BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
|
|
|
- Yenny Irawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di indonesia sendiri setelah berdirinya Bank Muamalat Indonesia (BMI) timbul peluang untuk mendirikan Bank-Bank yang berperinsip syariah. Oprasinalisasi BMI kurang menjangkau usaha masyarakat kecil dan menengah, maka muncul usaha untuk mendirikan Bank dan lembaga keuangan mikro, seperti BPR syariah dan BMT yang bertujuan untuk mengatasi hambatan operasional daerah. Disamping itu di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang hidup serba berkecukupan muncul kekhawatiran akan timbulnya pengikisan akidah. Pengikisan akidah ini bukan hanya di pengaruhi oleh aspek syiar islam tetapi juga di pengaruhi oleh lemahnya ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu peran BMT agar mampu lebih aktif dalam memperbaiki kondisi tersebut. BMT adalah singkatan dari nama sebutan lembaga keuangan mikro baitul maal wat tamwil atau padanan kata balai usaha mandiri terpadu. Kegiatan Baitul Maal wat tamwil adalah mengembangkan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas kegiatan ekonomi pengusaha kecil dengan antara lain mendorong kegiatan menabung dan menunjang kegiatan ekonominya, adapun kegiatan lainnya yaitu menerima titipan BAZIS dari dana zakat, infaq dan sadaqah dan menjalankannya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. BMT sendiri berorientasi di bisnis, mencari laba bersama, meningkatkan pemanfaatan ekonomi paling banyak untuk anggota dan lingkungannya. Bukan lembaga sosial, tetapi dapat dimanfaatkan untuk mengefektifkan penggunaan zakat, infaq dan sadaqah bagi kesejahteraan orang banyak. BMT juga memiliki badan hukum antara lain KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) dengan mendapat surat keterangan operasional dari PINBUK (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil), Koperasi serba usaha atau koperasi syariah, dan KSP (Koperasi simpan pinjam syariah). BMT dapat memberikan pinjaman kepada masyarakat bisa berupa uang atau menyediakan tempat untuk usaha tanpa ada bunga dan dicicil sesuai kesepakatan dari awal peminjam. Ada kesepakan diawal antara pihak BMT dan peminjam modal usaha sebelum peminjam melakukan pinjaman modal usaha. Kesepakannya yaitu megikuti cara kerja BMT agar tidak ada bunga cicilan. Lembaga ini melakukan kegiatannya untuk tujuan sosial dan niaga dalam rangka mensejahterakan umat, yang dilakukan baik dengan menghimpun dana dari masyarakat/umat dan melakukan pembiayaan/penyaluran dalam sektor usaha rill. BMT juga mampu melayani kebutuhan nasabah usaha mikro kecil dan kecil-mikro berdasarkan sistem syariah atau bagi hasil (Profit sharing). Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS) merupakan yayasan yang memiliki balai usaha mandiri terpadu atau Baitul maal wat tamwil (BMT). Baitul maal wat tamwil (BMT) yang di bawahi oleh Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS) memilki 161 orang anggota yang aktif dengan mayoritas adalah pengurus Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS). Pada tahun 2015 total kas mencapai Rp ,00, itu terdiri atas simpanan pokok senilai Rp ,00, simpanan wajib senilai Rp ,00, simpanan sukarela senilai Rp dan simpanan qurban Rp ,00. Ada juga saldo pinjaman periode 2015 Rp ,00 dan piutang pinjaman tahun
2 dan sedang berjalan sebanyak 27 orang dengan total Rp ,00. Sedangkan dana zakat,infaq dan sadaqah di bedakan dengan dana kas. Dana zakat, infaq dan sadaqah periode sebanyak Rp ,00. Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat, maka Baitul maal wa tamwil (BMT) juga di tuntut untuk memiliki teknologi yang maju salah satunya dengan aplikasi berbasis web dengan menggunakan sms gateway dalam mendukung proses kegiatan dan mempermudah bagi pengurus untuk mengolah jurnal, buku besar, laporan arus kas dan apabila ada penerimaan dana zakat, infaq dan sadaqah, dikarenakan anggaran yang diolah oleh BMT juga cukup besar. Berdasarkan informasi yang bersumber dari salah seorang yang mengolah BMT di Yayasan Pemberdayaan Rakyat Sejati (YPRS) pada saat survey, pencatatan dana penerimaan dan pengeluaran kas masih dicatat secara manual. Pembuatan jurnal, buku besar dan laporan arus kas menggunakan Microsoft office Excel. Hal ini menyebabkan waktu yang diperlukan untuk proses pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas serta penerimaan dan pengeluaran zakat, infaq dan sadaqah menjadi lama, dan sulit memberitahukan informasi kepada seluruh peminjam modal usaha secara massal. Hal ini dikarenakan peminjam modal usaha sering lupa tanggal jatuh tempo. Struktur organisasi yang terdapat di Baitul maal wat tamwil (BMT) pada Yayasan pemberdayaan rakyat sejati yaitu terdiri dari ketua Sumber dana Baitul maal wat tamwil (BMT) pada Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS) yaitu dari yayasan yang membawahinya, simpanan pokok Rp ,00 dan simpanan wajib Rp ,00 tiap bulannya. Sedangkan pengeluaran yang terjadi pada Baitul maal wat tamwil (BMT) antara lain pengeluaran kas untuk kebutuhan gaji, perlengkapan dan internet. Aplikasi yang akan dibuat yakni dapat melakukan pemberitahuan status keuangan dan informasi melalui website dan sms gateway kepada seluruh anggota Baitul maal wat tamwil (BMT). Aplikasi ini secara otomatis memberitahukan informasi kas kepada seluruh pengurus Baitul maal wat tamwil (BMT) apabila ada dana sumbangan zakat, infaq dan sadaqah yang masuk melalui web, dan dapat memberitahukan jika ada pertemuan/rapat pengurus serta dapat juga mengingatkan kepada peminjam modal usaha untuk membayar utang melalui sms gateway. Untuk dapat mengurangi permasalahan yang terjadi pada Baitul maal wat tamwil (BMT) dalam pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas serta dana zakat, infaq, dan sadaqah yang bertujuan agar pengelolaan data dapat lebih cepat dan keakuratan data terjaga serta dapat menghasilkan informasi maka penulis merancang suatu aplikasi berbasis web dan pemberitahuan informasi kas kepada pengurus dan mengingatkan kepada peminjam modal usaha melalui sms gateway pada Baitul maal wat tamwil. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat membantu menunjang kemajuan tehnologi dan informasi bagi Baitul maal wat tamwil (BMT) dalam pengelolaan jurnal, buku besar dan laporan arus kas yang tepat dan akurat. Dan dapat pula memberikan informasi kepada setiap pengurus bilamana ada pemasukan dana zakat, infaq, dan sadaqah serta dapat mengingatkan kepada pengurus apabila ada pertemuan/rapat dan peminjam modal usaha melalui sms gateway. 1.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari Baitul maal wat tamwil yang ada di Yayasan Pemberdayaan Rakyat Sejati (YPRS) yaitu sebagai berikut.
3 a. Bagaimana menangani pencatatan bukti transakti dan pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas diluar dana zakat, infaq dan sadaqah? b. Bagaimana menghasilkan informasi keuangan berupa laporan keuangan yaitu jurnal,buku besar dan laporan arus kas di Baitul maal wat tamwil (BMT) pada Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS)? c. Bagaimana cara menangani proses pencatatan penerimaan dan pengeluaran dana zakat, infaq dan sadaqah beserta informasi kepada donatur? d. Bagaimana mengatasi permasalahan dalam memberikan informasi kepada seluruh anggota secara massal? 1.3 Tujuan Adapun tujuan dari proyek akhir ini yaitu sebagai berikut. a. Membuat aplikasi yang membantu pengguna untuk menangani pencatatan bukti transaksi dan pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas diluar dana zakat, infaq dan sadaqah. b. Menghasilkan aplikasi yang dapat menghasilkan jurnal, buku besar dan laporan arus kas. c. Membuat pencatatan penerimaan dan pengeluaran dana zakat, infaq dan sadaqah secara detail di Baitul maal wat tamwil (BMT) pada Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS). d. Menghasilkan aplikasi yang dapat memberikan informasi kepada seluruh anggota secara massal. 1.4 Batasan Masalah Batasan masalah dapat berisi: 1. Aplikasi tidak menghasilkan neraca saldo,laporan perubahan modal, neraca dan laporan laba rugi. 2. Tidak menangani pajak. 3. Tidak menangani jurnal koreksi. 4. Hanya menangani simpanan pokok dan simpanan wajib. 5. Pembuatan laporan arus kas menggunakan metode langsung.
4 1.5 Definisi Operasional a. Aplikasi adalah komponen terpenting yang berfungsi sebagai antar muka pengguna, pengolah data dan penyedia informasi dari output yang dihasilkan. b. Baitul maal wat tamwil (BMT) adalah balai usaha mandiri terpadu yang mengembangkan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas kegiatan ekonomi pengusaha kecil dengan antara lain mendorong kegiatan menabung dan menunjang kegiatan ekonominya. c. Web atau Website adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang pada umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediaakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. d. Sms gateway merupakan sebuah sistem aplikasi yang digunakan untuk mengirim dan atau menerima SMS, dan biasanya digunakan pada aplikasi bisnis, baik untuk kepentingan broadcast promosi, service information terhadap pengguna, penyebaran content produk / jasa dan lain-lain. e. Kas meliputi uang logam, uang kertas, cek, wesel pos (kiriman uang lewat pos money orders), dan deposito. Perangko bukanlah merupakan kas melainkan biaya yang dibayar di muka (prepaid expense) atau beban yang ditangguhkan (deferred expense). Pada umumnya, perusahaan membagi kas menjadi dua kelompok, yaitu uang yang tersedia di kasir perusahaan (cash on hand) dan uang yang tersimpan di bank (cash in bank). f. Penerimaan Kas adalah kas yang diterima oleh perusahaan baik berupa uang tunai maupun surat-surat berharga yang mempunyai sifat dapat segera digunakan, yang berasal dari transaksi perusahaan maupun penjualan tunai, pelunasan piutang atau transaksi lainnya yang dapat menambah kas perusahaan. g. Pengeluaran kas adalah transaksi-transaksi yang mengakibatkan berkurangnya saldosaldo kas tunai, atau rekening bank milik perusahaan baik yang berasal dari pembelian tunai, pembayaran utang, pengeluaran transfer maupun pengeluaran-pengeluaran lainnya. 1.6 Metode Pengerjaan Metode pengerjaan yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah SDLC atau software development life cycle dan model pengembangan yang digunakan adalah model waterfall. Model waterfall menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai
5 dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (support). Berikut adalah gambar model waterfall. Requirements definition System and software design Implementation and unit testing Integration and system testing Operation and maintenance 1. Requirements definition Gambar 1-1 Tahapan Waterfall a. observasi, dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek penelitian dengan mewawancarai anggota Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) sehingga diharapkan dapat memperoleh gambaran proses bisnis yang sedang berlangsung di Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) yang bertempat di Yayasan pemberdayaan rakyat sejati (YPRS). Data yang terkumpul dijadikan pedoman untuk mendefinisikan kebutuhan aplikasi yang akan dibangun sesuai dengan kebutuhan pengguna. b. Studi pustaka, yaitu mengumpulkan dan mempelajari dokumen-dokumen yang ada serta mencari buku-buku yang dijadikan sebagai penunjang dalam melakukan penulisan proyek akhir ini. 2. System and software design Tahap ini dilakukan perancangan aplikasi berdasarkan informasi data yang didapat dari hasil wawancara dan pengamatan sebelumnya. Dalam perancangannya akan membuat perancangan desain yaitu Unified modeling languange (UML), entity relationship diagram (ERD), dan perancangan user interface.
6 3. Implementation and Unit Testing Berdasarkan desain aplikasi yang telah dirancang, kemudian dibuat kode program menggunakan bahasa pemrograman Php codeigneiter. 4. Integration and system testing Tahap ini dilakukan untuk memastikan apakah aplikasi sesuai kebutuhan kebutuhan yang sudah dirancang. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode black box. 5. Operation and maintenance Tahap ini hanya melakukan pengujian di tempat penelitian pada Baitul Maal wat tamwil (BMT) yang bertempat di Yayasan pemberdayaan rakyat sejati. 1.7 Jadwal Pengerjaan Tabel 1-1 Jadwal Pengerjaan Kegiatan Requirements definition Sept Okt Nov Des Jan 2015/2016 Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu System and software design Implementation and unit testing Integration and system testing Operation and maintenance
7
PENDAHULUAN 1 BAB Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Institusi pendidikan dibagi dua berdasarkan statusnya yaitu institusi pendidikan negeri dan institusi pendidikan swasta. Institusi pendidikan negeri diselenggarakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di Indonesia perbankan syariah muncul sejak dikeluarkannya Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang perbankan, yang secara implisit telah membuka peluang kegiatan usaha
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi Bina Sejahtera Paguyuban Keluarga Bogem terletak di Kelurahan Kebonjayanti Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung yang beralamat di Jl. Kebonjayanti No. 39 Kota
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. 1.2 Rumusan Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang atau badan hukum yang memberikan kebebasasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, serta bekerja sama secara
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi merupakan salah satu lembaga keuangan non bank yang mempunyai peran penting dalam perkembangan ekonomi suatu Negara. Koperasi digunakan untuk perantara, yaitu
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yatim Piatu Muhammadiyah Sumur Bandung adalah salah satu amal usaha Muhammadiyah cabang Sumur Bandung yang bergerak di bidang
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ozy Service merupakan perusahaan yang bergerak dibidang otomotif yang menyediakan sparepart motor yang didirikan oleh Ibu Dini pada tahun 2004. Ozy Service terletak
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Piutang adalah hak perusahaan yang masih terdapat pada pihak lain. Piutang timbul karena adanya penjualan kredit. CV Nisa Jaya merupakan CV yang bergerak dalam penjualan
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi INTI merupakan koperasi yang berawal dari Ikatan Kesejahteraan Karyawan (IKK) oleh karyawan PT INTI. Koperasi yang ada di PT INTI diawali dengan adanya kegiatan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi Bina Usaha Sejahtera merupakan salah satu lembaga keuangan non-profit yang beranggotakan para pegawai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dokumen dan barang-barang yang berguna untuk melayani kebutuhan segenap masyarakat
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi yang memisahan kekayaan para anggota sebagai modal untuk menjalankan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi saat ini semakin pesat dan setiap saat selalu mengalami perkembangan. Perkembangan teknologi tersebut dimanfaatkan dalam berbagai bidang kehidupan.
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Ilham Tailor merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang konveksi. Perusahaan tersebut menerima pesanan untuk seragam perusahaan, seragam sekolah, kebaya,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem informasi mengalami perkembangan yang sangat cepat. Perkembangan ini terjadi karena permintaan masyarakat yang menginginkan sistem informasi yang efektif dan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yayasan Garlinda merupakan yayasan yang baru didirikan bergerak dalam bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan. Secara umum kegiatan yang dilakukan Yayasan Garlinda
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang terlebih dahulu mengubah (merakit) input atau bahan mentah (raw material) menjadi output atau barang jadi (finished goods/final
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat karena sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dunia bisnis, usaha, pemerintahan,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini seiring berkembangnya teknologi, manusia berlomba lomba untuk mempunyai gadget dengan teknologi yang canggih. Tidak jarang dari mereka rela untuk berhutang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada abad 21 sekarang ini sering disebut dengan abad Informasi. Dengan perkembangan Informasi yang pesat mengharuskan pengelolaan data dilakukan secara cepat, mudah,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Proses evaluasi guru yang berjalan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Dayeuhkolot meliputi banyak aspek, mulai dari proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), Administrasi,
