BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA"

Transkripsi

1 BAB Periklanan TINJAUAN PUSTAKA Periklanan adalah komunikasi komersil dan non-personal tentang sebuah organisasi dan produk produknya yang ditransmisikan ke suatu media yang bersifat massal, (Munandar & Priatna, 2007). Dalam menyusun rancangan periklanan terdapat lima keputusan utama atau yang dikenal dengan istilah Lima M yang harus dipertimbangkan. Kelima keputusan utama itu antara lain, menetapkan tujuan iklan (Mission), memutuskan anggaran iklan (Money), mengembangkan kampanye iklan (Message), menetapkan media dan mengukur efektivitas (Media), mengevaluasi efektivitas iklan (Measurement), (Molan, 2007). Di dalam dunia periklanan juga terdapat beberapa istilah yang umum digunakan seperti TVR dan CPRP TVR TVR (Television rating) merupakan rating dari suatu program acara. Pada umumnya rating merupakan mata uang yang digunakan pada stasiun TV untuk menentukan nilai dari suatu program acara, (Drs. Andi Fachrudin, 2007) CPRP CPRP (cost per rating point) adalah biaya yang diperlukan untuk menjangkau satu persen individu pada suatu target audience. Dengan kata lain, CPRP merupakan biaya yang dikeluarkan tiap satu rating pada suatu program acara. Dengan adanya CPRP, agensi periklanan dapat mengetahui jumlah biaya yang dikeluarkan untuk membeli setiap spot iklan di stasiun TV per satu penonton, (Drs. Andi Fachrudin, 2007). 2.2 Scrum Scrum adalah salah satu pendekatan dari model pengembangan perangkat lunak agile. Prinsip pada scrum sesuai dengan prinsip agile yang 9

2 10 digunakan untuk mengembangkan framework yang terdiri dari requirements, analysis, design, evolution, delivery, (Pressman, 2010, p.82). Dalam metode scrum terdapat beberapa tahapan yaitu, backlog, sprints, scrum meeting, demos, (Pressman, 2010, pp ) Backlog Backlog merupakan daftar kebutuhan berisi fitur-fitur prioritas yang akan dibuat. Isi dari fitur tersebut dapat ditambahkan kapan saja. Pada kegiatan ini manajer produk dapat mengakses backlog dan dapat mengubah prioritas dari kebutuhan jika diperlukan Sprint Sprints merupakan aktivitas kerja yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang didefinisikan pada backlog yang harus diselesaikan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan Scrum Meeting Scrum Meeting adalah pertemuan yang dilakukan secara teratur, untuk membahas apa saja yang sudah dikerjakan, membahas masalah yang ditemui dan merencakanakan pekerjaan apa saja yang harus diselesaikan pada pertemuan selanjutnya Demos Demos adalah tahap ketika proses pengembangan aplikasi telah selesai dibuat dan tim scrum menampilkan hasil dari aplikasi kepada product owner. 2.3 Laravel Laravel adalah framework PHP dengan kode terbuka (open source) dengan desain MVC (Model-View-Controller) yang digunakan untuk membangun aplikasi website. Framework ini pertama kali dibangun oleh Taylor Otwell pada tanggal 22 Februari 2012 (laravel.com).

3 Tipologi Laravel Laravel adalah salah satu dari PHP framework. Sama seperti PHP framework lainnya seperti Phalcon, Zend, Symfony, atau Code Igniter juga menggunakan pola desain MVC dalam melakukan operasinya Kelebihan Laravel Laravel adalah framework web dengan ekspresif syntax yang elegan. Selain itu, laravel adalah framework yang clean dan classy untuk pengembangan web dengan menggunakan PHP yang dimana juga memiliki motto membebaskan programmer dari kode yang rumit (Aminuddin, 2014). 2.4 MVC Method Model View Controller adalah sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya (Controller) (laravel.com). Sesuai dengan namanya, MVC terdiri dari 3 komponen antara lain model, view, dan controller. Model adalah bagian yang berperan menghubungkan controller dengan database. Tugas dari model adalah melakukan manipulasi data ke database seperti CRUD (create, read, update, delete). View mengatur bagaimana data akan ditampilkan kepada user. Data yang didapat dari model akan diproses oleh controller kemudian oleh view ditampilkan kepada user. Controller merupakan bagian yang menjadi penghubung antara model dan view. Controller berfungsi memproses fungsi atau perintah dari user kemudian menentukan bagaimana aplikasi dijalankan. 2.5 Client Server Client server adalah suatu aplikasi terstruktur yang bertugas mengatur bagian penyedia sumber daya yang disebut server dan bagian pembuat request yang disebut client. Pada saat sebuah server menerima sebuah request dari sebuah halaman web, server membuat atau menerima halaman web lalu mengembalikan halaman web beserta script yang berisi respon yang diperlukan. Browser mengolah halaman web dan menerjemahkan script. Proses ini dilakukan pada client-side. Browser lalu menampilkan halaman web yang telah diprosesnya (Nasuto, 2011).

