Arsitektur Perangkat Lunak Modern
|
|
|
- Sudirman Kusumo
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Arsitektur Perangkat Lunak Modern Architectural Patterns and Styles Husni Husni.trunojoyo.ac.id
2 Daftar Isi 1. Pendahuluan 2. Client-Server 3. Service-Oriented Architecture (SOA) 4. REpresentational State Transfer (REST) 5. Microservices 6. Tambahan: Internet of Things (IoT)
3 Pendahuluan
4 Ragam & Pola Arsitektural Ragam (style) arsitektural adalah suatu kekhususan dari jenis elemen dan relasi, bersama dengan himpunan pembatasan bagaimana semua itu dapat digunakan. Pada sisi lain, pola (pattern) arsitektural mengekspresikan suatu skema organisasi struktural yang fundamental bagi sistem software. Menghadirkan himpunan sub-sistem yang telah ditetapkan, menentukan tanggung jawab mereka, dan termasuk aturan dan pedoman untuk mengatur hubungan antar mereka. Clements et al (2011)
5 Ragam & Pola Arsitektural Dalam beberapa kasus, elemen-elemen arsitektur disusun mengikuti cara pemecahan masalah tertentu. Komposisi tersebut telah terbukti berguna dari waktu ke waktu, pada banyak domain berbeda, sehingga telah didokumentasikan dan disebarluaskan. Bentuk komposisi elemen arsitektural ini, dinamakan architectural patterns, menyediakan strategi paketan untuk penyelesaian beberapa masalah di dalam sistem. (Bass et al, 2013)
6 Perbedaan antara Patterns & Styles Dalam Clements et al. (2011) dapat dilihat diskusi lebih panjang mengenai perbedaan antara pola dan gaya arsitektur. Ia berpendapat bahwa Pattern adalah suatu triple context-problemsolution; sedangkan Style hanyalah sebuah kondensasi yang berfokus paling berat pada bagian solution. (Bass et al, 2013)
7 Perbedaan antara Patterns & Styles Bagian penting dari suatu pola arsitektur adalah fokusnya pada masalah dan konteks juga bagaimana memecahkan masalah di dalam konteks itu. Style arsitektur fokus pada pendekatan arsitektur, dengan pedoman lebih ringan mengenai kapan suatu style tertentu dapat atau tidak dapat berguna. Secara sangat informal, dapat disederhanakan dengan: Pola arsitektur: { problem, context } pendekatan arsitektur; Gaya arsitektur: pendekatan arsitektur. Clements et al (2011)
8 Mengapa Patterns & Styles? Meskipun tidak ada pandangan tepat untuk setiap sistem, panduan secara luas dapat membantu kita memperoleh pijakan. Arsitek perlu memikirkan softwarenya dalam tiga cara secara simultan: 1. Bagaimana software distrukturkan sebagai himpunan unit implementasi; 2. Bagaimana software distrukturkan sebagai himpunan dari elemen yang mempunyai perilaku dan interaksi runtime; 3. Bagaimana software berhubungan ke struktur non-software di dalam lingkungannya. Clements et al (2011)
9 Client-Server
10 Client-Server Komponen-komponen pada style client-server berinteraksi dengan meminta layanan dari komponen lain. Requester (yang meminta layanan) disebut sebagai client, dan service provider disebut sebagai server, yang menyediakan sejumlah layanan melalui satu atau lebih portnya. Client menginisiasi interaksi, meminta layanan yang dibutuhkan dari server dan menunggu hasil dari permintaan tersebut. Clements et al (2011)
11 Client-Server: Keterbatasan Client terkoneksi ke server melalui konektor request/response; Komponen Server dapat menjadi client bagi server-server lain; Spesialisasi dapat memberlakukan pembatasan : Jumlah sambungan ke port yang diberikan; Hubungan yang dimungkinkan antar server-server. Komponen-komponen dapat diatur dalam beberapa tier-tier. Clements et al (2011)
12 Client-Server: Contoh Contoh umum dari sistem ber-gaya client-server adalah Sistem informasi yang berjalan pada jaringan lokal, di mana kliennya adalah aplikasi GUI (seperti Visual Basic) dan server adalah sistem manajemen database (seperti Oracle); Aplikasi berbasis web di mana klien berjalan pada browser web dan server adalah komponen yang berjalan pada server web (seperti Tomcat atau Apache). Clements et al (2011)
13 Client-Server: Contoh ATM Sistem perbankan Automated Teller Machine (ATM) yang dikembangkan di awal 1990-an. Pada saat itu, arsitektur client-server adalah alternatif modern untuk sistem berbasis mainframe. (aplikasi server J2EE dan.net belum ada. Arsitektur multitier belum tampil sebagai sebuah gaya.) Clements et al (2011)
14 Arsitektur client-server ATM sistem perbankan, menggunakan notasi resmi (Clements et al, 2011).
15 Service-Oriented Architecture (SOA)
16 SOA Service-Oriented Architecture (SOA) terdiri dari kumpulan komponen terdistribusi yang menyediakan dan / atau mengkonsumsi jasa (service). Dalam gaya ini, komponen penyedia layanan dan komponen konsumen (pelanggan) layanan dapat menggunakan bahasa implementasi dan platform yang berbeda. Sebagian besar layanan bersifat mandiri. Komputasi dicapai dengan satu set komponen yang bekerja sama untuk menyediakan atau mengkonsumsi layanan melalui jaringan. Clements et al (2011)
17 SOA: Elemen-elemen Penyedia (pemasok, provider) layanan: menyediakan satu atau lebih layanan melalui antarmuka yang diterbitkan (publish). Properti-properti dapat berbeda berdasarkan teknologi terapannya (seperti EJB atau ASP.NET) tetapi mencakup kinerja, kendala otorisasi, ketersediaan, dan biaya; Pelanggan layanan (konsumen, customer): memanggil layanan langsung atau melalui perantara. Clements et al (2011)
18 SOA: Elemen-elemen Simple Object Access Protocol (SOAP) connector, yang menggunakan protokol SOAP untuk komunikasi sinkron antar Web services, biasanya memanfaatkan HTTP. Port dari komponen yang menggunakan SOAP sering dideskripsikan dalam WSDL; Konektor REpresentational State Transfer (REST), yang bersandar pada operasi request/response dasar dari protokol HTTP. Clements et al (2011)
19 SOA: Ketentuan Khusus Konsumen layanan terhubung ke penyedia layanan, namun komponen perantara (seperti ESB, registry, atau server BPEL) dapat pula digunakan; ESB mengakibatkan hadirnya topologi hub-and-spoke; Penyedia Service juga dapat menjadi pelanggan dari service; Pola SOA spesifik menghadirkan ketentuan khusus tambahan. Clements et al (2011)
20 SOA: Contoh Adventure Builder 2010 Sistem ini diambil dari dokumen arsitektur perangkat lunak contoh yang menyertai buku ini secara online, di wiki.sei.cmu.edu/sad. Sistem Adventure Builder (Adventure Builder 2010) berinteraksi melalui layanan Web SOAP dengan beberapa penyedia layanan eksternal. Penyedia service eksternal dapat berupa mainframe, Java, atau.net - sifat komponen eksternal ini transparan karena konektor SOAP menyediakan interoperabilitas yang diperlukan. Clements et al (2011)
21 Diagram pandangan SOA dari Adventure Builder 2010, menggunakan notasi resmi (Clements et al, 2011)
22 REpresentational State Transfer (REST)
23 REST REpresentational State Transfer (REST) adalah architectural style perangkat lunak dari World Wide Web. REST merupakan suatu architectural style bagi sistem hypermedia terdistribusi, menggambarkan prinsip-prinsip software engineering yang mengarahkan REST dan ketentuan interaksi terpilih untuk mempertahankan prinsip-prinsip tersebut, sekaligus membedakan mereka dari ketentuan architectural styles lain. Clements et al (2011) dan Fielding (2000) 23
24 REST Sejak 1994, REST telah digunakan untuk memandu rancangan dan pengembangan dari arsitektur web modern. Dikerjakan sebagai bagian kerja dari Internet Engineering Task Force (IETF) dan World Wide Web Consortium (W3C) untuk mendefinisikan standard arsitektural bagi Web: Hypertext Transfer Protocol (HTTP), Uniform Resource Identifier (URI), dan Hyper Text Markup Language (HTML). Fielding (2000)
25 REST: Ketentuan Khusus (constraints) 1. Null Style; 2. Client-Server = Client-Server; 3. Stateless = Client-Stateless-Server; 4. Cache = Client-Cache-Stateless-Server; 5. Uniform Interface = Uniform-Client-Cache-Stateless-Server; 6. Layered System = Uniform-Layered-Client-Cache-Stateless-Server; 7. Code-On-Demand = REST. Fielding (2000)
26 REST: RESTful Aplikasi yang dibangun mengikuti ketentuan REST disebut RESTful. Sistem RESTful biasanya berkomunikasi di atas HTTP dengan metode sama (GET, POST, PUT, DELETE, dll) yang digunakan web browser untuk me-retrieve halaman web dan mengirimkan data ke server remote. Sistem REST menyediakan antarmuka dengan sistem eksternal sebagai sumber daya web yang diidentifikasi dengan URI. Contoh: Operasi dapat menggunakan metode standard adalah seperti GET /people/1 atau DELETE /people/1. Fielding (2000)
27 REST Style (Fielding, 2000)
28 Microservices
29 Microservices: Konsep Inti Mungkin konsep yang paling penting untuk dipahami dengan pola ini adalah gagasan dari komponen layanan (service component). Komponen layanan mengandung satu atau lebih modul (mis. kelas Java) yang mewakili suatu fungsi bertujuan tunggal (mis. memberikan informasi cuaca untuk kota/daerah tertentu) atau bagian terpisah dari aplikasi bisnis besar (mis. Informasi posisi perdagangan saham atau penentuan tarif asuransi mobil). Richards (2015)
30 Microservices: Unit-unit diserahkan terpisah Aplikasi yang dibangun menggunakan pola arsitektur layanan mikro (microservices) umumnya lebih kuat, menyediakan skalabilitas yang lebih baik dan dapat lebih mudah mendukung pengiriman berkelanjutan (continuous delivery). Richards (2015)
31 Microservices: Arsitektur Terdistribusi Konsep kunci lain dalam pola arsitektur microservices adalah arsitekturnya terdistribusi, berarti bahwa semua komponen dalam arsitektur sepenuhnya terpisah (decoupled) dari satu sama lain dan diakses melalui protokol akses remote (misalnya, JMS, AMQP, REST, SOAP, RMI, dll). Tujuan distribusi dari pola arsitektur ini adalah untuk memperoleh skalabilitas dan karakteristik penyebaran yang tinggi (superior). Richards (2015)
32 Microservices: Contoh Martin Fowler (2014)
33 Internet of Things (IoT)
34 IoT telah menjadi teknologi pelopor utama yang mengubah software dan masyarakat (Weyrich and Ebert, 2016)
35 Sejarah IoT Istilah "Internet of Things" (IOT) pertama kali digunakan pada tahun 1999 oleh Kevin Ashton yang bekerja pada standar penandaan (tagging) objek menggunakan RFID untuk aplikasi logistik. Namun, ide komputasi di mana-mana (ubiquitous computing ) sudah ada sejak akhir 1980-an. Sejak itu, para peneliti telah bekerja pada banyak sistem yang fokus pada tag dan sensor, middleware dan teknologi awan, dan jaringan komunikasi. Weyrich and Ebert (2016)
36 Apa itu IoT? Internet of Things (IOT) berurusan dengan fungsi inovatif dan produktivitas yang lebih baik dengan menghubungkan perangkatperangkat dengan lancar (seamlessly). Akan meningkatkan sejumlah besar inovasi, efisiensi, dan kualitas. Menghubungkan bidang produksi, kesehatan, otomotif, atau sistem transportasi dengan sistem TI. Informasi bisnis penting akan memberikan nilai yang sangat besar untuk organisasi. Perusahaan IT besar seperti Cisco dan SAP memperkirakan ada miliaran perangkat jaringan dan layanan bisnis alam semesta berbasis TI, dengan ekspektasi triliun dolar. Weyrich dan Ebert (2016)
37 IoT: Marketplace Sebuah tonggak yang sangat terlihat dicapai ketika IETF merilis IPv6, protokol yang memungkinkan IOT. Baru-baru ini, IOT telah menerima usulan keterlibatan dan kerja komersial pada referensi arsitekturnya. Ini didukung oleh industriindustri besar : Google mengumumkan Brillo sebagai OS untuk perangkat IoT dalam rumah pintar (smart home); Banyak perangkat komersial yang tersedia telah menggunakan standard komunikasi machine-to-machine (M2M) seperti Bluetooth, ZigBee dan lowpower Wi-Fi. Weyrich dan Ebert (2016)
38 IoT: Marketplace Microsoft telah mengumumkan bahwa Windows 10 akan mendukung sistem embedded untuk mikro-kontroler yang beredar luas seperti Raspberry Pi 2 dan 3; Samsung dan perusahaan lainnya telah mengumumkan generasi baru chip mereka untuk perangkat pintar; Telah banyak laporan implementasi menjelaskan bagaimana mikrokontroler jaringan yang difungsikan sebagai hub untuk sensor, aktuator, dan penandaan (tagging). Pada tahun 2015 Amazon merilis layanan cloud untuk IOT, AWS IOT. Weyrich dan Ebert (2016)
39 AWS IoT
40 Referensi
41 Referensi Bass L, Clements P, and Kazman R Software Architecture in Practice. Addison-Wesley, Boston, MA. Clements P, Bachmann F, Bass L, Garlan D, Ivers J, Little R, Merson P, Nord R, and Stafford J Documenting Software Architectures: Views and Beyond. Addison-Wesley, Boston, MA. Fielding R Architectural Styles and the Design of Network-Based Software Architectures. Ph.D. Dissertation. University of California, Irvine, CA. Richards M Software Architectural Patterns. O Reilly Media, Sebastopol, CA. Fowler, M. Microservices: A definition of this new architectural term Available in: Weyrich M and Ebert C Reference Architectures for the Internet of Things. IEEE Software, vol. 33, no. 1, pp
42 Terima kasih Husni.trunojoyo.ac.id
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Bab ini membahas teori-teori yang dijadikan acuan tugas akhir ini.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab ini membahas teori-teori yang dijadikan acuan tugas akhir ini. 2.1 Web Service Web Service adalah sekumpulan application logic beserta objek-objek dan method-method yang dimilikinya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Sistem dan pencarian dokumen dengan memanfaatkan web service pada sistem yang berbeda sebagai sumber data dan index yang telah dibuat dapat
Gambar 5 Kerangka penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di PT. Sasaran Ehsan Mekarsari (PT. SEM) yang beralamat di Jalan Raya Cileungsi, Jonggol Km. 3, Cileungsi Bogor. Penelitian dilakukan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan otobus (PO) merupakan salah satu jasa akomodasi angkutan darat yang melayani perjalanan dari satu kota menuju kota lainnya. Saat ini informasi mengenai jadwal
Web Service. Asep Herman Suyanto
Web Service Asep Herman Suyanto [email protected] http://www.bambutechno.com Web service adalah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interaksi yang bisa beroperasi machine-to-machine
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka Berdasarkan dengan judul penelitian oleh penulis mengenai Pengembangan Web api Pada Sistem Assesmen Dan Berbasis Tag Sebagai Pembantu Penyusunan Strategi Pembelajaran
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi semakin pesat sampai saat ini dengan terus dikembangkannya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi semakin pesat sampai saat ini dengan terus dikembangkannya teknologi-teknologi yang mendukungnya. Salah satu teknologi yang
KEBUTUHAN WEB SERVICE UNTUK SINKRONISASI DATA ANTAR SISTEM INFORMASI DALAM E-GOV DI PEMKAB BANTUL YOGYAKARTA
KEBUTUHAN WEB SERVICE UNTUK SINKRONISASI DATA ANTAR SISTEM INFORMASI DALAM E-GOV DI PEMKAB BANTUL YOGYAKARTA Tugas Elearning Web Service Disusun Oleh : Sigit Bayu Kusuma 13111004 22 Malam LATAR BELAKANG
Implementasi Restful pada Java
APLYSIT CORP. Gedung Pusat Teknologi Lt. 3, RICE PT. INTI Jl. Moch. Toha 77, Bandung, 40253 Phone : 022-61530230 www.aplysit.com Implementasi Restful pada Java REST adalah singkatan dari (REpresentational
WEB SERVICES. Sistem terdistribusi week 12
WEB SERVICES Sistem terdistribusi week 12 Outline Kegunaan web service Sejarah bahasa pemrograman Perusahaan pengusul web service Arsitektur web service Keuntungan & kekurangan wes service Kegunaan web
Web Services merupakan salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan. Perbedaan Web Services dengan
Overview Web Service (sebagai software) adalah sebuah sistem didesain untuk mendukung mesin interoperabilitas untuk berinteraksi dalam jaringan. Seringnya Web service hanya berupa application programming
Firewall & WEB SERVICE
Firewall & WEB SERVICE Definisi Firewall Umumnya ditempatkan pada batas network untuk membangun batas pinggir keamanan (security). Firewall digunakan untuk melindungi internal network dari eksternal yang
SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA)
Implemented using Web Services SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA) Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan 1 TUJUAN Mengerti konsep dasar dari Service Oriented Architecture (SOA). Memahami manfaat SOA. Mengerti kapan
PEMROGRAMAN WEB. Agussalim
PEMROGRAMAN WEB Agussalim Deskripsi Matakuliah Matakuliah ini mengajarkan tentang: Konsep Pemrograman WEB Pemrograman WEB statis dan dinamis HTML (Hyper Text Markup Language) PHP Hypertext preprocessor,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kondisi ekonomi sekarang menyebabkan perusahaan berusaha untuk menjaga pelanggan-pelanggan yang ada. Menurut Carmen Acatrinei dan Teodora Viviana Puiu (2013:153), kartu
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Web service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Web service digunakan
HTTP Protocol Ketika sebuah alamat web (atau URL) yang diketik ke dalam web browser, web browser melakukan koneksi ke web service yang berjalan pada
Application Layer Application layer adalah lapisan yang menyediakan interface antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasarinya di mana pesan akan dikirim. Layer ini berhubungan
BAB II LANDASAN TEORI. Basis Data Terdistribusi didefinisikan sebagai sebuah collection of multiple,
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Basis Data Terdistribusi Basis Data Terdistribusi didefinisikan sebagai sebuah collection of multiple, database yang saling berkaitan secara logik yang didistribusikan melalui
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Data audio visual menjadi salah satu data yang paling banyak mengisi traffic jaringan internet pada saat ini [2]. Trafik video berkembang paling cepat daripada jenis
BAB II. KAJIAN PUSTAKA
BAB II. KAJIAN PUSTAKA A. Rapor Rapor berasal dari kata dasar report yang berarti laporan. Rapor merupakan laporan hasil dari suatu kegiatan yang disusun secara benar. Materi yang dilaporkan dalam hal
Bab II. TINJAUAN PUSTAKA
Bab II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terdahulu Berdasarkan penelitian penulis, aplikasi distribusi penjualan barang sudah ada. Dari aplikasi yang sudah ada tersebut penulis ingin mengembangkan lagi
APLIKASI BERBASIS WEB
Pendahuluan Komputer sejak diluncurkan pertama kali dengan bobot yang cukup berat hingga hingga saat ini dengan produk notebook yang sangat ringan dan dapat di bawa kemana-mana, berbagai macam aplikasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Tinjauan pustaka yang dipergunakan dalam penelitian disajikan melalui
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka yang dipergunakan dalam penelitian disajikan melalui tabel berbandingan pada tabel 2.1. Tabel 2.1. Tabel Pembanding Penelitian
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas berbagai teori yang melandasi dalam membangun sistem ini. 3.1 Sistem Informasi Menurut Hall (2006, p6), sistem informasi adalah serangkaian prosedur formula
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, lingkup tugas akhir, tujuan tugas akhir, metodologi pengerjaan tugas akhir dan sistematika penulisan. 1.1 Latar
PENERAPAN SOA SEBAGAI ALTERNATIF PENGINTEGRASIAN MULTI SISTEM INFORMASI
Media Informatika Vol. 9 No. 1 (2010) PENERAPAN SOA SEBAGAI ALTERNATIF PENGINTEGRASIAN MULTI SISTEM INFORMASI Ana Hadiana Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung
Teknik Informatika S1
Teknik Informatika S1 Rekayasa Perangkat Lunak Lanjut Pengenalan Web App + Req. Web App Disusun Oleh: Egia Rosi Subhiyakto, M.Kom, M.CS Teknik Informatika UDINUS [email protected] +6285740278021 Aplikasi
APPLICATION LAYER. Oleh : Reza Chandra
APPLICATION LAYER Oleh : Reza Chandra Sebagian besar dari kita berpengalaman menggunakan Internet melalui World Wide Web, layanan e-mail, dan file-sharing. Aplikasi ini, dan banyak lainnya, menyediakan
APLIKASI PELAPORAN KERUSAKAN JALAN TOL MENGGUNAKAN LAYANAN WEB SERVICE BERBASIS ANDROID
APLIKASI PELAPORAN KERUSAKAN JALAN TOL MENGGUNAKAN LAYANAN WEB SERVICE BERBASIS ANDROID, Rinaldy Maulidiansyah 1, Deny Fauzy Rakhman 2,Muhammad Ali Ramdhani 3 Jurusan Teknik Informatika,Fakultas Sains
BAB 2 DASAR TEORI. 2.1 Service Oriented Architecture (SOA) Konsep Service Oriented 2-1
BAB 2 DASAR TEORI 2.1 Service Oriented Architecture (SOA) Saat berbicara mengenai SOA, maka terlebih dahulu harus dilakukan pembahasan mengenai services. Services adalah sebuah fungsi yang terdefinisi
Dasar Pemrograman Web. Pemrograman Web. Adam Hendra Brata
Dasar Pemrograman Web Pemrograman Web Adam Hendra Brata Teknologi Client Server Arsitektur Client Server Model komunikasi yang terdiri server sebagai pemberi layanan dan client sebagai pengguna layanan
BAB 1 Service Oriented Architecture 1.1 Evolusi SOA
BAB 1 Service Oriented Architecture 1.1 Evolusi SOA Dengan melakukan penelusuran evolusi pola-pola integrasi, maka dapat ditunjukkan bahwa SOA merupakan teknik integrasi yang dibangun berdasarkan teknologi
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1 Sistem Informasi Sistem informasi (IS) merupakan kombinasi yang terorganisir antara manusia, hardware, software, jaringan komunikasi, sumber daya data, kebijakan dan prosedur.
Jurnal Ilmiah INOVASI, Vol.14 No.2 Hal , Mei-Agustus 2014, ISSN
ANALISIS KINERJA KOMPUTASI TERDISTRIBUSI DENGAN PLATFORM WEB SERVICE MENGGUNAKAN METODE REST REPRESENTATIONAL STATE TRANSFER Oleh : Yogiswara *) ABSTRAK Teknologi Komputasi terdistribusi seperti Common
Tujuan Pembangunan Jaringan Komputer. mengantarkan informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima
Jaringan komputer Adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara yang satu dengan lainnya, Menggunakan suatu protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keberadaan sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam suatu organisasi. Fungsi sistem informasi menurut Bodnar dan Hopwood adalah untuk mentransformasikan
Konsep Pemrograman Internet dan Web
Konsep Pemrograman Internet dan Web 1 Konsep Pemrograman Internet Pemrograman Internet: pemrograman aplikasi berbasis internet (aplikasi internet) Aplikasi internet merupakan suatu jenis aplikasi yang
Konsep Pemrograman Internet (1)
Konsep Pemrograman Internet (1) Konsep Pemrograman Internet Pemrograman Internet: pemrograman aplikasi berbasis internet (aplikasi internet) Aplikasi internet merupakan suatu jenis aplikasi yang menerapkan
BAB II LANDASAN TEORI. Menurut McLeod dalam buku Al-Bahra (2005:3) Sistem adalah. Menurut Lucas dalam buku Al-Bahra (2005:3) Sistem sebagai suatu
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Terdapat beberapa pengertian sistem menurut beberapa ahli yang diantaranya sebagai berikut: Menurut McLeod dalam buku Al-Bahra (2005:3) Sistem adalah sekelompok
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Kejahatan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring Edisi III mendefinisikan kejahatan sebagai hal-hal yg bersifat kejahatan atau perbuatan yg melanggar hukum pidana. Kartono
Bab1 -World Wide Web
Bab1 -World Wide Web Web Design & Programming Kholid Fathoni Setiawan, S.Kom., M.T. (PENS) 1 WWW History 1989-1990 Tim Berners-Lee menemukan World Wide Web Transfer teks dan gambar. Protokol transfer data
Application Layer Protocol and Services DNS Service and Protocol WWW dan HTTP
Application Layer Protocol and Services DNS Service and Protocol WWW dan HTTP JARINGAN KOMPUTER TEKNOLOGI INFORMASI / PROGAM VOKASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA Disusun oleh : Zulkfli : 113140707111022 Deddy
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan Tabel 1.1 Jumlah mahasiswa STMIK AMIKOM Purwokerto
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan STMIK AMIKOM Purwokerto merupakan perguruan tinggi komputer yang memiliki 2 program studi unggulan, yaitu program studi sistem informasi dan teknik
PROSES, OBJEK DAN LAYANAN TERDISTRIBUSI
PROSES, OBJEK DAN LAYANAN TERDISTRIBUSI SISTEM TERDISTRIBUSI CLIENT SERVER PROSES TERDISTRIBUSI SISTEM TERDISTRIBUSI CLIENT SERVER 1 Proses terdistribusi dapat diaplikasikan pada berbagai ruang kerja,
PERKEMBANGAN ANTARA WEB SERVICE YANG MENGGUNAKAN PROTOCOL SOAP DAN REST
PERKEMBANGAN ANTARA WEB SERVICE YANG MENGGUNAKAN PROTOCOL SOAP DAN REST Nurasanah 110155201072 Jln.Sultan Mahmud, no 57,Tanjungpinang,Kepri 29121 Emaili: [email protected] Mahasiswa Program
BAB 3 LANDASAN TEORI
3.1 Rekam Medis BAB 3 LANDASAN TEORI Menurut PERMENKES NO: 269/MENKES/PER/III/2008 yang dimaksud rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksanaan,
BAB 3 DASAR TEORI 3.1 Web Service
BAB 3 DASAR TEORI 3.1 Web Service Web Service dapat dirancang untuk mendukung interopabilitas mesin-mesin yang dapat berinteraksi melalui jaringan, web service memiliki antarmuka yang dalam format mesin-processable
MODEL ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI
MODEL ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI Model Arsitektur SI Terdistribusi Suatu rancangan untuk penyusunan dan operasi komponen-komponen suatu sistem, dimana rancangan tsb mengidentifikasi komponen
Aplikasi Terdistribusi Menggunakan Windows Communcation Foundation untuk Sistem Informasi Dosen
Aplikasi Terdistribusi Menggunakan Windows Communcation Foundation untuk Sistem Informasi Dosen Oleh: Gilbert Krisetia Prakosa NIM: 612006043 Skripsi ini telah diterima dan disahkan sebagai salah satu
By : Agung surya permana ( )
By : Agung surya permana (5108100504) Latar belakang Rumusan masalah Permasalahan yang diangkat dalam menyelesaikan tugas akhir ini adalah: Bagaimana mengimplementasikan metode arsitektur SOA dari hasil
Middleware Sebagai Jembatan Platform yang berbeda. Budi Susanto
Middleware Sebagai Jembatan Platform yang berbeda Budi Susanto [email protected], [email protected] http://lecturer.ukdw.ac.id/budsus 1 Definisi Middleware Application Application Middleware Middleware
Arsitektur Web Service Web service memiliki tiga entitas dalam arsitekturnya, yaitu: 1. Service Requester (peminta layanan)
1. Pengenalan Web Service Definisi Web Service Web service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Web service
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1 Aplikasi Mobile Aplikasi Mobile adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan anda melakukan mobilitas dengan menggunakan perlengkapan seperti PDA, telepon seluler atau Handphone. Dengan
Pemrograman Web I (Mengenal. Web) Oleh : Devie Rosa Anamisa
Pemrograman Web I (Mengenal Web) Oleh : Devie Rosa Anamisa Tujuan Kuliah Mampu menjelaskan konsep dasar mengenai : Internet Arsitektur WEB URL HTTP WEB Browser WEB Server Internet Internet, yaitu kepanjangan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. mendefenisikan penelitian yang sebelumnya hampir sama dilakukan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Tabel tinjauan pustaka merupakan tabel yang dibuat untuk mendefenisikan penelitian yang sebelumnya hampir sama dilakukan dengan penelitian
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Kriminalitas Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring Edisi III mendefinisikan kriminalitas sebagai hal-hal yg bersifat kriminal atau perbuatan yg melanggar hukum pidana.kartono
SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI BARANG BERBASIS WEB SERVICE
SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI BARANG BERBASIS WEB SERVICE Susan Dian Purnamasari 1), Maulana 2), Fatoni 3) 1), 2) Sistem Informasi Universitas Bina Darma Palembang 3) Manajemen Informatika Universitas Bina
Model Sistem Terdistribusi
Model Sistem Terdistribusi Budi Susanto [email protected] dari Distributed System 3th, Colouris chap. 2 Model Tujuan Pengantar Menyediakan sebuah gambaran abstrak aspek yang relevan dengan sistem Menyediakan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,
5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama guna melakukan suatu pekerjaan untuk memcapai suatu tujuan
Network Access/Interface Layer Internet Layer Host-to-Host Transport Layer Application Layer
SAMUEL AJI SENA, 0610630097 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, 2013 Perancangan dan pembuatan Application Programming Interface Server untuk Arduino Dosen Pembimbing : Adharul
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan
BAB II LANDASAN TEORI. di jaman sekarang, namun apakah Anda mengetahui sejarah nya itu?. Mungkin,
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Sekilas Mengenai Web Internet sudah menjadi hal yang sangat dekat bagi masyarakat ataupun penggunanya di jaman sekarang, namun apakah Anda mengetahui sejarah nya itu?. Mungkin,
BAB 2 LANDASAN TEORI. disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya,
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aplikasi Web Pada awalnya aplikasi web dibangun dengan hanya menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan
Adiharsa Winahyu Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Adiharsa Winahyu Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Definisi Mobile Computing Mobile computing merupakan paradigma baru dari teknologi yang mampu melakukan operasional kerja
IMPLEMENTASI REST WEB SERVICE UNTUK SALES ORDER DAN SALES TRACKING BERBASIS MOBILE
IMPLEMENTASI REST WEB SERVICE UNTUK SALES ORDER DAN SALES TRACKING BERBASIS MOBILE Erick Kurniawan Abstrak Peran tenaga penjual pada sebuah perusahaan sangatlah vital, karena mereka adalah ujung tombak
BAB II DASAR TEORI Gambar 2.1. Cubieboard2
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini membahas dasar teori yang digunakan dalam perancangan skripsi ini. Teori yang digunakan pada skripsi ini adalah Cubieboard 2, Raspberry Pi, web server, Apache web server,
Pertemuan 1. Pengenalan Dasar Web
Pertemuan 1 Pengenalan Dasar Web Sub Pokok Bahasan Internet WWW Protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) URL (Uniform Resource Locator) Protokol Transfer DNS (Domain Name System) Homepage Web Browser
Pengenalan Internet. Arrummaisha A
Pengenalan Internet Arrummaisha A INTERNET INTERnational NETworking Merupakan 2 komputer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (internasional),
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KASIR (SIKASIR) BERBASIS MOBILE
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KASIR (SIKASIR) BERBASIS MOBILE TUGAS AKHIR ADLAN QOWI 1112001015 PROGRAM STUDI INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BAKRIE JAKARTA 2016 ANALISIS
Pemrograman Web Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri
41 Web Site/Web Page Tempat sekumpulan halaman web milik seseorang atau suatu perusahaan dikumpulkan dan dikemas. Homepage/ Frontpage Istilah untuk menyebutkan halaman pertama yang akan muncul jika sebuah
DASAR-DASAR Web Programing(WP) copyright by : japikinfo.com
DASAR-DASAR Web Programing(WP) OLEH : ARIRIK JAPIK, S.KOM Defenisi Website : Website adalah suatau halaman di internet yang menyediakan berbagai layanan informasi. Internet merupakan singkatan dari interconnected
Teknik Informatika S1
Teknik Informatika S1 Rekayasa Perangkat Lunak Lanjut Web App. Process and Architecture Disusun Oleh: Egia Rosi Subhiyakto, M.Kom, M.CS Teknik Informatika UDINUS [email protected] +6285640392988 SILABUS
BAB II LANDASAN TEORI. Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem.
BAB II LANDASAN TEORI Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem. 2.1 Pengertian Sistem Sistem dapat didefinisikan dengan pendekatan prosedur
Web Services Penilaian pada Sistem Informasi Akademik (Studi Kasus : FMIPA Unmul) Lina Yahdiyani Inayatuzzahrah
Web Services Penilaian pada Sistem Informasi Akademik (Studi Kasus : FMIPA Unmul) Lina Yahdiyani Inayatuzzahrah 1107055052 BAB 1 Pendahuluan 1 Latar Belakang 2 Rumusan Masalah 3 Batasan Masalah 4 Tujuan
PRAKTIKUM. Rekayasa Web. Modul 6: Restful API Server & Client Codeigniter. Laboratorium Teknik Informatika Universitas Pasundan
PRAKTIKUM Rekayasa Web Modul 6: Restful API Server & Client Codeigniter Laboratorium Teknik Informatika Universitas Pasundan Konten modul: 1. Membaca Data Menggunakan Rest API Server & Client 2. Menambah
TUGAS ELEARNING PENGEMBANGAN WEB SERVICE
TUGAS ELEARNING PENGEMBANGAN WEB SERVICE Disusun Oleh : NAMA : Agung Septiansyah NIM : 13111095 TEKNIK INFORMATIKA Kelas Malam/22 PENERAPAN PRIVATE UDDI REGISTRY PADA APLIKASI WEB SERVICE INFORMASI HARGA
BAB I PERSYARATAN PRODUK
BAB I PERSYARATAN PRODUK Pada bab ini berisi pendahuluan, tujuan, ruang lingkup proyek, definisi, dan gambaran produk. 1.1 PENDAHULUAN Teknologi hadir untuk memberikan kemudahan-kemudahan terhadap suatu
TUGAS SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB. PHP Web Service. Nama : Ilham NIM : Kelas : 6B. Daftar isi
TUGAS SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB PHP Web Service Nama : Ilham NIM : 09071003024 Kelas : 6B Daftar isi FAKULTAS ILMU KOMPUTER JURUSAN SISTEM INFORMASI 2009/2010 1 1. Pengenalan web service 3 2. Apa itu
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Teori 3.1.1 Pengertian Data Menurut the liang gie: Data atau bahan keterangan adalah hal atau peristiwa kenyataan lainnya apapun yang mendukung suatu pengetahuan
Sistem Terdistribusi 2. Model arsitektur Terdistribusi
Sistem Terdistribusi 2 Model arsitektur Terdistribusi Masalah Membangun SisTer Dimana kita meletakkan bagian hardware? Dimana kita meletakkan bagian software? Bagaimana antara hardware & software berkomunikasi?
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI WEB SERVICE PADA SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN WEB SERVICE
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI WEB SERVICE PADA SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN WEB SERVICE Miftahur Rohmah 4114080 Prodi Sistem Informasi Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang 2017
BS603 PENGEMBANGAN APLIKASI ENTERPRISE Niko Ibrahim, S.Kom, MIT
BS603 PENGEMBANGAN APLIKASI ENTERPRISE 2016 - Niko Ibrahim, S.Kom, MIT Silabus BS603 Aturan dan tata cara kuliah Tujuan Perkuliahan Materi kuliah Buku referensi Tugas dan Quiz Ujian Tengah dan Akhir Semester
BAB II LANDASAN TEORI. sasaran tertentu, sedangkah menurut (Hall, 2007) mengatakan sistem adalah. adalah sebuah sistem harus lebih dari satu bagian.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi 2.1.1 Sistem Menurut Fitz Gerald dalam Jogiyanto (2005), suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama
DAFTAR ISI. Halaman ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian... I-1 1.2 Identifikasi
JURUSAN SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA
TUGAS JARINGAN KOMPUTER Nama : Yonatan Riyadhi NIM : 09011181419009 Kelas : SK 5A Nama Dosen : Dr. Deris Stiawan M.T JURUSAN SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2016 CAPTURE DAN
BAB II LANDASAN TEORI
5 BAB II LANDASAN TEORI Dalam penulisan laporan tugas akhir ini, penulis akan menjelaskan pengertian yang berhubungan dengan judul penelitian yang diajukan. Adapun materi yang akan penulis jelaskan adalah
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Arsitektur Perangkat Lunak Arsitektur perangkat lunak adalah sekumpulan pernyataan yang menggambarkan komponen perangkat lunak dan fungsi-fungsi yang ada pada komponen tersebut.
BAB II KAJIAN PUSTAKA. seluler (mobile) seperti telepon pintar (smartphone) dan komputer tablet. Android
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Android Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang digunakan untuk telepon seluler (mobile) seperti telepon pintar (smartphone) dan komputer tablet. Android menyediakan
MIDDLEWARE OF INTERNET OF THINGS
MIDDLEWARE OF INTERNET OF THINGS Tugas Mata Kuliah Kapita Selekta Dosen Pengampu : Deris Stiawan, M.T., Ph.D. Oleh: Mardiah 09011281320005 Program Studi Sistem Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas
BAB II DASAR TEORI. 2.1 Event. 2.2 Web Service II-1
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibabarkan dasar-dasar teori yang menjadi landasan pengerjaan tugas akhir ini. Dasar-dasar teori ini didapatkan dari studi literatur yang merupakan salah satu metodologi
SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2016
KAPITA SELEKTA MOSDEN: An Internet of Things Middleware for Resource Constrained Mobile Devices OLEH : NICA HARTUTI 09011181320044 SK7PIL SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2016
BAB II LANDASAN TEORI. Dalam pembangunan suatu sistem informasi, terdapat dua kelompok
10 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Dalam pembangunan suatu sistem informasi, terdapat dua kelompok dalam pendekatan mendefinisikan system, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang
Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS
Basis Data 2 Database Client / Server Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS Tujuan Memahami bentuk-bentuk arsitektur aplikasi dalam database. Memahami konsep arsitektur: Single-Tier Two-Tier:
