Buletin Maya Indonesia
|
|
|
- Indra Cahyadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Buletin Maya Indonesia d a s s a n a, p a t i p a d a, v i m u t t a Pergilah, oh... para bhikkhu, menyebarlah demi manfaat orang banyak, demi kebahagiaan orang banyak, demi cinta kasih pada dunia ini, demi kesejahteraan dan kebahagiaan para dewa dan manusia. Hendaklah kalian tidak pergi berduaan ke tempat yang sama. Ajarkanlah Dhamma yang indah pada awalnya, indah pada tengahnya dan indah pada akhirnya... Kita semua mengetahui bagaimana ayam-ayam hutan liar takut kepada manusia. Apabila kita melempar beras ke arahnya untuk mereka makan. Pertama kali mereka ketakutan dan tidak datang mendekati beras. Namun demikian, setelah satu jangka waktu yang panjang mereka menjadi terbiasa akan hal itu dan bahkan mulai mengharapkannya. Saudara dapat melihat, terdapat sesuatu yang dapat dipelajari di dalam hal ini. Secara alamiah pertama kali mereka menganggap ada satu bahaya di dalam beras itu, bahwa beras itu adalah musuh. Namun sebenarnya beras itu ternyata bukan musuh, mereka hanya semata-mata tidak mengetahui bahwa beras itu adalah makanan sehingga mereka menjadi takut. Ketika akhirnya mereka melihatnya sendiri bahwa tidak ada sesuatu yang menakutkan, mereka datang dan memakannya tanpa bahaya. Ayam hutan itu mempelajarinya dengan cara demikian. Hidup di dunia itu juga sama dengan mempelajari hal ini. Dulu kita menganggap bahwa indera merupakan satu problema, dan karena ketidaktahuan di dalam penggunaannya, mereka menyebabkan begitu banyak masalah bagi kita. Namun, dengan pengalaman di dalam praktik kita belajar untuk mengetahui indera sesuai dengan kebenaran. Kita mempelajari menggunakannya seperti ayam-ayam hutan dapat menggunakan beras. Sepanjang kita berpikir, menginvestigasi dan mengerti secara keliru, maka hal-hal di dunia itu akan 'melawan' kita. Namun segera setelah kita mulai menginvestigasi secara tepat, bahwa yang kita alami akan membawa kita ke kebijaksanaan dan pengertian yang jeli, mirip ayam-ayam hutan liar yang mulai mengerti. Oleh : Selamat Rodjali Satu waktu, ketika sebuah pohon buah sedang berbunga, sehembus angin Alamat redaksi: [email protected]; Alamat groups: [email protected]
2 Kedai Dharma menerpa dan menggoyang dan menjatuhkan kuntumkuntum bunga ke tanah. Beberapa kuntum tetap tumbuh menjadi buah kecil yang masih hijau. Sehembus angin meniupnya dan beberapa di antaranya juga, jatuh!!! Sedangkan yang lainnya masih tumbuh menjadi buah yang mendekati masak, atau beberapa yang lainnya bahkan masak sempurna, sebelum mereka akhirnya jatuh. Demikian pula dengan orang-orang atau kita semua. Seperti bunga-bunga dan buah-buah di hembusan angin, mereka juga, jatuh di dalam tahap-tahap masa kehidupan yang berbeda. Beberapa orang meninggal dunia ketika masih di dalam kandungan, sedangkan beberapa yang lainnya hanya dalam beberapa hari setelah kematian kemudian meninggal dunia. Beberapa orang sempat hidup untuk beberapa tahun kemudian meninggal dunia, tidak pernah mencapai usia masak. Lelaki dan perempuan meninggal dunia saat masih remaja. Orang-orang lainnya ada yang masih tumbuh hingga usia tua yang masak sebelum akhirnya mereka juga meninggal dunia. Ketika kita merenungkan orang-orang tersebut, memperbandingkannya dengan sifat alamiah buah di hembusan angin, keduanya sangat tidak menentu. Di dalam cara yang sama, orang-orang dan binatang lahir, tumbuh dan berubah selama masa hitupnya sampai akhirnya mereka pun meninggal dunia. Kesinambungan dari lahir, tumbuh sampai dengan meninggal dunia merupakan cara dari Dhamma. Bahwa segala sesuatu yang berkondisi adalah Anicca, Dukkha dan dicengkeram Anatta. Apabila kita memiliki kesadaran dan pengertian ini, kita akan melihat Dhamma sebagai kesunyataan. Dengan demikian, kita akan memandang orang-orang sebagai mahluk yang secara konstan berubah, lahir, tumbuh dan meninggal dunia, dan karena memandang melalui sifat ini, kita menganggap siapapun di alam semesta ini adalah "Satu" jenis mahluk. Dengan demikian melihat seseorang secara jelas dan bijaksana di dalam cara yang sama terhadap setiap orang di dunia ini. Dengan cara demikian tidak akan muncul pandangan yang membedakan berdasarkan ras, agama, golongan, dan sejenisnya. Kita akan menjadi lebih membaur sebagai satu kesatuan mahluk yang bekerja sama menjalankan perjuangan kehidupan dan kematian. Ketidakmenentuan ini juga mirip dengan batin kita. Sebuah kontak batin muncul, berkembang dan kemudian batin tersebut "jatuh/padam" seperti bebuahan yang diterpa angin. Bagi seseorang yang sedang berlatih dengan perhatian murni, tidaklah perlu untuk memiliki seseorang untuk menasehati atau mengajarkan semua hal. Segala sesuatu sebenarnya dapat dilihat dan dimengerti. Sebagai sebuah contoh di dalam kasus sang Buddha yang di dalam kehidupan lampaunya ketika menjadi Bodhisatta pernah menjadi seorang raja Chanokomun, mengerti hakekat kehidupan melalui pengamatan terhadap pohon-pohon mangga yang berbuah dan yang tidak berbuah. Pepohonan dan bebuahan, misalnya, dapat menyingkap sifat alamiah kesunyataan. Dengan kebijaksanaan tidak diperlukan pertanyaan lebih lanjut kepada seseorang,. Kita dapat belajar dari alam untuk menjadi bijaksana, karena semuanya mengikuti prinsip-prinsip sifat alamiah segala sesuatu. Dengan disertai kebijaksanaan, dapat dicapai pandangan jeli dan bijaksana terhadap karakter alamiah segala sesuatu. Dengan cara ini kita dapat mengerti kebenaran sesungguhnya dari segala sesuatu sebagai, Anicca, Dukkha, Anatta. Sebagai contoh pepohonan, semua pohon di bumi ini sama, "Satu", apabila dilihat melalui kesunyataan dari Anicca, Dukkha dan Anatta. Pertama-tama mereka muncul kemudian tumbuh dan masak, secara konstan berubah, sampai akhirnya mereka mati. Petunjuk berlangganan : a. Dapat mengirim kosong ke : [email protected] b. Atau dapat langsung join melalui web : c. Atau di perpustakaan on line yang menyediakan banyak ebook menarik: Surat-menyurat, kritik atau saran, dapat ditujukan ke alamat redaksi : [email protected]. Redaksi menerima sumbangan naskah atau cerita yang berhubungan dengan ajaran Sang Buddha Gotama. Redaksi akan menyeleksi naskah, mengedit tanpa merubah maksud dan tujuan naskah tersebut. Semua artikel dapat diperbanyak tanpa ijin, namun harus mencantumkan sumbernya. 2 9 Juni 2008, tahun V, No 58
3 Selingan Selingan Apakah benar ada keajaiban di dunia ini. Jawaban saya adalah pasti ada. Adakah Ajahm Bhram adalah keajaiban ini? No comment. Selama meditasi enam bulan di hutan, pernahkah Ajahm Brahm bertemu dengannon-human being? Ajahm Brahm berhenti sebentar sebelum menjawab, Ada, saya bertemu dengan kanguru. Suara tertawa memenuhi ruangan. Dalam Buddhism, tidak diajarkan kekuatan gaib atau membuat keajaiban. Tetapi, Sang Buddha pernah berkata bahwa terdapat 3 macam keajaiban (miracle) yang dapat diperoleh dari pikiran terlatih. Yang pertama adalah keajaiban yang terdapat pada pikiran terlatih dari Buddha manussa, yaitu manusia Buddha, manusia yang mencapai penerangan sempurna pada kehidupan sebagai manusia. Seperti Sang Buddha sendiri. Dalam sutta, tertulis bahwa Sang Buddha pernah menunjukkan kesaktiannya, dengan mengubah langit menjadi tujuh warna cantik dan mempesona, kemudian berjalan di sungai tanpa bantuan apa-apa. Sang Buddha melakukan ini bukan karena mau menunjukkan kecongkakannya. Tetapi melakukannya dengan welas asih supaya menyadarkan penduduk-penduduk desa yang pikirannya tersesat diajarkan oleh seorang penganut agama sesat. Tetapi kemudian Sang Buddha melarang muridnya untuk menunjukkan kesaktian yang mereka miliki. Kesaktian ini bisa diperoleh setelah seseorang mencapai jhana-jhana tertentu dalam melakukan meditasi, misalnya mengetahui kehidupan masa lalu seseorang, mengetahui pikiran orang lain, menembus Buletin Maya Indonesia Dharma Mangala 3
4 dinding, dan lain-lain. Kenapa Sang Buddha melarang? Selingan Karena dengan penunjukkan kesaktian seseorang bisa menimbulkan banyak masalah. Pada zaman Sang Buddha, terjadi beberapa insiden. Satu di antaranya, seorang muridnya menyalahgunakan kesaktiannya di desa untuk menunjukkan kehebatan agama Buddha dan menukarnya dengan makanan atau dana. Memang kadang-kadang, kesaktian kita dapat mengetahui masa lalu dan dapat juga menimbulkan masalah. Satu contohnya ialah seorang wanita di sebuah desa di Thailand yang sering melakukan meditasi, dia mempunyai dua orang putra. Putra sulungnya menjadi guru dan kepala sekolah di desa itu. Wanita itu meninggal dunia dan terlahir kembali menjadi putri dari putranya kedua. Karena kesaktiannya masih terlekat, setelah dilahirkan kembali dia tetap ingat tentang kehidupannya yang lalu. Dia memberitahukan orang tuanya yg sekarang bahwa dia adalah ibunya, dan menceritakan tentang pengalaman-pengalaman mereka yang lalu. Tentu saja sebentar kemudian semua penduduk di desa tahu akan kelahiran kembali ini. Pada waktu sekolah, kepala sekolah tidak tahu bagaimana menghadapi ibunya yang dulu ini. Ibunya juga tidak bisa memberi hormat kepada anaknya sebagaimana seorang murid memberi hormat kepada guru. Bukankah ini juga suatu masalah? Adalagi cerita dari seorang buddhis. Dia sudah mencapai jhana tertentu dari meditasinya, dia bisa melihat masa bayinya, dan dapat merasakan bau sedap sewaktu masa bayinya. Kemudian dia melihat orang yg selalu mengendong dan menjaganya. Dia melihat wajah itu sangat asing, bukan wajah ibunya. Hal ini membuat dia curiga mengenai asal usulnya. Akhirnya dia bertekad untuk bertanya langsung kepada ibunya. Dia bercerita pada ibunya bahwa tentang apa yg dia ketahui semasa dia masih bayi, tentang wajah seorang wanita yg tidak pernah dia lihat sampai sekarang. Ibunya tersenyum dan berkata, kamu terlalu banyak berpikir yang bukan-bukan, wanita itu adalah baby-sitter yang kami upah untuk membantu menjaga kamu selama 4 bulan. Setelah 4 bulan, dia tidak bekerja lagi karena itu kamu tidak pernah melihat ataupun mengingati tentang dia lagi. Bayangkan saja jika bhikkhu-bhikkhu diijinkan untuk menunjukkan kesaktiannya, maka sudah pasti banyak orang yg meminta mereka utk menceritakan tentang masa lalu mereka dan meminta ramalan dan lain lain. Keajaiban kedua adalah yang diperoleh oleh pikiran terlatih dari orang-orang yang bermeditasi. Setelah mencapai jhana pertama bagi orang yang melakukan meditasi, kulitnya, wajahnya akan kelihatan bersinar-sinar tanpa memakai Selingan kosmetik apapun, kulitnya halus, putih dan bersih. Jika dia melanjutkan meditasinya mencapai jhana kedua, keajaiban lain akan diperolehnya lagi, seperti mengetahui kejadian pada masa lalu, kehidupan yang lalu, kejadian yang akan datang, mendengar suara sejauh manapun. Pada jhana ketiga, dia dapat memunculkan dirinya dimanapun juga, membuat satu menjadi seratus, seribu bayangan, menembus gunung, laut dan lain-lain. Bila dia juga meninggalkan jhana yang diperolehnya ini dan melanjutkan ke jhana ke-empat, maka dia akan mencapai penerangan sempurna menjadi seorang Arahat yang bebas dari belenggu apapun. Pengalaman saya sendiri dari meditasi adalah sewaktu saya masih menjadi siswa di universitas. Meditasi pulalah yang membawa saya menuju ke ajaran Buddha. Seperti yang pernah saya katakan, saya banyak membaca buku termasuk buku meditasi. Saya selalu bermeditasi sebelum belajar, ini sangat membantu konsentrasi saya. Dengan demikian pelajaran yang saya belajar atau hafal lebih mudah saya pahami. Inilah keajaiban yang saya peroleh pertama kali dalam meditasi. Dalam kehidupan di biara, ada peraturan tidak tertulis di mana makanan yang lebih baik akan terlebih dahulu diberikan pada bhikkhu yang lebih senior. Suatu hari ada penderma yang memberikan sebuah paha ayam ke dapur biara. Paha ayam ini disediakan di mangkuk bhikkhu senior di meja makan. Para bhikkhu berkumpul di ruang makan dan berdiri di samping meja makan untuk berdoa sebelum mulai makan. Setelah selesai berdoa, begitu baru duduk, bhikkhu senior memanggil salah seorang bhikkhu junior dan berkata ambillah paha ayam ini dan makanlah ia kalau kamu memang begitu menginginkannya. Ada cerita lain tentang meditasi, ini adalah mengenai pengalaman saya berkotbah tentang meditasi. Seperti yang pernah saya beritahu tentang pengajaran saya di penjara Australia barat. Pada hari pertama saya mengajar tentang meditasi, hampir seratus persen dari narapidana di penjara itu yang hadir. Saya sangat gembira karena saya kira orang yang berminat pada ajaran Sang Buddha semakin bertambah dan ini adalah suatu tampak positif pada Buddhism. Pada acara tanya jawab, mereka serentak bertanya "Benarkah bermeditasi dapat menembus tembok?" Setelah mendengar penjelasan saya, tampak dengan jelas mereka semua terlihat kecewa. Pada pelajaran selanjutnya cuma beberapa orang yang hadir. Saya menghampiri petugas penjara dan bertanya kenapa yang datang sangat sedikit. Sambil tertawa petugas itu menjawab, mereka kira mereka dapat belajar meditasi dan melarikan diri dari 4 9 Juni 2008, tahun V, No 58
5 Selingan Selingan penjara dengan menembus tembok. Mendengar penjelasannya, saya menjadi tersenyum. Keajaiban ketiga yang diperoleh dari pikiran terlatih melalui pendidikan dan latihan (education and training). Sang Buddha berkata, dengan pendidikan dan latihan dengan kesungguhan, manusia dapat memperoleh keajaiban yang dapat mengubah kehidupannya. Seperti seorang yang bodoh jika dididik tidak bisa juga tetapi setelah lama berlatihan dia akan lebih maju walaupun tidak menjadi sepandai apa yang kita harap. Keajaiban jenis ketiga inilah yang Sang Buddha harapkan kita untuk mengembangkannya. Ada kisah nyata mengenai seorang anak yang sangat bodoh di sebuah kampung di Thailand. Dia seperguruan dengan saya, tetapi saya tidak akan mengatakan siapa namanya. Sejak kecil anak itu begitu bodoh dan malas untuk belajar, dan selalu tinggal kelas. Orang tuanya menjadi putus asa, dan sudah menjadi tradisi orang Thai utk membawa anaknya ke biara untuk dididik pendeta kalau memang mereka sudah angkat tangan. Maka tinggallah anak ini di dalam biara. Para pendeta mengajarkan dia membaca paritta dan menyuruhnya untuk menghafalnya, tetapi paritta terpendek pun sepertinya sulit dia hafalkan. Akhirnya ada seorang bhikkhu yg menganjurkan untuk mendidiknya