Konfigurasi Fitur padavoip Server

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Konfigurasi Fitur padavoip Server"

Transkripsi

1 Konfigurasi Fitur padavoip Server PRAKTIKUM JARINGAN TELEPONI PRODI TELEKOMUNIKASI PENS Juni 2013

2 Tujuan 1. Penetapan Context 2. Fitur Call Forward 3. Fitur Call Pickup 4. Fitur Parked Call 5. Fitur Voic 6. Fitur Conference

3 CONTEXT Manajemen dapat call ke Karyawan, tapi tidak sebaliknya

4 Kofigurasi sip.conf [general] context=default port=5060 binaddr= srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes ;softphone [102] type=friend username=102 secret=102 host=dynamic nat=no dtmfmode=rfc2833 allow=all callerid= sip00 context=manajemen canreinvite=no idem [105] dan [108] ;softphone [302] type=friend username=302 secret=302 host=dynamic nat=no dtmfmode=rfc2833 allow=all callerid= sip00 context=karyawan canreinvite=no idem [304],[305] dan [308]

5 Kofigurasi extensions.conf [manajemen] exten => 102,1,Dial(SIP/102,20) exten => 102,2,Hangup exten => 105,1,Dial(SIP/105,20) exten => 105,2,Hangup exten => 108,1,Dial(SIP/108,20) exten => 108,2,Hangup [karyawan] exten => 302,1,Dial(SIP/302,20) exten => 302,2,Hangup exten => 304,1,Dial(SIP/304,20) exten => 304,2,Hangup exten => 305,1,Dial(SIP/305,20) exten => 305,2,Hangup exten => 308,1,Dial(SIP/308,20) exten => 308,2,Hangup

6 Analisa 1. Lakukan call antar masing-masing ekstensi pada context yang sama. Apakah call berhasil dilakukan? 2. Lakukan call antar masing-masing ekstensi pada context yang berbeda. Apakah call berhasil dilakukan? Mengapa? 3. Tambahkan syntax berikut di baris terbawah dari context [manajemen] : include => karyawan 4. Reload dan running asterisk lagi. 5. Lakukan call dari salah satu ekstensi di context [manajemen] bergantian ke ekstensi-ekstensi di context [karyawan]. Berhasil atau tidak? 6. Sekarang lakukan sebaliknya. Apakah berhasil atau tidak? Mengapa? 7. Bagaimana agar bisa dilakukan call dari [karyawan] ke [manajemen]? Cobalah dan amati keberhasilannya. 8. Tuliskan semua hasil pengamatan sebagai analisa pada laporan sementara.

7 CALL FORWARD ;Call Forward tanpa kondisi [101] menghubungi [102], di-forward ke [103] sehingga yang mendapatkan ring tone adalah [103]. ;Call Forward dengan kondisi [101] menghubungi [102], [102] mendapat ring tone tapi tidak segera diangkat, beberapa saat kemudian diforward ke [103] sehingga yang mendapatkan ring tone adalah [103]

8 Kofigurasi extensions.conf Pastikan seluruh data account extensions berada pada context yang sama ;call forward tanpa kondisi [grup01] exten => 101,1,Dial(SIP/101,10) exten => 101,2,Hangup exten => 102,1,Dial(SIP/103,10) exten => 102,2,Hangup exten => 103,1,Dial(SIP/103,10) exten => 103,2,Hangup ;call forward dengan kondisi [grup01] exten => 101,1,Dial(SIP/101,10) exten => 101,2,Hangup exten => 102,1,Dial(SIP/102,10) exten => 102,2,Dial(SIP/103,10) exten => 102,3,Hangup exten => 103,1,Dial(SIP/103,10) exten => 103,2,Hangup

9 Running Asterisk /etc/init.d/asterisk restart asterisk -r

10 Analisa A. Call Forward tanpa Kondisi: 1. Lakukan call dari 101 ke 102. Amati apa yang terjadi. 2. Lakukan call dari 103 ke 102. Amati apa yang terjadi. 3. Lakukan call dari 102 ke 101. Amati apa yang terjadi. B. Call Forward Dengan Kondisi: 1. Modifikasilah konfigurasi untuk call forward dengan kondisi. 2. Reload dan running asterisk sekali lagi, dan lakukan pengamatan. 3. Ulangi langkah 1 s/d 3 pada A. 4. Amati dan tulis analisa anda pada laporan sementara.

11 CALL PICKUP ;Call Pickup [104] memanggil [103], namun tidak segera diangkat. [101] mem-pickup panggilan tersebut dengan menekan kode akses + nomer yang dipickup sehingga [104] dapat berbicara dengan [101].

12 Kofigurasi sip.conf ;softphone [101] type=friend username=101 secret=101 host=dynamic nat=no dtmfmode=rfc2833 allow=all callerid= sip00 context=kantor canreinvite=no callgroup=1 pickupgroup=1.. Idem [103] dan [104] ;softphone [102] type=friend username=102 secret=102 host=dynamic nat=no dtmfmode=rfc2833 allow=all callerid= sip01 context=kantor canreinvite=no callgroup=2 pickupgroup=2

13 Kofigurasi extensions.conf [kantor] exten => 101,1,Dial(SIP/101,10) exten => 101,2,Hangup exten => 102,1,Dial(SIP/102,10) exten => 102,2,Hangup exten => 103,1,Dial(SIP/103,10) exten => 103,2,Hangup exten => 104,1,Dial(SIP/104,10) exten => 104,2,Hangup include => pickupexten Kofigurasi /etc/asterisk/features.conf [general] pickupexten = *8

14 Running Asterisk /etc/init.d/asterisk restart asterisk -r

15 Analisa 1. Lakukan call dari [104] ke [103] kemudian [101] mem-pickup dengan menekan * Amati apa yang terjadi. 2. Ulangi untuk [102] mencoba mem-pickup [103]. Amati apa yang terjadi. 3. Tuliskan analisa anda pada laporan sementara.

16 CALL PARKING ;Call Parking User [101] memanggil ekstensi yang sudah mempunyai opsi transfer, misal [104]. Ekstensi [104] saat mendengar panggilan akan memarkir panggilan dengan menekan # dan nomor ekstensi untuk parkir (misal 700, default). Asterisk memberitahu bahwa call diparkir di slot 701. [104] hangup, memanggil nomor tujuan [102] untuk memberitahu ada call di slot 701. [102] akan menekan 701 untuk terhubung dengan pemanggil. Bisa sampai 20 panggilan dengan slot tersedia 701 sampai 720 (default).