4 Javascript Javascript adalah ada bahasa pemrograman di web. Javascript hampir digunakan di seluruh website modern dan merupakan bahasa pemograman web yang wajib dipelajari selain HTML dan CSS. Javascript adalah bahasa pemrograman high-level yang dapat digunakan dalam pemrograman berorientasi objek maupun fungsional (Flanagan, 2011). Javascript yang digunakan pada web browser disebut sebagai client-side Javascript, (Flanagan, 2011, p. 307). 2.7 JQuery JQuery adalah sebuah Javascript library yang digunakan untuk menyederhanakan fungsi fungsi umum dalam penggunaan Javascript. Tidak hanya menyederhanakan beberapa fungsi saja dalam Javascript, JQuery juga menghilangkan perbedaan hasil dari penggunaan Javascript pada browser yang berbeda. Sesuai dengan namanya, JQuery fokus pada penggunaan query. Query ini menggunakan CSS selector untuk menemukan sekumpulan dokumen dan mengembalikan objek yang mrepresentasikan dokumen tersebut. Objek tersebut dapat menggunakan berbagai method yang berguna untuk melakukan berbagai operasi seperti mengubah isi dokumen dengan syarat jenis elemen yang direprsentasikan oleh objek dengan tipe method yang digunakan tergolong sebagai satu grup (Flanagan, 2011). 2.8 PHP PHP merupakan bahasa pemrograman scripting yang paling banyak digunakan pada bagian server dalam pengembangan aplikasi web, yang menampilkan informasi HTML secara dinamis (McIntyre, 2010, p. 2). 2.9 Bootstrap Bootstrap adalah CSS framework yang menyediakan banyak elemen user interface, layouts, dan jquery plugins. Bootstrap adalah framework yang bersifat open source dan juga salah satu proyek paling populer di GitHub. Bootstrap berisi responsive mobile-first grid, di mana ia mengizinkan developer untuk mengimplementasikan web design dengan mudah. Bootstrap juga berisi kumpulan styles untuk tipografi, navigasi, tabel, formulir, buttons, dan masih banyak lagi. Selain itu, Bootstrap juga memiliki beberapa jquery

5 13 plugins seperti Modal, Dropdown, Tooltip, dan Carousel yang sangat memudahkan developer (Niska, 2014, p. 5) My SQL MySQL adalah salah satu database management system yang umum digunakan saat ini. MySQL memiliki arsitektur yang berguna untuk diaplikasikan di berbagai lingkungan aplikasi seperti web application, embedded application, data warehouse, online transaction processing (oltp), dan masih banyak lagi. Salah satu unggulan dari MySQL adalah banyaknya variasi tipe data yang didukung oleh MySQL sehingga memungkin MySQL dapat diaplikasikan di berbagai jenis aplikasi yang berbeda (Schwartz, 2012). Gambar 2.1 Model Arsitektur MySQL (High Performance MySQl, 2009, p. 2) Layer teratas dari MySQL adalah services yang umum digunakan di berbagai network-based sofware atau pada client server tools. Layer kedua dari MySQL adalah pusat logic dari MySQL dimana parsing, analisis, optimasisasi, operasi aritmatika, dan operasi operasi built-in lainnya. Layer ketiga dari MySQL adalah storage engines yang bertanggung jawab dalam penyimpanan data. Masing masing storage engines memiliki karakteristik masing masing, namun bersifat transparan pada query layer sehingga pengguna tidak dapat menemukan perbedaan antara storage engines (Schwartz, 2012) UML UML (Unified Modelling Language) adalah sekumpulan tehnik pembuatan diagram yang sesuai dan dikhususkan untuk pengembangan

6 14 object oriented yang telah menjadi model standar untuk sistem object oriented (Britton, 2005) Use case Diagram Use case diagram adalah UML diagram yang menjelaskan aktivitas sistem berdasarkan sudut pandang pengguna. Use case diagram adalah pemetaan lengkap mengenai tugas tugas yang dapat dilakukan oleh pengguna di dalam sistem, (Britton & Doake, 2005). Terdapat dua cara pendekatan untuk meranacang use case diagram. Cara yang pertama adalah meneliti apa saja yang dapat dilakukan aktor di dalam sistem. Pertama, kita menentukan jenis aktor atau pengguna yang terlibat langsung kepada sistem. Lalu, dari masing masing aktor yang telah ditentukan, kita menentukan bagaimana aktor menggunakan sistem dan tujuan apa yang ingin dicapai dari menggunakan sistem. Cara yang kedua adalah meneliti skenario dari proses kejadian yang terjadi di dalam sistem. Skenario yang dibuat atau diberikan akan menghasilkan serangkaian kejadian. Serangkaian kejadian ini akan menjelaskan interaksi antara pengguna dengan sistem, (Britton & Doake, 2005). Elemen elemen dari use case diagram adalah : 1. Use Case Use case digambarkan dengan sebuah lingkaran elips yang mendatar (horizontal) dengan nama dari use case yang tertulis di atas, di bawah, atau di dalam elips tersebut. Sebuah use case menggambarkan suatu tujuan dari sistem dan menjelaskan rangkaian aktivitas dan interaksi user ketika sedang mencapai tujuan itu 2. Actor Actor digambarkan dengan sebuah manusia berbentuk sederhana beserta dengan nama peran dari actor tersebut. Sebuah

7 15 actor menggambarkan suatu peran yang dijalankan oleh seorang user yang berinteraksi dengan sistem untuk bertukar informasi 3. Relationship Relationships menjelaskan hubungan antara actor dan use case. Sebuah relationship digambarkan dengan sebuah garis antara dua simbol dalam sebuah use case diagram. Bentuk dari tiap garis dapat berbeda tergantung dengan jenis relationship. Jenis-jenis relationship tersebut adalah: Associations Sebuah relationship dengan jenis associations akan terjadi apabila use case menjelaskan sebuah interaksi antara actor dan use case. Extends Hubungan ini adalah sebuah relationship antara extension use case dan use case cabangnya. Tujuan dari extends relationship adalah untuk menyederhanakan use-case yang mengandung beberapa fungsi yang kompleks agar mudah untuk dibaca. Includes Hubungan yang terjadi pada relationship ini adalah hubungan antara abstract use case dan use case yang menggunakannya. Sebuah abstract use case adalah sebuah use case yang disarikan dari use case yang lebih kompleks karena langkah yang dilakukan oleh abstract use case telah digunakan oleh use case lain. Depends On Hubungan yang terjadi pada relationship ini adalah hubungan antara use case yang mengindikasikan bahwa suatu use case tidak dapat dijalankan hingga use case lain telah selesai dijalankan.

8 16 Inheritance Pada use case, sebuah hubungan antara actor dibuat untuk mempermudah penjelasan dengan gambar ketika sebuah abstract actor mewarisi peran kepada beberapa actor Use Case Narrative Use case narrative adalah naratif dokumen yang menjelaskan secara umum kebutuhan fungsional dari use case. Use case narrative menjelaskan tujuan dari use case dan memberikan deskripsi umum dari apa yang biasanya terjadi, urutan kejadian utama, dan kejadian alternatif. Use case narrative ditulis dengan berdasarkan apa yang sistem harus perbuat sehingga konteks konteks seperti apa yang terjadi di belakang layar pada proses coding, struktur data storage, dan detail detail implementasi lainnya tidak perlu dijelaskan di dalam use case narrative. Yang dimaksud dengan apa yang sistem harus perbuat adalah apa saja yang pengguna lihat pada saat menggunakan sistem sehingga use case narrative dapat menjelaskan kepada pengguna bagaimana aktivitas sistem dilihat oleh pengguna, (Britton & Doake, 2005).

9 17 Gambar 2.2 Contoh Use Case Narrative, (Britton & Doake, 2005, p. 46) Class Diagram Class adalah sekumpulan objek yang memiliki sekumpulan atribut yang sama, relasi yang sama, dan method yang sama. Pada aplikasi berorientasi objek, semua fungsi aplikasi dihasilkan atau dikumpulkan pada class yang sesuai sehingga penulisan kode yang mengimplementasi sebuah operasi berdasarkan pada situasi kelas yang berhubungan, (Britton & Doake, 2005). Class Diagram adalah diagram yang menggambarkan relasi antara class yang digunakan dalam suatu aplikasi atau sistem. Suatu class pada class diagram digambarkan sebagai sebuah persegi panjang yang dibagi menjadi 3 bagian. Bagian teratas digunakan untuk nama class. Bagian tengah merupakan atribut class. Bagian bawah merupakan method atau operasi yang dapat dilakukan class. Nama class dimulai dengan huruf besar. Jika nama class terdiri dari 2 kata atau lebih, maka semua kata disambung tanpa spasi dan huruf pertama dari masing masing kata merupakan huruf kapital. Nama attribut dimulai dengan huruf kecil.

10 18 Jika nama atribut terdiri 2 kata atau lebih, maka semua kata disambung tanpa spasi dan huruf pertama dari masing masing kata kecuali huruf pertama pada kata pertama adalah huruf capital, (Britton & Doake, 2005). Menurut Britton, (Britton & Doake, 2005, pp ), terdapat 3 jenis relasi pada class diagram antara lain: 1. association, yaitu relasi yang menunjukkan kerja sama antar class untuk mencapai tujuan dari suatu fungsi, 2. aggregation, yaitu relasi antara class dengan sub-class dan juga sebaliknya, 3. inheritance, yaitu relasi antar class yang memiliki sebagian atribut dan/atau method yang sama dengan class induk. Tabel 2.1. Komponen-komponen Class Diagram No. Istilah Simbol Deskripsi 1. Consist of = Menjelaskan definisi dari data barang 2. And + Mengabungkan komponen 3. One or more { } Melakukan perulangan 4. Zero or one ( ) Menjelaskan atribut yang bersifat opsional 5. Alternatives [ ] Menjelaskan pemilihan atribut 6. Either.. or Memisahkan tiap atribut yang terdapat dalam alternative 7. Specific Value Mengindikasi nilai spesifik Sequence Diagram Sequence diagram adalah diagram yang menjelaskan aliran atau tahap kendali antar objek untuk menjalankan suatu skenario. Sebuah skenario menggambarkan urutan tahap dari suatu use case berdasarkan sudut pandang pengguna. Sequence diagram menunjukkan bagaimana tahap tahap ini diterjemahkan menjadi proses pengiriman pesan antar objek berdasarkan sudut pandang sistem, (Britton & Doake, 2005).

11 19 Aktor di sequence diagram berbentuk sama seperti aktor pada use case. Actor adalah gambaran mengenai orang yang bersangkut paut dengan kegiatan pada sequence diagram. Objek di sequence diagram berbentuk persegi panjang yang memiliki lifeline berupa garis putus putus. Object Lifeline ini merepresentasikan durasi hidup dari satu object dari suatu scenario. Gambar 2.3 Contoh Object lifeline (Britton & Doake, 2005, p. 157) Dalam sequence diagram terdapat Object Activation, object activation berperan dalam merepresentasikan kegiatan aktif yang dilakukan object pada lifeline object tersebut. Gambar 2.4 Contoh Object Activation (Britton & Doake, 2005, p. 158) Dalam sequence diagram terdapat Object Creation, object creation berperan dalam merepresentasikan pembuatan object pada lifeline.

12 20 Gambar 2.5 Contoh Object Creation (Britton & Doake, 2005, p. 160) Activity Diagram Activity diagram adalah diagram yang menunjukkan aliran atau tahapan kendali pada suatu proses yang terjadi di dalam suatu use case. Activity diagram dapat digunakan untuk mrepresentasikan urutan kejadian, seleksi pilihan, dan iterasi kejadian. Activity diagram dimulai dari sebuha titik hitam start dan diakhiri dengan sebuah titik hitam end yang dikelilingi oleh satu lingkungan luar. Setiap tahapan direpresentasikan oleh bentuk oval panjang yang saling terhubung oleh sebuah anak panah. Seleksi pilihan digambarkan dalam bentuk belah ketupat yang masing masing ujungnya mengarahkan pada aliran proses yang berbeda, (Britton & Doake, 2005). Tabel 2.2. Komponen-komponen Activity Diagram No. Nama Simbol Deskripsi

13 21 1. Initial node Sebuah lingkaran yang utuh untuk menandakan titik mula dari diagram. 2. Actions Persegi dengan sudut yang tumpul untuk menggambarkan setiap langkah-langkah dari diagram. 3. Flow Sebuah anak panah untuk menggambarkan alur dari diagram. 4. Decision Sebuah belah ketupat dan mempunyai setidaknya satu flow masuk atau dua flow keluar untuk menggambarkan titik decision yang akan membawa kepada flow yang berbeda. 5. Merge Sebuah belah ketupat dan mempunyai setidaknya dua flow masuk dan satu flow keluar untuk menggabungkan semua flow tersebut yang telah terpisah oleh decision.

14 22 6. Fork Sebuah sekat berbentuk persegi panjang hitam yang mempunyai satu flow masuk dan setidaknya dua flow keluar untuk menggambarkan kapan flow menjadi terpisah secara paralel satu sama lain. 7. Join Sebuah persegi panjang berwarna hitam yang mempunyai setidaknya dua flow masuk dan satu flow keluar untuk menggambarkan penggabungan dari sebuah flow yang telah dilakukan fork. 8. Activity final Ssebuah lingkaran utuh yang dikelilingi oleh lingkaran berrongga untuk menggambarkan titik akhir dari diagram Interaksi Manusia Komputer Interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan interaksi antara manusia dan komputer dalam perancangan dan evaluasi antarmuka pengguna, (Shneiderman & Plaisant, 2010, p. 22) Delapan Aturan Emas Menurut Shneirderman & Plaisant, (Shneiderman & Plaisant, 2010, pp ), terdapat delapan aturan emas yang dapat dijadikan pedoman dalam melakukan rancangan tampilan antarmuka, yaitu: 1. Konsistensi

15 23 Antarmuka yang ditampilkan harus konsisten dari aspek warna, font dan tata letak. Tidak hanya antarmuka tetapi tindakan yang dilakukan harus konsisten. 2. Memenuhi kebutuhan universal Terdapat beberapa tipe pengguna dari yang pemula sampai yang sudah ahli, sehingga harus mengenali kebutuhan pengguna. Contohnya pengguna yang sudah ahli memerlukan kecepatan interaksi, sehingga dibutuhkan tombol shortcut. 3. Memberikan umpan balik yang informatif Untuk setiap tindakan yang dilakukan oleh pengguna, sebaiknya diberikan umpan balik. Umpan balik yang sederhana digunakan untuk tindakan yang sering dilakukan dan tindakan tidak penting, sedangkan tindakan substansial digunakan untuk setiap tindakan yang penting.. 4. Mendesain dialog untuk penutupan Urutan tindakan ketika melakukan suatu pekerjaan harus terorganisir dari bagian awal, tengah, dan akhir serta terdapat umpan balik yang informatif pada setiap tindakan yang dilakukan oleh pengguna. 5. Mencegah terjadinya kesalahan Sistem sebaiknya dirancang agar pengguna tidak melakukan kesalahan yang fatal. Jika kesalahan terjadi, sistem dapat mendeteksi kesalahan dengan cepat dan memberikan mekanisme penanganan yang sederhana. 6. Memudahkan kembali ke proses sebelumnya Pengguna dapat membatalkan proses yang telah dilakukan jika terjadi kesalahan. Sistem yang dapat kembali ke proses sebelumnya membuat pengguna tidak perlu merasa khawatir untuk mengeksplorasi pilihan-pilihan yang belum biasa digunakan. 7. Mendukung tempat pengendali internal (internal locus of control) Sistem yang dirancang harus dapat mendukung pengguna dalam melakukan pengontrolan sistem seperti sistem dapat dengan cepat

16 24 menanggapi permintaan pengguna, sehingga pengguna tidak merasa bahwa mereka dikontrol oleh sistem melainkan mereka yang mengontrol sistem tersebut. 8. Mengurangi beban ingatan jangka pendek Manusia memiliki keterbatasan ingatan, sehingga dibutuhkan tampilan yang sederhana dan diberikan waktu yang cukup untuk berlatih Black-box Testing Black-box testing adalah data-driven atau input/output-driven-testing, dimana tujuan dari testing ini adalah dengan sepenuhnya mengabaikan kebiasaan internal dan struktur dari program, tetapi lebih memfokuskan pada pencarian keadaan dimana keadaan tersebut tidak berjalan sesuai dengan bagaimana program tersebut dirancang, (Myers, Badgett, & Sandler, 2012) Entity Relationship Diagram Entity Relationship Diagram adalah sebuah model yang menunjukan entity dan relasinya dengan entity lain. Entity dan relasi nya merupakan bentuk dari data modeling yang digunakan untuk mengoranisir data yang terdapat di dalam sistem. Data modeling terkadang disebut sebagai basis data modeling karena sebuah data model sebenarnya diimplementasikan sebagai sebuah basis data.

DAFTAR ISTILAH. Activity Diagram

DAFTAR ISTILAH. Activity Diagram DAFTAR ISTILAH Activity Diagram Actor Admin Adobe Dreamweaver AIX Analysis Apache Aplikasi ASP diagram yang digunakan untuk memodelkan aktivitas bisnis pada suatu sesuatu untuk mewakili peran yang dimiliki

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Tinjauan Pustaka yang berhubungan dengan topik yang penulis bahas adalah sistem penerimaan siswa baru SMA Al-Muayyad Surakarta (http://psb.sma-almuayyad.sch.id/),

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web Aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dijalankan melalui browser dan diakses melalui jaringan komputer. Aplikasi berbasis web

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Web WEB merupakan kumpulan informasi pada server komputer yang terhubung satu sama lain dalam jaringan internet, sedangkan aplikasi berbasis web (web base aplication)

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Proyek 2.1.1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner (2006) Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Teori Utama 2.1.1 UMKM Beberapa lembaga atau instansi bahkan UU memberikan definisi Usaha Kecil Menengah (UKM), diantaranya adalah Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Radite Purwahana dalam tugas akhirnya telah membuat tugas akhir yang berjudul RAPOR ONLINE SMA N 8 SURAKARTA BERBASIS PHP, MYSQL, DAN SMS

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG D.11 IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG Achmad Nakhrowi *, Agung Riyantomo, Moch Subchan Mauludin Jurusan Teknik

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi 2.1.1 Pengertian Sistem Informasi 1 Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Teori Aplikasi Web Web aplikasi-disebut "webapps," jaringan-centric ini kategori perangkat lunak mencakup beragam aplikasi. Dalam bentuk yang paling sederhana, webapps bisa sedikit

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian File Manager File manager adalah sebuah program komputer yang mengorganisir dan membuat daftar dari semua file dan directory (kumpulan dari beberapa file) pada sebuah

