Accounting Analysis Journal
|
|
|
- Erlin Lesmana
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 AAJ 2 (3) (2013) Accounting Analysis Journal FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT Khoerul Umam Sandi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima Mei2013 Disetujui Juni 2013 Dipublikasikan Agustus 2013 Keywords: Audit Quality; Company Size; Company Growth; Capital Structure; Earnings Response Coefficient Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, struktur modal, dan kualitas audit terhadap earnings response coefficient. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun Teknik pemilihan sampel berdasarkan purposive sampling. Sampel yang masuk kriteria sebanyak 34 perusahaan. Unit analisis sampel sebanyak 102 annual report, dengan data outlier sebanyak 8 sehingga jumlah sampel menjadi 94. Metode analisis data penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap earnings response coefficient. Pertumbuhan perusahaan, struktur modal dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap earnings response coefficient. Abstract The purpose of this study is to examine the influence of company size, company growth, capital structure and audit quality on earnings response coefficient. The population of this research are all companies listed in the Indonesia Stock Exchange The sampling technique used in this research was purposive sampling. There are 34 companies qualified as sample. The units of analyse sample are 102 annual report, with the data outlier as many as 8 so that number of the sample become 94. Multiple regression analysis was employed to analyse data. The result shows that variable of company size have positive effects on earnings response coefficient. Company growth, capital structure and audit quality not effect on earnings response coefficient Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung C6 Lantai 2 FE Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, [email protected] ISSN
2 PENDAHULUAN Penurunan nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia yang jauh dari target tahun 2012 semakin memicu perusahaan- perusahaan yang listing untuk semakin menjaga kelangsungan usaha dan meningkatkan labanya. Laba perusahaan yang meningkat dari tiap periodenya akan diperhatikan oleh pihak eksternal perusahaan khususnya para investor modal. Kondisi yang dialami BEI juga akan semakin memicu pula para investor untuk lebih selektif dalam berinvestasi. Kinerja perusahaan yang baik dan menghasilkan laba yang tinggi akan menguntungkan para investor yang menanamkan modalnya dalam memperoleh pengembalian (return) tiap kepemilikan saham yang dimilikinya. Salah satu penelitian membuktikan adanya hubungan sangat erat antara laba perusahaan dengan return saham (Febrianto, 2005). Pada intinya naik turunnya laba akan berpengaruh terhadap naik turunnya return saham secara searah. Besaran yang menunjukkan pengukuran kekuatan hubungan antara return saham dan laba perusahaan disebut earning response coefficient (ERC). Earnings response coefficient sangat berguna dalam analisis fundamental yaitu analisa untuk menghitung nilai saham sebenarnya dengan menggunakan data keuangan perusahaan yang dapat menjadi dasar penilaian para investor untuk menentukan reaksi pasar atas informasi laba dalam return saham perusahaan. Dalam hal ini sama halnya dengan penelitian Palupi (2006) yang menyatakan bahwa ERC sangat penting bagi para investor untuk mengambil keputusan investasi terkait informasi laba dengan return karena ERC yang tinggi memberikan informasi bahwa laba yang diperoleh menunjukkan nilai yang tinggi atau menunjukkan informasi laba yang lebih dan laba yang dilaporkan berkualitas (Boediono, 2005). Selain digunakan sebagai analisis fundamental dan pengambilan keputusan bagi investor, Koefisien Respon laba sering digunakan untuk melihat perkembangan atau pertumbuhan suatu perusahaan dan dapat juga digunakan untuk menilai dari risiko saham dan earning per share. Laba yang terjadi akan mempengaruhi tingkat pengembalian saham bagi investor, disisi lain akan membawa dampak pada nilai expected return yang akan diterima, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap nilai Earnings Response Coefficient. Jika kualitas laba semakin baik atau semakin persisten di masa depan, maka diprediksi nilai ERC akan semakin tinggi. Jadi ERC dapat menunjukkan baik buruknya kualitas laba tergantung pada abnormal return saham yang diliat dari naik turunnya harga saham dan harga pasar berdasarkan laba yang diperoleh perusahaan. Harga saham yang diimbangi nilai Earnings Response Coefficient akan membawa dampak pada nilai expected return yang diterima. Investor mengharapkan nilai lebih dari yang di ekspektasikan perusahaan dengan kata lain ekspektasi laba lebih rendah dibandingkan dengan laba riil perusahan, karena laba yang tidak diekspektasi mempengaruhi return saham nantinya dapat menunjukkan nilai ERC. Earnings response coefficient dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, persistensi laba, beta (resiko), profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, struktur modal, kualitas audit, konservatisme, dan accrual accounting. Penelitian ini hanya mengambil empat faktor sebagai variabel bebas yaitu ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, struktur modal, dan kualitas audit dikarenakan keempat faktor tersebut dari penelitian-penelitian terdahulu terdapat ketidakkonsistenan antara hasil penelitian satu dengan yang lain dengan variabel yang sama. Perusahaan yang memiliki total aktiva besar menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah mencapai tahap kedewasaan dimana dalam tahap ini perusahaan mempunyai prospek yang baik dalam jangka waktu yang relatif lama, diprediksi relatif lebih stabil dan lebih mampu menghasilkan laba dibanding perusahaan kecil. Perusahaan yang besar akan lebih menarik para investor untuk berinvestasi, karena dari laba perusahaan yang berkembang akan mempengarungi besarnya respon pasar kaitannya dengan return saham. Semakin luas informasi yang tersedia mengenai perusahaan besar memberikan bentuk yang konsesus yang lebih baik mengenai laba ekonomis, sehingga besarnya ukuran perusahaan 338
3 berpengaruh positif terhadap earnings response coefficient (Mulyani, 2007). Namun Collins dan Kothari (1989) menggunakan ukuran sebagai variabel tambahan dalam regresinya, mendapatkan bukti bahwa ukuran perusahaan tidak memberikan tambahan kekuatan penjelas atas perbedaan koefisien respon laba. Semakin besar peluang pertumbuhan perusahaan maka semakin tinggi kesempatan perusahaan mendapatkan atau menambah laba yang diperoleh perusahaan pada masa mendatang, sehingga akan meningkatkan harga saham dan respon pasar pula. Perusahaan yang memiliki peluang pertumbuhan yang lebih besar akan memiliki earnings response coefficient tinggi (Collins dan Kothari, 1989). Berbeda dengan hasil penelitian Sulistiyono (2010) yang menyatakan pertumbuhan perusahaan tidak berpangeruh terhadap ERC. Struktur modal berbeda dengan struktur keuangan, dimana struktur modal merupakan pembelanjaan permanen yang mencerminkan antara hutang jangka panjang dengan modal sendiri, sedangkan struktur keuangan mencerminkan perimbangan antara seluruh hutang dengan modal sendiri (Weston dan Brigham, 1994). Perusahaan yang mempunyai struktur modal yang besar artinya perusahaan tersebut dalam kondisi kurang baik karena perusahaan menggunakan hutang yang besar sebagai sumber pendanaan dibandingkan modal sendiri. Kondisi semacam ini akan menjadikan beban yang berat bagi perusahaan, sehingga akan berpengaruh pada perolehan laba perusahaan. Dengan demikian, struktur modal berpengaruh negatif terhadap ERC (Sulistiyono, 2010) dikarenkan investor akan beranggapan bahwa laba yang dihasilkan perusahaan akan lebih menguntungkan para debtholder jika perusahaan memiliki hutang jangka panjang yang besar. Menurut Mulyani (2007), laporan keuangan auditan yang berkualitas, relevan dan dapat dipercaya dihasilkan dari audit yang dilakukan secara efektif oleh auditor yang berkualitas. Kualitas auditor yang tinggi tentu akan menghasilkan pengujian yang berkualitas pula termasuk yang didalamnya laba yang dilaporkan. Secara intuitif, besar ERC mencerminkan kualitas laba yang tinggi pula (Scott, 2000 dalam Mayangsari (2004). Hipotesis H1 : Ukuran Perusahaan berpengaruh secara positif terhadap Koefisien Respon Laba. H2 : Pertumbuhan Perusahaan berpengaruh secara positif terhadap Koefisien Respon Laba. H3 : Struktur MUodal berpengaruh secara negatif terhadap Koefisien Respon Laba. H4 : Kualitas Audit berpengaruh secara positif terhadap Koefisien Respon Laba. Ukuran Perusahaan (size) Pertumbuhan Perusahaan Earnings Response Coefficient Struktur Modal Kualitas Audit Gambar 1. Kerangka Berpikir 339
4 METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang melaporkan laporan keuangan dan dipublikasikan pada Indonesian Capital Market Directory (ICMD) tahun Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 147 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode Teknik pemilihan sampel berdasarkan purposive sampling dengan menetapkan kriteria-kriteria tertentu sehingga mendapatkan jumlah sampel sebanyak 102 unit analisis. Variabel Dependen Variabel dependen dalam penelitian ini adalah eaenings response coefficient. Pengukuran variabel dependen menggunakan cumulative abnormal return yang menggunakan jendela 5 hari sebelum (t-5) dan 5 hari sesudah (t+5) tanggal pelaporan. Abnormal return dihitung dari selisih antara pendapatan saham yang sebenarnya terjadi dengan retrun ekspektasi atau market return. Variabel Independen Ukuran perusahaan merupakan variabel independen pertama (X1) dalam penelitian ini diukur dengan natural Log dari total aktiva (Collins dan Kothari, 1989).. Pertumbuhan perusahaan merupakan variabel independen kedua (X2) dalam penelitian ini diukur dari nilai Tobin-Q, karena perusahaan dikatakan tumbuh jika nilai tobin- q lebih besar dari 1 dan dikatakan tidak tumbuh jika mempunyai nilai lebih kecil dari 1 (Sriwardany (2006) dalam Sulistiyono (2010). Struktur modal merupakan variabel independen ketiga (X3) diukur dengan menggunakan proksi Long-term Debt to Equity Ratio (DAR) yaitu Long-term Debt dibagi dengan Total Equity (Weston dan Copeland (1992) dalam Sulistiyono (2010). Komite Audit merupakan variabel independen keempat (X4) penelitian ini diukur menggunakan variabel dummy dengan angka 1 untuk auditor yang berkualitas tinggi dan angka 0 untuk auditor yang tidak berkualitas tinggi. Metode Analisis Data Dalam mengolah dan menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda (multiple regression). Selain itu dilakukan juga uji statistik deskriptif, uji normalitas dan pengujian asumsi klasik untuk mendapatkan model regresi yang baik. Tabel 1 Statistik Deskriptif N Minimum Maximum Mean Std. Deviation ERC LNSIZE , GROWTH STRUKTUR M KUALITAS A Sumber : Data sekunder yang diolah, 2013 HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif Populasi yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 147 perusahaan. Dari populasi tersebut, yang memenuhi kriteria sampel sebesar 34 perusahaan manufaktur per tahun. Periode penelitian sebanyak 3 tahun meneliti 102 perusahaan. Namun adanya data outlier sebanyak 8 sehingga sampel menjadi 94 data observasi. Dari sampel tersebut diperoleh data untuk dilakukan analisis statistik deskriptif. Berikut ini merupakan tabel analisis statistik deskriptif : 340
5 Dari hasil statistik deskriptif pada Tabel 1 diketahui bahwa jumlah observasi (n) sebanyak 94. Variabel ERC mempunyai nilai tertinggi sebesar 0,245 dan nilai terendah -0,276. Nilai rata-rata ERC sebesar 0,0148. Nilai rata-rata ukuran perusahaan sebesar 27,5517 menunjukkan bahwa secara umum total aktiva perusahaan yang dimiliki oleh perusahaan sampel cenderung ke rata-rata. Pertumbuhan perusahaan mempunyai nilai rata-rata sebesar 1,1965 menunjukkan nilai tobin-q pada perusahaan sampel rata-rata lebih dari 1 yang berarti perusahaan rata-rata mengalami pertumbuhan. Pada variabel struktur modal mempunyai nilai rata-rata sebesar 0,2957 menunjukkan struktur modal perusahaan sampel cenderung bernilai rendah. Kualitas audit yang mempunyai nilai 1 sebesar 38 perusahaan, dan yang bernilai 0 sebasar 56 perusahaan, sehingga kualitas audit pada perusahaan sampel berada dalam kategori tidak berkualitas. Uji hipotesis dilakukan sesudah uji prasyarat untuk menguji kelayakan model yang digunakan. Nilai Kolmogorov-Smirnov (K-S) pada uji normalitas sebesar 0,145 lebih besar dari tingkat signifikan 0,05 maka data terdistribusi secara normal. Uji autokorelasi menggunakan Runs Test diperoleh nilai residual 0,836 jauh lebihbesar dari tingkat signifikan 0,05 maka dapat disimpulkan tidak terjadi autokorelasi. Uji Multikolinieritas menunjukan tidak ada satupun variabel independen yang memiliki nilai tolerance kurang dari 1 dan nilai VIF lebih dari 10 sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen dalam model regresi. Uji heterokedastisitas menggunakan uji Glejser menunjukkan model regresi yang digunakan dalam penelitian ini tidak terjadi heteroskedastisitas, dimana tingkat signifikansi untuk semua variabel independen di atas 0,05. Pada analisis regresi berganda diperoleh persamaan ERC = -0, ,018 LNSIZE 0,11 GROWTH + 0,011 SM 0,02 KA + e. Menguji Kelayakan Model Regresi Berdasarkan hasil uji F pada Tabel 2 menunjukkan nilai sig 0,133 yang berarti tidak signifikan pada α = 0,05. Hal ini berarti secara simultan (bersama-sama) variabel independen yaitu ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, struktur modal, dan kualitas audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap earnings response coefficient. Tabel 2 Hasil Uji F Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Regression a Residual Total Sumber : Data sekunder yang diolah, 2013 Tabel 3 Hasil Uji t Model Unstandarlized Coefficients B Std. Error Beta Standarlized Coefficients T Sig. 1 (Constant) LNSIZE GROWTH SM KA
6 Sumber : Data sekunder yang diolah, 2013 Dari Tabel 3 dapat diketahui, variabel ukuran perusahaan (LNSIZE) memiliki nilai sig sebesar 0,025 dengan arah positif. Nilai sig sebesar 0,025 < α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan signifikan pada level 5% yang berarti ukuran perusahaan (LNSIZE) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap earnings response coefficient (ERC). Dengan demikian, H1 : Ukuran Perusahaan berpengaruh secara positif terhadap Koefisien Respon Laba diterima. Menurut Chan dan Chen dalam Poetri (2009), prospek return yang diterima investor berhubungan dengan suatu faktor resiko dalam besar kecilnya ukuran perusahaan. Perusahaan yang memiliki total aset besar menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah mencapai tahap kedewasaan dimana dalam tahap ini perusahaan mempunyai prospek yang baik dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal ini akan mengakibatkan return yang diterima investor relatif stabil, sehingga respon pasarpun naik. Hasil penelitian ini konsisten dengan Cho dan Jung (1991) dalam Palupi (2006) yang mendukung adanya hubungan hubungan positif antara koefisien respon laba dan ukuran perusahaan, tetapi.tidak konsisten dengan penelitian Collins dan Kothari (1989) yang tidak dapat membuktikan pengaruh ukuran perusahaan terhadap koefisien respon laba. Variabel petumbuhan perusahaan (GROWTH) memiliki nilai sig sebesar 0,298 dengan arah negatif. Nilai sig sebesar 0,298 > α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak signifikan pada level 5% yang berarti pertumbuhan perusahaan (GROWTH) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap earnings response coefficient. Dengan demikian, H2 : Pertumbuhan Perusahaan berpengaruh secara positif terhadap Koefisien Respon Laba ditolak. Hasil penelitian ini konsisten dengan Palupi (2006) yang tidak dapat membuktikan pengaruh pertumbuhan perusahaan terhadap ERC dan menjelaskan bahwa hubungan negatif dan tidak signifikan ini bisa terjadi karena motivasi investor Tabel 4 Hasil Koefisien Determinasi dalam investasinya bukan untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang melainkan untuk mendapatkan capital gain. Faktor kesempatan bertumbuh biasanya diamati oleh investor yang mempunyai persperktif jangka panjang untuk mendapatkan yield dari investasi yang dilakukannya. Hasil ini tidak konsisten dengan penelitian Mulyani (2007) dan Naimah dan Utama (2006). Variabel struktur modal (SM) memiliki nilai sig sebesar 0,498. Nilai sig sebesar 0,498 > α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa struktur modal (SM) tidak signifikan pada level 5% yang berarti bahwa struktur modal (SM) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap earnings response coefficient. Dengan demikian, H3 : Struktur modal (SM) akan berpengaruh positif terhadap earnings response coefficient (ERC) ditolak. Hasil penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian Mulyani ( 2007) yang dapat membuktikan pengaruh struktur modal terhadap ERC. Namun konsisten dengan penelitian Sulistiyono (2010) yang tidak dapat membuktikan pengaruh signifikan struktur modal terhadap ERC. Menurutnya tidak berpengaruhnya struktur modal terhadap ERC dikarenakan struktur modal diukur dengan rasio hutang jangka panjang, tidak menggunkan total hutang yang terdiri dari hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang. Secara teori kewajiban hutang jangka panjang memiliki umur lebih dari periode akuntansi, sehingga penggunaan hutang jangka panjang tidak akan berpengaruh pada laba yang diperoleh perusahaan. Variabel kualitas audit (KA) memiliki nilai sig sebesar 0,437. Nilai sig sebesar 0,437 > α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kulitas audit tidak signifikan pada level 5% yang berarti bahwa kualitas audit (KA) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap earnings response coefficient (ERC). Dengan demikian, H4 : Kualitas audit akan berpengaruh positif terhadap earnings response coefficient (ERC) ditolak. Lebih dari setengah perusahaan sampel belum memiliki kualitas audit yang baik yang dapat dilihat pada 342
7 Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a Sumber : Data sekunder yang diolah, 2013 analisis kelas interval kualitas audit, sehingga hasil penelitian ini belum dapat menunjukkan bahwa dengan semakin berkualitasnya audit dalam suatu perusahaan, maka pandangan investor terhadap nilai ERC perusahaan akan meningkat. Konsisten dengan hasil penelitian ini, penelitian dari Mulyani (2007) tidak dapat membuktikan pengaruh kualitas audit terhadap ERC dan berpendapat bahwa kualitas auditor tidak mempengaruhi reaksi pasar pada saat pengumuman laporan keuangan dikarenakan investor tidak memperdulikan ketepatan angkaangka yang tersaji dalam laporan keuangan, hanya berharap investasi yang mereka tanamkan di dalam perusahaan mempunyai tingkat return yang tinggi dan pembagian dividen tinggi. Hasil ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan Mayangsari (2004). Berdasarkan Tabel 4. dapat dilihat bahwa nilai adjusted R square adalah sebesar 0,034 yang berarti variabilitas variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independen adalah sebesar 3,4%. Hal ini berarti bahwa sebesar 3,4% earnings response coefficient (ERC) dipengaruhi oleh ukuran perusahaan (size), pertumbuhan perusahaan (growth), struktur modal, dan kualitas audit Sedangkan sisanya sebesar 96,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini SIMPULAN Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap earnings response coefficient. Sedangkan pertumbuhan perusahaan, struktur modal dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Penelitian ini memiliki nilai Adjusted R Square yang sangat rendah menunjukkan bahwa variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini mempunyai pengaruh besar terhadap earnings response coefficient, sehingga untuk penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan variabel lain seperti beta, persistensi laba, profitabilitas, konservatisme, accrual accounting dll. UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasih kepada Allah SWT, kedua orang tua, adikku, dosen-dosen Fakultas Ekonomi, teman-teman Akuntansi A dan B 2008 dan sahabat-sahabatku atas semangat, dukungan dan kebersamaannya selama ini. Terimakasih pula kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, kritik dan saran dalam penyusunan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA Boediono, Gideon SB Kualitas Laba: Studi Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Dampak Manajemen Laba Dengan Menggunakan Analisis Jalur. Simposium Nasional Akuntansi VIII Solo. Collins, Daniel W. dan S.P Khotari An Analysis of Intemporal and Cross-sectional Determinants of Earnings Response Coefficient. Journal of Accounting and Economics 11. Febrianto, Rahmat dan Erna Widiastuty.2005.Tiga Angka Laba Akuntansi: Mana Yang Lebih Bermakna Bagi Investor. Simposium Nasional Akuntansi VIII Solo. Mayangsari, Sekar Bukti Empiris Pengaruh Spesialisasi Industri Auditor terhadap Earnings Response Coefficient. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia Vol. 7, No.2. Mulyani, Sri., Nur Fadjrih Asyik, dan Andayani Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Earning Response Coefficient Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. JAAI, Volume 11 No.1 Surabaya: STIESIA Surabaya. Naimah, Zahroh dan S.Utama Pengaruh Ukuran perusahaan, Pertumbuhan,dan Profitabilitas Perusahaan Terhadap Koefisien Respon Laba dan Koefisien Respon Nilai Buku Ekuitas: Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta. Makalah Simposium Naional Akuntansi IX. Palupi, Margaretta J Analisis Faktor Faktor yang Mempengarruhi Koefisien Respon Laba: 343
8 Bukti Empiris Pada Bursa Efek Jakarta. Jurnal Ekubank. Volume 3. Poetri, Nicky Perdani Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Koefisien Respon Laba. Skripsi. Semarang: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD JATENG. Sulistiyono, Agus Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Earnings Response Coefficient Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia. Skripsi. Semarang: Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Weston, J.F, Brigham, E.F Manajemen Keuangan (Managerial Finance). Terjemahan Djoerban.W. dan Ruchyat. K. Jakarat: Erlangga. 344
ANALISIS PENGARUH UKURAN, PERTUMBUHAN, DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA
ANALISIS PENGARUH UKURAN, PERTUMBUHAN, DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2009-2011)
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Statistik Deskriptif Variabel Penelitian Statistik deskriptif dalam penelitian ini meliputi nilai statistik deskriptif variabel return, CR, ROA, DER, EPS dan Beta. Dari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/Subyek Penelitian Hasil pemilihan sampel pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2014 diperoleh
Disusun oleh : ARUM DESMAWATI MURNI MUSSALAMAH B
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), DEBT TO EQUITY RATIO (DER) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2011)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. saham pada perusahaan food and beverages di BEI periode Pengambilan. Tabel 4.1. Kriteria Sampel Penelitian
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskriptif Obyek Penelitian Deskripsi obyek dalam penelitian ini menjelaskan mengenai hasil perolehan sampel dan data tentang likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas
BAB IV GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA. pengaruh model fundamental dan risiko sistematik terhadap harga saham, dengan
BAB IV GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA 4.1. Gambaran Subyek Penelitian Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian mengenai pengaruh model fundamental dan risiko sistematik terhadap
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Obyek Penelitian Obyek penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data laporan keuangan pada Indonesian Capital Market Directory (ICMD) yang dipublikasikan perusahan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1. Objek Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2014. Pemilihan perusahaan manufaktur sebagai
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pengujian ini bertujuan untuk memberikan gambaran atau deskriptif suatu data yang dilihat dari nilai minimum, maksimum, mean dan standar deviasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. antara variabel-variabel melalui analisis data dalam pengujian hipotesis.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah pengujian hipotesis yang menjelaskan sifat dari hubungan antar variabel, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausalitas
ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI
ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011-2013 NASKAH PUBLIKASI Diajukan untuk Memenuhi Tugas
PENGARUH RISIKO INVESTASI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN
PENGARUH RISIKO INVESTASI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2012-2015 Dewi Khamala Rizkiani 21212951 AKUNTANSI PEMBIMBING :
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. data dari perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (penawaran saham
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Obyek Penelitian Deskripsi obyek dalam penelitian ini menjelaskan hasil perolehan sampel dan data dari perusahaan yang melakukan Initial Public Offering
PENGARUH FIRM SIZE, ROE, ROI, GROWTH DAN NPM TERHADAP DPR. Arif Siswanto ABSTRAK
PENGARUH FIRM SIZE, ROE, ROI, GROWTH DAN NPM TERHADAP DPR Arif Siswanto Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Gunadarma ABSTRAK Dividen merupakan laba bersih yang didapatkan oleh perusahaan
: Suriana Juniarti NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Sugiharti Binastuti
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UNDERPRICING SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2015 Nama : Suriana Juniarti NPM : 27212205
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel yang digunakan dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
36 BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menerbitkan laporan keuangan yang lengkap (Annual
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini menjelaskan gambaran hasil penelitian beserta hipotesis dengan pembahasan pada bagian akhir. Hasil penelitian dan pembahasan ditampilkan secara sendirisendiri.
PENGARUH MEKANISMECORPORATE GOVERNANCE, KUALITAS AUDITOR, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA
PENGARUH MEKANISMECORPORATE GOVERNANCE, KUALITAS AUDITOR, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN SEKTOR INFRASTRUKTUR, UTILITAS, DAN TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BEI Nama : Dhony
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/Subyek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh tingkat kesehatan bank berdasarkan metode CAMEL yang diukur dengan
Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Oleh:
PENGARUH PROFITABILITAS, KEBIJAKAN HUTANG DAN KEPUTUSAN INVESTASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2015) Disusun sebagai salah
Disusun oleh : Nama : Lonella Dwita NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Widyatmini, SE., MM.