17 Konfigurasi extensions.conf [kantor] exten => 101,1,Dial(SIP/101,10) exten => 101,2,Hangup exten => 102,1,Dial(SIP/102,10) exten => 102,2,Hangup exten => 104,1,Dial(SIP/104,t,20) ;exten=>104,1,dial(sip/104,,tt) exten => 104,2,Hangup include=>parkedcalls Kofigurasi /etc/asterisk/features.conf [general] parkext => 700 ; Ekstensi yg di-dial untuk memparkir call parkpos => ;Ekstensi yg di-dial utk memanggil call yg parkir context => parkedcalls

18 Running Asterisk /etc/init.d/asterisk restart asterisk -r

19 Prosedur 1. Lakukan call dari [101] ke [104]. Katakan ingin disambungkan ke ekstensi [102]. Tunggu sampai terjadi sambungan. 2. Saat masih tersambung, [104] menekan # lalu tekan 700. Server memberitahu ekstensi tempat call diparkir (misal: 701). Hangup, sementara itu [101] tetap dalam posisi menunggu. 3. [104] call [102] memberitahu ada call untuknya yang sedang menunggu di 701. Hangup. 4. [102] dial 701, akan langsung tersambung ke [101]. Percakapan bisa dimulai antara [101] dan [102]. 5. Note: # bisa diganti dengan menekan tombol TRANSFER pada keypad IP Phone

20 VOIC ;Mailbox [101] memanggil [102], tidak diangkat, masuk Mailbox untuk meninggalkan pesan. [102] memeriksa pesan yang masuk dengan menekan 890 (nomer mailbox yang dia punya), kemudian tekan password untuk mendengarkan pesan.

21 Konfigurasi extensions.conf [kantor] exten => 101,1,Dial(SIP/101,10) exten => 101,2,Hangup exten => 102,1,Dial(SIP/102,10) exten => 102,n,Goto($[ ${DIALSTATUS} = BUSY ]?busy:unavail) exten => 102,n(unavail),Voic (101@default,u) exten => 102,n,Hangup exten => 102,n(busy),Voic (101@default,b) exten => 102,n,Hangup ; dengar message exten => 890,1,Voic Main(102@default) Kofigurasi /etc/asterisk/voic .conf [default] 102 => 1234,prima,[email protected] ; 1234 adalah pswd utk mendengar message di 890

22 Analisa 1. Lakukan panggilan dari [101] ke [102], dan [102] tidak segera angkat handset. Tinggalkan pesan. 2. Lakukan panggilan dari [101] ke [102], dan [102] sedang bicara /sibuk. Tinggalkan pesan. 3. [102] mendengar pesan melalui 890. Gunakan password. Amati pesan-pesan yang masuk. Hapus salah satu pesan, gunakan tanda yang telah diatur server. 4. Modifikasi konfigurasi di extensions.conf dan voic .conf untuk memberikan fitur mailbox di ekstensi [103].

23 CONFERENCE CALL ;CallConference Di bawah context yang sama, semua client dapat melakukan conference, dengan menghubungi nomor conference, dan memasukkan password tertentu. Masing-masing ekstensi dapat memasuki nomor conference berbeda dengan password berbeda untuk tujuan conference yang berbeda pula.

24 Konfigurasi extensions.conf Pastikan zaptel.conf sudah ter-install pada server VoIP [grup01] exten => 101,1,Dial(SIP/101,10) exten => 101,2,Hangup exten => 102,1,Dial(SIP/102,10) exten => 102,2,Hangup exten => 103,1,Dial(SIP/103,10) exten => 103,2,Hangup exten => 2222,1,MeetMe(501) [grup02] exten => 104,1,Dial(SIP/104,10) exten => 104,2,Hangup Kofigurasi /etc/asterisk/meetme.conf [rooms] conf => 501,9999 ; password untuk masuk room 2222 adalah 9999

25 Analisa 1. Pada masing-masing client, lakukan call ke ekstensi Jika sudah tersambung, terdengar permintaan password, masukkan Lakukan conference call antar client. Bagaimana dengan client [104]? 3. Untuk keluar dari conference room, cukup dengan hangup. 4. Modifikasilah konfigurasi dengan memberikan batasan jumlah peserta conference (misal hanya 10 peserta). Peserta dengan urutan selebihnya diberi pemberitahuan tidak bisa masuk conference room. Konfigurasi ada di slide berikutnya.

26 Conference Call dengan pembatasan jumlah peserta Kofigurasi /etc/asterisk/extensions.conf exten => 2222,1,MeetMeCount(501,CONFCOUNT) exten => 2222,n,GotoIf($[${CONFCOUNT}<=10]?meetme:conf_full,1) exten => 2222,n(meetme),Meetme(501) exten => conf_full,1,playback(/tmp/maaf-full)

PERCOBAAN 8. KONFIGURASI FITUR PADA VoIP Server PENS

PERCOBAAN 8. KONFIGURASI FITUR PADA VoIP Server PENS PERCOBAAN 8. KONFIGURASI FITUR PADA VoIP Server 8.1. Tujuan : - Penetapan Context untuk pemisahan grup user. - Fitur yang dibuat dengan extensions.conf: Call Forward - Fitur yang dibuat dengan extensions.conf

Lebih terperinci

Konfigurasi SIP Server Lanjut

Konfigurasi SIP Server Lanjut Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Konfigurasi SIP Server Lanjut Modul 5 Jaringan Teleponi Prima Kristalina PENS (Pebruari 2015) Overview Pembatasan Akses dengan Context Konfigurasi Fitur : Call Forward,

Lebih terperinci

PERCOBAAN 9. Pemrograman SRC(Service Restriction Class) pada VoIP Server Lokal dengan Asterisk

PERCOBAAN 9. Pemrograman SRC(Service Restriction Class) pada VoIP Server Lokal dengan Asterisk PERCOBAAN 9 Pemrograman SRC(Service Restriction Class) pada VoIP Server Lokal dengan Asterisk 9.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Memahami berbagai aplikasi pada

Lebih terperinci

Praktikum VII Konfigurasi Server VoIP IP PBX Lokal

Praktikum VII Konfigurasi Server VoIP IP PBX Lokal Praktikum VII Konfigurasi Server VoIP IP PBX Lokal I. Tujuan Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. Mengerti konsep dasar VoIP 2. Melakukan instalasi server IP-PBX berbasis

