ED PSAK 66. exposure draft
|
|
|
- Inge Santoso
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan PENGATURAN BERSAMA Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta 0 Telp: (0) 0 Fax : (0) [email protected], [email protected] Juli 0
2 Exposure draft ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan untuk ditanggapi dan dikomentari. Saran dan masukan untuk menyempurnakan exposure draft dimungkinkan sebelum diterbitkannya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Tanggapan tertulis atas exposure draft paling lambat diterima pada September 0. Tanggapan dikirimkan ke: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jl. Sindanglaya No., Menteng, Jakarta 0 Telp: (0) 0 Fax: (0) [email protected], [email protected] Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia Exposure draft dibuat dengan tujuan untuk penyiapan tanggapan dan komentar yang akan dikirimkan ke Dewan Standar Akuntansi Keuangan. Penggandaan exposure draft oleh individu/organisasi/lembaga dianjurkan dan diizinkan untuk penggunaan di atas dan tidak untuk diperjualbelikan.
3 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK PENGANTAR DSAK telah menyetujui ED PSAK : Pengaturan Bersama dalam rapatnya pada tanggal Juli 0 untuk disebarluaskan dan ditanggapi oleh perusahaan, regulator, perguruan tinggi, pengurus dan anggota IAI, dan pihak lainnya. ED PSAK : Pengaturan Bersama menggantikan PSAK (00): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama dan ISAK : Pengendalian Bersama Entitas Kontribusi Aset Nonmoneter oleh Venturer. Tanggapan akan sangat berguna jika memaparkan permasalahan secara jelas dan alternatif saran yang didukung dengan alasan. ED PSAK ini disebarluaskan dalam bentuk buku, sisipan dokumen dalam majalah Akuntan Indonesia, dan situs IAI: 0 Jakarta, Juli 0 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Rosita Uli Sinaga Setiyono Miharjo Irsan Gunawan Budi Susanto Eddy R. Rasyid Liauw She Jin Sylvia Veronica Siregar Fadilah Kartikasasi Teguh -Supangkat Yunirwansyah Djohan Pinnarwan Danil S. Handaya Patricia Lianny Leo Ketua Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia iii
4 Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
5 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK PERMINTAAN TANGGAPAN Penerbitan ED PSAK : Pengaturan Bersama bertujuan untuk meminta tanggapan atas seluruh pengaturan dan paragraf dalam ED PSAK tersebut. Untuk memberikan panduan dalam memberikan tanggapan, berikut ini hal yang diharapkan masukannya:. Definisi, terminologi, dan jenis pengaturan bersama (paragraf 0, ) PSAK : Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama mengklasifikasikan ventura bersama menjadi tiga yaitu Pengendalian Bersama Aset (PBA), Pengendalian Bersama Operasi (PBO), dan Pengendalian Bersama Entitas (PBE). Klasifikasi ini didasarkan pada bentuk dan struktur ventura bersama. Penetapan perjanjian yang hanya didasarkan pada bentuk dan struktur saja dianggap kurang mampu merefleksikan hak dan kewajiban dari para pihak yang terlibat dalam ventura bersama tersebut. 0 ED PSAK memperkenalkan terminologi joint arrangements yang diterjemahkan menjadi pengaturan bersama. ED PSAK mengklasifikasikan pengaturan bersama hanya menjadi dua yaitu operasi bersama (joint operation) dan ventura bersama (joint venture). Operasi bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset dan kewajiban ter hadap liabilitas terkait dengan pengaturan tersebut. Para pihak tersebut disebut operator bersama. Ventura bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan yang memiliki hak atas aset neto pengaturan tersebut. Para pihak tersebut disebut venturer bersama. Klasifikasi tersebut didasarkan pada hak dan kewajiban yang dimiliki para pihak dalam pengaturan. Apakah Anda setuju dengan konsep pengaturan bersama dalam ED PSAK yang didasarkan pada hak dan kewajiban para pihak dalam pengaturan bersama, sehingga hanya mengklasifikasikan pengaturan bersama menjadi dua yaitu operasi bersama dan ventura bersama? Jika tidak, apa alasan Anda? Apakah Anda setuju dengan terminologi yang digunakan dalam ED PSAK yaitu joint arrangements, joint operation, dan joint venture diterjemahkan menjadi pengaturan bersama, operasi bersama, dan ventura bersama? Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia v
6 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK. Perlakuan akuntansi untuk pengaturan bersama (paragraf serta paragraf ) PSAK : Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama menetapkan persyaratan akuntansi yang berbeda, bergantung pada ada atau tidaknya entitas baru yang dibentuk. PBO dan PBA adalah perjanjian bersama yang tidak mensyaratkan adanya pembentukan entitas baru atau struktur keuangan baru yang terpisah dari para pihak. PSAK mensyaratkan para pihak dalam pengaturan tersebut untuk mengakui aset, liabilitas, pendapatan, dan beban yang timbul dari pengaturan. Ketika pengaturan dibentuk melalui entitas, PSAK mengklasifikasikannya sebagai PBE. Para pihak yang memiliki kepentingan dalam PBE diberikan pilihan dalam pencatatan akuntansinya, yaitu konsolidasi proporsional atau metode ekuitas. Adanya opsi metode konsolidasi proporsional dan metode ekuitas akan menyebabkan transaksi serupa dicatat dengan metode yang berbeda sehingga dapat menurunkan komparabilitas laporan keuangan. Oleh karena itu pilihan metode konsolidasi proporsional dihapus. 0 Apakah Anda setuju dengan ED PSAK untuk menghapus opsi metode konsolidasi proporsional? Jika tidak, apa alasan Anda?. Karakteristik pengaturan bersama (paragraf 0) ED PSAK memberikan karakteristik pengaturan bersama, yaitu: (a) Para pihak terikat oleh suatu pengaturan kontraktual (PP0 PP0). (b) Pengaturan kontraktual memberikan pengendalian bersama kepada dua tau lebih pihak dalam pengaturan tersebut (lihat paragraf 0 ). Apakah Anda setuju atas karakteristik pengaturan bersama yang ada dalam ED PSAK? Jika tidak, apa kriteria alternatif yang akan Anda usulkan, dan mengapa kriteria tersebut lebih tepat?. Pedoman penerapan (Lampiran B) ED PSAK memberikan Pedoman Penerapan terkait dengan pengaturan bersama, jenis pengaturan bersama, dan laporan keuangan para pihak dalam pengaturan bersama. vi Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
7 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK Apakah menurut Anda Pedoman Penerapan dalam ED PSAK telah mencukupi? Jika tidak, pedoman penerapan seperti apa yang menurut Anda perlu ditambahkan/dikurangi, dan apa alasan Anda?. Tanggal efektif (paragraf C0) ED PSAK diterapkan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal Januari 0. Apakah Anda setuju dengan tanggal efektif yang dianjurkan? Jika tidak, kapan tanggal efektif yang menurut Anda lebih tepat, dan apa alasan Anda?. Ketentuan transisi (paragraf C0 C) 0 ED PSAK paragraf C0 C0 memberikan ketentuan transisi dari metode konsolidasi proporsional ke metode ekuitas bagi Pengaturan Bersama Entitas (PBE) yang berdasarkan ED PSAK diklasifikasikan sebagai ventura bersama. ED PSAK paragraf C0 C memberikan ketentuan transisi dari metode ekuitas ke pencatatan untuk aset dan liabilitas berkenaan dengan kepentingannya dalam operasi bersama bagi Pengaturan Bersama Entitas (PBE) yang berdasarkan ED PSAK diklasifikasikan sebagai operasi bersama. Apakah Anda setuju dengan ketentuan transisi dalam ED PSAK? Jika tidak, ketentuan transisi seperti apa yang menurut Anda lebih tepat, dan apa alasan Anda?. Penerapan dini (Lampiran C) Ketentuan transisi IFRS : Joint Arrangements memperkenankan penerapan dini, sementara ED PSAK tidak menawarkan opsi tersebut. PSAK sebagai produk final dari ED PSAK direncanakan untuk berlaku efektif Januari 0, bersama dengan seluruh perubahan yang terkait dengan PSAK atas PSAK/ISAK lain. Opsi penerapan dini tidak ditawarkan dengan pertimbangan keselarasan penerapan Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia vii
8 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 (pemberlakuan efektif) antara PSAK dengan PSAK/ISAK lain yang terkena dampaknya. Apakah Anda setuju bahwa penerapan dini yang terdapat dalam IFRS tidak diperkenankan pada ED PSAK? Jika tidak, apa alasan Anda?. Contoh ilustratif (Contoh Ilustratif) ED PSAK dilengkapi dengan Contoh Ilustratif yang bukan merupakan bagian dari ED PSAK. Contoh Ilustratif mengilustrasikan penerapan aspek dari konsep yang diatur dalam ED PSAK, tetapi tidak dimaksudkan untuk memberian panduan yang bersifat interpretatif. Apakah Anda setuju dengan Contoh Ilustratif yang melengkapi ED PSAK? Jika tidak, contoh ilustratif seperti apa yang menurut Anda lebih tepat, dan apa alasan Anda?. Tanggapan lain Apakah Anda memiliki tanggapan atas isu lain yang terkait dengan ED PSAK? viii Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
9 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK IKHTISAR RINGKAS Secara umum perbedaan ED PSAK : Pengaturan Bersama dengan PSAK (00): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama. Perihal ED PSAK PSAK (00) Ruang Lingkup Diterapkan oleh semua entitas yang Diterapkan untuk akuntansi bagian merupakan pihak dalam pengaturan partisipasi dalam ventura bersama bersama. dan pelapor an aset, liabilitas, penghasilan dan beban ventura bersama dalam laporan keuangan venturer dan investor, terlepas dari struktur atau bentuk yang mendasari dilakukannya aktivitas ventura bersama. Tidak ada pengecualian dalam ruang Pengecualian dari ruang lingkup lingkup Tidak berlaku untuk bagian partisipasi venturer dalam pengendalian Pengecualian untuk ventura bersama yang dimiliki oleh atau dimiliki secara tidak langsung melalui entitas isasi modal ventura atau reksa dana, bersama yang dimiliki oleh organ- yang merupakan ventura bersama, unit perwalian, dan entitas sejenis atau reksa dana, unit perwalian, termasuk dana asuransi terhubung dan entitas sejenis termasuk dana investasi yang pada saat pengakuan 0 asuransi terhubung investasi, entitas awal ditetapkan pada nilai wajar dapat memilih untuk mengukur melalui laba rugi atau diklasifikasikan investasi tersebut pada nilai wajar sebagai dimiliki untuk dijual sesuai melalui laba rugi sesuai PSAK : PSAK : Instrumen Keuang an: Instrumen Keuang an: Pengakuan Pengakuan dan Peng ukuran. dan Peng ukuran. Pengecualian ini tidak lagi merupakan pengecualian dari ruang lingkup tetapi merupakan pengecualian dari penerapan metode ekuitas, sehingga pengaturan ini diatur dalam PSAK (0): Investasi pada Entitas Investasi dan Ventura Bersama. Jenis pengaturan Operasi Bersama Jenis pengendalian bersama: bersama Ventura Bersama Pengendalian Bersama Aset (PBA) Pengendalian Bersama Operasi (PBO) Pengendalian Bersama Entitas (PBE) Definisi Pengaturan bersama adalah pengaturan yang dua atau lebih pihaknya traktual di mana dua atau lebih pihak Ventura bersama adalah perjanjian kon- memiliki pengendalian bersama menjalankan aktifitas ekonomi yang Ventura bersama adalah pengaturan tunduk pada pengendalian bersama. yang para pihaknya memiliki pengendalian bersama atas pengaturan yang memiliki hak atas aset neto dari pengaturan tersebut. Operasi bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset dan kewajiban ter hadap liabilitas terkait dengan pengaturan tersebut Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia ix
10 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 Perihal Metode akuntansi ED PSAK Operator bersama mencatat bagiannya dalam operasi bersama atas aset dan liabilitas berkenaan dengan kepentingannya dalam operasi bersama. Venturer bersama mencatat bagiannya atas aset neto ventura bersama dengan menggunakan metode ekuitas. Metode konsolidasi proporsional dihapuskan. PSAK (00) Venturer dalam PBA dan PBO mencatat aset dan liabilitas terkait kepentingannya di PBA dan PBO tersebut. PBE diberikan dua pilihan pencatatan yaitu konsolidasi proporsional atau metode ekuitas. x Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
11 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK PERBEDAAN DENGAN IFRSs PSAK : Pengaturan Bersama mengadopsi seluruh pengaturan dalam IFRS Joint Arrangements per Januari 0, kecuali:. IFRS paragraf CA tentang amandemen Consolidated Financial Statements, Joint Arrangements and Disclosure of Interests in Other Entities: Transition Guidance (Amendments to IFRS, IFRS and IFRS ) tidak diadopsi karena tidak relevan. Adopsi IFRS menjadi PSAK menggunakan IFRS per Januari 0 yang telah mengakomodir amandemen tersebut.. IFRS paragraf C tentang tentang referensi terhadap IFRS tidak diadopsi karena tidak relevan. Hal ini karena Indonesia belum mengadopsi IFRS, sehingga referensi yang digunakan adalah PSAK : Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran yang diadopsi dari IAS : Financial Instruments: Recognition and Measurements.. IFRS Appendix D tentang amandemen terhadap IFRS lainnya 0 tidak diadopsi karena tidak relevan. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia xi
12 Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
13 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK Daftar isi PENDAHULUAN... Tujuan... Paragraf Pencapaian tujuan... 0 Ruang lingkup... PENGATURAN BERSAMA Pengendalian bersama... 0 Jenis pengaturan bersama... LAPORAN KEUANGAN PARA PIHAK DALAM PENGATURAN BERSAMA Operasi bersama... 0 Ventura bersama... LAMPIRAN A: DEFINISI ISTILAH LAMPIRAN B: PEDOMAN PENERAPAN Pengaturan bersama... PP0 PP Pengaturan kontraktual... PP0 PP0 Pengendalian bersama... PP0 PP Jenis pengaturan bersama (paragraf )... PP PP Klasifikasi pengaturan bersama... PP Struktur pengaturan bersama... PP PP Pengaturan Bersama yang tidak dibentuk melalui kendaraan terpisah... PP PP Pengaturan bersama yang dibentuk melalui kendaraan terpisah... PP PP Bentuk hukum kendaraan terpisah... PP PP Penaksiran persyaratan pengaturan kontraktual... PP PP Penaksiran fakta dan keadaan lain... PP PP Laporan keuangan pihak dalam pengaturan bersama (paragraf )... PP PP Akuntansi untuk penjualan atau kontribusi aset kepada operasi bersama... PP PP Akuntansi untuk pembelian aset dari operasi bersama... PP PP Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia xiii
14 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK LAMPIRAN C: TANGGAL EFEKTIF DAN KETENTUAN TRANSISI Tanggal efektif... C0 Ketentuan transisi... C0 Ventura Bersama Ketentuan Transisi dari Metode Konsolidasi Proporsional ke Metode Ekuitas... C0 C0 Operasi Bersama Ketentuan Transisi dari Metode Ekuitas ke Pencatatan untuk Aset dan Liabilitas... C0 C Referensi Periode Terdekat Sebelumnya... C C Penarikan... C CONTOH ILUSTRATIF 0 xiv Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
15 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PENGATURAN BERSAMA Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan : Pengaturan Bersama terdiri dari paragraf 0 dan Lampiran A, B, dan C. PSAK dilengkapi dengan Contoh Ilustratif yang bukan merupakan bagian dari PSAK. Seluruh paragraf dalam Pernyataan ini memiliki kekuatan mengatur yang sama. Paragraf yang dicetak dengan huruf tebal dan miring mengatur prinsip-prinsip utama. PSAK harus dibaca dalam konteks tujuan pengaturan dan Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan. PSAK : Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan memberikan dasar untuk memilih dan menerapkan kebijakan akuntansi ketika tidak ada panduan yang eksplisit. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur-unsur yang tidak material. PENDAHULUAN Tujuan 0. Pernyataan ini bertujuan untuk menetapkan prinsipprinsip pelaporan keuangan entitas yang memiliki kepentingan dalam pengaturan yang dikendalikan bersama (yaitu pengaturan bersama). Pencapaian Tujuan 0. Untuk mencapai tujuan dalam paragraf 0, Pernyataan ini mendefinisikan pengendalian bersama dan mensyaratkan entitas yang merupakan pihak dalam pengaturan bersama untuk menentukan jenis pengaturan bersama yang entitas tersebut terlibat di dalamnya dengan menaksir hak dan kewajibannya dan mencatat hak dan kewajiban tersebut sesuai dengan jenis pengaturan bersama. Ruang Lingkup 0. Pernyataan ini diterapkan oleh seluruh entitas yang merupakan pihak dalam pengaturan bersama. PENGATURAN BERSAMA 0. Pengaturan bersama adalah pengaturan yang dua atau lebih pihak memiliki pengendalian bersama. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
16 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 0. Pengaturan bersama memiliki karakteristik berikut ini: (a) Para pihak terikat oleh suatu pengaturan kontraktual (lihat paragraf PP0 PP0). (b) Pengaturan kontraktual memberikan pengendalian bersama kepada dua atau lebih pihak dalam pengaturan tersebut (lihat paragraf 0 ). 0. Suatu pengaturan bersama meliputi operasi bersama atau ventura bersama. Pengendalian Bersama 0. Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang ada hanya ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian. 0. Entitas yang merupakan pihak dalam pengaturan menaksir apakah pengaturan kontraktual memberikan kepada seluruh pihak, atau sekelompok pihak, pengendalian atas pengaturan secara kolektif. Seluruh pihak atau sekelompok pihak mengendalikan pengaturan secara kolektif ketika mereka harus bertindak bersama untuk mengarahkan aktivitas yang mempengaruhi secara signifikan imbal hasil yang berasal dari pengaturan tersebut (yaitu aktifitas relevan). 0. Setelah ditentukan bahwa seluruh pihak atau sekelompok pihak mengendalikan pengaturan tersebut secara kolektif, pengendalian bersama terjadi hanya ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari para pihak yang mengendalikan secara kolektif.. Dalam pengaturan bersama, tidak ada pihak tunggal yang mengendalikan pengaturan secara sepihak. Pihak dengan pengendalian bersama atas pengaturan dapat mencegah pihak lain apapun atau sekelompok pihak dari mengendalikan pengaturan tersebut.. Pengaturan dapat merupakan pengaturan bersama walaupun tidak seluruh pihak yang terlibat memiliki pengendalian bersama atas pengaturan tersebut. Pernyataan ini membedakan antara para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan bersama (operator bersama atau venturer bersama) dan pihak yang berpartisipasi dalam pengaturan bersama, tetapi tidak memiliki pengendalian bersama atas pengaturan bersama tersebut.. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
17 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0. Entitas perlu menggunakan pertimbangan ketika menaksir apakah seluruh pihak, atau sekelompok pihak, memiliki pengendalian bersama atas suatu pengaturan. Entitas membuat penaksiran ini dengan mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan (lihat paragraf PP0 PP).. Jika fakta dan keadaan berubah, maka entitas menaksir kembali apakah entitas masih memiliki pengendalian bersama atas pengaturan tersebut. Jenis Pengaturan Bersama. Entitas menentukan jenis pengaturan bersama yang entitas tersebut terlibat di dalamnya. Klasifikasi pengaturan bersama sebagai operasi bersama atau ventura bersama bergantung pada hak dan kewajiban para pihak dalam pengaturan.. Operasi bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset, dan kewajiban terhadap liabilitas, terkait dengan pengaturan tersebut. Para pihak tersebut disebut operator bersama.. Ventura bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset neto pengaturan tersebut. Para pihak tersebut disebut venturer bersama.. Entitas menggunakan pertimbangan ketika menaksir apakah pengaturan bersama merupakan operasi bersama atau ventura bersama. Entitas menentukan jenis pengaturan bersama yang entitas terlibat di dalamnya dengan mempertimbangkan hak dan kewajibannya yang timbul dari pengaturan tersebut. Entitas menaksir hak dan kewajibannya dengan mempertimbangkan struktur dan bentuk hukum pengaturan, persyaratan yang disetujui oleh para pihak dalam pengaturan kontraktual dan, jika relevan, fakta dan keadaan lain (lihat paragraf PP PP).. Terkadang para pihak terikat oleh suatu kerangka perjanjian yang menetapkan persyaratan umum kontraktual untuk melakukan satu atau lebih aktivitas. Kerangka perjanjian menetapkan bahwa para pihak dapat membentuk pengaturan bersama yang berbeda untuk menangani aktivitas tertentu yang menjadi bagian dari perjanjian. Walaupun pengaturan bersama tersebut terkait dengan kerangka perjanjian yang sama, jenis dari pengaturan bersama dapat berbeda Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
18 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 jika hak dan kewajiban para pihak yang terlibat dalam pengaturan tersebut berbeda ketika melakukan aktivitas yang berbeda dalam kerangka perjanjian. Akibatnya, operasi bersama dan ventura bersama dapat berdampingan ketika para pihak yang terlibat melakukan aktivitas berbeda yang menjadi bagian dari kerangka perjanjian yang sama.. Jika fakta dan keadaan berubah, maka entitas menaksir kembali apakah jenis pengaturan bersama yang entitas terlibat di dalamnya telah berubah. LAPORAN KEUANGAN PARA PIHAK DALAM PENGATURAN BERSAMA Operasi Bersama 0. Operator bersama mengakui hal berikut terkait dengan kepentingannya dalam operasi bersama: (a) aset, mencakup bagiannya atas aset apapun yang dimiliki bersama (b) liabilitas, mencakup bagiannya atas liabilitas apapun yang terjadi bersama. (c) pendapatan dari penjualan bagiannya atas output yang dihasilkan dari operasi bersama; (d) bagiannya atas pendapatan dari penjualan output oleh operasi bersama; dan (e) beban, mencakup bagiannya atas beban apapun yang terjadi secara bersama-sama.. Operator bersama mencatat aset, liabilitas, pendapatan dan beban terkait dengan kepentingannya dalam operasi bersama sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dapat diterapkan untuk aset, liabilitas, pendapatan dan beban tertentu.. Pencatatan untuk transaksi seperti penjualan, kontribusi atau pembelian aset antara entitas dengan operasi bersama yang entitas merupakan operator bersama, ditentukan dalam paragraf PP PP.. Pihak yang berpartisipasi dalam, tetapi tidak memiliki pengendalian bersama atas, operasi bersama juga mencatat kepentingannya dalam pengaturan sesuai dengan paragraf 0- jika pihak tersebut memiliki hak atas aset, dan kewajiban terhadap liabilitas, terkait dengan operasi bersama. Jika pihak yang berpartisipasi, tetapi tidak memiliki pengendalian bersama atas. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
19 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 suatu operasi bersama tidak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas, terkait dengan operasi bersama tersebut, maka pihak yang berpartisipasi tersebut harus mencatat kepentingannya dalam operasi bersama sesuai dengan SAK yang dapat diterapkan kepada kepentingan tersebut. Ventura Bersama. Venturer bersama mengakui kepentingannya dalam ventura bersama sebagai investasi dan mencatat investasi tersebut dengan menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama, kecuali entitas dikecualikan dari penerapan metode ekuitas seperti yang ditentukan dalam Pernyataan tersebut.. Pihak yang berpartisipasi dalam, tetapi tidak memiliki pengendalian bersama atas, ventura bersama mencatat kepentingannya dalam pengaturan bersama sesuai dengan PSAK : Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengkuran, kecuali pihak yang berpartisipasi tersebut memiliki pengaruh signifikan atas ventura bersama, maka dalam hal ini pihak tersebut mencatat kepentingannya sesuai dengan PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
20 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 LAMPIRAN A DEFINISI ISTILAH Lampiran ini merupakan bagian yang takterpisahkan dari PSAK. Kendaraan terpisah adalah struktur keuangan yang dapat diidentifikasikan secara terpisah, mencakup entitas hukum terpisah atau entitas yang diakui oleh undang-undang, terlepas dari apakah entitas tersebut memiliki subjek hukum. Operasi bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan pengaturan tersebut. Operator bersama adalah pihak dalam operasi bersama yang memiliki pengendalian bersama atas operasi bersama tersebut. Pengaturan bersama adalah pengaturan yang dua atau lebih pihak memiliki pengendalian bersama. Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang ada hanya ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian. Pihak dalam pengaturan bersama adalah entitas yang berpartisipasi dalam pengaturan bersama, terlepas dari apakah entitas tersebut memiliki pengendalian bersama atas pengaturan. Ventura bersama adalah pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset neto pengaturan tersebut. Venturer bersama adalah pihak dalam ventura bersama yang memiliki pengendalian bersama atas ventura bersama tersebut. Berikut adalah istilah yang didefinisikan dalam PSAK : Laporan Keuangan Tersendiri, PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama atau PSAK : Laporan Keuangan Konsolidasian dan digunakan dalam Pernyataan ini dengan pengertian yang sama sebagaimana telah didefinisikan dalam PSAK tersebut:. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
21 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 pengendalian atas investee metode ekuitas kekuasaan hak protektif aktivitas relevan laporan keuangan tersendiri pengaruh signifikan Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
22 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 LAMPIRAN B PEDOMAN PENERAPAN Lampiran ini merupakan bagian takterpisahkan dari PSAK. Lampiran ini menjelaskan penerapan paragraf 0 dan memiliki kekuatan mengatur yang sama dengan bagian lain dari PSAK. PP0. Contoh dalam lampiran ini menggambarkan situasi hipotetis. Walaupun beberapa aspek dari contoh mungkin terjadi dalam pola fakta aktual, seluruh fakta dan keadaan relevan dari pola fakta tertentu perlu dievaluasi ketika menerapkan PSAK. PENGATURAN BERSAMA Pengaturan Kontraktual (paragraf 0) PP0. Pengaturan kontraktual dapat dibuktikan dalam beberapa cara. Pengaturan kontraktual yang dapat dilaksanakan seringkali tertulis, tetapi tidak selalu, biasanya dalam bentuk kontrak atau diskusi antara para pihak yang didokumentasikan. Mekanisme berdasarkan undang-undang juga dapat membentuk pengaturan yang dapat dilaksanakan, baik oleh mekanisme hukum itu sendiri atau bersama dengan kontrak antara para pihak. PP0. Ketika pengaturan bersama dibentuk melalui kendaraan terpisah (lihat paragraf PP PP), pengaturan kontraktual atau beberapa aspek dari pengaturan kontraktual, dalam beberapa kasus akan dimasukkan di dalam akta, piagam atau anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kendaraan terpisah. PP0. Pengaturan kontraktual menetapkan persyaratan untuk para pihak berpartisipasi dalam aktivitas yang merupakan subjek pengaturan. Pengaturan kontraktual biasanya berkaitan dengan halhal seperti: (a) tujuan, aktivitas, dan durasi pengaturan bersama. (b) bagaimana anggota dewan komisaris atau organ pengatur setara dari pengaturan bersama ditunjuk. (c) proses pengambilan keputusan: permasalahan yang membutuhkan keputusan dari para pihak, hak suara para pihak dan tingkat dukungan yang disyaratkan untuk permasalahan tersebut. Proses pengambilan keputusan tercermin dalam pengaturan kontraktual yang membentuk pengendalian bersama atas pengaturan (lihat paragraf PP0 PP).. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
23 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 (d) modal atau kontribusi lain yang disyaratkan para pihak. (e) bagaimana para pihak membagi aset, liabilitas, pendapatan, beban atau laba rugi tekait dengan pengaturan bersama. Pengendalian Bersama (Paragraf 0 ) PP0. Dalam menaksir apakah entitas memiliki pengendalian bersama atas pengaturan, entitas menaksir terlebih dahulu apakah seluruh pihak atau sekelompok pihak, mengendalikan pengaturan. PSAK : Laporan Keuangan Konsolidasian mendefinisikan pengendalian dan digunakan untuk menentukan apakah seluruh pihak, atau sekelompok pihak, yang terekspos, atau memiliki hak, atas imbal hasil variabel dari keterlibatan mereka dengan pengaturan dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaan mereka atas pengaturan. Ketika seluruh pihak atau sekelompok pihak, yang dipertimbangkan secara kolektif, dapat mengarahkan aktivitas yang secara signifikan mempengaruhi imbal hasil atas pengaturan (yaitu aktivitas relevan), para pihak tersebut mengendalikan pengaturan secara kolektif. PP0. Setelah menyimpulkan bahwa seluruh pihak, atau sekelompok pihak, mengendalikan pengaturan secara kolektif, entitas menaksir apakah entitas tersebut memiliki pengendalian bersama atas pengaturan. Pengendalian bersama hanya ada ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari para pihak yang secara kolektif mengendalikan pengaturan. Penaksiran apakah pengaturan dikendalikan bersama oleh seluruh pihak atau sekelompok pihak, atau dikendalikan oleh satu pihaknya secara sendiri, mensyaratkan pertimbangan. PP0. Terkadang proses pengambilan keputusan yang disetujui oleh para pihak dalam pengaturan kontraktual secara implisit mengarah kepada pengendalian bersama. Sebagai contoh, diasumsikan dua pihak membentuk pengaturan yang masing-masing pihak memiliki 0% hak suara dan pengaturan kontraktual antara mereka menentukan bahwa setidaknya % hak suara disyaratkan untuk membuat keputusan mengenai aktivitas relevan. Dalam kasus ini, para pihak secara implisit telah menyetujui bahwa mereka memiliki pengendalian bersama atas pengaturan karena keputusan mengenai aktivitas relevan tidak dapat dibuat tanpa persetujuan kedua belah pihak. PP0. Dalam keadaan lain, pengaturan kontraktual mensyaratkan proporsi minimum atas hak suara untuk membuat keputusan mengenai aktivitas relevan. Ketika proporsi minimum hak suara yang Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
24 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 disyaratkan tersebut dapat dicapai oleh lebih dari satu kombinasi dari para pihak yang setuju secara bersama, pengaturan tersebut bukan merupakan pengaturan bersama kecuali pengaturan kontraktual menentukan pihak mana (atau kombinasi dari para pihak) yang disyaratkan untuk setuju dengan suara bulat terhadap keputusan mengenai aktivitas relevan dari pengaturan. Contoh Penerapan Contoh Diasumsikan bahwa tiga pihak membentuk pengaturan: A memiliki 0% hak suara dalam pengaturan, B memiliki % dan C memiliki 0%. Pengaturan kontraktual antara A, B, dan C menentukan bahwa setidaknya % hak suara disyaratkan untuk membuat keputusan mengenai aktivitas relevan. Walaupun A dapat menghalangi keputusan apapun, A tidak mengendalikan pengaturan karena A membutuhkan persetujuan dari B. Persyaratan pengaturan kontraktual tersebut yang mensyaratkan setidaknya % hak suara untuk membuat keputusan mengenai aktivitas relevan, menunjukkan bahwa A dan B memiliki pe ngendalian bersama atas pengaturan karena keputusan mengenai aktivitas relevan tidak dapat dibuat tanpa persetujuan A dan B. Contoh Diasumsikan suatu pengaturan memiliki tiga pihak: A memiliki 0% hak suara dalam pengaturan serta B dan C masing-masing memiliki %. Pengaturan kontraktual antara A, B, dan C menentukan bahwa setidaknya % hak suara disyaratkan untuk membuat keputusan mengenai aktivitas relevan dari pengaturan. Walaupun A dapat menghalangi keputusan apapun, A tidak mengendalikan pengaturan karena A membutuhkan persetujuan dari B atau C. Pada contoh ini, A, B, dan C secara kolektif mengendalikan pengaturan. Akan tetapi, terdapat lebih dari satu kombinasi pihak yang dapat setuju untuk mencapai % hak suara (yaitu antara A dan B atau A dan C). Dalam situasi tersebut, untuk menjadi suatu pengaturan bersama, pengaturan kontraktual antara para pihak harus menentukan kombinasi pihak mana yang disyaratkan untuk setuju dengan suara bulat terhadap keputusan mengenai aktivitas relevan. Contoh Diasumsikan suatu pengaturan yang A dan B masing-masing berlanjut.... Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
25 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 lanjutan... memiliki % hak suara dalam pengaturan, dengan sisa % tersebar secara luas. Keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dari hak suara mayoritas. A dan B memiliki pengendalian bersama atas pengaturan hanya jika pengaturan kontraktual menentukan bahwa keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan A dan B. PP0. Persyaratan persetujuan dengan suara bulat berarti bahwa pihak apapun dengan pengendalian bersama atas pengaturan dapat mencegah pihak lain atau sekelompok pihak dari pembuatan keputusan sepihak (mengenai aktivitas relevan) tanpa persetujuannya. Jika persyaratan persetujuan dengan suara bulat hanya terkait dengan keputusan yang memberikan hak protektif kepada suatu pihak dan tidak terkait dengan keputusan mengenai aktivitas relevan dari pengaturan, maka pihak tersebut bukan merupakan pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan. PP. Pengaturan kontraktual mencakup klausul mengenai penyelesaian sengketa, seperti arbitrase. Ketentuan ini mengizinkan keputusan dibuat tanpa persetujuan dengan suara bulat antara para pihak yang memiliki pengendalian bersama. Keberadaan ketentuan ini tidak mencegah pengaturan tersebut menjadi dikendalikan bersama dan, sebagai akibatnya tidak mencegah pengaturan tersebut menjadi pengaturan bersama. Apakah pengaturan kontraktual memberikan seluruh pihak atau sekelompok pihak pengendalian atas pengaturan secara kolektif? Penaksiran Pengendalian Bersama Ya Apakah keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak atau sekelompok pihak yang secara kolektif mengendalikan pengaturan? Ya Pengaturan dikendalikan bersama: pengaturan tersebut merupakan pengaturan bersama. Tidak Tidak Di luar ruang lingkup PSAK Di luar ruang lingkup PSAK Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
26 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 PP. Ketika suatu pengaturan berada di luar ruang lingkup PSAK : Pengaturan Bersama, entitas mencatat kepentingannya dalam pengaturan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang relevan, seperti PSAK : Laporan Keuangan Konsolidasian, PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama atau PSAK : Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. JENIS PENGATURAN BERSAMA (PARAGRAF ) PP. Pengaturan bersama dibentuk untuk berbagai tujuan (contohnya, sebagai cara bagi para pihak untuk berbagi biaya dan risiko, atau sebagai cara untuk menyediakan kepada para pihak akses terhadap teknologi baru atau pasar baru), dan dapat dibentuk dengan menggunakan struktur dan bentuk hukum yang berbeda. PP. Beberapa pengaturan tidak mensyaratkan aktivitas yang merupakan subjek pengaturan untuk dilakukan dalam kendaraan terpisah. Namun demikian, pengaturan lain mencakup pendirian kendaraan terpisah tersebut. PP. Klasifikasi pengaturan bersama yang disyaratkan oleh Pernyataan ini bergantung pada hak dan kewajiban para pihak yang timbul dari pengaturan dalam aktivitas normal bisnis. Pernyataan ini mengklasifikasikan pengaturan bersama sebagai operasi bersama atau ventura bersama. Ketika entitas memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan, pengaturan tersebut merupakan operasi bersama. Ketika entitas memiliki hak atas aset neto pengaturan, pengaturan tersebut merupakan ventura bersama. Paragraf PP PP menetapkan penaksiran yang dilakukan untuk menentukan apakah entitas tersebut memiliki kepentingan dalam operasi bersama atau kepentingan dalam ventura bersama. Klasifikasi Pengaturan Bersama PP. Seperti yang dinyatakan dalam paragraf PP, klasifikasi pengaturan bersama mensyaratkan para pihak untuk menaksir hak dan kewajiban yang timbul dari pengaturan. Ketika membuat penaksiran tersebut, entitas harus mempertimbangkan hal-hal berikut ini: (a) struktur pengaturan bersama (lihat paragraf PP PP); (b) ketika pengaturan bersama dibentuk melalui kendaraan terpisah; (c) bentuk hukum dari kendaraan terpisah (lihat paragraf PP PP); (d) persyaratan pengaturan kontraktual (lihat paragraf PP PP); dan. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
27 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 (e) ketika relevan, fakta dan keadaan lain (lihat paragraf PP PP). Struktur Pengaturan Bersama Pengaturan Bersama yang Tidak Dibentuk melalui Kendaraan Terpisah PP. Pengaturan bersama yang tidak dibentuk melalui kendaraan terpisah merupakan operasi bersama. Dalam kasus tersebut, pengaturan kontraktual membentuk hak para pihak atas aset dan kewajibannya terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan, dan hak para pihak atas pendapatannya terkait dan kewajiban terhadap beban terkait. PP. Pengaturan kontraktual seringkali menggambarkan sifat aktivitas yang merupakan subjek pengaturan dan bagaimana para pihak tersebut berencana untuk melakukan aktivitas secara bersama. Sebagai contoh, para pihak dalam pengaturan bersama setuju untuk memproduksi suatu produk bersama, dengan masing-masing pihak bertanggung jawab untuk tugas spesifik dan masing-masing pihak menggunakan aset yang dimilikinya dan menimbulkan liabilitasnya. Pengaturan kontraktual tersebut juga dapat menetapkan bagaimana pendapatan dan beban yang umum bagi para pihak dibagi diantara mereka. Dalam kasus demikian, masing-masing operator bersama mengakui aset dan liabilitas yang digunakan untuk tugas spesifik dalam laporan keuangannya, dan mengakui bagiannya atas pendapatan dan beban sesuai dengan pengaturan kontraktual. PP. Dalam kasus lain, para pihak dalam pengaturan bersama dapat setuju, sebagai contoh, untuk membagi dan mengoperasikan aset secara bersama. Dalam kasus demikian, pengaturan kontraktual tersebut menetapkan hak para pihak atas aset yang dioperasikan bersama, dan bagaimana output atau pendapatan dari aset dan biaya operasi dibagi antara para pihak. Masing-masing operator bersama mencatat bagiannya atas aset bersama dan bagiannya yang disetujui atas setiap liabilitas, dan mengakui bagiannya atas output, pendapatan dan beban sesuai dengan pengaturan kontraktual. Pengaturan Bersama yang Dibentuk melalui Kendaraan Terpisah PP. Pengaturan bersama yang aset dan liabilitas yang terkait dengan pengaturan dimiliki dalam kendaraan terpisah, dapat berupa ventura bersama atau operasi bersama. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
28 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 PP0. Apakah suatu pihak merupakan operator bersama atau venturer bersama bergantung pada hak para pihak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan yang dimiliki dalam kendaraan terpisah. PP. Seperti yang dinyatakan dalam paragraf PP, ketika para pihak membentuk suatu pengaturan bersama dalam kendaraan terpisah, para pihak harus menaksir apakah bentuk hukum atas kendaraan terpisah, persyaratan pengaturan kontraktual dan, jika relevan, fakta dan keadaan lain apapun memberikan kepada para pihak: (a) hak atas aset, dan kewajiban terhadap liabilitas, yang terkait dengan pengaturan (yaitu pengaturan tersebut adalah operasi bersama); atau (b) hak atas aset neto pengaturan (yaitu pengaturan tersebut adalah ventura bersama). Klasifikasi Pengaturan Bersama: Penaksiran Hak dan Kewajiban Para Pihak yang Timbul dari Pengaturan tidak dibentuk melalui kendaraan terpisah Operasi bersama Struktur pengaturan bersama dibentuk melalui kendaraan terpisah Entitas harus mempertimbangkan: (i) Bentuk hukum kendaraan terpisah; (ii) Persyaratan pengaturan kontraktual; dan (iii) ketika relevan, fakta dan keadaan lain. Ventura bersama. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
29 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 Bentuk Hukum Kendaraan Terpisah PP. Bentuk hukum kendaraan terpisah adalah relevan ketika menaksir jenis pengaturan bersama. Bentuk hukum tersebut membantu dalam penaksiran awal hak para pihak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang dimiliki dalam kendaraan terpisah, seperti apakah para pihak memiliki kepentingan atas aset yang dimiliki dalam kendaraan terpisah dan apakah para pihak bertanggung jawab atas liabilitas yang dimiliki dalam kendaraan terpisah. PP. Sebagai contoh, para pihak melakukan pengaturan bersama melalui kendaraan terpisah, yang bentuk hukumnya menyebabkan kendaraan terpisah tersebut dianggap berdiri sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki dalam kendaraan terpisah merupakan aset dan liabilitas dari kendaraan terpisah dan bukan aset dan liabilitas para pihak). Dalam kasus demikian, penaksiran hak dan kewajiban yang diberikan kepada para pihak berdasarkan bentuk hukum kendaraan terpisah mengindikasikan bahwa pengaturan tersebut adalah ventura bersama. Akan tetapi, persyaratan yang disetujui oleh para pihak dalam pengaturan kontraktual (lihat paragraf PP PP) dan, ketika relevan, fakta dan keadaan lain (lihat paragraf PP PP) dapat mengesampingkan penaksiran atas hak dan kewajiban yang diberikan kepada para pihak berdasarkan bentuk hukum kendaraan terpisah. PP. Penaksiran hak dan kewajiban yang diberikan kepada para pihak berdasarkan bentuk hukum kendaraan terpisah adalah cukup untuk menyimpulkan bahwa pengaturan merupakan operasi bersama, hanya jika para pihak melakukan pengaturan bersama dalam kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya tidak memberikan pemisahan antara para pihak dengan kendaraan terpisah (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki dalam kendaraan terpisah merupakan aset dan liabilitas milik para pihak). Penaksiran Persyaratan Pengaturan Kontraktual PP. Dalam banyak kasus, hak dan kewajiban yang disetujui oleh para pihak dalam pengaturan kontraktualnya adalah konsisten, atau tidak bertentangan, dengan hak dan kewajiban yang diberikan kepada para pihak berdasarkan bentuk hukum kendaraan terpisah dimana pengaturan telah dibentuk. PP. Dalam kasus lain, para pihak menggunakan pengaturan kontraktual untuk membalik atau memodifikasi hak dan kewajiban yang diberikan berdasarkan bentuk hukum kendaraan terpisah dimana pengaturan telah dibentuk. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
30 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 Contoh Penerapan Contoh Diasumsikan bahwa dua pihak membentuk suatu pengaturan bersama dalam entitas yang berbadan hukum (di Indonesia dikenal sebagai Perseroan Terbatas). Setiap pihak memiliki 0% bagian kepemilikan dalam Perseroan Terbatas. Pembentukan Perseroan Terbatas ini memungkinkan pemisahan entitas dari pemiliknya dan sebagai akibatnya aset dan liabilitas yang dimiliki entitas adalah aset dan liabilitas milik Perseroan Terbatas tersebut. Dalam kasus demikian, penaksiran hak dan kewajiban yang diberikan kepada para pihak berdasarkan bentuk hukum kendaraan terpisah mengindikasikan bahwa para pihak memiliki hak atas aset neto pengaturan. Akan tetapi, para pihak memodifikasi fitur-fitur perseroan melalui pengaturan kontraktual mereka sehingga setiap pihak memiliki kepentingan atas aset Perseroan Terbatas dan setiap pihak bertanggung jawab atas liabilitas Perseroan Terbatas dalam proporsi yang telah ditentukan. Modifikasi kontraktual terhadap fitur perseroan semacam ini dapat menyebabkan pengaturan menjadi operasi bersama. PP. Tabel berikut ini membandingkan persyaratan umum dalam pengaturan kontraktual antara para pihak dalam operasi bersama dan persyaratan umum dalam pengaturan kontraktual antara para pihak dalam ventura bersama. Contoh persyaratan kontraktual yang disediakan dalam tabel berikut ini tidak mendalam. Persyaratan pengaturan kontraktual Hak atas aset Penaksiran Persyaratan Pengaturan Kontraktual Operasi Bersama Pengaturan kontraktual memberikan ke pada para pihak dalam pengaturan bersama hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama membagi semua kepentingan (yaitu hak, hak kepemilikan atau kepe milikan) atas aset yang terkait dengan pengaturan dalam bagian yang ditentukan (contohnya proporsi bagian Ventura Bersama Pengaturan kontraktual memberikan hak atas aset neto pengaturan kepada para pihak dalam pengaturan bersama dengan hak atas asset neto pengaturan (yaitu kendaraan terpisah, bukan para pihak, yang memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas, yang terkait dengan pengaturan). Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa aset yang diikutsertakan dalam pengaturan atau yang diperoleh selanjutnya dalam pengaturan bersama merupakan aset pengaturan. Para pihak tidak memiliki kepentingan (yaitu tidak memiliki hak, tidak memiliki berlanjut.... Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
31 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 lanjutan... Kewajiban terhadap liabilitas Pendapatan, beban, laba atau rugi Hak atas Aset kepemilikan para pihak dalam pengaturan atau proporsi aktivitas yang dijalankan melalui pengaturan yang secara langsung diatribusikan dengan aset tersebut). Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama berbagi atas semua liabilitas, kewajiban, biaya, dan beban dalam proporsi yang ditentukan (yaitu proporsi bagian kepemilikan para pihak dalam pengaturan atau proporsi aktivitas yang dijalankan melalui pengaturan yang secara langsung diatribusikan dengan aset tersebut). Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama bertanggung jawab atas klaim yang diajukan oleh pihak ketiga. Pengaturan kontraktual menetapkan alokasi pendapatan dan beban berdasarkan kinerja relatif dari setiap pihak dalam pengaturan bersama. Contohnya, pengaturan kontraktual menetapkan pen dapatan dan beban dialokasikan berdasarkan kapasitas yang digunakan setiap pihak dalam pabrik yang dioperasikan bersama, yang mungkin berbeda dengan bagian kepemilikan mereka dalam pengaturan bersama. Dalam contoh lain, para pihak mungkin telah setuju untuk berbagi laba atau rugi yang terkait dengan pengaturan berdasarkan proporsi yang ditentukan seperti bagian kepemilikan para pihak dalam pengaturan. Hal ini tidak akan mencegah suatu pengaturan untuk menjadi operasi bersama jika para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas, yang terkait dengan pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama membagi semua kepentingan (yaitu hak, hak kepemilikan atau kepemilikan) atas aset yang terkait dengan pengaturan dalam bagian yang ditentukan (contohnya proporsi bagian kepemilikan para pihak dalam pengaturan atau proporsi aktivitas yang dijalankan melalui pengaturan yang secara langsung diatribusikan dengan aset tersebut). hak kepemilikan, atau tidak memiliki kepemilikan) atas aset pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bah wa pengaturan bersama bertanggung jawab atas utang dan kewajiban pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama bertanggung jawab pada pengaturan hanya sebesar investasinya masing-masing dalam pengaturan atau kewajiban masing-masing untuk mengkontribusikan setiap modal yang belum dibayar atau modal tambahan pengaturan, atau keduanya. Pengaturan kontraktual menyatakan bahwa kreditor pengaturan bersama tidak memiliki hak untuk menuntut pihak manapun terkait dengan utang atau kewajiban pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bagian setiap pihak dalam laba atau rugi yang terkait dengan aktivitas pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa aset yang diikutsertakan dalam pe ngaturan atau yang diperoleh selanjutnya dalam pengaturan bersama merupakan aset pengaturan. Para pihak tidak memiliki kepentingan (yaitu tidak memiliki hak, tidak memiliki hak kepemilikan, atau tidak memiliki kepemilikan) atas aset pengaturan. berlanjut... Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
32 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 lanjutan... Kewajiban terhadap liabilitas Pendapatan, beban, laba atau rugi Jaminan Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama berbagi atas semua liabilitas, kewajiban, biaya, dan beban dalam proporsi yang ditentukan (yaitu proporsi bagian kepemilikan para pihak dalam pengaturan atau proporsi aktivitas yang dijalankan melalui pengaturan yang secara langsung diatribusikan dengan aset tersebut). Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama bertanggung jawab atas klaim yang diajukan oleh pihak ketiga. Pengaturan kontraktual menetapkan alokasi pendapatan dan beban berdasarkan kinerja relatif dari setiap pihak dalam pengaturan bersama. Contohnya, pengaturan kontraktual menetapkan pen dapatan dan beban dialokasikan berdasarkan kapasitas yang digunakan setiap pihak dalam pabrik yang dioperasikan bersama, yang mungkin berbeda dengan bagian kepemilikan mereka dalam pengaturan bersama. Dalam contoh lain, para pihak mungkin telah setuju untuk berbagi laba atau rugi yang terkait dengan pengaturan berdasarkan proporsi yang ditentukan seperti bagian kepemilikan para pihak dalam pengaturan. Hal ini tidak akan mencegah suatu pengaturan untuk menjadi operasi bersama jika para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas, yang terkait dengan pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bah wa pengaturan bersama bertanggung jawab atas utang dan kewajiban pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak dalam pengaturan bersama bertanggung jawab pada pengaturan hanya sebesar investasinya masing- masing dalam pengaturan atau kewajiban masing-masing untuk mengkontribusikan setiap modal yang belum dibayar atau modal tambahan pengaturan, atau keduanya. Pengaturan kontraktual menyatakan bahwa kreditor pengaturan bersama tidak memiliki hak untuk menuntut pihak manapun terkait dengan utang atau kewajiban pengaturan. Pengaturan kontraktual menetapkan bagian setiap pihak dalam laba atau rugi yang terkait dengan aktivitas pengaturan. Para pihak dalam pengaturan bersama seringkali disyaratkan untuk memberikan jaminan kepada pihak ketiga yang, sebagai contoh, menerima jasa dari pengaturan bersama atau menyediakan pembiayaan kepada pengaturan bersama. Ketentuan jaminan semacam ini, atau komitmen oleh para pihak untuk menyediakan jaminan tersebut, tidak dengan sendirinya menentukan bahwa pengaturan bersama tersebut adalah operasi bersama. Fitur yang menentukan apakah pengaturan bersama merupakan operasi bersama atau ventura bersama adalah apakah para pihak memiliki kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan pengaturan (untuk beberapa di antaranya para pihak mungkin telah atau mungkin tidak menyediakan jaminan).. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
33 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 PP. Ketika pengaturan kontraktual menentukan bahwa para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan, para pihak tersebut merupakan pihak dalam operasi bersama dan tidak perlu mempertimbangkan fakta, dan keadaan lain (paragraf PP PP) untuk tujuan pengklasifikasian pengaturan bersama. Penaksiran Fakta dan Keadaan Lain PP. Ketika persyaratan pengaturan kontraktual tidak menentukan bahwa para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan, maka para pihak harus mempertimbangkan fakta, dan keadaan lain untuk menaksir apakah pengaturan tersebut merupakan operasi bersama atau ventura bersama. PP. Pengaturan bersama dapat dibentuk dalam kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya memberikan pemisahan antara para pihak dengan kendaraan terpisah. Persyaratan kontraktual yang disetujui oleh para pihak tidak menentukan hak para pihak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas, namun demikian, pertimbangan atas fakta dan keadaan lain dapat mengarahkan pengaturan sejenis untuk diklasifikasikan sebagai operasi bersama. Ini akan menjadi masalah apabila fakta dan keadaan lain memberikan kepada para pihak hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan bersama. PP. Ketika aktivitas pengaturan bersama pada dasarnya didesain untuk mengatur pembagian output kepada para pihak, hal ini mengindikasikan bahwa para pihak memiliki hak terhadap seluruh manfaat ekonomik yang substansial dari aset pengaturan bersama. Para pihak dalam pengaturan bersama tersebut seringkali memastikan akses mereka terhadap output yang disediakan oleh pengaturan bersama, dengan mencegah pengaturan bersama tersebut untuk menjual output kepada pihak ketiga. PP. Dampak dari pengaturan bersama dengan desain dan tujuan demikian adalah bahwa liabilitas yang terjadi dalam pengaturan, secara substansi, dipenuhi oleh arus kas yang diterima dari para pihak melalui pembelian mereka atas output. Ketika para pihak secara substansial merupakan satu-satunya sumber arus kas yang berkontribusi terhadap kelangsungan operasi pengaturan bersama, maka hal ini mengindikasikan bahwa para pihak memiliki kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
34 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 Contoh Penerapan Contoh Diasumsikan bahwa dua pihak membentuk suatu pengaturan bersama dalam perseroan terbatas (entitas C) yang masingmasing pihak memiliki 0% bagian kepemilikan. Tujuan pengaturan adalah untuk memproduksi bahan baku yang dibutuhkan oleh para pihak untuk proses produksi masingmasing pihak. Pengaturan bersama memastikan bahwa para pihak mengoperasikan fasilitas yang memproduksi bahan baku sesuai dengan spesifikasi kuantitas dan kualitas dari masingmasing pihak. Bentuk hukum entitas C (Perseroan Terbatas) yang aktivitasnya dilakukan pada awalnya mengindikasikan bahwa aset dan liabilitas yang dimiliki di entitas C merupakan aset dan liabilitas entitas C. Pengaturan kontraktual antara para pihak tidak menentukan bahwa para pihak memiliki hak atas aset atau kewajiban terhadap liabilitas entitas C. Sejalan dengan hal tersebut, bentuk hukum entitas C dan persyaratan pengaturan kontraktual mengindikasikan bahwa pengaturan tersebut merupakan ventura bersama. Akan tetapi, para pihak juga mempertimbangkan aspek pengaturan berikut ini: Para pihak setuju untuk membeli seluruh output yang diproduksi oleh entitas C dengan rasio 0:0. Entitas C tidak dapat menjual output kepada pihak ketiga, kecuali disetujui oleh kedua pihak pengaturan. Karena tujuan dari pengaturan adalah untuk menyediakan kepada para pihak output yang mereka butuhkan, penjualan kepada pihak ketiga diharapkan tidak umum dan tidak material. Harga output yang dijual kepada para pihak ditetapkan oleh kedua pihak pada tingkat yang didesain untuk menutupi biaya produksi dan beban administratif yang dikeluarkan oleh entitas C. Dengan dasar model operasi ini, pengaturan tersebut dimaksudkan untuk beroperasi pada tingkat titik impas. Dari pola fakta di atas, fakta dan keadaan berikut adalah relevan: Kewajiban para pihak untuk membeli seluruh output yang berlanjut....0 Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
35 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 lanjutan... diproduksi oleh entitas C mencerminkan ketergantungan eksklusif entitas C terhadap para pihak untuk menghasilkan arus kas, dan oleh karena itu, para pihak memiliki kewajiban untuk mendanai penyelesaian liabilitas entitas C. Fakta bahwa para pihak memiliki hak terhadap seluruh output yang diproduksi oleh entitas C berarti bahwa para pihak mengonsumsi, dan oleh karena itu memiliki hak atas seluruh manfaat ekonomik dari aset entitas C. Fakta dan keadaan ini mengindikasikan bahwa pengaturan merupakan operasi bersama. Kesimpulan mengenai klasifikasi pengaturan bersama dalam keadaan ini tidak akan berubah jika, daripada para pihak menggunakan bagian mereka atas output dalam proses produksi selanjutnya, para pihak menjual bagian mereka atas output kepada pihak ketiga. Jika para pihak mengubah persyaratan pengaturan kontraktual sehingga pengaturan dapat menjual output kepada pihak ketiga, hal ini akan mengakibatkan entitas C menanggung risiko permintaan, risiko persediaan dan risiko kredit. Dalam skenario ini, perubahan dalam fakta dan keadaan yang demikian akan mensyaratkan penaksiran ulang atas klasifikasi pengaturan bersama. Fakta dan keadaan yang demikian akan mengindikasikan bahwa pengaturan merupakan ventura bersama. PP. Bagan arus berikut ini mencerminkan penaksiran entitas untuk mengklasifikasikan suatu pengaturan ketika pengaturan bersama dibentuk melalui kendaraan terpisah: Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
36 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 Klasifikasi Pengaturan Bersama yang Dibentuk melalui Kendaraan Terpisah Bentuk hukum entitas terpisah Persyaratan Pengaturan Kontraktual Fakta dan keadaan lain Apakah bentuk hukum dari entitas terpisah memberikan para pihak hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan? Tidak Apakah persyaratan pengaturan kon traktual menentukan bahwa para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas yang terkait dengan pengaturan? Tidak Apakah para pihak telah mendesain pengaturan sehingga (a) Aktivitas pengaturan pada awalnya bertujuan untuk mem berikan para pihak output (yaitu para pihak memiliki hak kepada seluruh manfaat ekonomi yang substansial atas aset yang dimiliki dalam kendaraan terpisah) dan (b) Pengaturan tersebut bergantung pada para pihak dalam basis yang berkelanjutan untuk menyelesaikan liabilitas yang ter kait dengan aktivitas yang dilakukan melalui pengaturan? Tidak Ventura Bersama Ya Ya Ya O p e r a s i B e r s a m a. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
37 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 LAPORAN KEUANGAN PARA PIHAK DALAM PENGATURAN BERSAMA (PARAGRAF ) Akuntansi untuk Penjualan atau Kontribusi Aset kepada Operasi Bersama PP. Ketika entitas melakukan transaksi operasi bersama yang entitas tersebut bertindak sebagai operator bersama, seperti penjualan atau kontribusi aset, entitas melakukan transaksi dengan pihak lain dalam operasi bersama dan, dengan demikian, operator bersama mengakui keuntungan dan kerugian yang dihasilkan dari transaksi tersebut hanya sebatas kepentingan para pihak lain dalam operasi bersama. PP. Ketika transaksi yang demikian memberikan bukti pengurangan atas nilai realisasi neto aset yang akan dijual atau dikontribusikan kepada operasi bersama, atau bukti rugi penurunan nilai aset tersebut, kerugian tersebut diakui sepenuhnya oleh operator bersama. Akuntansi untuk Pembelian Aset dari Operasi Bersama PP. Ketika entitas melakukan transaksi operasi bersama yang mana entitas tersebut bertindak sebagai operator bersama, seperti pembelian aset, entitas tidak dapat mengakui bagian keuntungan dan kerugiannya sampai entitas menjual kembali aset tersebut kepada pihak ketiga. PP. Ketika transaksi yang demikian memberikan bukti pengurangan atas nilai realisasi neto aset yang akan dibeli atau bukti rugi penurunan nilai aset tersebut, operator bersama mengakui bagiannya atas kerugian tersebut. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
38 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 LAMPIRAN C TANGGAL EFEKTIF, KETENTUAN TRANSISI, DAN PENARIK AN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN LAIN Lampiran ini merupakan bagian takterpisahkan dari PSAK dan memiliki kekuatan mengatur yang sama dengan bagian lain dari PSAK. TANGGAL EFEKTIF C0. Entitas menerapkan Pernyataan ini untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah Januari 0. Ketentuan Transisi C0. Meskipun terdapat persyaratan dalam PSAK : Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan paragraf, ketika Pernyataan ini pertama kali diterapkan, entitas hanya perlu menyajikan informasi kuantitatif sebagaimana yang disyaratkan oleh PSAK paragraf (f) untuk periode tahun buku yang terdekat sebelum periode tahun buku penerapan pertama kali PSAK : Pengaturan Bersama ( periode terdekat sebelumnya ). Entitas mungkin juga menyajikan informasi tersebut untuk periode berjalan atau untuk periode sajian lebih awal, tetapi tidak disyaratkan untuk melakukannya. Ventura Bersama Ketentuan Transisi dari Metode Konsolidasi Proporsional ke Metode Ekuitas C0. Ketika berubah dari metode konsolidasi proporsional ke metode ekuitas, entitas mengakui investasinya dalam ventura bersama pada awal periode sajian paling awal. Investasi awal tersebut diukur sebagai penggabungan jumlah tercatat atas aset dan liabilitas yang sebelumnya telah dikonsolidasikan secara proporsional oleh entitas, mencakup goodwill apapun yang timbul dari akuisisi. Jika goodwill tersebut sebelumnya berasal dari unit penghasil kas yang lebih besar atau kelompok unit penghasil kas, maka entitas harus mengalokasikan goodwill kepada ventura bersama berdasarkan jumlah tercatat relatif ventura bersama dan unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas dari mana goodwill itu berasal. C0. Saldo awal investasi yang ditentukan sesuai dengan paragraf C0 dianggap sebagai biaya investasi pada pengakuan awal. Entitas menerapkan PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama paragraf pada saldo awal investasi untuk menaksir. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
39 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 apakah investasi mengalami penurunan nilai dan mengakui setiap rugi penurunan nilai sebagai penyesuaian terhadap saldo laba pada awal periode sajian paling awal. Pengecualian pengakuan awal di PSAK : Pajak Penghasilan paragraf dan tidak diterapkan ketika entitas mengakui investasi dalam ventura bersama yang diakibatkan penerapan persyaratan ketentuan transisi ventura bersama yang sebelumnya telah dikonsolidasi secara proporsional. C0. Jika penggabungan seluruh aset dan liabilitas yang sebelumnya telah dikonsolidasi secara proporsional menghasilkan aset neto negatif, maka entitas menaksir apakah entitas memiliki kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif terkait dengan aset neto negatif, dan jika iya, maka entitas mengakui liabilitas yang terkait. Jika entitas menyimpulkan bahwa entitas tidak memiliki kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif terkait dengan aset neto negatif, maka entitas tidak dapat mengakui liabilitas terkait tetapi entitas menyesuaikan saldo laba awal periode sajian paling awal. Entitas mengungkapkan fakta tersebut, bersama dengan bagian kerugian kumulatif yang belum diakui atas ventura bersama pada awal periode sajian paling awal dan pada tanggal Pernyataan ini pertama kali diterapkan. C0. Entitas mengungkapkan rincian atas aset dan liabilitas yang telah digabungkan dalam satu baris saldo investasi pada awal periode sajian paling awal. Pengungkapan tersebut disiapkan dalam satu kesatuan untuk seluruh ventura bersama yang mana entitas menerapkan persyaratan ketentuan transisi yang dimaksud di paragaf C0 C0. C0. Setelah pengakuan awal, entitas mencatat investasinya dalam ventura bersama menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama. Operasi Bersama Ketentuan Transisi dari Metode Ekuitas ke Pencatatan untuk Aset dan Liabilitas C0. Ketika berubah dari metode ekuitas ke pencatatan untuk aset dan liabilitas berkenaan dengan kepentingannya dalam operasi bersama, entitas, pada awal periode sajian paling awal, menghentikan pengakuan investasi yang sebelumnya dicatat menggunakan metode ekuitas dan item lain apapun yang menjadi bagian investasi neto entitas dalam pengaturan sesuai dengan PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama paragraf, dan mengakui bagiannya atas setiap aset dan liabilitas berkenaan dengan kepentingannya dalam operasi bersama, termasuk goodwill apapun yang mungkin telah menjadi bagian dari jumlah tercatat investasi. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
40 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 C0. Entitas menentukan kepentingannya atas aset dan liabilitas yang terkait dengan operasi bersama berdasarkan hak dan kewajibannya dalam proporsi yang ditentukan sesuai dengan pengaturan kontraktual. Entitas mengukur jumlah tercatat awal aset dan liabilitas dengan memisahkan aset dan liabilitas dari jumlah tercatat investasi pada awal periode sajian paling awal berdasarkan informasi yang digunakan oleh entitas dalam menerapkan metode ekuitas. C. Setiap perbedaan yang timbul dari investasi yang sebelumnya dicatat dengan menggunakan metode ekuitas bersama item lainnya yang merupakan bagian dari investasi neto entitas dalam pengaturan sesuai dengan PSAK : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama paragraf, dan jumlah neto atas aset dan liabilitas, mencakup goodwill apapun, diakui dengan: (a) Saling hapus goodwill apapun yang terkait investasi dengan perbedaan apapun yang tersisa disesuaikan terhadap saldo laba pada awal periode sajian paling awal, jika jumlah neto aset dan liabilitas, mencakup goodwill apapun, yang diakui lebih tinggi daripada investasi (dan item lainnya yang menjadi bagian dari investasi neto entitas) dihentikan pengakuannya. (b) Menyesuaikan saldo laba pada awal sajian paling awal, jika jumlah neto aset dan liabilitas, termasuk setiap goodwill, yang diakui lebih rendah daripada investasi (dan item lainnya yang merupakan bagian dari investasi neto entitas) dihentikan pengakuan nya. C. Entitas yang berubah dari metode ekuitas menjadi pencatatan untuk aset dan liabilitas harus membuat rekonsiliasi antara investasi yang dihentikan pengakuannya dan aset dan liabilitas yang diakui, bersama dengan perbedaan apapun yang tersisa yang disesuaikan terhadap saldo laba, pada awal periode sajian paling awal. C. Pengecualian pengakuan awal di PSAK : Pajak Penghasilan paragraf dan tidak berlaku jika entitas mengakui aset dan liabilitas terkait dengan kepentingannya dalam operasi bersama. Ketentuan Transisi dalam Laporan Keuangan Tersendiri Entitas C. Entitas yang sesuai dengan PSAK : Laporan Keuangan Tersendiri paragraf 0 yang sebelumnya mencatat kepentingannya dalam operasi bersama sebagai investasi sebesar biaya perolehan atau sesuai dengan PSAK : Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran dalam laporan keuangan tersendiri harus: (a) menghentikan pengakuan investasi dan mengakui aset dan. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
41 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 liabilitas terkait dengan kepentingannya dalam operasi bersama pada jumlah yang ditentukan sesuai dengan paragraf C0 C. (b) menyediakan rekonsiliasi antara investasi yang dihentikan pengakuannya dan aset serta liabilitas yang diakui bersama dengan setiap perbedaan yang tersisa yang disesuaikan di saldo laba, pada awal periode sajian paling awal. Referensi Periode Terdekat Sebelumnya C. Meskipun terdapat referensi untuk 'periode terdekat sebelumnya' dalam paragraf C0 C, entitas mungkin juga menyajikan informasi komparatif yang disesuaikan untuk periode manapun yang lebih awal disajikan, tetapi tidak disyaratkan untuk melakukannya. Jika entitas tidak menyajikan informasi komparatif yang disesuaikan untuk periode manapun yang lebih awal, seluruh referensi untuk periode terdekat sebelumnya dalam paragraf C0 C dibaca sebagai periode komparatif disesuaikan yang disajikan paling awal. C. Jika entitas menyajikan informasi komparatif yang tidak disesuaikan untuk periode manapun yang lebih awal, maka entitas mengidentifikasi secara jelas informasi yang tidak disesuaikan, menyatakan bahwa hal tersebut telah disajikan dengan dasar yang berbeda, dan menjelaskan dasar tersebut. C. Pengecualian pengakuan awal PSAK : Pajak Penghasilan paragraf dan tidak diterapkan ketika entitas mengakui aset dan liabilitas yang terkait dengan kepentingannya dalam operasi bersama dalam laporan keuangan tersendiri yang diakibatkan dari penerapan persyaratan ketentuan transisi untuk operasi bersama sesuai dalam paragraf C. PENARIKAN C. Pernyataan ini menggantikan Pernyataan berikut: (a) PSAK (revisi 00): Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama; dan (b) ISAK : Pengendalian Bersama Entitas Kontribusi Aset Nonmoneter Oleh Venturer. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
42 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CONTOH ILUSTRATIF Contoh ilustratif ini melengkapi, tetapi bukan bagian dari, PSAK. Contoh ilustratif ini mengilustrasikan aspek dalam PSAK tetapi tidak dimaksudkan untuk memberikan pedoman yang bersifat interpretatif. CI0. Contoh berikut ini menggambarkan situasi hipotetis yang mengilustrasikan pertimbangan yang digunakan ketika menerapkan PSAK dalam situasi yang berbeda. Walaupun demikian beberapa aspek dari contoh tersebut mungkin terjadi dalam pola fakta aktual, seluruh fakta dan keadaan yang relevan atas pola fakta tertentu perlu dievaluasi ketika menerapkan PSAK. CONTOH JASA KONSTRUKSI CI0. A dan B (para pihak) adalah dua perusahaan yang bisnisnya adalah penyediaan berbagai jenis jasa konstruksi publik dan swasta. Mereka membentuk pengaturan kontraktual untuk bekerja sama untuk tujuan pemenuhan kontrak dengan pemerintah atas desain dan konstruksi jalan antara dua kota. Pengaturan kontraktual tersebut menentukan bagian partisipasi A dan B dan menetapkan pengendalian bersama atas pengaturan, yang subjek pengaturan tersebut adalah penyerahan jalan. CI0. Para pihak membentuk kendaraan terpisah (entitas Z) sebagai pihak yang akan melakukan pengaturan. Entitas Z, atas nama A dan B, menyepakati kontrak dengan pemerintah. Selain itu, aset dan liabilitas terkait dengan pengaturan dimiliki oleh entitas Z. Fitur utama bentuk hukum entitas Z adalah bahwa para pihak, bukan entitas Z, memiliki hak atas aset entitas dan kewajiban terhadap liabilitas entitas. CI0. Pengaturan kontraktual antara A dan B menetapkan bahwa: (a) hak atas semua aset yang dibutuhkan untuk melaksanakan aktivitas dalam pengaturan dibagi oleh para pihak berdasarkan bagian partisipasi mereka dalam pengaturan; (b) para pihak memiliki beberapa tanggung jawab dan tanggung jawab bersama untuk semua kewajiban operasinal dan keuangan terkait dengan aktivitas dalam pengaturan berdasarkan bagian partisipasi mereka dalam pengaturan; dan (c) keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dari aktivitas pengaturan dibagi oleh A dan B berdasarkan bagian partisipasi mereka dalam pengaturan.. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
43 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CI0. Untuk tujuan koordinasi dan pengawasan aktivitas, A dan B menunjuk operator, yang akan menjadi karyawan dari salah satu pihak. Setelah waktu yang ditentukan, peran operator akan digilir dari satu pihak ke pihak lain. A dan B menyetujui bahwa aktivitas akan dilaksanakan oleh karyawan operator atas dasar tidak ada keuntungan atau kerugian. CI0. Sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam kontrak dengan pemerintah, entitas Z adalah pihak yang akan menagihkan jasa konstruksi kepada pemerintah atas nama para pihak. Analisis CI0. Pengaturan bersama dilaksanakan melalui kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya tidak memberikan pemisahan antara para pihak dan kendaraan terpisah (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki dalam entitas Z adalah aset dan liabilitas para pihak). Hal ini diperkuat dengan persyaratan yang telah disetujui oleh para pihak dalam pengaturan kontraktual mereka, yang menyatakan bahwa A dan B memiliki hak atas aset, dan kewajiban terhadap liabilitas, terkait dengan pengaturan yang dilakukan melalui entitas Z. Pengaturan bersama tersebut adalah operasi bersama. CI0. A dan B masing-masing mengakui dalam laporan keuangan mereka bagian mereka atas aset (contohnya aset tetap, piutang dagang) dan bagian mereka atas setiap liabilitas yang dihasilkan dari pengaturan (contohnya utang dagang kepada pihak ketiga) berdasarkan bagian partisipasi yang disetujui oleh mereka. Masing-masing pihak juga mengakui bagiannya atas pendapatan dan beban yang dihasilkan dari jasa konstruksi yang diberikan kepada pemerintah melalui entitas Z. CONTOH PUSAT PERBELANJAAN YANG DIOPERASIKAN SECARA BERSAMA CI0. Dua perusahaan real estat (para pihak) membentuk sebuah kendaraan terpisah (entitas X) dengan tujuan mengakuisisi dan mengoperasikan pusat perbelanjaan. Pengaturan kontraktual antara para pihak menetapkan pengendalian bersama atas aktivitas yang dilakukan dalam entitas X. Fitur utama bentuk hukum entitas X adalah entitas, bukan para pihak, yang memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas, terkait dengan pengaturan. Aktivitas tersebut mencakup penyewaan unit ritel, pengelolaan parkir mobil, pemeliharaan pusat dan peralatannya, seperti lift, dan pembangunan reputasi dan basis pelanggan untuk pusat perbelanjaan secara keseluruhan. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
44 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CI. Persyaratan dalam pengaturan kontraktual adalah sedemikian rupa sehingga: (a) entitas X memiliki pusat perbelanjaan. Pengaturan kontraktual tidak menyatakan bahwa para pihak memiliki hak atas pusat perbelanjaan. (b) para pihak tidak bertanggung jawab berkenaan dengan utang, liabilitas atau kewajiban entitas X. Jika entitas X tidak dapat membayar utang atau kewajiban apapun lainnya atau untuk memenuhi kewajibannya kepada pihak ketiga, maka liabilitas masing-masing pihak kepada pihak ketiga akan terbatas pada jumlah yang belum dibayarkan dari kontribusi modal pihak ketiga tersebut. (c) para pihak memiliki hak untuk menjual atau mengagunkan kepentingan mereka dalam entitas X. (d) masing-masing pihak menerima bagian pendapatan dari pengoperasian pusat perbelanjaan (yang merupakan laba bersih sewa dari biaya operasi) sesuai dengan kepentingannya di entitas X. Analisis CI. Pengaturan bersama dilakukan melalui kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya menyebabkan kendaraan terpisah tersebut dipertimbangkan sebagai dirinya sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki kendaraan terpisah adalah aset dan liabilitas kendaraan terpisah dan bukan aset dan liabillitas para pihak). Selain itu, persyaratan pengaturan kontraktual tidak menetapkan bahwa para pihak memiliki hak atas aset atau kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan pengaturan. Sebaliknya, persyaratan atas pengaturan kontraktual menetapkan bahwa para pihak memiliki hak atas aset bersih entitas X. CI. Berdasarkan uraian di atas, tidak terdapat fakta, dan keadaan yang mengindikasikan bahwa para pihak memiliki hak atas seluruh manfaat ekonomi yang substansial dari aset terkait dengan pengaturan dan bahwa para pihak memiliki kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan pengaturan. Pengaturan bersama tersebut adalah ventura bersama. CI. Para pihak mengakui hak mereka atas aset neto entitas X sebagai investasi dan mencatatnya dengan menggunakan metode ekuitas.. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
45 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CONTOH PRODUKSI DAN DISTRIBUSI BERSAMA ATAS SUATU PRODUK CI. Perusahaan A dan B (para pihak) membentuk perjanjian strategis dan operasional (kerangka perjanjian) yang dalam perjanjian tersebut mereka telah menyetujui persyaratan bahwa mereka akan melakukan produksi dan distribusi produk (produk P) di pasar yang berbeda. CI. Para pihak telah menyetujui untuk melakukan aktivitas produksi dan distribusi dengan pembentukan pengaturan bersama, seperti yang dijelaskan di bawah ini: (a) Aktivitas produksi: para pihak telah menyetujui untuk melakukan aktivitas produksi melalui pengaturan bersama (pengaturan produksi). Pengaturan produksi dibentuk dalam kendaraan terpisah (entitas M) yang bentuk hukumnya menyebabkan entitas M tersebut dipertimbangkan sebagai dirinya sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki entitas M adalah aset dan liabilitas entitas M dan bukan aset dan liabilitas para pihak). Sesuai dengan kerangka perjanjian, para pihak telah sepakat satu sama lain untuk membeli seluruh produksi atas produk P yang diproduksi oleh pengaturan produksi sesuai dengan bagian kepemilikan masing-masing di entitas M. Para pihak selanjutnya menjual produk P kepada pengaturan lain, dikendalikan bersama oleh dua pihak itu sendiri, yang telah ditetapkan secara eksklusif untuk distribusi produk P sebagaimana dijelaskan di bawah ini. Kerangka perjanjian dan pengaturan kontraktual antara A dan B yang berhubungan dengan aktivitas produksi tidak mengatur bahwa pihak yang memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan aktivitas produksi. (b) Aktivitas distribusi: para pihak telah menyetujui untuk melaksanakan aktivitas distribusi melalui pengaturan bersama (pengaturan distribusi). Para pihak telah membentuk pengaturan distribusi dalam kendaraan terpisah (entitas D) yang bentuk hukumnya menyebabkan entitas tersebut dipertimbangkan sebagai dirinya sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki entitas D adalah aset dan liabilitas entitas D dan bukan aset dan liabilitas para pihak). Sesuai dengan kerangka perjanjian, pengaturan distribusi memesan kebutuhan untuk produk P dari para pihak menurut kebutuhan pasar yang berbeda di mana pengaturan distribusi menjual produk. Kerangka perjanjian dan pengaturan kontraktual antara A dan B yang berhubungan dengan aktivitas distribusi tidak mengatur bahwa pihak yang memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan aktivitas produksi. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
46 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CI. Selain itu, kerangka perjanjian menetapkan: (a) bahwa pengaturan produksi akan menghasilkan produk P untuk memenuhi kebutuhan produk P yang dipesan pengaturan distribusi kepada para pihak. (b) persyaratan komersial terkait dengan penjualan produk P oleh pengaturan produksi kepada para pihak. Pengaturan produksi akan menjual produk P kepada para pihak dengan harga yang disetujui oleh A dan B yang mencakup semua biaya produksi yang terjadi. Selanjutnya, para pihak menjual produk kepada pengaturan distribusi dengan harga yang disetujui oleh A dan B. (c) bahwa kekurangan kas yang mungkin terjadi dalam pengaturan produksi akan dibiayai oleh para pihak sesuai dengan bagian kepemilikan mereka dalam entitas M. Analisis CI. Kerangka perjanjian menetapkan persyaratan bahwa pihak A dan B melakukan produksi dan distribusi produk P. Aktivitas tersebut dilaksanakan melalui pengaturan bersama yang tujuannya adalah memproduksi atau distribusi produk P. CI. Para pihak melaksanakan pengaturan produksi melalui entitas M yang bentuk hukumnya memberikan pemisahan antara para pihak dan entitas. Selain itu, tidak satupun dari kerangka perjanjian atau pengaturan kontraktual berhubungan dengan aktivitas produksi menetapkan bahwa para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan aktivitas produksi.akan tetapi, ketika mempertimbangkan fakta, dan keadaan berikut ini para pihak menyimpulkan bahwa pengaturan produksi adalah operasi bersama: (a) Para pihak telah bersepakat satu sama lain untuk membeli seluruh produksi atas produk P yang diproduksi oleh pengaturan produksi. Sebagai akibatnya, A dan B memiliki hak atas seluruh manfaat ekonomi aset yang substansial dari pengaturan produksi. (b) Pengaturan produksi memproduksi produk P untuk memenuhi kebutuhan kuantitas dan kualitas para pihak sehingga mereka dapat memenuhi permintaan produk P dari pengaturan distribusi. Ketergantungan eksklusif pengaturan produksi dari para pihak untuk menghasilkan arus kas dan komitmen para pihak untuk menyediakan dana ketika pengaturan produksi terjadi kekurangan kas mengindikasikan bahwa para pihak memiliki kewajiban terhadap liabilitas pengaturan produksi, karena liabilitas tersebut akan diselesaikan melalui pembelian para pihak atas produk P atau pembagian secara langsung para pihak atas dana.. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
47 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CI. Para pihak melaksanakan aktivitas distribusi melalui entitas D, yang bentuk hukumnya memberikan pemisahan antara para pihak dan entitas. Selain itu, tidak ada satupun baik kerangka perjanjian atau pengaturan kontraktual berhubungan dengan aktivitas distribusi menetapkan bahwa para pihak memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan aktivitas distribusi. CI0. Tidak ada fakta, dan keadaan lain yang mengindikasikan bahwa para pihak memiliki hak atas seluruh manfaat ekonomi yang substansial dari aset terkait dengan pengaturan distribusi atau bahwa para pihak memiliki kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan pengaturan tersebut. Pengaturan distribusi tersebut adalah ventura bersama. CI. A dan B masing-masing mengakui dalam laporan keuangan mereka bagian mereka atas aset (contohnya aset tetap, kas) dan bagian mereka atas liabilitas yang dihasilkan dari pengaturan produksi (contohnya utang dagang kepada pihak ketiga) berdasarkan bagian kepemilikan mereka dalam entitas M. Masing-masing pihak juga mengakui bagiannya atas beban yang dihasilkan dari produksi produk P yang terjadi dalam pengaturan produksi dan bagiannya atas pendapatan yang berkaitan dengan penjualan produk P kepada pengaturan distribusi. CI. Para pihak mengakui hak mereka atas aset neto pengaturan distribusi sebagai investasi dan mencatatnya dengan menggunakan metode ekuitas. Variasi CI. Diasumsikan para pihak menyetujui bahwa pengaturan produksi yang dijelaskan di atas tidak hanya bertanggung jawab untuk memproduksi produk P, tetapi juga untuk distribusi kepada pelanggan pihak ketiga. CI. Para pihak juga menyetujui untuk membentuk sebuah pengaturan distribusi seperti yang dijelaskan di atas untuk mendistribusikan produk P secara eksklusif untuk membantu memperluas distribusi produk P dalam tambahan pasar khusus. CI. Pengaturan produksi juga menjual produk P secara langsung kepada pengaturan distribusi. Tidak ada proporsi tetap produksi dalam pengaturan produksi yang disepakati untuk dibeli oleh, atau disediakan untuk pengaturan distribusi. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
48 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 Analisis CI. Variasi tersebut tidak mempengaruhi bentuk hukum kendaraan terpisah yang didalamnya aktivitas produksi dilakukan maupun persyaratan kontraktual terkait dengan hak para pihak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan aktivitas produksi.akan tetapi, hal ini menyebabkan pengaturan produksi menjadi aktivitas swadana karena pengaturan tersebut mampu melakukan perdagangan atas nama sendiri, mendistribusikan produk P kepada pelanggan pihak ketiga dan, sebagai akibatnya, mengambil risiko permintaan, risiko persediaan dan risiko kredit. Meskipun pengaturan produksi mungkin juga menjual produk P kepada pengaturan distribusi, dalam skenario ini pengaturan produksi tidak tergantung pada para pihak untuk dapat melaksanakan aktivitasnya secara terus menerus. Dalam kasus ini, pengaturan produksi adalah ventura bersama. CI. Variasi tersebut tidak berpengaruh pada klasifikasi pengaturan distribusi sebagai ventura bersama. CI. Para pihak mengakui hak mereka atas aset neto dari pengaturan produksi dan hak mereka atas aset neto dari pengaturan distribusi sebagai investasi dan mencatatnya dengan menggunakan metode ekuitas. CONTOH BANK YANG DIOPERASIKAN BERSAMA CI. Bank A dan B (para pihak) menyetujui untuk menggabungkan perusahaan mereka, bank investasi, manajemen aset dan aktivitas jasa dengan membentuk kendaraan terpisah (bank C). Kedua pihak berharap pengaturan tersebut memberikan imbalan kepada mereka dengan cara yang berbeda. Bank A percaya bahwa pengaturan tersebut dapat memungkinkan untuk mencapai rencana strategisnya untuk meningkatkan ukurannya, menawarkan kesempatan untuk mengeksploitasi potensi penuhnya untuk pertumbuhan organik melalui penawaran produk dan jasa yang diperluas. Bank B mengharapkan pengaturan tersebut untuk memperkuat penawarannya dalam penghematan keuangan dan produk pasar. CI. Fitur utama bentuk hukum Bank C adalah bahwa fitur tersebut menyebabkan kendaraan terpisah dipertimbangkan sebagai dirinya sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki kendaraan terpisah adalah aset dan liabilitas kendaraan terpisah dan bukan merupakan aset dan liabilitas para pihak). Bank A dan B masingmasing memiliki % bagian kepemilikan di bank C, dengan sisa. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
49 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 0% sahamnya tercatat untuk diperdagangkan di bursa dan dimiliki oleh banyak pihak. Perjanjian pemegang saham antara Bank A dan Bank B menetapkan pengendalian bersama atas aktivitas bank C. CI. Selain itu, Bank A dan Bank B menyepakati perjanjian yang tidak dapat dibatalkan, yang meskipun terjadi sengketa, kedua bank menyetujui untuk menyediakan dana yang diperlukan dalam jumlah yang sama dan, jika disyaratkan, secara bersama dan tanggung renteng, untuk memastikan bahwa bank C mematuhi perundang-undangan dan peraturan perbankan yang berlaku, dan menghormati komitmen apapun yang dibuat otoritas perbankan. Komitmen tersebut merepresentasikan penerimaan tanggung jawab masing-masing pihak atas 0% dari dana apapun yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa bank C mematuhi perundang-undangan dan peraturan perbankan. Analisis CI. Pengaturan bersama dilaksanakan melalui kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya memberikan pemisahan antara para pihak dan kendaraan terpisah. Persyaratan dalam pengaturan kontraktual tidak menentukan bahwa para pihak memiliki hak atas aset atau kewajiban terhadap liabilitas dari bank C, tetapi menetapkan bahwa para pihak memiliki hak atas aset neto bank C. Komitmen para pihak untuk memberikan dukungan jika bank C tidak dapat mematuhi undang-undang dan peraturan perbankan yang diterapkan tidak dengan sendirinya merupakan faktor penentu bahwa para pihak memiliki kewajiban atas liabilitas bank C. Tidak ada fakta, dan keadaan lain yang mengindikasikan bahwa para pihak memiliki hak atas seluruh manfaat ekonomi yang substansial dari aset bank C dan bahwa para pihak memiliki kewajiban terhadap liabilitas bank C. Pengaturan bersama tersebut adalah ventura bersama. CI. Bank A dan B mengakui hak mereka atas aset neto bank C sebagai investasi dan mencatatnya dengan menggunakan metode ekuitas. CONTOH AKTIVITAS EKSPLORASI, PENGEMBANGAN, DAN PRODUKSI MINYAK DAN GAS BUMI CI. Perusahaan A dan B (para pihak) membentuk kendaraan terpisah (entitas H) dan Perjanjian Bersama Operasi (PBO) untuk melakukan kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas bumi di negara O. Fitur utama bentuk hukum entitas H menyebabkan kendaraan terpisah tersebut dipertimbangkan sebagai Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
50 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 dirinya sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki kendaraan terpisah adalah aset dan liabilitas kendaraan terpisah dan bukan aset dan liabilitas para pihak). CI. Negara O telah memberikan kepada entitas H izin untuk aktivitas eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas bumi yang akan dilakukan di blok tanah (lapangan) yang ditetapkan secara spesifik. CI. Perjanjian pemegang saham dan PBO yang disetujui oleh para pihak menetapkan hak dan kewajiban mereka terkait dengan aktivitas tersebut. Persyaratan utama perjanjian tersebut diikhtisarkan sebagai berikut. Perjanjian Pemegang Saham CI. Direksi entitas H terdiri dari direktur dari masing-masing pihak. Masing-masing pihak memiliki 0% kepemilikan saham dalam entitas H. Persetujuan dengan suara bulat dari direksi disyaratkan untuk setiap resolusi yang akan disahkan. Perjanjian Bersama Operasi (PBO) CI. PBO membentuk sebuah Komite Operasional. Komite ini terdiri dari satu wakil dari masing-masing pihak. Masing-masing pihak memiliki 0% bagian partisipasi dalam Komite Operasional. CI. Komite Operasional menyetujui anggaran dan program kerja terkait dengan aktivitas, yang juga mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari perwakilan masing-masing pihak. Salah satu pihak ditunjuk sebagai operator dan bertanggung jawab untuk mengelola dan melakukan program kerja yang disetujui. CI. PBO menentukan bahwa hak dan kewajiban yang tim bul dari aktivitas eksplorasi, pengembangan, dan produksi akan dibagi diantara para pihak sesuai dengan proporsi kepemilikan saham masing-masing pihak dalam entitas H. Secara khusus, PBO menetapkan bahwa para pihak berbagi: (a) hak dan kewajiban yang timbul dari izin eksplorasi dan pengembangan yang diberikan kepada entitas H (misalnya izin, liabilitas rehabilitasi, royalti dan utang pajak); (b) produksi yang diperoleh, dan (c) semua biaya yang terkait dengan semua program kerja.. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
51 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 CI. Biaya yang terjadi terkait dengan semua program kerja didanai dengan cash calls dari para pihak. Jika salah satu pihak gagal untuk memenuhi kewajiban moneter, maka pihak yang lain disyaratkan untuk memberikan kontribusi ke entitas H sesuai dengan jumlah yang gagal bayar. Jumlah yang gagal bayar dianggap sebagai utang milik pihak yang gagal bayar kepada pihak lainnya. Analisis CI. Para pihak melaksanakan pengaturan bersama melalui kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya memberikan pemisahan antara para pihak dan kendaraan terpisah. Para pihak telah mampu membalikkan penilaian awal atas hak dan kewajiban mereka yang timbul dari bentuk hukum kendaraan terpisah yang melaksanakan pengaturan tersebut. Mereka telah melakukan hal tersebut dengan menyetujui persyaratan dalam PBO yang memberikan mereka hak atas aset (contohnya izin eksplorasi dan pengembangan, produksi, dan aset lainnya yang timbul dari kegiatan tersebut) dan kewajiban terhadap liabilitas (contohnya semua biaya dan kewajiban yang timbul dari program kerja) yang dimiliki entitas H. Pengaturan bersama tersebut adalah operasi bersama CI. Perusahaan A dan perusahaan B mengakui dalam laporan keuangan mereka bagian kepemilikan mereka atas aset dan liabilitas yang dihasilkan dari pengaturan berdasarkan bagian partisipasi yang disetujui. Atas dasar tersebut, masing-masing pihak juga mengakui bagiannya atas pendapatan (dari penjualan bagian produksi mereka) dan bagiannya atas beban. CONTOH PENGATURAN GAS ALAM CAIR CI. Perusahaan A memiliki lapangan gas yang belum dikembangkan yang berisi sumber daya gas yang substansial. Perusahaan A menentukan bahwa lapangan gas akan dapat berjalan secara ekonomis hanya jika gas tersebut dijual ke pelanggan di pasar luar negeri. Untuk melakukannya, fasilitas gas alam cair (LNG) harus dibangun untuk mencairkan gas sehingga gas dapat diangkut dengan kapal ke pasar luar negeri. CI. Perusahaan A menyepakati pengaturan bersama dengan perusahaan B dalam rangka mengembangkan dan mengoperasikan lapangan gas dan fasilitas LNG. Di bawah pengaturan tersebut, perusahaan A dan B (para pihak) menyetujui untuk berkontribusi lapangan gas dan kas, masing-masing, untuk kendaraan terpisah, entitas C. Sebagai imbalan terhadap kontribusi tersebut, masing- Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
52 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 masing pihak mengambil 0% bagian kepemilikan atas entitas C. Fitur utama bentuk hukum entitas C adalah bahwa fitur tersebut menyebabkan kendaraan terpisah dipertimbangkan sebagai dirinya sendiri (yaitu aset dan liabilitas yang dimiliki di dalam kendaraan terpisah adalah aset dan liabilitas kendaraan terpisah dan bukan aset dan liabilitas para pihak). CI. Pengaturan kontraktual antara para pihak menyatakan bahwa: (a) perusahaan A dan B masing-masing harus menunjuk dua komisaris nya sebagai dewan komisaris entitas C. Dewan komisaris harus menyetujui secara bulatatas strategi dan investasi yang dilakukan oleh entitas C. (b) manajemen sehari-hari atas lapangan gas dan fasilitas LNG, termasuk aktivitas pengembangan dan konstruksi, akan dilakukan oleh staf perusahaan B sesuai dengan arahan yang disetujui bersama oleh para pihak. Entitas C akan mengganti kepada B atas biaya yang terjadi dalam mengelola lapangan gas dan fasilitas LNG. (c) entitas C bertanggung jawab atas pajak dan royalti atas produksi dan penjualan LNG sama seperti liabilitas lainnya yang terjadi dalam kegiatan usaha normal, seperti utang dagang, restorasi lapangan, dan liabilitas purna operasi (decommisioning). (d) perusahaan A dan B memiliki bagian yang sama dalam keuntungan dari kegiatan yang dilakukan dalam pengaturan dan, dengan demikian, mempunyai hak bagian yang sama atas setiap dividen yang dibagikan oleh entitas C. CI. Pengaturan kontraktual tidak menyatakan bahwa salah satu pihak memiliki hak atas aset, atau kewajiban terhadap liabilitas entitas C. CI. Dewan komisaris entitas C memutuskan untuk menyepakati pengaturan pembiayaan dengan sindikasi pemberi pinjam an untuk membantu pendanaan pengembangan lapangan gas dan pembangunan fasilitas LNG. Estimasi total biaya pengembangan dan konstruksi adalah Rp CI. Sindikasi pinjaman memberikan entitas C pinjaman Rp Pengaturan pembiayaan menentukan bahwa sindikasi memiliki jaminan untuk perusahaan A dan B hanya jika entitas C gagal bayar pada pengaturan pinjaman selama pengembangan lapangan dan pembangunan fasilitas LNG. Sindikasi pinjaman menyetujui bahwa sindikasi tidak memiliki jaminan dari perusahaan A dan B pada saat fasilitas LNG telah berproduksi karena sindikasi telah me-. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
53 PENGATURAN BERSAMA ED PSAK 0 nilai bahwa arus kas masuk entitas C yang dihasilkan dari penjualan LNG akan cukup untuk memenuhi pembayaran kembali pinjaman. Meskipun pada saat ini para kreditur tidak mempunyai jaminan atas perusahaan A dan B, tetapi sindikasi mempertahankan perlindungan atas gagal bayar entitas C dengan mengambil hak gadai atas fasilitas LNG. Analisis CI0. Pengaturan bersama dibentuk melalui kendaraan terpisah yang bentuk hukumnya memberikan pemisahan antara para pihak dan kendaraan terpisah. Persyaratan dalam pengaturan kontraktual tidak menyatakan bahwa para pihak memiliki hak atas aset atau kewajiban terhadap liabilitas entitas C, tetapi mereka menetapkan bahwa para pihak memiliki hak atas aset neto entitas C. Sifat jaminan dari pengaturan pembiayaan selama pengembangan lapangan gas dan konstruksi fasilitas LNG (yaitu perusahaan A dan B memberikan jaminan terpisah selama tahap ini) tidak dengan sendirinya memaksakan para pihak menanggung liabilitas entitas C (yaitu pinjaman yang merupakan liabilitas entitas C). Perusahaan A dan B memiliki liabilitas terpisah, yang merupakan jaminan mereka untuk membayar kembali pinjaman jika entitas C gagal bayar selama tahap pengembangan dan konstruksi. CI. Tidak ada fakta, dan keadaan lain yang mengindikasikan bahwa para pihak memiliki hak atas seluruh manfaat ekonomi yang substansial dari aset entitas C dan bahwa para pihak memiliki kewajiban atas liabilitas entitas C. Pengaturan bersama tersebut adalah ventura bersama. CI. Para pihak mengakui hak mereka atas aset neto entitas C sebagai investasi dan mencatatnya dengan menggunakan metode ekuitas. Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia.
54 Hak Cipta 0 Ikatan Akuntan Indonesia
ED PSAK 4. exposure draft
ED PSAK 4 exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan LAPORAN KEUANGAN TERSENDIRI Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No.
ED ISAK 26. exposure draft interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
ED ISAK exposure draft interpretasi Standar Akuntansi Keuangan PENILAIAN ULANG DERIVATIF MELEKAT Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya
ED PSAK 67. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan PENGUNGKAPAN KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya
ED PSAK 46. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan PAJAK PENGHASILAN Dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta
ED PSAK 65. konsolidasian. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan laporan keuangan konsolidasian Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No.
ED PSAK 15. investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan,
ED ISAK 15 PSAK 24 - BATAS ASET IMBALAN PASTI, PERSYARATAN PENDANAAN MINIMUM, DAN INTERAKSINYA EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
ED ISAK EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK - BATAS ASET IMBALAN PASTI, PERSYARATAN PENDANAAN MINIMUM, DAN INTERAKSINYA Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA
ED AMANDEMEN PSAK INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA Entitas Investasi: Penerapan Pengecualian Konsolidasi Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha
PENGATURAN BERSAMA PSAK AMANDEMEN. Akuntansi Akuisisi Kepentingan dalam Operasi Bersama
ED AMANDEMEN PSAK PENGATURAN BERSAMA Akuntansi Akuisisi Kepentingan dalam Operasi Bersama Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No.
LAPORAN KEUANGAN TERSENDIRI
ED AMANDEMEN PSAK 4 LAPORAN KEUANGAN TERSENDIRI Metode Ekuitas dalam Laporan Keuangan Tersendiri Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya
KOMBINASI BISNIS PSAK
ED PSAK KOMBINASI BISNIS Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 100 Telp: (01) 904 Fax: (01) 000 Email: [email protected],
PENGUKURAN NILAI WAJAR
ED PSAK 68 PENGUKURAN NILAI WAJAR Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp: (021) 31904232 Fax: (021)
PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN
ED AMANDEMEN PSAK PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN Prakarsa Pengungkapan Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta 00 Telp:
Standar Akuntansi Keuangan
ED ISAK 26 4 Oktober 2011 exposure draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Penilaian Ulang Derivatif Melekat Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas exposure
Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK (revisi 2011) 4 Oktober 2011 exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Biaya Pinjaman Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas exposure draft
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
ED AMANDEMEN PSAK 65 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Entitas Investasi: Penerapan Pengecualian Konsolidasi Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan
ED PSAK 1. penyajian laporan keuangan. exposure draft
ED PSAK exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan penyajian laporan keuangan Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng,
PROPERTI INVESTASI PSAK
ED PSAK 13 PROPERTI INVESTASI Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp: (021) 31904232 Fax: (021) 3900016
ED PSAK 70 AKUNTANSI ASET DAN LIABILITAS PENGAMPUNAN PAJAK EXPOSURE DRAFT
ED PSAK 70 EXPOSURE DRAFT AKUNTANSI ASET DAN LIABILITAS PENGAMPUNAN PAJAK Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta
IMBALAN KERJA PSAK AMANDEMEN. Program Imbalan Pasti: Iuran Pekerja
ED AMANDEMEN PSAK IMBALAN KERJA Program Imbalan Pasti: Iuran Pekerja Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310
PENGUNGKAPAN KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN
ED AMANDEMEN PSAK 67 PENGUNGKAPAN KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN Entitas Investasi: Penerapan Pengecualian Konsolidasi Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan,
LAPORAN KEUANGAN INTERIM
ISAK No. 17 23 Maret 2010 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN INTERIM DAN PENURUNAN NILAI Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
ASET TAKBERWUJUD PSAK
ED PSAK ASET TAKBERWUJUD Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 100 Telp: (01) 904 Fax: (01) 0001 Email: [email protected],
PSAK 24 - BATAS ASET IMBALAN PASTI, PERSYARATAN PENDANAAN MINIMUM
ISAK No. April 0 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK - BATAS ASET IMBALAN PASTI, PERSYARATAN PENDANAAN MINIMUM DAN INTERAKSINYA Exposure draft ini dikeluarkan oleh
ASET TETAP PSAK. Agustus ED AI PSAK 16 (07 Sept 2015).indd 1 07/09/ :19:30
ED PSAK ASET TETAP Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp: (021) 31904232 Fax: (021) 39000 Email: [email protected],
Exposure Draft. ED PSAK No. 8 (revisi 2010) 1 Juni Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK No. (revisi 2010) 1 Juni 2010 exposure draft Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Dalam Ekonomi Hiperinflasi
ED PSAK No. Agustus 0 exposure draft Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Pelaporan Keuangan Dalam Ekonomi Hiperinflasi Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
PENGUNGKAPAN PIHAK-PIHAK BERELASI
ED PSAK 7 PENGUNGKAPAN PIHAK-PIHAK BERELASI Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp: (01) 319043 Fax:
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Tanggapan atas exposure draft ini diharapkan dapat diterima paling lambat tanggal 30 Oktober 2010 oleh
ED PSAK No. Juli e x p o s u r e d r a f t Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan
BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK No. (revisi 0) PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA Desember 0 IKATAN AKUNTAN INDONESIA PSAK No. (revisi 0) PERNYATAAN
ASET TETAP PSAK AMANDEMEN. Klarifikasi Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan Amortisasi
ED AMANDEMEN PSAK 16 ASET TETAP Klarifikasi Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan Amortisasi Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya
PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM
ED PSAK PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta 00 Telp: (0) 0 Fax: (0) 000 Email: [email protected],
SEGMEN OPERASI PSAK. Agustus ED AI PSAK 5 (07 Sept 2015).indd 1 07/09/ :10:23
ED PSAK 5 SEGMEN OPERASI Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 100 Telp: (01) 90 Fax: (01) 000 Email: [email protected],
Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
PSAK No. Agustus 00 (revisi 00) EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
ED PSAK 48. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan PENURUNAN NILAI ASET Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng,
Perjanjian Konsesi Jasa: Pengungkapan
ED ISAK No. 22 22 Februari 2011 exposure draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Perjanjian Konsesi Jasa: Pengungkapan Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
PENGENDALIAN BERSAMA ENTITAS: KONTRIBUSI NONMONETER OLEH VENTURER
ISAK No.12 29 Agustus 2009 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PENGENDALIAN BERSAMA ENTITAS: KONTRIBUSI NONMONETER OLEH VENTURER Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan
Pajak Penghasilan - Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Sahamnya
INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ED ISAK No. 20 9 Agustus 2010 Exposure Draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Pajak Penghasilan - Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang
ED Amandemen PSAK 2 LAPORAN ARUS KAS (PRAKARSA PENGUNGKAPAN) EXPOSURE DRAFT
ED Amandemen PSAK 2 EXPOSURE DRAFT LAPORAN ARUS KAS (PRAKARSA PENGUNGKAPAN) Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta
Evaluasi Substansi Beberapa Transaksi yang Melibatkan. Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Standar Akuntansi Keuangan
ED ISAK No. Februari exposure draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Evaluasi Substansi Beberapa Transaksi yang Melibatkan Suatu Bentuk Legal Sewa Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar
Pernyataan Pencabutan
ED PPSAK 9 4 Oktober 2011 exposure draft Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan Pencabutan ISAK 5: Interpretasi atas Paragraf 14 PSAK 50 (1998) tentang Pelaporan Perubahan Nilai Wajar Investasi
Amendemen PSAK 15. KePentIngAn JAngKA. Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
draf Eksposur Amendemen InveStASI PAdA entitas ASoSIASI dan ventura BerSAmA: KePentIngAn JAngKA PAnJAng PAdA entitas ASoSIASI dan ventura BerSAmA Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
ASET TETAP PSAK AMANDEMEN. Agrikultur: Tanaman Produktif
ED AMANDEMEN PSAK 1 ASET TETAP Agrikultur: Tanaman Produktif Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp:
ASET TETAP PSAK AMANDEMEN. AGRIKULTUR: TANAMAN PRODUKTIF
ASET TETAP PSAK AMANDEMEN. AGRIKULTUR: TANAMAN PRODUKTIF ED AMANDEMEN ASET TETAP Agrikultur: Tanaman Produktif PSAK 16 Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan,
KONTRAK ASURANSI Menerapkan ED PSAK 71: Instrumen Keuangan dengan PSAK 62: Kontrak Asuransi
ED AMANDEMEN PSAK 62 KONTRAK ASURANSI Menerapkan ED PSAK 71: Instrumen Keuangan dengan PSAK 62: Kontrak Asuransi Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan,
Pencabutan. Pernyataan Pencabutan. ED PPSAK No Februari Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Standar Akuntansi Keuangan
ED PPSAK No. 11 1 Februari 2011 exposure draft Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan Pencabutan PSAK 39: Akuntansi Kerja Sama Operasi Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Standar Akuntansi Keuangan
ED ISAK 25 28 Juni 2011 exposure draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Hak atas Tanah Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas exposure draft ini diharapkan
Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK No. 38 (revisi 2011) 8 April 2011 exposure draft Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
DEFINISI DAN HIERARKI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
ED ISAK 32 DEFINISI DAN HIERARKI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp:
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN LAPORAN KEUANGAN TERSENDIRI
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK (revisi 00): PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN Desember 00 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN LAPORAN KEUANGAN TERSENDIRI IKATAN AKUNTAN INDONESIA PSAK No.
Pencabutan PSAK 27: Akuntansi Koperasi
exposure draft ED PPSAK No. 8 Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan Pencabutan PSAK 27: Akuntansi Koperasi 23 Oktober 2010 Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Perjanjian Konstruksi Real Estat
ED ISAK No. Oktober 0 INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI keuangan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Perjanjian Konstruksi Real Estat Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Pertambangan Umum. Pernyataan. Exposure draft. (revisi 2011) Akuntansi. Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK No. 33 1 Februari 2011 (revisi 2011) Exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Akuntansi Pertambangan Umum Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
KEBIJAKAN AKUNTANSI, PERUBAHAN ESTIMASI AKUNTANSI, DAN KESALAHAN
ED PSAK 25 KEBIJAKAN AKUNTANSI, PERUBAHAN ESTIMASI AKUNTANSI, DAN KESALAHAN Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta
ED PSAK 50. Instrumen keuangan: Penyajian. exposure draft
ED PSAK 0 exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan Instrumen keuangan: Penyajian Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No.
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 33: PPSAK AKTIVITAS
PENCABUTAN PSAK 33: AKTIVITAS pengupasan lapisan tanah DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP pada pertambangan UMUM PPSAK 12 PPSAK 12 pernyataan pencabutan Standar Akuntansi Keuangan pencabutan PSAK 33: AKTIVITAS
ED PSAK 68. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan pengukuran NILAI WAJAR Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng,
Bantuan Pemerintah Tidak
INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ED ISAK No. 18 17 Juli 2010 Exposure Draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Bantuan Pemerintah Tidak Ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi Exposure
Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
ISAK 33 Transaksi Valuta Asing dan Imbalan di Muka Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Tanggapan atas Draf Eksposur ini diharapkan dapat diterima
INTERPRETASI ATAS RUANG LINGKUP PSAK 13: PROPERTI INVESTASI
ED ISAK INTERPRETASI ATAS RUANG LINGKUP PSAK 13: PROPERTI INVESTASI Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 100
Exposure Draft. ED PSAK No. 53 (revisi 2010) 22 Mei Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
exposure draft ED PSAK No. (revisi 00) Exposure Draft Mei 00 Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Pembayaran Berbasis Saham Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
Pernyataan Pencabutan
exposure draft ED PPSAK No. 6 Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan Pencabutan PSAK 21: Akuntansi Ekuitas ISAK 1: Penentuaan Harga Pasar Dividen ISAK 2: Penyajian Modal dalam Neraca dan Piutang
Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK 63: Pelaporan
INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ED ISAK No. Oktober 00 Exposure Draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK : Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi
KONSOLIDASI ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS
EXPOSURE DRAFT ISAK No. 07 20 Oktober 2009 (Revisi 2009) EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN KONSOLIDASI ENTITAS BERTUJUAN KHUSUS Exposure draft ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
ISAK 34 Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Tanggapan atas Draf Eksposur ini diharapkan dapat diterima
Pencabutan PSAK 44: Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat
exposure draft ED PPSAK No. 7 Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan Pencabutan PSAK 44: Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat 12 Oktober 2010 Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan
ED PSAK 110. Akuntansi Sukuk. exposure draft pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK 0 exposure draft pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Akuntansi Sukuk Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta
AKUNTANSI DAN PELAPORAN PROGRAM MANFAAT PURNAKARYA
PSAK No. Februari 00 (revisi 00) EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN PROGRAM MANFAAT PURNAKARYA Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar
Standar Akuntansi Keuangan. Tanggapan atas exposure draft ini diharapkan dapat diterima paling lambat tanggal 30 November 2010 oleh
ED PSAK No. Oktober 00 (revisi 00) exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Kontrak Konstruksi Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas exposure draft
ED PSAK 55. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan INSTRUMEN KEUANGAN: PENGAKUAN DAN PENGUKURAN Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan
DISTRIBUSI ASET NONKAS KEPADA PEMILIK
ISAK No. Agustus 00 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DISTRIBUSI ASET NONKAS KEPADA PEMILIK Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
Eksplorasi dan Evaluasi. Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK No. 64 1 Februari 2011 exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Eksplorasi dan Evaluasi Sumber Daya Mineral Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
Exposure draft ini dikeluarkan oleh. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK Juni exposure draft Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas
Amendemen PSAK 71 InStrumen KeuAngAn: FItur PercePAtAn PelunASAn dengan
draf Eksposur Amendemen InStrumen KeuAngAn: FItur PercePAtAn PelunASAn dengan KomPenSASI negatif Draf Eksposur ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Tanggapan atas
ED PSAK 24. imbalan kerja. exposure draft
ED PSAK exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan imbalan kerja Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta
ED PSAK 60. exposure draft
ED PSAK 0 exposure draft PERNYATAAN Standar Akuntansi Keuangan INSTRUMEN KEUANGAN: PENGUNGKAPAN Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK No. (revisi 00) PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI Desember 00 IKATAN AKUNTAN INDONESIA PSAK No. (revisi 00) PERNYATAAN STANDAR
PENCABUTAN PSAK 31: AKUNTANSI PERBANKAN, PSAK 42: AKUNTANSI PERUSAHAAN EFEK, DAN PSAK 49: AKUNTANSI REKSA DANA
PPSAK No. 4 8 September 2009 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN PENCABUTAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PENCABUTAN PSAK 31: AKUNTANSI PERBANKAN, PSAK 42: AKUNTANSI PERUSAHAAN EFEK, DAN PSAK 49: AKUNTANSI
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
EXPOSURE DRAFT PSAK No. 0 November 00 (Revisi 00) EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN LAPORAN KEUANGAN TERSENDIRI Exposure draft ini diterbitkan oleh
PSAK 66 PENGATURAN BERSAMA
PSAK 66 PENGATURAN BERSAMA Agenda 1. 2. 3. 4. Standar Pengaturan Bersama PSAK 66 Pengaturan Bersama Ilustrasi Pengaturan Bersama Diskusi PSAK 39 Kerjasama Operasi BOT BTO Perkembangan PSAK PSAK 12 Pengendalian
Standar Akuntansi Keuangan
exposure draft ED PSAK No. Oktober 0 (revisi 0) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas
PROGRAM LOYALITAS PELANGGAN
ISAK No. Agustus 00 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PROGRAM LOYALITAS PELANGGAN Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK No. (revisi 00) Agustus 00 exposure draft Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Pajak Penghasilan Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas
AKUNTANSI ASURANSI KERUGIAN
PSAK No. (revisi ) Desember EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN AKUNTANSI ASURANSI KERUGIAN Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
PPSAK No. 5 8 Oktober Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
PPSAK No. 5 8 Oktober 2009 EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN PENCABUTAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PENCABUTAN ISAK 06: INTERPRETASI ATAS PARAGRAF 12 DAN 16 PSAK NO. 55 (1999) TENTANG INSTRUMEN DERIVATIF
KOMBINASI BISNIS EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN. PSAK No. 22 (revisi 2010) 12 Januari 2010
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK No. (revisi 0) EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN KOMBINASI BISNIS Januari 0 IKATAN AKUNTAN INDONESIA PSAK No. (revisi 0) PERNYATAAN STANDAR
As e t Ti d a k Be rw u j u d -
ISAK No. November 00 exposure draft Exposure Draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan As e t Ti d a k Be rw u j u d - Biaya Situs Web Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN PELANGGAN
ED PSAK 72 PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN PELANGGAN Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10310 Telp: (021)
PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN SYARIAH
PENYAJIAN LAPORAN Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. Menteng, Jakarta 0 Telp: (0) 0 Fax: (0) 000 Email: [email protected],
AKUNTANSI SALAM PSAK. penyesuaian
penyesuaian AKUNTANSI SALAM Diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng, Jakarta 10 Telp: (021) 31904232 Fax: (021) 3900016 Email:
Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK (revisi 0) Juni 0 exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Sewa Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas exposure draft ini diharapkan dapat
Standar Akuntansi Keuangan
ED PSAK (revisi 0) Juni 0 exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Sewa Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan atas exposure draft ini diharapkan dapat
Exposure Draft. Instrumen Keuangan: Penyajian. ED PSAK No. 50 (revisi 2010) 22 Mei Exposure draft ini dikeluarkan oleh
exposure draft ED PSAK No. 0 (revisi ) Exposure Draft Mei Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Instrumen Keuangan: Penyajian Exposure draft ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Tanggapan
EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INSTRUMEN KEUANGAN
ED PSAK 71 EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INSTRUMEN KEUANGAN Exposure Draft ini diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan untuk ditanggapi dan dikomentari. Saran dan masukan
PPSAK 9 PPSAK 9. Hak Cipta 2014 Ikatan Akuntan Indonesia Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
ISAK 5: Interpretasi atas Paragraf 14 PSAK 50 (1998) tentang Pelaporan Perubahan Nilai Wajar Investasi Efek dalam Kelompok Tersedia untuk Dijual PPSAK 9 PPSAK 9 Pernyataan pencabutan Standar Akuntansi
P ENCABUTAN PSAK 54: AKUNTANTSI R ESTRUKTURISASI UTANG PIUTANG BERMASALAH
PPSAK No. 3 11 Agustus 2009 (revisi 2009) EXPOSURE DRAFT EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN STANDAR AAKUNTANSI KEUANGAN EXPOSURE DRAFT PERNYATAAN PENCABUTAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 3 P ENCABUTAN PSAK 54:
