Oleh : Pandu Pratomo, Sri Suwitri, Ari Subowo
|
|
|
- Hengki Budiman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Analisis Dampak Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama 3 Semarang ( Kajian Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang 420/3271 Tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Reguler Di Kota Semarang 2010/2011 ) Oleh : Pandu Pratomo, Sri Suwitri, Ari Subowo JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Jalan Profesor Haji Soedarto, Sarjana Hukum Tembalang Semarang Kotak Pos 1269 Telepon (024) Faksimile (024) Laman : [email protected] ABSTRACT The problem admission process in SMP 3 Semarang was always about the achievement scores of the prospective students that applied to SMP 3 Semarang. This problem is getting worst and more complex by years, so SMP 3 Semarang is trying to prevent it by making a policy that oblige all prospective students that want to apply to SMP 3 Semarang by using the achievement scores to undergo the achievement scores test done by the school admission committee and oblige to sign a stamped statement that acknowledge the truth of their achievement scores as well. This research aims to identify and analyze the policy impact of school admission policy made by SMP 3 Semarang and to find out all the supporting and impeding aspects during the policy implementation/practice. The research uses descriptive qualitative. In conclusion The research showed that this policy that have been made by SMP 3 Semarang have both internal and external effects, in the form of positive responds giving by public and the Education Board itself already fully support as well the policy that oblige all prospective students that want to apply by using the achievement scores must undergo the achievement scores test done by the school admission committee and oblige to sign a stamped statement that acknowledge the truth of their achievement scores. This policy is having effect on SMP 3 Semarang as well in the form of the descent rate of fraud in the school admission process in SMP 3 Semarang, so the school quality is maintained Keyword : Analysis of Impact, Internal Impact, External Impact, School Admission A. Latar Belakang Selama beberapa tahun belakangan ini masalah yang terjadi dalam penerimaan peserta didik khususnya di Kota Semarang begitu kompleks mulai dari adanya masalah seleksi khusus, sistem rayonisasi, sampai 1
2 dengan masalah penggunaan nilai prestasi yang akhir-akhir ini sering dibicarakan. Dari sekian banyak masalah penerimaan peserta didik diatas masalah penggunaan nilai prestasi merupakan masalah yang sering dihadapi sekolah-sekolah, dan khususnya menjadi masalah besar bagi sebuah sekolah unggulan seperti SMP 3 Semarang. Karena merupakan sekolah unggulan, maka praktik manipulasi pun semakin banyak terjadi, dibandingkan dengan sekolah yang bukan unggulan. Bagi sekolah unggulan, dampak masalah ini begitu kompleks karena dapat menurunkan mutu sekolah. Mutu bagi sebuah sekolah unggulan merupakan salah satu elemen penting yang harus selalu dijaga sehingga jangan sampai dalam proses penerimaan inputnya terdapat manipulasi-manipulasi yang berpengaruh terhadap kualitas input calon siswa didik. Berdasarkan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Nomor 420/3721 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Reguler Tahun Pelajaran 2010/2011, seleksi penerimaan peserta didik SMP menggunakan nilai ujian akhir (UASBN) SD sebagai komponen utama, dan komponen tambahan berupa nilai kemaslahatan, nilai lingkungan, dan nilai prestasi. Hal ini diperjelas juga pada Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Nomor 420/3721 tentang Petunujuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Reguler pada pasal 21 Bab IX tentang nilai prestasi. Komponen-komponen tambahan inilah yang menjadi masalah dalam penerimaan peserta didik dari tahun ke tahun, karena pada umumnya para orang tua calon peserta didik yang nilai UASBN-nya belum memenuhi syarat selalu berusaha untuk mendapatkan nilai tambahan dengan memanfaatkan jalur komponen nilai tambahan agar anaknya dapat tetap diterima di sekolah yang diinginkan. Praktik manipulasi perolehan nilai prestasi dengan pembuktian hanya berupa piagam dari tahun ke tahun membuat sekolah terus kecolongan, yang berakibat jangka panjang terhadap penurunan mutu sekolah tersebut karena penerimaan bibit-bibit yang tidak sesuai dengan syarat unggul yang telah ditetapkan. Hal ini tentu saja kemudian mengancam status SMP 3 sebagai jaminan sekolah unggulan dan mengancam standar output sekolah unggulan itu sendiri. Oleh karena itu dari tahun ke tahun, untuk menangani masalah ini SMP 3 Semarang terus berusaha mencari jalan keluar agar tetap terus tidak kecolongan terhadap praktik manipulasi jalur nilai prestasi ini. Cara yang diterapkan oleh SMP 3 Semarang untuk mengatasi masalah ini dibuat berupa kebijakan sekolah berupa tes uji prestasi dan pemberiaan surat pernyataan. Kebijakan sekolah ini tertuang dalam Surat keputusan Kepala SMP 3 Semarang Nomor 800/792/2010 tentang Pembentukan Panitia Penerimaan Peserta didik (PPD) kelas VII SMP 3 Semarang Tahun 2010/2011. Didalam surat keputusan terebut terdapat panitia yang khusus menangani kebijakan baru tersebut. Berdasarkan uraian di atas, penulis menjadi ingin tahu lebih dalam bagaimana praktik proses penerimaan calon peserta didik di SMP 3 Semarang, masalah-masalah yang terjadi di lapangan khususnya masalah nilai prestasi, dan kiat-kiat SMP 3 sebagai salah satu sekolah unggulan dalam mengatasi permasalahan penyaringan calon siswa didik melalui nilai prestasi yang selalu terjadi dari tahun ke tahun ini. Penulis juga ingin mengetahui bagaimana efektifitas dan dampak dari kebijakan penerimaan peserta didik yang 2
