Kompatibilitas hardware

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Kompatibilitas hardware"

Transkripsi

1

2 Kompatibilitas hardware Pastikan semua hardware yang ada di dalam komputer anda didukung oleh Centos yang akan diinstall tersebut. Untuk melihat daftar list hardware yang kompatibel dengan Centos, dapat dilihat di bagian Release Note pada DVD Centos dan di website resminya S5.3. Adapun tipe-tipe hardware dan spesifikasinya yang perlu dicatat dalam sebuah komputer adalah sebagai berikut:

3 Hardware checking Harddisk Jumlah, dan kapasistas harddisk. Misal 1 buah harddisk IDE dengan kapasitas 10 GB, atau 1 buah harddisk SATA 80 GB Memory Kapasitas RAM yang terpasang pada komputer. Misal DDR2 128 Mb Network Interface Card Vendor network interface card dan kecepatan network interface card

4 Space hardisk yang dibutuhkan Untuk server tanpa GUI hanya butuh sekitar 3 Gigabyte bahkan kurang Untuk paket lengkap bisa sampai 5 Gigabyte

5 Source installasi semua versi Centos dapat diperoleh di website resminya di s/i386/ Tersedia untuk arsitektur 32 dan 64 bit Untuk praktikum akan digunakan versi 64 bit

6 Installasi

7 Boot dari media installasi

8 Test media installasi

9 Installation wizard dimulai

10 Pilih bahasa

11 Pilih keyboard layout

12 Pemilihan layout partisi, custom atau default

13 Tampilan setup partisi manual(1)

14 Tampilan setup partisi manual(2)

15 Setup network(1) ip address, dns default gateway

16 Setup network(2) ip address, dns, default gateway

17 Setup network(3) ip address, dns, default gateway

18 Pilih timezone

19 Set password root

20 Memilih aplikasi yang diinstall di OS

21 Fetch aplikasi dari network(1) Pilih "Packages from CentOS Extras" akan keluar popup,menanyakan konfigurasi netowrk. Jika anda telah melakukan knfigurasi terhadap network maka lanjutkan ke step selanjutnya, jika tida maka lakukan konfigurasi network.

22 Fetch aplikasi dari network(2)

23 Installasi aplikasi custom(1) Jika anda memilih pilihan custom maka anda akan melihat tampilan seperti berikut, pilih group software di bagian kiri dan setelahnya pilih software yang berada di dalam group tersebut di sebelah kanan. Sekarang klik di bagian Optional Packages.

24 Installasi aplikasi custom(2)

25 Tampilan untuk pemilihan paket software, anda bisa memilih disini

26 Klik Next jika anda sudah selesai melakukan pemilihan, system akan melakukan check dependency terhadap software-software yang dipilih tadi

27 Siap diinstall klik next

28 Partisi hardisk

29 Transfer data ke hardisk

30 Start Install aplikasi(1)

31 Start install aplikasi(2)

32 installasi system finish

33 Installasi selesai, reboot, keluarkan media installasi

34 Reboot setelah installasi

35 Startup(1)

36 Startup(2)

37 Tampilan awal firstboot wizard

38 Startup wizard firewall

39 Startup wizard selinux disabled(1)

40 Startup wizard selinux nonaktif

41 Startup wizard time setting

42 Startup wizard NTP

43 Startup wizard tambah user

44 Pengecekan keberadaan souncard

45 Menambahkan software dari CD

46 Sistem reboot

47 Startup pertama kali

48 Desktop

49 Proses booting

50 Proses booting Proses booting adalah suatu proses suatu komputer dan operating systemnya mulai bekerja dengan menginisialisasi semua device yang ada di komputer beserta driver2 yang menjalankannya. Selain itu juga proses menjalankan servic-service utama yang ada didalam suatu sistem operasi.

51 Urutan proses booting Boot loader mencari image kernel, meloadnya ke memory, kemudian di memory itu image kernel tadi dijalankan. Kernel mengenali device-device berikut driver bagi device2 tersebut. Kernel kemudian mengemount root filesystem. Selanjutnya kernel akan menjalankan program bernama init. Init kemudian menjalankan service selanjutnya. Setelah proses terakhir yang dijalankan init, kemudian getty dijalankan untuk masuk ke dalam halaman login.

52 Inisiasi bios(1) Tahap ini adalah tahap pertama yang harus dijalankan ketika kita menghidupkan komputer. BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System, yaitu suatu program yang ada ( embedded ) di dalam chip yang dapat mengenali dan mengontrol berbagai macam devais di dalam PC. Fungsi dari BIOS adalah mempersiapkan mesin dan devais-devais dalam komputer, sehingga program / software yang tersimpan di berbagai media ( Harddisk, floppy, dan DVD ) dapat di load dan dieksekusi di PC.

53 Proses inisialisasi bios(1) clock generator processor dan cache chipset ( memory controller dan I/O controller ). system memory semua devais PCI primary graphics controller mass storage controllers various I/O controllers

54 Proses inisialisasi bios(2) Ketika system memory sudah terinisialisasi, BIOS akan menduplikat dirinya ke dalam memory tersebut dan mengeksekusi perintah-perintah selanjutnya. Pada akhirnya, BIOS akan meload boot loader untuk kemudian memilih operating system yang akan dijalankan. Semua proses itu dinamakan POST (Power On Self Test).

55 Grub boot loader(1) Sebelum kernel dapat menjalankan init, terlebih dahulu boot loader akan menjalankan kernel terlebih dahulu. Kita membutuhkan boot loader untuk meload kernel suatu operating system dan menajalankannya ke dalam mode yang berbedabeda. Ada bermacam-macam boot loader yang biasa dipakai dilingkungan UNIX, yaitu : LILO dan GRUB. Pada Centos, boot loader yang biasa digunakan adalah GRUB, maka pada sesi ini kita akan banyak membahas tentang GRUB. GRUB singkatan dari Grand Unified Bootloader. GRUB memiliki banyak sekali fitur yang menarik, tapi yang paling penting adalah kemampuannya dalam menavigasi filesystems, sehingga anda dapat membaca file-file tanpa meload kernel dulu. GRUB memiliki tampilan menu yang cukup mudah untuk melakukan navigasi. Untuk melakukan booting dari kernel yang berbeda, mengganti root partition, ataupun menambahkan kernel parameter

