Bekerja Sebagai Pramuwisata
|
|
|
- Sonny Kusnadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Bekerja Sebagai Pramuwisata Kode Unit: PARUJPFTG01C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills Development Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas konstribusi dan dukungannya atas partisipasi terhadap lembaga ini: Perhimpunan Biro Perjalanan Seluruh Indonesia (ASITA) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Perhimpunan Pengelola Konferensi Profesional Indonesia (SIPCO) Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (INCCA) Asosiasi Objek Wisata Indonesia (PUTRI) Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Departemen Pendidikan Nasional Australian National Training Authority (ANTA) Australian Agency for International Development (AusAID) Tourism Training Australia (TTA) PT. Abacus Distribution Systems Indonesia Indonesia Australia Partnership for Skills Development
2 Sebagai tambahan, Tim Proyek ini mengucapkan terima kasih kepada nama-nama dibawah ini atas masukan mereka dalam penulisan dan pembuatan materi-materi standar kompetensi: Ade Soemantri AA. Gede Oka Geria,SS Agung DS Daniswara Alex Kahu Lantum, Drs., M.S Amrullah, Drs Arief Faizal Rachman Bambang Gunardjo, BA Beatrix L.L.R Marbun Budi A. Sambas, S.Pd Dedi Supriyadi Diah Utari B.R., Dra., M.Si Diksa Kuntara, SE Djamang Ludiro, Drs Edi Kustanto, Drs., MM Efrin I. Panhar, Drs Eleanore Lanny Elizabeth Pujianti Erick Y. Pasaribu, BA Etty Sulistyawati Eva Mora mangunsong, Dra Eveline Adhiyasa Handono Eko Prabowo, T, Drs, MBA Heben Ezer Herry Maridjo, H, Drs, M.Si I Gusti Ayu Waliwati, Dra I Made Wardhana, Drs I Nyoman Sukasanjaya, SS Joko Prayitno, Drs Joko Priyadi Joko Purwanto, Drs Joko Siswanto, FA., Drs, MM, Akt Katamsi Nurrasa Leo Muda Limbong Lisia Apriyani, SE, Akt Maharani Leksmono, SE Mahfuddin Akhyar Melly Selibulgani Misbach Malik MT Sirait Muchlis Anwar Nani Harsojo Ni Ketut Citra Yuni, SS Nila K. Hidayat, SE Nurrohmat Pisa Ramli R. Felix Hadimulyanto Rina Arlianti Rina Suprina, Dra Rochmani Dwiastuty S, S.Pd Rubiyanto, P., Drs, MM Rukiah Santi Palupi, Dra, MM Sudiarto Tetty Ariyanto Tigor Tambunan Titus Odong Kusumajati, Drs, MA Tri Harsono Udjianto Trikarya Satyawan Trisnawati Rahayu, M. SE, Akt Triwanggono, A, Drs, M.S Uday Aliwidaya Wahyu Ari Andriyanto, Chr, Y, SE, Akt Wahyu Hadad Yudi Yuniarto, A, SE, MBA Yuliati, S.Pd Yusef Widya Karsono, SE, MBA Indonesia Australia Partnership for Skills Development ii
3 Daftar Isi Unit No. Judul Unit 1 Pengantar Pendahuluan 1 2 Panduan untuk Pengajar 6 Hal. 3 Standar Kompetensi 10 4A Rencana Isi 13 4B Cara Mengajar Kompetensi Standar 21 4C Materi Pendukung Bagi Pengajar 25 5 Cara Menilai Unit Ini 51 Menjalankan semua program pengajaran secara efektif untuk tercapainya kompetensi memerlukan level-level berikut berdasarkan angka dan huruf. Level Berdasarkan kemampuan menulis/huruf 3 Kemampuan lanjutan untuk menulis, menganalisa secara kritis dan menilai isi/teks Level Berdasarkan kemampuan berhitung/angka 1 Kemampuan untuk menggunakan lambang-lambang diagram-diagram dan istilah-istilah matematik, hubungan kata-kata dalam konteks yang dikenal dan diperkirakan sanggup berkomunikasi secara matematis. iii
4 Bagian 1 Pengantar Panduan Selamat datang di panduan ini. Panduan ini menggunakan pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajar ketrampilan-ketrampilan di tempat kerja. Pengajaran berdasarkan standar kompetensi yang merupakan pernyataan yang telah disetujui secara nasional untuk ketrampilan, sikap dan pengetahuan yang diperlukan untuk satu pekerjaan khusus. Penekanan utama berdasarkan apa yang dapat dilakukan seseorang sebagai hasil pelatihan. Salah satu ciri penting dari pelatihan berdasarkan kompetensi adalah memfokus pelatihan terhadap setiap individu untuk pekerjaan-pekerjaan nyata dalam tempat kerjanya. Panduan ini akan menolong Anda untuk mengajar, menyediakan aktivitasaktivitas yang berpusat pada siswa dan menilai standar kompetensi yang sejalan dengan judul Bekerja sebagai Pramuwisata. Panduan ini melibatkan diri dengan ketrampilan, pengetahuan dan sikap yang dituntut untuk menjamin pelaksanaan tugas secara efektif sebagai seorang Pramuwisata. Unit ini erat hubungannya dengan unit-unit pemanduan lainnya. Pelatihan terpadu dapat dilakukan dengan tepat Unit ini dapat juga disampaikan/dinilai sebagai perpanjangan dari unit PARUJPPKU05C Mengembangkan dan Memutakhirkan Pengetahuan Industri Pariwisata, dan unit PARUJPFTG03C Mengembangkan dan Memelihara Pengetahuan Umum yang diperlukan Pramuwisata. Para pelatih sebaiknya menyusun sesi-sesi mereka menurut: Kebutuhan siswa Yang dibutuhkan organisasi mereka Waktu yang tersedia bagi pelatihan Situasi pelatihan. Pelatihan terpadu dapat dilakukan dengan tepat. Sebuah strategi penyampaian telah disediakan untuk para pelatih. Isi yang diusulkan memberi indikasi tentang kebutuhan yang perlu diajar dalam program ini agar dapat memenuhi standar kompetensi. Strategi penyampaian yang akan digunakan dan cara penilaian yang tersedia dalam unit ini tidak berlaku mutlak dan sebaiknya digunakan sebagai pedoman saja. Pelatih didorong untuk memakai pengetahuan industri mereka, serta pengalaman mereka, contoh-contoh dan produkproduk lokal untuk menyesuaikan materi pengajaran atau mengembangkan nara sumber sumber mereka sendiri, agar dapat memastikan sejauh mana relevansinya pelatihan ini. Defenisi Dalam materi pengajaran, seorang individu yang ingin mencapai kompetensi disebut sebgai siswa. Dalam situasi pelatihan Anda sendiri, orang ini dapat saja dianggap sebagai murid, orang yang ingin belajar, atau peserta. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 1
5 Diperlukan berapa lama untuk mencapai keberhasilan standar kompetensi Menurut Pelatihan berdasarkan Kompetensi (CBT), ini harus berfokus kepada pencapaian kompetensi, tidak sekedar untuk memenuhi kebutuhan waktu tertentu, karena waktu yang dibutuhkan setiap siswa untuk mencapai kemampuan tertentu akan berbeda beda. Simbol-simbol Terdapat bermacam-macam simbol dalam paket pelatihan ini, agar pelatih mengerti artinya, maka arti masing-masing simbol akan dijabarkan di bawah ini: HO Simbol Artinya Handout = Lembaran untuk para siswa OHT Overhead Transparency = Lembaran transparansi (Lembaran transparansi yang dapat digunakan dengan alat Overhead Projeyektor tapi informasi ini juga dapat ditulis di atas papan tulis ataupun lembaran kertas pada flipchart yang disediakan untuk pelatih bila alat OHP tidak ada.) Assessment Task Assessment Task = Lembaran Kerja Siswa yang harus diselesaikan oleh siswa serta dinilai. Task Task or Activity = LembaranTugas yang harus diselesaikan oleh para siswa. Daftar Kata-kata Access and Equity = Dapat diikuti segala golongan Pelatihan ini dapat diikuti segala golongan tanpa melihat umur, jenis kelamin, sosial-budaya, agama ataupun latar belakang pendidikan. Assessment = Evaluasi Proses formal yang memastikan bahwa pelatihan yang diadakan memenuhi syarat standar yang ditentukan/dibutuhkan oleh sektor industri ini. Proses ini akan dilakukan oleh seorang Penilai yang sudah pakar dalam hal mengevaluasi bidang-bidang seperti ini secara nasional dalam struktur yang telah disetujui. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 2
6 Competent = Kompeten/Mampu Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki ketrampilan, pengetahuan dansikap yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan secara efektif di tempat kerja, berdasarkan standar-standar yang telah disetujui. Competency Based Training = Pelatihan Berdasarkan Kompetensi Pelatihan yang menitik beratkan pada apa yang dapat dilakukan oleh seseorang dan mengukur kinerja terhadap standar-standar yang telah disetujui. Critical Aspects of Assessment = Aspek Penting dari Sebuah Evaluasi/Penilaian Menerangkan inti sebuah evaluasi dan hal-hal kunci saat mengevaluasi sesuatu. Context of Assessment = Kontek Penilaian/Evaluasi Menerangkan dimana, bagaimana dan dengan metoda apa evaluasi harus terjadi. Elements = Elemen-elemen Ketrampilan-ketrampilan yang akhirnya akan membentuk sebuah unit kompetensi. Evidence Guide = Panduan/Pedoman Pedoman bagaimana sebuah unit dapat dievaluasi. Fair = Adil Tidak akan mengecewakan beberapa kandidat/siswa tertentu. Flexible = Fleksibel (mudah disesuaikan) Diakui bahwa cara mengajar dan mengevaluasi kinerja berdasarkan sistim kompetensi tak dapat dilakukan dengan hanya satu pendekatan saja. Formative Assessment = Evaluasi Formatif Evaluasi yang dilakukan sewaktu-waktu selama pelatihan. Evaluasi semacam ini menolong para siswa untuk memastikan bahwa sebuah proses belajar memang sudah/sedang terjadi, evaluasi semacam ini juga dapat memberi umpan balik pada siswa atas kemajuan pelajaran/pelatihan mereka. Key Ability = Kemampuan Kunci Kemampuan-kemampuan yang mendasari segala macam kinerja. Yang dimaksud dengan kinerja tersebut adalah mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisir ide-ide serta informasi, mengkomunikasikan ide dan informasi, merencanakan dan mengorganisir aktifitas, bekerjasama dengan orang lain dalam kelompok, memecahkan persoalan, menggunakan teknolgi, menggunakan ide-ide dan teknik matematika. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 3
7 Kemampuan semacam ini dinilai pada tingkat-tingkat berbeda sebagai berikut: Tingkat kemampuan yang harus dilakukan untuk mencapai kompetensi ini Tingkatan Ciri-ciri 1 Dapat melakukan tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah ditentukan tapi masih sering harus dibimbing oleh pelatih/penyelia. 2 Dapat melakukan tugas-tugas dengan arti lebih luas dan kompleks dengan peningkatan otonomi dengan cara bekerja sendiri. Penyelia hanya akan memeriksa saat tugas sudah diselesaikan siswa. 3 Dapat melakukan aktifitas-aktifitas kompleks/sulit dan aktifitas non-rutin, memotifasi diri sendiri dan bertanggungjawab atas pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain. Linkages to Other Units = Hubungan dengan Unit-unit lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam satu set kompetensi penuh yang telah ditentukan oleh industri bersangkutan. Memberi pedoman unitunit mana yang dapat dievaluasi bersama. National Competency Standards = Standar Kompetensi Nasional Pernyataan yang telah disetujui secara nasional tentang keterampilan dan pengetahuan bahwa manusia perlu bekerja dan bahwa standar kinerja seseorang memang dibutuhkan. Performance Criteria = Kriteria unjuk kerja Kriteria unjuk kerja dipakai untuk menilai apakah seorang telah mencapai satu buah unit kompetensi. Qualified Assessor = Penilai Yang Memenuhi Syarat Seseorang yang memang memenuhi syarat untuk menjadi penilai. Range of Variables = Deretan Variabel Deretan rincian berbagai konteks yang dapat diterapkan pada unit tertentu. Reliable = Dapat dipercaya Memakai metoda-metoda dan prosedur yang dapat dipercaya bahwa standar-standar kompetensi dan tingkatannya telah dijabarkan dan dilakukan secara konsisten pada setiap konteks yang ada dan kepada setiap siswa. Standards and Certification Institute = Standarisasi dan Lembaga Sertifikasi Departemen Tenaga Kerja telah memberikan kekuasaan kepada ASITA (Association of Indonesian Travel Agents) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendirikan sebuah badan atau institut untuk Standarisasi dan Sertifikasi kompetensi untuk para pekerja Indonesia dalam industri pariwisata dari industri jasa dan keramahtamahan. Institut ini akan mengembangkan standar kompetensi dan sistim informasi untuk kompetensi-kompetensi standar dan sertifikat, akan juga melakukan ujian serta sertifikasi terhadap kompetensi para pekerja Indonesia di bidang industri ini. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 4
8 Summative Assessment = Penilaian Sumatif Penilaian yang akan dilakukan setalah siswa meneylesaikan pelatihan satu unit kompetensi untuk memastikan bahwa siswa telah mencapai satu Kriteria Unjuk Kerja yang diinginkan. Underpinning Skills and Knowledge = Ketrampilan & Pengetahuan Penunjang Menerangkan ketrampilan dan pengetahuan apa yang diperlukan untuk menjadi kompeten pada satu tingkat tertentu. Unit descriptor = Penjabaran Unit Penerangan secara umum tentang standar kompetensi. Valid = Berlaku Keputusan pada fakta dan Kriteria yang sama akan menghasilkan hasil penilaian yang sama walaupun penilai-penilainya berbeda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 5
9 Bagian 2 Panduan untuk Para Pengajar/Pelatih Deretan aktifitas pelatihan yang telah diusulkan untuk menyampaikan kompetensi ini adalah sebagai berikut: Tugas-tugas praktis Proyek-proyek dan tugas Studi kasus Ceramah/kuliah Video and referensi Aktifitas kelompok/tugas kelompok Permainan peran dan simulasi. Sebaiknya para pelatih dapat memilih strategi-strategi yang pantas untuk kompetensi yang diajarkan, situasi dan kebutuhan yang diperlukan siswa. Misalnya, bila tidak dapat melakkukan praktek kerja nyata, maka simulasi yang berbeda-beda dan juga permainan peran dalam pengajaran juga dapat dilakukan untuk menggantikannya. Peran Pelatih/Pengajar Salah satu peran pelatih adalah memastikan adanya pelayanan standar tinggi melalui pelatihan yang efektif. Untuk memastikan apakah diri Anda siap untuk mengajar dan bekerja sebagai pelatih kompetensi terhadap siswa-siswa/peserta pelatihan, sebaiknya menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini: Seberapa percaya dirikah Anda tentang pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengajar setiap elemen pada paket pelatihan ini? Apa ada informasi atau peraturan baru yang perlu Anda ketahui sebelum mulai dengan pengajaran Anda? Apa Anda cukup percaya diri untuk mendemonstrasikan tugastudas praktis dalam paket program ini? Apakah Anda dapat menjelaskan dengan seksama tentang pengetahuan-pengetahuan yang menjadi dasar utama pelatihan standar kompetensi yang akan dibutuhkan para siswa agar mereka dapat melakukan tugas mereka dengan baik? Apa pengetahuan Anda cukup untuk mengetahui ruang lingkup situasi industri yang dapat diterapkan oleh kompetensi? Apa Anda sadar sejauh mana ketrampilan bahasa, pengetahuan membaca dan menghitung yang harus didemonstrasikan para siswa saat mengikuti pelatihan standar kompetensi? Apa sudah Anda perkirakan tentang apa saja yang harus diterobos dan isu persamaan hak apa saja yang harus direncanakan dalam mengajar program pelatihan ini? Regulations = Peraturan-Peraturan Sebaiknya pengajar mengetahui dan sadar bahwa terdapat beberapa peraturan-peraturan dan pedoman yang berdampak pada program yang akan dilakukan secara operasional, dan memastikan bahwa siswa-siswa Anda mematuhinya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 6
10 Alat/Media pengajaran yang dibutuhkan untuk mengajar kompetensi ini. Fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan untuk Mengajar Teori Tempat/Ruang kelas untuk mengajar siswa, papan tulis, overhead projector, layar overhead projector, flip chart, kertas untuk flip chart. Kebutuhan khusus Untuk Mengajar: Tidak ada. Sumber Informasi diperoleh dari : Sumber dari informasi juga dapat terdiri dari kategori tersebut dibawah ini: Teks yang digunakan: Judul: Work as a Guide Pengarang: Australian Training Product Ltd. Tanggal Penerbitan: 1998 Tempat Penerbitan: Melbourne, Australia No ISBN: - Judul: Tour Conducting I Pengarang: BPLP Bandung Penerbit: BPLP Bandung Tanggal Penerbitan: 1991 Tempat Penerbitan: Bandung, Indonesia No ISBN: - Judul: Tour Conducting II Pengarang: BPLP Bandung Penerbit: BPLP Bandung Tanggal Penerbitan: 1991 Tempat Penerbitan: Bandung, Indonesia No ISBN: - Judul: Guiding Technic Pengarang: Directorate General of Ministry of Tourism and Art Penerbit: Directorate General of Ministry of Tourism and Art Tanggal Penerbitan: 1992 Tempat Penerbitan: Jakarta, Indonesia No ISBN: - Indonesia Australia Partnership for Skills Development 7
11 Travel Indonesia Magazine Publisher: PT. Travia Duta Telp: (62 21) Ext Fax: (62 21) Kontak-kontak penting secara rinci untuk asosiasi-asosiasi yang berhubungan dengan industri ini seperti: Asosiasi Pengajar- PPPG Jl.Raya Parung KM Bojongsari, Sawangan Bogor Telp: (021) Asosiasi obyek wisata seluruh Indonesia (PUTRI) Gedung Sasana Griya A 15 Lt II Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Telp: (021) Fax: (021) Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Komp Golden Plaza Blok A/30 Jl RS Fatmawati No 15, Jakarta Telp: (021) Fax: (021) Society of Indonesian Professional Conference Organisers (SIPCO) (Yayasan Organisator Konperensi Profesional Indonesia) Setia Travel Jl H.Anshari No 33 B Jakarta Telp: (021) Fax: (021) Indonesia Congress and Convention Association INCCA (Asosiasi Kongres dan Konfensi Indonesia) Hotel Wisata Arcade 13A, Jakarta Telp: (021) Fax: (021) Indonesia Australia Partnership for Skills Development 8
12 Indonesian Guides Association (HPI) (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Ade Sumatri Telp: (021) Fax: (021) (Via Dinas Pariwiata DKI) Situs Internet: Direktorat Dikmenjur SMK 8 Makassar Boeing Company Environmental Informationhttp:// GreenNethttp:// Internet World Travel Guide Planet Earth Home Pagehttp:// Tourism Training Australia United Nations Development Program Virtual Tourist IIhttp:// World Tourism Organization: World Tourism Information Centrehttp:// Indonesia Australia Partnership for Skills Development 9
13 Andapun dapat menambah daftar Anda sendiri untuk sumber-sumber penting yang berhubungan dengan pelatihan program kompetensi ini Perlunya meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan Anda sendiri Karena situasi industri ini yang sering berubah, sebaiknya para pengajar lebih sering meninjau kembali dan memperbarui sumber-sumber materi pengajaran dan tetap memelihara pengetahuannya tentang apa saja yang dilakukan di industri pariwisata saat ini. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 10
14 Bagian 3 Standar Kompetensi Gunakan bagian ini untuk: Mengetahui apa yang harus dilakukan para siswa. Mengetahui apa yang telah dilakukan para siswa. Memantau perkembangan para siswa. Memastikan bahwa Anda sebagai pelatih, telah mencakup seluruh Kriteria Unjuk Kerja dan elemen-elemennya dalam pelatihan ini. Memastikan bahwa Anda sebagai pelatih, telah mencakup seluruh Kriteria Unjuk Kerja dan elemen-elemennya bila mengevaluasi tugas siswa. Judul Unit Bekerja Sebagai Pramuwisata. Penjabaran Unit Unit ini menangani pengetahuan ketrampilan dan sikap yang diperlukan untuk menjamin pelaksanaan tugas pramuwisata yang efektif. Elemen 01 Bekerja sebagai pramuwisata. Kriteria Unjuk Kerja 1.1 Aktivitas sehari-hari memperhatikan peranan berbagai macam pramuwisata dan hubungannya dengan berbagai sektor industri Pariwisata. 1.2 Sumber-sumber informasi dan berbagai hubungan dalam sektor pariwisata diketahui dan dinilai bila diperlukan. 1.3 Pengetahuan industri pariwisata dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang disediakan. 1.4 Industri dan jaringan pariwisata dipergunakan sesuai kebutuhan. 02 Melaksanakan pemanduan sesuai persyaratan hukum, etika dan keselamatan. 2.1 Kegiatan aktivitas sehari-hari dilaksanakan sesuai undangundang yang berlaku dalam industri Pariwisata. 2.2 Pemanduan tour disesuaikan dengan kode etik pramuwisata Indonesia dan pertimbangan etis khusus untuk tour-tour khusus. 2.3 Pemanduan tour dilaksanakan sesuai syarat keamanan dengan cara memperkecil resiko bagi tamu dan teman-teman sekerja. 03 Mengembangkan keterampilan dan pengetahuan pemanduan 3.1 Gunakanlah serangkaian kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan pramuwisata 3.2 Sumber-sumber bantuan dan dukungan bagi pramuwisata untuk memutakhirkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan pramuwista. Diperkenalkan dan dinilai jika diperlukan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 11
15 Deretan Variabel Unit ini berlaku untuk pramuwisata yang bekerja di semua sektor Industri Pariwisata Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkanpengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet. Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Mendemonstrasikan kompetensi, fakta ketrampilan dan pengetahuan seperti sbb.: Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan. Konteks Penilaian/Evaluasi Bagian ini dapat saja dinilai saat bekerja atau sesudah bekerja. Penilaian harus termasuk demonstrasi praktek baik dalam tempat kerja atau saat diadakan simulasi Simulasi ini mutlak didukung oleh beberapa metoda agar dapat menekankan pengetahuan. Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Fokus khusus unit ini tergantung pada bidang pemanduan Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 12
16 Berkaitan dengan Unit-unit lain: Ada hubungan yang erat antara unit ini dan semua unit pemanduan lainnya. Pelatihan/penilaian terpadu dapat dilakukan dengan tepat. Unit ini dapat juga disampaikan sebagai kelanjutan unit PARUJPPKU05C Mengembangkan dan Memutakhirkan Pengetahuan Industri Pariwisata dan Unit PARUJPFTG03C Mengembangkan dan Memelihara Pengetahuan Umum ynag diperlukan Pramuwisata. Kemampuan Kunci pada Unit ini Tingkatan Mengumpulkan, Mengorganisasi dan Menganalisa Informasi 3 Mengkomunikasikan Ide-ide dan Informasi 3 Merancang dan Mengorganisir Aktifitas 1 Bekerja dengan Orang Lain dan Bekerja sama dalam Tim 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika - Memecahkan Masalah 2 Menggunakan Teknologi 2 Tingkat Kemampuan untuk Didemonstrasikan dalam Mencapai Kompetensi Tingkatan Ciri-ciri 1 Dapat melakukan tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah ditentukan tapi masih sering harus dibimbing oleh pelatih/penyelia. 2 Dapat melakukan tugas-tugas dengan arti lebih luas dan kompleks dengan peningkatan otonomi dengan cara bekerja sendiri. Penyelia hanya akan memeriksa saat tugas sudah diselesaikan siswa. 3 Dapat melakukan aktifitas-aktifitas kompleks/sulit dan aktifitas non-rutin, memotifasi diri sendiri dan bertanggungjawab atas pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 13
17 Bagian 4 Strategi Penyampaian A Isi perencanaan Catatan: Dalam menyampaikan materi di bawah ini, para pelatih, siswa dan para penilai harus benar-benar mengikuti isi standar kompetensi secara rinci. 1.1 Aktivitas sehari-hari memperhatikan peranan berbagai macam pramuwisata dan hubungannya dengan berbagai sektor industri pariwisata. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Indonesia Australia Partnership for Skills Development 14
18 Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. 1.2 Sumber-sumber informasi dan berbagai hubungan dalam sektor pariwisata diketahui dan dinilai bila diperlukan. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 15
19 1.3 Pengetahuan industri pariwisata dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang disediakan. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 16
20 1.4 Industri dan jaringan pariwisata dipergunakan sesuai kebutuhan. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut Kegiatan aktivitas sehari-hari dilaksanakan sesuai undangundang yang berlaku dalam industri pariwisata. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Indonesia Australia Partnership for Skills Development 17
21 Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut Pemanduan tour disesuaikan dengan kode etik pramuwisata Indonesia dan pertimbangan etis khusus untuk tour-tour khusus. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Indonesia Australia Partnership for Skills Development 18
22 Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut Pemanduan tour dilaksanakan sesuai syarat keamanan dengan cara memperkecil resiko bagi tamu dan teman-teman sekerja. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 19
23 Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. 3.1 Gunakanlah serangkaian kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan pramuwisata. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet. Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Indonesia Australia Partnership for Skills Development 20
24 Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. 3.2 Sumber-sumber bantuan dan dukungan bagi pramuwisata untuk memutakhirkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan pramuwista. Diperkenalkan dan dinilai jika diperlukan. Deretan Variabel Pertimbangan umum dan pertimbangan etika dapat termasuk tapi tidak terbatas pada: Kebenaran dan kejujuran akan semua informasi yang diberikan Penyediaan pelayaan sesuai promosi Perjanjian etika dengan masyarakat setempat Hubungan dengan rekan-rekan industri, tamu dan pemasok Pertimbangan-pertimbangan kebudayaan Pertimbangan lingkungan dan praktek-praktek yang menunjang Kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada: Seminar-seminar Industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam perhimpunan pramuwisata Penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Pedoman Ketrampilan dan Pengetahuan Penunjang Pengetahuan umum industri pariwisata dan sektor operasional tour/wholeselling Peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata (sesuai tugasnya masing-masing) Persoalan-persoalan hukum dan pertanggungjawaban yang mempengaruhi opersional pemanduan termasuk: Lisensi Pertanggungjawaban umum Peraturan lingkungan Aspek Penting dalam sebuah Evaluasi/Penilaian Carilah: Pengetahuan pemanduan yang luas ditambah pengetahuan lebih terinci dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan inti pemanduan tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development 21
25 B Cara Mengajar Standar Kompetensi Bagian ini menampilkan tugas-tugas kegiatan si swa-siswa, lembaran transparansi, hand out yang sesuai dengan standar kompetensi. Ketrampilan, pengetahuan dan sikap macam apa yang akan saya ajarkan pada siswa? 1.1. Aktivitas sehari-hari memperhatikan peranan berbagai macam pramuwisata dan hubungannya dengan berbagai sektor industri pariwisata Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat Dengan cara apakah dan bagaimana caranya akan saya pindahkan ilmu tentang ketrampilan, pengetahuan dan sikap kepada para siswa? Pelatih menjelaskan definisi pramuwisata dan pembagian pramuwisata berdasarkan tugas. OHT 1 HO 2 Pelatih menerangkan kegiatan sehari-hari pramuwisata sesuai tugasnya masing-masing. OHT 2 HO 3 Pelatih menjabarkan rangkaian peranan dan tanggungjawab pramuwisata. OHT 3 HO 4 Pelatih menerangkan kegunaan peranan pramuwisata untuk tamu dan organisasi. OHT 4 HO 5 Pelatih menjelaskan hubungan pramuwisata dengan berbagai sektor industri Sektor mana yang berhubungan Apa yang dilakukan pramuwisata dan kemungkinan dan kemungkinan hubunganhubungan lainnya. OHT 5 HO 6 Pelatih memberi Tugas 1 22
26 Ketrampilan, pengetahuan dan sikap macam apa yang akan saya ajarkan pada siswa? Dengan cara apakah dan bagaimana caranya akan saya pindahkan ilmu tentang ketrampilan, pengetahuan dan sikap kepada para siswa? Tugas Sumber-sumber informasi dan berbagai hubungan dalam sektor pariwisata diketahui dan dinilai bila diperlukan. Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat 1.3 Pengetahuan industri pariwisata dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang disediakan. Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat Pelatih menilai tugas-tugas siswa, memberi umpan balik dan mengadakan diskusi kelompok. Pelatih memperkenalkan sumber-sumber informasi untuk dipakai oleh pramuwisata. OHT 6 HO 7 Pelatih memberi Tugas 2 dan 3 Tugas 2,3 Pelatih menilai kompetensi siswa dan memberi umpan balik dan memimpin diskusi kelompok. Pelatih menerangkan bagaimana mempergunakan informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang disediakan. OHT 7 HO 8 Pelatih memberi Tugas 4 Tugas 4 Pelatih menilai jawaban para siswa dan memberikan umpan balik yang sesuai. 1.4 Industri dan jaringan pariwisata dipergunakan sesuai kebutuhan Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Pelatih menerangkan tentang industri dan jaringan pramuwisata. OHT 8 HO 9 Pelatih memberi Tugas 5 23
27 Ketrampilan, pengetahuan dan sikap macam apa yang akan saya ajarkan pada siswa? Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat 2.1 Kegiatan aktivitas sehari-hari dilaksanakan sesuai undang-undang yang berlaku dalam industri pariwisata. Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat 2.2 Pemanduan tour disesuaikan dengan kode etik pramuwisata Indonesia dan pertimbangan etis khusus untuk tour-tour khusus. Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat Dengan cara apakah dan bagaimana caranya akan saya pindahkan ilmu tentang ketrampilan, pengetahuan dan sikap kepada para siswa? Tugas 5 Pelatih memberi umpan balik sesudah menilai laporan dan mendiskusikan hasil diskusi kelompok. Pelatih menerangkan undang-undang yang berlaku dalam industri dan kepentingannya dalam aktivitas sehari-hari. OHT 9 HO 10 Pelatih memberi Tugas 6 Tugas 6 Pelatih memberi umpan balik kepada para siswa dan mendiskusikan hasilnya dengan siswasiswa kelompok. Pelatih menjelaskan kode etik pramuwisata Indonesia. OHT 10 HO 11 Pelatih menerangkan pertimbangan etis pramuwisata. OHT 11 HO 12 Pelatih memberi Tugas 7 Tugas 7 24
28 Ketrampilan, pengetahuan dan sikap macam apa yang akan saya ajarkan pada siswa? 2.3 Pemanduan tour dilaksanakan sesuai syarat keamanan dengan cara memperkecil resiko bagi tamu dan temanteman sekerja. Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat 3.1 Gunakanlah serangkaian kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan pramuwisata. 3.2 Sumber-sumber bantuan dan dukungan bagi pramuwisata untuk memutakhirkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan pramuwista. Diperkenalkan dan dinilai jika diperlukan. Catatan: Lihat Isi Perencanaan untuk: Deretan variable yang tepat Keterampilan dan pengetahuan penunjang yang tepat Aspek penting penilaian yang tepat Dengan cara apakah dan bagaimana caranya akan saya pindahkan ilmu tentang ketrampilan, pengetahuan dan sikap kepada para siswa? Pelatih menilai kompetensi siswa dan memberi umpan balik dan diskusi kelompok. Pelatih menjelaskan peraturan keselamatan bagi Pramuwisata Indonesia. OHT 12 HO 13 Pelatih memberi Tugas 8 Tugas 8 Pelatih menilai kompetensi siswa, memberi umpan balik dan diskusi kelompok. Pelatih menerangkan serangkaian kesempatan untuk memutakhirkan kesempatan untuk memutakhirkan pengtahuan dan keterampilan pramuwisata. Pelatih menerangkan sumber-sumber bantuan dan dukungan bagi pramuwisata. OHT 13 HO 14 Pelatih memberi Tugas 9 dan 10 Tugas 9, 10 Pelatih menilai kompetensi siswa dan memberi umpan balik. 25
29 C Materi Penunjang Guru (Transparansi dan lembaran untuk siswa dsb) Lembar Penilaian Siswa (Keterampilan dan Pengetahuan Penunjang) HO 1 Bekerja sebagai Pramuwisata Nama Siswa:... Kelompok: Demonstrasikan (satu) pengetahuan umum tentang industri Pariwisata. 2. Rumuskan dan jelaskan komponen-komponen utama sektor operasional tour. 3. Jelaskan peranan dan tanggungjawab pembagian pramuwisata. 4. Uraikan secara garis besar pokok-pokok persoalan hukum dan jaminan yang mempengaruhi operasional dan pemanduan termasuk: Hukum perlindungan tamu. Lisensi. Jaminan umum. Undang-undang lingkungan. Pokok-pokok persoalan keselamatan yang mempengaruhi operasional pemanduan. 5. Tunjukkan kemampuan untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan yang diwajibkan. Bekerja sebagai Pramuwisata July
30 OHT 1 HO 2 Bekerja sebagai Pramuwisata Definisi Pramuwisata Pramuwisata ialah seorang yang diperjakan untuk menemani seorang turis dan menunjukkan obyek-obyek yang menarik. Pembagian Pramuwisata (berdasarkan tugasnya masing-masing): Pramuwisata Tetap Pramuwista Lepas Pramuwisata Tour Pramuwista Lokal atau Pramuwisata Khusus/Ahli Pramuwisata Perorangan Pramuwisata Kelompok/Rombongan Pramuwisata Domestik Pramuwisata untuk wisatawan asing. Bekerja sebagai Pramuwisata July
31 Bekerja sebagai Pramuwisata OHT 2 HO 3 Aktivitas kerja sehari-hari pramuwisata berdasarkan tugas No Pembagian pramuwisata Definisi Aktivitas kerja sehari-hari pramuwisata berdasarkan tugas masing-masing 1. Pramuwisata Tetap 2. Pramuwisata Lepas 3. Pramuwisata Seseorang yang bekerja pada sebuah Biro Perjalanan sebagai anggota staf tetap dan digaji setiap bulannya. Seseorang yang bekerja pada sebuah Biro Perjalanan untuk sementara atau paruh waktu, dan dia dapat bekerja juga untuk organisasi lain. Umumnya dibayar untuk setiap pekerjaan yang dilakukannya. Seseorang yang memandu para turis selama berlangsungnya tur. Memandu atau memimpin tour, transfer kedatangan/keberangkatan, tour dalam kota, tour dalam negeri, tour keluar negeri, tour melalui darat dan darmawisata. Memandu atau memimpin transfer kedatangan/keberangkatan, tour-tour dalam kota, tour-tour dalam negeri, tour-tour keluar negeri, tour-tour melalui darat dan darmawisata. Memandu atau memimpin tour-tour dalam kota, tour-tour dalam negeri, tour-tour keluar negeri, tour-tour melalui darat dan darmawisata. Bekerja sebagai Pramuwisata July
32 OHT 2(lanjutan) HO 3(lanjutan) No Pembagian pramuwisata Definisi Aktivitas kerja sehari-hari pramuwisata berdasarkan tugas masing-masing 4 Pramuwisata Lokal atau Pramuwisata Khusus/Ahli 5. Pramuwisata Perorangan 6. Pramuwisata Rombongan/ Kelompok Seseorang yang bekerja pada sebuah obyek wisata. Seseorang yang memandu tour-tour untuk perorangan. Seseorang yang memimpin tour-tour dalam negeri. Memandu turis yang datang di obyek wisata, tempat dia bekerja. Memandu atau memimpin transfer kedatangan/keberangkatan, tour-tour dalam kota, tour-tour dalam negeri, tour-tour keluar negeri, tour-tour melalui darat dan darmawisata khususnya untuk perorangan. Melakukan tour atau menangani transfer kedatangan/keberangkatan, tour dalam kota, tour-tour dalam negeri, tour-tour keluar negeri, tour-tour melalui darat dan darmawisata khusus bagi rombongan/kelompok. Bekerja sebagai Pramuwisata July
33 OHT 2(lanjutan) HO 3(lanjutan) No Pembagian pramuwisata Definisi Aktivitas kerja sehari-hari pramuwisata berdasarkan tugas masing-masing. 7 Pramuwisata Domestik 8 Pramuwisata untuk turis asing Seseorang yang memimpin tour-tour dalam negeri. Seseorang yang memimpin turis-turis asing. Memimpin atau menangani transfer kedatangan/keberangkatan, tur-tur dalam kota, tour-tour keluar negeri, tour-tour melalui darat dan darmawista khususnya untuk turis domestik. Memimpin atau menangani transfer kedatangan/keberangkatan, tour dalam kota, tour-tour dalam negeri, tour-tour keluar negeri, tour-tour melalui darat dan darmawisata khususnya untuk turis asing. Bekerja sebagai Pramuwisata July
34 OHT 3 HO 4 Bekerja sebagai Pramuwisata Peran dan tanggungjawab pramuwisata termasuk: Menjamin kepuasan berlibur semua tamu secara keseluruhan Menjamin tour terlaksana sesuai yang dipromosikan Memberikan serangkaian informasi pada tamu Merekonfirmasi/memesan komponen acara tour yang wajib Bekerjasama dengan pegawai Biro Perjalanan dan Pariwisata untuk menjamin suksesnya tour Memimpin pengantaran kedatangan dan keberangkatan dari tempat penginapan (check - in/out) Menyediakan meja beserta pegawai untuk pelayanan tamu Menyelenggarakan serangkaian tour termasuk tour setengah hari/sehari penuh, tour malam, tempattempat menarik dan tour khusus Menjual jenis-jenis tour optional yang diharapkan Mengurus masalah-masalah dasar tour (misalnya kehilangan/pencurian barang milk tamu/sakit) dan keadaan darurat Menyempurnakan laporan-laporan dan menyimpan data-data yang tepat. Bekerja sebagai Pramuwisata July
35 OHT 4 HO 5 Bekerja sebagai Pramuwisata Gunanya peran pramuwisata bagi tamu: Kepastian tamu akan terlaksananya liburan dengan sukses sesuai yang dijadwalkan Tamu bebas dari segala tanggungjawab yang berhubungan dengan penyelenggaraan tour/liburannya Kesenangan tamu ditingkatkan melalui pelayanan dan informasi yang diberikan Resiko keselamatan dan keamanan para tamu berkurang dengan hadirnya pramuwisata Keuntungan untuk organisasi: Peningkatan nama baik sebagai pelaksana pelayanan profesional (ditinjau baik dari pihak tamu maupun pihak industri) Bekerja sebagai Pramuwisata July
36 OHT 5 HO 6 Bekerja sebagai Pramuwisata Hubungan pramuwisata dengan bidang industri termasuk: Biro-biro perjalanan Hotel-hotel, Restoranrestoran Toko-toko cinderamata Pramuwisata ASITA Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Obyek-obyek Pariwisata Bekerja sebagai Pramuwisata July
37 OHT 5 (Lanjutan) HO 6 (Lanjutan) Seorang Pramuwisata harus mampu menjalin hubungan dengan berbagai bidang industri agar supaya dapat menambah pengetahuan baik mengenai berbagai bidang industri yang lain yang ada sangkut pautnya. Pengetahuan ini akan memungkinkan perencanaan pemanduan yang efektif dan peningkatan pelayanan tamu. Bekerja sebagai Pramuwisata July
38 OHT 6 HO 7 Bekerja sebagai Pramuwisata Sumber-sumber informasi pramuwisata yang dapat dipergunakan: Seminar-seminar industri Kursus-kursus pelatihan Tour-tour pengenalan Partisipasi dalam aktivitas himpunan pramuwisata Publikasi penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet. Bekerja sebagai Pramuwisata July
39 Bekerja sebagai Pramuwisata OHT 7 HO 8 Aktivitas Pramuwisata/tugas dan Pengetahuan meliputi: Aktivitas/tugastugas pramuwisata Pengantaran Kedatangan/Keberangkatan Perjalanan Dalam Kota Perjalanan Dalam Negeri Untuk melayani tamu Pramuwisata memerlukan informasi yang sekarang, tepat mengenai: Transportasi, akomodasi yang digunakan, jumlah peserta, nama rombongan, daftar nama peserta, jadwal pesawat terbang, waktu keberangkatan/kedatangan peserta, prosedur pendaftaran masuk hotel, meninggalkan hotel sesudah membayar, prosedur melapor di lapangan udara/pelabuhan laut Tempat-tempat yang menarik, tempat-tempat peninggalan zaman purbakala, tehnik pemanduan, pusat perbelanjaan, informasi umum mengenai kota (sejarah kota, penduduk, iklim, ilmu bumi dan informasi lainnya) nama rombongan, jumlah peserta, daftar nama peserta Nama rombongan, jumlah peserta, daftar nama peserta, tujuan wisata, tempat-tempat yang menarik, tempat-tempat bersejarah, pusat perbelanjaan, transportasi, hotel yang digunakan, tehnik pemanduan, peristiwa istimewa, adat istiadat sosial daerah, restoran-restoran, ilmu bumi Indonesia, informasi penting lainnya. Bekerja sebagai Pramuwisata July
40 OHT 7 (lanjutan) HO 8 (lanjutan) Perjalanan Keluar Negeri Perjalanan melalui Darat Darmawisata Nama rombongan, jumlah peserta, daftar nama peserta, tujuan-tujuan wisata, tempat-tempat yang menarik, tempat-tempat bersejarah, pusat perbelanjaan, transportasi, hotel tempat penginapan, tehnik pemanduan, peristiwaperistiwa istimewa, adat istiadat daerah, restoran-restoran lokal, ilmu bumi Indonesia, informasi penting lainnya, prosedur kedatangan di dan keberangkatan dari hotel, dokumen-dokumen perjalanan (paspor, visa, fiskal) informasi umum dinegara tujuan. Nama rombongan, jumlah peserta, daftar nama peserta, tujuan-tujuan wisata, tempat-tempat yang menarik, tempat-tempat bersejarah, pusat perbelanjaan, transportasi, hotel tempat penginapan, tehnik pemanduan, peristiwaperistiwa istimewa, adat istiadat daerah, restoran-restoran lokal, ilmu bumi Indonesia, informasi penting lainnya. Nama rombongan, jumlah peserta,daftar nama peserta, tempat-tempat yang menarik, tempat-tempat bersejarah, tehnik pemanduan, pusat perbelanjaan, atraksi lokal, restoran-restoran lokal, informasi penting lainnya. Bekerja sebagai Pramuwisata July
41 OHT 8 HO 9 Bekerja sebagai Pramuwisata Jaringan Industri Perjalanan dan Pariwisata Nama Organisasi HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia) PUTRI (Perhimpunan Aktraksi Pariwisata Indonesia) SIPCO (Perhimpunan Penyelenggara Konferensi Profesional Indonesia) INCCA (Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia) Peran/Fungsi Mengorganisasi semua pramuwisata Indonesia, menciptakan kode etik untuk pramuwisata Indonesia Mengorganisasi dan memajukan semua perwakilan Biro Perjalanan Indonesia Menerbitkan dan memajukan atraksi pariwisata kepada masyarakat umum/turis/tamu Suatu organisasi untuk penyelenggara konferensi profesional di Indonesia Suatu organisasi untuk penyelenggara kongres dan konvensi di Indonesia Bekerja sebagai Pramuwisata July
42 OHT 9 HO 10 Persyaratan Pemanduan Persyaratan menurut hukum untuk bekerja sebagai pramuwisata, meliputi: Warga Negara Indonesia (sesuai hukum) Sekurang-kurangnya berusia 18 tahun Kemampuan berbicara bahasa Indonesia dengan lancar Kemampuan menguasai satu bahasa asing dengan lancar Kemampuan untuk mengetahui dan menceritakan mengenai kebudayaan, ilmu bumi, tempat-tempat bersejarah, obyek-obyek wisata yang menarik di Indoensia dan memiliki pengetahuan umum. Aktivitas-aktivitas harus juga mengikuti peraturan-peraturan hukum dan keselamatan yang diuraikan dalam peraturan pemerintah misalnya peraturan transportasi yang dipergunakan oleh industri penerbangan. Bekerja sebagai Pramuwisata July
43 OHT 10 HO 11 Persyaratan Pemanduan Kode etika pramuwisata Indonesia harus juga dipakai Contohnya: Seorang pramuwisata harus memberi kesan yang baik mengenai kebudayaan, agama dan negaranya bila memandu wisatawan Seorang pramuwisata harus menjaga penguasaan diri yang tinggi dan memperhatikan penyajian pribadi termasuk kebersihan dan penampilan Seorang pramuwisata harus sanggup menciptakan suasana yang hangat dan gembira dan sopan santun yang mencerminkan budaya Indonesia Seorang pramuwisata harus memberikan pelayanan yang bermutu tinggi kepada semua wisatawan dan tidak mengharapkan atau mohon komisi atau hadiah Seorang pramuwisata harus mengerti kebudayaan dan latar belakang wisatawan dan memastikan wisatawan bertingkah laku layak dengan mematuhi peraturan-peraturan hukum dan adat istiadat sosial Indonesia dan menghindari keinginan untuk merusak. Bekerja sebagai Pramuwisata July
44 OHT 10(lanjutan) HO 11 (lanjutan) Seorang pramuwisata harus menghindari diskusi dan perbedaan pendapat mengenai agama, adat istiadat sosial, diskriminasi rasial dan sistem politik di negara wisatawan Seorang pramuwisata harus memberikan informasi yang jelas mengenai berbagai aspek tour, bila pramuwisata tidak yakin tentang suatu informasi ia harus mencari informasi tersebut dan memberitahukannya kemudian Seorang wisatawan tidak boleh menjelekkan Perusahaan tempatnya bekerja, teman teman sejawat atau komponen lainnya dari aktivitas wisatawan Seorang pramuwisata tidak diperkenankan untuk membicarakan masalah pribadinya dengan wisatawan dengan maksud untuk memperoleh uang atau bantuan lainnya Pada akhir tour seorang pramuwisata harus sudah memberikan kesan yang baik pada wisatawan sehinggga mereka ingin datang lagi. Bekerja sebagai Pramuwisata July
45 OHT 11 Persyaratan Pemanduan Seorang pramuwisata seharusnya juga mempunyai tanggung jawab etis kepada yang berikut ini: Perusahaan yang mempekerjakannya Para pemberi pelayanan kepada tour Teman teman sejawat industri Para peserta tour Masyarakat di daerah (pertimbangan kebudayaan dan lingkungan) Diri sendiri Pertimbangan etis lainnya. Bekerja sebagai Pramuwisata July
46 HO 12 Pertimbangan pertimbangan Etis Untuk menjadi seorang pramuwisata yang profesional anda harus memastikan perjalanan yang dipimpin sesuai dengan etika pemanduan umum. Etika adalah sistem moral, azas azas dan nilai nilai yang menguasai tingkah laku pribadi dan profesional. Anda harus memperlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan. Ingat semua orang itu sama, tanpa menghiraukan ras, warna, seks, pilihan seksual, umur, kemampuan fisik atau mental, status perkawinan, tanggung jawab keluarga, kehamilan, agama, pendapat politik, keturunan nasional (atau status sosial) Bekerja sebagai Pramuwisata July
47 HO 12 (lanjutan 1) Seorang pramuwisata mempunyai tanggungjawab etis terhadap yang berikut ini: Perusahaan yang memperkerjakannya Atasan anda berhak memperoleh hasil anda yang terbaik sebagai imbalan gaji. Anda harus memberi laporan setelah selesai, bekerja untuk satu perusahaan perjalanan ini dengan yang lain atau perusahaan lain. Jangan sekali-kali mengatakan perkataan yang dapat menyinggung perasaan perusahaan anda, perjalanan-perjalanan mereka dan teman-teman sekerja Para penyedia pelayanan tour Anda harus bekerjasama dengan para leveransir pelayanan agar mereka dapat menyerahkan kontrak-kontrak mereka kepada atasan anda Teman-teman sejawat industri Anda harus bergabung dengan teman-teman sekerja, jangan buat aktivitas-aktivitas yang dapat mempermalukan teman-teman sekerja. Anda harus membagi informasi secara terbuka, yang dapat memajukan pekerjaan pramuwisata. Para peserta tour Pada merekalah anda berhutang banyak. Mereka adalah alasan anda mempunyai pekerjaan. Anda sendiri yang bertanggungjawab atas kebahagiaan, kenikmatan dan keselamatan mereka. Anda harus memperoleh izin dari mereka untuk tour-tour yang melibatkan elemen yang merugikan. Mereka telah membayar untuk keahlian dan pengetahuan dan berhak untuk mendapatkannya. Semua informasi yang diberikan pada para tamu harus didasarkan pada kebenaran dan kejujuran dan dijamin tepat dan mutakhir. Bekerja sebagai Pramuwisata July
48 HO 12 (lanjutan 2) Anda harus memperlakukan setiap tamu sebagai VIP (orang penting) dan jangan pilih kasih. Anda harus memberikan pelayanan sesuai yang dipromosikan. Masyarakat lokal (pertimbangan kebudayaan dan lingkungan) Selalu hargai penduduk setempat, hak-hak dan kepercayaan mereka, terangkan adat istiadat setempat pada anggota rombongan anda. Perlu pengetahuan tentang sifat khusus bagi peserta dari kebudayaan lain dan usahakan pengertian akan hal ini diantara para peserta linnya. Beri pengarahan mengenai persoalan lingkungan, misalnya berjalan pada jalan setapak yang sudah ditandai, memungut sampah, menggunakan barang bekas untuk daur ulang dan selalu beri contoh. Anda sendiri Anda harus mempertahankan mutu yang tinggi dengan menambah pengetahuan dan keterampilan dan belajar menggunakannya secara efektif. Anda harus berusaha untuk mencapai taraf pelayanan yang tinggi dan selalu bertingkah laku secara profesional Pertimbangan etis lainnya Jangan minta tip atau menganjurkan para tamu pergi ke toko-toko yang berlangganan yang menawarkan pembayaran kembali (komisi). Bekerja sebagai Pramuwisata July
49 OHT 12 HO 13 Persyaratan Pemanduan Perjalanan harus diselenggarakan sedemikian rupa sehingga mengurangi resiko baik bagi tamu maupun staf Hal ini dapat berhubungan dengan persoalan keselamatan pribadi seperti: Keadaan lalu-lintas yang berbeda Jaminan barang berharga milik pribadi Pengamanan kartu kredit, uang tunai, cek perjalanan Mengunjungi Taman Nasional dan Taman Safari Bekerja sebagai Pramuwisata July
50 OHT 13 HO 14 Mengembangkan Ketrampilan dan Pengetahuan Kesempatan untuk memutakhirkan Pengetahuan dan Ketrampilan dapat meliputi: Seminar seminar Industri Kursus kursus Pelatihan Perjalanan Pengenalan Ikut serta dalam aktivitas Perhimpunan Pramuwisata Publikasi penelitian resmi dan tidak resmi Penelitian Internet Bantuan dari teman teman sekerja. Bekerja sebagai Pramuwisata July
51 Catatan: Tugas tugas terperinci dibawah ini mungkin dapat dilaksanakan dalam lingkungan simulasi atau ditempat kerja. Tugas 1 Aktivitas kegiatan memperhatikan peranan berbagai macam pramuwisata dan hubungan mereka dengan sektor sektor industri. Siswa dibagi dua kelompok dan diminta untuk merumuskan dan mendiskusikan: Definisi pramuwisata Berbagai macam pramuwisata Aktivitas sehari hari untuk setiap macam pramuwisata Manfaat peranan pramuwisata Hubungan pramuwisata dengan berbagai sektor industri. Tugas 2 Sumber sumber informasi didalam sektor yang dikenal dan dinilai Penilai minta anda mencari informasi mengenai pertimbangan lingkungan mutakhir dan praktek prakteknya yang menunjang dalam memandu. Carilah informasi, nilailah informasi tersebut dan diskusikan proses yang anda gunakan. Ini dapat termasuk: Seminar seminar industri Kursus kursus pelatihan Tour Pengenalan Keikutsertaan dalam aktivitas perhimpunan pramuwisata Penelitian formal dan tidak formal Penelitian Internet Tugas 3 Sumber sumber informasi didalam sektor dikumpulkan dan dinilai Pelatih menantang siswa untuk mencari informasi tentang suatu masalah khusus dalam pemanduan dan menggunakan infornasi yang diperoleh untuk menyelesaikan masalah tersebut. Bekerja sebagai Pramuwisata July
52 Tugas 4 Pengetahuan industri dan peningkatan kualitas pelayanan pemanduan Anda bekerja disebuah agen perjalanan setempat. Supervisor anda meminta anda untuk mempergunakan pengetahuan industri tentang jadwal penerbangan dan akomodasi setempat untuk diinformasikan pada tamu anda sekarang. Tugas 5 Industri dan jaringan pariwisata Anda bekerja untuk perusahaan perjalanan besar. Atasan anda meminta anda untuk mencari informasi mengenai (pertanyaan menyangkut etika saat ini). Kode etik pemanduan mengatakan: Seorang Pramuwisata harus memberi kesan yang baik tentang kebudayaan, agama dan negerinya bila memandu Dengan menggunakan industri dan jaringan pramuwisata, carilah jawaban yang ada hubungannya dengan persoalan ini Tuliskan informasi tersebut dalam bentuk laporan dan serahkan pada pelatihmu untuk dinilai dan umpan balik. Presentasikan hasil penyelidikan kepada pelatih dan kelompokmu. Tugas 6 Aktivitas-aktivitas pemanduan, persyaratan hukum yang menentukan (dalam) industri Memberi contoh tentang syarat-syarat hukum yang harus dipenuhi oleh seorang pramuwisata. Terangkan alasan-alasan persyaratan ini dalam hubungan dengan kewajiban dan tanggungjawab pramuwisata. Bekerja sebagai Pramuwisata July
53 Tugas 7 Pertimbangan-pertimbangan etis dalam pemanduan Pelatih memberi tugas para siswa pertanyaan soal etika untuk dipertimbangkan Pertanyaan ini harus dijawab dalam hubungannya dengan kode etik pramuwisata Indonesia Tulislah jawaban anda dalam bentuk laporan dan serahkan pada pelatih untuk dinilai kompetensinya dan umpan balik. Tugas 8 Syarat-syarat keselamatan dalam pemanduan Anda bekerja sebagai pramuwisata di daerahmu Pilihlah salah satu kewajiban yang menjadi tanggungjawabmu sebagai pramuwisata Tunjukkan peranan dan aplikasi peraturan keselamatan dalam tugastugasmu Tulislah jawaban anda dalam bentuk laporan serahkan pada pelatihmu untuk dinilai dan diberikan umpan balik Tugas 9 Mutakhirkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan seorang pramuwisata Anda bekerja sebagai pramuwisata di daerah setempat Mutakhirkan pengetahuan anda mengenai obyek wisata utama di daerahmu dengan menggunakan sejumlah metode/cara yang diterangkan oleh pelatihmu. Tulislah hasilmu dalam bentuk laporan dan serahkan pada pelatihmu untuk dinilai dan umpan balik. Bekerja sebagai Pramuwisata July
54 Tugas 10 Sumber-sumber bantuan dan dukungan dijelaskan dan dinilai Anda bekerja untuk agen perjalanan setempat. Atasan anda menemani tour kelompok untuk empat hari di Bali. Sayang sekali dalam perjalanan menuju daerah tujuan, anda tersesat dan tidak tahu jalan menuju hotel. Akibatnya anda beserta kelompok terlambat check-in di Hotel. Terangkan bagaimana anda menggunakan jaringan pramuwisata dan sumber-sumber informasi lainnya yang terkait untuk memungkinkan menyelesaikan masalah ini dengan efisien. Tulislah jawabanmu dalam sebuah laporan dan serahkan pada pelatihmu. Bekerja sebagai Pramuwisata July
55 Bagian 5 Cara Menilai Unit Ini Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah suatu proses mengumpulkan keterangan dan membuat keputusan-keputusan terhadap perkembangan yang memenuhi kriteria kinerja yang telah dikemukakan dalam standar kompetensi. Pada saat yang tepat, penilaian dilakukan dengan memutuskan tercapai tidaknya kompetensi tersebut. Penilaian dapat mengetahui prestasi siswa dengan lebih baik, daripada memperbandingkan kinerja siswa yang satu terhadap siswa lain. Apa yang kita maksud dengan kompeten? Tanya pada diri Anda sendiri, Apa yang dibutuhkan seorang pegawai agar bisa melakukan pekerjaannya? Jawaban dari pertanyaan ini akan menjawab apa arti kata kompeten. Untuk menjadi kompeten dalam pekerjaan yang memerlukan ketrampilan menunjukkan bahwa orang tersebut akan mampu: Menunjukkan kinerja ketrampilan pada tingkat yang dapat diterima Mengatur tugas-tugas yang diberikan padanya Bereaksi tepat dan tanggap saat ada kendala Memenuhi peran dalam pola kerja Menggunakan ketrampilan dan pengetahuannya pada situasi-situasi baru. Saat Anda menilai kompetensi ini, Anda harus mempertimbangkan seluruh persoalan yang tertera di atas untuk mencerminkan sifat dasar nyata dari pekerjaan tersebut Mutu Para Penilai Seorang penilai yang berkualitas harus dapat menilai unit ini, atau juga dapat menilai seorang pelatih yang mempunyai kualifikasi untuk menilai. Bila Anda memiliki kualifikasi untuk menilai, maka Anda dapat memilih metoda-metoda yang ditawarkan di buku panduan ini atau menciptakan metoda Anda sendiri. Para penilai wajib melihat panduan pedoman standar kompetensi sebelum sampai kepada salah satu metoda kompetensi yang akan digunakan. Halaman-halaman berikut akan menggunakan metoda-metoda yang dapat dipakai untuk menilai kompetensi ini. Cara penilaian yang ditawarkan telah di desain khusus untuk tiap elemen, kriteria kinerja dan ketrampilan serta pengetahuan sebagai dasar mendapatkan kompetensi ketrampilan yang dimaksud. Hasil dari penilaian yang sukses harus mengindikasikan pengetahuan dan pengertian yang cukup dan relevan agar dapat menyimpulkan arti kompetensi tersebut. Bekerja sebagai Pramuwisata July
56 Sangat tidak pantas untuk memberi nilai angka sebagai tanda lulus, karena bagian yang 30% yang dianggap salah dari seorang calon dapat saja terdiri dari bagian terpenting dari kompetensi siswa bersangkutan. Maka dari itu, lebih baik menilai siswa dengan kata kompeten atau kompetensi yang wajib dicapai. Pengakuan Pada Kompetensi Terkini Satu prinsip penilaian gabungan nasional menyediakan sebuah penghargaan untuk sebuah kompetensi terakhir, tanpa mengindahkan dimana kompetensi ini telah diperoleh. Penilaian akan menunjukkan bahwa seseorang dapat memperoleh kompetensi dalam cara yang bervariasi: Kualifikasi sebelumnya Belajar secara informal Penghargaan Kompetensi Terakhir akan mengumpulkan bukti untuk menilai seseorang terhadap standar-standar kompetensi untuk menetapkan apa orang tersebut telah mencapai kompetensi yang dibutuhkan untuk satu pekerjaan atau sebagai penghargaan bagi suatu kualifikasi formal. Bekerja sebagai Pramuwisata July
57 Penilaian Penilaian yang disarankan untuk Bekerja sebagai Pramuwisata Metoda pengumpulan data yang disarankan Penilaian pelaksanaan praktek dilingkungan kerja termasuk mengobservasi siswa: Interaksi dengan pelanggan. Menyelesaikan proses-proses yang menunjukan pengetahuan jaringan-jaringan industri yang berhubungan (misalnya hubunganhubungan untuk situasi/keadaan yang diberikan. Keterangan pihak ketiga/pencakupan dokumentasi fakta dapat diperoleh dari: Laporan kawan atau Supervisor (tertulis atau lisan). Rincian pelatihan sebelumnya, pengalaman kerja. Laporan pelangggan (tertulis atau lisan). Informasi pemanduan yang bersumber dari pramuwisata. Rincian sistem jaringan pramuwisata (misalkan Daftar hubunganhubungan industri, aktivitas pengembangan profesional. Pertanyaan lisan atau beberapa penilaian/proyek tertulis akan sangat berguna untuk menentukan fondasi pengetahuan seperti: Contoh kasus untuk meneliti jenis pengetahuan yang diperlukan pramuwisata tertentu (misalnya Pramuwisata Lepas, Pramuwisata Tour, Pramuwisata Lokal, Pramuwisata Perorangan, Pramuwisata untuk orang-orang asing). Perkembangan suatu hubungan industri/fakta-fakta yang cepat untuk jenis pramuwisata yang khusus direkomendasi. Bekerja sebagai Pramuwisata July
58 Contoh peragaan memainkan Peran, Studi Kasus, Proyek Tugas Penilaian 1 Anda saat ini bekerja sebagai pramuwisata free-lance di salah satu kota utama di Indonesia. Anda mengadakan tour sehari di dalam dan keliling kota untuk tamu-tamu luar negeri dan harus menyediakan sambutan selamat dating dan bantuan pelayanan di kedua bandara, Internasional maupun Domestik. Sebagian besar pekerjaan berasal dari satu atau dua operator tour dalam negeri. Ciptakan riwayat pekerjaanmu. Masukkan peran dan tanggungjawabmu yang utama, sektor-sektor industri dan teman-teman sekerja dengan siapa anda harus berinteraksi, dan syaratsyarat hukum dan pengetahuan lainnya yang anda perlukan untuk melakukan pekerjaan dengan efektif. Tugas Penilaian 2 Anda mempunyai seorang teman yang berminat menjadi pramuwisata atau Manajer Tour. Ceritakan kepada saya mengenai pramuwisata. Katanya Apa yang anda lakukan sebagai pramuwisata dan pengetahuan apa yang anda perlukan? Jawablah pertanyaan temanmu. Tugas Penilaian 3 Anda bekerja sebagai pramuwisata, mengadakan baik tour harian dan tour camping yang diperpanjang kedaerah-daerah Taman Nasional. Anda diminta memberi ceramah sekelompok mahasiswa mengenai pokok pembicaraan: Peran dan tanggungjawab seorang pramuwisata. Kembangkan dan presentasikan informasimu. Pertanyaan harus difokuskan pada: Teknik dan Proses Tugas Penilaian 4 Bagaimana nada menyusun daftar hubungan kontak-kontak industri yang anda perlukan dalam tugasmu sebagai pramuwisata free-lance? 55
59 Tugas Penilaian 5 Tehnik-tehnik apa saja yang anda gunakan untuk menjamin memutakhirkan keterampilan dan pengetahuan pramuwisata secara berkesinambungan? Pengetahuan Penunjang Tugas Penilaian 6 Terangkan perbedaan peran pramuwisata lokal dengan peran seorang manajer tour akan tour yang diperpanjang? Tugas Penilaian 7 Apa tanggungjawab pramuwisata dalam hubungannya kewajiban perlindungan kepada tamu-tamu? Tugas Penilaian 8 Jelaskan peran yang berhubungan seorang tour wholesaler dan pramuwisata dalam hal pelayanan yang dibrikan kepada tamu-tamu. Tugas Penilaian 9 Tanggungjawab etis apa saja terhadap setempat dan pihak-pihaknya? Pengorganisasian dan Perencanaan Tugas Penilaian 10 Penelitian apa yang diperlukan sebelum memberi komentar dlam tour dsuatu daerah yang belum pernah anda melakukan pemanduan? Tugas Penilaian 11 Persoalan kebudayaan apa yang perlu dipertimbangkan dalam memberi informasi dalm tour untuk kelompok tamu-tamu asing? 56
60 Pemecahan problem Tugas Penilaian 12 Apa yang anda lakukan bila dalam tour ada tamu yang terpeleset dan keseleo kakinya? Kesehatan dan Keamanan Tugas Penilaian 13 Persoalan-persoalan keamanan khusus apa yang perlu dipertimbangkan dalam pemanduan sebuah tour yang ditugaskan? 57
61 Daftar Yang Perlu dimiliki Seorang Penilai untuk Bekerja sebagai Pramuwisata Nama Calon: Nama Penilai: Apa calon telah memberikan bukti yang cukup untuk memperlihatkan bahwa ia dapat: Menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang telah diberikan yang berhubungan dengan unit-unit lain: Direkomendasikan: Unit-unit lain yang berhubungan dengan unit Pemanduan. Catatan Menerangkan/menjabarkan Pengetahuan tentang: Menerangkan pengetahuan umum tentang Industri pariwisata dan operasional tour (wholesaling sector) Menerangkan peranan dan tanggungjawab berbagai pramuwisata sesuai tugasnya masing-masing Menerangkan/menjabarkan persoalan-persoalan hukum dan pertanggungan jawab yang mempengaruhi operasional pemanduan, termasuk: 1. Hukum Perlindungan Tamu 2. Lisensi 3. Tanggungjawab Umum 4. Peraturan-peraturan Lingkungan Persoalan-persoalan kesehatan dan keselamatan yang dapat mempengaruhi operasional pemanduan. 58
62 Perlihatkan dan pakai ketrampilan teknik yang anda miliki/serta prosedur untuk standar yang diperlukan oleh sebuah industri wisata, termasuk pemakaian alat secara benar untuk: Menjamin aktivitas-aktivitas sehari-hari memperhatikan peranan berbagai pramuwisata sesuai tugasnya masingmasing dan hubungannya dengan berbagai sektor industri. Rumuskan dan menilai sumber-sumber informasi dan hubungan/kontak di dalam sektor bila diperlukan. Mempergunakan pengetahuan industri untuk meningkatkan pelayanan industri yang tersedia. Menjamin kegiatan sehari-hari pramuwisata dilaksanakan sesuai dengan persyaratan hukum yang ditentukan dalam industri. Memandu tour sesuai etika umum pemanduan dan pertimbangan etis khusus untuk tour-tour khusus. Mempergunakan serangkaian kesempatan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan pramuwisata. Merumuskan dan menilai sumber-sumber bantuan dan dukungan untuk pramuwisata bila diperlukan. Rencakan dan atur segala aktivitas secara dayaguna: Mengatur dan menilai sumber-sumber informasi untuk menjamin pengetahuan mutakhir setiap waktu. Kerjakan dan berkomunikasi dengan rekan dan pelanggan anda untuk: Gunakan jaringan industri dan pramuwisata bila diperlukan. Bekerjasama dengan rekan-rekan industri untuk memutakhirkan keterampilan dan pengetahuan pemanduan. Tanggapi masalah-masalah yang dapat terjadi terhadap aktifitas kerja: Mengembangkan suatu pendekatan terhadap masalahmasalah umum yang ditemui para pramuwisata. Satukan prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan: Pelaksanaan tour sesuai syarat-syart kesehatan dan dengan cara mengurangi sedapat mungkin resiko bagi pelanggan, rekan dan diri sendiri. 59
63 Lembar Penilaian Kompetensi Unit: PARUJPFTG01C Bekerja sebagai Pramuwisata Nama Siswa:... Nama Penilai:... Siswa dinilai sebagai: Cakap/Kompeten Kecakapan/Kompetensi yang perlu dicapai Umpan Balik/Saran untuk Siswa Tanda tangan Siswa telah diberi tahu mengenai hasil penilaian dan alas an-alasan atas keputusan yang diberikan Tanda tangan Penilai: Tanggal: Siswa telah diberitahukan mengenai hasil penilaian dengan segala alasannya Tanda tangan Siswa: Tanggal: 60
Mengembangkan dan Memutakhirkan Pengetahuan Industri Pariwisata
Mengembangkan dan Memutakhirkan Pengetahuan Industri Pariwisata Kode Unit: PARUJPPKU05C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD)
Mengkoordinasi dan Mengoperasikan Tur
Mengkoordinasi dan Mengoperasikan Tur Unit Code: PARUJPFTG04C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills
Memproses Transaksi Keuangan
Memproses Transaksi Keuangan Kode Unit: PARUJPUAK01C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Memberikan Bantuan pada Kedatangan dan Keberangkatan
Memberikan Bantuan pada Kedatangan dan Keberangkatan Kode Unit: PARUJPFTG02C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan
Bekerjasama dengan Kolega-kolega dan Pelanggan-pelanggan
Bekerjasama dengan Kolega-kolega dan Pelanggan-pelanggan Unit Kode: PARUJPPKU01C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan
Definisi Aktivitas kerja sehari-hari pramuwisata berdasarkan tugas masingmasing
DEFINISI PRAMUWISATA Pramuwisata ialah seorang yang diperjakan untuk menemani seorang turis dan menunjukkan obyek-obyek yang menarik. Pembagian Pramuwisata (berdasarkan tugasnya masing-masing): Pramuwisata
Memperkecil Pencurian
Memperkecil Pencurian Kode Unit: PARUJPUAU14C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas konstribusi
Menjual Produk dan Jasa Pariwisata
Menjual Produk dan Jasa Pariwisata Kode Unit: PARUJPFPG03C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills
Mengumpulkan dan Mempresentasikan Informasi
Mengumpulkan dan Mempresentasikan Informasi Kode Unit: PARUJPUAU03C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima
Memproduksi Dokumen di dalam Komputer
Memproduksi Dokumen di dalam Komputer Kode Unit: PARUJPUTK02C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills
Mencari dan Menyediakan Informasi dan Saran Daerah Tujuan Wisata
Mencari dan Menyediakan Informasi dan Saran Daerah Tujuan Wisata Kode Unit: PARUJPFPG01C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia
Menyusun Laporan Keuangan
Menyusun Laporan Keuangan Kode Unit: PARUJPUAK02C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas konstribusi
Menerima dan Memproses Reservasi
Menerima dan Memproses Reservasi Kode Unit: PARUJPFPG04C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills
Menyelidiki dan Membagi Informasi Umum pada Kebudayaan Etnik Indonesia
Menyelidiki dan Membagi Informasi Umum pada Kebudayaan Etnik Indonesia Unit Code: PARUJPFTG10C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team
Mempromosikan Produk dan Jasa Kepada Pelangan
Mempromosikan Produk dan Jasa Kepada Pelangan Kode Unit: PARUJPLJP08C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima
Menginterpretasikan Aspek- Budaya Etnis Lokal Indonesia
Menginterpretasikan Aspek- Budaya Etnis Lokal Indonesia Kode Unit: PARUJPFTG11C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia
Memelihara Persediaan Informasi Produk
Memelihara Persediaan Informasi Produk Kode Unit: PARUJPFPG13C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih
Menghadapi Situasi Konflik
Menghadapi Situasi Konflik Unit Kode: PARUJPPKU04C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas konstribusi
Merancang dan Mengembangkan Dokumen Laporan dan Lembaran Kerja pada Komputer
Merancang dan Mengembangkan Dokumen Laporan dan Lembaran Kerja pada Komputer Kode Unit: PARUJPUTK03C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih
Membuat Stan Promosi
Membuat Stan Promosi Kode Unit: PARUJPLJP05C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas konstribusi
Berkomunikasi melalui Telepon
Berkomunikasi melalui Telepon Kode Unit: PARUJPUAU01C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas konstribusi
Mengikuti Prosedur Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Mengikuti Prosedur Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kode Unit: PARUJPPKU03C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia
Menyiapkan Penawaran Harga
Menyiapkan Penawaran Harga Kode Unit: PARUJPLJP09C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Melakukan Prosedur Administrasi
Melakukan Prosedur Administrasi Kode Unit: PARUJPUAU02C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih atas
Mengoperasikan Sistem Informasi secara Otomatis
Mengoperasikan Sistem Informasi secara Otomatis Kode Unit: PARUJPUTK04C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima
Mendapatkan dan Menginterprestasikan Informasi Produk
Mendapatkan dan Menginterprestasikan Informasi Produk Kode Unit: PARUJPFPG02C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan
Mengakses dan Penarikan Data Komputer
Mengakses dan Penarikan Data Komputer Kode Unit: PARUJPUTK01C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima kasih
Mengembangkan dan Mememelihara Pengetahuan Umum yang dibutuhkan oleh Pramuwisata
Mengembangkan dan Mememelihara Pengetahuan Umum yang dibutuhkan oleh Pramuwisata Kode Unit: PARUJPFTG03C Standar Kompetensi Berfokus Guru dan Materi Ajar berpusat pada Kebutuhan siswa. Tugas-tugas penilaian
Menghitung Harga dan Membuat Tiket Penerbangan Domestik
Menghitung Harga dan Membuat Tiket Penerbangan Domestik Kode Unit: PARUJPFPG08C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan
Bekerja dalam Lingkungan Sosial yang Berbeda
Bekerja dalam Lingkungan Sosial yang Berbeda Kode Unit: PARUJPPKU02C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Indonesia Australia Partnership
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. orang dapat mengakses informasi tentang destinasi wisata yang ingin dikunjungi,
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dewasa ini industri pariwisata di Indonesia sedang berkembang dengan pesat. Banyak tempat wisata yang baru disertai dengan tumbuhnya fasilitas penunjang seperti;
01 Berkomunikasi di Tempat Kerja
Kode Unit : PAR.AJ.01.001.01 Judul Unit : BEKERJASAMA DENGAN KOLEGA DAN PENGUNJUNG Deskripsi Unit : Unit ini membahas pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan oleh seorang pemandu wisata dalam
BAB I PENDAHULUAN. Dalam Travel & Tourism Competitiveness Report dari World Economic
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam Travel & Tourism Competitiveness Report dari World Economic Forum disebutkan bahwa peringkat Pariwisata Indonesia naik dari peringkat ke- 70 pada tahun 2013 menjadi
BAB I PENDAHULUAN. Pramuwisata atau Pemandu Wisata (Tour Guide), karena sebuah perjalanan wisata
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu sektor penentu suksesnya sebuah perjalanan wisata adalah Pramuwisata atau Pemandu Wisata (Tour Guide), karena sebuah perjalanan wisata tidak akan lengkap
Mencatat dan Mengkoordinasikan Jasa-jasa Pemasok
Mencatat dan Mengkoordinasikan Jasa-jasa Pemasok Kode unit: PARUJPFPG05C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan terima
Mengembangkan dan Memutakhirkan Pengetahuan Lokal
Mengembangkan dan Memutakhirkan Pengetahuan Lokal Kode Unit: PARUJPFPG14C Standar Kompetensi Materi Pendukung Bagi Pengajar dan Siswa Tugas-tugas Penilaian Ucapan terima kasih Team (IAPSD) mengucapkan
BAB I PENDAHULUAN. tersebut tergambar bentuk-bentuk produk pelayanan jasa, dan barang untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pariwisata merupakan kegiatan multi usaha yang mencakup bermacammacam bidang kegiatan. Keragaman bidang tersebut ditunjukkan dalam bentuk kegiatan industri / usaha
PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG USAHA JASA PERJALANAN WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI,
PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG USAHA JASA PERJALANAN WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI, Menimbang : a. bahwa Pembangunan Kepariwisataan di Provinsi Bali
Strategi Pengembangan Pariwisata ( Ekowisata maupun Wisata Bahari) di Kabupaten Cilacap.
Strategi Pengembangan Pariwisata ( Ekowisata maupun Wisata Bahari) di Kabupaten Cilacap. Bersyukurlah, tanah kelahiran kita Cilacap Bercahaya dianugerahi wilayah dengan alam yang terbentang luas yang kaya
KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA
KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR: KEP - 69 / MEN / III / V / 2004 TENTANG PERUBAHAN LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR
DESKRIPSI PEMELAJARAN
KOMPETENSI KODE DURASI PEMELAJARAN : Memberikan bantuan layanan transfer kedatangan dan keberangakatan : PARUJPFTG02C : 80 Jam @ 45 menit DESKRIPSI PEMELAJARAN LEVEL KOMPETENSI KUNCI A B C D E F G 2 1
001A SDM. MENGIKUTI PROSEDUR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DITEMPAT KERJA Follow defined OH&S policies in the workplace
001A SDM MENGIKUTI PROSEDUR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DITEMPAT KERJA Follow defined OH&S policies in the workplace UNIT 001A SDM Bidang: Sumber daya manusia Deskripsi Elemen asli dari keselamatan
BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 3.1 Sejarah Perusahaan. PT Aero Elang Tour atau yang lebih dikenal dengan nama Aero Tour adalah
BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 Sejarah Perusahaan PT Aero Elang Tour atau yang lebih dikenal dengan nama Aero Tour adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pariwisata. Perusahaan ini didirikan
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara agraris, memiliki banyak keunggulan-keunggulan UKDW
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia sebagai negara agraris, memiliki banyak keunggulan-keunggulan yang dapat menjadi suatu aset dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain sektor pertanian,
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Pariwisata merupakan industri perdagangan jasa yang memiliki mekanisme pengaturan yang kompleks karena mencakup pengaturan pergerakan wisatawan dari negara asalnya, di
Epidemiologi Lapangan Tingkat Dasar. Pedoman Fasilitator. Tentang pedoman ini
Epidemiologi Lapangan Tingkat Dasar Pedoman Fasilitator Tentang pedoman ini Pedoman ini memuat informasi untuk membantu fasilitator mempersiapkan dan menyampaikan pelatihan mengenai Epidemiologi Lapangan
BAB I PENDAHULUAN. Kondisi manusia dewasa ini tidak bisa lepas dari konsep leisure (waktu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kondisi manusia dewasa ini tidak bisa lepas dari konsep leisure (waktu luang). Dalam mengisi leisure, tiap orang memiliki cara yang berbeda. Salah satu yang umum dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. transportasi sebagai salah satu sarana yang diperlukan dalam efisiensi waktu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemajuan teknologi sangat mempengaruhi perkembangan alat transportasi sebagai salah satu sarana yang diperlukan dalam efisiensi waktu dan kecepatan. Terutama
DENPASAR, 22 NOVEMBER 2012 SIDANG PLENO MUSDA XII ASITA BALI 2012 HASIL KEPUTUSAN PROGRAM KERJA MUSDA ASITA BALI XII 2012
KOMISI A A. Bidang Organisasi 1. Menyusun sistem dan mekanisme organisasi agar dapat berjalan dengan teratur sesuai dengan AD/ART serta peraturan perundang undangan yang berlaku. 2. Mengamati aktifitas
BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya seperti usaha perhotelan usaha
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pariwisata merupakan suatu usaha yang kompleks, hal ini dikarenakan terdapat banyak kegiatan yang terkait dalam penyelanggaraan pariwisata. Kegiatan-kegiatan
IZIN USAHA JASA PARIWISATA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 14 TAHUN 2002 TENTANG IZIN USAHA JASA PARIWISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT Menimbang : a. bahwa, untuk meningkatkan
BAB 1 PENDAHULUAN. disebut wisata MICE (Meeting, Incentive, Conference/Convention, Exhibition). MICE
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dewasa ini industri kepariwisataan Indonesia berkembang semakin pesat terutama dalam sektor industri perhotelan dan sektor wisata konvensi, atau yang biasa disebut
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu Berbagai penelitian mengenai Pariwisata dan dukungan teknologi di dalamnya yang bertujuan untuk memajukan daerah pariwisata itu sendiri telah banyak dipublikasikan.
