BAB V DUNIA NYATA DAN SIG
|
|
|
- Benny Atmadja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V DUNIA NYATA DAN SIG 5.1 DUNIA NYATA Dalam banyak hal, SIG menyajikan pandangan atau persepsi terhadap dunia nyata (real world). Untuk menghasilkan persepsi ini dilibatkan proses-proses yang jarang sekali bersifat langsung dan mudah difahami seketika, karena dunia nyata (realitas) bersifat tidak teratur (irregular), kompleks, dan secara bertahap mengalami perubahan yang tidak mudah diprediksi. Dengan demikian, persepsi dari dunia nyata akan sangat bergantung pada si pengamat (subjektif). Sebagai contoh, seorang surveyor boleh saja memandang suatu jalan (raya) sebagai dua garis batas (sisi) yang akan disurvey, sementara seorang pekerja jalan raya menganggapnya sebagai permukaan aspal yang akan dipertebal, dan seorang pengendara menganggapnya sebagai jalur atau route dimana kendaraanya harus lewat. Lebih jauh lagi, dunia nyata dapat dideskripsikan dengan menggunakan fenomena-fenomena yang berbeda dan tidak terbatas, mulai dari partikel-partikel atomik hingga berdimensi lautan dan benua sekalipun. Kompleksitas dan keluasan dunia nyata, dikombinasikan dengan keseluruhan spektrum interpretasinya, mengimplementasikan bahwa perancangan sistemsistem SIG bisa bervariasi sesuai dengan pilihan, kesukaan, dan kemampuan pada penciptanya. Faktor manusia dapat menimbulkan elemen-elemen yang menjadi pembatasnya, sebagaimana data yang telah dikompilasi dengan baik untuk suatu aplikasi tertentu bisa jadi tak bermanfaat untuk aplikasi yang lainnya. Realitas Fisik Model Dunia Nyata Model Data Fenomena aktual: 1. Properties 2. Connections Entity terdiri: 1. Tipe 2. Atribut 3. Relasi Objek: 1) Tipe 2) Atribut 3) Relasi 4) Geometri 5) Kualitas Peta/ Reports Simbol, garis, titik, teks, anotasi, dll Basis Data Objek: 1. Tipe 2. Atribut 3. Relasi 4. Geometri 5. Kualitas Gb Realitas fisik dan model dunia nyata
2 Dunia nyata hanya dapat dideskripsikan di dalam pengertian model-model yang membatasi konsep-konsep dan prosedur yang diperlukan untuk mentranslasikan pengamatan-pengamatan ke dalam data yang dimengerti dan dibutuhkan di dalam SIG. Proses-proses yang terlibat di dalam menginterpretasikan realitas dengan menggunakan model dunia nyata dan model data tersebut disebut sebagai pemodelan data. Adapun prinsip-prinsip yang digunakan di dalam masalah ini dapat digambarkan sbb: Untuk membawa dunia nyata ke dalam SIG, harus digunakan model dunia nyata yang telah disederhanakan. Fenomena-fenomena yang serupa dan mirip dapat diklasifikasikan dan dideskripsikan dalam bentuk model dunia nyata. Model dunia nyata ini kemudian dikonversikan ke dalam bentuk model data dengan menggunakan elemen-elemen geometri dan kualitas. Kemudian, model data ini juga ditransfer ke dalam bentuk basisdata yang dapat yang dapat menangani data-data digital yang dapat dipresentasikan ke dalam bentuk peta-peta dan laporan baik dalam bentuk softcopy maupun hardcopy MODEL DUNIA NYATA Persepsi, rancangan, atau susunan model dunia nyata yang dikembangkan oleh perancang akan menentukan semua data yang diperlukan. Persepsi ini mencakup pembawa informasi yang paling dasar, yaitu entity. Suatu entity terdiri : klasifikasi tipe, atribut, dan relasi (relationship). Definisi Entity adalah: Suatu objek yang dapat dibedakan dengan objek-objek lainnya berdasarkan atributnya. Orang, tempat, kejadian, atau konsep yang informasinya direkam Individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Fenomena dunia nyata yang tidak dapat dibagi lagi menjadi fenomena yang sama atau sejenis Tipe Konsep tipe entity mengasumsikan bahwa fenomena-fenomena dunia nyata dapat diklasifikasikan. Fenomena yang mirip dikelompokan dalam satu entity. Selama proses pengidentifikasian ini setiap entity harus didefinisikan secara unik untuk menghindari ambiguitas. Dengan demikian, suatu rumah harus didefinisikan dan dapat dibedakan sedemikian rupa pada suatu lokasi hingga berbeda den gan rumah-rumah yang berlokasi di sebelahnya, atau berbeda dengan bangunan sekolah yang tepat berada di sebrangnya. Sebagai contoh, suatu rumah (yang beralamat di Jl. X, No. 13) diberi nomor pengenal (ID) 13, rumah yang tepat berada disebelahnya diberi nomor pengenal 15, sementara bangunan sekolah yang berada tepat di sebrangnya diberi nomor pengenal 14. Banyak tipe entity yang masih dapat diklasifisikasikan lebih lanjut hingga menjadi tipe yang lebih kecil lagi. Sebagai contoh, tipe entity jalan masih dapat dipisahkan menjadi jalan raya, jalan bebas hambatan (tol), jalan nasional, jalan kota, jalan KA, dll. 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 2 / 12
3 Atribut Gb Proses pemodelan: transformasi dunia nyata ke dalam produk SIG Setiap tipe entity dapat memiliki lebih dari satu atribut yang mendeskripsikan sifat-sifat dasar fenomena yang bersangkutan. Contoh, entities yang termasuk ke dalam klasifikasi bangunan bisa memiliki atribut material (pasir, beton, semen, kayu, dll) yang menjadi komponen bangunan. Setiap entity boleh memiliki sejumlah atribut. Contoh suatu danau dapat dideskripsikan dengan menggunakan nama, kedalaman, kualitas air, populasi ikan, dll. Tipe-tipe entity juga dapat mendeskripsikan data kualitatif dan atribut-atribut data kuantutatif. Pada dasarnya, data kuantitatif dapat diurutkan ke dalam 4 tingkatan akurasi. Yang paling 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 3 / 12
4 akurat adalah data proposional (rasio) misalnya besaran panjang dan nilai luas yang diukur berdasarkan titik pusat system koodinat tertentu (origin) atau berdasarkan titik awal besaran yang bersangkutan. Data interval seperti usia, dan besarnya pendapatan merupakan kelompok data yang akurasinya kurang. Data ordinal juga memiliki akurasi yang kecil lagi karena merepresentasikan datanya dalam terminologi urutan: terbaik, baik, cukup, buruk dan sangat buruk. Sedangkan tipe data yang memiliki tingkat akurasi yang paling rendah adalah data nominal, yakni tipe data yang dideskripsikan ke dalam skala nominal, dimana setiap objek diklasifikasikan ke dalam bbrp kelompok. DATA GEOGRAFI DATA GEOMETRIK Geometri titik garis poligon DATA ATRIBUT Data Kualitatif Data Kuantitatif Rasio Interval Ordinal Gb. 5.3 Data Geografi Relasi Hampir setiap entity memiliki relasi-relasi dengan entity lainnya. Pada umumnya relasi ini meliputi. (a). Dimiliki/termasuk/berhubungan (belongs): contoh pipa nomor AX12 merupakan salah satu elemen jaringan pipa air minum di wilayah kecamatan Sukasari (b). Berpotongan (intersect): contoh Jl. Setia budi berpotongan dengan Jl. Sukajadi (c). Saling terkait (connect): contoh, segmen nomor 1 dan 2 saling berhubungan satu sama lain dalam membentuk dan menggambarkan sungai Ciwaruga secara utuh. (d). Terdiri dari (comprises): contoh wlayah provinsi terdiri dari beberapa kabupaten, dan wilayah kabupaten terdiri dari bbrp wilayah kecamatan. (e). Berdekatan (proximity): misalnya hotel Merdeka terletak di persil milik Pak Umar, sedangkan pabrik gula PT. Nikmat terletak di kecamatan Sukamulya (f). Bersebelahan (adjacent): misalnya, tanah milik Pa Ali bersebelahan dengan persil tanah milik Ibu Yati, dan terletak persis (bersebelahan) di pinggir jalan Akarwangi. Relasi-relasi di atas, secara intuisi nampak jelas bila dilihat pada peta biasa (analog), namun sayangnya, komputer tidak memiliki intuisi. Karenanya pemrosesan relasi-relasi diatas oleh computer memerlukan informasi-informasi dan intruksi-intruksi deskriptif lebih lanjut mengenai cara kompilasinya. 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 4 / 12
5 Dalam kondisi tertentu, ada beberapa relasi entity yang tidak mudah dinyatakan atau digunakan. Salah satu penyebabnya adalah karena masalah kompleksitas. Sebagai contoh adalah pada kasus jaringan (pipa, listrik, komunikasi, dll) dimana status katup (switches) terbuka atau tertutup (on/off) menentukan elemen lain yang dianggap memiliki entity logika MODEL ENTITY-RELATIONSHIP (ER) Pada model ER, dunia nyata diterjemahkan atau ditransformasikan dgn menggunakan sejumlah perangkat konseptual sehingga menjadi sebuah diagram relasi antar entity. Seperti halnya model dunia nyata, komponen utama pembentuk model ER adalah relasi dan entities. Kedua komponen ini dideskripsikan dengan menggunakan atribut atau properties Entity Merupakan individu yang mewakili suatu yang nyata eksistensinya dan dapat dibedakan dengan yang lainnya. Contoh rumah, jalan raya, dll. Seorang karyawan sebuah perusahaan, guru, mobil yang sedang melintas di depan kita, jalan raya, dan rumah, merupakan contoh entity. Sekumpulan entity yang sama atau sejenis yang terdapat di dalam lingkup yang sama akan membentuk sekumpulan entity Atribut Setiap entity pasti memiliki atribut yang akan mendeskripsikan sifat-sifat dari entity ybs. Penentuan atau pemilihan atribut yang relevan bagi suatu entity merupakan hal penting dalam pembentukan model data. Penentuan atribut bagi suatu entity umumnya didasarkan pada fakta-fakta yang ada Relasi Relasi menunjukkan adanya hubungan atau keterkaitan antara suatu entity dengan entity lain yang berbeda. Contoh, entity mahasiswa dengan NIM dengan nama ADI memiliki relasi dengan entity matakuliah dengan kode GD401 dan mata kuliah Sistem Informasi Geografi. Relasi di antara kedua entity ini mengandung pengertian bahwa mahasiswa tsb sedang mengambil mata kuliah di atas di suatu perguruan tinggi. Jika relasinya banyak, maka kumpulan semua relasi yang ada diantara entity yang terdapat pada entity set yang berbeda akan membentuk relationship set (kumpulan relasi) Tingkat Relasi Tingkat relasi menunjukkan adanya batas jumlah maksimum entity yang dapat berelasi dengen entity yang terdapat pada entity set yang lain (berbeda). Misalnya, entities pada entity set mahasiswa dapat berelasi dengan satu, lebih dari satu, atau bahkan tidak satupun dari entities pada set matakuliah. Demikian pula sebaliknya, entities yang termasuk pada entity set matakuliah dapat berelasi dengan satu, lebih dari satu, atau tidak sama sekali dengan entities set mahasiswa. Dari sejumlah kemungkina reasi antar entity ini, tingkat relasi merujuk pada jumlah maksimum relasi yang mungkin terjadi diantara entity set-entity set yang bersangkutan. Dari 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 5 / 12
6 contoh diatas dapat diketahui bahwa jumlah relasi maksimum dari entity set mahasiswa ke entities set matakuliah adalah lebih dari satu (banyak/many). Karena itu, tingkat relasi kedua entities di atas adalah banyak ke banyak (many to many). Beberapa kemungkinan tingkat relasi yang terdapat pada entity set: 1. Satu ke Satu (one to one) Dengan relasi ini, maka setiap entity pada entity set A berhubungan satu entity pada entity set B. Demikian pla sebaliknya. Entity Set A Entity Set B Gb. 5.4 Tingkat relasi satu ke satu 2. Satu ke banyak (one to many) Setiap entity pada entity set A dapat berhubungan dengan lebih dari satu (banyak) pada set entity set B. Tetapi tidak sebaliknya Entity Set A Entity Set B Gb. 5.5 Tingkat relasi satu ke banyak 3. Banyak ke satu (many to one) Setiap entity pada entity set A hanya dapat berhubungan dengan satu (paling banyak) entity dari set entity set B. Sementara setiap entity pada entity set B boleh berhubungan dengan banyak entity pada entity set A. Entity Set A Entity Set B Gb. 5.6 Tingkat relasi banyak ke satu 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 6 / 12
7 4. Banyak ke banyak (many to many) setiap entity pada entity set A boleh berhubungan dngan banyak entity dari entity set B. Demikian pula sebaliknya. Entity Set A Entity Set B Diagram Entity Relationship (ER) Gb. 5.7 Tingkat relasi banyak ke banyak Model entity-relationship (ER) yang berisi komponen entity set dan relationship set yang masing-masing dilengkapi dengan atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari sebagian dunia nyata, dapat digambarkan lebih baik dan sistematis dengan menggunakan diagram ER. Adapun symbol dan notasi yang digunakan dalam ER adalah sbb: (a). Persegi panjang yang merepresentasikan entity set (b). Ellips yang menyatakan atribut entity set (c). Belah ketupat (diamond) yang menggambarkan relationship set (d). Garis yang menghubungkan antara entity set dengan atributnya dan antara entity set dengan relationship setnya. (a) Diagram ER untuk relasi Satu ke Satu Diagram ER ini memperlihatkan adanya relasi antara entity set pengemudi dengan entity set mobil. Relationship-nya dinamai mengendarai. Dengan relasi ini, setiap pengemudi akan mengendarai satu mobil (kendaraan), dan setiap mobil akan dikendarain oleh seorang pengemudi. Jenis 1 No Pengemudi Mengendarai Mobil No 1 Alamat Nopol Gb. 5.8 Contoh diagam ER dengan relasi satu ke satu 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 7 / 12
8 (b) Diagram ER untuk relasi Satu ke Banyak Diagram ER ini memperlihatkan adanya relasi antara entity set dosen dengan entity set matakuliah. Relationship-nya dinamai Mengajar. Dengan relasi ini, setiap dosen dapat mengajar lebih dari satu matakuliah. Tetapi, setiap matakuliah hanya dapat diajarkan oleh seorang dosen saja. Kode N No Dosen 1 Mengajar Matakulia h Alamat SKS Gb. 5.9 Contoh diagam ER dengan relasi satu ke banyak (c) Diagram ER untuk relasi Banyak ke Satu Diagram ER ini memperlihatkan adanya relasi antara entity set mahasiswa dengan entity set dosen. Relationship-nya dinamai Diajar. Dengan relasi ini, setiap mahasiswa (banyak) diasumsikan hanya dapat diajari oleh seorang dosen saja, sementara seorang dosen dapat mengajar lebih dari satu (banyak) mahasiswa. Alamat 1 NIM mahasiswa diajar Dosen N Alamat NIP Gb Contoh diagam ER dengan relasi banyak ke satu (d) Diagram ER untuk relasi Banyak ke Banyak Diagram ER ini memperlihatkan adanya relasi antara entity set mahasiswa dengan entity set matakuliah. Relationship-nya dinamai Mengambil (mempelajari). Dengan relasi ini, setiap 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 8 / 12
9 mahasiswa (banyak) dapat mengambil lebih dari satu (banyak) matakuliah. Begitu pula sebaliknya, setiap matakuliah dapat diambail oleh lebih dari satu (banyak) mahasiswa. Kode M NIM mahasiswa Mengambil Matakuliah N Alamat Bobot SKS Gb Contoh diagam ER dengan relasi banyak ke banyak 5.4. MODEL DATA Model dunia nyata memudahkan manusia dalam studi aplikasi yang dipilih dengan mereduksi sejumlah kompleksitas yang sebenarnya hadir. Jika model data ini akan digunakan, model ini harus diimplementasikan di dalam basis data. Model data merupakan kumpulan perangkat konseptual yang digunakan untuk mendeskripsikan data, hubungan antar (relasi) data, semantic (makna) data, dan batasan mengenai data ybs. Pembawa informasi di dalam model data adalah objek yang berhubungan dengan entities di dalam dunia nyata. Suatu objek memiliki properties seperti: tipe, atribut, relasi, geometri, dan kulitas. Model dunia nyata dan entities tidak dapat direalisasikan secara langsung di dalam basis data, sebagian karena alasan suatu entity bisa saja terdiri dari bbrp objek. Sebagai contoh, entity jalan Sukarno-Hatta yang cukup panjang dan memotong jalan-jalan lainnya dapat direpresentasikan sebagai kompilasi dari semua segmen alan yang membentuk jalan tsb. Setap segmen jalan di atas membawa informasi objek. Objek, didalam suatu model data SIG, pada dasarnya dapat dideskripsikan dengan menggunakan propertiesnya (tipa/identitas atau nomor pengenal, elemen geometri, atribut, relasi, dan kualitasnya). Identitas (biasanya dinyatakan dgn bil bulat) merupakan nomor pengenal yang unik (ID). Internal ID dibuat secara otomatis oeh perangkat SIG. Model data dapat dirancang untuk mencakup: (a). Objek fisik: seperti jalan, pemukiman, saluran air, dll (b). Objek yang terklasifikasikan: seperti tipe vegetasi, zone iklim, dll (c). Peristiwa (event): seperti kecelakaan, kebocoran air, tumpahan minyak, longsor, dll (d). Objek yang berubah secara kontinyu: seperti batas-batas suhu, ketinggian, dan kedalaman (e). Objek buatan: seperti kontur ketinggian dan densitas populasi 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 9 / 12
10 Representasi Grafis Suatu Objek Informasi grafis suatu objek dapat dimasukan dalam bentuk: titik, garis, polygon. (a) Titik Titik adalah representasi grafis yang paling sederhana untuk suatu objek. Tidak memiliki dimensi tetapi dapat diidentifikasikan di atas eta dan dapat ditampilkan pada layer monitor dengan menggunakan symbol-simbol. Contoh representasi bjek titik untuk data posisi sumur bor: Atribut sumur bor: (b) Garis Gb Contoh representasi objek titik untuk data posisi sumur bor ID Lon.(deg) Lat. (deg) Depth (m) Date drilled Owner /01/90 Dickson /11/85 Renold dst Garis adalah bentuk linier yang akan menghubungkan paling sedikit dua titik dan digunakan untuk merepresentasikan objek-objek satu dimensi. Contoh representasi objek garis untuk data lokasi jalan : Atribut jalannya adalah : Gb Contoh representasi objek garis untuk data lokasi jalan ID KodePos 2 Jl. Jakarta Jl. Cinangkan dst 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 10 / 12
11 (c) Poligon Polygon digunakan untuk merepresentasikan objek-objek dua dimensi, seperti danau, batas propinsi, batas kota, batas persil tanah, dll. Suatu poligon paling sedikit dibatasi oleh tiga garis yang saling terhubung diantara ketiga titik. Didalam basis data, semua bentuk area dua dimensi direpresentasikan oleh bentuk poligon Gb Contoh representasi objek polygon untuk data landuse Atribut contoh poligon «Land-use». (d) Objek tiga dimensi ID Luas (Ha) 3 Sawah Kebun 120 dst Setiap fenomena fisik memiliki lokasi di dalam ruang. Akibatnya, model data yang lengkap harus mencakup dimensi yang ketiga (ruang 3 dimensi). Hal ini berlaku untuk permukaan tanah, menara, sumur, bangunan, batas-batas, dll. Gb Contoh representasi objek permukaan 3D untuk permukaan bumi Kelemahan representasi grafis: dengan asumsi dunia nyata sebagai entity (objek-objek) geometri (garis, titik, dl) menunjukkan bahwa objek tersebut dipandang sebagai representasi model data diskrit. (a). Model data diskrit tidak selalu sesuai untuk merepresentasikan realitas. 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 11 / 12
12 (b). Beberapa kesulitan juga banyak ditemui pada penggambaran fenomena yang memiliki batas-batas fisik yang tidak jelas, misalnya jenis tanah, densitas populasi penduduk, dll Atribut Objek Atribut objek adalah sama dan serupa dengan atribut entity milik model dunia nyata. Atribut ini mendeskripsikan feature objek hingga dapat dianggap sebagai informasi milik komputer mengenai objek. Secara praktis atribut ini disimpan dalam tabel basis data. Objek sebagai baris atau record, dan atribut sebagai kolom atau field Relasi Objek Relasi objek (yang diperlukan oleh komputer sebagai pengganti intuisi manusia) adalah juga serupa dengan relasi yang terdapat pada entity milik model dunia nyata. Pada objek, relasi (agar dikenali oleh komputer) dapat dibuat atau dibentuk berdasarkan koordinat, stuktur, dan atribut objek ybs Kualitas Objek Nilai sebenarnya dari deskripsi sebuah realitas masih akan bergantung pada kualitas data-data yang dikandungnya. Misalnya, data grafis dengan akurasi 0.1 meter jauh lebih akurat dalam mendeskripsikan suatu objek geometri pada data grafis dengan akurasi 100 meter. Kualitas data yang harus dipertimbangkan pada tingkat awal pemodelan data adalah: (a). Ketelitian spasial (b). Update data terakhir (c). Tingkat detil data (d). Luas cakupan geografis (e). Konsistensi logika yang terdapat diantara objek geometri dengan atribut-atributnya (f). Jenis representasi: diskrit atau kontinyu (g). Relevansi contoh, jika data asli sangat sulit didapat maka dapat diganti dengan data pengganti yang relevan DARI BASIS DATA KE SIG Jika model datanya sudah ditentukan, tidak sulit untuk merealisasikannya ke dalam bentuk basis data walaupun bukan tanpa hambatan. Sebab, suatu basis data yang dibangun tidak selalu dapat mengakomodasi semua model data yang ada. Masalahnya adalah bagaimana memilih salah satu basis data yang sesuai dengan kebutuhannya dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut. (a) pengendalian dan akuisis data (b) struktur data (c) penyimpanan data (d) perubahan dan updating data (e) manajemen data dan ekspor-impor data (f) pemrosesan data (g) pemanggilan dan presentasid ata (h) analisis data 5. Model Dunia Nyata SIG Hal. 12 / 12
Tujuan. Dunia Nyata dan SIG. Arna fariza. Mengubah dunia nyata menjadi informasi geografis di komputer 3/17/2016
Dunia Nyata dan SIG Arna fariza Politeknik elektronika negeri surabaya Tujuan Mengubah dunia nyata menjadi informasi geografis di komputer 1 Materi Representasi dunia nyata Representasi geometri Representasi
KONSEP MANAJEMEN BASIS DATA Sistem Informasi Geografis
KONSEP MANAJEMEN BASIS DATA Sistem Informasi Geografis Company LOGO Sistem Informasi Geografis ibi Basis data spasial yaitu: sekumpulan entity baik yang memiliki lokasi atau posisi tetap maupun tidak tetap
SISTEM INFORMASI GEOGRAFI. Data spasial direpresentasikan di dalam basis data sebagai vektor atau raster.
GEOGRAFI KELAS XII IPS - KURIKULUM GABUNGAN 14 Sesi NGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI A. MODEL DATA SPASIAL Data spasial direpresentasikan di dalam basis data sebagai vektor atau raster. a. Model Data Vektor
MODEL DATA SPASIAL DALAM SIG
BAB VII MODEL DATA SPASIAL DALAM SIG 7.1 PENDAHULUAN Model dunia nyata dapat memudahkan manusia dalam studi area aplikasi yang dipilih dengan cara mereduksi sejumlah kompleksitas yang ada. Jika model dunia
Apa itu DATA? Apa bedanya DATA & INFORMASI?
Apa itu DATA? Apa bedanya DATA & INFORMASI? Informasi data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses
INFORMASI GEOGRAFIS DAN INFORMASI KERUANGAN
INFORMASI GEOGRAFIS DAN INFORMASI KERUANGAN Informasi geografis merupakan informasi kenampakan permukaan bumi. Sehingga informasi tersebut mengandung unsur posisi geografis, hubungan keruangan, atribut
Sistem Informasi Geografis. Widiastuti Universitas Gunadarma 2015
Sistem Informasi Geografis Widiastuti Universitas Gunadarma 2015 5 Cara Memperoleh Data / Informasi Geografis 1. Survei lapangan Pengukuran fisik (land marks), pengambilan sampel (polusi air), pengumpulan
PEMANFAATAN DATA SPACIAL UNTUK REFRENSI KERUANGAN
PEMANFAATAN DATA SPACIAL UNTUK REFRENSI KERUANGAN 1. Informasi Geografis Wayan Sedana Fenomena geografi merupakan identifikasi dari obyek studi bidang SIG, dan fenomena tersebut direpresentasikan secara
Karena tidak pernah ada proyek yang dimulai tanpa terlebih dahulu menanyakan: DIMANA?
PENGUKURAN KEKOTAAN Geographic Information System (1) Lecture Note: by Sri Rezki Artini, ST., M.Eng Geomatic Engineering Study Program Dept. Of Geodetic Engineering Permohonan GIS!!! Karena tidak pernah
3/17/2011. Sistem Informasi Geografis
Sistem Informasi Geografis Pendahuluan Data yang mengendalikan SIG adalah data spasial. Setiap fungsionalitasyang g membuat SIG dibedakan dari lingkungan analisis lainnya adalah karena berakar pada keaslian
SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA LAHAN
16/09/2012 DATA Data adalah komponen yang amat penting dalam GIS SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA LAHAN Kelas Agrotreknologi (2 0 sks) Dwi Priyo Ariyanto Data geografik dan tabulasi data yang berhubungan akan
KONSEP PENGELOLAAN BASIS DATA
BAB VIII KONSEP PENGELOLAAN BASIS DATA 8.1. PENDAHULUAN Basis data spasial mendeskripsikan sekumpulan entity baik yang memiliki lokasi atau posisi yang tetap maupun yang tidak tetap. Hampir semua SIG memiliki
BAB III. Istilah data dan informasi sering digunakan secara bergantian dan saling tertukar, meskipun keduanya memiliki konsep yang berbeda.
BAB III SISTEM INFORMASI 3.1 DATA DAN INFORMASI 3.1.1. Definisi Dasar Istilah data dan informasi sering digunakan secara bergantian dan saling tertukar, meskipun keduanya memiliki konsep yang berbeda.
Tujuan. Model Data pada SIG. Arna fariza. Mengerti sumber data dan model data spasial Mengerti perbedaan data Raster dan Vektor 4/7/2016
Model Data pada SIG Arna fariza Politeknik elektronika negeri surabaya Tujuan Mengerti sumber data dan model data spasial Mengerti perbedaan data Raster dan Vektor 1 Materi Sumber data spasial Klasifikasi
Materi Bahasan. Materi 2 Informasi Geografis & Representasinya dalam SIG. Data & Informasi Data Spasial & Non Spasial Representasi Data Spasial
Materi 2 Informasi Geografis & Representasinya dalam SIG JURUSAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA 2013 Materi Bahasan Data & Informasi Data Spasial & Non Spasial Representasi Data Spasial 2 1 Definisi
PETA DAN KARTOGRAFI (Bagian 2)
Mata Kuliah : PEMETAAN DAN TATA RUANG LINGKUNGAN PESISIR DAN LAUT Kode MK : M10B.113 SKS : 3 (2-1) PETA DAN KARTOGRAFI (Bagian 2) OLEH SYAWALUDIN A. HRP, S.Pi., MSc. FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL 2013/2014
UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL 2013/2014 Matakuliah Waktu : Sistem Informasi Geografis / 3 SKS : 100 menit 1. Jelaskan pengertian Sistem Informasi Geografis (SIG). Jelaskan pula perbedaan antara SIG dan
BAB V. dimengerti, mudah dipelihara, mudah memprosesnya, dan mudah untuk dikembangkan sesuai kebutuhan baru
BAB V NORMALISASI 1. Pengertian Normalisasi adalah suatu teknik yang menstrukturkan data dalam cara-cara tertentu untuk membantu mengurangi atau mencegah timbulnya masalah yang berhubungan dengan pengolahan
Desain Data Base. Proses Desain Data Base
DESAIN DATA BASE Desain Data Base Proses Desain Data Base Analisis Persyaratan Desain Data Base Konseptual Desain Data Base Logika Perbaikan Skema Desain Data Base Fisik Desain Aplikasi dan Keamanan Analisis
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM SISTEM BASIS DATA
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM SISTEM BASIS DATA Kompetensi Dasar : Mampu memahami konsep Model Entity Relationship dan mampu merancang basis data dengan teknik Entity Relationship Diagram Indikator : Mampu
MEMAHAMI KONSEP DATABASE. Oleh : Yuhefizar, S.Kom
MEMAHAMI KONSEP DATABASE Oleh : Yuhefizar, S.Kom Database Management System(DBMS) merupakan paket program (Software) yang dibuat agar memudahkan dan mengefisienkan pemasukan, pengeditan, penghapusan dan
Entity Relationship Diagram (ERD)
Matakuliah : Basisdata Versi : 1.0.0 Materi : Model Data Penyaji : Zulkarnaen NS 1 Model data sendiri dapat didefinisikan sebagai kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data,
Model Data Dalam SBD
Model Data Dalam SBD Sistem Basis Data ( FE UDINUS ) Model Data : sekumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan antar data, semantik dan batasan data. Model data biasanya digunakan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAERAH TITIK RAWAN KECELAKAAN DI PROVINSI LAMPUNG
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAERAH TITIK RAWAN KECELAKAAN DI PROVINSI LAMPUNG Didi Susianto 1, Rahmad Adi Guntoro 2 1) Program Studi Manajemen Informatika, AMIK Dian Cipta Cendikia Bandar
Hanif Fakhrurroja, MT
Pertemuan 5 Sistem Informasi Manajemen Komputer: Pemodelan Data Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2013 Hanif Fakhrurroja @hanifoza [email protected] http://hanifoza.wordpress.com Desain Database Model
MAKALAH PERANCANGAN BASIS DATA MODEL DATA. Disusun oleh: Ainun Aisyiyah Iman Safuad Ismi Fadhilah
MAKALAH PERANCANGAN BASIS DATA MODEL DATA Disusun oleh: Ainun Aisyiyah 2014001690 Iman Safuad 2014001726 Ismi Fadhilah 2014001729 AMIK Harapan Bangsa Surakarta 2015 MODEL DATA A. Pengertian Model Data
MODEL DATA POKOK BAHASAN. Pendahuluan
POKOK BAHASA MODEL DATA 7 Pendahuluan Deskripsi Singkat Pada pokok bahasan ini lebih menekankan pada mendesign sebuah model basis data dari awal dengan berbekal pemahaman yang telah diberikan pokok pokok
BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian (yang disebut
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Geografis 2.1.1 Pengertian Sistem Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian (yang disebut subsistem) yang saling berkaitan dan berinteraksi
ENTITY RELATIONSHIP MODEL
ENTITY RELATIONSHIP ODEL JURUSAN SISTE INFORASI FAKULTAS TEKNOLOGI KOUNIKASI DAN INFORATIKA UNIVERSITAS NASIONAL 2007 ENTITY RELATIONSHIP ODEL Konsep Dasar dari Entity Relationship odel adalah : - Entity
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM. By Tim Dosen
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM By Tim Dosen Pertanyaan Langkah langkah apa yang diperlukan untuk mendesain database? Mengapa model E-R digunakan untuk membuat desain awal? Apa konsep utama di dalam model
BAB I PENDAHULUAN. Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu wilayah rawan bencana.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu wilayah rawan bencana. Berbagai potensi bencana alam seperti gempa, gelombang tsunami, gerakan tanah, banjir, dan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Informasi Dan Data Informasi di jaman modern seperti ini sangat dibutuhkan oleh setiap individu maupun suatu organisasi. Karena informasi dapat digunakan sebagai bahan
BAB II DASAR TEORI PENELITIAN
BAB II DASAR TEORI PENELITIAN 2.1 Pengangkutan Sampah Pengangkutan sampah adalah kegiatan membawa sampah dari lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) atau langsung dari sumber sampah menuju tempat
Konsep Pemodelan data.
Pertemuan 3 Konsep Pemodelan data Remember! Data adalahrepresentasi dari fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek yang sedang ditinjau (manusia, barang, peristiwa, hewan, konsep, keadaan, dsb), dan
Model Data GIS. Arif Basofi PENS 2014
Model Data GIS Arif Basofi PENS 2014 Dunia Nyata dalam GIS Gambaran dunia nyata sangat kompleks sekali. Banyak sekali jenis tumbuhan (vegetasi) Kondisi alam (gunung, danau, hutan) Berbagai macam bangunan
Sistem Basis Data BAB 8 MODEL DATA DAN ENTITY RELATIONSHIP MODEL. Komponen model data dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) bagian yang meliputi:
BAB 8 MODEL DATA DAN ENTITY RELATIONSHIP MODEL 8.1. Model Data Model data adalah sekumpulan konsep yang terintegrasi untuk mendiskripsikan data, hubungan antar data dan batasan batasannya dalam suatu organisasi.
KODE MK : ST 126 UT3. Pemodelan Data. Agus Romadhona
KODE MK : ST 126 UT3 Pemodelan Data Agus Romadhona MODEL DATA Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dala suatu organisasi.
Pertemuan 11. Donny Yulianto, S.Kom
Pertemuan 11 Donny Yulianto, S.Kom Entity-Relationship data model didasarkan pada persepsi dari suatu dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan object dasar yang disebut entitas dan relasi antara object-object
Entity Relationship Diagram. Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Wa:
Entity Relationship Diagram Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Email: rima@[email protected] Wa: 087731680017 Entity Relationship Diagram Semesta Data di dunia nyata ditransformasikan ke dalam sebuah
: ENDRO HASSRIE NIM : MATKUL : REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMODELAN DATA
NAMA : ENDRO HASSRIE NIM : 41813120047 MATKUL : REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMODELAN DATA Pemodelan data (ER Diagram) adalah proses yang digunakan untuk mendefinisikan dan menganalisis kebutuhan data yang
Model Data Spasial. by: Ahmad Syauqi Ahsan
Model Data Spasial by: Ahmad Syauqi Ahsan Peta Tematik Data dalam SIG disimpan dalam bentuk peta Tematik Peta Tematik: peta yang menampilkan informasi sesuai dengan tema. Satu peta berisi informasi dengan
Dunia Nyata dan SIG. by: Ahmad Syauqi Ahsan
Dunia Nyata dan SIG by: Ahmad Syauqi Ahsan Dunia Nyata dan Database Spasial Dunia nyata amat sangat komplek sekali. Banyak sekali jenis tumbuhan Berbagai macam bangunan Dan lain-lain Isi dari database
ER-DIAGRAM (ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM)
BASIS DATA I/2011-GANJIL ER-DIAGRAM (ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM) Oleh Satrio Agung Wicaksono, S.Kom., M.Kom 21 September 2011 BASIS DATA I/2011-GANJIL 1 Model Entity Relationship Model Entity Relationship
Geographic Information and Spatial Information
Geographic Information and Spatial Information Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Dr. Aniati Murni 1 Pengertian Informasi Geografis dan Informasi Keruangan (1) Informasi Geografis merupakan informasi
BAB II PEMBAHASAN 1. Pengertian Geogrhafic Information System (GIS) 2. Sejarah GIS
BAB II PEMBAHASAN 1. Pengertian Geogrhafic Information System (GIS) Sistem Informasi Geografis atau disingkat SIG dalam bahasa Inggris Geographic Information System (disingkat GIS) merupakan sistem informasi
MODEL DATA DIANA RAHMAWATI MAHENDRA ADI NUGRAHA
AYO BELAJAR!!! MODEL DATA DIANA RAHMAWATI MAHENDRA ADI NUGRAHA DEFINISI MODEL DATA MODEL DATA MERUPAKAN SUATU CARA UNTUK MENJELASKAN TENTANG DATA- DATA YANG TERSIMPAN DALAM BASIS DATA DAN BAGAIMANA HUBUNGAN
Types of database models. Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Wa:
Types of database models Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Email: rima@[email protected] Wa: 087731680017 Abstraksi Data Merupakan tingkatan/level bagaimana kita melihat data dalam sebuah sistem basis
SISTEM IFORMASI GEOGRAFI
SISTEM IFORMASI GEOGRAFI A. DEFINISI SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) Informasi permukaan bumi telah berabad-abad disajikan dalam bentuk peta. Peta yang mulai dibuat dari kulit hewan, sampai peta yang dibuat
Sistem Basis Data ( )
Sistem Basis Data (1230283) Pertemuan Ke-3 Model Data Rifki Indra Perwira http://learning.upnyk.ac.id Teknik Informatika - UPN[V]Yk 1 Deskripsi Pengertian tentang model data Model logika berbasis record
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan mulai bulan Febuari 2009 sampai Januari 2010, mengambil lokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengolahan dan Analisis
SISTEM INFORMASI GEORAFIS TATA RUANG KOTA di SAUMLAKI. Rofina Manunwembun ( ) Pembimbing : Didik Tristianto,S.Kom, M.
SISTEM INFORMASI GEORAFIS TATA RUANG KOTA di SAUMLAKI Rofina Manunwembun (04105037) Pembimbing : Didik Tristianto,S.Kom, M.Kom ABSTRAK Untuk menata suatu kota perlu diadakan pemantauan langsung ke lapangan
KONSEP SISTEM BASIS DATA
KONSEP SISTE BASIS DATA Sistem Basis Data adalah suatu sistem menyusun dan mengelola record-record menggunakan computer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan
SISTEM BASIS DATA (Lanjutan) :
SISTEM BASIS DATA (Lanjutan) : BAB III : Basis Data Relasional Pengertian : Pada model relasional, basis data disusun dalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri atas baris (record) dan kolom (field).pertemuan
BAB II DASAR TEORI. 2.2 Sistem Suku Bunga Secara umum terdapat dua metode dalam perhitungan bunga, yaitu metode Flat dan Efektif.
BAB II DASAR TEORI 2.1 Pengertian Kredit Pengertian kredit mempunyai dimensi yang beraneka ragam, dimulai kata kredit yang berasal dari bahasa Yunani credere yang berarti kepercayaan. Maksudnya pemberi
PERTEMUAN 4 ENTITY-RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) JUM AT,
PERTEMUAN 4 ENTITY-RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) JUM AT, 14-10-16 SIMBOL-SIMBOL DALAM E-R DIAGRAM Notasi Arti Notasi Arti ENTITY ATRIBUT WEAK ENTITY ATRIBUT PRIMARY KEY RELATIONSHIP ATRIBUT MULTI VALUE IDENTIFYING
Pertemuan 4. Entity-Relationship Diagram (ERD)
Pertemuan 4 Entity-Relationship Diagram (ERD) Simbol-simbol dalam E-R Diagram Notasi Arti ENTITY WEAK ENTITY RELATIONSHIP IDENTIFYING RELATIONSHIP ATRIBUT DERIVATIF Notasi Arti ATRIBUT ATRIBUT PRIMARY
Tujuan. Data dan SIG. Arna fariza. Mengerti data dan informasi Mengerti tentang sistem informasi geografis 3/8/2016
Data dan SIG Arna fariza Politeknik elektronika negeri surabaya Tujuan Mengerti data dan informasi Mengerti tentang sistem informasi geografis 1 Materi Data dan Informasi Sistem Informasi Geografis Data
BAB II DASAR TEORI 2.1 Populasi Penduduk 2.2 Basis Data
BAB II DASAR TEORI 2.1 Populasi Penduduk Populasi adalah sekelompok orang, benda, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; sekumpulan yang memenuhi syarat-syarat tertentu yang berkaitan dengan
A. Pendahuluan Sistem Informasi Geografis/GIS (Geographic Information System) merupakan bentuk cara penyajian informasi terkait dengan objek berupa
A. Pendahuluan Sistem Informasi Geografis/GIS (Geographic Information System) merupakan bentuk cara penyajian informasi terkait dengan objek berupa wilayah dalam bentuk informasi spatial (keruangan). GIS
Adri Priadana. ilkomadri.com
Adri Priadana ilkomadri.com Entity, Entity Set Entity : object atau benda dalam dunia nyata Entity Set : Sekumpulan entity yang sejenis Misal kumpulan orang yang berobat di sebuah rumah sakit dapat didefinisikan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Proyek 2.1.1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner (2006) Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Sistem informasi adalah suatu sistem manusia dan mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan. Tujuan dari sistem
Pendekatan Database Jenjang Data Tipe File Media Penyimpanan Data Organisasi File Metode Pengolahan Data Aplikasi Pada Personal Computer (PC)
Pertemuan 4 1 Pendekatan Database Jenjang Data Tipe File Media Penyimpanan Data Organisasi File Metode Pengolahan Data Aplikasi Pada Personal Computer (PC) 2 Merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan
PERANCANGAN BASIS DATA. Alif Finandhita, S.Kom
PERANCANGAN BASIS DATA Alif Finandhita, S.Kom Proses perancangan basis data, terlepas dari masalah yang ditangani dibagi menjadi 3 tahapan : Perancangan basis data secara konseptual Merupakan upaya untuk
Sistem Informasi Geografis (SIG) Geographic Information System (SIG)
Sistem Informasi Geografis (SIG) Geographic Information System (SIG) 24/09/2012 10:58 Sistem (komputer) yang mampu mengelola informasi spasial (keruangan), memiliki kemampuan memasukan (entry), menyimpan
SISTEM INFORMASI SUMBERDAYA LAHAN (Kuliah ke 12)
SISTEM INFORMASI SUMBERDAYA LAHAN (Kuliah ke 12) SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA Oleh: Dr.Ir. Yuzirwan Rasyid, MS Beberapa Subsistem dari SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS 1. Subsistem INPUT 2. Subsistem MANIPULASI
BAB III PEMBANGUNAN MODEL DISTRIBUSI POPULASI PENDUDUK PADA SISTEM GRID SKALA RAGAM
BAB III PEMBANGUNAN MODEL DISTRIBUSI POPULASI PENDUDUK PADA SISTEM GRID SKALA RAGAM Untuk mendapatkan informasi populasi kependudukan secara spasial, perlu dilakukan pembangunan sistem yang dapat menyimpan
SIG (SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS) Oleh : Djunijanto
SIG (SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS) Oleh : Djunijanto Pengertian SIG Sistem informasi yang menggunakan komputer untuk mendapatkan, mengolah, menganalisis dan menyajikan data yang mengacu pada lokasi geografis
Relational Database & Pemodelan Data [Review]
Modul ke: 02 Alen Fakultas FASILKOM Relational Database & Pemodelan Data [Review] Pemrograman Basis Data & SQL Boby Hartanto, S.Kom,M.M. Program Studi Sistem Informasi Basis Data Relasional Pada pembuatan
Sistem Infornasi Geografis, atau dalam bahasa Inggeris lebih dikenal dengan Geographic Information System, adalah suatu sistem berbasis komputer yang
Sistem Infornasi Geografis, atau dalam bahasa Inggeris lebih dikenal dengan Geographic Information System, adalah suatu sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi
BAB II DASAR TEORI. terbagi atas beberapa tahap yaitu: perancangan basis data secara konseptual, logis dan fisis.
BAB II DASAR TEORI 2.1. Konsep dan Definisi Konsep 2.1.1.Konsep Dasar Perancangan Perancangan basis data merupakan langkah untuk menentukan basis data yang diharapkan dapat mewakili kebutuhan pengguna.
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) ERD adalah suatu diagram yang menggambarkan hubungan antar entity di dalam database. Skema tentang diagram pertama kali diresmikan oleh
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 1.1 Sistem Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran tertentu
Modul 4 : Entitas dan Atribut
Modul 4 : Entitas dan Atribut Tujuan Praktikum - Mahasiswa dapat membedakan entitas dan atribut - Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami symbol dan terminology dalam ER diagram - Mahasiswa mampu mengidentifikasi
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis melakukan penelitian pada Toko Nada Bandung yang beralamat di
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Penulis melakukan penelitian pada Toko Nada Bandung yang beralamat di Jl. Naripan No.111 Bandung 40112 Toko ini masih menggunakan sosial media
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Informasi Geografis Pencarian Apotik terdekat di Kota Yogyakarta. Pada
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Penelitian yang sama pernah dilakukan sebelumnya oleh Bambang Pramono (2016) di STMIK AKAKOM dalam skripsinya yang berjudul Sistem Informasi
TUTORIAL MEMBUAT DATABASE DENGAN MICROSOFT ACCESS BAGIAN 3
TUTORIAL MEMBUAT DATABASE DENGAN MICROSOFT ACCESS 2013- BAGIAN 3 Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat: 1. Memahami konsep dasar pembuatan database 2. Memahami pengertian entitas dan relationship
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1. Sistem Sistem dapat didefinisikan sebagai sekumpulan objek, ide, berikut saling keterkaitannya (inter-relasi) di dalam (usaha) mencapai suatu tujuan (atau sasaran bersama
MODUL 6 RELASI DATA 1. Konsep Dasar entity sets relationshipsets attributes a. Entity Sets b. Relationship Sets c. Kunci Relasi ( Relation Keys
MODUL 6 RELASI DATA 1. Konsep Dasar Terdapat tiga notasi dasar yang bekerja pada model E-R yaitu : entity sets, relationshipsets, & attributes. a. Entity Sets Sebuah entiti adalah sebuah benda (thing)
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis melakukan penelitian pada toko AP Music Gallery Bandung yang
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penulis melakukan penelitian pada toko AP Music Gallery Bandung yang beralamat di Jalan Jl. Surapati No.235. Toko ini belum memiliki media dalam
Nama : Rendi Setiawan Nim :
Nama : Rendi Setiawan Nim : 41813120188 Pemodelan Data Pemodelan Data dalam rekayasa perangkat lunak adalah proses menciptakan sebuah model data dengan menerapkan model deskripsi formal data menggunakan
ABSTRAK. Kata kunci: Pelayanan kesehatan, Georaphical Information System (GIS), Kebumen, Rumah sakit dan puskesmas
Pemodelan Profil Prasarana Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kebumen Menggunakan Sistem Informasi Geografis / GIS Mahmud Husein S Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian
ARTIKEL TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI PERSEWAAN KENDARAAN PADA CV. PESONA RENT CAR SEMARANG.
ARTIKEL TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI PERSEWAAN KENDARAAN PADA CV. PESONA RENT CAR SEMARANG Disusun Oleh : Nama NIM : Sigit Sedia Pratama : A12.2006.02329 Program Studi : Sistem
Entity Relationship Model
Entity Relationship Model Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom BasDat 2016 Pendahuluan Model data E-R didasarkan pada persepsi bahwa dunia nyata merupakan sekumpulan dari sejumlah obyek dasar (entitas)
TEKNIK ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)
TEKNIK ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) Pertemuan 9 A. Entity Relationship Konsep Teknik Entity Relationship Pada teknik ini akan terdapat dua atau lebih file yg direlasikan dengan kunci relasi (primary
Model Data HANI IRMAYANTI, M.KOM
Model Data HANI IRMAYANTI, M.KOM Model data merupakan kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantic (makna) data dan batasan data. Karena yang ingin ditunjukkannya adalah
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Landasan teori adalah teori-teori yang relevan dan dapat digunakan untuk menjelaskan variabel-variabel penelitian. Landasan teori ini juga berfungsi sebagai dasar untuk memberi jawaban
BAB III LANDASAN TEORI. Henry Simamora (2000) dalam buku Akuntansi Basis Pengambilan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Penjualan Aktivitas penjualan merupakan pendapatan utama perusahaan karena jika aktivitas penjualan produk maupun jasa tidak dikelola dengan baik maka secara langsung dapat merugikan
Sumber Data. Sistem Database. Hierarki. Entity Relationship Diagram. Kelompok 3. Sistem Manajemen Databse. Perancangan Basis Data
Sumber Data Hierarki Database Relationship Manajemen Kelompok 3 Kelompok 3 Nama NIM 1. Dessy Aryanti 0911463798 3. Lova Sari 1011464941 4. Rosalina Miliartha 0911464137 Sumber Data Sumber Data Hieraki
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Informasi Geospasial Pusat Standardisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial Deputi Bidang Infrastruktur Informasi Geospasial Badan Informasi Geospasial
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1. Pengertian Sistem Informasi II.1.1. Sistem Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Geografis Letak Bank BTPN di kota Medan yang sedang berjalan dan desain sistem. III.1 Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan
MODUL 1 SEPUTAR PERANCANGAN DATABASE. 1.1 Entity-Relationship Model (ER Model) dan Entity Relationship Diagram (ERD)
MODUL 1 SEPUTAR PERACAGA DATABASE TUJUA PRAKTIKUM 1. Praktikan mampu menggambarkan ERD dengan baik dan benar dengan ER Modeling. 2. Praktikan dapat memahami konsep Basis Data Relasional. 3. Praktikan mampu
Pemodelan Database. Pengolahan Basis Data
Pemodelan Database Pengolahan Basis Data Model Data Menyatakan hubungan antardata dalam database Ada tiga macam model data dasar Hierarkis Jaringan Relasional Model Hierarkis Dikenal pula sebagai model
Model Data: Model data merupakan kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik (makna) data dan batasan data Jenis
Model Data: Model data merupakan kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik (makna) data dan batasan data Jenis model data terbagi dalam (3) tiga kelompok besar yaitu:
Sistem Informasi Geografis. Model Data Spasial
Sistem Informasi Geografis Model Data Spasial Representasi Grafis Untuk Objek Secara umum dikenal tiga jenis data. Ketiganya merupakan abstraksi sederhana dari objek-objek nyata yang lebih rumit. Titik:
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM. SiBaDa Sesi 4
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM SiBaDa Sesi 4 ENTITY RELATIONAL DIAGRAM ERD adalah suatu diagram untuk menggambarkan desain konseptual dari yang menghubungkan antara objek satu dengan objek lainnya dalam dunia
BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,
BAB III LANDASAN TEORI. Pengertian produksi menurut Sofyan Assauri(1980:7), definisi produksi
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Produksi Pengertian produksi menurut Sofyan Assauri(1980:7), definisi produksi adalah segala kegiatan dalam menciptakan dan menambah kegunaan sesuatu barang atau
BAB II LANDASAN TEORI. Antrian sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Antrian (Queue) Antrian sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam sistem pembelian karcis kereta api atau bioskop, dimana orang yang datang pertama akan diberi
