Teams Game Tournament (TGT), Crossword Puzzles, Cognitive Learning Outcomes Students.
|
|
|
- Ari Kusuma
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) BERBASIS TEKA-TEKI SILANG TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN DI KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 KELAM PERMAI TAHUN PELAJARAN 2016/ Yasinta Lisa, 2 Markus Iyus Supiandi, 3 Feronika Rosady Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia [email protected], [email protected] Abstract: The purpose of the research was determine the influence of cooperative learning model based Teams Game Tournament (TGT) crossword puzzle on cognitive achievement of students on the material digestive system. There are two variable of this research, these are independent variable learning models based on Teams Game Tournament (TGT) crossword puzzle and dependent variable cognitive learning achievement of students. The research approach in this study is a quantitative approach. The methods of the research is an experimental method. Form of research is Quasi Experiment with Nonequivalent control group design. The sampling techniques used purposive sampling. Data collection technique used direct observation, measurement technique, and indirect communication technique. Data collection tools used were observation sheet, test questions, and questionnaires. The result showed that the value is Z hitung = 1,76 and Z tabel = 1,74 with the conclusion Z hitung>z tabel is 1,76>1,74 so Ha accepted and Ho rejected so that there is significant influence of the learning model based Teams Game Tournament (TGT) crossword puzzle on cognitive achievement of students on the material digestive system in grade VIII Negeri 2 Kelam Permai High School in 2016/2017 school year. The results of students question responses with an average 98% with strong criteria. The results of student questionnaire responses help students understand the material, add interest, active learning in the classroom, and improve learning outcomes with an average 98% with very strong criteria. Keywords: Teams Game Tournament (TGT), Crossword Puzzles, Cognitive Learning Outcomes Students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajparan Teams Game Tournament (TGT) Berbasis Teka-Teki Silang terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Sistem Pencernaan. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebas model Teams Game Tournament (TGT) dan teka-teki silang dan variabel terikat hasil belajar kognitif siswa. Pendekatan penelitian pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu Quasieksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Sampling Purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, teknik pengukuran, dan teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, soal tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Z hitung adalah 1,76 dan Z tabel 1,74 dengan kesimpulan bahwa Z hitung > Z tabel yaitu 1,76 > 1,74 maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis teka-teki silang terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem pencernaan pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai tahun pelajaran 2016/2017. Hasil angket respon siswa membantu siswa memahami materi, menambah minat, aktif belajar di kelas, dan meningkatkan hasil belajar dengan rata-rata 98% dengan kriteria sangat kuat. Kata Kunci: Teams Game Tournamnet (TGT), Teka-Teki Silang, Hasil Belajar Kognitif
2 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu sektor yang paling penting dalam pembangunan nasional. Melalui adanya pendidikan diharapkan bangsa Indonesia dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan. Selain itu pendidikan merupakan sarana penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menjamin kelangsungan pembangunan suatu bangsa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada hari selasa tanggal 17 mei dan wawancara pada tanggal 24 mei 2016 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai, dapat diketahui bahwa dalam kegiatan belajar mengajar pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai Kelas VIII guru masih menggunakan pembelajaran yang sering digunakan oleh guru di sekolah tersebut. Hal ini membuat siswa kurang tertarik dengan materi yang diajarkan. Faktor lain yaitu kebanyakan siswa lebih suka berkelompok dan berbicara sendiri mengenai hal-hal di luar materi pembelajaran pada jam pelajaran berlangsung. Selain kegiatan observasi dan wawancara, dilakukan pula pencatatan dokumen. Hasil pencatatan dokumen berupa nilai hasil belajar ulangan harian Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 diperoleh dari guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai. Kriteria Kekuntasan Minimal (KKM) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai adalah 75. Hasil yang didapatkan banyak yang belum mencapai KKM. Rata-rata nilai ulangan harian memperlihatkan bahwa hasil belajar siswa belum maksimal. Adapun ratarata nilai ulangan harian mata pelajaran ilmu pengetahuan alam siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai adalah dari 116 orang siswa hanya yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebanyak 85 orang sedangkan yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebanyak 31 orang. Hasil belajar merupakan perubahan perilaku yang diperoleh
3 pembelajar setelah mengalami aktivitas belajar. Terjadinya perubahan perilaku tersebut dapat diamati dan diukur dalam bentuk perubahan pengetahuan siswa sebagai hasil belajar dan proses interaksi dengan lingkungannya yang diwujudkan melalui pencapaian hasil belajar. Menurut Sudjana (2009: 22) hasil belajar adalah kemampuankemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Adapun penyebab siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) terlihat pada data hasil belajar yang didapatkan. Dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang bertindak sebagai pendengar dan berpura-pura mengerti atau hanya diam saja ketika tidak mengerti akan materi yang sedang dipelajari. Ada beberapa siswa yang aktif dan mendominasi kegiatan pembelajaran tetapi ada pula siswa yang merasa kurang percaya sendiri untuk menjawab atau menyampaikan pendapatnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar biologi siswa masih belum maksimal. Menyikapi kondisi tersebut, guru sebagai tenaga pendidik yang memiliki peranan penting dalam pendidikan diharuskan menguasai keterampilan serta pengetahuan yang luas untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan maksimal. Pemilihan model pembelajaran sesuai dengan standar yang ditetapkan kurikulum merupakan salah satu kemampuan dan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru. Hal ini dikarenakan ketepatan guru dalam memilih model pembelajaran dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Guru diharapkan dapat menerapkan berbagai model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat di terapkan dalam pembelajaran biologi adalah model-model pembelajaran koopearif (Cooperative Learning). Model pembelajaran Cooperative Learning adalah suatu model pembelajaran yang berpusat pada siswa, terutama untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan guru dalam mengaktifkan siswa, yang tidak dapat bekerja sama dengan orang lain, siswa yang agresif dan tidak peduli
4 dengan orang lain. Pembelajaran kooperatif terdapat beberapa tipe atau variasi model yang dapat diterapkan, salah satunya adalah model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) menurut Slavin (2008: 162). Model pembelajaran tipe Teams Game Tournament (TGT) merupakan salah satu alternatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di kelas karena dengan pembelajaran yang menyenangkan, maka siswa akan lebih termotivasi untuk mempelajari materi biologi yang bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam pembelajaran kooperatif, siswa diharapkan mampu menyusun pengetahuannya sendiri. Tujuan yang ingin dicapai tidak hanya kemampuan akademik dalam pengertian penguasaan bahan pelajaran tetapi juga adanya unsur kerjasama untuk penguasaan materi tersebut. Adanya kerjasama inilah yang menjadi ciri khas dari pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) tipe Teams Game Tournament (TGT). Dalam penelitian ini peneliti tidak hanya menggunakan model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) tipe Teams Game Tournament (TGT) saja melainkan mengkombinasikan dengan Teka-Teki Silang dalam proses penyampaian materi pembelajaran. Teka-teki silang merupakan teknik pembelajaran siswa yang lebih menarik karena mengandung unsur permainan, hiburan dan dapat dilakukan secara santai dengan berbagai variasi. Teka-teki silang juga dapat mengembangkan antusias siswa untuk berupaya memahami lebih banyak kosakata karena adanya unsur tantangan yang menimbulkan rasa penasaran. Karena, selain dapat meningkatakan perbendaharaan kata siswa juga dapat dipahami secara mendalam serta merupakan tehnik mengasah ketajaman berpikir (Astrissi, dkk, 2014). Dalam penelitian ini teka-teki silang digunakan pada saat pelaksanaan turnamen model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT). Adapun lokasi penelitian yang peneliti pilih adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai. Pemilihan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai
5 sebagai lokasi penelitian disebabkan berbagai pertimbangan sebagai berikut: (1) Belum pernah dilakukan penelitian dengan menggunakan model Cooperative Learning tipe Teams Game Toutnament (TGT) berbasis teka-teki silang di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam, (2) Peneliti ingin memberikan inovasi baru dalam kegiatan belajar mengajar khusus pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai Berdasarkan uraian di atas, peneliti melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Model Pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) Berbasis Teka-Teki Silang Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada materi Sistem Pencernaan siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai Tahun 2016/2017. METODE Penelitian ini berbentuk penelitian eksperimen (Eksperimental Research). Menurut Sugiyono (2013: 107), Metode penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Penelitian eksperimen yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Menurut Sugiyono (2013: 114), Quasi Experimental Design mempunyai kelompok kontrol tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Sedangkan Nonequivalent Control Group Design adalah desain yang hampir sama dengan pretest-posttest control group design, hanya pada desain ini kelompok eksperimen maupun kontrol tidak dipilih secara random (Sugiyono, 2013: 116). Adapun teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sampling Purposive. Sampling Purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2013: 124).
6 Persentase Persentase 100% HASIL DAN PEMBAHASAN 80% 60% 40% 20% A. Hasil 1. Hasil Observasi Guru dan Siswa di Kelas Eksperimen Observasi dilakukan dengan pengamatan pada saat proses pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis Teka-teki silang. Peneliti dibantu rekan dalam melakukan observasi. Adapun hasil analisis lembar observasi selanjutnya dapat dilihat pada Gambar 1. 0% Gambar 1. Hasil Analisis Lembar Observasi Guru dan siswa di Kelas Eksperimen PERTEMUAN I PERTEMUAN II RATA-RATA PERTEMUAN I DAN II 2. Hasil Observasi Guru dan siswa di Kelas Kontrol Observasi dilakukan dengan pengamatan pada saat proses pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Peneliti dibantu rekan dalam melakukan observasi. Adapun hasil analisis lembar observasi selanjutnya dapat dilihat pada Gambar % 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% PERTEMUAN I PERTEMUAN II RATA-RATA PERTEMUAN I DAN II 3. Hasil Belajar Kognitif Siswa Sebelum (pre-test) dan sesudah Proses Pembelajaran (Post-test) Sebelum sampel penelitian diberi perlakuan, terlebih dahulu guru memberikan tes awal (pretest) kepada siswa kelas VIII D sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 31 orang. Rata-rata pretest kelas eksperimen 39,03 dimana terdapat 31 siswa atau 100% yang tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), sedangkan rata-rata pretest kelas kontrol 46,67 dimana terdapat 30 siswa atau 100% tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Nilai rata-rata tes akhir (posttest) kelas ekpserimen sebesar 82,58 dimana terdapat 26 atau 100%
7 siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan 5 atau 16% siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), sedangkan nilai rata-rata tes akhir (posttest) 78,67 dimana terdapat 21 atau 100% siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan 30% siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Kelas Eksperimen dan Kontrol Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai Data yang diuji x SD X 2 Hitung X 2 Tabel Α Ket Pretest Eksperimen VIIID 39,03 15,41 4,25 7,81 0,05 Normal Pretest Kontrol VIIIC 46,67 12,95 6,65 7,81 0,05 Normal Posttest Eksperimen VIIID 82,58 7,29 4,08 7,81 0,05 Normal Posttest Kontrol VIIIC 78,67 9,91 2,91 7,81 0,05 Normal Selanjutnya peneliti melakukan uji homogenitas data, uji homogenitas data dalam penelitian ini menggunakan uji F. Hasil uji homogenitas data dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Hasil Uji Homogenitas Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Data yang Diuji SD Fhitung Ftabel Ket. Posttest Eksperimen 7,29 1,36 2,27 Homogen Posttest Kontrol 9,91 Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas data, maka dilanjutkan uji hipotesis dengan menggunakan uji parametrik yaitu Uji Z. Sampel yang digunakan oleh peneliti sebanyak 31 siswa pada kelas eksperimen Hasil Uji Z pada data pretest dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil Uji Z postest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol No Data yang diuji Nilai α Ket 1 Perhitungan δ 69,32 2 Perhitungan nilai Z hitung 1,76 3 Perhitungan nilai Z tabel 1,74 0,05 Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis teka-teki silang terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem pencernaan pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai tahun pelajaran 2016/2017.
8 Dilihat dari hasil uji Z setelah data posttest dihitung secara statistik dengan α = 0,05, maka diperoleh jika Zhitung Ztabel atau 1,76 1,74. Maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis teka-teki silang terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem pencernaan pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai tahun pelajaran 2016/ Hasil Angket Respon Menurut Sugiyono (2013: 199), Kuisioner/angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Tabel 4. Hasil Angket Respon siswa Pernyataan Jumlah Persentase Persentase rata-rata Indeks Persentase 1110% 74% Kriteria Penilaian Baik B. Pembahasan 1. Observasi Guru dan Siswa di Kelas Eksperimen Berdasarkan analisis observasi guru dan siswa pada pertemuan pertama dan kedua, didapat rata-rata persentase pelaksanaan 100% dengan kriteria Sangat Baik. Artinya guru telah melaksanakan pembelajaran mulai dari pendahuluan sampai penutup pembelajaran dengan baik yaitu sesuai dengan rangkaian kegiatan pembelajaran yang terdapat pada langkah-langkah penerapan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) dan siswa juga telah mengikuti pembelajaran mulai dari pendahuluan sampai penutup pembelajaran dengan baik. 2. Observasi Guru dan Siswa di Kelas Kontrol Berdasarkan analisis observasi guru dan siswa pada pertemuan pertama dan kedua, didapat rata-rata persentase pelaksanaan 100% dengan kriteria Sangat Baik. Artinya guru telah melaksanakan pembelajaran mulai dari pendahuluan sampai penutup pembelajaran dengan baik yaitu
9 sesuai dengan rangkaian kegiatan pembelajaran yang terdapat pada langkah-langkah penerapan model pembelajaran konvensional dan siswa juga telah mengikuti pembelajaran mulai dari pendahuluan sampai penutup pembelajaran dengan baik. 3. Hasil Belajar Kognitif Siswa Sebelum dan Setelah Pembelajaran di Kelas Eksperimen (Pretest dan Posttest) Sebelum sampel penelitian diberi perlakuan, terlebih dahulu guru memberikan tes awal (pretest) kepada siswa kelas VIIID sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 31 orang. Rata-rata pretest kelas eksperimen 39,03 dimana terdapat 31 siswa atau 100% yang tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Analisis hasil pretest menunjukkan bahwa dari hasil pretest ditemukan kemampuan awal siswa dalam menjawab soalsoal yang mengukur hasil belajar kognitif siswa pada kelas eksperimen masih rendah. Semua siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Nilai rata-rata tes akhir (posttest) kelas ekpserimen sebesar 82,58 dimana terdapat 26 siswa atau 83,87% siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) sedangkan 5 siswa atau 16,13% siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Hasil tes pada siswa kelas VIIID Sekolah Menengah Pertama Neheri 2 Kelam Permai di kelas eksperimen mengalami kenaikan nilai dengan kategori Tinggi. Hasil ini didukung beberapa hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa Teams Game Tournamnet (TGT) dapat memberikan peningkatan pada hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian Kusrini (2015: 100), menuliskan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) lebih efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. 4. Hasil Belajar Kognitif Siswa Sebelum dan Setelah Pembelajaran di Kelas Kontrol (Pretest dan Posttest) Sebelum sampel penelitian diberikan perlakuan, terlebih dahulu guru memberikan tes awal (pretest) kepada siswa kelas VIIID sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30
10 orang. Rata-rata pretest kelas kontrol 46,67. Dari rata-rata nilai pretest membuktikan bahwa siswa dalam menjawab soal-soal yang mengukur hasil belajar kognitif siswa masih rendah, kemudian belum ada siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Nilai rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 78,67 dimana terdapat 22 orang siswa atau 73,33% siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) sedangkan 9 siswa atau 30% siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Perbandingan hasil pretest dan posttest di kelas kontrol dapat dilihat pada Gambar 4.6. Hasil tes pada siswa kelas VIIIC Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai di kelas kontrol mengalami kenaikan nilai dengan kategori Tinggi. 5. Pengaruh Model Pembelajaran Teams Game Tournamnet (TGT) Berbasis Teka-Teki Silang terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pengaruh model pembelajaran Teams Game Tournamnet (TGT) berbasis teka-teki silang diukur berdasarkan nilai pretest dan posttest. Hasil belajar kognitif siswa menunjukkan bahawa model pembelajaran Teams Game Tournamnet (TGT) berbasis teka-teki silang berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai uji Zhitung Ztabel atau nilai ,74 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Siswa yang mendapatkan pengajaran dengan menggunakan model pembelajaran Teams Game Tournamnet (TGT) Berbasis Teka- Teki Silang memiliki hasil belajar kognitif yang tinggi dibandingkan dengan siswa yang mendapat pengajaran konvensional. Rata-rata siswa yang mendapatkan model pembelajaran Teams Game Tournamnet (TGT) Berbasis Teka- Teki Silang sebesar 82,58 lebih tinggi dibandingkan siswa yang mendapat pengajaran konvensional dengan rata-rata sebesar 78,67. Model pembelajaran Teams Game Tournamnet (TGT) berbasis teka-teki silang berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa yaitu tidak terlepas dari tahap-tahap pada Teams Game Tournamnet (TGT) yang meliputi penyajian kelas yang mana guru menyampaikan
11 materi secara singkat dan siswa diharapkan benar-benar memperhatikan guru dalam penyampaian materi dengan serius selama pengajaran sebab setelah itu mereka harus mengerjakan lembar kerja siswa dan melaksakanakan turnamen dengan sebaik-baiknya dengan skor akan menentukan skor kelompok mereka. Tahap berikutnya belajar tim, pada tahap ini siswa dibentuk menjadi kelompok belajar yang beranggotakan 4 orang dalam satu kelompok. Pada tahap ini siswa belajar bersama kelompoknya dan harus memastikan bahwa semua anggota kelompoknya harus benarbenar memahami materi yang telah yang disampaikan. Selanjutnya, turnament pada tahap ini game dimainkan secara serentak oleh semua kelompok dan diturnamenkan sekaligus. Masingmasing anggota kelompok di pisah dari anggota kelompok aslinya untuk mengumpulkan poin pada pelaksanaan turnament. Tahapan terakhir yaitu rekognisi tim guru meminta siswa mengumpulkan lembar skor permainan untuk menetukan skor tim dan menyiapkan sertifikat tim kepada kelompok yang memperoleh skor tertinggi dengan kategori tim super, sedangkan untuk tim sangat baik diberikan hadiah berupa buku dan untuk tim baik diberikan tepuk tangan. Teams Game Tournament (TGT) melibatkan seluruh siswa tanpa harus ada perbedaan status dan membantu siswa untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, persaingan yang sehat dan keterlibatan belajar (Slavin 2009). Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya, yaitu penelitian yang dilakukan oleh (Rosmilasari, Wyn. Suhardi dan Wyn Wiarty Tahun 2014) menjelaskan bahwa teka-teki silang dapat memberikan pengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian yang dilakukan oleh (Kusrini tahun 2015) menjelaskan bahwa rata-rata hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran kooperatif lebih baik dari siswa yang belajar yang dengan model ceramah. Selain itu penelitian ini di dukung oleh penelitian yang dilakukan oleh
12 (Putu Andi Surya Prayoga, Ayu Eka Budiatraningsih dan Nyn. Arcana tahun 2014) bahwa terdapat hasil belajar kelas yang menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Game Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar dari pada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. 6. Angket Respon Siswa Lembar angket digunakan untuk melihat respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis teka-teki silang. Lembar angket disebarkan di kelas eksperimen dengan jumlah responden 31 orang yang diberikan setelah siswa melaksanakan tes akhir. KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis teka-teki silang terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem pencernaan pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai tahun pelajaran 2016/2017. Berdasarkan sub masalah penelitian, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. 1. Proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis teka teki silang di kelas VIIID Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai sebagai kelas eksperimen berjalan sangat baik. Hal ini terlihat dari rata-rata persentase aktivitas guru pertemuan pertama dan kedua sebesar 100%. Rata-rata persentase aktivitas siswa kelas eksperimen sebesar 100% berkriteria Sangat Baik. 2. Proses pembelajaran konvensional ceramah bervariasi di kelas VIIIC Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai sebagai kelas kontrol berjalan dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari rata-rata persentase aktivitas guru pertemuan pertama dan kedua sebesar 100%. Rata-rata persentase aktivitas siswa kelas
13 kontrol sebesar 100% berkriteria Sangat Baik. 3. Hasil belajar tes awal (pretest) diberikan sebelum menggunakan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis tekateki silang pada kelas eksperimen pada materi sistem pencernaan diperoleh nilai rata-rata 39,03 dengan kategori Sangat Kurang. Setelah menggunakan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis tekateki silang maka dilakukan tes akhir (posttest) diperoleh nilai rata-rata 82,58 dengan kategori Tinggi. 4. Hasil belajar kognitif siswa teas awal (pretest) diberikan sebelum diterapkan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol pada materi sistem pencernaan diperoleh nilai rata-rata 46,67 dengan kategori Kurang. Setelah mengunakan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol maka dilakukan tes akhir (posttest) diperoleh nilai rata-rata 78,67 dengan kategori Tinggi. 5. Terdapat pengaruh yang siginifikan penggunaan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis tekateki silang terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem pencernaan pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini terlihat dari hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa Zhitung > Ztabel pada α=0,05 diperoleh nilai Zhitung = 1,76 dan Ztabel 1,74 maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga. 6. Respon siswa setelah proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) berbasis tekateki silang terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem pencernaan pada kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kelam Permai tahun pelajaran 2016/2017 sangat kuat, dengan persentase rata-rata 98%. B. SARAN Berdasarkan perolehan data hasil penelitian yang didapatkan oleh
14 peneliti, maka peneliti mengemukakan beberapa sara sehingga dapat memberikan beberapa manfaat bagi pembaca maupun peneliti sendiri. Sebagai akhir dari penelitian ini, peneliti menyampaikan beberapa sara sebagai berikut. 1. Siswa diharapkan untuk selalu berperan aktif dalam proses pembelajaran seperti berani dalam mengemukakan pendapat dan mau mencari sumber informasi lain yang mendukung proses pembelajaran yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Sikap ini dapat meningkatkan rasa percaya diri terhadap apa yang dimiliki oleh setiap siswa. 2. Guru diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup sehingga dapat memiliki model pembelajaran yang kondusif, tepat dan sesuai dengan materi yang disajikan dan mampu melibatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. 3. Dalam pembelajaran IPA Terpadu hendaknya guru dapat menggunakan model-model pembelajaran secara bergantian dan terutama model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) Berbasis Teka-Teki Silang karena model pembelajaran ini dapat membantu siswa dalam memahami pembelajaran IPA. 4. Kepada sekolah hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. 5. Mengingat penelitian ini hanya terbatas pada materi sistem pencernaan, maka perlu adanya penelitian yang lebih lanjut untuk mengetahui apakah model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) Berbasis Teka-Teki Silang dapat diterapkan dan memberikan hasil yang lebih baik lagi pada cakupan materi maupun mata pelajaran yang lainnya. DAFTAR PUSTAKA Astrissi, G., Sukardjo., dan Hastuti, B Efektivitas Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang Disertai Media Teka-Teki Silang Terhadap Prestasi Belajar Pada Materi Minyak Bumi Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Sukoharjo.
15 Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 2. Kusrini Efektivitas Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA pada pokok Bahasan Sel. Skripsi Pada Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang: Tidak Diterbitkan. Praktik. Bandung: Nusa Media. Sudjana, N Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sugiyono Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta Prayoga, dkk Model Pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar IPA Sisa Kelas VII SMP Negeri 1 Sumatera Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Volume 2 No 3. Purnomo, dkk Biologi Kelas XI untuk SMA/MA. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Rosmilasari., Suhardi, W., dan Wiarty. W Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran MID Berbantuan Media Teka-teki Silang Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Siswa Kelas V SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timmur. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha. Volume 2 No 1. Slavin. E.R Cooperative Learning Teori, Riset dan
16
Kata kunci: Media Gambar, Hasil Belajar Kognitif, Hasil belajar Afektif
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN AFEKTIF SISWA PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BELIAN PERMAI TAHUN PELAJARAN
Putri Wahyu Kinanti 7, Joko Waluyo 8, Slamet Hariyadi 9
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN PERMAINAN TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI (POKOK BAHASAN EKOSISTEM DI SMP NEGERI 14 JEMBER
PENERAPAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT
PENERAPAN MODEL TEAM GAME TOURNAMENT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI BILANGAN ROMAWI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 03 RANYAI HILIR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Ericko Lestranda
Rahayu Siti Fatonah, Purwati Kuswarini Suprapto, Romy Faisal Mustofa
Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions dan Tipe Teams Games Tournament pada Konsep Ekosistem (Studi Eksperimen
Siva Fauziah, Purwati Kuswarini Suprapto, Endang Surahman
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DIBANTU MEDIA MAGIC CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen
(The Influence of Cooperative Learning Model Teams Games Tournament Type to The Student Learning Result on Human Excretion System)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA (Studi Eksperimen di Kelas VIII SMP Negeri 1 Salawu Tahun Ajaran
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI SEL DI KELAS XI IPA
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI SEL DI KELAS XI IPA (SMA Negeri 2 Sintang Tahun Pelajaran 2014/2015) Benediktus Ege & Riana Vintin STKIP Persada
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMPN 1 KETUNGAU HILIR (Studi Eksperimen Kelas VIII Materi Ketenagakerjaan Tahun Pelajaran 2014/2015) Munawar
Kata kunci: metode kooperatif tipe TGT, media pembelajaran kartu domino, hasil belajar geografi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATI TIPE TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) DENGAN MEDIA KARTU DOMINO TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MUNTILAN INLUENCE LEARNING COOPERATIVE TYPE TGT
Citra Yunita dan Khairul Amdani Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SMA DHARMAWANGSA MEDAN T.P
Application of the method of role playing by administering a post-test in the form of TTS in the VIII grade students learning biology junior high school 2 Sungai Penuh 1) Welie Martalia 2) Drs. Nawir Muhar,
Surakarta, Indonesia ABSTRAK
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 2 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 [email protected] EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT
Seminar Nasional PGSD UNIKAMA https://semnas.unikama.ac.id/pgsd/artikel.php Vol. 1, Desember 2017
PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIEM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI PANAIKANG 1 KOTA MAKASSAR Eka Fitriana HS STKIP Mega Rezky
Jurusan Pendidikan Biologi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jl. Sengkuang, Sintang, Kalimantan Barat.