bermeditasi, pertama-tama dia diajarkan meditasi pernafasan yang paling mudah. Ternyata anak ini sangat mudah menerima ajaran ini, dan dia seperti sangat suka sekali dengan pelajaran meditasi. Dia sangat rajin melatih dan melatih terus setiap hari dan ternyata tidak lama kemudian dia berhasil dan sejak itu pikirannya mulai terbuka dan tidak sebodoh dulu lagi. Itulah keajaiban yang dikatakan Sang Buddha, keajaiban yang diperoleh dari pendidikan dan latihan. Sekarang anak itu hampir seumur dengan saya atau bahkan lebih tua, dan dia sekarang adalah seorang guru meditasi yg sangat baik. Selain pendidikan, contoh keajaiban yang terjadi dengan training (latihan) adalah cerita tentang seorang petugas penjara yang sangat dibenci oleh para napi. Semasa saya mengajar di penjara, saya tahu di penjara itu ada salah seorang petugas yang sangat dibenci oleh narapidana. Menurut mereka yang mengikuti kelas saya, petugas ini sangat congkak dan jahat. Salah seorang narapidana itu paling benci padanya karena dia pernah dipermainkan oleh petugas ini. Menurutnya, setelah dipenjara 3 bulan lamanya dipenjara, istrinya berhasil mengajak seorang teman untuk menjenguk narapidana ini di penjara. Di Australia sangat luas, tidak seperti di Singapore, dari satu tempat ke tempat lain sangat jauh, apalagi pergi ke penjara, tentu saja di tempat yang sangat asing dan terpencil, jika tidak ada kendaraan sendiri sangat sulit untuk kesana. Setelah bersusah payah istrinya berhasil pergi ke penjara, mereka tidak bisa saling bertemu. Karena menurut napi yang didukung oleh teman-temannya, petugas yang bertugas itu sengaja berbuat demikian. Petugas itu tahu istrinya datang menjenguknya, juga tahu dia lagi bekerja di bagian barat dari penjara itu. Tetapi petugas itu sengaja memanggil dengan radio di bagian timur saja, tentu saja dia tidak dengar. Pada saat temannya memberitahunya, dan dia lari ke ruang pengunjung, masa kunjung sudah berakhir. Sejak saat itu kebenciannya kepada petugas itu semakin mendalam. Jadi sewaktu saya memberikan pelajaran tentang cinta kasih terhadap semua makhluk termasuk orang yang kita benci ataupun musuh kita, narapidana ini sangat memprotes. Dia berkata kepadaku, itu mudah dilakukan oleh seorang pendeta yang tinggal di biara seperti saya, tetapi mereka bukan hidup di biara yang dipenuhi oleh orang-orang yang memiliki cinta kasih, mereka hidup di dunia nyata yang penuh dgn berbagai macam manusia jahat. Saya berkata, Tanggapannya itu tidak benar. Kalau memang benar kita berniat mengembangkan cinta kasih, itu bisa dipupuk dengan latihan. Saya sebagai seorang bhikkhu tidak boleh bertaruh dengan kamu, tetapi percayalah dengan cinta kasihmu, kamu dapat merubah petugas yang kamu katakan jahat itu menjadi petugas yang juga penuh cinta kasih. Saya akan mengajar di sini selama tiga bulan. Kalau kamu benar percaya pada Dhamma yg diajarkan Sang Buddha, lakukanlah apa yang saya nasehati utk mengembangkan cinta kasih ini. Narapidana ini terdiam, tetapi teman-temannya segera ribut-ribut dan membujuknya untuk membuktikan. Ada pula yang bertaruh. Akhirnya dia setuju, dan saya menyuruhnya utk membuat segelas kopi dan memberikan kepada officer itu. Dia merasa enggan, tetapi akhirnya dia pergi. Saya katakan padanya kamu harus membawa kopi yang kamu buat sendiri dengan perasaan cinta yang tulus dari hatimu sambil berkata "may whoever drinks this coffee be well and be happy". Ini bukan mantra atau sejenisnya, tetapi dengan menyebutnya, hati kita lebih konsentrasi, dan menambah percaya diri. Dia bilang, petugas itu tidak menghiraukan kopinya, seperti tidak melihat adanya kehadiran dia. Saya bilang tidak apaapa, lanjutkanlah. Setelah tiga hari, tidak ada perkembangan juga. Saya bilang lagi, kamu harus memberikannya dengan senyuman dan salam, jangan cuma sekedar membawa kopi itu ke mejanya. Kemudian setelah seminggu, saya tanya bagaimana? Buletin Maya Indonesia Dharma Mangala 5
6 Selingan Selingan Dia bilang akhirnya petugas itu ada tanggapan, "EHM" begitu aja. Ini juga udah langka karena petugas itu terkenal dingin sikapnya. Saya bilang, Ok, sekarang kamu tambahkan lagi beberapa potong biskuit untuknya. Dia sendiri mungkin juga sangat penasaran tentang petugas ini, sehingga dia menurut apa yang saya katakan. Kemudian dia bilang dia berkata pada petugas itu, "Pak, ini adalah kopi yang saya buat special untukmu, dan biskuit ini saya menyuruh orang membelinya dari luar tetapi saya tidak memakannya, karena saya ingat untuk menyimpannya buat kamu." Petugas itu pertama kali melihat wajahnya dan mengangguk. Setelah beberapa lama lagi, hampir sebulan, narapidana itu dengan hati berbunga-bunga mencariku setelah pengajaran selesai. Dia berkata, Bhante, kamu benar, cinta kasih bisa berkembang di mana saja kalau kita memang berniat. Kemarin, untuk pertama kalinya, petugas itu tersenyum padaku sewaktu saya membawakan kopi dan biskuit untuknya. Menurut teman-teman lain, dia bukan hanya tersenyum padaku, juga mengangguk pada narapidana lain yang memberi salam padanya. Ini suatu keajaiban. Pada hari terakhir tugas pengajaran saya di penjara itu, saya sempat bertanya pada narapidana itu lagi bagaimana perkembangannya. Dia berkata sangat baik, sekarang dia dan petugas itu menjadi banyak bercerita satu sama lain. Saya berharap anda sekalian juga sebagai umat Buddhist dapat mengembangkan keajaiban yang ketiga seperti dikatakan Sang Buddha, yakni mengembangkan pendidikan kalian, anak-anak kalian ditambah dengan latihan sesungguh hati. Percayalah, kalian juga akan menemukan keajaiban pada diri kalian sendiri. Seandainya seseorang bertemu orang bijaksana yang mau menunjukkan dan meberitahukan kesalahankesalahannya seperti orang yang menunjukkan harta karun, hendaklah ia bergaul dengan orang bijaksana itu. Sungguh baik dan tak tercela bergaul dengan orang yang bijaksana. Biarlah ia memberi nasehat, petunjuk dan melarang apa yang tidak baik. Orang bijaksana akan dicintai oleh orang yang baik dan dijauhi oleh orang jahat. Jangan bergaul dengan orang jahat, jangan bergaul dengan orang yang berbudi rendah; tetapi bergaullah dengan sahabat yang baik, bergaullah dengan orang yang berbudi luhur. Ia yang mengenal Dhamma akan hidup berbahagia dengan pikiran tenang. Orang bijaksana selalu bergembira dalam Ajaran yang dibabarkan oleh Para Arya. Pembuat saluran air mengalirkan air, tukang panah meluruskan anak panah, tukang kayu melengkungkan kayu; orang bijaksana mengendalikan dirinya sendiri. Judul Asli Sumber : Miracles, Prophecies and Science : Public Talks at Suntec City Convention Centre by Ajahn Brahmavamso Bagaikan batu karang yang tak tergoncang oleh badai, demikian pula para bijaksana tidak akan terpengaruh oleh celaan maupun pujian. Bagaikan danau yang dalam, airnya jernih dan tenang; demikian pula batin para bijaksana menjadi tenteram karena mendengarkan Dhamma. Dhammapada 6 9 Juni 2008, tahun V, No 58
7 Cerita Buddhis "Ketika berjalan, Amal Besar tiba di sebuah kota Mas, kembali menenangkan ular-ular di saluan air dan ular penjaga. Dia tinggal di sana selama 4 bulan mengajarkan Dharma sempurna. Diberikan cintamani oleh raja naga dengan harapan raja itu bapat menjadi muridnya ketika ia mencapai penerangan. Dia diberi tahu bahwa cintamani itu memiliki untuk membuat hujan permata sejauh 800 yojana dan akan memenuhi segala keinginan. meletakkan semua Cintamani di ujung jubahnya, Bodhisattva pergi." "Ketika Bodhisattva datang ke tanah Naliyan, dia meletakkan permata harapan ketangannya dan berkata, 'Jika ini adalah cintamani asli, biarlah saya akan terbang ke langit.' Segera ia menemukan dirinya terbang di atas cakrawala. Ketika ia tiba di pesisir pantai, ia beristirahat dan tidur. Naga laut kecil melihat dia dan bilang, 'Karena pria ini memiliki cintamani yang besar, maka cintamani laut ini akan hilang. Dia tidak boleh membawa cintamani itu pergi.' Ketika Bodhisattva tertidur, mereka mencurinya. Ketika ia bangun dan sadar bahwa cintamaninya telah hilang, setelah mengetahui para naga laut telah mencurinya. Ia merpikir, Saya akan mengeringkan semua air laut dan membuatnya menguap. 'Membuat sebuah sumpah berani ini, ia berjalan di tepi air, mengambil sebuah cangkang penyu dan mulai mengeringkan air. Para naga, melihat hal ini berkata kepadanya, 'Manusia, apakah kamu mencoba untuk mengosongkan air laut? Laut ini sangat dalam dan lebarnya yojana. Semua manusia di Jambudvipa tidak dapat mengosongkannya. Bagaimana engkau dapat mengeringkannya sendiri?' Bodhisattva itu menjawab, 'Tidak ada kata tak bisa jika seseorang berharap dengan sunggung-sungguh. Dengan kekuatan cintamani Buletin Maya Indonesia Dharma Mangala 7
8 Cerita yang telah saya peroleh, saya akan mencapai ke-buddhaan, menolong semua makhluk dan membuat mereka bermudita. Dengan alasan ini, pikiranku tidak mengenal lelah. Karena pikiranku tidak pernah lelah, mengapa saya tidak dapat mengeringkan laut ini dengan menumpahkannya keluar. Oleh karena itu Wisnu dan dewa lainnya melihat dari kejauhan, ketetapan hati Bodhisattva dan perbuatan berani yang ia lakukan demi semua makhluk, berpikir, 'Datanglah, biarlah kita melihat Bodhisattva itu.' Mereka datang satu per satu dan melihat dia menumpahkan air laut. Kemudian melepaskan jubah suci mereka lalu menceburkan diri ke dalam laut dan air itu menguap sejauh 40 yojana. Kedua kalinya mereka melompat masuk dan keluar dari dalam air dan laut itu menguap sejauh 80 yojana. Ketika mereka melompat ke dalam untuk ketiga kalinya, air itu menguap sejauh 100 yojana, para naga menjadi ketakutan, datang ke Bodhisattva dan memohon, 'Bodhisattva, jangan buat laut ini kering. Apa yang ingin kau lakukan dengan cintamani ini?' Bodhisattva berkata, 'Saya membutuhkannya untuk membantu makhluk hidup.' Para naga berkata, 'Jika hal itu benar, karena banyak makhluk hidup di dalam laut, mengapa engkau tidak membantu mereka juga?' Amal Besar menjawab, 'Benar bahwa terdapat banyak makhluk hidup di laut, tetapi mereka tidak miskin dan menderita.' Semua makhluk di Jambudvipa saling melukai demi materi dan oleh karena itu melakukan sepuluh kejahatan. Ketika mereka meninggal, mereka terlahir kembali di neraka. Demi membebaskan makhluk-makhluk ini, saya mencari cintamani.' Kemudian para naga mengembalikan cintamani kepada Bodhisattva. "Para naga mengetahui usaha keras, berpikir, "Manusia ini pasti mencapai ke-buddha-an. Mereka memberikan sumpah, 'Ketika engkau mencapai penerangan, biarkanlah kami menjadi murid-muridmu.'" "Ketika Bodhisattva membawa cintamani terbang ke langit dan tiba di tanahnya. Melihat para pedagang yang pernah menjadi temannya, ia bertanya apakah sepanjang jalan mereka merasa aman dan lancar. Para pedagang itu terkejut dan senang melihatnya. Dia kemudian pergi ke rumah Brahmin. Ketika Brahmin mengetahui bahwa Bodhisattva telah kembali, ia bermudita dan keluar untuk bertemu dengannya. Ketika Bodhisattva masuk ke rumah Brahmin itu, dengan kekuatan cintamani, semua kekayaan Brahmin itu kembali. Kemudian Brahmin itu memberkahi anaknya dengan banyak perhiasan, mengisi sebuah wadah berharga dengan air, mencuci tangan dan kaki Bodhisattva, Buddhis dan membawa anaknya mempersembahkannya padanya dan ketika putrinya diterima ia bermudita cita. Dia kemudian memberikan 500 gadis dan 500 gajah yang telah dihias, menaikkan Bodhisattva dan pengantin wanitanya dan dengan diiringi musik dan nyanyian, membawa mereka keluar. "Ketika Amal Besar telah meninggalkan rumah, ayah dan ibunya menjadi buta karena menangis terus-menerus karena kesedihan berpisah dari anak laki-laki mereka. Ketika dia tiba di rumah, ia bersujud di hadapan orangtuannya dan memengang tangannya. Ketika mereka mengetahui itu anaknya, mereka berkata, 'Oh, Amal Besar, ketika kau pergi, kami menjadi buta. Apa yang kau temukan di laut untuk dibawa pulang?' Amal Besar meletakkan cintamani di tangan orangtuanya dan berkata, 'Inilah yang saya temukan.' Setelah meraba perhiasan itu, ayahnya berkata, 'Saya memiliki banyak batu seperti ini di hartaku. Apakah ini satusatunya alasan bagimu sehingga kau melewati banyak masalah?' Bodhisattva mengambil permata dan mengusapkannya di mata orangtuanya dan seperti angin kencang yang meniup awan-awan. Mata mereka terbuka dan mereka dapat melihat. Dengan suka cita mereka berkata, 'Oh anakku, ini adalah cintamani yang asli, dan engkau telah menderita untuk memperolehnya.' "Kemudian Amal Besar mengambil permata dari tangannya dan berkata, 'Jika kalian adalah cintamani yang asli, biarlah muncul di bawah orangtuaku sebuah singgasana dari 7 permata dan di atas mereka muncul sebuah untaian permata.' Ini terjadi seperti apa yang ia katakan. Kemudian harta ayahnya kembali seperti semula. Seorang perbawa pesan dikirim sejauh 80 yojana untuk memberitahukan semua orang di Jambudvipa bahwa Amal Besar telah membawa cintamani dari laut. Selama tujuh hari, akan ada hujan permata, makanan, pakaian, dan apapun yang diinginkan, dan semua orang boleh datang dan mendapatkan apa yang mereka inginkan. "Kemudian Amal Besar mandi, mengenakan sebuah jubah baru, dan mengibarkan umbul-umbul kemenangan. Memegang sebuah wadah dupa di tangannya, ia membuat doa berikut, 'Semua orang di Jambudvipa pernah miskin dan melarat. Saya harus membantu mereka. Engkau, permata cintamani, jika kau benar-benar nyata, turunkanlah sebuah hujan apapun yang diinginkan setiap orang!' Segera angin liar berhembus, bertiup dari empat penjuru, 8 9 Juni 2008, tahun V, No 58
9 Buletin Maya Indonesia Dharma Mangala Cerita dan melepaskan segala ketidakmurnian dari bumi. Kemudian turunlah sebuah hujan yang membersihkan semua debu. Di sana muncul sebuah hujan berbagai makanan dan minuman lezat, hujan buah dari ladang, hujan sutra dan jubah, kemudian permata turun seperti hujan dan memenuhi semua Jambudvipa. Ketika semua orang puas, Bodhisattva mengatakan pada semua orang, 'Wahai makhluk di Jambudvipa! Demi makanan dan pakaian dan barang-barang, engkau saling melakukan perbuatan jahat dan terus-menerus melakukan karma buruk. Saat kematian, kau akan jatuh ke tiga alam rendah dan masuk dari kegelapan ke kegelapan. Saya iba pada kalian semua dan demi membebasan kalian semua, saya melewati penderitaan yang besar dan bahaya besar untuk memperoleh cintamani dari laut. Sekarang saya telah memuaskan keinginan kalian, dan engkau harus melepaskan perbuatan jahat kalian, karma buruk dan masuk dalam jalan sepuluh kebajikan. Jagalah tubuh, mental, dan batin dan semangat dalam kebajikan.' Ia kemudian mengarahkan mereka dalam jalan kebajikan sempurna dan karena mereka berusaha dalam jalan tersebut, saat meninggal, mereka terlahir kembali di antara para dewa yang mulia. "Pada saat itu Raja Suddhodana, yang sekarang ayahku, adalah brahmin yang bernama Nyagrodha. Ibuku, Ratu Mahamaya adalah istrinya. Saya sendiri adalah Amal Besar dan Sariputra adalah raja naga di kota Perak. Maha Maudgalyayana adalah raja naga di Lapis-Lazuli, dan Ananda adalah raja naga di kota Emas. Aniruddha adalah dewa di laut. Ananda, yang terlahir sebagai raja naga pada saat itu dan menghormati saya, dan bijaksana dan tetap bijaksana sampai sekarang. Saya mengabulkan tiga permohonannya. Ketika Buddha berkata demikian, Ananda berbahagia, percaya dan bersujud dengan lutut kanannya dan beranjali, berkata, "Bhagava, biarlah saya melayani engkau sepanjang hidupku." Dengan bahagia, Buddha menyetujuinnya. Beberapa dari kumpulan mencapai buah Pemenang Arus, beberapa Arahat, beberapa mendapatkan pikiran awal Pratyekabuddha, beberapa mencapai alam Tidak Kembali lagi, dan semuannya bermudita. Sumber : Sutra of the Wise and the Foolish [mdomdzangs blun] atau Ocean of Narratives [uliger-un dalai] Penerbit : Library of Tibetan Works & Archieves Alih Bahasa Mongolia ke Inggris : Stanley Frye Alih Bahasa Inggris ke Indonesia : Heni [Mahasiswa UI] Editor : Junaidi, Kadam Choeling Buddhis Demikianlah yang telah saya dengar; suatu ketika Sang Buddha tinggal di hutan Jeta, di dekat Savatthi. Beliau berkata kepada para bhikkhu: Ucapan yang memiliki empat ciri adalah ucapan yang disampaikan dengan baik, tidak salah, dan tidak dicela oleh para bijaksana; yaitu ucapan seorang bhikkhu yang berbicara hanya yang bermanfaat dan bukan yang tidak bermanfaat, yang berbicara hanya yang berharga dan bukan yang tidak berharga, yang berbicara hanya yang menyenangkan dan bukan yang tidak menyenangkan, yang berbicara hanya benar dan bukan yang tidak benar. Ucapan yang bercirikan empa faktor ini adalah ucapan benar dan bukan ucapan buruk, tidak salah dan tidak dicela oleh para bijaksana. Demikianlah sabda Sang Penguasa, dan setelah itu, sebagai Guru, Beliau melanjutkan dengan mengatakan ini: Ucapan yang bermanfaat adalah yang paling utama, kata orang-orang suci. Orang harus berbicara apa yang berharga dan bukan yang tidak berharga. Inilah yang kedua. Orang haus berbicara apa yang menyenangkan dan bukan yang tidak menyenangkan. Inilah yang ketiga Orang harus berbicara apa yang benar dan bukan apa yang salah. Dan inilah yang keempat. Kemudian seorang bhikkhu bernama Vangisa bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri Sang Buddha. Dengan penuh hormat dia menaruhkan jubahnya di satu bahu, dan dengan tangan yang disatukan dia minta izin kepada Sang Buddha untuk berbicara. Setelah memperoleh izin, dia mengatakan kata-kata pujian ini: Marilah kita menggunakan kata-kata yang tidak menyakitkan kita. Marilah kita menggunakan kata-kata yang tidak saling menyakiti. Itulah kata-kata yang sungguh-sungguh bermanfaat. Marilah kita berucap yang menyenangkan, yang katakatanya membuat orang-orang gembira. Karena memilih tidak berucap jahat, marilah kita berucap yang menyenangkan untuk orang lain. Kata-kata tentang kebenaran adalah kekal. Demikianlah sifatnya yang abadi. Seperti kata pepatah, kata-kata tentang kebenaran tidak dapat mati. Dan dikatakan bahwa orangorang yang baik sangat kokoh dalam kebenaran, kesejahteraan, dan keluhuran. Dan kata-kata yang diucapkan oleh Sang Buddha, katakata yang membuat padamnya penderitaan, menuju akhir penderitaan, merupakan kata-kata yang paling berharga. 9
Buletin Maya Indonesia
Buletin Maya Indonesia d a s s a n a, p a t i p a d a, v i m u t t a Pergilah, oh... para bhikkhu, menyebarlah demi manfaat orang banyak, demi kebahagiaan orang banyak, demi cinta kasih pada dunia ini,
UNTAIAN KISAH KEHIDUPAN (JATAKAMALA) Kisah Ajastya
1 UNTAIAN KISAH KEHIDUPAN (JATAKAMALA) Kisah Ajastya Kelahiran Bodhisattva berikut menunjukkan bagaimana sebagai seorang pertapa, beliau mempraktikkan kemurahan hati dan pemberian secara terusmenerus,
Tidak Ada Ajahn Chan. Kelahiran dan Kematian
Tidak Ada Ajahn Chan Kelahiran dan Kematian Latihan yang baik adalah bertanya kepada diri Anda sendiri dengan sungguh-sungguh, "Mengapa saya dilahirkan?" Tanyakan diri Anda sendiri dengan pertanyaan ini
Agama dan Tujuan Hidup Umat Buddha Pengertian Agama
Agama dan Tujuan Hidup Umat Buddha Pengertian Agama Kata agama berasal dari kata dalam bahasa Pali atau bisa juga dari kata dalam bahasa Sansekerta, yaitu dari akar kata gacc, yang artinya adalah pergi
Siapakah Yesus Kristus? (5/6)
Siapakah Yesus Kristus? (5/6) Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Nama Pelajaran : Yesus Memiliki Semua Kuasa dan Penakluk Kematian Kode Pelajaran : SYK-P05 Pelajaran 05 - YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA
Diceritakan kembali oleh: Rachma www.dongengperi.co.nr 2008 Cerita Rakyat Sumatera Utara Di tepi sebuah hutan kecil yang hijau, sebuah danau yang berair jernih berkilau disapa mentari pagi. Permukaannya
Merenungkan/Membayangkan Penderitaan Neraka
Merenungkan/Membayangkan Penderitaan Neraka Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Seseorang harus benar-benar mempertimbangkan dan merenungkan penderitaan yang akan dijalaninya di neraka. Sewaktu Sang Buddha
Injil Maria Magdalena. (The Gospel of Mary)
Injil Maria Magdalena (The Gospel of Mary) Para Murid Berbincang-bincang dengan Guru Mereka, Sang Juruselamat Apakah segala sesuatu akan hancur? Sang Juruselamat berkata, Segenap alam, segala hal yang
Tiga Sumpah Agung. Hal 1.
Tiga Sumpah Agung Banyak diantara kalian sudah mengetahui bahwa ketika saya berusia 25 tahun, saya pergi mengunjungi sebuah kuil Taoisme di Taiwan dari sanalah Maha Dewi Yao Chi Jin Mu membuka mata dewa
Sutta Mahavacchagotta (The Greater Discourse to Vacchagotta)
1 Sutta Mahavacchagotta (The Greater Discourse to Vacchagotta) Demikianlah telah saya dengar. Suatu ketika Bhagavan sedang berada di Kalantakanivapa, Hutan Bambu, di Rajagaha. Kemudian Samana Vacchagotta
Rangkuman Kata Mutiara Tentang Waktu
Rangkuman Kata Mutiara Tentang Waktu Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa,
Manfaatkan Waktu. Semaksimal Mungkin
Manfaatkan Waktu Semaksimal Mungkin Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Pernahkah anda merenungkan seberapa baik anda memanfaatkan waktu yang anda miliki? Dapat dipastikan jawabannya adalah TIDAK. Sebagian
UNTAIAN KISAH KEHIDUPAN (JATAKAMALA) Kisah Angsa Keemasan
1 UNTAIAN KISAH KEHIDUPAN (JATAKAMALA) Kisah Angsa Keemasan Pada suatu waktu, zaman dahulu kala, Bodhisattva terlahir sebagai raja dari kawanan angsa. Ia adalah pemimpin sekelompok besar hewan dan tinggal
"Jika saya begitu takut maka biarlah saya mati malam ini". Saya takut, tetapi saya tertantang. Bagaimanapun juga toh akhirnya kita harus mati.
Malam di Perkuburan Diposkan pada 03 Januari 2016 Sebelumnya saya tidak pernah tinggal di tanah perkuburan. Dan tak ingin tinggal di sana. Namun suatu saat saya mengajak seorang pa-kow. Ketika saya sampai
Mempertimbangkan Pendekatan Saudara
Mempertimbangkan Pendekatan Saudara Di negara saya ada pepatah yang berbunyi, "Dengan satu tongkat orang dapat menggembalakan 100 ekor domba, tetapi untuk memimpin 100 orang dibutuhkan 100 tongkat." Semua
CINTA TANPA DEFINISI 1 Agustus 2010
CINTA TANPA DEFINISI 1 Agustus 2010 Catatan Harian Seorang Teman Jadi, apalah arti semua ini? Cinta itu datang di saat yang tidak tepat. Di saat kami sudah terikat dengan pasangan masing-masing, cinta
Mari berbuat karma baik dengan mendanai cetak ulang buku ini sebagai derma Dharma kepada sesama dan pelimpahan jasa kepada leluhur.
book Bakti Kepada Bakti Kepada Orangtua merupakan paduan ajaran klasik Buddha yang inspiratif dengan tampilan modern yang atraktif, sehingga merupakan sarana efektif untuk: membelajarkan sifat luhur sejak
Entahlah, suamiku. Aku juga tidak pernah berbuat jahat dan bahkan selalu rajin beribadah, jawab sang isteri sambil menahan air mata.
Hikayat Cabe Rawit Alkisah, pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami-isteri di sebuah kampung yang jauh dari kota. Keadaan suami-isteri tersebut sangatlah miskin. Rumah mereka beratap anyaman daun rumbia,
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Manusia Api
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Manusia Api Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: E. Frischbutter Diterjemahkan oleh: Widi Astuti
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Manusia Api
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Manusia Api Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: E. Frischbutter Diterjemahkan oleh: Widi Astuti
L; re.- o~ ChNs+ rl'l&oil,si'a tt '
L; re.- o~ ChNs+ rl'l&oil,si'a tt '.i.,i,. Jo I. I I. I I. I I. I SEORANG AYAH MENGAMPUNI ANAKNYA Yesus berceritera Untuk mengajarkan kebenaran rohani. Yesus sering menceriterakan ceritera-ceritera pendek
Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika
1 Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman di Tesalonika yaitu kalian yang sudah bersatu dengan Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus: Salam
Sutta Maha Kammavibhanga: Penjelasan Mendetail Tentang Kamma (Maha Kammavibhanga Sutta: The Great Exposition of Kamma) Majjhima Nikaya 136
1 Sutta Maha Kammavibhanga: Penjelasan Mendetail Tentang Kamma (Maha Kammavibhanga Sutta: The Great Exposition of Kamma) Majjhima Nikaya 136 1. Demikianlah telah saya dengar. Pada suatu waktu, Bhagavan
Dhamma Inside. Bersikap Ramah. Standar. Berada di luar Kata-kata : Alamilah Sendiri. Vol Oktober 2015
Dhamma Inside Vol. 23 - Oktober 2015 Bersikap Ramah Standar Berada di luar Kata-kata : Alamilah Sendiri Bersikap Ramah Oleh : Bhikkhu Santacitto Pada umumnya, ramah dipahami sebagai sikap positif yang
Kura-kura dan Sepasang Itik
Kura-kura dan Sepasang Itik Seekor kura-kura, yang kamu tahu selalu membawa rumahnya di belakang punggungnya, dikatakan tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar bagaimana keras kura-kura itu berusaha.
Syurga, Rumah Allah Yang Indah
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Syurga, Rumah Allah Yang Indah Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh: Lazarus Disadur oleh: Sarah S. Diterjemahkan oleh:
MENGAMPUNI ORANG LAIN
Level 2 Pelajaran 9 MENGAMPUNI ORANG LAIN Oleh Don Krow Hari ini kita akan membahas mengenai pengampunan yang di ambil dari Matius 18:21-22: Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:"Tuhan, sampai
Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #11 oleh Chris McCann
Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #11 oleh Chris McCann Selamat malam dan selamat datang di pembahasan Alkitab EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini adalah pembahasan #11 tentang Wahyu, pasal
Yang Mencinta dalam Diam
Yang Mencinta dalam Diam Aku melihat sebuah abstrak dengan gambar batu-batu cantik menyerupai sebuah rumah, lengkap dengan air-air jernih dibatu-batu tersebut, mereka mengalir dan bergerak sebebas-bebasnya,
Di Unduh dari : Bukupaket.com
bab 5 kejujuran gambar 5.1 tesa sedang berkumpul dengan teman temannya lihatlah gambar di atas tesa sedang berkumpul dengan teman temannya tentu kalian juga sering melakukannya setiap hari kita bergaul
Mengapa bhikkhu harus dipotong rambutnya? Mengapa bhikkhu itu tidak boleh beristeri? Mengapa anak perempuan tidak boleh dekat bhikkhu?
TENTANG SANG BUDDHA 1. Apa arti kata Buddha? Kata Buddha berarti "Yang telah Bangun" atau "Yang telah Sadar", yaitu seseorang yang dengan usahanya sendiri telah mencapai Penerangan Sempurna. 2. Apakah
Allah Adalah Pola Bagi Hidup Kita
Allah Adalah Pola Bagi Hidup Kita Banyak negara yang memiliki peribahasa seperti "Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga." Suatu hal yang menarik tentang keluarga ialah kemiripan antara anggotaanggota
Siapakah Yesus Kristus? (4/6)
Siapakah Yesus Kristus? (4/6) Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Nama Pelajaran : Yesus adalah Juru Selamat dan Tuhan Kode Pelajaran : SYK-P04 Pelajaran 04 - YESUS ADALAH JURU SELAMAT DAN TUHAN DAFTAR
Dhamma Inside. Kematian Yang Indah. Orang-orang. Akhir dari Keragu-raguan. Vol September 2015
Dhamma Inside Vol. 22 - September 2015 Kematian Yang Indah Akhir dari Keragu-raguan Orang-orang Kematian Yang Indah Oleh : Bhikkhu Santacitto Kematian adalah peristiwa yang tidak dapat dihindari oleh siapapun,
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Yehezkiel: Manusia Penglihatan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Yehezkiel: Manusia Penglihatan Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan
Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.
Lelah menanti.. Cinta untukmu tak pernah berbalas. Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lucu memang, aku masih saja merindukanmu.. Walau kutau hatimu
Trainers Club Indonesia Surabaya Learning Forum episode 28. Rabu 29 Juli 2009 WILLEM ISKANDAR
WILLEM ISKANDAR Willem Iskandar adalah penulis terkenal dari Sumatra Utara, Indonesia. Ia menulis puisi dan buku-buku sekolah. Ia tertarik untuk mengajar dan belajar. Ia adalah seorang Sumatra pertama
Mari berbuat karma baik dengan mendanai cetak ulang buku ini sebagai derma Dharma kepada sesama dan pelimpahan jasa kepada leluhur, agar ajaran
book Mari berbuat karma baik dengan mendanai cetak ulang buku ini sebagai derma Dharma kepada sesama dan pelimpahan jasa kepada leluhur, agar ajaran Buddha bisa kita sebar kepada banyak orang. KARMA Ajaran
Sutta Kalama: Kepada Para Kalama (Kalama Sutta: To the Kalamas)
1 Sutta Kalama: Kepada Para Kalama (Kalama Sutta: To the Kalamas) [Anguttara Nikaya 3.65] Demikianlah telah saya dengar. Bhagavan sedang melakukan perjalanan bersama orang-orang Kosala dengan sekumpulan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Syurga, Rumah Allah Yang Indah
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Syurga, Rumah Allah Yang Indah Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh: Lazarus Disadur oleh: Sarah S. Diterjemahkan oleh:
Yohanes 4. Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari. Yesus dan Perempuan YESUS DAN PEREMPUAN SAMARIA. Bacalah Yohanes 4:1-42
42 Yohanes 4 Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari. Yesus dan Perempuan Yesus Menyembuhkan Samaria Anak Pegawai Istana YESUS DAN PEREMPUAN SAMARIA Bacalah Yohanes 4:1-42 Kebanyakan orang di negeri
Pengembara yang Tersesat
Pengembara yang Tersesat Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Dahulu kala ada seorang pengembara yang sering berpergian dari kota yang satu ke kota yang lainnya. Suatu ketika karena waktu yang sangat terbatas,
Level 3 Pelajaran 5. PENGANIAYAAN Oleh Don Krow
Level 3 Pelajaran 5 PENGANIAYAAN Oleh Don Krow Di Matius 10:16-23, Yesus ingin mempersiapkan murid-muridnya untuk menghadapi oposisi (perlawanan); Dia ingin memberitahu mereka bahwa akan muncul perlawanan.
Mahā Maṅgala Sutta (1)
Mahā Maṅgala Sutta (1) Azimat Buddhis Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Pseudo Sebab-Akibat Jangan memindah guci-abu-jenasah yang sudah disimpan di vihāra. Penempatan guci-abu. Ibu mengandung
Written by Administrator Wednesday, 25 January :43 - Last Updated Saturday, 28 January :28
Ven. Ajahn Karuniko (Christopher John Woodfine) dilahirkan pada tahun 1953 dekat wilayah Manchester di Inggris. Beliau adalah lulusan Universitas Sheffield dengan gelar kehormatan di bidang Teknik Elektronika
Alkitab untuk Anak-anak. memperkenalkan. Manusia Api
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Manusia Api Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh: Lazarus Disadur oleh: E. Frischbutter Diterjemahkan oleh: Widi Astuti
My Journey with Jesus #2 - Perjalananku dengan Yesus #2 THE JOY OF THE LORD SUKACITA DALAM TUHAN
My Journey with Jesus #2 - Perjalananku dengan Yesus #2 THE JOY OF THE LORD SUKACITA DALAM TUHAN Hari ini judul khotbah saya adalah THE JOY OF THE LORD/SUKACITA DALAM TUHAN. Saya rindu hari ini bahkan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Yehezkiel: Manusia Penglihatan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Yehezkiel: Manusia Penglihatan Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan
Yesus Kristus. David C Cook. All Rights Reserved. Kisah tentang
Kisah tentang Yesus Kristus Ini adalah kisah nyata mengenai Yesus Kristus yang datang ke dunia sebagai seorang bayi dan bertumbuh dewasa. Tetapi Ia lebih dari sekedar manusia biasa. Ia adalah Anak AlLah.
Tema 1. Keluarga yang Rukun
Tema 1 Keluarga yang Rukun Manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia memerlukan bantuan orang lain. Manusia disebut makhluk sosial. Manusia saling bekerja sama. Mereka hidup bersama. Kalian mempunyai keluarga?
1 Tesalonika. 1 1 Dari Paulus, Silas, dan Timotius. 2 1 Saudara-saudara, kamu tahu bahwa
301 1 Tesalonika 1 1 Dari Paulus, Silas, dan Timotius untuk jemaat yang tinggal di Tesalonika, yang ada dalam Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus. Semoga Allah memberikan berkat dan damai sejahtera kepada
FINDING YOUR LIFE PURPOSE #2 MENEMUKAN TUJUAN HIDUPMU #2 LIVE TO PLEASE GOD HIDUP UNTUK MENYENANGKAN TUHAN
FINDING YOUR LIFE PURPOSE #2 MENEMUKAN TUJUAN HIDUPMU #2 LIVE TO PLEASE GOD HIDUP UNTUK MENYENANGKAN TUHAN Minggu lalu kita sudah belajar pelajaran pertama dari seri kotbah Menemukan Tujuan Hidupmu, yaitu:
5. Kisah-kisah dan Sejarah 5.7 Nabi Ya qub AS. dan Nabi Yusuf AS.
5.7.5 Nabi Yusuf AS. dan Saudara-saudaranya Kini saudara-saudara Nabi Yusuf yang telah menceburkannya ke dalam sumur telah datang. Anak-anak Nabi Ya qub datang dan berbaris dalam rombongan orang-orang
Alkitab untuk Anak-anak. memperkenalkan. Petrus Dan Kuasa Doa
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Petrus Dan Kuasa Doa Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Janie Forest Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan oleh:
Surga, Neraka dan Waktu Yang Terakhir (Hari Penghakiman)
Surga, Neraka dan Waktu Yang Terakhir (Hari Penghakiman) Suatu hari, Tuhan menunjukkan visi mengenai masa depan kepada seorang anak kecil yang bernama Sa-rang di Korea, suatu negara kecil di Asia. [Tambahan
Seorang pria menyelinap keluar dari balik pohon, dan Endra mengenalinya sebagai pemandunya, Lole.
Hampir sore, saat Endra berada di hutan bedugul. Jari-jari lentik sinar matahari menembus kanopi puncak pepohonan menerangi kerimbunan hutan. Suara burung mengiringi langkahnya menembus batas hutan terlarang.
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 7. MEMBACA SASTRALatihan Soal 7.6
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 7. MEMBACA SASTRALatihan Soal 7.6 1. Bacaan untuk soal nomor 2-4 Di suatu siang yang terik, seekor burung pipit tengah asik menikmati buah Delima kesukaannya. Tiba-tiba
1. Siapa berjalan pada jalannya sampai.
1 2 3 4 1. Siapa berjalan pada jalannya sampai. 2. Siapa bersungguh-sungguh, mendapat. 3. Siapa yang sabar beruntung. 4. Siapa sedikit kejujurannya, sedikit temannya. 5. Pergaulilah orang yang punya kejujuran
Surat Petrus yang kedua
1 Surat Petrus yang kedua Kepada yang kekasih Saudara-saudari saya seiman yaitu kalian yang sudah diberkati Allah sehingga kalian percaya penuh kepada Kristus Yesus sama seperti kami. Dan oleh karena percaya
SUTRA 42 BAGIAN. B. Nyanabhadra
SUTRA 42 BAGIAN [ ] B. Nyanabhadra RAJA MING DINASTI HAN Tahun 28-75 Mimpi tentang makhluk memancarkan cahaya kuning KASYAPA MATANGA & DHARMARATNA Tahun 67 dari India ke Luoyang Menerjemahkan Sutra 42
Yehezkiel: Manusia Penglihatan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Yehezkiel: Manusia Penglihatan Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Petrus dan Kuasa Doa
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Petrus dan Kuasa Doa Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Janie Forest Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan oleh:
Raja Langit, Raja Bumi, dan Putri Bulan Kisah dari Sulawesi Selatan
Raja Langit, Raja Bumi, dan Putri Bulan Kisah dari Sulawesi Selatan Kisah ini mengajarkan dua hal: Pertama, bahwa setiap peperangan yang dikobarkan oleh rasa iri dan benci hanya akan menghancurkan semua
Kembali kepada Ketulusan Hati untuk Berbuat Baik
Kembali kepada Ketulusan Hati untuk Berbuat Baik Oleh: Bhikkhu Upaseno Editor: Lilis Muliawati SE.Ak dan Fifi Indahsari S.Kom DhammaCitta, 23 Agustus 2007. Kembali Kepada Ketulusan Hati Untuk Berbuat Baik,
Yeremia, Laki-laki yang Menangis
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Yeremia, Laki-laki yang Menangis Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Jonathan Hay Disadur oleh: Mary-Anne S. Diterjemahkan
Pikirlah tentang Allah Bila. Saudara Berdoa
Pikirlah tentang Allah Bila. Saudara Berdoa Allah Akan Mengajar Saudara Berdoa Allah Itu Baik Allah Mengasihi Saudara Allah adalah Bapa Kita Allah Dapat Melakukan Segala Sesuatu Pelajaran ini akan menolong
LITURGI SABDA. Bacaan pertama. Karena dengki setan, maka maut masuk ke dunia. Bacaan diambil dari Kitab Kebijaksanaan
TAHN B - Hari Minggu Biasa X 28 Juni 2015 LTRG SABDA Bacaan pertama (Keb.1:13-15;2:23-24) Karena dengki setan, maka maut masuk ke dunia. Bacaan diambil dari Kitab Kebijaksanaan Allah tidak menciptakan
Syurga, Rumah Allah Yang Indah
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Syurga, Rumah Allah Yang Indah Penulis: Edward Hughes Digambar oleh: Lazarus Cerita 60 daripada 60 www.m1914.org Diterjemahkan oleh: Julie TY Disadur oleh: Sarah
Level 3 Pelajaran 10
Level 3 Pelajaran 10 TIDAK ADA LAGI KESADARAN AKAN DOSA Oleh Don Krow Pada suatu hari, seorang pria mabuk masuk kedalam mobilnya, melajukan kendaraannya ke arah yang salah, dan menabrak secara frontal
-AKTIVITAS-AKTIVITAS
KEHIDUPAN BARU -AKTIVITAS-AKTIVITAS BARU Dalam Pelajaran Ini Saudara Akan Mempelajari Bagaimanakah Saudara Mempergunakan Waktumu? Bila Kegemaran-kegemaran Saudara Berubah Kegemaran-kegemaran Yang Baru
Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa.
Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa. Jadi aku hidup tidak normal? Ya itu menurutku! Kehidupan
Alkitab untuk Anak-anak. memperkenalkan. Petrus Dan Kuasa Doa
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Petrus Dan Kuasa Doa Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh: Janie Forest Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan oleh:
Eliora. orang yang sedang menjalaninya. 1 Artinya, seberat-berat kami melihat sesuatu terjadi, lebih menyakitkan lagi bagi
1 Nadia Eliora Yuda Putri Bahasa Indonesia 7 13 September 2012 Pelarian Jauh Di Hutan Duarr! Bunyi ledakan bom tentara-tentara Jepang. Setelah ledakan pertama itu, orang-orang di desaku menjadi kalang
Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus
SATU Love is that condition in which the happiness of another person is essential to your own - ROBERT A. HEINLEIN Kenapa Mama harus pergi? tanya seorang anak berusia sekitar delapan tahun. Mama harus
Ayo, minum, katanya seolah mengajaknya ikut minum bersamanya.
Keledai Cerpen Dedy Tri Riyadi (Koran Tempo, 6 April 2014) LELAKI tua itu memandang ke arah jalan yang ramai di luar jendela. Di jalanan, entah karena apa, banyak sekali orang seperti sedang menunggu sesuatu
Yehezkiel: Manusia Penglihatan
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Yehezkiel: Manusia Penglihatan Penulis: Edward Hughes Digambar oleh: Lazarus Diterjemahkan oleh: Widi Astuti Disadur oleh: Ruth Klassen Cerita 29 dari 60 www.m1914.org
REFORMASI KESEHATAN PERLU DILAKSANAKAN
BEKERJA UNTUK YANG KECANDUAN REFORMASI KESEHATAN PERLU DILAKSANAKAN Setiap reformasi yang benar mendapat tempat dalam pekerjaan keselamatan dan cenderung mengangkat jiwa kepada satu kehidupan yang baru
Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika
1 Tesalonika 1:1 1 1 Tesalonika 1:6 Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika 1 Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman di Tesalonika yaitu kalian yang sudah bersatu dengan Allah Bapa
LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com
LUCKY_PP UNTUKMU Yang Bukan Siapa-Siapa Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com UNTUKMU Yang Bukan Siapa-Siapa Oleh: Lucky_pp Copyright 2014 by Lucky_pp Desain Sampul: Ii dan friend Diterbitkan
Pelajaran 1 DUA KERAJAAN Jangan Anak-anak Lelaki itu 4 Januari 2014
Pelajaran 1 DUA KERAJAAN Jangan Anak-anak Lelaki itu 4 Januari 2014 Bukan anak laki-laki (Apa kira-kira hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?) Tuhan, tolong jangan
Akan Segera Menjadi Mantan Muslimah
Akan Segera Menjadi Mantan Muslimah Oleh Editors : 14 Maret 2010 : 0 Comments Bapak/Ibu yang terhormat, Saudara-saudari di seluruh dunia, saya ingin kalian membaca kisah saya dan mengajukan pertanyaan,
KALENDER DOA DESEMBER 2016
KALENDER DOA DESEMBER 2016 Berdoa Bagi Wanita Agar Mengalami Kehidupan Kekal Hidup ini singkat. Sebaliknya kekekalan merupakan waktu yang sangat panjang. Satu hal yang pasti: 100 orang yang hidup saat
TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN. Naskah Film Dan Sinopsis. Ber Ibu Seekor KUCING
TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN Naskah Film Dan Sinopsis Ber Ibu Seekor KUCING DISUSUN OLEH : INDRA SUDRAJAT 09.12.3831 09-S1SI-05 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2011/2012
Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #19 oleh Chris McCann
Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #19 oleh Chris McCann Selamat malam dan selamat datang di pembahasan Alkitab EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini adalah pembahasan #19 tentang Wahyu, pasal
CHARLES KUMAR. Fakir Sang Pencari
CHARLES KUMAR Fakir Sang Pencari My Love my Shakti, my Manura Laxmi, this novel is for you and our children Prisha Vajra Valli And Ganadhakshya Kabir Valli 2 Aku laksana seekor anjing yang menunggu tuan
5. Kisah-kisah dan Sejarah 5.1 Nabi Adam AS.
5.1.2 Penciptaan Manusia Allah berkehendak menciptakan Adam dan keturunannya untuk menghuni bumi dan memakmurkannya. Allah menyampaikan kabar kepada para Malaikat bahwa Dia akan menciptakan makhluk lain
Dharmayatra tempat suci Buddha
Dharmayatra tempat suci Buddha 1. Pengertian Dharmayatra Dharmayatra terdiri dari dua kata, yaitu : dhamma dan yatra. Dharmma (Pali) atau Dharma (Sanskerta) artinya kesunyataan, benar, kebenaran, hukum,
Negeri Peri Di Tengah Hutan
Negeri Peri Di Tengah Hutan EXT. Desa Terpencil. Pagi Hari Disebuah desa hiduplah seorang anak perempuan yang lugu, yang bernama. Ia senang sekali bermain ditepi hutan. Namun ibunya sebenarnya melarangnya.
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 7. MEMBACA SASTRALatihan Soal 7.9
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 7. MEMBACA SASTRALatihan Soal 7.9 1. Di suatu siang yang terik, seekor burung pipit tengah asik menikmati buah Delima kesukaannya. Tiba-tiba ia dikejutkan oleh teriakan
Musim Semi Merah. Dyaz Afryanto
Musim Semi Merah Dyaz Afryanto 2 Dyaz Afryan *** Musim Semi Merah Oleh: Dyaz Afryanto Copyright 2015 by Dyaz Afryanto Penerbit Nulisbuku.com Desain Sampul : Alf Sukatmo ( @Be_Illustrated ) Diterbitkan
Ibadah Suatu Permata Rohaniah
Ibadah Suatu Permata Rohaniah Hari itu sangat dingin. Di daerah Pegunungan Andes yang tinggi seorang pemuda sedang menelusuri jalan setapak yang berkerikil. Tiba-tiba perhatiannya tertarik oleh sebuah
Bab 6. Persahabatan. M e n u U t a m a. Peta Konsep. M e n u T a m b a h a n. Persahabatan. Memahami cerita dan teks drama. Bertelepon dan bercerita
Bab 6 Persahabatan M e n u U t a m a Peta Konsep Persahabatan dibahas Memahami cerita dan teks drama Bertelepon dan bercerita Memahami teks Menulis paragraf dan puisi fokus fokus fokus fokus Membaca teks
PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini
PENJAGAL ANGIN Tri Setyorini Awal yang ku lihat adalah abu putih yang berterbangan. Pikirku itu adalah salju yang menyejukkan. Namun ternyata bukan karena abu ini justru terasa panas dan membakar telapak
Pernikahan Kristen Sejati (2/6)
Pernikahan Kristen Sejati (2/6) Nama Kursus   : Pernikahan Kristen yang Sejati Nama Pelajaran : Memilih Pasangan Kode Pelajaran : PKS-P02                    Pelajaran 02 - MEMILIH
INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA. melainkan beroleh hidup yang kekal Yohanes 3:16. (Bahasa Indonesian)
(Bahasa Indonesian) INJIL BAGI DUNIA Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-nya tidak binasa, melainkan
Kalau kau mendengar sesuatu, itu akan hanya memudar dan menjadi bagian dari latar belakang.
Induksi Jika aku mengatakan kepadamu, lihatlah seekor burung merah, dapatkah kau melihatnya untukku? Lihatlah setangkai bunga kuning. Lihatlah sebuah mobil biru. Lihatlah seekor anjing dan seekor kucing.
Tata Ibadah Minggu Paskah IV. Minggu, 07 Mei » Berhimpun «
Tata Ibadah Minggu Paskah IV Minggu, 07 Mei 2017 Latihan lagu-lagu dan pembacaan warta lisan Saat hening» Berhimpun «Ajakan Beribadah Pnt. mat yang dikasihi Tuhan, kita datang dan berbakti dihadapan Allah
Surga, Rumah Tuhan yang Indah
Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Surga, Rumah Tuhan yang Indah Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Sarah S. Diterjemahkan oleh:
GPIB Immanuel Depok Minggu, 30 April 2017 TATA IBADAH MINGGU II SESUDAH PASKAH
PERSIAPAN : TATA IBADAH MINGGU II SESUDAH PASKAH Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah di hari Minggu