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dijelaskan mengenai teori penunjang yang mendukung Tugas Akhir. 2.1 Framework 2.1.1. Pengertian Framework Menurut Oxford English Dictionary framework mempunyai arti

Lebih terperinci

BAB 2. LANDASAN TEORI 2.1. Aplikasi Web Aplikasi merupakan sekumpulan program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melakukan tugas tertentu. Dengan kata lain, aplikasi bisa disebut juga dengan

Lebih terperinci

PEMANFAATAN ARDUINO DALAM PENGEMBANGAN SISTEM RUMAH PINTAR BERBASIS MOBILE DAN WEB (Studi Kasus : Penjadwalan Lampu Rumah)

PEMANFAATAN ARDUINO DALAM PENGEMBANGAN SISTEM RUMAH PINTAR BERBASIS MOBILE DAN WEB (Studi Kasus : Penjadwalan Lampu Rumah) PEMANFAATAN ARDUINO DALAM PENGEMBANGAN SISTEM RUMAH PINTAR BERBASIS MOBILE DAN WEB (Studi Kasus : Penjadwalan Lampu Rumah) TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Android versi 2.2 (Froyo :Frozen Yoghurt) Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahanperubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1. Pengertian Sistem II.1.1 Sistem Sistem adalah satu kesatuan yang terdiri dari suatu interaksi subsistem yang berusaha untuk mencapai tujuan yang semua beroperasi yang berinteraksi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Universitas Telkom yang lebih dikenal dengan Telkom University mempunyai sarana bernama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam menampung minat dan bakat mahasiswa. Sarana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Ciptaningtyas, Ijtihadie, dan Lumayung (2014) bahwa di

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Ciptaningtyas, Ijtihadie, dan Lumayung (2014) bahwa di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Menurut Setiyo (2013) bahwa Pengembangan e-learning merupakan suatu keharusan bagi seluruh perguruan tinggi agar standar mutu pendidikan dapat ditingkatkan. E-learning

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Metode Penelitian Banyak metode pengembangan sistem yang tersedia, diantara metode pengembangan sistem tersebut yang paling terkenal adalah System Development Life Cycle (SDLC).

Lebih terperinci

Equipment Monitoring Control Manajemen System Berbasis Web Application

Equipment Monitoring Control Manajemen System Berbasis Web Application Equipment Monitoring Control Manajemen System Berbasis Web Application TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pasundan

Lebih terperinci

Rancang Bangun Aplikasi Code Sharing Sebagai Alat Bantu Media Interaktif Perkuliahan Pada Mata Kuliah Pemrograman Web

Rancang Bangun Aplikasi Code Sharing Sebagai Alat Bantu Media Interaktif Perkuliahan Pada Mata Kuliah Pemrograman Web 1 Rancang Bangun Aplikasi Code Sharing Sebagai Alat Bantu Media Interaktif Perkuliahan Pada Mata Kuliah Pemrograman Web Ar-Razy Muhammad 1, Heri Priyanto 2, Novi Safriadi 3 Program Studi Teknik Informatika,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... iii. DAFTAR GAMBAR... xi. DAFTAR TABEL... xvii. DAFTAR SIMBOL... xx BAB I PENDAHULUAN...

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... iii. DAFTAR GAMBAR... xi. DAFTAR TABEL... xvii. DAFTAR SIMBOL... xx BAB I PENDAHULUAN... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xvii DAFTAR SIMBOL... xx BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah... 2 1.3 Maksud dan Tujuan...

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 1.1 Teori Umum 1.1.1 Aplikasi SMS Lokal Komputer Aplikasi SMS Lokal Komputer digunakan untuk pengiriman SMS ke pelanggan dengan menggunakan PC yang disambungkan dengan Handphone agar

Lebih terperinci

OOAD (Object Oriented Analysis and Design) UML part 2 (Activity diagram, Class diagram, Sequence diagram)

OOAD (Object Oriented Analysis and Design) UML part 2 (Activity diagram, Class diagram, Sequence diagram) OOAD (Object Oriented Analysis and Design) UML part 2 (Activity diagram, Class diagram, Sequence diagram) Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom ADSI-2015 Activity Diagram Activity diagram digunakan untuk

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Pada Bab ini menjelaskan mengenai dasar-dasar teori yang digunakan untuk menunjang pembuatan tugas akhir membangun sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT.Solusi Coporindo

Lebih terperinci

Daftar Isi. Abstract... Abstrak... Kata Pengantar... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Gambar... Daftar Simbol... Daftar Lampiran...

Daftar Isi. Abstract... Abstrak... Kata Pengantar... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Gambar... Daftar Simbol... Daftar Lampiran... Daftar Isi Abstract... Abstrak..... Kata Pengantar.... Daftar Isi... Daftar Tabel.... Daftar Gambar.... Daftar Simbol...... Daftar Lampiran...... i ii iii vi ix x xii xvi Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang...

Lebih terperinci

Unified Modeling Language

Unified Modeling Language 2011 Unified Modeling Language Metode Perancangan Program Kelompok 10: Andika Nugraha (1401094756) Alfred Mansel (1401095506) Daniel Sidarta (1401096433) Marcell Bonfilio (1401094850) Bina Nusantara University

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR GAMBAR... xvi. DAFTAR TABEL... xxiii. DAFTAR SIMBOL...

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR GAMBAR... xvi. DAFTAR TABEL... xxiii. DAFTAR SIMBOL... DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR GAMBAR... xvi DAFTAR TABEL... xxiii DAFTAR SIMBOL... xxvi BAB I : PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32 /Pojk.04/2014 Tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Pasal 2. 1.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. sebuah sistem pencarian lokasi kuliner berbasis mobile web untuk wilayah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. sebuah sistem pencarian lokasi kuliner berbasis mobile web untuk wilayah BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Dalam penelitian yang dilakukan oleh Hasan (2011) tentang aplikasi pencarian lokasi kuliner di Yogyakarta. Penelitian tersebut telah menghasilkan

Lebih terperinci

SISTEM MONITORING PENGANTARAN OBAT PADA PT. XYZ DENGAN PEMROGRAMAN JAVA ANDROID DAN WEB

SISTEM MONITORING PENGANTARAN OBAT PADA PT. XYZ DENGAN PEMROGRAMAN JAVA ANDROID DAN WEB SISTEM MONITORING PENGANTARAN OBAT PADA PT. XYZ DENGAN PEMROGRAMAN JAVA ANDROID DAN WEB Rivan Junizar 41513120145 FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCU BUANA 2015 SISTEM MONITORING PENGANTARAN OBAT

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi informasi sudah merupakan satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi merupakan suatu kebutuhan

Lebih terperinci

DAFTAR SIMBOL. Notasi Keterangan Simbol. Titik awal, untuk memulai suatu aktivitas. Titik akhir, untuk mengakhiri aktivitas.

DAFTAR SIMBOL. Notasi Keterangan Simbol. Titik awal, untuk memulai suatu aktivitas. Titik akhir, untuk mengakhiri aktivitas. DAFTAR SIMBOL DAFTAR SIMBOL DIAGRAM ACTIVITY Initial Titik awal, untuk memulai suatu aktivitas. Final Titik akhir, untuk mengakhiri aktivitas. Activity Menandakan sebuah aktivitas Decision Pilihan untuk

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Teori BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI Penelitian yang berhubungan dengan topik yang penulis bahas adalah Sistem Lelang On-Line Perum Pegadaian Jatisrono.(Hidayah, 2013). Pada topik

Lebih terperinci

II.3.5 Statechart Diagram... II-14 II.3.6 Activity Diagram... II-15 II.3.7 Component Diagram... II-16 II.3.8 Deployment Diagram... II-16 II.3.

II.3.5 Statechart Diagram... II-14 II.3.6 Activity Diagram... II-15 II.3.7 Component Diagram... II-16 II.3.8 Deployment Diagram... II-16 II.3. DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN... ii SURAT PERNYATAAN... iii ABSTRAK... iv ABSTRACT... v KATA PENGANTAR... vi DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR... xiii BAB I PENDAHULUAN...

Lebih terperinci

Gambar 1. 1 Diagram Populer Framework (Sumber :

Gambar 1. 1 Diagram Populer Framework (Sumber : BAB 1. PENDAHULUAN Bab berikut ini merupakan pengenalan dasar terhadap sistem yang akan dibuat yang berisikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, batasan masalah dan sistematika pembahasan Implementasi

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK PENYIRAMAN TANAMAN SECARA OTOMATIS BERBASIS ANDROID

PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK PENYIRAMAN TANAMAN SECARA OTOMATIS BERBASIS ANDROID PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK PENYIRAMAN TANAMAN SECARA OTOMATIS BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS PENYIRAMAN TAMAN RUMAH ) TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Kelulusan Program Studi Strata

Lebih terperinci

PEMANFAATAN ARDUINO DALAM PENGEMBANGAN SISTEM KEAMANAN RUMAH BERBASIS WEB

PEMANFAATAN ARDUINO DALAM PENGEMBANGAN SISTEM KEAMANAN RUMAH BERBASIS WEB PEMANFAATAN ARDUINO DALAM PENGEMBANGAN SISTEM KEAMANAN RUMAH BERBASIS WEB TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, di Program Studi Teknik Informatika, Universitas

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. menjelaskan beberapa prinsip umum sistem antara lain: menghadapi keadaan-keadaan yang berbeda.

BAB 2 LANDASAN TEORI. menjelaskan beberapa prinsip umum sistem antara lain: menghadapi keadaan-keadaan yang berbeda. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Menurut Hariyanto (2004, p59), sistem adalah kumpulan objek atau elemen yang saling beinteraksi untuk mencapai satu tujuan tertentu. Ia menjelaskan beberapa prinsip umum

Lebih terperinci

2.4.4 Activity Diagram... II Sequence Diagram... II Collaboration Diagram... II Implementasi... II PHP...

2.4.4 Activity Diagram... II Sequence Diagram... II Collaboration Diagram... II Implementasi... II PHP... DAFTAR ISI ABSTRACT... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR TABEL... xi DAFTAR SIMBOL... xii BAB I... I-1 PENDAHULUAN... I-1 1.1 Latar Belakang... I-1 1.2

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pesatnya perkembangan teknologi informasi di bidang pendidikan, dapat dilihat dari banyaknya media-media pembelajaran yang digunakan di masyarakat. Salah satu

Lebih terperinci

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR BAB III ANALISIS Bab ini berisi analisis mengenai aplikasi web target code generator, analisis penggunaan framework CodeIgniter dan analisis perangkat lunak code generator. 3.1 APLIKASI YANG DITANGANI

Lebih terperinci

BAB 4. PERANCANGAN 4.1 Perancangan Algoritma Perancangan merupakan bagian dari metodologi pengembangan suatu perangkat lunak yang dilakukan setelah melalui tahapan analisis, dimana pada perancangan digambarkan

Lebih terperinci

APLIKASI PELAMARAN KERJA BERBASIS WEB DI PT HARIFF POWER SERVICES

APLIKASI PELAMARAN KERJA BERBASIS WEB DI PT HARIFF POWER SERVICES APLIKASI PELAMARAN KERJA BERBASIS WEB DI PT HARIFF POWER SERVICES Sonty Lena 1, Rizal Saefulloh 2 12 Program Studi Sistem Informasi STMIK LPKIA Jln. Soekarno Hatta No. 456 Bandung 40266, Telp. +62 22 75642823,

Lebih terperinci

lainnya. Android juga menggunakan sistem layar sentuh (touch screen) yang memudahkan pelanggan dalam penanganan navigasinya. Para pelaku bisnis telah

lainnya. Android juga menggunakan sistem layar sentuh (touch screen) yang memudahkan pelanggan dalam penanganan navigasinya. Para pelaku bisnis telah APLIKASI PEMESANAN MAKANAN PADA RESTORAN BERBASIS ANDROID DAN PHP MENGGUNAKAN PROTOKOL JSON Anggia Kusumawaty Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 10 November 2012

Lebih terperinci

DAFTAR ISI... LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI... LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i ii iii iv v vii xi xiii BAB I PENDAHULUAN... I-1

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1. Pengertian Sistem Informasi II.1.1. Sistem Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Tinjauan pustaka merupakan acuan utama pada penelitian ini, berupa studi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Tinjauan pustaka merupakan acuan utama pada penelitian ini, berupa studi BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka merupakan acuan utama pada penelitian ini, berupa studi yang pernah dilakukan orang lain yang berkaitan dengan penelitian ini.

