BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Glenna Liana Budiaman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. 1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Jadi metode penelitian adalah cara yang dilakukan seseorang dalam proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan- tujuan tertentu. A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu proses penelitian untuk menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk menemukan keterangan mengenai apa yang ingin diketahui. 3 Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan analisis regresi satu prediktor dengan metode skor deviasi. Dalam penelitian yang kami maksud adalah Pengaruh Intensitas Membaca 1 Ismail, Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM, (Semarang: RaSAIL Media Group, 008), hlm. 7. Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 010), hlm Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta, 006), hlm
2 Al-Qur an Terhadap Kondisi Psikis Santriwati Pondok Pesantren Putri Al-Hikmah Tugurejo Tugu Semarang. B. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian berlokasi di Pondok Pesantren Putri Al Hikmah Tugurejo Tugu Semarang. Waktu penelitian akan dilaksanakan 14 hari yaitu dari tanggal 1-14 Oktober. Dengan judul Pengaruh Motivasi Membaca Al-Qur an Terhadap Ketenangan Jiwa Santriwati Pondok Pesantren Putri Al-Hikmah Tugurejo Tugu Semarang. C. Populasi dan Sampel Penelitian Menurut Suharsimi Arikunto, populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. 4 Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah santriwati Pondok Pesantren Putri Al-Hikmah Tugurejo Tugu Semarang yang berjumlah 06 santriwati. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. 5 Dalam pengambilan sampel ini peneliti berpedoman pada Suharsimi Arikunto, apabila subyeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Tetapi jika jumlahnya besar, dapat diambil antara 10-15% atau 0-5% atau 4 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, hlm Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, hlm
3 lebih. 6 Berdasarkan pernyataan diatas maka penulis mengambil sampel 15% dari keseluruhan santriwati di Pondok Pesantren Putri Al- Hikmah Tugurejo Tugu Semarang yang berjumlah 06 santriwati. Jadi sampel yang diambil adalah 15% 06 = 31 santriwati. Untuk menentukan sampel dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang digunakan. Adapun dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik sampel random atau sampel acak. Teknik sampling ini diberi nama demikian karena di dalam pengambilan sampelnya, peneliti mencampur subjek di dalam populasi sehingga semua subjek dianggap sama yaitu dengan diundi. Dengan demikian maka peneliti memberi hak yang sama kepada setiap subjek untuk memperoleh kesempatan (chance) dipilih menjadi sampel. 7 Oleh karena hak setiap subjek sama, maka peneliti terlepas dari perasaan ingin mengistimewakan satu atau beberapa subjek untuk dijadikan sampel. D. Variabel dan Indikator Penelitian Variabel adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. 8 hlm hlm Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, 7 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, 8 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: CV Alfabeta, 008), hlm
4 Dalam penelitian ini ada dua variabel: Variabel Pengaruh (independen) dan Variabel Terpengaruh (dependen). 1. Variabel Pengaruh (Independen) atau Variabel Bebas (X). Variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). 9 Variabel pengaruh dalam penelitian ini adalah motivasi membaca Al-Qur'an, dengan indikator sebagai berikut: 1. Tekun membaca Al-Qur an,. Ulet menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa), 3. Respon terhadap pelajaran, 4. Senang mencari dan memecahkan masalah.. Variabel Terpengaruh (Dependen) atau Variabel Terikat (Y) Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. 10 Variabel terikat dalam penelitian ini adalah ketenangan jiwa santriwati Pondok Pesantren Putri Al-Hikmah Tugurejo Tugu Semarang, dengan indikator sebagai berikut: a. Tetap tenang dalam kondisi apapun, b. Dapat menerima kenyataan sebagaimana adanya (pasrah), c. Selalu bereaksi positif dalam menghadapi setiap masalah, d. Mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. 9 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, hlm Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, hlm
5 E. Teknik Pengumpulan Data Dalam proses memperoleh data peneliti mencoba menggunakan beberapa teknik sebagai berikut: 1. Metode Angket Metode angket atau kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang hal-hal yang diketahui. 11 Metode ini dilakukan untuk mendapatkan data tentang motivasi membaca Al-Qur an dengan ketenangan jiwa santriwati. Metode ini digunakan karena pertimbangan waktu, tenaga dan biaya, di samping itu obyek yang diteliti akan lebih mudah memberikan jawaban sesuai dengan keadaan para santriwati, dengan kisi-kisi sebagai berikut: Variabel Motivasi membaca Al-Qur an Indikator Tabel 3.1 Kisi - Kisi Angket 1. Tekun membaca Al- Qur an,. Ulet menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa), 3. Respon terhadap pelajaran, 4. Senang mencari dan memecahkan masalah. Jumlah item Nomor soal Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, hlm
6 Ketenangan Jiwa 1. Jiwanya tidak berontak (rileks). Dapat menerima kenyataan sebagaimana adanya (pasrah) 3. Selalu bereaksi positif dalam menghadapi setiap masalah 4. Mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan Metode Dokumentasi Metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku-buku, surat kabar, majalah, notulen rapat dan sebagainya. 1 Metode ini mendapatkan data tentang jadwal kegiatan santriwati, struktur organisasi kepengurusan dan sebagainya F. Teknik Analisis Data Analisis data adalah suatu langkah yang paling menentukan dalam penelitian karena analisis data berfungsi untuk menyimpulkan hasil penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap sebagai berikut: 1. Analisis Pendahuluan a. Uji Validitas Instrumen 1 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, hlm
7 Sebuah instrumen dikatakan valid apabila instrumen mampu mengukur apa yang hendak diukur. 13 Instrument yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur) itu valid. Valid berarti instrument tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. 14 Instrumen yang akan diuji adalah instrumen motivasi membaca Al-Qur an dan ketenangan jiwa. Instrumen tersebut telah diasumsikan telah disetujui oleh ahli. Oleh karena itu instrumen telah dicobakan kepada 31 responden. Instrumen terdiri atas 40 butir (item), dimana tiap butir disiapkan 4 interval jawaban. Jawaban terendah diberi skor 1 dan tertinggi diberi skor 4. Pengujian validitas tiap butir soal digunakan analisis item, yaitu mengkorelasikan skor tiap butir dengan skor total yang merupakan jumlah tiap skor butir. 15 Teknik yang digunakan adalah teknik korelasi product moment dengan angka kasar, dengan rumus sebagai berikut: Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 010), hlm Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, hlm Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, hlm Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, hlm. 7. 4
8 Kemudian menguji apakah korelasi itu signifikan atau tidak dengan mengkonsultasikan hasil pada tebel. Bila koefisien korelasi sama atau lebih besar maka butir instrumen dinyatakan valid. Hasil uji validitas tersebut adalah 3 item tentang motivasi membaca Al-Qur an terhadap ketenangan jiwa. Adapun perhitungan validnya dapat dilihat di lampiran. b. Uji Reliabilitas Instrumen Reliabilitas adalah ketetapan suatu tes apabila ditekan kepada subjek yang sama. Untuk mengetahui ketetapan ini pada dasarnya dilihat kesejajaran hasil. Seperti halnya beberapa teknik juga menggunakan rumus korelasi product moment untuk mengetahui validitas, kesejajaran hasil dalam reliabilitas tes. 17 Dalam menentukan apakah instrument memiliki daya keajegan mengukur atau reliabilitas yang tinggi ataukah belum, peneliti menggunakan rumus alpha. Adapun rumus alpha dimaksud adalah sebagai berikut: 18 [ ] [ ] Keterangan = Koefisien reabilitas tes n = Banyaknya butir item yang dikeluarkan dalam tes 17 Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, hlm Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: Rajawali Pers, 009), hlm
9 1 = Bilangan konstan c. Penskoran = Jumlah varian butir = Varian total Di sini peneliti mengumpulkan data dari angket dan yang kemudian diubah dalam angka-angka kuantitatif. Langkah yang diambil untuk merubah data kualitatif menjadi kuantitatif adalah dengan cara memberi nilai pada setiap item jawaban pada pertanyaan angket untuk responden. Untuk mempermudah penggolongan data statistiknya, angka setiap item soal diberi skor sebagai berikut: 19 1) Untuk alternatif jawaban A diberi skor 4 ) Untuk alternatif jawaban B diberi skor 3 3) Untuk alternatif jawaban C diberi skor 4) Untuk alternatif jawaban D diberi skor 1 d. Menentukan kualifikasi dan interval nilai dengan cara: 1) Mencari lebar interval I = R/M Dimana: R = H L M = 1 + 3,3 Log N 1 Keterangan : I = Lebar interval 19 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, hlm Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta: Rajawali Pers, 010), hlm Sudjana, Metode Statistika, (Bandung: Tarsito, 005), hlm
10 R = Jarak pengukuran M = Jumlah interval H = Nilai tertinggi L = Nilai terendah N = Responden ) Membuat tabel kerja satu prediktor, kemudian mencari skor deviasi dan di masukkan dalam rumus korelasi product moment. r xy = ( xy x y x Keterangan: r xy N X Y xy )( XY y ( ( ( ) N X )( N X ) N Y ) Y ) : Angka Indeks Korelasi r Product Moment. : Jumlah responden XY : Jumlah hasil perkalian antara skor X dan skor Y. X : Jumlah seluruh skor X. Y : Jumlah seluruh skor Y. hlm. 4. Sutrisno Hadi, Analisis Regresi, (Yogyakarta: Andi Offset, 001), 45
11 . Analisis Uji Hipotesis Analisis ini sifatnya adalah melanjutkan dari analisis pendahuluan. Analisis ini dimaksudkan untuk menguji data tentang pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Dalam hal ini menggunakan rumus analisis regresi satu prediktor. Sedang langkah dalam analisis uji hipotesis adalah : a. Menguji signifikansi korelasi b. Mencari besarnya pengaruh variabel X terhadap variabel Y dengan rumus: r = 3 c. Mencari persamaan garis regresi dengan rumus Ŷ=aX + b 4 Dimana : b = dan Keterangan: Ŷ= Skor yang diprediksi pada variabel Y a = Harga konstanta b = Koefisien regresi = Mean dari variabel X = Mean dari variabel Y t.t), hlm Karnadi Hasan, Statistika Penelitian, (Semarang: RaSAIL Group, 4 Sutrisno Hadi, Analisis Regresi, hlm
12 d. Menentukan analisis varian garis regresi dengan rumus F reg F reg RK reg RK res RK reg RK res = harga bilangan F untuk garis regresi = rerata kuadrat garis regresi = rerata kuadrat residu Untuk mempermudah menghitung bilangan F maka dibuat tabel ringkasan analisis garis regresi sebagai berikut: 5 SUMBER VARIAN Regresi (reg) Residu (res) N- db JK RK Freg ( xy) x ( xy y x ) JK db reg reg RK RK JK - Total (T) N-1 y Analisis Lanjut Setelah diperoleh F reg, maka langkah selanjutnya adalah membandingkan harga F reg dengan nilai F tabel, baik taraf 5 % maupun 1 % dengan kemungkinan : a) Jika F reg lebih besar dari pada F tabel 1 % atau 5 % maka signifikan (hipotesis diterima). Ada pengaruh positif motivasi membaca Al-Qur an terhadap ketenangan jiwa santriwati Pondok Pesantren Putri Al-Hikmah Tugurejo Tugu Semarang. db res res reg res 5 Sutrisno Hadi, Analisis Regresi, hlm
13 b) Jika F reg lebih kecil dari pada F tabel 1 % atau 5 % maka non signifikan (hipotesis ditolak). Artinya tidak ada pengaruh positif antara motivasi membaca Al-Qur an terhadap ketenangan jiwa santriwati Pondok Pesantren Putri Al- Hikmah Tugurejo Tugu Semarang. 48
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan.1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan. 1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelituan Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang didasari oleh filsafat positivisme yang menekankan fenomena-fenomena
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Ditinjau dari objeknya, penelitian yang dilakukan penulis termasuk penelitian lapangan (field research), karena data-data yang diperlukan untuk penyusunan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian mengenai korelasi persepsi peserta didik tentang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan ketaatan beribadah
hlm (Jakarta: Rineka Cipta, 2006), hlm Sugiyono, Statistika untuk Penelitian, ( Bandung : Alfabeta, 2009 ),
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu proses penelitian untuk menemukan pengetahuan yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Menurut ragam penelitian ditinjau dari bidangnya, penelitian ini termasuk dalam bidang penelitian akademis atau pendidikan. Ditinjau dari tempatnya,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan angka-angka atau statistik dari satu variabel untuk dapat dikaji secara terpisah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data, yang dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dengan menggunakan prosedur yang reliabilitas
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan statistik inferensial, yaitu tehnik statistik yang digunakan untuk menganalisis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode adalah jalan yang berkaitan dengan cara kerja dalam proses penelitian, sehingga dapat memahami objek sasaran yang dikehendaki dalam mencapai tujuan pemecahan masalah. Sedangkan
BAB III METODE PENELITIAN. Objek penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah pengaruh
53 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Objek penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah pengaruh lingkungan kerja islami terhadap produktivitas kerja karyawan yang dilakukan di Pabrik Jenang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah tata cara bagaimana suatu penelitian dilaksanakan. Suatu penelitian akan dapat disebut ilmiah apabila hasil penelitian tersebut tersusun secara sistematis,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survai. Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi
BAB III METODE PENELITIAN
36 BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan arah dasar penelitian, sehingga akan memudahkan peneliti untuk mengerjakan dan mencari data-data yang dibutuhkan untuk menjawab
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang bertujuan untuk menemukan ada tidaknya pengaruh antara variabel X terhadap
Kualitatif, dan R & D, hlm. 14. (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010), hlm Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei. Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yaitu penelitian yang mendasarkan pada perhitungan angka-angka atau statistik, dengan menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang berbentuk kuantitatif yang bersifat regresional. Penelitian lapangan merupakan suatu penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang akan digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian kuantitatif (correlational studies). Penelitian korelasional
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Karena penelitian ini banyak menggunakan angka-angka data tentang keadaan pondok pesantren Al-Aziz Lasem
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (survei) dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat non eksperimental, dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Tujuan Penelitian 1. Ingin mengetahui bagaimana perhatian orang tua pada anak siswa kelas IV SD Gayamsari 05 Semarang.. Ingin mengetahui sejauh mana pengamalan keagamaan siswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sifat Penelitian Metode penelitian adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Untuk memperoleh penelitian yang valid dan reliabel, maka harus menggunakan sumber yang sesuai dan bisa dipercaya kebenarannya, serta menggunakan metode yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : untuk mengetahui adanya pengaruh antara pelayanan sarana prasarana belajar terhadap
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field Research), yaitu penelitian yang dilakukan di medan/tempat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Field Research (penelitian lapangan) yaitu telaah atau studi kasus yang membuat penginderaan secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Metode penelitian merupakan rangkaian cara atau kegiatan pelaksanaan penelitian yang didasari oleh asumsi-asumsi dasar, pandangan-pandangan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. JenisdanPendekatanPenelitian Menurut ragam penelitian ditinjau dari bidangnya, penelitian ini termasuk dalam bidang penelitian akademis atau pendidikan. Ditinjau dari tempatnya,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survai. Penelitian survai adalah penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai
BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. JEIS PEELITIA Penelitian ini adalah penelitian yang berdasar pada sumber data field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sehingga dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Secara umum penelitian ini diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian dalam pendidikan diartikan sebagai cara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan kuantitatif yang bersifat korelasional. Penelitian lapangan merupakan suatu penelitian untuk memperoleh data-data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Metode penelitian seringkali disebut juga metodologi, adalah cara-cara untuk mengumpulkan dan menganalisis data, yang dikembangkan untuk memperoleh
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dilihat dari jenis penelitian, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan suatu hal yang besar manfaatnya bagi penulis yang akan memberikan arahan pokok-pokok yang penulis teliti, sehingga akan memudahkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Dalam penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh mindset terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA Madrasah Aliyah Negeri
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang
PBAB III METODE PENELITIAN
PBAB III METODE PEELITIA Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 1 Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research),
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Pengumpulan
B. Tempat dan Waktu Penelitian Dalam rangka mengumpulkan data penelitian, penulis mengambil tempat dan waktu penelitian sebagai berikut:
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Dimana penelitian kuantitatif merupakan metode yang digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian pendekatan kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka) yang
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian dengan data berupa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. 1 Jenis penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Ditinjau dari obyeknya, penelitian yang dilakukan penulis termasuk penelitian lapangan (field research), karena data-data yang diperlukan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field earch) yang bertujuan untuk menemukan ada tidaknya pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y, sedangkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik analisis komparatif. Penelitian komparatif diarahkan untuk
B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Walisongo Semarang
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode korelasi asosiatif. Penelitian deskriptif (descriptive research) adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian (field research), yakni penelitian yang langsung dilakukan di lapangan atau pada responden. 1 Dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Penelitian Jenis penelitian yang penulis lakukan ialah dalam kategori penelitian kuantitatif lapangan yang menggunakan metode ex-post facto. Metode ex-post
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat korelasional dan kuantitatif. Penelitian lapangan merupakan suatu penelitian untuk memperoleh data-data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang berlandaskan pada
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PEELITIA A. Jenis Penelitian Penelitian tentang Persepsi siswa tentang kreativitas guru dalam pembelajaran pengaruhnya terhadap prestasi belajar PAI di SD Pabeyan Tambakboyo Tuban adalah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab permasalahan yang telah dipaparkan pada Bab I. Berdasarkan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reserch) kuantitatif. Pada dasarnya penelitian ini mengunakan pendekatan deduktifinduktif,
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positifisme, digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini termasuk field research atau penelitian lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Metode kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sifat Penelitian Metode penelitian adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dikembangkan untuk memperoleh pengetahuan dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian kuantitatif, yaitu suatu peroses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Dalam penelitian eksperimen ini, peneliti dapat melakukan manipulasi
BAB III METODE PENELITIAN
bebas. Adapun variabel dalam penelitian yang berjudul Studi korelasi antara BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi dengan teknik analisis regresi. Analisis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini riset lapangan (field Research) dengan menggunakan correlation research, yang bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat non eksperimental. Penelitian kuantitatif yang digunakan menggunakan rumusan masalah asosiatif,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Metode adalah suatu prosedur atau cara untuk mengetahui sesuatu yang merupakan langkah-langkah sistematis. Sedangkan metode penelitian adalah suatu cara yang digunakan
