METODE PENELITIAN. Data penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data runtun waktu (time
|
|
|
- Widyawati Kurnia
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 37 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data runtun waktu (time series) dari periode 2005Q1 2014Q4. Penggunaan data pada penelitian ini meliputi variabel terikat yaitu cadangan devisa dan variabel bebas yaitu variabel foreign direct investement (FDI), utang luar negeri, net ekspor, pembayaran utang luar negeri, dan cadangan devisa periode sebelumnya. Sumber perolehan data berasal dari Bank Indonesia: Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI), Laporan dari situs resmi Bank Indonesia di http// B. Batasan Variabel Batasan peubah yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Cadangan devisa Cadangan devisa (Reserve Asset), dibagi menjadi emas moneter (monetary gold), Special Drawing Rights (SDR), Reserve Position In The Fund (SPF), serta cadangan devisa lainnya (order reserve asset) yang mencangkup Uang Kertas Asing (UKA) dan simpanan, surat berharga, dan tagihan lainnya (other claims). Data yang digunakan pada penelitian adalah data cadangan devisa dari tahun ke
2 38 tahun dinyatakan dalam juta US $. Spesifikasi periode data yang digunakan adalah kuartal. Sumber data diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia http// selama periode 2005Q1 2014Q4. 2. Foreign Direct Investement (FDI) Investasi asing langsung (foreign direct investemen)t merupakan partisipasi jangka panjang oleh suatu negara lain pada negara lain. Biasanya melibatkan partisipasi dalam bidang manajemen, perusahaan patungan, transfer teknologi, dan konsultasi pakar. Ada tiga tipe dari investasi asing langsung yaitu investasi asing langsung ke dalam, investasi asing langsung ke luar, dan "stock of foreign direct investment", yang merupakan jumlah kumulatif dalam suatu periode. Data yang digunakan adalah data nilai FDI dengan satuan juta US $. Spesifikasi periode data yang digunakan adalah kuartal. Data FDI diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik http// selama periode 2005Q1 2014Q4. 3. Utang Luar Negeri Utang luar negeri Indonesia adalah kewajiban aktual penduduk Indonesia kepada bukan penduduk pada suatu waktu, tidak termasuk kontijen, yang membutuhkan pembayaran kembali bunga dan/atau pokok pada waktu yang akan datang. Data yang digunakan adalah data utang luar negeri. Spesifikasi periode data yang digunakan adalah kuartal yang dinyatakan dalam juta US $. Sumber data diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia http// selama periode 2005Q1 2014Q4.
3 39 4. Net Ekspor Net Ekspor atau ekspor bersih adalah selisih antara nilai ekspor dengan impor. Ekpor neto yang positif menunjukkan bahawa ekspor lebih besar dari impor. Data yang digunakan adalah data selisih antara nilai ekpor dan nilai impor. Spesifikasi periode data yang digunakan adalah kuartal. Sumber data diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia http// selama periode 2005Q1 2014Q4. 5. Pembayaran Utang Luar Negeri Pembayaran utang luar negeri adalah pembayaran utang luar negeri yang diklasifikasi sektor institusi debitor terdiri dari pemerintah, bank sentral, dan swasta (bank dan bukan bank). Data yang digunakan adalah jumlah pokok dan bunga dari utang luar negeri yang dilakukan para debitor. Spesifikasi periode data yang digunakan adalah kuartal yang dinyatakan dalam juta US $. Sumber data diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia http// selama periode 2005Q1 2014Q4. 6. Cadangan Devisa Periode Sebelumnya Cadangan Devisa Periode Sebelumnya adalah nilai cadangan devisa yang digunakan pada periode waktu sebelum penelitian. Data yang digunakan pada penelitian adalah data cadangan devisa dari tahun ke tahun dinyatakan dalam juta US $. Spesifikasi periode data yang digunakan adalah kuartal. Sumber data diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia http// selama periode 2004Q1 2013Q4. Lebih lanjut deskripsi tentang jenis dan sumber data dari variabel terikat dan variabel bebas dirangkum dalam Tabel 5.
4 40 Tabel 5. Nama Variabel Penelitian, Simbol Variabel, Satuan, Pengukuran, Periode Runtun Waktu, Dan Sumber Data. Nama Variabel Simbol Variabel Satuan Pengukuran Periode Runtun Waktu Cadangan Devisa CD Juta US $ Kuartal Foreign Direct Investment FDI Juta US $ Kuartal Utang Luar Negeri ULN Juta US $ Kuartal Net Ekspor NX Juta US $ Kuartal Pembayaran Utang Luar Negeri Cadangan Devisa Periode Sebelumnya PULN Juta US $ Kuartal CDT JutaUS $ Kuartal Sumber Data Bank Indonesia Bank Indonesia Bank Indonesia Bank Indonesia Bank Indonesia Bank Indonesia C. Metode Analisis Analisis data dilakukan untuk memperkirakan secara parsial pengaruh dari variabel-variabel dependen terhadap variabel independen. Pada penelitian ini menggunakan data deret waktu (time series) dan diolah menggunakan aplikasi ekonometrika dengan Eviews 6. Analisis data menunjukkan bahwa data tidak stasioner, namun seringkali menunjukkan stasioner melalui proses diferensiasi. Prosedur penentuan data stasioner atau tidak stasioner dengan cara membandingkan antara nilai statistik ADF dengan nilai kritis yaitu distribusi statistik Mackinnon. Pada Lampiran 2 menunjukkan variabel cadangan devisa, foreign direct investment, utang luar negeri, net ekspor, pembayaran utang luar negeri, dan cadangan devisa periode sebelumnya dinyatakan tidak stasioner pada level dengan
5 41 uji ADF (Agumented Dickey-Fuller). Pada keenam variabel tersebut nilai absolute statistik ADF lebih kecil dari nilai kritisnya. Data akan stasioner pada langkah selanjutnya dengan proses diferensiasi. Setelah stasioner pada tingkat diferensiasi maka model ekonometrika yang tepat digunakan yaitu Model Koreksi Kesalahan atau Error Correction Model (ECM). ECM adalah metode yang digunakan untuk mengatasi persoalan variabel runtun waktu yang tidak stasioner (nonstationary) sehingga jika regresi diteruskan akan menghasilkan regresi lancung (spurious regression), artinya estimasi koefisien determinasi ganda R 2 yang relatif tinggi namun statistik Durbin-Watson rendah. 1. Uji Stasioneritas (Unit Root Test) Pengujian stasioner banyak digunakan para ahli ekonometrika menggunakan uji akar unit (Unit Root Test). Uji akar unit pertama kali dikembangkan oleh Dickey- Fuller dan dikenal dengan Uji akar unit Dickey-Fuller (FD). Dalam penggunaan data time series hal penting yang harus dilakukan apakah data yang dianalisis sudah stasioner atau tidak stasioner. Dikatakan stasioner apabila data yang digunakan memiliki nilai rata-rata dan varian yang konstan sepanjang waktu. Penggunaan data yang stasioner pada model time series dapat lebih stabil dan stimator yang dihasilkan konsisten dan tidak bias (Widarjono, 2009). Pengujian mengunakan data tidak stasioner maka data tersebut dipertanyakan validitas dan kestabilannya, karena hasil regresi yang berasal akan meragukan atau disebut dengan regresi lancung (spurious regression). Spurious Regression adalah situasi dimana hasil regresi menunjukkan koefisien determinasi yang tinggi namun hubungan antar variabel di dalam model tidak saling berhubungan. Untuk
6 42 menghindari masalah regresi lancung dilakukan perubahan data dari data nonstasioner menjadi data stasioner (Widarjono, 2009). Uji stasioner data melalui proses diferensiasi yang disebut uji derajat integrasi. Data yang telah stasioner pada level series, maka data disebut integrated of order zero atau I(0). Apabila data stasioner pada differensial tahap 1, maka data tersebut adalah integrated of order one atau I(1). Namun jika data belum stasioner pada deferensiasi satu maka dilanjutkan pada diferensiasi yang lebih tinggi sehingga diperoleh data yang stasioner (Widarjono, 2009) Dalam menguji data mengandung akar unit atau tidak, Dickey-Fuller menyarankan melakukan beberapa metode yaitu uji Augmented Dickey-Fuller (ADF) dan Philip-Pheron unit root test. Uji Augmented Dickey-Fuller (ADF) dikembangkan dengan memasukkan unsur AR yang lebih tinggi dalam modelnya dan menabahkan kelambanan variabel deferensi di sisi kanan persamaan. Philip- Pheron unit root test dikembangkan dengan memasukkan unsur adanya autokorelasi di dalam variabel gangguan dengan memasukkan unsur kelambanan diferensi (Widarjono, 2009). Uji akar unit melihat data stasioner atau tidak stasioner sampai pada keputusan pada derajat keberapa suatu data akan stasioner dengan membandingkan antara nilai statistik ADF dengan nilai kritis distribusi statistik Mackinnon. Hipotesis yang digunakan dalam uji akar unit adalah Ho: mempunyai unit root (tidak stasioner) dan Ha: tidak mempunyai unit root (stasioner). Merujuk jika nilai absolut statistik ADF lebih besar dari nilai kritisnya, maka data yang diamati
7 43 menunjukkan stasioner dan jika sebaliknya nilai absolut statistik ADF lebih kecil dari nilai kritisnya maka data tidak stasioner (Widarjono, 2009). 2. Uji Kointegrasi (Keseimbangan Jangka Panjang) Uji kointegrasi bertujuan untuk mengetahui hubungan jangka panjang pada variabel-variabel yang diamati saling berkointegrasi atau tidak berkointegrasi. Sebelum melakukan uji kointegrasi sebelumnya dilakukan pengujian stasioner pada variabel-variabel yang diamati. Jika variabel mengandung akar unit atau tidak stasioner, namun terdapat kombinasi linier pada variabel-variabel kemungkinan terjadi stasioner maka dapat dikatakan terkointegrasi yang berarti mempunyai hubungan jangka panjang (Widarjono, 2009). Pengembangan uji kointegrasi ada tiga yaitu: (1) uji kointegrasi dari Engle - Granger (EG); (2) uji Cointegrating Regression Durbin Waston (CRDW); dan (3) uji kointegrasi dikembangkan oleh Johansen. Pada penelitian ini digunakan uji kointegrasi dari Engle-Granger (EG). Melalui pengujian residualnya diuji dengan pendekatan DF maupun ADF. Dari hasil estimasi nilai residual dependen statistik DF dan ADF yang kemudian dibandingkan dengan nilai kritisnya. Jika nilai statistiknya lebih besar dari nilai kritisnya maka variabel-variabel yang diamati saling berkointegrasi atau mempunyai hubungan jangka panjang dan sebaliknya maka variabel yang diamati tidak berkointegrasi. Hipotesis dalam uji kointegrasi yaitu Ho : Tidak terdapat Kointegrasi dan Ha : Terdapat Kointegrasi (Widarjono, 2009).
8 44 3. Model Koreksi Kesalahan (Error Correction Model / ECM ) Pendekatan model Error Correction Model (ECM) pertama kali diperkenalkan oleh Sargan dan dikembangkan oleh Hendry yang kemudian dipopulerkan oleh Engle-Granger. Model ECM digunakan di dalam mengatasi masalah data time series yang tidak stasioner dan masalah regresi lancung. Setelah melakukan uji stasioner dan uji kointegrasi dilanjutkan dengan uji ECM. Data yang sebelumnya tidak stasioner pada tingkat level, tetapi pada tingkat diferensi dan kedua variabel terkointegrasi maka adanya kointegrasi berarti ada hubungan atau keseimbangan jangka panjang. Lain hal dengan kesimbangan jangka pendek mungkin saja ada ketidakseimbangan. Ketidakseimbangan inilah perlu dilakukan penyesuaian (adjusment). Model dalam penyesuaian untuk melakukan koreksi bagi ketidakseimbangan disebut model ECM (Widarjono, 2009). Koreksi ketidakseimbangan jangka pendek menggunakan model ECM dengan memasukkan penyesuaian. Model Error Correction Model (ECM) mempunya ciri khas dengan dimasukannya unsur Error Correction Term (ECT) dalam model. ECT merupakan hal terpenting dalam model ECM. Besarnya koefisien ECT menunjukkan kecepatan penyesuaian (speed of adjustment) jangka pendek untuk kembali kekesimbangan jangka panjangnya. Apabila koefisien ECT signifikan secara statistik, maka spesifikasi model yang digunakan dalam penelitian adalah valid. Model umum dari ECM adalah sebagai berikut : ΔYt = β 0 + Δβ 1 X t-1 +β 2 EC t-1 + ECT (3.1) Model ECM yang diasumsikan oleh Widarjono (2009) dalam penelitian ini yaitu:
9 45 ΔCD t = β 0 + β 1 ΔFDI t + β 2 ΔULN t + β 3 ΔNX t + β 4 ΔPULN t + β 5 ΔCDT t-1 + ECT (3.2) Dimana: β 0 β 1, β 2, β 3,... = Konstanta Regresi = Koefisien Regresi FDI t = Foreign Direct Investment (Juta US $) ULN t = Utang Luar Negeri (Juta US $) NX t = Net Ekspor (Juta US $) PULN t = Pembayaran Utang Luar Negeri (Juta US $) CDT t = Cadangan Devisa Periode Sebelumnya (Juta US $) ECT = Error Correction Term Jika nilai ECT tidak signifikan, maka y menyesuaikan diri dengan perubahan x pada waktu yang sama. Sebaliknya, jika nilai ECT signifikan berarti bahwa signifikan berarti bahwa y menyesuaikan diri dengan perubahan x tidak pada waktu yang sama (Widarjono; 2009). 4. Uji Hipotesis Pengujian hipotesis adalah suatu prosedur yang akan menghasilkan suatu keputusan yaitu keputusan menerima atau menolak (Gujarati, 2003). Uji Hipotesis dibagi menjadi beberapa pengujian diantaranya yaitu uji t-statistik dan uji F- statistik. Membuat pernyataan hipotesis yaitu Ho : β 1 = 0, Ha : β 1 0.
10 46 a. Uji t-statistik (Uji Parsial) Uji t-statistik digunakan untuk menguji bagaimana pengaruh masing-masing variabel bebas (variabel independen) terhadap variabel terikat (variabel dependen). Dalam melakukan penelitian melakukan hipotesis penelitian yaitu hipotesis nol (null hypothesis) dan hipotesis alternatif (alternative hypothesis). Menurut Widarjono (2009) prosedur uji t dengan membandingkan t-statistik dengan t-tabel. Langkah yang perlu diperhatikan dalam Uji t adalah sebagai berikut : 1) Membuat hipotesis Ho dan Ha Jika hipotesis positif, maka : Ho : β i 0 Ha : β i > 0 Jika hipotesis Negatif, maka : Ho : β i 0 Ha : β i < 0 2) Menghitung tingkat keyakinan dan daerah kritis (Df = n k 1) 3) Menetukan nilai t-hitung dan t-tabel dan membandingkan nilai t-tabel dan t- hitung. Kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: a. Jika t-hitung positif dimana t-hitung > t-tabel maka Ho ditolak atau menerima Ha, sedangkan apabila t-hitung < t-tabel maka Ho diterima atau menolak Ha. b. Jika t-hitung negatif dimana t-hitung > t-tabel maka Ho diterima atau menolak Ha, sedangkan apabila t-hitung < t-tabel maka Ho ditolak atau menerima Ha.
11 47 Maka pernyataan hipotesis dalam penelitian ini dengan membandingkan nilai t- hitung dengan t-tabelnya adalah sebagai berikut: 1. H 0 : i = 0 dengan asumsi menyatakan bahwa, a. Tidak terdapat pengaruh antara foreign direct investment terhadap fluktuasi cadangan devisa. b. Tidak terdapat pengaruh antara utang luar negeri terhadap fluktuasi cadangan devisa. c. Tidak terdapat pengaruh antara net ekspor terhadap fluktuasi cadangan devisa. d. Tidak terdapat pengaruh antara pembayaran utang luar negeri terhadap fluktuasi cadangan devisa. e. Tidak terdapat pengaruh antara cadangan devisa periode sebelumnya terhadap fluktuasi cadangan devisa. 2. Ha : i > 0 dengan asumsi menyatakan bahwa, a. Terdapat pengaruh positif antara foreign direct investment terhadap fluktuasi cadangan devisa. b. Terdapat pengaruh positif antara utang luar negeri terhadap fluktuasi cadangan devisa. c. Terdapat pengaruh positif antara net ekspor terhadap fluktuasi cadangan devisa. d. Terdapat pengaruh positif antara pembayaran utang luar negeri terhadap fluktuasi cadangan devisa. e. Terdapat pengaruh positif antara cadangan devisa periode sebelumnya terhadap fluktuasi cadangan devisa.
12 48 b. Uji F-statistik Uji F dikenal dengan uji serentak atau uji Anova (Analysis of Variance) yaitu uji yang digunakan untuk melihat bagaimana pengaruh semua variabel bebas terhadap variabel terikat dan untuk menguji apakah model regresi yang ada signifikan atau tidak signifikan. Dalam Widarjono (2009) uji F dapat dilakukan dengan membandingkan F-hitung dengan F-tabel. Hipotesis yang digunakan dalam uji F adalah sebagai berikut: 1. H 0 : i = 0 dengan asumsi menyatakan bahwa, Ho : Tidak terdapat pengaruh antara semua variabel independen secara bersama terhadap variabel dependen. 2. Ha : i 0 dengan asumsi menyatakan bahwa, Ha : Terdapat pengaruh secara bersama-sama semua variabel independen terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan kesimpulan sebagai berikut : a. Jika F-statistik > F-tabel, maka Ho ditolak atau Ha diterima. Ini berarti bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. b. Sebaliknya jika F-statistik < F-tabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Ini berarti bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
III. METODE PENELITIAN. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian Analisis Faktor-Faktor Yang
III. METODE PENELITIAN A. Deskripsi Data Variabel Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Cadangan Devisa di Indonesia Periode 2000-2014 adalah cadangan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. statistik. Penelitian ini mengukur pengaruh pembalikan modal, defisit neraca
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif, yaitu penelitian yang mengukur suatu variabel, sehingga lebih mudah dipahami secara
METODE PENELITIAN. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PDB, Ekspor, dan
III. METODE PENELITIAN A. Deskripsi Data Input Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PDB, Ekspor, dan Foreign Direct Investment ((FDI). Deskripsi tentang satuan pengukuran, jenis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. runtut waktu (time series). Penelitian ini menggunakan data-data Produk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Cara Pengumpulan Data Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang merupakan data runtut waktu (time series). Penelitian ini menggunakan data-data
III. METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam
III. METODE PENELITIAN A. Jenis Dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bulanan yang mencakup periode Tahun 2009.01-2014.08.Data yang digunakan dalam penelitian
BAB III ERROR CORRECTION MODEL (ECM) Suatu analisis yang biasa dipakai dalam ekonometrika adalah analisis
BAB III ERROR CORRECTION MODEL (ECM) 3.1 Teori Error Correction Model (ECM) Suatu analisis yang biasa dipakai dalam ekonometrika adalah analisis regresi yang pada dasarnya adalah studi atas ketergantungan
METODE PENELITIAN. A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. Dalam penelitian ini variabel terikat (dependent variabel) yang digunakan adalah
III. METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 1. Variabel Penelitian Dalam penelitian ini variabel terikat (dependent variabel) yang digunakan adalah nilai tukar rupiah, sedangkan
III. METODELOGI PENELITIAN. Dalam penelitian yang berjudul Analisis Determinan Nilai Aktiva Bersih Reksa
III. METODELOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Variabel Dalam penelitian yang berjudul Analisis Determinan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Saham di Indonesia (Periode 2005:T1 2014:T3) variabel-variabel
III. METODE PENELITIAN. bentuk runtut waktu (time series) yang bersifat kuantitatif yaitu data dalam
48 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk runtut waktu (time series) yang bersifat kuantitatif yaitu data dalam
III.METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, karena penelitian ini
43 III.METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, karena penelitian ini disajikan dengan angka-angka. Hal ini sesuai dengan pendapat Arikunto (2006) yang
METODE PENELITIAN. Selang periode runtun waktu. Bulanan Tahun Dasar PDB Triwulanan Miliar rupiah. M2 Bulanan Persentase
III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data 1. Jenis Data Tabel 8. Deskripsi Data Input Nama Data Selang periode runtun waktu Satuan pengukuran Sumber Data Inflasi (CPI) Bulanan Tahun Dasar 2000 Indeks
METODE PENELITIAN. Ruang lingkup penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang
43 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Ruang lingkup penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar mengambang seperti uang beredar, suku bunga Indonesia(BI
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana variabel BI rate, kurs tengah dan M2 (broad money) dalam mempengaruhi laju inflasi di Indonesia. B. Jenis
METODE PENELITIAN. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah IHSG, DJIA, WTI,
67 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah IHSG, DJIA, WTI, Gold, Inflasi, M2 dan RBI data yang digunakan adalah data sekunder berupa
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. terhadap Angka Kematian Bayi di Kabupaten Blora. Penelitian ini merupakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini menganalisis tentang pengaruh pengaruh Desentralisasi Fiskal, Jumlah Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit, dan Tingkat Kemiskinan
III. METODE PENELITIAN. gabungan dari data runtun waktu (time series) tahunan. Data yang digunakan
III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa gabungan dari data runtun waktu (time series) tahunan. Data yang digunakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. capital adequacy ratio (CAR), non performing financing (NPF), financing to
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan capital adequacy ratio (CAR), non performing financing (NPF), financing to deposit ratio
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Pencarian data dilakukan melalui riset perpustakaan (library research)
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. Metode Pengumpulan Data Pencarian data dilakukan melalui riset perpustakaan (library research) dilakukan dengan mempelajari berupa catatan yaitu melakukan pencatatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Indonesia dan variabel independen, yaitu defisit transaksi berjalan dan inflasi.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini difokuskan pada variabel dependen utang luar negeri Indonesia dan variabel independen, yaitu defisit transaksi berjalan dan inflasi.
METODE PENELITIAN. Data digunakan adalah data sekunder (time series) berupa data bulanan yang
45 III. METODE PENELITIAN A. Jenis Dan Sumber Data Data digunakan adalah data sekunder (time series) berupa data bulanan yang diperoleh dari data Bank Indonesia (BI) dan melalui pengolahan data yang dihitung
BAB I PENDAHULUAN. Peramalan merupakan unsur yang penting dalam pengambilan keputusan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Peramalan merupakan unsur yang penting dalam pengambilan keputusan karena beberapa faktor yang berpengaruh, tidak dapat ditentukan pada saat keputusan diambil.
III. METODE PENELITIAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data time series
51 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data time series yang didapat dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik dan melalui
III. METODOLOGI PENELITIAN. Data digunakan adalah data sekunder (time series) berupa data bulanan yang
53 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Dan Sumber Data Data digunakan adalah data sekunder (time series) berupa data bulanan yang diperoleh dari data Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS) dan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Obyek Penelitian Obyek penelitian adalah sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk mendapatkan
BAB III METODE PENELITIAN. media perantara. Pada umumnya data sekunder dapat berupa bukti, catatan atau
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Dalam penelitian ini penulis menggunakan data sekunder. Data sekunder sendiri adalah data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung, atau melalui
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN A. Data dan Sumber Data 1. Data Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian Analisis Pengaruh Variabel Sektor Moneter dan Riil Terhadap Inflasi di Indonesia (Periode 2006:1
III. METODE PENELITIAN. Data yang digunakan dalam penulisan proposal ini adalah data sekunder yang
30 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penulisan proposal ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Laporan Bank Indonesia, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia,
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam penelitian ini penulis melakukan pengujian mengenai Luas panen, Jumlah Penduduk dan Harga terhadap produksi padi di Kabupaten Gunungkidul periode tahun 1982-2015.
BAB 3 METODE PENELITIAN Variabel Penelitian, Data dan Spesifikasi Model Ekonomi
BAB 3 METODE PENELITIAN Bab ini terkait dengan sejumlah hal yang akan digunakan dalam menjawab hipotesis penelitian. Bagian pertama dari bab ini memaparkan tentang variabel penelitian, data dan spesifikasi
METODE PENELITIAN. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian Respon PDB terhadap shock
40 III. METODE PENELITIAN Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian Respon PDB terhadap shock kredit perbankan, pembiayaan pada lembaga keuangan non bank dan nilai emisi saham pada pasar modal
III. METODE PENELITIAN. Jenderal Pengelolaan Utang, Bank Indonesia dalam berbagai edisi serta berbagai
51 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari publikasi dinas atau instansi pemerintah, diantaranya adalah publikasi
III. METODE PENELITIAN. Dalam penelitian Analisis Pengaruh Nilai Tukar, Produk Domestik Bruto, Inflasi,
391 III. METODE PENELITIAN Dalam penelitian Analisis Pengaruh Nilai Tukar, Produk Domestik Bruto, Inflasi, dan Suku Bunga Luar Negeri Terhadap Nilai Impor Non Migas di Indonesia (Periode 2001:I 2012:IV)
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengunakan data sekunder berdasarkan runtun waktu (time series)
41 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Penelitian ini mengunakan data sekunder berdasarkan runtun waktu (time series) periode Januari 2001- Desember 2008 yang diperoleh dari publikasi resmi,
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Uji Akar Unit (Unit Root Test) Kestasioneran data merupakan hal yang sangat penting dalam analisis data time series. Hal ini karena penggunaan
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Inflasi di kota Yogyakarta. B. Jenis Data Metode dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian
METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang
III. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi Populasi dari penelitian ini adalah perbankan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menerbitkan laporan keuangan yang lengkap (Annual Report) pada periode
PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR MIGAS (MINYAK DAN GAS) DI INDONESIA; PENDEKATAN ERROR CORRECTION MODEL
PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR MIGAS (MINYAK DAN GAS) DI INDONESIA; PENDEKATAN ERROR CORRECTION MODEL OLEH WILIA AGUSTIANI [email protected] FAKULTAS
BAB III METODE PENELITIAN. kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada
BAB III METODE PENELITIAN Menurut Sugiyono (2013), Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut terdapat empat
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1983-2008 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat-Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana
BAB III METODE PENELITIAN
49 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 1. Variabel Penelitian Variabel-variabel dalam penelitian ini menggunakan variabel dependen dan independen. Variabel dependen
III. METODE PENELITIAN. Laporan Kebijakan Moneter, Laporan Perekonomian Indonesia, Badan Pusat
49 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari data publikasi Bank Indonesia berupa Statistik Ekonomi Moneter, Laporan
METODE PENELITIAN. Data yang dipakai untuk penelitian ini adalah data sekunder (time series)
48 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data yang dipakai untuk penelitian ini adalah data sekunder (time series) yang didapat dari Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI) Bank Indonesia
INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA DAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Volume 15, Nomor 2, Oktober 2014, hlm.109-117 INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA DAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Asri Febriana 1, Masyhudi Muqorobbin 2 1Pusat
III. METODE PENELITIAN. yang ditentukan dengan menggunakan metode ilmiah secara aturan-aturan yang
III. METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses mencari sesuatu secara sistematik dalam waktu yang ditentukan dengan menggunakan metode ilmiah secara aturan-aturan yang berlaku.
BAB III METODE PENELITIAN. waktu dari objek penelitian ini adalah 26 tahun yaitu dari tahun B. Jenis, Sumber dan Metode Pengumpulan Data
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah variabel konsumsi rumah tangga dan Produk domestik regional bruto (PDRB) perkapita di Jawa Tengah. Kurun waktu dari objek penelitian
BAB 1V HASIL DAN PEMBAHASAN. Skripsi ini meneliti mengenai analisis faktor-faktor yang mempengaruhi
53 BAB 1V 4.1 Diskripsi Data Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Skripsi ini meneliti mengenai analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi masyarakat di Indonesia tahun 1995-2014 dengan model error correction
III METODE PENELITIAN
18 III METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Mengetahui kointegrasi pada setiap produk adalah salah satu permasalahan yang perlu dikaji dan diteliti oleh perusahaan. Dengan melihat kointegrasi produk,
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian ini adalah uji Augmented Dickey Fuller (ADF). Apabila nilai
1 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Uji Akar Unit (stasionaritas). Data deret waktu dikatakan stasioner jika menunjukkan pola yang konstan dari waktu kewaktu. Adapun uji akar
III. METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series
40 III. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series sekunder. Data-data tersebut diperoleh dari berbagai sumber, antara lain dari
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif mewakili seluruh contoh populasi dalam penelitian. Hal ini menjelaskan mengenai kecenderungan data tengah dan
Model Dinamik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Krisis Moneter: Suatu Pendekatan Koreksi Kesalahan (Model Koreksi Kesalahan)
Jurnal Sains & Matematika (JSM) ISSN Artikel 0854-0675 Penelitian Volume 15, Nomor 1, Januari 2007 Artikel Penelitian: 19-24 Model Dinamik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Krisis Moneter: Suatu Pendekatan
panjang antara ukuran perusahaan (SIZE) dengan capital adequacy ratio dan loan to
BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Uji Stasioneritas Pengujian stasioneritas data yang digunakan terhadap seluruh variabel dalam model kajian didasarkan pada Augmented Dickey Fuller test (ADF test),
METODOLOGI PENELITIAN. Untuk membatasi ruang lingkup permasalahan yang dijadikan objek
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Untuk membatasi ruang lingkup permasalahan yang dijadikan objek penelitian, maka penelitian ini hanya menganalisis mengenai harga BBM dan nilai tukar
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan yang lebih menekankan pada
III. METODE PENELITIAN. Bentuk data berupa data time series dengan frekuensi bulanan dari Januari 2000
28 III. METODE PENELITIAN 3.1. Data 3.1.1. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Bentuk data berupa data time series dengan frekuensi bulanan dari Januari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek Penelitian Dalam penelitian ini, obyek yang diamati yaitu inflasi sebagai variabel dependen, dan variabel independen JUB, kurs, BI rate dan PDB sebagai variabel yang
BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis dan Sumber Data Pada penelitian ini data yang digunakan yaitu data sekunder. Data sekunder
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Pada penelitian ini data yang digunakan yaitu data sekunder. Data sekunder yang digunakan diperoleh dari www.bps.go.id dan www.bi.go.id. Data yang
III. METODE PENELITIAN. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari
III. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan langkah dan prosedur yang akan dilakukan dalam pengumpulan data atau informasi empiris guna memecahkan permasalahan dan menguji hipotesis penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN. sekunder yang akan digunakan ialah data deret waktu bulanan (time series) dari bulan
40 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data Data yang akan dipakai dalam penelitian ini berupa data sekunder. Data sekunder yang akan digunakan ialah data deret waktu bulanan (time series)
III. METODOLOGI PENELITIAN. A. Data dan Sumber Data Penelitian ini termasuk dalam tipe penelitian arsip yaitu suatu penelitian
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Data dan Sumber Data Penelitian ini termasuk dalam tipe penelitian arsip yaitu suatu penelitian terhadap fakta yang tertulis. Dokumen atau arsip data yang diteliti berdasarkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian. Dalam penelitian ini penulis memilih impor beras sebagai objek melakukan riset di Indonesia pada tahun 1985-2015. Data bersumber dari Badan Pusat Statistika
BAB 4 PEMBAHASAN. H 1 : tidak terdapat unit root (data stasioner)
BAB 4 PEMBAHASAN Pada bab ini akan disajikan hasil estimasi berdasarkan metode penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya, dan pembahasan analisis hasil estimasi tersebut. Pembahasan dilakukan secara
III. METODE PENELITIAN. diperoleh dari Yahoo Finance dan Bank Indonesia (BI). Data yang digunakan
60 III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Yahoo Finance dan Bank Indonesia (BI). Data yang digunakan
BAB IV HASIL DAN ANALISIS
BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1. Deskripsi Data Penelitian Semua data yang digunkana dalam analisis ini merupakan data sekunder mulai tahun 1995 sampai tahun 2014 di Indonesia. Penelitian ini dimaksudkan
3. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran
3. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Pengembangan bahan bakar alternatif untuk menjawab isu berkurangnya bahan bakar fosil akan meningkatkan permintaan terhadap bahan bakar alternatif, dimana salah
III. METODOLOGI PENELITIAN. Untuk membatasi ruang lingkup permasalahan maka yang dijadikan objek
53 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Untuk membatasi ruang lingkup permasalahan maka yang dijadikan objek penelitian yang dilakukan, maka penelitian ini akan menganalisis kinerja kebijakan
ANALISIS FLUKTUASI KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA TAHUN
ANALISIS FLUKTUASI KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA TAHUN 2003.1 2005.12 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan Pada fakultas
