APLIKASI WEB DATA SPASIAL KEPENDUDUKAN INDONESIA DENGAN SCALABLE VECTOR GRAPHICS (SVG)
|
|
|
- Hendri Adi Setiawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, ISSN: APLIKASI WEB DATA SPASIAL KEPENDUDUKAN INDONESIA DENGAN SCALABLE VECTOR GRAPHICS (SVG) Yudha Widiatmoko, Fathul Wahid Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km. 14 Yogyakarta Telp. (0274) ext. 122, Faks. (0274) ext ABSTRAK SVG merupakan format pemrograman baru yang dikembangkan khususnya di bidang grafik pada bidang Sistem Informasi Geografis (SIG). Dalam perkembangannya, SVG juga dapat dijadikan bahasa pemrograman untuk membangun situs yang menarik. SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru dalam web graphic untuk menampilkan grafik serta mendeskripsikan gambar 2 dimensi dalam pengembangan web yang berbasis XML (extensible Markup Language). Studi kasus yang dikembangkan adalah aplikasi data spasial kependudukan yang diimplementasikan kedalam web server apache menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Kata kunci: Kependudukan, web grafik, data spasial. 1. PENDAHULUAN Negara Indonesia secara astronomi terletak pada posisi BT sampai BT dan 6 08 LU sampai LS, dimana untuk daerah khatulistiwa 1 ekivalen dengan 111 km, yaitu ± Km 2 dengan total wilayah darat ± Km 2 dan dibagi menjadi 33 propinsi. Sebagai Negara nomor 4 terbesar di dunia dengan jumlah penduduk pertengahan tahun 2003 sebesar ± jiwa sehingga rata-rata setiap 1 Km 2 di Indonesia dihuni sekitar 131 jiwa/km 2. Luasnya wilayah dan padatnya penduduk Indonesia akan dapat dengan mudah di monitor jika terdapat sistem untuk memonitoring secara berkala mengenai kepadatan penduduk di Indonesia. Maka dari itu perlu adanya sebuah sistem berbasis komputer yang mampu menangani informasi data kependudukan atau demografi. 2. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana membangun sistem berbasis web sebagai penyedia informasi kependudukan yaitu data kepadatan penduduk dan informasi data spasial lainnya yang dapat diakses dengan cepat dan akurat. Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006,
2 3. BATASAN MASALAH a. Sistem hanya menangani informasi perubahan data penduduk yang meliputi data kepadatan penduduk, data angka kelahiran (natalitas), data angka kematian (mortalitas), data jenis kelamin, dan data warga Negara asing di Indonesia. b. Sistem dapat menampilkan informasi tentang data spasial, wilayah geografis, dan data kependudukan dalam lingkup sebatas wilayah propinsi dan kabupaten di Indonesia. c. Sistem menampilkan data kepadatan penduduk (demografi) yang divisualisasikan dalam bentuk peta wilayah Indonesia yang terbagi menjadi 33 propinsi. d. Peta geografis Indonesia dibuat dengan SVG (Scalable Vector Graphics). e. Sistem ini dirancang dan dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database, serta web server apache. 4. TUJUAN PENELITIAN Tujuan penelitian adalah membuat sistem yang dapat mempermudah dan mempercepat pencarian informasi yang dibutuhkan oleh pengguna (user) tentang data kependudukan beserta peta lokasi dari setiap propinsi di Indonesia secara realtime. 5. LANDASAN TEORI 5.1 Data Spasial Sistem Informasi Geografis Dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) model data yang akan digunakan dari bentuk dunia nyata harus diimplementasikan ke dalam basisdata. Data ini dimasukkan ke dalam komputer yang kemudian memanipulasi objek dasar yang memiliki atribut geometri (entity spasial/entity geografis) (Prahasta, 2002a). Data spasial sendiri pada dasarnya mempunyai banyak pengertian, namun dapat disimpulkan bahwa data spasial adalah suatu entitas data dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat dikelola, dianalisa dan dapat memetakan informasi objek keruangan beserta data-data atributnya serta dapat disimpan di dalam database dan dapat ditampilkan kedalam suatu sistem yang terpadu sehingga dapat mendukung dalam pengambilan keputusan. Model data raster merupakan salah satu macam dari data spasial yang menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matriks atau piksel-piksel yang membentuk grid. Setiap piksel atau sel ini memiliki atribut sendiri, termasuk koordinat yang unik (disudut grid, dipusat grid ataupun ditempat lainnya). Akurasi model data ini sangat bergantung pada resolusi atau ukuran pikselnya di permukaan bumi. Entity spasial raster disimpan pada layer yang secara fungsionalitas direlasikan dengan unsur-unsur petanya. Sumber entity spasial raster bisa didapatkan dari citra satelit, radar, atau ketinggian digital. Sedangkan model data vektor menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis-garis atau kurva, 28 Widiatmoko & Wahid Aplikasi Web Data Spasial Kependudukan dengan SVG