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VIII PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 NANGA PINOH TAHUN PELAJARAN 2016/2017,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SYNERGETIC TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SYNERGETIC TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN (Studi Eksperimen di Kelas VII SMPN 1 Cikoneng Tahun Ajaran 2015/2016) THE EFFECT
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Dengan Pendekatan Questioning dan Reflection (Studi Eksperimen
STUDI KOMPARASI PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
STUDI KOMPARASI PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Dwi Anggraeni 1), Chumdari 2), Hartono 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas
Wistyan Okky Saputra dan Dr. Mukhamad Murdiono, M. Pd. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta
1 EFEKTIVITAS COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PPKn DI SMA N 2 WONOSARI Wistyan Okky Saputra dan Dr. Mukhamad
1) Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret 2) Dosen Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Jurnal Pendidikan Kimia, Vol. 2 No. 1 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret 42-47 STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE TEAMS
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG Yandria Elmasari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Lies Setyaningrum 1), Siti Kamsiyati ), Tri Budiarto 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap Minat Belajar Biologi Siswa pada Materi Pteridophyta di SMAN 39 Jakarta
BIOSFER, Vol. VII, No. 1, Maret 1 Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap Minat Belajar Biologi Siswa pada Materi Pteridophyta di SMAN 39 Jakarta Effect of Application
(The Influence of Cooperative Learning Model Type of Question Student Have toward Students Learning Achievement on Excretion System Subject) ABSTRACT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE PADA MATERI SISTEM EKSKRESI (STUDI EKSPERIMEN DI KELAS VIII SMP NEGERI 13 KOTA TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2014/2015) (The Influence of Cooperative
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DEVISION (STAD) DISERTAI METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DEVISION (STAD) DISERTAI METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP 1) Cynthia Novarinda, 2) Trapsilo Prihandono, 2) Bambang Supriadi
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL Ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) OLEH: ZUMRATUN
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA KONSEP SUMBER DAYA ALAM DI KELAS III SD NEGERI DARAWATI JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA KONSEP SUMBER DAYA ALAM DI KELAS III SD NEGERI DARAWATI JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar
(The Influence of Cooperative Learning Model Type Structured Numbered Heads on Students Learning Result in Excretion System Material)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI (Studi Eksperimen di kelas VIII SMPN 17 Tasikmalaya) (The Influence of Cooperative
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) YANG DIBANTU MEDIA FLIPCHART TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB KONSEP SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA
Penerapan Strategi Genius Learning Dalam Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Padang ABSTRACT
Penerapan Strategi Genius Learning Dalam Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Padang Elfawati 1), Gusmaweti 2) dan Azrita 2) 1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi 2) Dosen Program Studi
Iklilul Millah, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UM PADA MATERI HIDROKARBON Iklilul Millah, Parlan, Dedek Sukarianingsih
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS XI SMAN 3 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS XI SMAN 3 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Misri Yunita 1, Lince Meriko 2, Annika Maizeli 2 1 Mahasiswa
Journal of Mechanical Engineering Learning
JMEL 3 (1) (014) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENTS) DAN
PENGARUH PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR
1672 Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 10, No. 1, 2016, hlm 1672-1682 PENGARUH PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR Sopiyatun Munawaroh *, Murbangun
(The Influence of Based Inquiry Learning Model Type of Guided Inquiry to The Students Learning Achievement on Ecosystem) ABSTRACT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INQUIRY TIPE GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri 4 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2014/2015)
Arinil Haq, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani ABSTRACT
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE SCRIPT DENGAN TIPE PAIR CHECKS (Studi Eksperimen pada Konsep Pencernaan Makanan pada
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KOMBINASI STAD DAN TGT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI MTS USB SAGULUNG BATAM
PYTHAGORAS; Vol. 3(2):40-45 ISSN 2301-5314 Oktober 2014 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KOMBINASI STAD DAN TGT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI MTS USB SAGULUNG BATAM Devi Haryani,
SKRIPSI RANI APRIYANI
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE DENGAN TIPE TIME TOKEN PADA KONSEP EKOSISTEM (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA ABSTRAK: El Indahnia Kamariyah Pendidikan Fisika FKIP, Universitas Islam Madura [email protected]
Inna Sakinah Manik dan Nurdin Bukit Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI USAHA DAN ENERGI DI SMP MUHAMMADIYAH 1 MEDAN Inna Sakinah Manik dan Nurdin Bukit
PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF TIPE LEARNING TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 15 PADANG
PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF TIPE LEARNING TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 15 PADANG Dini Yulian 1, Niniwati 1, Edrizon 1 1 Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan
Resti Tresnasih*) Purwati Kuswarini Suprapto*)
APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE OF GAMES TOURNAMENT TEAMS (TGT) WITH EXPLORE ACTIVITY STUDENT LEARNING RESULT IN CONCEPT PLANT STRUCTURE (Experimental Study in Fourth Grade Salebu Elementary
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMAN 1 BANGUN PURBA Pebriani *), Arcat 1), Lusi Eka Afri 2) 1&2) Program
PENERAPAN MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 29 PADANG
PENERAPAN MODEL (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 29 PADANG E-JURNAL ELTRI NOVIA NIM.10010068 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI SEKOLAH
Wahyu Nugraha Putra, Sujono; Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan
Wahyu Nugraha Putra, Sujono; Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan PERBEDAAN HASIL BELAJAR TIK MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MODEL DIRECT INSTRUCTION (DI) PADA MATERI
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR Siti Aisah, Kartono, Endang Uliyanti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT DISERTAI TEKA-TEKI SILANG PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 RETEH
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT DISERTAI TEKA-TEKI SILANG PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 RETEH Siska Hastrayusi 1, Fazri Zuzano 1, Fauziah 1 1 Jurusan Pendidikan Matematika
Gunung Pati, Semarang. Diterima: 3 Maret Disetujui: 4 April Dipublikasikan: 30 Juli 2016 ABSTRACT
VANOS JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING EDUCATION http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/vanos ISSN 2528-2611, e-issn 2528-2700 Vol.1, No.1, Juli 2016, Hlm.23-27. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
ABSTRAK
Application of Cooperative Learning Model Type two stay two stray (TSTS) and Effect on Student Learning Outcomes Biology Class X SMA Negeri 4 baseboards Bengkalis Riau Province 1) Putri Jhonevia 2) Drs.
OLEH: SITI FATIMAH NIM. E1M
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI SISTEM KOLOID PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 GERUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 JURNAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TWO STAY TWO STRAY
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA SISWA PADA SISWA KELAS X.2 SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 SAWAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) MENGGUNAKAN BUKU SAKU TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs USB SAGULUNG BATAM
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) MENGGUNAKAN BUKU SAKU TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs USB SAGULUNG BATAM THE INFLUENCE OF LEARNING MODEL OF THE REVERSE (RECIPROCAL
Diterima: 8 Maret Disetujui: 26 Juli Diterbitkan: Desember 2016
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kela VII SMP Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Pada Materi Asam, Basa dan Garam The Effect of Group Investigation
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKUSI TIGA LAPIS PADA KONSEP KINGDOM PLANTAE
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKUSI TIGA LAPIS PADA KONSEP KINGDOM PLANTAE DI KELAS X SMA NEGERI 6 KOTA TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2012/2013 JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Ikeu Dwi Astuti*) Purwati Kuswarini Suprapto*)
Application of Cooperative Learning Model Type of Question Student Have on The Human Body Excretion System Concept (Experimental Studies at II th Grade Science of the 1 st Public Senior High School Singaparna
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN Karya Sinulingga dan Amelia Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan [email protected]
Pengaruh Permainan Scramble dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Hasil Belajar
PENGARUH PERMAINAN SCRAMBLE DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR DI SMK NEGERI 1 KEDIRI Sholihatin Fitriyah S1 Pendidikan Teknik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1 No. 1 Februari 2017
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK DENGAN TIPE THINK PAIR SQUARE DI SMA Nurul Huda Arianti, Syubhan An nur, Mastuang FKIP Unlam Banjarmasin, [email protected]
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Cibalong Kabupaten Tasikmalaya JURNAL
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Cibalong Kabupaten Tasikmalaya JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN PADA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 32 PADANG ARTIKEL. Oleh : FRESTY YUMERISA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN PADA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 32 PADANG ARTIKEL Oleh : FRESTY YUMERISA NPM : 0910013221059 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN
ARTIKEL PENELITIAN OLEH: HELMI SUSANTI
ARTIKEL PENELITIAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION YANG DIAWALI TUGAS MERINGKAS TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG OLEH: HELMI SUSANTI
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD ARTIKEL PENELITIAN OLEH U. SISWANTO NIM F
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD ARTIKEL PENELITIAN OLEH U. SISWANTO NIM F32112039 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN PENDIDIKAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP KEPENUHAN HULU TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP KEPENUHAN HULU TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Sri Handayani *), Rena Lestari 1), Dahlia 2 ) 1&2) Program
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR
Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa Volume 2, Nomor 1, April 2016 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR Agustinus Hari Hanggara, Imanuel Sairo Awang, Bejo STKIP Persada
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN QUIZ TEAM PADA MATA KULIAH LOGIKA KOMPUTER DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN QUIZ TEAM PADA MATA KULIAH LOGIKA KOMPUTER DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Nurbani 1, Herminarto Sofyan 2 1 Prodi Pendidikan Teknologi Iinformsi dan Komputer, IKIP
III. METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
III. METODE PENELITIAN 1. Metode yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Menurut Sugiyono metode eksperimen adalah metode penelitian yang
Monif Maulana 1), Nur Arina Hidayati 2) 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UAD
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Monif Maulana 1),
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW
1 PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP DI KELAS VIII SEKOLAH
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN IPA MITIGASI BENCANA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is licensed under A Creative Commons Attribution-Non Commercial 4.0 International License EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN IPA MITIGASI BENCANA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
(The Influence of Advance Organizer Learning Model Based Concept Map on Students Learning Achievement in Human Excretion Subject) ABSTRACT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA (Studi Eksperimen di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Manonjaya Kabupaten
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DISERTAI TEKA TEKI SILANG (CROSSWORD PUZZLES) PADA SISWA KELAS VII (SMP MITRA JEMBER SEMESTER
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complex Instruction Terhadap Hasil Belajar IPS
Yulita Dewi Purmintasari, Ayu Lestari Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complex Instruction Terhadap Hasil Belajar IPS YULITA DEWI PURMINTASARI, AYU LESTARI
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHEIVEMENT DIVISIONS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHEIVEMENT DIVISIONS (STAD) BERBANTUAN MULTIMEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Pitri Oktaviani H. A. (1), Nurhanurawati (2), M. Coesamin (3) Pendidikan
Ema Susanti Purwati Kuswarini Suprapto
The Effect of Model Cooperative Learning Type of Take and Give in the Students Learning Result on The Depends Each Other in Ecosystem Concept in 7 th Grade of the 16 th Public Junior High School at Tasikmalaya
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PERKEMBANGAN NEGARA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 1 Maret 2017, hal 39-44 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PERKEMBANGAN NEGARA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT Hj. Annisa NIP.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN READING GUIDE TERHADAP PENGUASAAN KONSEP PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA KELAS VIII SMPN 30 PEKANBARU TAHUN AJARAN 2014/2015 Raudhah
J. Ind. Soc. Integ. Chem., 2014, Volume 6, Nomor 2
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISTIM KOLOID Asrial 1), Arnina Dwijaya 2) 1) Staf Pengajar di Program Magister Pendidikan
PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGGOLONGKAN HEWAN
PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGGOLONGKAN HEWAN (Studi Eksperiman di Kelas IV SDN No. 19 Nanga Kerapuk Kecamatan Kayan Hulu Tahun Pelajaran 2014/2015) JURNAL Diajukan
Citra Yunita dan Khairul Amdani Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II DI SMA DHARMAWANGSA
ABSTRACT. : Mnemonic learning model students human excretion system subject learning achievement. ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MNEMONIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI KELAS XI IPA MAN SUKAMANAH SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2014/2015 (The Influence
PENGARUH GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR
PENGARUH GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR ARTIKEL PENELITIAN TIARA MUHARANI NIM F37011007 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN
OLEH Emilia Dewiwati Pelipa, MM dan Sawalidah STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Jl. Pertamina KM.04 Sengkuang
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KONSEP KEGIATAN POKOK EKONOMI Di Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 07 Dedai Tahun Pelajaran 2015/2016) OLEH Emilia
JURNAL. Sarjana Pendidikan pada Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADAA MATERI SISTEM GERAK PADA MANUSIA (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri 18 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran
Influence of Cooperative Learning Type Snowball Throwing
Influence of Cooperative Learning Type Snowball Throwing of Learning Outcomes of Students to Content Ecosystem in Class VII SMP Negeri 15 Tasikmalaya City School Year 2015/2016 Ade Rijal Sumarwan, Edi
PENGARUH METODE INQUIRY DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
,) Dosen Program Studi PGSD UNS 1 PENGARUH METODE INQUIRY DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Laela Lusi Palupi 1), Siti Kamsiyati ), Tri Budiarto ) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 7 METRO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Salis Fauzi, Yesi Budiarti
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DISERTAI METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DISERTAI METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP 1) Rika Lestari, 2) Singgih Bektiarso, 2) Albertus D.
PRO GRAM ST UDI PE NDIDI KAN TE KNI K ELE KTRO JURUS AN TE KNIK ELE KTRO FAKULTAS TE KNIK UNIVE RSITAS NE GE RI PADANG
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN RANGKAIAN LISTRIK DAN ELEKTRONIKA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN METODE CERAMAH DI SMK NEGERI 5 PADANG AIDIL MEINIKA PUTRA PROGRAM
Risaftia Andini 1, Johni Azmi 2, Jimmi Copriady 2 No.
1 THE COMPARATIVE STUDY OF STUDENT S ACHIEVEMENT USING COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE OF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) AND ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) ON THE COLLOID SUBJECT IN CLASS XI SCIENCE SENIOR
ABSTRAK PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS. Oleh. Dewi Utari *) Suwarjo**) Alben Ambarita***)
ABSTRAK PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Oleh Dewi Utari *) Suwarjo**) Alben Ambarita***) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA METODE SNOWBALL DRILLING DAN METODE DISKUSI
Vol.3, No., September 05 ISSN: 337-866 PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA METODE SNOWBALL DRILLING DAN METODE DISKUSI (COMPARATIVE RESULT STUDY BETWEEN SNOWBALL DRILLING METHOD AND DISCUSSION METHOD) Anifah
Rosdiani SMA Negeri I Sigli Jl. Banda Aceh-Medan, Tijue Kabupaten Pidie Abstrak
Jurnal Biologi Edukasi Edisi 12, Volume 6 Nomor 1, Juni 2014, hal 28-33 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI-IPA2 PADA
Sariyani, Purwati Kuswarini, Diana Hernawati ABSTRACT
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING DAN MODEL PROBLEM POSING PADA MATERI PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 12 KOTA