56 Grub boot loader(2) anda dapat masuk ke mini-shell. Tekan c pada menu utama GRUB untuk melakukannya, maka akan muncul prompt seperti ini : grub> Misalkan anda ingin melakukan booting pada /boot/vmlinuz dengan root pada /dev/hda3. Selain itu saat itu sistem anda sedang crash, sehingga anda harus masuk ke single-user mode dengan option -s pada kernelnya. Ketikkan perintah berikut ini kedalam GRUB prompt : root (hd0, 2) kernel /boot/vmlinuz root=/dev/hda3 -s boot Baris root (hd0,2) menyeting GRUB pada root partition yang ditunjuk, yaitu filesystem dimana GRUB dapat menemukan kernel. Maksud dari tulisan hd0 adalah hard drive pertama ( yaitu hard drive pertama yang ditemukan oleh GRUB, misal bila /dev/hda adalah hard disk pertama maka hd0 adalah /dev/hda tersebut ). Lalu angka 2 setelah hd0 adalah partisi ketiga, yaitu /dev/hda3 (karena GRUB menghitung partisi mulai dari 0). Baris kernel /boot/vmlinuz menunjukkan directory dimana file image kernel itu berada, dan roo=partition sebagai kernel parameter. Baris terakhir pada perintah di atas, memerintahkan GRUB untuk meload dan mengeksekusi image kernel. Grub biasanya berada di dalam file yang bernama /boot/grub/menu.lst

57 Inisiasi kernel Sebelum memahami devais dan filesystem, hendaknya kita memahami dulu konsep tentang kernel. Di dalam suatu operating system, kernel adalah bagian terpentingnya. Kernel merupakan suatu program yang mengatur semua proses, device driver, dan I/O. Ketika sistem melakukan booting, kernel adalah program yang pertama kali dijalankan, serta menginisialisasi hardware dan struktur data komputer dan operating system. Setelah proses tersebut dijalankan, kernel kemudian meload dan menjalankan program yang bernama init. Program init ini akan dibahas lebih banyak pada bab selanjutnya. Fungsi yang paling penting di dalam kernel adalah manajemen proses dan devais. Konsepnya adalah walaupun komputer dengan satu CPU hanya dapat menjalankan program sekali waktu, kernel dapat menyimpan beberapa program sekaligus di dalam memory pada saat yang sama.

58 Manajemen device dan proses oleh kernel Kernel mengontrol processor. Dalam keadaan seperti ini, biasanya terdapat proses yang disimpan di dalam memory. Kernel kemudian memilih sebuah proses dan mencari dimana proses terakhir kali berjalan. Kernel melepas kontrol terhadap processor untuk kemudian melakukan proses tersebut. Proses itu kemudian berjalan selama beberapa microseconds. Saat waktunya sudah habis, sebuah clock interrupt kemudian menghentikan proses dan menyerahkan kembali kendali ke kernel. Kernel mengawasi dan melayani kerja sistem, seperti membaca dari atau ke devais. Kembali lagi ke proses 2, dan berulang demikian seterusnya.

59 Init (1) Sebenarnya tidak ada yang spesial dengan init. Init adalah sebuah program biasa seperti program-program lainnya di Linux dan bisa ditemukan di directory /sbin. Fungsi utama dari sebuah program init adalah menjalankan dan menghentikan program-program lain dalam suatu urutan tertentu. Dan yang paling penting kita pelajari dari sebuah program init adalah bagaimana urutan-urutan pengeksekusian program-program lain itu bekerja. Program init sendiri sebenarnya memiliki banyak variasi, untuk Linux kebanyakan menggunakan System V. Ada juga yang menggunakan BSD Style terutama untuk keluarga BSD (bagian ini tidak kita bahas kali ini). Init berkaitan erat dengan program-program lain dan file konfigurasi lain dalam menjalankan fungsinya. Antara lain yang penting adalah runlevels dan file /etc/inittab.

60 Init(2) Dikarenakan init adalah proses pertama dalam suatu sistem. Proses ID nya selalu bernilai 1. Maka init haruslah selalu up-to-date dengan membaca pergantian konfigurasi di file /etc/inittab dan perubahan runlevel yang terjadi. Untuk mengontrol program init itu dapat dilakukan dengan perintah beriktu ini : # telinit 3 ;untuk berpindah ke runlevel 3 Hati-hati dalam menjalankan perintah di atas, ketika dilakukan perubahan runlevel, maka init akan mencoba menghentikan semua proses pada runlevel sebelumnya yang terdapat pada file /etc/inittab dan memulai proses baru berdasarkan runlevel yang dipilih.

61 Init(3) Perlu diingat juga, ketika melakukan perubahan-perubahan penting pada service yang dijalankan oleh suatu runlevel seperti penambahan dan pengurangan service yang dijalankan serta perubahan pada file /etc/inittab. Init harus diberitahu tentang perubahan tersebut, caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut ini : # telinit q Selain itu, anda juga dapat berpindah ke single user mode, dengan mengetikkan perintah #telinit s

62 /etc/inittab(1) File inittab adalah suatu file konfigurasi yang berisi informasi tentang runlevel yang sedang dijalankan system dan mode serta fungsi masing-masing runlevel. Berikut adalah baris-baris penting dalam file inittab yand dapat memberikan informasi tentang runlvel dan command yang dijalankan.

63 /etc/inittab(2) id:5:initdefault: Maksud dari baris di atas adalah bahwa runlevel yang dijalankan adalah runlevel 5 sebagai initdefault. Baris di atas akan mempengaruhi baris-baris berikut ini. Dari baris-baris berikut ini, command yang dijalankan adalah yang runlevelnya sesuai dengan baris di atas. l0:0:wait:/etc/rc.d/rc 0 l1:1:wait:/etc/rc.d/rc 1... l6:5:wait:/etc/rc.d/rc 6

64 /etc/inittab(3) Kolom kedua memberikan informasi bahwa runlevel yang dijalankan adalah runlevel 5 Kolom ketiga adalah mode dalam menjalankan runlevel yang bersangkutan. Wait berarti bahwa system akan menunggu dan tidak melakukan apa-apa selama service-service yang berhubungan dengan runlevel tersebut dijalankan. Kolom keempat berisi informasi tentang service-service yang dijalankan oleh runlevel yang bersangkutan. rc adalah singkatan dari run command.

65 /etc/inittab(4) Ada juga mode dalam baris level itu yang tidak kalah penting, yaitu mode respawn. 1:2345:respawn:/sbin/mingetty 9tty1 Respawn ini berfungsi untuk menjalankan suatu program kemudian menjalankannya lagi ketika program tersebut setelah selesai dieksekusi. Contohnya adalah program getty, program getty ini adalah program yang meminta username dan password ketika akan masuk ke dalam suatu system. Ketika suatu virtual console (tty) selesai dijalankan, maka otomatis getty akan dijalankan lagi untuk meminta kembali username dan passwordnya.

