BAB III METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Irwan Cahyadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang termasuk ke dalam penelitian kualitatif walaupun data yang dikumpulkan bisa saja bersifat kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini mengacu pada tindakan untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran berdasarkan refleksi dari kegiatan pembelajaran tersebut. Tujuan utama penelitian tindakan kelas menurut Yuliawati, dkk (2012:21) adalah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi dalam kelas sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan melalui tindakan yang dilakukan dan untuk meningkatkan kegiatan nyata tenaga pendidik dalam pengembangan profesinya. Sedangkan tujuan khusus penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut: a. Meningkatkan mutu isi, masukan, proses, dan hasil penelitian dan pembelajaran di sekolah. b. Membantu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dalam mengatasi maslah pembelajaran dan pendidikan di dalam dan luar kelas. c. Meningkatkan sikap professional pendidik dan tenaga kependidikan. d. Menumbuh kembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan/pembelajaran secara berkelanjutan. Adapun tujuan utama dalam Penelitian Tindakan Kelas ini yaitu untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran di kelas dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA materi bumi dan alam semesta di kelas IV A SDN 1 Langensari. 24
2 25 B. Model Penelitian Adapun model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Yuliawati (2012:24) mengemukakan penelitian tindakan model Kemmis dan Mc. Taggart lebih memfokuskan pada aspek individual dalam penelitian tindakan. Penelitian tindakan kelas model ini hakikatnya berupa alur kerja yang memiliki tiga langkah yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Pada dasarnya ketiga langkah yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart ini sama dengan model Lewin. Namun yang membedakannya adalah tindakan dan observasi dijadikan menjadi satu kesatuan. Hal ini disebabkan oleh kenyataan di lapangan bahwa antara implementasi tindakan dan observasi merupakan dua kegiatan yang tidak terpisahkan atau dilakukan secara bersama-sama, begitu berlangsung suatu tindakan begitu juga harus dilakukan kegiatan observasi. Identifikasi Refleksi Observasi Siklus 1 Perencanaan 1 Pelaksanaan Refleksi Observasi Siklus 2 Perencanaan 2 Pelaksanaan dst
3 26 Gambar 3.1 Bagan Alur PTK Menurut Kemmis & Mc Taggart (Yuliawati, 2010) C. Subyek Penelitian Subyek penelitian adalah siswa kelas IV A SDN 1 Langensari yang terdiri dari 31 orang siswa, 12 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Lokasi penelitian di SDN 1 Langensari yang terletak di Jalan Raya Maribaya No.20, RT 02, RW 04, Desa Langensari, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian dilakukan dalam waktu 3 bulan yaitu terhitung mulai bulan Maret sampai Mei D. Prosedur Penelitian Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas IV terhadap materi bumi dan alam semesta dengan menggunakan model siklus belajar. Menurut Kemmis dan Mc. Taggart (Aqib, 2006: 22) tahap penelitian tindakan kelas terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dalam setiap tindakan, dengan berpatokan pada refleksi awal. 1. Pra Penelitian a. Permintaan izin dari Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri 1 Langesari. b. Identifikasi masalah 1) Observasi dan wawancara Kegiatan observasi dan wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kondisi dan situasi Sekolah Dasar Negeri 1 Langesari secara keseluruhan, terutama siswa kelas IV yang akan dijadikan sebagai subyek penelitian. Kegiatan ini dilakukan mulai dari:
4 27 1) Melakukan kajian terhadap Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, buku sumber kelas IV, pembelajaran IPA dan model-model pembelajaran IPA. 2) Studi literatur untuk menemukan solusi permasalahan yang ditemukan di kelas. 3) Menentukan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa dan permasalahan yang ditemukan di kelas pada pembelajaran IPA. 2. Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan penelitian yang dilaksanakan dapat diuraikan sebagai berikut: Siklus 1 a. Perencanaan Perencanaan penelitian ini dilakukan untuk merumuskan rencana pembelajaran (RPP) pada mata pelajaran IPA materi hubungan sumber daya alam dengan lingkungan dengan model cooperative learning tipe NHT. Penelitian yang digunakan berupa soal pemahaman konsep (post-test) dan Lembar Kerja Siswa. Beberapa hal yang dipersiapkan yaitu, membuat RPP, membuat kisi-kisi soal, membuat LKS dan soal post-test, menyiapkan lembar observasi, membuat media pembelajaran yaitu media gambar sumber daya alam, serta alat-alat yang dibutuhkan dalam menerapkan model cooperative learning tipe NHT berupa ikat kepala bernomor dan nomor undian. b. Pelaksanaan Pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 14 Mei 2013 selama 70 menit dengan 1 orang observer. Pelaksanaan penelitian disesuaikan dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya. Pelaksanaan tindakan terdiri dari proses atau kegiatan belajar mengajar.