3 atau poligon beserta atribut-atributnya. Bentuk-bentuk dasar representasi data spasial ini di dalam sistem model data vektor didefinisikan oleh sistem koordinat kartesian dua dimensi (X,Y). Di dalam model data spasial vektor, garis-garis atau kurva (busur atau arcs) merupakan sekumpulan titik-titik terurut yang saling berhubungan (Prahasta, 2002a). 5.2 Pengertian SVG (Scalable Vector Graphic) SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru dalam web graphic yang telah direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk menampilkan grafik serta mendeskripsikan gambar 2 dimensi dalam pengembangan web yang berbasis XML (extensible Markup Language). Penyimpanan file SVG dilakukan dengan cara memberi nama ekstensinya dengan.svg (memakai huruf kecil semua), dan untuk menyimpan file SVG yang terkompresi memakai ekstensi.svgz (semua memakai huruf kecil). 5.3 Fungsi SVG Pada dasarnya, SVG dapat digunakan untuk membuat tiga jenis objek grafik, yaitu: path (terdiri dari garis lurus dan kurva), gambar, dan teks. Obyek graphical dapat di group-kan, diberi style, di transformasi ke dalam bentuk baru yang telah dirender. SVG dapat dibuat interaktif dan dinamis dengan cara manipulasi pada script-nya. SVG dapat mengkreasikan sebuah grafik yang terdiri dari banyak vektor yang berbeda-beda. Sebuah vektor pada dasarnya adalah garis yang menghubungkan dua titik (Januar, 2003). 6. PERANCANGAN SISTEM 6.1 Analisis Kebutuhan Input Perangkat lunak yang dibangun membutuhkan beberapa input yaitu: 1. Informasi dan berita terkini (newsflash) yang berhubungan dengan kependudukan. 2. Data otorisasi untuk administrator. 3. Kata kunci untuk pencarian berita yang diinginkan. 4. Buku tamu pengunjung. 5. Forum Interaksi. 6. Data-data kependudukan (demografi) Indonesia. 7. Galeri foto yang berisis data koleksi foto yang berkaitan dengan kependudukan. 6.2 Analisis Proses Pada perangkat lunak yang dibuat akan terjadi beberapa proses yaitu: 1. Proses otorisasi pada administrator. Pada proses ini digunakan oleh admistrator untuk melakukan entry atau masukkan kedalam sistem basisdata. 2. Proses edit basisdata oleh admin. Pada proses ini digunakan oleh admistrator untuk melakukan edit atau ubahan dalam sistem basisdata. Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006,
4 3. Proses hapus basisdata oleh admin. Pada proses ini digunakan oleh admistrator untuk melakukan delete atau penghapusan dalam sistem basisdata. 6.3 Analisis Output Output yang diharapkan yaitu antarmuka berbasis web yang dapat menampilkan berita-berita dan informasi kependudukan di Indonesia yang terdapat pada halaman utama dan menampilkan data-data kependudukan berdasarkan hasil input secara realtime pada antarmuka. 6.4 Diagram Konteks Desain sistem aplikasi data spasial kependudukan dimulai dari bentuk yang paling global yaitu diagram konteks, kemudian diagram konteks ini diturunkan sampai bentuk yang paling detail. Aliran data bersumber pada administrator, yang memasukkan dan mengubah semua informasi, berita maupun data, dan semua diproses akan ditampilkan ke dalam website meliputi informasi, berita dan data terbaru. Data dan berita ataupun informasi terbaru dari sistem yang ditampilkan secara detail adalah sesuai dengan permintaan atau request user. Gambar lengkapnya dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Diagram Konteks Sistem 6.5 Data Flow Diagram Level 1 Pada diagram arus data level 1 (DFD Level 1) terdiri dari delapan proses utama yaitu pada administrator memproses input data, edit data, hapus data oleh admin, input forum, buku tamu oleh pengunjung, proses lihat data bukutamu pengunjung beserta data demografi dan informasi berita lainnya dalam aplikasi. Secara keseluruhan DFD level 1 dapat dilihat pada Gambar Widiatmoko & Wahid Aplikasi Web Data Spasial Kependudukan dengan SVG
5 Gambar 2. DFD Level Data Flow Diagram Level 2 Proses Data Demografi Pada proses diagram arus data level 2 proses data ini terdapat proses administrasi input, edit dan hapus pada data demografi yang terdiri dari demografi jumlah penduduk, mortalitas, natalitas dan WNA (warga negara asing) yang tinggal dan menetap di Indonesia dan data-data tersebut dapat dilihat oleh Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006,
6 pengguna (user). Selengkapnya diagram arus data level 2 untuk proses data ini ditampilkan pada Gambar 3. Gambar 3. DFD Level 2 Proses Data Demografi 7. HASIL DAN PEMBAHASAN Secara garis besar, perangkat lunak diimplementasikan pada dua lingkungan kerja (platform), yaitu lingkungan pengembangan dan lingkungan target (runtime) yang meliputi berbagai macam spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan oleh sistem. 7.1 Lingkungan Pengembangan Untuk dapat melakukan pengembangan perangkat lunak dengan nyaman dan memadai, spesifikasi perangkat keras komputer juga harus diperhatikan. Berikut spesifikasi yang direkomendasikan: 1. Processor berbasis prosesor Intel atau AMD dengan minimum kecepatan 1 GHz atau lebih. 2. Kapasitas memori (RAM) 256 MB atau lebih. 3. Alokasi ruang harddisk 1 GB atau lebih. 4. Modem dengan kecepatan minimum 56 Kbps untuk melakukan akses ke internet atau perangkat Ethernet card (LAN card) 32 Widiatmoko & Wahid Aplikasi Web Data Spasial Kependudukan dengan SVG
7 5. Sistem operasi Microsoft Windows 2000 Profesional. 6. Macromedia Dreamweaver MX Corel Draw UltraEdit c Text Editor 9. Adobe SVG Viewer atau Corel SVG Viewer Apache2Triad Webserver 7.2 Lingkungan Target Komputer pengguna (user) yang merupakan target device, harus memenuhi spesifikasi minimum sebagai berikut: 1. Processor berbasis Intel atau AMD dengan kecepatan 1 GHz atau lebih. 2. Kapasitas memori (RAM) 256 MB atau lebih. 3. Alokasi ruang harddisk 1 GB atau lebih. 4. Modem dengan kecepatan minimum 56 Kbps untuk melakukan akses ke internet atau perangkat Ethernet card (LAN card). 5. Sistem operasi Microsoft Windows 2000 Profesional atau lebih baik. 6. Web browser (Internet Explorer 7.0, Opera 8.0, dll), yang mendukung format SVG (Scalable Vector Graphics) 8. IMPLEMENTASI SISTEM Proses implementasi secara umum melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: 1. Melakukan pemeriksaan pada seluruh perangkat keras (Hardware) yang digunakan untuk pembuatan aplikasi seperti personal computer (PC), modem, LAN card dan perangkat keras pendukung lainnya agar tidak muncul asumsiasumsi salah yang diakibatkan oleh kerusakan sebagian atau seluruh perangkat keras yang digunakan. 2. Melakukan konfigurasi perangkat lunak (software) pada perangkat komputer maupun perangkat pendukung lainnya seperti instalasi dan konfigurasi web server apache dan instalasi SVG viewer pada komputer server lokal, dan instalasi dan konfigurasi driver perangkat lunak lainnya. 3. Melakukan pengembangan aplikasi pada perangkat komputer dan menguji kinerja aplikasi tersebut menggunakan web server lokal. Implementasi sistem lebih menitikberatkan pada tampilan antar muka dari halaman-halaman web. Format PHP yang digunakan adalah format perpaduan antara HTML yang ditambah dengan perintah PHP dimana format HTML yang digunakan adalah format standar yang dibuat dengan bantuan tool-tool seperti Macromedia Dreamweaver dan UltraEdit-32 untuk editing script. Untuk image dan grafis dibuat dengan menggunakan Adobe Photoshop, Corel Draw, dan Macromedia Fireworks agar tampilan agar lebih menarik. Implementasi sistem pada server lebih ditekankan pada aplikasi web yang langsung berhubungan dengan server, misalkan yaitu pada halaman berita (newsflash), Info halaman utama, menu admin dan menu user yang langsung berhubungan dengan database MySQL. Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006,
8 8.1 Tampilan Halaman Utama (Beranda) Pada halaman utama tersedia beberapa menu dan fitur-fitur yang dapat dipergunakan. Pada header, menu beranda yang mengacu pada halaman indeks itu sendiri. Menu bukutamu untuk para pengunjung, yang bersedia mengisi dan memberikan sedikit pesan dan kesannya. Menu forum interaksi merupakan forum bahasan topik permasalahan yang hangat terjadi, serta para pengunjung dapat menanggapi suatu bahasan topik tersebut. Menu galeri foto berisi album foto yang behubungan dengan kependudukan di Indonesia. Dan yang paling utama pada menu peta demografi yang berisi data spasial demografi beserta dengan peta geografis indonesia. Pada menu beranda yang merupakan index.php terdapat output berupa tampilan informasi pada isi halaman utama dan berita (newsflash) yang telah dikelola oleh administrator. Dan pengunjung dapat melihat informasi dan beritaberita secara lebih detail, beserta daftar berita-berita yang lain yang dapat dilink. Lebih lengkapnya dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. Halaman Utama Web 8.2 Tampilan Halaman Menu Control Panel Administrator Dan setelah seorang user berhasil mengakses atau login ke dalam control panel, maka username beserta password tersebut akan disimpan kedalam session di server, dan pada setiap halaman web pada control panel dilakukan pengecekan session, apakah sudah terdaftar atau belum session user tersebut pada server. 34 Widiatmoko & Wahid Aplikasi Web Data Spasial Kependudukan dengan SVG
9 Setelah user dapat login dengan benar dan telah tercatat pada session di server. Maka dia berhak untuk mengakses kontrol panel,yakni halaman admin.php. Dimana disini terdapat menu-menu yang digunakan untuk menambah, mengubah ataupun menghapus data-data yang akan ditampilkan di website. Baik itu database, berita maupun isi dari halaman web itu sendiri. Lebih lengkapnya dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 5. Halaman Menu Control Panel Administrator Menu-menu yang ada di kontrol panel administartor website ini adalah sebagai berikut: 1. Menu Admin, untuk merubah data user administrator. 2. Menu Content, untuk menambah, mengubah dan menghapus isi halaman utama. 3. Menu Buku tamu, untuk menambah, mengubah dan menghapus data buku tamu. 4. Menu Forum Diskusi, untuk menambah, mengubah dan menghapus data forum. 5. Menu Newsflash, untuk menambah, mengubah dan menghapus data isi berita. Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006,
10 6. Menu Aturan Kategori, untuk menambah, mengubah dan menghapus kategori data spasial berdasarkan aturan warnanya. 7. Menu Propinsi, untuk menambah, mengubah dan menghapus nama propinsi 8. Menu Kabupaten, untuk menambah, mengubah dan menghapus nama kabupaten berdasarkan propinsinya. 9. Menu Label Nama,untukmemberikan label nama pada peta. 10. Menu Legenda peta, untuk memberkan informasi dan keterangan legenda warna pada peta. 11. Menu matriks Propinsi, untuk menambah, mengubah dan menghapus variabel matriks propinsi. 12. Menu matriks Kabupaten, untuk menambah, mengubah dan menghapus variabel matriks kabupaten. 13. Menu Data Spasial Demografi jumlah penduduk Propinsi, untuk menambah, mengubah dan menghapus data-data jumlah kepadatan penduduk propinsi di Indonesia 14. Menu Data Spasial Demografi jumlah penduduk Kabupaten, untuk menambah, mengubah dan menghapus data-data jumlah kepadatan penduduk kabupaten di Indonesia 15. Menu Data Spasial Natalitas Mortalitas Propinsi, untuk menambah, mengubah dan menghapus data-data kelahiran dan kematian propinsi di Indonesia 16. Menu Data Spasial Natalitas Mortalitas Kabupaten, untuk menambah, mengubah dan menghapus data-data kelahiran dan kematian kabupaten di Indonesia 17. Menu Data Spasial WNA Propinsi, untuk menambah, mengubah dan menghapus data-data warga negara asing propinsi di Indonesia 18. Menu Data Spasial WNA Kabupaten, untuk menambah, mengubah dan menghapus data-data warga negara asing kabupaten di Indonesia. 9. SIMPULAN Setelah menyelesaikan pembuatan aplikasi data spasial kependudukan di Indonesia menggunakan SVG (Scalable Vector Graphics) berbasis web, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Implementasi teknologi SVG (Scalable Vector Graphics) hanya dapat digunakan pada browser yang telah memiliki kemampuan pembacaan dan mengolah format data SVG (Scalable Vector Graphics). 2. Teknologi SVG (Scalable Vector Graphics) dapat di aplikasikan secara langsung ke dalam bentuk web, dengan maupun tanpa didukung oleh bahasa pemrograman yang lain, seperti HTML, PHP maupun ASP. 3. Aplikasi Teknologi SVG (Scalable Vector Graphics) dapat dikembangkan lebih lanjut pada penggunaan aplikasi-aplikasi perangkat lunak dan berbagai studi kasus yang lain karena kelebihannya yang scalable yaitu tanpa merubah kualitasnya. 4. Dalam aplikasi yang umum SVG belum dikenal luas untuk membantu menampilkan suatu situs website selain bahasa pemrograman yang lain dan 36 Widiatmoko & Wahid Aplikasi Web Data Spasial Kependudukan dengan SVG
11
APLIKASI WEB DATA SPASIAL KEPENDUDUKAN INDONESIA DENGAN SCALABLE VECTOR GRAPHICS (SVG)
Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 27-37 ISSN: 0854-4743 APLIKASI WEB DATA SPASIAL KEPENDUDUKAN INDONESIA DENGAN SCALABLE VECTOR GRAPHICS (SVG) Yudha Widiatmoko, Fathul Wahid Jurusan Teknik Informatika,
APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP
Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 13-26 ISSN: 0854-4743 APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP M. Irfan Ashshidiq, M. Andri Setiawan, Fathul Wahid Jurusan Teknik Informatika,
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Halaman antar muka program terdapat pada tampilan hasil. Tampilan hasil tersebut menjadi interface program yang menghubungkan antara admin dengan user, dari
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Tampilan aplikasi perancangan SIG lokasi klinik hewan di wilayah Medan akan tampil baik menggunakan Mozilla Firefox, untuk menjalankan aplikasi ini buka Mozilla
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
51 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan perancang sistem informasi data alumni berbasis WAP yang terdiri dari beberapa bagian berikut
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LOKASI HOTEL DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN SVG
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LOKASI HOTEL DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN SVG Putu Kussa Laksana Utama 1, Amir Fatah Sofyan 2 Abstract Sistem Informasi Geografis Lokasi Hotel di Yogyakarta
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelas tentang tampilan-tampilan yang ada pada Sistem
BAB III PEMBAHASAN. Perancangan Antarmuka meliputi perancangan struktur menu dan perancangan tampilan pada tampilan user.
BAB III PEMBAHASAN 3.1 Perancangan Antarmuka Perancangan Antarmuka meliputi perancangan struktur menu dan perancangan tampilan pada tampilan user. 3.1.1 Perancangan Struktur Menu User Pembuatan Aplikasi
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN KULON PROGO BERBASIS WEB
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN KULON PROGO BERBASIS WEB Yusuf Mulyono 1) Yusuf Mulyono, 2) Marti Widya Sari, M.Eng 3) M. Fairuzabadi, M.Kom ABSTRAK Di Kabupaten Kulon Progo terdapat
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1. Perancangan Sistem Membuat suatu situs memerlukan persiapan, perencanaan yang baik, tujuan yang jelas dan percobaan yang berulang-ulang karena menyangkut semua elemen yang
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Tampilan hasil dari aplikasi Sistem Informasi Geografis Lokasi Loket Pemesanan Tiket Antar Provinsi di Kota Medan berbasis web ini akan dijelaskan pada sub
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Sistem merupakan sekumpulan elemen yang satuan. fungsinya saling berhubungan dan bertanggungjawab
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Sistem merupakan sekumpulan elemen yang satuan fungsinya saling berhubungan dan bertanggungjawab melaksanakan proses pengolahan data dari masukan
BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI
BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI Implementasi adalah tahap penerapan sekaligus pengujian bagi sistem baru serta merupakan tahap dimana aplikasi siap dioperasikan pada keadaan yang sebenarnya, efektifitas
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 Implementasi Pembuatan Sistem 5.1.1 Lingkungan Pemrograman Implementasi dari Website KUA Lembang ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan mengandalkan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. diidentifikasi lalu dicarikan solusinya. Dalam tahap ini akan diuraikan beberapa
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem adalah proses menganalisa permasalahan untuk dipahami, diidentifikasi lalu dicarikan solusinya. Dalam tahap ini akan diuraikan beberapa
BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI
81 BAB V PEMBAHASAN DAN IMPLEMENTASI 5.1 Implementasi Sistem Implementasi adalah tahap penerapan dan sekaligus pengujian bagi sistem berdasarkan hasil analisa dan perancangan yang telah dilakukan pada
Bab 3. Metode Perancangan
Bab 3 Metode Perancangan 3.1 Metode Perancangan Sistem Pada bab ini akan memuat langkah-langkah yang akan dikerjakan untuk perancangan sistem sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan. Perancangan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis Sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Tampilan Hasil Tampilan di bawah ini adalah halaman pada menu utama dari sistem yang penulis buat yang terdiri dari beberapa menu diantaranya adalah : 1. Home 2. Info 3.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Perancangan Perangkat Lunak Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Berbasis Web. Website ini terdiri
PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI SARANA PROMOSI PADA MTs MA ARIF NU 1 AJIBARANG. Oleh: Lina Rahmawati Sistem Informasi, STMIK Amikom Purwokerto ABSTRAKS
PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI SARANA PROMOSI PADA MTs MA ARIF NU 1 AJIBARANG Oleh: Lina Rahmawati Sistem, STMIK Amikom Purwokerto ABSTRAKS Penelitian ini berjudul Perancangan Website Sebagai Sarana Promosi
BAB V IMPLEMENTASI SISTEM
BAB V IMPLEMENTASI SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan implementasi dari Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penilaian kinerja yang sudah dibangun 5.1 Lingkungan Implementasi Lingkungan implementasi meliputi
BAB III PEMBAHASAN. pada website masih bersimafat statis dan proses update data belum secara online
BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisis Masalah Analisis permasalahan sistem yang ada adalah dimana proses dalam perorganisasian data pada website masih bersimafat statis dan proses update data belum secara online
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah melakukan analisis dan perancangan terhadap situs web yang akan dibangun, tahapan selanjutnya adalah implementasi dan pengujian. Pada tahapan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu
21 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung. Waktu penelitian dilakukan
BAB IV PEMBAHASAN. grafik dengan menggunakan diagram relasi entitas (ERD). Diagaram relasi entitas
BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Analisis Basisdata Struktur logika dari suatu database dapat digambarkan kedalam sebuah grafik dengan menggunakan diagram relasi entitas (ERD). Diagaram relasi entitas ini dibutuhkan
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. (user) dan fungsinya, diagram alir sistem, perancangan basis data,
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Deskripsi Sistem Komponen yang diperlukan untuk menganalisis kebutuhan dari objek yang dibangun antara lain sistem pendukung. Pengguna (user) dan fungsinya, diagram
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Halaman antar muka program terdapat pada tampilan hasil. Tampilan hasil tersebut menjadi interface program yang menghubungkan antara admin dengan user,
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Implementasi adalah penerapan cara kerja sistem berdasarkan hasil analisa dan juga perancangan yang telah dibuat sebelumnya ke dalam suatu bahasa pemrograman
BAB I PENDAHULUAN. Sebagaimana diketahui, Sistem Informasi Geografis merupakan Sistem. yang dapat menjelaskan situasi dan keadaan tempat tersebut.
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sebagaimana diketahui, Sistem Informasi Geografis merupakan Sistem Informasi yang menunjukkan letak atau pemetaan pada suatu tempat. Dimana yang dapat menjelaskan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Dari hasil penelitian, analisis, perancangan dan pengembangan sistem yang diusulkan, maka hasil akhir yang diperoleh adalah sebuah perangkat lunak Sistem
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN APLIKASI. Sistem pengolahan data merupakan satu kesatuan kegiatan pengolahan
126 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN APLIKASI 4.1. Kebutuhan Sistem Sistem pengolahan data merupakan satu kesatuan kegiatan pengolahan data atau informasi yang terdiri dari prosedur dan pelaksana data.
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisis Kebutuhan Komponen yang diperlukan untuk menganalisis kebutuhan dari objek yang akan dibangun antara lain sistem pendukung, diagram alir sistem, perancangan
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Dalam penerapan aplikasi web penjualan ini pada PD Berkat Cahaya Kontraktor, maka sarana-sarana yang dibutuhkan untuk menjalankannya harus tersedia. Sarana-sarana
BAB III METODE PENELITIAN. Tugas Akhir ini dilaksanakan di Lab Teknik Komputer Jurusan Teknik Elektro
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Tugas Akhir ini dilaksanakan di Lab Teknik Komputer Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung pada April 2010 September 2010 B. Alat dan Bahan
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Untuk membangun suatu sistem yang berupa Sistem Informasi Peminjaman
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Untuk membangun suatu sistem yang berupa Sistem Informasi Peminjaman Online Buku yang berbasis Web, terlebih dahulu penulis merencanakan bagaimana alur kerja
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1 Implementasi Sistem Tahap Implementasi dan Pengujian Sistem, Dilakukan setelah tahap analisis dan Perancangan Selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan
pengembangan dari pengolahan data alumni SMK Widya Yahya Gadingrejo, yang
17 BAB III. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Sistem informasi alumni SMK Widya Yahya Gadingrejo merupakan pengembangan dari pengolahan data alumni SMK Widya Yahya Gadingrejo, yang menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Pengetahuan Alam dan Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian
Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem
Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem Metode adalah cara atau prosedur yang dipergunakan untuk memecahkan suatu masalah penelitian. Sedangkan penelitian adalah suatu proses dalam menemukan sesuatu, baik
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Untuk menjalankan sistem ini, dibutuhkan perangkat keras (hardware) dan
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Untuk menjalankan sistem ini, dibutuhkan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang harus memenuhi syarat minimal dalam spesifikasinya.
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut dari hasil perancangan di Bab III maka ditabel hasil uji coba dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan
BAB I PERSYARATAN PRODUK
BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1. Pendahuluan Di dalam era Internet maupun intranet yang berkembang kian pesat, telah melahirkan sebuah tuntutan terhadap penguasaan dalam pembuatan situs web (website). Sebuah
BAB I PENDAHULUAN. capture, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, kondisi bumi. Teknologi Georaphic Information System mengintegrasikan
1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sistem Informasi Georafis atau Georaphic Information System (GIS) merupakan suatu sistem informasi yang berbasis komputer, dirancang untuk bekerja dengan menggunakan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA. yang digunakan untuk memperjelaskan tentang tampilan-tampilan yang ada pada
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelaskan tentang tampilan-tampilan yang ada pada Program
BAB III PEMBAHASAN. Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem
BAB III PEMBAHASAN 3.1. Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang manual, yaitu dengan melakukan pembukuan untuk seluruh data dan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Saat ini, sistem peminjaman dan pengembalian buku yang dilakukan di perpustakaan SMA Karya Pembangunan 2 Bangun masih menggunakan
Gambar Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Langkah Dua)
Gambar 4.149 Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Langkah Dua) 270 Gambar 4.150 Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Cek) 271 Gambar 4.151 Rancangan Layar Halaman Nilai Guru 272 Gambar 4.152 Rancangan Layar
Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Potensi Usaha Industri Kreatif
Jurnal CoreIT, Vol.2, No.1, Juni 26 Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Potensi Usaha Industri Kreatif Eko Budi Setiawan 1 1 Program Studi Teknik Informatika, Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipatiukur
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. web ini yang di lakukan secara online dengan webhosting. Tahapan ini dilakukan
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Pada bab ini akan dilakukan implementasi dan pengujian terhadap aplikasi web ini yang di lakukan secara online dengan webhosting. Tahapan ini dilakukan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Pada bab ini menjelaskan hasil dari perancangan serta uji coba yang dilakukan dari sistem yang telah selesai dibangun. Hasil sistem yang dibuat merupakan sistem informasi
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
52 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 IMPLEMENTASI Tahap implementasi merupakan tahap menterjemahkan perancangan berdasarkan hasil analisa yang bisa dibaca atau dimengerti oleh bahasa mesin serta penerapan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dari teori siklus hidup pengembangan sistem sesuai dengan sub bab 2.6. Adapun
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini dijelaskan tentang analisis dan perancangan dari sistem atau aplikasi yang akan dibuat, yaitu Rancang Bangun Aplikasi Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Pada bab ini akan di jelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelas tentang tampilan-tampilan yang ada pada Sistem
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Mendefenisikan Web dalam Macromedia Dreamweaver 8
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Mendefenisikan Web dalam Macromedia Dreamweaver 8 Sebelum membangun web yang akan kita buat, pertama kali yang dilakukan adalah file tersusun rapi dan terkumpul dalam satu
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang berjalan Proses yang sedang berjalan dalam penginformasian mengenai data lokasi Kantor Kecamatan di Kota Medan masih menggunakan daftar tabel
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu
PENGEMBANGAN APLIKASI LAYANAN PERTANAHAN BERBASIS WEB PADA KANTOR BPN (BADAN PERTANAHAN NASIONAL) KABUPATEN BADUNG
PENGEMBANGAN APLIKASI LAYANAN PERTANAHAN BERBASIS WEB PADA KANTOR BPN (BADAN PERTANAHAN NASIONAL) KABUPATEN BADUNG Herry Sofyan 1), Yuli Fauziah 2), I Gede Yoby Negara 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Informatika
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. untuk mendukung pembangunan dan implementasi sistem.
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Implementasi website pada Mal Puri Indah membutuhkan beberapa sarana yang untuk mendukung pembangunan dan implementasi sistem. 4.1.1 Sarana yang Dibutuhkan
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan implementasi dari penerapan konsep CRM pada perusahaan Sky Motosport berbasis web dan media sosial.. 5.1 Lingkungan Implementasi Lingkungan
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Pada implementasi sistem ini akan dijelaskan implementasi dari aplikasi sistem yang dari ruang implementasi, pengkodean dan interface dari aplikasi
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB SYABRIYANDI Program Studi S1 Teknik Informatika, STMIK U Budiyah Indonesia, Jl. Alue Naga, Desa Tibang Kota
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Informasi Geografis Pencarian Apotik terdekat di Kota Yogyakarta. Pada
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Penelitian yang sama pernah dilakukan sebelumnya oleh Bambang Pramono (2016) di STMIK AKAKOM dalam skripsinya yang berjudul Sistem Informasi
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan mesin pendingin ruangan (toshiba). Website ini terdiri
BAB I PENDAHULUAN. menjadi informasi dan didistribusikan untuk pemakai. apapun seiring dengan perkembangan teknologi. Semakin tingginya wawasan
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sistem Informasi Geografis merupakan suatu sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk menyimpan, mengolah dan menampilkan informasi bereferensi geografis, misalnya
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. siap untuk dioperasikan. Dalam implementasi pembuatan website Anbiyapedia ini
91 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementation (Implementasi) Tahap implementasi sistem ini merupakan tahap meletakan sistem supaya siap untuk dioperasikan. Dalam implementasi pembuatan website
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
75 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan mesin hoisting crane. Website ini terdiri dari
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah melalui tahap analisis dan tahap perancangan terhadap aplikasi berbasis web menggunakan framework codeigniter, tahapan selanjutnya adalah implementasi
BAB I PERSYARATAN PRODUK
BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1 Pendahuluan Teknologi informasi dalam segala bidang sangat dibutuhkan. Khususnya bidang pendidikan dalam pengembangan kemampuan berbahasa pemrograman. Media komunikasi yang
BAB II LANDASAN TEORI...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...i HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING... ii HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI... iii SURAT PERNYATAAN KARYA ASLI SKRIPSI...iv HALAMAN PERSEMBAHAN... v HALAMAN MOTTO...vi ABSTRAK... vii KATA
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelas tentang tampilan-tampilan yang ada pada aplikasi
BAB III METODE PENELITIAN. penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah :
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Pengumpulan Data Terdapat beberapa metode yang umum digunakan untuk mempermudah penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah : 1. Observasi (Observation)
Sistem Informasi Penjualan Handphone Pada Toko Ok Cell Pangandaran Berbasis Website
SISTEM INFORMASI PENJUALAN HANDPHONE PADA TOKO OK CELL PANGANDARAN BERBASIS WEBSITE Oleh : Kurniawan 1) 1) Alumni STMIK Amikom Purwokerto ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari pembuatan Sistem Informasi
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM. analisis dan perancangan dijadikan acuan dalam pembuatan kode program. Pada
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM 4.1 Implemetasi Sistem Implementasi sistem merupakan tahap meletakan sistem supaya dapat siap untuk dioperasikan. Implementasi merupakan tahap pengembangan dimana hasil analisis
BAB I PENDAHULUAN. mengintegrasikan data spasial (peta vektor dan citra digital), atribut (tabel sistem
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sistem informasi geografis, hingga saat ini merupakan suatu sistem yang sangat menarik. Sistem yang selalu dibuat untuk interaktif ini dapat mengintegrasikan data
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil 1. Tampilan Menu Utama Pada Halaman Menu Utama Sistem Informasi Geografis ini sebagai halaman pertama kali saat aplikasi ini dijalankan. Halaman ini berisi
TELEMATIKA, Vol. 06, No. 02, JANUARI, 2010, Pp ISSN X SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB LOKASI BAHAN GALIAN KABUPATEN PONOROGO
TELEMATIKA, Vol. 06, No. 02, JANUARI, 2010, Pp. 21 30 ISSN 1829-667X SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB LOKASI BAHAN GALIAN KABUPATEN PONOROGO Budi Santosa, Nur Heri Cahyana, Dita Ratna Kristanti
