Malta Universitas Terbuka
|
|
|
- Ratna Atmadjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Efektivitas Pelaksanaan Tutorial di Universitas Terbuka (Kasus: Tutorial Pada Unit Program Belajar Jarak Jauh - Banda Aceh) Malta Universitas Terbuka Abstract: Tutorial is medium to develop understanding about distance learning system. University students must understand distance learning system, if they want succesful in study. The aims of this study were (1) to learn the effectiveness level of tutorial, (2) to identify the external factors of tutorial, and (3) to find out the relationship between the external factors and the effectiveness level of The research method used was descriptive-corelational. The research population consisted of 131 tutor of UPBJJ Banda Aceh, and sample are 66 tutor. The data collection was carried out from April until Juni The analysis of the data was performed by using the correlation test of Rank Spearman. The research results showed that (1) the effectiveness level of tutorial is enough; (2) the effectiveness level of tutorial was closely related to the tool and infrastructure, contribution of UPBJJ and quantity of tutorial Keywords: effectiveness, tutorial, distance learning system PENDAHULUAN Pembelajaran pada sistem belajar jarak jauh (distance learning system), yang merupakan prinsip dasar pendidikan di Universitas Terbuka (UT), mengharuskan peserta ajar melakukan aktivitas belajar secara mandiri (self directed learning). Cara belajar mandiri menghendaki mahasiswa untuk belajar atas prakarsa atau inisiatif sendiri. Penelitian Kadarko dan Darmayanti menemukan bahwa rataan prestasi hasil belajar mahasiswa Universitas Terbuka termasuk kategori rendah. Sukinarti menyebutkan bahwa rendahnya prestasi hasil belajar mahasiswa Universitas Terbuka karena rendahnya kemampuan mahasiswa Universitas Terbuka dalam belajar mandiri. Menurut Wardani (2000) salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa adalah melalui Tutorial menjadi sarana interaksi bagi mahasiswa untuk berlatih keterampilan, memfasilitasi pemahaman terhadap proses komunikasi, dan mendorong terbentuknya sikap positif dan kebiasaan yang berkaitan dengan bidang studi. Oleh karena itu sangat perlu diupayakan peningkatan efektivitas tutorial pada Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) Universitas Terbuka (UT). Upaya-upaya dalam meningkatkan efektivitas tutorial dapat dilakukan terlebih dahulu dengan mengetahui sejauhmana tingkat efektivitas tutorial di Universitas Terbuka dan mengkaji faktor -faktor apa saja yang berhubungan dengan tingkat efektivitas tutorial tersebut. Bertitik tolak dari latar belakang yang dikemukakan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Sejauh manakah tingkat efektivitas tutorial di Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Banda Aceh? (2) Apa saja faktor-faktor eksternal dari pelaksanaan tutorial? (3) Sejauh manakah hubungan faktor-faktor eksternal dengan tingkat efektivitas tutorial? Berdasarkan rumusan masalah; tujuan penelitian adalah: (1) Menemukan tingkat efektivitas tutorial; (2) Menemukan faktor-faktor eksternal dari pelaksanaan (3) Menemukan tingkat keeratan hubungan antara faktor-faktor eksternal dengan tingkat efektivitas tutorial Hasil penelitian ini diharapkan: (1) Secara teoritis, memberikan perluasan wawasan tentang tingkat efektivitas tutorial di UPBJJ-UT Banda Aceh melalui pemahaman yang tepat tentang berbagai faktor yang berhubungan dengan peningkatan efektivitas (2) Secara praktis, diharapkan berguna bagi UPBJJ-UT Banda Aceh sebagai masukan untuk peningkatan efektivitas Menurut Danfur (2009) efektivitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas, kualitas, dan waktu) telah tercapai; semakin besar presentase target yang dicapai, 82
2 Malta, Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan 83 makin tinggi efektivitasnya. Suatu program/kerja disebut efektif jika pencapaian target output seharusnya > output realisasi, yang diukur dengan cara membandingkan output seharusnya dengan output realisasi. Arifin (2009) mendefinisikan efektivitas adalah melakukan hal yang benar pada saat yang tepat untuk jangka waktu yang panjang. Efektivitas adalah sebagai ukuran suksesnya organisasi, sebagai kemampuan organisasi untuk mencapai segala keperluannya, organisasi harus mampu menyusun dan mengorganisasikan sumber daya untuk mencapai tujuan. Berdasarkan pengertian-pengertian efektivitas tersebut, dapat disimpulkan bahwa efektivitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas, kualitas, dan waktu) yang telah dicapai, yang dijalankan dengan prosedur yang benar dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada, serta target tersebut sudah ditentukan terlebih dahulu. Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) mendefinisikan tutorial sebagai: (1) pembimbingan kelas oleh seorang pengajar (tutor) untuk seorang mahasiswa atau sekelompok kecil mahasiswa, atau (2) pengajaran tambahan melalui tutor. Sedangkan tutor didefinisikan sebagai (1) orang yang memberi pelajaran kepada seseorang atau sejumlah kecil siswa ( di rumah, bukan di sekolah), atau (2) dosen yang membimbing sejumlah mahasiswa di pelajarannya. Bertitik tolak dari definisi tersebut, dilihat dari aktivitasnya, tutorial berarti mengajar orang lain atau memberikan bantuan belajar kepada seseorang. Bantuan belajar tersebut dapat diberikan oleh orang yang lebih tua atau yang sebaya. Kegiatan tutorial melibatkan orang yang mengajar/ memberi bantuan yang disebut tutor dan orang yang belajar atau yang diberi bantuan belajar (tutee). Terdapat bahan/sumber belajar di antara tutor dan tutee, yang merupakan sumber ilmu yang dikaji oleh tutee bersama tutor. Selanjutnya, di antara tutor dan tutee terjadi interaksi atau komunikasi, dan inilah yang merupakan inti dari Menurut Wardani (2000), pada Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) sangat diperlukan pengelolaan tutorial secara serius dan berkesinambungan; diperlukan perencanaan yang cermat dan evaluasi yang rutin untuk pengembangan program Penelitian ini ingin mengetahui tingkat efektivitas tutorial di UPBJJ-UT Banda Aceh. Beberapa faktor, yaitu: Buku Materi Pokok, sarana dan prasarana, peran pengurus kelompok belajar, peran UPBJJ, dan kuantitas tutorial diduga berhubungan dengan tingkat efektivitas Hubungan antar peubah penelitian disajikan pada gambar 1. X 1 X 2 X 3 X 4 X 5 Buku Materi Pokok Sarana dan prasarana Peran pengurus kelompok belajar Peran UPBJJ Kuantitas tutorial Efektivitas Tutorial (Y) Gambar 1. Kerangka Berpikir Efektivitas Tutorial METODE Populasi penelitian adalah semua tutor di UPBJJ-UT Banda Aceh semester 1 tahun 2010, sebanyak 131 orang. Sampel penelitian adalah 50 % + 1 dari populasi, yaitu 66 orang. Berdasarkan tujuan penelitian yang hendak dicapai, maka jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional yang dilaksanakan untuk melihat hubungan antara peubah-peubah penelitian dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya. Penelitian terdiri dari peubah bebas yaitu: Buku Materi Pokok, sarana dan prasarana, peran pengurus kelompok belajar, peran UPBJJ, dan kuantitas tutorial; dan peubah terikat yaitu efektivitas Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengetahui tingkat hubungan antar peubah, yaitu dengan melakukan uji statistik dan untuk menjelaskan substansi hasil uji statistik digunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan mendatangi dan melakukan wawancara terhadap responden dengan berpedoman pada kuesioner. Pengumpulan data kualitatif adalah dengan melakukan wawancara mendalam dengan responden terpilih untuk mencari makna dari data kuantitatif.
3 84 Varia Pendidikan, Vol. 24, No. 1, Juni 2012 Pembahasan hasil penelitian dilakukan secara deskripsi dan korelasi. Pembahasan secara deskripsi menjelaskan tingkat/kategori setiap peubah berdasarkan hasil skor pengolahan data, dengan range: 1 1,66 = rendah; 1,67 2,33 = sedang; 2,34 3 = tinggi. Pengujian hipotesis menggunakan statistik non parametrik untuk mengukur keeratan hubungan antara peubah. Pengujian hipotesis adalah dengan menggunakan analisis uji korelasi Rank Spearman pada á = 0,05 atau á = 0,01 (Siegel, 1992), dan untuk memudahkan pengolahan data digunakan program SPSS (Statistical Package for the Social Science) versi 16. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Buku Materi Pokok Tingkat ketersediaan Buku Materi Pokok (BMP) pada mahasiswa UPBJJ-UT Banda Aceh termasuk kategori tinggi (skor: 3). Sarana belajar, seperti Buku Materi Pokok merupakan alat/sarana pendukung bagi mahasiswa dalam proses belajar di UT. Universitas Terbuka mencetak langsung Buku Materi Pokok (BMP) yang diperlukan pada setiap mata kuliah yang ditawarkan. Khusus untuk mahasiswa program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), UT Pusat mengirim langsung BMP ke masing-masing kelompok belajar di setiap Kabupaten/Kota, sesuai permintaan BMP yang diajukan UPBJJ (berdasarkan jumlah mahasiswa). Pengurus kelompok belajar, kemudian membagi BMP tersebut kepada masing-masing mahasiswa. Universitas Terbuka menjamin bahwa setiap mahasiswa program PGSD dan PGPAUD mendapatkan BMP secara lengkap, karena biaya pengadaan BMP sudah dimasukkan ke dalam Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) yang dibayarkan mahasiswa. Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat ketersediaan ruangan dan media dalam pelaksanaan Tingkat ketersediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan tutorial di UPBJJ-UT Banda Aceh termasuk kategori sedang (skor: 1,80). Ruangan untuk tempat pelaksanaan tutorial menggunakan/meminjam gedung SLTA/SLTP di Kabupaten/Kota daerah lokasi. Sekolah yang dipilih sebagai tempat pelaksanaan tutorial diseleksi terlebih dahulu dengan menggunakan indikator yang telah ditetapkan UT Pusat (sesuai prosedur ISO 9001:2008). Penggunaan media, dalam pelaksanaan tutorial di UPBJJ-UT Banda Aceh masih minim. Baru dua persen tutor yang menggunakan power point plus in focus dalam pelaksanaan Bahkan matakuliah yang membutuhkan komputer sebagai media (untuk praktek), belum tersedia secara lengkap. Matakuliah yang memerlukan kit praktikum (seperti praktikum IPA di SD), di sewa laboratorium di sekolah-sekolah yang ada, walaupun dengan peralatan yang kurang optimal. Peran Pengurus Kelompok Belajar Peran pengurus kelompok belajar yang diukur dalam penelitian ini adalah upaya/tindakan yang dilakukan pengurus kelompok belajar untuk mensukseskan pelaksanaan tutorial pada kelompok belajarnya masing-masing, dalam hal: menyosialisasikan jadwal tutorial, menyiapkan sarana prasarana tutorial, dan membantu penyelesaian masalah dalam Tingkat peran pengurus kelompok belajar untuk mensukseskan pelaksanaan tutorial termasuk kategori tinggi (skor:2,20). Jadwal pelaksanaan tutorial di UPBJJ-UT Banda Aceh dibuat oleh pihak UPBJJ, kemudian disosialisasikan oleh pengurus pengurus kelompok ke seluruh mahasiswa di wilayah pengurus kelompok belajarnya. Pelaksanaan sosialisasi jadwal tutorial dilakukan pada setiap awal semester, sebelum dimulai kegiatan Gedung-gedung sekolah (SLTA/SLTP) bisa digunakan untuk tempat pelaksanaan tutorial, karena adanya kerjasama dengan pihak sekolah tersebut; dan proses kerjasama dirintis oleh pengurus kelompok belajar, dengan surat resmi dari UPBJJ. Secara formal UPBJJ yang menyeleksi tempat tutorial, namun hubungan kerjasama dengan pihak sekolah sepenuhnya secara operasional dikelola oleh pengurus kelompok belajar. Terdapat satu pengurus kelompok belajar (dari 20 pengurus kelompok belajar) yang memfasilitasi kegiatan tutorial dengan menyediakan in focus bagi tutor dalam pelaksanaan Pengurus kelompok belajar adalah perpanjangan tangan UPBJJ di daerah (sebagian besar wilayah secara geografis jauh dari kota tempat kantor UPBJJ), sehingga pengurus kelompok belajar yang mengetahui secara persis keadaan di daerah di tempat pelaksanaan Pengurus kelompok belajar yang langsung menghandle, jika terjadi permasalahan dalam pelaksanaan tutorial (sepanjang bukan hal yang
4 Malta, Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan 85 sangat prinsip dan bukan berhubungan dengan kebijakan). Masalah-masalah yang terjadi dalam kegiatan tutorial, meliputi: rendahnya partisipasi mahasiswa, tutor berhalangan hadir, dan ruangan tempat tutorial pada saat yang bersamaan digunakan untuk kegiatan lain. Peran UPBJJ Peran UPBJJ yang diukur dalam penelitian ini adalah tindakan/upaya yang telah dilakukan UPBJJ-UT Banda Aceh dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan tutorial, dalam hal: membantu pengadaan media pendukung tutorial, membantu penyelesaian masalah tutorial, dan mengadakan pembekalan/pelatihan untuk tutor. Tingkat peran UPBJJ dalam pelaksanaan tutorial termasuk kategori rendah (skor:1,55). Proses belajar mengajar seyogyanya didukung oleh media, supaya pesan yang disampaikan bisa lebih optimal sampai ke peserta didik. Pihak UPBJJ belum dapat membantu pengadaan media pendukung, seperti laptop dan in focus, untuk pelaksanaan Pihak UPBJJ beralasan bahwa pengadaan tersebut melalui UT Pusat, dan belum ada kebijakan untuk hal tersebut. Masalah-masalah yang terjadi dalam pelaksanaan tutorial, sebagian besar langsung dihandle oleh pengurus kelompok belajar. Pihak UPBJJ beralasan bahwa jarak yang jauh secara geografis, menjadikan sulit untuk dapat membantu secara spontan. Pihak UPBJJ menyebutkan, kegiatan-kegiatan kunjungan ke lokasi tutorial/ kelompok belajar sudah terjadwal pada setiap semester dan pada saat kunjungan tersebut UPBJJ dapat melakukan koordinasi secara langsung dengan pengurus kelompok belajar jika ada yang harus ditindaklanjuti guna kelancaran pelaksanaan Sembilan puluh persen tutor menyebutkan bahwa belum pernah mendapatkan pelatihan/ pembekalan tentang teknis pelaksanaan kegiatan Lima persen tutor menyatakan bahwa pernah UPBJJ mengadakan pelatihan, namun bukan mengenai teknis pelaksanaan tutorial tetapi tentang teknis pembimbingan untuk matakuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP). Pelatihan atau pun pembekalan adalah salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi akademik tutor, sehingga hal ini seharusnya dilaksanakan secara rutin dan terjadwal. Pihak UPBJJ Banda Aceh sebaiknya mengambil perhatian serius tentang hal ini. Kuantitas Tutorial Kuantitas tutorial yang diukur dalam penelitian ini adalah jumlah waktu pelaksanaan Tingkat kuantitas tutorial termasuk kategori tinggi (skor:2,15). Sebagian besar (93 %) tutor melaksanakan kegiatan tutorial sebanyak delapan kali dalam satu masa registrasi, sesuai dengan ketetentuan UT Pusat, namun jumlah waktu (jam) per pertemuan belum sesuai dengan standar pelaksanaan Pelaksanaan tutorial dilakukan oleh tutor selama 90 menit, padahal semestinya sesuai standar jumlah waktu (jam) per pertemuan tutorial adalah 120 menit. Pihak UPBJJ dan pengurus kelompok belajar harus menyosialisasikan hal ini, supaya pelaksanaan tutorial dapat dilakukan sesuai standar. Efektivitas TTM Efektivitas tutorial yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat kualitas pelaksanaan tutorial, dalam hal: kemampuan mahasiswa mengikuti model tutorial, keaktifan mahasiswa dalam diskusi, tingkat pengerjaan tugas oleh mahasiswa, dan pengaruh tutorial untuk menjadikan mahasiswa membaca Buku Materi Pokok (BMP). Tingkat efektivitas pelaksanaan tutorial termasuk kategori sedang (skor:1,50). Mahasiswa dapat mengikuti model tutorial yang diterapkan oleh tutor serta dapat aktif pada kegiatan diskusi selama tutorial berlangsung. Mahasiswa program PGSD, yang peserta tutorialnya adalah para guru Sekolah Dasar, sehingga sifat sebagai guru mendukung sikap yang aktif dalam kegiatan belajar pada saat Pada pertemuan ke-3, 5, dan 7 (dari delapan kali pertemuan tutorial) tutor memberikan tugas kepada mahasiswa sebagai bagian penilaian dalam kegiatan Berdasarkan data tutor, sebanyak 80 % mahasiswa peserta tutorial membuat tugas yang diberikan tutor. Tutor menyebutkan bahwa mahasiswa yang mengikuti kegiatan tutorial sudah diarahkan untuk membaca BMP, namun hal ini belum wujud secara signifikan baik dalam kuantitas maupun kualitas. Salah satu tujuan pelaksanaan tutorial adalah memotivasi mahasiswa supaya membaca BMP, diperlukan inovasi dari tutor untuk menjadikan mahasiswa tertarik membaca BMP sehingga tutorial berfungsi optimal. Korelasi Terdapat lima peubah bebas yang digunakan dalam penelitian ini untuk melihat korelasi masing-masing peubah dengan efektivitas
5 86 Varia Pendidikan, Vol. 24, No. 1, Juni 2012 Lima peubah yang dimaksud adalah: buku materi pokok, sarana dan prasarana, peran pengurus kelompok belajar, peran UPBJJ, dan kuantitas Korelasi setiap peubah dengan efektivitas tutorial (peubah terikat), disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Korelasi Efektivitas Tutorial Keterangan tabel: ** Berhubungan sangat signifikan pada á = 0,01 * Berhubungan signifikan pada á = 0,05 No Peubah 1 Buku Materi Pokok 0, Sarana dan Prasarana Peran Pengurus Kelompok Belajar Koefisien Korelasi dengan Efektivitas Tutorial 0,340** 0,131 4 Peran UPBJJ 0,567** 5 Kuantitas Tutorial 0,292* Buku Materi Pokok berhubungan positif tidak signifikan dengan efektivitas tutorial, sebagaimana pada tabel 1 disajikan koefisien korelasinya = 0,097 (tidak signifikan). Artinya semakin tinggi tingkat ketersediaan BMP tidak menjamin menjadi semakin efektif Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat keterbacaan BMP pada mahasiswa UT masih rendah; sehingga walaupun tingkat ketersediaan BMP termasuk kategori tinggi (skor:3), namun tidak menjamin efektivitas tutorial menjadi tinggi karena tingkat keterbacaan BMP yang masih rendah. Memiliki BMP saja tidak cukup; semestinya mahasiswa membaca BMP secara kontiniu karena dengan membaca BMP, mahasiswa punya bahan untuk didiskusikan pada saat tutorial dan dapat mengerjakan tugas dengan baik. Sarana dan prasarana (sarpras) berhubungan positif sangat signifikan dengan efektivitas tutorial, sebagaimana pada tabel 1 disajikan koefisien korelasinya = 0,340 (sangat signifikan). Artinya semakin tinggi tingkat ketersediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan tutorial, maka semakin efektif tutorial serta semakin optimal fungsi tutorial, yaitu: sebagai sarana memotivasi mahasiswa belajar secara mandiri, membaca BMP, dan me-manage sendiri strategi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarpras adalah salah satu alat untuk mendukung tercapainya tujuan Kegiatan tutorial mutlak memerlukan ruangan dan media, yang merupakan sarpras Diperlukan perhatian yang serius untuk pengadaan sarana tutorial, seperti: media, sehingga tujuan tutorial lebih optimal. Peran Pengurus Kelompok Belajar berhubungan positif tidak signifikan dengan efektivitas tutorial, sebagaimana pada tabel 1 disajikan koefisien korelasinya = 0,131 (tidak signifikan). Artinya semakin tinggi tingkat peran pengurus kelompok belajar tidak menjamin menjadi semakin efektif Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa peran pengurus kelompok belajar lebih banyak terhadap aspek pelayanan administrasi tutorial, sehingga walaupun tingkat peran pengurus kelompok belajar termasuk kategori tinggi (skor:2,20), namun tidak menjamin efektivitas tutorial menjadi tinggi karena aspek akademik yang lebih menentukan tingkat efektivitas Peran pengurus kelompok belajar diantaranya menyosialisasikan jadwal tutorial dan menyiapkan sarpras tutorial; hal ini tidak berhubungan langsung dengan aspek efektivitas tutorial yaitu: kemampuan mahasiswa mengikuti model tutorial, keaktifan mahasiswa dalam diskusi, dan tingkat pengerjaan tugas oleh mahasiswa. Peran UPBJJ berhubungan positif sangat signifikan dengan efektivitas tutorial, sebagaimana pada tabel 1 disajikan koefisien korelasinya = 0,567 (sangat signifikan). Artinya semakin tinggi tingkat peran UPBJJ dalam rangka menjamin kualitas pelaksanaan tutorial maka semakin tinggi efektivitas Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa peran UPBJJ dalam pelaksanaan tutorial diwujudkan dengan mengadakan pelatihan/ pembekalan bagi tutor. Pelaksanaan pelatihan/ pembekalan bagi tutor telah memberi dampak yang signifikan bagi peningkatan efektivitas tutorial yang dilaksanakan oleh tutor yang bersangkutan. Hal ini sejalan dengan pendapat Kristina, dkk (2006) bahwa pelatihan mempengaruhi kinerja subjek yang dilatih yang selanjutnya mempengaruhi efektivitas kegiatan organisasi. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan di lapangan diketahui bahwa UPBJJ
6 Malta, Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan 87 melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi tutorial yang dilakukan melalui kunjungan/ supervisi/monitoring tutorial ke wilayah/pokjar. Bersamaan pada waktu kunjungan tersebut, dilakukan koordinasi dengan pengurus kelompok belajar jika ada yang harus ditindaklanjuti guna kelancaran pelaksanaan Masalah yang tidak dapat dipecahkan langsung pada saat kunjungan ke wilayah/pokjar, maka hal tersebut dievaluasi dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) UPBJJ. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa peran UPBJJ dapat meningkatkan efektivitas tutorial, maka upaya peningkatan efektivitas tutorial dapat dilakukan dengan meningkatkan peran UPBJJ, dalam hal: koordinasi dengan pengurus kelompok belajar dalam rangka menjamin kualitas pelaksanaan tutorial di wilayah kelompok belajar dan mengadakan pelatihan/ pembekalan bagi tutor secara terjadwal dan kontiniu. Kuantitas tutorial berhubungan positif signifikan dengan efektivitas tutorial, sebagaimana pada tabel 1 disajikan koefisien korelasinya = 0,292 (sangat signifikan). Artinya semakin tinggi kuantitas tutorial maka semakin tinggi efektivitas Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pertemuan tutorial sebanyak delapan kali dalam satu semester, mahasiswa mendapatkan pencerahan tentang sistem belajar jarak jauh, strategi belajar di UT dan sedikit pembahasan materi yang penting. Melalui pertemuan tutorial, tutor memberikan tugas kepada mahasiswa; tugas merupakan sarana bagi mahasiswa untuk memahami isi BMP. Melalui tugas mahasiswa termotivasi membaca dan memahami BMP, sedangkan BMP adalah dosen mahasiswa dalam kuliah di UT. Hasil penelitian ini, mengindikasikan bahwa sangat perlu diambil perhatian yang sungguh-sungguh untuk memastikan jumlah pelaksanaan tutorial sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku, yaitu: delapan kali pertemuan dalam satu semester. SARAN Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan, disarankan perlu diperhatikan pelatihan bagi tutor tutorial secara terjadwal dan kontiniu, dengan memfokuskan kepada pemahaman tutor tentang konsep tutorial yang ideal. DAFTAR PUSTAKA Arifin Efektivitas Usaha Anggota Koperasi yang Peduli Lingkungan. [25 Juni 2009]. Balai Pustaka Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Danfur Definisi Efektivitas. dansite.wordpress.com [25 Juni 2009]. Kristina, N. dkk Mengembangkan Program Pelatihan. wordpress.com/ [01 Okt 2009]. Siegel, S Statistik Nonparametrik: untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: P.T. Gramedia Utama. Singarimbun, M dan Sofyan E Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES. Wardani, Igak Program Tutorial dalam Sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh. Jurnal PTJJ, 1(2), KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas tutorial UPBJJ-UT Banda Aceh adalah: sarana-prasarana, peran UPBJJ, dan kuantitas
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFEKTIVITAS TUTORIAL TATAP MUKA PROGRAM PENDIDIKAN DASAR DI UPBJJ-UT BANDA ACEH
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFEKTIVITAS TUTORIAL TATAP MUKA PROGRAM PENDIDIKAN DASAR DI UPBJJ-UT BANDA ACEH Malta ([email protected] or [email protected]) UPBJJ-UT Banda Aceh, Jl. Pendidikan,
PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA BANDA ACEH TENTANG SISTEM BELAJAR JARAK JAUH
PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA BANDA ACEH TENTANG SISTEM BELAJAR JARAK JAUH Malta ([email protected] or [email protected]) UPBJJ-UT Banda Aceh, Jl. Pendidikan, Gampong, Kec. Jaya Baru, Kota Banda
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFEKTIVITAS MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PADA MAHASISWA FKIP UPBJJ-UT BANDA ACEH
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFEKTIVITAS MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PADA MAHASISWA FKIP UPBJJ-UT BANDA ACEH Malta ([email protected]) UPBJJ-UT Banda Aceh, Jl. Pendidikan, Punge
EFEKTIVITAS DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN PERKOTAAN (P2KP) DI KOTA BANDAR LAMPUNG
EFEKTIVITAS DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN PERKOTAAN (PKP) DI KOTA BANDAR LAMPUNG (EFFECTIVENESS AND PARTICIPATION SOCIETY AGAINST THE URBAN POVERTY ERADICATION
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Pendekatan Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu pendekatan yang memungkinkan dilakukan pencatatan
Peranan Fasilitator Kecamatan dalam Mendinamiskan Kelompok Masyarakat pada Program GSMK Kabupaten Tulang Bawang
Prosiding Seminar Nasional Swasembada Pangan Politeknik Negeri Lampung 29 April 2015 ISBN 978-602-70530-2-1 halaman 302-308 Peranan Fasilitator Kecamatan dalam Mendinamiskan Kelompok Masyarakat pada Program
METODE PENELITIAN. A. Definisi Operasional, Pengukuran dan Klasifikasi. Definisi operasional pada penelitian ini mencakup semua aspek penelitian yang
29 III. METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional, Pengukuran dan Klasifikasi Definisi operasional pada penelitian ini mencakup semua aspek penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data yang akan di
PERANAN PENGURUS POKJAR UPBJJ-UT PEKANBARU DALAM MEMPROMOSIKAN UNIVERSITAS TERBUKA
PERANAN PENGURUS POKJAR UPBJJ-UT PEKANBARU DALAM MEMPROMOSIKAN UNIVERSITAS TERBUKA Shanti Devi ([email protected]) Raja Usman UPBJJ-UT Pekanbaru, Jl. Arifin Ahmad No. 111, Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai,
BAB I PENDAHULUAN. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1984 (Katalog
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penelitian Universitas Terbuka (UT) adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri ke 45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984, dengan Keputusan
PENILAIAN TUTOR TERHADAP PENGUASAAN PENGELOLAAN PROSES PEMBELAJARAN
PENILAIAN TUTOR TERHADAP PENGUASAAN PENGELOLAAN PROSES PEMBELAJARAN Andi Suci Anita UPBJJ-UT Banjarmasin, Jl. Sultan Adam No. 128 Banjarmasin email: [email protected] ABSTRACT System Remote applied the
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil temuan di lapangan dan hasil pembahasan penelitian,
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil temuan di lapangan dan hasil pembahasan penelitian, maka dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu: 1. Kesimpulan Umum Implementasi Pendidikan Jarak
