BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
|
|
|
- Devi Salim
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 1 A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN Mata kuliah Matematika dalam ilmu keteknikan sebagai ilmu dasar sangat lah penting penting bagi kemaslahatan hidup, dan bisa berpengaruh besar pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Matematika sangat erat kaitannya dengan dunia keteknikan, hampir semua jurusan teknik menggunakan ilmu matematika sebagai dasar untuk perhitungan tentang keteknikan tersebut. Sebagai salah satu contoh adalah teknik sipil, teknik sipil tidak akan lepas dari perhitungan, karena mayoritas mata kuliah dalam bidang teknik sipil adalah perhitungan. Menurut Fendy Thomas (2013: hlm.2) karena Matematika merupakan ilmu dasar dari segala ilmu baik dalam bidang teknologi, informasi maupun konfirmasi. Jadi untuk menciptakan kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang besar diperlukan penguasaan ilmu Matematika yang baik dan benar, oleh karena itu kita bisa amati bahwa Matematika selalu diajarkan mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Matematika adalah ratunya ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Karso dkk.(1993, hlm. 13) seperti berikut ini...kadangkala Matematika itu disebut ratunya ilmu (Mathematics is the Queen of the Science), artinya antara lain bahwa Matematika adalah bahasa yang tidak tergantung pada bidang studi lain yang menggunakan simbol dan istilah yang cermat yang disepakati secara universal sehingga mudah dipahami. Adapun pendapat dari Sumardyono (2004, hlm. 5) tentang Matematika sebagia ratunya ilmu yaitu, Keuniversalan kebenaran Matematika menjadikannya lebih tinggi dari produk ilmiah yang manapun juga; Matematika ratunya ilmu sebab ia lebih penting dari logika (mengutip pendapat Bertrand Russel) dan
2 2 menjadi pelayan ilmu sebab dengan Matematika maka ilmu dapat berkembang jauh bahkan melebihi perkiraan manusia. Teknik sipil merupakan salah satu cabang yang mempelajari tentang bagaimana merancang dan membangun suatu gedung ataupun bangunan infrastrukur baik itu dalam skala besar maupun kecil, tetapi itu semua membutuhkan perhitungan dan konstruksi yang tepat agar menghasilkan produk yang berkualitas tanpa adanya kecacatan baik itu dalam hal bahan, struktur dan lain sebagainya. Salah satu jurusan yang berada di Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI yang berhubungan dengan cabang teknik sipil adalah Departemen Pendidikan Teknik Sipil. Dalam perkuliahan di Departemen Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI sangatlah banyak mata kuliah yang berhubungan dengan hitungan yaitu MKK (Mata Kuliah Keahlian) DPTS. Salah satu mata kuliah yang sangat membutuhkan perhitungan adalah mata kuliah Analisis Struktur dimana dahulu pernah berbeda nama yaitu Mekanika Teknik atau Mekanika Rekayasa, karena materi mata kuliah tersebut sangatlah memerlukan perhitungan yang baik dan benar dalam suatu perancangan kestrukturan. Pada dasarnya untuk menguasai mata kuliah tersebut para mahasiswa diharuskan menguasai semua dasar-dasar yang berhubungan dengan mata kuliah itu, karena tanpa adanya penguasaan materi dasar yang berhubungan maka kecil kemungkinan bagi mahasiswa untuk dapat mengerti dengan jelas dalam penyelsaian tugas atau soal dari mata kuliah tersebut. Dalam mata kuliah keahlian DPTS ini sebelumnya ada beberapa mata kuliah yang harus dipelajari dan dikuasi oleh para mahasiswa seperti Matematika, Fisika dan lain-lain. Ini dimaksudkan supaya mahasiswa tidak mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari dan meyelsaiakan soal-soal mata kuliah keahlian DPTS seperti Analisis Struktur tersebut.
