BAB 3 ANALISIS METODE
|
|
|
- Hartanti Susman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 3 ANALISIS METODE 3.1 Analisis Pembangunan Aplikasi SOA dengan SOAD dan Aplikasi SOA adalah aplikasi yang menggunakan konsep service-oriented dalam pembangunan dan penggunaan aplikasi. Penggunaan konsep service-oriented yang dimaksud adalah aplikasi yang ada akan mempunyai fitur yang akan disediakan sebagai services untuk selanjutnya dapat digunakan oleh aplikasi lain. Dengan konsep service-oriented ini, aplikasi tidak lagi dipandang dari teknologi apa yang digunakan, data yang diproses, dan dari fitur yang disediakan oleh aplikasi tersebut. Aplikasi hanya dipandang dari service yang dipunyai saja. Hal ini sangat berguna dalam dunia bisnis karena sebuah aplikasi bisnis biasa dibangun di atas aplikasi-aplikasi lain yang sudah ada dan berbeda-beda teknologinya. SOA menjadi sarana untuk membangun aplikasi tersebut dengan mudah tanpa harus melakukan merombak ulang aplikasi yang ada. Metode pembangunan aplikasi SOA yang muncul kemudian ada beberapa, seperti SOAD ( Oriented Analysis and Design), SOMA ( Oriented Modeling Architecture), dan ( Component Architecture). Akan tetapi, metode yang paling menonjol adalah SOAD karena merupakan yang pertama muncul dan merupakan pelopor tentang konsep service oriented dan karena metode ini yang pertama memberikan pedoman implementasi service menjadi kode program. Masing-masing dari metode pembangunan aplikasi SOA yaitu SOAD dan mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. SOAD menyediakan metode untuk pembangunan aplikasi SOA yang terbagi dalam 2 tahapan, yaitu service oriented analysis dan service oriented design. Walau menyediakan tahapan untuk melakukan baik analisis dan desain, SOAD lebih terfokus ke arah analisis dan desain dari service dan business process yang akan ada dalam suatu aplikasi. SOAD mempunyai 2 kekurangan penting, yaitu SOAD dan tidak menyediakan pedoman khusus bagaimana untuk melakukan pengumpulan kebutuhan aplikasi pada saat awal dan SOAD tidak menyediakan pedoman untuk menganalisis, mendesain, dan mengimplementasi service, business process, dan aplikasi SOA tersebut menjadi kode dalam bahasa pemograman tertentu. Adanya kekurangan dalam bagian pengumpulan kebutuhan aplikasi karena business 3-1
2 3-2 process saja tidak cukup untuk menggambarkan bagaimana pengguna akan menggunakan aplikasi nantinya. Kekurangan dalam hal pedoman implementasi service menjadi kode dapat menimbulkan kesimpang-siuran dalam pengembangan aplikasi, terutama saat pengembangan melibatkan banyak aplikasi yang menggunakan teknologi berbeda-beda Adanya kekurangan dalam kedua bagian ini membuat sulit untuk dilakukan pengembangan aplikasi hanya dengan menggunakan SOAD saja. menyediakan metode untuk membangun service menjadi komponen-komponen, dan menyediakan spesifikasi untuk pengimplementasian komponen tersebut dalam bentuk kode program dalam bahasa pemograman tertentu. tidak memberikan pedoman bagaimana untuk mendapatkan service apa saja yang perlu dibuat, atau bagaimana mendapatkan service dari domain masalah. Hal ini menyebabkan harus ada hasil analisis dan desain service serta kebutuhan aplikasi yang sudah jelas saat ingin menggunakan, sehingga mengakibatkan tidak dapat digunakan untuk membangun suatu aplikasi yang dimulai dari awal dan belum memiliki hasil analisis service serta pemodelan kebutuhan aplikasi. Secara ringkas kelebihan dan kekurangan masing-masing metode dapat dilihat dalam Tabel 3-1 : Tabel 3-1. Perbandingan kelebihan dan kekurangan SOAD dan No. Metode Kelebihan Kekurangan 1. SOAD Mampu menghasilkan analisis dan desain service melakukan pemodelan kebutuhan aplikasi. 2. Mampu memberi pedoman pengimplementasian service sampai bentuk kode program melakukan implementasi dari service melakukan pemodelan kebutuhan aplikasi. melakukan analis dan desain service Melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing metode, dapat dilihat bahwa sebenarnya kedua metode dapat digunakan secara bersama-sama sehingga saling melengkapi satu sama lain. Maka diusulkan untuk menggabungkan kedua metode SOAD dan menjadi sebuah metode lengkap untuk membangun aplikasi SOA. Metode yang diusulkan adalah melakukan analisis dan desain service dengan menggunakan SOAD, dimana selanjutnya implementasi dari service yang telah dianalisis dan didesain tersebut akan dilanjutkan dengan menggunakan. Hal ini sangat mungkin untuk dilakukan dan hasil yang didapatkan dari SOAD dapat langsung dipakai sebagai masukan untuk tahapan dalam. Kedua metode yang digabungkan dapat memberikan sebuah metode yang cukup lengkap untuk analisis, desain, dan implementasi service. Namun, metode ini masih belum
3 3-3 memecahkan untuk pemodelan kebutuhan aplikasi, yang nantinya akan menjadi dasar untuk pemilihan fitur dan service yang disediakan aplikasi. Walau sudah ada pemodelan business process dalam tahapan analisis SOAD, namun business process baru menggambarkan penggunaan aplikasi dalam bisnis dan tidak menggambarkan langkah per langkah penggunaan aplikasi oleh pengguna nantinya serta dapat membantu saat melakukan analisis service yang akan disediakan aplikasi. Oleh karena itu, maka sebelum kedua metode ini digunakan, di awal akan digunakan dulu sebuah pemodelan kebutuhan aplikasi, yaitu dengan menggunakan use case model. Use case model disini akan memberikan kegunaan sebagai berikut : 1. Memberikan identifikasi tambahan user yang akan berinteraksi dengan aplikasi 2. Memberikan gambaran bagaimana interaksi user dengan aplikasi 3. Memberikan masukan tambahan untuk identifikasi service. Dengan ditambahkannya pemodelan kebutuhan aplikasi dengan use case model ini maka metode gabungan yang ada diharapkan akan menjadi lebih lengkap untuk melakukan suatu pembangunan aplikasi berbasis service, dengan tahapan yaitu pemodelan kebutuhan, analisis dan desain service, serta implementasi service dalam bentuk kode program. Gambaran ringkas dari metode hasil penggabungan tersebut dapat dilihat dalam Gambar 3-1. Keterangan mengenai hasil dan metode asal dalam setiap langkah metode dijelaskan dalam Tabel 3-2. Gambar 3-1 menggambarkan langkah-langkah yang dilakukan dalam mengembangkan aplikasi SOA dengan use case model, SOAD, dan. Ada enam langkah yang dilakukan, yaitu identifikasi business process dari SOAD, pemodelan kebutuhan aplikasi dari use case model, dilanjutkan dengan analisis dan perancangan service SOAD, untuk selanjutnya masuk ke perancangan dan implementasi. Garis pada gambar menunjukkan keterhubungan input ke dalam suatu proses, contohnya garis antara identifikasi business process dan pemodelan kebutuhan aplikasi menandakan bahwa business process yang dihasilkan dalam tahapan identifikasi business process akan menjadi input untuk pemodelan kebutuhan aplikasi.
4 3-4 Metode Pembangunan Aplikasi SOA dengan SOAD dan Unified Model SOAD - Analysis SOAD - Design Identifikasi Business Process Permodelan Kebutuhan Aplikasi Analisis Perancangan Perancangan Implementasi Gambar 3-1. Metode Pembangunan Aplikasi SOA dengan SOAD dan Tabel 3-2. Hasil dan Metode Asal Pembangunan Aplikasi SOA dengan SOAD dan No. Kegiatan Hasil Metode Asal 1. Identifikasi business process yang berjalan Business process diagram SOAD Oriented Analysis 2. Membuat pemodelan Use case diagram Unified Model kebutuhan aplikasi Use case skenario 3. Analisis service Kandidat business service Kandidat application service Kandidat process service Kandidat service operation 4. Perancangan service Business service versi final Application service versi final Process service versi final operation versi final 5. Perancangan Assembly model diagram Client and Implementation Model Bindings Runtime 6. Implementasi Kode program Aplikasi SOA SOAD Oriented Analysis SOAD Oriented Design
5 3-5 Dengan menggabungkan kedua metode tersebut dan ditambahkan dengan pemodelan kebutuhan aplikasi dengan menggunakan use case, maka diharapkan pembangunan aplikasi SOA dapat dilakukan dengan menggunakan pedoman lengkap dalam pengerjaannya, dimulai dari pemodelan kebutuhan aplikasi, analisis dan desain dari service yang akan ada serta implementasi service dan aplikasi dalam bentuk kode program. Pedoman yang lengkap ini diharapkan dapat memenuhi semua tahapan pengembangan yang ada dalam mengembangkan sebuah aplikasi SOA. 3.2 Studi Kasus Setelah melihat hasil studi literatur mengenai konsep SOA, SOAD, dan dalam bab 2 dan analisis pengembangan aplikasi SOA dengan SOAD dan dalam bab 3, selanjutnya akan ditentukanlah suatu studi kasus untuk menerapkan hasil analisis yang telah didapatkan tersebut. Studi kasus yang dipilih harus mampu mencerminkan sebuah aplikasi yang bersifat service oriented. Studi kasus tersebut haruslah terdiri dari beberapa aplikasi yang mempunyai perbedaan dalam teknologi, data, dan fitur. Hal ini agar sesuai dengan tujuan konsep service oriented yang menggabungkan banyak aplikasi yang berbeda-beda menjadi suatu aplikasi terintegrasi. Studi kasus yang dipilih adalah sebuah aplikasi point-of-sales atau aplikasi transaksi penjualan di sebuah toko. Aplikasi tersebut akan berhubungan dengan dua aplikasi lain yaitu aplikasi yang mengelola data member pelanggan toko dan aplikasi yang mengelola data inventaris toko. Aplikasi transaksi penjualan akan terhubung dengan aplikasi pengelolaan data member pelanggan toko dan aplikasi pengelolaan data inventaris toko melalui web services, dan akan menggunakan teknologi dan basis data yang berbeda dengan aplikasi pengelolaan data member pelanggan toko dan aplikasi pengelolaan data inventaris toko. Alasan pemilihan aplikasi point-of-sales ini adalah karena aplikasi penjualan adalah aplikasi bisnis yang sering digunakan di dunia nyata, dan aplikasi penjualan ini akan berhubungan dengan banyak aplikasi lain pendukung bisnis yang berjalan di belakang aplikasi tersebut. Kondisi studi kasus dibuat sehingga aplikasi transaksi penjualan akan terhubung melalui web services dengan dua aplikasi lain dengan teknologi dan basis data yang berbeda sehingga mencerminkan kondisi dimana dibutuhkannya sebuah solusi yang mudah untuk menggabungkan beberapa aplikasi yang berbeda teknologi dan basis data menjadi suatu aplikasi terintegrasi yang memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan oleh aplikasi-aplikasi tersebut, dimana solusi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan konsep service-oriented.
6 Deskripsi Umum Sistem Aplikasi point-of-sales atau transaksi penjualan adalah aplikasi yang digunakan dalam titik penjualan barang dalam suatu toko oleh kasir. Aplikasi ini akan melakukan fungsi utama yaitu melayani transaksi penjualan barang dari toko kepada pelanggannya. Pelanggan yang berbelanja di toko dapat terbagi menjadi dua kategori, yaitu member dan non-member. Perbedaan antara dua katagori ini adalah pelanggan yang telah menjadi member dapat memperoleh poin saat berbelanja sesuai dengan total belanja, sementara pelanggan nonmember tidak. Aplikasi tidak menyimpan data member, melainkan hanya mengirimkan data poin member dengan memasukkan no. member pelanggan, kemudian melakukan invokasi terhadap sebuah service yang disediakan oleh aplikasi lain yang khusus melakukan pengelolaan data member. Pada saat melakukan transaksi penjualan barang, aplikasi juga secara otomatis melakukan update terhadap stok barang inventaris toko dengan cara melakukan invokasi terhadap sebuah service yang disediakan oleh aplikasi pengelola inventaris toko. Baik aplikasi transaksi penjualan, aplikasi pengelolaan inventaris, dan aplikasi pengelolaan data member adalah aplikasi web-based, dan service yang disediakan oleh aplikasi pengelolaan inventaris dan aplikasi pengelolaan data member akan diinvokasi dengan menggunakan web services. SIBARANG SIPOS SIMEMBER Server aplikasi pengelolaan inventaris toko Server aplikasi transaksi penjualan Server aplikasi pengelolaan data member Kasir Client aplikasi transaksi penjualan Gambar 3-2. Gambaran Umum Aplikasi
7 3-7 Gambar 3-2 menunjukkan gambaran umum aplikasi transaksi penjualan dalam studi kasus. Aplikasi transaksi penjualan akan terdiri dari 2 bagian utama, yaitu bagian server, dimana aplikasi utama dari aplikasi diletakkan lalu bagian client, dimana pengguna aplikasi yaitu kasir akan berinteraksi dengan aplikasi. Server aplikasi transaksi penjualan ini selanjutnya terhubung dengan server aplikasi pengelolaan inventaris toko dan server aplikasi pengelolaan data member dengan jaringan internet yang digunakan untuk mengakses web service yang disediakan oleh kedua aplikasi tersebut. Secara umum, fitur yang disediakan oleh aplikasi transaksi penjualan adalah sebagai berikut : 1. Melakukan pengelolaan transaksi penjualan barang, seperti input dan lihat data transaksi. 2. Melakukan invokasi service untuk mengurangi stok barang dari aplikasi pengelolaan inventaris toko 3. Melakukan invokasi service untuk menambah poin milik member tersebut dari aplikasi pengelolaan data member Dalam studi kasus ini, aplikasi yang akan dibangun menggunakan SOAD dan adalah aplikasi transaksi penjualan. Aplikasi pengelolaan inventaris dan aplikasi pengelolaan data member akan dibuat dengan menggunakan teknologi PHP dengan menggunakan basis data berupa MySQL. s yang dimiliki oleh aplikasi pengelolaan inventaris dan aplikasi pengelolaan data member disediakan melalui web services. Aplikasi pengelolaan inventaris dan aplikasi pengelolaan data member dibuat tidak berbasis service karena merupakan aplikasi pendukung yang dibuat untuk mensimulasikan keadaan aplikasi transaksi penjualan yang berbasis service yang berinteraksi dengan sistem lain yang tidak berbasis service.
BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI
BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI Dalam studi kasus ini akan dibangun 3 buah aplikasi, yaitu aplikasi pengelolaan transaksi penjualan (SIPOS) sebagai aplikasi utama yang berbasis SOA serta aplikasi
Studi Pembangunan Aplikasi Berbasis SOA. dengan SOAD dan SCA
Studi Pembangunan Aplikasi Berbasis SOA dengan SOAD dan SCA LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh: Yuandra Ismiraldi / 13505069 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH
BAB 5 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN APLIKASI
BAB 5 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN APLIKASI 5.1 Implementasi Aplikasi Implementasi aplikasi dilakukan dengan cara mengimplementasikan perancangan yang telah dibuat sebelumnya dalam bentuk kode program dan
BAB III ANALISIS. 3.1 Model Penerapan BPM pada SOA III-1
BAB III ANALISIS 3.1 Model Penerapan BPM pada SOA Penerapan proses BPM pada sebuah organisasi akan mengakibatkan sistem yang digunakan terus berubah untuk mencapai proses bisnis yang lebih efisien dan
BAB 1 PENDAHULUAN. manusia mengalami evolusi. Berbagai aktivitas mengalami perubahan dari cara
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi membuat berbagai aktivitas dalam kehidupan manusia mengalami evolusi. Berbagai aktivitas mengalami perubahan dari cara konvensional
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Studio Tugas Akhir (TA) merupakan bagian di Program Studi S1 Ilmu Komputer FMIPA USU yang berperan dalam proses administrasi tugas akhir mahasiswa. Studio TA menangani
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Seiring dengan perkembangan teknologi, manusia menginginkan segala
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi, manusia menginginkan segala sesuatunya dapat dilakukan dengan mudah, praktis, dan tidak membutuhkan tenaga yang banyak dengan
BAB I PENDAHULUAN. Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat ini menjadikan informasi sebagai hal yang sangat penting peranannya dalam menunjang jalannya operasi-operasi
BAB 2 DASAR TEORI. 2.1 Service Oriented Architecture (SOA) Konsep Service Oriented 2-1
BAB 2 DASAR TEORI 2.1 Service Oriented Architecture (SOA) Saat berbicara mengenai SOA, maka terlebih dahulu harus dilakukan pembahasan mengenai services. Services adalah sebuah fungsi yang terdefinisi
DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR SIMBOL... xix
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vi DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR TABEL... xviii DAFTAR SIMBOL... xix BAB I PENDAHULUAN
BAB IV PERANCANGAN. 4.1 Proses Bisnis Pengadaan Barang
BAB IV PERANCANGAN Pada tahap perancangan ini akan dilakukan perancangan proses pengadaan barang yang sesuai dengan proses bisnis rumah sakit umum dan perancangan aplikasi yang dapat membantu proses pengadaan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pembelian dan penjualan merupakan kegiatan yang mempengaruhi jumlah persediaan. Pembelian akan menambah jumlah persediaan, sedangkan penjualan akan menguranginya.
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Berikut merupakan diagram alir tahapan penelitian untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Super Shop and Drive: Gambar 3.1 Metodologi Penelitian 83 1 Aktivitas
BAB I PENDAHULUAN. diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Teknologi internet
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat ini menjadikan informasi sebagai hal yang sangat penting peranannya dalam menunjang jalannya operasi-operasi
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengelolaan sumber daya manusia yang disalurkan kepada perusahaan pengguna jasa atau yang dikenal dengan sebutan outsourcing
BAB I PENDAHULUAN. dalam memperkenalkan identitas suatu bangsa. Provinsi Jawa Barat adalah salah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Seni dan kebudayaan adalah suatu media yang memiliki peran cukup besar dalam memperkenalkan identitas suatu bangsa. Provinsi Jawa Barat adalah salah satu wilayah yang
BAB I PENDAHULUAN. menunjang jalannya operasi-operasi demi tercapainya tujuan yang diinginkan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat ini menjadikan informasi sebagai hal yang sangat penting peranannya dalam menunjang jalannya operasi-operasi
BAB I PENDAHULUAN... I-1
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... i SURAT PERNYATAAN... ii ABSTRAK... iii ABSTRACT... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR... xv DAFTAR LAMPIRAN... xix BAB I PENDAHULUAN...
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi salah satu teknologi yang berkembang cepat pada saat ini Penggunaaan alat bantu komputer sebagai salah satu sarana penunjang dalam sistem informasi
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi sekarang ini dunia informasi berkembang begitu pesat karena ditunjang dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Komputer dan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan pendahuluan laporan Tugas Akhir yang menjelaskan secara garis besar mengenai pembahasan yang dilakukan. Bagian pendahuluan akan terdiri dari : 1. Penjelasan mengenai
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pesatnya perkembangan dunia usaha harus didampingi dengan sistem IT yang dapat menunjang keberhasilan sebuah usaha, banyak usaha yang dapat ditekuni dan dijalani dan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
56 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Hasil rancangan sistem informasi geografis letak akademi kebidanan di Kota Medan yang penulis buat sudah selesai dimana tampilan terdiri dari 2 sbagian
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA Adapun yang akan dibahas pada bab ini yaitu mengenai hasil dari pembahasan Sistem Informasi Geografis Letak Persebaran Outlet Blackberry TAM wilayah kota Medan, yang telah dibuat
1 BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Toko semarang baru adalah salah satu usaha yang bergerak di bidang penjualan bahan harian seperti sembako, makanan ringan serta bahan-bahan kue. Layaknya sebuah usaha
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Smart billing merupakan program yang dikembangkan oleh perusahaan PT.Taiga, billing dapat juga diartikan mengirimkan bukti transaksi, atau mengumumkan bukti transaksi.
BAB 1 PENDAHULUAN. menghadapi persaingan bisnis yang ketat. keuntungan-keuntungan dari teknologi internet dan teknologi mobile application,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan informasi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, maka internet menjadi
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Pada bab pendahuluan akan dibahas mengenai latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, maksud dan tujuan, metodologi dan sistematika laporan. 1. 1. Latar Belakang Perguruan tinggi
BAB 1 PENDAHULUAN. yang bermanfaat guna mendukung pengambilan keputusan secara tepat dan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi yang pesat khususnya di bidang teknologi komunikasi dan informasi membawa perubahan yang besar di berbagai bidang kehidupan. Dalam kemajuan teknologi,
BAB 1 PENDAHULUAN. pendapatan dan keuntungannya. Persaingan bisnis sekarang ini menuntut
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada dasarnya setiap perusahaan didirikan dengan tujuan utama memperoleh keuntungan maksimal dari bisnis yang dijalankannya. Salah satu aspek penting yang mempengaruhi
WEBSITE PENJUALAN TOKO BUKU PAGILANG MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL. : Yuda Driantama NPM : Dosen Pembimbing : Dr. Bheta Agus Wardijono, SSi, MT
WEBSITE PENJUALAN TOKO BUKU PAGILANG MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL Nama : Yuda Driantama NPM : 39113524 Dosen Pembimbing : Dr. Bheta Agus Wardijono, SSi, MT LATAR BELAKANG MASALAH Persaingan Dalam Dunia Usaha
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan dipaparkan mengenai garis besar Tugas Akhir yang meliputi Latar Belakang, Tujuan Pembuatan, Rumusan dan Batasan Permasalahan, Metodologi Pembuatan Tugas Akhir dan Sistematika
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Banyak user yang sering melakukan pengiriman pesan kepada teman, keluarga, kolega bisnis, dan lain-lain. Namun, jika kita sering mengirim pesan untuk memberitakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi saat ini, masyarakat tumbuh dan berkembang di era dimana masyarakat tidak pernah terlepas dari informasi serta memiliki ketergantungan akan teknologi.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Modern Silver adalah perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang jual beli perhiasan yang berbahan dasar perak. Jenis perhiasan yang dijual di Modern Silver berupa
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perkembangan teknologi menjadi sangat pesat dalam era globalisasi ini. Pada era ini baik pengusaha maupun konsumen perlu mempertimbangkan pemanfaatan teknologi informasi
BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah MU Design Shop merupakan usaha mandiri yang bergerak dibidang penjualan barang yaitu penjualan jersey-jersey MU, T-shirt, jaket MU, tas, dan assesoris Manchester
DAFTAR ISI. Halaman. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI...iii. DAFTAR TABEL...viii. DAFTAR GAMBAR... vi. ABSTRAK... xiv PENDAHULUAN...
DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI...iii DAFTAR TABEL...viii DAFTAR GAMBAR... vi ABSTRAK... xiv BAB I PENDAHULUAN...1 1.1 Latar Belakang Masalah...1 1.2 Identifikasi Masalah...2 1.3 Maksud
1) BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1) BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah anggaran yang diajukan untuk satu tahun berjalan yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan
BAB I PENDAHULUAN. sekarang ini, banyak sekali bermunculan usaha bisnis waralaba yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Persaingan antar dunia bisnis merupakan hal yang tidak asing lagi bagi mereka yang berkecimpung di dunia bisnis. Seperti yang telah kita ketahui sekarang ini, banyak
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian rekayasa perangkat lunak yang
BAB IV METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian rekayasa perangkat lunak yang membangun sebuah aplikasi sistem informasi penjualan sparepart laptop di Toko Haps Computer Purbalingga.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Meningkatnya penggunaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya costumer maupun pebisnis. Yang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang OSDARA adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang olahraga khususnya bulu tangkis yang berdiri pada tahun 2013. Sebagai perusahaan yang menyediakan sarana olahraga,
BAB I PENDAHULUAN. pengembangan pendidikan di bumi nusantara ini adalah sekolah baik sekolah
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pada saat ini kebutuhan akan informasi yang cepat sangatlah penting, terutama dengan perkembangan teknologi informasi pada segala bidang maka penggunaan teknologi
Rancang Bangun Aplikasi Cash Bank dan Sales dengan Service Oriented Architecture pada Platform Java
Rancang Bangun Aplikasi Cash Bank dan Sales dengan Service Oriented Architecture pada Platform Java Riyanarto Sarno 1, Dwi Sunaryono 2, Gita Ventyana 3 1,2,3 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi
STIKOM SURABAYA DAFTAR ISI. Halaman. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... viii BAB I PENDAHULUAN...
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... viii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Perumusan Masalah... 4 1.3 Pembatasan Masalah...
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proses evaluasi guru yang berjalan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Dayeuhkolot meliputi banyak aspek, mulai dari proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), Administrasi,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan informasi yang semakin meningkat saat ini, tentu saja memerlukan sebuah pelayanan akan pengolahan data yang sangat cepat
BAB I PENDAHULUAN. pengambil keputusan. Data Warehouse sebagai sarana pengambilan keputusan, merupakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1 Dalam menentukan dan mengambil suatu keputusan pada suatu perusahaan atau instansi diperlukan data-data yang diolah menjadi suatu informasi yang berguna bagi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Inventaris adalah daftar yang memuat semua barang milik kantor yang dipakai untuk melaksanakan tugas. Salah satu atau beberapa perlengkapan mengalami gangguan pasti
BAB I PENDAHULUAN. yang secara cermat dipilih, bahan ajar yang berkualitas, serta metodologi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pendidikan dengan sasaran yang secara cermat dipilih, bahan ajar yang berkualitas, serta metodologi pengajaran
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi saat ini sudah semakin cepat terutama sistem informasi. Sistem informasi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam perusahaan. Sistem informasi
SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE SEPATU PADA TOKO STARS SHOP MEDAN
SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE SEPATU PADA TOKO STARS SHOP MEDAN 1 Febri Yana Program Studi Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan JL. H.M. Joni No. 70C Medan 20152 Indonesia [email protected]
STMIK GI MDP SISTEM PENJUALAN SOUVENIR DAN CENDERAMATA KHAS PALEMBANG BERBASIS WEBSITE PADA CV. SOUVENIAN
STMIK GI MDP Program Studi Sistem Informasi Kekhususan Komputerisasi Akuntansi Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2010/2011 SISTEM PENJUALAN SOUVENIR DAN CENDERAMATA KHAS PALEMBANG BERBASIS
BAB I PENDAHULUAN. dalam suatu perusahaan, karena persediaan akan dijual secara terus menerus untuk
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Persediaan Barang merupakan komponen utama yang sangat penting dalam suatu perusahaan, karena persediaan akan dijual secara terus menerus untuk kelangsungan hidup
31
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Sistem Analisa sistem dapat diartikan sebagai sebuah Analisa terhadap sebuah sistem informasi yang utuh di pecah ke dalam bagian-bagian lebih kecil sehingga
BAB I PENDAHULUAN. memungkinkan pengembangan sistem informasi berbasis komputer. Sistem informasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kehadiran teknologi komputer dengan kekuatan prosesnya telah memungkinkan pengembangan sistem informasi berbasis komputer. Sistem informasi berbasis komputer itu sendiri
BAB 1 PENDAHULUAN. lebih cepat dan murah tentunya menuntut para pemberi informasi untuk memiliki
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semakin pesat berdampak pada perilaku informasi kebanyakan orang, kebutuhan informasi yang lebih cepat dan murah
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, maka
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, maka semakin banyak pula hal yang dapat dinikmati oleh setiap orang. Teknologi mutakhir telah menyusup
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Kegiatan analisis sistem yang berjalan dilakukan dengan analisis yang berorientasi pada objek-objek yang diperlukan oleh
BAB I PENDAHULUAN. yang mungkin masih belum mengetahui bagaimana kegunaan teknologi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Teknologi informasi telah menjadi istilah yang populer saat ini. Namun, para pemilik usaha yang masih awam terhadap teknologi informasi yang mungkin masih belum
PENGESAHAN PENGUJI SIDANG...
DAFTAR ISI HALAMAN COVER DALAM... ii LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR... iii LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI SIDANG... iv LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... v KATA PENGANTAR... vi ABSTRAK... ix DAFTAR ISI... x DAFTAR
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mendaki gunung merupakan salah satu hobi yang menantang dan tergolong ekstrim. Meskipun begitu, mendaki gunung semakin banyak digemari oleh para mahasiswa atau orang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang PT Bank Mandiri Cabang Jakarta Mal Puri Indah, merupakan Perusahaan Perseroan (Persero) yang bergerak di bidang jasa perbankan dengan misi umum untuk memberikan pelayanan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. 1.2 Rumusan masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi Citra di Institut Teknologi Telkom merupakan organisasi yang unik dan berbeda dengan beberapa organisasi lain yang memiliki tujuan untuk menjadikan kondisi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keberadaan sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam suatu organisasi. Fungsi sistem informasi menurut Bodnar dan Hopwood adalah untuk mentransformasikan
Bab 3. Metode dan Perancangan Sistem
Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem 3.1 Tahapan Penelitian Penelitian yang dilakukan, diselesaikan melalui tahapan penelitian yang terbagi dalam empat tahapan, yaitu: (1) Analisis kebutuhan dan pengumpulan
BAB IV ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM Deskripsi Sistem Analisis Sistem Analisis Kebutuhan Fungsional
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii PERNYATAAN... iii KATA PENGANTAR... iv DAFTAR ISI... v DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR TABEL... x INTISARI... xi ABSTRACT... xii BAB I PENDAHULUAN...
BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan penyedia jasa pengiriman barang memegang peranan yang sangat penting.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam hal pengiriman barang baik ke dalam negeri maupun luar negeri, perusahaan penyedia jasa pengiriman barang memegang peranan yang sangat penting. Masyarakat dapat
ANALISA DAN PERANCANGAN BERORIENTASI OBJEK PADA WEBSITE RENCANA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DASAR KOTA
UPI YPTK Jurnal KomTekInfo, Vol. x, No. x, 2017, pp. xx yy Copyright 2017 by LPPM UPI YPTK ANALISA DAN PERANCANGAN BERORIENTASI OBJEK PADA WEBSITE RENCANA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DASAR KOTA Revi Gusriva
BAB II LANDASAN TEORI. Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem.
BAB II LANDASAN TEORI Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem. 2.1 Pengertian Sistem Sistem dapat didefinisikan dengan pendekatan prosedur
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu keinginan setiap pengguna dalam mengakses internet adalah untuk mempermudah dan mempercepat dalam mendapatkan informasi dalam bentuk teknologi jaringan internet.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi sistem informasi saat ini terasa sangat pesat, hampir di semua aspek kegiatan telah menggunakan teknologi sistem informasi sebagai penunjang
SISTEM INFORMASI PELAYANAN HAJI DAN UMROH BERBASIS WEB PADA PT. BUSINDO AYANA
SISTEM INFORMASI PELAYANAN HAJI DAN UMROH BERBASIS WEB PADA PT. BUSINDO AYANA SKRIPSI Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer Pada Departemen Ilmu Komputer / Informatika
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap organisasi memiliki budaya yang berbeda dalam mencapai setiap misi dan tujuannya. Budaya organisasi merupakan kumpulan nilai-nilai yang membantu anggota organisasi
PERANCANGAN APLIKASI SITUS WEB PENJUALAN SHEE MOSLEM SHOP MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL. Nama : Yusika Rona Qoriyana NPM :
PERANCANGAN APLIKASI SITUS WEB PENJUALAN SHEE MOSLEM SHOP MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL Nama : Yusika Rona Qoriyana NPM : 12108126 Pendahuluan LATAR BELAKANG MASALAH Seiring perkembangan hijab yang sangat
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelaskan tentang tampilan-tampilan yang ada pada Aplikasi
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era teknologi saat ini perkembangan bisnis semakin competitive dan menantang. Peran Teknologi Informasi sangat penting untuk menunjang suatu proses bisnis di dalam
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Yang Berjalan Sebelum merancang suatu sistem, ada baiknya terlebih dahulu menganalisis sistem yang sedang berjalan di Distro yang akan dibangun tersebut.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Jurnal Ilmu Administrasi, Volume V, Nomor 3, Asropi (2008:252)
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kegiatan administrasi atau yang lebih dikenal dengan kegiatan ketata usahaan pada sebuah lembaga mempunyai output yang sangat penting, terkait diberbagai
3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR
BAB III ANALISIS Bab ini berisi analisis mengenai aplikasi web target code generator, analisis penggunaan framework CodeIgniter dan analisis perangkat lunak code generator. 3.1 APLIKASI YANG DITANGANI
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN Pada bagian ini akan dijelaskan tentang pendahuluan dalam penyusunan Laporan Penelitian. Pendahuluan meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, maksud dan tujuan penelitian, batasan
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan atau organisasi dalam menentukan kebijakan-kebijakan strategis
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini informasi merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan atau organisasi dalam menentukan kebijakan-kebijakan strategis perusahaan terkait dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Zenith Service merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbaikan alat-alat elektronik yang dapat membantu masyarakat. Mengingat bahwa alat-alat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Toko Dewan Sport dan Musik merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan alat-alat perlengkapan olah raga dan alat-alat musik. Toko Dewan Sport dan Musik
PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING...
DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL... i HALAMAN JUDUL... ii HALAMAN PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING... iii HALAMAN PENGESAHAN DOSEN PENGUJI... iv SURAT PERNYATAAN... v MOTO DAN PERSEMBAHAN... vi KATA PENGANTAR... vii
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Langkah implementasi merupakan langkah yang dilaksanakan sebagai bentuk integrasi dari perancangan sistem yang akan diaplikasikan pada sistem yang dirancang.
1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era sekarang ini, persaingan pada bisnis restoran semakin ketat. Selain rasa masakan, kualitas pelayanan juga menjadi hal yang krusial demi nama baik
UKDW. Bab 1. Pendahuluan
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Upaya yang dapat dilakukan toko untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, salah satunya adalah membangun suatu media yang menyediakan informasi dimana
SISTEM ADMINISTRASI PEMESANAN KUOTA HAJI DAN UMROH BERBASIS WEB PADA PT. BANGUN UMMAT SEJAHTERA REMBANG
SISTEM ADMINISTRASI PEMESANAN KUOTA HAJI DAN UMROH BERBASIS WEB PADA PT. BANGUN UMMAT SEJAHTERA REMBANG Ahmad Nurul Huda 1,2 Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer Dian Nuswantoro Jl. Jepara-Demak, Jepara,