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci: buku, online, e-commerce, dashboard, laporan. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata Kunci: buku, online, e-commerce, dashboard, laporan. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Saung-buku.com adalah salah satu website katalog buku online yang sudah berjalan saat ini. Dalam pengembangannya, saung-buku.com berencana membangun pemesanan buku secara online melalui website.

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN DASHBOARD DIVISI PENYULUHAN DI PT. ENZYM BIOTEKNOLOGI INTERNUSA

PEMBANGUNAN DASHBOARD DIVISI PENYULUHAN DI PT. ENZYM BIOTEKNOLOGI INTERNUSA PEMBANGUNAN DASHBOARD DIVISI PENYULUHAN DI PT. ENZYM BIOTEKNOLOGI INTERNUSA TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, Program Studi Teknik Informatika, Universitas

Lebih terperinci

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum. Koperasi Citra Telekomunikasi Institut Teknologi (IT) Telkom Bandung merupakan sebuah

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. sub bab ini antara lain : metode perancangan aplikasi (waterfall model), konsep basis

BAB 2 LANDASAN TEORI. sub bab ini antara lain : metode perancangan aplikasi (waterfall model), konsep basis BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori teori Dasar / Umum Teori umum merupakan teori yang digunakan sebagai landasan penelitian skripsi ini, khususnya pada tahap perancangan. Hal-hal yang akan dijelaskan pada

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN... I-1

BAB I PENDAHULUAN... I-1 DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... i SURAT PERNYATAAN... ii ABSTRAK... iii ABSTRACT... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR... xv DAFTAR LAMPIRAN... xix BAB I PENDAHULUAN...

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI digilib.uns.ac.id BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka dalam pembuatan aplikasi ini penulis mengambil dua artikel dari jurnal. Artikel pertama yang ditulis oleh

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN PENELITIAN BAB III PERANCANGAN PENELITIAN 3.1 Peralatan Pendukung Peralatan pendukung dalam pembuatan aplikasi berbasis website terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) untuk mendukung

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Penelitian Terdahulu Selama ini masih banyak sekolah yang belum secara maksimal memanfaatkan teknologi informasi. Sistem penyimpanan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sistem informasi adalah sebuah kombinasi teratur apapun dari orang-orang, hardware, software, jaringan komunikasi, dan sumber daya data yang

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Perjalanan Dinas 2.1.1 Pengertian Perjalanan Dinas Perjalanan dinas secara umum adalah perjalanan yang dilakukan oleh karwaran atau pegawai suatu perusahaan yang berkitan dengan

Lebih terperinci

PEMBUATAN APLIKASI PENERIMAAN OUTSOURCING BERBASIS WEB

PEMBUATAN APLIKASI PENERIMAAN OUTSOURCING BERBASIS WEB PEMBUATAN APLIKASI PENERIMAAN OUTSOURCING BERBASIS WEB TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, di Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pasundan Bandung

Lebih terperinci

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian terdahulu

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian terdahulu Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian terdahulu Penelitian terdahulu tentang Sistem Informasi Kepegawaian maupun tentang System Informasi itu sendiri telah banyak dilakukan oleh para peneliti terdahulu

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem operasi untuk aplikasi bergerak yang mengalami perkembangan yang cukup pesat yaitu Android. Android adalah sistem operasi berbasis Linux dan bersifat open source.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengembangan Sistem Informasi 2.1.1 SDLC (System Development Life Cycle) Menurut Dennis, Barbara, dan Roberta (2012:6) System Development Life Cycle (SDLC) merupakan proses menentukan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian LPJ dan Fungsinya LPJ merupakan singkatan dari Laporan Pertanggung Jawaban. LPJ adalah suatu dokumen tertulis yang disusun dengan tujuan memberikan laporan tentang

Lebih terperinci

7.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

7.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... ii HALAMAN PENGESAHAN... iii PERNYATAAN... iv PRAKATA...... v DAFTAR ISI...... vii DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR TABEL... xvi INTISARI... xvii ABSTRACT...... xviii BAB I PENDAHULUAN...

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI II.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna.

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci: Pegawai, Cuti, Kehadiran, Pensiun. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata Kunci: Pegawai, Cuti, Kehadiran, Pensiun. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Diperlukan sebuah data digital yang dapat memiliki keuntungan jangka panjang pada lembaga STIA-LAN. Keuntungan tersebut diantaranya adalah waktu penyajian data yang diperlukan relatif singkat,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Sekolah Dasar Al Firdaus merupakan unit pendidikan bagi anak usia 6 sampai dengan 12 tahun yang berada dibawah Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus Surakarta. Yayasan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 64 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Pengertian Sistem Aplikasi Sistem yang akan dibangun merupakan sistem aplikasi mobile web yang bernama Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit. Aplikasi tersebut

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Informasi Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Kendaraan Bermotor Secara umum pengertian tentang kendaraan bermotor adalah semua jenis kendaraan dimana sistem geraknya menggunakan peralatan teknik atau mesin. Fungsi

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci : café, pemesanan, produksi, dapur, pembayaran, php. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata Kunci : café, pemesanan, produksi, dapur, pembayaran, php. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Seiring dengan perkembangan bisnis yang sangat pesat, cara-cara mengembangkan dan memajukan lapangan usaha dapat dilakukand dalam berbagai hal. Dalam pengerjaan tugas akhir ini, bertujuan membangun

Lebih terperinci

DAFTAR SIMBOL. case. Dependency 2. Generalization 3. 4 Include. 5 Extend. 6 Associaton

DAFTAR SIMBOL. case. Dependency 2. Generalization 3. 4 Include. 5 Extend. 6 Associaton DAFTAR SIMBOL Daftar Simbol Pada Use Case Diagram Menspesifikasikan himpunan Actor peran yang pengguna mainkan ketika berinteraksi dengan use 1. case. Dependency 2. Generalization 3. 4 Include 5 Extend

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka dalam pembuatan sistem informasi inventory obat di Apotek Tambran Sehat, penulis mengambil dari beberapa jurnal. Rina Kristinugraini,

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci: transaksi, sistem informasi, desktop, aplikasi, penentuan supplier. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata Kunci: transaksi, sistem informasi, desktop, aplikasi, penentuan supplier. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Semakin berkembangnya teknologi di abad ini menuntut perusahaan untuk memiliki sebuah program pencatatan data. Apotik Mahkota saat ini belum menggunakan sistem yang terintegrasi dalam penyimpanan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang ditandai dengan saling berhubungan dan mempunyai satu fungsi atau tujuan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang ditandai dengan saling berhubungan dan mempunyai satu fungsi atau tujuan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Sistem dapat beroperasi dalam suatu lingkungan, jika terdapat unsur unsur yang ditandai dengan saling berhubungan dan mempunyai satu fungsi atau tujuan utama

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum Teori umum merupakan landasan utama yang menjadi dasar penelitian. Teori umum dipakai sebagai landasan yang digunakan dalam penelitian dan pembuatan aplikasi. 2.1.1

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 12 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Pengembangan Sistem Untuk pengembangan sistem, penelitian ini menggunakan model SDLC (Software Development Life Cycle). Selain untuk proses pembuatan, SDLC juga

Lebih terperinci

2.6 Cool Record Edit Pro Adobe Photoshop Star Uml Pengertian Uml BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN...

2.6 Cool Record Edit Pro Adobe Photoshop Star Uml Pengertian Uml BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN... DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR...iii DAFTAR ISI... iv DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR TABEL... xi DAFTAR SIMBOL... xii BAB I... 1 PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. lebih berarti bagi yang menerimanya. Definisi atau pengertian sistem secara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. lebih berarti bagi yang menerimanya. Definisi atau pengertian sistem secara BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Informasi Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Definisi atau pengertian sistem secara

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. tersebut adalah metode pemodelan (notation), proses (process) dan tool yang

BAB 1 PENDAHULUAN. tersebut adalah metode pemodelan (notation), proses (process) dan tool yang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini piranti lunak semakin luas penggunaannya, baik untuk sistem yang sederhana maupun untuk sistem yang kompleks. Piranti lunak diharapkan menghasilkan luaran

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI digilib.uns.ac.id BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sistem informasi merupakan suatu sistem yang tujuannya menghasilkan informasi. Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Universitas Padjadjaran yang beralamat di Jl. Ir H. Djuanda No 4 Bandung.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Universitas Padjadjaran yang beralamat di Jl. Ir H. Djuanda No 4 Bandung. BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian akan di lakukan di kampus D3 FMIPA dan ilmu komputer Universitas Padjadjaran yang beralamat di Jl. Ir H. Djuanda No 4 Bandung. 3.1.1

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI Untuk mendukung pembuatan laporan ini, maka perlu dikemukakan hal-hal atau teori-teori yang berkaitan dengan permasalahan dan ruang lingkup pembahasan sebagai landasan dalam pembuatan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teori Sistem Menurut Jogiyanto (2001) terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer

BAB II LANDASAN TEORI. bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer BAB II LANDASAN TEORI 2.1 World Wide Web Dunia internet semakin berkembang, terutama penggunaanya dalam bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer global, sedangkan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Dalam pembuatan tugas akhir Sistem Informasi Administrasi Salon SN berbasis desktop ini dilakukan beberapa tinjauan sumber pustaka, dan berikut

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : penjualan, pembelian, aplikasi desktop, C#, Microsoft SQL. Server

ABSTRAK. Kata kunci : penjualan, pembelian, aplikasi desktop, C#, Microsoft SQL. Server ABSTRAK Saat ini pengolahan data di Es Lilin Kita-kita belum menggunakan sistem informasi sehingga menimbulkan banyaknya kesalahan dalam pencatatan data. Berangkat dari permasalah tersebut, akan dibuat

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Sisttem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan atau kebijakan dan menjalankan operasional

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. fakta mentah mengenai orang, tempat, kejadian, dan hal-hal yang penting dalam

BAB 2 LANDASAN TEORI. fakta mentah mengenai orang, tempat, kejadian, dan hal-hal yang penting dalam BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum 2.1.1 Database 2.1.1.1 Pengertian Data Menurut Whitten, Bentley, dan Dittman (2004, p23), pengertian dari data adalah fakta mentah mengenai orang, tempat, kejadian,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Tenaga Kerja Definisi tenaga kerja disebutkan dalam Pasal 1 ayat 2 Undang -Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang berbunyi : Tenaga kerja adalah setiap

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. (Software Development Life Cycle). System Development Life Cycle (SDLC) adalah

BAB III METODE PENELITIAN. (Software Development Life Cycle). System Development Life Cycle (SDLC) adalah BAB III METODE PENELITIAN 3.1 METODE PENGEMBANGAN SISTEM Untuk pengembangan sistem penelitian ini menggunakan model SDLC (Software Development Life Cycle). System Development Life Cycle (SDLC) adalah proses

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. METODE PENELITIAN 2.1.1. Studi Literatur Studi Literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan data informasi yang berhubungan dengan sistem informasi berbasis web dan android

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI 1 BAB III LANDASAN TEORI 1.1 Konsep Dasar Sistem Informasi 1.1.1 Sistem Menurut Herlambang (2005:116), definisi sistem dapat dibagi menjadi dua pendekatan, yaitu pendekatan secara prosedur, sistem didefinisikan

Lebih terperinci