3 3 Seperti yang tercantum dalam prasyarat modul Materi Perkuliahan Mekanika Rekayasa III di Departemen Pendidikan Teknik Sipil menyebutkan prasyarat modul sebagai berikut: Untuk melaksanakan modul Materi Perkuliahan Mekanika Rekayasa III kemampuan awal yang harus dimiliki mahasiswa, yaitu : 1. Mahasiswa telah mengikuti mata kuliah Fisika dasar 2. Mahasiswa telah mengikuti mata kuliah Matematika Dasar 3. Mahasiswa telah mengikuti mata kuliah Matematika Terapan 4. Mahasiswa telah mengikuti mata kuliah Mekanika Rekayasa I 5. Mahasiswa telah mengikuti mata kuliah Mekanika Rekayasa II (Budi Kudwadi, 2006 : hlm. iii). Dalam penelitin ini penulis akan fokus untuk melihat keterkaitan atau hubungan dari mata kuliah keahlian DPTS dengan mata kuliah yang menjadi dasarnya yaitu Matematika. Dalam kenyataannya yang telah penulis alami selama perkuliahan Analisis Struktur terdapat banyak kesulitan khususnya ketika dalam penyelsaian soal yang terhitung sukar. Sebagai contoh penulis mengambil salah satu materi yang ada di mata kuliah Analisis Struktur tentang Slope deflection Equation pada portal dan salah satu nya menggunakan materi inti Matematika yaitu matrix untuk meyelesaikannya. Materi tersebut sebagian besar telah dipelajari di mata kuliah Matematika sebelumnya, dan kemungkinan masih banyak lagi materi inti dari Matematika yang digunakan dalam mata kuliah Analisis Struktur. Hal tersebut jika kita ketahui sejak awal bukan tidak mungkin para mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Analisis Struktur bisa lebih mudah dalam hal penguasaan materi ataupun penyelsaian dari sebuah soal. Tetapi jika hal tersebut tidak diketahui sejak awal, besar kemungkinan mahasiswa harus mempelajari lagi tentang materi inti Matematika itu. Kemudian jika materi inti dari Matematika yang dibutuhkan pada mata kuliah Analisis Struktur sudah di ketahui apa saja, dosen yang mengampu
4 4 mata kuliah Matematika bisa menambah ataupun mengurangi materi ajar yang ada dalam silabus perkuliahan agar sesuai dengan yang dibutuhkan untuk mata kuliah Analisis Struktur. Oleh karena itu atas dasar informasi-informasi di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Analisis Kebutuhan Materi Inti Matematika Pada Mata Kuliah Analisis Struktur di Departemen Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang penelitian yang dipaparkan di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini diidentifikasikan yaitu 1. Belum diketahuinya kesesuaian antara materi inti Matematika yang digunakan dalam mata kuliah Analisis Struktur dengan materi Matematika yang ada dalam silabus perkuliahan. 2. Dibutuhkannya spesifikasi materi inti mata kuliah Matematika yang akan dipergunakan di mata kuliah Analisis Struktur agar pemberian materi inti Matematika lebih fokus dan terarah sesuai dengan kebutuhan selanjutnya. C. Pembatasan Masalah Ruang lingkup permasalah yang sedang diteliti perlu dibatasi agar tidak terlalu meluas. Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka penulis akan membatasi masalah yaitu 1. Mata kuliah Analisis Struktur yang diteliti adalah Analisis Struktur 1, Analisis Struktur 2 dan Analisis Struktur Mata kuliah Analisis Struktur dan Matematika yang dianalisis adalah mata kuliah untuk Prodi Pendidikan Teknik Bangunan DPTS FPTK UPI. 3. Aspek materi yang dibahas hanya konten-konten umum, untuk konten yang lebih kompleks nya akan dilanjutkan peneliti yang lebih ahli dalam bidangnnya. D. Perumusan Masalah
5 5 Dalam penelitian ini penulis akan merumuskan masalah agar penelitiannya lebih terarah. Adapun perumusan masalah sebagai berikut: 1. Materi inti mata kuliah Matematika apa saja yang digunakan pada mata kuliah Analisis Struktur di Departemen Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI? 2. Apakah materi inti Matematika yang ada dalam silabus perkuliahan sudah sesuai dengan kebutuhan materi inti Matematika yang digunakan pada mata kuliah Analisis Struktur di Departemen Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI? E. Tujuan Penelitian Berdasarkan perumusan masalah di atas, tujuan yang hendak dicapai oleh penulis pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk memperoleh gambaran tentang materi inti mata kuliah Matematika yang digunakan pada mata kuliah Analisis Struktur di Departemen Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI. 2. Untuk mengetahui kesesuaian materi inti Matematika yang ada dalam silabus perkuliahan dengan kebutuhan materi inti Matematika yang digunakan pada mata kuliah Analisis Struktur di Departemen Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI. F. Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini ada dua, yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis. Kedua manfaat tersebut ialah sebagai berikut: 1. Manfaat Teoritis. Secara teoritis penelitian ini diharapkan bisa memberikan informasi penting tentang kebutuhan materi inti dari mata kuliah Matematika yang digunakan pada mata kuliah Analisis Struktur. 2. Manfaat Praktis
6 6 Bagi seluruh kalangan, baik dari kalangan akademisi seperti mahasiswa dan dosen ataupun dari pihak lainnya penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang apa saja materi ini yang dipelajari di mata kuliah Matematika dan kemudian digunakan di mata kuliah Analisis Struktur. Serta dengan diketahuianya materi inti Matematika yang digunakan pada mata kuliah Analisis Struktur, dosen yang mengampu mata kuliah Matematika bisa menambah ataupun mengurangi materi yang diajarkan agar sesuai dengan yang dibutuhkan untuk mata kuliah Analisis Struktur. G. Sistematika Penulisan Agar dalam penulisan penelitian ini dapat mudah dimengerti dan difahami oleh pihak-pihak yang akan memanfaatkan hasil dari penelitian ini, maka dibuat sistematika penulisan penelitian, sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Bab yang berisi latar belakang masalah, identifikasi masalah, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. BAB II KAJIAN PUSTAKA Merupakan bab yang berisikan landasan teoritis yang mendukung dan relevan dengan permasalahan penelitian ini. BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini mengemukakan tentang penjabaran yang rinci mengenai metode penelitian, termasuk beberapa komponen diantaranya : metode penelitian, variabel dan definisi operasional, paradigma penelitian, lokasi dan waktu penelitian, data dan sumber data, populasi dan sampel penelitian, teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian, serta analisis data BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
7 7 Dalam bab ini tentang hasil penelitian dana pembahasannya, yaitu hasil pengolahan data atau analisis data serta pembahasan atau analisis temuan yang nantinya akan menjadi jawaban dari permasalahan yang timbul. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Dalam bab ini merupakan kesimpulan penelitian secara menyeluruh serta saran atau rekomendasi dari penulis.
MODUL MATERI PERKULIAHAN MEKANIKA REKAYASA III
MODUL MATERI PERKULIAHAN MEKANIKA REKAYASA III (kode TS317) 16 X Pertemuan Penyusun Budi Kudwadi, Drs., MT. NIP. 131 874 195 Program Studi Pendidikan Teknik Sipil Jurusan Pendidikan Teknik Sipil Fakultas
Kata pengantar. Penyusun
Kata pengantar Judul modul ini adalah Materi Perkuliahan Mekanika Rekayasa III merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan dalam mempelajari materi mata kuliah Mekanika Rekayasa III (Kode TC301
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Lizna Gustiana Rahmi, 2015
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mata kuliah keahlian (MKK) adalah salah satu mata kuliah yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan penguasaan mahasiswa pada bidang keahlian tertentu. Mata kuliah
2014 PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG METODA PENELITIAN PENDIDIKAN TATA BOGA SEBAGAI DASAR PENYUSUNAN SKRIPSI
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Skripsi adalah karya tulis akhir yang dibuat oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan program (S1). Mahasiswa Program Studi Pendidikan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Guru merupakan tenaga pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan salah satu departemen yang berada dibawah naungan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK). Departemen
BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai bidang
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Belajar suatu proses perubahan tingkah laku yang dinyatakan dalam bentuk penguasaan, penggunaan dan penilaian terhadap atau mengenai sikap dan nilainilai,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
1 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Buku referensi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mengandung makna buku acuan atau sumber acuan. Definisi buku referensi (Trimo, 1997) adalah suatu buku atau
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, fasilitas olahraga sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat salah satunya adalah kolam renang. Dalam perkembangannya, fasilitas kolam renang yang baik
BAB III METODE PENELITIAN. A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian, Sugiyono
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian, Sugiyono (2010:3) mengemukakan bahwa secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah
MEKANIKA REKAYASA III TC301
DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MEKANIKA REKAYASA III TC301 PENYUSUN BUDI KUDWADI, Drs., MT. NIP. 131 874 195 PROGRAM STUDI D3 - TEKNIK SIPIL JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian Mohamad Abdul Rasyid Ridho, 2013
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Setiap lulusan perguruan tinggi mempunyai harapan dapat mengamalkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat selama studi sebagai salah satu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Teknologi di era modern yang terus berkembang pesat berdampak pada penemuan baru di berbagai bidang, tak terkecuali teknologi informasi dan komunikasi sudah menjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Randi Rizali, 2013
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Jumlah pengangguran terdidik di Indonesia setiap tahun semakin meningkat seiring dengan terus bertambahnya sarjana baru lulusan berbagai perguruan tinggi (PT), baik
BAB I PENDAHULUAN. dianggap sukar bagi sebagian besar siswa yang mempelajari matematika. dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Carl Frederick Gauss menyatakan bahwa matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan. Kalimat tersebut seperti bermakna bahwa matematika layaknya seorang ratu yang
2015 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS II D I SD N HARAPAN 1 BAND UNG
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Sekolah Dasar merupakan lembaga pendidikan formal yang berfungsi memberikan kepada siswa bekal pengetahuan, sikap dan keterampilan dasar, yang dewasa ini
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat pada jenjang pendidikan formal dari mulai sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Bahkan dalam
BAB I PENDAHULUAN. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, fungsi pendidikan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, fungsi pendidikan dirasakan semakin penting, baik yang bersifat formal maupun nonformal. Hal ini tidak terlepas
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian , 2014 Manajemen waktu belajar mahasiswa pada penyelesaian tugas mata kuliah seminar Tata Boga
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Sebagai sebuah institusi pendidikan formal, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) harus terus melakukan evaluasi efektifitas dan efisiensi keberjalanan
Modul Pendahuluan. Ir.Yoke Lestyowati, MT
Modul Pendahuluan Ir.Yoke Lestyowati, MT Konten E-Learning IDB 7in1 Terintegrasi PDITT 2015 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Deskripsi Bangunan (gedung, jembatan, jalan, bangunan air, bangunan tanah) terbentuk dari
BAB I PENDAHULUAN. Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jurusan Pendidikan Teknik Sipil memberikan tiga paket pilihan konsentrasi
BAB I PENDAHULUAN. mencakup seluruh proses hidup dan segenap bentuk interaksi individu dengan
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan salah satu unsur penting yang memiliki peran dalam membentuk dan mengembangkan kualitas pribadi bangsa. Pendidikan dapat mencakup seluruh
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Kelompok MKK (Mata Kuliah Keahlian) terdiri atas mata kuliah yang relevan untuk memperkuat penguasaan dan memperluas wawasan kompetensi keilmuan atas dasar
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan sangat berperan penting dalam penentuan kualitas sumber daya
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan sangat berperan penting dalam penentuan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pendidikan merupakan usaha bersama dalam proses terpadu dan terorganisir
BAB I PENDAHULUAN. Adanya anggapan bahwa tidak semua mahasiswa keguruan memiliki
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Adanya anggapan bahwa tidak semua mahasiswa keguruan memiliki apresiasi yang tinggi untuk menjalani profesi pada bidang keguruan, sebagaimana saat memilih jurusan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
1 1.1. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri merupakan salah satu program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan suatu
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan suatu bangsa. Suatu bangsa melalui pendidikan dapat melestarikan dan mengembangkan berbagai
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Setiap perusahaan membutuhkan aktiva tetap, baik aktiva tetap berwujud
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap perusahaan membutuhkan aktiva tetap, baik aktiva tetap berwujud maupun aktiva tetap tidak berwujud. Hal ini karena peranan aktiva tetap sangat besar bagi perusahaan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Kemampuan belajar yang dimiliki manusia membuat manusia dapat selalu berkembang dalam hidupnya untuk mencapai kedewasaan. Belajar merupakan serangkaian kegiatan
MANFAAT HASIL PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEBAGAI KESIAPAN GURU PRODUKTIF
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia, yakni masalah pendidikan, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003
2015 EFEKTIVITAS PENILAIAN MOD EL PRESENTASI LAPORAN HASIL PRAKTIK IND USTRI D I DPTS FPTK UPI
