BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Glenna Atmadja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap penelitian disesuikan dengan masalah dan tujuan penelitian. Hal ini berarti metode penelitian mempunyai kedudukan yang penting dalam pelaksanaan penggumpulan dan analisis data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode ini digunakan atas dasar pertimbangan bahwa sifat penelitian eksperimental yaitu mencobakan sesuatu untuk mengetahui pengaruh atau akibat dari suatu perlakuan atau treatmen. Arikunto (2002,hlm 4) berpendapat bahwa: Eksperimen adalah suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kasual) antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengan mengeliminir atau mengurangi atau menyisihkan faktorfaktor lain bisa mengganggu. Sedangkan Lutan, Berliana, dan Yadi (2007,hlm146), menjelaskan bahwa penelitian eksperimen adalah hanya jenis penelitian yang lansung berusaha untuk mempengaruhi variable utama, dan jenis penelitian yang benar-benar dapat menguji hipotesis tentang hubungan sebab dan akibat. Dari kedua pendapat tersebut dapat digambarkan bahwa metode eksperimen merupukan suatu kegiatan percobaan untuk melihat hubungan antara variabel-variabel yang diteliti dengan melakukan pengamatan dan kontrol yang cermat. Dalam hal ini, faktor yang dicobakan dan merupakan varibel bebas yakni antara metode latihan komando dan metode latihan self check (periksa diri) terhadap keterampilan shooting free throw dalam bola basket.
2 B. Populasi dan Sampel a. Populasi Untuk memperoleh pemecahan masalah diperlukan adanya data. Data ini diperoleh dari objek penelitian atau populasi yang diselidiki. Populasi dalam suatu penelitian merupakan kumpulan individu yang akan diteliti atau sebagian variabel-variabel yang akan diamati dalam suatu penelitian. Hal yang akan diamati tersebut berbeda beda tergantung pada tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Dalam hal ini, Arikunto (2002:102) Populasi adalah keseluruhan objek penelitian. Dan menurut Sukmadinata (2006:250) Populasi adalah kelompok besar dan wilayah yang menjadi lingkup penelitian bedasarkan kedua pengertian diatas, maka populasi dapat diartikan sebagai suatu objek yang mempunyai sifat-sifat atau karakteristik yang berbeda dan dapat dipakai dalam penelitian. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler bola basket SMK NEGERI 2 BANDUNG yang berjumlah 35 0rang. Peneliti menggambil sampel di SMK NEGERI 2 BANDUNG karena kuranya kemampuan shooting free throw di SMK NEGERI 2 BANDUNG. Setelah menentukan populasi, langkah selanjutnya menentukan sampel. b. Sampel Sampel adalah kelompok yang digunakan dalam penelitian dimana data atau informasi itu diperoleh, diteliti dan karakteristik melalui populasi. Arikunto (2010, hlm. 174) menjelaskan bahwa Sampel adalah sebagian atau mewakili populasi yang diteliti. Penelitian ini dilakukan pada siswa yang homogen, dalam hal ini dilakukan pada siswa yang berjenis kelamin laki-laki dan berasal ekstrakurikukler bolabasket SMK NEGERI 2 BANDUNG. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah peneliti dalam mencari keakuratan dalam melakukan penelitian dimana tingkat keterampilan yang dijadikan bahan penelitian memerlukan teknik yang tinggi.
3 Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel seadanya adalah pengambilan sampel menurut kondisi yang ada pada lapangan. Nana syaodih (2012, hlm. 255) mengatakan bahwa : Sampel seadanya adalah seluruh individu yang menjadi anggota populasi memiliki peluang yang sama dan memiliki karakter yang sama. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel seadanya karena jumlah populasi sebagai sampel penelitian ini, seadanya siswa atlet ekstrakurikukler yang hadir yakni sebanyak 16 orang. Kriteria atau ciri- ciri dari pengambilan sampel 16 orang tersebut dipilih dari jauh-jauh hari dalam rentang waktu selama 2 bulan sebelum penelitian dilaksanakan. Sampel sebanyak 16 orang tersebut dipilih berdasarkan dari kehadiran sampel pada saat latihan minimal 6 kali dalam sebulan. Selanjutnya peneliti mengambil sampel tersebut terdiri dari siswa kelas 1 dan 2. c. Teknik Membagi Sampel Untuk menentukan kelompok latihan, terlebih dahulu dilakukan tes awal dengan tes shooting free throw, setelah data tes awal didapat, kemudian dilakukan pembagian dengan secara acak atau random dengan membagi kelompok secara acak yang satu metode latihan pendamping dan yang satunya lagi metode latihan tanpa pendamping dengan jumlah metode pendamping 8 orang dan metode tanpa pendamping 8 orang. Ini dimaksudkan untuk membagi 2 kelompok eksperimen menjadi homogen sebagai penerapan program dengan pendamping dan tanpa pendamping dilakukan pada kelompok yang homogen. C. Instrumen Penelitian Dalam proses pengukuran diperlukan alat ukur untuk melihat kemajuan dari suatu penelitian. Nurhasan (2007,hlm 5): menjelaskan Pengukuran adalah proses pengumpulan data/informasi dari suatu obyek tertentu, dalam proses pengukuran diperlukan suatu alat ukur. Jenis instrumen yang digunakan dalam
4 penelitian ini adalah tes free throw dalam cabang olahraga bola basket dengan memiliki koefisien releabilitas 0, 81 dan validitas 0,77. Tes shooting free throw (tembakan hukuman) Nurhasan (2007,hlm 245) Tujuan : Mengukur keterampilan tembakan hukuman dalam bola basket Alat yang digunakan : - Bola basket - Pluit - Lapangan bola basket - Alat tulis Petunjuk pelaksanaan : - responden berbaris dengan rapi lalu diberi pengarahan - responden pemanasan - responden disuruh berdiri dibelakang garis diarea free throw sambil memegang bola - responden melakukan tembakan free throw sebnayak 5 kali D. Prosedur Pengetesan Umum a. Pengertian responden adalah orang yang melakukan pengetesan b. Tugas responden: melakukan pengetesn kepada teste c. Pengertian responden adalahorang yang melakukan tes d. persyaratan responden - Bersedia untuk menjadi responden - Berakal sehat - Mengikuti ekstrakurikuler bolabasket SMK Negeri 2 Bandung
5 e. Tugas peneliti: koordinator penelitian, mengarahkan dan mengawasi seluruhnya. Inti a. Berdoa sebelum memulai penelitian b. Mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk penelitian c. Memberi pengarahan tentang penelitian yang akan dilaksanakan d. Pengarahan tentang apa yang harus dilakukan oleh setiap sampel atlet ketika tes berlansung e. Memberikan kesempatan untuk pemanasan terlebih dahulu E. Pelaksanaan tes free throw a. Nama tes : free throw b. Tujuan : untuk mrngukur hasil shooting c. Alat/fasilitas pendukung: alat tulis, lapangan basket, bola basket, ring basket d. Pelaksanaan: -Mengambil poisisi dibelakang garis free throw setengah lingkaran -Melepaskan bola dalam lima (5) detik dari waktu ditetapkan pada pegangannya oleh testor - Testor melakukan lemparan (free throw) ke arah ring basket - Kesempatan lemparan sebanyak 5 kali Gambar 3.1 shooting free throw Evaluasi a. Pengumpulan data
6 b. Evaluasi hasil shooting c. Prosedur Penilaian Bagan penilaian shooting free throw Point Bola Point masuk Bola Masuk 3 Menyentuh Ring 1 Tidak Masuk 0 Dalam penelitian ini peneliti mengambil nilai terhadap point masuk yang nilai 3 karena dalam permainan bola basket terdapat adanya shooting three point dimana shooting tree point yaitu tembakan dari jauh yang daerah tembakanya dluar garis lingkaran tree point. Untuk yang nilai satu peneliti dalam permainan bola basket terdapat nilai satu dimana tembakan yang nilainya adalah tembakan free throw, dalam penelitian ini peneliti memberi nilai satu untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang menembak. d. Memberikan pengarahan dan berdoa Persyaratan free throw Peraturan free throw diambil dari buku peraturan resmi bolabasket buku FIBA 2010 terdapat di pasal 43 tentang free throw halaman 5 a. Tes berhasil apabila: 1. Mengambil posisi dibelakang garis free throw dan didalam setengah lingkaran. 2. Melepaskan bola dalam 5 detik setelah bola ditempatkan dan diserahkan kepada pemain. 3. Tidak menyentuh garis free throw
7 4. Tidak melakukan tipuan saat free throw b. Tes gagal apabila: - Melewati garis free throw - memegang bola lebih dari 5 detik setelah diberikan wait - melakukan tipuan pada saat free throw F. Desain Penelitian Desain penelitian sangat penting sekali dalam penelitian, karena desain ini merupakan rancangan penelitian yang akan dilakukan. Menurut Setyosari (2010, hlm. 148) Desain penelitian adalah rencana dan struktur penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga kita dapat memperoleh jawaban atas permasalahanpermasalahan penelitian. Desain penelitian yang akan penulis gunakan yaitu pretest and post-test desain. Adapun konstalasi desain penelitiannya adalah sebagai berukut: Kelompok A Kelompok B Gambar 3.1 Desain penelitian Arikunto (2010, hlm. 125) Keterangan: Kelompok A : Metode latihan komando terhadap keterampilan shooting free throw Kelompok B : Metode latihan self chek (periksa diri) terhadap keterampilan shooting free throw : Tes awal shooting free throw : Kelompok eksperimen metode latihan komando
8 : Kelompok eksperimen metode latihan self check : Test akhir shooting free throw Adapun langkah-langkah penelitianya penulis deskripsikan dalam bentuk gambar berikut: Gambar 3.1 Alur penelitian POPULASI SAMPEL TEST AWAL KELOMPOK A LATIHAN METODE KOMANDO KELOMPOK B LATIHAN METODE SELF CHECK TREATMENT/ PERLAKUAN TEST AKHIR ANALISIS DATA KESIMPULAN
9 G. Variabel penelitian 1. Variabel penelitian Variabel adalah konsep yang mempunyai bermacam-macam nilai (Nazir 2012:122). Variabel variabel yang terkait didalam penelitian ini adalah metode latihan pendamping dan metode latihan tanpa pendamping sebagai variabel bebas atau independent variabel (X) dan shooting free throw sebagai variabel terkait atau dependent variabel (Y). 2. Defenisi operasional a. Gaya pendamping Menurut Lutan dkk (2002:82) Disebut gaya pendamping karena sejak perencanaan sampai pada pelaksanaan sepenuhnya bergantung pada perintah pelatih, sedangkan tugas pemain hanyalah mendengar penjelasan dan meniru pelaksanaan tugas yang diperlihatkan oleh pelatih. Gaya pendamping merupakan karakteristik pelatih membuatkeputusan dari seluruh kegiatan latihan, peran pemain yang berlatih hanya menampilkan, mengikuti, dan mematuhi mengenai tugas gerakan yang sudah dijelaskan oleh pelatih berdasarkan dari petunjuk yang ada. Selanjutnya Mosston (2008:26) Gaya pendamping atau perintah, semua keputusan diambil oleh pelatih, baik pelaksanaan pra-pertemuan (pra-impact), dalam pertemuan (impact), maupun pascapertemuan (post impact). b. Gaya tanpa pendamping Menurut Lutan dkk (2002:85) Gaya tanpa pendamping adalah suatu proses pembelajaran yang mana seluruh keputusan dalam pelaksanaan tugas atau pemecahan masalah bergantung sepenuhnya oleh atlet. Dengan demikian, dan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa gaya Periksa Diri merupakan suatu metode latihan yang mana seluruh jawaban keputusan dalam proses latihan diberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada
10 atlet yang berlatih bask itu secara individu ataupun kelompok, sedangkan tugas pelatih ialah menyiapkan program latihan, materi latihan, dan petunjuk umum dari pelaksanaan latihan.. c. Shooting Shooting adalah usaha yang dilakukan oleh seseorang pemain untuk memasukan bola kedalam keranjang lawan dengan tujuan memperoleh angka atau skor sebanyakbanyaknya. Defenisi menembak (shooting) menerut Wissel (1996:47) yaitu Menembak adalah singkronisasi antara kaki, pinggang, bahu, siku tembak, kelenturan pergelangan tangan dan jari tangan anda. Tembakan bola dengan halus, berbareng dengan gerakan mengangkat yang ritmis. Tembakan bebas (free throw) adalah tembakan yang dilakukan di daerah lawan sebagai hukuman atas terjadinya pelanggaran. PERBASI (2006,hlm 50) menjelaskan bahwa: Tembakan bebas adalah kesempatan yang diberikan kepada seorang pemain untuk mencetak satu (1) angka dan tidak dijaga, dari suatu posisi dibelakang garis tembakan bebas dan didalam setengah lingkaran. H. Prosedur Pengolahan dan Analisis Data Data masing-masing variabel yang diperoleh melalui proses pengukuran, baik tes awal maupun tes akhir, merupakan skor mentah. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan yang diberikan, harus melalui proses perhitungan secara statistika. Adapun rumusrumus atau langkah-langkah statistika yang digunakan oleh penulis untuk mengolah data hasil tes awal dan tes akhir dikutip dari buku Metode statistika (1986) yang disuse oleh Sudjana sebagai berikut : 1. Menghitung skor rata-rata dari setiap kelompok sampel, dengan menggunakan pendekatan dari Nurhasan (2008, hlm. 24) sebagai berikut: 1.
11 Arti unsur-unsur diatas adalah : X = nilai rata-rata yang dicapai X = skor yang diperoleh Σ = Jumlah N = Jumlah sampel 2. Mencari simpangan baku dengan menggunakan rumus Nurhasan (2008, hlm. 39) adalah sebagai berikut : Arti unsur-unsur diatas adalah : S = Simpangan baku = skor yang diperoleh x = nilai rata-rata n = Jumlah sampel 3. Menguji normalitas dengan uji Lilliefors. Adapun langkah-langkah pengujian yang dapat dilakukan menurut Nurhasan (2008, hlm. 118) adalah sebagai berikut : a. Menyusun data hasil pengamatan, yang dimulai dari nilai pengamatan yang paling kecil sampai nilai pengamatan yang paling besar b. Untuk semua nilai pengamatan dijadikan angka baku Z dengan pendekatan Z-skor yaitu :
12 Z = c. Untuk tiap bangku angka tersebut, dengan bantuan tabel distribusi normal baku ( tabel distribusi Z ). Kemudian hitung peluang dari masing-masing nilai Z (Fzi) dengan ketentuan : jika nilai Z negatf, maka dalam menentukan Fzi-nya adalah 0,5 luas distribusi pada tabel. d. Menentukan nilai proporsi masing-masing nilai Z (Szi) dengan cara melihat kedudukan nilai Z pada nomor urut sampel yang kemudian dibagi dengan banyak sampel. e. Hitung selisih antara F(zi) S(zi) dan tentukan harga mutlaknya f. Ambillah harga mutlak yang paling besar diantara harga mutlak dari seluruh sampel yang ada dan berilah symbol Lo. g. Dengan bantuan tabel Nilai Kritis L untuk uji Lilliofers, maka tentukanlah nilai L. h. Bandingkanlah nilai L dengan nilai Lo untuk mengetahui diterima atau ditolak hipotesisnya, dengan kriteria Terima Ho jika Lo < Lα = Normal Tolak Ho jika Lo > Lα = Tidak normal 4. Menguji homegenitas dengan menggunakan rumus sebagai berikut : Dengan kriteria pengujian terima hipotesis apabila F-hitung lebih kecil dari F-tabel distribusi dengan derajat kebebasan = (V1,V2) dengan tarafnyata (a) = 0, Uji kesamaan dua rata-rata ( skor berpasangan ) Menurut Nurhasan (2008, hlm. 154) uji ini digunakan apabila skor yang kita bandingkan berpasangan (sampel yang digunakan sama dan menggunakan tes yang sama) seperti contoh digunakannya tes awal
13 dan tes akhir pada sebuah eksperimen atau sering juga dikatakan uji beda. Dengan rumus yang digunakan adalah sebagai berikut : Artidariunsur-unsur diatas adalah : t = nilai t hitung yang dicari B = rata-rata nilaibeda SB = simpanganbaku n = jumlahsampel 6. Uji perbedaan dua rata-rata Mengadakan pengujian pada tingkat kepercayaan 0,05 dengan derajat kebebasan (n1+n2-2). Apakah kedua kelompok mempunyai perbedaan yang berarti, atau sebelum dan sesudah diberikan perlakuan selama 12 kali pertemuan apabila hasil perhitungan nilai t t yang terdapat dalam distribuasi t table dengan dk (n1+n2-2) metode tersebut tidak berarti, tetapi sebaliknya jika hasil perhitungan nilai t > t table berarti perbedaan tersebut mempunyai arti. Menguji hasil metode dengan menggunakan rumus uji perbedaan dua ratarata (uji dua pihak ). Uji t digunakan karena data-data berdistribusi normal. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut : dengan : Arti dari unsur-unsur diatas adalah : t = t hitung X 1 = skor rata-rata kelompok 1 X 2 = skor rata-rata kelompok 2
14 S 2 S 1 2 S 2 2 = simpangan baku gabungan = varians kelompok 1 = varians kelompok 2 n1 = banyaknya sampel kelompok 1 n2 = banyaknya sampel kelompok 2 Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan t- hitung dengan t-tabel distribusi t dengan tingkat kepercayaan( α = 0,05) dan derajat kebebasan (dk) = ( n1 + n2 2) uji perbedaan nilai rata-rata di pandang signifikan apabila t hitung< t (1- ½ α ).
15 SHOOTING FREE THROW DALAM BOLABASKET
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam suatu penelitian diperlukan langkah-langkah yang direncanakan dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan langkah-langkah yang direncanakan dan sistematis guna mendapatkan pemecahan atau jawaban-jawaban tertentu terhadap masalah
BAB III METODE PENELITIAN
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam sebuah penelitian tentunya diperlukan suatu metode. Metode ini merupakan cara atau jalan untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan penelitian yaitu mengambarkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian tentunya diperlukan suatu metode dalam pelaksanaanya. Metode ini merupakan cara atau jalan untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu Sugiyono (2008: 3). Bertitik tolak dari permasalahan, rumusan
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara yang digunakan untuk melakukan sebuah penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan penelitian adalah hal yang sangat penting,
BAB IV PENGOLAHAN DAN ANILISIS DATA
BAB IV PENGOLAHAN DAN ANILISIS DATA A. Hasil Pengolahan Data Data yang diperoleh dari hasil tes fleksibilitas pergelangan tangan fleksibilitas sendi bahu dan hasil shooting tembakan bebas free throw dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas gaya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas gaya resiprokal dan komando terhadap hasil belajar menendang dan menahan bola dalam permainan
BAB III METODE PENELITIAN
27 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan subjek penelitian Dalam penelitian ini, penelitian dilakukan di Gor saparua Bandung, penelitian ini dilakukan sebanyak 20 kali pertemuan dan frekuensi latihan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan teknik tes
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan teknik tes dianggapmampu memberikan gambaran tentang pembuktian hasil penelitian.sugiyono (2010:01)
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang dewasa ini berusaha keras melakukan pembangunan disegala bidang untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Setiap usaha
BAB III METODE PENELITIAN
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Tempat pelaksanaan dalam penelitian ini tempat penelitian di Sekolah Sepakbola (SSB) IPI GS Bandung yang ada di lapangan SMK VIKU kompleks TNI
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan suatu usaha untuk menemukan kebenaran suatu ilmu untuk memecahkan suatu permasalahan yang ada. Metode penelitian merupakan suatu proses
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Pada suatu penelitian penggunaan metode yang dipakai harus tepat dan mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah sesuai
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
30 A. Metode Penelitian BAB III PROSEDUR PENELITIAN Pada suatu penelitian seorang peneliti harus menggunakan metode-metode penelitian untuk mendapatkan suatu data yang akurat. Metode penelitian merupakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di lapangan bola basket SMPN 1 Jatinangor. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama 2
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian pasti mutlak diperlukan metode yang akan digunakan. Karena dengan menggunakan metode, maka terdapat cara untuk menyelesaikan sebuah
BAB III METODE PENELITIAN. adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Dalam
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada saat setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Dalam menggunakan metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas strategi dalam
40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkapkan efektifitas strategi dalam pembelajaran sepakbola terhadap hasil belajar menendang dan menahan bola
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian perlu menetapkan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu rumusan masalah. Keberhasilan suatu penelitian tidak
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek/ Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi Penelitian merupakan tempat dimana seorang peneliti melakukan sebuah penelitiannya. Dalam penelitian ini, peneliti
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan
BAB III METODE PENELITIAN
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Jadwal yang terencana dengan baik sangat menentukan terhadap kelancaran dan kelangsungan dari pelaksanaan penelitian.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III A. Metode Penelitian PROSEDUR PENELITIAN Metode penelitian memiliki kedudukan yang sangat penting dalam proses penelitian, dalam setiap penelitian memerlukan sebuah metode. Penggunaan metode dalam
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah suatu cara atau teknik yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian. Surakhmad (1990, Hlm. 1) menjelaskan bahwa: Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. eksperimental yaitu mencobakan sesuatu untuk mengetahui pengaruh atau akibat
