BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Suryadi Hardja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Umumnya penelitian survai dibatasi pada penelitian yang datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Adapun dalam penelitian ini, digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru PAI dengan hasil belajar kelas VIII di SMP N 03 Boja. B. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini bertempat di SMP N 03 Boja selama 15 hari, dari tanggal 1-15 Desember 01 C. Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. 1 Atau populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya. Berdasarkan pengertian tersebut, yang dimaksud dengan populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan subyek penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII di SMP N 03 Boja yang berjumlah 168 siswa yang terbagi menjadi 5 kelas dari VIII A-VIII 1 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 006), hlm Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D), hlm
2 F dengan perincian VIII A 8 siswa, VIII B 8 siswa, VIII C 8 siswa, VIII D siswa, VIII E 8 siswa, VIII F 8 siswa.. Sampel Sampel merupakan sebagian atau wakil dari populasi. 3 Dalam pengambilan sampel mengenai seberapa besar-kecilnya sampel yang harus diambil untuk sebuah penelitian, tidak ada ketentuan yang pasti. Menurut Ibnu Hadjar dalam penelitian korelasional membutuhkan paling sedikit 30 subjek. 4 Lebih lanjut menurut AriefFurchan penelitian juga kadang dianjurkan untuk mengambil 10 sampai 0 persen populasi yang dapat dijangkau. 5 Sehingga dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel sebesar 0% dari jumlah populasi yang diharapkan dapat mewakili jumlah populasi yang tersedia yaitu 0 % x 168 = 33. Teknik pengambilan sampel ini harus dilakukan sedemikian rupa sehingga diperoleh sampel atau contoh yang benar-benar berfungsi sebagai contoh atau dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya, dengan istilah lain sampel harus representative. 3. Teknik Pengambilan Sampel Adapun langkah untuk menentukan penduduk mana yang akan dijadikan sumber data, maka pengambilan sampel ditetapkan secara bertahap dari wilayah yang luas yaitu (seluruh siswa di SMP N 03 Boja Kendal), sampai ke wilayah terkecil yaitu (semua siswa kelas VIII di SMP N 03 Boja kendal yang berjumlah 168 orang). Setelah terpilih sampel kecil, kemudian baru dipilih sampel secara acak atau random yaitu sebanyak 33 siswa. 3 Suharsimi Arikunto,Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi VI, hlm Ibnu Hadjar, Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kwantitatif Dalam Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996), hlm Arief Furchan, Pengantar Penelitian dalam Pendidikan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar 007), hlm. 04 4
3 D. Variabel dan Indikator Penelitian Variabel dapat diartikan sebagai sesuatu yang menjadi objek penelitian. 6 Sugiyono menyatakan bahwa variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulan. 7 Seringkali dinyatakan variabel penelitian sebagai faktor yang berperan dalam peristiwa atau gejala yang diteliti. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu: 1. Persepi siswa tentang kompetensi pedagogik guru PAI: sebagai variabel bebas, dengan indikator: a) Mengenal karakteristik siswa b) Membuat perencanaan pembelajaran. c) Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. d) Memamnfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. e) Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.. Hasil Belajar PAI kelas VIII di SMP N 03 Boja, sebagai variabel terikat: Indikator Hasil Belajar siswa pada mata pelajaran PAI diperoleh dari hasil tes yang di uji oleh peneliti seperti terlampir. E. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Metode Angket Angket merupakan suatu daftar yang berisikan rangkaian pertanyaan mengenai sesuatu masalah atau bidang yang di teliti. 8 Metode ini di gunakan untuk memperoleh data tentang persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru PAI. b. Metode Tes 6 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, hlm Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D, (Bandung: CV Alfabeta, 008), hlm Cholid Narbako dan Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 005), Cet. 7, hlm
4 Metode tes adalah alat ukur yang diberikan kepada individu untuk mendapatkan jawaban-jawaban yang diharapkan. 9 Dalam menggunakan metode tes, peneliti menggunakan instrumen berupa tes atau soal-soal tes. Tes yang akan digunakan sebagai alat ukur penelitian ini adalah tes tertulis objektif, yaitu sejumlah pertanyaan yang diajukan secara tertulis tentang aspek aspek yang ingin diketahui dengan disediakan alternatif jawaban yang dapat dipilih. Tes objektif yang akan digunakan yaitu berjumlah 30 soal multiple coice. Dalam penskoran tes, jika seorang peserta menjawab benar dalam sebuah butir diberikan skor 1 dan bila salah 0(nol), 10 Untuk aturan skoring, dari 30 soal tersebut responden menjawab dengan benar semua maka akan mendapatkan skor 30. Sebelum tes diujikan siswa, peneliti melakukan ujicoba terhadap variabel hasil belajar kemudian di analisis untuk mengetahui apakah jawaban dalam instrument yang berupa tes termasuk jawaban yang memenuhi validitas dan reliabilitas atau tidak. Analisis yang digunakan adalah: a. Validitas tes Validitas berasal dari kata validity yang berarti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Analisis ini digunakan karena masing-masing item mempunyai daya dukung terhadap keseluruhan item atau isi instrumen. Teknik analisis yang digunakan untuk mengukur validitas item adalah korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut: 11 r xy = dengan: { N N XY ( X )( Y ) X ( X ) }{ N Y ( r = koefisien korelasi tiap item xy Y ) } 9 Nana Sudjana dan Ibrahim, Penelitian dan Penilaian Pendidikan, (Bandung: Sinar Baru Algesindo, 1989), hlm Purwanto, Metode Penelitian Kuantitatif (Jogjakarta : Pustka Pelajar, 010 ), hlm hlm Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 007), 44
5 N X = banyaknya subyek uji coba = jumlah skor item Y = jumlah skor total X Y = jumlah kuadrat skor item = jumlah kuadrat skor total XY = jumlah perkalian skor item dan skor total Harga koefisien korelasi tiap item ( r xy ) yang telah diperoleh dari perhitungan kemudian dicocokkan dengan harga kritik product moment dengan taraf signifikan, a = 5 %. Harga r xy r tabel maka soal tersebut valid, dan demikian juga sebaliknya. Uji validitas digunakan untuk mengetahui valid/ tidaknya butirbutir soal tes. Butir soal yang tidak valid akan dibuang dan tidak dipakai. Hasil analisis perhitungan validitas butir soal (r hitung ) di konsultasikan dengan harga kritik r product momen, dengan taraf signifikan 5%. Bila harga r hitung > r tabel maka butir soal dikatakan valid. Sebaliknya bila r hitung < r tabel maka butir soal tersebut tidak valid. diperoleh data: Berdasarkan hasil analisis perhitungan validitas butir soal Tabel 3.1 Prosentase soal tes uji coba No Keterangan Rincian Prosentase 1 Valid 1,3,6,10,1,14,16,18,19,1,,4, 7,8,9,30,3,33,34,35,37,38,41,4,43,44,45,48,49,50 Tidak Valid,4,5,7,8,9,11,13,15,17,0,3,5,6,31,36,39,40,46,47, 60% 40% Jumlah % Adapun perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 1. b. Reliabilitas 45
6 Reliabilitas berasal dari kata reliability yang terdiri dari dua kata yaitu rely dan ability yang berarti sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Reliabilitas tes penelitian diuji menggunakan teknik analisis alpha karena masing-masing varians mempunyai daya dukung terhadap varians dari keseluruhan item atau instrumen variabel (X). Hasilnya dihitung dengan rumus alpha Crombach, yaitu: Menentukan reliabilitas instrument r k σ h = k 1 σ t 11 1 n = jumlah sampel X = nilai skor yang dipilih σ t = varians total σ 1 k,dengan: = jumlah varians skor tiap-tiap item = jumlah butir pertanyaan r 11 = koefisien reliabilitas angket. 1 Pengujian tes dikatakan reliable jika koefisien reliabilitas ( r 11 ) > 0,6. Setelah uji validitas dilakukan, selanjutnya dilakukan uji reliabilitas pada instrument tersebut. Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui tingkat konsistensi jawaban untuk diujikan kapan saja instrument tersebut disajikan. Harga r 11 yang diperoleh dikonsultasikan dengan harga r table product momen dengan taraf signifikansi 5%. Soal dikatakan reliable jika harga r 11> r tabel. Berdasarkan hsil perhitungan koefisien reliabilitas butir soal diperoleh r 11 = , sedang r tabel product momen dengan taraf signifikan 5% diperoleh r tabel = karena r 11> r tabel maka koefisien reliabilitas butir soal uji coba memiliki criteria pengujian yang 1 Syofian Siregar, Statistika Deskriptif untuk Penelitian (Dilengkapi Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17), hlm
7 tinggi (reliable). Perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran c. Daya Pembeda Daya pembeda soal adalah kemampuan sesuatu soal untuk membedakan antara yang pandai (berkemampuan tinggi) dengan yang berkemampuan rendah. Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda disebut indeks diskriminasi, disingkat D. seperti halnya indeks kesukaran, indeks diskriminasi ini berkisar antara 0,00 sampai 1,00. Hanya bedanya, indeks kesukaran tidak mengenal tanda negative, tetapi pada indeks diskriminasi ada tanda negatif. 13 Klasifikasi daya pembeda soal adalah sebagai berikut: - DP 00 = sangat jelek < DP 0.0 = jelek < DP 0.40 = cukup < DP 0.70 = baik < DP 1.00 = sangat baik Table 3. Persentase daya pembeda butir soal No Kriteria No. Soal Jumlah Persentase 1 Baik 1,3,6,10,1,13,14,15, %,19,1,9,37,46,47 Cukup,4,5,7,8,9,17,6,31,36, 13 6% 39,40,48 3 Jelek 11,14,18,0,,3,4, 44% 5,7,8,3,33,34,35,38, 41,4,43,44,45,49,50 Jumlah % hlm Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 006), 47
8 d. Tingkat Kesukaran Soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. Soal yang terlalu mudah tidak merangsang siswa untuk mempertinggi usaha memecahkannya. Sebaliknya soal yang terlalu sulit akan menyebabkan siswa menjadi putus asa dan tidak mempunyai semangat untuk mencoba lagi karena diluar jangkauannya. Bilangan yang menunjukkan sukar dan mudahnya sesuatu soal disebut indeks kesukaran (difficult Index) besarnya indeks kesukaran antara 0,00 sampai 1.0. indeks indeks kesukaran 0.00 menunjukkan bahwa soal itu terlalu sukar, sebaliknya indeks 1.0 menunjukkan soal terlalu mudah. 14 Di dalam istilah evaluasi, indeks kesukaran diberi symbol P, singkatan dari kata proporsi. Rumus mencari P adalah P = Dimana: P = indeks kesukaran B = banyaknya siswa yang menjawab soal itu dengan benar JS = jumlah seluruh siswa peserta tes Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: - Soal dengan P = 0.00 adalah soal terlalu sukar - Soal dengan 0.00< P 0.30 adalah soal sukar - Soal dengan 0.30 < P 0.70 adalah soal sedang - Soal dengan 0.70< P 1.00 adalah soal mudah - Soal dengan P 1.00 adalah soal terlalu mudah Tabel Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, hlm
9 Persentase tingkat kesukaran butir soal No Kriteria No.Soal Jumlah Persentase 1 Sukar 1,3,5,6,8,9,10,11,13,14,15,1 0 40% 6,17,30,3,40,41,4, 47,48 Sedang 7,1,4,7,9,31,34,44,45,4 1 4% 6,49,50 3 Mudah,4,1,18,19,0,,3,5,6, 18 36% 8,35,36,37,38,39,43 Jumlah % e. Distraktor (pengecoh) Menganalisis fungsi distraktor sering disebut juga dengan menganalisis pola penyebaran item. Adapun yang dimaksud dengan pola penyebaran item adalah suatu pola yang dapat menggambarkan bagaimana testee menentukan pilihan jawabannya terhadap kemungkinan-kemungkinan option yang telah dipasangkan pada setiap butir item. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui berfungsi tidaknya jawaban yang tersedia. Distraktor dinyatakan telah dapat menjalankan fungsinya dengan baik apabila distraktor tersebut sekurang-kurangnya sudah dipilih oleh 5% dari seluruh peserta tes. 15 Berdasarkan analisis terhadap perhitungan banyaknya testee yang memilih option/alternatif jawaban soal tes hasil belajar kelas VIII di SMP N 03 Boja: Pada lampiran 3 Maka bersumber dari data yang disajikan itu dapat diperoleh informasi sebagaimana tertera pada tabel berikut dibawah ini: Tabel Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, hlm
10 Data Tentang Berfungsi Tidaknya Distraktor dalam tes hasil belajar kelas VIII di SMP N 03 Boja No Kondisi Distraktor Jumlah Prosentase 1 Telah berfungsi dengan 38 4 % baik Tidak berfungsi dengan baik 5 58 % Berdasarkan analisis perhitungan pada lampiran dan tabel tentang kondisi distraktor dapat diketahui bahwa secara rata-rata tes pilihan ganda mata pelajaran Akidah Akhlak belum berfungsi dengan baik. Hal tersebut dikarenakan sekitar 58% pilihan (option) distraktor yang dipilih oleh peserta didik belum berfungsi dengan baik dan hanya 4% pilihan (option) distraktor yang dipilih oleh peserta didik telah berfungsi dengan baik. Artinya distraktor yang ada belum dapat merangsang atau mengecoh testee yang mengikuti tes tersebut untuk memilih yang bukan sebagai kunci jawaban atau distraktor. Sebagai tindak lanjut atas hasil penganalisisan terhadap fungsi distraktor tersebut maka distraktor yang sudah dapat menjalankan fungsinya dengan baik dapat dipakai lagi pada tes-tes yang akan datang, sedangkan distraktor yang belum dapat berfungsi dengan baik sebaiknya diperbaiki atau diganti dengan distraktor yang lain. F. Analisis data Analisis data adalah suatu langkah yang paling menentukan dalam suatu penelitian karena analisis data berfungsi untuk menyimpulkan hasil penelitian. Langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Langkah penting dalam kegiatan pengumpulan data adalah melakukan pengujian terhadap instrumen yang akan digunakan. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen angket, untuk persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik PAI sebagai variabel (X) dan hasil belajar siswa sebagai variabel (Y). 50
11 Sebelum diujikan pada sampel, maka instrumen tersebut harus memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Yang mana nanti item soal yang valid akan dijadikan sebagai instrumen penelitian akhir. 1. Uji Validitas Instrumen Suatu instrumen pengukuran dikatakan valid jika instrumen dapat mengukur sesuatu dengan tepat terhadap apa yang hendak diukur, uji validitas instrumen dilakukan untuk menguji ketepatan (Validitas) tiap item instrumen. Adapun yang digunakan untuk menguji bisa dengan Uji SPSS atau dengan rumus koefisien korelasi product moment dari Karl Pearson. Uji validitas instrumen dalam penelitian ini penulis menggunakan Uji SPSS. Setelah dari 45 analisis butir soal diujikan, antara lain yang valid 3 butir item dan 13 soal yang tidak valid Berikut adalah rumus koefisien korelasi product moment dari Karl Pearson: r xy = ( xy x ) ( y ) Dimana : r xy = Koefisien korelasi antara variabel X dan variabel Y, dua variabel yang dikorelasikan (x= X-X dan y = Y-Y). Σ xy = Jumlah perkalian x dengan y x = Kuadrat dari x y = Kuadrat dari y 16 Dengan taraf signifikan 5% apabila dari hasil penghitungan di dapat r r maka dikatakan butir soal nomor tersebut telah signifikan atau telah valid. Apabila r < r maka butir soal tersebut tidak signifikan atau tidak valid.. Uji Reliabilitas Soal Suatu instrumen pengukuran dikatakan reliabel jika pengukurannya konsisten dan cermat akurat. Jadi uji reliabilitas instrumen dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui konsistensi dari instrumen sebagai alat ukur. Sehingga hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Formula yang digunakan untuk menguji 00),hlm Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta; PT. Bumi Aksara, 51
12 reliabilitas instrumen dalam penelitian ini adalah bisa dengan Uji SPSS atau dengan koefisien alfa (α) Daro Cronbach (1951). Uji reliabilitas instrument dalam penelitian ini penulis menggunakan Uji SPSS. Berikut adalah rumus koefisien alfa (α) Daro Cronbach; = 1 1! Dimana; r = Realibilitas yang dicari σ = Jumlah varian skor tiap-tiap item σ = Varians total N = Jumlah responden 17 Kriteria kesimpulan jika nilai hitung r lebih besar dari nilai r "# maka instrumen dikatakan reliabel. A. Analisis Data Penelitian Setelah data terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah menganalisa data tersebut. Dalam analisa ini peneliti menggunakan teknik analisis data statistik. Adapun tahap analisanya serta rumus yang digunakan adalah sebagai berikut: 1. Analisis Uji Persyaratan a. Uji Normalitas Tingkat kesulitan tes item pada umumnya ditunjukkan dengan persentase siswa yang memperoleh jawaban item benar. Kesulitan item mengikuti formula sebagai berikut: Pi = 1 Σ X $% ij Di mana: Pi = nilai kesulitan item 17 Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, hlm
13 b. Uji Linieritas Nt = jumlah peserta didik dalam sampel X ij = skor item I untuk peserta didik j 18 Analisis linear sederhana digunakan untuk melihat analisis itu linier atau tidak antara variabel bebas dan variabel terikat. Jadi penelitian ini digunakan untuk mengetahui persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru PAI dengan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP N 03 Boja dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Ŷ = a + b X a b, dimana ( Y ).( X ) ( X ).( X. Y ) N. X ( X ) = N.. N. X Y ( X ).( Y ) ( X ) = Keterangan : X Ŷ X a b Y X = Subyek dalam variabel dependen (terikat) yang diprediksikan = Subyek pada variabel independen (bebas) yang mempunyai nilai tertentu. = Nilai konstan harga Y = Nilai arah penentu prediksi yang menunjukkan nilai peningkatan. = Nilai rata-rata variabel Y = Nilai rata-rata variabel X dengan cara: Selanjutnya dari skor-skor tersebut kita tentukan kualifikasi dan interval nilai 1) Mencari Mean 18 Sukardi, Evaluasi Pendidikan Prinsip & Operasionalnya, hlm
14 Mean dari variabel X adalah: ( X ) MX = N Sedangkan Mean dari variabel Y adalah: ( Y ) MY = N. Analisis Uji Hipotesis Analisis uji hipotesis merupakan lanjutan dari analisis pendahuluan dengan menguji data tentang hubungan antara variabel (x) dengan variabel (y). Dalam hal ini digunakan untuk mengetahui persepsi siswa tentang kreativitas guru dalam pembelajaran hubungannya dengan prestasi belajar. hipotesis diuji dengan sebagai berikut: a. Mencari korelasi antara predictor x dengan kriterium y Dengan menggunakan rumus, sebagai berikut: 19 xy = x = xy x ( x).( y) ( x) N N y = y ( y) N r xy = ( xy x ) ( y ) b. Menguji apakah korelasi itu signifikan atau tidak dengan mengkonsultasikan hasil rxy pada tabel r 19 Sutrisno Hadi, Analisis Regresi, (Yogjakarta: Andi, 004), hlm 4. 54
15 3. Uji Signifikansi Analisis ini digunakan untuk membuat interpretasi lebih lanjut yaitu dengan mengecek taraf signifikansi dengan mengkorelasikan antara nilai r xy dengan nilai r tabel baik pada taraf signifikan 5% atau 1% dengan kemungkinan sebagai berikut: a) Apabila nilai yang dihasilkan dan r xy > r tabel, maka hipotesis signifikan, berarti ada hubungan yang positif, sehingga hipotesis yang diajukan diterima. b) Apabila nilai yang dihasilkan dari r xy < r tabel, maka hasil yang diperoleh adalah non signifikan, berarti ada hubungan yang positif, sehingga hipotesis yang diajukan ditolak. 0 hlm Riduan dan Akdon, Rumus dan Data dalam Analisis Statistika, (Bandung: Alfabeta, 009), 55
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Penelitian tentang Persepsi siswa tentang kreativitas guru dalam pembelajaran pengaruhnya terhadap prestasi belajar PAI di SD Pabeyan Tambakboyo Tuban adalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Secara umum penelitian ini diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian dalam pendidikan diartikan sebagai cara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar dengan bahasa akhlak dalam menyelesaikan persoalan penjumlahan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode adalah jalan yang berkaitan dengan cara kerja dalam proses penelitian, sehingga dapat memahami objek sasaran yang dikehendaki dalam mencapai tujuan pemecahan masalah. Sedangkan
BAB III METODE PENELITIAN
III METODE PENELITIN. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui kemandirian belajar siswa pada pembelajaran qidah khlak di kelas VIII MTs
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode adalah suatu cara atau teknik yang dilakukan dalam proses penelitian. Sedangkan penelitian itu sendiri diartikan sebagai upaya dalam bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan
BAB III METODE PENELITIAN
variabel. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain A III METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu prosedur untuk menyelidiki hubungan sebab akibat dengan menempatkan obyek secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian pendekatan kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka) yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini termasuk field research atau penelitian lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Metode kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survai. Penelitian survai adalah penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dilihat dari jenis penelitian, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan.1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yaitu penelitian yang mendasarkan pada perhitungan angka-angka atau statistik, dengan menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Metode penelitian eksperimen adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, quantitative research is a means for testing objective theories by examining the relathionship
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini diuraikan beberapa hal yang berkaitan dengan metode penelitian yang dilakukan. Uraian ini meliputi jenis penelitian, tempat dan waktu penelitian, populasi dan sampel
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengadakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), maksudnya adalah penelitian yang langsung dilakukan di medan terjadinya gejala-gejala. 34
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. didik kelas VII di SMP Negeri 2 Pariaman, maka dalam penelitian ini
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui hubungan signifikan keharmonisan keluarga Islami dengan penyesuaian diri pada peserta didik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Metode penelitian seringkali disebut juga metodologi, adalah cara-cara untuk mengumpulkan dan menganalisis data, yang dikembangkan untuk memperoleh
B. Tempat dan Waktu Penelitian Dalam rangka mengumpulkan data penelitian, penulis mengambil tempat dan waktu penelitian sebagai berikut:
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Dimana penelitian kuantitatif merupakan metode yang digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN
A III METODE PENELITIAN Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 33 Metode penelitian juga merupakan suatu proses pemecahan masalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Ditinjau dari objeknya, penelitian yang dilakukan penulis termasuk penelitian lapangan (field research), karena data-data yang diperlukan untuk penyusunan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survai. Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan statistik inferensial, yaitu tehnik statistik yang digunakan untuk menganalisis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei. Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. 1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tujuan tertentu. 1 Jenis penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi
BAB III METODE PENELITIAN
38 A III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan sesuatu hal yang besar manfaatnya bagi penulis yang akan memberikan pokok-pokok yang akan penulis teliti, sehingga memudahkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen yang menempatkan subyek penelitian ke dalam dua kelas yaitu kelas kontrol
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian regresional dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana variasivariasi pada satu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab permasalahan yang telah dipaparkan pada Bab I. Berdasarkan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Penelitian kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas III MI Darun Najah Ngemplak Kidul Pati. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan suatu hal yang besar manfaatnya bagi penulis yang akan memberikan arahan pokok-pokok yang penulis teliti, sehingga akan memudahkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research ), maksudnya adalah penelitian yang langsung dilakukan di medan terjadinya gejala-gejala. 1
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (survei) dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.
BAB III METODE PENELITIAN. variabel. Secara khusus rancangan penelitian ini menggunakan hubungan
8 BAB III METODE PENELITIAN A. Bentuk Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif yang bersifat korelasional, yaitu penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian dari segi metode, dan penelitian ini menggunakan metode survey. Metode survey digunakan untuk mendapatkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Pendekatan penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah penelitian eksperimen. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data, yang dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dengan menggunakan prosedur yang reliabilitas
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat non eksperimental, dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang akan digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian kuantitatif (correlational studies). Penelitian korelasional
BAB III METODE PENELITIAN
3 BAB III METODE PENELITIAN Metodologi penelitian merupakan hal yang penting didalam suatu penelitian ilmiah. Karena penelitian ilmiah harus dilakukan dengan cara-cara atau langkah-langkah tertentu dan
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian dengan data berupa
BAB III METODE PENELITIAN
A III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitan Menurut Sogiyono, metode penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. 1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mencari hubungan dan menjelaskan sebab-sebab perubahan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini mengunakan metode penelitian eksperimen (experimental research). Metode penelitian eksperimen adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan
BAB III METODE PENELITIAN X O
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini berdesain One-Shot Case Study. yaitu dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. JenisdanPendekatanPenelitian Menurut ragam penelitian ditinjau dari bidangnya, penelitian ini termasuk dalam bidang penelitian akademis atau pendidikan. Ditinjau dari tempatnya,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian tentang Keefektifan Penerapan Kombinasi Metode Numbered Head Together dan Index Card Match dalam meningkatkan Hasil Belajar Aspek Kognitif Akidah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian mengenai korelasi persepsi peserta didik tentang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan ketaatan beribadah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Menurut Sugiyono, metode penelitian pendidikan dapat di artikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan
BAB III METODE PENELITIAN
pokok. 1 Sedangkan dalam penelitian ini penulis menggunakan BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan Penelitian Survai artinya penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metodologi berasal dari kata metode dan logos. Metode berarti cara yang tepat untuk melakukan sesuatu, sedangkan logos berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi, metodologi adalah cara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah tata cara bagaimana suatu penelitian dilaksanakan. Suatu penelitian akan dapat disebut ilmiah apabila hasil penelitian tersebut tersusun secara sistematis,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi dengan teknik analisis regresi. Analisis
BAB III METODE PENELITIAN R X O 1 R O 2
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang merupakan metode eksperimen berdesain posttest-only control design, karena tujuan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) kuantitatif yang dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimen, yaitu prosedur untuk menyelidiki
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian dengan data berupa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen bentuk quasi eksperimental design, kelompok kontrol tidak dapat
BAB III METODE PENELITIAN R X O 2 R O 4
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Menurut Juliansyah Noor penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. TUJUAN PENELITIAN Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kemampuan numerik peserta didik terhadap
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik analisis komparatif. Penelitian komparatif diarahkan untuk
III METODE PENELITIAN
III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Metode yang Digunakan Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Metode penelitian eksperimen menurut
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi data hasil penelitian digunakan untuk menjelaskan hasil data kuantitatif dari instrumen yang telah diberikan berupa tes penguasaan mufradat (multiple
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatifeksperimen, karena penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan di atas, maka dalam penelitian ini tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe TGT
BAB III METODE PENELITIAN
36 BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan arah dasar penelitian, sehingga akan memudahkan peneliti untuk mengerjakan dan mencari data-data yang dibutuhkan untuk menjawab
METODE PENELITIAN Jenis Penelitian dan Metode Penelitian yang digunakan
III. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian dan Metode Penelitian yang digunakan Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Metode penelitian eksperimen
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan kuantitatif yang bersifat korelasional. Penelitian lapangan merupakan suatu penelitian untuk memperoleh data-data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Mixed Method, yaitu penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian (field research), yakni penelitian yang langsung dilakukan di lapangan atau pada responden. 1 Dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey dengan mengukur besar pengaruh tingkat modalitas belajar terhadap prestasi belajar
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Bentuk Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif deskriptif yang bersifat korelasional, yakni penelitian yang meneliti tentang ada tidaknya hubungan antara
BAB III METODE PENELITIAN. subyek yang akan diteliti, teknik-teknik pengumpulan data, prosedur pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 1 Metode penelitian dalam makna yang lebih luas bisa berarti rancangan penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen murni. Sedang
BAB III METODE PENELITIAN
A III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. 44
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto, yaitu Penelitian untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu semua data yang diperoleh diwujudkan dalam bentuk angka. Penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sifat Penelitian Metode penelitian adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metodologi berasal dari kata metode dan logos. Metode berarti cara yang tepat untuk melakukan sesuatu, sedangkan logos berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi, metodologi adalah cara
