OLIMPIADE FARMASI INDONESIA IX

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "OLIMPIADE FARMASI INDONESIA IX"

Transkripsi

1 RINGKASAN ISI PROPOSAL Sebagai upaya peningkatan indeks daya saing bangsa, menjadi penting untuk terus mengembangkan sumber daya manusia di tengah-tengah modernisasi zaman. Sumber daya manusia yang handal dan profesional mutlak diperlukan untuk memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam seoptimal mungkin demi kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah obat. Untuk itu, diperlukan tenaga farmasi yang handal dan berkompetensi melalui pendidikan ilmu kefarmasian di institusi perguruan tinggi yang ditunjang oleh berbagai kurikulum yang kompeten dan kegiatan-kegiatan pendukung akademik lainnya. Sebagai bentuk pengejawantahan kegiatan akademik ini, maka diselenggarakan kegiatan Olimpiade Farmasi Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan OFI sekaligus sebagai wadah bagi mahasiswa farmasi seluruh Indonesia dalam mengasah ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang farmasi. OFI untuk pertama kali dilaksanakan di Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Padang, tahun 2009 bersamaan dengan dies natalis ke-45 Fakultas Farmasi Universitas Andalas dan mendapat dukungan dari Dirjen DIKTI dalam bentuk pemberian piala bergilir untuk peserta perguruan tinggi yang memperoleh juara umum. OFI memperlombakan 2 bidang ilmu, yaitu sains dan teknologi farmasi/farmasetik dan farmakologi/farmasi klinis. OFI I diikuti oleh 8 perguruan tinggi dengan jumlah peserta 54 orang, yaitu bidang sains dan teknologi farmasi/farmasetik 28 orang dan bidang farmakologi/ farmasi klinis 26 orang. Dalam OFI I ini, juara umum diraih oleh Jurusan Farmasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). Di tahun berikutnya, tahun 2010, OFI II diselenggarakan di UHAMKA yang diikuti oleh 18 perguruan tinggi farmasi dengan jumlah 52 peserta di bidang farmakologi/farmasi klinis dan di bidang sains dan teknologi farmasi/farmasetik diikuti sebanyak 49 peserta. Dan pada pelaksanaan OFI II ini, juara umum direbut oleh Sekolah Farmasi ITB. Selanjutnya pada tahun 2011, Alhamdulillah kegiatan Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) III telah i

2 terlaksanakan pada tanggal September 2011 yang diikuti sebanyak 18 perguruan tinggi farmasi se Indonesia dengan peserta sebanyak 69 orang delegasi dari 2 bidang yang diperlombakan. Dalam olimpiade ini, SF ITB kembali menjadi juara umum untuk kedua kalinya. OFI IV diikuti oleh 68 orang delegasi dari 18 universitas se-indonesia. Selanjutnya di tahun 2013, terlaksana Olimpiade Farmasi V di Universitas Muhammadiyah Malang, yang diikuti oleh peserta yang berasal dari beberapa universitas di seluruh Indonesia. Pada November 2014, OFI VI telah diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas sebagai tuan rumah untuk ke-4 kalinya. OFI VII telah berhasil diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bakti Pertiwi (STIFI BP), Palembang, pada tanggal November 2015 yang diikuti 111 peserta delegasi dari 23 universitas se-indonesia dengan juara umum Institut Teknologi Bandung. OFI VIII pada tanggal Oktober 2016 kembali dilaksanakan di Fakultas Farmasi Universitas Andalas dengan dikuti 112 peserta dari 25 universitas se-indonesia. Kedepannya diharapkan acara OFI akan menjadi acara rutin kemahasiswaan nasional bahkan tingkat ASEAN dan sebagai ikon bagi mahasiswa farmasi Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). OFI IX akan dilaksanakan dengan jumlah panitia sebanyak 123 orang dengan rangkaian acara dan anggaran dana sebesar Rp ,00 dengan rincian yang terlampir. Diharapkan pada pelaksanaan OFI IX ini dapat mengasah dan meningkatkan wawasan mahasiswa di bidang kefarmasian serta sebagai wadah silahturahmi antar mahasiswa farmasi seluruh Indonesia. ii

3 KATA PENGANTAR Mahasiswa merupakan kaum intelektual yang diharapkan mampu membawa perubahan bagi perkembangan ilmu pengetahuan di masa mendatang. Peran serta mahasiswa sangat diperlukan sebagai bentuk pembuktian terhadap kualitas dari suatu perguruan tinggi. Beberapa bentuk pengembangan kemampuan mahasiswa merupakan bagian yang harus mendapat perhatian lebih dalam sistem pendidikan terutama di dalam kampus. Kehidupan kalangan kampus tidak dapat dilepaskan dari berbagai bentuk kegiatan atau aktivitas yang dapat dijadikan sebagai sarana pengembangan diri mahasiswa. Bentuk kegiatan tersebut sebagai media peningkatan sumber daya manusia yang ada di kampus. Hal ini sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM khususnya mahasiswa farmasi, maka diadakanlah kegiatan Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) yang telah terlaksana sebanyak delapan kali. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa farmasi dari berbagai perguruan tinggi farmasi seluruh Indonesia. Acara ini merupakan acara tahunan dan sebagai wadah silahturahmi mahasiswa farmasi seluruh Indonesia. Kegiatan OFI terdiri dari 2 perlombaan, yaitu bidang farmakologi/farmasi klinis dan sains dan teknologi farmasi/farmasetika. Pada kegiatan ini, para peserta akan bersaing untuk mendapatkan piala bergilir dari Dirjen DIKTI. Untuk kesukseskan penyelenggaraan OFI IX di Fakultas Farmasi Universitas Islam Indonesia, maka sangat diharapkan bantuan dan dukungan dari berbagai universitas se-indonesia. Mahasiswa farmasi diharapkan dapat berpartisipasi dan menjadi orang-orang yang sangat berbahagia untuk meningkatkan ilmu farmasi dalam OFI IX dan saling merebut piala bergilir di tahun Yogyakarta, 19 Mei 2017 Panitia Pelaksana iii

4 HALAMAN JUDUL DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... i RINGKASAN PROPOSAL.. ii KATA PENGANTAR... iv DAFTAR ISI... v BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang B. Tujuan C. Hasil yang Diharapkan BAB II DEKSRIPSI KEGIATAN A. Sasaran dan Peserta Kegiatan... 5 B. Tempat dan Rencana Kegiatan C. Teknis Kegiatan iv

5 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Globalisasi menyebabkan mobilitas manusia, modal, jasa, ideologi, media dan budaya melewati batas-batas territorial negara. Peran batas-batas teritorial di satu sisi yang berkurang akan memberikan peluang bagi negara untuk meningkatkan produktivitasnya, namun di satu sisi lain juga memicu tingkat persaingan. Hanya bangsa dengan daya saing tinggi yang dapat mengambil manfaat dari era-globalisasi tersebut. Membandingkan indeks daya saing bangsa (Global Competitiveness Index) pada tahun Indonesia menempati posisi ke-38 dari 142 negara, yang tidak mengalami kemajuan sejak tahun lalu. Indonesia masih tertinggal dari beberapa negara anggota ASEAN seperti: Singapura (2), Malaysia (24), Thailand (37). Salah satu fakta penting lainnya adalah Vietnam dan Filipina berada di belakang Indonesia, pada peringkat ke 65 dan 70 berturutturut namun mengejutkan bahwa Filipina. Salah satu cara untuk meningkatkan indeks daya saing bangsa adalah pengembangan sumber daya manusia. Saat ini, pengembangan sumber daya manusia di Indonesia masih belum memuaskan. Laporan UNDP (The United Nations Development Program) 2011 menempatkan pengembangan sumber daya manusia Indonesia (Human Development Index, HDI) pada urutan ke-53 dari 122 negara. Keadaan seperti ini cukup memprihatinkan karena sebagai bangsa dengan jumlah penduduk yang besar Indonesia seharusnya mampu untuk mengembangkan dan memanfaatkan kualitas sumber daya manusianya. Sumber daya manusia yang handal dan profesional mutlak diperlukan untuk memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat.salah satunya adalah pemanfaatan kekayaan alam sebagai obat. Eksplorasi bahan alam ini untuk menjadi bahan baku obat tentunya sangat memerlukan tenaga yang handal dan memiliki pengetahuan yang sangat kompeten di bidangnya, terutama di bidang farmasi. Melalui rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian, hal ini 1