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KETERAMPILAN DOSEN DALAM MENGELOLA KELAS DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
Jurnal Euler, ISSN: 2087-9393 Juli 2014, Vol.2, No.2, Hal.129-134 HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KETERAMPILAN DOSEN DALAM MENGELOLA KELAS DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2014
LAPORAN PENELITIAN KORELASI ANTARA NILAI TUTORIAL ONLINE (TUTON) DENGAN NILAI UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) MAHASISWA JURUSAN SOSIOLOGI FISIP-UT MASA UJIAN 2013.2 Oleh: Drs. Haryanto, M.Si. (Ketua) FAKULTAS
UT UPBJJ-PALU SULAWESI TENGAH
KIT TUTORIAL TERVALIDASI Kode/Mata Kuliah : PDGK 4501 Pemantapan Kemampuan Profesional Semester : VIII (Delapan) Pokjar : Poso Registrasi: 2017.1 Oleh Fera T Makauntung, M.Pd. NIP 196210251986012002 HP:
IV. GAMBARAN UMUM UNIVERSITAS TERBUKA (UT)
40 IV. GAMBARAN UMUM UNIVERSITAS TERBUKA (UT) 4.1. Sejarah Dan Perkembangan Universitas Terbuka (UT) Pendirian Universitas Terbuka pada tahun 1984 yang dikukuhkan melalui Keppres Nomor 41 Tahun 1984. Dalam
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui derajat self-efficacy belief pada siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey dan pengambilan data melalui kuesioner.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Universitas Indonesia
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perguruan tinggi sebagai salah satu organisasi nirlaba yang didirikan dengan tujuan untuk melayani kebutuhan mahasiswa dan masyarakat umum akan pendidikan dituntut
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PADA MAHASISWA DI PENDIDIKAN JARAK JAUH
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PADA MAHASISWA DI PENDIDIKAN JARAK JAUH Sukiniarti Universitas Terbuka ABSTRACT This research is aimed at investigating the relationship between understanding
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN SARANA BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI DENGAN PRESTASI BELAJAR
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN SARANA BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI DENGAN PRESTASI BELAJAR Ela Yunistia, Yon Rizal, Nurdin Pendidikan Ekonomi PIPS FKIP Unila Jl.Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro This study
ABSTRACT RELATED LEARNING MOTIVATION AND LEARNING FACILITY WITH STUDENT ACHIEVEMENT IPS
1 ABSTRACT RELATED LEARNING MOTIVATION AND LEARNING FACILITY WITH STUDENT ACHIEVEMENT IPS by Yuda Ardi Saputra *, Erni Mustakim **, Syaifuddin Latif *** Bandar Lampung City Email: [email protected]
III. METODE PENELITIAN. A. Konsep Dasar, Definisi Operasional, dan Pengukuran Variabel
36 III. METODE PENELITIAN A. Konsep Dasar, Definisi Operasional, dan Pengukuran Variabel Konsep dasar dan definisi operasional mencakup pengertian-pengertian yang digunakan untuk mendapatkan data-data
METODE PENELITIAN Desain Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel
41 METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian ini didesain dalam bentuk metode survei yang bersifat explanatory research, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan peubah-peubah yang diamati,
METODE PENELITIAN Desain Penelitian Lokasi dan Waktu
METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian didesain sebagai suatu penelitian deskriptif korelasional. Singarimbun dan Effendi (2006) menjelaskan bahwa penelitian deskriptif dimaksudkan untuk pengukuran
PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DALAM PROGRAM PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN (P2KP) DI KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO
PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DALAM PROGRAM PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN (PKP) DI KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO Riska Yulianti, Agung Wibowo, Arip Wijianto Program Studi
III.METODE PENELITIAN. A. Definisi Operasional, Pengukuran dan Klasifikasi
29 III.METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional, Pengukuran dan Klasifikasi Definisi operasional pada penelitian ini mencakup semua aspek penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data yang akan dianalisis
METODE PENELITIAN Waktu dan Lokasi Penelitian Populasi dan Sampel
38 METODE PENELITIAN Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian telah dilaksanakan dari bulan Maret sampai Agustus 2009 pada dua basis pemeliharaan yang berbeda yakni: basis lahan sawah dan lahan persawahan
