang mengatur penjualan produk Reliv, di mana jasa dan alat bantu penjualan sekarang atau nanti mungkin dikenakan pajak penjualan, pajak barang dan jasa atau sejenisnya atau biaya pajak yang sama. F.3 Tanda Terima Retail Distributor harus menyediakan produk Reliv kepada semua pelanggan ritel dengan tanda terima ritel tertulis yang memberikan uraian singkat mengenai Produk Reliv yang dijual kepada pelanggan ritel, jumlah satuan yang terjual dan harga per satuan ( Formulir Tanda Terima Pelanggan Retail ). F.4 Pemeliharaan Harga a) Reliv memberikan Harga Retail untuk masing-masing Produk Reliv. Distributor boleh menjual Produk Reliv dengan harga di atas Harga Eceran produk itu tetapi tidak boleh menjual Produk Reliv dengan diskon dari Harga Eceran produk, kecuali bila dijual ke Downline Distributor dengan harga diskon untuk Distributor Pembeli. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat mengakibatkan tindakan disipliner termasuk pengakhiran Kedistributoran. b) Menjual dengan harga di bawah harga pasar (underpricing) dalam konteks di atas termasuk namun tidak terbatas pada hal berikut: 1. Distributor tidak boleh melakukan promosi sendiri yang melibatkan diskon harga Produk Reliv, kecuali atas persetujuan Reliv terlebih dahulu. 2. Produk Reliv yang diperoleh oleh Distributor selama promosi terlepas apakah promosi tersebut telah disetujui oleh Reliv atau dibeli oleh Distributor dengan tawaran pembelian, harus dijual kepada pelanggan ritel pada Harga Eceran atau di atasnya. 3 Produk Reliv yang diperoleh oleh Distributor selama promosi terlepas apakah promosi tersebut disetujui oleh Reliv dan/atau atau dibeli oleh Distributor dengan pen- 27

29 awaran pembelian, tidak boleh dijual kepada downline dengan diskon lebih tinggi dari hak downline menurut Rencana Kompensasi. 4. Distributor dilarang keras menghasut, membujuk atau mengajari Distributor lain untuk menyalahgunakan atau memanipulasi Rencana Kompensasi. 5. Distributor tidak boleh membeli produk dari atau menjual produk kepada staf dan karyawan Reliv [yang bukan Distributor). F.5 Menjual kepada downline Tunduk pada Pasal F.6 Kebijakan dan Prosedur ini, Distributor dapat menjual Produk Reliv ke downline masing-masing. Distributor tidak boleh menjual Produk Reliv kepada Distributor yang bukan anggota dalam Organisasi Downline masing-masing. F.6 Perilaku Distributor dalam Penjualan Produk Reliv Meskipun Distributor dilarang untuk menyarankan, menganjurkan atau membujuk Distributor lain agar melakukan pembelian Produk Reliv secara berlebihan sebagaimana tercantum dalam Pasal F.1, namun Distributor tidak boleh melakukan penjualan secara paksa, bujukan atau penipuan dalam menjual Produk Reliv (termasuk namun tidak terbatas pada mengadakan undian berhadiah, janji-janji hadiah gratis dan diskon dalam sponsorship). F.7 Penahanan Hak Milik Walaupun ada risiko kalau Produk Reliv akan beralih ke tangan Distributor pada saat dikirimkan, namun hak legal penuh dan hak serta kepentingan yang berkeadilan atas semua dan sebagian Produk yang disediakan Reliv kepada Distributor akan tetap menjadi milik Reliv dan tidak akan beralih ke Distributor hingga Reliv menerima pembayaran penuh atas semua jumlah terutang dan yang timbul dari Distributor kepada Reliv untuk sementara waktu (termasuk bunga yang bertambah dan terutang kepada Reliv) dan dari waktu ke waktu sehubungan dengan semua Produk Reliv tersebut. F.8 Penjualan Kredit Reliv melarang keras penjualan secara kredit kepada Distributor. G. JAMINAN DAN KEBIJAKAN PENGEMBALIAN G.1 Produk Retur dari Pelanggan Reliv memberikan dan mengharuskan setiap Distributor untuk memberikan jaminan uang kembali 100% selama tiga puluh (30) hari untuk semua Produk Reliv yang dijual kepada pelanggan ritel. Setiap Distributor bertanggung jawab untuk menghormati jaminan ini. Jika pelanggan ritel ( Pelanggan Retur ) tidak puas dengan Produk Reliv untuk alasan apapun, Pelanggan Retur dapat mengembalikan Produk Reliv (selanjutnya dalam pasal G.1 ini disebut sebagai Produk Retur Reliv ) ke Distributor yang darinya produk itu dibeli, dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak pembelian guna mendapatkan penggantian atas Produk Retur Reliv dengan Produk Reliv yang sama atau Produk Reliv lain dengan nilai yang sama atau pengembalian uang penuh dari Harga Eceran Produk Reliv. Distributor kemudian dapat mengembalikan Produk Retur Reliv ke Reliv sesuai dengan ketentuan pasal G.1 ini. Reliv tidak akan mengembalikan uang ke Distributor yang mengembalikan Produk Retur Reliv (selanjutnya di pasal G.1 ini disebut sebagai Distributor Retur ) dengan harga pembelian yang dibayarkan oleh Distributor Retur ke Reliv atau ke Upline untuk Produk Retur Reliv, namun demikian, Reliv akan mengganti Produk Retur Reliv jika dokumen-dokumen berikut diterima dari Distributor Retur dalam waktu tujuh (7) hari sejak pengembalian Produk Retur Reliv oleh Pelanggan Retur: 28

30 a) Formulir Permintaan Pengembalian Uang Pelanggan (yang disertakan dalam Perangkat Distributor dan/atau dapat diperoleh dari Kantor Reliv) yang menjelaskan alasan retur produk, yang diisi dan ditandatangani sepatutnya oleh Pelanggan Retur, dan b) Salinan Asli Formulir Tanda Terima Pelanggan Ritel yang dimaksud dalam pasal F.5 Kebijakan dan Prosedur ini mengenai pembelian Produk Retur Reliv oleh Pelanggan Retur. G.2 Kontrol Kualitas Reliv wajib mengganti Produk Reliv yang cacat ( Produk Cacat Reliv ) dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal pembelian Produk Cacat oleh Distributor untuk alasan kontrol kualitas. Permintaan tertulis ( Permintaan Tertulis ) oleh Distributor yang mengembalikan Produk Cacat (selanjutnya dalam Pasal G.2 disebut sebagai Distributor Retur ) yang menyebutkan alasan penggantian, disertai dengan bukti pembayaran oleh Distributor Retur untuk Produk Cacat dan salinan faktur Reliv yang disediakan oleh Reliv kepada Distributor atas pembelian Produk Reliv harus diserahkan kepada Reliv. Reliv, setelah menerima Permintaan Tertulis beserta dengan dokumen yang diperlukan sebagaimana dimaksud di Pasal G.2, akan memerintahkan Distributor untuk mengirimkan Produk Cacat guna diperiksa oleh Reliv. Setelah diterima dan diverifikasi oleh Reliv bahwa Produk Cacat itu memang benar-benar cacat, Reliv akan menggantinya dengan produk yang sesuai. Produk Cacat yang dikembalikan berdasarkan Pasal G.2 ternyata tidak sesuai dengan ketentuan Pasal G.2 dan tanpa izin sebelumnya dari Reliv akan dikembalikan kepada Distributor. G.3 Pemutusan Hubungan Pada saat hubungan seorang Penjual Langsung dengan Perusahaan diputuskan atas kehendak Penjual Langsung, maka Perusahaan harus membeli kembali produk yang tidak terjual dan masih dapat dijual kembali, termasuk bahan-bahan promosi, alat bantu dan alat-alat penjualan yang dibeli dalam kurun waktu 12 (dua belas) bulan terkahir. Perusahaan dapat melakukan pemotongan untuk biaya setiap manfaat yang telah diterima oleh Penjual Langsung berdasarkan pembelian barang-barang yang dikembalikan. G.4 Pengembalian Produk Reliv Distributor (Distributor selanjutnya dalam Pasal ini 0.4 disebut sebagai Distributor Retur ) dalam waktu enam puluh (60) hari sejak tanggal pembelian Produk Retur boleh mengembalikan produk tersebut kepada Reliv asalkan produk itu tak terbebani, belum dibuka, dapat digunakan kembali dan dapat dijual kembali (selanjutnya dalam Pasal G.4 ini disebut sebagai Produk Retur Reliv ). Produk Reliv yang dikembalikan menurut Pasal G.4 ini ternyata tidak sesuai dengan ketentuan Pasal G.4 dan tanpa izin sebelumnya dari Reliv akan dikembalikan kepada Distributor Retur. Reliv akan mengembalikan uang ke Distributor Retur 100% dari harga yang dibayarkan kepada Reliv oleh Distributor Retur untuk Produk Retur yang tunduk pada: a) permintaan tertulis Distributor Retur yang menyebutkan alasan pengembalian Produk Retur Reliv, disertai dengan bukti pembayaran oleh Distributor Retur untuk Produk Retur Reliv dan salinan faktur Reliv disediakan oleh Reliv untuk Distributor atas pembelian Produk Retur Reliv; b) Distributor Retur mengembalikan Produk Retur Reliv ke alamat yang benar seperti yang diperintahkan oleh Reliv. Semua biaya pengiriman Produk Retur Reliv merupakan tanggung jawab dan akan ditanggung oleh Distributor, dan c) Reliv dapat mengganti Kompensasi yang dibayarkan kepada Upline Afiliasi Master untuk penjualan awal Produk Retur Reliv dengan Kompensasi nanti yang terutang pada Upline Afiliasi Master. 29

31 G.5 Hak Pembeli untuk Membatalkan: Sejalan dengan kebijakan masa tunggu (cooling off) dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, pesanan pelanggan ritel dapat dibatalkan dalam waktu tujuh hari (7) kerja secara tertulis. Pelanggan ritel berhak membatalkan atau mencabut kontrak apapun sehubungan dengan penjualan langsung pasokan barang atau jasa ( Kontrak Pesanan Pelanggan ) (pelanggan ritel selanjutnya untuk tujuan Pasal G.5 disebut sebagai Pembeli ) setiap saat sebelum berakhirnya tujuh hari kerja mulai hari setelah tanggal Kontrak Pesanan Pelanggan ( Masa Tunggu ). Pembeli dapat membatalkan atau mencabut Kontrak Pesanan Pelanggan dengan menyampaikan kepada Distributor yang dengannya Pembeli Menandatangani Kontrak Pesanan Pelanggan (selanjutnya Distributor dalam Pasal G.5 ini berarti Distributor yang menandatangani Kontrak Pesanan Pelanggan dengan Pembeli) secara langsung atau melalui pos tercatat ke alamat Distributor sebagaimana tercantum dalam Kontrak Pesanan Pelanggan, suatu Pemberitahuan Pembatalan sebagaimana tercantum dalam Kontrak Pesanan Pelanggan sebelum berakhirnya Masa Tunggu. Bilamana Pemberitahuan Pembatalan disampaikan kepada Distributor melalui pos tercatat sebagaimana dimaksud di atas, pemberitahuan tersebut dianggap telah disampaikan kepada Distributor pada tanggal diterimanya pemberitahuan itu oleh Distributor atau pada saat berakhirnya tiga (3) hari sejak tanggal pemberitahuan tersebut disampaikan, mana yang lebih dulu. Selama Masa Tunggu, Distributor harus memastikan bahwa tidak ada Produk yang dikirimkan atau jasa yang diberikan menurut Kontrak Pesanan Pelanggan kecuali bila Pembeli telah menyampaikan kepada Distributor suatu Pemberitahuan Pengesampingan (sebagaimana tercantum bersama Kontrak Pesanan Pelanggan) yang mengharuskan Distributor untuk mengirimkan Produk Reliv atau memberikan jasa setiap saat sebelum berakhirnya Masa Tunggu. Pembeli yang meminta pengiriman barang selama masa tunggu itu akan diberitahu oleh Distributor tentang hilangnya hak Pembeli untuk membatalkan kontrak atau pesanan. H. KETENTUAN UMUM H.1 Pencatatan Reliv meminta semua Distributor agar menyimpan catatan lengkap dan akurat atas semua transaksi bisnisnya sebagai Distributor untuk memudahkan masing-masing Distributor dalam menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) berdasarkan undang-undang pajak penghasilan relevan yang berlaku bagi Distributor. H.2 Klaim Produk Distributor menyatakan bahwa Produk Reliv tidak direpresentasikan atau digambarkan sebagai obat dan bahwa Distributor tidak berhak untuk menegakkan diagnosis dan tidak boleh menegakkan diagnosis tentang kondisi medis apapun, membuat klaim jenis obat, atau meresepkan Produk Reliv untuk mengobati atau menyembuhkan penyakit atau kondisi penyakit. Distributor tidak boleh menggunakan kata-kata seperti: mengobati, menyembuhkan, terapi, terapeutik, mempercepat penyembuhan, atau klaim medis lainnya untuk penyakit tertentu. Ketika menjual Produk Reliv, Distributor juga menyatakan bahwa Distributor tidak berhak untuk dan tidak boleh menggunakan, mengutip dari atau meringkas (dalam bentuk tertulis atau grafis) materi atau membuat klaim produk atau pernyataan yang tidak diizinkan secara tertulis oleh Reliv. Reliv tidak bertanggung jawab (dan tidak memiliki tanggung gugat) atas setiap klaim tertulis atau lisan yang dibuat oleh Distributor. H.3 Klaim Pendapatan 30

32 Kecuali diizinkan secara khusus oleh Reliv secara tertulis atau disyaratkan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku, Distributor tidak boleh membuat pernyataan atau klaim tentang penjualan atau pendapatan, atau potensi penjualan atau pendapatan, dari menjadi Distributor Sesuai dengan yang disebutkan sebelumnya, (1) Distributor tidak boleh salah menyatakan atau melebih-lebihkan pernyataan tentang penjualan atau laba aktual Reliv atau Distributor dan (ii) setiap Distributor wajib membuat pernyataan tentang penjualan atau pendapatan Reliv atau Distributor secara jujur, akurat dan berdasarkan fakta. Distributor tidak boleh menyatakan bahwa penghasilan menjadi Distributor mudah dicapai atau dapat dicapai tanpa usaha. Reliv sangat percaya bahwa potensi pendapatan Distributor dalam kenyataannya sangat menarik tanpa perlu menggunakan proyeksi buatan atau tidak realistis. H.4 Dukungan Pemerintah Distributor tidak boleh menyatakan atau menyiratkan, langsung atau tidak langsung, bahwa program Reliv telah disetujui atau didukung oleh instansi pemerintah. Badan pengawas pemerintah tidak menyetujui atau mendukung program penjualan apapun. H.5 Amandemen Reliv berhak secara sepihak mengubah Perjanjian Distributor, termasuk Kebijakan dan Prosedur, Panduan Distributor, Harga Eceran, Produk Reliv dan Rencana Kompensasi yang dianggap sesuai dengan persetujuan relevan dari instansi terkait yang pertama diperoleh (jika diperlukan). Amandemen atau perubahan harus dikomunikasikan kepada Distributor melalui publikasi Reliv yang sesuai atau cara lain (termasuk namun tidak terbatas pada , posting ke situs web Reliv berkaitan dengan operasi di Indonesia [ dan laporan berkalanya). Perubahan akan berlaku efektif dan mengikat bagi semua Distributor pada tanggal sebagaimana tercantum dalam publikasi atau bilamana tidak ditetapkan, pada tanggal penerbitan. Kelanjutan Kedistributoran Distributor Reliv atau penerimaan kompensasi Distributor (komisi, bonus) merupakan penerimaan atas sebagian dan semua perubahan. H.6 Ketentuan Tanpa Pengesampingan (Non-Waiver Provision) Kelalaian Reliv untuk melaksanakan hak/wewenang apapun berdasarkan Perjanjian Distributor, yang mencakup Kebijakan dan Prosedur ini, atau Rencana Kompensasi atau kelalaiannya untuk mendesak Distributor agar mematuhi kewajiban atau ketentuan di dalamnya, atau kebiasaan atau praktik pihak-pihak yang berbeda dengan Perjanjian Distributor, tidak akan menyebabkan pelepasan hak Reliv untuk menuntut kepatuhan yang tepat terhadap Perjanjian Distributor. Pelepasan/pengesampingan oleh Reliv dapat dilakukan hanya secara tertulis oleh pejabat resmi Reliv. Pengesampingan Reliv terhadap gagal bayar Distributor saat ini tidak akan mempengaruhi atau mengganggu hak Reliv atas gagal bayar berikutnya oleh Distributor tersebut, juga tidak mempengaruhi hak atau kewajiban dari Distributor lain. Keterlambatan atau kelalaian Reliv saat ini untuk melaksanakan hak yang timbul dari gagal bayar (Distributor) tersebut tidak akan mempengaruhi atau mengganggu hak Reliv atas gagal bayar berikutnya. H.7 Klausul Keberpisahan Jika ketentuan dari Formulir Pendaftaran Distributor dan Perjanjian Distributor yang terdiri atas Kebijakan dan Prosedur dan Rencana Kompensasi (selanjutnya dalam Pasal H.7 ini disebut sebagai dokumen ), atau bagian darinya atau penerapannya pada setiap orang atau keadaan tertentu dalam arbitrase atau pengadilan dengan yurisdiksi yang 31

33 berwenang diputuskan tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan sampai batas tertentu, maka dokumen lainnya atau ketentuan lainnya atau penerapan ketentuan tersebut pada orang atau situasi selain sebagaimana yang telah dianggap tidak sah atau tidak dapat diterapkan, tidak akan terpengaruh, dengan demikian semua ketentuan lainnya dalam dokumen tersebut akan tetap berlaku sepenuhnya sejauh diizinkan oleh hukum. Para pihak juga sepakat bahwa semua ketentuan dokumen tersebut akan diinterpretasikan dan dipahami sejauh mungkin sebagai ketentuan yang sah dan dapat dilaksanakan. Selanjutnya, para pihak sepakat bahwa, jika sebagian dokumen tersebut, atau sebagian penerapannya pada orang atau keadaan tertentu oleh arbitrase atau oleh pengadilan yang berwenang diputuskan tidak sah atau tidak dapat dilaksanakan sampai batas tertentu, maka arbiter atau pengadilan dapat mengubah ketentuan yang dianggapnya tidak sah sehingga membuatnya menjadi sah, wajar dan dapat dilaksanakan. H.8 Hukum yang berlaku; Arbitrase Perjanjian Distributor ini, yang terdiri atas Kebijakan dan Prosedur dan Rencana Kompensasi, akan diatur oleh dan ditafsirkan sesuai dengan hukum Indonesia. Sebagian dan semua perselisihan, perbedaan pendapat atau klaim yang timbul dari atau terkait dengan atau sehubungan dengan Perjanjian Distributor harus diselesaikan sesuai dengan hukum Indonesia. Jika terjadi perselisihan, perbedaan pendapat atau klaim antara Reliv dan Distributor ( Distributor Pelanggar ) sehubungan dengan atau yang timbul dari atau sehubungan dengan Perjanjian Distributor atau bagian darinya sehubungan dengan penafsirannya atau efeknya atau masalah yang terkait dengan atau yang timbul dari atau sehubungan dengan operasi atau putusan atau hak atau kewajiban dari pihak manapun yang terkait dengannya setelah diterimanya pemberitahuan mengenai sengketa dari salah satu pihak ( Pemberitahuan Sengketa ) maka Distributor yang Bersengketa dan Reliv setuju untuk berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan sengketa tersebut dengan itikad baik guna menjaga hubungan bisnis dan dagang yang harmonis di antara mereka. Mediasi: Bilamana perselisihan, perbedaan pendapat atau klaim yang timbul antara Distributor Bersengketa dan Reliv tidak dapat diselesaikan dengan cara yang disebutkan di pasal di atas dalam waktu lima belas (15) hari kerja setelah diterimanya Pemberitahuan Sengketa dari salah satu pihak ( Periode negosiasi ), para pihak harus menyerahkan sengketa, perbedaan pendapat atau klaim itu ke mediasi selalu dengan syarat Distributor Bersengketa dan Reliv akan menyepakati mediator dalam waktu sepuluh (10) hari kerja terhitung sejak berakhirnya Masa negosiasi. Mediator akan membahas masalah ini dengan Distributor Bersengketa dan Reliv (secara terpisah atau bersama-sama atas kebijaksanaan mediator) dan berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan persetujuan mereka. Semua diskusi dalam mediasi tanpa mengurangi proses hukum dan tidak akan dirujuk ke proses hukum nantinya. Distributor Bersengketa dan Reliv masing-masing akan menanggung biaya sendiri dalam mediasi dan biaya untuk mediator ditanggung bersama oleh kedua pihak. Mediator yang ditunjuk sesuai dengan Pasal H.8 haruslah orang yang cukup umurnya dan sehat jiwanya sebagaimana yang dipertimbangkan Reliv dan Distributor Bersengketa. Arbitrase. Bila Distributor Bersengketa dan Reliv dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja sejak berakhirnya masa negosiasi tidak dapat menyepakati mediator; atau para pihak tidak mencapai kesepakatan dalam mediasi dalam dua (2) bulan sejak disampaikannya Pemberitahuan Sengketa, atau dalam waktu selanjutnya yang disepakati Distributor Bersengketa dan Reliv; maka sengketa, perbedaan pendapat atau klaim tersebut pada akhirnya harus diselesaikan berdasarkan Aturan Arbitrase dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), selalu dengan syarat permintaan arbitrase oleh Distributor Bersengketa harus diajukan oleh Distributor Bersengketa dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari sejak kejadian peristiwa atau tindakan 32

34 yang menjadi subjek sengketa. Kelalaian untuk meminta diadakannya arbitrase dalam jangka waktu tersebut akan menyebabkan pengesampingan hak dan hilangnya semua klaim Distributor Bersengketa sehubungan dengan sengketa tersebut. Proses arbitrase menurut Pasal H.8 akan dilaksanakan di Indonesia kecuali bila pihak-pihak menunjuk tempat lain berdasarkan kesepakatan bersama. Semua proses arbitrase akan dilaksanakan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Biaya untuk arbitrase menurut Pasal H.8 akan ditanggung bersama oleh Distributor Bersengketa dan Reliv kecuali bila Arbiter memutuskan bahwa pembagian biaya di antara mereka akan lebih adil dalam situasi tersebut. Putusan Arbiter tidak bisa diganggu-gugat (bersifat final) dan mengikat bagi pihak-pihak dan tidak bisa dilakukan banding. Meski permasalahan antara Reliv dan Distributor Bersengketa disengketakan, disidang dalam arbitrase atau dilakukan mediasi terhadapnya, namun keberadaan sengketa atau arbitrase itu sama sekali tidak membebaskan Reliv atau Distributor Bersengketa dari melaksanakan kewajiban mereka menurut perjanjian ini. Ketentuan dalam Pasal H.8 tidak akan menghalangi Reliv dari melaksanakan hak-haknya berdasarkan Perjanjian Distributor melalui pengadilan. Ketentuan dalam Pasal H.8 ini tidak akan menghalangi hak Reliv untuk mencari injunctive relief (perintah ganti rugi oleh pengadilan) atau upaya perbaikan legal berkeadilan lain menurut hukum. H.9 Keseluruhan Perjanjian Kebijakan dan Prosedur serta Rencana Kompensasi ini dicantumkan dalam Perjanjian Distributor dan secara bersama-sama merupakan keseluruhan perjanjian di antara para pihak mengenai hubungan bisnis mereka. I. PROSEDUR PENEGAKAN DI LAPANGAN Berikut ini adalah ringkasan lengkap mengenai metode yang bisa diterapkan Distributor untuk mengatasi pelanggaran terhadap aturan dan peraturan Reliv, apakah tercantum dalam Kebijakan dan Prosedur ini atau sebaliknya, oleh Distributor lain (selanjutnya Distributor lain dalam Pasal ini disebut sebagai Distributor Pelanggar ): 1) Jika Anda mengetahui atau melihat pelanggaran, tugas pertama Anda adalah memberitahu Distributor Pelanggar tentang aturan yang dilanggar dan merujuknya kepada Afiliasi Master Upline Anda. Kadang kesalahpahaman tentang Kebijakan dan Prosedur dapat didamaikan di lapangan melalui komunikasi kekeluargaan. Jika hal ini terjadi, masalah ini dianggap terselesaikan dan tidak perlu dirujuk ke Reliv, namun, Afiliasi Master atau group leader Anda harus diberitahu. 2) Bila Distributor Pelanggar menolak untuk mematuhi aturan, atau percaya bahwa mereka telah mematuhi aturan tersebut, sebuah surat rinci yang ditandatangani harus diserahkan kepada Reliv. Nama, tempat, peristiwa dan dokumentasi terkait yang berkaitan dengan pelanggaran oleh Distributor Pelanggar harus disertakan. Jaga komunikasi dengan Distributor Pelanggar baik sebelum dan setelah menghubungi Reliv. Pastikan Anda memiliki dasar yang kuat untuk menyampaikan keluhan karena laporan pelanggaran yang palsu akan ditindak secara serius oleh Reliv dan Distributor dapat dikenai tindakan disiplin oleh Reliv. 3) Setelah keluhan tersebut diterima oleh Reliv, Reliv akan mengambil semua tindakan yang dianggap perlu untuk memperbaiki pelanggaran. Reliv tidak akan mengambil tindakan apapun hingga semua informasi yang tersedia tentang pelanggaran oleh Distributor Pelanggar telah dikaji dengan seksama. Setiap kesempatan untuk penjelasan dan banding akan disampaikan ke Distributor Pelanggar. Namun, keputusan akhir dalam hal apapun yang dirujuk ke Reliv menurut Pasal 1 ini pada akhirnya bergantung pada Reliv. Reliv berhak untuk mengambil tindakan atau tidak untuk menjamin kepatuhan terhadap Kebijakan dan Prosedur ini. 33

KODE ETIK. Kode etik yang dikeluarkan oleh PT. Internasional Network Cemerlang adalah bertujuan untuk :

KODE ETIK. Kode etik yang dikeluarkan oleh PT. Internasional Network Cemerlang adalah bertujuan untuk : KODE ETIK Kode etik yang dikeluarkan oleh PT. Internasional Network Cemerlang adalah bertujuan untuk : 1. Memberikan kepuasan dan perlindungan kepada semua pihak yang berkepentingan, memajukan kompetisi

Lebih terperinci

PERATURAN PERUSAHAAN & KODE ETIK DISTRIBUTOR PT MEGA REZEKI INDONESIA

PERATURAN PERUSAHAAN & KODE ETIK DISTRIBUTOR PT MEGA REZEKI INDONESIA PERATURAN PERUSAHAAN & KODE ETIK DISTRIBUTOR PT MEGA REZEKI INDONESIA I. PENDAHULUAN Peraturan dan kode etik distributor ini disahkan dan ditetapkan oleh PT. Mega Rezeki Indonesia sebagai acuan dan pedoman

Lebih terperinci

FORMULIR DISTRIBUTOR AGREEMENT (DA)

FORMULIR DISTRIBUTOR AGREEMENT (DA) FORMULIR DISTRIBUTOR AGREEMENT (DA) Dokumen ini terdiri dari lima bagian: (A) Definisi, (B) Perjanjian Distributor, (C) Perjanjian Pembelian Produk Di Negara Tempat Tinggal, (D) Perjanjian Arbitrase Yang

Lebih terperinci

DAFTAR ISI Peraturan Mediasi KLRCA

DAFTAR ISI Peraturan Mediasi KLRCA DAFTAR ISI Peraturan Mediasi KLRCA Bagian I PERATURAN MEDIASI KLRCA Bagian II SKEMA Bagian III UU MEDIASI 2012 Bagian IV PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA 2 Pusat untuk Arbitrase Regional Kuala Lumpur Peraturan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PERATURAN MEDIASI KLRCA SKEMA UU MEDIASI 2012 PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA. Peraturan Mediasi KLRCA. Bagian I. Bagian II.

DAFTAR ISI PERATURAN MEDIASI KLRCA SKEMA UU MEDIASI 2012 PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA. Peraturan Mediasi KLRCA. Bagian I. Bagian II. DAFTAR ISI Peraturan Mediasi KLRCA Bagian I PERATURAN MEDIASI KLRCA Bagian II SKEMA Bagian III UU MEDIASI 2012 Bagian IV PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA 2 Pusat untuk Arbitrase Regional Kuala Lumpur Bagian

Lebih terperinci

PERSETUJUAN MASTER STOCKIST

PERSETUJUAN MASTER STOCKIST PERSETUJUAN MASTER STOCKIST Nama Lengkap : No. KTP : Nama Stockist : Nama Akun : Alamat Stockist : Perjanjian ini dibuat pada hari ini... antara nama master stockist yang disebutkan di atas (selanjutnya

Lebih terperinci

PERATURAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR: 01/BAPMI/ TENTANG PERATURAN DAN ACARA PENDAPAT MENGIKAT

PERATURAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR: 01/BAPMI/ TENTANG PERATURAN DAN ACARA PENDAPAT MENGIKAT PERATURAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR: 01/BAPMI/12.2014 TENTANG PERATURAN DAN ACARA PENDAPAT MENGIKAT PENGURUS BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA Menimbang : a. bahwa perbedaan pendapat

Lebih terperinci

KODE ETIK GLOBAL PERFORMANCE OPTICS

KODE ETIK GLOBAL PERFORMANCE OPTICS KODE ETIK GLOBAL PERFORMANCE OPTICS Kode Etik Global Performance Optics adalah rangkuman harapan kami terkait dengan perilaku di tempat kerja. Kode Etik Global ini mencakup beragam jenis praktik bisnis;

Lebih terperinci

kami. Apabila pekerjaan cetak tidak bersponsor, maka anda harus membayar biaya cetak langsung ke toko percetakan. KETENTUAN PENGGUNAAN

kami. Apabila pekerjaan cetak tidak bersponsor, maka anda harus membayar biaya cetak langsung ke toko percetakan. KETENTUAN PENGGUNAAN KETENTUAN PENGGUNAAN Selamat Datang di REVOPRINT! Terima kasih telah menggunakan layanan yang disediakan oleh diri kami sendiri, PT Revo Kreatif Indonesia (REVOPRINT), dengan alamat terdaftar kami di Kemang

Lebih terperinci

Indonesia Version KEBIJAKAN & PROSEDUR SERTA KODE ETIK

Indonesia Version KEBIJAKAN & PROSEDUR SERTA KODE ETIK Indonesia Version KEBIJAKAN & PROSEDUR SERTA KODE ETIK PT 4LIFE INDONESIA TRADING KEBIJAKAN & PROSEDUR SERTA KODE ETIK BERLAKU TAHUN 2011 1 DAFTAR ISI 1. PENDAHULUAN 1.1. Kebijakan Dalam Permohonan Dan

Lebih terperinci

SYARAT & KETENTUAN. The Color Run Presented by CIMB Niaga

SYARAT & KETENTUAN. The Color Run Presented by CIMB Niaga SYARAT & KETENTUAN 1. Definisi "Charity" berarti mitra amal resmi acara tersebut. "Ketentuan" berarti syarat dan ketentuan mendaftar dalam acara. "Formulir Pendaftaran" berarti halaman web yang harus diselesaikan

Lebih terperinci

KODE ETIK FLASHIN. BAB I Ketentuan Umum. Pasal 1

KODE ETIK FLASHIN. BAB I Ketentuan Umum. Pasal 1 BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a. Perusahaan adalah PT. Flavia Sejahtera Indonesia didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia yang kemudian dikenal dengan nama

Lebih terperinci

Anti-Suap dan Korupsi (ABC) Prosedur ini tidak boleh diubah tanpa persetujuan dari kantor Penasihat Umum dan Sekretaris Perusahaan Vesuvius plc.

Anti-Suap dan Korupsi (ABC) Prosedur ini tidak boleh diubah tanpa persetujuan dari kantor Penasihat Umum dan Sekretaris Perusahaan Vesuvius plc. VESUVIUS plc Kebijakan Anti-Suap dan Korupsi PERILAKU BISNIS UNTUK MENCEGAH SUAP DAN KORUPSI Kebijakan: Anti-Suap dan Korupsi (ABC) Tanggung Jawab Perusahaan Penasihat Umum Versi: 2.1 Terakhir diperbarui:

Lebih terperinci

CODES OF PRACTICE. Dokumen: Codes of Practice Edisi / Rev: 1 / 2 Tanggal: 03 April 2017 Hal : Hal 1 dari 7

CODES OF PRACTICE. Dokumen: Codes of Practice Edisi / Rev: 1 / 2 Tanggal: 03 April 2017 Hal : Hal 1 dari 7 1. Pendahuluan Codes of Practice ini telah ditulis sesuai dengan persyaratan badan akreditasi nasional dan dengan persetujuan PT AJA Sertifikasi Indonesia yang saat ini beroperasi. PT. AJA Sertifikasi

Lebih terperinci

Rancangan Undang-undang tentang Akuntan Publik

Rancangan Undang-undang tentang Akuntan Publik Departemen Keuangan RI Rancangan Undang-undang tentang Akuntan Publik Panitia Antar Departemen Penyusunan Rancangan Undang-undang Akuntan Publik Gedung A Lantai 7 Jl. Dr. Wahidin No.1 Jakarta 10710 Telepon:

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a. bahwa sejalan dengan ratifikasi Indonesia pada perjanjian-perjanjian internasional, perkembangan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa sejalan dengan ratifikasi Indonesia pada

Lebih terperinci

PERJANJIAN AFILIASI FXPRIMUS

PERJANJIAN AFILIASI FXPRIMUS PERJANJIAN AFILIASI FXPRIMUS PERSYARATAN & PERJANJIAN AFILIASI PERJANJIAN INI dibuat antara FXPRIMUS dan ( Afiliasi ). MENGINGAT, FXPRIMUS adalah dealer dalam kontrak trading di luar bursa dan kontrak

Lebih terperinci

PERJANJIAN PIALANG PENGENAL FXPRIMUS

PERJANJIAN PIALANG PENGENAL FXPRIMUS PERJANJIAN PIALANG PENGENAL FXPRIMUS SYARAT & PERJANJIAN PIALANG PENGENAL PERJANJIAN INI diselenggarakan antara FXPRIMUS dan ( Sponsor ). DI MANA, FXPRIMUS adalah perantara dalam kontrak serah langsung

Lebih terperinci

CODES OF PRACTICE. 1. Pendahuluan

CODES OF PRACTICE. 1. Pendahuluan 1. Pendahuluan Codes of Practice ini telah ditulis sesuai dengan persyaratan badan akreditasi nasional dan dengan persetujuan PT AJA Sertifikasi Indonesia yang saat ini beroperasi. PT. AJA Sertifikasi

Lebih terperinci

PT. MEGA GLORYOUNG INTERNATIONAL

PT. MEGA GLORYOUNG INTERNATIONAL KODE ETIK KEMEMBERAN PT. MEGA GLORYOUNG INTERNATIONAL BAB I KETENTUAN UMUM Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : 1. Perusahaan adalah PT. MEGA GLORYOUNG INTERNATIONAL didirikan berdasarkan Hukum Republik

Lebih terperinci

Perjanjian Layanan Cloud

Perjanjian Layanan Cloud Perjanjian Layanan Cloud Perjanjian Layanan Cloud (Cloud Services Agreement CSA ) ini serta Lampiran dan Dokumen Transaksi (Transaction Documents TD ) yang berlaku merupakan perjanjian lengkap terkait

Lebih terperinci

Kode Etik Insinyur (Etika Profesi)

Kode Etik Insinyur (Etika Profesi) Kode Etik Insinyur (Etika Profesi) Dewan Akreditasi Rekayasa dan Teknologi (ABET) Kode Etik Insinyur ATAS DASAR PRINSIP Insinyur menegakkan dan memajukan integritas, kehormatan dan martabat profesi engineering

Lebih terperinci

1.3. Ketentuan mengikat masing-masing Pelanggan PERUSAHAAN dari awal Pelanggan menerima ketentuan Perjanjian Pelanggan dengan PERUSAHAAN.

1.3. Ketentuan mengikat masing-masing Pelanggan PERUSAHAAN dari awal Pelanggan menerima ketentuan Perjanjian Pelanggan dengan PERUSAHAAN. PERJANJIAN PENGENAL FXPRIMUS Sesuai implementasi Arahan Pasar dalam Instrumen Keuangan (MiFID) di Uni Eropa dan sesuai dengan Undang-Undang Jasa dan Aktivitas Investasi serta Pasar Teregulasi tahun 2007

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN. Syarat dan Ketentuan ini mengikat Anda dan Prodia.

SYARAT DAN KETENTUAN. Syarat dan Ketentuan ini mengikat Anda dan Prodia. SYARAT DAN KETENTUAN Syarat dan Ketentuan ini mengatur pernyataan hak dan kewajiban, serta ketentuan yang diambil dari prinsip-prinsip layanan mobile apps (selanjutnya disebut Layanan ) yang disediakan

Lebih terperinci

BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 LAMPIRAN : Keputusan Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia Nomor : Kep-04/BAPMI/11.2002 Tanggal : 15 Nopember 2002 Nomor : Kep-01/BAPMI/10.2002 Tanggal : 28 Oktober 2002 PERATURAN DAN ACARA BADAN ARBITRASE

Lebih terperinci

LONGRICH BIOSCIENCE INDONESIA KEBIJAKAN DAN PROSEDUR

LONGRICH BIOSCIENCE INDONESIA KEBIJAKAN DAN PROSEDUR Kode Etik LONGRICH BIOSCIENCE INDONESIA KEBIJAKAN DAN PROSEDUR BAB 1 - PENDAHULUAN BAB 2 - DEFINISI 2.1 Perusahaan 2.2 Distributor 2.3 Masa Keanggotaan 2.4 Bisnis 2.5 Rencana Pemasaran Longrich 2.6 Sales

Lebih terperinci

MEMBINA HUBUNGAN BISNIS YANG SUKSES Harapan Cisco terhadap Mitra Bisnisnya

MEMBINA HUBUNGAN BISNIS YANG SUKSES Harapan Cisco terhadap Mitra Bisnisnya MEMBINA HUBUNGAN BISNIS YANG SUKSES Harapan Cisco terhadap Mitra Bisnisnya Cisco Systems, Inc. dan semua entitas afiliasinya di seluruh dunia (Cisco) berkomitmen menjunjung standar integritas bisnis tertinggi

Lebih terperinci

Kebijakan dan Prosedur Indonesia

Kebijakan dan Prosedur Indonesia Kebijakan dan Prosedur Indonesia i H al Daftar Isi Daftar Isi... ii BAB 1 KEDISTRIBUTORAN ANDA... 9 1 Menjadi Seorang Distributor... 9 1.1 Pendaftaran untuk Menjadi Seorang Distributor... 9 1.2 Satu Individu

Lebih terperinci

Kode Etik. .1 "Yang Harus Dilakukan"

Kode Etik. .1 Yang Harus Dilakukan Kode Etik Kode Etik Dokumen ini berisi "Kode Etik" yang harus dipatuhi oleh para Direktur, Auditor, Manajer, karyawan Pirelli Group, serta secara umum siapa saja yang bekerja di Italia dan di luar negeri

Lebih terperinci

Administrative Policy Bahasa Indonesian translation from English original

Administrative Policy Bahasa Indonesian translation from English original Tata Tertib Semua unit Misi KONE adalah untuk meningkatkan arus pergerakan kehidupan perkotaan. Visi kita adalah untuk Memberikan pengalaman terbaik arus pergerakan manusia, menyediakan kemudahan, efektivitas

Lebih terperinci

Bab 5 Pembatasan Kepemilikan Network Pembatasan Larangan Membujuk v H al

Bab 5 Pembatasan Kepemilikan Network Pembatasan Larangan Membujuk v H al DAFTAR ISI Bab 1 Kemitrausahaan Anda... 9 1 Menjadi Seorang Mitra Usaha... 9 1.1 Pendaftaran untuk Menjadi Seorang Mitra Usaha... 9 1.2 Satu Individu per Kemitrausahaan... 9 1.3 Ketentuan Usia... 9 1.4

Lebih terperinci

PERATURAN UMUM DAN KODE ETIK DISTRIBUTOR PT. Tridaya Sinergi Indonesia

PERATURAN UMUM DAN KODE ETIK DISTRIBUTOR PT. Tridaya Sinergi Indonesia PERATURAN UMUM DAN KODE ETIK DISTRIBUTOR PT. Tridaya Sinergi Indonesia BAB I PENDAHULUAN Pasal 1 Maksud dan Tujuan Peraturan umum dan kode etik distributor PT. Tridaya Sinergi Indonesia dibuat dengan maksud

Lebih terperinci

KETENTUAN DAN PERSYARATAN BLACKBERRY ID

KETENTUAN DAN PERSYARATAN BLACKBERRY ID KETENTUAN DAN PERSYARATAN BLACKBERRY ID UNTUK MENDAPATKAN AKUN BLACKBERRY ID, SERTA DAPAT MENGAKSES LAYANAN YANG MENSYARATKAN ANDA UNTUK MEMILIKI AKUN BLACKBERRY ID, ANDA HARUS (1) MENYELESAIKAN PROSES

Lebih terperinci

KEBIJAKAN ANTIKORUPSI

KEBIJAKAN ANTIKORUPSI Kebijakan Kepatuhan Global Maret 2017 Freeport-McMoRan Inc. PENDAHULUAN Tujuan Tujuan dari Kebijakan Antikorupsi ini ("Kebijakan") adalah untuk membantu memastikan kepatuhan oleh Freeport-McMoRan Inc ("FCX")

Lebih terperinci

PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk.

PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk. PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk. Untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku, Direksi dan Dewan Komisaris PT Nusantara Pelabuhan

Lebih terperinci

Kode Etik. .1 "Yang Harus Dilakukan"

Kode Etik. .1 Yang Harus Dilakukan Kode Etik Kode Etik Dokumen ini berisi "Kode Etik" yang harus dipatuhi oleh para Direktur, Auditor, Manajer, karyawan Pirelli Group, serta secara umum siapa saja yang bekerja di Italia dan di luar negeri

Lebih terperinci

2. Bagaimana Kami Menggunakan Informasi Anda

2. Bagaimana Kami Menggunakan Informasi Anda KEBIJAKAN PRIVASI Penidago.com dimiliki dan dioperasikan oleh Grup Perusahaan Penidago ("Penidago" atau "Kami"). Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, menyingkapkan,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional yang berkesinambungan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA PERATURAN ARBITRASE SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE

DAFTAR ISI. Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA PERATURAN ARBITRASE SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE DAFTAR ISI Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA Bagian I PERATURAN ARBITRASE PROSES Acara Cepat KLRCA Bagian II SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI Bagian III PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE

Lebih terperinci

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 68 /POJK.04/2017 TENTANG PENILAI YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 68 /POJK.04/2017 TENTANG PENILAI YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL - 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 68 /POJK.04/2017 TENTANG PENILAI YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

Kode etik bisnis Direvisi Februari 2017

Kode etik bisnis Direvisi Februari 2017 Kode etik bisnis Direvisi Februari 2017 Kode etik bisnis Kode etik bisnis ini berlaku pada semua bisnis dan karyawan Smiths Group di seluruh dunia. Kepatuhan kepada Kode ini membantu menjaga dan meningkatkan

Lebih terperinci

Kebijakan Antisuap Goodyear 8 Mei 2017

Kebijakan Antisuap Goodyear 8 Mei 2017 Kebijakan Antisuap Goodyear 8 Mei 2017 1 Kebijakan Antisuap Pendahuluan Sebagai bagian dari komitmen kami di seluruh dunia terhadap kejujuran, integritas, dan rasa hormat, Goodyear tidak akan mendapatkan

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, 1 RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa paten merupakan kekayaan intelektual yang diberikan

Lebih terperinci

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 39/POJK.04/2014 TENTANG AGEN PENJUAL EFEK REKSA DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 39/POJK.04/2014 TENTANG AGEN PENJUAL EFEK REKSA DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 39/POJK.04/2014 TENTANG AGEN PENJUAL EFEK REKSA DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS

Lebih terperinci

PT Santara Daya Inspiratama, selanjutnya akan disebut sebagai Perusahaan. Klien yang

PT Santara Daya Inspiratama, selanjutnya akan disebut sebagai Perusahaan. Klien yang 1 PT Santara Daya Inspiratama, selanjutnya akan disebut sebagai Perusahaan. Klien yang membuka akun Mitra Santara (MS) di Santara, selanjutnya akan disebut sebagai Mitra Santara. Keduanya disebut sebagai

Lebih terperinci

- 1 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16 /POJK.04/2015 TENTANG AHLI SYARIAH PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

- 1 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16 /POJK.04/2015 TENTANG AHLI SYARIAH PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA - 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16 /POJK.04/2015 TENTANG AHLI SYARIAH PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF - 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

Kode Etik Compro Compro Ethical Code

Kode Etik Compro Compro Ethical Code A. PENDAHULUAN Kode etik Affiliate Compro ini adalah suatu rangkaian ketentuan serta prinsip-prinsip tertentu berkaitan dengan hak dan kewajiban serta tanggung jawab seorang Affiliate dalam mengembangkan

Lebih terperinci

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PENILAI YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PENILAI YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2017 TENTANG PENILAI YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER

Lebih terperinci

Kebijakan dan Prosedur Indonesia

Kebijakan dan Prosedur Indonesia Kebijakan dan Prosedur Indonesia i H al Daftar Isi Daftar Isi... i BAB 1 KEDISTRIBUTORAN ANDA...8 1 Menjadi Seorang Distributor... 8 1.1 Pendaftaran untuk Menjadi Seorang Distributor... 8 1.2 Satu Individu

Lebih terperinci

PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam )

PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam ) PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam ) DAFTAR ISI I. DASAR HUKUM II. TUGAS, TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG III. ATURAN BISNIS IV. JAM KERJA V. RAPAT VI. LAPORAN DAN TANGGUNG JAWAB VII.

Lebih terperinci

Freeport-McMoRan Kode Perilaku Pemasok. Tanggal efektif - Juni 2014 Tanggal terjemahan - Agustus 2014

Freeport-McMoRan Kode Perilaku Pemasok. Tanggal efektif - Juni 2014 Tanggal terjemahan - Agustus 2014 Freeport-McMoRan Kode Perilaku Pemasok Tanggal efektif - Juni 2014 Tanggal terjemahan - Agustus 2014 Daftar Isi Daftar Isi... 2 Kode Perilaku Pemasok... 3 Pendahuluan... 3 Hak Asasi Manusia dan Tenaga

Lebih terperinci

STANDAR PRAKTIK DAN KODE ETIK TENAGA PEMASAR ASURANSI JIWA

STANDAR PRAKTIK DAN KODE ETIK TENAGA PEMASAR ASURANSI JIWA STANDAR PRAKTIK DAN KODE ETIK TENAGA PEMASAR ASURANSI JIWA BAB I KETENTUAN UMUM 1. DEFINISI Dalam Kode Etik Tenaga Pemasar ini, yang dimaksud dengan: a. AAJI adalah Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia. b.

Lebih terperinci

2017, No Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan

2017, No Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan No.289, 2017 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEUANGAN OJK. Pasar Modal. Kegiatan. Penilai. (Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6157) PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN

Lebih terperinci

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK.

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK. KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK. PENDAHULUAN Tata kelola perusahaan yang baik merupakan suatu persyaratan dalam pengembangan global dari kegiatan usaha perusahaan dan peningkatan citra perusahaan. PT Duta

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa paten merupakan kekayaan intelektual yang diberikan

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Negara Republik

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sejalan dengan ratifikasi Indonesia pada perjanjian-perjanjian

Lebih terperinci

PT. Stemtech Indonesia Kebijakan dan Prosedur Efektif September 2011

PT. Stemtech Indonesia Kebijakan dan Prosedur Efektif September 2011 PT. Stemtech Indonesia Kebijakan dan Prosedur Efektif September 2011 BAGIAN 1 - PENGANTAR 1.1 Dokumen Perusahaan Dokumen Pengaturan (atau selanjutnya disebut sebagai "Perjanjian") dari Stemtech Indonesia

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /PMK.01/2016 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /PMK.01/2016 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /PMK.01/2016 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Prosedur & Kebijakan bagi Associate Mandiri dan Preferred Customer Indonesia

Prosedur & Kebijakan bagi Associate Mandiri dan Preferred Customer Indonesia Prosedur & Kebijakan bagi Associate Mandiri dan Preferred Customer Indonesia 14-8537 050715 Policies & Procedures Indonesia page 1 BAGIAN I: TINJAUAN Company name: Name in English: Address: PT. Isagenix

Lebih terperinci

FORMULIR PENDAFTARAN PELANGGAN

FORMULIR PENDAFTARAN PELANGGAN FORMULIR PENDAFTARAN PELANGGAN A. IDENTITAS PELANGGAN Nama Konsultan Aktuaria Alamat : Kode Pos: Nomor Izin Usaha No. Telepon Perusahaan : : No. Fax.: B. IDENTITAS PENGGUNA PRODUK Nama Penanggung Jawab

Lebih terperinci

Kode Perilaku VESUVIUS: black 85% PLC: black 60% VESUVIUS: white PLC: black 20% VESUVIUS: white PLC: black 20%

Kode Perilaku VESUVIUS: black 85% PLC: black 60% VESUVIUS: white PLC: black 20% VESUVIUS: white PLC: black 20% Kode Perilaku 2 Vesuvius / Kode Perilaku 3 Pesan dari Direktur Utama Kode Perilaku ini menegaskan komitmen kita terhadap etika dan kepatuhan Rekan-rekan yang Terhormat Kode Perilaku Vesuvius menguraikan

Lebih terperinci

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN, - 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 43 /POJK.04/2015 TENTANG PEDOMAN PERILAKU MANAJER INVESTASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER

Lebih terperinci

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negar

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negar No.396, 2014 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEUANGAN. OJK. Reksa Dana. Penjual. Agen. Pencabutan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5653) PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN

Lebih terperinci

UU No. 8/1995 : Pasar Modal

UU No. 8/1995 : Pasar Modal UU No. 8/1995 : Pasar Modal BAB1 KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan: 1 Afiliasi adalah: hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat a. kedua, baik

Lebih terperinci

KETENTUAN UMUM PENYELENGGARA DANA PERLINDUNGAN PEMODAL

KETENTUAN UMUM PENYELENGGARA DANA PERLINDUNGAN PEMODAL KETENTUAN UMUM PENYELENGGARA DANA PERLINDUNGAN PEMODAL OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 50 /POJK.04/2016 TENTANG PENYELENGGARA DANA PERLINDUNGAN

Lebih terperinci

PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam )

PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam ) PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam ) DAFTAR ISI I. DASAR HUKUM II. TUGAS, TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG III. ATURAN BISNIS IV. JAM KERJA V. RAPAT VI. LAPORAN DAN TANGGUNG JAWAB VII. KEBERLAKUAN

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG DESAIN INDUSTRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG DESAIN INDUSTRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG DESAIN INDUSTRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kekayaan budaya dan etnis bangsa

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa sejalan dengan retifikasi Indonesia pada perjanjian-perjanjian

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, 1 RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa di dalam era perdagangan

Lebih terperinci

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN /POJK.04/2014 TENTANG AHLI SYARIAH PASAR MODAL

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN /POJK.04/2014 TENTANG AHLI SYARIAH PASAR MODAL OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.04/2014 TENTANG AHLI SYARIAH PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,

Lebih terperinci

Ketentuan Penggunaan. Pendahuluan

Ketentuan Penggunaan. Pendahuluan Ketentuan Penggunaan Pendahuluan Kami, pemilik Situs Web ecosway (yang termasuk situs Web ecosway) telah menetapkan ketentuan ketentuan yang selanjutnya di sini disebut ("Ketentuan Penggunaan") sebagai

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PRIVASI KEBIJAKAN PRIVASI

KEBIJAKAN PRIVASI KEBIJAKAN PRIVASI KEBIJAKAN PRIVASI Terakhir diperbaharui: 1 April 2018 Kami di Klola Indonesia menghormati privasi dan keamanan data dari setiap pengunjung situs web maupun pengguna layanan dan produk kami. Untuk itu,

Lebih terperinci

Gn Franchise System Investasi Anda Rp ,- + Membership Rp ,- Memperoleh 3 set Bio Necklace atau 30 btl Gold-G 320 ml atau Produk

Gn Franchise System Investasi Anda Rp ,- + Membership Rp ,- Memperoleh 3 set Bio Necklace atau 30 btl Gold-G 320 ml atau Produk Gn Franchise System Investasi Anda Rp. 2.970.000,- + Membership Rp. 33.000,- Memperoleh 3 set Bio Necklace atau 30 btl Gold-G 320 ml atau Produk lain.. LB, DB & INCENTIVE U Level Bonus LB @ Rp 60.000 2

Lebih terperinci

TENTANG JASA PENILAI PUBLIK MENTERI KEUANGAN,

TENTANG JASA PENILAI PUBLIK MENTERI KEUANGAN, SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 125/PMK.01/2008 TENTANG JASA PENILAI PUBLIK MENTERI KEUANGAN, Menimbang : a. bahwa sejalan dengan tujuan Pemerintah dalam rangka mendukung perekonomian yang sehat

Lebih terperinci

Untuk tujuan dari peraturan ini, istilah istilah di bawah ini diartikan sebagai berikut:

Untuk tujuan dari peraturan ini, istilah istilah di bawah ini diartikan sebagai berikut: Regulasi Status dan Transfer Pemain Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia("PSSI") Untuk tujuan dari peraturan ini, istilah istilah di bawah ini diartikan sebagai berikut: 1) Asosiasi terdahulu: asosiasi

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional yang berkesinambungan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR : KEP 02/BAPMI/ TENTANG PERATURAN DAN ACARA BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA

KEPUTUSAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR : KEP 02/BAPMI/ TENTANG PERATURAN DAN ACARA BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA KEPUTUSAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR : KEP 02/BAPMI/11.2009 TENTANG PERATURAN DAN ACARA BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional yang berkesinambungan

Lebih terperinci

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI DAFTAR ISI PASAL 1 Tujuan... 2 PASAL 2 Definisi... 2 PASAL 3 Keanggotaan Direksi... 2 PASAL 4 Persyaratan... 3 PASAL 5 Masa Jabatan... 4 PASAL 6 Pemberhentian Sementara...

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Tanggal Mulai Berlaku: 2/28/08 Menggantikan: 10/26/04 Disetujui Oleh: Dewan Direksi TUJUAN PEDOMAN Memastikan bahwa praktik bisnis Perusahaan Mine Safety Appliances ("MSA")

Lebih terperinci

PENUNJUK UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS

PENUNJUK UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS PENUNJUK UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS 1 (satu) bulan ~ Notaris tidak membuat akta Apabila dalam waktu 1 (satu) bulan Notaris tidak membuat akta, Notaris, secara sendiri atau melalui kuasanya menyampaikan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1989 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1989 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1989 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a. bahwa Negara Republik Indonesia adalah negara hukum berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar

Lebih terperinci

K168. Konvensi Promosi Kesempatan Kerja dan Perlindungan terhadap Pengangguran, 1988 (No. 168)

K168. Konvensi Promosi Kesempatan Kerja dan Perlindungan terhadap Pengangguran, 1988 (No. 168) K168 Konvensi Promosi Kesempatan Kerja dan Perlindungan terhadap Pengangguran, 1988 (No. 168) K168 - Konvensi Promosi Kesempatan Kerja dan Perlindungan terhadap Pengangguran, 1988 (No. 168) 2 K168 Konvensi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PERATURAN ARBITRASE SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE. Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA

DAFTAR ISI PERATURAN ARBITRASE SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE. Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA DAFTAR ISI Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA Bagian I PERATURAN ARBITRASE PROSES Acara Cepat KLRCA Bagian II SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI Bagian III PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE

Lebih terperinci

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

- 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA - 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 54 /POJK.04/2017 TENTANG BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM DAN PENAMBAHAN MODAL DENGAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI Peraturan Arbitrase KLRCA

DAFTAR ISI Peraturan Arbitrase KLRCA DAFTAR ISI Peraturan Arbitrase KLRCA Bagian I PERATURAN ARBITRASE KLRCA (Direvisi pada tahun 2013) Bagian II PERATURAN ARBITRASE UNCITRAL (Direvisi pada tahun 2010) Bagian III SKEMA Bagian IV PEDOMAN UNTUK

Lebih terperinci

Perjanjian BlackBerry ID

Perjanjian BlackBerry ID Perjanjian BlackBerry ID Perjanjian BlackBerry ID atau "Perjanjian" merupakan suatu perjanjian hukum antara Research In Motion Limited, atau anak perusahaannya atau afiliasinya sebagaimana tertera dalam

Lebih terperinci

TERMS AND CONDITION (Syarat dan Ketentuan)

TERMS AND CONDITION (Syarat dan Ketentuan) TERMS AND CONDITION (Syarat dan Ketentuan) PT. BUMSS merupakan perusahaan resmi berbasis keagenan Tour Travel dan Multi Bisnis yang berbadan hukum, berkantor pusat di Jalan Ngagel Jaya Utara no 150 Surabaya,

Lebih terperinci

Kebijakan dan Prosedur Indonesia

Kebijakan dan Prosedur Indonesia Kebijakan dan Prosedur Indonesia i H al Daftar Isi Daftar Isi... ii BAB 1 KEDISTRIBUTORAN ANDA... 9 1 Menjadi Seorang Distributor... 9 1.1 Pendaftaran untuk Menjadi Seorang Distributor... 9 1.2 Satu Individu

Lebih terperinci

7 DAYS OF YTFF - Persyaratan & Ketentuan

7 DAYS OF YTFF - Persyaratan & Ketentuan 7 DAYS OF YTFF - Persyaratan & Ketentuan 7 Days of YTFF ( Kontes ) ini diselenggarakan oleh Google Asia Pacific Pte. Ltd yang berkantor di 70 Pasir Panjang Road, #03-01, Mapletree Business City II, Singapore

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sejalan dengan ratifikasi Indonesia pada perjanjian-perjanjian

Lebih terperinci

Ketentuan Dukungan HP Care Pack

Ketentuan Dukungan HP Care Pack Syarat dan Ketentuan Ketentuan Dukungan HP Care Pack PT Hewlett-Packard Indonesia Jika Anda adalah konsumen (yaitu individu yang membeli layanan ini terutama untuk penggunaan non-profesional) klik di sini

Lebih terperinci

Kode Etik Bisnis Pemasok Smiths

Kode Etik Bisnis Pemasok Smiths Kode Smiths Pengantar dari Philip Bowman, Kepala Eksekutif Sebagai sebuah perusahaan global, Smiths Group berinteraksi dengan pelanggan, pemegang saham, dan pemasok di seluruh dunia. Para pemangku kepentingan

Lebih terperinci

Uncontrolled When Download

Uncontrolled When Download 1. DEFINISI 1.1. MUTU CERTIFICATION INTERNATIONAL PT Mutuagung Lestari, beralamat di Jalan Raya Bogor Km. 33.5 Nomor 19, Cimanggis, Depok, Jawa Barat (nomor telepon 021-8740202, nomor fax 021-87740745/87740746,

Lebih terperinci