3 dibuat SMP 3 Semarang dalam mengatasi masalah manipulasi dalam penerimaan peserta didik. Inilah alasan penulis mengambil judul Analisis Dampak Kebijakan Penerimaan Peserta Didik SMP Negeri 3 Kota Semarang (Kajian Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Nomor 420/3271 Tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Reguler di Kota Semarang 2010/2011) B. Tujuan Penelitian A. Untuk menjelaskan dan menganalisis dampak kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP Negeri 3 Semarang untuk mengatasi permasalahan nilai prestasi dalam proses penerimaan peserta didik reguler B. Untuk mengetahui dan menjelaskan aspek yang mendukung dan menghambat kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP Negeri 3 Semarang guna mengatasi permasalahan nilai prestasi dalam proses penerimaan peserta didik C. Kerangka Teori C.1 Kebijakan publik Kebijakan publik menurut Thomas R. Dye (dikutip dalam Islamy, 2007 : 18) adalah apapun yang dipilih oleh pemerintah untuk dilakukan atau tidak dilakukan (public policy is whatever governments choose to do or not to do). Konsep tersebut sangat luas karena kebijakan publik mencakup sesuatu yang tidak dilakukan pemerintah disamping yang dilakukan oleh pemerintah ketika pemerintah menghadapi suatu masalah publik. Definisi kebijakan publik dari Thomas R. Dye tersebut mengandung makna bahwa kebijakan publik tersebut dibuat oleh badan pemerintah, bukan organisasi swasta dan kebijakan publik menyangkut pilihan yang harus dilakukan atau tidak dilakukan oleh pemerintah. James E. Anderson (dikutip dalam Islamy, 2007 : 19) mengartikan kebijakan publik sebagai kebijakankebijakan yang dikembangkan oleh badan-badan dan pejabat pemerintah. Menurut Anderson, implikasi dari pengertian kebijakan publik tersebut adalah : (1) bahwa kebijakan publik itu selalu mempunyai tujuan tertentu atau merupakan tindakan yang berorientasi pada tujuan, (2) bahwa kebijakan itu berisi tindakan-tindakan atau pola-pola tindakan pejabat-pejabat pemerintah, (3) bahwa kebijakan itu adalah apa yang benar-benar dilakukan oleh pemerintah, (4) bahwa kebijakan publik itu bersifat positif dalam arti merupakan beberapa bentuk tindakan pemerintah mengenai suatu masalah tertentu atau bersifat negatif dalam arti merupakan keputusan pejabat pemerintah untuk tidak melakukan sesuatu, dan (5) bahwa kebijakan publik setidak-tidaknya dalam arti yang positif didasarkan atau selalu dilandaskan pada peraturan perundangundangan yang bersifat memaksa. Dari penjelasan kebijakan publik diatas selanjutnya dapat ditarik kesimpulan bahwa kebijakan publik adalah serangkaian tindakan atau action dari pemerintah mengenai pencarian jalan keluar dari permasalahan yang tidak dapat lagi diselesaikan oleh masyarakat itu sendiri dan terdapat paksaan kepada masyarakat untuk mematuhinya dan melaksanakan. Secara analisis terdapat dua unsur yang terdapat dalam kebijakan yaitu tujuan kebijakan (policy objectives) dan cara atau peralatan untuk mencapai tujuan ( policy instrument). Tujuan tertentu yang ingin dicapai merefleksikan nilai yang mendasari dan ingin diwujudkan. Hal ini mempengaruhi cara atau langkahlangkah yang dipilih atau instrumen untuk mencapainya 3
4 C.2 Analisis Kebijakan Ada beberapa model analisis kebijakan yang dikemukakan oleh William Dunn (2003: ) yaitu sebagai berikut : 1. Model Prospektif yaitu bentuk analisis kebijakan yang mengarahkan kajiannya pada konsekuensikonsekuensi kebijakan sebelum suatu kebijakan diterapkan. Model ini dapat disebut sebagai model prediktif, karena seringkali melibatkan teknikteknik peramalan ( forecasting) untuk memprediksi kemungkinankemungkinan yang akan timbul dari suatu kebijakan yang akan diusulkan. 2. Model Retrospektif adalah analisis kebijakan yang dilakukan terhadap akibat-akibat kebijakan setelah suatu kebijakan diimplementasikan. Model ini biasanya disebut model evaluatif,karena banyak melibatkan pendekatan evaluasi terhadap dampak-dampak kebijakan yang sedang atau telah diterapkan. 3. Model Integratif adalah model perpaduan antara kedua model di atas. Model ini sering disebut sebagai model komprehensif atau model holistik, karena analisis dilakukan terhadap konsekuensi-konsekuensi kebijakan yang mungkin timbul, baik sebelum maupun sesudah suatu kebijakan dioperasikan. Model analisis kebijakan ini biasanya melibatkan teknik-teknik peramalan dan evaluasi secara terintegrasi. C.3 Evaluasi Dampak Kebijakan Dalam Studi Analisis Kebijakan Publik, analisis kebijakan publik seringjuga disebut evaluasi kebijakan. Mengapa Evaluasi kebijakan dilakukan, karena pada dasarnya setiap kebijakan negara ( public policy ) mengandung resiko untuk mengalami kegagalan. Mengutip pendapat Hogwood dan Gunn ( 1986), selanjutnya menjelaskan bahwa penyebab dari kegagalan suatu kebijakan ( policy failure ) dapat dibagi menjadi 2 katagori yaitu : ( 1 ) karena non implementation (tidak terimplementasi, dan ( 2 ) karena unsuccessful (implementasi yang tidak berhasil. Tidak terimplementasikannya suatu kebijakan itu berarti bahwa kebijakan itu tidak dilaksanakan sesuai dengan di rencanakan. Implementasi yang tidak berhasil biasanya terjadi bila suatu kebijakan tertentu telah dilaksanakan sudah sesuai rencana, dengan mengingat kondisi eksternal ternyata sangat tidak menguntungkan, maka kebijakan pendidkan tersebut tidak dapat berhasil dalam mewujudkan dampak atau hasil akhir yang telah dikehendaki. Pada studi evaluasi kebijakan telah dibedakan antara policy impact / outcome dan policy output. Policy Impact / outcome adalah akibat-akibat dan konsekuensi konsekuensi yang ditimbulkan Policy output ialah dari apa-pa yang telah dihasilkan dengan adanya program proses perumusan kebijakan pemerintah ( Islamy, 1986 : ).Dampak kebijakan disini tidak lain adalah seluruh dari dampak pada kondisi dunia -nyata ( the impact of a policy is all its effect on real world conditions ), untuk itu masih menurut ( Dye, 1975: 367 ) yang termasuk dampak kebijakan adalah : 1. Dampak pada masalah public (pada kelompok sasaran) yg diharapakan atau tidak 2. Dampak pada kelompok diluar sasaran sering juga disebut eksternalitas / dampak melimpah(spillover effects) 3. Dampak sekarang dan yg akan datang 4. Dampak biaya langsung yang dikeluarkan untuk membiayai program 5. Dampak tak langsung (yg dikeluarkan publik akibat suatu kebijakan ). 4
