LAPORAN AKHIR PENELITIAN PUSTAKAWAN
|
|
|
- Vera Budiaman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MANDIRI LAPORAN AKHIR PENELITIAN PUSTAKAWAN PENGARUH PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN TERHADAP KINERJA PUSTAKAWAN DI UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA Oleh : Agustiawan, S.S NIP Dibiayai DIPA /2014, tanggal 5 Desember 2013 Revisi DIPA /2014, tanggal 29 April 2014 Berdasar SK Rektor Nomor: 179/KEP/2014, tanggal 28 April 2014 Sesuai Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Nomor: 1949/K /PL/2014, tanggal 30 April 2014 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA LEMBAGA PENELITIAN Jl. Parangtritis KM 6,5 Yogyakarta November 2014 i
2 HALAMAN PENGESAHAN 1. Judul : Pengaruh penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan terhadap kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta 2. Topik penelitian : Kinerja pustakawan 3. Nama Lengkap : Agustiawan, S.S a. Jenis Kelamin : Pria b. NIP : c. Jenjang Jabatan : Pustakawan Muda d. Pangkat/Gol. Ruang :Penata Muda Tk. I/IIIb e. Telpon/HP : / f. [email protected] g. Alamat Rumah :Babadan Rt. 48 Pendowoharjo, Sewon, Bantul 4. Jangka waktu penelitian : 30 April sampai dengan 28 November Biaya penelitian : Rp Yogyakarta, 18 November 2014 Mengetahui Kepala UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta Peneliti Drs. Jono Agustiawan, S.S. NIP NIP Menyetujui Ketua Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta Dr. Sunarto, M. Hum NIP ii
3 ABSTRAK Pustakawan dalam melaksanakan kegiatan kepustakawanan harus berpedoman terhadap peraturan perundang-undangan yang ada. Hal ini dimaksudkan agar pustakawan dapat menjalankan kegiatan kepustakawanan sesuai jenjang jabatan/golongan dan untuk pembinaan karir pustakawannya. Selain itu juga untuk meningkatkan kinerja pustakawan karena dalam menjalankan tugasnya pustakawan telah diberikan arah dan target yang jelas serta kewajiban yang harus dilaksanakan. Pustakawan dalam hal ini akan lebih profesional dan terus dipacu untuk meningkatkan kualitas dan kemampuanya sehingga angka kredit yang diperoleh pustakawan juga terus meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode survei. Responden dari penelitian ini adalah 11 pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan mempunyai nilai skor rata-rata variabel sebesar 4,4 sehingga masuk dalam kategori sangat lancar; (2) kinerja pustakawan mempunyai nilai skor rata-rata variabel 4,5 sehingga masuk dalam kategori sangat tinggi; (3) terdapat hubungan yang positif antara penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan dengan kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan dalam hasil perhitungan koefisiensi korelasi pearson product moment yang sama yaitu 0,909 sehingga mempunyai tingkat hubungan sangat kuat selain itu nilai koefisiensi positif sebesar 0,902 dengan nilai signifikansi 0,000 dan konstanta sebesar 28,782. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap penambahan penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan maka kinerja pustakawan juga akan bertambah; (4) dalam uji t diketahui bahwa t hitung = 6,538 > t tabel = 2,2622 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan dengan kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan dengan taraf signifikansi 5% dengan N= 11, maka di dalam F hitung diperoleh hasil sebesar F hitung = 42,746 > F tabel = 5,1174; (5) dalam koefisien determinasi yang digunakan sebagai alat analisis untuk mengetahui kemampuan menjelaskan variabel bebas terhadap variabel terikat diperoleh hasil R Square sebesar 0,826. Dengan demikian penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan mempunyai peran atau sumbangan sebesar 82,6% terhadap kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta sedangkan yang 17,4% disebabkan oleh faktor lain yang tidak termasuk di dalam variabel tersebut. iii
4 KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmad dan hidayahnya sehingga laporan penelitian yang berjudul pengaruh penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan terhadap kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta dapat terselesaikan. Laporan ini disusun sebagai syarat untuk memenuhi tanggungjawab peneliti pada Lembaga Pengabdian Masyarakat, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Dalam penelitian dan penyusunan laporan ini penulis mendapatkan banyak dukungan dan bantuan dari banyak pihak. Oleh karena itu dengan rendah hati penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya, terutama kepada: 1. Bapak Dr. Sunarto, M.Hum selaku ketua LPM Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang telah memberi kesempatan pada penulis untuk berlatih meneliti guna mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang perpustakaan dan kepustakawanan. 2. Bapak Dr. Junaidi, S.Kar, M.Hum yang telah menjadi reviewer dalam penelitian ini 3. Kepala UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitian 4. Teman-teman pustakawan dan non pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta yang telah memberikan dukungan 5. Kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Akhirnya, penulis mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada semuanya, atas segala bantuan, dukungan, dan motivasi yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan yang telah diberikan. Semoga penelitian ini juga bermanfaat bagi kita semua. Amin. Yogyakarta, 18 November 2014 Penulis, Agustiawan iv
5 DAFTAR ISI Halaman pengesahan.. ii Abstrak...iii Kata pengantar.iv BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang..1 B. Rumusan Masalah.6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Karya Terdahulu...7 B. Landasan Teori Perpustakaan Perguruan tinggi Pustakawan Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya Kinerja 23 BAB III TUJUAN DAN MANFAAT A. Tujuan Penelitian. 27 B. Manfaat Penelitian...27 BAB IV METODE PENELITIAN A. Jenis dan desain penelitian...29 B. Lokasi penelitian..29 C. Populasi dan sampel.29 D. Teknik penelitian.30 E. Hipotesis penelitian..31 F. Definisi operasional variabel G. Teknik analisis data.33 H. Uji validitas.34 I. Uji reliabilitas..35 J. Uji hipotesis.36 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Populasi...40 v
6 B. Tendensi sentral sebaran data...40 C. Uji validitas.41 D. Uji reliabilitas.43 E. Analisis deskripsi variabel data penelitian..45 F. Uji Hipotesis Uji Prasyarat analisis.47 a. Uji linieritas.47 b. Uji normalitas Uji Korelasi dan uji regresi 49 a. Uji korelasi...49 b. Uji regresi.50 c. Koefisien determinan...52 d. Uji t..52 e. Uji F.53 G. Pembahasan.54 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan.58 B. Saran...59 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN vi
7 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pustakawan mempunyai peranan penting dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi kegiatan kepustakawanan seperti pendidikan, pengorganisasian dan pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi, pemasyarakatan perpustakaan, dokumentasi dan informasi, pengkajian pengembangan perpustakaan, dokumentasi dan informasi, pengembangan profesi serta kegiatan penunjang yang mendukung pelaksanaan tugas pustakawan. Menurut Undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan (Perpustakaan Nasional RI, 2008:3-4), pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan. Menurut Lasa HS, (1998:73) kamus istilah perpustakaan dijelaskan bahwa pustakawan adalah penyaji informasi yakni tenaga profesional dan fungsional dibidang perpustakaan, informasi maupun dokumentasi. Berdasarkan tingkat jabatannya pustakawan dibedakan menjadi 2 yakni pustakawan tingkat terampil dan pustakawan tingkat ahli (Perpustakaan Nasional RI, 2011:2). Menurut Keputusan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara No.132/MENPAN/12/2002 pasal 3 menyatakan bahwa pustakawan adalah pejabat fungsional yang berkedudukan sebagai pelaksana penyelenggara tugas utama kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi dan informasi pada instansi pemerintah. Jabatan fungsional pustakawan adalah jabatan karier yang hanya dapat diduduki oleh seorang yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil (Perpustakaan Nasional RI, 2003:5). Sedangkan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 87 tahun 1999 tentang rumpun jabatan fungsional pegawai negeri sipil menyatakan bahwa jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keadilan dan/atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri. Dari definisi tersebut dijelaskan bahwa jabatan fungsional adalah jabatan 1
8 2 karier yang menunjukkan tugas, tanggung jawab seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam melaksanakan tugas berdasarkan keahlian dan keterampilan tertentu. Pada saat ini pengertian pustakawan tidak harus seorang PNS tetapi pegawai/karyawan di instansi swasta dapat menjadi pustakawan. Hal ini mengacu pada pengertian pustakawan menurut Undang-Undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, pustakawan yang tidak harus sebagai PNS tetapi seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan. Kewajiban pustakawan berdasarkan Undang-Undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan adalah memberikan layanan prima terhadap pemustaka. Untuk mewujudkan hal itu maka dibutuhkan pustakawan yang mempunyai pengetahuan dan kinerja tinggi untuk dapat melaksanakan tugas-tugas kepustakawanan yang hal itu ditunjukkan dalam suatu kinerja pustakawan. Tuntutan peningkatan kualitas kinerja pustakawan berdasarkan sistem karier dan prestasi kerja dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi telah disebutkan dalam Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok kepegawaian, dan ketentuan pelaksanaannya diatur dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 132/KEP/M.PAN/ 12/2002 tentang jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya. Tuntutan tersebut diharapkan akan menghasilkan pustakawan yang berkualitas, profesional, bertanggung jawab, jujur mempunyai kinerja tinggi, dan lebih mampu serta akuntabel dalam memberikan pelayanan publik. Salah satu indikator untuk menilai kinerja pustakawan adalah dengan penetapan angka kredit (PAK) pustakawan. Angka kredit adalah angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi yang telah dicapai oleh seorang pustakawan dalam mengerjakan butir rincian kegiatan yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan dan kenaikan pangkat/jabatan (Perpustakaan Nasional RI, 2003:4). Agar dapat naik pangkat/jabatan tepat pada waktunya dengan nilai sesuai dengan aturan yang berlaku maka pustakawan harus lebih meningkatkan kinerjanya. Menurut Veithzal Rivai dkk., (2005:14) kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan
9 3 berbagai kemungkinan, seperti standart hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. PAK (Penetapan Angka Kredit) digunakan untuk menilai kinerja seorang pustakawan. Untuk mendapatkan angka kredit maka pustakawan harus melaksanakan tugas kepustakawanan dan menuangkannya dalam bentuk tertulis dalam rekapitulasi prestasi kerja yang disusun dalam DUPAK (Daftar Usul Penetapan Angka Kredit). DUPAK tersebut kemudian diajukan kepada tim penilai pustakawan sehingga akan diperoleh hasil berupa PAK (Penetapan Angka Kredit). Pada pengajuan angka kredit pustakawan ada beberapa hal yang menjadi permasalahan para pustakawan diantaranya kecilnya angka kredit dalam penilaian per butir kegiatan. Sebagai contoh kegiatan bagi pustakawan pelaksana seperti mengelola jajaran bahan pustaka dinilai dengan angka kredit 0,0003 per eksemplar dan melakukan layanan sirkulasi dengan angka kredit 0,0002 per judul. Untuk mendapatkan angka kredit 3 dari butir kegiatan mengelola jajaran bahan pustaka maka harus melaksanakan pengelolaan jajaran bahan pustaka eksemplar dan membutuhkan judul bahan pustaka yang harus dilayankan untuk mendapatkan 2 angka kredit pada butir kegiatan layanan sirkulasi. Pustakawan pelaksana untuk dapat naik jabatan menjadi pustakawan pelaksana lanjutan membutuhkan angka kredit sekitar 20, pustakawan pelaksana lanjutan untuk dapat naik ke jabatan ke dalam pustakawan penyelia membutuhkan angka kredit 100. Pustakawan tingkat ahli dari pustakawan pertama untuk dapat naik jabatan ke dalam pustakawan muda membutuhkan 100 angka kredit, dari pustakawan muda ke dalam pustakawan madya membutuhkan 200 angka kredit, dan dari pustakawan madya ke dalam jabatan pustakawan utama membutuhkan 450 angka kredit. Kondisi di lapangan banyak pekerjaan pustakawan yang tidak bisa dinilaikan menjadi angka kredit. Hal ini disebabkan keterbatasan Sumber Daya Manusia dalam perpustakaan sehingga pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan jenjang jabatan yang seharusnya dilakukan. Hal ini sesuai dengan pasal 7 Keputusan MENPAN No. 132/KEP/M.PAN/12/2002, pustakawan satu tingkat diatas atau dibawah jenjang jabatannya dapat melakukan kegiatan tersebut setelah mendapatkan surat penugasan dari pimpinan unit kerja yang bersangkutan (Perpustakaan Nasional RI, 2003:23). Sebagai contoh seorang pustakawan ahli di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta karena
10 4 terbatasnya SDM ditempatkan di bagian sirkulasi atau referensi tetapi harus melaksanakan butir kegiatan mengelola jajaran bahan pustaka. Kegiatan ini bagi pustakawan ahli tidak dapat dinilaikan menjadi angka kredit sehingga apa yang dikerjakan hanya sebagai tugas rutin dan tidak dapat mendukung kenaikan pangkat/jabatannya. Pustakawan yang tidak dapat mengumpulkan angka kredit dalam jangka waktu 5 tahun untuk naik ke dalam jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi akan dibebaskan sementara dari jabatannya. Untuk pustakawan penyelia dalam setiap tahunnya harus mengumpulkan angka kredit minimal 10 yang berasal dari tugas pokok dan/atau pengembangan profesi. Bagi pustakawan utama setiap tahunnya harus mengumpulkan angka kredit minimal 25 yang berasal dari tugas pokok dan/atau pengembangan profesi. Apabila dalam jangka waktu 1 tahun sejak dibebaskan sementara dari jabatannya tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan maka pada awal tahun ke 2 pustakawan tersebut akan diberhentikan dari jabatan fungsional pustakawan. Dalam pengusulan DUPAK berkas yang dikumpulkan harus rangkap 5 sehingga akan membutuhkan biaya pencetakan berkas yang cukup banyak dan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta pembiayaan ini ditanggung oleh pustakawan. Selain permasahan yang dirasakan pustakawan ada juga kelebihan menduduki jabatan fungsional pustakawan yaitu adanya batas usia pensiun sampai dengan 60 tahun bagi pustakawan penyelia dan pustakawan tingkat ahli. Jika angka kredit telah memenuhi persyaratan angka minimal untuk menduduki pangkat/jabatan maka dapat naik jabatan minimal 1 tahun setelah menduduki jabatan terakhir dan dapat naik pangkat jika telah sekurang-kurangnya 2 tahun menduduki pangkat terakhir (Perpustakaan Nasional RI, 2011:74). Dalam hal ini maka seorang pejabat fungsional pustakawan akan lebih cepat naik pangkat/ jabatan jika dibandingkan pejabat struktural atau pejabat fungsional umum yang membutuhkan waktu minimal 4 tahun. Di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta terdapat 12 pustakawan yang terdiri dari 4 pustakawan terampil dan 8 pustakawan ahli dengan status sebagai PNS. Untuk dapat memberikan pelayanan perpustakaan yang sesuai keinginan/harapan pemustaka dan dapat memenuhi informasi yang dibutuhkan pemustaka maka harus memaksimalkan dan meningkatkan kinerja pustakawannya. Dengan kinerja yang
11 5 tinggi maka selain pemenuhan informasi dan kepuasan pemustaka dapat terpenuhi, pustakawan juga akan mendapatkan angka kredit sebagai persyaratan untuk kenaikan pangkat/jabatan. Adanya kenaikan pangkat/jabatan akan berpengaruh terhadap besarnya tunjangan jabatan fungsional pustakawan, tunjangan kinerja, dan kesejahteraan pustakawan. Dari berbagai permasalah yang ada di dalam pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta diantaranya kecilnya angka kredit dalam penilaian per kegiatan, banyak pekerjaan pustakawan yang tidak bisa dinilaikan menjadi angka kredit, dan adanya sanksi pemberhentian dari jabatan fungsional pustakawan jika dalam waktu ke 7 tahun tidak dapat mengumpulkan angka kredit sebagai persyaratan kenaikan pangkat/jabatan serta perpanjangan masa pensiun untuk pustakawan (jabatan pustakawan penyelia dan pustakawan ahli), dan pustakawan dapat naik pangkat/jabatan dalam waktu minimal 2 tahun maka perlu adanya penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan dengan kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, penelitian ini akan membahas mengenai: 1. Bagaimana penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta? 2. Bagaimana kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta? 3. Bagaimana hubungan antara penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan dengan kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta? 4. Bagaimana pengaruh antara penetapan angka kredit jabatan fungsional pustakawan terhadap kinerja pustakawan di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta?
LAPORAN PENELITIAN PUSTAKAWAN ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN TUNJANGAN KINERJA DENGAN INOVASI KERJA PUSTAKAWAN
LAPORAN PENELITIAN PUSTAKAWAN ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN TUNJANGAN KINERJA DENGAN INOVASI KERJA PUSTAKAWAN Studi Kasus di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta Oleh: Samiyati, S.Sos. NIP. 19770606 200312
LAPORAN PENELITIAN PUSTAKAWAN
LAPORAN PENELITIAN PUSTAKAWAN ANALISIS KEBUTUHAN PUSTAKAWAN PADA UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA Oleh Bandono, SIP. NIP. 19671231 198903 1 012 Dibiayai DIPA ISI Yogyakarta Tahun Anggaran 2014 Nomor: DIPA-023.04.2.506315/2014,
PENGEMBANGAN KARIER PUSTAKAWAN MELALUI JABATAN FUNGSIONAL
PENGEMBANGAN KARIER PUSTAKAWAN MELALUI JABATAN FUNGSIONAL Yuyun Widayanti Pelaksana STAIN Kudus E-mail : ([email protected]) Abstrak : Jabatan fungsional pustakawan adalah salah satu jabatan fungsional
MODUL DIKLAT ANALIS KEPEGAWAIAN TIM PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN ANALIS KEPEGAWAIAN
MODUL DIKLAT ANALIS KEPEGAWAIAN TIM PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN ANALIS KEPEGAWAIAN Penulis: 1. Drs. Mamat, MM 2. Rihard Hasugian, S.Sos PUSAT PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL KEPEGAWAIAN BADAN KEPEGAWAIAN
WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 34 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN WALIKOTA SURABAYA,
SALINAN WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 34 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendukung pengembangan dan kemajuan
2015, No Mengingat : c. bahwa penyesuaian substansi peraturan sebagaimana dimaksud pada huruf b ditetapkan dengan Peraturan Kepala Lembaga Admi
No.1115, 2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA LAN. Widyaiswara. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Penilaian. Pedoman. Pencabutan. PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG
Jabatan Fungsional Pustakawan Berdasarkan Permenpan dan RB Nomor 9 Tahun 2014
Jabatan Fungsional Pustakawan Berdasarkan Permenpan dan RB Nomor 9 Tahun 2014 Suharyanto Pustakawan Madya Perpustakaan Nasional RI Suharyanto_m @ yahoo.com -- FB : Suharyanto Mallawa Abstrak Jabatan fungsional
VI. PUSTAKAWAN A. DASAR HUKUM
VI. PUSTAKAWAN A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun
Nomor : 016/IT4.7/LT/ Februari 2017 Lampiran : 1 bendel Perihal : Pengumuman Pendaftaran Proposal Penelitian Pustakawan Tahun 2017
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA LEMBAGA PENELITIAN Jalan Parangtritis Km. 6,5 Kotak Pos 1210 Yogyakarta 55001 Telp. (0274) 379935, 379133 Fax (0274)
PENGUSULAN DUPAK PUSTAKAWAN
PENGUSULAN DUPAK PUSTAKAWAN OLEH : INDRA ASTUTI Lokakarya Pustakawan di Lingkungan Perpustakaan Nasional Teater Perpusnas Salemba, 30 November 2017 Indra Astuti Pustakawan pada Bidang Akreditasi Pustakawan,
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.47, 2012 KEMENTERIAN PERHUBUNGAN. Jabatan Fungsional. Pengendali. Dampak Lingkungan. Petunjuk Teknis. PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 1 TAHUN
LAPORAN PENELITIAN PUSTAKAWAN MOTIVASI MAHASISWA BERKUNJUNG KE UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA. Oleh. Fl. Agung Hartono S.Sos NIP
LAPORAN PENELITIAN PUSTAKAWAN MOTIVASI MAHASISWA BERKUNJUNG KE UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA Oleh Fl. Agung Hartono S.Sos NIP 19731072001121002 Dibiayai DIPA ISI Yogyakarta Tahun Anggaran 2014 No. DIPA:
Peningkatan profesionalisme pustakawan
Peningkatan profesionalisme pustakawan Alih jalur dari pustakawan tingkat terampil ke pustakawan tingkat ahli Suharyanto [email protected] Librarian National Library of Indonesia Abstrak Profil pustakawan
2017, No Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Rescuer dan
No.882, 2017. BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN. Jabatan Fungsional. RESCUER. PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG
KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 003/KS/2003 NOMOR 25 TAHUN 2003 TENTANG
KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 003/KS/2003 NOMOR 25 TAHUN 2003 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL STATISTISI DAN ANGKA KREDITNYA KEPALA
GUBERNUR KEPULAUAN RIAU
GUBERNUR KEPULAUAN RIAU PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 47 TAHUN 2015 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KEPULAUAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
NOMOR 69 TAHUN 2003 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS PERIKANAN, PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT IKAN, DAN PENGAWAS BENIH IKAN Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian,
- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,
- 1 - PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2016 TENTANG TATA KERJA TIM PENILAI DAN TATA CARA PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUBUNGAN MASYARAKAT
AYO JADI PUSTAKAWAN. Yuniwati Pustakawan Muda UNDIP
AYO JADI PUSTAKAWAN Yuniwati Pustakawan Muda UNDIP E-mail: [email protected] Abstrak: Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 menyebutkan ada 101 rumpun jabatan fungsional pegawai negeri sipil (PNS) salah
PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG
PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN TATA KERJA DAN TATA CARA TIM PENILAI ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA
XXII. STATISTISI A. DASAR HUKUM
XXII. STATISTISI A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 2. Undang-Undang Nomor 16 tahun 1997
PETUNJUK TEKNIS PENGUSULAN ANGKA KREDIT PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN IPB
PETUNJUK TEKNIS PENGUSULAN ANGKA KREDIT PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN IPB Oleh : Ir. Rita Komalasari PERPUSTAKAAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR AGRICULTURAL UNIVERSITY LIBRARY 2010 PETUNJUK TEKNIS PENGUSULAN
- 5 - (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1692).
- 2 - Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan
2 Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusya
No.1802, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPAN RB. Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Fungsional. Pedoman. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.420, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPS. Inpassing. Jabatan Fungsional. Pranata Komputer. PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 27 TAHUN 2017 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 002/BPS-SKB/II/2004 NOMOR : 04 TAHUN 2004 TENTANG
KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 002/BPS-SKB/II/2004 NOMOR : 04 TAHUN 2004 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER DAN
Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 60 TAHUN 2008 TENTANG FORMASI JABATAN FUNGSIONAL PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN
Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 45. Kiat-Kiat Memperoleh Angka Kredit Optimal
Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 45 Kiat-Kiat Memperoleh Angka Kredit Optimal Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian
XIX. PEREKAYASA A. DASAR HUKUM
XIX. PEREKAYASA A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002
2015, No Indonesia Tahun 1975 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3058); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1980 tent
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.505, 2015 KEMENHUB. Jabatan Fungsional. Perencana. Petunjuk Pelaksanaan. PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 58 TAHUN 2015 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN
2017, No KEP/58/M.PAN/6/2004 tentang Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat dan Angka Kreditnya; c. bahwa berdasarkan pertimbangan seb
No.272, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPAN-RB. Jabatan Fungsional. Penggerak Swadaya Masyarakat. Perubahan. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK
XX. TEKNISI LITKAYASA
XX. TEKNISI LITKAYASA A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 132/KEP/M.PAN/12/2002 TENTANG
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 132/KEP/M.PAN/12/2002 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI PENDAYAGUNAAN
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.1769, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA LAN. Jabatan Fungsional. Analis Kebijakan. Standar Kompetensi. PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR KOMPETENSI
-2- Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Un
-2- Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG
PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA TIM PENILAI ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL OPERATOR TRANSMISI SANDI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2004 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2004 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian, dan semangat kerja
BUTIR-BUTIR KEGIATAN PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA
Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 40 BUTIR-BUTIR KEGIATAN PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen
PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 89 TAHUN 2014 TENTANG
PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 89 TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 132/KEP/M.PAN/12/2002 TENTANG
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 132/KEP/M.PAN/12/2002 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI PENDAYAGUNAAN
PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI
BADAN PUSAT STATISTIK PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI (Berdasarkan : SK MenPAN Nomor 66/Kep/M.PAN/7/2003 (Perka BPS Nomor 16 Tahun 2008) Bagian Jabatan Fungsional TUJUAN PENETAPAN
TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL PENGHULU DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI AGAMA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA,
PERATURAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 20 TAHUN 2005 NOMOR : 14A TAHUN 2005 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL PENGHULU DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI AGAMA
by Opong-Sosialisasi Perka No. 2 Th 2017-Perpusnas 18 Juli 2017
1 SOSIALISASI PERATURAN KEPALA NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG TATA CARA PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN MELALUI PENYESUAIAN/INPASSING PusatPengembanganPustakawan 2 Perpustakaan
BUPATI SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG
BUPATI SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG TATA KERJA DAN PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PEMERIKSA PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.639 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA SANDI NEGARA. Tim Penilai Angka Kredit. Sandiman. Organisasi. Tata Kerja. PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN
IV. ANALIS KEPEGAWAIAN
IV. ANALIS KEPEGAWAIAN A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian; 2. Peraturan Pemerintah Nomor
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI
SALINAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI
XXI. PRANATA HUMAS A. DASAR HUKUM
XXI. PRANATA HUMAS A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 4
PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG KETENTUAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEJABAT FUNGSIONAL SANDIMAN
PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG KETENTUAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEJABAT FUNGSIONAL SANDIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA, Menimbang
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.1237, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENKEU. Pemeriksa Bea dan Cukai. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Petunjuk Teknis. PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 184/PMK.04/2014
2016, No Indonesia Nomor 5494); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No. 1537, 2016 KEMENPAN-RB. Jabatan Fungsional. Penilai Pemerintah. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18
KENAIKAN PANGKAT PNS
Kampus Ketintang Surabaya - 60231 web site : www.fmipa.unesa.ac.id No. Nomor Revisi : Tanggal Terbit : Disusun oleh : Disetujui oleh : Nama Dr. Wasis, M.Si. Nama Prof. Dr. Suyono, M.Pd. Jabatan Wakil Dekan
Peraturan...
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PELELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDAYAGUNAAN
PERATURAN MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2010
PERATURAN MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS ORGANISASI DAN TATA KERJA TIM PENILAI ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PENERJEMAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA,
PERATURAN BERSAMA KEPALA PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 8 TAHUN 2014 NOMOR 32 TAHUN 2014 TENTANG KETENTUAN PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN
MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA
SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2018 TENTANG TATA CARA PENGANGKATAN
2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6,
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1825, 2017 BAPPENAS. Inpassing. Jabatan Fungsional. Perencana. PERATURAN MENTERI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 2003 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PEMERIKSA PATEN DAN PEMERIKSA MEREK
www.legalitas.org KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 2003 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PEMERIKSA PATEN DAN PEMERIKSA MEREK Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi,
XXIII. PERENCANA A. DASAR HUKUM
XXIII. PERENCANA A. DASAR HUKUM 1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 2) Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun
SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 184/PMK.04/2014 TENTANG
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 184/PMK.04/2014 TENTANG PETUNJUK TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PEMERIKSA BEA DAN CUKAI DAN ANGKA KREDITNYA DENGAN
2 2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara R
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1804, 2014 KEMENPAN RB. Asisten Pelatih. Olahraga. Jabatan Fungsional PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR
V. ARSIPARIS A. DASAR HUKUM
V. ARSIPARIS A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 entang Pokok-pokok Kepegawaian; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun
XIII. INSTRUKTUR A. DASAR HUKUM
XIII. INSTRUKTUR A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999. 2. Peraturan Pemerintah Nomor
PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM
PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM Provinsi JawaTengah JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN MELALUI PENYESUAIAN/INPASSING 30/8/2017 Kominfo, Hotel Sahira-Bogor-2017 1 Penyesuaian/Inpassing adalah proses
TELAAH KRITIS ATAS PENGATURAN ANGKA KREDIT PEMELIHARAAN BAGI WIDYAISWARA DAN KONSEKUENSINYA. Oleh: Wakhyudi. Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP
TELAAH KRITIS ATAS PENGATURAN ANGKA KREDIT PEMELIHARAAN BAGI WIDYAISWARA DAN KONSEKUENSINYA Oleh: Wakhyudi Widyaiswara Madya Pusdiklatwas BPKP Abstrak Setiap organisasi profesi memiliki cara untuk menjaga
JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA
JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA Disampaikan pada Sosialisasi Pembinaan Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Makassar,
2017, No Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentan
No.419, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPS. Inpassing. Jabatan Fungsional. Statistisi. PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 26 TAHUN 2017 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM
PENGANGKATAN PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN MELALUI PENYESUAIAN/INPASSING
PENGANGKATAN PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN MELALUI PENYESUAIAN/INPASSING Oleh: Opong Sumiati Pusat Pengembangan Pustakawan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional
LANGKAH LANGKAH PRAKTIS PENGUSULAN KENAIKAN PANGKAT DAN JABATAN PUSTAKAWAN. Oleh : Ir. Rita Komalasari
LANGKAH LANGKAH PRAKTIS PENGUSULAN KENAIKAN PANGKAT DAN JABATAN PUSTAKAWAN Oleh : Ir. Rita Komalasari PERPUSTAKAAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2004 PENDAHULUAN Seiring berjalannya waktu, Kemampuan Pustakawan
KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 132/KEP/M.PAN/12/2002 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA
KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 132/KEP/M.PAN/12/2002 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA Menimbang : a. bahwa dengan berlakunya
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 69 TAHUN 2003 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS PERIKANAN, PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT IKAN, DAN PENGAWAS BENIH IKAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan
JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN REFORMASI BIROKRASI. Oleh Opong Sumiati. Dasar Hukum
JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN REFORMASI BIROKRASI Oleh Opong Sumiati Dasar Hukum Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian
Peraturan...
- 1 - Menimbang PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH NARKOBA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003
MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI
2018, No Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lemb
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.495, 2018 KEMENRISTEK-DIKTI. Inpassing. Jabatan Fungsional PLP. PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2018 TENTANG
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.288, 2014 KEMENPAN RB. Pemeriksa Keimigrasian. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA TENTANG
PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH NOMOR 7 TAHUN 2014 TENTANG TATA KERJA TIM PENILAI DAN TATA CARA PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR : PER/ 66 /M.PAN/6/2005 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR : PER/ 66 /M.PAN/6/2005 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR
PETUNJUK TEKNIS ORGANISASI DAN TATA KERJA TIM PENILAI ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER
PETUNJUK TEKNIS ORGANISASI DAN TATA KERJA TIM PENILAI ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER Badan Pusat Statistik, Jakarta - Indonesia 2004 KEPUTUSAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 288
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.1264, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENDIKBUD. Jabatan Fungsional. Pamong Budaya. Pedoman Formasi. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2017 TENTANG
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokokpokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor
PERATURAN BERSAMA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 19/PER/M.KOMINFO/8/2006 NOMOR : 18 A TAHUN 2006 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA
2016, No Birokrasi Nomor PER/219/M.PAN/7/2008 tentang Jabatan Fungsional Perkayasa dan angka Kreditnya; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 18 T
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.409, 2016 KEMENPAN-RB. Jafung. Perekayasa. Angka Kredit. Perubahan. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR
B. PENGERTIAN-PENGERTIAN
VII. DOKTER A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun
2014, No Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (Lemb
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.288, 2014 KEMENPAN RB. Pemeriksa Keimigrasian. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA
MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA
MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR : 26B /PER/M. KOMINFO/7/2008 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGANGKATAN, KENAIKAN JABATAN/PANGKAT, PEMBEBASAN
2016, No Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparat
No.2044, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPAN-RB. Jabatan Fungsional. Pembina Jasa Konstruksi. Perubahan. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Widyaiswara.
No.31, 2009 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Widyaiswara. PERATURAN MENTERI PERTAHANAN NOMOR 01 TAHUN 2009 TENTANG PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN NOMOR 4 TAHUN 2010
BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PEMERIKSA PADA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN TATA KERJA TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN
KATA PENGANTAR Ketentuan yang mengatur tenaga fungsional penyuluh kehutanan adalah Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 130/KEP/M.PAN
PETUNJUK PELAKSANAAN DAN TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KEHUTANAN DAN ANGKA KREDITNYA KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN PUSAT PENGEMBANGAN PENYULUHAN KEHUTANAN Jakarta,
PERATURAN BERSAMA MENTERI PERTANIAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 54/Permentan/OT.210/11/2008 NOMOR 23 A TAHUN 2008
PERATURAN BERSAMA MENTERI PERTANIAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 54/Permentan/OT.210/11/2008 NOMOR 23 A TAHUN 2008 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH PERTANIAN DAN ANGKA