66 Runlevel(1) Runlevel adalah suatu set proses yang dijalankan suatu sistem Linux. Sistem Linux akan sangat bergantung kepada sebuah runlevel yang dijalankan. Dengan kata lain, runlevel adalah sekumpulan service-service dalam suatu sistem Linux. Di Linux terdapat 7 jenis runlevel, dimulai dari angka 0 sampai 6. Berikut runlevel yang tersedia di Linux : * 0 - Halt * 1 - Single * 2 - Not used/user definable * 3 - Full multi-user NO display manager * 4 - Not used/user definable * 5 - Full multi-user with display manager (GUI) * 6 - Reboot

67 Fungsi runlevel Mematikan Proses Menggunakan mode single user Tidak digunakan Menggunakan mode multy user dengan tampilan teks Tidak digunakan 4 5 Menggunakan mode multy user dengan tampilan grafik Proses untuk restart system 6

68 /etc/rc.d/rc.*.d Ketika suatu runlevel dijalankan, maka dia akan menjalankan command-command yang ada di dalam directory rc*.d di /etc/rc.d/rc*.d/. Contoh program yang ada di dalam rc*.d adalah : S10sysklogd S20ppp S99gpm S12kerneld S25netstd_nfs S99httpd S15netstd_init S30netstd_misc S99rmnologin S18netbase S45pcmcia S99sshd S20acct S89atd S20logoutd S89cron

69 Starting aplikasi di suatu run level(1) S10sysklogd start S12kerneld start S15netstd_init start S18netbase start S99sshd start

70 Starting aplikasi disuatu run level Huruf S pada barisan command di atas maksudnya command itu dijalankan di start mode. dan nomor dari 00 sampai 99 menandakan urutan command itu akan dijalankan. Command-command rc*.d sebenarnya merupakan script yang menjalankan program di /sbin atau /usr/sbin. Runlevel juga berperan dalam proses shutdown dan proses reboot, ketika perintah shutdown dijalankan, maka init akan mengubah runlevel menjadi runlevel 1 untuk halt. Sedangkan bila perintah reboot dijalankan, maka init akan mengubah runlevelnya menjadi runlevel 6. Itulah sebabnya jangan mejadikan runlevel 0 dan 6 sebagai initdefault.

71 Mengatur service pada runlevel Linux menjalankan jenis service yang berbeda-beda untuk tiap run level nya. Pada sub bagian ini kita akan mencoba mengatur macam-macam service yang berjalan secara otomatis pada tiap run level ketika Linux baru melakukan booting. Untuk mengetahui run level yang sedang digunakan, dapat menggunakan perintah: # runlevel

72 Output service untuk suatu runlevel(1) Sedangkan untuk mengetahui services apa saja yang berjalan pada tiap run level dapat menggunakan perintah: # chkconfig list Yang hasilnya kira-kira akan tampak seperti berikut ini:

73 Output service untuk suatu runlevel(2) ipchains 0:off 1:off 2:on 3:on 4:on 5:on 6:off iptables 0:off 1:off 2:on 3:on 4:on 5:on 6:off crond 0:off 1:off 2:on 3:on 4:on 5:on 6:off ntpd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off portmap 0:off 1:off 2:off 3:on 4:on 5:on 6:off xinetd 0:off 1:off 2:off 3:on 4:on 5:on 6:off identd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off radvd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off rwhod 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off snmpd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off rhnsd 0:off 1:off 2:off 3:on 4:on 5:on 6:off ypbind 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off sshd 0:off 1:off 2:on 3:on 4:on 5:on 6:off vncserver 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off yppasswdd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off ypserv 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off ypxfrd 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off named 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off smb 0:off 1:off 2:off 3:off 4:off 5:off 6:off xinetd based services: echo-udp: off echo: off time-udp: off time: off sgi_fam: on finger: off rexec: off rlogin: off rsh: off ntalk: off talk: off telnet: on wu-ftpd: on rsync: off swat: on

74 Mengatur service yang berjalan pada suatu runlevel Untuk mengatur service apa saja yang akan bekerja pada level tertentu dapat menggunakan perintah: # chkconfig --level <nama level> <nama servis> <on off reset> contoh # chkconfig -level 35 network on

75 gtty Getty merupakan proses booting yang terakhir dalam Linux, yang berfungsi sebagai alat untuk memproses boleh tidaknya sebuah user masuk kedalam sebuah system aplikasi Linux tersebut. Biasanya Getty meminta user dan password sebuah user.

76 Rc files RC file merupakan file-file yang akan dieksekusi pada waktu setelah booting berhasil dilakukan. Biasanya berisi sejumlah perintah untuk menjalankan service (daemon) setiap kali habis booting secara otomatis. Letak file-file tersebut diantaranya /etc/rc.d/rc.local, /etc/rc.d/rc.sysinit, /etc/rc.d/rc. File-file lain yang dieksekusi setelah booting ada di /etc/rc.d/init.d/*

BAB 2 PROSES BOOTING

BAB 2 PROSES BOOTING BAB 2 PROSES BOOTING Key Word Proses Booting Urutan Proses Booting GRUB Boot Loader Inisiasi Kernel Init dan /etc/inittab Run Levels Mengontrol Servis Urutan Proses Booting Secara ringkas, urutan booting

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI Modul IX Disusun Oleh : Nama : EKO PRASISTO Nim : 2011101006 Prodi/Jenjang : Teknik Informatika / D3 LABORATORIUM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KUNINGAN 2013

Lebih terperinci

Instalasi Linux Redhat 7.0

Instalasi Linux Redhat 7.0 Praktikum 2 Instalasi Linux Redhat 7.0 A. T U J U A N 1. Mampu melakukan instalasi system operasi Linux Redhat 7.0 2. Mampu melakukan setting konfigurasi hardware dan system komputer 3. Mengetahui cara

Lebih terperinci

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6 PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6 Panduan Instalasi Linux Fedora Core 6 Langkah-langkah Instalasi (Instalasi dari DVD-ROM) Ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumber, antara lain DVD-ROM, harddisk

Lebih terperinci

SPESIFIKASI YANG DISARANKAN Processor Pentium 133 Pentium 166 RAM 128 MB 256 MB Harddisk 2 GB dengan space bebas minimal 1 GB SPESFIKASI MINIMUM

SPESIFIKASI YANG DISARANKAN Processor Pentium 133 Pentium 166 RAM 128 MB 256 MB Harddisk 2 GB dengan space bebas minimal 1 GB SPESFIKASI MINIMUM 1 Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan Windows 2000 Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat mempengaruhi kinerja mesin server. Pemahaman

Lebih terperinci

BAB 1 Instalasi Redhat Linux 7.2

BAB 1 Instalasi Redhat Linux 7.2 BAB 1 Instalasi Redhat Linux 7.2 1. Tujuan : Tujuan dari praktikum ini adalah : 1. Siswa mengetahui proses instalasi linux 2. Siswa memahami struktur direktori linux 3. Mengetahui perintah-perintah dasar

Lebih terperinci

[DUALBOOT MS. WINDOWS XP & GNU/LINUX DEBIAN CODENAME SQUEEZE] August 28, 2013 DUAL BOOT WINDOWS XP DENGAN DEBIAN 6

[DUALBOOT MS. WINDOWS XP & GNU/LINUX DEBIAN CODENAME SQUEEZE] August 28, 2013 DUAL BOOT WINDOWS XP DENGAN DEBIAN 6 DUAL BOOT WINDOWS XP DENGAN DEBIAN 6 A. Tujuan 1. Siswa mengenal media penyimpanan installasi baik berupa CD/DVD, flashdisk dan media penyimpanan yang lain. 2. Siswa mampu melakukan konfigurasi BIOS. 3.

Lebih terperinci

INSTALASI LINUX SuSE 9.1

INSTALASI LINUX SuSE 9.1 INSTALASI LINUX SuSE 9.1 Dalam Instalasi server ini penulis menggunakan Operating System Linux S.u.S.E versi 9.1. Semua instalasi yang dilakukan disini melalui media CD-ROM bukan dari Floppy Disk. Persiapan

Lebih terperinci

CentOS Linux Installation for Dummies

CentOS Linux Installation for Dummies CentOS Linux Installation for Dummies Tedy Tirtawidjaja 13 Oktober 2007 Artikel ini mencontohkan bagaimana cara menginstal CentOS Linux. 2 Pengenalan Linux Linux(lebih tepat disebut GNU/LINUX) adalah sebuah

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Winda Rizky Putri NIM : 3.33.10.1.21 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

Virtual PC dapat berjalan di Windows XP, Vista maupun Windows 7. Saya melakukan installasi pada Windows 7, 64 bit.

Virtual PC dapat berjalan di Windows XP, Vista maupun Windows 7. Saya melakukan installasi pada Windows 7, 64 bit. Power Pro Solution Technical Guide Installasi Microsoft Virtual PC Dokumen ini dimaksudkan untuk memberikan petunjuk bagaimana melakukan installasi Linux Ubuntu Server 9.10. Untuk mempermudah pelatihan,

Lebih terperinci

LAPORAN AWAL Perangkat Lunak Jaringan 1 NAMA : DIAN BAYU NIM : KELAS : C

LAPORAN AWAL Perangkat Lunak Jaringan 1 NAMA : DIAN BAYU NIM : KELAS : C LAPORAN AWAL Perangkat Lunak Jaringan 1 NAMA : DIAN BAYU NIM : 2008 31 080 KELAS : C TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI TEKNIK PLN JAKARTA 2011 Bab 1. Installasi Linux CentOS 5.3 1.1 Persiapan Sebelum instalasi

Lebih terperinci

Pengantar Hardware: Konfigurasi BIOS. Hanif Fakhrurroja, MT

Pengantar Hardware: Konfigurasi BIOS. Hanif Fakhrurroja, MT Pengantar Hardware: Konfigurasi BIOS Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2012 Hanif Fakhrurroja @hanifoza [email protected] Pendahuluan BIOS (Basic Input Output System) merupakan sebuah program atau

Lebih terperinci

E. Ully Artha SISTEM OPERASI

E. Ully Artha   SISTEM OPERASI E. Ully Artha Email : [email protected] SISTEM OPERASI TAMPILAN SISTEM OPERASI PENGERTIAN Sistem Operasi adalah perangkat lunak yang bertugas mengelola penggunaan sumberdaya dalam komputer dan menyediakan

Lebih terperinci

Modul 5 Menginstal Linux Mandrake 9.2. I. Tujuan Praktikan dapat menginstal sistem operasi Linux Mandrake 9.2

Modul 5 Menginstal Linux Mandrake 9.2. I. Tujuan Praktikan dapat menginstal sistem operasi Linux Mandrake 9.2 Modul 5 Menginstal Linux Mandrake 9.2 I. Tujuan Praktikan dapat menginstal sistem operasi Linux Mandrake 9.2 II. Landasan Teori Saat ini linux menjadi system operasi alternatif yang tengah mengalami perkembangan

Lebih terperinci

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS I. Tahapan Install ClearOS Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS menggunakan CD Drive. h. Memilih tipe instalasi b. Masukkan CD Installer

Lebih terperinci

A. Instalasi dasar Linux Debian

A. Instalasi dasar Linux Debian MATERI I A. Instalasi dasar Linux Debian Sebelum menginstall, maka kita harus mempersiapkan alat dan bahanya terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut: 1. Alat dan Bahan a. Alat 1) PC Proccess Minimum P.III

Lebih terperinci

Tutorial Instalasi SUSE LINUX ENTERPRISE SERVER 11

Tutorial Instalasi SUSE LINUX ENTERPRISE SERVER 11 Tutorial Instalasi SUSE LINUX ENTERPRISE SERVER 11 Oleh : Maskie Z.Oematan Ketika anda akan menginstal system Operasi Linux, hal pertama yang musti diperhatikan ialah proses penyediaan partisi yang minimal

Lebih terperinci

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu.

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu. TUGAS AOK BAB OS 1. Windows Server 2008 Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut

Lebih terperinci

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX Pada kali ini kita akan membahas cara menginstall Debian 6 berbasis Text atau CLI (Command Line Interface) pada VirtualBox. Jika anda

Lebih terperinci

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM SISTEM OPERASI Modul IV ADMINISTRASI LINUX

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM SISTEM OPERASI Modul IV ADMINISTRASI LINUX LAPORAN RESMI PRAKTIKUM SISTEM OPERASI Modul IV ADMINISTRASI LINUX Disusun Oleh : TGL. PRAKTIKUM : 09 November 2009 NAMA : ABDUL HANIF ATHHAR NRP : 07.04.111.00003 JURUSAN : T. Informatika DOSEN PENGAMPU

Lebih terperinci

Awali.org & Awali.or.id

Awali.org & Awali.or.id Awali.org & Awali.or.id #[email protected] Disusun Oleh : Delly Andreas [ [email protected] ] DASAR INSTALLASI & PENGGUNAAN ZENCAFE-1.4 I. PANDUAN DASAR INSTALLASI ZENCAFE-1.4 I.1. Siapkan CD Installer

Lebih terperinci

Instalasi FreeBSD 6.0

Instalasi FreeBSD 6.0 Instalasi FreeBSD 6.0 Ricki Zurwindar Universitas YARSI Copyright 2007 Banyak cara yang dapat digunakan dalam melakukan instalasi FreeBSD baik melalui berbagai macam media seperti

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM INSTALLASI DEBIAN 8.1 MENGGUNAKAN VMWARE

