BAB II TINJAUAN PUSTAKA
|
|
|
- Yenny Kurniawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Analisis Sentimen Opinion Mining atau analisis sentimen merupakan salah satu bidang dari ilmu komputer yang mempelajari komputasi linguistik, pengolahan bahasa alami, dan text mining yang bertujuan untuk menganalisa emosi, penilaian, sikap, pendapat, sentimen, evaluasi seseorang terhadap seorang pembicara atau penulis berkenaan dengan suatu produk, layanan, organisasi, individu, tokoh publik, topik, acara, ataupun kegiatan tertentu (Liu, 2012). Proses utama dalam analisis sentimen yaitu mengelompokkan teks yang terdapat dalam sebuah kalimat atau dokumen kemudian menentukan pendapat yang dikemukakan tersebut apakah bersifat positif, negatif, atau netral. Analisis sentimen dapat digunakan untuk mencari pendapat tentang produk, merek atau tokoh publik dan menentukan apakah mereka dilihat positif atau negatif (Saraswati, 2011). Hal ini memungkinkan pengguna untuk mencari informasi tentang: 1) Deteksi Flame (rants buruk), 2) Persepsi produk baru, 3) Persepsi merek, 4) Manajemen reputasi. Sentimen atau opini mengacu pada fokus topik tertentu, pernyataan pada satu topik mungkin akan berbeda makna dengan pernyataan yang sama pada subject yang berbeda. Alasan tersebut menyebabkan beberapa penelitian terutama pada review produk didahului dengan menentukan elemen dari sebuah produk yang sedang dibicarakan sebelum memulai proses opinion mining (Manalu, 2014). 2.2 Naïve Bayes Classifier Naïve Bayes Classifier adalah salah satu metode klasifikasi yang berakar pada teorema Bayes. Ciri utama dari Naïve Bayes Classifier ini adalah asumsi yang sangat kuat (naif) terhadap tingkat independensi dari masing-masing kondisi atau kejadian. Terdapat dua tahap klasifikasi dokumen tweet pada penelitian ini. Tahap pertama adalah proses training terhadap dokumen yang 8
2 sudah diketahui kategorinya. Sedangkan tahap kedua adalah proses testing yaitu mengklasifikasikan dokumen yang belum diketahui kategorinya. Dalam algoritma Naïve Bayes Classifier setiap dokumen direpresentasikan dengan pasangan atribut x1, x2, x3, xn dimana x1 adalah kata pertama, x2 adalah kata kedua dan seterusnya. Sedangkan V adalah himpunan kategori tweet sebagai berikut: P(V x 1,, x n ) = P(V)P(x 1,,x n V) P(x 1,,x n ) Dimana variabel V merepresentasikan kelas, sementara variabel x 1,, x n merepresentasikan karakteristik-karakteristik petunjuk yang dibutuhkan untuk melakukan klasifikasi. Maka rumus tersebut menjelaskan bahwa peluang masuknya sampel dengan karakteristik tertentu dalam kelas V (posterior) adalah peluang munculnya kelas V (sebelum masuknya sampel tersebut, disebut prior), dikali dengan peluang kemunculan karakteristikkarakteristik sampel pada kelas V (likelihood), dibagi dengan peluang kemunculan karakteristik-karakteristik sampel secara global (evidence). Nilai evidence selalu tetap untuk setiap kelas pada satu sampel. Nilai dari posterior tersebut yang nantinya akan dibandingkan dengan nilai-nilai posterior kelas lainnya untuk menentukan ke kelas apa suatu sampel akan diklasifikasikan. Penjabaran lebih lanjut rumus Naïve Bayes Classifier dapat dilakukan dengan menjabarkan perkalian, menjadi sebagai berikut: P(x 1,, x n V) = P(x 1 V) P(x 2,, x n V, x 1 ) (1) P(x 1,, x n V) menggunakan aturan = P(x 1 V)P(x 2 V, x 1 )P(x 3,, x n V, x n V, x 1, x 2 ) = P(x 1 V)P(x 2 V, x 1 ) P(x n V, x 1, x 2, x n 1 ) (2) Hasil penjabaran persamaan (2) memperlihatkan semakin banyak dan semakin kompleksnya faktor-faktor syarat yang mempengaruhi nilai probabilitas, sehingga menjadi rumit untuk dianalisa satu-persatu. Akibatnya, perhitungan tersebut menjadi sulit untuk dilakukan. Disinilah digunakan asumsi independensi yang sangat tinggi (naif), bahwa masing-masing fitur (x 1, x 2,, x n ) saling bebas (independent) satu sama lain. Dengan asumsi tersebut, maka berlaku suatu kesamaan sebagai berikut: 9
3 P(x i x j ) = P(x i x j ) P(x j ) untuk i j, sehingga persamaan (3) menjadi = P(x i ) (3) P(x i V, x j ) = P(x i V) (4) Dari persamaan (4) dapat disimpulkan bahwa asumsi independensi naif tersebut membuat syarat peluang menjadi sederhana, sehingga perhitungan menjadi mungkin untuk dilakukan. Selanjutnya, penjabaran P(x 1,, x n V) dapat disederhanakan menjadi seperti berikut : P(x 1,, x n V) = P(x 1 V)P(x 2 V) P(x n V)P(x 1,, x n V) (5) n P(x 1,, x n V) = i=1 P(x i V) (6) Dari persamaan (6), persamaan (1) Naïve Bayes Classifier dapat dituliskan sebagai berikut : P(V x 1,, x n ) = P(V) n i=1 P(x i V) P(x 1, x 2, x n ) Persamaan (7) merupakan model dari teorema Naïve Bayes Classifier yang selanjutnya akan digunakan dalam proses klasifikasi dokumen tweet (Dharmawan, 2014). Pada saat klasifikasi algoritma akan mencari probabilitas tertinggi dari semua kategori dokumen yang diujikan, dimana persamaan (7) menjadi sebagai berikut : P(V j x 1,, x n ) = argmax P(V j ) n i=1 P(x i V j ) V P(x 1, x 2, x n ) j V Adapun V j adalah kategori tweet dimana dalam penelitian ini j1 = kategori tweet sentimen negatif, j2 = kategori tweet sentimen positif, dan j3 = kategori tweet sentimen netral. Sedangkan P(x 1, x 2, x n ) merepresentasikan evidence yang nilainya konstan untuk semua kelas pada satu sampel. Penjabaran dari evidence tersebut yaitu : P(x 1, x 2, x 3, x n ) = P(x 1 x 2 x 3 x n ) = P(x 1 + x 2 + x x n ) = P(x 1 ) + P(x 2 ) + P(x 3 ) + + P(x n ) n = i=1 P(x i ) = 1 (7) (8) 10
4 Sehingga persamaan (8) dapat disederhanakan menjadi sebagai berikut : Keterangan : Vj P(xi Vj) P(Vj) argmax V j V n i=1 P(V j x 1,, x n ) = P(V j ) P(x i V j ) = Kategori tweet j = 1, 2, 3, n. Dimana dalam penelitian ini j1 = kategori tweet sentimen negatif, j2 = kategori tweet sentimen positif, dan j3 = kategori tweet sentimen netral = Probabilitas xi pada kategori Vj = Probabilitas dari Vj (9) Untuk P(Vj) dan P(xi Vj) persamaannya adalah sebagai berikut : P(Vj) = P(xi Vj) = Keterangan : docs j all docs n k +1 n+ kosakata docs j = jumlah dokumen setiap kategori j all docs = jumlah dokumen dari semua kategori nk n (10) (11) = jumlah frekuensi kemunculan setiap n-gram kata = jumlah frekuensi kemunculan n-gram kata dari setiap kategori kosakata = jumlah semua n-gram kata dari semua kategori 2.3 Seleksi Fitur Mutual Information Tahap seleksi fitur (feature selection) bertujuan untuk mengurangi dimensi suatu kumpulan teks dengan cara menghapus kata-kata yang dianggap tidak penting sehingga proses pengklasifikasian lebih efektif dan akurat (Feldman & Sanger, 2007, Blitzer & Kogan, 2010). Selain itu, menurut Manning et al (2009) seleksi fitur biasanya dapat meningkatkan akurasi klasifikasi dengan menghilangkan fitur noise. Seleksi fitur secara umum dibagi menjadi dua metode, yaitu unsupervised feature selection dan supervised feature selection. Unsupervised feature selection adalah sebuah metode seleksi fitur yang tidak 11
5 mengutamakan informasi kelas dalam data pelatihan ketika memilih fitur untuk classifier, salah satu contohnya adalah IDF. Supervised feature selection adalah metode seleksi fitur yang menggunakan informasi kelas dalam data latih, sehingga untuk menggunakan seleksi fitur ini harus tersedia sebuah set pre-classied (Garnes, 2009). Mutual Information adalah contoh dari supervised feature selection. Fitur seleksi ini sering digunakan untuk menghitung bobot dari fitur. Mutual Information menunjukkan seberapa banyak informasi ada atau tidaknya sebuah term memberikan kontribusi dalam membuat keputusan klasifikasi secara benar atau salah. Nilai dari Mutual Information disimbolkan dengan notasi I, yakni I(U;C) = et {1,0} ec {1,0} P(U = et, C = ec)log 2 P(U=et,C=ec) P(U=et)P(C=ec) (12) Sedangkan U adalah variabel acak dengan nilai-nilai et = 1 (dokumen berisi term t) dan et = 0 (dokumen tidak mengandung t), dan C adalah variabel acak dengan nilai-nilai ec = 1 (dokumen di kelas c) dan ec = 0 (dokumen tidak di kelas c). Nilai dari I juga bisa dijabarkan menjadi I(U;C) = N 11 log NN 11 N 2 + N 01 log NN 01 N 1 N 1 N 2 + N 10 log NN 10 N 0 N 1 N 2 + N 00 log NN 00 N 1 N 0 N 2 (13) N 0 N 0 dengan N adalah jumlah dokumen yang memiliki nilai-nilai et dan ec yang ditunjukkan oleh dua subscript. Sebagai contoh, N10 adalah jumlah dokumen yang mengandung term t (et = 1) dan tidak dalam c (ec = 0). N1 = N10 + N11 adalah jumlah dokumen yang berisi term t (et = 1) dan untuk menghitung dokumen independen keanggotaan kelas (ec {0,1}). N adalah jumlah total dokumen atau N = N00 + N01 + N10 + N Text Pre-processing Tahap text pre-processing adalah tahap awal dari text mining. Tahap ini mencakup semua rutinitas, dan proses untuk mempersiapkan data yang 12
6 akan digunakan pada operasi knowledge discovery sistem text mining (Fieldman & Sanger, 2007). Tindakan yang dilakukan pada tahap ini adalah tolowercase, yaitu mengubah semua karakter huruf menjadi huruf kecil dan Tokenizing yaitu proses penguraian deskripsi yang semula berupa kalimatkalimat menjadi kata-kata dan menghilangkan delimiter-delimiter seperti tanda titik (.), koma (,), spasi dan karakter angka yang ada pada kata tersebut (Weiss et al, 2005). 2.5 Twitter Twitter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc., yang menawarkan jaringan sosial berupa microblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan Tweets (Twitter, 2013). Mikroblog adalah adalah satu jenis alat komunikasi online dimana pengguna dapat memperbarui status tentang mereka yang sedang memikirkan dan melakukan sesuatu, apa pendapat mereka tentang suatu objek atau fenomena tertentu. Tweets adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna. Tweets bisa dilihat secara publik, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar temanteman mereka saja. Pengguna dapat melihat Tweets pengguna lain yang dikenal dengan sebutan pengikut (follower). Tidak seperti Facebook, LinkedIn, dan Myspace. Twitter merupakan sebuah jejaring sosial yang dapat digunakan sebagai sebuah graph berarah (Wang, 2010), yang berarti bahwa pengguna dapat mengikuti pengguna lain, namun pengguna kedua tidak diperlukan untuk mengikutinya kembali. Kebanyakan akun berstatus publik dan dapat diikuti tanpa memerlukan persetujuan pemilik. Semua pengguna dapat mengirim dan menerima Tweets melalui situs Twitter, aplikasi eksternal yang kompatibel (telepon seluler), atau dengan pesan singkat (SMS) yang tersedia di Negara-negara tertentu (Twitter, 2013). Pengguna dapat menulis pesan berdasarkan topik dengan menggunakan tanda # (hastag). Sedangkan untuk menyebutkan atau membalas pesan dari pengguna lain bisa menggunakan 13
7 Pesan pada awalnya diatur hanya mempunyai batasan sampai 140 karakter disesuaikan dengan kompatibilitas dengan pesan SMS, memperkenalkan singkatan notasi dan slang yang biasa digunakan dalam pesan SMS. Batas karakter 140 juga meningkatkan penggunaan layanan memperpendek URL seperti bit.ly, goo.gl, dan tr.im, dan jasa hosting konten seperti Twitpic, Tweephoto, memozu.com dan NotePub untuk mengakomodasi multimedia isi dan teks yang lebih panjang daripada 140 karakter (Twitter, 2013). Twitter menggunakan bit.ly untuk memperpendek otomatis semua URL yang dikirim. Fitur yang terdapat dalam Twitter, antara lain : 1. Laman Utama (Home) Pada halaman utama kita bisa melihat Tweets yang dikirimkan oleh orang-orang yang menjadi teman kita atau yang kita ikuti (following). 2. Profil (Profile) Pada halaman ini yang akan dilihat oleh seluruh orang mengenai profil atau data diri serta Tweets yang sudah pernah dibuat. 3. Followers Pengikut adalah pengguna lain yang ingin menjadikan kita sebagai teman. Bila pengguna lain menjadi pengikut akun seseorang, maka Tweets seseorang yang di ikuti tersebut akan masuk ke dalam halaman utama. 4. Following Kebalikan dari pengikut, following adalah akun seseorang yang mengikuti akun pengguna lain agar Tweets yang dikirim oleh orang yang diikuti tersebut masuk ke dalam halaman utama. 5. Mentions Biasanya konten ini merupakan balasan dari percakapan agar sesama pengguna bisa langsung menandai orang yang akan diajak bicara. 6. Favorite Tweets ditandai sebagai favorit agar tidak hilang oleh halaman sebelumnya. 14
8 7. Pesan Langsung (Direct Message) Fungsi pesan langsung lebih bisa disebut SMS karena pengiriman pesan langsung di antara pengguna. 8. Hashtag Hashtag # yang ditulis di depan topik tertentu agar pengguna lain bisa mencari topik yang sejenis yang ditulis oleh orang lain juga. 9. List Pengguna Twitter dapat mengelompokkan ikutan mereka ke dalam satu grup sehingga memudahkan untuk dapat melihat secara keseluruhan para nama pengguna (username) yang mereka ikuti (follow). 10. Topik Terkini (Trending Topic) Topik yang sedang banyak dibicarakan banyak pengguna dalam suatu waktu yang bersamaan. 2.6 N-gram N-gram adalah potongan n karakter dalam suatu string tertentu atau potongan n kata dalam suatu kalimat tertentu. Misalnya dalam kata Sinyal akan didapatkan n-gram sebagai berikut. Tabel 2.1 Contoh pemotongan N-gram berbasis karakter Nama N-gram Karakter Uni-gram S, I, N, Y, A, L Bi-gram _S, SI, IN, NY, YA, AL, L_ Tri-gram _SI, SIN, INY, NYA, YAL, AL_, L Quad-gram _SIN, SINY, INYA, NYAL, YAL_, AL, L _ Karakter blank _ digunakan untuk merepresentasikan spasi di depan dan di akhir kata. Dan untuk word-based n-gram contohnya adalah sebagai berikut. Kalimat : internet lancar mudah jangkauan luas stabil Tabel 2.2 Contoh pemotongan N-gram berbasis kata Nama N-gram Karakter Uni-gram internet, lancar, mudah, jangkauan, luas, stabil 15
9 Bi-gram Tri-gram Dst internet lancar, lancar mudah, mudah jangkauan, jangkauan luas, luas stabil internet lancar mudah, lancar mudah jangkauan, mudah jangkauan luas, jangkauan luas stabil 2.7 Flowchart Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urutan-urutan prosedur suatu program. Simbol-simbol dari flowchart memiliki fungsi yang berbeda antara satu simbol dengan simbol lainnya. Fungsi dari simbol-simbol flowchart adalah sebagai berikut : Tabel 2.3 Fungsi Simbol-Simbol Flowchart Simbol Fungsi Simbol process, yaitu menyatakan suatu tindakan (proses) yang dilakukan didalam program. Simbol offline connector yaitu menyatakan penghubung bila flowchart terputus disebabkan oleh pergantian halaman (misalnya tidak cukup dalam satu halaman). Simbol online connector, berfungsi untuk menyatakan sambungan dari proses ke proses yang lainnya dalam halaman yang sama. Simbol arus/flowline, yaitu menyatakan jalannya arus suatu proses. Simbol decision yaitu menunjukkan suatu kondisi tertentu yang akan menghasilkan dua kemungkinan jawaban yaitu : ya/tidak. Simbol input/output, menyatakan proses input atau output tanpa tergantung jenis peralatannya. Simbol terminal yaitu menyatakan permulaan atau akhir suatu program. 16
10 Simbol document, mencetak keluaran dalam bentuk dokumen. 2.8 Bahasa Pemrograman PHP dan Database MySQL PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa komputer yang dibuat untuk pengembangan web dinamis. Pada umumnya PHP digunakan di server namun juga dapat berdiri sendiri sebagai aplikasi graphical ( 2008). Penggunaan PHP dan MySQL dipilih karena PHP dan MySQL memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut: 1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya. 2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana-mana dari mulai IIS sampai dengan Apache dengan konfigurasi yang relatif mudah. 3. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis-milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. 4. Dalam sisi pemahaman, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak. 5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah sistem. Sedangkan database MySQL memiliki beberapa kelebihan, yaitu: 1. Portability MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga dan masih banyak lagi. 2. Open Source MySQL dapat didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma. 3. Multiuser MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. 17
11 4. Performance tuning MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu. 5. Column types MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed atau unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain. 6. Command dan functions MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query. 7. Security MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi. 8. Scalability dan limits MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 juta ribu serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya. 9. Connectivity MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT). 10. Localization MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya. 11. Interface MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface). 12. Clients dan tools 18
12 MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online. 13. Struktur Tabel MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle. 2.9 Tinjauan Empiris Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa jurnal sebagai tinjauan studi, yaitu sebagai berikut. a. Thumbs Up? Sentiment Classification Using Machine Learning Techniques (Pang et al, 2002) Kajian ini menjelaskan klasifikasi sentimen terhadap review film dengan menggunakan berbagai teknik pembelajaran mesin. Teknik pembelajaran mesin yang digunakan yaitu Naïve Bayes, Maximum Entropy, dan Support Vector Machines (SVM). Pada penelitian tersebut juga digunakan beberapa pendekatan untuk melakukan ekstraksi fitur, yaitu unigram, unigram + bigram, unigram + Part of Speech (POS), adjective, dan unigram + posisi. Hasil dari eksperimen yang dilakukan di penelitian ini menemukan bahwa SVM menjadi metode terbaik ketika dikombinasikan dengan unigram dengan akurasi 82.9%. b. Sentiment Analysis of User Generated Twitter Updates using Various Classification (Parikh et al, 2009) Makalah ini membahas analisis sentimen terhadap media jejaring sosial Twitter dengan menggunakan beberapa teknik klasifikasi. Metode yang digunakan adalah Unigram Naïve Bayes, Multinomial Naïve Bayes, dan Maximum Entropy Classification. Hasil yang diperoleh dari penelitian mereka dapat ditarik kesimpulan bahwa kedua Naïve Bayes memperlihatkan performa yang lebih baik dari Maximum Entropy. 19
13 c. Micro-blogging Sentiment Analysis Using Bayesian Classification Methods (Prasad, 2010) Pada makalah ini menyajikan penggunaan Naïve Bayes dengan berbagai macam pendekatan yakni, Bernoulli, Bernoulli Chi Square, Multinomial Unigram, Linear Bigram, Backoff Chi Square, Multinomial Unigram, Linear Bigram, Backoff Bigram, Empirical Bigram, dan Weighted-Normalized Complement Naïve Bayes (WCNB). Dari hasil uji coba diketahui bahwa Multinomial Unigram, Bernouli Chi Square, dan Linear Bigram menunjukkan hasil yang cenderung lebih baik dari pendekatan lainnya. d. Comparison of SVM and Some Older Classification Algorithms in Text Classification Tasks (Colas, F. & Brazdil, P., 2005) Makalah ini membandingkan metode Naïve Bayes Classifier dengan k-neirest Neighbor dan Support Vector Machine. Hasil penelitian mendapatkan bahwa metode Naïve Bayes Classifier memiliki performansi yang lebih baik dibandingkan k-neirest Neighbor dan Support Vector Machine untuk menyelesaikan binary classification pada dokumen berbahasa Inggris. Hasil penelitian juga menyebutkan waktu komputasi yang jauh lebih pendek oleh metode Naïve Bayes Classifier dan k-neirest Neighbor. Waktu komputasi Support Vector Machine berkembang secara kuadratik seiring dengan perkembangan jumlah data latih. e. Sentiment Analysis in Multiple Language: Feature Selection for Opinion Classification in Web Forums (Abbasi et al, TT) Penelitian mengenai analisis sentimen ini menemukan bahwa metode hibridisasi algoritma genetika EWGA mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan metode SVM weight untuk feature selection. Sedangkan untuk proses klasifikasi sendiri dilakukan dengan metode SVM. Metode EWGA merupakan gabungan antara metode heuristik Information Gain (IG) dengan metode random Algoritma Genetika. 20
PENGENALAN MySQL. Riana Sepriyanti. Abstrak. Pendahuluan.
PENGENALAN MySQL Riana Sepriyanti [email protected] Abstrak MySQL merupakan software database open source yang paling populer di dunia, dimana saat ini digunakan lebih dari 100 juta pengguna di seluruh
WEB DINAMIS 1 MANAJEMEN DATABASE MYSQL. Agustina Purwatiningsih., S.Kom
WEB DINAMIS 1 MANAJEMEN DATABASE MYSQL Agustina Purwatiningsih., S.Kom 1 Pendahuluan Seperti yang dijelaskan pada pertemuan pertama, web dinamis merupakan web yang di desain agar konten yang terdapat dalam
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Text mining Menurut Feldman dan Sanger (Feldman dan Sanger, 2007), text mining dapat didefinisikan secara luas sebagai proses pengetahuan intensif yang memungkinkan pengguna berinteraksi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Analisis sentimen merupakan proses dalam mengolah, memahami, dan mengekstrak data dalam bentuk teks terhadap suatu topik, kejadian ataupun individu untuk mendapatkan
PENGERTIAN PHP DAN MYSQL
PENGERTIAN PHP DAN MYSQL Adis Lena Kusuma Ratna [email protected] Abstrak PHP sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor, yang merupakan sebuah bahasa scripting tingkat tinggi
BAB II. KAJIAN PUSTAKA
BAB II. KAJIAN PUSTAKA A. MYSQL MySQL merupakan sistem basis dataopen source paling populer. MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basis data relasional (Relational Database Management
BAB III. Landasan Teori. Bab ini akan menjelaskan mengenai dasar teori yang digunakan oleh penulis sebagai acuan dalam membuat sistem.
BAB III. Landasan Teori Bab ini akan menjelaskan mengenai dasar teori yang digunakan oleh penulis sebagai acuan dalam membuat sistem. 3.1. Sistem Rekomendasi Menurut McGinty dan Smyth, Sistem Rekomendasi
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mecapai suatu tujuan, sedangkan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Seiring berkembangnya teknologi informasi saat ini maka berkembang pula perangkat perangkat yang mendukung guna akses informasi yang semakin dibutuhkan dalam waktu
BAB 2 LANDASAN TEORI. pengolahan data, pengolahan gambar, pengolahan angka, dan lainnya.
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi merupakan komponen atau perangkat lunak pendukung sistem operasi yang bisa digunakan untuk keperluan membantu kerja manusia sehari-hari seperti pengolahan
SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DAN PENGGAJIAN PADA PT. TRI ANUGERAH MANDIRI SENTOSA
SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DAN PENGGAJIAN PADA PT. TRI ANUGERAH MANDIRI SENTOSA Liliana Dwi Kurnia Jurusan Sistem Informasi STMIK PALCOMTECH Palembang Abstrak Pesatnya perkembangan teknologi informasi
BAB 2 LANDASAN TEORI. Bab ini akan menjelaskan masalah-masalah teoritis yang berkaitan dalam pembuatan
BAB 2 LANDASAN TEORI Bab ini akan menjelaskan masalah-masalah teoritis yang berkaitan dalam pembuatan sistem informasi database pengajuan barang berbasis web. Pembahasan pada bab ini meliputi perangkat
KEKURANGAN KELEBIHAN APLIKASI DATA BASE
KEKURANGAN KELEBIHAN APLIKASI DATA BASE No Nama aplikasi data base Kekurangan kelebihan 1 ORACLE Merupakan software DMBS yang paling mahal, paling rumit, dan paling sulit untuk dipelajari. Membutuhkan
BAB II KAJIAN PUSTAKA. Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Kelurahan yang dipimpin
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kelurahan Purwokerto Kidul Purwokerto Kidul merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Kelurahan yang dipimpin oleh bapak Sugiyono,
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini akan dijelaskan lebih detil tentang landasan-landasan teori dari tools dan environment yang akan digunakan dalam mengembangkan perangkat lunak WebSiMaIn. 2.1. Sistem
BAB III LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dijelaskan dasar-dasar teori yang berhubungan dengan
BAB III LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dijelaskan dasar-dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi-aplikasi yang digunakan pada kerja praktek ini. Hal
BAB II DASAR TEORI 2.1. Logika Fuzzy Defenisi Logika Fuzzy Himpunan Fuzzy
BAB II DASAR TEORI 2.1. Logika Fuzzy 2.1.1. Defenisi Logika Fuzzy Dalam bahasa inggris, fuzzy mempunyai arti kabur atau tidak jelas. Jadi, logika fuzzy adalah logika kabur, fuzzy atau mengandung unsur
Modul 1 Pengenalan Struktur dan Tabel
Modul 1 Pengenalan Struktur dan Tabel 1.1 Tujuan a. Mahasiswa dapat mengenal mysql b. Mahasiswa dapat membuat sebuah tabel dan strukturnya 1.2 Materi a. mysql b. Struktur dan Tabel 1.3 Alat dan Bahan a.
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pegertian Komputer Secara ringkas komputer dapat diartikan sebagai mesin yang melakukan tugas-tugas tertentu yang dikontrol oleh sebuah instruksi-instruksi perintah digital. Komputer
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1. 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia telekomunikasi meningkat secara signifikan dalam kurun waktu satu dekade terahir. Tidak hanya dari segi jumlah pengguna, jenis layanan yang ditawarkanpun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Meningkatnya perkembangan teknologi juga diikuti dengan berkembangnya penggunaan berbagai situs jejaring sosial. Salah satu jejaring sosial yang sangat marak digunakan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling terkait yang beroperasi bersama-sama untuk memudahan aliran informasi untuk mencapai suatu sasaran atau
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terkait Penelitian terkait dengan topik analisis sentimen cukup banyak, berikut beberapa penelitian yang tekait dengan analisa sentimen yang menggunakan seleksi
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1. Data Mining Data mining adalah proses menganalisa data dari perspektif yang berbeda dan menyimpulkannya menjadi informasi-informasi penting yang dapat dipakai untuk meningkatkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menurut Liu opini merupakan pernyataan subyektif yang mencerminkan sentimen orang atau persepsi tentang entitas dan peristiwa [1]. Opini atau pendapat orang lain terhadap
SMS gateway telah banyak digunakan dalam berbagi aplikasi dan
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka SMS gateway telah banyak digunakan dalam berbagi aplikasi dan penelitian. Salah satu penelitian yang menggunakan teknologi SMS gateway adalah sebuah tugas akhir
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Profil Tempat Kerja Praktek 2.1.1 Sejarah Instansi Menurut International Vocabulary of Basic and General Terms in Metrology (VIM), metrologi adalah bidang pengetahuan mengenai
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1 Twitter API Application Programming Interface (API) merupakan fungsi-fungsi/perintah-perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan dalam system calls dengan bahasa yang lebih
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Teori yang mendasari atau menjadikan landasan teori pelaksaan dan pengerjaan skripsi ini diambil dari beberapa sumber, termasuk juga dalam hal ini penerapan kemampuan dan pengetahuan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
digilib.uns.ac.id BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Twitter API Twitter API terdiri dari dua komponen yang berbeda, REST dan SEARCH API. REST API memungkinkan pengembang/developer Twitter
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka (Indrajani, 2015), dalam penelitian yang berjudul Perancangan Sistem Basis Data pada Klinik, merupakan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis dan merancang
BAB 1 PENDAHULUAN. penerimaan informasi. Mulai dari perusahaan-perusahaan, sekolah-sekolah,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan Informasi semakin pesat sejak munculnya teknologi internet yang sangat membantu dalam kemudahan kecepatan pengiriman, penyampaian dan penerimaan informasi.
BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Melihat banyaknya bidang usaha ikan secara konvensional saat ini maka tidak mudah bagi penjual yang menjual ikannya untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dengan
BAB II LANDASAN TEORI. kompensasi, penyatuan, perawatan/pemeliharaan, sumber daya manusia kepada
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sumber Daya Manusia Sumber Daya Manusia adalah proses merencanakan, mengorganisir, atau mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan pengembangan, kompensasi, penyatuan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini, microblogging menjadi sangat popular untuk alat komunikasi antara pengguna internet. Setiap hari jutaan pesan muncul di website penyedia microblogging diantaranya
BAB II LANDASAN TEORI. Sistem berasal dari bahasa Latin (Systema) dan bahasa Yunani (Sustema) membentuk satu kesatuan untuk mencapai sebuah tujuan.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Sistem berasal dari bahasa Latin (Systema) dan bahasa Yunani (Sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Profil Singkat Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung 2.1.1 Sejarah Singkat Berdirinya Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung yang beralamat di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kehadiran teknologi web yang interaktif telah merubah cara orang mengekspresikan pandangan dan opininya. Saat ini pengguna dapat menulis ulasan suatu produk pada situs
2.3. Pengertian Aplikasi.
BAB 2. LANDASAN TEORI 2.1. Penelitian Sebelumnya Sebelum melakukan pengembangan sistem, diperlukan beberapa studi literatur untuk mengetahui efektivitas penggunaan sistem informasi pada pemesanan layanan.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Perancangan Sistem Informasi Keuangan 2.1.1 Pengertian Perancangan Definisi menurut John Burch dan Gary Grudnitski yang telah terjemahkan oleh Jogiyanto dalam bukunya yang berjudul
Bab 2. Tinjauan Pustaka
6 Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu Metode MVC sudah banyak diterapkan dan digunakan dalam aplikasi yang mendukung sistem, salah satu diantaranya adalah Perancangan dan Implementasi Perangkat
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 PHP PHP adalah script bersifat server-side yang ditambahkan ke dalam HTML. Kelebihan PHP yang paling signifikan adalah kemampuannya untuk melakukan koneksi dengan berbagai macam
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Jadi, komputer dapat diartikan alat untuk menghitung. Perkembangan teknologi komputer
BAB II LANDASAN TEORI. Mempelajari suatu sistem informasi, maka terlebih dahulu kita harus
9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Mempelajari suatu sistem informasi, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui tentang sistem. Adapun beberapa defini sistem antara lain: Menurut Jogiyanto
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Ujian yang berbasiskan web ataupun yang bersifat online sudah ada yang mengimplemetasikan di lingkungan Politeknik Negeri Bandung pada tugas akhir yang dikerjakan
BAB 2 LANDASAN TEORI. suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Kata sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) yaitu suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang website adalah salah satu layanan yang bisa digunakan untuk melakukan pencarian berbagai informasi, sehingga sangat dibutuhkan untuk keperluan pengguna dalam pencarian
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Pendaftaran Siswa Baru Penerimaan siswa baru merupakan gerbang awal yang harus dilalui peserta didik dan sekolah didalam penyaringan objek-objek pendidikan. Peristiwa penting
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Apa yang orang lain pikirkan telah menjadi sesuatu yang penting untuk menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan (Pang and Lee, 2006). Sesuatu yang orang lain
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK AKUNTANSI DASAR UNTUK UNIT PENGELOLA KEUANGAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM) NGAGEL REJO MULYO
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK AKUNTANSI DASAR UNTUK UNIT PENGELOLA KEUANGAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM) NGAGEL REJO MULYO Henning Titi Ciptaningtyas [1], Bilqis Amaliah [2], Waskitho
Analisis Sentimen Terhadap ISP Pada Twitter Dengan Klasifikasi Naive Bayes
Jurnal... Vol. XX, No. X, Bulan 20XX, XX-XX 1 Jurnal Politeknik Caltex Riau http://jurnal.pcr.ac.id Analisis Sentimen Terhadap ISP Pada Twitter Dengan Klasifikasi Naive Bayes Abraham Koroh 1, Kartina Diah
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu yang berjudul Sistem Informasi Pembayaran SPP, Tabungan, dan Uang Gedung Pada SD IT Baitussalam Prambanan. Dalam penelitian ini, aplikasi
Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML
TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI Perancangan Website Ujian Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML OLEH: AULIA RAHMAN 21060113120007 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2014 Abstrak
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Saat ini smartphone telah berevolusi menjadi komputer pribadi kecil dan portabel yang memungkinkan pengguna untuk melakukan penjelajahan internet, mengirim e-mail
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terkait Pada bab ini akan dipaparkan penelitian terkait analisa sentiment, teknik atau metode dalam perancangan penilitian serta hal-hal terkait penilitian yang perlu
BAB II LANDASAN TEORI. tahun 1993 diartikan: salah satu dari perlengkapan jalan, berupa lambang, huruf,
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Rambu Lalu Lintas Rambu lalu lintas menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: 61 tahun 1993 diartikan: salah satu dari perlengkapan jalan, berupa lambang, huruf, angka, kalimat
BAB I PENDAHULUAN. untuk bisa mengeluarkan pendapat dan ekspresi secara bebas. Itu artinya perusahaan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pesatnya perkembangan media sosial menawarkan pengguna kesempatan untuk bisa mengeluarkan pendapat dan ekspresi secara bebas. Itu artinya perusahaan tidak lagi memiliki
KAMUS INGGRIS-INDONESIA BERBASIS J2ME
KAMUS INGGRIS-INDONESIA BERBASIS J2ME Lenny Ike C. M., Wiratmoko Yuwono, ST, Kholid Fathoni, S.Kom Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember
PROPOSAL SKRIPSI. Sistem Informasi Pemasaran Berbasis Website Pada PT. Trimitra Sebagai Sarana Penjualan Produk Secara Online
PROPOSAL SKRIPSI Sistem Informasi Pemasaran Berbasis Website Pada PT. Trimitra Sebagai Sarana Penjualan Produk Secara Online Disusun oleh: Elvin SImanjuntak (1235010045) FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PROGRAM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisis Sistem Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahanpermasalahan yang ada pada sistem yang meliputi perangkat lunak (software), pengguna
Pemanfaatan Fuzzy Tahani Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Handphone. Abdurochman, Y. Tyas Catur P, S.Si, M.Kom
Pemanfaatan Fuzzy Tahani Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Handphone Abdurochman, Y. Tyas Catur P, S.Si, M.Kom [email protected] Abstract Semakin meningkatnya perkembangan teknologi informasi,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Selain sebagai media komunikasi, Twitter memberikan akses bagi pihak ketiga yang ingin mengembangkan aplikasi yang memanfaatkan layanannya melalui Twitter API. Salah
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Klasifikasi Klasifikasi merupakan suatu pekerjaan menilai objek data untuk memasukkannya ke dalam kelas tertentu dari sejumlah kelas yang tersedia. Dalam klasifikasi ada dua pekerjaan
BAB I PENDAHULUAN. menggunakan teknologi yang disebut dengan internet. Hal ini, secara tidak
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berkembangnya teknologi informasi yang begitu pesat ini, banyak memberikan dampak positif maupun negatif khususnya di Indonesia. Dampak positifnya seperti, masyarakat
Agus Soepriadi, 2 Meta Permata. Jurusan Teknik Informatika, STMIK Bandung, Bandung, Indonesia
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 4 No, Juni 05 SENTIMENT ANALYSIS UNTUK MENILAI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH MENGGUNAKAN NAIVE BAYES CLASSIFIER (STUDI KASUS: WALIKOTA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. : Multi sistem operasi, bisa Windows, Linux, Mac OS, maupun Solaris
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 XAMPP XAMPP merupakan singkatan dari : X A M P P : Multi sistem operasi, bisa Windows, Linux, Mac OS, maupun Solaris : Apache HTTP Server : MySQL Database Server : PHP Scripting
BAB 3 ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN
BAB 3 ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN 3.1 State of the Art Pada penelitian sebelumnya sudah ada yang menggunakan metode Stemming untuk preprocessing text dalam mengolah data pelatihan dan data uji untuk
BAB II DASAR TEORI. 2.1 Konsep dan Definisi Konsep Sistem
BAB II DASAR TEORI 2.1 Konsep dan Definisi Konsep 2.1.1 Sistem Sistem adalah suatu entity (kesatuan) yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan
BAB III LANDASAN TEORI. tulisan praktisi PR (Public Relation) yang berisi gambaran umum perusahaan.