5 28 1) Siswa dibagi dalam kelompok dan setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor. 2) Guru memberikan tugas dan tiap-tiap kelompok disuruh untuk mengerjakannya. 3) Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan bahwa setiap anggota kelompok mengetahui jawaban yag telah didiskusikan. 4) Guru memanggil salah satu nomor siswa dan siswa yang nomornya dipanggil melaporkan hasil kerja sama mereka. 5) Siswa lain diminta untuk memberi tanggapan, kemudian guru menunjuk nomor lain. 6) Penguatan dan kesimpulan secara bersama-sama. c. Pengamatan Observasi terhadap dampak tindakan yang dilakukan oleh guru dan siswa secara berkelanjutan dengan berbagai cara dan dilakukan secara terus menerus, yaitu: 1) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru 2) Keaktifan dan sikap siswa pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung baik dalam kelompok ataupun secara individu. d. Refleksi Refleksi dilaksanakan setelah melakukan pelaksanaan siklus pertama dengan cara berdiskusi dengan teman sejawat ataupun guru kelas untuk mengetahui kekurangan pada siklus pertama. Setelah mengetahui kekurangan pada siklus pertama terdapat beberapa tindakan yang harus dilakukan pada siklus berikutnya, yaitu: 1) Menentukan RPP berdasarkan refleksi siklus pertama 2) Membuat langkah pembelajaran berdasarkan refleksi siklus pertama 3) Membuat instrumen penelitian berdasarkan refleksi siklus pertama
6 29 4) Membuat media pembelajaran berdasarkan refleksi siklus pertama Siklus 2 Seperti halnya siklus pertama, siklus kedua pun terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. a. Perencanaan Perencanaan penelitian ini dilakukan untuk merumuskan rencana pembelajaran (RPP) pada mata pelajaran IPA materi hubungan sumber daya alam dengan teknologi dengan model cooperative learning tipe NHT. Penelitian yang digunakan berupa soal pemahaman konsep (post-test) dan Lembar Kerja Siswa. Beberapa hal yang dipersiapkan yaitu, membuat RPP dengan berdasarka refleksi siklus pertama, membuat kisi-kisi soal, membuat LKS dan soal post-test, menyiapkan lembar observasi, membuat media pembelajaran yaitu media gambar sumber daya alam dan pemanfaatan teknologi, serta alat-alat yang dibutuhkan dalam menerapkan model cooperative learning tipe NHT berupa ikat kepala bernomor dan nomor undian. b. Pelaksanaan Pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 21 Mei 2013 selama 70 menit dengan 1 orang observer. Guru melaksanakan pembelajaran model cooperative learning tipe NHT berdasarkan rencana pembelajaran hasil refleksi pada siklus pertama. c. Pengamatan Observasi terhadap dampak tindakan yang dilakukan oleh guru dan siswa secara berkelanjutan dengan berbagai cara dan dilakukan secara terus menerus, yaitu: 1) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru 2) Keaktifan dan sikap siswa pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung baik dalam kelompok ataupun secara individu.
7 30 d. Kesimpulan Refleksi dilakukan pada pelaksanaan siklus kedua dan dianalisis serta disimpulkan atas pelaksanaan model cooperative learning tipe NHT dalam meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. E. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Dapat disebut juga teknik penelitian. Instrumen atau alat yang digunakan dalam penelitian dapat menunjukkan dampak yang terjadi dalam penelitian. 1. Lembar Soal Pemahaman Konsep (Post-test) Lembar soal pemahaman konsep (post-test) terdiri dari pertanyaan-pertanyaan tentang penguasaan materi pelajaran yang telah disampaikan. Tes harus dijwab oleh siswa, jawaban dapat berupa tulisan atau lisan. Tes digunakan untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa. 2. Lembar Kerja Siswa (LKS) Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah alat bantu siswa untuk memahami materi saat proses pembelajaran berlangsung. Lembar Kerja Siswa dapat juga dijadikan bahan penilaian kognitif, namun tidak menjadi acuan penilaian hasil belajar siswa. 3. Pedoman Observasi Pedoman observasi dibuat untuk mengobservasi kegiatan guru dan siswa. Lembar observasi kegiatan siswa bertujuan untuk menilai sikap dan tingkah laku siswa sedangkan lembar kegiatan observasi guru menilai kesesuaian rencana pembelajaran guru dengan pelaksanaan prosesnya. Teknik penilaian penelitian ini menggunakan teknik tes dan non-tes untuk mengumpulkan data. Teknik penilaian tes adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan menilai hasil belajar siswa dalam ranah kognitif. Karena setelah
8 31 melaksanakan pembelajaran, guru harus mengetahui hasil belajar siswa dari proses belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Sedangkan teknik penilaian non-tes yaitu teknik pengumpulan data tidak berupa tes yang dapat digunakan untuk menilai keterlaksanaan pembelajaran dan kegiatan siswa selama pembelajaran dengan observasi serta menunjukkan proses penelitian dengan dokumentasi. F. Pengolahan dan Analisis Data 1. Pengolahan Data Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh data yaitu: a. Hasil Observasi Data hasil observasi yang diperoleh cukup banyak dan rumit, untuk itu dilakukan analisis data denga cara reduksi data. Reduksi data dilakukan dengan cara merangkum, memilih hal-hal yang pokok dan memfokuskan pada hal-hal yang penting sehingga memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya. Langkah selanjutnya setelah reduksi data adalah display data yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, diagram, dan sebagainya. Melalui penyajian data tersebut, maka data akan terorganisasi dan tersusun dalam sebuah pola sehingga semakin mudah dipahami. Penyajian data yang dilakukan memudahkan data untuk direfleksi, sehingga lebih mudah merencanakan tindakan selanjutnya. b. Hasil tes siswa Dari data yang diperoleh, nilai yang digunakan dalam pengolahan data ini ialah kuantitatif. Data hasil yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan penskoran yang telah dibuat untuk setiap soal yang dievaluasikan pada setiap akhir siklus kegiatan. Untuk menentukan nilai rata-rata kelas (x) dari keseluruhan jumlah siswa dengan memakai rumus sebagai berikut:
9 32 (Aqib, 2009: 40) Keterangan: x : nilai rata-rata X : jumlah semua nilai siswa N : jumlah siswa Nilai KKM yang ditentukan oleh SDN 1 Langesari untuk mata pelajaran IPA kelas IV A adalah 63. Oleh karena itu, jika siswa telah mendapat nilai 63, maka ia telah mencapai ketuntasan belajar. Dan untuk menentukan presentase ketuntasan nilai hasil belajar siswa dari seluruh siswa dengan menggunakan rumus sebagai berikut: % (Aqib, 2009 : 41) 2. Analisis Data Analisis data dilakukan selama penelitian melalui teknik pengolahan data. Proses analisis ini berlangsung dari awal sampai akhir pelaksanaan tindakan. Data yang diperoleh berupa data kualitatif yang diperoleh melalui hasil observasi selama proses pembelajaran berlangsung dan data kuantitatif diperoleh dari post-test. Penelitian tindakan kelas ini berhasil apabila data kuantitatif memenuhi beberapa syarat yaitu siswa tuntas belajar dengan ketentuan memiliki nilai diatas atau sama dengan KKM sebesar 63. Jumlah siswa yang tuntas mencapai lebih dari 80%. Nilai rata-rata kelas siswa mencapai lebih dari 80. Analisis data kualitatif dilakukan dengan cara triangulasi data yaitu menggabungkan dari berbagai sumber data yang telah ada. Dalam penelitian ini, datadata yang diperoleh adalah data nilai siswa, data hasil observasi guru dan siswa serta data hasil dokumentasi.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) penelitian tindakan kelas ini bertujuan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian Tindakan Kelas merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini, hal ini berdasarkan pada latar belakang masalah dan rumusan masalah yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian tentang penggunaan media tiga dimensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Struktur Bumi ini menggunakan metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengubah perilaku
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau biasa disingkat PTK. Penelitian tindakan kelas adalah penelitian tindakan (action research)
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (CAR). Metode ini merupakan penelitian tindakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tindakan Kelas digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan hakikatnya merupakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
34 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom Action Reserch). Penelitian tindakan kelas (PTK)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMAKASIH... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... DAFTAR LAMPIRAN... BAB I PENDAHULUAN v A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN. sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya
31 BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan penulis adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri
DAFTAR ISI. A. Kajian Teori... 8
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR BAGAN... viii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1 B. Rumusan Masalah... 5 C. Tujuan Penelitian...
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang. dikembangkan oleh Kemmis & Taggart 1988, menurutnya Perencanaan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode, Model dan Alur Penelitian 1. Metode Penelitian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang
BAB III METODE PENELITIAN. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Sukadadi Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN A. Subyek Penelitian Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Sukadadi Kabupaten pasawaran dengan jumlah siswa 22 orang, laki-laki 11 dan perempuan 11 orang. B. Tempat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (CAR). Menurut (Arikunto dkk, 2009,
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas ( classroom action Reserch ) yang di kembangkan oleh
Jasmanyah76.wordpress.com
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Model yang dikembangkan oleh Kurt Lewin didasarkan atas konsep pokok bahwa penelitian tindakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dimaksudkan sebagai suatu kajian, refleksi diri, serta tindakan terhadap proses pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa
BAB III METODE PENELITIAN
26 A. Metode Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas termasuk penelitian kualitatif meskipun data
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research.
27 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode, Model dan Alur Penelitian 1. Metode Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. digambarkan sebagai berikut : Perencanaan I
22 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3. 1 Alur Penelitian Menurut model Kemmis dan Mc Taggart dalam Arikunto (2006:97), alur penelitian itu terdiri dari empat kegiatan pokok, yaitu perencanaan, pelaksanaan,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada Bab III mendeskripsikan metode, model, subjek penelitian, prosedur, alat instrumen, dan analisis data pada penerapan model cooperative learning tipe Numbered Heads Together
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang berusaha menerapkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom action Research). Menurut Wardhani (2008:1.15) Penelitian tindakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metoda Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Menurut Hopkins (Komalasari, 2010: 270) penelitian tindakan
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam upaya mencari solusi dari masalah yang diangkat dalam penelitian
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam upaya mencari solusi dari masalah yang diangkat dalam penelitian ini sekaligus untuk membuktikan suatu konsep, penulis telah menentukan dan merancang
BAB III METODE PENELITIAN. tindakan kelas. Dalam penelitian ini penelitian difokuskan pada situasi kelas, di
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini penelitian difokuskan pada situasi kelas,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Ngurensiti 02 Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati pada semester I Tahun 2011/2012. Subyek
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu cara strategis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian. sistematis, terencana, dan dengan sikap mawas diri.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini menerapkan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang merupakan penelitian model Kemmis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
32 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan
BAB III METODE PENELITIAN
24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting Penelitian 3.1.1. Setting Waktu Pelaksanaan penelitian direncanakan berlangsung dari bulan Maret sampai dengan bulan April 2012. Adapun jadwal penelitian adalah
BAB II KAJIAN TEORITIS
DAFTAR ISI PERNYATAAN... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iii UCAPAN TERIMAKASIH... iv DAFTAR ISI... vi DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dipaparkan mengenai metode penelitian, model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan, lokasi dan waktu penelitian, subjek penelitian, prosedur penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian
10 BAB III METODE PENELITIAN 3. 1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilaksanakan di SDN Simbangdesa 01 Kecamatan Tulis Kabupaten Batang sebanyak 2 siklus,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan metode PTK dikarenakan guru
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) adalah
22 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian Tindakan Kelas merupakan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Proses PTK merupakan proses siklus yang dimulai dari menyusun
24 BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan PTK. Penelitian ini bersifat kualitatif karena berupaya menghasilkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian secara umum diartikan sebagai cara ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang terdapat dalam penelitian dan merupakan cara untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu pengkajian dalam mempelajari peraturanperaturan yang terdapat dalam penelitian dan merupakan cara untuk mengumpulkan, menyusun
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom Action Research. Penelitian Tindakan Kelas
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN
22 BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), yang dilakukan dalam upaya memperbaiki pembelajaran
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) atau class room action research (CAR). Hermawan
BAB III METODE PENELITIAN. sebanyak 21 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada tanggal 23 April 05
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut classroom action research. Menurut Arikunto dkk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen dalam Pembelajaran IPA di Kelas V SDN Meselesek
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen dalam Pembelajaran IPA di Kelas V SDN Meselesek Isna Basonggo, I Made Tangkas, dan Irwan Said Mahasiswa Program Guru Dalam Jabatan Fakultas Keguruan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dimaksudkan sebagai kajian, refleksi diri, dan tindakan terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognisi siswa kelas III
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pertama kali diperkenalkan oleh Kurt Lewin. Konsep inti Kurt Lewin adalah bahwa dalam satu siklus terdiri dari empat langkah,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN Langgenharjo 02 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati pada semester I (gasal) tahun pelajaran 2013/2014.