Lebih terperinci

PERCOBAAN 8 KONSEP CONTEXT DAN SETTING FITUR DENGAN ASTERISK

PERCOBAAN 8 KONSEP CONTEXT DAN SETTING FITUR DENGAN ASTERISK PERCOBAAN 8 KONSEP CONTEXT DAN SETTING FITUR DENGAN ASTERISK 8.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengerti konsep pembuatan context pada konfigurasi Asterisk Mengerti

Lebih terperinci

Praktikum VIII Konfigurasi Antar VoIP Server

Praktikum VIII Konfigurasi Antar VoIP Server Praktikum VIII Konfigurasi Antar VoIP Server I. Tujuan Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. Melakukan konfigurasi penomoran kanal SIP dan Dial Plan pada server IP-PBX 2. Melakukan

Lebih terperinci

PERCOBAAN 11 KONFIGURASI ANTAR IP-PBX

PERCOBAAN 11 KONFIGURASI ANTAR IP-PBX PERCOBAAN 11 KONFIGURASI ANTAR IP-PBX 11.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Melakukan konfigurasi penomoran kanal SIP dan Dial Plan pada server IP-PBX Melakukan

Lebih terperinci

PERCOBAAN 7. KONFIGURASI ANTAR VoIP SERVER

PERCOBAAN 7. KONFIGURASI ANTAR VoIP SERVER PERCOBAAN 7 KONFIGURASI ANTAR VoIP SERVER 7.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Melakukan konfigurasi penomoran kanal SIP dan Dial Plan pada server IP-PBX Melakukan

Lebih terperinci

PERCOBAAN 10. Integrasi VoIP server dengan Jaringan Analog

PERCOBAAN 10. Integrasi VoIP server dengan Jaringan Analog PERCOBAAN 10 Integrasi VoIP server dengan Jaringan Analog 10.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Melakukan konfigurasi FXO Module Melakukan konfigurasi FXS module

Lebih terperinci

PERCOBAAN 6. KONFIGURASI SERVER VoIP - LOKAL

PERCOBAAN 6. KONFIGURASI SERVER VoIP - LOKAL PERCOBAAN 6 KONFIGURASI SERVER VoIP - LOKAL 6.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengerti konsep dasar VoIP Melakukan instalasi server VoIP menggunakan Asterisk

Lebih terperinci

VoIP part 2. Oleh: Mike Yuliana

VoIP part 2. Oleh: Mike Yuliana VoIP part 2 Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS Topik Bagian-bagian TDM400P Konfigurasi IP PBX sip.conf extensions.conf zapata.conf zaptel.conf TDM 400P FXS Digium TDM400P adalah PCI card yang menyediakan FXS/FXO

Lebih terperinci

LEBIH JAUH DENGAN ASTERISK. Prima K - PENS

LEBIH JAUH DENGAN ASTERISK. Prima K - PENS LEBIH JAUH DENGAN ASTERISK Prima K - PENS PREVIEW Dial Plan Context Extensions Priorities Applications Asterisk dengan Interface PSTN Jalur telepon Analog FX Interface Koneksi Asterisk dengan kanal Analog

Lebih terperinci

PERCOBAAN 10 INTEGRASI VOIP SERVER DENGAN JARINGAN TELEPON ANALOG

PERCOBAAN 10 INTEGRASI VOIP SERVER DENGAN JARINGAN TELEPON ANALOG PERCOBAAN 10 INTEGRASI VOIP SERVER DENGAN JARINGAN TELEPON ANALOG 10.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengenal konsep Interworking antara 2 jaringan berbeda Mengerti

Lebih terperinci

PERCOBAAN 10 INTEGRASI VOIP SERVER DENGAN PSTN

PERCOBAAN 10 INTEGRASI VOIP SERVER DENGAN PSTN PERCOBAAN 10 INTEGRASI VOIP SERVER DENGAN PSTN 10.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengenal konsep Interworking antara 2 jaringan berbeda Mengerti pemakaian modul

Lebih terperinci

PERCOBAAN 8. Konfigurasi VoIP Server dengan Asterisk(Antar IP PBX)

PERCOBAAN 8. Konfigurasi VoIP Server dengan Asterisk(Antar IP PBX) PERCOBAAN 8 Konfigurasi VoIP Server dengan Asterisk(Antar IP PBX) 8.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Melakukan komunikasi antar client dalam satu IP PBX Server

Lebih terperinci

Percobaan 7. Konfigurasi VoIP Server dengan Asterisk(Lokal)

Percobaan 7. Konfigurasi VoIP Server dengan Asterisk(Lokal) Percobaan 7 Konfigurasi VoIP Server dengan Asterisk(Lokal) 7.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Memahami cara kerja IP PBX server Melakukan komunikasi antar client

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Perumusan Masalah Sistem telepon di perkantoran saat ini umumnya memakai PBX tradisional (PSTN) untuk telepon internalnya. Biasanya setiap ruangan ataupun divisi pada kantor

Lebih terperinci

Instalasi Minimal Asterisk

Instalasi Minimal Asterisk Instalasi Minimal Asterisk Onno W. Purbo Bagi mereka yang ingin membuat sendiri sentral telepon Internet seperti yang di kembangkan oleh VoIP Rakyat di http://www.voiprakyat.or.id, maka berikut ini adalah

Lebih terperinci

IP PBX Asterisk. Asterisk Fundamental I. Penulis: Anton Raharja Juli 2006 rev1 Agustus 2006 rev2

IP PBX Asterisk. Asterisk Fundamental I. Penulis: Anton Raharja Juli 2006 rev1 Agustus 2006 rev2 IP PBX Asterisk Asterisk Fundamental I Penulis: Anton Raharja [email protected] Juli 2006 rev1 Agustus 2006 rev2 Daftar ISI Jaringan VoIP Komponen Dasar IP PBX Instalasi Asterisk Konfigurasi Asterisk Data

Lebih terperinci

IP PBX Asterisk. Asterisk Fundamental I. Penulis: Anton Raharja [email protected] Juli 2006 rev1

IP PBX Asterisk. Asterisk Fundamental I. Penulis: Anton Raharja anton@ngoprek.org Juli 2006 rev1 IP PBX Asterisk Asterisk Fundamental I Penulis: Anton Raharja [email protected] Juli 2006 rev1 Persiapan Instalasi Linux Gunakan distribusi Linux yang berbasis kernel 2.6.xx Instalasi paket aplikasi Linux

Lebih terperinci

PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA SMK NEGERI 2 WONOSARI

PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA SMK NEGERI 2 WONOSARI Disusun Oleh : 1. Gunawan Prasetyo (15) 2. Hanan Listyo Wibowo (16) PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA SMK NEGERI 2 WONOSARI Jl.KH.Agus Salim, Ledoksari,

Lebih terperinci

PENS. Konfigurasi SIP Server Berbasis Asterisk. Modul 4 Jaringan Teleponi. Prima Kristalina PENS (Pebruari 2015)

PENS. Konfigurasi SIP Server Berbasis Asterisk. Modul 4 Jaringan Teleponi. Prima Kristalina PENS (Pebruari 2015) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 1 Konfigurasi SIP Server Berbasis Asterisk Modul 4 Jaringan Teleponi Prima Kristalina (Pebruari 2015) 2 Overview Pengenalan Asterisk dan Arsitekturnya Asterisk Data

Lebih terperinci

PERCOBAAN 9 APLIKASI IVR DENGAN ASTERISK

PERCOBAAN 9 APLIKASI IVR DENGAN ASTERISK PERCOBAA 9 APLIKASI IVR DEGA ASTERISK 9.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengenal aplikasi Answer(), Background() dan Playback() Mengenal Aplikasi WaitExten(),

Lebih terperinci

BAB IV PENGEMBANGAN SISTEM PAGING PADA IPBX SERVER DI PT.MELSA-ISP. eksternal ke setiap telepon dalam perusahaan tersebut.

BAB IV PENGEMBANGAN SISTEM PAGING PADA IPBX SERVER DI PT.MELSA-ISP. eksternal ke setiap telepon dalam perusahaan tersebut. 19 BAB IV PENGEMBANGAN SISTEM PAGING PADA IPBX SERVER DI PT.MELSA-ISP 4.1 Jaringan IPBX Existing Perusahaan skala medium dan skala besar menggunakan PBX karena PBX lebih mudah diimplementasikan daripada

Lebih terperinci

IP PBX Asterisk. Asterisk Fundamental I. Penulis: Anton Raharja Juli 2006 rev1 Agustus 2006 rev2. Copyright (c) 2006 VoIP Rakyat 1

IP PBX Asterisk. Asterisk Fundamental I. Penulis: Anton Raharja Juli 2006 rev1 Agustus 2006 rev2. Copyright (c) 2006 VoIP Rakyat 1 IP PBX Asterisk Asterisk Fundamental I Penulis: Anton Raharja [email protected] Juli 2006 rev1 Agustus 2006 rev2 Copyright (c) 2006 VoIP Rakyat 1 Lisensi Dokumen Copyright 2006 VoIP Rakyat Seluruh isi

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi Sistem Penerapan Sistem Komunikasi Suara SIP-PSTN ini menggunakan dua komponen utama yaitu komponen perangkat keras dan perangkat lunak. 4.1.1 Perangkat

Lebih terperinci

Konfigurasi SIP Server Lanjut

Konfigurasi SIP Server Lanjut Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Konfigurasi SIP Server Lanjut Modul 6 Jaringan Teleponi Prima Kristalina PENS (Juni 2015) Overview Interworking antara jaringan VoIP dan jaringan lain Integrasi SIP

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM. ini sudah menggunakan kernel 2.6. Saat komputer pertama kali dinyalakan tekan delete untuk

BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM. ini sudah menggunakan kernel 2.6. Saat komputer pertama kali dinyalakan tekan delete untuk BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM 4.1. Instalasi Program 4.1.1. Instalasi Linux Penulis menggunakan SUSE Linux 10 sp1 X86 dimana SUSE ini sudah menggunakan kernel 2.6. Saat komputer pertama kali dinyalakan tekan

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN MOBILE VoIP

BAB 3 PERANCANGAN MOBILE VoIP BAB 3 PERANCANGAN MOBILE VoIP 3.1. ARSITEKTUR MOBILE VoIP Mobile VoIP yang akan dibangun didasarkan pada teknologi IMS. Signaling protocol yang digunakan adalah SIP, sedangkan pada lapisan trnsport menggunakan

Lebih terperinci

: POB-SJSK-013 PROSEDUR OPERASIONAL BAKU Tanggal Berlaku : 1/01/2013 Backup & Recovery Nomor Revisi : 01

: POB-SJSK-013 PROSEDUR OPERASIONAL BAKU Tanggal Berlaku : 1/01/2013 Backup & Recovery Nomor Revisi : 01 1. TUJUAN 1.1. Menetapkan standardpengelolaan dan penggunaan VOIP IPB 1.2. Menetapkanstandardpenomoran VOIP IPB 1.3. Menetapkanproseduraktivasi dan instalasi VOIP IPB 2. RUANG LINGKUP 2.1. Prosedur operasi

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI SMART AGENT IP PBX PADA PERUSAHAAN KELAS SOHO

IMPLEMENTASI SMART AGENT IP PBX PADA PERUSAHAAN KELAS SOHO IMPLEMENASI SMAR AGEN IP PBX PADA PERUSAHAAN KELAS SOHO Luky Rochana 1,Prima Kristalina 1,Mike uliana 1 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut eknologi Sepuluh Nopember,Kampus IS,Surabaya 611

Lebih terperinci

a. Pilih Wireless Connection Setup Wizard c. Secure Wireless Network = Best d. Wireless Security Password = Ind0n3si14n e. Terakhir pilih Save

a. Pilih Wireless Connection Setup Wizard c. Secure Wireless Network = Best d. Wireless Security Password = Ind0n3si14n e. Terakhir pilih Save 293 Gambar 4.47 Setting Wireless Setup D-Link a. Pilih Wireless Connection Setup Wizard b. Wireless Network Name = Indonesian Tower WiFi c. Secure Wireless Network = Best d. Wireless Security Password

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA. Pada Bab ini akan dijelakan tentang pembangunan server VoIP.