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Company Profile Company profile menurut Rachmat Kriyantono (2008), adalah produk tulisan praktisi PR (Public Relation) yang berisi gambaran umum perusahaan. Gambaran ini tidak
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian yang penting (Baharudin, Lee and Khan, 2010). Beberapa peneliti telah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Beberapa peneliti yang melakukan penelitian menganggap text mining menjadi sangat penting karena kemudahan untuk mendapatkan data elektronik dari berbagai macam sumber, karena itu
SISTEM INFORMASI PELATIHAN LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
SISTEM INFORMASI PELATIHAN LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Oleh: Aminullah Ruhul Aflah (L2F005509) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas
Stemming pada Preprocessing Twit Berbahasa Indonesia dengan Mengimplementasikan Algoritma Fonetik Soundex untuk Proses Klasifikasi
Stemming pada Preprocessing Twit Berbahasa Indonesia dengan Mengimplementasikan Algoritma Fonetik Soundex untuk Proses Klasifikasi Stemming in Indonesian Language Twit Preprocessing Implementing Phonetic
BAB III LANDASAN TEORI. sistem, pengertian sistem informasi, sumber dari sistem informasi, dan metodemetode. lainnya yang dipakai dalam pembahasan.
BAB III LANDASAN TEORI Pada Bab ini akan membahas tentang landasan teori, dimana teori yang dipakai adalah teori yang digunakan oleh para penulis yang terkenal dan telah banyak mengeluarkan buku-buku yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terkait 2.1.1. Implementasi Opinion Mining Pernah dilakukan penelitian tentang opinion mining membahas tentang ekstraksi data opini publik pada perguruan tinggi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Situs belanja online sering disebut juga dengan situs e-commerce yaitu suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan organisasi informatika. Karena itu sistem informasi yang berbasis komputasi sudah banyak
BAB I PENDAHULUAN. beberapa tahun terakhir (Dave Chaffey, 2016). Media jejaring sosial seperti Twitter,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Popularitas media jejaring sosial terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir (Dave Chaffey, 2016). Media jejaring sosial seperti Twitter, Facebook,
KLASIFIKASI PADA TEXT MINING
Budi Susanto KLASIFIKASI PADA TEXT MINING Text dan Web Mining - FTI UKDW - BUDI SUSANTO 1 Tujuan Memahami konsep dasar sistem klasifikasi Memahami beberapa algoritma klasifikasi: KNN Naïve Bayes Decision
KLASIFIKASI PADA TEXT MINING
Text dan Web Mining - FTI UKDW - BUDI SUSANTO 1 KLASIFIKASI PADA TEXT MINING Budi Susanto Text dan Web Mining - FTI UKDW - BUDI SUSANTO 2 Tujuan Memahami konsep dasar sistem klasifikasi Memahami beberapa
Klasifikasi Berita Lokal Radar Malang Menggunakan Metode Naïve Bayes Dengan Fitur N-Gram
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Informasia ASIA (JITIKA) Vol.10, No.1, Februari 2016 ISSN: 0852-730X Klasifikasi Berita Lokal Radar Malang Menggunakan Metode Naïve Bayes Dengan Fitur N-Gram Denny Nathaniel
JURNAL SENTIMENT ANALYSIS TOKOH POLITIK PADA TWITTER SENTIMENT ANALYSIS POLITICAL LEADERS IN TWITTER
JURNAL SENTIMENT ANALYSIS TOKOH POLITIK PADA TWITTER SENTIMENT ANALYSIS POLITICAL LEADERS IN TWITTER Oleh: AGUNG PRAMONO PUTRO 12.1.03.03.0276 Dibimbing oleh : 1. NURSALIM, S.Pd,. MH 2. ARIE NUGROHO, S.Kom.,
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ALUMNI BERBASIS WEB FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ALUMNI BERBASIS WEB FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG M. Ainul Yaqin, A la Syauqi, Faiz Afiani Rohma, Annisa Puspa Kirana
APLIKASI E-COMMERCE DISTRO MAHODENK PANGKALAN BUN. Dharma Siswahyu, Teguh Kristianto
APLIKASI E-COMMERCE DISTRO MAHODENK PANGKALAN BUN Dharma Siswahyu, Teguh Kristianto Abstract Mahodenk Distro is a business selling clothes, especially teenagers. However, the current business processes
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu pesat, khususnya teknologi informasi, Kebutuhan manusia akan segala sesuatu dituntut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Pengumpulan Data Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sentimen dari pengguna aplikasi android yang memberikan komentarnya pada fasilitas user review
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Sistem menurut menurut Abdul Kadir (2003 : 64) dalam buku yang berjudul Pengenalan Sistem Informasi, yang dimaksud dengan sistem adalah sekumpulan elemen yang
PEMBANGUNAN TWEET AGGREGATOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES
1 BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini akan dibahas latar belakang dilaksanakannya penelitian, identifikasi masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. Latar
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Pengertian sistem informasi tidak dapat dilepaskan dari pengertian sistem dan informasi. Definisi dari sistem adalah sekelompok dua atau lebih komponenkomponen
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan dibidang teknologi informasi dan telekomunikasi berdampak pada munculnya berbagai media sosial, seperti Twitter. Twitter didirikan oleh Jack Dorsey, Biz Stone,
E-COMMERCE ALAT TELEKOMUNIKASI CEK SINYAL TELEPON SELULER PT. NEXWAVE
E-COMMERCE ALAT TELEKOMUNIKASI CEK SINYAL TELEPON SELULER PT. NEXWAVE Kusuma Dian Bagus Candra, Dwi Agus Diartono Abstract In a system that is running there are many obstacles, among others, the difficulty
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Pengelolaan Data Menurut Mulyanto (2009:15) Data didefinisikan sebagai representasi dunia nyata mewakili suatu objek seperti manusia, hewan, peristiwa, konsep, keadaan
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007), Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh karena
BAB 2 LANDASAN TEORI Pengertian, Tujuan, dan Tugas Pokok Perpustakaan
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengenalan Perpustakaan 2.1.1 Pengertian, Tujuan, dan Tugas Pokok Perpustakaan Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung, yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan
