PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA
|
|
|
- Bambang Kusnadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA NYOMAN SEMADI ANTARA, PH.D. PROFESSOR ON FOOD AND AGROINDUSTRIAL TECHNOLOGY FACULTY OF AGRICULTURAL TECHNOLOGY UDAYANA UNIVERSITY DISAMPAIKAN PADA PELATIHAN ANALISIS OLAH DATA POLITEKNIK NEGERI BALI 13 JUNI 2012, BUKIT JIMBARAN, BALI
2 PENGOLAH AN DAN AN ALISIS DATA Setelah mengikuti pelatihan ini peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan analisis, pengelolaan, analisis, dan interprestasi hasil analisis data. Peserta juga akan memahami bahwa statistika merupakan alat yang dapat digunakan untuk pengolah data sehingga mempermudah dalam pengambilan keputusan atau kesimpulan dari suatu permasalahan. PENDAHULUAN Analisis data mempunyai tujuan mengetahui perbedaan nilai rerata dari variable respon atau indicator masalah tertentu antar kelompok individu. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan analisis kuantitatif dengan model statistic yang relevan dari data sampel maupun populasi yang diamati. Hasil analisis data akan memberikan makna apabila sumber data dilakukan dari pengamatan ataupun pengukuran yang valid. Dengan demikian validitas data yang dihasilkan dari pengamatan atau pengukuran sangat penting untuk menghasilkan kesimpulan atau keputusan yang benar. Dalam nalisis data, umumnya diperlukan alat analisis yang dikenal dengan statistika. Hasil analisis statistika dari sekelompok data akan memudahkan peneliti menginterpretasikan data atau mengambil kesimpulan dari permalahan yang dipelajari atau diteliti. Dengan demikian, seorang peneliti haruslah memahami bidang ilmu statistika karena dengan statistika peneliti dapat merancang suatu penelitian, merencanakan cara analisis data, dan memudahkan dalam menyimpulkan hasil penelitian. Data dihasilkan dari pengamatan atau pengukuran dari proses penelitian yang dirancang dari awal dengan metode penelitian yang benar. Berdasarkan sistem pengamatan, penelitian dibedakan menjadi dua kelompok penelitian, yaitu penelitian percobaan (experimental research) dan penelitian survey (survey research). Penelitian percobaan dapat dilakukan di laboratorium maupun di lapangan dengan pengendalian variable yang ketat. Data yang dihasilkan merupakan data kuantitatif dalam bentuk angka atau data interval hasil dari proses pengukuran. Penelitian survey dilakukan untuk mengukur kondisi suatu sistem secara bebas tanpa banyak campur tangan, sehingga banyak factor yang tidak
3 terkendali. Data yang dihasilkan berupa data kualitatif atau data ordinal, misalnya hasil survey dengan menggunakan instrument kuesioner, maupun data kuantitatif hasil pengukuran seperti pengukuran kondisi tanah pada suatu daerah. Apabila ingin dilakukan analisis statistic, maka data ordinal harus dikonversi menjadi data interval atau data kuantitatif. Analisis data yang dilakukan menjadi bermakna apabila peneliti memahami betul penelitian yang dilakukan. Keberhasilan penarikan kesimpulan dari suatu penelitian ditentukan dari perencanaan penelitian yang dilakukan termasuk di dalamnya perancangan percobaan dan perencanaan analisis data yang diperoleh baik melalui proses percobaan maupun survey. Proses dari perencanaan analisis data sampai interpretasi hasil analisis sangat menentukan validitas dan kualitas penelitian secara keseluruhan. PERENCANAAN ANALISIS Perencanaan analisis data yang dihasilkan dari proses penelitian tidak bisa terlepas dari perencanaan penelitian yang dilakukan. Dari masalah yang dirumuskan dapat dirancang penelitian yang dilakukan sekaligus metode analisis data yang dihasilkan. Umumnya, seorang peneliti mempunyai rencana besar penelitian yang tertuang di dalam road-map penelitian yang menuju suatu tujuan tertentu. Untuk itu seorang peneliti harus mempunyai serangkaian rencana penelitian baik penelitian percobaan maupun survey sesuai dengan hasil penelitian yang diharapkan. Tentu saja di dalam setiap rencana penelitian akan melibatkan metodologi penelitian termasuk proses perancangan penelitian (percobaan atau survey) dan rencana metode analisis datanya. Secara umum, rangkaian penelitian yang harus dipahami oleh seorang peneliti adalah penelitian dasar (basic research), penelitian terapan (applied research), pengembangan dan rekayasa (development and engineering) yang termasuk di dalamnya peningkatan kapasitas dan komersialisasi. Penelitian yang terpadu dan komperhensif harus direncanakan oleh seorang peneliti, sehingga data yang dihasilkan dari setiap tahapan peneltian betul-betul bermakna sesuai dengan harapan besar seorang peneliti.
4 Penelitian akan menghasilkan data dan fakta yang harus dianalisis dan diinterpretasikan untuk menghasilkan informasi yang bermakna. Melalui suatu bahasan dan diskusi maka informasi tersebut dapat menghasilkan suatu pengetahuan (knowledge). Dari beberapa pengetahuan yang diperoleh maka peneliti dapat melakukan pengembangan dan rekayasa yang dapat menghasilkan teknologi yang dapat diterapkan pada skala komersial. Analisis dan interpretasi Gambar 1. Hubungan fakta dan data, informasi dan pengetahuan (Suharto et al., 2004). Sangat penting peneliti membuat hubungan tujuan penelitian yang satu dengan yang lain sehingga berkontribusi terhadap projek penelitian secara menyeluruh. Seperti pada road-map, kerangka pengelolaan berbasis hasil penelitian (results-based management/rbm framework) dapat membantu untuk menghasilkan outcome dan impact yang bermakna untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Resultsbased management merupakan pendekatan yang komperhensif terhadap pengelolaan penelitian yang terintegrasi dengan strategi bisnis, SDM, proses, dan tindakan untuk memperbaiki pengambilan keputusan dan memacu terjadinya perubahan. Pendekatan ini memfokuskan untuk menghasilkan perancangan penelitian yang benar sebelum proses, penerapan kinerja, pembelajaran dan perubahan, serta pelaporan dan evaluasi kinerja. Sintesis, pembahasan dan diskusi Fakta dan Data Informasi Knowledge Outline RBM (Gambar 2) memperlihatkan bahwa identifikasi permasalahan dilakukan pada tahap paling awal diikuti oleh perencanaan dan implementasi aktivitas yang menghasilkan output (pengetahuan atau perubahan pengetahuan). Aktivitas-aktivitas tersebut meliputi kegiatan penelitian survey maupun percobaan. Output akan mengarah pada outcomes (perubahan prilaku) dan outcomes akan mengarah pada impact (perubahan kondisi dari permasalahan). Dengan menggunakan model ini maka dapat dipetakan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan, dan akan terlihat bahwa tujuan dari masing-masing kegiatan penelitian akan dapat bermanfaat dan digunakan
5 dengan cepat. Apabila terjadi kesenjangan atau output tidak dibutuhkan maka tujuan projek penelitian menjadi tidak benar. Time Money Equipment Experiment 1 Experiment 2 Experiment 3 Survey 1 Survey 2 Survey 3 Output 1 Output 2 Output 3 Output 4 Outcome 1 Outcome 2 Outcome 3 Impact Model Dev. Output 5 Workshop 1 Output 6 Workshop 2 Inputs Activities Outputs Outcomes Impact Gambar 2. Results-based management framework (Stern et al., 2004) Perencanaan aktivitas penelitian dari permasalahan yang teridentifikasi akan dilanjutkan dengan implementasi aktivitas dengan survey dan/atau percobaan. Perencanaan aktivitas penelitian ahrus diikuti dengan perencanaan penelolaan, pengolahan, dan analisis data yang benar untuk menghasilkan output informasi dari interpretasi data yang benar. Statistika sebagai instrument dalam pengolahan dan analisis data dapat dipilih dan digunakan sesuai dengan kondisi penelitian yang dilakukan. Pemilihan metode analisis statistic yang tepat akan dapat diminimalkan kesalahan-kesalahan yang terjadi sehingga dapat ditarik kesimpulan yang valid. Identifikasi metode analisis data dibutuhkan untuk pengelolaan data yang merupakan bagian dari proses perancangan penelitian yang berimplikasi terhadap tujuan, perlakuan dan aspek lainnya. Ada dua alasan untuk melakukan identifikasi ini. Pertama, identifikasi variable terikat (response variables) yang menentukan tujuan penelitian dan spesifikasi bagaimana tujuan tersebut dapat tercapai. Alasan yang kedua adalah untuk menjamin bahwa keragaman acak diantara unit-unit percobaan dalam penelitian akan terestimasi dengan presisi (ketelitian) yang sesuai.
6 Demikian juga pengulangan yang dilakukan dari setiap unit percobaan harus direncanakan dengan baik sehingga jumlah ulangan cukup untuk menghasilkan derajat bebas yang memadai untuk mengestimasi keragaman antar unit percobaan. Beberapa ahli statistic menyatakan bahwa derajat bebas yang baik adalah minimal 10 dan maksimal 20, sehingga dari derajat bebas tersebut dapat ditentukan ulangan yang dibutuhkan untuk setiap unit percobaan. Beberapa ahli statistic menggunakan rumus berikut untuk menentukan jumlah ulangan yang diperlukan untuk setiap unit percobaan. (r 1)(t 1) 15 r: replikasi/ulangan dan t adalah perlakuan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian kualitatif maupun kuantitatif juga merupakan hal yang penting direncanakan pada saat perencanaan penelitian. Dengan demikian dapat diidentifikasi dan dipilih metode pengambilan sampel (sampling technique) yang tepat. Pemilihan metode pengambilan sampel akan menentukan validitas data dan kebenaran kesimpulan yang diambil. Beberapa teknik dasar pengambilan sampel yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi populasi kondisi lainnya yang berhubungan dengan populasi, seperti: simple random sampling, multistage sampling, purposive random sampling, stratified random sampling, dan lain-lainnya. PENGELOLAAN DATA Projek penelitian sering melibatkan sejumlah besar data, dan data tersebut perlu dioalah dan dianalisis. Hasil analisis diharapkan dapat memberikan informasi yang valid untuk keperluan publikasi dan sebagai bahan untuk kegiatan penelitian selanjutnya. Untuk itu, projek penelitian memerlukan sistem pengelolaan data yang baik. Tahapan pengelolaan yang utama dalam sistem pengelolaan data (data management system) adalah: Memasukkan data kasar ke dalam database di dalam log book maupun computer,
7 Data kemudian ditata sesuai dengan bentuk analsis yang akan dilakukan, susunan data dapat berbeda sesuai dengan cara analisis yang digunakan, Data harus diarsip dan dijaga, sehingga data selalu masih ada selama proses penelitian ataupun untuk digunakan selanjutnya. Log book sangat penting untuk mencatat pertama kali data yang dihasilkan sebelum dimasukkan ke dalam computer. Data yang disimpan di computer dapat menggunakan beberapa perangkat lunak. Perangkat lunak yang sering dibunakan adalah: Database packages, seperti: ACCESS, ORACLE Statistic packages, seperti: GENSTAT, MSTAT, SPSS Spreadsheet packages, seperti: EXCEL Word processor, seperti: WORD, WORD PERFECT Dengan menggunakan perangkat lunak tersebut, peneliti dapat banyak dibantu untuk mensortasi (sortinga0, menyeleksi (selecting) dan menghitung (counting) dari data yang tersusun. Perangkat lunak yang berupa statistic packages digunakan untuk tujuan analisis yang mempunyai baris dan kolom yang pasti untuk variable dan data. Pada dasarnya semua perangkat lunak yang ada sangat bermanfaat dalam pengelolaan data. Untuk memudahkan searching data sebaiknya data dikumpulkan dalam satu file dengan spreadsheet yang berbeda. Dengan demikian, pada saat peneliti bekerja untuk beberapa data yang berhubungan akan lebih mudah dilakukan. Pengelolaan data kualitatif lebih sulit dibandingkan dengan data kuantitatif. Untuk data kualitatif dapat dikelompokkan menurut kategori atau sesuai dengan tujuan dari masing-masing data. Data dalam bentuk gambar atau foto dapat dikelola dalam bentuk file hasil scanning atau file foto langsung. Data kualitatif juga tetap tersimpan dalam bentuk data kasar, data yang sudah dikoding, maupun data hasil analisis. ANALISIS DATA PENELITIAN Data yang dihasilkan dari penelitian baik itu survey maupun percobaan adalah dalam bentuk data kasar. Sering data tersebut belumsesuai dengan asumsi atau tipe analisis yang digunakan. Dalam melakukan analisis data, data kasar harus diolah
8 terlebih dahulu untuk memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Data hasil penelitian dapat dilakukan transformasi untuk dapat dilakukan analisis statistic yang benar. Dengan demikian analisis data dapat menghasilkan informasi yang bermanfaat. Alur proses pengolahan dan analisis data seperti terlihat pada Gambar 3 berikut: Pengumpulan Data Editing dan Coding Data Pengolahan Data Analisis Data Interpretasi Data Gambar 3. Alur proses pengolahan dan analisis data Pemilihan alat yang digunakan untuk analisis sangat penting dilakukan. Statistika merupakan alat analisis data yang sering digunakan untuk memudahkan dalam mengintepretasikan data hasil penelitian. Salah memilih alat analisis akan memberikan implikasi terhadap kesalahan dalam menginterpretasikan data yang menghasilkan informasi yang salah. Pada akhirnya kesimpulan yang salah juga dihasilkan dari informasi yang salah. Banyak model-model statistika yang dapat dipilih untuk keperluan analisis data, baik statistika deskriptif maupun statistika inferensial parametric dan non parametric. Ketika kita memutuskan untuk melakukan analisis data menggunakan alat statistika, maka perlu diperhatikan persyaratan yang diperlukan dari model-model statistika yang dipilih. Hal ini perlu dilakukan pada saat melakukan perencanaan penelitian yang di dalamnya juga direncanakan model statistika yang dipilih untuk digunakan dalam analisis data hasil penelitian.
9 Analisis statistic diperlukan untuk hal berikut: Menyiapkan ringkasan. Terlalu banyak angka untuk menginterpretasikan secara individu, sehingga informasi harus diringkas atau dikompress. Analisis yang paling sederhana dapat dilakukan dengan menghitung rerata dari suatu kumpulan data. Namun demikian, tujuan penelitian membutuhkan kesimpulan yang lebih lanjut, seperti misalnya keragaman data selain rerata yang memberikan informasi yang lebih jelas. Keragaman data dapat dijabarkan lagi menjadi simpangan baku nilai tengah yang dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai data, sehingga interpretasi data dapat dilakukan dengan lebih mendalam dan representasi dari populasi. Memahami pola suatu hubungan. Banyak tujuan dari penelitian menghendaki adanya hubungan antara banyak variable yang telah diukur. Untuk memecahkan permasalahan ini, banyak model statistika yang sudah dikembangkan untuk digunakan dalam situasi seperti ini. Memahami sebab-akibat. Statistika dapat membantu kita untuk memahami batasan interpretasi sebab-akibat dari suatu hubungan, dan dapat memperlihatkan cara pemahaman yang lebih jelas dari suatu hubungan melalui proses percobaan. Kuantifikasi ketidakpastian. Semua data dalam penelitian akan mempunyai variasi akibat dari faktor-faktor yang tidak diketahui atau tidak terkontrol. Hasil ringkasan ataupun pola hubungan yang dihasilkan dari data hasil penelitian sering tidak pasti. Interpretasi dari informasi tersebut akan tergantung pada tingkat ketidakpastian yang dapat ditentukan dengan menggunakan statistic. Merancang pengumpulan data. Efektivitas penggunaan statistika tergantung pada bagaimana data dikumpulkan. Statistika dapat membantu untuk meoptimalkan hal tersebut. Data dimungkinkan diperoleh dari hasil percobaan, dan juga kita harus percaya dengan hasil observasi dan pengukuran yang merupakan metode survey. Perencanaan penelitian yang hati-hati diperlukan untuk menjamin bahwa kita dapat mengestimasi jumlah yang dibutuhkan dengan ketidakpastiannya.
10 Memperbaiki kualitas penelitian. Dua dimensi penting dari kualitas penelitian adalah validitas dan efisiensi. Harus diyakini bahwa hasil penelitian valid, yang berarti kesimpulan dari penelitian telah terjustifikasi. Kita melakukan penelitian secara efisien, yang berarti informasi yang dihasilkan maksimal dengan biaya penelitian yang ada, atau tujuan penelitian tercapai dengan biaya minimal. Statistika dapat membantu untuk tercapainya kedua hal penting tersebut, yaitu validitas dan efisiensi. BAHAN BACAAN Agung, I G.N Statistika: Penerapan Model Rerata Sel Multivariat dan Model Ekonometri dengan SPSS. Yayasan Sad Satria Bhakti. Jakarta. Stern, R., Coe, R., Allan, E., and Dale, I Good Statistic Practice for Natural Resources Research. CABI Publishing. London, UK. Suharto, Girisuta, B., dan Miryanti, Y.I.P.A Perekayasaan Metodologi Penelitian. Penerbit ANDI, Yogyakarta.
Bab 3 METODE PENELITIAN
Bab 3 METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan dan Metodologi Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Dengan metode kuantitatif ini diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai perilaku
BAB III METODE PENELITIAN. suatu permasalahan (Azwar,2012:1). Desain penelitian dapat diartikan suatu
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Desain Penelitian Penelitian merupakan suatu rangkaian kegiatan ilmiah dalam memecahkan suatu permasalahan (Azwar,2012:1). Desain penelitian dapat diartikan suatu rancangan
METODE PENELITIAN DAN PENELITIAN SAMPEL. (Dharminto)
METODE PENELITIAN DAN PENELITIAN SAMPEL (Dharminto) Penelitian (research) merupakan rangkaian kegiatan ilmiah dalam rangka pemecahan suatu permasalahan. Jadi penelitian merupakan bagian dari usaha pemecahan
Perancangan dan Evaluasi Framework Arsitektur Pengelolaan Kompetensi Dosen
69 Bab IV Perancangan dan Evaluasi Framework Arsitektur Pengelolaan Kompetensi Dosen IV.1 Perancangan Framework Arsitektur Pengelolaan Kompetensi Dosen Berdasarkan Perspektif Zachman Pada bab IV, telah
III. METODE PENELITIAN
18 III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Persaingan bisnis di sektor pertambangan semakin berkembang. Hal ini menyebabkan PT. Aneka Tambang Tbk membutuhkan karyawan yang berkompetensi untuk mencapai
METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kombinasi ( mixed
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kombinasi ( mixed methods). Metode penelitian kombinasi adalah metode penelitian yang menggabungkan antara metode
Lokasi penelitian dilakukan pada Perpustakaan SMP Negeri 15 Bandung yang terletak di Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 89.
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian hubungan ketersediaan fasilitas perpustakaan dengan minat kunjung siswa ke perpustakaan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observatif dengan menggunakan
III. METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian analitik observatif dengan menggunakan desain potong lintang (Cross sectional) yang dilakukan secara satu waktu atau mengumpulkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Objek penelitian adalah sesuatu yang akan menjadi pusat penelitian. Objek
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian adalah sesuatu yang akan menjadi pusat penelitian. Objek penelitian dalam hal ini adalah Mahasiswa, Dosen, dan Operator SIAT Universitas
BAB IV METODE PENELITIAN
29 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Ruang Lingkup Keilmuan Penelitian ini mencakup bidang keilmuan Ilmu Gigi dan Mulut dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. 4.2 Tempat dan waktu penelitian
6.5 Pertimbangan penentuan ukuran sampel
6.5 Pertimbangan penentuan ukuran sampel 1. Pertimbangan Ukuran Sampel Pertimbangan Penentuan Ukuran Sampel 4 hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan besarnya sampel dalam suatu penelitian : 1)
Mata Kuliah - Markom Industry Analysis- Modul ke:
Mata Kuliah - Markom Industry Analysis- Modul ke: 09Fakultas FIKOM Research & Business Development Marcom Industries 1 Ardhariksa Z, M.Med.Kom Program Studi Marketing Communication and Advertising Riset
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan rancangan penelitian yang dianggap relevan
27 BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan rancangan penelitian yang dianggap relevan dengan permasalahan yang diteliti, untuk menjelaskan hubungan antara minat mahasiswa dalam membaca buku
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian menjelaskan metode penelitian yang digunakan dan bagaimana prosedur penelitian dilakukan (POPS, 2013:20). Metode penelitian yang digunakan
BAB I. Pengertian Dasar dalam Statistika. A. Statistika, Statistik, Statistika Deskriptif
BAB I Pengertian Dasar dalam Statistika A. Statistika, Statistik, Statistika Deskriptif 1. Pengertian Statistika Statistika adalah bagian dari matematika yang secara khusus membicarakan cara-cara pengumpulan,
BAB III METODE PENELITIAN. metode penelitian ini ialah, mendeskripsi, menganalisis, menfsirkan temuan
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sehingga penelitian ini menekankan pengumpulan fakta dan identifikasi data. Komponen dalam metode penelitian
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Jenis penelitian : Asosiatif Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah asosiatif. Menurut Sugiyono (2006 pg 11) penelitian asosiatif merupakan penelitian yang
I. Pilihlah jawaban yang paling benar dengan menulis jawaban pada lembar jawaban yang sudah disediakan (Point 40%).
MP pagi I. Pilihlah jawaban yang paling benar dengan menulis jawaban pada lembar jawaban yang sudah disediakan (Point 40%). 1. Alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. cukup lama digunakan sehingga mentradisi sebagai metode untuk penelitian.
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dinamakan metode tradisional, karena metode ini sudah cukup lama
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Yang Digunakan Metodologi penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan dengan tujuan dan kegunaan tertentu, Sugiyono (2013:01).
Probability and Random Process
Program Pasca Sarjana Terapan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Probability and Random Process Topik 1. Review Teori Statistika Prima Kristalina Maret 2016 2 Outline Pengertian Statistika Populasi,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
42 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Metodologi penelitian ini merupakan cara yang digunakan untuk memecahkan masalah dengan langkah-langkah yang akan ditempuh harus relevan dengan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Model Pengembangan
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Model Pengembangan Penelitian yang dilaksanakan termasuk ke dalam jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R & D). Model pengembangan yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan secara bertahap karena kegiatan ini berlangsung mengikuti proses tertentu sehingga ada langkah-langkah yang perlu
BAB III METODE PENELITIAN. Metode merupakan Suatu cara atau jalan pengaturan atau pemeriksaan
BAB III METODE PENELITIAN 3. Desain Penelitian Metode merupakan Suatu cara atau jalan pengaturan atau pemeriksaan sesuatu secara benar. Husein (998 : ). Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini diperlukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tata cara tersebut dikenal sebagai metode penelitian. Metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian terdapat tata cara prosedur bertahap yang merupakan acuan peneliti dalam melakukan penelitian di
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam Pedoman Operasional Penulisan Skripsi disebutkan bahwa Desain
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam Pedoman Operasional Penulisan Skripsi disebutkan bahwa Desain penelitian ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan dan bagaimana prosedur penelitian
eksistensi tradisi nyadran di Gunung Balak dalam arus globalisasi yang masuk dalam kehidupan masyarakat.
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui eksistensi
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, ditujukan untuk
41 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan akan pengelolaan data pada saat ini sangatlah penting, dimana data akan berada pada media-media yang berlainan platform dan perlu dikelola ketika data memiliki
BAB III METODE PENELITIAN. tujuan, gambaran hubungan antar variabel, perumusan hipotesis sampai dengan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian merupakan rangkaian sistematis dari penjelasan secara rinci tentang keseluruhan rencana penelitian mulai dari perumusan masalah, tujuan,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan
53 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif komparatif. Alasan menggunakan pendekatan komparatif
BAB 3 METODOLOGI. RUANG LINGKUP Wanita Indonesia yang tinggal atau menetap di Jakarta. Pengujian Hipotesa. Kesimpulan Hipotesa
BAB 3 METODOLOGI 3.1 Kerangka Pikir Kerangka pikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting (Sugiyono,
BAB III METODE PENELITIAN. terhadap ritual sebagai syarat pengambilan sarang burung walet terletak di
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi penelitian Lokasi adalah suatu faktor penting yang mempengaruhi hasil penelitian. Lokasi dalam penelitian tentang kepercayaan masyarakat terhadap ritual sebagai syarat
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK PENDAHULUAN 1. Apakah Perangkat Lunak? 2. Apakah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)? 3. Apa perbedaan antara RPL dengan ilmu komputer (computer science)? 4. Apa perbedaan RPL dan rekayasa
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul Salah satu kegiatan di bidang perkantoran yang rutin dilakukan adalah penanganan arsip. Arsip menjadi hal yang sangat penting saat dibutuhkan. Karena
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian ditujukan untuk meneliti objek-objek yang terlibat dalam
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian ditujukan untuk meneliti objek-objek yang terlibat dalam penelitian, adapun pengertian objek penelitian menurut Sugiyono (2006:13)
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
50 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metodologi Penelitian Metodologi yang dipilih dalam penelitian ini adalah metodologi penelitian kuantitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menemukan hubungan modal
BAB 4 METODE PENELITIAN
BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian Dalam penelitian mengenai perilaku pacaran pada remaja di SMA PATRIOT Bekasi, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional,
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan melakukan penelitian terhadap proses implementasi
BAB III METODE PENELITIAN. teknis tentang metode yang digunakan dalam penelitian. Adapun pengertian
1 BAB III METODE PENELITIAN Menurut Sulistyo-basuki (2006:93) metode penelitian merupakan cara teknis tentang metode yang digunakan dalam penelitian. Adapun pengertian menurut Mardalis dalam Skripsi Renie
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian dalam hal ini adalah pengguna (Dosen dan Operator) Sistem Informasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian adalah sesuatu yang menjadi pusat penelitian. Objek penelitian dalam hal ini adalah pengguna (Dosen dan Operator) Sistem Informasi Penelitian
APLIKASI PERENCANAAN ANGGARAN BELANJA PADA PERUSAHAAN KONSULTAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PERKANTORAN
APLIKASI PERENCANAAN ANGGARAN BELANJA PADA PERUSAHAAN KONSULTAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PERKANTORAN Fitri Nuraeni1), Evi Dewi Sri Mulyani2) 1), 2) Teknik Informatika STMIK Tasikmalaya Jalan RE Martadinata
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,
Sistem Pendukung Keputusan. Oleh: Ade Sarah H., M.Kom
Sistem Pendukung Keputusan Oleh: Ade Sarah H., M.Kom Topik Defenisi Sistem Defenisi Pembuatan Keputusan Tahap pembuatan keputusan Pendekatan untuk pembuatan keputusan Pengertian Sistem Pendukung Keputusan
ANALISIS DATA KUANTITATIF
A. Pengkodean dan pemasukan data ANALISIS DATA KUANTITATIF Data coding adalah kegiatan merubah data berbentuk huruf menjadi data berbentuk angka/bilangan sehingga dapat diolah atau dimasukkan dalam database.
UNIVERSITAS GUNADARMA
METODE ILMIAH Oleh Fitri Dwi Lestari UNIVERSITAS GUNADARMA 1 METHODOS Metoda = cara / jalan Cara kerja untuk memahami sesuatu (obyek yang menjadi sasaran) Tata cara dalam kegiatan berpikir METODOLOGI Ilmu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Kerangka Konsep akses informasi kesehatan : radio televisi surat kabar handphone internet teman keluarga poster / baliho / spanduk diskusi / seminar Health Literacy B.
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Objek Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Objek penelitian ini adalah Hubungan Sistem Informasi Kepegawaian dengan Promosi Jabatan di Biro Sumber Daya Manusia, Hukum dan Tata Kelola Universitas Padjadjaran
BAB III METODE PENELITIAN. atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Pendekatan
40 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis deskriptif adalah analisis data dengan cara mendeskripsikan atau
BAB III METODE PENELITIAN. industri, dan efektivitas praktek kerja industri. Ketiga variabel tersebut
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Penelitian ini terdiri dari tiga variabel yaitu layanan akademik, kesiapan industri, dan efektivitas praktek kerja industri. Ketiga variabel tersebut dikelompokkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN - Desain Penelitian Desain penelitian adalah kerangka kerja atau rencana untuk mengumpulkan, mengukur, dan menganalisis data Donald R. Copper dan C. William Emory (2002, p122).
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian tentang penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja dilakukan di PT Adi Satria Abadi (Devisi Sarung Tangan Golf) Jl. Sidokerto,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. variabel penelitian yaitu variabel motivasi belajar mahasiswa dan Fungsi Multimedia
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Disain Penelitian a. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional karena penelitian berusaha menyelidiki hubungan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, maka suatu penelitian memerlukan suatu metode penelitian. Menurut Sugiyono (2008:2) Metode penelitan pada dasarnya
BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Sugiyono (2007) dalam penelitian ini, jenis penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Menurut Sugiyono (2007) dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian terhadap
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment atau eksperimen semu yang terdiri dari dua kelompok penelitian yaitu kelas eksperimen (kelas perlakuan)
BAB III METODE PENELITIAN. menggunakkan seluruh subjek dalam kelompok belajar untuk diberi perlakuan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kuasi Eksperimen atau eksperimen semu. Pada penelititian kuasi eksperimen (eksperimen semu) menggunakkan
III. METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif karena penelitian ini mendeskripsikan variabel tunjangan kinerja
BAB 4 METODE PENELITIAN. secara deskriptif untuk melihat gambaran distribusi frekuensi.
- 6 - BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1. Desain Penelitian Dalam penelitian mengenai gambaran sikap dan perilaku merokok dosen UI di tahun 2008, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif secara deskriptif
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif yaitu Quasi Experimental Design. Menurut Sugiyono (2010:13)
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Dalam skripsi ini metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu Quasi Experimental Design. Menurut Sugiyono (2010:13) dalam bukunya
Perencanaan Penelitian (lanjutan)
Perencanaan Penelitian (lanjutan) Subpokok bahasan Hakikat penelitian Penggolongan penelitian Perencanaan percobaan Perekaman kegiatan penelitian Hakikat penelitian Penelitian = research re = kembali,
BAB III METODE PENELITIAN. mengetahui dan menentukan desain penelitian yang akan digunakan. Desain
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Dalam melakukan suatu penelitian seorang peneliti terlebih dahulu harus mengetahui dan menentukan desain penelitian yang akan digunakan. Desain penelitian
BAB I PENDAHULUAN. Produk merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keunggulan bersaing,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Produk merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keunggulan bersaing, di samping harga dan jangkauan distribusinya. Oleh karena itu setiap perusahaan,
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Agar penelitian dapat dijalankan sesuai dengan yang diharapkan, maka
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Agar penelitian dapat dijalankan sesuai dengan yang diharapkan, maka perlunya diadakan desain penelitian. Desain yang akan dilakukan dalam penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN. Mungkid, Kabupaten Magelang. Dipilihnya lokasi ini sebagai tempat
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di daerah Desa Progowati, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. Dipilihnya lokasi ini sebagai tempat penelitian dengan
BAB III METODE PENELITIAN
25 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional atau penelitian hubungan antara dua variabel pada suatu situasi
BAB III METODE PENELITIAN. disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban untuk
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Desain penelitian merupakan rencana dan struktur penyelidikan yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan
PENGGUNAAN SOFTWARE MICROSOFT EXCEL SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN DATA STATISTIKA PENELITIAN MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Bidang Kajian Jenis Artikel : Pendidikan Matematika : Hasil Penelitian PENGGUNAAN SOFTWARE MICROSOFT EXCEL SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN DATA STATISTIKA PENELITIAN MAHASISWA TINGKAT AKHIR Hetty Patmawati
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hak setiap warga Negara yang telah tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat 1 adalah Tiap- Tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran. Berdasarkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut. Tabel 3.1 Desain Penelitian TUJUAN JENIS METODE UNIT ANALISIS TIME HORIZON PENELITIAN PENELITIAN
BAB 3. Metode Perancangan Produk
BAB 3 Metode Perancangan Produk Berikut adalah flow diagram dari tahapan-tahapan yang dilakukan mulai dari awal sampai pengujian konsep dalam melakukan proses pengembangan produk: Gambar 3.1 Flow Diagram
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Penelitian Kerangka penelitian disusun untuk menggambarkan konsep analisis kepuasan pelanggan melalui penilaian harapan dan kenyataan kualitas pelayanan pendidikan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yaitu jenis penelitian yang
III. METODOLOGI PENELITIAN. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Menurut Jalaludin
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Menurut Jalaludin Rahmat (000:4), Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk
Sistem Informasi Manajeman. Konsep Dasar Data & Informasi
Sistem Informasi Manajeman Konsep Dasar Data & Informasi Konsep Dasar Data Data : 1. kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. 2. Bahan mentah yang diproses untuk menyajikan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN III.1. KERANGKA PENELITIAN Dalam penelitian ini, kerangka berpikir (penelitian) dilakukan dalam beberapa tahapan sebagaimana diagram alur tersebut dibawah ini : Perumusan
BAB III METODE PENELITIAN. Sampel adalah sebagian dari subjek penelitian populasi yang diteliti
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Penentuan Populasi Dan Sampel Sampel adalah sebagian dari subjek penelitian populasi yang diteliti (Sugiyono,2005:56). Dalam penelitian ini yang akan dijadikan populasi
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek yang akan diteliti yaitu mengenai Situasi Pembelian Pengaruhnya
44 BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek yang akan diteliti yaitu mengenai Situasi Pembelian Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Pada Bandung. Dalam penelitian ini terdapat
IV METODE PENELITIAN
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di enam kelurahan di Kota Depok, yaitu Kelurahan Pondok Petir, Kelurahan Curug, Kelurahan Tapos, Kelurahan Beji, Kelurahan
BAB III METODE PENELITIAN
A. Metode Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Penulis dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Penelitian deskriptif analitik ini digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Yang Digunakan Penulis menggunakan jenis penelitian asosiatif untuk mencari korelasi antar variabel yang digunakan. Unit analisis yang digunakan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Populasi/ Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan tempat dilaksanakannya penelitian guna memperoleh data yang diperlukan. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif artinya data yang diperoleh akan dikumpulkan
BAB 3 METODE PENELITIAN. yang disesuaikan dengan tujuan penelitian sehingga dapat melakukan analisis. Berikut. Jenis dan Metode. pelanggan.
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Untuk mengetahui jenis penelitian yang dilakukan, digunakan desain penelitian yang disesuaikan dengan tujuan penelitian sehingga dapat melakukan analisis.
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross
67 BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Desain penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional), dimana seluruh variabel yang diamati diukur pada saat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Sukmadinata (Rosana, 2007) metodologi penelitian merupakan
29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Menurut Sukmadinata (Rosana, 2007) metodologi penelitian merupakan rangkaian cara atau kegiatan pelaksanaan penelitian yang didasari oleh asumsiasumsi
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Penelitian deskriptif ditandai adanya upaya untuk mengetahui
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang digunakan 3.1.1 Objek Penelitian Objek penelitian yang ditetapkan penulis adalah pelaksanaan audit pemasaran dan efektivitas penjualan pada
BAB IV METODE PENELITIAN
25 BAB I METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Penelitian ini mencakup bidang Ilmu Kesehatan Gigi dan Mulut serta Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM). 4.2 Waktu dan tempat penelitian Penelitian ini
Mendefinisikan arti dari terminologi-terminologi penting dalam statistika Memahami dan menjelaskan peranan statistik dan penerapannya di bidang
Tujuan Pembelajaran Mendefinisikan arti dari terminologi-terminologi penting dalam statistika Memahami dan menjelaskan peranan statistik dan penerapannya di bidang teknik Menjelaskan langkah-langkah dasar
