Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
|
|
|
- Farida Dharmawijaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 July 31, 1999 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia Budi Rahardjo PPAU Mikroelektronika - ITB TR-PPAUME Electronic Commerce (ecommerce) merupakan salah satu buzzword yang sering diucapkan akhir-akhir ini. Apakah ecommerce itu? Bagaimana mengimplementasikan ecommerce di Indonesia? Siapkah Indonesia sebagai pemain (player)? Ataukah Indonesia akan menjadi pasar ecommerce saja? Pertanyaan-pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang sulit dijawab. Ternyata tidak mudah mengimplementasikan ecommerce dikarenakan banyaknya faktor yang terkait dan teknologi yang harus dikuasai. Tulisan (report) ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang teknologi apa saja yang terkait, standar-standar yang digunakan, dan faktor-faktor yang harus diselesaikan. Tulisan ini bukan berorientasi kepada pemberian solusi, melainkan lebih ke arah penyediaan gambaran peta (Roadmap) dalam ecommerce. Jika pembaca merasakan bahwa komponen-komponen yang disebutkan di sini (yang semestinya dikuasai) sangat banyak dan membingungkan, memang demikian apa adanya. Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E-commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini. Sebagai contoh, usaha bisnis harus memiliki web site. Kepemilikan web site ini menentukan kredibilitas dari perusahaan, hampir sama dengan kepemilikan telepon bagi sebuah usaha bisnis. Beranikah anda melakukan bisnis dengan perusahaan yang tidak memiliki telepon? Meledaknya penggunaan Internet dan teknologi World Wide Web (WWW atau sering juga disebut Web saja) menyebabkan munculnya teknologi ecommerce yang berbasis Version 4.0-1
2 Definisi ecommerce teknologi Internet, seperti penggunaan protokol TCP/IP. Keuntungan yang diberikan dengan menggunakan teknologi ini adalah open platform yang tidak tergantung kepada satu vendor tertentu. Sayangnya teknologi yang dibuat di atas teknologi Internet ini masih banyak jenisnya dan banyak hal yang belum memiliki standar. Beberapa teknologi ini akan ditampilkan dalam report ini. Selain masalah-masalah teknis, ada banyak permasalahan yang berhubungan dengan hukum. Ini disebabkan ecommerce sudah menjangkau seluruh dunia (global) sehingga batasan negara (time and space) yang biasanya menjadi basis dari hukum menjadi rancu. Di sisi lain, ada semacam ketakutan bahwa paradigma bisnis tanpa batas ini mungkin dapat menimbulkan krisis identitas atau integritas dan keutuhan ideologi sebuah bangsa. Hal ini sebetulnya tidak perlu ditakutkan apabila kita percaya akan keunikan dan kemampuan ideologi bangsa sendiri. Definisi ecommerce Saat ini belum ada definisi electronic commerce yang disepakati bersama sehingga sering terjadi kerancuan. Ada yang mengatakan bahwa ecommerce adalah web site yang digunakan untuk berdagang (semacam storefront), ada yang dimaksud ecommerce adalah EDI, dan seterusnya. Sebagai cantoh, berikut ini adalah definisi ecommerce diambil dari [2]: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprises, consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and information. Mengapa ecommerce ecommerce memberikan beberapa keuntungan antara lain: Revenue stream yang baru yang mungkin sulit atau tidak dapat diperoleh melalui cara konvensional Meningkatkan market exposure Menurunkan biaya operasi (operating cost) Memperpendek waktu product-cycle Meningkatkan supplier management Melebarkan jangkauan (global reach) Meningkatkan customer loyality Meningkatkan value chain dengan mengkomplemenkan business practice, mengkonsolidasikan informasi dan mebukanya kepada pihak-pihak yang terkait di dalam value chain. 2 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
3 Jenis ecommerce Dengan melihat keuntungan-keuntungan di atas, maka kita merasa bahwa ecommerce merupakan suatu keharusan. Akan tetapi kita tidak dapat langsung terjun ke dalam tanpa mengerti pola bisnis atau model bisnis yang menjadi berubah dengan adanya ecommerce ini. Usaha untuk mengerti tentang ecommerce, yang merupakan salah satu tujuan dari tulisan ini, antara lain dapat dibaca di: [9]. Jenis ecommerce ecommerce dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C, retail). Kedua jenis ecommerce ini memiliki karakteristik yang berbeda. Business to Business ecommerce memiliki karakteristik: Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust). Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu parternya. Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis. Business to Consumer ecommerce memiliki karakteristik sebagai berikut: Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum. Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web. Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan. Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server. Menurut sebuah report dari E&Y Consulting, perkembangan kedua jenis ecommerce ini dapat dilihat pada tabel berikut. Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 3
4 Jenis ecommerce perkembangan Business to Business lebih pesat daripada Business to Consumer. Itulah sebabnya banyak orang mulai bergerak di bidang Business-to-business. TABLE 1. Perkembangan ecommerce Jenis Transaksi Business to Business $7 billion $327 billion Business to Consumer $5 billion $70 billion Meskipun demikian, Business-to-Consumer masih memiliki pasar yang besar yang tidak dapat dibiarkan begitu saja. Tingginya PC penetration (teledensity) menunjukkan indikasi bahwa banyak orang yang berminat untuk melakukan transaksi bisnis dari rumah. Negara yang memiliki indikator PC penetration yang tinggi mungkin dapat dianggap sebagai negara yang lebih siap untuk melakukan ecommerce. Business to Business ecommerce Business to Business ecommerce umumnya menggunakan mekanisme Electronic Data Interchange (EDI). Sayangnya banyak standar EDI yang digunakan sehingga menyulitkan interkomunikasi antar pelaku bisnis. Standar yang ada saat ini antara lain: EDIFACT, ANSI X.12, SPEC 2000, CARGO-IMP, TRADACOMS, IEF, GENCOD, EANCOM, ODETTE, CII. Selain standar yang disebutkan di atas, masih ada formatformat lain yang sifatnya proprietary. Jika anda memiliki beberapa partner bisnis yang sudah menggunakan standar yang berbeda, maka anda harus memiliki sistem untuk melakukan konversi dari satu format ke format lain. Saat ini sudah tersedia produk yang dapat melakukan konversi seperti ini. Pendekatan lain yang sekarang cukup populer dalam standarisasi pengiriman data adalah dengan menggunakan Extensible Markup Language (XML) yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). XML menyimpan struktur dan jenis elemen data di dalam dokumennya dalam bentuk tags seperti HTML tags sehingga sangat efektif digunakan untuk sistem yang berbeda. Kelompok yang mengambil jalan ini antara lain adalah XML/EDI group 1. Pada mulanya EDI menggunakan jaringan tersendiri yang sering disebut VAN (Value Added Network). Populernya jaringan komputer Internet memacu inisiatif EDI melalui jaringan Internet, atau dikenal dengan nama EDI over Internet. Topik yang juga mungkin termasuk di dalam business-to-business ecommerce adalah electronic/internet procurement dan Enterprise Resource Planning (ERP). Hal ini adalah implementasi penggunaan teknologi informasi pada perusahaan dan pada manufakturing. Sebagai contoh, perusahaan Cisco 2 maju pesat dikarenakan menggunakan teknologi informasi sehingga dapat menjalankan just-in-time manufacturing untuk produksi produknya. Beberapa makalah yang membahas tentang peran serta teknologi informasi dalam bidang manufakturing antara lain: [4, 18]. 1. XML/EDI Group < 2. Web site Cisco: < 4 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
5 Servis yang harus tersedia Business to Consumer ecommerce Business to Consumer ecommerce memiliki permasalahan yang berbeda. Mekanisme untuk mendekati consumer pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan electronic shopping mall atau menggunakan konsep portal. Electronic shopping mall menggunakan web sites untuk menjajakan produk dan servis. Para penjual produk dan servis membuat sebuah storefront yang menyediakan katalog produk dan servis yang diberikannya. Calon pembeli dapat melihat-lihat produk dan servis yang tersedia seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan window shopping. Bedanya, (calon) pembeli dapat melakukan shopping ini kapan saja dan darimana saja dia berada tanpa dibatasi oleh jam buka toko. Contoh penggunaan web site untuk menjajakan produk dan servis antara lain: Amazon < Amazon merupakan toko buku virtual yang menjual buku melalui web sitenya. Kesuksesan Amazon yang luar biasa menyebabkan toko buku lain harus melakukan hal yang sama. ebay < Merupakan tempat lelang on-line. NetMarket < yang merupakan direct marketing dari Cendant (hasil merge dari HFC, CUC International, Forbes projects). NetMarket akan mampu menjual 95% dari kebutuhan rumah tangga sehari-hari. contoh-contoh lainnya... Konsep portal agak sedikit berbeda dengan electronic shopping mall, dimana pengelola portal menyediakan semua servis di portalnya (yang biasanya berbasis web). Sebagai contoh, portal menyediakan gratis yang berbasis Web bagi para pelanggannya sehingga diharapkan sang pelanggan selalu kembali ke portal tersebut. Contoh portal antara lain: Netscape Home < My Yahoo contoh-contoh lainnya... Servis yang harus tersedia Untuk menjalankan ecommerce, diperlukan beberapa servis atau infrastruktur yang mendukung pelaksanaan commerce. Servis-servis ini akan dibahas pada bagian (section) di bawah ini. Directory Services Directory services menyediakan informasi tentang pelaku bisnis dan end user, seperti halnya buku telepon dan Yellow Pages. Ada beberapa standar yang digunakan untuk menyediakan directory services. Salah satu standar yang cukup populer adalah LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) yang kemudian menimbulkan OpenLDAP < Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 5
6 Servis yang harus tersedia Domain Name Service (DNS) juga dapat dianggap sebagai salah satu jenis servis dari directory services. Konsep DNS digunakan untuk memetakan nama domain, host, mesin dengan nomor IP. Misalnya, dengan DNS dapat dipetakan nama ke nomor IPnya. Servis ini dibutuhkan karena manusia terbiasa dengan menggunakan nama sementara komputer (mesin) bekerja dengan menggunakan angka. Untuk menjalankan DNS dapat digunakan berbagai software, salah satu software yang paling banyak digunakan adalah BIND. Pengelolaan DNS merupakan salah satu sumber permasalahan. Indonesia mendapat domain.id dan pengelolaannya dilakukan oleh IDNIC 1. Salah satu permasalahan DNS adalah internationalisasi dari DNS (idns). Saat ini DNS hanya memungkinkan digunakan dengan menggunakan karakter ASCII saja. Padahal di dunia ini ada komunitas yang tidak menggunakan karakter ASCII, misalnya Jepang, China, Taiwan, Tamil (di India), Thailand. Komunitas ini memiliki sejumlah populasi penduduk yang cukup besar yang tidak mengenal karakter ASCII. Untuk itu diperlukan sebuah sistem baru yang disebut idns dan iname 2. Salah satu permasalahan yang mengganjal dalam penggunaan directory services adalah adanya potensi security hole, yaitu ada kemungkinan orang melakukan spamming. Spamming adalah proses pengiriman sampah yang tak diundang (unsolicited s) yang biasanya berisi tawaran barang atau servis ke banyak orang sekaligus. Seorang spammer dapat melihat daftar user dari sebuah directory services kemudian mengirimkan spamnya kepada alamat-alamat yang dia peroleh dari directory services tersebut. Intfrastruktur Kunci Publik (Public Key Infrastructure) Untuk menjalankan ecommerce, dibutuhkan tingkat keamanan yang dapat diterima. Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi, yaitu antara lain dengan menggunakan enkripsi untuk mengacak data. Salah satu metoda yang mulai umum digunakan adalah pengamanan informasi dengan menggunakan public key system. Sistem lain yang bisa digunakan adalah private key system. Infrastruktur yang dibentuk oleh sistem public key ini disebut Public Key Infrastructure (PKI), atau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi Infrastruktur Kunci Publik (IKP), dimana kunci publik dapat dikelola untuk pengguna yang tersebar (di seluruh dunia). Komponen-komponen dari infrastruktur kunci publik ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian berikut. Certification Authority (CA). Merupakan sebuah body / entity yang memberikan dan mengelola sertifikat digital yang dibutuhkan dalam transaksi elektronik. CA berhubungan erat dengan pengelolaan public key system. Contoh sebuah CA di Amerika adalah Verisign 3. Adalah merugikan apabila perusahaan di Indonesia menggunakan fasilitas Verisign dalam transaksi ecommerce. Untuk itu di Indonesia harus ada sebuah (atau lebih) CA. Sayangnya, untuk menjalankan CA tidak mudah. 1. < 2. idns dan iname merupakan topik pembahasan dari Asia Pacific Networking Group (APNG), 3. < 6 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
7 Servis yang harus tersedia Banyak hal teknis dan non-teknis yang harus dibenahi. (Catatan: penulis saat ini sedang mengembangkan sebuah CA untuk Indonesia. Kontak penulis untuk informasi lebih lanjut.) CA dapat diimplementasikan dengan menggunakan software yang komersial (seperti yang dijual oleh Verisign) dan juga yang gratis seperti yang dikembangkan oleh OpenCA 1. IPSec. Keamanan media komunikasi merupakan hal yang penting. Mekanisme untuk mengamankan media komunikasi yang aman (secure) selain menggunakan SSL, yang akan dijelaskan kemudian, adalah dengan menggunakan IP Secure. Plain IP versi 4, yang umum digunakan saat ini, tidak menjamin keamanan data. Pretty Good Privacy (PGP). PGP [7] dapat digunakan untuk authentication, encryption, dan digital signature. PGP umum digunakan (de facto) di bidang . PGP memiliki permasalahan hukum (law) dengan algoritma enkripsi yang digunakannya, sehingga ada dua sistem, yaitu sistem yang dapat digunakan di Amerika Serikat dan sistem untuk internasional (di luar Amerika Serikat). Implementasi dari PGP ada bermacam-macam, dan bahkan saat ini sudah ada implementasi dari GNU yang disebut GNU Privacy Guard (GPG). Informasi tentang PGP dapat dilihat dari web site berikut: PGP < PGP Internasional < Privacy Enhanced Mail (PEM). PEM merupakan standar pengamanan yang diusulkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) 2. PKCS. Public Key Cryptography Standards. S/MIME. Selain menggunakan PGP, pengamanan dapat juga dilakukan dengan menggunakan standar S/MIME. S/MIME sendiri merupakan standar dari secure messaging, dan tidak terbatas hanya untuk saja. Beberapa vendor EDI sudah berencana untuk menggunakan S/MIME sebagai salah satu standar yang didukung untuk messaging. Informasi mengenai S/MIME dapat diperoleh dari berbagai tempat, seperti misanya: S/MIME Central < Secure Sockets Layer (SSL). Seperti dikemukakan pada awal dari report ini, ecommerce banyak menggunakan teknologi Internet. Salah satu teknologi yang digunakan adalah standar TCP/IP dengan menggunakan socket. Untuk meningkatkan keamanan informasi keamanan layer socket perlu ditingkatkan dengan menggunakan teknologi kriptografi. Netscape mengusulkan pengamanan dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) ini. Untuk implementasi yang bersifat gratis dan open source, sudah tersedia OpenSSL project 3. Selain SSL ada juga pendekatan lain, yaitu dengan menggunakan Transport Layer Security (TLS v1). 1. < 2. < 3. < Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 7
8 Servis yang harus tersedia SSH. SSH digunakan untuk mengakses host remote, sebagai pengganti penggunaan cara telnet atau remote login lainnya yang tidak aman (yang sayangnya masih banyak digunakan). SSH menggunakan enkripsi untuk mengamankan session remote login tersebut. SSH Communications Security < SSH Frequently Asked Question < VPN. Virtual Private Network adalah penggunaan media umum (public), seperti Internet, untuk menghubungkan dua network sehingga seolah-olah merupakan private network. Dengan cara ini diharapkan dapat dihemat biaya. Tentunya masalah keamanan dan performance merupakan kunci kesuksesan dari VPN ini. X.509. RFC 1422 berisi spesifikasi penggunaan PKI yang berbasis X.509 untuk aplikasi PEM. Ini dijabarkan dalam dokumentasi PKIX dari IETF 1. Standar yang digunakan pada saat ini adalah certificate X.509 versi 3 dan Certificate Revocation List (CRL) versi 2. Selain untuk aplikasi , ada juga usaha dari IETF untuk menggunakan atau menerapkan X.509 pada aplikasi-aplikasi Internet lainnya seperti LDAPv2, FTP, HTTP, dan sebagainya. Messaging Messaging, baik dalam bentuk maupun dalam bentuk lainnya, mendominasi penggunaan media elektronik. Sebagai bandingan, jumlah pengguna berlipat kali dari jumlah pengguna Web. Standar yang digunakan untuk bermacam-macam, antara lain: SMTP, ESMTP, X.400, POP3, IMAP4. Selain standar di atas, masih banyak sistem lain yang memiliki format dan protokol yang proprietary seperti Lotus Notes, cc:mail, sistem yang berbasis X/Y/Z-modem, dan sebagainya. Electronic Payment Pembayaran dengan menggunakan media elektronik merupakan sebuah masalah yang belum tuntas. Ada berbagai solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah electronic payment, antara lain: Standards: SET 2, Mondex 3 Electronic money: e-cash [8, 11], digicash 4, CyberCash 5, ikp 6 Virtual wallet [13], EMV electronic purse 7 Credits and debits on the Internet [17], First Virtual < 2. < 3. < 4. < 5. < 6. < 7. < 8. < 8 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
9 Servis yang harus tersedia Internet banking [12] beserta group yang terlibat di dalamnya, seperti kelompok Open Financial Exchange (OFX) 1 yang dimotori oleh CheckFree Corporation, Intuit, dan Microsoft beserta institusi finansial lainnya. Stocks and trading [2, 19] Smartcards: introduction [6], CLIP 2, ISO 7816 (beserta seluruh bagian/part-nya), Java Card, Open Card Framework. Regulatory issues [10] Internet economics, digital money Internet payment protocol, epurse protocol Micropayments, yaitu pembayaran dalam jumlah yang sangat kecil (misalnya untuk membaca web site dicharge 0.25c/halaman): Millicent 3 Electronic check: FSTC Electronic Check Project 4 Knowledge management dan Datawarehose Informasi (dan dalam bentuk knowledge) merupakan salah satu komoditi yang dapat dijual. Untuk itu teknologi yang berhubungan dengan knowledge management dan datawarehouse merupakan sebuah teknologi yang harus dikuasai. Privacy Masalah privacy menjadi salah satu kunci keberhasilan penggunaan ecommerce. Setiap negara memiliki kebijaksanaan yang berbeda dalam masalah privacy. Organisasi masyarakat mulai muncul untuk memastikan bahwa privacy masyarakat dilindungi dan tidak diabuse dengan penggunaan media elektronik ini. Sebagai contoh, bagaimana menjamin anonimity dari pembayaran seperti halnya penggunaan uang kertas? Di satu sisi, pengguna yang baik dan jujur harus dilindungi sementara pemerintah harus dapat melakukan tracing untuk pengguna yang jahat. Beberapa tempat yang membahas masalah privacy antara lain: Truste < W3 Consortium on Platform for Privacy Preferences (P3P) < Online Privacy Alliance < Keamanan (Security) Secara umum, keamanan merupakan salah satu komponen atau servis yang dibutuhkan untuk menjalankan ecommerce. Beberapa bagian dari keamanan ini sudah dibahas di atas dalam bagian tersendiri, seperti Infrastruktur Kunci Publik (IKP), dan privacy. Untuk menjamin keamanan, perlu adanya kemampuan dalam bidang ini yang dapat diperoleh melalui penelitian dan pemahaman. Beberapa topik (issues) yang harus dikuasai antara lain akan didaftar di bawah ini. Teknologi Kriptografi. Teknologi kriptografi menjelaskan bagaimana mengamankan data dengan menggunakan enkripsi. Berbagai sistem sudah dikembangkan seperti 1. < 2. < 3. < 4. < Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 9
10 Kerangka kerja ecommerce sistem private key dan public key. Penguasaan algoritma-algoritma populer digunakan untuk mengamankan data juga sangat penting. Contoh algoritma ini antara lain DES, IDEA, RC5, RSA dan ECC (Ellliptic Curve Cryptography). Penelitian dalam bidang ini di perguruan tinggi merupakan suatu hal yang penting. Standarisasi. Banyaknya teknologi yang tersedia akan membingungkan bagi pelaku ecommerce apabila tidak adanya standarisasi yang diadopsi oleh Indonesia. Di sini badan standarisasi memiliki peran yang penting. Pemilihan standar diharapkan dapat menimbulkan lingkungan yang kondusif untuk ecommerce. Konsultan keamanan. Konsultan, organisasi, dan institusi yang bergerak di bidang keamanan dapat membantu meningkatkan dan menjaga keamanan. Contoh organisasi yang bergerak di bidang ini adalah IDCERT. Kerangka kerja ecommerce Kerangka kerja (framework) dari ecommerce memiliki beberapa komponen, antara lain: National Information Technology Committee (on ecommerce). Komite ini bertanggung jawab untuk memformulasikan Information Technology, specifically ecommerce, di Indonesia. Komite ini dapat membuat working group untuk meneliti penggunaan teknologi informasi lebih lanjut. Berbagai pihak yang terlibat dalam bidang commerce dan electronic commerce sebaiknya terwakili dalam komite ini, misalnya adanya wakil dari Perbankan. Communication Infrastructure EC/EDI standards / infrastructure. Menentukan standar yang dapat diterima oleh semua pihak merupakan salah satu kunci utama. Cyberlaw: EC laws, Electronic Security laws. Customers & related organizations Cyberlaw Masalah hukum dan ecommerce merupakan hal yang problematik. Banyak hal yang tidak dapat berjalan dengan sempurna karena masalah hukum. Salah satu contoh adalah masalah hukum dari penggunakan teknologi kriptografi, algoritma enkripsi, dan hal-hal yang berhubungan dengannya. Setiap negara memiliki hukum sendiri-sendiri. Ada negara yang membatasi penggunaan kriptografi (misalnya mengharuskan penggunaan algoritma yang memiliki key escrow, atau membatasi panjang kunci yang boleh digunakan) sampai kepada yang membebaskan penggunaanya. Beberapa algoritma enkripsi dipatentkan sehingga menyulitkan penggunaannya. Beberapa topik yang harus dibahas dalam masalah cyberlaw antara lain: contract law, electronic transaction, penggunaan digital signature, intellectual property right (IPR), trade mark, copyright, data protection, trade secrets, computer crime, fraud, taxation, anti-trust, dan lain-lain seperti yang berhubungan dengan WIPO. Informasi yang berhubungan dengan Cyberlaw: International law update di LawMoney.com < 10 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
11 Infrastruktur ecommerce di Indonesia Di Indonesia, masalah cyberlaw merupakan hal yang baru. Kelihatannya kita masih tertinggal dari negara-negara tetangga kita seperti Singapore dan Malaysia. Tentunya ada usaha-usaha untuk mengejar ketinggalan ini. Infrastruktur ecommerce di Indonesia Berikut ini adalah evaluasi dari infrastruktur ecommerce yang ada di Indonesia. National ecommerce center Di Indonesia saat ini belum ada suatu pusat ecommerce yang bersifat nasional. Adanya pusat ecommerce dapat digunakan sebagai sumber referensi atau acuan bagi pelaku dan end user dari ecommerce dan juga tempat untuk mengembangkan penelitian. Public Key Infrastructure Saat ini belum banyak infrastruktur yang siap digunakan untuk ecommerce. Sebagai contoh, pada saat report ini ditulis, public key server yang sudah dapat digunakan oleh umum yang berada di Indonesia baru ada satu (di lab kami 1 ) dan sifatnya masih riset dan belum fully production. Tentu saja pemakai bisa menggunakan public key server yang berada di luar negeri (seperti yang berada di MIT atau Verisign). Akan tetapi penggunaan key server di luar negeri untuk transaksi di dalam negeri menjadi aneh dan membebani link dari Indonesia ke luar negeri yang sudah saturasi. Bank, Financial Institutions, Insurance Bank, financial institutions, insurance memiliki peran penting. Sayangnya komponen ini belum banyak yang siap melakukan ecommerce. Beberapa bank sudah mulai menyelenggarakan electronic banking dan bahkan ada yang mulai menggunakan Internet banking (seperti BII 2, Bank Lippo, dan Bank Bali 3 ). Sistem perbankan di Indonesia juga menyulitan untuk melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang lain, seperti misalnya dengan menggunakan mata uang Dolar Amerika (US Dollar). Sebagai contoh, apabila ada sebuah electronic shop (eshop) menjual dagangannya seharga US$5 kepada seorang pelanggan di luar negeri, maka akan sulit untuk menguangkan US$5 tersebut. Untuk melakukan transaksi dengan credit card, uang sebesar itu kurang efektif. Sementara penggunaan check juga menyulitkan. Untuk menguangkan cheque US$5 membutuhkan waktu yang cukup lama (bermingguminggu) dan dikenakan service charge yang cukup besar. Sehingga akibatnya akan menyulitkan untuk melakukan transaksi electronic secara kecil-kecilan. Government agencies Pemerintah harus siap agar ecommerce dapat berjalan. Beberapa departemen, lembaga, dan badan yang harus siap antara lain: Pabean (customs). Kelihatannya sudah ada usaha untuk menggunakan EDI. Departemen Keuangan Biro Pusat Statistik. Sudah terhubung ke Internet. 1. ic.vlsi.itb.ac.id using PKS 2. < 3. < Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 11
12 Infrastruktur ecommerce di Indonesia Bakosurtanal 1. Penyedia informasi dalam bentuk peta. Badan Standarisasi yang memberikan arahan tentang standar-standar yang dapat digunakan di Indonesia. Sebagai contoh, di Amerika Serikat mengeluarkan standar untuk Digital Signature (DSS): < Security agencies Keamanan merupakan komponen yang vital dalam pelaksanaan ecommerce. Masih banyak yang belum menyadari bahwa keamanan (security) merupakan sebuah komponen penting yang tidak murah. Saat ini masih banyak yang menganggap keamanan for granted. Security agencies yang berhubungan dengan masalah keamanan informasi di Indonesai masih langka. Saat ini hanya ada Indonesian Center of (Computer) Emergency Response Team (ID-CERT) 2. Security Incident Response Team (SIRT) seperti IDCERT sangat dibutuhkan. Di linkungan Asia Pacific, para CERT dan SIRT bergabung dalam bentuk koordinasi dengan APSIRC (Asia Pacific Security Incident Response Coordination) yang merupakan bagian dari Asia Pacific Networking Group (APNG) 3. Di sisi pemerintah, peranan Lembaga Sandi Negara sangat penting. Lembaga ini bekerjasama dengan perguruan tinggi dan institusi lainnya untuk mengembangkan keamanan. Selain organisasi IDCERT dan lembaga pemerintah seperti Lembaga Sandi Negara, masih dibutuhkan konsultan yang bergerak dalam bidang keamaman. Konsultan inilah yang terjun langsung membantu para pelaku dan pengguna ecommerce. Pekerjaan yang dilakukan sangat banyak (lahan masih lebar) dan membutuhkan bantuan dari semua pihak. Network Providers Di Indonesia, ada lebih dari 20 Internet Service Provider (ISPs) / Penyedia Jasa Internet (PJI) yang aktif. Para PJI ini tergabung dalam asosiasi yang disebut APJII 4. Link ke luar Indonesia saat ini diberikan oleh Indosat 5 dan Satelindo 6. Kesuksesan ecommerce bergantung kepada kenyamanan penggunaan sistem. Hubungan Internet ke luar Indonesia masih dapat dikatakan lambat, dan tidak nyaman. Link yang lambat ini sering menimbulkan timeouts sehingga beberapa servis menjadi terganggu. Ada kasus dimana kelambanan link Internet menyebabkan kesulitan untuk mengembangkan Internet Banking. Apabila seorang pemakai gagal untuk memberikan identifikasinya dalam beberapa kali mencoba (misalnya tiga kali gagal memberikan password karena link lambat sehingga timeout), maka account yang bersangkutan tidak dapat diakses secara online. Untungnya di dalam Indonesia sendiri sudah ada usaha untuk mengadakan Internet Exchange, IIX, sehingga hubungan antar ISP di Indonesia tidak perlu ke luar negeri seperti sebelumnya dan kecepatan link antar ISP menjadi lebih tinggi. 1. < 2. < 3. < 4. < 5. < 6. < 12 Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
13 Topik-topik lain Topik-topik lain Penggunaan media elektronik mengundang perubahan pada sistem yang sudah lama kita gunakan. Beberapa topik yang membutuhkan pembahasan yang lebih mendalam antara lain. Sumber Daya Manusia Nampaknya masalah sumber daya manusia yang menguasai bidang ecommerce ini masih minim di Indonesia. Jangankan di Indonesia, di luar negeri pun hal ini masih menjadi masalah yang cukup serius. Untuk itu perlu digalang usaha-usaha untuk mendapatkan SDM baru dan meningkatkan kualitas SDM yang sudah ada sehingga kita mampu bersaing di dunia global. Salah satu kendala di Indonesia adalah masalah ketersediaan informasi, seperti tersedianya buku-buku referensi, journal, majalah yang membahas masalah ecommerce. Kalaupun ada, harganya di luar jangkauan. Salah satu cara yang ditempuh penulis adalah membuat buku dalam bahasa Indonesia, seperti misalnya [16]. Adanya usaha untuk memperbanyak dan meningkatkan SDM dalam bentuk pendidikan yang formal perlu ditingkatkan. Usaha-usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan kuliah yang mendukung topik-topik ecommerce atau dengan menyelenggarakan workshop, seminar, pelatihan dengan topik tersebut. Bahkan penulis lebih jauh lagi mengusulkan adanya program studi yang khusus mendalami masalah ecommerce ini. Penutup Seperti telah disajikan dalam report ini, banyak masalah yang menghambat perkembangan ecommerce. Selain masalah penguasaan teknologi, ada juga masalah yang bersifat non-teknis. Kesemua masalah tersebut diharapkan dapat diselesaikan atau dapat diterima (live with it). Indonesia kelihatannya masih tertinggal dalam hal penguasaan ecommerce ini. Usahausaha untuk memperkecil ketinggalan dan meningkatkan kemampuan di bidang ecommerce perlu medapat dukungan dari semua pihak (pemerintah, pelaku bisnis, dan pengguna). Berhubung dunia ecommerce ini berkembang dengan cepat, informasi yang diberikan dalam dokumen ini mungkin sudah kadaluwarsa, atau link-link yang diberikan sudah berpindah tempat. Untuk itu, kami mengharapkan umpan balik dari pembaca. Kontak terdapat di bagian akhir dari report ini. Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 13
14 Acknowledgement Acknowledgement Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan masukan atas tulisan ini antara lain kepada Muljadi Sulistio atas masukan tentang XML/EDI. Bahan Bacaan 1. Howard Anderson, Money and the Internet: a strange new relationship, IEEE Spectrum, February 1997, pp David Baum, Business Links, Oracle Magazine, No. 3, Vol. XIII, May/June, 1999, pp Alfred R. Berkeley III, Nasdaq s technology floor: its president takes stock, IEEE Spectrum, February 1997, pp Richard Brandau, Tony Confrey, Alin D Silva, Christopher J. Matheus, dan Robert Weihmayer, Reinventing GTE with Information Technology, IEEE Computer, March 1999, pp David Chaum, and Stefan Brands, Minting electronic cash, IEEE Spectrum, February 1997, pp Carol Hovenga Fancher, In your pocket: smartcards, IEEE Spectrum, February 1997, pp Simson Garfinkel, PGP: Pretty Good Privacy, O Reilly & Associates, Inc., Peter S. Gemmell, Traceable e-cash, IEEE Spectrum, February 1997, pp Dawn Jutla, Peter Bodorik, Catherine Hajnal, dan Charles Davis, Making Business Sense of Electronic Commerce, IEEE Computer, March 1999, pp Edward W. Kelley Jr., Future of electronic money: a regulator s perspective, IEEE Spectrum, February 1997, pp Mike Ter Maat, The economics of e-cash, IEEE Spectrum, February 1997, pp Michael C. McChesney, Banking in cyberspace: an investment in itself, IEEE Spectrum, February 1997, pp Lee W. McKnight and Joseph P. Bailey, Internet Economics: When Constituencies collide in Cyberspace, IEEE Internet Computing, November / December 1997, pp Mark Norris, Paul Muschamp, dan Steve Sim, The BT Intranet: Information by Design, IEEE Computer, March 1999, pp Tekla S. Perry, Electronic money: toward a virtual wallet, IEEE Spectrum, February 1997, pp Budi Rahardjo, Keamanan Sistem Informasi berbasis Internet, 1999, < 17. Marvin A. Sirbu, Credits and debits on the Internet, IEEE Spectrum, February 1997, pp Krishnamurthy Srinivasan dan Sundaresan Jayaraman, The Changing Role of Information Technology in Manufacturing, IEEE Computer, March 1999, pp Steven M. H. Wallman, Technology takes to securities trading, IEEE Spectrum, February 1997, pp Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia
15 About the Author About the Author Budi Rahardjo merupakan MIS director dari PPAU Mikroelektronika ITB, staf pengajar di Jurusan Teknik Elektro ITB, dan Kepala Bagian Operasi dan Pelayanan Teknologi Informasi PIKSI ITB. Budi Rahardjo sudah berkecimpung dalam dunia Information Technology dan Internet sejak tahun 1987, bahkan sudah menggunakan World Wide Web sebelum perusahaan Netscape muncul, dan sudah menggunakan sistem Linux sejak versi Beberapa hal yang berhubungan dengan ecommerce yang telah dan sedang dilakukan penulis antara lain: Manager dari IDNIC (pengelola domain.id) dan kontak untuk Top Level Domain ID (TLD-ID) Pendiri dari IDCERT (Indonesia Computer Emergency/Incident Response Team) Pengelola RI-Net Mengajar kuliah Security (EL 776, untuk S2) di ITB. Director Technology dari Indonesia Forum USA < Pengelola dari Indonesian Homepage yang pertama < Pengelola dari berbagai web sites Bandung High Tech Valley < Indonesia Forum (USA) < Global Network Communications (San Francisco, USA) < Bohol Network < Kontak: Budi Rahardjo Pusat Penelitian Antar Universitas Mikroelektronika (PPAU ME) Gedung PAU, Lantai 4 Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha 10 Bandung Indonesia Telepon: (022) Fax: (022) [email protected] Catatan Revisi: Versi 1.4 Terakhir diperbaharui 31 Juli Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia 15
KARYA ILMIAH TENTANG E-COMMERCE. Di susun oleh : Nama : Muhammad Fajri NIM : Jurusan : S1 SI - 05
KARYA ILMIAH TENTANG E-COMMERCE Di susun oleh : Nama : Muhammad Fajri NIM : 10.12.4704 Jurusan : S1 SI - 05 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011/ 2012 Abstrak
Implementasi Electronic Commerce Sebagai Value Added Network dan Value Private Network
Implementasi Electronic Commerce Sebagai Value Added Network dan Value Private Network Tuesday, July 17, 2012 http://www.esaunggul.ac.id/article/implementasi-electronic-commerce-sebagai-value-added-network-danvalue-private-network/
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce meliputi sebagai berikut : 1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
Pengertian E-commerce menurut Kalakota dan Whinston dalam perspektif bisnis adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow. Selanjutnya Yuan Gao dalam Encyclopedia of Information
MAKALAH E-COMMERCE DISUSUN : ADHITYA SEPTYAN PUTRANTO NIM : JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
MAKALAH E-COMMERCE DISUSUN : ADHITYA SEPTYAN PUTRANTO NIM : 10.12.4585 JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA ABSTRAK Perkembangan teknologikomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan
E-Commerce. Implementasi Infrastruktur Electronic Payment System Security. Author : Deris Stiawan.
E-Commerce Implementasi Infrastruktur Electronic Payment System Security Author : Deris Stiawan. @2002 1 Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita
PENGERTIAN E-COMMERCE
PENGERTIAN E-COMMERCE DISUSUN OLEH : NAMA : AVIP NURMANSYAH KELAS : S1SI O4 NIM : 10.12.4660 JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA ABSTRAK Apa itu e-commerce? jika diartikan dari bahasa inggris
T a r nsaks k i s i E -Comm m rc r e
Transaksi aksi E-Co Commerce E-Commerce Tipe Transaksi E-Commerce open market aggregation Integration dan alliance (Tapscott, 1998). Keunikan masing-masing komunitas dalam melakukan transaksi komersial
ecommerce Electronic Commerce Sebagai Pola Baru Perdagangan Dunia CV. DIGITAL KREASI THE IT SOLUTION PROVIDER
ecommerce Electronic Commerce Sebagai Pola Baru Perdagangan Dunia CV. DIGITAL KREASI THE IT SOLUTION PROVIDER DK BUILDING Jl. Lingkaran I No. 946 B LT. III Dempo Luar Palembang. 30124 Telp:+62 (0711) 361461
MAKALAH E-COMMERCE STMIK AMIKOM YOGYAKARTA JURUSAN SISTEM INFORMASI. ( Word to PDF Converter - Unregistered )
MAKALAH E-COMMERCE DISUSUN : TRI JUWARI SURAWIGUNA KELAS : SI 2D NIM : 09.12.3730 JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA ABSTRAK Perkembangan teknologikomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya
E-COMMERCE DAN STANDAR-STANDAR DALAM E-COMMERCE
MAKALAH E-COMMERCE DAN STANDAR-STANDAR DALAM E-COMMERCE Dosen: M. Suyanto, Prof. Dr, M.M. Disusun oleh : Santoso Budi Utomo (09.12.4163) JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011 BAB I PENDAHULUAN
TUGAS KARYA ILMIAH E-COMMERCE NAMA : FAJAR TRI ASMORO NIM : KELAS : S1-SI-05
TUGAS KARYA ILMIAH E-COMMERCE NAMA : FAJAR TRI ASMORO NIM : 10.12.4715 KELAS : S1-SI-05 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011/2012 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat-nya
1. Komunikasi, E-Commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan,atau sarana elektronik lainnya.
Sejarah E-Commerce Penerapan Electronic Commerce bermula diawal tahun 1970-an, dengan adanya Electronic Found Transfer(EFT). Saat itu, tingkat aplikasinya masih terbatas pada perusahaan besar, lembaga
Tahapan-tahapan E-commerce
KerangkaDasar Teknologi E- commercece Tahapan-tahapan E-commerce SELLLER BUYER Provide Info send info data sheets, catalogs, demos, etc. Phone, Fax,, Email Website web surfing request info Identify Need
Perkembangan E-Commerce
Perkembangan E-Commerce E-Commerce termasuk salah satu istilah pada perdagangan elektronik yang berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik merupakan aktivitas perdagangan yang memanfaatkan
K am anan T a r n a sak a s k i i E- Commerce
KeamananTransaksi E- Commerce E-Commerce Keamanan E-Commerce Secara umum, keamanan merupakan salah satu komponen atau servis yang dibutuhkan untuk menjalankan ecommerce. Untuk menjamin keamanan, perlu
E-COMMERCE DI INDONESIA. Peluang dan Tantangan
E-COMMERCE DI INDONESIA Peluang dan Tantangan The Internet Suatu jaringan komputer global yang menghubungkan jaringan privat dan publik untuk berbagi informasi (antar lembaga pendidikan, penelitian, pemerintahan,
E-PAYMENT. Sistem pembayaran (E-Paymen System) memerlukan suatu persyaratan yang mencakup :
E-PAYMENT Pembahasan 1. Pengertian E-Payment 2. Model E-Payment 3. Sistem Pembayaran 4. Keamanan Untuk E-Payment Pengertian E-Payment E-Payment suatu sistem menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa
E-Commerce. A. Pengertian Electronic Commerce
E-Commerce A. Pengertian Electronic Commerce Electronic Commerce atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi, terutama internet. Internet
ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST.,M.KOM KEAMANAN INFORMASI
ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST.,M.KOM KEAMANAN INFORMASI TEKNIK - TEKNIK PENYANDIAN ENKRIPSI DAN DESKRIPSI DATA (PART - II) PENGGUNAAN KUNCI Salah satu cara untuk menambah tingkat keamanan sebuah algoritma enkripsi
2/14/2017. E-Commerce. Pembahasan. 1. Pengertian E-Commerce 2. Konsep E-Commerce 3. Perkembangan E-Commerce 4. Ruang Lingkup E-Commerce
E-Commerce Pembahasan 1. Pengertian E-Commerce 2. Konsep E-Commerce 3. Perkembangan E-Commerce 4. Ruang Lingkup E-Commerce 1 Pengertian E-Commerce Electronic Commerce (E-Commerce) secara umum merupakan
E-COMMERCE DI INDONESIA
E-COMMERCE DI INDONESIA Peluang dan Tantangan Disajikan oleh: Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., MMA., MA. 1 The Internet Suatu jaringan komputer global yang menghubungkan jaringan privat dan publik untuk
P nge g rt r ia i n E-Com o m m e m rc r e
PengertianE-Commerce E-Commerce Mengenal E-Commerce Perdagangan sebenarnya merupakan kegiatan yang dilakukan manusia sejak awal peradabannya. Sejalan dengan perkembangan manusia, cara dan sarana yang digunakan
KARYA ILMIAH E-COMMERCE PEDOMAN dalam E-COMMERCE
KARYA ILMIAH E-COMMERCE PEDOMAN dalam E-COMMERCE Nurrachman 10.12.4349 ECOMMERCE-03 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2012 KATA PENGANTAR Dengan mengucap syukur Alhamdulillah karya syarat untuk menjadi ecommerce
Pengantar E-Business dan E-Commerce
Pengantar E-Business dan E-Commerce Pertemuan Ke-5 (Keamanan Sistem E-Commerce) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Pilar Keamanan Sistem
E-Business Dan Pendukungnya
E-Business Dan Pendukungnya Pengertian E-business E-business merupakan suatu istilah yang digunakan untuk memberi nama pada kegiatan bisnis yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet. Pendukung
E Commerce. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari
E Commerce 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari MATERI Pengantar e-commerce Internet Retailling B2C e-commerce B2B e-commerce Sistem Pembayaran e- commerce Model Bisnis e- commerce Konsep marketplace Agregasi
PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan bisnis dan arus perekonomian sekarang ini telah mengalami pergeseran yang cukup mendasar yang dipicu oleh pertumbuhan teknologi informasi. Seperti mengacu
Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Mata kuliah : E-Commerce Semester : VI Jurusan : Manajemen Informatika Sks : 3 sks CAPAIAN PEMBELAJARAN : Mahasiswa memiliki pengetahuan dan wawasan bisnis yang dilakukan secara elektronik,
Sistem Keamanan Transaksi e-commerce
Sistem Keamanan Transaksi e-commerce Latar Belakang Isu privasi adalah salah satu permasalahan serius yang menarik untuk dikaji dalam dunia E-Commerce. Hasil polling yang dilakukan oleh majalah Business
Annisa Cahyaningtyas
Monitoring Protokol Secure Socket Layer (SSL) menggunakan Wireshark Annisa Cahyaningtyas [email protected] http://annisacahyaningtyas.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com
MAKALAH E-COMERCE. Dosen Pengampu: M.Suyanto, Prof.Dr,M.M
MAKALAH E-COMERCE Dosen Pengampu: M.Suyanto, Prof.Dr,M.M Disusun oleh : Ts. Mutiara Fatwa Indha Hana 10.12.5274 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010/2011 1 I.
E-BUSINESS dan E-COMMERCE
E-BUSINESS dan E-COMMERCE Pengertian E-Bussines Seluruh penggunaan teknologi informasi, khususnya teknologi jaringan dan komunikasi,untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI E-COMMERCE
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI E-COMMERCE Reza Kurniawan [email protected] Abstrak Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan besar dalam dunia bisnis. Dengan adanya internet bisnis dapat di
Nama : Ari Dwijayanti NIM : STI Keamanan Jaringan. HTTPS (Hyper Text Tranfer Protocol Secure) Sejarah dan Pengertian HTTPS
Nama : Ari Dwijayanti NIM : STI20100036 Keamanan Jaringan HTTPS (Hyper Text Tranfer Protocol Secure) Sejarah dan Pengertian HTTPS Seperti diketahui HTTP (Hyper Text Transfer Protocol adalah sebuah protokol
SILABUS. 1 PENGENALAN ELECTRONIC COMMERCE (E- COMMERCE) 2 MANFAAT, TANTANGAN E-COMMERCE & KLASIFIKASI MODEL BISNIS E COMMERCE
SILABUS. 1 PENGENALAN ELECTRONIC COMMERCE (E- COMMERCE) 2 MANFAAT, TANTANGAN E-COMMERCE & KLASIFIKASI MODEL BISNIS E COMMERCE KONTRAK PERKULIAHAN Pertemuan 1-6 dilakukan dengan penyampaian materi kepada
PENGAMANAN JARINGAN KOMUTER
PENGAMANAN JARINGAN KOMUTER Komunikasi TCP/IP dapat mengamankan suatu jaringan dengan bantuan dari kriptografi. Protocol dan metode dari kriptografi dirancang untuk tujuan yang berbeda dalam pengaman data
Pengertian M-Commerce
Pembahasan 1. Pengertian M-Commerce 2. Terminology M-Commerce 3. Keuntungan M-Commerce 4. Keamanan M-Commerce 5. Pengertian E-Payment 6. Pihak-pihak yang terlibat dalam mekanisme pembayaran 7. Model pembayaran
PENGENALAN E-COMMERCE
BAB PENGENALAN E-COMMERCE TUJUAN: 1. Praktikan mengetahui peran E-commerce dalam bisnis modern 2. Praktikan bisa mendefinisikan arti E-Commerce 3. Praktikan dapat memahami manfaat E-Commerce 1.1. Mengapa
Keamanan Sistem Informasi. Beberapa Topik Keamanan di Internet
Keamanan Sistem Informasi Beberapa Topik Keamanan di Internet Overview Latar belakang sistem komputer di Internet aspek keamanan sistem komputer Beberapa topik keamanan di Internet masalah privacy, informasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pada saat ini dunia perbankan tidak berbeda dengan industri lainnya dimana teknologi Internet sudah menjadi standar de facto yang wajib digunakan. Internet Banking
BAB III LANDASAN TEORI. Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar E-Commerce Electronic Commerce (e-commerce) adalah proses pembelian, penjualan atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. e- Commerce
Teknik-teknik Kriptografi untuk Menangkal Praktek Phishing
Teknik-teknik Kriptografi untuk Menangkal Praktek Phishing Imam Habibi, Keeghi Renandy, Yohanes Seandy Sunjoko Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha 10 Bandung 40132 E-mail
Proses Bisnis dan Informasi. Suryo Widiantoro, ST, MMSI, M.Com(IS)
Proses Bisnis dan Informasi Suryo Widiantoro, ST, MMSI, M.Com(IS) 1 Topik bahasan 1. Teknologi yang dapat bertahan (sustaining technology) dan teknologi yang bermasalah (disruptive technology) 2. Dampak
BAB 1 PENDAHULUAN. jurang kesenjangan digital (digital divide), yaitu keterisolasian dari perkembangan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi
I.I Pengertian & Kinerja SECURITY. Overview. Tujuan
EMAIL SECURITY Overview Pada pemakaian internet,setelah browsing, e-mail merupakan aplikasi yang paling sering dipergunakan. Layanan basic e-mail ternyata tidak seaman perkiraan kita Email sebagai salah
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat
Dosen Pengampu : Muhammad Riza Hilmi, ST.
Model OSI DAN TCP/IP PROTOKOL Konsep Dasar Komunikasi Data Konsep Protokol Jaringan OSI Model Enkapsulasi dan Dekapsulasi TCP/IP Model Protocol Suite TCP/IP Dosen Pengampu : Muhammad Riza Hilmi, ST. Email
Pengenalan Internet. Arrummaisha A
Pengenalan Internet Arrummaisha A INTERNET INTERnational NETworking Merupakan 2 komputer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (internasional),
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. praktik yang dapat melakukan transaksi bisnis tanpa menggunakan kertas sebagai
9 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian E-commerce E-commerce sebagai suatu cakupan yang luas mengenai teknologi, proses dan praktik yang dapat melakukan transaksi bisnis tanpa menggunakan kertas sebagai
Dwi Hartanto, S,.Kom 10/06/2012. E Commerce Pertemuan 10 1
E Payment suatu sistem menyediakan alat alat untuk pembayaran jasa atau barang barang yang dilakukan di Internet. Didalam membandingkan dengan sistem pembayaran konvensional, pelanggan mengirimkan semua
Nama:Randy Budi Prasetyawan. NiM:
Nama:Randy Budi Prasetyawan NiM:09.12.3838 PENDAHULUAN E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem
TUGAS KARYA ILMIAH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET DALAM BISNIS SUATU PERUSAHAAN E-COMMERCE NAMA : ADI KURNIAWAN NIM :
TUGAS KARYA ILMIAH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET DALAM BISNIS SUATU PERUSAHAAN E-COMMERCE NAMA : ADI KURNIAWAN NIM : 10.11.3578 STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010/2011 ABSTRAK Di era globalisasi ini perkembangan
Electronic Commerce I Putu Gede Budayasa, M.T.I.
Electronic Commerce I Putu Gede Budayasa, M.T.I. E-commerce Proses membeli, menjual, transfer, bertukar produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer. Beberapa melalui jaringan lokal (LAN), namun
KEAMANAN DALAM E-COMMERCE
KEAMANAN DALAM E-COMMERCE Pendahuluan Faktor keamanan: pengelolaan dan penjagaan keamanan secara fisik penambahan perangkatperangkat elektronik (perangkat lunak dan perangkat keras) untuk melindungi data,
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan secara otomatis menerima dan menyimpan data
Silabus. 1 Pengenalan Electronic Commerce (E-Commerce) 2 Manfaat, Tantangan E-Commerce & Klasifikasi Model Bisnis E Commerce
KONTRAK PERKULIAHAN Pertemuan 1-6 dilakukan dengan penyampaian materi kepada mahasiswa Pertemuan 7 diadakan QUIZ / review materi Pertemuan 8 diadakan UTS dimana materi diambil dari pertemuan 1-6 Setelah
1.4. Tujuan Penelitian Adapun tujuan yang dilakukan penelitian ini adalah Untuk membuat perancangan sistem
ABSTRAK Perkembangan teknologi yang pesat terutama dalam hal internet membuat semakin banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk mengembangkan usahanya. Kingdom Sports merupakan sebuah perusahaan dagang
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas dasar - dasar teori yang berkaitan dengan pembangunan sistem penjualan online untuk Omah Produksi Kang Bedjo Jogja. III.1. Sistem Penjualan Online (E-Commerce)
Internet Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika.
Internet Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas i Pasundan Caca E Supriana S Si MT Caca E. Supriana, S.Si., MT. [email protected] Internet t 2 Internet Internet
Security. Tutun Juhana STEI ITB
E-mail Security Tutun Juhana STEI ITB E-mail Risks Serangan terhadap e-mail berfokus pada : Pengiriman dan eksekusi malicious code (malcode) Basic e-mail hanya berupa teks ASCII yang tidak dapat langsung
SISTEM KEAMANAN DATA PADA WEB SERVICE MENGGUNAKAN XML ENCRYPTION
SISTEM KEAMANAN DATA PADA WEB SERVICE MENGGUNAKAN XML ENCRYPTION Ari Muzakir Teknik Informatika Universitas Bina Darma Palembang Jl. A. Yani No. 12 Palembang email : [email protected] Abstrak Web service
TEKNIK DASAR KRIPTOGRAFI SISTEM KEAMANAN KOMPUTER
TEKNIK DASAR KRIPTOGRAFI SISTEM KEAMANAN KOMPUTER Teknik Dasar Kriptografi Terdapat 5 teknik dasar kriptografi, yaitu : 1. Subtitusi 2. Blocking 3. Permutasi 4. Ekspansi 5. Pemampatan (Compaction) Teknik
Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik
NAMA : Abidah Nur Aysha NIM : 120413423782 KELAS : OFF KK Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik Sistem antar organisasi. Merupakan,Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian E-commerce Menurut Adi Nugroho (2006:1) Electronic Commerce (e-commerce) merupakan konsep baru yang biasa digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada
1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan bisnis saat sekarang ini, membuat perusahaan harus dapat melakukan pengolahan sistem informasi bisnis secara cepat dan aman, tapi semua pemrosesan tersebut
SISTEM INFORMASI. Oleh Iwan Sidharta, MM NFORMASI
SISTEM INFORMASI Oleh Iwan Sidharta, MM NFORMASI E business Vs E commerce E Business E business merupakan aplikasi kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semi otomatis dengan menggunakan teknologi
Firewall & WEB SERVICE
Firewall & WEB SERVICE Definisi Firewall Umumnya ditempatkan pada batas network untuk membangun batas pinggir keamanan (security). Firewall digunakan untuk melindungi internal network dari eksternal yang
PENGENALAN INTERNET. Pertemuan X Konsep Internet Kegunaan Internet Sejarah Internet
10.1. Konsep Internet Pertemuan X PENGENALAN INTERNET Internet singkatan dari International Networking. Internet adalah kumpulan dari jaringan komputer yg ada di seluruh dunia. Dlm hal ini komputer yg
E-Commerce dan E-Business
E-Commerce dan E-Business Pengertian E-business E-Business E-business merupakan suatu istilah yang digunakan untuk memberi nama pada kegiatan bisnis yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet.
BAB I PENDAHULUAN. A. Pengantar Tentang VOIP
BAB I PENDAHULUAN A. Pengantar Tentang VOIP VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung. Sinyal
BAB IV e- COMMERCE LABORATORIUM MANAJEMEN MENENGAH 35
BAB IV e- COMMERCE BAB IV e C O M M E R C E A. DEFINISI ELECTRONIC COMMERCE Secara Umum : e-commerce merupakan suatu istilah yang mulai banyak digunakan belakangan ini, suatu contoh kata yang sering digunakan,
BAHAN MATERI KELAS 9 INTERNET
BAHAN MATERI KELAS 9 INTERNET Click to edit Master subtitle style Oleh : Ujang Ridwan Hakim, S.Pd 1. INTERNET (Interconnected Networking) adalah gabungan jaringan komputer di seluruh dunia yang membentuk
Virtual Private Network
Virtual Private Network Tim Penyusun Efri 202-511-028 Angga 202-511-007 Ita 202-511-042 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Teknik Informatika S-1 Intranet menjadi sebuah komponen penting
Pertemuan 3. PENGENALAN INTERNET Oleh : Julham Afandi
Pertemuan 3 PENGENALAN INTERNET Oleh : Julham Afandi Konsep Internet Internet singkatan dari International Networking. Internet adalah kumpulan dari jaringan komputer yg ada di seluruh dunia. Dlm hal ini
Bab1 -World Wide Web
Bab1 -World Wide Web Web Design & Programming Kholid Fathoni Setiawan, S.Kom., M.T. (PENS) 1 WWW History 1989-1990 Tim Berners-Lee menemukan World Wide Web Transfer teks dan gambar. Protokol transfer data
Modul 1 Konsep E-Business & Ecommerce, Instalasi Xampp, dan Instalasi opencart_v
Universitas Al-Zaytun Indonesia Fakultas Teknologi Informasi Mata Kuliah E-Commerce Modul 1 Konsep E-Business & Ecommerce, Instalasi Xampp, dan Instalasi opencart_v1.4.9.3 A. Tujuan : 1. Praktikan dapat
PENGENALAN DAN KONSEP E-COMMERCE
PENGENALAN DAN KONSEP E-COMMERCE Definisi Electronic Commerce (E-Commerce) secara umum merupakan kegiatan bisnis (perniagaan/perdagangan) atau jasa yang berhubungan erat dengan konsumen (Consumers), Manufaktur,
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN TENTANG RUANG LINGKUP TUGAS ID-SIRTII
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN TENTANG RUANG LINGKUP TUGAS ID-SIRTII 1. Apa fungsi dan peran ID-SIRTII? Indonesia Security Incident Response Team on Information Infrastructure (disingkat ID-SIRTII) dibentuk
KEAMANAN DALAM. e-business e-transaksi e-banking e-governments
K E D KEAMANAN DALAM 1 e-business e-transaksi e-banking e-governments E Eletronik Ekplorasi The Information Superhighway Internet 2 E-BUSINESS Sistem Bisnis berbasis elektronik Dukungan Teknologi Informasi
Shopping online Pembayaran online Penjualan dan penawaran online Pembayaran rekening online Banking online
BAB 3 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENJALANKAN PERDAGANGANELEKTRONIK (E-COMMERCE) Apakah e-commerce?? Yang mungkin terbayang!!! Shopping online Pembayaran online Penjualan dan penawaran online
Lebih kompatibel dengan Windows karena memang IIS adalah keluaran Microsoft.
Web Server Internet Information Service Kelebihan dan Kekurangan Lebih kompatibel dengan Windows karena memang IIS adalah keluaran Microsoft. Unjuk kerja untuk PHP lebih stabil, handal, dan cepat. Adanya
E-COMMERCE. Karya Ilmiah
E-COMMERCE Karya Ilmiah Disusun Oleh : Nama : Agus Suryanto NIM : 09.12.4035 Kelas : S1-SI-4G PENGENALAN E-COMMERCE PENDAHULUAN Walaupun istilah Electronic Commerce baru beberapa tahun terakhir mendapat
Bab II. Tinjuan Pustaka
Bab II Tinjuan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu Pemanfaatan teknologi VPN dengan menggunakan protokol PPTP ini juga pernah diimplementasikan oleh mahasiswa dari program Studi Teknik Informatika Stimik
BAB I PENDAHULUAN. Belakangan ini, masalah electronic commerce atau lebih sering disebut e-
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Belakangan ini, masalah electronic commerce atau lebih sering disebut e- commerce, semakin marak diperbincangkan oleh berbagai kalangan. Sejumlah seminar dan lokakarya
Keamanan dalam Electronic Commerce
Keamanan dalam Electronic Commerce Outline Electronic Commerce Contoh kasus masalah keamanan Dasar-dasar keamanan Upaya untuk meningkatkan keamanan Sumber informasi Electronic Commerce Ecommerce akan berlangsung
Aplikasi Komputer E-COMMERCE. Modul ke: Sulis Sandiwarno, S.Kom.,M.Kom. Fakultas FASILKOM. Program Studi. Sistem Informasi
Aplikasi Komputer Modul ke: E-COMMERCE Fakultas FASILKOM Sulis Sandiwarno, S.Kom.,M.Kom Program Studi Sistem Informasi Pengantar E-Commerce Masih hangat dalam ingatan masyarakat bagaimana bisnis ISP (Internet
KARYA ILMIAH PERKEMBANGAN E-COMMERCE DI INDONESIA
KARYA ILMIAH PERKEMBANGAN E-COMMERCE DI INDONESIA Disusun Oleh : 1. Danang Sri Yudhistira 09.12.3571 (SI 4A) JURUSAN SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan semakin pesatnya perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) pada abad 20-an ini sangat berpengaruh khususnya pada teknologi jaringan komputer. Jaringan
INTERNET, INTRANET, DAN ELECTRONIC COMMERCE KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
INTERNET, INTRANET, DAN ELECTRONIC COMMERCE KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Pendahuluan Jaringan komputer adalah kelompok komputer yang saling terhubung secara elektronik. Hal itu memungkinkan perusahaan
TI dalam E-Commerce. Kerangka Lecture. E-Commerce - Definisi
TI dalam E-Commerce Yudi Agusta, PhD Sistem Informasi Manajemen, Lecture 04 Kerangka Lecture E-Commerce Sistem Antar Organisasi Electronic Data Interchange (EDI) Teknologi Perdagangan E-Commerce Keamanan