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Penilaian dalam perkuliahan merupakan komponen yang sangat penting untuk dilaksanakan. Dengan penilaian dapat melihat tingkat penguasaan mahasiswa tentang
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN Industri kreatif merupakan kelompok industri kecil yang mengeksploitasi ide atau kekayaan intelektual dibidang handicraft, sehingga memiliki nilai ekonomi
BAB 1 PENDAHULUAN. keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras adalah komputer
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Komputer pada saat ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan kehidupan manusia, karena hampir semua aspek kehidupan manusia bersinggungan dengan
SKRIPSI. Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi. Disusun Oleh:
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN NILAI PPDB (PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU) TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI IPS SEMESTER I SMA NEGERI KARANGPANDAN KARANGANYAR TAHUN 2009/2010
BAB I PENDAHULUAN. Benawati Suardihan, Persepsi Mahasiswa tentang Penggunaan Prasarana Pembelajaran Di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Prasarana pembelajaran adalah salah satu faktor penunjang kegiatan akademik. Prasarana pembelajaran merupakan bagian dari fasilitas pendidikan. Ketersedianaan prasarana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pemilihan metode penelitian sangatlah penting, penggunaan metode yang tepat akan menghasilkan penelitian yang bersifat valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
BAB I PENDAHULUAN. Hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Praktikum Ilmu Ukur Tanah,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Praktikum Ilmu Ukur Tanah, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Sipil FPTK UPI pada semester genap memberikan hasil yang
2015 MANFAAT HASIL BELAJAR MANAJEMEN BISNIS BUSANA BUTIK SEBAGAI KESIAPAN PERINTISAN BISNIS BUTIK BUSANA MUSLIMAH
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Busana merupakan kebutuhan pokok manusia yang harus dipenuhi dan dibutuhkan dari masa ke masa. Busana adalah segala sesuatu yang dipakai seseorang dari mulai
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu faktor untuk membangun bangsa dan mempengaruhi kemampuan suatu bangsa karena pendidikan memiliki peranan untuk menghasilkan sumber daya
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Seorang guru ketika memberikan pelajaran, terutama dalam pembelajaran matematika, diharapkan dapat mengoptimalkan siswa dalam menguasai konsep dan memecahkan
Cara Perusahaan Menyebarkan Lowongan Magang
BAB I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Kerja praktik merupakan salah satu mata kuliah yang ada di Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom, yaitu di program studi Teknik Industri dan program studi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan teknologi dalam bidang konstruksi terus mengalami peningkatan, hal ini tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas infrastruktur,
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Pendidikan Indonesia adalah universitas pendidikan negeri
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Universitas Pendidikan Indonesia adalah universitas pendidikan negeri yang sejak tahun 2004 berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri BHMN dan merupakan satu-satunya
BAB 1 PENDAHULUAN. khususnya matematika rekayasa, yang menggunakan bilangan untuk menirukan proses
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Analisis Numerik merupakan suatu cabang atau bidang ilmu matematika, khususnya matematika rekayasa, yang menggunakan bilangan untuk menirukan proses matematik. Proses
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Anggis Nusantri, 2014 Kompetensi Guru Seni Budaya Dalam Meingplementasikan Kurikulum 2013
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Dalam menjalankan tugasnya guru memiliki beberapa acuan kompetensi yang harus dipenuhi, salah satunya adalah kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan
DATTA SAGALA WIDYA PRASONGKO, 2016 PERSEPSI PENGGUNA TERHADAP SISTEM SIRKULASI GEDUNG FPTK UPI
1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Arsitektur adalah ilmu dan seni dalam perencanaan dan perancangan lingkungan binaan, mulai dari lingkup makro hingga lingkup mikro. Dalam arti yang lebih sempit, arsitektur
BAB I PENDAHULUAN. bantu dalam pengembangan ilmu lain. Matematika seolah-olah menjadi penjawab
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan makin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka akan terasa penting serta perlunya metematika untuk dipelajari sebagai ilmu bantu dalam pengembangan
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan menduduki posisi yang penting dalam pembangunan karena. sasarannya adalah peningkatan kulitas Sumber Daya Manusia (SDM).