6 akan mampu mengubah bahan baku alam menjadi bentuk obat yang dapat dimanfaatkan. Meningkatnya jumlah kebutuhan akan obat, tekanan kompetisi perdagangan, berkembangnya inovasi produksi massal, dan lahirnya berbagai penyakit baru akan terus mendorong inovasi dalam penemuan dan jumlah pengembangan obat. Karena itu, keberadaan ilmuwan farmasi yang handal dan profesional di bidang farmasi mutlak diperlukan.selain itu, ketersediaan tenaga terdidik dan terampil secara massif juga sangat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Sebagai langkah untuk menghasilkan ilmuwan farmasi di atas, tentunya diperlukan pendidikan ilmu farmasi di institusi perguruan tinggi yang ditunjang oleh berbagai kurikulum yang kompeten dan kegiatan-kegiatan pendukung akademik lainnya.salah satu bentuk kegiatan pendukung ini adalah berupa kegiatan yang dapat mengasah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di bidang IPTEK kefarmasian. Berdasarkan hal inilah, maka diselenggarakan kegiatan Olimpiade Farmasi Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan OFI yang juga merupakan wadah bagi mahasiswa farmasi seluruh Indonesia dalam menjalin silahturahmi dan saling tukar informasi di bidang IPTEK kefarmasian. OFI untuk pertama kali dilaksanakan di Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang tahun 2009 bersamaan dengan dies natalis ke-45 Fakultas Farmasi Universitas Andalas dan mendapat dukungan dari Dirjen DIKTI dalam bentuk pemberian piala bergilir untuk peserta perguruan tinggi yang memperoleh juara umum. OFI ini memperlombakan 2 bidang ilmu yaitu sains dan teknologi farmasi/farmasetik dan farmakologi / farmasi klinis. Pada OFI I tersebut, diikuti oleh 8 perguruan tinggi dengan jumlah peserta 54 orang yaitu bidang sains dan teknologi farmasi/farmasetik 28 orang dan bidang farmakologi / farmasi klinis 26 orang. Dalam OFI I ini, juara umum diperoleh oleh Jurusan Farmasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). Ditahun berikutnya, tahun 2010, OFI II diselenggarakan di UHAMKA yang diikuti oleh 18 perguruan tinggi farmasi dengan jumlah 52 peserta di bidang farmakologi/farmasi klinis dan di bidang 2

7 sains dan teknologi farmasi/farmasetik diikuti sebanyak 49 peserta. Dan pada pelaksanaan OFI II ini, juara umum direbut oleh Sekolah Farmasi ITB. Selanjutnya pada tahun 2011, Allhamdulillah kegiatan Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) III telah terlaksanakan pada tanggal September 2011 yang diikuti sebanyak 18 perguruan tinggi farmasi se Indonesia dengan para peserta sebanyak 69 orang delegasi dari 2 bidang yang diperlombakan. Dalam olimpiade ini, SF ITB kembali menjadi juara umum untuk kedua kalinya.ofi IV diikuti oleh 68 orang delegasi dari 18 Universitas se- Indonesia. Selanjutnya di tahun 2013, terlaksana Olimpiade Farmasi V di Universitas Muhammadiyah Malang, yang diikuti oleh peserta yang berasal daribeberapa Universitas di seluruh IndonesiaUniversitas di seluruh Indonesia..Pada November 2014, OFI VI telah diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas sebagai tuan rumah untuk ke-4 kalinya. OFI VII telah berhasil diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bakti Pertiwi (STIFI BP) Palembang pada tanggal November 2015 dengan diikuti oleh jumlah 111 peserta delegasi dari 23 universitas se- Indonesia dan diperoleh juara umum dari Olimpiade Farmasi Indonesia VII oleh Institut Teknologi Bandung, dan pada olimpiade VIII pada tanggal Oktober 2016 di Fakultas Farmasi Universitas Andalas dengan dikuti 112 peserta dari 25 universitas se- Indonesia. OFI IX akan dilaksanakan dengan jumlah panitia sebanyak 124 orang dengan rangkaian acara terlampir. OFI IX ini dengan tema "Paving the way towards change to be an intellectual generation for better Indonesian pharmacists in AEC". Dan dengan anggaran dana sebesar Rp ,00 dengan rincian yang terlampir. Diharapkan pada pelaksanaan OFI IX ini dapat mengasah dan meningkatkan wawasan mahasiswa di bidang kefarmasian serta sebagai wadah silaturrahmi antarmahasiswa farmasi seluruh Indonesia. Untuk kesukseskan penyelenggaraan OFI IX di Fakultas Farmasi Universitas Islam Indonesia pada tanggal Oktober 2017, maka sangat diharapkan bantuan dan dukungan dari berbagai universitas se-indonesia. Mahasiswa Fakultas Farmasi diharapkan dapat berpartisipasi dan menjadi orang-orang yang dengan bangga 3

8 meningkatkan ilmu kefarmasian dalam OFI IX dan saling merebut piala bergilir di tahun B. Tujuan 1. Menggali dan mengasah kemampuan mahasiswa farmasi se-indonesia di bidang IPTEK kefarmasian. 2. Mengembangkan hard skill dan soft skill mahasiswa farmasi se-indonesia. 3. Sebagai ajang silaturrahmi dan persaudaraan mahasiswa farmasi se-indonesia. 4. Sebagai wadah untuk saling tukar informasi berkaitan dengan perkembangan IPTEK kefarmasian. C. Hasil yang Diharapkan 1. Mendorong mahasiswa farmasi dalam menyiapkan diri dengan baik untuk menjadi farmasis yang kompeten. 2. Terjalinnya silaturrahmi dan persaudaraan mahasiswa farmasi se-indonesia. 3. Diperoleh informasi berkaitan dengan pengetahuan dan perkembangan IPTEK kefarmasian 4

9 BAB II DESKRIPSI KEGIATAN A. Sasaran dan Peserta Kegiatan Peserta merupakan mahasiswa S1 farmasi masih aktif dan berasal dari perguruan tinggi se-indonesia. Persyaratan peserta tidak terikat dengan dengan semester dan Indeks Prestasi (IP), asal dapat menguasai materi lomba seperti di atas, dan membawa kalkulator scientific serta laptop. Masing-masing perguruan tinggi boleh mengirim peserta lebih dari 1 orang untuk tiap- tiap bidang lomba. Peserta OFI dikelompokkan atas 2 kelompok bidang lomba, yaitu: a. Kelompok Farmasetika/ Farmasi Sains b. Kelompok Farmakologi/Farmasi Klinis Setiap perguruan tinggi didampingi oleh pembina pendamping minimal 1 orang per perguruan tinggi dengan syarat adalah dosen tetap perguruan tinggi tersebut. B. Tempat dan Rencana Kegiatan Agenda kegiatan OFI adalah sebagai berikut. a. Kegiatan utama Kegiata utama berupa kegiatan olimpiade farmasi Indonesia yang terdiri dari babak penyisihan, babak semifinal, dan babak final per bidang lomba. b. Kegiatan tambahan Pemilihan Pemilihan Putra Putri Farmasi Indonesia 2017 di mana semua peserta yang berminat, dapat mengajukan diri untuk ikut, sesuai dengan syarat dan kriteria yang ditetapkan. c. Kegiatan pendukung Berupa kegiatan acara pembukaan dan penutupan, kegiatan persahabatan seperti jamuan makan malam, kegiatan wisata, dan kegiatan lainnya. Pada acara pembukaan dilakukan penyerahan piala bergilir dari dosen pembimbing tim juara 5

10 umum tahun sebelumnya kepada Ketua KOFI dan pada acara penutupan dilakukan penyerahan piala bergilir oleh Ketua KOFI kepada tim juara umum. Jadwal Kegiatan : No. Hari/Tanggal Pelaksanaan Tempat 1. Jumat, : Registrasi September : Penyambutan peserta 2. Sabtu, 30 September Minggu, 1 Oktober : Pembukaan OFI : Lomba babak penyisihan : Lomba babak semifinal : Lomba babak final bidang farmasetika : Lomba babak final PPFI : Lomba babak final bidang farmasi klinis : Pengumuman pemenang dan Penutupan 4. Senin, 2 Oktober 2017 Wisata Kampus pusat Universitas Islam Indonesia C. Teknis Lomba Lomba dilaksanakan dalam 3 babak, yaitu babak penyisihan, semifinal, dan final. 1. Babak Penyisihan a) Lomba diadakan dalam bentuk ujian tertulis dengan model soal pilihan ganda (MCQ) dengan penilaian mengggunakan sistem minus, di mana jawaban benar diberi nilai +2, dan jika jawaban salah diberi nilai -1. 6

11 b) Soal ujian dikelompokkan atas 10 kelompok materi uji, yaitu sebagai berikut. Nomor kelp Bidang Farmasetika/ Farmasi sains Bidang Farnakologi / Farmasi klinis materi uji 1 Farmakokinetik 2 Obat Tradisional 3 Pengetahuan Umum 4 Preformulasi Farmakologi/Farnakoterapi I penyakit Infeksi 5 Metode analisis Farmakologi/Farnakoterapi II gangguan endokrin dan ginekologi 6 Formulasi sediaan I Farmakologi/Farnakoterapi Padat III gangguan kardiovaskular 7 Formulasi sediaan II Farmakologi/Farnakoterapi IV Semipadat gangguan pernafasan dan pencernaan 8 Formulasi sediaan III Farmakologi/Farnakoterapi V cair / gas gangguan darah, saraf, imunologi dan onkologi,9 Formulasi sediaan IV Farmakologi/Farnakoterapi VI Steril gangguan mata, THT, tulang/sendi dan kulit 10 CPOB Farmakologi/FarnakoterapiVII pasien khusus (gangguan ginjal, hati, ibu hamil, menyusui, geriatri dan pediatri) 7

12 c) Peserta dibagi atas beberapa ruangan yang berisi orang dari kelompok bidang lomba yang sama. d) Peserta mengerjakan soal secara bertahap sesuai urutan kelompok materi uji. e) Tiap kelompok materi uji terdapat 10 item soal yang dikerjakan selama 10 menit. f) Tiap selesai mengerjakan soal di kelompok materi uji, peserta diberi jeda waktu (istirahat) selama 1 menit sebelum mengerjakan soal kelompok materi uji berikutnya. g) Saat jeda waktu tersebut, lembaran jawaban peserta akan ditarik oleh panitia dan peserta diberikan soal materi uji berikutnya. h) Peserta yang masih mengerjakan soal meski waktu sudah habis dan/atau tidak menyerahkan lembaran jawaban kepada panitia saat penarikan lembaran jawaban, akan diberi sangsi berupa pemberian nilai nol untuk materi uji tersebut. i) Semua lembaran jawaban per kelompok materi uji langsung diperiksa hasilnya oleh juri dan kemudian langsung diinputkan hasilnya ke dalam rekapitulasi penilaian oleh panitia. j) Hasil tiap kelompok materi uji berdasarkan perolehan nilai, akan diranking berdasarkan nilai tertinggi dan akan dipilih ranking 10 besar dengan ketentuan tidak boleh ada yang memperoleh nilai akhir nol atau minus. Jika ada peserta lebih dari satu dengan nilai yang sama saat perankingan, maka semua peserta tersebut diberi rangking yang sama. Selanjutnya ranking 10 besar ini akan dikonversi ke poin di mana ranking 1 diberi poin 10, rangking 2 diberi poin 9, dst hingga ranking 10 diberi poin 1. 8

13 Berikut contoh simulasi seperti pada table berikut: No. Nama Peserta Nilai Rangking Konversi ke poin 1 A B C D E F G H I J K L M N O Perolehan poin per kelompok materi uji akan dijumlahkan menjadi total poin sehingga akan diperoleh 10 besar peserta yang berhak maju ke babak semifinal. Jika ada lebih dari 1 orang yang memiliki jumlah total poin yang sama dalam penentuan 10 besar, maka perankingan ditentukan oleh perolehan total nilai semua kelompok materi uji. Jika masih ada peserta yang memiliki jumlah total nilai yang sama, maka semua peserta yang sama tersebut diikutkan dalam semifinal. Peserta yang akan diikutsetakan sebagai 10 besar seperti di atas adalah yang memperoleh nilai positif (di atas 0). 9

14 2. Babak semifinal a. Babak semifinal dilaksanakan dalam bentuk pengerjaan soal tertulis selama 30 menit, berupa soal pernyataan benar atau salah sebanyak 20 soal, dan soal essai sebanyak 2 soal. b. Dalam soal pernyataan benar atau salah, peserta diberi suatu pernyataan terkait kelompok bidang lomba, di mana pernyataan tersebut mengandung unsur benar atau salah. Jika pernyataan tersebut adalah pernyataan yang salah, maka peserta wajib menjelaskan kenapa pernyataan tersebut salah dan perbaiki pernyataan tersebut menjadi pernyataan yang benar. Pernyataan yang benar, tidak perlu dijelaskan lagi. Aturan penilaiannya adalah sebagai berikut. Pernyataan Jawaban peserta Penjelasan jika Nilai dalam soal jawaban salah B B - +1 B S - -1 S B - -1 S S Penjelasan +1 Benar S S Penjelasan -1 Salah B -(tidak menjawab) - 0 S -(tidak menjawab) - 0 c. Soal essai berupa soal uraian dengan bobot nilai tiap soal maksimal 10. d. Total nilai akhir maksimal peserta adalah 30. Dari total nilai peserta ini selanjutnya diranking 1 s.d. 10 berdasarkan nilai tertinggi. Jika ada peserta memiliki nilai yang sama, maka juga diberi ranking yang sama. Hasil perankingan kemudian diberi bobot poin, dengan aturan sebagai berikut. 10

15 Rangking Poin e. Sebanyak 5 orang peserta dengan total poin tertinggi berhak mengikuti babak final. Jika ada peserta yang memiliki total poin yang sama pada saat penentuan 5 besar, maka peserta yang akan maju ke final dilihat dari perolehan total poin pada babak penyisihan. f. Jika masih sama, dilihat dari nilai total yang diperoleh (nilai asli sebelum dikonversi ke poin) saat babak penyisihan. Jika masih sama, maka kepada peserta tersebut diberi soal tertulis tambahan 1 soal selama 1 menit, hingga pada akhirnya sampai diperoleh peserta 5 besar. 3. Babak final Pada babak final ini, lomba diadakan dalam 3 tahap, yaitu: a. Tahap I : Simulasi 1. Bidang Farmasetika/Farmasi Sains a) Masing-masing peserta memperoleh satu penugasan yang sama, yaitu menentukan bentuk sediaan obat yang tepat dari zat aktif yang diberikan, menyusun formulanya, dan melakukan evaluasi mutu obat. b) Peserta dibolehkan melihat buku-buku referensi seperti Farmakope, buku ISO, dan lain-lain yang terkait dengan sifat fisikokimia obat. Panitia hanya menyediakan buku ISO saja, sedangkan buku yang lain dibawa oleh tiap peserta. Untuk Farmakope atau buku yang lain sebaiknya menggunakan 11

16 softcopy-nya (ebook) yang boleh dibuka menggunakan laptop masing-masing peserta. c) Untuk penyelesaian soal yang membutuhkan perhitungan atau analisis, peserta diharapkan membawa kalkulator atau program yang lain yang ada di laptop peserta seperti Ecxel, SPSS, dan lain-lain. d) Nilai maksimal untuk tahap ini adalah 30 di mana nilai maksimal penentuan bentuk sediaan 10, penyusunan formula 10, dan evaluasi mutu sediaan Bidang Farmakologi/Farmasi Klinis 1) Masing-masing peserta mendapat satu resep yang sama dengan topik: Asma 2) Tiap peserta melakukan: a) Skrining resep (nilai 10): 1. Aspek administrasi (kelengkapan resep) 2. Aspek farmasetika (perhitungan dosis, ketepatan bentuk sediaan, signa, dll) 3. Aspek klinis seperti interaksi obat atau OTT 4. Jika dalam kenyataan ditemukan hal yang perlu minta persetujuan dokter, maka peserta dapat menghubungi dokter yang diperankan oleh juri. b) Menghitung harga obat (nilai 5) c) Membuat copy resep (nilai 5) d) Dispensing dan konseling resep secara langsung kepada pasien secara bergantian (ketika satu peserta melakukan dispensing dan konseling, maka peserta lain yang belum melakukannya, ditempatkan pada ruang lain). (Nilai 10). Pasien diperankan oleh orang lain yang ditunjuk oleh panitia. 12

17 b. Tahap II : Bedah kasus 1. Terdapat 5 kasus yang dibedah pada tahap ini. 2. Bidang farmasi sains/farmasetika, topik kasusnya terkait aspek farmasi industry. 3. Bidang farmakologi/farmasi klinis, topik kasusnya terkait farmasi klinis. 4. Tiap peserta diberi satu kasus yang berbeda dan masing-masing diberi kesempatan untuk menjawab pertama kali sesuai urutan. Misalnya, kasus ke-1 dibacakan oleh juri, kemudian kesempatan menjawab pertama diberikan kepada peserta pertama dan kemudian dimintai tanggapan kepada 2 orang peserta pertama yang mengacungkan diri dengan cara memencet bel/menunjuk tangan. Kasus ke-2 ditanggapi pertama oleh peserta kedua, baru ditanggapi peserta yang mengacungkan diri dengan memncet bel/menunjuk tangan. Aturan penilaian, sbb : Kriteria Penilaian Nilai Jawaban peserta pertama Benar (sempurna) Nilai peserta pertama maksimal 10 Jawaban yang benar (sempurna), maka tidak dilemparkan lagi kepada peserta lain Jika jawaban kurang sempurna atau salah, maka dilemparkan kepada peserta lain Jawaban peserta pertama Salah atau kurang sempurna Nilai Peserta pertama maksimal 10 Sanggahan/Tanggapan Benar, tapi mengulang Nilai peserta 0 Peserta berikutnya Jawaban Peserta Terhadap jawaban sebelumnya (tidak ada 13

18 peserta pertama perbaikan Secara substansial) Sanggahan/Tanggapan Benar, tapi melengkapi Nilai peserta maksimal Peserta Berikutnya Secara substansial 10 Terhadap Jawaban meskipun Mengulang peserta pertama Jawaban Peserta sebelumnya Sanggahan/Tanggapan Salah sama sekali Nilai 0 Peserta Berikutnya Terhadap Jawaban peserta pertama c. Tahap III : Presentasi Jurnal. 1. Tiap peserta diberi 1 buah jurnal internasional. 2. Peserta diberi kesempatan untuk membaca selama maksimal 5 menit dan kemudian dari jurnal tersebut, peserta membuat rangkuman dalam bentuk skema (peta konsep) sehingga tergambar isi penelitian yang mencangkup latar belakang, metode penelitian dan kesimpulan penelitian, di atas kertas/chart yang disediakan oleh panitia. Selanjutnya peserta mempresentasikan secara lisan maksimal 5 menit. 3. Juri akan memberikan pertanyaan kepada tiap peserta sesuai apa yang dipresentasikan dan terkait isi jurnal, untuk mengetahui sejauh mana peserta dapat menjelaskan secara teori hubungan sebab akibat yang terdapat dalam penelitian di dalam jurnal tersebut. 14

19 4. Aturan penilaian tahap presentasi jurnal adalah sbb: Kriteria Penilaian Nilai Isi peta konsep: Maksimal nilai 10 Latar belakang, metode, dan kesimpulan Tanya jawab: Maksimal nilai 10 Penguasaan teori d. Penentuan Pemenang 1. Hasil babak final, diranking berdasarkan nilai tertinggi, yaitu ranking 1 s.d. 5, kemudian hasil perankingan diberi bobot dengan aturan sebagai berikut. 2. Penentuan pemenang OFI IX ini didasarkan atas hasil perolehan poin sejak babak penyisihan hingga babak final dengan rumusan sebagai berikut: 20% poin babak penyisihan + 30% poin babak semifinal + 50% poin babak final Jika masih ada peserta memiliki jumlah poin akhir yang sama, maka urutan pemenang didasarkan kepada jumlah perolehan sertifikat terbaik/berprestasi saat babap penyisihan. Jika masih memiliki nilai yang sama, dilihat dari jumlah total nilai (sebelum dikonversi ke poin) sejak babak penyisihan hingga babak final. 3. Pemenang OFI IX diberikan dalam bentuk: a. Juara 1, 2 dan 3 per bidang lomba yang masing-masing pemenang akan meperoleh medali, tropi, tabanas, dan sertifikat. a. Peserta terbaik/berprestasi tinggi per kelompok materi uji pada babak penyisihan. Gelar peserta terbaik diberikan jika hanya ada 1 orang yang memperoleh nilai tertinggi (ranking 1) per kelompok materi uji, sedangkan gelar peserta berprestasi tinggi diberikan jika ada lebih dari 1 15

20 orang yang memperoleh nilai tertiggi (ranking 1). Masing-masing akan memperoleh sertifikat. b. Juara umum OFI yang akan memperoleh tropi bergilir OFI. 4. Penentuan juara umum dilihat dari perolehan poin dari medali yang diperoleh dengan ketentuan sbb. Juara Medali Poin 1 Emas Perak 75 3 Perunggu Bagi perguruan tinggi yang memperoleh poin tertinggi berdasarkan kumulatif nilai dari 2 bidang lomba, akan diberi tropi bergilir juara umum dari Dirjen DIKTI. Jika masih terdapat nilai yang sama, pemenang ditentukan berdasarkan jumlah sertifikat peserta terbaik dan/atau peserta berprestasi tinggi yang diperoleh perguruan tinggi. e. Pemilihan Putra Putri Farmasi Indonesia Pemilihan Putra Putri Farmasi Indonesia 2017 yang selanjutnya disingkat dengan PPFI 2017 merupakan bentuk penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa farmasi se-indonesia yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang baik, serta memiliki karakter dan kepribadian yang baik. 2. Syarat peserta PPFI 2017 adalah: a. Mahasiswa farmasi yang masih aktif dan terdaftar pada semester berjalan. b. Memiliki prestasi akademik yang baik dan aktif pada kegiatan kemahasiswaan dan kemasyarakatan. 16

21 c. Tidak harus menjadi peserta OFI. Artinya, mahasiswa yang tidak ikut OFI dapat mengikuti kegiatan PPFI dan jika masuk final, bersedia datang ke tempat pelaksanaan OFI dengan biaya sendiri/institusi yang bersangkutan. d. Membuat essay dengan tema: Menuju Praktek Apoteker yang Bertanggung Jawab dan memilih salah satu topik berikut. 1) Aktivasi 3 SIPA (Surat Izin Praktek Apoteker) di sarana pelayanan kefarmasian 2) Pelayanan obat dan resep 3) Pelayanan obat dan non-resep 4) Peran apoteker dalam manajemen pasien dengan penyakit kronis 5) Peran apoteker dalam upaya promosi kesehatan (smoking cessation) 6) Peran apoteker sebagai mitra tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam penggunaan obat e. Tiap topik yang dibahas diwajibkan menggunakan jurnal internasional sebagai referensi, minimal 1 buah terkait tema/topik yang dibahas. Jurnal tersebut dikirim sebagai lampiran yang tidak terpisahkan dengan makalah. f. Makalah dibuat 3 5 halaman kertas HVS A4, 1,5 spasi dengan ukuran huruf 12. g. Peserta juga diwajibkan membuat biodata (CV) disertai foto berwarna dengan format yang telah ditentukan dengan nama filenya: PPFI 2017_CV_NAMA MAHASISWA_PERGURUAN TINGGI h. Makalah dibuat dalam bentuk PDF dengan nama file: PPFI 2017_MAKALAH_NAMA MAHASISWA_PERGURUAN TINGGI i. Kedua dokumen diupload ke website: olimpiadefarmasiindonesia.com paling lambat tanggal 18 Agustus

22 3. Penilaian PPFI 2017 adalah sebagai berikut: a. Prestasi akademik dan non-akademik (kegiatan kemahasiswaan dan kemasyarakatan) (40%) b. Nilai Essai (60%) 4. Enam besar (masing-masing 3 putra dan 3 putri) akan ditetapkan sebagai finalis yang akan mengikuti penilaian berikutnya dalam bentuk wawancara langsung, untuk menentukan pemenangnya. Pengumuman finalis tanggal 27 Agustus Kepada pemenang 1 orang putra dan 1 putri diberikan penghargaan Piala Deswinar Darwin Award dan tabanas masing-masing sebesar Rp ,-. 18

23 PENUTUP Demikian proposal kegiatan Olimpiade Farmasi Indonesia IX tahun 2017 kami susun. Kami menyadari dengan sepenuhnya bahwa kesuksesan kegiatan ini tidak akan tercapai tanpa bantuan dan partisipasi aktif semua pihak. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan peran aktif dari semua pihak untuk suksesnya kegiatan ini. Atas segala perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu alaikum Wr. Wb. Yogyakarta, 19 Mei 2017 Mengetahui, Ketua OFI Pusat Ketua Panitia 19

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) VIII TAHUN 2016

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) VIII TAHUN 2016 PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) VIII TAHUN 2016 I. Pendahuluan Olimpiade Farmasi Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan OFI merupakan wadah bagi mahasiswa farmasi se-indonesia dalam

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) IX TAHUN 2017

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) IX TAHUN 2017 PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) IX TAHUN 2017 I. Pendahuluan Olimpiade Farmasi Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan OFI merupakan wadah bagi mahasiswa farmasi se-indonesia dalam

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) VII TAHUN 2015

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) VII TAHUN 2015 PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) VII TAHUN 2015 I. Pendahuluan Olimpiade Farmasi Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan OFI merupakan wadah bagi mahasiswa farmasi se-indonesia dalam

Lebih terperinci

TOR (Term of Reference) OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI) IX 2017 Yogyakarta, 29 September 02 Oktober 2017

TOR (Term of Reference) OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI) IX 2017 Yogyakarta, 29 September 02 Oktober 2017 TOR (Term of Reference) OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI) IX Yogyakarta, 29 September 02 Oktober 1.1 Pendahuluan Globalisasi menyebabkan mobilitas manusia, modal, jasa, ideologi, media dan budaya melewati

Lebih terperinci

OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI) VIII BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS (BEM KM FF UNAND)

OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI) VIII BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS (BEM KM FF UNAND) i RINGKASAN ISI PROPOSAL Salah satu cara untuk meningkatkan indeks daya saing bangsa adalah melalui pengembangan sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang handal dan profesional mutlak diperlukan untuk

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR)

TERM OF REFERENCE (TOR) 1.1 Latar Belakang TERM OF REFERENCE (TOR) OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI) VIII Era modern telah menghasilkan globalisasi yang menjadi pencetus dimulainya perkembangan teknologi secara besar-besaran

Lebih terperinci

SOP OFI BABAK FINAL BIDANG FARMASI KLINIS

SOP OFI BABAK FINAL BIDANG FARMASI KLINIS SOP OFI BABAK FINAL BIDANG FARMASI KLINIS 1. Perkenalan juri dan peserta oleh pembaca soal a. Pembaca soal memperkenalkan juri lomba b. Pembaca soal mempersilahkan peserta memperkenalkan diri secara berurutan

Lebih terperinci

SOP OFI BABAK FINAL BIDANG FARMASETIKA

SOP OFI BABAK FINAL BIDANG FARMASETIKA SOP OFI BABAK FINAL BIDANG FARMASETIKA 1. Perkenalan juri dan peserta oleh pembaca soal a. Pembaca soal memperkenalkan juri lomba b. Pembaca soal mempersilahkan peserta memperkenalkan diri secara berurutan

Lebih terperinci

PANDUAN KOMPETISI MATEMATIKA UNPAR Tentang KOMAT UNPAR 2017

PANDUAN KOMPETISI MATEMATIKA UNPAR Tentang KOMAT UNPAR 2017 PANDUAN KOMPETISI MATEMATIKA UNPAR 2017 1. Tentang KOMAT UNPAR 2017 Pada zaman ini, teknologi berkembang sangat cepat ditandai dengan munculnya inovasi- inovasi baru yang mempermudah aktivitas manusia.

Lebih terperinci

PHARMANATION Objective Structural Clinical Event (OSCE) MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN, YOGYAKARTA

PHARMANATION Objective Structural Clinical Event (OSCE) MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN, YOGYAKARTA PHARMANATION 2016 Objective Structural Clinical Event (OSCE) MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN, YOGYAKARTA a. Tema Farmasi Berkarya untuk Negeri Studi kasus: 1. Infeksi 2. Gastrointestinal

Lebih terperinci

MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA

MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA PHARMANATION 2016 Objective-Structured Clinical Examination (OSCE) Competition MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA A. Tema Farmasi Berkarya untuk Negeri Studi kasus: 1. Infeksi

Lebih terperinci

Babak Semifinal (Essay)

Babak Semifinal (Essay) PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FISIKA ISLAM NASIONAL TINGKAT SMA-SMP SEDERAJAT HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN (HMJ) FISIKA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG I. Teknik Perlombaan Olimpiade Fisika Islam

Lebih terperinci

Olimpiade Akuntansi Dan Pasar Modal Tingkat Nasional Olimpiade Akuntansi Dan Pasar Modal Tingkat Nasional

Olimpiade Akuntansi Dan Pasar Modal Tingkat Nasional Olimpiade Akuntansi Dan Pasar Modal Tingkat Nasional Soal akan ditampilkan di layar selama dua menit, dan selama itu juga waktu yang diberikan kepada tiap tim untuk mengerjakan soal tersebut. Seluruh peserta berhak menekan bel setelah selesai menghitung.

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN Olimpiade Zoologi Nasional (OZON) November 2017

SYARAT DAN KETENTUAN Olimpiade Zoologi Nasional (OZON) November 2017 SYARAT DAN KETENTUAN Olimpiade Zoologi Nasional (OZON) 04-05 November 2017 A. Deskripsi kegiatan Olimpiade Zoologi Nasional adalah kompetisi tim antar SMA/sederajat di Indonesia yang mana peserta diharapkan

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN PESERTA

SYARAT DAN KETENTUAN PESERTA DESKRIPSI OLIMNUS (Olimpiade Matematika Nusantara) merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. OLIMNUS tahun ini mengambil

Lebih terperinci

KOMPETISI STATISTIKA NASIONAL (KSN) The 12 th STATISTIKA RIA

KOMPETISI STATISTIKA NASIONAL (KSN) The 12 th STATISTIKA RIA KOMPETISI STATISTIKA NASIONAL (KSN) The 12 th STATISTIKA RIA TUJUAN 1. Menumbuhkan motivasi peserta kompetisi The 12 th Statistika Ria untuk berprestasi khususnya dalam bidang statistika. 2. Melatih mahasiswa

Lebih terperinci

3. SASARAN PESERTA Mahasiswa pada umumnya dan anggota FoSSEI pada khususnya.

3. SASARAN PESERTA Mahasiswa pada umumnya dan anggota FoSSEI pada khususnya. PETUNJUK PELAKSANAAN KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM TEMILNAS XIII 2014 MALANG 1. TEMA Tahun ini Olimpiade Ekonomi Islam mengangkat tema Peranan Olimpiade Ekonomi Islam Dalam Menciptakan Sumber Daya Manusia

Lebih terperinci

TOR (Term of Reference) CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

TOR (Term of Reference) CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA TOR (Term of Reference) CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Latar Belakang Pandangan masyarakat terhadap apoteker hanyalah sebatas

Lebih terperinci

HASIL REVISI TECHNICAL MEETING

HASIL REVISI TECHNICAL MEETING HASIL REVISI TECHNICAL MEETING Pharmaceutical Industrial Case Study Institut Teknologi Bandung CP Lomba PICS Intan Dinny Nuralifa 087875070065 [email protected] ID Line: intandinny SYARAT DAN JADWAL

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2015 UNIVERSITAS PADJADJARAN

BUKU PANDUAN CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2015 UNIVERSITAS PADJADJARAN BUKU PANDUAN (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2015 I. Latar Belakang Masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat banyak disebabkan oleh kurangnya pengetahuan apoteker dalam problem

Lebih terperinci

B. NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT

B. NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT PETUNJUK PELAKSANAAN OLIMPIADE GEOGRAFI TINGKAT NASIONAL SMA/MA SEDERAJAT TAHUN 2015 HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN (HMJ) GEOGRAFI VOLCANO FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MALANG A. PENDAHULUAN Kegiatan

Lebih terperinci

CP : (Malna) (Laila) PETUNJUK TEKNIS CERDAS CERMAT

CP : (Malna) (Laila) PETUNJUK TEKNIS CERDAS CERMAT HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNISNU JEPARA HMPSA UNISNU JEPARA Sekretariatan : Kampus UNISNU Jepara (Gedung UKK FEB Lt. 2) Jl. Taman Siswa (Pekeng) Tahunan Jepara

Lebih terperinci

Youth Local Action for Sustainable Development Goals 2030

Youth Local Action for Sustainable Development Goals 2030 Youth Local Action for Sustainable Development Goals 2030 Fisipol Building 2th Floor, JL. Socio Yusticia, Bulaksumur, Yogyakarta, Indonesia 55281 Phone 0274-563362 Ext 152, fax 0274-563362 www.yousure.fisipol.ugm.ac.id

Lebih terperinci

KOMPETISI ESAI NASIONAL (KEN) The 12 th STATISTIKA RIA

KOMPETISI ESAI NASIONAL (KEN) The 12 th STATISTIKA RIA KOMPETISI ESAI NASIONAL (KEN) The 12 th STATISTIKA RIA TUJUAN 1. Menumbuhkan motivasi peserta kompetisi The 12 th Statistika Ria untuk berprestasi khususnya dalam bidang statistika. 2. Melatih dan memberikan

Lebih terperinci

A. LATAR BELAKANG Meningkatkan jiwa kompetitif, inovatif, dan semangat sportivitas intelektual.

A. LATAR BELAKANG Meningkatkan jiwa kompetitif, inovatif, dan semangat sportivitas intelektual. A. LATAR BELAKANG Era globalisasi saat ini, sebagai generasi muda yang mengikuti kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dituntut untuk memiliki wawasan (ilmu) yang luas. Pemahaman yang luas tersebut

Lebih terperinci

Petunjuk Pelaksanaan

Petunjuk Pelaksanaan Petunjuk Pelaksanaan Olimpiade IPS Tingkat SMP/MTs se - Jawa Timur A. PENDAHULUAN Kegiatan Olimpiade IPS tingkat SMP/MTs se - Jawa Timur ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPS (HMP IPS)

Lebih terperinci

CERDAS, TERAMPIL, KREATIF, dan KOMPETITIF untuk MERAIH PRESTASI TERBAIK

CERDAS, TERAMPIL, KREATIF, dan KOMPETITIF untuk MERAIH PRESTASI TERBAIK A. LATAR BELAKANG Peningkatan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran melalui pemerataan mutu sekolah, penilaian proses serta hasil belajar secara bertahap dan berkelanjutan merupakan upaya peningkatan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KESEHATAN R.I. BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA Jl.Tatabumi No.

KEMENTERIAN KESEHATAN R.I. BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA Jl.Tatabumi No. PETUNJUK TEKNIS LOMBA CERDAS CERMAT NASIONAL KEBIDANAN 2016 I. PENDAHULUAN Mahasiswi kebidanan adalah seseorang yang menempuh pendidikan kebidanan di perguruan tinggi, baik di universitas, politeknik,

Lebih terperinci

TOR (Term Of Reference) LOMBA DESAIN POSTER PEKAN ILMIAH FARMASI INDONESIA (PIMFI) 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Lomba Desain Poster

TOR (Term Of Reference) LOMBA DESAIN POSTER PEKAN ILMIAH FARMASI INDONESIA (PIMFI) 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Lomba Desain Poster TOR (Term Of Reference) LOMBA DESAIN POSTER PEKAN ILMIAH FARMASI INDONESIA (PIMFI) 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Lomba Desain Poster II. Tujuan Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman saat ini

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN OLIMPIADE SD MATHEMATICS EDUCATION FAIR 2017

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN OLIMPIADE SD MATHEMATICS EDUCATION FAIR 2017 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN OLIMPIADE SD MATHEMATICS EDUCATION FAIR 2017 Se-SUMBAGSEL I. PENDAHULUAN Matematika mempunyai peranan penting dalam pembentukan kemampuan bernalar secara logis, kritis, sistematis,

Lebih terperinci

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS Jalan Semarang 5, Malang 65145 Telepon: 0341-551312 Pes. 376 (19), Faksimile:

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA EKSBISI PRAJA TRISMA III PMR SMAN 3 DENPASAR 2016

PETUNJUK TEKNIS LOMBA EKSBISI PRAJA TRISMA III PMR SMAN 3 DENPASAR 2016 PETUNJUK TEKNIS LOMBA EKSBISI PRAJA TRISMA III PMR SMAN 3 DENPASAR 2016 A. NAMA KEGIATAN : Eksbisi Praja Trisma (EPT) III 2016 B. TUJUAN KEGIATAN Tujuan diadakannya kegiatan Eksbisi Praja Trisma (EPT)

Lebih terperinci

BUKU PEDOMAN. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI 2018) Tingkat SMA/SMK/MA se Madura

BUKU PEDOMAN. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI 2018) Tingkat SMA/SMK/MA se Madura BUKU PEDOMAN Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI 2018) Tingkat SMA/SMK/MA se Madura LATAR BELAKANG Visi Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep adalah mewujudkan Fakultas Teknik yang universal, berkarya

Lebih terperinci

WEB INNOVATION COMPETITION

WEB INNOVATION COMPETITION WEB INNOVATION COMPETITION A. Waktu Pelaksanaan Pendaftaran : 24 Juni 2017-24 Agustus 2017 Batas Pengumpulan Proposal : 27 Agustus 2017 Pengumuman peserta (wic pelajar) : 27 Agustus 2017 Pengumuman peserta

Lebih terperinci

C. SASARAN KEGIATAN Sasaran kegiatan dari rangkaian acara Olimpiade Biologi BIOSFER ini adalah siswa SMA se- Indonesia.

C. SASARAN KEGIATAN Sasaran kegiatan dari rangkaian acara Olimpiade Biologi BIOSFER ini adalah siswa SMA se- Indonesia. A. DESKRIPSI KEGIATAN Olimpiade biologi merupakan salah satu kegiatan yang termasuk dalam rangkaian acara Biology Open House for Environmental Recognition (BIOSFER) Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS NATIONAL GEOLYMPIAD IV I BABAK PENYISIHAN

PETUNJUK TEKNIS NATIONAL GEOLYMPIAD IV I BABAK PENYISIHAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS Jalan Semarang 5, Malang 65145 Telepon: 0341-551312 Pes. 376 (19), Faksimile:

Lebih terperinci

KETENTUAN UMUM THE 16 th ATV

KETENTUAN UMUM THE 16 th ATV KETENTUAN UMUM THE 16 th ATV Ketentuan Umum: Peserta melakukan daftar ulang saat Technical Meeting Competition dengan membawa bukti pembayaran tahap berikutnya yang telah dibayarkan sebelumnya. Para peserta

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN DAN FORMULIR PENDAFTARAN ALKALI CONTEST 2016 HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN KIMIA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN ALAUDDIN MAKASSAR

PETUNJUK PELAKSANAAN DAN FORMULIR PENDAFTARAN ALKALI CONTEST 2016 HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN KIMIA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN ALAUDDIN MAKASSAR PETUNJUK PELAKSANAAN DAN FORMULIR PENDAFTARAN ALKALI CONTEST 2016 HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN KIMIA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN ALAUDDIN MAKASSAR Sekretariat: Jl. H.M. Yasin Limpo No. 36 Samata Gowa,

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA ESSAY SMA TINGKAT NASIONAL SEMARAK INOVASI PENGEMBANGAN PERTANIAN INDONESIA (SIPPI)

PANDUAN LOMBA ESSAY SMA TINGKAT NASIONAL SEMARAK INOVASI PENGEMBANGAN PERTANIAN INDONESIA (SIPPI) PANDUAN LOMBA ESSAY SMA TINGKAT NASIONAL SEMARAK INOVASI PENGEMBANGAN PERTANIAN INDONESIA (SIPPI) HIMPUNAN MAHASISWA AGRONOMI INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2013 PANDUAN LOMBA A. Nama Kegiatan Semarak Inovasi

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN NATIONAL GEO

PETUNJUK PELAKSANAAN NATIONAL GEO PETUNJUK PELAKSANAAN NATIONAL GEOLYMPIAD III OLIMPIADE GEOGRAFI NASIONAL SMA/SEDERAJAT 2016 JURUSAN (HMJ) GEOGRAFI VOLCANO FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MALANG A. PENDAHULUAN Kegiatan National

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA JAJAK PENDAPAT STATISTIKA (LJPS)

PANDUAN LOMBA JAJAK PENDAPAT STATISTIKA (LJPS) PANDUAN LOMBA JAJAK PENDAPAT STATISTIKA (LJPS) HIMPUNAN KEPROFESIAN GAMMA SIGMA BETA (GSB) DEPARTEMEN STATISTIKA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2009 I. Penjelasan Umum Lomba Jajak Pendapat Statistika 2009

Lebih terperinci

INNOVATION CONTEST 2014

INNOVATION CONTEST 2014 PANDUAN INNNOVATION CONTEST UNIT KEGIATAN MAHASISWA FAKULTAS (UKMF) KOMUNITAS RISET DAN PENALARAN (KRISTAL) FE UNY A PENDAHULUAN Dunia usaha sebentar lagi akan dihadapkan pada Asean Economic Community

Lebih terperinci

PANDUAN MICROTEACHING KOMPETISI GURU FAVORIT PESTA SAINS NASIONAL 2017

PANDUAN MICROTEACHING KOMPETISI GURU FAVORIT PESTA SAINS NASIONAL 2017 PANDUAN MICROTEACHING KOMPETISI GURU FAVORIT Deskripsi Pesta Sains Nasional 2017 merupakan ajang kompetisi Sains Nasional bagi siswa/i SMA (dan sederajat) se-indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada

Lebih terperinci

[DOCUMENT TITLE] [Document subtitle]

[DOCUMENT TITLE] [Document subtitle] [DOCUMENT TITLE] [Document subtitle] KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, buku Panduan National Safety Competition 2018 ini

Lebih terperinci

OLIMPIADE MATEMATIKA DAN IPA SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH

OLIMPIADE MATEMATIKA DAN IPA SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH OLIMPIADE MATEMATIKA DAN IPA SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH Disajikan pada Diklat Instruktur/Pengembang Matematika SD Jenjang Lanjut di PPPG Matematika, 6 s.d. 19 Agustus 2004 Oleh Wiworo, S.Si., M.M.

Lebih terperinci

TERM OF REGULATION KOFEIN 2018 Clinical Pharmacy Skill Event (CPSE)

TERM OF REGULATION KOFEIN 2018 Clinical Pharmacy Skill Event (CPSE) TERM OF REGULATION KOFEIN 2018 Clinical Pharmacy Skill Event (CPSE) Olimpiade Kefarmasian Tingkat Nasional di Bidang Farmasi Klinis A. TEMA Metabolic Syndrome (Hipertensi, Diabetes Melitus, dan Dislipidemia).

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN PEKAN ILMIAH OSIS (PIO) SMA N 1 Brebes 2016

PETUNJUK PELAKSANAAN PEKAN ILMIAH OSIS (PIO) SMA N 1 Brebes 2016 PETUNJUK PELAKSANAAN PEKAN ILMIAH OSIS (PIO) SMA N 1 Brebes 2016 A. Peraturan Lomba KTI ( Karya Tulis Ilmiah ) 1. Petunjuk Umum -Cover -Halaman Pengesahan -Kata Pengantar -Daftar Isi -Bab 1 Pendahuluan

Lebih terperinci

OLIMPIADE ONLINE NASIONAL 2016 PIALA HASRI AINUN HABIBIE

OLIMPIADE ONLINE NASIONAL 2016 PIALA HASRI AINUN HABIBIE OLIMPIADE ONLINE NASIONAL 2016 PIALA HASRI AINUN HABIBIE A. PENDAHULUAN Jumlah pengguna internet di Indonesia terus bertumbuh dengan cepat. Data terkini menyebutkan bahwa saat ini jumlah pengguna internet

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING (PCT) - PATIENT COUNSELING EVENT (PCE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2015

BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING (PCT) - PATIENT COUNSELING EVENT (PCE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2015 BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING (PCT) - PATIENT COUNSELING EVENT (PCE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2015 I. Latar Belakang Salah satu penyebab kesalahan terapi pengobatan adalah

Lebih terperinci

[PANDUAN SCIENCE PROJECT AWARDS] STAR FM VOL 3

[PANDUAN SCIENCE PROJECT AWARDS] STAR FM VOL 3 2015 STAR FM VOL 3 HIMATIKA UNS KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN [PANDUAN SCIENCE PROJECT AWARDS] Assalamu alaikum Wr. Wb. PRAKATA Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah mencurahkan

Lebih terperinci

PR LEAGUE JOGJA PUBLIC RELATIONS DAYS 2014 PANDUAN PELAKSANAAN KOMPETISI JOGJA PR DAYS 2014 PERHUMAS MUDA YOGYAKARTA

PR LEAGUE JOGJA PUBLIC RELATIONS DAYS 2014 PANDUAN PELAKSANAAN KOMPETISI JOGJA PR DAYS 2014 PERHUMAS MUDA YOGYAKARTA PR LEAGUE JOGJA PUBLIC RELATIONS DAYS 2014 PANDUAN PELAKSANAAN KOMPETISI JOGJA PR DAYS 2014 SAMBUTAN KETUA PMY AssalamulaikumWr. Wb Saya ucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA D3 FARMASI SE-INDONESIA PHARMODIA 2017 JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES BANDUNG

PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA D3 FARMASI SE-INDONESIA PHARMODIA 2017 JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES BANDUNG PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA D3 FARMASI SE-INDONESIA PHARMODIA 2017 JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES BANDUNG I. Deskripsi Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa D3 Farmasi Se-Indonesia merupakan

Lebih terperinci

TATA CARA PERSIAPAN BABAK FINAL TINGKAT NASIONAL KATEGORI TEORI DAN PROJECT SAINS UNTUK PESERTA

TATA CARA PERSIAPAN BABAK FINAL TINGKAT NASIONAL KATEGORI TEORI DAN PROJECT SAINS UNTUK PESERTA TATA CARA PERSIAPAN BABAK FINAL TINGKAT NASIONAL KATEGORI TEORI DAN PROJECT SAINS UNTUK PESERTA A. Kategori Teori A.1 Persiapan Babak Final Tingkat Nasional 1) Peserta wajib memilih dan menyelesaikan satu

Lebih terperinci

SUSUNAN ACARA YOUTH NATIONAL ESSAY COMPETITION (YNEC) 2017

SUSUNAN ACARA YOUTH NATIONAL ESSAY COMPETITION (YNEC) 2017 SUSUNAN ACARA YOUTH NATIONAL ESSAY COMPETITION (YNEC) 2017 Jum at, 22 September 2017 Waktu Durasi Tempat Deskripsi TECHNICAL MEETING 16.00-16.15 15 Ruang Registrasi Technical Meeting 16.15-17.00 45 Ruang

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Malang, Agustus Panitia

KATA PENGANTAR. Malang, Agustus Panitia KATA PENGANTAR E-Fest (Entrepeneur Festival) 2017 dengan tema Various Love in Business merupakan salah satu program kerja Kementrian Ekonomi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PETUNJUK TEKNIS HI-GREAT OLYMPIAD OF AGROINDUSTRY 2017

PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PETUNJUK TEKNIS HI-GREAT OLYMPIAD OF AGROINDUSTRY 2017 PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PETUNJUK TEKNIS HI-GREAT OLYMPIAD OF AGROINDUSTRY 2017 INOVASI INDUSTRI PANGAN NASIONAL HORAS 2017 adalah Olimpiade Agroindustri tingkat SMA/MA/SMK sederajat se- Indonesia yang

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 LEMBAGA PENGEMBANGAN PENALARAN DAN PENELITIAN MAHASISWA EKONOMI (LP3ME) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG PETUNJUK

Lebih terperinci

guidance book GRAND FINAL Youth National Essay Competition

guidance book GRAND FINAL Youth National Essay Competition guidance book GRAND FINAL Youth National Essay Competition September 30th October 3rd 2016 TEENAGE ACCOUNTING COMPETITION Presented by Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Airlangga GRAND FINAL Youth

Lebih terperinci

HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS LOMBA WASIS BASA JAWA TINGKAT SMP/MTs SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016

HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS LOMBA WASIS BASA JAWA TINGKAT SMP/MTs SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS SASTRA HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN SASTRA INDONESIA Jalan Surakarta 7G, Malang 65145 Telepon/Faks: 0341-567475, 551312

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS BABAK PENYISIHAN NATIONAL GEOLYMPIAD III

PETUNJUK TEKNIS BABAK PENYISIHAN NATIONAL GEOLYMPIAD III KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) FAKULTAS ILMU SOSIAL HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI Jalan Semarang 5, Malang 65145 Telepon: (0341) 585966 Laman:

Lebih terperinci

NATIONAL WELDING COMPETITION 2018

NATIONAL WELDING COMPETITION 2018 NATIONAL WELDING COMPETITION 2018 BUKU PANDUAN LOMBA POLITEKNIK NEGERI MEDAN Medan, 06 09 Agustus 2018 Jl. Almamater No. 1 Kampus USU, Medan 20155, Indonesia Telp. (061) 8210371, 8211235, 8213951, Fax

Lebih terperinci

tor ProveYourPharmacyPasion Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

tor ProveYourPharmacyPasion Fakultas Farmasi Universitas Airlangga tor ProveYourPharmacyPasion Fakultas Farmasi Universitas Airlangga KOFEIN 2017 Clinical Pharmacy Skill Event (CPSE) Olimpiade Kefarmasian Tingkat Nasional di Bidang Farmasi Klinis A. TEMA Pencegahan Resistensi

Lebih terperinci

PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA SOLO SINGER

PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA SOLO SINGER PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA SOLO SINGER v Peserta wajib merupakan Karyawan Tetap / Karyawan Kontrak Langsung perusahaan Asuransi Jiwa (Bukan Karyawan Outsourcing) yang masih aktif bekerja

Lebih terperinci

Olimpiade Kimia X Nasional Tingkat SMA sederajat Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKA) Helium UIN terdiri dari 3 babak yaitu;

Olimpiade Kimia X Nasional Tingkat SMA sederajat Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKA) Helium UIN terdiri dari 3 babak yaitu; PETUNJUK TEKNIS REGIONAL I OLIMPIADE KIMIA X NASIONAL TINGKAT SMA SEDERAJAT HIMPUNAN MAHASISWA KIMIA (HIMASKA) HELIUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2016 I. Pendaftaran 1.

Lebih terperinci

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG ACCOUNTING OLIMPIAD 2010

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG ACCOUNTING OLIMPIAD 2010 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG ACCOUNTING OLIMPIAD 2010 Konsep dan Teknis Acara : A. Pendaftaran dan Registrasi Peserta a. Pendaftaran Waktu pendaftaran 1 Juni 2010 s/d

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA KARYA ILMIAH LINGKUNGAN HIDUP

PANDUAN LOMBA KARYA ILMIAH LINGKUNGAN HIDUP PANDUAN LOMBA KARYA ILMIAH LINGKUNGAN HIDUP DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SEMARANG TAHUN 2018 A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Peningkatan kepedulian peserta didik di bidang lingkungan hidup perlu didorong

Lebih terperinci

N2016 APTIO BUKU PANDUAN. Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk siswa SMA/SMK/MA se-diy dan Jawa HMTK UAD. milad ke-20 th Teknik Kimia

N2016 APTIO BUKU PANDUAN. Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk siswa SMA/SMK/MA se-diy dan Jawa HMTK UAD. milad ke-20 th Teknik Kimia C BUKU PANDUAN Chemical Papers Competition APTIO Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk siswa SMA/SMK/MA se-diy dan Jawa Tengah N2016 HMTK UAD @HMTK_UAD CAPTION (Chemical Papers Competition) LOMBA KARYA TULIS

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA GURU UNGGUL INOVATIF

PANDUAN LOMBA GURU UNGGUL INOVATIF PANDUAN LOMBA GURU UNGGUL INOVATIF LOMBA GURU UNGGUL INOVATIF SMA/MA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 A. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menetapkan

Lebih terperinci

1. Peserta bersifat kelompok yang terdiri dari 3-5 orang;

1. Peserta bersifat kelompok yang terdiri dari 3-5 orang; PEDOMAN PENULISAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA USULAN KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT (PKM-M) OLIMPIADE ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA (OIM FHUI 2013) A. PEDOMAN GAGASAN TERTULIS

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING

BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING (PCT) - PATIENT COUNSELING EVENT (PCE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Latar Belakang Hingga saat ini masih

Lebih terperinci

MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA

MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini begitu banyak perubahan baik dalam kalangan masyarakat umum ataupun

Lebih terperinci

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional Tingkat SLTA

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional Tingkat SLTA Proposal Olimpiade Pasar Modal Nasional 2011 Tingkat SLTA 1 PROPOSAL OLIMPIADE PASAR MODAL NASIONAL 2011 TINGKAT SLTA Latar Belakang Singkat: Kegiatan sosialisasi, edukasi dan kompetisi pada bidang pasar

Lebih terperinci

Olimpiade Kimia X Nasional Tingkat SMA sederajat Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKA) Helium UIN terdiri dari 3 babak yaitu;

Olimpiade Kimia X Nasional Tingkat SMA sederajat Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKA) Helium UIN terdiri dari 3 babak yaitu; PETUNJUK TEKNIS REGIONAL II OLIMPIADE KIMIA X NASIONAL TINGKAT SMA SEDERAJAT HIMPUNAN MAHASISWA KIMIA (HIMASKA) HELIUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2016 I. Pendaftaran 1.

Lebih terperinci

JUKLAK JUKNIS LOMBA DEBAT EKONOMI BISNIS GEBYAR ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI

JUKLAK JUKNIS LOMBA DEBAT EKONOMI BISNIS GEBYAR ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI JUKLAK JUKNIS LOMBA DEBAT EKONOMI BISNIS GEBYAR ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI PETUNJUK TEKNIS DAN PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA DEBAT EKONOMI BISNIS GEBYAR ADMINISTRASI BISNIS UMMI

Lebih terperinci

LOMBA DESAIN POSTER PEKAN ILMIAH FARMASI INDONESIA (PIMFI) 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

LOMBA DESAIN POSTER PEKAN ILMIAH FARMASI INDONESIA (PIMFI) 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA TOR (Term Of Reference) LOMBA DESAIN POSTER PEKAN ILMIAH FARMASI INDONESIA (PIMFI) 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Latar Belakang Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman saat ini seakan menuntut

Lebih terperinci

PEDOMAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

PEDOMAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PEDOMAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH A. Peserta 1. Peserta lomba karya tulis ilmiah adalah 2 orang perwakilan dari regu. 2. Peserta lomba karya tulis ilmiah wajib mengenakan Pakaian Seragram Harian (PSH) masing-masing

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA ESAI SOCRATES NATIONAL COMPETITION

PANDUAN LOMBA ESAI SOCRATES NATIONAL COMPETITION PANDUAN LOMBA ESAI SOCRATES NATIONAL COMPETITION 2017 1. Pendahuluan Di tengah arus globalisasi saat ini, ada banyak yang harus kita jaga agar tidak kehilangan nilai aslinya. Salah satunya adalah kearifan

Lebih terperinci

OLIMPIADE PASAR MODAL (OPM)

OLIMPIADE PASAR MODAL (OPM) OLIMPIADE PASAR MODAL (OPM) Olimpiade Pasar Modal merupakan rangkaian kegiatan acara GIBEI FAIR yang diadakan oleh Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (GIBEI FEUA).

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM, KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 1833 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN KEGIATAN MADRASAH YOUNG RESEARCHER SUPERCAMP TAHUN 2018 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR

Lebih terperinci

TEMA PERAN ENGINEER DALAM MODERNISASI INDUSTRI UKM DI INDONESIA

TEMA PERAN ENGINEER DALAM MODERNISASI INDUSTRI UKM DI INDONESIA si TEMA PERAN ENGINEER DALAM MODERNISASI INDUSTRI UKM DI INDONESIA LATAR BELAKANG Indonesia Emas 2045 adalah sebuah cita-cita besar untuk menggapai Indonesia yang berdiri dengan pilar yang meliputi pembangunan

Lebih terperinci

Salam Ilmiah, One Step To Be Winner...

Salam Ilmiah, One Step To Be Winner... Salam Ilmiah, One Step To Be Winner... Panitia SGM 8 ARSC FTP Universitas Brawijaya mengucapkan selamat kepada semua peserta lomba karya tulis (LKTI) yang lolos sebagai finalis LKTI Scientific Great Moment

Lebih terperinci

JUKLAK JUKNIS ESSO 2017 ELEMENTARY SCHOOL SCIENCE OLYMPIAD (OLIMPIADE BIOLOGI NASIONAL TINGKAT SD/MI)

JUKLAK JUKNIS ESSO 2017 ELEMENTARY SCHOOL SCIENCE OLYMPIAD (OLIMPIADE BIOLOGI NASIONAL TINGKAT SD/MI) JUKLAK JUKNIS ESSO 2017 ELEMENTARY SCHOOL SCIENCE OLYMPIAD (OLIMPIADE BIOLOGI NASIONAL TINGKAT SD/MI) PELAKSANAAN REGIONAL Hari, tanggal : Minggu, 1 Oktober 2017 Pukul : 07.00-selesai Tempat : Wilayah

Lebih terperinci

GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2014

GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2014 GUIDELINE ATMA JAYA SCIENCE COMPETITION 2014 Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya 2014 I. KETENTUAN PENDAFTARAN 1. Setiap SMA dapat mengirimkan lebih dari satu tim (maksimal tiga tim) yang masingmasing

Lebih terperinci

PENDAHULUAN MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN

PENDAHULUAN MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Generasi muda Indonesia merupakan generasi penerus bangsa. Sebagai penerus bangsa, peran aktif generasi muda sangat diperlukan dalam meningkatkan kemajuan bangsa di berbagai

Lebih terperinci

COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF

COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF A. PENDAHULUAN Dalam Bimbingan dan Konseling dibutuhkan karakter yang mumpuni dan memiliki

Lebih terperinci

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA Proposal Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA 1 PROPOSAL OLIMPIADE PASAR MODAL NASIONAL 2012 TINGKAT SMA Latar Belakang Singkat: Kegiatan sosialisasi, edukasi dan kompetisi pada bidang pasar

Lebih terperinci

NATO 2016 National Accounting and Tax Olympiad

NATO 2016 National Accounting and Tax Olympiad NATO 2016 National Accounting and Tax Olympiad NATO (National Accounting and Tax Olympiad) merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Accounting Ledger Festival yang ke 7 yang diadakan oleh Himpunan

Lebih terperinci

PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA NASIONAL LOGARITMA (LOGIC GAIN RHTYM IN MATHS)

PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA NASIONAL LOGARITMA (LOGIC GAIN RHTYM IN MATHS) PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA NASIONAL 2017 2.0 LOGARITMA (LOGIC GAIN RHTYM IN MATHS) LATAR BELAKANG Saat ini Indonesia sedang banyak melakukan pembangunan infrastruktur. Dalam membantu pembangunan

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN TEKNIS OLIMPIADE EKONOMI ISLAM TINGKAT SMA/ SMK/ MA/ PESANTREN

BUKU PANDUAN TEKNIS OLIMPIADE EKONOMI ISLAM TINGKAT SMA/ SMK/ MA/ PESANTREN Kompetisi bergengsi mengenai pengetahun ekonomi islam berupa tes tertulis, cerdas cermat, analisis, studi kasus yang dikemas dalam Satu Rangkaian acara yang Dilangsungkan dalam empat babak (penyisihan,

Lebih terperinci

No. : 094/Eks/27/SD/II/12 Subyek : Undangan LAURENSIA LOGIC COMPETITION 2012 Sasaran : Siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 se-jabodetabek.

No. : 094/Eks/27/SD/II/12 Subyek : Undangan LAURENSIA LOGIC COMPETITION 2012 Sasaran : Siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 se-jabodetabek. No. : 094/Eks/27/SD/II/12 Subyek : Undangan LAURENSIA LOGIC COMPETITION 2012 Sasaran : Siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 se-jabodetabek. Yth. Kepala Sekolah Dasar Di tempat Dengan hormat, Dalam rangka meningkatkan

Lebih terperinci

OPTIMIZING SOCIO-TECNO FINANCE FOR SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (SMEs) DEVELOPMENT

OPTIMIZING SOCIO-TECNO FINANCE FOR SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (SMEs) DEVELOPMENT TEKNIS OLIMPIADE TEMU ILMIAH NASIONAL (TEMILNAS) 2018 FORUM SILATURAHIM STUDI EKONOMI ISLAM UNIVERSAL ISLAMIC ECONOMICS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN Tema Olimpiade: OPTIMIZING SOCIO-TECNO

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH GLANCE 2017

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH GLANCE 2017 LOMBA KARYA TULIS ILMIAH GLANCE 2017 A. Latar Belakang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) merupakan salah satu rangkaian acara dari GLANCE 2017 yang merupakan peringatan dies natalis LNG Academy

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH A. Persyaratan Karya Tulis Ilmiah 1. Tema karya tulis adalah Inovasi Pengolahan Hasil dan Limbah Pertanian dengan Teknologi yang Berkelanjutan 2. Karya tulis ilmiah

Lebih terperinci

SURABAYA YOUNG SCIENTISTS TAHUN 2017

SURABAYA YOUNG SCIENTISTS TAHUN 2017 PETUNJUK TEKNIS PROGRAM KEGIATAN SURABAYA YOUNG SCIENTISTS TAHUN 2017 DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA Jl. Jagir Wonokromo 356 Surabaya Telp. 031-8411613 / 8499515 I. LATAR BELAKANG Surabaya Young Scientist

Lebih terperinci

PERSYARATAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK. Peran Generasi Muda Dalam Meningkatkan Kesehatan Melalui Sains dan Teknologi

PERSYARATAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK. Peran Generasi Muda Dalam Meningkatkan Kesehatan Melalui Sains dan Teknologi PERSYARATAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK A. Tema Kegiatan: Sub tema: 1. Biologi 2. Kimia 3. Lingkungan 4. Kesehatan B. Pelaksanaan Kegiatan Peran Generasi Muda Dalam Meningkatkan

Lebih terperinci

TEKNIS KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM

TEKNIS KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM TEKNIS KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM I SAFE BORNEO 2011 KSEI-FSQ FE UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT SABTU-MINGGU, 12 13 MARET 2011 TEMA Tahun ini Olimpiade Ekonomi Islam mengangkat tema Berlomba-lomba

Lebih terperinci

KETETAPAN PANITIA BUSINESS LAW COMPETITION

KETETAPAN PANITIA BUSINESS LAW COMPETITION KETETAPAN PANITIA BUSINESS LAW COMPETITION 2017 PIALA HAFNI SJAHRUDDIN NOMOR: 004/TAP/BUSINESS LAW COMPETION/BLS/FHUI/I/2017 TENTANG PERATURAN CONTRACT DRAFTING AND NEGOTIATION COMPETITION ANTAR MAHASISWA

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN LOMBA AKUNTANSI XX DAN SEMINAR AKUNTANSI 2017

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN LOMBA AKUNTANSI XX DAN SEMINAR AKUNTANSI 2017 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN LOMBA AKUNTANSI XX DAN SEMINAR AKUNTANSI 2017 PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Akuntansi adalah salah satu bidang ilmu yang sangat dibutuhkan saat ini, baik oleh perusahaan kecil,

Lebih terperinci

No : 50/Skel/KOSBEMA-UNAND/IX/2015 Lampiran : 1 (satu) Juknis Hal : Undangan Peserta LKTI Padang, 20 September 2015 Kepada Yth. --------------------------- --------------------------- Di Tempat Assalamu

Lebih terperinci

NAMA KEGIATAN LATAR BELAKANG. Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI 2017) Tingkat SMA/SMK/MA se Madura

NAMA KEGIATAN LATAR BELAKANG. Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI 2017) Tingkat SMA/SMK/MA se Madura NAMA KEGIATAN Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI 2017) Tingkat SMA/SMK/MA se Madura LATAR BELAKANG Visi Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep adalah mewujudkan Fakultas Teknik yang universal, berkarya

Lebih terperinci