Definisi menurut Raymond (1995) =
|
|
|
- Ratna Rachman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1
2 Pengenalan Batuan Sedimen (Introduction of Sedimentary Rocks) Budhi Kuswan Susilo, ST., MT.
3 Apa itu Batuan Sedimen? Definisi menurut Raymond (1995) = Batuan sedimen : Batuan yang terbentuk di permukaan bumi dalam kondisi bertemperatur rendah dan bertekanan rendah Batuan sedimen merupakan hasil dari akumulasi dan solidifikasi sedimen, yakni material yang terangkut (transported)) melalui media air, angin, dan es.
4 Apa itu Batuan Sedimen? Batuan Sedimen dan sedimen hanya 0,029% dari total volume bumi Namun, terdistribusi sangat luas di permukaan bumi Dua pertiga dari batuan yang ekspos di permukaan daratan Bahkan di daerah berbatuan beku dan metamorf, sedimen dapat dijumpai sebagai endapan sungai atau endapan danau. (Raymond, 1995)
5 Apa itu Batuan Sedimen? Batuan yang cenderung mengelompok jenisnya berdasarkan proses dan lingkungan pengendapannya (terjadi secara spontan) Studi sejarah geologi : fossils dan umur batuan Sedimen terbentuk menjadi batuan berdasarkan asal sumber materialnya, yaitu = ALLOCHTHONOUS SEDIMENTS (material yang terangkut masuk dalam cekungan sedimen) AUTOCHTHONOUS SEDIMENT (terbentuk didalam cekungan sedimen)
6 Apa itu Batuan Sedimen? Batuan yang potensial bernilai ekonomis Terkait dengan keberadaan barang tambang didalamnya Migas & Batubara Bahan galian industri seperti batu kapur, pasir besi, tanah liat, air tanah, dll.
7 Apa kesan yang dapat diamati?
8 Siklus Batuan (Rock Cycle)
9 Klasifikasi Batuan Sedimen Allochthonous sediments : Terrigenous deposits : clays, siliciclastic sands, conglomerates & breccias (disebut juga detrital sedimentary rocks) Pyroclastic deposits : ashes, tuffs, volcanicclastic sands & agglomerates (sebagian klasifikasi memasukkan kedalam batuan beku) Autochtonous sediments : Chemical precipitates : the evaporites : gypsum, rock salt, dll. Organic deposits : coal, limestones,, dll. Residual deposits : laterites, bauxites
10 ASAL BATUAN SEDIMEN BUTIRAN (gravel, sand & mud size) Batuan Sedimen KIMIA (Minerals: Calcite, Dolomite, Halite) BIOKIMIA (Shells, plant remains)
11 Triangular Diagram : Subdivision of Sedimentary Rocks S Group S A Group A Group P P (Raimond, 1984, 1995)
12 Pengelompokan batuan sedimen (Raymond, 1984, 1995) : Kelompok S : Batuan Silikaklastik, meliputi silicate-rich breccias and conglomerates, sandstones, mudrocks. Kelompok P : Precipitates, meliputi limestones, dolostones, cherts, evaporites dan batuan lain yang didominasi oleh material yang terprecipitasi. Kelompok A : Didominasi Allochems, meliputi pecahan (klastik) dari limestones, dolostones dan cherts
13 Batuan sedimen detrital (Detrital Sedimentary Rocks) Komposisi kebanyakan terdiri dari quartz, feldspars & clay Diklasifikasikan berdasarkan ukuran partikel : Conglomerate (> 2 mm, rounded grains) Breccia (> 2 mm, angular grains) Sandstone - 2 to 1/16 mm (see grains) Siltstone - 1/16 to 1/256 mm Shale - < 1/256 mm
14 Wentworth Size Scale Wentworth(1922) Grain Size Name >256 mm Boulders mm Cobbles 4-64 mm Pebbles 2-4 mm Granules 1-2 mm Very coarse sand mm Coarse sand mm Medium sand mm Fine sand mm Very fine sand mm Silt < mm Clay Rock Name Conglomerate (rounded clasts) Breccia (angular clasts) Sandstone (e.g., quartz arenite, arkose, lithic sandstone) Siltstone Shale, Mudstone, Claystone
15 Lithification of Detrital Sediments
16 Contoh Jenis batuan sedimen Conglomerate Shale
17 Batuan Piroklastik Ukuran Nama Fragmen Nama tekstural batuan > 64 mm Bomb, block Volcanic breccia Agglomerate 2-64 mm Lapillus Lapilli tuff < 2 mm ash Tuff
18 The major types of chemical rocks Carbonates Evaporites Sileceous rocks Carbonaceous rocks Sedimentary ironstones Phosphates Dolomites Limestone Anhydrite/gypsum Halite/rock salt Potash salt, etc. Cherts, radiolarite Humic group, coal series Sapropelitic group oil shale and cannel coals
19 Carbonates Carbonate rocks = berkomposisi apakah partikel karbonate klastik yang tersementasi atau kristal-kristal yang terpresipitasi langsung dengan komposisi utama lebih dari 50% mineral karbonat (misal, CaCO 3 dan CaMg(CO 3 ) 2 (Reijers & Hsu, 1986) Asal organik : algae, foraminifera, sponges, bryozoa, brachiopods, Molluscs, Echinoderms Mineral karbonat = Aragonite {orthorhombic/unstable} & calcite {hexagonal} (CaCO3) Magnesite (hexagonal/mgco3) Dolomite (hexagonal/camg(co 3 ) 2 ) Ankerite (ferooan dolomite) (hexagonal/ca(mgfe)(co 3 ) 2 ) Siderite (hexagonal/feco 3 )
