BAB II LANDASAN TEORI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB II LANDASAN TEORI"

Transkripsi

1 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 System Pengisi Saldo Pulsa Di banyak Negara system pengisian saldo pulsa atau Reload Voucher, menggunakan metode menu langsung yang ditanamkan pada simcard. Lalu pelanggan GSM akan memasukan nomor referens / kode voucher yang tertera pada kartu voucher. Selanjutnya Telepon selluler akan mengirim ke Server operator selluler. Seketika itu juga saldo pulsa akan bertambah. Teknik lainnya adalah langsung menggunakan kode tertentu dan dapat langsung dihubungi dengan format tertentu, lalu di telpon seperti biasa. Beberapa saat kemundian telepon selluler akan mendapatkan konfirmasi bahwa saldo pulsa telah terisi. Untuk melakukan tranksaksi pulsa, dibutuhkan software untuk mengatur tranksaksi yang sedang berlangsung pada server. Salah satu jenis software server pulsa yangsudah digunakan oleh kalangan pebisnis pulsa adalah VRE (Vouche Reffil Engine). VRE merupakan software untuk server pengisian pulsa elektronik/pulsa elektrik atau TOPUP voucher elektronik prabayar. Software pulsa VRE dapat melayani transaksi via SMS, Yahoo Messenger, Gtalk, MSN maupun host-to-host via IP publik / dinamik. Software pulsa VRE mendukung transaksi ke operator GSM dan CDMA melalui MKIOS, Simpati Autorefill, Dompet Pulsa, Indosat SEV, MTRONIK, ISI ESIA, FKIOS, E-AXIS, THREE, SMART, CERIA, MOBILE-8 dan Host-to-Host ke

2 6 authorized dealer dan distributor. VoucherRefillEngine. n.d. Apa itu Software Pulsa VRE. 23 November VRE memiliki beberapa tipe dan jenis. Pada tiap tiap jenis memiliki fitur fitur yang berbeda. Dibawah ini adalah rincian jenis VRE yang sudah ada, SuperTel. 4 Januari Voucher Reffil Engine. 1 Desember Software VRE S edisi (VRE S Series) Gambar 2.1ModulVRE S Series Tidak memakai koneksi internet Otomatis Redirect Reseller sistem deposit{mosimage} Record transaksi Balasan otomatis ke Reseller dengan format yang ditentukan sendiri / bisa dirubah. Cetak transaksi reseller

3 7 SM S Party/SM S Group Sistem Backup dan Recovery data. Proteksi terhadap order ganda (pengulangan order u/ nomor dan nominal yang sama dalam 24 jam harus dg kode khusus) Report berdasarkan hasil transaksi dari provider (sebelum ada report dari provider tidak ada report ke reseller ) Deposit reseller sudah dipotong saat reseller melakukan request, jika gagal deposit akan dikembalikan otomatis oleh sistem. Fitur dimana sms sender hanya membalas nomor dengan provider yang sama sehingga menekan biaya transaksi (contoh SMS center as hanya membalas nomor pengirim dengan nomor as atau simpati saja). Pengulangan transaksi untuk nomor yang sama dengan kode RU. Fitur khusus Sistem multi level / downline (jumlah level atau downline tidak terbatas) Setting harga dilakukan upline PC online Otomatis Laporan transaksi per kode produk ( laba rugi) dengan range tanggal transaksi SMS center dan SMS sender tidak terbatas. Registrasi reseller baru melalui operator atau SMS. Transfer deposit melalui operator atau SMS Sistem rebate (rebate dimasukan ke deposit setiap bulan) SMS konfirmasi rebate otomatis ke setiap reseller saat perhitungan rebate.

4 8 Data rebate per id real time setiap terjadi transaksi oleh downline. 1 akun untuk maksimal 4 nomor handphone. Mtronik, SEV, Eflexi, Efren, Mkios, dompet Pulsa port tidak terbatas. Perbaikan system dengan akses remote ( perbaikan melalui internet dengan IP fix jika software perlu dilakukan maintance). Fitur cek rebate, cek 5 transaksi terakhir. 3 pilihan format sms 1. I.kode produk.nomor tujuan.pin (I bisa diganti sesuai kemauan pemakai contoh isi,top up dll) 2. Kode produk.nomor tujuan;pin (kode produk titik nomor tujuan titik koma pin) 3. Kode produk.nomor tujuan.pin (kode produk titik nomor tujuan titik ) Estimasi nilai jual Rp ,00 Software VRE M Edisi (VRE M Series) Gambar 2.2 Modul VRE M Series

5 9 Fitur Umum Tidak memakai koneksi internet Otomatis Redirect Reseller sistem deposit Record transaksi Balasan otomatis ke Reseller dengan format yang ditentukan sendiri / bisa dirubah. Cetak transaksi reseller SMS Party/SMS Group Sistem Backup dan Recovery data. Proteksi terhadap order ganda (pengulangan order u/ nomor dan nominal yang sama dalam 24 jam harus dg kode khusus) Report berdasarkan hasil transaksi dari provider (sebelum ada report dari provider tidak ada report ke reseller ) Deposit reseller sudah dipotong saat reseller melakukan request, jika gagal deposit akan dikembalikan otomatis oleh sistem. Fitur dimana sms sender hanya membalas nomor dengan provider yang sama sehingga menekan biaya transaksi (contoh SMS center as hanya membalas nomor pengirim dengan nomor as atau simpati saja). Pengulangan transaksi untuk nomor yang sama dengan kode RU. Fitur Khusus System 1 level dibawah server, harga reseller berdasarkan kelompok. Transfer deposit antar reseller. PC Online tidak otomatis

6 10 SMS center dan SMS sender tidak terbatas. 1 akun untuk maksimal 4 nomor handphone. Mtronik, SEV, Eflexi, Efren, Mkios, dompet Pulsa port tidak terbatas. Format SMS transaksi I.kode produk.nomor tujuan.pin (I bisa diganti sesuai kebutuhan contoh isi, top up, dll) Prize : Rp ,00 S oftware VRE C Edisi (VRE C S eries) Gambar 2.3 Modul VRE C Series Fitur Umum Tidak memakai koneksi internet Otomatis Redirect Reseller sistem deposit Record transaksi Balasan otomatis ke Reseller dengan format yang ditentukan sendiri / bisa dirubah. Cetak transaksi reseller SMS Party/SMS Group Sistem Backup dan Recovery data.

7 11 Proteksi terhadap order ganda (pengulangan order u/ nomor dan nominal yang sama dalam 24 jam harus dg kode khusus) Report berdasarkan hasil transaksi dari provider (sebelum ada report dari provider tidak ada report ke reseller ) Deposit reseller sudah dipotong saat reseller melakukan request, jika gagal deposit akan dikembalikan otomatis oleh sistem. Fitur dimana sms sender hanya membalas nomor dengan provider yang sama sehingga menekan biaya transaksi (contoh SMS center as hanya membalas nomor pengirim dengan nomor as atau simpati saja). Pengulangan transaksi untuk nomor yang sama dengan kode RU. Fitur Khusus System 1 level dibawah server, harga reseller sama. PC Online tidak otomatis SMS center dan SMS sender masing masing 1 port. 1 akun untuk maksimal 4 nomor handphone. Mtronik, SEV, Eflexi, Efren, Mkios, dompet Pulsa port tidak terbatas. Format SMS transaksi I.kode produk.nomor tujuan.pin (I bisa diganti sesuai kebutuhan contoh isi, top up, dll) Prize : Rp ,00

8 12 Modul Web Report VRE Gambar 2.4 Modul VRE web Report Modul web report bagi pengguna VRe, sehingga reseller dapat melihat transaksi dengan menggunakan nomor handphone sebagai user id dan password sama dengan passsword transaksi. Dibutuhkan koneksi internet dan hosting IIX dengan space 200Mb. Update transaksi dilakukan dengan mengupload data transaksi di server ke hosting di internet. Upload dilakukan oleh software setiap beberapa menit. Seting di internet dilakukan oleh support vre sedangkan seting dari server ke internet dipandu melalui yahoo messenger. Prize : Rp ,00 Modul Transaksi via YM Gambar 2.5 Modul VRE Via YM

9 13 Modul yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi pengisian pulsa dengan sarana yahoo messenger, sehingga biaya transaksi dapat ditekan dan transaksi tetap aman dilakukan. Untuk pembelian saat dilakukan konfirmasi pembayaran agar disertai dengan alamat dan nomor serial VRE. Prize : Rp ,00 Modul Host To Host VRE Gambar 2.6 Modul Host to Host VRE Modul tambahan bagi pengguna vre yang meninginkan transaksi host to host dengan penyedia pulsa elektrik melalui koneksi intrenet (host to Host). List Host To Host yang modul nya telah tersedia 1. Winpulsa 2. Si Ipul 3. Siputri 4. Eratel 5. Trikomsel 6. Datacell 7. Artajasa 8. Mpulsa

10 14 9. Telesindo 10. Pulsa Centre 11. Datacell 12. DKPP Harga dalah untuk per modul penyedia host to host. Pengguna melakukan transaksi dengan media internet, untuk alamat website atau nomor telepon bisa dilihat di forum. Price : Rp ,00 Trasansaksi antar pengguna VRE melalui koneksi internet dengan menggunakan ip address dinamis ( internet dial up). Sebagai proteksi untuk keamanan transaksi digunakan dongle sebagai alat pengaman. Price : Rp ,00 Pengenalan jenis VRE ini digunakan penulis sebagai perbandingan fitur yang terdapat dalam modul Reffil Engine system. Ilustrasi Transaksi penjualan Voucher elektrik. 1. Request : Reseller dengan nomor Handphone yang terdaftar mengirim sms sesuai format ke nomor SMS Center Contoh Pengisian XL 10rb bebas dengan pin 1234 ke sms center X kirim ke

11 15 2. Proses : SMS Center akan menerima pesan, dan sistem VRE akan otomatis mengirim pesan melalui chip Dompet Pulsa ke server XL, Deposit reseller dipotong sebesar harga beli reseller XL Rp Respon Operator : Pesan balasan dari Server XL : 4. Reply Ke Reseller : Jika transaksi berhasil maka sistem VRE akan otomatis mengirim sms balasan kepada reseller melalui sms sender. Jika transaksi gagal maka sistem vre mengirim pesan gagal kepada reseller dan deposit akan dikembalikan secara otomatis. Jika format sms salah/ kode voucher tidak sama dengan nomor yang akan diisi maka sistem VRE akan otomatis mengirim pesan kepada HP reseller bahwa format transaksi salah. VoucherRefillEngine. n.d. Ilustrasi Transaksi penjualan Voucher elektrik.23 November Modem GSM Mengacu pada ( 22 November 2011.) modem adalah singkatan dari Modulator Demodulator. Modulator memiliki fungsi mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) agar informasi sinyal dapat dikirim. Demodulator bagian yang memiliki fungsi untuk memisahkan sinyal informasi (data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi dapat diterima dengan baik. Modem adalah penggabungan dari keduanya. Hal ini bertujuan untuk komunikasi dua arah. Data dari computer yang berbentuk sinyal

12 16 digital dikirim kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Untuk menerima pesan balasan, modem menerima sinyal analog dan mengubahnya menjadi sinyal digital. Sinyal digital itu dikirimkan kembali ke computer. Mengacu pada HarmoniousTech Limited. 21 Feb 2008.Introduction to GSM Wireless Modems. GSM modem adalah modem yang bekerja pada jaringan wireless GSM. yang membedakan dial-up modem dengan GSM modem adalah, dial-up modem mengirim dan menerima data melalui jaringan kabel telepon, kemudian GSM modem mengirim dan menerima data melalui gelombang radio. GSM modem dapat berupa perangkat eksternal atau PC card. Eksternal modem GSM terhubung dengan computer melalu kabel serial atau kabel USB. Bagi GSM modem yang berbentuk PC card, di desain untuk pengguna laptop komputer. sama seperti telepon genggam GSM, modem GSM membutuhkan kartu SIM untuk bekerja. GSM modem mendukung standar perintah AT command. Dengan menggunakan AT-command pada GSM modem, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lain: Membaca, menulis dan menghapus pesan SMS Mengirim pesan SMS Mengawasi kekuatan sinyal Mengawasi kekuatan battere Membaca, menulis dan mencari daftar dalam buku telepon.

13 17 Gambar 2.7 Modem GSM Dibawah ini adalah spesifikasi dari modem GSM Wavecom Penjelasan untuk gambar diatas: Gambar 2.8 Spesifikasi Modem GSM

14 18 Tampak samping dari modem GSM Tabel 2.1Keterangan Spesifikasi Gambar GSM Gambar 2.9 Tampak Samping Modem GSM AT Command AT-Command adalah perintah yang dapat diberikan kepada handphone atau GSM/CDMA modem untuk melakukan sesuatu hal, termasuk untuk mengirim dan menerima SMS. Komputer ataupun mikrokontroler dapat memberikan perintah AT- Command melalui hubungan kabel data serial ataupun bluetooth. Mengacu pada HarmoniousTech Limited. 21 Feb 2008.Introduction to AT Commands. (01Desember2011) AT-Command adalah pengembangan dari perintah yang diberikan kepada modem Hayes

15 19 yang sudah ada sejak dulu. Dinamakan AT-Command karena semua perintah diawali dengan karakter A dan T. Antar perangkat handphone dan GSM/CDMA modem memiliki AT-Command yang berbeda-beda, namun biasanya mirip antara satu perangkat dengan perangkat lain. Untuk dapat mengetahui secara persis maka harus mendapatkan dokumentasi teknis dari produsen pembuat handphone atau GSM/CDMA modem tersebut. Dibawah ini adalah beberapa AT command yang digunakan dalam perancangan system ini: AT+CMGL="ALL" //BACA SMS AT+CMGD=1,4 // DELETE SMS ATE0 //KILL ECHO AT+CUSD=1,*888# CEK PULSA AT+CFUN=1 //RESTART AT+IPR=BAUDARATE AT&W // SAVE 2.3 Global System for Mobile Communication (GSM) Mengacu pada Nokia Networks Oy (2002)menjelaskan karena meningkatnya pelayanan telekomunikasi, maka ditemukanlah suatu group mobile system yang bernama GSM oleh CEPT (Conference European des Postes et Telecommunications). GSM termasuk dalam 2G ( Second generation). Keunggulan dari GSM antara lain: GSM menggunakan frekuensi radio

16 20 Kualitas komunikasi antara pengguna lebih baik daripada menggunakan analog system System GSM mendukung transmisi data Pembicaraan di encrypted untuk menjamin keamanan Meningkatnya kompetisi pasar GSM membuat harga jual semakin menurun untuk investasi dan pengguna. Mengacu pada Asha Mehrotra (1997), GSM adalah standar telepon selular digital PAN-Eropa yang ditentukan oleh European Telecomunication Standar Institute (ETSI), yaitu standar komunikasi yang menyediakan standar umum kepada pelanggan selular untuk dapat menggunakan telepon genggam di seluruh eropa. Pasar untuk komunikasi seluler mengalami perkembangan yang sangat pesat di CEPT (European post Offices and telecommunication) hal ini yang membuat pengembangan teknologi dan bentuk kerjasama baru pada sistem baru. Produk utama CEPT adalah standarisasi untuk Global System for Mobile (GSM). GSM dikembangkan sebagai generasi berikutnya pada sistem komunikasi selular digital untuk CEPT Eropa. Standarisasi sudah digunakan untuk pengembangan awal pada tahun 1991 yang terselesaikan pada tahun Jaringan operator pada 17 negara yang tergabung pada CEPT menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dan berkomitmen untuk memperkenalkan sistem GSM pada tahun Sebelum tahun 1980-an,pasar sulular di Eropa menggunakan standar komunikasi analog dalam jumlah yang besar dan standar tersebut tidak kompatibel (seperti TACS dan NMT). Hal ini mengakibatkan layanan umum yang terbatas pada wilayah nasional

17 21 dan menghilangnya skala ekonomi dalam jumlah yang besar. Pada saat itulah komunikasi selular mulai dikembangkan. Pada tahun 1982, ditetapkan dua lebar frekuensi antara 890MHz ke 915MHz dan antara 935 MHz ke 960 MHz yang akan digunakan untuk sistem selular. Untuk generasi sistem selular berikutnya, dibentuklah alokasi lebar frekuensi baru yaitu 2MHz X 25MHz. Pada tahun 1985 dibuatlah suatu keputusan untuk menerapkan sistem digital. Langkah berikutnya adalah mencari solusi untuk menggunakan narrowband dan wideband. Pada tahun 1987, GSM menyimpulkan bahwa teknologi digital bekerja pada mode Time Division Multiple Access (TDMA) yang akan menyediakan solusi optimum untuk sistem di masa depan. GSM menggunakan TDMA dan Frequency Division Multiple Access (FDMA) untuk mengirim dan menerima informasi. Sistem ini menggunakan paket data pada waktu tertentu dan frekuensi tertentu. Jadi beberapa percakapan terjadi secara bersamaan dalam frekuensi yang sama namun berbeda dalam slot waktu. Sistem ini juga menggunakan frequency duplex jadi frekuensi untuk mengirim informasi berbeda dengan frekuensi untuk menerima data. Layanan dalam GSM dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: 1. Teleservices. Adalah layanan telekomunikasi yang menyediakan kemampuan lengkap yaitu fungsi untuk peralatan terminal yang digunakan komunikasi antar pengguna sesuai dengan protokol yang disediakan

18 22 2. Bearerservice. Adalah layanan yang menyediakan kemampuan untuk transmisi sinyal antara jaringan pengguna. Dibawah ini adalah beberapa layanannya: Layanan data Short message servive (SMS) Cell broadcast Fitur lokal 3.Supplementary sercive. Adalah layanan tambahan untuk melengkapi fitur pada 2 golongan sebelumnya Diabawah ini adalah spesisifikasi dari GSM sistem yang didapat dari GSM System Engineering oleh Asha Mehrotra. Tabel 2.2 Spesifikasi GSM

19 Short Message Service (SMS) Mengacu pada HarmoniousTech Limited SMS (Short Messege Service ) adalah sebuah teknologi yang digunakan untuk mengirim dan menerima pesan antara telpon seluler. Pertamakali SMS muncul di Eropa pada tahun SMS termasuk dalam standar untuk global system for mobile communicaions (GSM). GSM dan SMS standar dikembangkan oleh ETSI. ETSI adalah suatu institusi di Eropa yang menangani standar untuk telekomunikasi. sekarang 3GPP(Third Generation Partnership Project) bertanggung jawab untuk perkembangan dan pemeliharaan standar untuk GSM dan SM S. Data yang dapat di tangani pesan SMS sangat terbatas. Satu pesan SMS berukuran 140 byte data. Satu pesan SMS dapat mencakup 160 karakter jika menggunakan 7-bit karakter encoding. 7 bit karakter encoding digunakan jika menggunakan karakter dalam bahasa latin seperti alfabet. Kemudian satu pesan SMS dapat mencakup 70 karakter jika menggunakan 16-bit Unicode UCS2 karakter encoding. 16-bit Unicode UCS2 karakter encodingdigunakan jika menggunakan karakter dalam bahasa non latin seperti bahasa cina. Text untuk pesan SMS mendukung penggunaan bahasa internasional terutama bagi bahasa yang telah didukung oleh Unicode seperti bahasa Arab, Cina, Jepang dan korea. Selain text, pesan SMS juga dapat mengirimkan data Binary contohnya mengirimkan ringtone, foto, logo operator, Wallpaper, animasi, kartu bisnis, dan konfigurasi WAP pada telpon seluler.

20 Operating System Linux Ubuntu Berdasarkan pada Machtelt Garrels (2008), sejarah operating sistem linux berawal pada tahun Suatu teamdevelopers di Bell Labs Laboratories mulai mengerjakan solusi untuk masalah kesesuaian pada software. Mereka mulai mengembangkanoperating system yang 1. Sederhana dan elegan. 2. Ditulis dalam bahasa C tidak dengan assembly code. 3. Dapat membuat ulang kode Projek ini dinamakan dengan UNIX.Fitur membuat ulang kode itu sangat penting. pada awalnya, semua sistem komputeryang tersedia secara komersial ditulis dalam sebuah kode khusus yang dikembangkan untuk satu sistem. UNIX di sisi lain hanya membutuhkan bagian kecil dari kode khusus, yang sekarang disebut kernel. Kernel ini adalah satu-satunya kode yang perlu disesuaikan untuk setiap sistem tertentu dan membentuk dasar dari sistem UNIX.Sistem operasi dan semua fungsi lainnya dibangun disekitar kernel dan ditulisdalam bahasa pemrograman yang lebih tinggi yaitu bahasa C. Bahasa inidikembangkanuntuk menciptakan sistem UNIX. Menggunakan teknik baru ini, membuat lebih mudah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi yang dapat berjalan pada berbagai jenis perangkat keras.unix membantu pengguna agar lebih kompatibel dengan sistem yang berbeda.

21 25 Selama beberapa dekade berikutnya pengembangan dari UNIX terus dilakukan. Vendor dariperangkat lunak dan keras menambahkan support untuk UNIX pada produk mereka. dan pada akhir 80-an, banyak orang memiliki komputer rumah. Saat itu, ada beberapa versi dari UNIX yang tersedia untuk arsitektur PC, namun tidak satupun yang gratis dan kinerjanya sangat lambat, sehingga sebagian besar orang lebih memilih menggunakan MS DOS atau Windows 3.1 pada PC di rumah mereka. Pada awal 90-an PCrumah akhirnya dapat menjalankan UNIX. Linus Torvalds, seorang pelajaryang mempelajari ilmu komputer di universitas Helsinki, mendapat id untuk memiliki semacam versi akademis dari UNIX yang tersedia secara bebas. Linus trovalds memiliki tujuan untuk mendapatkan sistem yang sama persis dengan UNIX yangorisinil. Oleh karena itu Linus meminta standar dari POSIX yang masih dijadikan standar pada UNIX. Pada saat itu sistem plug-and-play belum ditemukan, dan banyak orang tertarik untuk memiliki sistem UNIX, Driver baru menjadi tersedia untuk semua jenis hardware baru. dengan cepat setelah perangkat keras baru tersedia, seseorang menyampaikannya kepada uji coba. Pada saat itu sistem uji coba disebut Linux. Para pembuat kode untuk sistem Linux terus membuat kode tidak hanya untuk perangkat keras yang digunakan pada PC mereka melainkan juga pada perangkat keras yang dapat digunakan oleh sistem Linux. Dua tahun setelah permintaan Linus di kirimkan, sudah ada pengguna Linux. Projek Linux ini semakin populer di kalangan hobbyist dan jumlahnya juga semakin berkembang. Untuk sementara waktu Linux masih tergantung kepada batasan

22 26 batasan standar POSIX. Pada tahun berikutnya, fitur fitur UNIX ditambahkan pada Linux. Dan pada saat ini Linux sudah menjadi sistem UNIX yang sempurna. berdasarkan menyatakan, Ubuntu adalah kata yang berasal dari afrika yang bermaksud humanity to others.mark Shuttleworth mengumpulkan tim developers kecil yang telah banyak menyelesaikan banyak projek Linux untuk membuat desktop linux yang mudah digunakan yaitu bernama Ubuntu. Visi dari Ubuntu adalah sebagian untuk social dan sebagian untuk ekonomi yaitu software yang gratis dan tersedia secara gratis yang didanai melalui layanan portfolio dari Canonical.Versi Ubuntu pertamakali di luncurkan pada oktober 2004 dengan menggunakan GENOM E desktop. Ubuntu tersedia dalam 32-bit dan 64- bit. 2.5 C++ QT Programming Mengacu pada Blanchette jasmin dan Mark Summerfield (2008). Qt frameworkpertama kali di publikasikan pada May 1995 yang dikembangkan oleh Haavard Nord (Trollrech s CEO) dan Eirik Chambe-Eng (Trolltech s Chief Troll). Mereka bertemu di Institute teknologi di Trondheim. Pembuatan Qt ini dimulai pada saat Haavard ditugaskan oleh perusahaan Swedia untuk membuat C++ GUI framework. Kemudian Haavard bertemu dengan Eirik dan berkerjasama pada aplikasi C++ database untuk ultrasound image. Sistem yang mereka kembang kan harus dapat bekerja pada GUI di UNIX, Macintosh dan Windows. Munculah gagasan dari haavard untuk membuat object oriented display system. Pada saat itulah object oriented GUI framework mulai dibuat.

23 27 Huruf Q di pilih sebagai prefix kelas karena huruf tersebut terlihat bagus pada font yang digunakan Haavard Emacs. penambahan huruf T adalah kepanjangan untuk toolkit yang terinspirasi dari Xt yaitu Xtoolkit. Pada tanggal 4 maret 1994 didirikanlah perusahaan yang bernama Quasar Technologies kemudian berubah menjadi Troll Tech dan sekarang menjadi Trolltech. Pada tanggal 20 Mei 1995 diluncurkanlah Qt 0,90. Ini adalah versi awal Qt yang di rilis kepada publik. Qt dapat digunakan pada Windows dan Unix dengan memberikan API yang sama pada kedua platform. Tersedia dua lisensi yaitu lisensi komersial untuk pengembangan komersial dan lisensi gratis untuk pengembangan open source. Pada tahun 2001 di luncurkan versi Qt3.0. pada versi ini Qt tersedia untuk Windows, Mac OS X, Unix dan linux. Qt3 menyediakan 42 kelas baru yang kodenya terdiri dari baris. Qt3 adalah pembaruan dari Qt2. Pembaruan itu meliputi perbaikan lokal, mendukung unicode, cara pandang text yang dapat di edit dengan editing widget dan expressi regular class. Qt3 memenangkan Jolt Productivity Award pada tahun 2002 dalam kategori pengengbangan perangkat lunak. Pada tahun 2005 Qt4 dirilis dengan 500 kelas dan lebih dari 9000 fungsi. Versi Qt ini lebih lengkap dari versi sebelumnya. Qt4 menyediakan set lengkap yang efisien, template container yang mudah di pakai, advance model, framwork 2D painting yang cepat dan fleksibel dan kelas yang lengkap. Qt4 adalah versi Qt pertama yang tersedia untuk keperluan komersial dan pengembang open source yang tersedia untuk semua platform.

24 J2ME (Java Micro Second Edition) Mengacu padahttp:// kepanjangan dari Java micro edition adalah teknologi yang dibuat untuk membuat aplikasi bagi alat berukuran kecil yaitu yang memiliki ciri memori yang terbatas dan keterbatasan pada tampilan contohnya seperti telpon selular dan perangkat embedded. Platform Java ME menyediakan kumpulan teknologi dan spesifikasi yang dibutuhkan untuk membangun Java runtime envirementsesuai kebutuhan alat alat pada pasar. Teknolgi Java ME terbagi menjadi 3 elemen yaitu: Konfigurasi yang menyediakan set dasar dari libraries dan kemampuan virtual machine untuk macam macam alat. Profile set dari APIs yang mendukung jenis alat secara luas Paket pilihan adalah set teknologi yang sesuai dengan APIs tertentu

SISTEM PENGISI PULSA TELEPON GENGGAM PRABAYAR

SISTEM PENGISI PULSA TELEPON GENGGAM PRABAYAR SISTEM PENGISI PULSA TELEPON GENGGAM PRABAYAR Muhammad Akbar Pribadi Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Tengku Saladinal Sjarif Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Abstrak

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Wahana Komputer (2005 : 7) Short Message Service yang lebih

BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Wahana Komputer (2005 : 7) Short Message Service yang lebih BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Short Message Service () Menurut Wahana Komputer (2005 : 7) Short Message Service yang lebih dikenal dengan sebutan merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan untuk menerima

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi komunikasi berkembang sangat pesat seiring dengan semakin banyaknya kebutuhan manusia yang bergantung dengan teknologi. Salah satu teknologi yang paling dibutuhkan

Lebih terperinci

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB I PERSYARATAN PRODUK BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1. Proses Bisnis Modul SMS Gateway ini merupakan salah satu dari tiga modul Sebuah Software Auto Refill Voucher (ARV). Oleh karena itu sebelum mendeskripsikan penjelasan-penjelasan

Lebih terperinci

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB I PERSYARATAN PRODUK BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1. Proses Bisnis Modul Manajemen Data Transaksi ini merupakan salah satu dari tiga modul Sebuah Software Auto Refill Voucher (ARV). Oleh karena itu sebelum mendeskripsikan penjelasan-penjelasan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring dengan berkembangnya teknologi, telepon genggam menjadi salah satu kebutuhan yang penting untuk berkomunikasi bagi seluruh masyarakat. Saat ini, hampir

Lebih terperinci

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB I PERSYARATAN PRODUK BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1 PENDAHULUAN Dunia bisnis baik jasa maupun manufaktur tak henti-hentinya berkompetisi untuk membuat pelanggannya tetap setia pada barangnya dan tidak berpaling ke barang lain.

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 96 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Arsitektur Sistem Gambar 4.1 Arsitektur Sistem 4.2 Kebutuhan Perangkat Keras 1. SMS Server a. Prosesor Pentium II 300 MHz. b. Memory 128 Mb. 97 c. Hard Disk 10 Gb.

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI SERVER PULSA MENGGUNAKAN MULTI GATEWAY

IMPLEMENTASI SERVER PULSA MENGGUNAKAN MULTI GATEWAY Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 10 No. 2 September 2015 8 IMPLEMENTASI SERVER PULSA MENGGUNAKAN MULTI GATEWAY Muhammad Olly 1), Hamdani 2), Awang Harsa Kridalaksana 3) 1,2,3) Program Studi Ilmu Komputer,

Lebih terperinci

Sistem Informasi Status Unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap Berbasis SMS Center

Sistem Informasi Status Unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap Berbasis SMS Center Sistem Informasi Status Unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap Berbasis SMS Center Dodi Tri Setyadi 1, Firman Arifin, S.T., M.T. 2, Hariyanto 3 1 Penulis, Mahasiswa Jurusan Teknik Elektronika PENS - ITS 2

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN APLIKASI PENGISIAN PULSA ELEKTRIK BERBASIS J2ME PADA STUDI KASUS FLOW CELLULAR SKRIPSI

RANCANG BANGUN APLIKASI PENGISIAN PULSA ELEKTRIK BERBASIS J2ME PADA STUDI KASUS FLOW CELLULAR SKRIPSI RANCANG BANGUN APLIKASI PENGISIAN PULSA ELEKTRIK BERBASIS J2ME PADA STUDI KASUS FLOW CELLULAR SKRIPSI Oleh : MOHAMMAD ZIA ULHAQ NPM : 0634010077 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI -

Lebih terperinci

KARYA ILMIYAH LINGKUNGAN BISNIS. Nama : Ahmad Hermantiyo NIM :

KARYA ILMIYAH LINGKUNGAN BISNIS. Nama : Ahmad Hermantiyo NIM : KARYA ILMIYAH LINGKUNGAN BISNIS Nama : Ahmad Hermantiyo NIM : 10.12.4809 Stimik Amikom Yogyakarta 2010/2011 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Suatu titik terang yang bermula pada suatu kesederhanaan

Lebih terperinci

COunter. Dengan software ini Counter dapat melayani transaksi pengisian pulsa elektrik bagi Pembeli, konsumen secara otomatis.

COunter. Dengan software ini Counter dapat melayani transaksi pengisian pulsa elektrik bagi Pembeli, konsumen secara otomatis. Terima kasih anda telah memilih kami dengan menggunakan SEICO, SoftwarE Isi ulang COunter. Dengan software ini Counter dapat melayani transaksi pengisian pulsa elektrik bagi Pembeli, konsumen secara otomatis.

Lebih terperinci

SMS GATEWAY. Nama : Razali NIM : KA SMS (Short Message Service)

SMS GATEWAY. Nama : Razali NIM : KA SMS (Short Message Service) Nama : Razali NIM : KA-090023 SMS GATEWAY 1. SMS (Short Message Service) SMS singkatan dari Short Message Service adalah merupakan suatu teknologi yang memungkinkan untuk mengirim dan menerima pesan antar

Lebih terperinci

Bab I Persyaratan Produk

Bab I Persyaratan Produk Bab I Persyaratan Produk 1.1 Pendahuluan Penggunaan teknologi informasi di segala bidang kehidupan merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri lagi. Pemberdayaan kualitas manusia dengan penciptaan software

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Belakangan ini, kemajuan informasi terutama komputer dari segi piranti keras dan lunak berkembang begitu pesat. Hampir semua pengolahan data dan informasi

Lebih terperinci

Bab I Persyaratan Produk

Bab I Persyaratan Produk I.1 PENDAHULUAN Bab I Persyaratan Produk Pada bab ini akan dibahas persyaratan-persyaratan produk dari aplikasi voting via SMS yang tidak terhubung pada penyedia nomor khusus layanan SMS atau menggunakan

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian SMS (Short Message Service) SMS merupakan salah satu layanan pesan teks yang dikembangkan dan distandarisasi oleh suatu badan yang bernama ETSI (European Telecomunication

Lebih terperinci

APLIKASI PENGINGAT IMUNISASI BAYI BERBASIS SMS GATEWAY

APLIKASI PENGINGAT IMUNISASI BAYI BERBASIS SMS GATEWAY APLIKASI PENGINGAT IMUNISASI BAYI BERBASIS SMS GATEWAY (Studi Kasus : Posyandu di Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo) Putrinae Vallentia [1], Yulian Findawati, ST. MMT. [2] Jurusan Teknik Informatika,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Short Message Service (SMS) sebagai bagian dari teknologi komunikasi bergerak (mobile communication) telah berkembang dengan pesat. Teknologi komunikasi bergerak mulai

Lebih terperinci

PROPOSAL TUGAS AKHIR MEMBANGUN APLIKASI E-VOTING MENGGUNAKAN SMS GATEWAY BERBASIS WEB MULTIMEDIA

PROPOSAL TUGAS AKHIR MEMBANGUN APLIKASI E-VOTING MENGGUNAKAN SMS GATEWAY BERBASIS WEB MULTIMEDIA PROPOSAL TUGAS AKHIR MEMBANGUN APLIKASI E-VOTING MENGGUNAKAN SMS GATEWAY BERBASIS WEB MULTIMEDIA Disusun oleh: Indra Hadiyanto 208 700 855 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUNAN

Lebih terperinci

Bab I : Persyaratan Produk

Bab I : Persyaratan Produk Bab I : Persyaratan Produk 1.1. Pendahuluan Pada saat ini penulis melihat belum optimalnya aspek penggunaan komputer yang menitikberatkan pada sistem pengelolaan agen voucher elektronik. Banyak distributor

Lebih terperinci

APLIKASI AGEN PENJUALAN PULSA TELEPON BERBASIS ANDROID

APLIKASI AGEN PENJUALAN PULSA TELEPON BERBASIS ANDROID APLIKASI AGEN PENJUALAN PULSA TELEPON BERBASIS ANDROID I Gusti Rai Agung Sugiartha STMIK STIKOM Bali Denpasar, Bali [email protected] I Wayan Kardana STMIK STIKOM Bali Denpasar, Bali [email protected]

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memenuhi kepentingan dan kebutuhannya. Agar kebutuhan dan kepentingan

BAB I PENDAHULUAN. memenuhi kepentingan dan kebutuhannya. Agar kebutuhan dan kepentingan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk sosial tidak mungkin dapat hidup sendiri tanpa manusia lain. Hanya dalam kehidupan bersamalah manusia dimungkinkan untuk memenuhi kepentingan

Lebih terperinci

APLIKASI MOBILE-CHATTING MENGGUNAKAN FASILITAS BLUETOOTH DENGAN J2ME

APLIKASI MOBILE-CHATTING MENGGUNAKAN FASILITAS BLUETOOTH DENGAN J2ME APLIKASI MOBILE-CHATTING MENGGUNAKAN FASILITAS BLUETOOTH DENGAN J2ME Satyani Karina Eka Putri Teknik Informatika Universitas Gunadarma [email protected] ABSTRAK Saat ini teknologi komunikasi menggunakan

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM 29 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Perancangan Perangkat Keras Reseller SMS Serial DB9 Modem GSM 1 (SMS Receiver) SMS Reseller TCP/IP Serial DB9 Modem GSM 2 (SMS Sender) PC Client (Administrator) Server

Lebih terperinci

PEMBUATAN APLIKASI SERVER PULSA ONLINE BERBASIS WEB UNTUK BISNIS PULSA PADA TINGKAT AGEN. Rama Catur A.P.P

PEMBUATAN APLIKASI SERVER PULSA ONLINE BERBASIS WEB UNTUK BISNIS PULSA PADA TINGKAT AGEN. Rama Catur A.P.P PEMBUATAN APLIKASI SERVER PULSA ONLINE BERBASIS WEB UNTUK BISNIS PULSA PADA TINGKAT AGEN Rama Catur A.P.P 5207.100.077 PENDAHULUAN LatarBelakang Pengguna handphone di Indonesia semakin meningkat dikarenakan

Lebih terperinci

PERANGKAT PENGENDALI BEBAN DARI JARAK JAUH DENGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN J2ME

PERANGKAT PENGENDALI BEBAN DARI JARAK JAUH DENGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN J2ME PERANGKAT PENGENDALI BEBAN DARI JARAK JAUH DENGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN J2ME Herbin Bernat P. 1), Damar Widjaja 2) 1, 2) Jurusan Teknik Elektro, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta Kampus III Paingan,

Lebih terperinci

PERANCANGAN APLIKASI ISI ULANG PULSA ELEKTRIK DENGAN JAVA 2 MICRO EDITION ( J2ME )

PERANCANGAN APLIKASI ISI ULANG PULSA ELEKTRIK DENGAN JAVA 2 MICRO EDITION ( J2ME ) 1 PERANCANGAN APLIKASI ISI ULANG PULSA ELEKTRIK DENGAN JAVA 2 MICRO EDITION ( J2ME ) Oleh : Heru Parwanto Dosen Pembimbing : Aryo Nugroho, ST, MT ABSTRAK Perancangan Aplikasi Isi Ulang Elektrik dengan

Lebih terperinci

Analisa Performansi Pengiriman Short Message Service (SMS) Pada Jaringan CDMA

Analisa Performansi Pengiriman Short Message Service (SMS) Pada Jaringan CDMA Analisa Performansi Pengiriman Short Message Service (SMS) Pada Jaringan CDMA Martina Pineng *Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Indonesia Toraja Abstract- Short Message Service (SMS)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem jual beli pulsa secara umum dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara pra bayar dan pasca bayar. sistem pra bayar yaitu sistem pembelian pulsa yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan tujuan, latar belakang, gambaran sistem, batasan masalah, perincian tugas yang dikerjakan, dan garis besar penulisan skripsi. 1.1. Tujuan Skripsi ini bertujuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penting, tidak sedikit industri yang bergerak di bidang telekomunikasi berlomba-lomba

BAB I PENDAHULUAN. penting, tidak sedikit industri yang bergerak di bidang telekomunikasi berlomba-lomba BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalsisasi seperti sekarang, komunikasi menjadi kebutuhan yang sangat penting, tidak sedikit industri yang bergerak di bidang telekomunikasi berlomba-lomba

Lebih terperinci

Proposal SMART-PRESENSI by Nixerco 0.

Proposal SMART-PRESENSI by Nixerco 0. CV. Nixerco Technologies Jalan Banteng No 78 Kranji Bekasi Barat. Kota Bekasi HP : 081273880001 Website : www.smart-presensi.com Email : [email protected] www.smart-presensi.com Proposal SMART-PRESENSI

Lebih terperinci

Membangun Aplikasi Layanan Pengiriman to SMS dan. SMS to berbasis SMS Gateway TUGAS AKHIR. Disusun Oleh : SYAIFUL ALAM NPM.

Membangun Aplikasi Layanan Pengiriman  to SMS dan. SMS to  berbasis SMS Gateway TUGAS AKHIR. Disusun Oleh : SYAIFUL ALAM NPM. Membangun Aplikasi Layanan Pengiriman E-mail to SMS dan SMS to E-mail berbasis SMS Gateway TUGAS AKHIR Disusun Oleh : SYAIFUL ALAM NPM. 0534010137 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

Lebih terperinci

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA. Usaha Server Pulsa

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA. Usaha Server Pulsa USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Usaha Server Pulsa ( UPS s) BIDANG KEGIATAN : PKM K Diusulkan Oleh Ketua : Lusiana Suryo Ningtias B12.2011.01802 Anggota : 1. Melisa Oktavia Dewi A11.2011.06090 2.

Lebih terperinci

BAB III PRAKTEK PEMASARAN PULSA DI SN CENTER SIDOARJO. penjualan pulsa, secara partai (grosir). Distributor ini berdiri sejak tahun

BAB III PRAKTEK PEMASARAN PULSA DI SN CENTER SIDOARJO. penjualan pulsa, secara partai (grosir). Distributor ini berdiri sejak tahun BAB III PRAKTEK PEMASARAN PULSA DI SN CENTER SIDOARJO A. Gambaran tentang SN Center Sidoarjo 1. Sejarah Berdirinya SN Center Sidoarjo SN Center adalah sebuah distributor yang bergerak dibidang penjualan

Lebih terperinci

PENERAPAN PROTOCOL DATA UNIT PADA SHORT MESSAGE SERVICE HASIL STUDI MAHASISWA (STUDI KASUS : STMIK BUDI DARMA MEDAN) Abstrak

PENERAPAN PROTOCOL DATA UNIT PADA SHORT MESSAGE SERVICE HASIL STUDI MAHASISWA (STUDI KASUS : STMIK BUDI DARMA MEDAN) Abstrak PENERAPAN PROTOCOL DATA UNIT PADA SHORT MESSAGE SERVICE HASIL STUDI MAHASISWA (STUDI KASUS : STMIK BUDI DARMA MEDAN) 1 Nelly Astuti Hasibuan, 2 Surya Darma Nasution 1 STMIK Budi Darma Medan, 2 STMIK Budi

Lebih terperinci

BAB 3 RANCANGAN ARSITEKTUR

BAB 3 RANCANGAN ARSITEKTUR 24 BAB 3 RANCANGAN ARSITEKTUR E-payment merupakan salah satu metode pembayaran barang atau jasa yang dilakukan secara online. Dalam pengembagan suatu e-payment terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 6 BAB II LANDASAN TEORI II.1 Pendahuluan Dalam bab ini akan dijelaskan tentang landasan teori yang akan digunakan sebagai acuan dalam analisis dan perancangan Pengembangan Aplikasi Mobile Ticketing untuk

Lebih terperinci

Teleakses Sistem Informasi Alumni STMIK Handayani Makassar Berbasis SMS

Teleakses Sistem Informasi Alumni STMIK Handayani Makassar Berbasis SMS JTRISTE, Vol.2, No.1, Maret 2015, pp. 13~18 ISSN: 2355-3677 Teleakses Sistem Informasi Alumni STMIK Handayani Makassar Berbasis SMS STMIK Handayani Makassar [email protected] Abstrak Penelitian

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR APLIKASI PENGIRIM PESAN SINGKAT TERJADWAL BERBASIS J2ME

TUGAS AKHIR APLIKASI PENGIRIM PESAN SINGKAT TERJADWAL BERBASIS J2ME TUGAS AKHIR APLIKASI PENGIRIM PESAN SINGKAT TERJADWAL BERBASIS J2ME Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Program Studi S-1 Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB I PERSYARATAN PRODUK BAB I PERSYARATAN PRODUK 1.1 Pendahuluan Manusia membutuhkan komunikasi dalam hidupnya baik komunikasi jarak dekat ataupun jarak jauh. Dahulu manusia menggunakan surat untuk berkomunikasi jarak jauh. Seiring

Lebih terperinci

Persyaratan Produk. I.1 Pendahuluan. I.1.1 Tujuan. I.1.2 Ruang Lingkup

Persyaratan Produk. I.1 Pendahuluan. I.1.1 Tujuan. I.1.2 Ruang Lingkup Bab I Persyaratan Produk I.1 Pendahuluan Dengan berkembang pesatnya teknologi perangkat bergerak seperti smart phone dan PDA maka pengiriman pesan melalui SMS maupun mobile internet mungkin dilakukan.

Lebih terperinci

BAB II TEKNOLOGI GSM DAN STANDAR PROTOKOL SMS

BAB II TEKNOLOGI GSM DAN STANDAR PROTOKOL SMS BAB II TEKNOLOGI GSM DAN STANDAR PROTOKOL SMS 2.1 Teknologi GSM Global System for Mobile Communication (GSM) merupakan standar yang paling dominan untuk sistem mobile phone di dunia saat ini. Jaringan

Lebih terperinci

Abstrak. Keyword : Penjualan, Pembelian, Stok, SMS, Bonus, laporan, C# Microsoft Visual Studio. NET 2003, Mobile FBUS 1.5, format.

Abstrak. Keyword : Penjualan, Pembelian, Stok, SMS, Bonus, laporan, C# Microsoft Visual Studio. NET 2003, Mobile FBUS 1.5, format. Abstrak Aplikasi Penjualan dan Pembelian yang dilengkapi dengan fitur SMS ini dibuat dengan tujuan memberi kemudahan bagi sales perusahaan untuk melakukan pengecekan stok dan juga memberikan kemudahan

Lebih terperinci

PENGENDALIAN JARAK JAUH KOMPUTER MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE

PENGENDALIAN JARAK JAUH KOMPUTER MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE PENGENDALIAN JARAK JAUH KOMPUTER MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE Kholid Fathoni 1, Isbat Uzzin Nadhori 1,Alfian Jauhar 1 Jurusan Teknik Informatika, PENS - ITS 1 Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia

Lebih terperinci

BAB 1. Persyaratan Produk

BAB 1. Persyaratan Produk BAB 1 PERSYARATAN PRODUK BAB 1. Persyaratan Produk 1.1. Pendahuluan Semakin banyaknya usaha bisnis yang berdiri pada saat ini, maka setiap perusahaan juga semakin meningkatkan strategi bisnisnya agar usahanya

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR. Disusun Oleh: Bagus Hadi Dwi Anugrah NPM

TUGAS AKHIR. Disusun Oleh: Bagus Hadi Dwi Anugrah NPM APLIKASI CERDAS SERVER PULSA ELEKTRIK DENGAN PENERAPAN YAHOO MESSENGER DAN GOOGLE TALK GATEWAY DI ORENZZE TRONIK TUGAS AKHIR Disusun Oleh: Bagus Hadi Dwi Anugrah NPM. 0534010183 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

Lebih terperinci

BAB 3 LANDASAN TEORI

BAB 3 LANDASAN TEORI BAB 3 LANDASAN TEORI Pada bab tiga ini berisikan pembahasan mengenai dasar teori yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. 3.1 Sistem Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dibuat secara wireless oleh karena mobilitasnya yang tinggi dan kemudahan

BAB 1 PENDAHULUAN. dibuat secara wireless oleh karena mobilitasnya yang tinggi dan kemudahan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dengan kemajuan teknologi yang telah dicapai saat ini, banyak peralatan dibuat secara wireless oleh karena mobilitasnya yang tinggi dan kemudahan pengoperasiannya.

Lebih terperinci

www.tokohpku.info www.klikmyshop.com www.it-webstore.web.id www.it-blog.web.id www.tokohpku.web.id MANUAL VRE GATEWAY

www.tokohpku.info www.klikmyshop.com www.it-webstore.web.id www.it-blog.web.id www.tokohpku.web.id MANUAL VRE GATEWAY MANUAL VRE GATEWAY 1. Buat data kartu misal dengan nama MENTARI GATEWAY 2. Input data produk misal NAMA KARTU MENTARI GATEWAY 3. Kemudian klik simpan II. Setting Data Supplier Vre gateway NAMA= Disesuaikan

Lebih terperinci

Perkembangan Teknolgi Wireless: Teknologi AMPS Teknologi GSM Teknologi CDMA Teknologi GPRS Teknologi EDGE Teknologi 3G, 3.5G Teknologi HSDPA, HSUPA

Perkembangan Teknolgi Wireless: Teknologi AMPS Teknologi GSM Teknologi CDMA Teknologi GPRS Teknologi EDGE Teknologi 3G, 3.5G Teknologi HSDPA, HSUPA Perkembangan Teknolgi Wireless: Teknologi AMPS Teknologi GSM Teknologi CDMA Teknologi GPRS Teknologi EDGE Teknologi 3G, 3.5G Teknologi HSDPA, HSUPA TEKNOLOGI AMPS Analog mobile phone system(amps) dimulai

Lebih terperinci

Client Server Basisdata. SMS Gateway (Visual Basic & Gammu) part 01 Zulkarnaen NS

Client Server Basisdata. SMS Gateway (Visual Basic & Gammu) part 01 Zulkarnaen NS Client Server Basisdata SMS Gateway (Visual Basic & Gammu) part 01 Zulkarnaen NS 1 Kebutuhan Sistem: - Database server MySQL - MySQL ODBC Driver - Gammu - Visual Basic - SO Windows XP - Modem / HP GSM

Lebih terperinci

Gambar 4.17 Instalasi Modem Nokia 6100 Install From Disk

Gambar 4.17 Instalasi Modem Nokia 6100 Install From Disk 80 Pilih Have Disk Gambar 4.16 Instalasi Modem Nokia 6100 Install New Modem Pilih Browse Gambar 4.17 Instalasi Modem Nokia 6100 Install From Disk 81 Pilih driver modem kemudian klik Open Gambar 4.18 Instalasi

Lebih terperinci

APLIKASI SISTEM KONTROL KONEKTIVITAS JARINGAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GLOBAL SYSTEMS FOR MOBILE

APLIKASI SISTEM KONTROL KONEKTIVITAS JARINGAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GLOBAL SYSTEMS FOR MOBILE APLIKASI SISTEM KONTROL KONEKTIVITAS JARINGAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GLOBAL SYSTEMS FOR MOBILE Muhammad Sabir Ramadhan *1, Muhammad Amin 2 STMIK Royal Kisaran, Jl. Prof. M. Yamin 173 Kisaran, Sumatera

Lebih terperinci

Implementasi Short Message Service pada Jaringan GSM Menggunakan OpenBTS v 5.0

Implementasi Short Message Service pada Jaringan GSM Menggunakan OpenBTS v 5.0 Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (SEMANTIK) 2015 303 Implementasi Short Message Service pada Jaringan GSM Menggunakan OpenBTS v 5.0 Dhipo A. Putra *), Moch. Fahru Rizal **),

Lebih terperinci

VIRTUAL SERVER PULSA SERVICE PROVIDER BAGAIKAN MEMILIKI SERVER PRIBADI SMS CENTER

VIRTUAL SERVER PULSA SERVICE PROVIDER BAGAIKAN MEMILIKI SERVER PRIBADI  SMS CENTER VIRTUAL SERVER PULSA SERVICE PROVIDER BAGAIKAN MEMILIKI SERVER PRIBADI www.mudahjualpulsa.wordpress.com SMS CENTER 0852 9154 0555 (AS) 0858 4264 0855 (MENTARI) 0878 3720 7336 (XL) 0856 4768 1095 (IM3)

Lebih terperinci

Rancang Bangun Layanan Parkir Kendaraan Dengan Short Message Service. Muhammad Fahmi. R Josep Maruli.T

Rancang Bangun Layanan Parkir Kendaraan Dengan Short Message Service. Muhammad Fahmi. R Josep Maruli.T Rancang Bangun Layanan Parkir Kendaraan Dengan Short Message Service Muhammad Fahmi. R Josep Maruli.T 22090 030 036 2209 030 076 Dosen Pembimbing I Rudy Dikairono, ST.,MT. Dosen Pembimbing II Eko Setijadi,

Lebih terperinci

BAB II ARSITEKTUR SISTEM CDMA. depan. Code Division Multiple Access (CDMA) merupakan salah satu teknik

BAB II ARSITEKTUR SISTEM CDMA. depan. Code Division Multiple Access (CDMA) merupakan salah satu teknik BAB II ARSITEKTUR SISTEM CDMA 2. 1 Code Division Multiple Access (CDMA) Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke tiga CDMA merupakan teknologi

Lebih terperinci

1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Short Message Service (SMS) adalah suatu fasilitas untuk mengirim dan menerima suatu pesan singkat berupa teks melalui perangkat nirkabel, yaitu perangkat komunikasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mutlak. IM berbeda dengan dari cara penggunaannya, IM bisa dikelompokkan

BAB I PENDAHULUAN. mutlak. IM berbeda dengan  dari cara penggunaannya, IM bisa dikelompokkan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Instant Messaging (IM) didefinisikan sebagai pertukaran konten diantara beberapa partisipan secara hampir real time [CAM02]. Pada umumnya, konten tersebut adalah pesan

Lebih terperinci

FAQ Mandiri SMS. Mandiri SMS adalah layanan perbankan elektronik untuk mengakses rekening nasabah dengan

FAQ Mandiri SMS. Mandiri SMS adalah layanan perbankan elektronik untuk mengakses rekening nasabah dengan FAQ Mandiri SMS Layanan Mandiri SMS Apa itu layanan Mandiri SMS? Mandiri SMS adalah layanan perbankan elektronik untuk mengakses rekening nasabah dengan menggunakan sarana ponsel/hp. Apa saja syarat untuk

Lebih terperinci

BAB II TEORI PENUNJANG

BAB II TEORI PENUNJANG BAB II TEORI PENUNJANG 2.1 Dasar-Dasar Jaringan GSM 2.1.1 Pengertian GSM Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi

Lebih terperinci

PANDUAN AGEN MENJADI. Edisi 2.0/2/2016/II. Kudoplex Jl. Yado 1 No. 7, Radio Dalam Jakarta Selatan

PANDUAN AGEN MENJADI. Edisi 2.0/2/2016/II. Kudoplex Jl. Yado 1 No. 7, Radio Dalam Jakarta Selatan Edisi 2.0/2/2016/II PANDUAN MENJADI AGEN PT Kudo Teknologi Indonesia Kudoplex Jl. Yado 1 No. 7, Radio Dalam Jakarta Selatan 12140 +62 21 2751 3980 www.kudo.co.id Kudo Indonesia Kudo Indonesia Kudo Indonesia

Lebih terperinci

PERANCANGAN APLIKASI CHATTING UNTUK PONSEL SECARA REAL-TIME

PERANCANGAN APLIKASI CHATTING UNTUK PONSEL SECARA REAL-TIME PERANCANGAN APLIKASI CHATTING UNTUK PONSEL SECARA REAL-TIME Dewi Cynthia Arishandy. 10105421 Sistem Informasi. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma Pembimbing : Dr. Lussiana,SSi.,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dikendalikan secara manual dengan menekan tombol on/off. Perkembangan gaya

BAB I PENDAHULUAN. dikendalikan secara manual dengan menekan tombol on/off. Perkembangan gaya BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pada saat ini pengendalian berbagai piranti kebanyakan masih dikendalikan secara manual dengan menekan tombol on/off. Perkembangan gaya hidup dan dinamika sosial saat

Lebih terperinci

BAB 2. LANDASAN TEORI 2.1. Teknologi GSM GSM (Global System for Mobile Communication) adalah teknologi yang menyokong sebagian besar jaringan telepon seluler dunia. GSM telah menjadi teknologi komunikasi

Lebih terperinci

FAQ MEGA MOBILE Apa itu layanan Mega Mobile? Apa saja syarat untuk memperoleh atau menggunakan layanan Mega Mobile?

FAQ MEGA MOBILE Apa itu layanan Mega Mobile? Apa saja syarat untuk memperoleh atau menggunakan layanan Mega Mobile? FAQ MEGA MOBILE 1. Apa itu layanan Mega Mobile? Mega Mobile adalah layanan perbankan yang disediakan bagi nasabah untuk mengakses rekeningnya dan melakukan transaksi perbankan non tunai dengan mengirimkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Dengan teknologi write once run everywhere, aplikasi-aplikasi semacam mobile devices dapat dikembangkan dalam Java. Java 2 Micro Edition (J2ME) digunakan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA BAB II LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA 2.1. OTP (One Time Password) Tujuan dari pembuatan OTP (password sekali pakai) adalah untuk mempersulit pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam mengakses

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan

II. TINJAUAN PUSTAKA. elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan 5 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Informasi Sekolah Sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari suatu kumpulan elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan informasi adalah

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN GAMMU. Budi Maryanto. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung 40132

PENGEMBANGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN GAMMU. Budi Maryanto. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung 40132 Media Informatika Vol. 10 No. 2 (2011) PENGEMBANGAN APLIKASI SMS MENGGUNAKAN GAMMU Budi Maryanto Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung 40132 E-mail: [email protected]

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Kajian Pustaka Sebagai dasar teori, penulis menggunakan referensi jurnal yang ditulis oleh Dr. B. Tittman dan M. Guers, berjudul Measuring Fluid Level Using Ultrasound. Penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Dalam bab IV ini akan dibahas tentang analisis data dan pembahasan berdasarkan perencanaan dari sistem yang dibuat. Rancangan alat indikator alarm ini digunakan untuk

Lebih terperinci

PROPOSAL SKRIPSI SISTEM INFORMASI KEHADIRAN PERKULIAHAN MAHASISWA VIA SMS GATEWAY. Logo kampus. Oleh : NAMA ANDA NIM : XXXXX

PROPOSAL SKRIPSI SISTEM INFORMASI KEHADIRAN PERKULIAHAN MAHASISWA VIA SMS GATEWAY. Logo kampus. Oleh : NAMA ANDA NIM : XXXXX PROPOSAL SKRIPSI SISTEM INFORMASI KEHADIRAN PERKULIAHAN MAHASISWA VIA SMS GATEWAY Logo kampus Oleh : NAMA ANDA NIM : XXXXX PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS XXXXXX

Lebih terperinci

Industri & Bisnis Mobile

Industri & Bisnis Mobile Industri & Bisnis Mobile Pertemuan ke-3 Services Applications Application Frameworks Operating Systems Platforms Devices Aggregators Networks Operators Operators (Mobile Network Operators), Carriers Perusahaan

Lebih terperinci

OTOMATISASI SISTEM MANAJEMEN DAN INVENTORY VOUCHER ELEKTRONIK MKIOS CV. AKAR DAYA MANDIRI. Irvan Ramdhani Pembimbing : Andri Heryandi, S.

OTOMATISASI SISTEM MANAJEMEN DAN INVENTORY VOUCHER ELEKTRONIK MKIOS CV. AKAR DAYA MANDIRI. Irvan Ramdhani Pembimbing : Andri Heryandi, S. OTOMATISASI SISTEM MANAJEMEN DAN INVENTORY VOUCHER ELEKTRONIK MKIOS CV. AKAR DAYA MANDIRI Irvan Ramdhani 10104359 Pembimbing : Andri Heryandi, S.T 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Teknologi komunikasi

Lebih terperinci

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA BAB II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Peneliti Terdahulu Analisis perbandingan seperti ini juga pernah ada sebelumnya.analisis tersebut adalah analisis yang dibangun oleh Mohamad Firda Fauzan (2006),mahasiswa dari

Lebih terperinci

BAB III ANALISA PERANCANGAN

BAB III ANALISA PERANCANGAN BAB III ANALISA PERANCANGAN 3.1 Analisa Sistem Berjalan Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang ada pada Bab I, untuk merancang suatu sistem aplikasi yang baik diperlukan beberapa persiapan

Lebih terperinci

Setting GPRS, MMS Untuk HP NOKIA untuk Berbagai Kartu GSM(Simpati, AS, Mentari, Kartu Halo, Matrix, XL Bebas, dan Axis)

Setting GPRS, MMS Untuk HP NOKIA untuk Berbagai Kartu GSM(Simpati, AS, Mentari, Kartu Halo, Matrix, XL Bebas, dan Axis) Setting, Untuk HP NOKIA untuk Berbagai Kartu GSM(Simpati, AS, Mentari, Kartu Halo, Matrix, XL Bebas, dan Axis) Bagi pengguna Handphone, penggunaan HP untuk berkirim (Multimedia Message Service) dan berinternet

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERANCANGAN SISEM 1.1 Perancangan Perangkat Keras dibawah ini: Sistem yang dirancang terdiri atas beberapa bagian modul yaitu seperti diagram Internet Router E-Buddy Serial to Console Switch HP SMS

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN HASIL PENGUJIAN SISTEM. Analisis sistem dari aplikasi ini terdiri dari : 3. Kebutuhan Pengembangan Aplikasi

BAB IV ANALISA DAN HASIL PENGUJIAN SISTEM. Analisis sistem dari aplikasi ini terdiri dari : 3. Kebutuhan Pengembangan Aplikasi BAB IV ANALISA DAN HASIL PENGUJIAN SISTEM 4.1 Analisa Sistem Analisis sistem dari aplikasi ini terdiri dari : 1. Analisis Proses Bisnis 2. Kebutuhan Aplikasi 3. Kebutuhan Pengembangan Aplikasi 4.1.1 Analisa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. melaksanakannya, ini tentu dilandasi asumsi bahwa segala tindakannya secara sadar

BAB I PENDAHULUAN. melaksanakannya, ini tentu dilandasi asumsi bahwa segala tindakannya secara sadar BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Hampir setiap manusia membuat atau mengambil keputusan dan melaksanakannya, ini tentu dilandasi asumsi bahwa segala tindakannya secara sadar merupakan pencerminan

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Yogyakarta merupakan salah satu tempat pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Dalam berwisata ke Yogyakarta seringkali wisatawan-wisatawan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 IMPLEMENTASI 4.1.1 Kebutuhan Perangkat Keras Perangkat Lunak Perangkat keras yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah : a. Untuk server (selama pembuatan aplikasi

Lebih terperinci

PENGATURAN TARIF SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) DALAM SISTEM INFORMASI AKADEMIK VIA SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 6.

PENGATURAN TARIF SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) DALAM SISTEM INFORMASI AKADEMIK VIA SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 6. PENGATURAN TARIF SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) DALAM SISTEM INFORMASI AKADEMIK VIA SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 6.0 TUGAS AKHIR Diajukan guna melengkapi persyaratan dalam menyelesaikan

Lebih terperinci

PENGISIAN PULSA (TOKEN) LISTRIK MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGES SERVICES)

PENGISIAN PULSA (TOKEN) LISTRIK MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGES SERVICES) Media Informatika Vol.16 No.2 (2017) PENGISIAN PULSA (TOKEN) LISTRIK MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGES SERVICES) Sudimanto Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung

Lebih terperinci

SILABUS MATA KULIAH PEMROGRAMAN APLIKASI BERGERAK

SILABUS MATA KULIAH PEMROGRAMAN APLIKASI BERGERAK PEMROGRAMAN APLIKASI BERGERAK A. IDENTITAS MATA KULIAH Program Studi : Sistem Informasi (S-1) Mata Kuliah : Pemrograman Aplikasi Bergerak (Pilihan) Kode : SI 427 Bobot : 4 (empat) sks Kelas : SI6A, SI6B,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem dan Informasi Pengertian sistem dari segi etimologi, kata sistem sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani yaitu Systema, yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan SYSTEM, yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan industri komunikasi tanpa kabel secara global telah tumbuh

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan industri komunikasi tanpa kabel secara global telah tumbuh BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan industri komunikasi tanpa kabel secara global telah tumbuh begitu pesat sejak beberapa tahun belakangan ini sehingga menyebabkan komunikasi tanpa

Lebih terperinci

PRAKTIKUM JARINGAN NIRKABEL MODUL 1 GPRS

PRAKTIKUM JARINGAN NIRKABEL MODUL 1 GPRS PRAKTIKUM JARINGAN NIRKABEL MODUL 1 GPRS LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2008-2009 Modul 1 Transmisi Data pada Jaringan Seluler dengan

Lebih terperinci

MELIHAT TOTAL TAGIHAN PASIEN DI RUMAH SAKIT GRAHA AMERTA SURABAYA DENGAN MOBILE PHONE

MELIHAT TOTAL TAGIHAN PASIEN DI RUMAH SAKIT GRAHA AMERTA SURABAYA DENGAN MOBILE PHONE MELIHAT TOTAL TAGIHAN PASIEN DI RUMAH SAKIT GRAHA AMERTA SURABAYA DENGAN MOBILE PHONE SINGGIH ANGGORO PUTRO, [email protected] Program Studi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama,

Lebih terperinci

FAQ MEGA INTERNET 1 / 5

FAQ MEGA INTERNET 1 / 5 FAQ MEGA INTERNET 1. Apa itu layanan Mega Internet? Mega Internet adalah layanan perbankan elekktronik yang disediakan bagi nasabah perorangan untuk melakukan transaksi perbankan non tunai dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sebuah teknologi yang berbasis mobile atau perangkat bergerak. Saat ini mobile

BAB I PENDAHULUAN. sebuah teknologi yang berbasis mobile atau perangkat bergerak. Saat ini mobile 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di era telekomunikasi, perkembangan teknologi komunikasi mengarah ke sebuah teknologi yang berbasis mobile atau perangkat bergerak. Saat ini mobile phone

Lebih terperinci

Merubah cara beli pulsa : Lebih Murah dan Tambah Penghasilan.. MKIOS SOLUSINYA

Merubah cara beli pulsa : Lebih Murah dan Tambah Penghasilan.. MKIOS SOLUSINYA MKIOS PULSAELEKTRIK Merubah cara beli pulsa : Lebih Murah dan Tambah Penghasilan.. MKIOS SOLUSINYA Kami menawarkan penghasilan tambahan kepada anda dengan menjadi agen kami dalam pemasaran pulsa isi ulang

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. *Fasilitas KS212Mobile melalui fitur SMS mobile dan Internet dalam tahap pengembangan

I. PENDAHULUAN. *Fasilitas KS212Mobile melalui fitur SMS mobile dan Internet dalam tahap pengembangan I. PENDAHULUAN 1. Syarat Pengaktifan KS212Mobile* : 1. Sudah terdaftar sebagai anggota KS212 2. Menggunakan SMART Phone dengan aplikasi android (IOS dalam tahap pengembangan) 3. No HP yang didaftarkan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. percepatan di berbagai bidang. Secara langsung ataupun tidak, teknologi informasi

BAB I PENDAHULUAN. percepatan di berbagai bidang. Secara langsung ataupun tidak, teknologi informasi BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Teknologi informasi yang berkembang pesat dewasa ini, telah mendorong percepatan di berbagai bidang. Secara langsung ataupun tidak, teknologi informasi telah menjadi

Lebih terperinci