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA. Pada Bab ini akan dijelakan tentang pembangunan server VoIP. BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada Bab ini akan dijelakan tentang pembangunan server VoIP. Pengimplementasian program dan serangkaian ujicoba yang dilakukan terhadap server dan aplikasi ini. Dengan melakukan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN IMPLEMENTASI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN IMPLEMENTASI BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN IMPLEMENTASI VoIP yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya akan dirancang menggunakan Trixbox pada suatu jaringan WAN. Pada bab ini akan dijelaskan perancangan, hardware,

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Purbo, Oenow. VoIP Cikal Bakal Telkom Rakyat, Jakarta: PT Prima Info Saran Media 2007

DAFTAR PUSTAKA. Purbo, Oenow. VoIP Cikal Bakal Telkom Rakyat, Jakarta: PT Prima Info Saran Media 2007 DAFTAR PUSTAKA Ahmadjayadi, Cahyana, Abdullah, Lolly, Amalia, Chendramata, Aidil, Priyambodo, Adhityo, Dan Nasrullah. Tutorial Interaktif Sistem keamanan Dan Instalansi VoIP Menggunakan Session Initiatio

Lebih terperinci

Web Portal Bagi User. Gambar 4.28 Halaman Menu Utama (Home) User. Pada halaman menu utama User tersedia menu untuk CDR,

Web Portal Bagi User. Gambar 4.28 Halaman Menu Utama (Home) User. Pada halaman menu utama User tersedia menu untuk CDR, 199 4.3.3.2 Web Portal Bagi User Gambar 4.28 Halaman Menu Utama (Home) User Pada halaman menu utama User tersedia menu untuk CDR, Billing, dan Contact Us. User bisa memilih fitur yang ingin diakses melalui

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Perancangan Topologi Jaringan Untuk membangun suatu jaringan komunikasi VoIP-SIP yang akan digunakan sebagai alternatif komunikasi dan pembangkit trafik pada PT. BNA,

Lebih terperinci

PERCOBAAN 5 SERVICE RESTRICTION CLASS

PERCOBAAN 5 SERVICE RESTRICTION CLASS PERCOBAAN 5 SERVICE RESTRICTION CLASS 5.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengerti jenis fitur layanan yang disediakan sebuah PABX Mengetahui prinsip kerja masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini akan dijelaskan tahapan implementasi dengan menjelaskan proses-proses instalasi perangkat lunak penunjang voip, mulai dari instalasi asterisk server serta

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI CONFERENCE CALL MENGGUNAKAN ASTERISK DI PERUM PEGADAIAN SURABAYA TUGAS AKHIR. Disusun oleh :

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI CONFERENCE CALL MENGGUNAKAN ASTERISK DI PERUM PEGADAIAN SURABAYA TUGAS AKHIR. Disusun oleh : PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI CONFERENCE CALL MENGGUNAKAN ASTERISK DI PERUM PEGADAIAN SURABAYA TUGAS AKHIR Disusun oleh : MISBACHUL MUNIR NPM. 0734 010 237 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) SERVER BERBASIS OPEN SOURCE PADA PT. DATRACO S.E.C PALEMBANG

IMPLEMENTASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) SERVER BERBASIS OPEN SOURCE PADA PT. DATRACO S.E.C PALEMBANG IMPLEMENTASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) SERVER BERBASIS OPEN SOURCE PADA PT. DATRACO S.E.C PALEMBANG Hendrik Gustinus Sibarani Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang Abstrak Optimaliasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis Sistem adalah penguraian dari suatu masalah yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 * 8 # 1 2 3 4 5 6 7 8 9 * 8 # 1 2 3 4 5 6 7 8 9 * 8 # 1 2 3 4 5 6 7 8 9 * 8 # BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sistem SIP-PSTN Perancangan sistem sercara keseluruhan terlihat seperti gambar

Lebih terperinci

Implementasi Clarke-Wright Saving Method Pada Layanan Taksi Wisata Berbasis VOIP

Implementasi Clarke-Wright Saving Method Pada Layanan Taksi Wisata Berbasis VOIP The 13 th Industrial Electronics Seminar 2011 (IES 2011) Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya (EEPIS), Indonesia, October 26, 2011 Implementasi Clarke-Wright Saving Method Pada Layanan

Lebih terperinci

Debian Network Administrator

Debian Network Administrator Debian Network Administrator Ebook ini dilarang untuk diperjual belikan dalam bentuk apapun, saya lebih senang jika anda share ebook ini secara gratis Karena saya membagikan Ebook ini secara gratis Mungkin

Lebih terperinci

User Guide Manual. User diminta menentukan destination directory untuk menentukan lokasi dimana

User Guide Manual. User diminta menentukan destination directory untuk menentukan lokasi dimana 1.Bee-Messenger : Cara Instalasi User Guide Manual Double click pada Bee-Messenger_1_0_0.exe Pada setup Bee-Messenger klik next. User diminta menentukan destination directory untuk menentukan lokasi dimana

Lebih terperinci

Penerapan Teknologi VOIP Pada Laboratorium Teknik Komputer STMIK Jakarta STI&K

Penerapan Teknologi VOIP Pada Laboratorium Teknik Komputer STMIK Jakarta STI&K Penerapan Teknologi VOIP Pada Laboratorium Teknik Komputer STMIK Jakarta STI&K Shandi Noris 1 dan Melani Dewi Lusita 2 1 Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang 2 Dosen STMIK Jakarta

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI CLARKE-WRIGHT SAVING METHOD PADA LAYANAN TAKSI WISATA BERBASIS VOIP

IMPLEMENTASI CLARKE-WRIGHT SAVING METHOD PADA LAYANAN TAKSI WISATA BERBASIS VOIP IMPLEMENTASI CLARKE-WRIGHT SAVING METHOD PADA LAYANAN TAKSI WISATA BERBASIS VOIP Yusiana Kartikasari 1,Mike Yuliana, ST, MT 1, Ira Prasetyaningrum, S.Si, MT 1 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut

Lebih terperinci

Bab IV. Implementasi

Bab IV. Implementasi Bab IV Implementasi 4.1 IMPLEMENTASI Pada bab ini akan dijelaskan hasil dari implementasi yang sudah di rancang sesuai dengan topologi yang sudah di bahas di bab III. Implementasi yang akan dilakukan adalah

Lebih terperinci

Alkindi Hafidz

Alkindi Hafidz Menggunakan Handphone bersistem operasi Android sebagai SIP-VoIP Client Alkindi Hafidz [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

PERCOBAAN 1 INSTALASI IVR SERVER

PERCOBAAN 1 INSTALASI IVR SERVER PERCOBAAN 1 INSTALASI IVR SERVER 1.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mengerti cara kerja Voice Processing Board Melakukan instalasi Dialogic board D/4-PCI U di

Lebih terperinci

PERCOBAAN 4 PEMROGRAMAN PENOMORAN DI PABX

PERCOBAAN 4 PEMROGRAMAN PENOMORAN DI PABX PERCOBAAN 4 PEMROGRAMAN PENOMORAN DI PABX 4.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Mendisain sistim penomoran lokal PABX Memprogram penomoran lokal Mengerti konsep

Lebih terperinci

BAB 4. Hasil dan Pembahasan. unit client, dalam simulasi ini digunakan empat unit PC sebagai client.

BAB 4. Hasil dan Pembahasan. unit client, dalam simulasi ini digunakan empat unit PC sebagai client. BAB 4 Hasil dan Pembahasan 4.1 Spesifikasi Sistem untuk Simulasi Implementasi IP Telephony dilakukan menggunakan dua unit PC sebagai server IP Telephony yang tiap servernya terhubung dengan beberapa unit

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Penerapan Sistem Komunikasi Suara SIP-GSM ini menggunakan dua komponen

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Penerapan Sistem Komunikasi Suara SIP-GSM ini menggunakan dua komponen BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi Sistem Penerapan Sistem Komunikasi Suara SIP-GSM ini menggunakan dua komponen utama yaitu komponen perangkat keras dan perangkat lunak. 4.1.1 Perangkat Keras

Lebih terperinci

Percobaan 1. Pengenalan IVR (Interactive Voice Response) dan Sample Program

Percobaan 1. Pengenalan IVR (Interactive Voice Response) dan Sample Program Percobaan 1 Pengenalan IVR (Interactive Voice Response) dan Sample Program 1.1. Tujuan : Setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : Memahami konsep IVR Merekam dan memainkan file suara

Lebih terperinci

PROSEDUR INSTALASI SERVER SOFTSWITCH BERBASIS SIP

PROSEDUR INSTALASI SERVER SOFTSWITCH BERBASIS SIP PROSEDUR INSTALASI SERVER SOFTSWITCH BERBASIS SIP Oleh : 1. Dimas Alvin Faiz ( 012 ) 2. Esa Velliant Agusta ( 014 ) 3. Faiz Hasan Nur S ( 015 ) 4. Vinsensius Dona Bagaskara ( 035 ) KOMPETENSI KEAHLIAN

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM. Asterisk adalah sebuah aplikasi Private Branch Exchange (PBx) yang

BAB III PERANCANGAN SISTEM. Asterisk adalah sebuah aplikasi Private Branch Exchange (PBx) yang 17 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Asterisk Asterisk adalah sebuah aplikasi Private Branch Exchange (PBx) yang digunakan untuk menghubungkan user dengan user lainnya atau dengan penyedia jasa telekomunikasi

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM. 4.1 Perancangan Infrastruktur Jaringan

PERANCANGAN SISTEM. 4.1 Perancangan Infrastruktur Jaringan BAB 4. PERANCANGAN SISTEM Tahap ini adalah tahapan untuk merancang jaringan VoIP yang akan diimplementasi di Altros, baik untuk infrastruktur jaringan, Call Manager, Unity Express, endpoint devices, hingga

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI ANTARA SERVER VoIP BERBASIS PARALLEL PROCESSING DENGAN SERVER VoIP TUNGGAL

ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI ANTARA SERVER VoIP BERBASIS PARALLEL PROCESSING DENGAN SERVER VoIP TUNGGAL ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI ANTARA SERVER VoIP BERBASIS PARALLEL PROCESSING DENGAN SERVER VoIP TUNGGAL Bayu Wicaksono - 2206100077 Laboratorium Jaringan Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro-FTI,

Lebih terperinci

Muhammad Alwi Hasan NRP Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Achmad Affandi, DEA. NIP

Muhammad Alwi Hasan NRP Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Achmad Affandi, DEA. NIP Oleh : Muhammad Alwi Hasan NRP. 2206100064 Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Achmad Affandi, DEA. NIP. 196510141990021001 1 Roadmap penelitian Rancang Bangun Studi Perbandingan User Interface Desain Awal Uji

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. packet-switch, jadi dalam bertelepon menggunakan jaringan IP atau Internet.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. packet-switch, jadi dalam bertelepon menggunakan jaringan IP atau Internet. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Jaringan IP sendiri

Lebih terperinci

BAB 3. Metodologi. 3.1 Metodologi. Gambar 3.1 Kerangka Pikir Perancangan IP Telephony

BAB 3. Metodologi. 3.1 Metodologi. Gambar 3.1 Kerangka Pikir Perancangan IP Telephony BAB 3 Metodologi 3.1 Metodologi Gambar 3.1 Kerangka Pikir Perancangan IP Telephony Masalah yang diindetifikasi adalah mengenai penggunaan telepon konvensional pada kantor yang dalam pengoperasiannya mengeluarkan

Lebih terperinci

JARINGAN TELEKOMUNIKASI 2 IP - PBX

JARINGAN TELEKOMUNIKASI 2 IP - PBX JARINGAN TELEKOMUNIKASI 2 IP - PBX Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Jaringan Telekomunikasi 2 Semester 6 PEMBIMBING : Amalia Eka R., ST. MT DISUSUN OLEH : Dwi Definta Oktavia Siswoyo NIM. 1241160069

Lebih terperinci

Protokol SIP pada VoIP

Protokol SIP pada VoIP Protokol SIP pada VoIP Arsyad Dwiyankuntoko [email protected] http://arsyaddwiyankuntoko.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN VOIP DALAM JARINGAN WLAN DI PT. MEGATIKA Abstrak Andrew

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. SIP dengan GSM Gateway. Sistem yang dibuat memodelkan dua buah kantor di

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. SIP dengan GSM Gateway. Sistem yang dibuat memodelkan dua buah kantor di BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sistem SIP-GSM Pada skripsi ini akan dibuat sebuah sistem VoIP beserta konfigurasinya antara SIP dengan GSM Gateway. Sistem yang dibuat memodelkan dua buah kantor di perusahaan

Lebih terperinci

Integrated Telephone System. No. model S88 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Petunjuk Penggunaan BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

Integrated Telephone System. No. model S88 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Petunjuk Penggunaan BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN Integrated Telephone System No. model S88 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF Petunjuk Penggunaan BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN 1 2 PENDAHULUAN Telepon ini menggunakan IC yang unggul dengan

Lebih terperinci

only) : dahdi-linux-complete-current.tar.gz

only) : dahdi-linux-complete-current.tar.gz I. Merumuskan Topologi Jaringan Gambar I.1. Topologi Jaringan VoIP Server Di banyak negara, khususnya, negara-negara berkembang, orang-orang berusaha untuk solusi komunikasi murah. Hari ini, internet menjadi

Lebih terperinci

Telepon Internet VoIP Rakyat

Telepon Internet VoIP Rakyat Telepon Internet VoIP Rakyat Buku Panduan Revisi 1 Tahun 2016 Lisensi dokumen Creative Commons BY 4.0 Ditulis oleh: Anton Raharja - https://twitter.com/antonrd Asoka Wardhana - https://twitter.com/asokawardhana

Lebih terperinci

source http://astersiknow.org

source http://astersiknow.org Figure 1: Boot first from cd-rom 1. Langkah pertama untuk menginstall asterisknow adalah mengubah setting bios menjadi first boot ke cd-rom, setelah booting dari cd-rom maka langkah selanjutnya menekan

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI ASTERISK DAN GUI SEBAGAI KONFIGURATORNYA PADA SMALL OFFICE

IMPLEMENTASI ASTERISK DAN GUI SEBAGAI KONFIGURATORNYA PADA SMALL OFFICE UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2007 IMPLEMENTASI ASTERISK DAN GUI SEBAGAI KONFIGURATORNYA PADA SMALL OFFICE Rudi Laut (0700733766) Yongkie

Lebih terperinci

Setting Briker/Asterisk dengan SPA-3102

Setting Briker/Asterisk dengan SPA-3102 Setting Briker/Asterisk dengan SPA-3102 INDONESIA Daftar Isi Spesifikasi 1 Struktur Jaringan 1 Persiapan 1 Buat Extension 4 Buat Trunk 5 Buat Outbound Routes 6 Buat Inbound Routes 7 Konfigurasi SPA3102

Lebih terperinci

P A B X (Private Automatic Branch Exchange)

P A B X (Private Automatic Branch Exchange) P A B X (Private Automatic Branch Exchange) POKOK BAHASAN Definisi dari PABX Bagian-bagian dari PABX Cara Kerja dari PABX Studi Kasus: PABX di PENS ITS TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Menjelaskan bagian-bagian,

Lebih terperinci

MODEL KOMUNIKASI SUARA SIP-PSTN UNTUK SOHO

MODEL KOMUNIKASI SUARA SIP-PSTN UNTUK SOHO UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Sistem Komputer Program Studi Sistem Komunikasi Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil tahun 2007/2008 MODEL KOMUNIKASI SUARA SIP-PSTN UNTUK SOHO Ricky Santoso 0800735955

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi khususnya Telekomunikasi sangat pesat pertumbuhannya. Ini dibuktikan semakin banyaknya kebutuhan komunikasi dari masyarakat. Teknologi komunikasi

Lebih terperinci

Flexi Conference Client User Manual

Flexi Conference Client User Manual Flexi Conference Client User Manual I. DOWNLOAD SOURCE 1. Double klik unduh klien 2. Klik Run untuk instalasi & klik save untuk menyimpan installer F CON. II. INSTALASI 1. Double klik file source F con

Lebih terperinci

Apa itu IP PBX? Cara kerjanya

Apa itu IP PBX? Cara kerjanya 10 Keuntungan menggunakan IP PBX Apa itu IP PBX? Sebuah IP PBX adalah sistem telepon yang lengkap yang menyediakan panggilan telepon melalui jaringan data IP. Semua percakapan akan dikirim sebagai paket

Lebih terperinci

MAIL SERVER Oleh: Adam Kurniawan Margolang, S.Kom

MAIL SERVER Oleh: Adam Kurniawan Margolang, S.Kom MAIL SERVER Oleh: Adam Kurniawan Margolang, S.Kom PENDAHULUAN Mail server adalah layanan yang digunakan agar satu pengguna bisa saling bertukar email ke pengguna lainnya. Beberapa contoh perusahaan besar

Lebih terperinci

NETPHONE-KE1020A. 1. Tujuan : a. Dapat Melakukan installasi Netphone - KE1020A dengan IP Phone dan PC. b. Dapat mengoperasikan Netphone-KE1020A.

NETPHONE-KE1020A. 1. Tujuan : a. Dapat Melakukan installasi Netphone - KE1020A dengan IP Phone dan PC. b. Dapat mengoperasikan Netphone-KE1020A. NETPHONE-KE1020A 1. Tujuan : a. Dapat Melakukan installasi Netphone - KE1020A dengan IP Phone dan PC. b. Dapat mengoperasikan Netphone-KE1020A. 2. Alat yang digunakan : 1. PC/Laptop. 2. Perangkat Netphone-KE1020A.

Lebih terperinci

lantai 2 Direktur dan Sales, lantai 3 diisi oleh Engineer. IP Phone dibutuhkan untuk

lantai 2 Direktur dan Sales, lantai 3 diisi oleh Engineer. IP Phone dibutuhkan untuk BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Altros Teknologi merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT sebagai penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan IT Infrastruktur khususnya. Altros

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN REALISASI APLIKASI SOFTPHONE PADA JARINGAN VOIP BERBASIS SIP UNTUK SMARTPHONE ANDROID

PERANCANGAN DAN REALISASI APLIKASI SOFTPHONE PADA JARINGAN VOIP BERBASIS SIP UNTUK SMARTPHONE ANDROID PERANCANGAN DAN REALISASI APLIKASI SOFTPHONE PADA JARINGAN VOIP BERBASIS SIP UNTUK SMARTPHONE ANDROID Disusun Oleh: Nama : Richard NRP : 0922001 Jurusan Teknik Elektro Email : [email protected]

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan IP PHONE Yealink. di Lingkungan Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi Tim Komunikasi 2018 Versi 0.1

Panduan Penggunaan IP PHONE Yealink. di Lingkungan Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi Tim Komunikasi 2018 Versi 0.1 Panduan Penggunaan IP PHONE Yealink di Lingkungan Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi Tim Komunikasi 2018 Versi 0.1 Jenis Telpon (IP Phone) : Yealink T21PE2 Yealink VP-T49G Yealink SIP T28P Sistem

Lebih terperinci

Adapun kelengkapan-kelengkapan yang terdapat dalam PABX antara lain:

Adapun kelengkapan-kelengkapan yang terdapat dalam PABX antara lain: KELENGKAPAN PABX Agar PABX mampu melayani berbagai jenis panggilan baik panggilan internal, panggilan keluar, maupun panggilan masuk, maka PABX tersebut dilengkapi dengan berbagai perangkat/card yang dapat

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI JARINGAN KOMUNIKASI VOIP

BAB IV IMPLEMENTASI JARINGAN KOMUNIKASI VOIP BAB IV IMPLEMENTASI JARINGAN KOMUNIKASI VOIP Dalam pembuatan sistem jaringan IP telephony atau VoIP akan dilakukan prosedur operasi dan pengujian yang mengacu pada desain perancangan. Implementasi yang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan. Perusahaan

BAB 1 PENDAHULUAN. Komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan. Perusahaan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan. Perusahaan membutuhkan sistem komunikasi yang baik untuk menunjang kegiatan bisnisnya. Misalnya menggunakan

Lebih terperinci

Tentang Panggilan Internasional

Tentang Panggilan Internasional 10/17/2016 1 Tentang Panggilan Internasional Mendefinisikan Solusi Telepon Internasional Akses Langsung (DA)/Worldwide Connect (WWC) Proses Memanggil Dua Langkah: Penelepon tersebut menekan Kode Akses

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM BILLING TELEPON BERBASIS VoIP

RANCANG BANGUN SISTEM BILLING TELEPON BERBASIS VoIP RANCANG BANGUN SISTEM BILLING TELEPON BERBASIS VoIP Diajeng Arum, Mike Yuliana, Prima Kristalina, Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jurusan Teknik Telekomunikasi Dosen Politeknik Elektronika

Lebih terperinci

Panduan Mudah Membangun Voip Server Untuk Pemula Beta Version 0.01 PENGANTAR

Panduan Mudah Membangun Voip Server Untuk Pemula Beta Version 0.01 PENGANTAR PENGANTAR VoIP Voice over Internet Protocol Teknologi yang mampu menyediakan komunikasi suara dengan berbasiskan Internet Protocol Memanfaatkan infrastruktur jaringan mukomuko.net yang sudah ada untuk

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM VOIP PADA UPT SMK NEGERI 1 PASURUAN

RANCANG BANGUN SISTEM VOIP PADA UPT SMK NEGERI 1 PASURUAN RANCANG BANGUN SISTEM VOIP PADA UPT SMK NEGERI 1 PASURUAN TUGAS AKHIR OLEH: MOCHAMAD LUKMAN NIM 607532313818 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI D3 TEKNIK ELEKTRONIKA KEAHLIAN TEKNISI

Lebih terperinci

STUDI ANALISIS PERANGKAT SISTEM SWITCHING TELEPHONE TRAINER B4620 (Untuk Laboratorium Telematika Departemen Teknik Elektro)

STUDI ANALISIS PERANGKAT SISTEM SWITCHING TELEPHONE TRAINER B4620 (Untuk Laboratorium Telematika Departemen Teknik Elektro) STUDI ANALISIS PERANGKAT SISTEM SWITCHING TELEPHONE TRAINER B4620 (Untuk Laboratorium Telematika Departemen Teknik Elektro) Muhammad Syukur Hrp, Ir. M.Zulfin, MT Konsentrasi Teknik Telekomunikasi, Departemen

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Analisis Sistem Analisa sistem digunakan untuk menguraikan sistem yang diidenfikasi dan dievaluasi permasalahannya. Sistem ini dianalisis untuk membuat rancangan spesifikasi

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN WEB MANAJEMEN LABORATORIUM 3D DENGAN VRML. Raditya Perdana NRP

RANCANG BANGUN WEB MANAJEMEN LABORATORIUM 3D DENGAN VRML. Raditya Perdana NRP PROYEK AKHIR RANCANG BANGUN WEB MANAJEMEN LABORATORIUM 3D DENGAN VRML Raditya Perdana NRP. 7209.040.517 Dosen Pembimbing : Akuwan Saleh,SST NIP. 196505251990032001 Hestiasari Rante ST Msc NIP. 197811232002122009

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Teknologi informasi telah berdampak sangat luas dalam bisnis, dan gaya hidup

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Teknologi informasi telah berdampak sangat luas dalam bisnis, dan gaya hidup BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi telah berdampak sangat luas dalam bisnis, dan gaya hidup manusia saat ini. Teknologi-teknologi baru di bidang ini terus bermunculan dengan konsep-konsep

Lebih terperinci

ASTERISK: open source PBX / IP PBX, SIP & IAX. Mohammad Edwin Zakaria

ASTERISK: open source PBX / IP PBX, SIP & IAX. Mohammad Edwin Zakaria ASTERISK: open source PBX / IP PBX, SIP & IAX Mohammad Edwin Zakaria [email protected] POTS (Plain Old Telephone Service) Ini adalah sistem telepon yang digunakan oleh sebagian besar rumah/kantor Suara

Lebih terperinci

4. Pilih direktori tempat penyimpanan lalu klik Lanjut. A. INSTALLASI SOFTWARE 1. Masukkan CD Program ke dalam CD ROM

4. Pilih direktori tempat penyimpanan lalu klik Lanjut. A. INSTALLASI SOFTWARE 1. Masukkan CD Program ke dalam CD ROM A. INSTALLASI SOFTWARE 1. Masukkan CD Program ke dalam CD ROM 4. Pilih direktori tempat penyimpanan lalu klik Lanjut 2. Lanjut untuk melanjutkan 5. Centangi 2 opsi seperti pada gambar, klik Lanjut 3. Pilih

Lebih terperinci

Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS

Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS Pesawat Telepon Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS POKOK BAHASAN Komponen-komponen Pesawat Telepon Jenis Perangkat Telepon DTMF (Dual Tone Multi Frequency) Fungsi Pesawat Telepon Jaringan Telepon Private phones

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN JARINGAN VOICE OVER INTERNET PROTOCOL UNTUK MENGURANGI BIAYA KOMUNIKASI PADA PT. ELECTRONIC CITY INDONESIA

RANCANG BANGUN JARINGAN VOICE OVER INTERNET PROTOCOL UNTUK MENGURANGI BIAYA KOMUNIKASI PADA PT. ELECTRONIC CITY INDONESIA Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2013, pp. 450~455 RANCANG BANGUN JARINGAN VOICE OVER INTERNET PROTOCOL UNTUK MENGURANGI BIAYA KOMUNIKASI PADA PT. ELECTRONIC CITY INDONESIA Kristian

Lebih terperinci