20 Dunham-type (1962) classification of carbonate rocks a) Definisi dari tipe limestone b) Sketsa tekstur
21 Peat and Coal Swamp, Bog
22 Coal
23 Evaporites Mineral evaporite Sulfate = Anhydrite (CaSO 4 ) Gypsum (CaSO 4.2H 2 0) Chlorides = Halite (NaCl) Sylvenite (KCl)
24 Cherts Microcristalline quarts Dalam bentuk beds atau noduls dalam limestones atau sandstones (Mc Bride, 1974 op.cit Selley, 1988) Silica-secreting organism radiolaria, diatoms dan sponges, menghasilkan cherts formation
25 Special Features Terbentuk selama pengendapan : Bedding - parallel or cross Ripple Marks Graded Bedding Mud cracks Membantu dalam menentukan lingkungan masa lampau dan iklim
26 Grain Sizes
27 Mud Cracks
28 Shells
29 Bidang Perlapisan (Bedding Plane)
30 Classification of Stratification Stratum Thickness Names Bed > 300 cm Massive cm Very thickly bedded cm Thickly bedded cm Mediumly bedded 3 10 cm Thinly bedded 1 3 cm Very thinly bedded Lamina cm Thickly laminated < 0.3 (< 3 mm) Thinly laminated Sumber : Ingram (1954) op.cit. Raymond (1995)
31 Coal Seams, Utah
32 Ripple Marks
33 Cross-bedding
34 Bedding
35 Graded bedding
36 Whole Fossil Rock
37 F o s s i l s
38 Plant fossils By Michael Adamson Andrew Wynne and Adam Catterall
39 Kayu tersilisifikasi (silicified wood) petrifaction
40
41
42 Dinosaur footprint in limestone
43
44
45 TERIMA KASIH
Besar butir adalah ukuran (diameter dari fragmen batuan). Skala pembatasan yang dipakai adalah skala Wentworth
3. Batuan Sedimen 3.1 Kejadian Batuan Sedimen Batuan sedimen terbentuk dari bahan yang pernah lepas dan bahan terlarut hasil dari proses mekanis dan kimia dari batuan yang telah ada sebelumnya, dari cangkang
Gambar 1. Chert dalam Ukuran Hand Spicemen. Gambar 2. Chert yang terlipat. Gambar 3. Bedded Chert dan Sayatan Radiolarian Chert
Chert Dasar Penamaan (Klasifikasi) Chert Chert adalah penamaan umum yang digunakan untuk batuan siliceous sebagai sebuah kelompok (grup), namun ada yang mengaplikasikannya untuk tipe spesifik dari chert
MEKANIKA TANAH ASAL USUL TERBENTUKNYA TANAH. UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA Jl. Boulevard Bintaro Sektor 7, Bintaro Jaya Tangerang Selatan 15224
MEKANIKA TANAH ASAL USUL TERBENTUKNYA TANAH UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA Jl. Boulevard Bintaro Sektor 7, Bintaro Jaya Tangerang Selatan 15224 PENGERTIAN TANAH Apa itu tanah? Material yang terdiri dari
BAB II LANDASAN TEORI
5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Batuan Sedimen Batuan Sedimen adalah salah satu kelompok utama dari batuan di muka bumi. Batuan ini sering membentuk reservoir berpori dan permeabel pada cekungan sedimen dengan
Proses Pembentukan Tanah
KLASIFIKASI TANAH 1 Proses Pembentukan Tanah BATUAN: bagian dari kerak bumi yang mengandung satu macam atau lebih mineral yang terikat sangat kuat.berdasarkan proses pembentukannya batuan dapat dikategorikan
Buku Ajar : Mekanika Tanah I BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN KOMPETENSI DASAR : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan definisi tanah. 2. Mahasiswa dapat menyebutkan proses pemberatan tanah 3. Mahasiswa dapat menyebutkan sifat fisik tanah 4. Mahasiswa
Terbentuknya Batuan Sedimen
Partikel Sedimen Terbentuknya Batuan Sedimen Proses terbentuknya batuan sedimen dari batuan yang telah ada sebelumnya. Material yang berasal dari proses pelapukan kimiawi dan mekanis, ditransportasikan
PETROGRAFI BATUAN PIROKLASTIK. Agus Hendratno
PETROGRAFI BATUAN PIROKLASTIK Agus Hendratno TEKTONIK & VOLKANISME VOLCANISME PADA ZONA SUBDUKSI VOLCANISME PADA INTRAPLIT (HOTSPOT) VOLCANIME PADA PUSAT PEMEKARAN BENUA PRODUK ERUPSI GUNUNGAPI Produk
Tekstur dan Struktur Pada Batuan Sedimen
Tekstur dan Struktur Pada Batuan Sedimen Tekstur Batuan Sedimen a. Ukuran butir Dalam pemerian ukuran butir digunakan pedoman ukuran dari Skala Wentworth yaitu b. Sortasi atau Derajat Pemilahan Derajat
II BATUAN. 1. Batuan Beku 2. Batuan Sedimen 3. Batuan Metamorf. Dr. Budhi Kuswan Susilo, S.T., M.T.
II BATUAN 1. Batuan Beku 2. Batuan Sedimen 3. Batuan Metamorf Dr. Budhi Kuswan Susilo, S.T., M.T. PENGENALAN BATUAN BEKU (igneous rocks) SIKLUS BATUAN Magma dan Lava Magma : material silikat pijar dibawah
BAB VI. Batuan Sedimen
BAB VI Batuan Sedimen Gambar 6.1. Batuan Konglomerat yang terdiri dari campuran berbagai ukuran butiran 6.1. Pendahuluan Batuan sedimen adalah jenis batuan yang terbentuk oleh endapan dan sementasi yang
KEMENTRIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS HALU OLEO FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN JURUSAN TEKNIK GEOLOGI
KEMENTRIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS HALU OLEO FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN JURUSAN TEKNIK GEOLOGI TUGAS BATUAN KARBONAT Makalah Batuan Karbonat Di Susun Oleh : WA ODE SUWARDI
MAKALAH MEKANIKA TANAH
MAKALAH MEKANIKA TANAH Disusun Oleh: FADILAH RAHMADHANI (12.02.0032) YAYASAN SWADIRI BHAKTI AKADEMI TEKNIK PEMBANGUNAN NASIONAL JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN BANJARBARU 2014 I-1 KATA PENGANTAR Puji syukur
01.Pendahuluan Petrologi Batuan Karbonat
http://disbudparkbb.id/images/potensi/citatah2.jpg 01.Pendahuluan Petrologi Batuan Karbonat Kerangka Materi Pengertian Batuan Karbonat Manfaat dan Hubungan dengan ilmu geologi yang lain Klasifikasi batuan
Batuan beku Batuan sediment Batuan metamorf
Bagian luar bumi tertutupi oleh daratan dan lautan dimana bagian dari lautan lebih besar daripada bagian daratan. Akan tetapi karena daratan adalah bagian dari kulit bumi yang dapat kita amati langsung
PETROGRAFI BATUAN KARBONAT
PETROGRAFI BATUAN KARBONAT I. PENDAHULUAN Batuan karbonat merupakan batuan yang tersusun dari mineral-mineral garam karbonat yang terbentuk secara kimiawi dalam bentuk larutan, dimana organisme perairan
Tanah dan Batuan. Definisi. TKS 4406 Material Technology I
TKS 4406 Material Technology I Tanah dan Batuan Dr.Eng. Achfas Zacoeb, ST., MT. Department of Civil Engineering Faculty of Engineering University of Brawijaya Definisi Dalam pengertian teknik, secara umum
BAB I PENDAHULUAN. Menggambarkan diagenesa batuan sedimen. Memberikan nama batuan sedimen berdasarkan klasifikasi After Dott (1964).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Maksud Mengetahui komposisi penyusun batuan sedimen secara mikroskopis. Menggambarkan diagenesa batuan sedimen. Memberikan nama batuan sedimen berdasarkan klasifikasi After Dott (1964).
KLASIFIKASI TANAH SI-2222 MEKANIKA TANAH I
KLASIFIKASI TANAH SI-2222 MEKANIKA TANAH I 1 Pembagian Kelompok Tanah Tanah Khusus: Quick Clay: Tanah yang sangat peka terhadap gangguan. Apabila terganggu kekuatannya berkurang drastis. Kadar kepekaan
ACARA IX MINERALOGI OPTIK ASOSIASI MINERAL DALAM BATUAN
ACARA IX MINERALOGI OPTIK I. Pendahuluan Ilmu geologi adalah studi tentang bumi dan terbuat dari apa itu bumi, termasuk sejarah pembentukannya. Sejarah ini dicatat dalam batuan dan menjelaskan bagaimana
Disediakan oleh: Dr. Wan Zuhairi Wan Yaacob Program Geologi UKM
TANAH Disediakan oleh: Dr. Wan Zuhairi Wan Yaacob Program Geologi UKM Tanah Kesemua tanah adalah terbentuk dari tindakan luluhawa kimia ke atas batuan tanah terbentuk akibat dari kesan agen-agen luluhawa,
LEMBAR DESKRIPSI PETROGRAFI
DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Lampiran Petrografi 1 KODE SAYATAN : Y1 LINTASAN : TERMINAL MS 3 FORMASI : Steenkool PERBESARAN : 10 X d = 2 mm DESKRIPSI : LEMBAR DESKRIPSI
Proses Pembentukan dan Jenis Batuan
Proses Pembentukan dan Jenis Batuan Penulis Rizki Puji Diterbitkan 23:27 TAGS GEOGRAFI Kali ini kita membahas tentang batuan pembentuk litosfer yaitu batuan beku, batuan sedimen, batuan metamorf serta
Sekumpulan mineral-mineral yang menjadi satu. Bisa terdiri dari satu atau lebih mineral.
B. BATUAN BATUAN : Sekumpulan mineral-mineral yang menjadi satu. Bisa terdiri dari satu atau lebih mineral. Berdasarkan kejadiannya (genesa), tekstur dan komposisi mineralnya, batuan terbagi menjadi 3,
MEKANIKA RESERVOIR SKS : 2
MEKANIKA RESERVOIR SKS : 2 Dosen: Dr. Ir. Dyah Rini Ratnaningsih, MT. Dr. Ir. Yosaphat Sumantri, MT. Dr. Suranto, ST., MT. Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Mineral UPN Veteran Yogyakarta 1
BAB IV ANALISIS DATA
BAB IV ANALISIS DATA Proses ini merupakan tahap pasca pengolahan contoh yang dibawa dari lapangan. Dari beberapa contoh yang dianggap mewakili, selanjutnya dilakukan analisis mikropaleontologi, analisis
BAB IV ASOSIASI FASIES DAN PEMBAHASAN
BAB IV ASOSIASI FASIES DAN PEMBAHASAN 4.1 Litofasies Menurut Walker dan James pada 1992, litofasies adalah suatu rekaman stratigrafi pada batuan sedimen yang menunjukkan karakteristik fisika, kimia, dan
Dosen: Erza Rismantojo PENGANTAR MEKANIKA TANAH SI
Dosen: Erza Rismantojo PENGANTAR MEKANIKA TANAH SI - 2222 1 Jadwal Perkuliahan Kamis atau Jumat? Ujian Tengah Semester 9 13 Maret 2015 Akhir Perkuliahan Jumat 30 April 2015 Ujian Akhir Semester 4 20 Mei
Lingkungan Pengendapan Laut
Lingkungan Pengendapan Laut Oleh : Nur Ryshalti Pratama Disa Bambelia Utami Ade Triyunita Gerson Yosef Tapang Dai Bianda Daniel Bahana Rinaldi Ikram Alif N Muklis Habib Bey Anural Irvan Rahmawan FACIES
Catatan Kuliah Lapangan Sedimentologi. Parapat Samosir Pusuk Buhit April 2011
Catatan Kuliah Lapangan Sedimentologi Parapat Samosir Pusuk Buhit 22 24 April 2011 Hari Pertama. Jum at, 22 April 2011 Materi : Sedimentologi Sungai, Meander, Flood Plain Sungai adalah suatu sistem yang
IV. BATUAN METAMORF Faktor lingkungan yang mempengaruhi
IV. BATUAN METAMRF Faktor lingkungan yang mempengaruhi Batuan metamorf adalah batuan yang telah mengalami perubahan dari bentuk asalnya dari batuan yang sudah ada, baik batuan beku, sedimen maupun sebagian
MEKANIKA TANAH KLASIFIKASI DARI SIFAT TANAH MODUL 3. UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA Jl. Boulevard Bintaro Sektor 7, Bintaro Jaya Tangerang Selatan 15224
MEKANIKA TANAH MODUL 3 KLASIFIKASI DARI SIFAT TANAH UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA Jl. Boulevard Bintaro Sektor 7, Bintaro Jaya Tangerang Selatan 15224 KLASIFIKASI TANAH Pada awalnya, metode klasifikasi
PEDOMAN PRAKTIKUM GEOLOGI UNTUK PENGAMATAN BATUAN
PEDOMAN PRAKTIKUM GEOLOGI UNTUK PENGAMATAN BATUAN Kegiatan : Praktikum Kuliah lapangan ( PLK) Jurusan Pendidikan Geografi UPI untuk sub kegiatan : Pengamatan singkapan batuan Tujuan : agar mahasiswa mengenali
Bahan 1. Problem set 6 lembar 2. Skala Wentwort 3. Beberapa Batuan Sedimen Non Karbonat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Batuan sedimen sudah banyak dikenal orang dan juga sudah sering dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari, dari hal yang paling sederhana seperti pembuatan pondasi
Struktur Primer (Primary Structures)
Struktur Primer Struktur Primer (Primary Structures) Struktur Geologi (Geologic Structure) : Suatu bentuk atau struktur pada batuan yang dapat digambarkan dengan jelas. Struktur Primer (Primary Structure)
BAB I PENDAHULUAN. The petroleum geologist. Geologi fisika Geologi sejarah Geologi struktur Paleontologi Stratigrafi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan terutama tentang kulit bumi baik mengenai komposisi struktur dan sejarahnya. Geologi atau perolehan geologi
Petrologi Batuan Sedimen
Batuan Sedimen Batubara Batubara digolongkan pada batuan sedimen non-klastik, yaitu batuan sedimen organik. Batubara adalah batuan sedimen yang berasal dari tumbuhan, berwarna coklat sampai hitam, yang
PETROLOGI. (mineral, batuan dan tanah) Informasi Geoteknik 1/13/2011
PETROLOGI petro = batu logos = ilmu stone = batu rocks = batuan kumpulan satu atau lebih mineral cabang ggeologi g yang mempelajari tentang genesa, klasifikasi dan deskripsi batuan serta pemanfaatanya
LATIHAN DAN TES JARAK JAUH (LTJJ) Persiapan OSK Bidang : Kebumian. Solusi. Latihan 1. Bahan : Geologi -1
Bidang Studi Kode Berkas : Kebumian : KEB-L01 (solusi) LATIHAN DAN TES JARAK JAUH (LTJJ) Persiapan OSK 2018 Bidang : Kebumian Solusi Latihan 1 Bahan : Geologi -1 (Tektonik Lempeng, Kristalografi, Mineralogi,
BAB III GEOLOGI DAERAH PENELITIAN
BAB III GEOLOGI DAERAH PENELITIAN 3.1 Perolehan Data dan Lokasi Penelitian Lokasi penelitian pada Peta Geologi Lembar Cianjur skala 1 : 100.000 terletak di Formasi Rajamandala (kotak kuning pada Gambar
Laboratorium Bahan Galian Sie Petrologi
Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari akumulasi material hasil perombakan batuan yang sudah ada sebelumnya atau hasil aktivitas kimia maupun organisme, yang di endapkan lapis demi lapis pada
hiasan rumah). Batuan beku korok
Granit kebanyakan besar, keras dan kuat, Kepadatan rata-rata granit adalah 2,75 gr/cm³ dengan jangkauan antara 1,74 dan 2,80. Kata granit berasal dari bahasa Latingranum. (yang sering dijadikan Granit
Dasar Ilmu Tanah semester ganjil 2011/2012 (EHN & SIN) Materi 03: Batuan & Tanah
Dasar Ilmu Tanah semester ganjil 2011/2012 (EHN & SIN) Materi 03: Batuan & Tanah Tanah Profil tanah Tanah yang kita ambil terasa mengandung partikel pasir, debu dan liat dan bahan organik terdekomposisi
batuan, butiran mineral yang tahan terhadap cuaca (terutama kuarsa) dan mineral yang berasal dari dekomposisi kimia yang sudah ada.
DESKRIPSI BATUAN Deskripsi batuan yang lengkap biasanya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: 1. Deskripsi material batuan (atau batuan secara utuh); 2. Deskripsi diskontinuitas; dan 3. Deskripsi massa batuan.
Modul (MEKANIKA TANAH I)
1dari 16 Materi I Karakteristik Tanah 1. Proses pembentukan Tanah Tanah dalam Mekanika Tanah mencakup semua endapan alam yang berhubungan dengan teknik sipil kecuali batuan. Tanah dibentuk oleh pelapukan
LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA
LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA PRAKTIKUM PETROGRAFI BORANG MATERI ACARA VII: PETROGRAFI BATUAN SEDIMEN KARBONAT Asisten Acara: 1 2 3 4 Nama
Batuan Sedimen 2.1. Struktur Sedimen Struktur Sedimen Pengendapan (Depositional Sedimentary Strucures)
Batuan Sedimen 2.1. Struktur Sedimen Struktur sedimen termasuk ke dalam struktur primer yaitu struktur yang terbentuk pada saat pembentukan batuan (pada saat sedimentasi). Struktur sedimen dapat dibagi
BAB. I PENDAHULUAN. I.1. Latar belakang
BAB. I PENDAHULUAN I.1. Latar belakang Batuan karbonat adalah semua batuan yang terdiri dari garam karbonat, dalam hal ini CaCO 3 dan MgCO 3. Batuan karbonat memiliki keistimewaan dalam cara terbentuknya,
BAB III TEORI DASAR. Hidrogeologi adalah bagian dari hidrologi (sub-surface hydrology) yang
BAB III TEORI DASAR 3.1 Hidrogeologi Hidrogeologi adalah bagian dari hidrologi (sub-surface hydrology) yang mempelajari distribusi dan gerakan aliran air di dalam tanah/batuan pada bagian kerak bumi dan
KARAKTERISTIKA ALIRAN DAN BUTIR SEDIMEN
KARAKTERISTIKA ALIRAN DAN BUTIR SEDIMEN May 14 Transpor Sedimen Karakteristika Aliran 2 Karakteristika fluida air yang berpengaruh terhadap transpor sedimen Rapat massa, ρ Viskositas, ν Variabel aliran
STUDI PROVENANCE BATUPASIR FORMASI WALANAE DAERAH LALEBATA KECAMATAN LAMURU KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN
STUDI PROVENANCE BATUPASIR FORMASI WALANAE DAERAH LALEBATA KECAMATAN LAMURU KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN Muhammad Ardiansyah*, Meutia Farida *, Ulva Ria Irfan * *) Teknik Geologi Universitas
BAB IV FASIES BATUGAMPING GUNUNG SEKERAT
BAB IV FASIES BATUGAMPING GUNUNG SEKERAT Satuan batugamping Gunung Sekerat tersingkap dengan baik, dengan penyebaran kurang lebih 10% dari luas daerah penelitian, dalam Peta Geologi (Lampiran G-3) satuan
LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA
LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA PRAKTIKUM PETROGRAFI BORANG MATERI ACARA IV: PETROGRAFI BATUAN SEDIMEN SILISIKLASTIK Asisten Acara: 1. 2. 3.
LAMPIRAN A PETA GEOLOGI DESA SULKAM PETA TOPOGRAFI DESA SULKAM
98 LAMPIRAN A PETA GEOLOGI DESA SULKAM PETA TOPOGRAFI DESA SULKAM 99 LAMPIRAN B KOORDINAT DAN ALTITUDE LINTASAN Lintasan Koordinat UTM Posisi A (Elektroda 1) B (Elektroda 16) C (Elektroda 32) Northing
Prosiding Seminar Nasional Kebumian Ke-6 Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, Desember 2013
PENGARUH KOMPETENSI BATUAN TERHADAP KERAPATAN KEKAR TEKTONIK YANG TERBENTUK PADA FORMASI SEMILIR DI DAERAH PIYUNGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Abstrak Budi SANTOSO 1*, Yan Restu FRESKI 1 dan Salahuddin
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tanah Dalam pandangan teknik sipil, tanah adalah himpunan material, bahan organik, dan endapan-endapan yang relatif lepas (loose), yang terletak di atas batuan dasar (bedrock).
BAB I PETROLOGI BATUAN SEDIMEN
BAB I Petrologi adalah bidang geologi yang berfokus pada studi mengenai batuan dan kondisi pembentukannya. Ada empat cabang petrologi, berkaitan dengan tiga tipe batuan: beku, piroklastik, metamorf, dan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori Pembangunan jalan dimana tanah dasar merupakan tanah ekspansif yang terdiri dari tanah kelempungan dengan mempunyai kembang susut yang sangat besar, maka ilmu
TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN
TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN PERTEMUAN 07 SUMBERDAYA MINERAL Sumberdaya Mineral Sumberdaya mineral merupakan sumberdaya yang diperoleh dari hasil ekstraksi batuan atau pelapukan p batuan (tanah). Berdasarkan
Bab IV Pengambilan Sampel dan Hasil Analisis. IV.1 Pengambilan Sampel
Bab IV Pengambilan Sampel dan Hasil Analisis IV1 Pengambilan Sampel Dengan memperhitungkan kemiringan lapisan dan prediksi overburden antar lapisan batubara, dilakukan pengamatan/pengukuran kandungan gas
KETERDAPATAN EMAS DAN PERAK DALAM SEDIMEN PERMUKAAN DASAR LAUT DI PERAIRAN BAYAH DAN CIHARA, BANTEN SELATAN
KETERDAPATAN EMAS DAN PERAK DALAM SEDIMEN PERMUKAAN DASAR LAUT DI PERAIRAN BAYAH DAN CIHARA, BANTEN SELATAN Oleh : M. Surachman dan Yudi Darlan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. Dr.
BAB 4 ANALISIS FASIES SEDIMENTASI DAN DISTRIBUSI BATUPASIR C
BAB 4 ANALISIS FASIES SEDIMENTASI DAN DISTRIBUSI BATUPASIR C 4.1. Analisis Litofasies dan Fasies Sedimentasi 4.1.1. Analisis Litofasies berdasarkan Data Batuan inti Litofasies adalah suatu tubuh batuan
Proses Sedimentasi. Oleh : Muhammad Yusuf Awaluddin
Proses Sedimentasi Oleh : Muhammad Yusuf Awaluddin outline Sedimentasi Batuan Sedimen Proses sedimentasi : 1. Fisik/Mekanik 2. Kimia 3. Organik/Biologi Metodologi Sedimentasi Suatu proses pengendapan material
BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan eksplorasi migas untuk mengetahui potensi sumber daya
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Kegiatan eksplorasi migas untuk mengetahui potensi sumber daya energi di Indonesia terus dilakukan seiring bertambahnya kebutuhan energi yang semakin meningkat. Berbagai
TEKNOLOGI BETON PERTEMUAN KE-3 AGREGAT. Ferdinand Fassa
TEKNOLOGI BETON PERTEMUAN KE-3 AGREGAT Ferdinand Fassa Outline Pertemuan 3 Pendahuluan Agregat Klasifikasi agregat Ukuran agregat Bentuk Agregat Tektur permukaan agregat Mekanisme lekatan antara agregat
MEKANIKA TANAH (CIV -205)
MEKANIKA TANAH (CIV -205) OUTLINE Definisi tanah & lingkup mekanika tanah Proses pembentukan tanah dan batuan Susunan partikel tanah Komposisi dan fase tanah Analisis butiran tanah Atterberg limit APA
I.1 Latar Belakang I.2 Maksud dan Tujuan
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Formasi Latih tersusun dari perselang-selingan antara batupasir kuarsa, batulempung, batulanau dan batubara dibagian atas, dan bersisipan dengan serpih pasiran dan
Geologi Teknik. Ilmu Geologi, Teknik Geologi,
Geologi Teknik Mineral, Batuan Norma Puspita, ST. MT. Ilmu Geologi, Teknik Geologi, Geologi Teknik Ilmu Geologi Ilmu yang mempelajari tentang sejarah pembentukan bumi dan batuan, sifat sifat fisik dan
PENGANTAR GENESA BATUBARA
PENGANTAR GENESA BATUBARA Skema Pembentukan Batubara Udara Air Tanah MATERIAL ASAL Autochton RAWA GAMBUT Dibedakan berdasarkan lingkungan pengendapan (Facies) Allochthon Material yang tertransport Air
BAB IV DISTRIBUSI FASIES BATUGAMPING
BAB IV DISTRIBUSI FASIES BATUGAMPING IV.1 Pendahuluan Batuan Karbonat Klastik Terrigenous Sedimen yang global dan tak terbatas dengan iklim. Suplai sedimen berasal dari kontinen dan laut. Ukuran dari butiran
Evaporite Formation and Diagenesis (Kesler,1994)
EVAPORIT Evaporite ini adalah jenis endapan senyawa garam padat yang terbentuk akibat evaporasi (penguapan oleh sinar matahari). artinya dia terbentuk di permukaan pada kondisi tekanan rendah. karena evaporit
Nama : Peridotit Boy Sule Torry NIM : Plug : 1
DIAGENESA BATUAN SEDIMEN Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk sebagai hasil pemadatan endapan yang berupa bahan lepas. Batuan sedimen juga dapat terbentuk oleh penguapan larutan kalsium karbonat,
Pengertian Agregat Dalam Kontruksi Perkerasan Jalan
Agregat By Leo Sentosa Pengertian Agregat Dalam Kontruksi Perkerasan Jalan Menurut Silvia Sukirman, (2003), agregat merupakan butir butir batu pecah, kerikil, pasir atau mineral lain, baik yang berasal
Litosfer sebagai habitat mikroba. Oleh: Siti K. Chaerun
Litosfer sebagai habitat mikroba Oleh: Siti K. Chaerun BATUAN DAN MINERAL Batuan: materi anorganik yang padat dan komposisi yang homogen yang terdiri dari 2 atau lebih mineral. 1. Batuan beku (igneous):
BAB I PENDAHULUAN. Interaksi parameter-parameter seperti komposisi batuan asal, iklim, tatanan
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar belakang Interaksi parameter-parameter seperti komposisi batuan asal, iklim, tatanan tektonik dan relief dapat mempengaruhi komposisi batuan sedimen selama proses transportasi
Sifat-sifat fisik tanah. Texture Structure Soil density Bulk density Moisture content Porosity Measurement methods
Sifat-sifat fisik tanah Texture Structure Soil density Bulk density Moisture content Porosity Measurement methods Physical properties of a soil Karakteristik sifat fisik tanah dapat dilihat dengan mata
Present day mountain (or not) as keys to the past.
Rock Cycle Present day mountain (or not) as keys to the past. dari FU dapat dikenali adanya daerah yang berbatuan keras/kompak, batuan lunak kedap air dan batuan lunak yang tinggi kesarangannya. Struktur
RESUME APLIKASI MEKANIKA TANAH DALAM PERTAMBANGAN
RESUME APLIKASI MEKANIKA TANAH DALAM PERTAMBANGAN A. Pengertian Tanah Sejarah terjadinya tanah, pada mulanya bumi ini berupa bola magma cair yang sangat panas. Karena adanya proses pendinginan permukannya
berukuran antara 0,05-0,2 mm, tekstur granoblastik dan lepidoblastik, dengan struktur slaty oleh kuarsa dan biotit.
berukuran antara 0,05-0,2 mm, tekstur granoblastik dan lepidoblastik, dengan struktur slaty oleh kuarsa dan biotit. (a) (c) (b) (d) Foto 3.10 Kenampakan makroskopis berbagai macam litologi pada Satuan
Mineralogi. By : Asri Oktaviani
http://pelatihan-osn.com Lembaga Pelatihan Olimpiade Sains Mineralogi By : Asri Oktaviani Batuan Beku-Sedimen-Metamorf Mineral sebagai komponen batuan Contoh pada Batuan Beku: Granit Foto: Thompson & Turk,
DOKUMENTASI VISUAL STRUKTUR GEOLOGI, BATUAN BEKU DAN BATUAN METAMORFOSA KOMPLEKS BANCUH KARANGSAMBUNG JAWA TENGAH
DOKUMENTASI VISUAL STRUKTUR GEOLOGI, BATUAN BEKU DAN BATUAN METAMORFOSA KOMPLEKS BANCUH KARANGSAMBUNG JAWA TENGAH Oleh Noer Aziz Magetsari Andri Slamet Subandrio Mubandi Bambang Priadi Laporan Penelitian
Pengertian Sedimentologi
SEDIMENTOLOGI Pengertian Sedimentologi Sejarah Sedimentologi Kaitan Sedimentologi dengan ilmu- ilmu lain Aplikasi Sedimentologi Pengertian Sedimentologi Sedimentologi adalah ilmu yang mempelajari sedimen
BAB VI AGREGAT. Yang dimaksud agregat dalam hal ini adalah berupa batu pecah, krikil, pasir ataupun
BAB VI AGREGAT Yang dimaksud agregat dalam hal ini adalah berupa batu pecah, krikil, pasir ataupun komposisi lainnya, baik hasil alam (natural aggregate), hasil pengolahan (manufactured aggregate) maupun
STUDI PENGARUH UKURAN BUTIR TERHADAP PARAMETER KOMPAKSI MATERIAL CRUSHED LIMESTONE ABSTRAK
STUDI PENGARUH UKURAN BUTIR TERHADAP PARAMETER KOMPAKSI MATERIAL CRUSHED LIMESTONE Jordan Dean Fahlevi NRP : 1021037 Pembimbing : Andrias Suhendra Nugraha., S.T., M.T. ABSTRAK Limestone adalah batu kapur
ANALISIS LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUGAMPING BERDASARKAN DISTRIBUSI UNSUR KIMIA DI DAERAH CIDORA, KECAMATAN AJIBARANG, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH
Bulletin of Scientific Contribution, Volume 13, Nomor 3, Desember 2015: 202-212 ANALISIS LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUGAMPING BERDASARKAN DISTRIBUSI UNSUR KIMIA DI DAERAH CIDORA, KECAMATAN AJIBARANG, KABUPATEN
PERILAKU GEOTEKNIK TANAH RESIDU TROPIK DAN VULKANIK
Dr.Eng. Agus S. Muntohar PENYELIDIKAN GEOTEKNIK PERILAKU GEOTEKNIK TANAH RESIDU TROPIK DAN VULKANIK Pertemuan ke-5 23-27 Maret 2015 Diadaptasi dari Wesley, L. (2009). Behaviour and geotechnical properties
BAB V PEMBAHASAN. 5.1 Peta Kontur Isopach
BAB V PEMBAHASAN Pada praktikum Sedimentologi dan Stratigrafi kali ini, acaranya mengenai peta litofasies. Peta litofasies disini berfungsi untuk mengetahui kondisi geologi suatu daerah berdasarkan data
Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur
Umur Analisis mikropaleontologi dilakukan pada contoh batuan pada lokasi NA805 dan NA 803. Hasil analisis mikroplaeontologi tersebut menunjukkan bahwa pada contoh batuan tersebut tidak ditemukan adanya
PETROLOGI BATUAN SEDIMEN Bagian I: Sedimen Silisiklastik
PETROLOGI BATUAN SEDIMEN Bagian I: Sedimen Silisiklastik Dr. Sugeng Sapto Surjono Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Referensi Boggs, Jr., S, 1992, Petrology of sedimentary
ASAL SEDIMEN BATUPASIR FORMASI JATILUHUR DAN FORMASI CANTAYAN DAERAH TANJUNGSARI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN CARIU, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT
ASAL SEDIMEN BATUPASIR FORMASI JATILUHUR DAN FORMASI CANTAYAN DAERAH TANJUNGSARI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN CARIU, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT Sari Widyastuti 1*, Abdurrokhim 2, Yoga A Sendjaja
PROGRAM UKURAN BESAR BUTIR WENTWORTH DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM VISUAL BASIC
PROGRAM UKURAN BESAR BUTIR WENTWORTH DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM VISUAL BASIC Paper yang disusun sebagai tugas Matakuliah Teknologi Informasi Oleh : RACHMAD HIDAYAT ( 072.06.022) FAKULTAS TEKNOLOGI KEBUMIAN
BAB III Perolehan dan Analisis Data
BAB III Perolehan dan Analisis Data BAB III PEROLEHAN DAN ANALISIS DATA Lokasi penelitian, pada Peta Geologi Lembar Cianjur skala 1 : 100.000, terletak di Formasi Rajamandala. Penelitian lapangan berupa
Foto 3.5 Singkapan BR-8 pada Satuan Batupasir Kuarsa Foto diambil kearah N E. Eko Mujiono
Batulempung, hadir sebagai sisipan dalam batupasir, berwarna abu-abu, bersifat non karbonatan dan secara gradasi batulempung ini berubah menjadi batuserpih karbonan-coally shale. Batubara, berwarna hitam,
Berdasarkan genetiknya, struktur sediment dikelompokkan menjadi 4 yaitu:
Struktur Primer Batuan Jenis-Jenis struktur sedimen : Struktur Sedimen Struktur sediment adalah bentukan struktur yang terbentuk saat pengendapan batuan sediment terjadi. Struktur pada sediment sangat
Bab III Geologi Daerah Penelitian
Bab III Geologi Daerah Penelitian Foto 3.4 Satuan Geomorfologi Perbukitan Blok Patahan dilihat dari Desa Mappu ke arah utara. Foto 3.5 Lembah Salu Malekko yang memperlihatkan bentuk V; foto menghadap ke
TUGAS EKOLOGI TUMBUHAN DISUSUN OLEH : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
TUGAS EKOLOGI TUMBUHAN DISUSUN OLEH : NAMA : Tri Wahyuni NIM : 06101009007 DOSEN PENGASUH : Drs. Khoiron Nazip, M.Si PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
BAB 3 GEOLOGI DAERAH PENELITIAN
BAB 3 GEOLOGI DAERAH PENELITIAN 3.1 Geomorfologi Daerah Penelitian Geomorfologi daerah penelitian ditentukan berdasarkan intepretasi peta topografi, yang kemudian dilakukan pengamatan secara langsung di
(Sebagian Lembar Peta Rupabumi Digital Indonesia (Bakosurtanal) No ) SKRIPSI : STUDI SEDIMENTOLOGI
STUDI FASIES DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN SATUAN BATUPASIR FORMASI HALANG BERDASARKAN ASOSIASI LITOFASIES DI DAERAH AJIBARANG, KECAMATAN AJIBARANG, KABUPATEN BANYUMAS, PROPINSI JAWA TENGAH (Sebagian Lembar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Daerah Penelitian Lapangan penelitian merupakan bagian dari daerah pengeboran laut Kompleks Terang Sirasun Batur (TSB), yang berada di bagian Barat dari daerah TSB pada Kangean
Foto 32. Singkapan batugamping fasies foraminifera packestone yang berlapis.
besar Lepidocyclina spp., Amphistegina spp., Cycloclypeus spp., sedikit alga, porositas buruk berupa interpartikel, intrapartikel dan moldic, berlapis baik. Pada sayatan tipis (Lampiran A-5: analisis petrografi)