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode ini digunakan atas dasar pertimbangan bahwa sifat penelitian eksperimental
BAB III METODELOGI PENELITIAN. mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Sugiyono (2009:6)
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Dalam melakukan penelitian diperlukan pemilihan metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Sampel Penelitian Sugiyono (2009:80) menjelaskan bahwa Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik
BAB III METODE PENELITIAN. metode yang tepat sehingga dapat memberikan kemudahan untuk memecahkan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Dalam melakukan penelitian diperlukan pemilihan metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan diteliti, karena metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan diteliti, karena metode penelitian
METODE PENELITIAN. merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam penelitian
PERBANDINGAN ANTARA LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN GERAKAN BENCH PRESS DAN PUSH UP TERHADAP HASIL TEMBAKAN FREE THROW DALAM PERMAINAN BOLA BASKET
PERBANDINGAN ANTARA LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN GERAKAN BENCH PRESS DAN PUSH UP TERHADAP HASIL TEMBAKAN FREE THROW DALAM PERMAINAN BOLA BASKET Taryono, S.Pd. *) ABSTRAK Dalam proses pelatihan khususnya
BAB III METODE PENELITIAN A.
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam sebuah penelitian diperlukan metode yang tepat dan sesuai denga masalah dan tujuan yang akan dicapai. Secara umum metode merupakan cara yang hendak
III. METODOLOGI PENELITIAN. dihadapi. Menurut Arikunto (1998 : 3) penelitian eksperimen adalah suatu
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan strategi umum yang dianut dalam pengumpulan data dan analisis data yang diperlukan, guna menjawab persoalan yang dihadapi. Menurut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada dasarnya metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Suatu hasil dari penelitian harus diuji
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian tersebut.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penggunaan metode penelitian disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitiannya.
45 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam sebuah penelitian memerlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan
R O 1 X O 2 R O 3 O 4
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian eksperimen memiliki berbagai bentuk desain penelitian, penggunaan desain tersebut, disesuaikan dengan aspek penelitian serta masalah pokok
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
37 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan
BAB III METODE PENELITIAN
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan rangkaian cara atau kegiatan pelaksanaan penelitian yang didasari oleh asumsi-asumsi dasar, pandangan-pandangan filosofis dan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan suatu penelitian, perlulah adanya suatu metode penelitian untuk memperoleh, menganalisis dan menyimpulkan data hasil penelitian.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet PPLP Panahan Jawa Barat sebanyak 12 orang atlet.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan, menggambarkan dan menyimpulkan
BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN. Populasi penelitian merupakan sebuah kumpulan individu atau objek
BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian 1. Populasi Populasi penelitian merupakan sebuah kumpulan individu atau objek yang mempunyai sifat-sifat umum. Dalam hal ini Arikunto (2002:102)
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Lebih lanjut Surakhmad (1998, hlm. 131) menjelaskan bahwa:
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian. Dalam setiap penelitian diperlukan suatu metode. Metode penelitian adalah suatu cara yang dipakai peneliti dalam melakukan penelitiannya. Sugiyono (2013,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti dalam memperoleh satu kesimpulan yang sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti. Dalam
III. METODOLOGI PENELITIAN. tujuan dengan sebaik mungkin dari usaha penelitian itu sendiri (Surachmad,
60 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara berfikir dan berbuat, yang dipersiapkan dengan baik untuk mengadakan suatu penelitian dan untuk mencapai suatu tujuan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian M e t o d e p e n e l i t i a n a d a l a h s u a t u c a r a a t a u t e k n i k y a n g d i g u n a k a n u n t u k m e m e c a h k a n s u a t u m
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis, dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. mencapai suatu tujuan. Menurut Surakhmad (1998: 121) menjelaskan bahwa:
48 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode perlu dilakukan agar penelitian dapat terarah sehingga dapat menjawab hipotesis yang diajukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang sesuai dan dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan dikaji kebenarannya, penggunaan metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penulis menggunakan metode eksperimen untuk membuktikan kebenaran hipotesis dan juga untuk mengetahui dampak metode latihan yang lebih baik. Eksperimen adalah
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian tersebut. Tujuan penelitian
36 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam
BAB III METODE PENELITIAN. mengandung arti bahwa metode penelitian begitu penting dalam pengumpulan dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode sangat diperlukan dalam setiap penelitian. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitian. Hal ini mengandung
III. METODOLOGI PENELITIAN. rancangan true exsperimental design yang bertujuan untuk mengetahui
30 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan rancangan true exsperimental design yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suatu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Waktu dan tempat dalam penelitian akan dilaksanakan pada : Jl. Raya Lembang No. 357 Kab. Bandung Barat.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Operasional Penelitian Secara operasional, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh metode pembelajaran demonstrasi dan metode pembelajaran tugas (latihan)
METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni diartikan sebagai
58 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni diartikan sebagai Penelitian yang digunakan untuk mengungkapkan sebab dan akibat dengan cara
BAB III METODE PENELITIAN. digunakan dalam pengumpulan data, tentu saja harus sesuai dengan sifat,
48 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan cara yang digunakan atau ditempuh dalam suatu penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan penelitian merupakan hal yang sangat penting,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan langkah-langkah bagaimana penelitian dilakukan sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Menurut Sugiyono (2012:3) secara
III. METODE PENELITIAN. hasil yang sesuai dengan tujuan penelitian. ajaran-ajaran mengenai metode-metode yang dipergunakan di dalam proses
III. METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang di pergunakan untuk pemecahan masalah dengan teknik dan cara tertentu sehingga diperoleh untuk memperoleh hasil yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Penetapan Lokasi dan Waktu Penelitian 1.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Gorontalo. Sekolah yang menjadi lokasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tempat penelitian di laksanakan di SMA Negeri 1 Boliyohuto.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 3.1.1 Tempat Tempat penelitian di laksanakan di SMA Negeri 1 Boliyohuto. 3.1.2 waktu Waktu penelitian di laksanakan selama 2 bulan, mulai bulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode penelitian Metode merupakan suatu cara atau jalan yang ditempuh untuk dapat mencapai suatu tujuan. Sugiono (2008: 1) menjelaskan tentang penelitian sebagai berikut:
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel 1. Lokasi penelitian Lokasi untuk melakukan penelitian ini yaitu di Kampus FPOK UPI Padasuka yang beralamat di Jl. PHH Mustopha No.200, Cicaheum,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Lokasi dan Waktu Penelitian Jadwal yang terencana dengan baik sangat menentukan terhadap kelancaran dan kelangsungan dari pelaksanaan penelitian
BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN. penelitian. Berdasarkan pengertian di atas, maka populasi merupakan
46 BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian 1. Populasi Penelitian Menurut Arikunto (2010:173) populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Berdasarkan pengertian di atas, maka populasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2006:1). Bertitik tolak dari permasalahan,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populai, dan Sampel 1. Lokasi Penelitian Lokasi Penelitian bertempat di pelataran Gymnasium dan tempat latihan beban kampus UPI, Bandung. 2. Populasi Penelitian Populasi
BAB III METODE PENELITIAN. Pada proses penelitian hendaknya dapat menentukan suatu metode
93 BAB III METODE PENELITIAN A. Prosedur Penelitian Pada proses penelitian hendaknya dapat menentukan suatu metode penelitian yang akan digunakan, hal ini berdasarkan pada suatu pemahaman bahwa metode
BAB III METODE PENELITIAN
A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Dalam melakukan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan di SMP Negeri 7 Gorontalo
31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan di SMP Negeri 7 Gorontalo 3.1. Waktu Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan
BAB III METODELOGI PENELITIAN
27 BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Untuk mendapatkan data yang jelas maka dibutuhkan suatu metode penelitian yang sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian yang hendak diteliti, hal
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
38 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengadakan