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1. Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini aan dijelaskan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Kebutuhan Perangkat Lunak Pada bab ini akan dibahas mengenai kebutuhan software (perangkat lunak) yang diperlukan untuk mendesain website sistem pendukung keputusan penentuan
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. antarmuka, menu yang tersedia pada sistem, form-form masukan, analisis kinerja
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini akan dibahas implementasi dari perancangan Sistem Informasi Geografis Pariwisata Pulau Bintan yang meliputi batasan implementasi, tampilan antarmuka, menu
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. bertujuan untuk memberikan gambaran dan rancangan bangun yang jelas
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisis Sistem Dalam menciptakan sebuah aplikasi sistem informasi kost online diperlukan perancangan suatu sistem yang baik dan tepat. Hal ini bertujuan untuk memberikan
lebih memilih internet sebagai sumber informasinya. Dengan alasan bahwa informasi yang disajikan akurat dan selalu baru. Salah satu bentuk pelayanan d
WEB SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNIVERSITAS DI DKI JAKARTA Lindra Yanita, Setia Wirawan Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya, 100, Pondok Cina,Depok
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. pembuatan sebuah web. Langkah ini sebagai gambaran apa saja yang
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisa dan Perancangan Sistem 2.1.1 Perencanaan Sistem Perencanaan sistem merupakan langkah awal dalam proses pembuatan sebuah web. Langkah ini sebagai gambaran apa
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Pendahuluan Tujuan dari tesis ini adalah untuk memberikan informasi kepada mahasiswa dan masyarakat umumnya dengan menerapkan teknik platform komputasi waktu pelayanan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Aplikasi Sistem Informasi Geografis Penentuan Distor Capasity Wilsu Cab. Lubuk Pakam Rayon Perbaungan Berbasis Web memiliki fungsi sebagai berikut : pegawai
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Aplikasi Sistem Informasi Geografis Lokasi Rumah Zakat di Kota Medan Berbasis Web memiliki fungsi sebagai berikut : masyarakat dapat mengetahui informasi
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Gambaran Umum Sistem aplikasi lelang proyek pengadaan barang atau jasa berbasis web pada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara secara umum merupakan alat untuk membantu
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berikut adalah tampilan hasil dan pembahasan dari Sistem Informasi Geografis Rumah Sakit Swasta di Kota Medan Berbasis Web. IV.1.1. Tampilan Hasil Menu
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
61 BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 Implementasi Pembuatan Sistem 5.1.1 Lingkungan Pemrograman Implementasi dari Aplikasi penyimpanan dan pemutaran video petunjuk pencarian ruangan Diskominfo Jawa
SISTEM INFORMASI LABORATORIUM KOMPUTER UKRIDA
Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer SISTEM INFORMASI LABORATORIUM KOMPUTER UKRIDA (The Information System of Ukrida Computer Laboratory) Andy Septianto, Florensa Rosani Purba* Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
PEMBUATAN WEBSITE INFORMASI MUSEUM DI JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DREAMWEAVER 8, PHP DAN MYSQL
PEMBUATAN WEBSITE INFORMASI MUSEUM DI JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DREAMWEAVER 8, PHP DAN MYSQL Nama NPM Jurusan Pembimbing : Wawan Fauzi : 1A113720 : Sistem Informasi : Dr. Ana Kurniawati, ST,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Tempat yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah Prodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Adapun penelitian
SISTEM INFORMASI BANK DATA DAN PENELUSURAN TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI BERBASIS WEB ( STUDY KASUS STMIK PRINGSEWU)
SISTEM INFORMASI BANK DATA DAN PENELUSURAN TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI BERBASIS WEB ( STUDY KASUS STMIK PRINGSEWU) Meilysa Puspita Sari Jurusan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
Implementasi Identifikasi Kendala Sistem Identifikasi Pengguna Administrator Pengujian Sistem Member Pengunjung atau umum HASIL DAN PEMBAHASAN
Implementasi Pada tahap ini CMS akan dibuat atau dikembangkan berdasarkan tahap-tahap pengembangan sistem yang telah dijelaskan sebelumnya dengan menggunakan software dan hardware yang diperlukan untuk
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap Implementasi sistem merupakan penerapan dari proses perancangan (design) yang telah ada. Pada tahapan ini terdapat dua cakupan spesifikasi
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari rancangan Sistem Informasi Geografis Lokasi Baby Shop di Kota Medan di Sumatera Utara dapat dilihat sebagai