LAPORAN PRAKTIKUM INSTALLASI DEBIAN 8.1 MENGGUNAKAN VMWARE LAPORAN PRAKTIKUM INSTALLASI DEBIAN 8.1 MENGGUNAKAN VMWARE DI SUSUN: ENDRIF SUPRIADI 2015 Linux debian. Ya salah satu linux yang cukup stabil dan handal jika di gunakan untuk membangun sebuah server. Pada

Lebih terperinci

BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahancomlpimentari Metal Oxide Semiconductor-CMOS) yang terdapat pada

BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahancomlpimentari Metal Oxide Semiconductor-CMOS) yang terdapat pada Cara Kerja BIOS Tatik yuniati [email protected] Abstrak BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis prosesor Intel

Lebih terperinci

Panduan Instalasi. 1.Pendahuluan

Panduan Instalasi. 1.Pendahuluan Panduan Instalasi 1.Pendahuluan Untuk memulai instalasi IGOS Nusantara, boot komputer dari media boot (CD, DVD, USB, hard disk atau jaringan) dimana komputer dapat mendukung tipe media boot tersebut. Untuk

Lebih terperinci

INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN

INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN Versi dari Linux Debian saat ini telah mencapai etch, yaitu terdapat beberapa perbaikan signifikan terhadap dukungan ke perangkat keras terbaru, hingga disertai pula dengan aplikasi-aplikasi yang dari

Lebih terperinci

1. Pendahuluan. 2. Memulai Instalasi

1. Pendahuluan. 2. Memulai Instalasi Panduan Instalasi 1. Pendahuluan Untuk memulai instalasi IGOS Nusantara, boot komputer dari media boot (CD, DVD, USB, hard disk atau jaringan) dimana komputer dapat mendukung tipe media boot tersebut.

Lebih terperinci

Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1

Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1 Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1 DEPAN PETA KEDUDUKAN KOMPETENSI Dasar Kejuruan Level I ( Kelas X ) Level II ( Kelas XI ) Level III ( Kelas XII ) Merakit

Lebih terperinci

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9 Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9 1 1. Kegiatan Belajar 2: Memahami Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9 1) Pendahuluan Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi jaringan Redhat

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar 1.1 Welcome screen instalasi Fedora 8 (Warewolf)

Lampiran 1. Gambar 1.1 Welcome screen instalasi Fedora 8 (Warewolf) Lampiran 1 Proses instalasi Fedora 8 1) Pertamakali install Fedora akan muncul beberapa pilihan, pilih yang pertama install or upgrade an existing system untuk melakukan penginstalan. Gambar 1.1 Welcome

Lebih terperinci

JURNAL PRAKTIKUM SISTEM OPERASI 2012/2013. NAMA : Adysta Galang Iman A. S NIM : ASISTEN : Rahman Dattebayo KELAS : H2 BAB Ke- : 1

JURNAL PRAKTIKUM SISTEM OPERASI 2012/2013. NAMA : Adysta Galang Iman A. S NIM : ASISTEN : Rahman Dattebayo KELAS : H2 BAB Ke- : 1 JURNAL PRAKTIKUM SISTEM OPERASI 2012/2013 NAMA : Adysta Galang Iman A. S NIM : 12523254 ASISTEN : Rahman Dattebayo KELAS : H2 BAB Ke- : 1 BAB 1 Sistem Operasi GNU/Linux Berikut merupakan instalasi system

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS komputer/ laptop/ netbook anda. 2. Pastikan Harddisk dan DVD-ROM sudah terdeteksi

Lebih terperinci

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W Instalasi Debian 7 Oleh: Rizky Agung W Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS anda 2. Pastikan Harddisk dan CD-ROM sudah terdeteksi 3. Rubah urutan booting

Lebih terperinci

M. Choirul Amri

M. Choirul Amri Cepat Mahir Windows 2000 Server [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),

Lebih terperinci

LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6. pada VIRTUAL BOX

LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6. pada VIRTUAL BOX LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6 pada VIRTUAL BOX Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cimahi Teknik Komputer dan Jaringan Jl. Mahar Martanegara No. 48 Leuwigajah Tahun Ajaran 2014/2015 Mata Pelajaran

Lebih terperinci

Install Slackware 13.0

Install Slackware 13.0 Install Slackware 13.0 1. Sebelum menginstall laptop atau pc anda dengan system operasi linux berbasis server, lebih baik anda cek dulu performa atau spesifikasi dari pada laptop atau pc anda, jika performa

Lebih terperinci

LANKAH INSTALLASI LINUX REDHAT 9

LANKAH INSTALLASI LINUX REDHAT 9 LANKAH INSTALLASI LINUX REDHAT 9 Persiapan Instalasi Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah : 1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux 2. siapkan CD instalasi

Lebih terperinci

Resume. Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah. Lab. Hardware

Resume. Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah. Lab. Hardware Resume Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Lab. Hardware Nama : Andrian Ramadhan F. NIM : 10512318 Kelas : Sistem Informasi 8 PROGRAM STUDI

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM INSTALASI JARINGAN KOMPUTER INSTALASI LINUX

LAPORAN PRAKTIKUM INSTALASI JARINGAN KOMPUTER INSTALASI LINUX LAPORAN PRAKTIKUM INSTALASI JARINGAN KOMPUTER TENTANG INSTALASI LINUX Oleh : EMYLISA PARIZ 2007/91725 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2009 LAPORAN PRAKTIKUM

Lebih terperinci

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER 2012/ 2013 NAMA NIM ASISTEN KELAS BAB Ke- F. Akmal Subarkah :... 12523151 :.. :.. G1 :.. I :.. BAB I SISTEM OPERASI GNU / LINUX Assalamualaikum Wr. Wb. Pada tugas pertama

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Teknologi Informasi

Sistem Operasi. Teknologi Informasi Sistem Operasi Teknologi Informasi Pembahasan Definisi Sistem Operasi. Peran Sistem Operasi dalam Sistem Komputer. Tujuan Sistem Operasi. Sejarah perkembangan Sistem Operasi. Proses Booting Komputer BIOS

Lebih terperinci

BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH

BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH Instalasi debian etch sudah tersedia dalam mode GUI dan mode text yang tidak dijumpai pada proses instalasi debian versi sebelumnya. Berikut proses instalasi debian etch dalam

Lebih terperinci

Praktikum 10 POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 PC BOOT DAN LINUX INIT PROCESS. Linux Booting Process

Praktikum 10 POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 PC BOOT DAN LINUX INIT PROCESS. Linux Booting Process Praktikum 10 Linux Booting Process POKOK BAHASAN: Linux Booting Process TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: Mengetahui inisialisasi booting proses pada

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT Persiapan Instalasi Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah : 1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux 2. siapkan CD instalasi

Lebih terperinci

Bab 1 Instalasi Sistem Operasi DEPDIKnux

Bab 1 Instalasi Sistem Operasi DEPDIKnux 1 Bab 1 Instalasi Sistem Operasi DEPDIKnux 1.1 Persiapan Instalasi Sistem operasi DEPDIKnux adalah sistem operasi yang dibuat dari Debian Linux serta di kustomisasi khusus untuk ICT Center yang terhubung

Lebih terperinci

Instalasi Linux (Debian 3.0 Woody)

Instalasi Linux (Debian 3.0 Woody) Instalasi Linux (Debian 3.0 Woody) Mohammad Arfin Rifqi [email protected] http://arfinrifqi.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

Instalasi Ubuntu Server

Instalasi Ubuntu Server Instalasi Ubuntu Server Download Ubuntu Server 14.04.X LTS Anda bisa mendownload pada situs resmi Ubuntu di halaman http://releases.ubuntu.com/14.04/. Lihat bagian Server install image, ada 2(dua) pilihan

Lebih terperinci

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER 2012/2013. NAMA : Aulia Fadli Ersan NIM : ASISTEN : Swarna Restu Fadilah KELAS : G2 BAB Ke- : 1

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER 2012/2013. NAMA : Aulia Fadli Ersan NIM : ASISTEN : Swarna Restu Fadilah KELAS : G2 BAB Ke- : 1 JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER 2012/2013 NAMA : Aulia Fadli Ersan NIM : 1252 3249 ASISTEN : Swarna Restu Fadilah KELAS : G2 BAB Ke- : 1 BAB 1 Installasi Operating Sistem FEDORA menggunakan Vmware Workstation

Lebih terperinci

Tuturial Dual Boot Windows - Linux. Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP :

Tuturial Dual Boot Windows - Linux. Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP : Tuturial Dual Boot Windows - Linux Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP : 5214100143 i Daftar Isi 1. Vitual Box, Windows, Linux 1 2. Menginstall Windows pada Virtual Box... 1 3. Menginstall Linux dengan dual

Lebih terperinci

Tutorial Dual Boot Windows 7 dan Linux Ubuntu Menggunakan VirtualBox

Tutorial Dual Boot Windows 7 dan Linux Ubuntu Menggunakan VirtualBox Tutorial Dual Boot Windows 7 dan Linux Ubuntu Menggunakan VirtualBox Oleh Nody Risky Pratomo 5214100166 Sistem Informasi FTIF INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER DESKRIPSI SECARA UMUM Pada laporan ini,

Lebih terperinci

MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION. Oleh : IWAN SETIAWAN NRP :

MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION. Oleh : IWAN SETIAWAN NRP : MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION Oleh : IWAN SETIAWAN NRP : 7404030048 JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Lebih terperinci

MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan

MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN PERSIAPAN AKADEMI KOMUNITAS SOLOK SELATAN PDD POLITEKNIK NEGERI PADANG 2014 Pengenalan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Implementasi merupakan penerapan dari proses analisis dan perangcangan yang telah dibahas dalam bab sebelumnya. Pada tahapan ini terdapat dua aspek

Lebih terperinci

Menginstall server dengan CD Server Installation

Menginstall server dengan CD Server Installation Menginstall server dengan CD Server Installation Untuk melakukan instalasi Sistem Operasi dari dasar pada dasarnya langkah langkahnya sama untuk setiap server, hanya tampilan (Gnome User Interaktif) saja

Lebih terperinci

Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text

Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text Pendahuluan Persiapkan semua kebutuhan yang akan digunakan untuk proses instalasi. Semua master SuSE Linux versi 10.1 harus sudah berada di hadapan Anda. Paket SuSE

Lebih terperinci

TUTORIAL PENGGUNAAN VIRTUAL BOX & VMWARE

TUTORIAL PENGGUNAAN VIRTUAL BOX & VMWARE TUTORIAL PENGGUNAAN VIRTUAL BOX & VMWARE Tulisan ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktikum Organisasi & Arsitektur Komputer Mohammad Rizky Alimansyah 3411141040 JURUSAN INFORMATIKA FAKULTAS

Lebih terperinci

BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0

BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0 BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0 Josua M Sinambela @ 2003 Konfigurasi komputer yang dibutuhkan : Processor Pentium / Kompatibel Minimal 233 MHz (rekomendasi) CDROM Drive Memori minimal 32 MB,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Pada analisa sistem ini penulis akan memaparkan bagaimana perancangan sistem DNS Master Slave yang akan di implementasiakan pada jaringan Universitas

Lebih terperinci

Cara Menginstall Ubuntu Dekstop bit Lewat Virtualbox

Cara Menginstall Ubuntu Dekstop bit Lewat Virtualbox Cara Menginstall Ubuntu Dekstop 14.04 32bit Lewat Virtualbox Oleh : David Adi Nugroho, 9 September 2014 20:00 XI-TKJ2 SMKN 7 SEMARANG 1. Siapkan perlengkapan untuk penginstalan berupa komputer / laptop

Lebih terperinci

Laporan. Disusun Oleh: M. Luthfi Fathurrahman. Kelas: X TKJ 2

Laporan. Disusun Oleh: M. Luthfi Fathurrahman. Kelas: X TKJ 2 Laporan Disusun Oleh: M. Luthfi Fathurrahman Kelas: X TKJ 2 1. Cek spesifikasi computer melalui: a. Bios 1. Masuk ke menu bios dengan menekan F2 2. Spek dalam Bios Tanggal dan waktu komputer Spek komponen

Lebih terperinci

Laporan Sistim Operasi Jaringan Kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan

Laporan Sistim Operasi Jaringan Kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan Laporan Sistim Operasi Jaringan Kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan Pengajar 1.Ari Eka Prasetyanto,S.pd NIP. 19840429 201001 1 012 2.Anik Sufrayani,S.Pd NIP. 19840320 201001 2 014 Di susun Oleh Rustina

Lebih terperinci

MODUL INSTALasi WINDOWS XP

MODUL INSTALasi WINDOWS XP MODUL INSTALasi WINDOWS XP Disusun oleh: Riswanto FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 dari 26 2 A.RANCANG BANGUN MICROSOFT WINDOWS XP PROFESSIONAL Sistem

Lebih terperinci

Konfigurasi Server ipat

Konfigurasi Server ipat Konfigurasi Server ipat Konfigurasi Server ipat tidak terlalu sulit, bahkan cenderung sangat mudah sekali. Proses konfigurasi menggunakan interface Web sehingga cukup friendly bagi merekayang terbiasa

Lebih terperinci

Panduan Installasi Fedora 16 (Verne)

Panduan Installasi Fedora 16 (Verne) Fedora 16 Panduan Installasi Fedora 16 (Verne) Theliberty Catatan Berbisik Gambar 1: Grub2 Install or upgrade Fedora Pilihan untuk melakukan instalasi Fedora ataupun mengupgradenya. Troubleshooting Berisi

Lebih terperinci

APLIKASI KOMPUTER SISTEM OPERASI. Modul ke: I b r a h i m, S.T, M.T. Fakultas Psikologi. Program Studi Psikologi.

APLIKASI KOMPUTER SISTEM OPERASI. Modul ke: I b r a h i m, S.T, M.T. Fakultas Psikologi. Program Studi Psikologi. APLIKASI KOMPUTER Modul ke: SISTEM OPERASI Fakultas Psikologi I b r a h i m, S.T, M.T. Program Studi Psikologi www.mercubuana.ac.id Agenda Pengertian Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Sejarah dan

Lebih terperinci

d. Pilih partisi atau hard disk untuk menginstall windows Xp. setelah itu tekan enter untuk melanjutkan, tekan tombol C untuk membuat partisi baru

d. Pilih partisi atau hard disk untuk menginstall windows Xp. setelah itu tekan enter untuk melanjutkan, tekan tombol C untuk membuat partisi baru 1. Tuliskan langkah langkah install windows xp Jawaban: a. Masukkan DVD instalasi windows XP ke DVD-ROM Drive atau masukkan USB Flash Drive ke USB Port. Ketika sistem menyala lihat pesan Press any key

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Gurandi Imam A.B NIM : 3.33.13.1.12 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

PROSES INSTALASI WINDOWS 7 DI VIRTUAL BOX

PROSES INSTALASI WINDOWS 7 DI VIRTUAL BOX PROSES INSTALASI WINDOWS 7 DI VIRTUAL BOX Pertama-tama setelah membuka/menjalankan aplikasi VirtuaBox, tahap merencanakan software system operasi yang akan diinstall. (1) klik New (seperti yang ditunjukkan

Lebih terperinci

intruksi kepada CPU untuk mengakses sistem operasi. BIOS tersimpan pada Read Only

intruksi kepada CPU untuk mengakses sistem operasi. BIOS tersimpan pada Read Only 1. Software Komputer adalah sekumpulan komponen-komponen canggih yang dapat melakukan perhitungan kompleks dengan cepat. Kita sangat membutuhkan peranan komputer untuk menyelesaikan permasaahan kita sehari

Lebih terperinci

SMK NEGERI 1 TAPIN SELATAN. Worksheet. Instalasi Windows Server 2008 JL. SRAGEN SAWANG KEC. TAPIN SELATAN, KAB. TAPIN KALIMANTAN SELATAN, 71181

SMK NEGERI 1 TAPIN SELATAN. Worksheet. Instalasi Windows Server 2008 JL. SRAGEN SAWANG KEC. TAPIN SELATAN, KAB. TAPIN KALIMANTAN SELATAN, 71181 I Worksheet Instalasi Windows Server 2008 2014 JL. SRAGEN SAWANG KEC. TAPIN SELATAN, KAB. TAPIN KALIMANTAN SELATAN, 71181 TUJUAN 1. Siswa mampu melaksanakan instalasi windows server 2008 ALAT DAN BAHAN

Lebih terperinci

MENGINSTAL BACKTRACK DI VIRTUALBOX WIN7

MENGINSTAL BACKTRACK DI VIRTUALBOX WIN7 MENGINSTAL BACKTRACK DI VIRTUALBOX WIN7 Kadangkala, ada suatu program tertentu yang ingin kita jalankan namun terkendala dengan kompatibiltas Operating System (OS). Misalnya ada aplikasi yang kita tahu

Lebih terperinci

Instalasi IGOS Nusantara

Instalasi IGOS Nusantara Instalasi IGOS Nusantara MODUL 1 Tujuan: Setelah mengikuti modul ini, peserta diharapkan mampu: Menyiapkan hardware dan software untuk instalasi salah satu distro Linux. Menginstalasi distro IGOS Nusantara.

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Matematika Universitas Lampung dan Linux

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Matematika Universitas Lampung dan Linux 21 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan di Jurusan Matematika Universitas Lampung dan Linux Lampung pada semester ganjil tahun 2009-2010. 3.2 Peralatan dan Tool Yang

Lebih terperinci

Tugas Pengantar Sistem Operasi Dual Booting pada Virtual Box

Tugas Pengantar Sistem Operasi Dual Booting pada Virtual Box Tugas Pengantar Sistem Operasi Dual Booting pada Virtual Box Nama: Wasis Witjaksono 5214100196 Kelas E INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SEMESTER 2 PENGENALAN DUAL BOOT DAN APLIKASI YANG DIGUNAKAN Dual

Lebih terperinci

INSTALATION DEBIAN 6.0 SQUEEZE

INSTALATION DEBIAN 6.0 SQUEEZE INSTALATION DEBIAN 6.0 SQUEEZE 1. Sebelum instalasi di mulai, masukkan DVD Installer Debian 6.0 terlebih dahulu ke dalam DVD drive 2. Kemudian masuk ke dalam settingan BIOS pada computer yang akan di install

Lebih terperinci

LAMPIRAN. : Bagaimana pendapat anda dengan sistem baru ini?

LAMPIRAN. : Bagaimana pendapat anda dengan sistem baru ini? L1 LAMPIRAN 1. Hasil Wawancara dengan Staff Resepsionis 2. Hasil Wawancara dengan Staff IT 3. Instalasi Linux Slackware 4. Instalasi MySQL pada Linux Slackware 5. Instalasi PHP pada Linux Slackware 6.

Lebih terperinci

I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan benar dan tepat dengan menggunakan mesin VM Virtual Box

I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan benar dan tepat dengan menggunakan mesin VM Virtual Box Minggu, 14 September 2014 Sandy Djuda Pratama XI TKJ A Tugas OS Jaringan Install Debian Paraf : Adi Setiadi Trimans Yogiana I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan

Lebih terperinci

MENGENAL LINUX UBUNTU

MENGENAL LINUX UBUNTU MENGENAL LINUX UBUNTU Yoga Arie Wibowo [email protected] Abstrak linux merupakan sistem operasi yang tersedia secara bebas untuk semua orang. Ada banyak varian dari linux yang di kembangkan diseluruh

Lebih terperinci

BAB III INSTALASI VMWARE

BAB III INSTALASI VMWARE BAB III INSTALASI VMWARE 3.1. Kebutuhan Hardware Virtual machine berjalan pada VMware seperti komputer yang sesungguhnya (physical computer) sehingga untuk menjalankannnya, harus didukung sistem yang memadai.

Lebih terperinci

PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS

PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS 7.1 Pendahuluan Pada pertemuan ini akan dibahas perangkat lunak sistem, sistem operasi, fungsi-fungsi sistem operasi, pembagian sistem operasi, program utilitas

Lebih terperinci

Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect

Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect Prakata ClarkConnect adalah Software yang mudah digunakan untuk membangun dan mengatur server dedicated dan Gateway Internet Tutorial Instalasi ini akan

Lebih terperinci

MODUL INSTALASI DUAL OS OS Windows XP & Linux Ubuntu

MODUL INSTALASI DUAL OS OS Windows XP & Linux Ubuntu MODUL INSTALASI DUAL OS OS Windows XP & Linux Ubuntu Disusun oleh : TKJ 2016 SMK MJPS 1 TASIKMALAYA Jln. Cigereung No.19 Kota Tasikmalaya - Provinsi Jawa Barat Telp (0265) 331356, Email : [email protected]

Lebih terperinci

MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET. MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU 10.04 LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET Penulis : NUR FIRSTIAWAN Supported by : Pendahuluan Materi yang akan

Lebih terperinci

Gambar 3.1 Perancangan Sistem

Gambar 3.1 Perancangan Sistem BAB III PERANCANGAN SISTEM Bab ini akan membahas tentang perancangan sistem monitoring yang terbagi menjadi dua bagian, sistem bagian pertama adalah objek yang akan dimonitor, sistem bagian kedua merupakan

Lebih terperinci

5. Instalasi dan Format Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI

5. Instalasi dan Format Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI 5. Instalasi dan Format Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI Obyektif : Pada bagian ini akan saya bimbing proses instalasi Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI, dimana mungkin kita harus kembali lagi pada penggunaan

Lebih terperinci

Struktur Sistem Komputer. Abdullah Sistem Informasi Universitas Binadarma

Struktur Sistem Komputer. Abdullah Sistem Informasi Universitas Binadarma Struktur Sistem Komputer Abdullah Sistem Informasi Universitas Binadarma Pembahasan Operasi Sistem Komputer Struktur I/O Struktur Storage Hirarki Storage Proteksi Perangkat Keras Sistem Arsitektur Umum

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012

LAMPIRAN. Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012 LAMPIRAN Lampiran I. Instalasi Hyper-V 2012 R2 Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012 R2 Server. Setelah itu, boot server pada sistem operasi baru. Jika layar seperti pada

Lebih terperinci

MODUL 1 INSTALASI LINUX NUSANTARA

MODUL 1 INSTALASI LINUX NUSANTARA MODUL 1 INSTALASI LINUX NUSANTARA Tujuan: Setelah mengikuti modul ini, peserta diharapkan mampu: Menyiapkan hardware dan software untuk instalasi salah satu distro Linux. Menginstalasi distro Linux IGOS

Lebih terperinci

OLEH: : Sholahuddin Al-Ayubi PEMERINTAH KABUPATEN MUSI BANYUASIN DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SMK NEGERI 2 SEKAYU TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013

OLEH: : Sholahuddin Al-Ayubi PEMERINTAH KABUPATEN MUSI BANYUASIN DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SMK NEGERI 2 SEKAYU TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 D I S U S U N OLEH: Nama Kelas / Jurusan Guru Pembimbing : Sholahuddin Al-Ayubi : XII TKJ : Nopi Eko Hermansyah, ST.MT PEMERINTAH KABUPATEN MUSI BANYUASIN DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SMK NEGERI 2 SEKAYU

Lebih terperinci

3. Instalasi Operating System

3. Instalasi Operating System 3. Instalasi Operating System Obyektif : Instalasi Single OS Instalasi Multiple OS Definisi : Ada dua metode instalasi Windows 2000, yaitu : Modul Latihan : Single OS Metode ini adalah menggunakan kapasitas

Lebih terperinci

TUGAS PRAKTIKUM Ke-2 DOSEN PEMBIMBING ASISTEN LAB. 1. Langkah membuat bootable flashdisk Ubuntu menggunakan Aplikasi Rufus

TUGAS PRAKTIKUM Ke-2 DOSEN PEMBIMBING ASISTEN LAB. 1. Langkah membuat bootable flashdisk Ubuntu menggunakan Aplikasi Rufus NAMA : DAUD YUDISTIRA N.B.I : 461304194 KELAS : B7 PRAKTIKUM : DASKOM TUGAS PRAKTIKUM Ke-2 DOSEN PEMBIMBING ASISTEN LAB 1. Langkah membuat bootable flashdisk Ubuntu menggunakan Aplikasi Rufus 1. Colokkan

Lebih terperinci

BAB 12 KOMPILASI KERNEL

BAB 12 KOMPILASI KERNEL BAB 12 KOMPILASI KERNEL 12.1 Anatomi Direktori/file Kernel Linux Sebuah source kernel Linux biasanya tersedia dalam format kompresi *.gz atau *.bz2. Saat kernel tersebut telah diekstrak, akan terdapat

Lebih terperinci

Ghandie Kurnia Widi Lisensi Dokumen:

Ghandie Kurnia Widi  Lisensi Dokumen: Instalasi Linux Debian pada Virtual Machine (Mode GUI) Ghandie Kurnia Widi [email protected] http://frekuensiinspirasi.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan,

Lebih terperinci

Panduan Instalasi Database Oracle10g di Windows

Panduan Instalasi Database Oracle10g di Windows Panduan Instalasi Database Oracle10g di Windows Artikel ini berisi: o Pendahuluan...1 o Download Source...1 o Persyaratan Mesin (Komputer)...2 o Langkah-langkah Instalasi...3 o Referensi...6 Pendahuluan

Lebih terperinci

I. DASAR TEORI. Perintah Dasar Linux

I. DASAR TEORI. Perintah Dasar Linux Perintah Dasar Linux Tujuan Praktikum : 1. Mengenal sistem operasi GNU/Linux 2. Memahami perintah-perintah dasar GNU/Linux 3. Mampu mengoperasikan GNU/Linux pada mode terminal I. DASAR TEORI Command line

Lebih terperinci

PANDUAN SINGKAT INSTALASI ZENCAFE 1.2. A. HARDIENA TUTORIAL INI DI DISTRIBUSIKAN OLEH DEPKOMINFO

PANDUAN SINGKAT INSTALASI ZENCAFE 1.2. A. HARDIENA  TUTORIAL INI DI DISTRIBUSIKAN OLEH DEPKOMINFO PANDUAN SINGKAT INSTALASI ZENCAFE 1.2 A. HARDIENA www.ahardiena.uni.cc, [email protected] TUTORIAL INI DI DISTRIBUSIKAN OLEH DEPKOMINFO PENGANTAR Tingginya tingkat penggunaan sistem operasi bajakan,

Lebih terperinci