Kemmis & Mc. Taggart (Basrowi, 2008: 26) memandang PTK sebagai
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Penelitian ini dapat
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan metode penelitian, setting penelitian dan subjek penelitian, sasaran penelitian, data dan cara pengambilannya,
BAB III METODE PENELITIAN. dan hasil pembelajaran di kelas. Dengan melaksanakan tahapan-tahapan PTK, teknik pembelajaran yang relevan secara kreatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). PTK sangat bermanfaat bagi guru untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran
B. Disain Penelitian Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Taggart (dalam Wiriaatmadja: 2008)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan oleh peneliti secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pengertian Metode dan Penelitian Metode adalah cara atau prosedur yang digunakan untuk menganalisa suatu masalah dalam penelitian (Ratna, 2004:34). Kualitas penelitian tergantung
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Arikunto (2010:135) mengemukakkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas. peningkatan proses dan praksis mengajar.
30 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Arikunto (2010:135) mengemukakkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang berusaha menerapkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek penelitian Subjek penelitiannya adalah seluruh peserta didik kelas IV MI Darussalam Ngepreh Sayung tahun ajaran 2015/2016 yang jumlahnya 30 peserta didik, terdiri dari
DAFTAR ISI. LEMBAR PENGESAHAN... i. MOTTO DAN PERSEMBAHAN... ii. PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... iii. KATA PENGANTAR... iv. UCAPAN TERIMAKASIH...
DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PENGESAHAN... i MOTTO DAN PERSEMBAHAN... ii PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... iii KATA PENGANTAR... iv UCAPAN TERIMAKASIH... v ABSTRAK... viii DAFTAR ISI... x DAFTAR TABEL... xv
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian tindakan kelas (PTK) atau class room action research (CAR).
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) atau class room action research (CAR). Hermawan
A. METODE PENELITIAN B. DESAIN PENELITIAN C. SUBJEK DAN OBJEK D. PENGUMPULAN DATA DAN INSTRUMEN E. TEKNIK ANALISIS DATA...
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... MOTO HIDUP... PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... KATA PENGANTAR... i UCAPAN TERIMA KASIH... ii ABSTRAK... v DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... x DAFTAR BAGAN... xii DAFTAR GRAFIK...
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
32 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian tentang penerapan metode eksperimen menggunakan metode penelitian tindakan. Penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian reflektif
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Suharsimi (2012: 3) mengemukakan bahwa Penelitian Tindakan Kelas
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Dalam penelitian tindakan kelas ini, peneliti akan melaksanakannya di salah satu sekolah lokasi PLP yaitu di SD N Sukarame yang beralamat di
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Pendekatan Penelitian 1. Metode Penelitian Penggunaan metode penelitian ini termasuk kedalam kelompok Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan gabungan antara data
BAB III METODE PENELITIAN
22 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Wibawa (Taniredja, 2012, hlm.15) menemukakan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD PADA SISWA KELAS IV SD INPRES 2 PARIGIMPUU
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. 6 No. 6 ISSN 2354-614X PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD PADA SISWA KELAS IV SD INPRES 2 PARIGIMPUU Saatima
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA Melalui Metode Inquiri di Kelas IV SD Inpres 4 Kasimbar
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. 2 No. 3 ISSN 2354-614X Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA Melalui Metode Inquiri di Kelas IV SD Inpres 4 Kasimbar Ni Wayan Ratnawathi, Fatmah Dhafir
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Model Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang memiliki peranan yang sangat
BAB III METODE PENELITIAN
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Model PTK Metode yang akan digunakan dalam penelitian adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart. Pertimbangan yang mendasari penelitian metode
Penerapan Pendekatan Paikem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Energi dan Kegunaanya di Kelas IV SDN 4 Kamalu Tolitoli
Penerapan Pendekatan Paikem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Energi dan Kegunaanya di Kelas IV SDN 4 Kamalu Tolitoli Samriah Mahasiswa Program Guru Dalam Jabatan Fakultas Keguruan
B. Model Penelitian Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari beberapa model yaitu: Model PTK Kurt Lewin Model PTK Kemmis dan Mc Taggart
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Berdasarkan latar belakang dan bidang kajian yang akan diteliti, maka metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode tersebut digunakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas. Istilah dalam bahasa Inggris adalah Classroom Action
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Istilah dalam bahasa Inggris adalah Classroom Action Research
BAB III METODOLOGI PENELITIAAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan di kelas IV. Adapun metode penelitian yang digunakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
44 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif (statistic). Pendekatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian yang dilakukan guru di kelasnya sendiri dengan cara merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode Penelitian adalah cara ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan tertentu. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan
