BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Bambang Darmadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menggunakan data kualitatif dan dideskripsikan untuk menghasilkan gambaran yang jelas dan terperinci mengenai kemampuan penalaran adaptif siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Surabaya setelah adanya penerapan model pembelajaran learning cycle 7e dan konvensional. B. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Surabaya pada semester genap 2013/2014. Penelitian ini berlangsung pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2014, mulai pukul WIB sampai pukul WIB, hari Jum at tanggal 17 Januari 2014, mulai pukul sampai pukul WIB, sampai hari Rabu tanggal 22 Januari 2014, mulai pukul sampai pukul WIB. C. Subyek Penelitian Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C dan VIII D SMP Negeri 17 Surabaya tahun pelajaran yang diambil 6 siswa untuk sampel mengenai kemampuan penalaran adaptif siswa. Tiga siswa dari kelas VIII C dan tiga siswa dari kelas VIII D. Pengambilan 6 siswa tersebut ditentukan oleh peneliti bersama guru bidang studi matematika karena guru bidang studi matematika tersebut lebih mengetahui tingkat kemampuan siswa kelas VIII C dan kelas VIII D. Pengambilan 6 siswa tersebut berdasarkan pada kemampuan siswa (tinggi, sedang, rendah) yang telah dipilih berdasarkan nilai raport semester ganjil, 6 siswa tersebut disajikan dalam tabel berikut: Tabel 3.1 Daftar Nama Subjek Penelitian No. Inisial Nama Kelas Kode Subjek 1. Aulia Rahmaniar VIII C S 1 2. Nur hayati VIII C S 2 3. Siti putri ima S VIII C S 3 4. Elka Ayu aliyana.s VIII D S 4 38
2 39 5. Nandha Megha.K VIII D S 5 6. Retno Endah.C VIII D S 6 D. Perangkat pembelajaran Perangkat pembelajaran yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) RPP merupakan persiapan guru dalam mengajar untuk setiap pertemuan. RPP memuat tentang standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator dan tahap-tahap kegiatan belajar mengajar. RPP dalam penelitian ini disusun oleh peneliti. 2. LKK (Lembar kerja Kelompok) LKK dibuat oleh peneliti hanya digunakan sebagai latihan siswa pada saat diskusi kelompok dan tidak diambil nilainya. LKK berisikan tentang masalah yang membimbing siswa untuk menggali kemampuan penalaran adaptif siswa dalam memahami materi Luas Permukaan Balok yang diterapkan dengan model learning cycle 7e. Sedangkan pada model pembelajaran konvensional tidak diberi LKK. E. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis data. Berikut uraian dari tahap-tahap tersebut: 1. Tahap persiapan Tahap persiapan dalam penelitian ini meliputi: a. Membuat kesepakatan dengan kepala sekolah, wali kelas dan guru mata pelajaran matematika kelas VIII SMP Negeri 17 Surabaya mengenai kelas dan waktu yang akan digunakan untuk penelitian. b. Penyusunan instrument penelitian yang meliputi : 1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terdiri dari dua RPP (terdapat pada lampiran) untuk 2 kali pertemuan. Yaitu RPP yang menggunakan model pembelajaran learning cycle 7e yang dapat kalian lihat pada lampiran 1a dan RPP yang menggunakan model pembelajaran konvensional yang dapat kalian lihat pada lampiran 1b. 2) Lembar Kerja Kelompok ( LKK ) Lembar kerja kelompok (LKK) untuk 1 kali pertemuan yaitu pada saat diajarkannya model
3 40 pembelajaran learning cycle 7e. LKK ini dikonsultasikan terlebih dahulu dengan guru sekolah yang bersangkutan dan terdapat pada lampiran 2. 3) Alat Peraga/Model Karena peneliti ini menggunakan model pembelajaran learning cycle 7e pada materi bangun ruang balok maka alat peraga yang digunakan peneliti adalah benda/ mainan bangun ruang untuk memancing minat siswa di awal pertemuan. c. Penyusunan instrumen penelitian meliputi : 1) Lembar tes penalaran adaptif siswa yang terdapat pada lampiran 3. 2) Lembar pedoman wawancara yang terdapat pada lampiran 4. d. Mengkonsultasikan instrumen kepada dosen pembimbing. e. Validasi instrument penelitian kepada validator. Instrumen yang telah disetujui oleh dosen pembimbing selanjutnya divalidasi oleh tiga validator yang terdiri dari dua dosen pendidikan matematika dan satu guru mata pelajaran matematika SMPN 17 Surabaya. Adapun nama-nama validator dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Tabel 3.2 Daftar Nama Validator No. Nama Validator Jabatan 1. Siti Lailiyah, M.Si Dosen Pendidikan Matematika UIN Sunan Ampel Surabaya 2. Dosen Pendidikan Febriana Matematika UIN Sunan Kristanti,M.Si Ampel Surabaya 3. Roet Pramesti,M.Pd Guru Matematika SMP Negeri 17 Surabaya Validasi tersebut terdapat pada lampiran 5a 5d yang terdiri dari validasi RPP untuk model pembelajaran learning cycle 7e, RPP model pembelajaran
4 41 konvensional, LKK, dan validasi untuk tes soal penalaran adaptif siswa, dimana validasi tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut. 1) Segi Tujuan Mengetahui apakah soal tersebut sudah layak dan sesuai dengan tujuan untuk menelusuri seberapa jauh kemampuan penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika. 2) Segi Konstruksi Mengetahui apakah soal tersebut sesuai dengan tuntutan pertanyaan yang diminta. 3) Segi Bahasa Mengetahui apakah soal tersebut sudah menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar dan tidak menimbulkan penafsiaran ganda. 4) Segi Waktu Mengetahui apakah waktu yang disediakan itu mencukupi untuk menjawab semua soal yang telah disediakan. f. Revisi instrumen berdasarkan masukan validator. 2. Tahap pelaksanaan Tahap pelaksanaan dalam penelitian ini meliputi: a. Melaksanakan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 7e dan konvensional. b. Memberikan tes penalaran adaptif kepada siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Surabaya. c. Memberikan tes wawancara dengan menggunakan sampel 6 anak untuk kedua kelas. 3. Tahap analisis data Data yang diperoleh dianalisis sesuai dengan metode analisis data. Adapun data yang digunakan oleh peneliti yaitu data kemampuan penalaran adaptif siswa dalam proses pembelajaran matematika dengan strategi learning cycle 7e dan konvensional dan data hasil wawancara. F. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian di sini dimaksudkan sebagai alat
5 42 pengumpul data seperti tes pada penelitian kualitatif. 1 Instrumen dapat juga diartikan sebagai fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap, dan sistematis sehingga lebih mudah diolah. 1. Soal Penalaran Adaptif Soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan penalaran adaptif siswa berupa soal cerita berbentuk uraian. Dalam penelitian ini, soal penalaran adaptif ini disusun oleh peneliti sesuai persetujuan dosen dan guru matematika dari sekolah yang akan diteliti. Sebelum soal penalaran adaptif akan diujikan, terlebih dahulu diadakan validasi. Karena instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data yang valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. 2 Untuk itu perlu adanya validator yang dianggap ahli untuk memvalidasi soal penalaran adaptif tersebut. Alur perancangan soal penalaran adaptif, dapat diperhatikan pada gambar 3.1 berikut: Gambar 3.1 Alur Perancangan Intrumen Pembelajaran Penyusunan instrumen pembelajaran Validasi Instrumen oleh Validator Revisi Berdasarkan Saran Validator Pembuatan instrument pembelajaran Instrumen Valid Ya tidak Instrumen Siap Pakai 1 Prof. Dr. Lexy J. Moleong, M. A., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.2011, Hal Prof. Dr. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta,2008), h.173
6 43 Keterangan : : Urutan Kegiatan : Kegiatan : Hasil Kegiatan 2. Pedoman Wawancara Pedoman wawancara merupakan pedoman peneliti dalam mewawancarai subjek penelitian untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang apa, mengapa, dan bagaimana yang berkaitan dengan permasalahan yang diberikan. Pedoman ini merupakan garis besar dari pertanyaan-pertanyaan peneliti yang akan diberikan kepada siswa yang diteliti. Untuk memperoleh data kualitatif tentang penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, peneliti menggunakan metode wawancara baku terbuka. Pengertian baku dalam wawancara ini adalah urutan pertanyaan, kata-kata, dan cara penyajiannya untuk setiap subjek wawancara adalah sama. Sedangkan terbuka menunjukkan keluwesan dalam pertanyaan, artinya jika ada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami pertanyaan, maka pewawancara dapat mengganti pertanyaan dengan bahasa lain tetapi maksud tujuannya tetap sama. 3 G. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Metode tes Metode tes ini adalah metode dengan memberikan soal penalaran adaptif setelah diberikannya model pembelajaran pada setiap kelas. Data untuk soal penalaran 3 Prof. Dr. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta,2008), h.173
7 44 adaptif pada penelitian ini adalah memberikan soal penalaran adaptif yang telah divalidasi oleh beberapa validator. 2. Metode wawancara Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam yaitu wawancara yang dilakukan berupa pertanyaan yang mengarah pada pendalaman informasi serta dilakukan dengan cara yang tidak secara formal terstruktur, guna menggali pandangan subjek yang diteliti tentang banyak hal yang sangat bermanfaat. 4 Metode pengumpulan data wawancara pada penelitian ini adalah melakukan wawancara terhadap subjek berdasarkan hasil jawaban yang telah diberikan oleh subjek ketika menyelesaikan soal penalaran adaptif. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan wawancara dengan langkah-langkah sebagai berikut : a. Siswa diminta membaca soal penalaran adaptif yang diberikan secara cermat. b. Siswa diwawancarai berdasarkan jawaban yang sudah dikerjakan pada saat tes tertulis. c. Pada saat diwawancarai, peneliti melakukan pengamatan dan membuat catatan-catatan untuk mendapatkan data tentang penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Kegiatan wawancara direkam dengan menggunakan alat perekam handphone untuk meminimalisir kesalahan dalam penulisan hasil wawancara. H. Teknik Analisis Data Patton mengatakan bahwa analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan dan dapat dirumuskan hipotesis kerja. Analisis data dilakukan dalam suatu proses, proses pelaksanaannya sudah dimulai sejak pengumpulan data dan dikerjakan secara intensif yaitu sesudah meninggalkan lapangan. 5 4 Alfriani,Iyan. Metode Penelitian Kualitatif. http//jurnalpendidikannetwork.htm.[16 November 2011] 5 Moleong Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung:PT Remaja Rosdakarya,2008), h.149
8 45 1. Analisis penalaran adaptif siswa Peneliti melakukan pengoreksian terhadap hasil jawaban soal penalaran adaptif yang diberikan oleh subjek, memberikan skor pada tiap indikator penalaran adaptif, mengkategorikan penalaran adaptif subjek menurut rubrik penilaian penalaran adaptif siswa pada tabel 3.1 berikut: Tabel 3.3 Rubrik Penilaian Penalaran Adaptif Siswa 6 Kemampuan No. Indikator Penilaian Penalaran Adaptif Siswa mampu mengajukan dugaan atau konjektur Siswa mampu memberikan alasan mengenai jawaban yang diberikan Siswa mampu menarik kesimpulan dari suatu pernyataan Siswa mampu memeriksa kesahihan suatu argument Siswa mampu menemukan pola dari sesuatu masalah matematis Skor Keterangan skor : 1 = Jika siswa tidak menjawab atau jawaban salah 2 = Jika siswa menuliskan jawaban sebagian benar (tidak lengkap atau tidak jelas) 3 = Jika siswa menuliskan jawaban dengan benar (lebih lengkap dari skor 2) 6 Choiriyah Rosyidatul, Pengaruh Kemampuan Penalaran Adaptif Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP NU 1 Gresik, (Gresik:Skripsi Universitas Muhammadiyah Gresik,2012), h.59.t.d
9 46 4 = Jika siswa menuliskan dengan benar dan lengkap Skor minimum = 5 Skor maksimum = 20 Kriteria penalaran adaptif : 5 8 = Kurang Baik 9 12 = Cukup Baik = Baik = Sangat Baik 2. Analisis hasil wawancara Menganalisis hasil wawancara untuk mendeskripsikan penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi bangun ruang balok. Wawancara dilakukan kepada subjek sehingga diperoleh data hasil wawancara yang direkam dalam sebuah handphone. Hasil wawancara dituangkan secara tertulis dengan cara sebagai berikut: 1) Memutar kaset beberapa kali agar dapat menuliskan dengan tepat jawaban yang diucapkan subjek. 2) Mentranskip hasil wawancara dan mengkodekannya dengan subjek wawancara. Dimana hasil dari transkip wawancara tersebut terdapat pada lampiran 6. Data yang telah dikumpulkan berupa rekaman wawancara selanjutnya ditranskripkan secara lengkap dan utuh sebagai mana adanya yang diperoleh dari lapangan. Kemudian data dikodekan. Tujuannya adalah untuk memudahkan peneliti dalam menempatkan data dalam kerangka pembahasan hasil penelitian. Pengkodean dilakukan sebagai berikut: P. a.b.c dan S. a.b.c. Keterangan: P : Pewawancara S : Subjek Penelitian a.b.c : Kode digit setelah P dan S. Digit pertama menyatakan subjek ke- a, a = 1,2,3,. digit kedua menyatakan wawancara ke-b, b = 1,2,3, dan digit ketiga menyatakan pertanyaan atau jawaban ke-c, c= 1,2,3,. Ilustrasi a) P : Pewawancara untuk S 1, pertanyaan ke-2 dan wawancara ke-1 b) S : Subjek S 1, jawaban/respon ke-2, wawancara soal ke-1
10 47 c) Memeriksa kembali hasil transkip tersebut dengan mendengarkan kembali ucapan-ucapan saat wawancara berlangsung, untuk mengurangi kesalahan penulis pada transkip. Moleong menjelaskan bahwa triangulasi adalah memeriksa keabsahan data yang diperoleh. 7 Dalam penelitian ini, memeriksa keabsahan data dengan cara membandingkan data hasil soal penalaran adaptif dengan hasil wawancara. Gambar 3.2 Diagram Alur Metode Analisis Data Siswa diberi soal penalaran adaptif Analisis data Data hasil soal penalaran adaptif Wawancara Triangulasi Penalaran Adaptif Analisis data Data hasil wawancara Keterangan : : Urutan Kegiatan : Kegiatan : Hasil Kegiatan Reduksi data dilakukan setelah membaca, mempelajari dan menelaah hasil wawancara. Reduksi data yang dimaksud 7 Moleong. Lexy, Loc.Cit.
11 48 dalam penelitian ini adalah kegiatan yang mengacu pada proses pemilihan, pemusatan perhatian, dan penyederhanaan data mentah di lapangan tentang hasil subjek dalam menjawab soal penalaran adaptif. Pemaparan data meliputi pengklasifikasian dan identifikasi data yaitu menuliskan kumpulan data yang terorganisir dan terkategori sehingga memungkinkan untuk menarik kesimpulan. Pemaparan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengklasifikasian dan identifikasi data berdasarkan indikator penalaran adaptif yang dipenuhi subjek dalam menyelesaikan soal penalaran adaptif. Subjek memenuhi indikator penalaran adaptif jika menuliskan jawaban dengan benar. Jika subjek menuliskan jawaban sebagian benar maka akan diklasifikasikan kembali apakah subjek memenuhi indikator penalaran adaptif berdasarkan respon subjek pada saat wawancara, akan tetapi tidak dituliskan pada lembar jawaban soal penalaran adaptif. Jika subjek menuliskan jawaban dengan benar tetapi berdasarkan respon subjek pada saat wawancara tidak demikian maka subjek tidak memenuhi indikator penalaran adaptif. Penarikan kesimpulan adalah memberikan makna dan penjelasan terhadap hasil penyajian data. Berdasarkan pemaparan data yang diperoleh dan dikumpulkan kemudian penarikan kesimpulan tentang penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi bangun ruang. Penarikan kesimpulan ini lakukan dengan cara pemberian skor pada hasil soal yang telah dikerjakan setelah itu di samakan dengan hasil wawancara yang telah dilakukan, kalau hasil tes sama dengan hasil wawancara bernilai benar maka nilainya tetap. Jika hasil tes tidak sama dengan hasil wawancara maka nilainya akan berubah sesuai dengan rubik penilain. Setelah pensekoran semua nilai dijumlah kemudian dicari rata-rata dari hasil yang di dapat.
BAB III METODE PENELITIAN. penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Hal ini disebabkan penelitian ini menggunakan data kualitatif dan dideskripsikan
BAB III METODE PENELITIAN
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hal ini disebabkan penelitian ini menggunakan data kualitatif dan dideskripsikan untuk menghasilkan gambaran
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang
26 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian di atas, pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian pada BAB I, pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, karena pada penelitian ini menghasilkan
BAB III. digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Maksud deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk mendeskripsikan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis
BAB III METODE PENELITIAN. dalam Menyelesaikan Masalah Matematika ditinjau dari Kemampuan Matematika
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang berjudul Profil Kemampuan Penalaran Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Matematika ditinjau dari Kemampuan Matematika pada Materi Persamaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan pertanyaan penelitian yang diajukan, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang berusaha
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti
BAB III METODE PENELITIAN
31 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang data kualitatif dan didiskripsikan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kognisi siswa kelas X dalam mengonstruksi konjektur masalah generalisasi pola secara mendalam sesuai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hal ini
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hal ini dikarenakan penelitian ini menggunakan data kualitatif dan dideskripsikan untuk menghasilkan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Pada BAB IV ini, peneliti akan mendeskripsikan dan menganalisis data tentang kemampuan penalaran adaptif siswa yang terjadi selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif kualitatif yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif kualitatif yang digunakan untuk memperoleh gambaran rinci tentang kemampuan memecahkan soal matematika berdasarkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian yakni mengidentifikasi tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam kelompok tinggi, sedang, dan rendah melalui penyelesaian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. yang diarahkan untuk mendeskripsikan gejala-gejala, fakta-fakta atau
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti akan mendeskripsikan tentang tipe berpikir siswa fielddependet
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Karena dalam penelitian ini, peneliti bertujuan mendeskripsikan profil literasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif deskriptif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam hal ini, peneliti akan mendeskripsikan tentang kesulitan
BAB III METODE PENELITIAN. berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), buku siswa, dan Lembar
62 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan (development research) karena tujuannya untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang berupa Rencana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan profil abstraksi siswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Semua fakta baik lisan maupun tulisan dari sumber manusia yang telah diamati serta
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menghasilkan gambaran yang jelas dan terperinci mengenai kesulitan siswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif yaitu cara mendeskripsikan dan menganalisis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian yang ditetapkan, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian digolongkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat yang dipilih untuk penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Sukoharjo kelas X MIA 2 semester gasal tahun ajaran 2015/2016.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Model Penelitian dan Pengembangan Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Plomp. Model ini terdiri dari lima fase pengembangan, yaitu
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. A. Deskripsi Waktu Pengembangan Perangkat Pembelajaran
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Waktu Pengembangan Perangkat Pembelajaran Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan penelitian deskriptif. Menurut Bogdan dan Taylor (Moleong, 2014:4)
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan penelitian deskriptif. Menurut Bogdan dan Taylor (Moleong, 2014:4) metologi
BAB III METODE PENELITIAN
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Menurut Bogdan dan Taylor, penelitian kualitatif sebagai sebuah prosedur dasar penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif ini nantinya akan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian merupakan tempat diperolehnya data yang dibutuhkan dari masalah yang sedang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pemilihan pendekatan dan jenis penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu penelitian deskriptif. Menurut
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MELAKUKAN OPERASI ALJABAR. Arini Fardianasari ABSTRAK
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MELAKUKAN OPERASI ALJABAR Arini Fardianasari ABSTRAK Masalah kesulitan siswa memahami materi aljabar dapat memicu terjadinya kesalahan saat menyelesaikan persoalan aljabar.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan karena peneliti ingin mengembangkan perangkat pembelajaran matematika sesuai dengan kurikulum 2013 pada
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII C SLB Negeri Surakarta semester genap tahun ajaran 2012/2013. Alasan memilih
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 MADIUN pada bulan April semester genap tahun ajaran
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan gambaran mengenai semiotik siswa dalam memecahkan
BANGUN RUANG SISI DATAR ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN
BANGUN RUANG SISI DATAR ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN Diayu Nugrahaini Putri Prasetya, Teguh Wibowo Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo Email:
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. A. Deskripsi Waktu Pengembangan Film Pembelajaran
54 BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Waktu Pengembangan Film Pembelajaran Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah film pembelajaran. Model pengembangan film pembelajaran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah jenis penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Al-Azhar 29 Semarang. SMP Islam Al-Azhar 29 Semarang beralamat di Jl. RM. Hadisobeno Sosrowardoyo
NASKAH PUBLIKASI. SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Matematika.
NASKAH PUBLIKASI PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) PADA POKOK BAHASAN BANGUN DATAR (PTK Bagi Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 2 Giritontro
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan pada studi ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Bogdan & Biklen (Rahmat, 2009) menyatakan bahwa penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan penelitian yang digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Model Penelitian dan Pengembangan Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika model TADIR dengan mengintegrasikan
BAB I PENDAHULUAN. matematika di sekolah memiliki tujuan agar siswa memiliki kemampuan sebagai
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembelajaran matematika yang diberikan di sekolah, memberikan sumbangan penting bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan dan memiliki peranan strategis dalam upaya
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 Surakarta yang beralamatkan di Jalan Kolonel Sutarto
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (development
81 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (development research), karena peneliti ingin mengembangkan perangkat pembelajaran matematika menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian merupakan sumber diperolehnya data yang dibutuhkan dari masalah yang akan diteliti. Tempat penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat yang dijadikan tempat penelitian adalah SMP Muhammadiyah 2 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Alasan pemilihan tempat
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MELATIH KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DI KELAS VIII
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MELATIH KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DI KELAS VIII Rahma Dwi Khoirunnisa 1), Tatag Yuli Eko Siswono 2) 1) Mahasiswa Program
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian pada skripsi ini adalah penelitian pengembangan, model yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian pada skripsi ini adalah penelitian pengembangan, model yang digunakan adalah model pengembangan atau Research and Development (R&D). Metode penelitian