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berdasarkan wawancara atau penelitian yang telah dilakukan mengenai kelompok tani Karya Tani yang ada di Desa Kebon Kabupaten Ngawi merupakan wadah berkumpulnya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu dampak dari meningkatnya teknologi informasi yang memicu berkembangnya perusahaan-perusahaan, instansi atau unit kegiatan dan
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah keuangan selalu ada di sebuah perusahaan atau badan usaha. Dalam era globalisasi ini sistem akuntansi menjadi sangat penting untuk menghasilkan informasi,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh PT. Matab Servikatama untuk memajukan perusahaan tersebut dalam bidang akuntansi. Cara mempermudah pelaporan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aktiva tetap merupakan salah satu aset terpenting yang dimiliki oleh perusahaan. Aktiva tetap umumnya akan digunakan untuk mendukung kegiatan utama perusahaan dalam
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kinerja merupakan suatu prestasi atau tingkat keberhasilan yang dicapai oleh individu atau suatu perusahaan dalam melaksanakan pekerjaan pada suatu periode tertentu.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi sangat cepat seiring dengan kebutuhan akan informasi dan pertumbuhan tingkat kecerdasan manusia. Saat ini telah banyak aplikasi yang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sampah merupakan suatu benda yang dibuang oleh manusia secara sengaja maupun tidak disengaja dan tidak memiliki nilai ekonomis namun memiliki nilai manfaat jika diolah.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada Pasal 95 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, telah ditetapkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 20 Tahun 2011
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT WARD DESIGN adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan dan bangun. Perusahaan ini didirikan pada 2007 dengan visi menjadi perusahaan jasa konsultan
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengelolaan anggaran adalah suatu proses utama dalam proyek konstruksi untuk menjawab berapa besar dana yang harus disediakan untuk sebuah proyek bangunan elektrikal.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Apotek Abadi Farma merupakan apotek yang menjual obat-obatan, alat kesehatan, kepada masyarakat. Apotek terletak di jl. Cipagalo No. 179, Bandung. Sejak awal berdiri,
Pendaftaran ujian penerimaan. Biaya MOS Seragam Sekolah Seragam Pesantren Kas masuk. Daftar ulang. Biaya bulanan. Biaya tahunan
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Madrasah Aliyah atau Muallimin Pondok Pesantren Persatuan Islam 84 Ciganitri, sebenarnya adalah satu bagian dari kesatuan sebuah Yayasan Pendidikan Islam terpadu
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi pada saat ini sangat pesat. Perkembangannya hampir terdapat diseluruh aspek kegiatan. Berbagai bidang kegiatan baik pada pemerintahan maupun
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Try Out Ujian Nasional atau dengan kata lain dapat disebut dengan uji coba Ujian Nasional merupakan suatu bentuk ujian sebagai uji coba bagi setiap siswa/siswi sebelum
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Puskesmas Widodaren adalah puskesmas yang terletak di desa Widodaren, kecamatan Gerih, kabupaten Ngawi. Pada puskesmas tersebut pelaksanaan imunisasi dilaksanakan
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Media Kreasi didirikan pada 6 Januari 2012. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan barang pada umumnya termasuk impor, ekspor dan lokal. Barang yang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam memberikan gaji setiap perusahaan memiliki sistem yang berbeda-beda. Dimana gaji yang diberikan kepada para tenaga kerja juga berbeda sesuai dengan jabatan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Apotek adalah tempat menjual obat atau meramu obat berdasarkan resep dari dokter. Saat ini banyak sekali Apotek yang berdiri di kota Bandung sehingga masyarakat lebih
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT GS Food Industri bergerak di bidang konsumsi makanan kedelai yang dibuat menjadi tahu sutra. Perusahaan ini mendirikan 4 pabrik yang berdiri satu kawasan di Jalan
BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Kontraktor atau Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi (PJPK) adalah suatu badan hukum atau perorangan yang dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan proyek sesuai dengan keahlian
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Multi Star Teknik merupakan perusahaan manufaktur yang berada di Jalan Terusan Bojongsoang No.293 Bandung, didirikan pada tahun 2002. Dahulu perusahaan ini bergerak
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Balai Hidrologi dan Tata Air merupakan badan pemerintah yang mengelola data hidrologi di Indonesia. Badan ini memiliki fungsi untuk melakukan penyusunan program, pengumpulan,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Hidup Baru merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi roti dan telah didirikan sejak tahun 1990. Perusahaan ini memproduksi beberapa jenis roti yaitu roti
1) BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1) BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah anggaran yang diajukan untuk satu tahun berjalan yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem informasi telah banyak merambah kedalam kegiatan suatu perusahaan. Setiap perusahaan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai upaya untuk membantu menghasilkan
BAB II LANDASAN TEORI. Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan. hidup para anggota dan masyarakat daerah kerja pada umumnya.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Koperasi Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya yang berdasarkan prinsipprinsip ekonomi dan kaidah
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia memiliki penduduk mayoritas beragama Islam yang mewajibkan penganutnya untuk membayar zakat. Pentingnya melaksanakan zakat, infaq, shadaqah, dan dana kedermawanan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Amanah Bunda merupakan organisasi sosial milik Yayasan Nusa Bina Prestasi Cijagra yang didirikan pada 1 April 2012. Panti ini bertujuan
Yang menjadi rumusan masalah dalam pengerjaan proyek akhir ini adalah sebagai berikut :
i BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Selama ini dalam hal pengolahan data dan pembuatan laporan yang ada di Apotek Mirah Bale Endah Bandung Selatan masih menggunakan cara manual atau belum menggunakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap perusahaan pasti mempunyai beberapa aktivitas bisnis untuk menunjang kehidupan perusahaanya. Setiap aktivitas bisnis dapat membuat kas perusahaan menjadi bertambah
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Arsefn Company adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fashion (pakaian) seperti jeans Denim atau jeans dengan menggunakan label perusahaan itu sendiri yaitu
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah pajak tidak langsung yang dikenakan atas benda berupa harta tak gerak yaitu bumi dan bangunan. Pajak Bumi dan Bangunan pertama
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Travelia Sari Wisata merupakan sebuah perusahaan atau badan usaha yang bergerak di bidang jasa penjualan paket wisata dan umroh yang kantornya berlokasi di Jakarta
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan di sekolah pada dasarnya meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Kegiatan-kegiatan tersebut saling berkaitan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan usaha di dunia saat ini sangat pesat, hal ini disebabkan oleh keuntungan yang diperoleh dari persaingan pasar yang sangat ketat. Hal tersebut memacu perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi dan kemajuan ekonomi dewasa ini memacu pertumbuhan industri di segala bidang, menyebabkan meningkatnya persaingan antara perusahaaan-perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini proses pengiriman dan penerimaan barang antar satu perusahaan dengan perusahaan lainnya tidak luput dari jasa transportasi baik dari transportasi darat, laut
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yayasan Cahaya Ibu merupakan yayasan pendidikan yang beralamat di Baleendah Kabupaten Bandung. Yayasan Cahaya Ibu ini merupakan yayasan pendidikan yang mengelola sekolah
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV. Bandung Mulia Konveksi merupakan perusahaan perseorangan yang bergerak di bidang konveksi, perusahaan tersebut bertempat di Komplek Surapati Core Blok J No.3 Bandung.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Megatrans Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Tour and Travel. PT. Megatrans Indonesia berdiri sejak tahun 2013 yang beralamatkan di
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jo Music Store adalah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat musik. Berbasis di kota Bandung, toko ini menjadi distributor yang mengambil barang jadi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV. Fajar merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis kontraktor dan pengadaan barang, yang berdiri pada tahun 2012 terletak di Jalan Pangkal
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Yayasan Kanker Indonesia (YKI) adalah organisasi nirlaba yang memiliki jaringan kerja di seluruh provinsi di Indonesia. YKI memiliki peranan penting dalam memfasilitasi
1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan berkembangnya ICTM (Information &communication technology and management) yang semakin pesat, memungkinkan berbagai pihak menggunakan teknologi informasi dalam menyelesaikan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Program kerja merupakan rencana kegiatan dari suatu organisasi yang terarah, terpadu dan tersistematis yang dibuat untuk rentang waktu yang telah ditentukan oleh suatu
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan usaha dari notaris dan PPAT milik Nurhayati Samperura, S.H. Sp. N. semakin berkembang setiap tahunnya. Usaha ini bertempat di rumah di kawasan Sumber Sari
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi sistem informasi akuntansi mempermudah proses bisnis suatu perusahaan. Contoh sistem keuangan yang dibuat khusus untuk para Usaha Mikro
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, Industri konveksi adalah salah satu jenis industri yang cukup populer di Indonesia. Industri konveksi menjadi sangat populer karena produk yang dihasilkan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Setuju Sejahtera merupakan badan usaha yang bergerak di bidang pendistribusian yang berdiri sejak Oktober 2007, pendistribusian dalam hal ini meliputi bahan pangan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Islam Terpadu Persis memiliki tujuh belas mata pelajaran yang harus disampaikan oleh guru kepada siswa diantaranya yaitu
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Malibu Lancar Abadi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontraktor yaitu menyediakan jasa pembuatan dan perbaikan property stasiun, perbaikan bangunan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum. Koperasi Citra Telekomunikasi Institut Teknologi (IT) Telkom Bandung merupakan sebuah
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Laporan keuangan menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari neraca, laporan
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi sekarang ini dunia informasi berkembang begitu pesat karena ditunjang dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Komputer dan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi Sejahtera Perdana (KSP) adalah sebuah badan usaha yang bergerak di bidang jasa peminjaman kredit menggunakan jaminan surat kendaraan bermotor roda dua. Koperasi
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan kemajuan teknologi saat ini, seharusnya Optik Tokyo dapat mengikuti perkembangan teknologi agar proses bisnis yang dijalankan dapat dilakukan secara cepat
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang aktivitas utamanya membeli bahan baku, kemudian diproses menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Pada perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggajian adalah salah satu hal yang sangat penting dalam sebuah instansi, lembaga ataupun perusahaan. Penggajian dapat dikatakan sebagai salah satu hal yang sangat
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Rafa Putra Perdana adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa dan dagang yang memiliki beberapa divisi usaha tiga diantaranya adalah General Trading (Perdagangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah memberikan pengaruh di berbagai bidang. Perkembangan teknologi informasi juga banyak memberikan manfaat baik disuatu
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang CV Niaga Berkah berdiri sejak bulan Juni 2005 bermula dari ide kreatif keluarga Bapak Kiki Sudianan dan istrinya yang bernama Lia Herliati yang mampu memadang jeli
BAB 1 PENDAHULUAN. banyak dimanfatkan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Banyak sekali perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini kemajuan teknologi berkembang sangat pesat. Kemajuan teknologi banyak dimanfatkan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Banyak sekali perusahaan memanfaatkan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi merupakan ilmu terapan yang telah dikembangkan lebih lanjut meliputi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) melalui kegiatan penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Mitra Rajawali Banjaran adalah salah satu anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Rajawali Nusantara Indonesia dari Divisi Farmasi dan alat kesehatan.
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Toko 12 Bersaudara adalah toko yang bergerak dalam bidang penjualan dan penyediaan alat-alat listrik. Toko ini merupakan satu-satunya toko yang menjual alat listrik
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Putra Bontot adalah salah satu usaha penjualan daging sapi yang terletak di desa Ciledug Kulon Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. PT. Putra Bontot menjual daging
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bimbingan dan Konseling Komprehensif adalah pelayanan yang fleksibel berdasarkan needs assessment (penilaian kebutuhan) peserta didik/konseli dan lingkungannya supaya
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini banyak perusahaan mengimplementasikan teknologi informasi sebagai bagian dari prosedur atau proses bisnis yang terjadi pada perusahaan tersebut. Menurut
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam sebuah pabrik, menentukan harga pokok produk merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, agar setiap pabrik dapat tetap berdiri dan bersaing dengan pabrik
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi, kemajuan teknologi sangat penting untuk negara yang akan berkembang, yang sedang berkembang bahkan yang telah berkembang sangat pesat. Salah
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan sistem informasi dengan menggunakan komputer merupakan sebuah media yang dapat memudahkan seseorang dalam mengelola data dengan tujuan untuk mendapatkan
6 BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
6 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam sebuah perusahaan untuk membantu setiap proses bisnis yang ada. Dengan menggunakan teknologi, perusahaan