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, UMUR PERUSAHAAN, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN SUKARELA PERUSAHAAN LQ-45 YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA Disusun oleh : Nama : Lonella
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. BEI (Bursa Efek Indonesia) selama periode tahun 2010 sampai 2014.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Objek Objek pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang mengelola bahan mentah menjadi barang jadi yang terdaftar
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi Dan Penentuan Sampel Populasi merupakan keseluruhan objek yang memenuhi syarat-syarat tertentu dan berkaitan dengan masalah yang diteliti. Populasi dalam penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. variabel dependen yang digunakan dalam model analisis regresi linear berganda.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Analisis dan pembahasan yang tersaji pada bab ini akan menunjukkan hasil dari analisis data berdasarkan pengamatan variabel independen maupun variabel dependen yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini menjelsakan gambaran tentang hasil penelitian beserta hipotesis denagn pembahasan pada bagian akhir bab ini. Hasil penelitian dan pembahasan ditampilkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pembahasan ditampilkan secara sendiri-sendiri. Penelitian ini mengunakan alat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menjelaskan mengenai gambaran dari hasil penelitian beserta hipotesis dengan pembahasan pada bagian terakhir. Hasil penelitian dan pembahasan ditampilkan
BAB 4 HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN
BAB 4 HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN 4.1. Analisis Perhitungan pada Variabel Independen 4.1.1. Analisis Price to Book Value (PBV) Price to Book Value berfokus pada nilai ekuitas perusahaan. Price to Book
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2012-2014. B. Teknik Pengumpulan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan pengujian statistik secara umum yang bertujuan untuk melihat distribusi data dari variabel yang digunakan sebagai sampel
DEWI JUNIARTI HONDRO JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI (UMRAH)
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN TOTAL ASET, DEBT TO EQUITY RATIO DAN DEBT TO ASSET RATIO TERHADAP RETURN ON INVESTMENT (ROI) (Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2014)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Populasi dalam penelitian ini yakni perusahaan yang terdaftar ke Bursa Efek Indonesia (BEI) kecuali perusahaan dengan industri keuangan pada tahun 2011-2015
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Obyek Penelitian Deskripsi obyek penelitian meneliti profil perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini, yaitu perusahaan-perusahaan manufaktur
BAB III METODE PENELITIAN. Indonesia (BEI) untuk tahun , sampel dalam penelitian ini adalah
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek dari penelitian dilakukan pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2012-2014, sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan
PENDAHULUAN. Latar Belakang
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), DEBT TO EQUITY RATIO (DER) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2007-2011)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
40 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistic yang menggunakan persamaan regresi berganda. Analisis data dimulai
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang
BAB III METODE PENELITIAN A. OBJEK/SUBJEK PENELITIAN Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
AQLI Lembaga Penelitian dan Penulisan Ilmiah
ISSN: 2597-3991 AQLI Lembaga Penelitian dan Penulisan Ilmiah Volume 1, Nomor 1, 2017 Pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen: Studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Dimana sekunder sendiri adalah perolehan data yang didapat tidak secara langsung
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif, data mentah
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan cara untuk menggambarkan dan menyajikan informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif,
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil
BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian ini rasio likuiditas yang digunakan adalah Current Ratio (CR)
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Rasio Likuiditas BCA Syariah Rasio likuiditas ini mengukur kemampuan perusahaan atau bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek yang jatuh tempo.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian empiris. Proses memverifikasi teori lewat pengujian hipotesis secara empiris berarti menggunakan
ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, TINGKAT PERTUMBUHAN, DAN RISIKO BISNIS TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES
ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, TINGKAT PERTUMBUHAN, DAN RISIKO BISNIS TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ( Studi Kasus Pada Tahun 2007 2015
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran atau deskripsi suatu data pada variabel-variabel penelitian yang digunakan
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskriptif Objek Penelitian Perusahaan yang digunakan didalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesian
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN Praktik pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki peranan penting bagi perusahaan. CSR merupakan salah satu bentuk akuntabilitas perusahaan kepada publik untuk menjelaskan
1. Pendahuluan A. Latar Belakang. BENEFIT Jurnal Manajemen dan Bisnis Volume 19, Nomor 2, Desember 2015, hlm 79-88
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), DEBT TO EQUITY RATIO (DER) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2011)
Rita Pratiwi, Nova Retnowati, Nurul Iman Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Bhayangkara Surabaya
PENGARUH PERTUMBUHAN ASSET, PROFITABILITAS, RISIKO BISNIS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BEI (2010-2013) Rita Pratiwi, Nova Retnowati,
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. variabel terikat adalah sebagai berikut : Hasil statistik deskriptif pada tabel 4.1 menunjukkan :
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisa deskripsi semua variabel, baik variabel bebas maupun variabel terikat adalah sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics N Minimum
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
46 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Variabel Penelitian Sebelum melihat hasil penelitian dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan.
BAB IV HASIL PENELITIAN. Penelitian ini menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, free cash flow dan
BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1.Gambaran Umum Sampel Penelitian ini menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, free cash flow dan leverage terhadap risiko saham pada perusahaan manufakur yang terdaftar dalam
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Subjek dan Objek Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Subjek dan Objek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dividen Per Share, Tingkat Inflasi, Return on Equity, Net Profit Margin
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. mudah dipahami dan diinterprestasikan. Pengujian ini bertujuan untuk
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif Analisis dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel sehingga lebih mudah dipahami dan diinterprestasikan. Pengujian ini bertujuan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. laba per saham, dan beta akuntansi terhadap harga saham.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif memberikan gambaran dari data penelitian yang meliputi nilai terendah (minimum), nilai tertinggi (nilai maksimum), nilai rata-rata
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/Subyek Penelitian Dalam penelitian ini obyek penelitianya adalah Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang
Pengaruh Profitabilitas Dan Leverage Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Jasa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Sektor Keuangan
Pengaruh Profitabilitas Dan Leverage Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Jasa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Sektor Keuangan Subsektor Bank Periode 2008-2012) Latar Belakang Sejak terjadinya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
26 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdafar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer Goods yang terdaftar
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan Manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari Tahun 2012-2014. Berdasarkan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Return to Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Total
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun Berdasarkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini menggunakan sampel perusahan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2015. Berdasarkan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada penelitian ini sebelumnya dijelaskan pada bab 3 bahwa populasi sampel penelitian ini sebanyak 8 perusahaan dalam 5 tahun yang
BAB III DESAIN PENELITIAN
BAB III DESAIN PENELITIAN III.1 Desain Penelitian Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan pengujian hipotesis. Sedangkan jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian
PENGARUH CURRENT RATIO DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON ASSET PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR, TBK.
PENGARUH CURRENT RATIO DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON ASSET PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR, TBK. Angga Bahtiar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Jalan Siliwangi
BAB III METODA PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia
BAB III METODA PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2008-2012. Pemilihan periode dari tahun 2008-2012 sebagai
BAB IV HASIL PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Analisis Deskripsi Data 1. Analisis Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba bersih. Semakin tinggi rasio ini
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskripsi menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun independen
BAB III METODE PENELITIAN. yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) selama periode yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan melakukan uji hipotesis. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder,
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan
PENGARUH KEPUTUSAN KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE
PENGARUH KEPUTUSAN KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2010 Semuel Edwin Allein Mandagi Business School UPH Surabaya Surabaya, Indonesia [email protected]
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
36 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pemilihan Sampel Penelitian Penelitian dilakukan dengan menggunakan perusahaan perbankan yang listing pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 2013
BAB III METODE PENELITIAN. purposive sampling dengan bebrapa pertimbangan kriteria tertentu yaitu:
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode penelitian 2013-2015
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2012-2013) SKRIPSI Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Syarat
Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM.
Nama : Nurmala Ekatami NPM : 25212513 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. ANALISIS PENGARUH PENDANAAN DARI EKSTERNAL PERUSAHAAN DAN MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keputusan investasi, Keputusan pendanaan, Kebijakan deviden dan Ukuran perusahaan
BAB III METODE PENELITIAN. riset. Lokasi penelitian ini dipilih karena dianggap sebagai tempat yang tepat bagi peneliti
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Sampel dan data penelitian Dalam penelitian ini penulis memilih Bursa Efek Indonesia sebagai tempat untuk melakukan riset. Lokasi penelitian ini dipilih karena dianggap sebagai
BAB III METODE PENELITIAN. tahun 2009 sampai Dalam penelitian ini, pengambilan sampel
43 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi penelitian adalah perusahaan publik yang terdaftar di BEI pada tahun 2009 sampai 2013. Dalam penelitian ini, pengambilan sampel
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek/Subjek Penelitian Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa Efek Indonesia selama periode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian dilakukan pada bulan September 2015. Penelitian dilakukan dengan mengambil data perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pada deskripsi variabel penelitian akan dijelaskan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard deviasi pada masing-masing variabel penelitian,
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. perolehan sampel dan data tentang Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Objek Penelitian Deskripsi objek dalam penelitian ini menjelaskan mengenai hasil perolehan sampel dan data tentang Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pengambilan data melalui ICMD (Indonesia Capital Market Directory).
50 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek Penelitian Penelitian menggunakan data sekunder yang diambil dari data perusahaan consumer goods yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia)
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Peneliti mengambil sampel sesuai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian 1. Objek dan Sample Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas : obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan/annual report perusahaan
Cahaya Fajrin R Pembimbing : Dr.Syntha Noviyana, SE., MMSI
ANALISIS PENGARUH PERIODE PERPUTARAN HUTANG DAGANG DAN RASIO LANCAR, TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN (Studi pada perusahaan manufaktur sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012)
Pengaruh Profitabilitas dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan
Prosiding Manajemen ISSN: 2460-6545 Pengaruh Profitabilitas dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2015)
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Tabel 5.1 Deskripsi Variabel Penelitian Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation ROE 50,0174,3480,166018,0794598 DER 50,1536 2,6783,631622,5626124
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode yang sudah
35 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Sampel dalam penelitian adalah industri Real Estate and Property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011 2013 yang sudah