5 Dampak Kebijakan yang digunakan oleh peneliti adalah sebagai berikut : Dampak internal, meliputi : 1. Ketersediaan data 2. Lembaga atau organisas Dampak Eksternal meliputi, meliputi : 1. Lingkungan 2. Masyarakat 3. Psikologis 4. Ekonomi Pemilihan dampak kebijakan ini diambil dari beberapa teori dampak kebijakan dari Thomas dye, Langbein Weiss dan Finterbusch and motz. D. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif bersifat deskriptif dimana hasil penelitiaan berupa kata-kata dan bukan angka, kalaupun ada angka itu hanya sebagai penunjang dalam penjelasan hasil wawancara. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan panduan interview guide, catatan lapangan, dokumen, foto dan lain-lain. Lokus penelitian berada di SMP 3 Semarang dan Dinas pendidikan Kota Semarang. Peneliti mengumpulkan data menggunakan panduan wawancara dan sofware recorder yang terdapat pada Handphone sebagai alat bantu. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara kepada informan, dan observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari catatan, buku, dokumen, dan sumber lain. Teknik pengumpulkan data yaitu wawancara dan dokumentasi. E. Pembahasan 1. Analisis dampak kebijakan Kebijakan penerimaan peserta didik SMP Negeri 3 Semarang berupa surat pernyataan merupakan salah satu kebijakan yang baru dan mulai diterapkan mulai tahun 2010/2011.Kebijakan ini dibuat oleh SMP 3 Negeri 3 Semarang guna mengatasi permasalahan dalam penerimaan peserta didik yang terjadi di SMP 3 Semarang yaitu masalah nilai prestasiberupa piagam aspal. Masalah ini terjadi karena keinginan dari para orang tua wali murid untuk menyekolahkan anaknya di salah satu SMP favorit yaitu SMP 3 Semarang. keinginanyang kuat dari para orang tua wali murid inilah yang membuat mereka melakukan segalacara agar anaknya walaupun dengan nilai rendah tetap dapat bersekolah di SMP 3 dengan memanfaatkan nilai prestasi palsu menggunakan piagam aspal, oleh karena itu dengan masalah yang terjadi disini peneliti merasa tertarik untuk menganalisis dampak kebijakan yang dibuat oleh SMP 3 Semarang dalam mengatasi masalah nilai prestasi. Evalausi dampak adalah suatu identifikasi sistematik tentang efek positif dan negatif dan apa yang diharapkan dan tidak diharapkan, sehingga lembaga atau organisasi yang membuat kebijakan telah menentukan atau memetakan dampak apa saja yang terjadi, bisa dampak internal maupun dampak eksternal. 1. Dampak internal Dampak internal merupakan pengaruh yang ditimbulkan yang berasal dari dalam suatu kebijakan yang telah ditentukan dan dibuat oleh organisasi atau lembaga, adapun dampak internal di sini meliputi a. Ketersediaan data meliputi datadata yang akan digunakan untuk merumuskan kebijakan. Di dalam membuat kebijakan guna mengatasi permasalan manipulasi nilai prestasi pihak SMP Negeri 3 Semarang hanya menggunakan data hasil PPD dimana terdapat data mengenai siswa yang terbukti melakukan kecurangan. Dari data yang sudah tersedia di atas 5
6 maka di sini panitia beserta kepala sekolah akan langsung mengadakan rapat guna membuat kebijakan. Dampak yang bisa dirasakan dengan adanya kebijakan ini bagi SMP 3 Semarang tentu dengan adanya penambahan dalam mekanisme penerimaan peserta didik di SMP 3 Semarang berupa tes uji prestasi dan pemberian surat pernyataan. b. Lembaga organisasi dampak dari adanya kebijakan penerimaan peserta didik yang berpengaruh terhadap lembaga itu sendiri. Dampak kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang adalah angka kecurangan pada tahun ajaran berikutnya semakin berkurang, tentu dengan penurunan angka kecurangan ini akan berdampak pada mutu SMP 3 Semarang sebagai salah satu sekolah unggulan tetap terjaga 2. Dampak eksternal - merupakan pengaruh yang ditimbulkan yang berasal dari luar suatu kebijakan yang telah ditentukan dan dibuat oleh organisasi atau lembaga, adapun dampak eksternal disini meliputi : a. Lingkungan efek yang ditimbulkan dari adanya kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat SMP 3 Semarang terhadap lingkungan sekitar. Kebijakan ini bukan tidak mungkin dapat juga diterapkan oleh sekolah lain di kota Semarang agar dalam proses penerimaan peseerta didik dapat berjalan lancar tanpa adanya kecurangan b. Masyarakat tanggapan masyarakat terhadap kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat SMP 3. dampak adanya kebijakan ini bagi masyarakat adalah masyarakat jadi semakin paham mengenai mekanisme baru dalam penerimaan peserta didik di SMP 3 Semarang berupa penambahan tes uji prestasi dan pemberian surat pernyataan, sehingga disini masyarakat tidak lagi melakukan kecurangan dalam penerimaan peserta didik c. Psikologis - dampak yang lebih bersifat personal seperti perasaan stress, emosi, depresi, yang dialami para calon peserta didik. Berdasarkan hasil di lapangan kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang tentu akan membuat siswa yang terbukti melakukan kecurangan akan merasa tertekan secara psikologis karena tidak terbukti bisa menampilkan prestasi sesuai dengan piagam yang digunakannya. d. Ekonomi - dampak ekonomis disini lebih melihat adanya dana atau anggaran tertentu dalam membuat kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat SMP 3 Semarang berupa tes uji prestasi dan pemberian surat pernyataan. Berdasarkan hasil di lapangan kebijakan penerimaan peserta didik dalam hal pembuatannya SMP 3 tidak membutuhkan biaya atau anggaran khusus. Adapun biaya yang dikeluarkan hanya untuk pemberian snack dan alat kantor pada saat rapat 3. Aspek pendukung kebijakan (internal) aspek pendukung kebijakan yang berasal dari dalam lembaga atau organisasi, meliputi : 1. Ketersediaan data - tersedianya data yang dapat mendukung kebijakan agar berjalan lebih efektif. Dengan adanya data hasil PPD ini tentu mendukung kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan praktek kecurangan dalam proses penerimaan peserta didik dapat teratasi 2. Lembaga atau organisasi - berupa dukungan yang diberikan dari lembaga atau organisasi tersebut serta Dinas yang terkait dengan masalah ini, yaitu Dinas Pendidikan. 6
7 Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa baik itu SMP 3 Semarang maupun dari Dinas Pendidikan sama sama mendukung adanya kebijakan ini 4. Aspek pendukung kebijakan (eksternal) aspek pendukung kebijakan yang berasal dari luar lembaga atau organisasi, meliputi: a. Lingkungan - aspek dari lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi jalannya kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang. Lingkungan sekitar SMP 3 Semarang baik itu masyarakat maupun sekolah lain mendukung adanya kebijakan ini, ini terbukti dengan tanggapan positif masyarakat di sekitar lingkungan SMP 3 Semarang b. Masyarakat peran serta masyarakat dalam mendukung kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat SMP 3 Semarang. Adapun cara yang dapat dilakukan masyarakat guna mendukung kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang adalah dengan tidak melakukan kecurangan dalam proses penerimaan peserta didik c. Psikologis - adanya bentuk dukungan dari para orang tua wali atau calon murid dengan bentuk perasaan senang, emosi, depresis dll. Apabila calon murid tersebut terbukti melakukan kecurangan maka tentu hal ini akan berakibat pada mental calon siswa tersebut dan tentunya akan merasa sangat malu karena tidak bisa menunjukan prestasi sesuai dengan piagam prestasinya, sehingga ini dapat juga menjadi pelajaran bagi orang tua wali dan calon siswa agar dikemudiaan hari tidak melakukan kecurangan. d. Ekonomi - adanya pengaruh dari faktor ekonomi yang mendukung kebijakan ini. Dalam praktek pembuatann kebijakan tes uji dan prestasi tidak memerlukan anggaran khusus dalam pembuatannya. Hal ini terjadi karena adanya program sekolah gratis di mana semua pembiayaan telah didanai oleh BOS. Adapun biaya maupun honor kepada panitia penerimaan peserta didik sudah dihapuskan, sebagai gantinya panitia penerimaan peserta didik hanya mendapat pemberiaan snack serta penyediaan alat tulis kantor. 5. Aspek penghambat kebijakan (internal) - aspek yang menghambat kebijakan dari dalam lembaga atau organisasi, meliputi : a. Ketersediaan data Data yang ada berupa hasil PPD dan data siswa yang melakukan kecurangan telah tersimpan rapi dan dapat digunakan untuk hasil evaluasi setiap ada penerimaan peserta didik b. Lembaga atau organisasi- dalam hal ini SMP 3 Semarang atau dinas pendidikan ada yang menolak kebijakan tes uji prestasi dan pemberiaan surat pernyataan yang dibuat oleh SMP 3 Semarang. Dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa hampir semua pihak di SMP 3 Semarang mendukung adanya kebijakan tes uji dan pemberiaan surat pernyataan ini karena kebijakan ini terbukti mampu menurunkan angka kecurangan dari tahun ke tahun, serta juga adanya imbauan dari dinas pendidikan kota semarang agar sekolah lain untuk bisa juga meniru apa yang dilakukan SMP 3 semarang dalam mengatasi kecurangan dalam proses penerimaan peserta didik 6. Aspek penghambat kebijakan (eksternal) aspek penghambat kebijakan yang berasal dari luar lembaga atau organisasi, meliputi a. Lingkungan - aspek dari lingkungan luar yang mungkin menghambat kebijakan penerimaan peserta didik 7
8 yang dibuat SMP 3 Semarang. Bentuk dukungan disini adalah baik itu masyarakat, sekolah dan juga dinas pendidikan menyambut postif adanya kebijakan ini. Dari dinas pendidikan juga menyarankan agar kebijakan ini dapat juga ditiru oleh sekolah lain. b. Masyarakat - adanya bentuk penolakan atau resistensi dari masyarakat terhadap kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat SMP 3 Semarang. Dari hasil penjelasan di atas salah satu hambatan yang terjadi adalah para orang tua wali murid yang banyak memberikan alasan apabila anaknya akan di tes nilai prestasi. Hal ini tentu saja orang tua wali murid tersebut diindikasikan menggunakan piagam prestasi palsu c. Psikologis - adanya perasaan tertekan dari para calon murid yang terbukti melakukan kecurangan. faktor psikologis merupakan salah satu penghambat kebijakan ini dimana, apabila calon murid terbukti melakukan kecurangan tentu akan menimbulkna perasaan tertekan dan malu dari murid tersebut. Hal inilah yang bisa menghambat proses penerimaan peserta didik karena siswa tersebut merasa malu, oleh karena itu diharapkan kesadaran dari para orang tua wali murid yang mendaftarkan anaknya dengan tidak melakukan praktek kecurangan. d. Ekonomi - aspek dari segi ekonomi yang dapat menghambat kebijakan ini. faktor ekonomi tidak menjadi hambatan dalam kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat SMP 3 Semarang. Hal ini terjadi, karena dalam praktek dan pembuatan kebijakan penerimaan peserta didik tidak memerlukan dana atau anggaran khusus, karena sudah ada program sekolah gratis dimana semua pembiayaan sudah masuk dalam dana BOS dari pemerintah. Sebagai gantinya panitia hanya akan mendapat snack serta pemberiaan alat tulis kantor F. Penutup A. Kesimpulan 1. Dampak Positif a. Adanya kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang terbukti berhasil dalam mengurangi praktek kecurangan berupa manipulasi piagam prestasi yang dilakukan oleh para orang tua wali murid b. Dengan adanya kebijakan penerimaan peserta didik reguler yang dibuat oleh SMP 3 Semarang dalam mengatasi masalah nilai prestasi maka SMP 3 Semarang sebagai salah satu sekolah unggulan tetap terjaga c. Adanya kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang diharapkan dapat juga ditiru oleh sekolah lain untuk mencegah adanya kecurangan 2. Dampak negatif adanya penambahan mekanisme dalam proses penerimaan peserta didik berupa tes uji prestasi dan pemberiaan surat pernyataan membuat jalannya proses penerimaan peserta didik semakin lama B. Saran 1. Kebijakan penerimaan peserta didik yang dibuat oleh SMP 3 Semarang agar dipertahankan pada tahun ajaran yang akan datang. Hal ini perlu dilakukan agar praktik kecurangan dalam proses penerimaan peserta didik tidak terjadi lagi 2. Saran yang terakhir adalah dalam hal ini disarankan untuk para orang tua wali murid untuk tidak menggunakan berbagai cara dan menghalalkan segala cara agar anaknya dapat diterima di sekolah yangdiinginkan. Tanamkanlah sikap kejujuran kepada putra-putrinya agar dapat berlaku 8
9 jujur sejak dini dengan tidak melakukan kecurangan. Islamy, M. Irfan, 2007.Prinsip-prinsip Perumusan Kebijaksanaan Negara.Jakarta : Bumi Aksara. DAFTAR PUSTAKA Buku Dunn, William.2003.Pengantar Analisis Kebijakan Publik edisi Kedua. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.. Moleong, Lexy Metodologi Penelitian Kualitatif. ed.rev, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya. Wibawa, Samodra, 1992, Kebijakan Publik : Proses dan Analisis.Jakarta : Intermedia. 9
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN Oleh : Bagus Danar Andito, Ari Subowo, Dewi Rostyaningsih JURUSAN
EVALUASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 11 TAHUN 2000 TENTANG PENGATURAN DAN PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA
EVALUASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 11 TAHUN 2000 TENTANG PENGATURAN DAN PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PEDAGANG KAKI LIMA SIMPANG LIMA SEMARANG Oleh : Christine Gitta Candra Puspita,
Oleh : Rista Dewi Putriana, Hartuti Purnaweni
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI NONFORMAL DI KECAMATAN TEMBALANG Oleh : Rista Dewi Putriana, Hartuti Purnaweni Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas
STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI BOS TAHUN 2011 di SMP AL AZHAR 14, SMP 12 dan SMP 29 Kota SEMARANG
STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI BOS TAHUN 2011 di SMP AL AZHAR 14, SMP 12 dan SMP 29 Kota SEMARANG Oleh: Ragil Septiana W, Aufarul Marom, Retna Hanani Jurusan Administrasi Publik Fakultas
EVALUASI KEBIJAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 AMPIBABO KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG
EVALUASI KEBIJAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 AMPIBABO KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Rifka S. Akibu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah
Analisis Kebijakan Publik
Analisis Publik ASROPI, SIP, MSi [email protected] Pusat Kajian Manajemen Lembaga Administrasi Negara 2010 Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pengertian Publik (policy) Policy means plan of action,
BULETIN ORGANISASI DAN APARATUR
BULETIN ORGANISASI DAN APARATUR I. Pendahuluan Banyaknya kebijakan yang tidak sinkron, tumpang tindih serta overlapping masih jadi permasalahan negara ini yang entah sampai kapan bisa diatasi. Dan ketika
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN SISWA MISKIN SEKOLAH DASAR DI KECAMATA TEMBALANG, KOTA SEMARANG. Oleh : Didik Nugroho, Hesti Lestari, Slamet Santoso
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN SISWA MISKIN SEKOLAH DASAR DI KECAMATA TEMBALANG, KOTA SEMARANG Oleh : Didik Nugroho, Hesti Lestari, Slamet Santoso JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU
HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI DIPREDIKSI DARI EMOTIONAL QUOTIENT
HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI DIPREDIKSI DARI EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) DAN KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : RESTY HERMITA NIM K4308111 FAKULTAS
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK ILMU ADMINISTRASI NEGARA
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK ILMU ADMINISTRASI NEGARA 1 PROSES KEBIJAKAN PUBLIK Proses kebijakan publik merupakan proses yg amat rumit dan kompleks. Oleh karenanya untuk mengkajinya para ahli kemudian membagi
Analisis Kualitas Pelayanan E-Procurement pada Pengadaan Barang dan Jasa di Kota Semarang
Analisis Kualitas Pelayanan E-Procurement pada Pengadaan Barang dan Jasa di Kota Semarang Oleh Riyan Rahayu Pratiwi, Nina Widowati, Rihandoyo Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ANALISIS KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SEMARANG
ARTIKEL ANALISIS KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SEMARANG Oleh : Rabindra Rahadiyan P, Herbasuki N, M. Suryaningsih Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan
Jurnal Seni dan Pembelajaran TEKNIK PENILAIAN OBSERVASI PADA RAGAM GERAK TARI BEDANA DI SMP WIYATAMA BANDAR LAMPUNG
JPS (2018) Jurnal Seni dan Pembelajaran http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/jps TEKNIK PENILAIAN OBSERVASI PADA RAGAM GERAK TARI BEDANA DI SMP WIYATAMA BANDAR LAMPUNG R.Okta* 1, S.Wendhaningsih 2,
Evaluasi Kinerja Organisasi Dinas Pendidikan Kota Semarang ABSTRACT
Evaluasi Kinerja Organisasi Dinas Pendidikan Kota Semarang Oleh: Retno Widowati, Nina Widowati, Rihandoyo Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Jalan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KARYA WISATA
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KARYA WISATA (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VIII SMP Islam ASB Miftahul Ulum Kecamatan Cihaurbeuti Tahun Ajaran 2015/2016)
: Prof. Said Zainal Abidin, Ph.D., MPIA
MATA KULIAH DOSEN : KEBIJAKAN PUBLIK : Prof. Said Zainal Abidin, Ph.D., MPIA Soal Ujian Tengah Semester Gasal STIA-LAN RI 1. Apa yang menentukan suatu kebijakan dianggap berkualitas dan mampu diimplementasikan,
EVALUASI PROGRAM REGROUPING SD NEGERI TUKANG 01 DAN SD NEGERI TUKANG O2 KECAMATAN PABELAN KABUPATEN SEMARANG TESIS
EVALUASI PROGRAM REGROUPING SD NEGERI TUKANG 01 DAN SD NEGERI TUKANG O2 KECAMATAN PABELAN KABUPATEN SEMARANG TESIS Oleh Maria Tri Erowati 942015029 MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA
ANALISIS PERAN AKTOR IMPLEMENTASI DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG
ANALISIS PERAN AKTOR IMPLEMENTASI DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG Oleh : Reflay Ade Sagita, Ida Hayu, Titik Djumiarti JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Evaluasi Kebijakan Penataan Organisasi Perangkat Daerah di Kota Semarang
Evaluasi Kebijakan Penataan Organisasi Perangkat Daerah di Kota Semarang Oleh : David Perdana Putera, R. Slamet Santoso Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro
ANALISIS KINERJA KECAMATAN KEJAKSAN KOTA CIREBON. Oleh : Diah Ayu Purbasari, Sri Suwitri, Ida Hayu D. ABSTRAK
ANALISIS KINERJA KECAMATAN KEJAKSAN KOTA CIREBON Oleh : Diah Ayu Purbasari, Sri Suwitri, Ida Hayu D. JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Jalan Profesor
PERSEPSI MAHASISWA FISIP UNDIP TERHADAP KEBIJAKAN PENGURANGAN SUBSIDI BBM
PERSEPSI MAHASISWA FISIP UNDIP TERHADAP KEBIJAKAN PENGURANGAN SUBSIDI BBM Oleh Adi Syafutra D2B009075 Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Jalan Profesor
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user ii
commit to user perpustakaan.uns.ac.id ABSTRACT Ika Larastuti. K2205011. THE IMPLEMENTATION OF BRAINSTORMING ACTIVITIES IN IMPROVING STUDENTS VOCABULARY MASTERY (A CLASSROOM ACTION RESEARCH ON THE EIGHTH
IMPLEMENTASI PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LESSON STUDY DI SMP MUHAMMADIYAH MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2016/ 2017
IMPLEMENTASI PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LESSON STUDY DI SMP MUHAMMADIYAH MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2016/ 2017 Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi
PERILAKU MEMILIH GENERASI MUDA KELUARGA ANGGOTA POLRI DALAM PEMILIHAN GUBERNUR JAWA TENGAH 2013 Studi di Asrama Polisi Sendangmulyo Kota Semarang
PERILAKU MEMILIH GENERASI MUDA KELUARGA ANGGOTA POLRI DALAM PEMILIHAN GUBERNUR JAWA TENGAH 2013 Studi di Asrama Polisi Sendangmulyo Kota Semarang Oleh : Radityo Pambayun Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas
BAB I PENDAHULUAN. orang yang mempunyai kekuasaaan dan lembaga yang mengurus masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pemerintahan didalam suatu negara merupakan organisasi atau wadah orang yang mempunyai kekuasaaan dan lembaga yang mengurus masalah kenegaraan dan kesejahteraan
Oleh : Aji Tri Utomo, Aufarul Marom. Universitas Diponegoro
EVALUASI PELAYANAN BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA SEMARANG Oleh : Aji Tri Utomo, Aufarul Marom Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Jalan Profesor
Peran Anggota Dewan dalam Pembuatan Kebijakan Publik
Peran Anggota Dewan dalam Pembuatan Kebijakan Publik Oleh: Dr. Wahyudi Kumorotomo, MPP Magister Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada www.kumoro.staff.ugm.ac.id [email protected] Definisi Kebijakan
Implementasi Program Gerdu Kempling di Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang
Implementasi Program Gerdu Kempling di Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Oleh : Astrid Ratri Sekar Ayu, Herbasuki Nurcahyanto, Aufarul Marom*) Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK PROGRAM MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK UNIVERSITAS GADJAH MADA INSTITUT ILMU PEMERINTAHAN Jakarta KEBIJAKAN PUBLIK Hubungan antara unit-unit pemerintah dengan lingkungannya (Anderson)
ABSTRAK. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Gallery Walk, proses belajar, hasil belajar.
ABSTRAK Skripsi dengan judul Penerapan Metode Gallery Walk untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Jawa Peserta Didik Kelas III MIN Pandansari Ngunut ditulis oleh Mufidatur Rosidah, NIM 2817133112, dibimbing
Sistem Administrasi PPDB Online di Dinas Pendidikan Kota Denpasar (Studi Kasus: SMP Negeri 3 Denpasar)
Sistem Administrasi PPDB Online di Dinas Pendidikan Kota Denpasar (Studi Kasus: SMP Negeri 3 Denpasar) Ni Kadek Candra Widianingsih 1), Tedi Erviantono 2), Kadek Wiwin Dwi Wismayanti 3) 1,2,3) Fakultas
Perspektif Kebijakan Publik
Perspektif Kebijakan Publik What is Public Policy? Policy is: Whatever governments choose to do or not to do (apapun yang dipilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan oleh pemerintah) (Dye, 1975). jalan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLASS-WIDE PEER TUTORING (CWPT)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLASS-WIDE PEER TUTORING (CWPT) DISERTAI MEDIA CERGAM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS X 7 SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI
STUDI KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR, MEDIA PEMBELAJARAN, KEMAMPUAN AWAL, DENGAN HASIL BELAJAR. Oleh :
STUDI KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR, MEDIA PEMBELAJARAN, KEMAMPUAN AWAL, DENGAN HASIL BELAJAR Oleh : Riyanto MT, Sudjarwo dan Herpratiwi FKIP UNILA, Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung email
PENGGUNAAN INSTRUMEN TES UNJUK KERJA PADA PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMK NASIONAL 2x11 KAYUTANAM ARTIKEL DEWI FIOLINDA
PENGGUNAAN INSTRUMEN TES UNJUK KERJA PADA PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMK NASIONAL 2x11 KAYUTANAM ARTIKEL DEWI FIOLINDA JURUSAN SENDRATASIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI PADANG Wisuda Periode
Analisis Kinerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang
Analisis Kinerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang Oleh: Sigit Pramugi, Nina Widowati, Susi Sulandari Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Jalan
PROSEDUR PELAKSANAAN SELEKSI DAN PENEMPATAN PEGAWAI PADA PT PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) MEDAN
PROSEDUR PELAKSANAAN SELEKSI DAN PENEMPATAN PEGAWAI PADA PT PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) MEDAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai Satu Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program Diploma 3 Oleh LIRA ANGELICA MANALU
Implementasi Peraturan Daerah No.7 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Kabupaten Semarang
Implementasi Peraturan Daerah No.7 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Kabupaten Semarang (Studi Kasus Pada Pencatatan Kelahiran dan Penerbitan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan
Implementasi Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang
Implementasi Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang Oleh : Sefryan Ardi Saputra, Margaretha Suryaningsih, Dewi Rostyaningsih*) Jurusan Administrasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
EVALUASI PROGRAM RASKIN DI KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG
EVALUASI PROGRAM RASKIN DI KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Unggul Wicaksono, Ari Subowo, Aufarul Marom Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN SINGKIL KOTA MANADO. Oleh FERA HANDAYANI
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN SINGKIL KOTA MANADO Oleh FERA HANDAYANI Abstrak Dalam pengelolaan Program Pengembangan Kecamatan (PPK), masyarakat mendapatkan kewenangan untuk mengelola
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF NARASI MENGGUNAKAN MODEL CONCEPT SENTENCE JURNAL. Oleh ENDANG SRI JAYANTI SUWARJO SITI RACHMAH S
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF NARASI MENGGUNAKAN MODEL CONCEPT SENTENCE JURNAL Oleh ENDANG SRI JAYANTI SUWARJO SITI RACHMAH S FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN
25 PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION BY TEACHERS IN VOCATIONAL PRACTICE Oleh: Rifki Asofani dan
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK DIKLAT TEHNIK DAN MANAJEMEN KEBIJAKAN PUBLIK
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK DIKLAT TEHNIK DAN MANAJEMEN KEBIJAKAN PUBLIK Jakarta, 18 November - 3 Desember 1998 KEBIJAKAN PUBLIK Hubungan antara unit-unit pemerintah dengan lingkungannya (Anderson) Apa yang
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 2 SEMARANG. Oleh: Ines Delaney Natasha, Aufarul Marom, Dewi Rostyaningsih
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 2 SEMARANG Oleh: Ines Delaney Natasha, Aufarul Marom, Dewi Rostyaningsih JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UPAYA GURU BK DALAM MENGATASI PESERTA DIDIK YANG UNDER ACHIEVER ARTIKEL. Gusri Defriani NPM :
UPAYA GURU BK DALAM MENGATASI PESERTA DIDIK YANG UNDER ACHIEVER ARTIKEL Gusri Defriani NPM : 10060220 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Evaluasi 2.1.1 Pengertian Evaluasi Evaluasi adalah suatu proses yang teratur dan sistematis dalam membandingkan hasil yang dicapai dengan tolak ukur atau kriteria yang telah
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN SISWA BARU DI SMA NEGERI 2 PEMALANG DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN SISWA BARU DI SMA NEGERI 2 PEMALANG DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DIDIK PAMBUDI A11.2009.04833 Program Studi Teknik Informatika-S1,Fakultas Ilmu Komputer,Universitas
Strategi Pengembangan Pariwisata Kabupaten Jepara
Strategi Pengembangan Pariwisata Kabupaten Jepara Oleh: Septiana Novitasari, R. Slamet Santoso, Rihandoyo Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Jl. Profesor
APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) UNTUK MENINGKATKAN
APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR UNDER THE BASKET SHOOT BOLA BASKET PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 8 SURAKARTA
KARAKTERISTIK PERENCANAAN SARANA DAN PRASARANA BELAJAR (Studi Situs di SMP Negeri 2 Sawit Boyolali) TESIS
KARAKTERISTIK PERENCANAAN SARANA DAN PRASARANA BELAJAR (Studi Situs di SMP Negeri 2 Sawit Boyolali) TESIS Diajukan Kepada Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta
PERSEPSI BIROKRASI DAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP TRANSPARANSI ANGGARAN DI PEMERINTAH KABUPATEN BATANG. Oleh : Sapto Setyo Nugroho ( )
PERSEPSI BIROKRASI DAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP TRANSPARANSI ANGGARAN DI PEMERINTAH KABUPATEN BATANG Oleh : Sapto Setyo Nugroho (14010113130113) Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK. Mada Sutapa *) Abstract
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK Mada Sutapa *) Abstract In the context of public goods, education is publicly owned goods and services, which the public has a right to get education
HUBUNGAN PARENTAL DISCIPLINE
HUBUNGAN PARENTAL DISCIPLINE, INTENSITAS KOMUNIKASI DALAM PEER GROUP, DAN KESESUAIAN PEMILIHAN JURUSAN, TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FISIP UNDIP SKRIPSI Disusun untuk memenuhi persyaratan menyelesaikan
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 3 (1) (2014) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel MODEL PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN DI SMK
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK Mada Sutapa *) Abstract In the context of public goods, education is publicly owned goods and services, which the public has a right to get education
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas XI IPS 2 di SMA Negeri Arjasa Semester Genap
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 2 SUKOREJO KABUPATEN KENDAL. Tesis
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 2 SUKOREJO KABUPATEN KENDAL Tesis Diajukan kepada Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Untuk Memperoleh Gelar Magister
Evaluasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kecamatan Tembalang
Evaluasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kecamatan Tembalang Oleh : Radiksa Arvian Sitranata, Slamet Santoso Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial
Konsep dan Studi Kebijakan Publik
Konsep dan Studi Kebijakan Publik Pelatihan Analisis Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan 26 September 2017 Wahyudi Kumorotomo Magister Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada www.kumoro.staff.ugm.ac.id
ALTERNATIF STRATEGI PENINGKATAN MUTU SEKOLAH BERDASARKAN ANALISIS SWOT DI SDN 1 NGADIREJO KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG
ALTERNATIF STRATEGI PENINGKATAN MUTU SEKOLAH BERDASARKAN ANALISIS SWOT DI SDN 1 NGADIREJO KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG Tesis Diajukan kepada Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH I PATUK PADA POKOK BAHASAN PELUANG JURNAL SKRIPSI
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH I PATUK PADA POKOK BAHASAN PELUANG JURNAL SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar
Jl.Raya Dukuh Waluh Purwokerto )
Metode TOPSIS untuk Menentukan Penerimaan Mahasiswa Baru Pendidikan Dokter di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (TOPSIS Method to Determine New Students Admission at Medical School in University of Muhammadiyah
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK. Kebijakan Pangan TIP FTP UB
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK Kebijakan Pangan TIP FTP UB Pergeseran Paradigma Kebijakan Publik ASPEK GOVERNMENT GOVERNANCE Proses Perumusan Pemerintah Pemerintah Stakeholder Analis Kebijakan Pemikir Independen
HUBUNGAN PEMBANGUNAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DIBIDANG KEBERSIHAN LINGKUNGAN
HUBUNGAN PEMBANGUNAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DIBIDANG KEBERSIHAN LINGKUNGAN Yulita Atik Marchita, Asih Widi Lestari Program Studi Ilmu Administrasi Negara,
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PESERTA DIDIK SMA NEGERI 2 SEMARANG MENGGUNAKAN METODE REGRESI LOGISTIK ORDINAL
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PESERTA DIDIK SMA NEGERI 2 SEMARANG MENGGUNAKAN METODE REGRESI LOGISTIK ORDINAL SKRIPSI Disusun oleh: GALUH RIANI PUTRI 24010211120015 JURUSAN STATISTIKA
Anderson, James E, 2003, Public Policy Making: An Introduction Fifth Edition,
DAFTAR PUSTAKA Anderson, James E, 2003, Public Policy Making: An Introduction Fifth Edition, Boston: Houghton Mifflin Company Arikunto, Suharsimi,1996. "Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan & Praktek".
BAB I PENDAHULUAN. bidang kehidupan untuk menyesuaikan visi, misi, tujuan dan strategi agar sesuai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Percepatan arus informasi dalam era globalisasi dewasa ini menuntut semua bidang kehidupan untuk menyesuaikan visi, misi, tujuan dan strategi agar sesuai dengan kebutuhan,
EVALUASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KOJA JAKARTA UTARA (Studi Pada SDN Tugu Utara 11)
EVALUASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KOJA JAKARTA UTARA (Studi Pada SDN Tugu Utara 11) Oleh : Azizah Febrianti Fasha, Dra.Nina Widowati, M.Si Departemen
MENURUNNYA JUMLAH SISWA SD NEGERI 1 DESA RUKTI SEDIYO KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
MENURUNNYA JUMLAH SISWA SD NEGERI 1 DESA RUKTI SEDIYO KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Tika Widyawati 1, Buchori Asyik 2, Irma Lusi Nugraheni 3 This research is a case study which aims to
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui derajat self-efficacy belief pada siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey dan pengambilan data melalui kuesioner.
Muchamad Nasrudin Suparji. Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Negeri Surabaya ABSTRAK
PENERAPAN ISO 9001:2008 PADA BIDANG PENDIDIKAN DITINJAU DARI REALISASI PELAYANAN PENDIDIKAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Muchamad Nasrudin Suparji Prodi Pendidikan Teknik
SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN CALON SISWA BARU SECARA ONLINE PADA SMK NEGERI 7 MEDAN
SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN CALON SISWA BARU SECARA ONLINE PADA SMK NEGERI 7 MEDAN Waisen1), Kiki Martina Jamilah2) STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, Telp. 061-4567111 Fax. 061-4527548 e-mail: [email protected])
KENDALA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI DI SMA NEGERI 7 KERINCI
1 KENDALA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI DI SMA NEGERI 7 KERINCI Elin Purwani 1, Rahma Wira Nita 2, Monalisa 2 1 Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP
PROSES PEMBELAJARAN INKLUSI UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS XI DKV DI SMK NEGERI 4 PADANG JURNAL
PROSES PEMBELAJARAN INKLUSI UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS XI DKV DI SMK NEGERI 4 PADANG JURNAL Oleh : MARDIANSYAH NIM. 11060308 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN
P2M STKIP Siliwangi Jurnal Ilmiah UPT P2M STKIP Siliwangi, Vol.3, No.1, Mei 2016
IMPLEMENTASI LESSON STUDY PADA MATA KULIAH KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SMP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Indah Puspita Sari 1, Adi Nurjaman 2 1, 2 STKIP Siliwangi 1 [email protected], 2
PENERAPAN PENILAIAN KINERJA PADA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR
PENERAPAN PENILAIAN KINERJA PADA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Risa Listyaningrum, Sri Estu Winahyu, Muchtar Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145 E-mail: [email protected]
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BADUNG
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BADUNG A.A.Ayu Dewi Larantika Dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fisip Universitas Warmadewa [email protected] ABSTRACT This paper
PERAN BIROKRASI PEMERINTAH DALAM PROSES PENGAJUAN PERCERAIAN GURU Studi Kasus Perceraian Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Lima PuluhKota
PERAN BIROKRASI PEMERINTAH DALAM PROSES PENGAJUAN PERCERAIAN GURU Studi Kasus Perceraian Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Lima PuluhKota SKRIPSI Oleh REZKY AGUS RYANTO BP.1210813005 Dosen Pembimbing Dr.
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN USIA DINI Studi Pada Taman Kanak-kanak Bethany School Salatiga
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN USIA DINI Studi Pada Taman Kanak-kanak Bethany School Salatiga Tesis Diajukan kepada Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan untuk Memperoleh Gelar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh: ARTI WAHYU UTAMI
ANALISIS KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DI DESA JAPAH KECAMATAN JAPAH KABUPATEN BLORA
ANALISIS KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DI DESA JAPAH KECAMATAN JAPAH KABUPATEN BLORA Oleh : Marlina Puryanti, Herbasuki Nurcahyanto, Dyah Hariani *) Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI Dewi Sianipar SMP Negeri 1 Laguboti, kab. Toba Samosir Abstract: The purpose of this action research are: (a) Want
IMPLEMENTASI PAJAK DAERAH DI PROVINSI DKI JAKARTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2009 TENTANG PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TESIS
IMPLEMENTASI PAJAK DAERAH DI PROVINSI DKI JAKARTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2009 TENTANG PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TESIS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT (STAD) PADA SUB MATERI POKOK LUAS PERMUKAAN BANGUN RUANG DI KELAS VI SD NEGERI KALIDAWIR 03 Oleh: Ratri Candra Hastari Dosen STKIP
EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN LAUT DI KABUPATEN REMBANG
EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN LAUT DI KABUPATEN REMBANG Oleh : Ali Roziqin, Kismartini Jurusan Administrasi Publik Fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro
SKRIPSI HUBUNGAN CHILD ABUSE DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 10 SUNGAI SAPIH KOTA PADANG TAHUN Penelitian Keperawatan Anak
TAHUN Penelitian Keperawatan Anak BP. 1311311011 DOSEN PEMBIMBING Ns. HERMALINDA, M.Kep, Sp.Kep.An Ns. RIKA SARFIKA, M.Kep BP.1311311011 SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep) Pada
