Chapter 4 Counting Repetition
|
|
|
- Surya Kusuma
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 4.1 Pengantar Chapter 4 Counting Repetition Dalam menulis program, beberapa perintah harus dituliskan berulangkali sesuai dengan hasil yang diharapkan. Misalnya, jika ingin menampilkan 100 karakter * di layar monitor maka perintah print* harus ditulis 100 kali. Cara ini tentu saja sangat merugikan dan tidak efisien. Solusi yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan loop, repetisi atau perulangan. Dengan demikian maka perintah dapat dituliskan satu kali saja dengan menambahikan instruksi supaya komputer mengerjakannya berkali-kali. 4.2 Repetisi Sederhana Sintaks dasar yang digunakan untuk menuliskan repetisi adalah : times F do P Keterangan : times f do p = instruksi repetisi = jumlah pengulangan = awal pengulangan = perintah yang diulang = akhir pengulangan Untuk menampilkan 100 bintang di layar, dapat dilakukan dengan repetisi yang sederhana seperti pada program 4.1 times 100 do print* program 4.1 Komputer akan mengerjakan yang tertulis di antara do dan sebanyak 100 kali sesuai dengan diinstruksikan padanya. 4.3 Nested Repetition atau Repetisi Bersarang Repetisi bersarang adalah repetisi yang dituliskan di dalam repetisi yang lain. Contoh tampilan hasil program yang dapat dipakai untuk memahami repetisi bersarang dapat dilihat pada gambar 4.1. Gambar 4.1
2 2 Dengan menggunakan sequence : print*;print*;print*; print*;print*;print*; print*;print*;print*; Program 4.2 Baris 1,2 dan 3 pada program 4.2 adalah sama sehingga program 4.2 dapat dimifikasi menggunakan repetisi seperti pada program 4.3. times 3 do print*;print*;print*; Program 4.3 Jika diperhatikan dengan teliti maka dapat terlihat bahwa print* dipanggil secara berurut sebanyak 3 kali. Dengan demikian bagian ini dapat ditulis dengan menggunakan repetisi juga seperti pada program 4.4. times 3 do times 3 do print* Program 4.4 Program seperti program 4.4 ini menggunakan repetisi bersarang, dimana terdapat repetisi di dalam repetisi lainnya. Bagian yang dicetak tebal merupakan repetisi yang menjadi bagian dari repetisi lainnya. 4.4 Non Constant Repetition Repetisi dapat dituliskan dengan lebih fleksibel, dimana jumlah pengulangan dapat berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan program 4.5 times N do times 3 do print* Program 4.5 Pada program 4.5, jumlah baris ditentukan dengan nilai variabel N. Dengan demikian bentuk tampilan dapat berubah-ubah sesuai dengan nilai N yang diberikan. Bentuk program ini lebih efektif jika dituliskan pada suatu definisi seperti pada program 4.6.
3 3 def bintang3(n) = times N do times N do print* enddef bintang3(3); bintang3(7) Program 4.6 Pemanggilan bintang3(3) akan memberikan hasil yang berbeda dengan bintang3(7). Jumlah baris yang akan tercetak sesuai dengan parameter yang diberikan saat definisi bintang3(n) dipanggil. Program ini sudah lebih fleksibel karena dengan menggunakan sebuah definisi sudah dapat menghasilkan tampilan yang berbeda-beda. 4.5 Flexible Repetition Program 4.6 dapat diubah menjadi bentuk yang lebih efisien lagi dengan perubahan sedikit, seperti pada program 4.7. def kotak(n,m) = times N do times M do print* enddef kotak(3,5); kotak (7,4) Program 4.7 Pada program 4.7 telah ditambahkan sebuah parameter lagi, dengan nama M, yang menentukan jumlah bintang yang tercetak pada tiap barisnya. Pemanggilan kotak(3,5) akan menghasilkan 3 baris bintang dengan masing-masing baris memiliki 5 bintang. Begitu juga dengan pemanggilan kotak(7,4) akan menghasilkan 7 baris bintang dengan 4 bintang pada tiap barisnya. 4.6 Repetition pada Sequence Repetisi yang fleksibel dengan jumlah pengulangan yang dapat ditentukan masih kurang cukup untuk menyelesaikan banyak masalah. Contoh tampilan yang dapat digunakan untuk mengembangkan konset repetisi adalah dengan melihat gambar 4.2. * ** * Gambar 4.2
4 4 Untuk menghasilkan tampilan seperti gambar 4.2, dapat digunakan sequence seperti pada program 4.8 print*; times 2 do print* ; times 3 do print* ; times 4 do print* ; times 5 do print* ; Program 4.8 Baris pertama dari program 4.8 dapat diubah menjadi bentuk yang lebih mirip dengan baris lainnya, seperti pada program 4.9 times 1 do print* ; times 2 do print* ; times 3 do print* ; times 4 do print* ; times 5 do print* ; Program 4.9 Perbedaan dari tiap baris terletak pada jumlah pengulangan yang terjadi. Dengan memanfaatkan definisi dan parameter maka program dapat dikempbankan seperti pada program 4.10 def tn(n) = times n do print* ; enddef tn(1); tn(2); tn(3); tn(4); tn(5) Program 4.10 Program 4.10 sudah memadai namun masih dapat dikembangkan lagi menjadi bentuk yang lebih sederhana dengan menggunakan bentuk repetisi yang lebih fleksibel. 4.7 Sequenced Repetition Dengan memperhatikan kembali program 4.9 semua perintah yang ada dapat dituliskan sekali saja dengan menentukan jumlah pengulangan yang dilakukan adalah 1 kali, 2 kali, 3 kali 4 kali dan 5 kali atau dapat dituliskan pengulangan dilakukan masing-masing sebanyak 1 kali sampai 5 kali. Perintah repetisi yang dapat menjawab kebutuhan ini adalah repetisi menggunakan for yang dapat dituliskan seperti pada program 4.11 yang merupakan pengembangan dari program 4.9. for n runningthrough 1..5 do times n do print* Program 4.10 Nilai n akan terisi secara berurutan mulai dari 1, 2, 3, 4 dan 5. Dengan demikian maka print* akan dilakukan sebanyak n, yaitu berurutan dari 1 sampai 5. kata kunci runningthrough dapat disingkat menjadi rt.
5 5 Bentuk lain dari program 4.10 dapat dituliskan seperti pada program 4.11 dengan makna dan hasil yang sama. for n rt <1,2,3,4,5> do times n do print* Program 4.11 Contoh program lain yang juga menggunakan for. for x rt gutnite do printchar(x) Program 4.12 for I rt <print*;print*> do I Program Counting Backward Untuk repetisi yang melakukan penghitungan terbalik, dari besak ke kecil, dapat dituliskan seperti pada program 4.14, program 4.15 dengan konsep yang sama dengan repetisi lainnya. for n rt <5,4,3,2,1> do times n do print* Program 4.14 Program 4.14 menuliskan sequence bilangan secara terbalik. for n runningbackthrough <1,2,3,4,5> do times n do print* Program 4.15 Pada program 4.15 meniuliskan sequence bilangan secara urut dari 1 sampai 5 namung menggunakan runningbackthourh (disingkat rbt) sehingga nilai n akan terisi secara urut dari 5 sampai 1. Begitu pula dengan program 4.16 for n rbt 1..5 do times n do print* Program Contoh Kasus Sebagai latihan, cobalah untuk membuat program yang menghasilkan tempilan seperti pada gambar4.3.
6 Repetition pada Pascal Gambar 4.3 Penulisan repetisi pada pascal dapat dilakukan menggunakan keyword for. Siktaks dasar dari perintah for adalah : for <variabel> := <awal> to <akhir> do begin <perintah yang diulang> end Program 4.17 dapat dilihat dan dipelajari sebagai contoh. Program ini merupakan implementasi dari program 4.7. uses crt; procedure bintang(n,m : integer); var a,b : integer; begin for a:=1 to n do begin writeln; for b:=1 to m do write( * ); BEGIN bintang(4,5); END. * * * * * * ** * Program 4.17 Program 4.18 merupakan implementasi dari program 4.6.
7 7 uses crt; procedure segi3(n : integer); var a,b : integer; begin for a:=1 to n do begin writeln; for b:=1 to a do write( * ); BEGIN segi3(9); END Repetition Pada Bahasa C++ Program 4.18 Pada bahasa C++, program 4.17 dapat dituliskan seperti pada program 4.19, sedangkan program 4.18 seperti pada program include <stdio.h> void bintang(int n, int m) { int a,b; for (a=1;a <= n;a++) { printf( \n ); for (b=1;b <= m;b++) printf( * ); void main() { bintang(4,5); Program 4.19 include <stdio.h> void segi3(int n) { int a,b; for (a=1;a <= n;a++) { printf( \n ); for (b=1;b <= a; b++) printf( * ); void main() { segi3(9);
Chapter 2 Procedure. Perjalanan dari rumah menuju ke supermarket :
2.1 Pengantar Chapter 2 Procedure Dalam usaha untuk menyelesaikan suatu tujuan, dapat dilakukan dengan melakukannya secara bertahap, disertai tujuan kecil dari masingmasing tahap. Misalnya, proses melakukan
IT132. Ramos Somya, S.Kom.
IT132 Ramos Somya, S.Kom. Menekankan pada logika berpikir untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan efektif dan efisien. Tidak ditekankan dalam pembuatan program dengan algoritma yang rumit. Distribusi
Chapter 5 Choice. repeatedly if tanda 2 on label: lakukan proses potong 2 if tanda 3 on label: lakukan proses potong 3 until switched off program 5.
5.1 Pengantar Chapter 5 Choice Program yang telah menggunakan repetition dan procedure merupakan program yang agak rumit, namun jalannya program masih dapat ditebak dan diketahui karena selalu mengerjakan
Perulangan Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data. PT. Elektronika FT UNY
Perulangan Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data Pendahuluan Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang. Instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu. Jika
Contoh 1: Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan menggunakan perulangan for
Bahan Ajar Algoritma Halaman 1 ii. Struktur Pengulangan (repetition) Struktur pengulangan merupakan struktur yang melakukan pengulangan terhadap satu baris atau satu blok baris program beberapa kali sesuai
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Tonny Hidayat, S.Kom
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Tonny Hidayat, S.Kom Pengantar Bahasa Pemrograman Pascal Page 1 / 11 Pengenalan Pascal Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pemrograman
SUB PROGRAM : PROSEDUR & FUNGSI. Konsep Pemrograman
SUB PROGRAM : PROSEDUR & FUNGSI Konsep Pemrograman Di saat program kita sudah menjadi besar kita akan mengalami kesulitan dalam mengatur kode program, jika semua kode tersebut disatukan. Untuk mengatasi
4.1 Struktur Rancangan Puncak-Turun dengan Procedure
Bab 4 Procedure Anda sudah menggunakan procedure dan function dalam topik-topik yang lalu mungkin tanpa Anda sadari. Write, Writeln, Read, dan Readln adalah contoh procedure yang digunakan untuk menulis
Perulangan. Bentuk Proses. 1. Perulangan For positif contoh 1 : perulangan positif untuk satu statement :
Perulangan Bentuk bentuk Perulangan Dalam hampir setiap program yang kompleks mutlak memerlukan suatu perulangan. Tujuan perulangan disini adalah untuk mengulang statement atau blok statement berulang
IT132 Dasar-Dasar Pemrograman. Ramos Somya
IT132 Dasar-Dasar Pemrograman Ramos Somya Dalam program yang kompleks kode program panjang. Sulit dalam memahami program (jalannya program). Solusi: memecah program tersebut menjadi modul-modul sehingga
ilmu bahasa pemrograman ilmu c++ Copyright izie ilmu c++
ilmu c++ Tutorial ini untuk siapa saja, walaupun anda belum pernah melakukan pemrograman, atau jika andapun berpengalaman dalam pemrograman dengan bahasa pemrograman lain tapi ingin mempelajari bahasa
Belajar itu, Tidak harus menunggu materi dari guru Inisiatif Mencari itulah BELAJAR.
SiniCari.Blogspot.com Belajar itu, Tidak harus menunggu materi dari guru Inisiatif Mencari itulah BELAJAR. 1.struktur pertama dalam pascal adalah.. a. Char; b. String c. End. d. Writeln e. Uses crt; 2.
Universitas gunadarma. pascal. Bab 4- bab 10. Hana Pertiwi S.T
Universitas gunadarma pascal Bab 4- bab 10 Hana Pertiwi S.T 14 PASCAL Struktur Perulangan WHILE-DO Struktur Perulangan REPEAT-UNTIL REPEAT UNTIL 1. Struktur Perulangan FOR 2. Penggunaan gabungan struktur
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
STRUKTUR DASAR ALGORITMA Pertemuan 5 Muhamad Haikal, S.Kom., MT Struktur Dasar Algoritma 1. Struktur Sequence (Runtunan) 2. Struktur Selection (Pemilihan) 3. Struktur Repetition (Perulangan) Struktur Sequence
MODUL PRAKTIKUM PERCABANGAN DAN PENGULANGAN
PERCABANGAN DAN PENGULANGAN Pada BAB ini akan membahas tentang PERCABANGAN dan PERULANGAN. PERCABANGAN : a) IF THEN b) CASE OF PENGULANGAN: a) REPEAT N TIMES b) REPEAT UNTIL c) WHILE DO d) ITERATE STOP
Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan
Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan Objektif: 1. Mengetahui macam-macam penyeleksian kondisi dalam pascal 2. Mengerti statement kondisi IF dan Case 3. Mengetahui macam-macam perulangan dalam
BAB IV STRUKTUR PROGRAM Struktur program pada dasarnya tersusun 3 struktur program utama yaitu : a. Struktur Berurutan (Sequence Structure) b.
BAB IV STRUKTUR PROGRAM Struktur program pada dasarnya tersusun 3 struktur program utama yaitu : a. Struktur Berurutan (Sequence Structure) b. Struktur Seleksi (selection Structure) c. Struktur Perulangan
IT132. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
IT132 Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Menekankan pada logika berpikir untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan efektif dan efisien. Tidak ditekankan dalam pembuatan program dengan algoritma yang rumit.
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Penulis: William www.etersoul.com Computer Club of Bunda Hati Kudus SMA Bunda Hati Kudus Pengantar Bahasa Pemrograman Pascal Page 1 / 11 License Agreements
PRAKTIKUM 6 PENGULANGAN PROSES 2
PRAKTIKUM 6 PENGULANGAN PROSES 2 A. Tujuan 1. Menjelaskan loop di dalam loop (nested loop) dan contoh kasusnya 2. Menjelaskan penggunaan pernyataan break 3. Menjelaskan penggunaan pernyataan continue 4.
Pengenalan Pascal. Tujuan Pembelajaran
Pengenalan Pascal Tujuan Pembelajaran Setelah melalui diskusi dan penjelasan 1. Mahasiswa dapat memahami struktur program pascal dengan benar 2. Mahasiswa memahami istilah identifier dengan benar 3. Mahasiswa
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR OLEH : IR. H. SIRAIT, MT
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR C++ OLEH : IR. H. SIRAIT, MT PEMROGRAMAN C++ C sebagai bahasa pendahulunya C++ C merupakan termasuk bahasa pemrograman tingkat menengah. Pencipta C adalah Brian W. Kernighan dan
Kurikulum Qt. { Basic OOP } Chapter 4. Function
Kurikulum Qt { Basic OOP } Chapter 4 Function. Agenda Fungsi Konsep Dasar Fungsi Mendefinisikan Fungsi Deklarasi Fungsi (Prototype) Hasil Balik Fungsi Ruang Lingkup Variabel Variable Lokal Variable Global
Chapter 3.2 : Tipe, Nama dan Nilai
Mata Kuliah : Logika dan Algoritma / 4 SKS Chapter 3.2 : Tipe, Nama dan Nilai Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. Mail : [email protected]/[email protected] Materi Yang Dipelajari Tipe Data Dasar
Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Rahmady Liyantanto. S1 Teknik Informatika-Unijoyo
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Rahmady Liyantanto Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam Teks Program Bahasa Pascal Tabel
Bab 4 Perintah Perulangan
Bab 4 Perintah Perulangan Proses perulangan (loop) adalah proses yang mengerjakan satu atau lebih statement lainnya secara berulang-ulang. Pada bahasa BASIC terdapat beberapa perintah untuk proses perulangan
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah elemen-elemen pada bahasa pemrograman: Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: 1. Aturan
Konstruksi Dasar Algoritma
Konstruksi Dasar Algoritma ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN [IF6110202] Yudha Saintika, S.T., M.T.I. Sub-Capaian Pembelajaran MK Pendahuluan Instruksi dan Aksi Algoritma merupakan deskripsi urutan pelaksanaan
Algoritma dan Pemrograman. Loop control structures: WHILE. Loop control structures: WHILE Perhatikan potongan program berikut: 12/29/2011
Algoritma dan Pemrograman WHILE while (kondisi) statement; FALSE kondisi? TRUE statement Pernyataan (statements) di dalam struktur WHILE akan diproses minimum NOL kali. Mengapa? WHILE Perhatikan potongan
1 Pengenalan IDE Python
1 Pengenalan IDE Python 1.1 Struktur Program Python Struktur program Python secara umum terbagi menjadi tiga bagian yaitu header, definisi fungsi, dan program utama. Contoh program Python secara lengkap
P R E T R EM N 5 STRUKTUR LOOPING
PERTEMUAN 5 STRUKTUR LOOPING Pemutaran kembali, terjadi ketika mengalihkan arus diagram alur kembali ke atas, shg bbrp alur berulang bbrp kali. A 1 A A + 1 B A * A Kembali lg? (1)Variabel A diberi harga
Algoritma dan Pemrograman
Algoritma dan Pemrograman Bab III Notasi Algoritmik Pertemuan Ke-3 Notasi Algoritma dan bahasa pemrograman C++ Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si.,M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi
SOAL PASCAL A. 1. Lengkapi Source Code Dibawah ini : {* Program Menghitung dengan Operator Matematika*}
SOAL PASCAL A Selesai list code/source code pascal dengan mengetikkan list yang ada dan mengisikan titik-titik menjadi sebuah Program {* Program Menghitung dengan Operator Matematika*} program_hitung UsEs
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Dapatkan soal-soal lainnya di http://forum.pelatihan-osn.com Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOAL UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2013 CALON PESERTA INTERNATIONAL OLYMPIAD IN INFORMATICS (IOI) 2014 HARI
MODUL 1 STANDAR INPUT DAN OUTPUT
MODUL 1 STANDAR INPUT DAN OUTPUT A. TUJUAN 1. Memahami input dan output dasar pada bahasa pemrograman C/C++ 2. Memahami operasi dasar untuk input dan output pada bahasa pemrograman C/C++ 3. Mampu menciptakan
SOAL DAN JAWABAN UTS PEMROGRAMAN DASAR KELAS X
SOAL DAN JAWABAN UTS PEMROGRAMAN DASAR KELAS X Kelas : X TKI 2 Mata Pelajaran : Produktif Teknik Komputer dan Informatika (Pemrograman Dasar) Waktu : 60 menit Bentuk Soal : Pilihan Ganda 40 soal Pilihan
STRUKTUR KENDALI. Memanfaatkan struktur kendali untuk kasus komputasi
STRUKTUR KENDALI Modul TIK XI Memanfaatkan struktur kendali untuk kasus komputasi Statement kendali digunakan untuk proses pengambilan keputusan. ( PROSES DECISION ) Dimana proses akan dikerjakan bila
Konsep Dasar Pemrograman
Konsep Dasar Pemrograman I. Algoritma Pemrograman Yang Baik Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah : 1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam memecahkan masalah 2. Menghasilkan
Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN
Fungsi / Prosedur Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Fungsi (Sub Program) : Fungsi Beberapa statements digabungkan dalam suatu modul (fungsi atau sub program) untuk
MATERI 5 Procedure. Pendeklarasian suatu procedure pada program : PROGRAM Judul_Program; PROCEDURE Nama_Prosedur; BEGIN. {Statemen prosedur} END.
MATERI 5 Procedure Procedure merupakan suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram (program bagian). Procedure dipanggil dan digunakan di dalam blok program yang lainnya
Pertemuan 4 Perulangan
Pertemuan 4 Perulangan Objektif: 1. Mengetahui macam-macam perulangan dalam Pascal 2. Mengerti perulangan For, While Do, Repeat Until Pertemuan 4 46 P4.1 Teori Dalam Pascal dikenal adanya 2 tipe perulangan
AP2B Dini Triasanti STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON
STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON 1. Aturan Penulisan Program-program yang ditulis dalam Python secara khas jauh lebih pendek dibandingkan dengan program-program C atau C++, karena beberapa pertimbangan: tipe
Kontrak Kuliah. Stored Procedures and Function. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Kontrak Kuliah Stored Procedures and Function Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom 1 Stored Procedure 2 Stored Procedures Merupakan sekumpulan sintaks SQL yang tersimpan pada server Memiliki beberapa keunggulan
BAB VIII SUB PROGRAM : Fungsi Tanpa Pengembalian Nilai
BAB VIII SUB PROGRAM : Fungsi Tanpa Pengembalian Nilai Pendahuluan Dalam bahasa pemrograman prosedural, program bisa terdiri dari beberapa sub program. Dengan membuat sub program, penulisan kode program
1. Laporan Akhir 1. Menentukan Nilai Besar atau Nilai Kecil. Program yang di masukkan adalah :
1. Laporan Akhir 1 Menentukan Nilai Besar atau Nilai Kecil Program yang di masukkan adalah : Dalam praktikum ini, setiap perintah yang kita masukkan haruslah benar agar program tersebut dapat di jalankan.
a. TRUE b. FALSE c. Jawaban A dan B keduanya dimungkinkan benar d. Tidak dapat ditentukan e. Tidak ada jawaban di antara A, B, C, D yang benar
Bidang Studi : Informatika / Komputer Kode Berkas : KOM-L01 (solusi) 1. Jika : A bernilai FALSE B bernilai TRUE Maka pernyataan di bawah bernilai? ((A and B) or (B and not A)) xor (A and B) a. TRUE b.
PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN
PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN Pertemuan 1 I. Pengertian Program adalah pernyataan yang disusun menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan
Aliran Kendali (Flow Control)
Aliran Kendali (Flow Control) Pernyataan-pernyataan yang menentukan urutan eksekusi Pernyataan/struktur berurutan (sequence) Pencabangan bersyarat (selection, conditional structure) if, if-else, switch-case
ALGORITMA PERULANGAN
Pertemuan 08 ALGORITMA PERULANGAN Pada Bab ini anda akan mempelajari 1. Pengertian algoritma perulangan 2. Perulangan for-do 3. Perulangan while-do 4. Perulangan repeat-until Algoritma Perulangan Ada kalanya
BAB I TUJUAN DAN LANDASAN TEORI
BAB I TUJUAN DAN LANDASAN TEORI 1. Tujuan 1. Dapat memahami konsep prosedur dan fungsi. 2. Mampu membuat prosedur dan fungsi baik dengan parameter maupun tanpa parameter. 3. Mampu membedakan kapan menggunakan
BAB IV PENGULANGAN PROSES
BAB IV PENGULANGAN PROSES Tujuan : 1. Menjelaskan proses pengulangan menggunakan pernyataan for 2. Menjelaskan proses pengulangan menggunakan pernyataan while 3. Menjelaskan proses pengulangan menggunakan
Start. Baris Program. Baris Program. Baris Program. Selesai. Contoh Program Struktur berurutan menghitung luas empat persegi panjang
ANALISA STRUKTUR PROGRAM LANJUTAN I. Struktur Program A. Struktur Berurutan (Sequence Structure) Struktur Berurutan adalah struktur program yang paling sederhana. Setiap baris program akan dikerjakan secara
PERTEMUAN 5 PENGEMBANGAN PSEUDOCODE STRUKTUR KONTROL PENGULANGAN
1 PERTEMUAN 5 PENGEMBANGAN PSEUDOCODE STRUKTUR KONTROL PENGULANGAN POKOK BAHASAN 1. Definisi Struktur Kontrol Pengulangan 2. Jenis Struktur Kontrol Pengulangan 3. Pseudocode Struktur Kontrol Pengulangan
I. KATA PENGANTAR. Modul Algoritma Pemrograman. Modul Ke-4 - Hal 1
I. KATA PENGANTAR Dewasa ini sudah banyak berkembang bahasa-bahasa pemrograman tingkat tinggi yang pemakaiannya sudah sangat mudah, hanya klik dan drag saja. Namun meskipun demikian tetap saja programmer
PENGANTAR LOGIKA DAN ALGORITMA DENGAN PASCAL
PENGANTAR LOGIKA DAN ALGORITMA DENGAN PASCAL Pengertian LOGIKA: Logika berasal dari bahasa Yunani yaitu LOGOS yang berarti ilmu. Logika pada dasarnya filsafat berpikir. Berpikir berarti melakukan suatu
PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE II. Pengulangan (For) Tim Pengajar KU Institut Teknologi Sumatera
PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE II Pengulangan (For) Tim Pengajar KU1102 - Institut Teknologi Sumatera Tujuan Mahasiswa memahami jenis-jenis pengulangan dan penggunaannya serta memahami elemen-elemen dalam
Pemrograman Dasar S E L E C T I O N
Pemrograman Dasar S E L E C T I O N Aliran Kendali (Flow Control) 2 Pernyataan-pernyataan yang menentukan urutan eksekusi Pernyataan/struktur berurutan (sequence) Pencabangan bersyarat (selection, conditional
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi
Chapter 5. Struktur Kontrol Perulangan
Chapter 5 Struktur Kontrol Perulangan Instruksi Pengulangan Instruksi pengulangan (repetition) adalah instruksi yang di mengulangi pelaksanaan sederatan instruksi lian berulang kali dengan persyaratan
MATERI 4 PENYELEKSIAN KONDISI
MATERI 4 PENYELEKSIAN KONDISI Terkadang suatu program akan membutuhkan suatu penyeleksian kondisi Dengan menyeleksi suatu kondisi, program dapat menentukan tindakan apa yang harus dikerjakan, tergantung
Pertemuan 4 Diagram Alur / Flowchart
Pertemuan 4 Diagram Alur / adalah representasi grafik dari langkah-langkah yang harus diikuti dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masing-masing simbol merepresentasikan
ARRAY. contoh : A[1] := 10; var A : array[1..10] of integer; A[nomer_indeks]
ARRAY Array adalah tipe data kompleks yang elemen-elemennya mempunyai tipe data yang sama. Jumlah elemen array bersifat tetap dan tidak bisa ditambah atau dikurangi setelah pendeklarasiannya. Tiap elemen
PERULANGAN PROSES. Proses perulangan ditandai dengan mekanisme yang disebut loop. Proses Loop : Proses yang berulang-ulang
PERULANGAN PROSES Proses perulangan ditandai dengan mekanisme yang disebut loop Proses Loop : Proses yang berulang-ulang Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan Melipiuti : Pernyataan for Pernyataan
PEMROGRAMAN DASAR ( PASCAL ) PERTEMUAN I
PEMROGRAMAN DASAR ( PASCAL ) PERTEMUAN I I. Pengertian Algoritma Algorithm sebenarnya berasal dari kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka Arab. Perencanaan dan perancangan program komputer
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOAL UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2013 CALON PESERTA INTERNATIONAL OLYMPIAD IN INFORMATICS (IOI) 2014 HARI KE-2 INFORMATIKA Waktu : 5 jam KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN
Gambar 1. Tampilan Layar Sebuah Program Animasi
Menggambar Kotak (Ed. 2) 1/6 Lecture Notes Algoritma dan Pemrograman Menggambar Kotak Thompson Susabda Ngoen Di dalam penulisan program adakalanya kita perlu menggambar kotak (bingkai segi empat) di layar
IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
IT234 - Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Asal kata Algoritma berasal dari nama seorang ilmuan Persian yang bernama Abu Ja far Mohammed lbn Musa al-khowarizmi, yang menulis kitab al jabr w al-muqabala
PROSEDUR DAN FUNCTION
PROSEDUR DAN FUNCTION PROSEDUR DAN FUNCTION PROSEDUR Prosedur adalah suatu program yang terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai seubprogram (program bagian). Prosedur diawali dengan kata cadangan
Struktur Kontrol. 1.Pemilihan (Selection) 2.Pengulangan (Repetition)
Struktur Kontrol 1.Pemilihan (Selection) 2.Pengulangan (Repetition) PERULANGAN/ LOOPING/ REPETITION While Do-While For Nested For 5. Statemen FOR Tanpa Peningkatan Didalam perintah FOR, ungkapan yang menunjukkan
ARRAY. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom
ARRAY Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom Struktur Bahasa Pascal Bagian Judul Program Bagian Deklarasi Deklarasi tipe data (TYPE) Deklarasi variabel (VAR) Deklarasi konstanta (CONST) Deklarasi label (LABEL)
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-11 (Matriks) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Konsep Matriks Pendeklarasian Matriks Pemrosesan Matriks Membaca Elemen Matriks
SMA SANTO PAULUS PONTIANAK
SMA SANTO PAULUS PONTIANAK Konsep Dasar Pemrograman Pascal Kelas X Semester 2 Pengayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Oleh : Vianney Alexius, mtb TIK-vianney.mtb 2012 Algoritma Serangkaian langkah
Teknik Pemrograman Terstruktur 1 PENGENALAN BAHASA C
1 PENGENALAN BAHASA C Paradigma Pemrograman Pemrograman Deklaratif/Fungsional Persoalan diselesaikan dengan mengekspresikan logika persoalan Pemrograman Prosedural/Terstruktur Persoalan diselesaikan dengan
Subprogram. Definisi
Subprogram Definisi Subprogram merupakan program bagian dengan blok terpisah dan didalam program utama, dan akan dipanggil pada program utama jika subprogram itu diperlukan untuk dijalankan. 1 Macam Subrogram
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam
Pengenalan Algoritma dan Pemrograman Pascal
Diktat Pelatihan Olimpiade Komputer Oleh Fakhri Pertemuan ke 1 : Pengenalan Algoritma dan Pemrograman Pascal 1.1 Pengenalan Algoritma Algoritma adalah deretan instruksi dalam memecahkan suatu permasalahan.
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-14 (Rekursi) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Faktorial Menara Hanoi S1 Teknik Informatika-Unijoyo 2 Pendahuluan Algoritma
PROSEDUR DAN FUNGSI (PROCEDURE & FUNCTION)
PROSEDUR DAN FUNGSI (PROCEDURE & FUNCTION) Modular Dibagi Program kecil Program kecil Program besar Program kecil Program kecil Program kecil Program kecil Modul pada bahasa C++ dikenal dengan nama fungsi
Tutorial 08 Pertemuan 12
Tutorial 08 Pertemuan 12 Tutorial Kuliah Pemrograman Terstruktur I TUJUAN & SASARAN Disusun oleh : Danang Junaedi Setelah mengerjakan tutorial ini mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan penggunaan
Pengenalan Pascal/DevPascal
Materi 1 Pengenalan Pascal/DevPascal Turbo Pascal adalah Compiler bahasa pemrograman Pascal. Untuk memulai menjalankan Pascal: Cari Folder Pascal ada di C:\TP\BIN\TPX.EXE Jalankan File TPX tersebut Dev
IT132 Dasar-Dasar Pemrograman. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
IT132 Dasar-Dasar Pemrograman Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Dalam program yang kompleks kode program panjang. Sulit dalam memahami program (jalannya program). Solusi: memecah program tersebut menjadi modul-modul
ARRAY DIMENSI SATU Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. Indeks array secara default dimulai dari 0.
Array SASARAN Memahami array berdimensi satu Memahami array berdimensi dua Memahami array berdimensi banyak Memahami inisialisasi array yang tak berukuran Melewatkan array sbg parameter ke suatu fungsi
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-12 (Matriks) 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Konsep Matriks Pendeklarasian Matriks Pemrosesan Matriks Membaca Elemen Matriks Menulis Matriks 2 Pendahuluan Di dalam matriks,
Kuliah III - Dasar Pemrograman
17 September 2013 Kuliah III - Dasar Pemrograman Struktur program dalam bahasa C Kompilasi Variabel Statement : Deklarasi & Assignment statement, Inisialisasi Masukan dan Keluaran Contoh 1. assign.c /*
Indentifier, Keywords, Variable, Tipe Data dan Operator. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
Indentifier, Keywords, Variable, Tipe Data dan Operator Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Merupakan nama yang digunakan untuk menamai variabel, konstanta, nama program maupun sub program. Seorang programmer tidak
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-8 (Prosedur) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Modularisasi Program Pendefinisian Prosedur Nama Global dan Nama Lokal Parameter
Aliran Kendali (Flow Control)
Aliran Kendali (Flow Control) Pernyataan-pernyataan yang menentukan urutan eksekusi Pernyataan/struktur berurutan (sequence) Pencabangan bersyarat (selection, conditional structure) if, if-else, switch-case
Dasar Komputer & Pemrograman 2A
Dasar Komputer & Pemrograman 2A Materi 3 Reza Aditya Firdaus STATEMENT INPUT OUTPUT Dalam bahasa Pascal untuk keperluan input (membaca input) digunakan identifier standar READ atau READLN. Identifier standart
Fungsi Lanjut DASAR PEMROGRAMAN
Fungsi Lanjut DASAR PEMROGRAMAN Tujuan Mengerti variabel dalam Fungsi a. Variabel lokal b. Variabel eksternal b. Variabel statis c. Variabel register Memahami dalam menciptakan sejumlah fungsi. 2 Jenis-jenis
Algoritma,Flowchart, Konsep
Algoritma,Flowchart, Konsep dasar PASCAL Masih ingat??? Algoritma Penulisan Algoritma Menggunakan bahasa natural (Bahasa manusia: Indonesia, Inggris) Kelemahannya masih sering membingungkan (ambigu) /
PROSES PENJUALAN BUKU
PROSES PENJUALAN BUKU MAKALAH Makalah ini disusun guna untuk memenuhi tugas TIK akhir tahun kelas XI semester 2 yang membahas tentang Proses Penjualan Buku. OLEH : Ida Mariyatuz Zulfa ( 14 ) Mar atu Sholekhah
LOGIKA ALGORITMA. Pertemuan 6. By: Augury
LOGIKA ALGORITMA Pertemuan 6 By: Augury augury@pribadiraharjacom Sequence Algoritma yang merupakan runtunan (sequence) satu atau lebih instruksi, yaitu berarti: 1 Tiap instruksi dikerjakan satu persatu
Struktur Kontrol Perulangan (Loop) Algoritme dan Pemrograman. Struktur Kontrol Perulangan: while. Struktur Kontrol Perulangan: while
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #4 Struktur kontrol perulangan: while, do while, for Struktur Kontrol Perulangan (Loop) Program akan mengulang satu atau lebih pernyataan berdasarkan kondisi tertentu.
WEEK 6. Teknik Elektro UIN SGD Bandung PERULANGAN - LOOPING
WEEK 6 Teknik Elektro UIN SGD Bandung PERULANGAN - LOOPING Tugas 1. Buatlah program untuk mengecek apakah suatu segitiga sama sisi atau bukan, dengan input sisi dari user! 2. Buatlah program untuk mengetahui
FUNCTION (FUNGSI) LOGO. Pendidikan Teknik Elektronika FT UNY. Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs.
FUNCTION (FUNGSI) LOGO Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. [email protected] Overview Pendahuluan Tujuan Fungsi Dasar Fungsi Jenis Fungsi : memiliki return value Integer Selain integer Tidak memiliki return value
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOAL UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2013 CALON PESERTA INTERNATIONAL OLYMPIAD IN INFORMATICS (IOI) 2014 SESI LATIHAN INFORMATIKA Waktu : 5 jam KEMENTERIAN PENDIDIKAN
Subprogram (dalam Bahasa C++ + Flowchart)
Subprogram (dalam Bahasa C++ + Flowchart) Tim Penyusun Materi PTI-B KU1072/Pengenalan Teknologi Informasi B Tahap Tahun Pertama Bersama Institut Teknologi Bandung Tujuan Mahasiswa memahami makna dan kegunaan
TPI4202 e-tp.ub.ac.id. Lecture 5
TPI4202 e-tp.ub.ac.id Lecture 5 Struktur percabangan memungkinkan kita melakukan aksi jika suatu syarat dipenuhi. Suatu aksi akan dikerjakan atau dieksekusi oleh program apabila kondisi yang didefinisikan
OLIMPIADE SAINS NASIONAL IX
SOAL SESI 3 OLIMPIADE SAINS NASIONAL IX BIDANG INFORMATIKA 4 AGUSTUS 2010 MEDAN, SUMATERA UTARA Selamat Bekerja, Berkompetisi, Jadilah Yang Terbaik! Shuffle Kode soal: osn1013.pas/c/ CPP Batas Run-time:
