Analisis Akustik Ruangan Aula Barat ITB
|
|
|
- Fanny Kusuma
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Analisis Akustik Ruangan Aula Barat ITB Disusun sebagai Ujian Tengah Semester Genap 2009/2010 Mata Kuliah TF 3204 Akustik Nama : Mifthahqul Yantika Putra NIM : PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010
2 BAB I LATAR BELAKANG Gedung Aula Barat ITB didirikan pada tahun 1918 semasa pemerintahan Belanda dan diresmikan pada tahun 1920 oleh Karel Albert Rudolf Bosscha. Aula Barat ITB merupakan karya seorang arsitek Belanda yang bernama Henri Macline Pont. Dilihat dari bentuknya, gedung ini merupakan perpaduan gaya eropa dengan budaya lokal yang dikenal dengan istilah arsitektur indo-eropa. Gedung Aula Barat ITB menurut fungsinya digunakan untuk menyelenggarakan acara-acara besar yang melibatkan banyak mahasiswa ITB. Sehingga banyak parameterparameter yang harus diperhatikan untuk kenyamanan peserta diantaranya adalah kondisi pencahayaan, kondisi termal dan kondisi akustik. Dilihat dari sistem penataan suaranya (akustik), gedung Aula Barat ITB yang berfungsi sebagai gedung serbaguna memerlukan kondisi akustik yang baik untuk jenis acara yang akan digelar. Untuk menentukan kondisi akustik yang baik pada ruangan Aula Barat ITB, perlu dikategorikan terlebih dahulu jenis acara yang biasa digelar. Secara garis besar jenis acara yang biasa digelar di Aula Barat ITB ada 2 macam, yaitu acara pertunjukkan dan seminar. Masing-masing mempunyai kebutuhan akustik yang berbeda satu sama lain. Kebutuhan akustik pada acara pertunjukkan lebih ditekankan pada kejernihan suara untuk mendengarkan musik dan kesan ruang yang memberikan pola rangsangan pada penonton untuk menginterpretasikan nada. Sedangkan kebutuhan akustik acara seminar lebih ditekankan pada kejelasan suara percakapan untuk mendapatkan interpretasi vokal yang baik. Kenyamanan akustik mutlak diperlukan agar penonton atau pendengar seminar dapat menikmati acara yang berlangsung di Aula Barat ITB. Beberapa parameter yang menentukan kenyamanan akustik diantaranya kejernihan suara (clarity), kejelasan suara (definition), reverberation time (waktu dengung), intimacy, dirrect arrival, dan pemerataan suara (diffusion). Untuk mendapatkan kenyamanan akustik tersebut, maka ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan diantaranya bentuk geometri ruangannya dan bahan-bahan penyusun ruangan tersebut, seperti dinding, lantai, dan atap langit ruangan.
3 Melalui pembahasan laporan berikut, akan diamati dan dinilai kondisi akustik Aula Barat ITB untuk kemudian dibandingkan dengan acuan standar, sebagai ruangan yang digunakan untuk keperluan pementasan musik atau seminar sesuai melalui pengamatan dan pengalaman penulis ketika menggunakan Aula Barat ITB.
4 BAB II TOPIK PERMASALAHAN Kondisi akustik suatu ruangan ditentukan oleh parameter-parameter yang telah dibahas sebelumnya. Topik yang menjadi perhatian khusus dalam pembahasan ini adalah kondisi akustik Aula Barat ITB sebagai ruangan yang digunakan untuk menggelar seminar dan ruang konferensi. Suatu ruangan yang digunakan untuk keperluan penyelenggaraan seminar mempunyai acuan standar akustik tertentu. Setiap ruangan seminar yang dikategorikan dengan kondisi akustik yang baik harus minimal memiliki kondisi yang sesuai dengan acuan standar tersebut. Penentuan kinerja ruangan akan disesuaikan dengan standar dari kriteria yang harus dipenuhi sebuah ruangan. Dalam hal ini akan dibandingkan hasil pengukuran terhadap Aula Barat ITB dengan standar untuk ruangan pementasan musik dan ruang konferensi. Metode pengukuran parameter akustik yang digunakan adalah dengan menggunakan sumber suara (suara penulis) yang diletakkan di lokasi bagian barat Aula Barat ITB. Hal ini dikarenakan pada umumnya pembicara seminar seringkali berada di bagian barat ruangan Aula Barat ITB. Digunakan dua kondisi yang berbeda dalam pengukuran ini yaitu kondisi tanpa pendengar dan kondisi dengan banyak pendengar. Pengukuran parameter akustik dengan kondisi tanpa pendengar dilakukan ketika ruang Aula Barat ITB dalam keadaan sepi. Sedangkan pengukuran parameter akustik dengan kondisi banyak pendengar dilakukan ketika penulis menghadiri salah satu seminar di Aula Barat ITB.
5 BAB III JUDGEMENT Aspek-aspek yang dinilai : a. Reverberation time (liveness) Pada pengukuran reverberation time di setiap area dengar untuk ruang Aula Barat ITB kosong tanpa pendengar mempunyai waktu dengung antara 1-2 detik. Penulis menggunakan metode tepuk tangan yang pelan untuk frekuensi rendah dan tepuk tangan yang nyaring untuk frekuensi tinggi. Pada frekuensi rendah didapatkan waktu dengungnya sekitar 1 detik dan frekuensi tinggi didapatkan waktu dengungnya sekitar 2 detik. Pada pengukuran reverberation time di setiap area dengar untuk ruang Aula Barat dengan banyak pendengar mempunyai waktu dengung yang sama yaitu antara 1-2 detik. Dalam hal ini penulis hanya menggunakan penilaian secara kualitatif yaitu dengan mendengar suara pembicara seminar dan memperkirakan waktu dengungnya. b. Intimacy Dalam penentuan nilai intimacy, untuk ruang Aula Barat ITB kosong tanpa pendengar dengan sumber suara berada di sebelah barat ruangan. Sumber suara dalam hal ini adalah suara penulis yang mengucapkan beberapa kalimat yang didengar sendiri oleh penulis. Penulis menilai waktu tunda antara suara langsung dengan suara pantul pertama yang didengar oleh penulis sangatlah kecil sehingga makin intim medan suara yang didengar penulis atau dengan kata lain intimacy nya semakin baik. Demikian pula dengan ruang Aula Barat ITB dengan banyak pendengar dengan sumber suara berada di sebelah barat ruangan, waktu tunda suara langsung dari pembicara seminar dengan suara pantul pertama yang didengar oleh penulis juga sangat kecil sehingga makin intim medan suara yang didengar penulis atau dengan kata lain intimacy nya semakin baik. c. Clarity (kejernihan suara) Dalam mengukur parameter clarity, penulis menggunakan suaranya untuk menandakan jenis frekuensi yang akan dipakai. Suara berat penulis menandakan frekuensi rendah dan suara nyaring penulis menandakan frekuensi tinggi. Pada kondisi Aula Barat ITB kosong tanpa pendengar, tingkat kejernihan suara (clarity) untuk frekuensi rendah dapat
6 dikatakan baik namun tingkat kejernihan suara (clarity) untuk frekuensi tinggi sedikit berkurang dibanding dengan tingkat clarity pada frekuensi rendah. Untuk kondisi Aula Barat dengan banyak pendengar tingkat kejernihan suara (clarity) untuk frekuensi rendah juga cukup baik namun untuk frekuensi tingkat tinggi tingkat kejernihan suaranya (clarity) sedikit berkurang dibanding sebelumnya. d. Definition (kejelasan suara) Pada kondisi Aula Barat ITB kosong tanpa pendengar maupun untuk kondisi Aula Barat ITB dengan banyak pendengar, untuk frekuensi rendah maupun frekuensi tinggi didapatkan definition atau tingkat kejelasan suara yang baik dan layak. Untuk kondisi Aula Barat ITB kosong tanpa pendengar, penulis mengucapkan beberapa kata (sumber suara) yang kemudian didengar sendiri oleh penulis. Kejelasan kata yang didengar oleh penulis menunjukkan bahwa nilai definition di ruangan Aula Barat ITB cukup baik. Sedangkan untuk kondisi Aula Barat ITB dengan banyak pendengar, penulis menilai suara pembicara pada seminar yang diikuti dapat didengar dengan jelas. Hal ini menunjukkan bahwa untuk kedua kondisi tersebut, nilai kejelasan (definition) di ruangan Aula Barat ITB dalam keadaan baik. e. Direct Arrival Pada ruangan Aula Barat ITB, faktor direct arrivals ini dapat dikatakan dalam kondisi yang buruk, hal ini diketahui ketika penulis menghadiri acara seminar yang diadakan di Aula Barat ITB. Suara yang didengar oleh pendengar seminar yang berada di bagian belakang tidak sejelas dengan suara yang didengar oleh pendengar seminar yang berada di bagian depan. Suara dari pembicara seminar terhalang oleh berbagai benda seperti kursi ataupun pendengar di bagian depan sehingga suara yang sampai di bagian belakang akan banyak berkurang. f. Diffusi (blend) Untuk kondisi Aula Barat ITB dengan kosong tanpa pendengar, dengan sumber suara berada di bagian barat ruangan dalam hal ini adalah suara penulis, penulis menempatkan beberapa orang di beberapa lokasi sehingga diketahui tingkat kejelasan suara penulis yang didengar oleh masing-masing orang tersebut. Dari percobaan tersebut diketahui bahwa suara yang dihasilkan tidak tersebar merata atau terdifusi dengan baik. Karena untuk beberapa lokasi suara penulis masih terdengar dengan jelas namun di beberapa lokasi yang lain tidak begitu terdengar dengan jelas.
7 Pada kondisi Aula Barat ITB dengan banyak penonton, dengan sumber suara berada di sebelah barat ruangan, suara yang dihasilkan tidak tersebar merata atau terdifusi dengan baik. Hal ini diketahui penulis ketika berpindah tempat duduk dari satu posisi ke posisi ketika seminar berlangsung, suara yang terdengar berbeda tingkat kejelasannya untuk banyak tempat di ruangan tersebut. g. Warmth Apabila waktu dengung ruangan pada frekuensi-frekuensi rendah lebih besar daripada frekuensi mid-high, maka ruangan akan lebih terasa hangat (warmth). (Akustik Ruang Percakapan, Joko Sarwono). Untuk kondisi Aula Barat ITB tanpa pendengar didapatkan waktu dengung pada frekuensi rendah lebih kecil daripada waktu dengung pada frekuensi tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ruangan Aula Barat ITB tanpa pendengar tidak dalam kondisi warmth. Sedangkan untuk kondisi Aula Barat ITB dengan banyak pendengar didapatkan hasil yang relatif sama yaitu waktu dengung pada frekuensi rendah lebih kecil daripada waktu dengung pada frekuensi tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ruangan Aula Barat ITB dengan banyak pendengar juga tidak dalam kondisi warmth.
8 BAB IV ANALISIS a. Reverberation time Reverberation time Aula Barat ITB untuk frekuensi rendah sudah memenuhi standar untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk acara seminar atau konferensi. Standar reverberation time untuk acara seminar atau konferensi berkisar antara 0,7-1 detik. Untuk frekuensi tinggi reverberation time Aula Barat ITB adalah sekitar 2 detik, untuk menguranginya dapat dilakukan dengan pemasangan diffusor di dalam ruangan sehingga waktu dengungnya dapat lebih pendek. Semakin tinggi reverberation time dari suatu ruangan, maka ruangan tersebut akan semakin live. Ruangan yang live lebih cocok jika digunakan untuk konser musik, sedangkan untuk acara seminar atau konferensi kurang cocok. b. Intimacy Parameter intimacy ruangan Aula Barat ITB dalam kondisi yang baik karena beda waktu tunda antara suara langsung dengan suara pantul pertama sangatlah kecil. Sesuai standar akustik yang ada untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk acara seminar atau konferensi besar waktu tunda yang disarankan ms. Meskipun dalam pengamatan ini, penulis hanya menggunakan penilaian secara subyektif dan alat yang digunakan adalah adalah stopwatch dalam ukuran sekon.
9 Semakin kecil waktu tunda, maka medan suara di ruangan tersebut akan terasa semakin intim sehingga suara dari pembicara seminar dapat didengar oleh pendengar tanpa terganggu oleh gema atau gaung. c. Clarity Kejernihan suara (clarity) ruangan Aula Barat ITB dalam keadaan yang baik. Meskipun parameter ini lebih dibutuhkan oleh ruangan yang dipakai untuk konser musik. d. Definition Tingkat kejelasan suara (definition) ruangan Aula Barat ITB dalam kondisi baik dan layak untuk ruangan yang dipakai untuk seminar atau konferensi. Ruangan yang dipakai untuk seminar atau konferensi membutuhkan tingkat kejelasan suara yang baik sehingga pendengar dapat mendengar suara pembicara seminar dengan jelas. Untuk meningkatkan tingkat kejelasan suaranya dapat dilakukan dengan cara memasang diffusor di daerah di dalam ruangan Aula Barat ITB, diffusor ini berguna untuk meredam gaung atau gema akibat suara pantul dari sumber suara (pembicara seminar) sehingga suara yang terdengar oleh pendengar seminar akan lebih jelas. e. Direct Arrival Untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk acara seminar atau konferensi, Aula Barat ITB mempunyai direct arrival yang buruk dikarenakan banyaknya penghalang berupa kursi maupun pendengar yang berada di depan sehingga suara dari pembicara seminar akan terhalang oleh kursi ataupun pendengar. Selain itu, bentuk lantainya yang datar membuat pendengar yang berada di bagian belakang akan langsung terhalangi oleh pendengar di bagian depan sehingga suara yang keluar dari pembicara seminar tidak dapat langsung diterima. Untuk memperbaiki direct arrival tersebut, hendaknya ruangan Aula Barat ITB dibuat tidak mendatar (bertingkat), agar suara pembicara seminar dapat langsung diterima oleh pendengar yang berada di belakang. Selain itu dapat dilakukan dengan cara mengurangi penghalang di sekeliling ruangan agar suara pembicara seminar dapat langsung diterima oleh pendengar.
10 f. Diffusion Hasil pengamatan menunjukkan bahwa distribusi suara yang terjadi dengan sumber suara di bagian barat ruangan Aula Barat ITB tidak merata dengan baik atau dengan kata lain parameter diffusion ruangan tersebut dalam kondisi buruk, sehingga kurang layak digunakan untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk acara seminar atau konferensi. Hal ini dikarenakan ruangan Aula Barat ITB yang berbentuk kotak sehingga suara tidak dapat terdistribusi dengan baik. Ruangan yang dipakai untuk seminar atau ruang konferensi membutuhkan nilai difusi yang baik supaya suara dari pembicara seminar dapat terdistribusi atau tersebar merata sehingga pendengar seminar dapat mendengar suara pembicara seminar dengan jelas meskipun dalam kondisi jauh dari pembicara seminar. Untuk meningkatkan nilai difusinya dapat dilakukan dengan cara memasang loadspeaker di pojok-pojok ruangan sehingga diharapkan suara dari pembicara seminar yang berada di depan acara seminar dapat diperkuat oleh loadspeaker tersebut sehingga diharapkan suaranya dapat terdistribusi secara merata. g. Warmth Dari pengamatan didapat ruangan Aula Barat ITB bersifat tidak warmth. Hal ini sesuai untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk acara seminar atau konferensi, dikarenakan di dalam ruangan yang bersifat tidak warmth suara yang keluar dari pembicara seminar akan terdengar lebih jelas oleh pendengar.
11 BAB V KESIMPULAN Kesimpulan Dari hasil analisis akustik ruangan Aula Barat ITB diketahui beberapa parameter akustik yang telah layak untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk seminar atau konferensi adalah reverberation time, intimacy, warmth, clarity dan definiton. Sedangkan beberapa parameter akustik yang belum layak untuk kondisi ruangan yang digunakan untuk seminar atau konferensi adalah direct arrival dan diffusion. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ruangan Aula Barat ITB sebagian besar telah memenuhi persyaratan untuk kondisi akustik ruangan yang digunakan untuk seminar atau konferensi. Daftar Pustaka [1] Humprey, Victor F. Fundamentals of Acoustcis, ISVR [2] [3] [4]
UJIAN TENGAH SEMESTER TF-3204 AKUSTIK
UJIAN TENGAH SEMESTER TF-3204 AKUSTIK Penelitian Akustik Ruang Aula Barat ITB Kompleks Institut Teknologi Bandung Oleh : Ginda Bastari (13307103) Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri
Ujian Tengah Semester - Desain Akustik Ruang AULA BARAT INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
TF-3204 Akustik Ujian Tengah Semester - Desain Akustik Ruang Nama : Adrianus Pradipta T.W. Nim : 13307043 AULA BARAT INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 1. LATAR BELAKANG Tujuan utama dari penelitian desain akustika
UTS TF-3204 Akustik / Parulian F
UJIAN TENGAH SEMESTER MATAKULIAH AKUSTIK- TF3204 ANALISIS KINERJA AKUSTIK AULA BARAT ITB Disusun oleh : Parulian Febriandani 13307007 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGINDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI
UTS TF-3204 AKUSTIK ANALISIS KARAKTERISTIK AKUSTIK GEDUNG AULA BARAT ITB. Oleh. Vebi Gustian
UTS TF-3204 AKUSTIK ANALISIS KARAKTERISTIK AKUSTIK GEDUNG AULA BARAT ITB Oleh Vebi Gustian 13307065 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG I Latar Belakang Pada
RUANGAN 9231 GKU TIMUR ITB
UTS TF-3204 AKUSTIK RUANGAN 9231 GKU TIMUR ITB oleh CHAIRINNAS 13307099 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 A. Latar Belakang Ruangan merupakan suatu
UTS TF AKUSTIK Laporan Pengamatan Gedung Aula Barat
UTS TF-3204- AKUSTIK Laporan Pengamatan Gedung Aula Barat ditujukan untuk memenuhi nilai UTS mata kuliah TF3204 Akustik oleh : Nama : Andhika Pratama NIM : 13307023 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS
LAPORAN PENELITIAN AKUSTIK RUANG 9231 GKU TIMUR
LAPORAN PENELITIAN AKUSTIK RUANG 9231 GKU TIMUR ditujukan untuk memenuhi nilai UTS mata kuliah TF3204 Akustik oleh : Nama : Riza Hakam NIM : 13307001 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Take Home Test Akustik TF3204 Laporan Kondisi Ruangan Aula Barat ITB
Take Home Test Akustik TF3204 Laporan Kondisi Ruangan Aula Barat ITB Disusun Oleh: Krisna Resi 13307061 Latar Belakang Aula barat ITB merupakan ruangan yang dirancang untuk melakukan beberapa kegiatan
Laporan Penilaian Subjektif Akustik Ruangan Gedung TVST B ITB
Laporan Penilaian Subjektif Akustik Ruangan Gedung TVST B ITB Ditujukan untuk memenuhi persyaratan UTS TF 3204 Akustik Disusun Oleh : Nama : NIM : 13307029 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI
TAKE HOME TEST TF 3204 AKUSTIK EVALUASI KONDISI AKUSTIK RUANG KULIAH 9212 GEDUNG KULIAH UMUM ITB
TAKE HOME TEST TF 3204 AKUSTIK EVALUASI KONDISI AKUSTIK RUANG KULIAH 9212 GEDUNG KULIAH UMUM ITB Nama : Qamaruzzaman NIM : 13307017 Tanggal pengumpulan : Senin, 29 Maret 2010 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA
RUANG 9231 GKU TIMUR ITB
UTS TF - 3204 AKUSTIK RUANG 9231 GKU TIMUR ITB Oleh : Wahyu Pitoyo NIM : 13307073 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 BAB I LATAR BELAKANG Untuk menciptakan
MAKALAH UNTUK MEMENUHI NILAI UJIAN TENGAH SEMESTER MATA KULIAH TF-3204 AKUSTIK
MAKALAH UNTUK MEMENUHI NILAI UJIAN TENGAH SEMESTER MATA KULIAH TF-3204 AKUSTIK Evaluasi Kondisi Akustik Ruang 9311 Lokasi: Gedung T.P. Rachmat Lantai Satu OLEH: THOMAS JUNIOR SEMBIRING 13307125 PROGRAM
STUDI KELAYAKAN AKUSTIK PADA RUANGAN SERBA GUNA YANG TERLETAK DI JALAN ELANG NO 17. Disusun Oleh: Wymmar
STUDI KELAYAKAN AKUSTIK PADA RUANGAN SERBA GUNA YANG TERLETAK DI JALAN ELANG NO 17 Disusun Oleh: Wymmar 13307045 Fakultas Teknologi Industri Program Studi Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung Bandung
AKUSTIKA RUANG KULIAH RUANG SEMINAR 5 LANTAI 4 TEKNIK FISIKA. Dani Ridwanulloh
AKUSTIKA RUANG KULIAH RUANG SEMINAR 5 LANTAI 4 TEKNIK FISIKA Dani Ridwanulloh 13306037 LATAR BELAKANG Kondisi akustik ruangan yang baik sesuai fungsi ruangan diperlukan agar penggunaan ruangan tersebut
Penilaian Akustika Ruang Kuliah TVST B Institut Teknologi Bandung
Penilaian Akustika Ruang Kuliah TVST B Institut Teknologi Bandung Oleh : Amir Wibowo / 13304001 Mata Kuliah : Akustika TF3204 Dosen : R. S. Joko Sarwono Kelas : Ganjil A. Latar Belakang Makalah ini merupakan
Penilaian Subjektif Kondisi Akustik di Nusa Indah Theatre, Balai Kartini, Jakarta
Penilaian Subjektif Kondisi Akustik di Nusa Indah Theatre, Balai Kartini, Jakarta Makalah ini disusun Untuk Memenuhi Tugas Individual Take Home Test Mata Kuliah TF3204-Akustik Oleh: Rendiza Vataneta /
PENILAIAN KUALITATIF KONDISI AKUSTIK RUANG KONFERENSI ASIA AFRIKA
UTS TF3204 Akustik Nama : Puput Nomundi S. NIM : 13307039 PENILAIAN KUALITATIF KONDISI AKUSTIK RUANG KONFERENSI ASIA AFRIKA I. KETERANGAN RUANGAN 1. Nama ruangan: Ruang Konferensi Asia Afrika 2. Letak:
LAPORAN PENELITIAN AKUSTIK RUANG 9311 ditujukan untuk memenuhi nilai UTS mata kuliah TF3204 Akustik. Oleh : Muhammad Andhito Sarianto
LAPORAN PENELITIAN AKUSTIK RUANG 9311 ditujukan untuk memenuhi nilai UTS mata kuliah TF3204 Akustik Oleh : Muhammad Andhito Sarianto 13306011 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK SAUNG ANGKLUNG UDJO. Oleh : Firda Awal Gemilang
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK SAUNG ANGKLUNG UDJO Oleh : Firda Awal Gemilang 13306015 JURUSAN TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BANDUNG 2010 DAFTAR ISI BAB I
Evaluasi Kenyamanan Akustik Masjid Salman
Makalah Evaluasi Kenyamanan Akustik Masjid Salman oleh Aditia Rifa i 13307119 Departemen Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung 2010 A. LATAR BELAKANG Salman merupakan tempat
Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi UTS TF 3204 Akustik) Khanestyo
PARAMETER KUALITAS AKUSTIK DI GEDUNG TEATER INDOOR DAGO TEA HOUSE Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi UTS TF 3204 Akustik) Khanestyo 13306039 Bab 1 Pendahuluan 1. Latar belakang Dago tea house terletak
UJIAN TENGAH SEMESTER TF3204 AKUSTIK
UJIAN TENGAH SEMESTER TF3204 AKUSTIK ANALISIS KARAKTERISTIK AKUSTIK GRAHA BHAYANGKARA CICENDO BANDUNG oleh Nama : Albert Angkasa NIM : 13307117 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT
Penilaian Kondisi Akustik Ruangan TVST B pada Gedung TVST ITB Secara Subjektif
Penilaian Kondisi Akustik Ruangan TVST B pada Gedung TVST ITB Secara Subjektif Widyawan A. Widarto 1 1 Peserta Kuliah TF3204 Akustik 2010, NIM 13307005 Kelas Ganjil Dosen : Sugeng Joko Sarwono Intisari
qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq TF 3204 - Akustik wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui Kenyaman Ruang
Kondisi Akustik TVST B
UTS TF-3204 AKUSTIK Kondisi Akustik TVST B oleh Bayu Sentany 13307077 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 LATAR BELAKANG Aktifitas (kegiatan) manusia
ANALISA AKUSTIK RUANG KULIAH 9222 GKU TIMUR ITB UTS TF 3204-AKUSTIK. Disusun Oleh: Suksmandhira H ( )
ANALISA AKUSTIK RUANG KULIAH 9222 GKU TIMUR ITB UTS TF 3204-AKUSTIK Disusun Oleh: Suksmandhira H (13307011) FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 A. Latar
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK AKUSTIK RUANG PADA GEDUNG INDOOR DAGO TEA HOUSE BANDUNG OLEH: NAMA : SITI WINNY ADYA M NIM:
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK AKUSTIK RUANG PADA GEDUNG INDOOR DAGO TEA HOUSE BANDUNG OLEH: NAMA : SITI WINNY ADYA M NIM: 13307067 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT
ANALISIS GANGGUAN BISING JALAN GANESHA TERHADAP AKUSTIK RUANGAN UTAMA MASJID SALMAN ITB
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK EVALUASI KONDISI AKUSTIK MASJID SALMAN ITB: ANALISIS GANGGUAN BISING JALAN GANESHA TERHADAP AKUSTIK RUANGAN UTAMA MASJID SALMAN ITB Disusun Oleh: NAMA: FIKRI FERDIANA
Kondisi akustik ruangan 9231 GKU Timur ITB
PENINJAUAN AKUSTIK RUANG 9231 GKU Timur ITB Chrisman K. Panggabean / 133070977 PROGRAM STUDI TEKNIKK FISIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Kondisi akustik ruangan 9231 GKU Timur ITB 1. Latar Belakang Ruangan
AKUSTIKA RUANG KULIAH
AKUSTIKA RUANG KULIAH Ruang Kuliah GKU Barat UTS TF 3204 AKUSTIK Akbar Aidil Sardi 13306003 LATAR BELAKANG Setiap ruangan, baik tertutup maupun terbuka, tidak terlepas dari akustik ruang. Akustik ruang
PENGAMATAN AKUSTIK CIWLAK XXI LOUNGE Oleh : Imanda Aryaganda / Mata kuliah : Akustik TF-3204 Dosen : Joko Sarwono Kelas : Ganjil
PENGAMATAN AKUSTIK CIWLAK XXI LOUNGE Oleh : Imanda Aryaganda / 13307113 Mata kuliah : Akustik TF-3204 Dosen : Joko Sarwono Kelas : Ganjil A. LATAR BELAKANG PERMASALAHAN Penelitian ini saya lakukan untuk
[ANALISIS JUDGMENT SUBJEKTIF KUALITAS AKUSTIK GEDUNG TEATER TERTUTUP DAGO TEA HOUSE]
28 Maret 2010 Bendang Sameto 13307093 Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung Ujian Tengah Semester TF3204 Akustik [ANALISIS JUDGMENT SUBJEKTIF KUALITAS AKUSTIK
Analisis Kualitatif Ruang Kuliah TVST B dan TVST A
Analisis Kualitatif Ruang Kuliah TVST B dan TVST A Dibuat Untuk Memenuhi UTS Akustik Oleh: Ghufran Rahmat P. (13307075) Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung
UTS TF3204 Akustik. Gedung Gajah, Dago Tea House. Studi Akustik Sederhana Sebuah Ruangan. Program Studi Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung
Program Studi Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung UTS TF3204 Akustik Studi Akustik Sederhana Sebuah Ruangan Edo Raihan (13307087) Gedung Gajah, Dago Tea House A. LATAR BELAKANG Saya memilih Gedung
Ujian Tengah Semester. Akustik TF Studi Analisis Kualitas Akustik Pada Masjid Salman ITB
Ujian Tengah Semester Akustik TF-3204 Studi Analisis Kualitas Akustik Pada Masjid Salman ITB Oleh : Muhamad Reza Hediyono 13306017 Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi
TAKE HOME TEST AKUSTIK TF MASJID dan AKUSTIK RUANG
TAKE HOME TEST AKUSTIK TF 3204 MASJID dan AKUSTIK RUANG oleh: TRI PUJI HERIYANTO 13307003 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 LATAR BELAKANG Masjid merupakan
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK ANALISIS SUBJEKTIF RUANGAN XXI LOUNGE CIWALK
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK ANALISIS SUBJEKTIF RUANGAN XXI LOUNGE CIWALK NAMA : SITI HAZAR NIM : 13307115 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI 2010 Latar Belakang Pada kesempatan
MAKALAH EVALUASI KONDISI AKUSTIK RUANG GEDUNG KESENIAN RUMENTANG SIANG
MAKALAH EVALUASI KONDISI AKUSTIK RUANG GEDUNG KESENIAN RUMENTANG SIANG UNTUK MEMENUHI UJIAN TENGAH SEMESTER DARI MATA KULIAH TF4121 TEKNIK AKUSTIK ADRIAN ASHARI 13307057 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS
PENILAIAN KARAKTERISTIK AKUSTIK PADA TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA (DAGO TEA HOUSE)
2010 PENILAIAN KARAKTERISTIK AKUSTIK PADA TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA (DAGO TEA HOUSE) BANDUNG ADITYA MUKHLIS 13306091 [AKUSTIK TF3202] Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Akustik sebagai
BAB II PARAMETER PARAMETER AKUSTIK RUANGAN
BAB II PARAMETER PARAMETER AKUSTIK RUANGAN Pada bab ini akan dibahas teori apa saja yang menunjang untuk mendeskripsikan bagaimana keadaan akustik dari BU UKSW. Dengan teori teori yang akan dibahas di
Evaluasi Kondisi Akustik di Gedung Konferensi Asia Afrika
Evaluasi Kondisi Akustik di Gedung Konferensi Asia Afrika Take Home Test Mata Kuliah Akustik Oleh : Kutsiah 13306021 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010
LAPORAN PENGAMATAN SUBJEKTIF AKUSTIK Ruang Serba Guna (GSG Mesjid Salman) Oleh : Yatrizal ( )
LAPORAN PENGAMATAN SUBJEKTIF AKUSTIK Ruang Serba Guna (GSG Mesjid Salman) Oleh : Yatrizal (13307021) PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 Abstrak Ruang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam dunia perkuliahan, proses belajar mengajar diadakan di dalam suatu ruang kelas atau ruang serbaguna. Dalam proses tersebut terjadi interaksi antara pembicara
Penilaian Karakteristik Akustik Bangunan. Masjid Salman ITB
Penilaian Karakteristik Akustik Bangunan Masjid Salman ITB Dibuat sebagai Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Akustik TF3204 Disusun oleh : Rianda Adiputra 13306073 Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK (TAKE HOME TEST ) Kondisi Akustik Ruang Kuliah ITB Oktagon 9026
UJIAN TENGAH SEMESTER TF 3204 AKUSTIK (TAKE HOME TEST ) Kondisi Akustik Ruang Kuliah ITB Oktagon 9026 Disusun oleh Samuel Rivai Sitindaon 13306069 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UTS TF-3204 AKUSTIK PENILAIAN DAN OBSERVASI RUANG TVST C ITB
UTS TF-3204 AKUSTIK PENILAIAN DAN OBSERVASI RUANG TVST C ITB Nama : Rizky Fadilla Nim : 13307051 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010 I. Latar Belakang
UTS AKUSTIK TF 3204 TAKE HOME TEST EVALUASI KONDISI AKUSTIK MASJID SALMAN ITB
UTS AKUSTIK TF 3204 TAKE HOME TEST EVALUASI KONDISI AKUSTIK MASJID SALMAN ITB SAQI KHUDI RAUZANFIQR 13307085 KELAS 01 DOSEN : Dr. Ir. R. Sugeng Joko Sarwono MT. PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI
Evaluasi Subjektif Kondisi Akustik Ruangan Utama Gedung Merdeka
Evaluasi Subjektif Kondisi Akustik Ruangan Utama Gedung Merdeka Gedung Merdeka pada awalnya diperuntukan sebagai tempat pertemuan Societeit Concordia, sebuah perkumpulan beranggotakan orang-orang Belanda
PENILAIAN KUALITATIF AKUSTIK GEDUNG TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA JAWA BARAT (DAGO TEA HOUSE)
PENILAIAN KUALITATIF AKUSTIK GEDUNG TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA JAWA BARAT (DAGO TEA HOUSE) Ditujukan untuk memenuhi tugas Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah TF3204 Akustik Febi Rhiana 13307095 PROGRAM
Pengamatan Subjektif Parameter Akustik Ruang Latihan Orkestra Bumi Siliwangi
Diterima: 29 Maret 2010 Pengamatan Subjektif Parameter Akustik Ruang Latihan Orkestra Bumi Siliwangi Victor Samuel (13307105) Program Studi Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi
LATAR BELAKANG UTS TF AKUSTIK [NARENDRA PRATAKSITA ]
LATAR BELAKANG Suara maupun pendengaran merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Perkembangan manusia dimulai dengan proses mendengar dan berkomunikasi secara verbal antara
Perancangan Tata Suara Balairung Utama Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
Perancangan Tata Suara Balairung Utama Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga Teguh Santoso 1, Joe Boby Soegiarto 2, Matias H. W. Budhiantho 3 Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektronika
TF4041- TOPIK KHUSUS A
TF4041- TOPIK KHUSUS A UPI s Amphitheatre Building OLEH: Laksmana Hanif Nugroho - 13310097 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Kebutuhan untuk belajar telah
Keadaan Akustik Ruang TVST 82
Keadaan Akustik Ruang TVST 82 TVST merupakan salah satu gedung di Insititut Teknologi Bandung (ITB) yang rutin dipakai untuk kuliah. Kebanyakan mahasiswa ITB dari jurusan manapun pasti pernah mengalami
Nama : Beni Kusuma Atmaja NIM : Kelas : 02 Topik : Ruang Konser
Nama : Beni Kusuma Atmaja NIM : 13307080 Kelas : 02 Topik : Ruang Konser Gedung Konser adalah bangunan yang digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan konser musik. Gedung konser adalah hasil inovasi arsitektur
UJIAN TENGAH SEMESTER TAKE HOME TEST MATA KULIAH AKUSTIK TF-3204 SIDNEY OPERA HOUSE
UJIAN TENGAH SEMESTER TAKE HOME TEST MATA KULIAH AKUSTIK TF-3204 SIDNEY OPERA HOUSE Nama : NIM : Tanggal Pengumpulan : Senin, 29 Maret 2010 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT
BAB IV HASIL PENGUKURAN PARAMETER AKUSTIK DAN ANALISA
BAB IV HASIL PENGUKURAN PARAMETER AKUSTIK DAN ANALISA Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui kondisi akustik dari gedung BU UKSW. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran parameter akustik sesuai
Analisis Karakteristik Akustik Pada Ruang Peribadatan Masjid : Studi Kasus Masjid Istiqamah
Analisis Karakteristik Akustik Pada Ruang Peribadatan Masjid : Studi Kasus Masjid Istiqamah Disusun sebagai Ujian Tengah Semester Genap 2009/2010 Mata Kuliah TF 3204 Akustik Nama : Ganes Shukri NIM : 13307091
BAB I PENDAHULUAN. pembahasan Tugas Akhir yang berjudul Penilaian Kualitas Akustik Auditorium
BAB I PENDAHULUAN Bab satu ini akan membahas latar belakang masalahan, tujuan, dan sistematika pembahasan Tugas Akhir yang berjudul Penilaian Kualitas Akustik Auditorium Multifungsi : Balairung Utama UKSW.
Gambar 1. Ruang 9231 (sumber: kamera penulis)
Persepsi Subjektif Akustik Ruangan Untuk Classroom Speech Kelas Besar GKU Timur Lantai 4 (9231) Oleh: Ega Risandy (13310049) I. Pendahuluan Capek, adalah hal yang lumrah keluar dari mulut mahasiswa ketika
1.1. Latar Belakang Setiap ruangan harus memiliki 3 aspek yang harus diperhatikan, akustik, thermal dan pencahayaan. Aspek-aspek ini memiliki
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Setiap ruangan harus memiliki 3 aspek yang harus diperhatikan, akustik, thermal dan pencahayaan. Aspek-aspek ini memiliki kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan
UTS Akustik (TF-3204) Dosen : Joko sarwono. Kriteria Akustik Gedung Serba Guna Salman ITB
UTS Akustik (TF-3204) Dosen : Joko sarwono Kriteria Akustik Gedung Serba Guna Salman ITB Nama Rizki Febrian Nim 13307111 Kelas 01 Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi
Kekerasan (loudness) yang cukup Kekerasan menjadi masalah karena ukuran ruang yang besar Energi yang hilang saat perambatan bunyi karena penyerapan da
Fisika Bangunan 2: Bab 9. Persyaratan Akustik Dr. Yeffry Handoko Putra, S.T, M.T [email protected] 99 Persyaratan Akustik Auditorium Harus ada kekerasan (loudness) yang cukup terutama di tempat duduk
STUDI SUBJEKTIF KELAYAKAN GEDUNG KESENIAN DAN KEBUDAYAAN RUMENTANG SIANG BANDUNG DARI SEGI AKUSTIK
UJIAN TENGAH SEMESTER TF3204 AKUSTIK STUDI SUBJEKTIF KELAYAKAN GEDUNG KESENIAN DAN KEBUDAYAAN RUMENTANG SIANG BANDUNG DARI SEGI AKUSTIK Disusun Oleh: Ahmad Rifqi Muchtar (13305086) PROGRAM STUDI TEKNIK
Latar Belakang. Topik Permasalahan. Judgement (subjective dan atau objective)
Oleh : Pandu Adhi Prabowo (13306043) Latar Belakang Ruangan ini adalah lapangan basket dalam ruangan (indoor) Stamford Internasional School yang terletak di wilayah Dago Atas. Lapangan ini dikelola oleh
Pengukuran Transmission Loss (TL) dan Sound Transmission Class (STC) pada Suatu Sampel Uji
LABORATORIUM AKUSTIK (11154) PRAKTIKUM FISIKA LABORATORIUM 17 1 Pengukuran Transmission Loss (TL) dan Sound Transmission Class () pada Suatu Sampel Uji Mohammad Istajarul Alim, Maslahah, Diky Anggoro Departemen
Classroom Acoustics. Topik Khusus A Dosen R. Sugeng Joko Sarwono. Sylvester Chrisander
Classroom Acoustics Topik Khusus A Dosen R. Sugeng Joko Sarwono Sylvester Chrisander 13310039 Lokasi GKU Timur lantai 4 Ruang 9231 Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha No. 10 Bandung 40132 PENDAHULUAN
KUALITAS AKUSTIK GEDUNG TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA JAWA BARAT DAGO TEA HOUSE ]
2010 Program Studi Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri Institus Teknologi Bandung Mustika Siti Hajarini (13307069) [KUALITAS KUALITAS AKUSTIK GEDUNG TEATER TERTUTUP TAMAN BUDAYA JAWA BARAT DAGO TEA
BAB V KAJIAN TEORI. yang dipadukan dengan sentuhan arsitektur modern yang. dalam kehidupan masyarakat serta keselarasan antara alam, bangunan, dan
BAB V KAJIAN TEORI 5.1 Kajian Teori Penekanan Desain 5.1.1 Teori Tema Desain Penekanan tema desain pada projek Teater Kesenian di Surakarta adalah langgam arsitektur Neo-Vernakular. Arsitektur Neo-Vernakular
BAB 3 TINJAUAN KHUSUS
BAB 3 TINJAUAN KHUSUS 3.1. Tinjauan Tema Proyek 3.1.1. pengertian Akustik Akustik adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bunyi atau suara dan cara mengendalikan bunyi supaya nyaman bagi telinga
Perbandingan Soundscape Pada Ruang Kelas SD, SMP, dan SMA di Kota Bandung
Nama : Muhammad Sadeli Amli NIM : 13308072 Perbandingan Soundscape Pada Ruang Kelas SD, SMP, dan SMA di Kota Bandung Waktu : Minggu, 30 Maret 2014 Lokasi : 1) SD Darul Hikam (-6.904310, 107.610633, Jalan
BAB V HASIL RANCANGAN
BAB V HASIL RANCANGAN 5.1 Perancangan Tapak 5.1.1 Pemintakatan Secara umum bangunan dibagi menjadi beberapa area, yaitu : Area Pertunjukkan, merupakan area dapat diakses oleh penonton, artis, maupun pegawai.
Rahmi Amin Ishak Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Unhas
EVALUASI AKUSTIK RUANG KULIAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS & PRODUKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR (Studi Kasus: Gedung Jurusan Arsitektur Unhas Tamalanrea) Rahmi Amin Ishak [email protected]
PERANCANGAN ULANG RUANG AULA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO DARI SEGI AKUSTIK
PERANCANGAN ULANG RUANG AULA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO DARI SEGI AKUSTIK Mahasiswa : Aziz Rizaldy R Dosen Pembimbing : Ir. Tutug Dhanardono Ir. Wiratno Argo Asmoro,
Studi Perbaikan Sistem Tata Suara Gedung Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada S. S. Utami, R. F. Fela Universitas Gadjah Mada, Jurusan Teknik Fisika, Yogyakarta, 55821, Indonesia. Abstract Graha
Perancangan Ulang Akustik pada Auditorium STIKES Bina Sehat PPNI Mojokerto
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1 Perancangan Ulang Akustik pada Auditorium STIKES Bina Sehat PPNI Mojokerto Aziz Rizaldy R, Ir. Tutug Dhanardono, MT,dan Ir. Wiratno A. Asmoro, Msc Jurusan
BAB II TINJAUAN OBJEK RANCANGAN
7 BAB II TINJAUAN OBJEK RANCANGAN A. Pengertian Judul 1. Gorontalo Menunjukan sebuah nama lokasi/daerah yaitu Provinsi Gorontalo merupakan hasil pemekaran dari provinsi sebelumnya Provinsi Sulawesi Utara.
I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Penggunaan sebuah ruang untuk lebih dari satu fungsi akustik sudah menjadi
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penggunaan sebuah ruang untuk lebih dari satu fungsi akustik sudah menjadi kebiasaan dewasa ini seperti Auditorium, Hall, bahkan di Indonesia muncul penamaan ruang serba
BAB IV STUDI BANDING KASUS
BAB IV STUDI BANDING KASUS 2.3 Balai Sarbini, Jakarta Balai Sarbini adalah salah satu concert hall yang berada di Jakarta. Awal berdirinya gedung ini digagas oleh HM Sarbini yang merupakan tokoh penting
Alexander Christian Nugroho
CLASSROOM ACOUSTICS Alexander Christian Nugroho STUDI KASUS : TVST B Pada tugas Topik Khusus kali ini, peserta kuliah diminta untuk memberikan persepsinya mengenai sebuah ruangan kelas dengan kapasitas
Evaluasi Kinerja Akustik Dari Ruang Kedap Suara Pada Laboratorium Rekayasa Akustik Dan Fisika Bangunan Teknik Fisika ITS
1 Evaluasi Kinerja Akustik Dari Ruang Kedap Suara Pada Laboratorium Rekayasa Akustik Dan Fisika Bangunan Teknik Fisika ITS Ferry Setyo Kurniawan, Wiratno Argo Asmoro Jurusan Teknik Fisika- Fakultas Teknologi
LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 TUGAS AKHIR PERANCANGAN SEMESTER II TAHUN 2007/2008. oleh: Alvin Alrachman
LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 TUGAS AKHIR PERANCANGAN SEMESTER II TAHUN 2007/2008 oleh: Alvin Alrachman 15202073 PROGRAM STUDI ARSITEKTUR SEKOLAH ARSITEKTUR PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN INSTITUT
Room (Concert Hall) Acoustic : NHK Hall, Shibuya, Tokyo, Japan
Room (Concert Hall) Acoustic : NHK Hall, Shibuya, Tokyo, Japan Gambar 1 Agnes Monica di ASEAN-Japan Music Festival [1] Siapa yang tak kenal dengan Agnes Monica, salah satu penyanyi pop wanita asal Indonesia
KAJIAN PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP AKUSTIK STUDI KASUS: RUANG AUDITORIUM MULTIFUNGSI GEDUNG P1 DAN P2 UNIVERSITAS KRISTEN PETRA
KAJIAN PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP AKUSTIK STUDI KASUS: RUANG AUDITORIUM MULTIFUNGSI GEDUNG P1 DAN P2 UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Andy Sutanto 1, Jimmy Priatman 2, Christina E. Mediastika 3 ABSTRAK: Faktor
Penilaian Akustika pada Kendaraan Toyota Yaris Secara Subjektif Gambar 1: Toyota Yaris tipe S
Penilaian Akustika pada Kendaraan Toyota Yaris Secara Subjektif Oleh: Ignatius Widanta K. Adhy / 13307047 Mata Kuliah: Akustika TF3204, Dosen: Joko Sarwono Kelas: Ganjil A. Latar Belakang Penelitian saya
PENERAPAN SISTEM AKUSTIK PADA RUANG AUDITORIUM BALAI SIDANG DI SURAKARTA
PENERAPAN SISTEM AKUSTIK PADA RUANG AUDITORIUM BALAI SIDANG DI SURAKARTA Pandu Kartiko 1, Sumaryoto 2, Moh. Muqoffa 3 Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta 1,2,3 [email protected]
BAB 5 KONSEP PERANCANGAN
BAB 5 KONSEP PERANCANGAN 5.1. KONSEP LINGKUNGAN SEKITAR DAN DALAM TAPAK 5.1.1. Konsep Ruang Luar Jalan bulungan adalah daerah yang selalu ramai karena adanya area komersil seperti Blok M Plaza, maka dari
DENDY D. PUTRA 1, Drs. SUWANDI, M.Si 2, M. SALADIN P, M.T 3. Abstrak
PENGARUH PEMASANGAN DIFFUSOR PADA DINDING RUANG P316 TERHADAP NILAI PARAMETER AKUSTIK THE EFFECT OF DIFFUSOR INSTALLMENT TO P316 WALL ON ACOUSTIC PARAMETER LEVEL DENDY D. PUTRA 1, Drs. SUWANDI, M.Si 2,
ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN ABSORBER DAN DIFFUSOR TERHADAP KINERJA AKUSTIK PADA DINDING AUDITORIUM (KU )
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 666 ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN ABSORBER DAN DIFFUSOR TERHADAP KINERJA AKUSTIK PADA DINDING AUDITORIUM (KU3.08.11) ANALYSIS OF
EVALUASI KONDISI AKUSTIK BANGUNAN KOST STUDI KASUS KOST DI JALAN CISITU LAMA NO. 95/152C
EVALUASI KONDISI AKUSTIK BANGUNAN KOST STUDI KASUS KOST DI JALAN CISITU LAMA NO. 95/152C MAKALAH AKUSTIK TF3204 Oleh : Rakhmat Luqman Ghifari 13305040 PROGRAM STUDI TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
PERANCANGAN AKUSTIK RUANG MULTIFUNGSI PADA TEATER A ITS DENGAN DESAIN MODULAR
PERANCANGAN AKUSTIK RUANG MULTIFUNGSI PADA TEATER A ITS DENGAN DESAIN MODULAR Oleh : Yuniar Syahadhatin / 2407100075 Pembimbing 1 : Andi Rahmadiansah, ST, MT NIP. 19790517 200312 1 002 Pembimbing II :
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Ruang auditorium pidato memiliki standar dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi agar dapat mengakomodasi aktivitas di dalam ruangan tersebut dengan optimal.
BAB V KAJIAN TEORI. Tema desain yang digunakan pada proyek Komples Wisata Budaya di Kota
BAB V KAJIAN TEORI 5.1 Kajian Teori Penekanan Desain 5.1.1 Teori Tema Desain Tema desain yang digunakan pada proyek Komples Wisata Budaya di Kota Solo menggunakan langgam arsitektur Neo-Vernakular. Arsitektur
PENGENDALIAN CACAT AKUSTIK GEDUNG SULTAN SURIANSYAH DITINJAU DARI ASPEK PERANCANGAN ARSITEKTUR
INFO TEKNIK Volume 7 No. 2, Desember 2006 (89-96) PENGENDALIAN CACAT AKUSTIK GEDUNG SULTAN SURIANSYAH DITINJAU DARI ASPEK PERANCANGAN ARSITEKTUR Akbar Rahman 1 Abstrack - Acoustic factor in building is
LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 STUDIO TUGAS AKHIR SEMESTER I TAHUN 2007/2008 JAKARTA MUSIC ARENA. oleh: FAHRY ADHITYA PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
LAPORAN PERANCANGAN AR 40Z0 STUDIO TUGAS AKHIR SEMESTER I TAHUN 2007/2008 JAKARTA MUSIC ARENA oleh: FAHRY ADHITYA 15203021 PROGRAM STUDI ARSITEKTUR SEKO LAH ARSITEKTUR PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN
PENGARUH LAY OUT BANGUNAN DAN JENIS MATERIAL SERAP PADA KINERJA AKUSTIK RUANG KELAS SEKOLAH DASAR DI SURABAYA TITI AYU PAWESTRI
PENGARUH LAY OUT BANGUNAN DAN JENIS MATERIAL SERAP PADA KINERJA AKUSTIK RUANG KELAS SEKOLAH DASAR DI SURABAYA TITI AYU PAWESTRI 3208204001 Latar belakang pelebaran jalan akibat perkembangan kota mengakibatkan
BAB I PENDAHULUAN. 1 Leslie L.Doelle dan L. Prasetio, Akustik Lingkungan, 1993, hlm. 91
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perancangan interior suatu ruang berfungsi untuk memberikan kenyamanan bagi penghuninya, baik secara fisik maupun non-fisik. Salah satu kenyamanan tersebut adalah kenyamanan
1. Tingkat pendengaran (listening level), biasanya besaran ini dinyatakan dengan besaran dba.
ika penerimanya adalah manusia atau orang, bukan mikrophone untuk perekaman misalnya, maka karakteristik medan suara yang diterima itu dapat dinyatakan dengan 4 parameter utama yaitu : KONSEP DASAR AKUSTIK