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG NOMOR : 12 TAHUN 2003 TENTANG IZIN USAHA JASA PERJALANAN WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG NOMOR : 12 TAHUN 2003 TENTANG IZIN USAHA JASA PERJALANAN WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BENGKAYANG Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan otonomi
BAB I PENDAHULUAN. mengunjungi daerah-daerah wisata tersebut. dan berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi sangat besar bagi Indonesia yang kini banyak dikembangkan di berbagai daerah. Kepariwisataan di Indonesia
GUBERNUR BALI PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG USAHA JASA PERJALANAN WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BALI,
GUBERNUR BALI PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG USAHA JASA PERJALANAN WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BALI, Menimbang : a. bahwa Pembangunan Kepariwisataan di
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Indonesia adalah negara berkembang yang memiliki banyak pulau
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Indonesia adalah negara berkembang yang memiliki banyak pulau sebagai salah satu aset untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengembangkan pariwisata yang
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. kepergiannya adalah karena berbagai kepentingan, baik karena kepentingan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada hakikatnya berpariwisata adalah suatu proses kepergian sementara dari seseorang atau lebih menuju tempat lain di luar tempat tinggalnya. Dorongan kepergiannya
JUDUL UNIT : Melakukan Komunikasi Di Tempat Kerja
Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Programer komputer KODE UNIT : TIK.PR01.001.01 JUDUL UNIT : Melakukan Komunikasi Di Tempat Kerja DESKRIPSI UNIT : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan
BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENDAFTARAN USAHA PARIWISATA DI KABUPATEN BANYUWANGI
1 BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENDAFTARAN USAHA PARIWISATA DI KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI Menimbang
PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 9 TAHUN 2011 TENTANG PRAMUWISATA DI PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 9 TAHUN 2011 TENTANG PRAMUWISATA DI PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TENGAH, Menimbang : a. bahwa pramuwisata merupakan salah
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG LEMBAGA OTORITAS WISATA USIA LANJUT/PENSIUNAN BALI (BALI RETIREMENT TOURISM AUTHORITY/BRTA) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR
BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan ini semakin dirasakan oleh daerah terutama sejak diberlakukannya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pembiayaan pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan senantiasa memerlukan sumber penerimaan yang dapat diandalkan. Kebutuhan
KAJIAN PRIORITAS PENYEDIAAN KOMPONEN WISATA BAGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI PULAU NIAS TUGAS AKHIR. Oleh: TUHONI ZEGA L2D
KAJIAN PRIORITAS PENYEDIAAN KOMPONEN WISATA BAGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI PULAU NIAS TUGAS AKHIR Oleh: TUHONI ZEGA L2D 301 337 JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO
BAB I PENDAHULUAN. untuk memperhatikan kebutuhan dan kepentingan customer. Hal ini bisa
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Salah satu kunci keberhasilan suatu perusahaan mengatasi persaingan bisnis adalah pada kemampuan dalam mempromosikan/memperkenalkan kepada masyarakat dan
01 Meninjau Narasi 1.1. Analisa bentuk narasi untuk menghasilkan narasi yang siap untuk penulisan bagian berikutnya.
KODE UNIT : TIK.MM02.022.01 JUDUL UNIT : Menulis Naskah DESKRIPSI UNIT : Unit ini mendeskripsikan tentang keahlian dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan menulis sebuah naskah dari narasi
BAB III GAMBARAN PERUSAHAAN. wisata yang didirikan pada tahun 1981 oleh tim profesional yang dipimpin oleh Stanley,
BAB III GAMBARAN PERUSAHAAN III.1 Gambaran Umum Perusahaan III.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Wisata Dewa Tour and Travel Service merupakan perusahaan biro perjalanan wisata yang didirikan pada tahun
Kita tentunya tidak ingin kota Jakarta menjadi sepi wisatawan hanya karena sulitnya mendapatkan informasi dan sedikitnya fasilitas yang membantu merek
Project Review and Selection Project Name: JAKARTA TOURISM INFORMATION AND GUIDANCE SYSTEM Project Originator: Wiratna Sari Wiguna (1200001094) Program Manager Approval: Date: 11 Oktober 2002 Contact Phone
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Saat ini industri pariwisata di Indonesia sedang dikembangkan oleh pemerintah sebagai salah satu penghasil devisa. Indonesia dikenal memiliki banyak tempat-tempat
BAB I PENDAHULUAN. dengan banyaknya dibangun biro-biro jasa, hotel-hotel atau penginapan-penginapan,
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Permasalahan Dunia kepariwisataan dewasa ini sedang mendapat perhatian dan sorotan yang sangat meningkat di berbagai negara maupun di berbagai dunia, hal ini terbukti
BAB I PENDAHULUAN. Kepariwisataan dalam dunia modern pada hakekatnya merupakan suatu cara
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kepariwisataan dalam dunia modern pada hakekatnya merupakan suatu cara memenuhi kebutuhan manusia dalam memberi hiburan rohani dan jasmani setelah beberapa waktu
BAB I PENDAHULUAN. promosi pariwisata ini berkembang hingga mancanegara. Bali dengan daya tarik
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang paling populer akan kepariwisataannya. Selain itu, pariwisata di Bali berkembang sangat pesat bahkan promosi pariwisata
Badan Nasional Sertifikasi Profesi =================================== PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI OLEH PANITIA TEKNIS BNSP PEDOMAN BNSP 304
Badan Nasional Sertifikasi Profesi PEDOMAN BNSP 304 =================================== PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI OLEH PANITIA TEKNIS BNSP Badan Nasional Sertifikasi Profesi 1 / 17 KATA PENGANTAR 2 /
KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL SERGUR 2012
MATA PELAJARAN SATUAN PENDIDIKAN : PARIWISATA : SMK/MAK KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL SERGUR 2012 A. PEDAGOGIK Kompetensi Inti Guru (Standar Kompetensi) Memiliki Kompetensi Pedagogik Kompetensi Guru Mata
PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA (PERDA KOTA YOGYAKARTA) NOMOR 6 TAHUN 2002 (6/2002) TENTANG PERIZINAN USAHA PERJALANAN WISATA
LEMBARAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA (Berita Resmi Kota Yogyakarta) Nomor : 5 Tahun 2002 Seri: C ---------------------------------------------------------------- PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA (PERDA KOTA
2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.
KODE UNIT : KOM.PR01.005.01 JUDUL UNIT : Menyampaikan Presentasi Lisan Dalam Bahasa Inggris DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan profesi humas
USAHA JASA ARIWISATA JILID 2 SMK. U.E. Wardhani, dkk.
U.E. Wardhani, dkk. USAHA JASA PARIWISA ARIWISATA JILID 2 SMK TUT WURI HANDAYANI Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan
BAB II LANDASAN KONSEP DAN TEORI ANALISIS. potensi wisata, yaitu potensi fisik dan potensi budayayang bisa dikembangkan dengan
BAB II LANDASAN KONSEP DAN TEORI ANALISIS 2.1 Tinjauan Hasil Penelitian Sebelumnya Penelitian sebelumnya berkaitan dengan pengembangan potensi ekowisata, dilakukan oleh Suryawan (2014), di Desa Cau Belayu,
PROFIL DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
PROFIL DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH Nama Instansi : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Alamat : Jalan Tgk. Chik Kuta Karang No.03 Banda Aceh Kode Pos 23121 Telp : (+62 651) 26206, 23692, Fax
BAB I PENDAHULUAN. Pariwisata merupakan salah satu sumber devisa negara selain sektor migas
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pariwisata merupakan salah satu sumber devisa negara selain sektor migas yang sangat potensial. Pariwisata mempunyai pengaruh besar dalam membangun perekonomian yang
BAB I PENDAHULUAN. Tabel 1-1 Jumlah Wisatawan Mancanegara dan Domestik di Kota Bandung Tahun
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Kota Bandung merupakan ibukota provinsi Jawa Barat, sekaligus menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia. Berdasarkan letak geografisnya, Kota Bandung berada pada
GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR NOMOR 6 TAHUN 1994 TENTANG
GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR NOMOR 6 TAHUN 1994 TENTANG PENGATURAN PRAMUWISATA DI PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT
BAB III DESKRIPSI DATA DAN PEMBAHASAN
BAB III DESKRIPSI DATA DAN PEMBAHASAN A. TINJAUAN LOKUS PRAKTEK KERJA NYATA 1. PT. ABBEY TRAVELINDO a. Sejarah PT.Abbey Travelindo merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa
Bab VI. Penutup. Berdasarkan hasil temuan dan analisis yang telah dipaparkan, menunjukkan bahwa wisata MICE menjadi salah satu wisata yang menjanjikan
Bab VI Penutup 1.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil temuan dan analisis yang telah dipaparkan, menunjukkan bahwa wisata MICE menjadi salah satu wisata yang menjanjikan bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Faktor-faktor
BAB I PENDAHULUAN. Ida Bagus Wyasa Putra, et.al., 2003, Hukum Bisnis Pariwisata, Refika Aditama, Bandung, h.1.
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan usaha di bidang pariwisata ternyata diimbangi dengan kesiapan para pelaku yang bergerak di bidang ini. Salah satu hal yang paling tampak adalah yang berkaitan
1. Membangun kemitraan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan
KODE UNIT : O.842340.003.01 JUDUL UNIT : Menjalin Hubungan yang Positif dengan Pemangku Kepentingan DESKRIPSI UNIT : Unit ini menjelaskan keterampilan, pengetahuan, dan Sikap kerja yang diperlukan untuk
1. Melakukan pendekatan terhadap peluang pendanaan dari donatur potensial. 2. Menyerahkan proposal pendanaan. 3. Memenuhi persyaratan kontrak
KODE UNIT : O.842340.006.01 JUDUL UNIT : MemastikanPendanaan PenanggulanganBencana DESKRIPSIUNIT : Unit kompetensi ini menjelaskan keterampilan pengetahuan, dan sikap yang dipersyaratkan untukmengidentifikasi
CHECKLIST PERMOHONAN SERTIFIKAT PENGGOLONGAN RESTORAN
PERMOHONAN SERTIFIKAT PENGGOLONGAN RESTORAN 1 Surat Permohonan 2 Izin Usaha Restoran (bagi restoran yang telah beroperasi); 3 Izin Laik Sehat Restoran 4 Berita acara pemeriksaan/penilaian penggolongan
Efektifitas Metoda Mengajar Tata Boga oleh Guru SMK Pariwisata Bandung
Efektifitas Metoda Mengajar Tata Boga oleh Guru SMK Pariwisata Bandung Agnes Sri Warsitaningsih (Universitas Pendidikan Indonesia Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi pada kenyataan bahwa output SMK
PANDUAN PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL
PANDUAN PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pengembangan sistem penjaminan mutu internal merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi. Dengan diundangkannya
DESKRIPSI PEMELAJARAN
KOMPETENSI KODE DURASI PEMELAJARAN : Mengkoordinasikan dan mengendalikan perjalanan : PARUJPFTG04C : 60 Jam @ 45 menit DESKRIPSI PEMELAJARAN LEVEL KOMPETENSI KUNCI A B C D E F G 1 1 1 1 1 1 1 KONDISI KINERJA
BAB I PENDAHULUAN. menjadi pendorong utama perekonomian dunia pada abad ke-21, dan menjadi salah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi saat ini, sektor pariwisata merupakan industry terbesar dan terkuat dalam pembiayaan ekonomi global. Sektor pariwisata akan menjadi pendorong
2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.
KODE UNIT : KOM.PR03.001.01 JUDUL UNIT : Melaksanakan Master of Ceremony DESKRIPSI UNIT : Unit ini berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dimiliki untuk menjadi seorang Master
LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 55/MEN/III/2009 TENTANG
LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 55/MEN/III/2009 TENTANG PENETAPAN STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA SEKTOR PARIWISATA BIDANG PIMPINAN PERJALANAN
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ketika era informasi telah menemui masa keemasannya, dapat kita saksikan bahkan kita sendiri menjadi subyek yang tidak terlepas dari informasi. Saat ini informasi
PROPOSAL RAPAT KERJA NASIONAL XVII & GATHERING DPC NASIONAL I HIMPUNAN PRAMUWISATA INDONESIA
PROPOSAL RAPAT KERJA NASIONAL XVII & GATHERING DPC NASIONAL I HIMPUNAN PRAMUWISATA INDONESIA 5 9 Oktober 2018 DI YOGYAKARTA APAT KERJA NASIONAL HIMPUNAN PRAMUWISATA INDONESIA Yogyakarta, 6-9 Oktober 2018