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan menduduki posisi yang penting dalam pembangunan karena sasarannya adalah peningkatan kulitas Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan SDM melalui pendidikan
BAB I PENDAHULUAN. Pada proyek EPC maupun proyek konstruksi tradisional, kualitas atau mutu adalah salah satu hal yang sangat penting dan seharusnya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan konstruksi selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, terlihat dari ruang lingkup bidang konstruksi yang semakin luas. Bidang konstruksi yang dulu
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Yulqi Azka Shiyami, 2015
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendidikan tidak akan lepas dari kehidupan manusia, bahkan kebangkitan dan kemajuan suatu negara dapat ditentukan selain dari perekonomiannya juga dilihat dari perkembangan
PETUNJUK TEKNIS. Program Studi : Pendidikan Teknologi Agroindustri
PETUNJUK TEKNIS 1. IDENTITAS MATA KULIAH Nama mata kuliah : Matematika Terapan Bobot SKS : 2 Nomor Mata Kuliah : TG300 Semester : 1 Prasyarat : Matematika Dasar Program Studi : Pendidikan Teknologi Agroindustri
BAB I PENDAHULUAN. secara optimal dengan mengacu pada norma-norma kedewasaan, sehingga para
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Pada dasarnya pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi individu secara optimal dengan mengacu pada norma-norma kedewasaan, sehingga para individu dapat
BAB I PENDAHULUAN. memberikan konstribusi dalam penyelesaian masalah sehari-hari. Mengingat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Matematika sebagai salah satu disiplin ilmu yang berhubungan dengan dunia pendidikan yang dapat mengembangkan keterampilan intelektual, kreativitas, serta memberikan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Matematika sebagai ilmu dasar mempunyai peranan penting dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Matematika dibutuhkan untuk kehidupan praktis, memecahkan masalah dalam
BAB 1 PENDAHULUAN. lepas dari komputer, sebagian besar aktivitas yang dilakukan oleh manusia
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman era yang terus berkembang ini, beberapa kegiatan tidak pernah lepas dari komputer, sebagian besar aktivitas yang dilakukan oleh manusia berhubungan oleh
KETERAMPILAN BIDANG BOGA PADA PELAKSANAAN KKN POSDAYA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) adalah salah satu Perguruan Tinggi yang mempunyai program studi kependidikan. Program studi kependidikan adalah program
BAB I PENDAHULUAN. Matematika timbul karena pikiran-pikiran manusia yang berhubungan dengan ide,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Matematika adalah ilmu tentang struktur yang terorganisasikan. Matematika timbul karena pikiran-pikiran manusia yang berhubungan dengan ide, proses, dan penalaran.
2015 ALAT PENILAIAN PADA PELAKSANAAN PRAKTIKUM TEKNOLOGI MAKANAN
BAB I PENDAHULUAN BAB I Pendahuluan menguraikan tentang latar belakang penelitian, rumusan masalah penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, serta struktur organisasi skripsi sebagai berikut:
ANALISIS PLASTIS* TC309
DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) ANALISIS PLASTIS* TC309 PENYUSUN Budi Kudwadi, Drs., MT. PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 TEKNIK SIPIL JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Perkembangan kawasan perkotan yang semakin hari semakin pesat, mempunyai pengaruh besar pada kehidupan masyarakat di dalamnya. Pertambahan jumlah penduduk
BAB I PENDAHULUAN. Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) UPI. Lulusan JPTM FPTK UPI
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Jurusan Pendidikan Teknik Mesin (JPTM) merupakan salah satu jurusan di Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) UPI. Lulusan JPTM FPTK UPI dipersiapkan
BAB I PENDAHULUAN. Pasal 1, ayat (1) 31, ayat (1). 1 Undang-Undang No. 20 tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan menurut UU No. 20 tahun 2003 pasal 1 mengatakan bahwa pendidikan merupakan suatu usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses belajar
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mata kuliah otomasi merupakan mata kuliah wajib pada program S-1 Produksi dan Perancangan, Departemen Pendidikan Teknik Mesin. Mata kuliah ini perlu dipelajari mahasiswa
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
1 A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi berkembangnya sebuah negara dan menunjang program pembangunan nasional. Sebuah negara dapat berkembang