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE PENGAJARAN DOSEN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES AISYIYAH SURAKARTA
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE PENGAJARAN DOSEN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES AISYIYAH SURAKARTA Sri Hartutik, Irma Mustikasari STIKES Aisyiyah Surakarta [email protected]
PERSEPSI DAN PARTISIPASI PETERNAK TENTANG PROGRAM PERGULIRAN TERNAK DOMBA
PERSEPSI DAN PARTISIPASI PETERNAK TENTANG PROGRAM PERGULIRAN TERNAK DOMBA (Kasus Kelompok Tani Mandiri, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor) SKRIPSI RENDY JUARSYAH PROGRAM STUDI SOSIAL EKONOMI
KIT TUTORIAL TERVALIDASI
KIT TUTORIAL TERVALIDASI Kode/Mata Kuliah : PDGK 4501 Pemantapan Kemampuan Profesional Semester : VIII (Delapan) Pokjar : Tinombo Masa Registrasi: 2017.1 Pengembang: Dewi Anngraini Susilowati, S.Pd.M.Pd
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH KETRAMPILAN DASAR PRAKTEK KLINIK Suyati 1
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH KETRAMPILAN DASAR PRAKTEK KLINIK Suyati 1 Prodi D-III Kebidanan Fakultas ilmu kesehatan, Universitas pesantren tinggi Darul Ulum jombang
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP TUTORIAL ONLINE MATA KULIAH PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN LAUT
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP TUTORIAL ONLINE MATA KULIAH PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN LAUT (KASUS: PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN PERIKANAN UNIVERSITAS TERBUKA) Ernik Yuliana ([email protected]) Adi Winata
Laila Itsnaini Agus Timan Ahmad Yusuf Sobri
Hubungan Persepsi Guru tentang Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Etos Kerja Guru terhadap Produktivitas Kerja Guru Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Laila Itsnaini Agus Timan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian a) Kelengkapan administrasi dan instrumen penelitian 1) Mengajukan surat ijin penelitian. 2) Melakukan
Analisis Hubungan Fungsi Pemasaran.Rika Destriany
ANALISIS HUBUNGAN FUNGSI PEMASARAN DENGAN VOLUME PENJUALAN PEDAGANG PENGECER SUSU SEGAR DI KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG Rika Destriany*, Maman Paturochman, Achmad Firman Universitas
PERSEPSI MAHASISWA UPBJJ-UT BANJARMASIN TERHADAP LAYANAN BANTUAN BELAJAR (TUTORIAL TATAP MUKA) Yusran Abdul Gani dan Jumriadi UPBJJ-UT Banjarmasin
PERSEPSI MAHASISWA UPBJJ-UT BANJARMASIN TERHADAP LAYANAN BANTUAN BELAJAR (TUTORIAL TATAP MUKA) Yusran Abdul Gani dan Jumriadi UPBJJ-UT Banjarmasin Abstract: The degree of learning assistance services through
METODE PENELITIAN Desain Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel
29 METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif korelasional. Menurut Rakhmat (2007) metode korelasi bertujuan meneliti sejauh mana variasi pada satu faktor
LAPORAN TUTORIAL. Kode/Mata Kuliah : PDGK 4501 Pemantapan Kemampuan Profesional. Oleh;
LAPORAN TUTORIAL Kode/Mata Kuliah : PDGK 4501 Pemantapan Kemampuan Profesional Oleh; Nama Tutor : Bakri Mallo, S.Pd, M.Si NIP : 19731025 200003 1 001 Pokjar : Sindue Registrasi : 2017.1 UPBJJ UT PALU SULAWESI
METODOLOGI PENELITIAN
24 METODOLOGI PENELITIAN Kerangka Pemikiran Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GN-RHL), yang telah dilaksanakan sejak tahun 2003, dalam penerapannya dijumpai berbagai kendala dan hambatan.
PENERAPAN MODEL TUTORIAL PAT UT-II DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PROGRAM S1 PGSD UPBJJ-UT MAKASSAR
PENERAPAN MODEL TUTORIAL PAT UT-II DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PROGRAM S1 PGSD UPBJJ-UT MAKASSAR Patmawati ([email protected]) UPBJJ-UT Makassar ABSTRACT The research aimed to identify
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Akuntansi sejumlah 66 siswa di SMK Yadika 4 berusia tahun. Jumlah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitian Responden dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI jurusan Teknik Komputer Jaringan sejumlah 66 siswa dan siswa-siswi
LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL. : Muhammad Warsita, S.Pd.,M.M. Penelaah. Nurdiyah, S.P., M.Si. NIP Kepala UPBJJ-UT Palu,
BB03-RK18-RII.0 LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL Kode/Nama Mata kuliah Program Studi/Fakultas Pengembang Penelaah : IDIK 4010/KOMPUTER DAN MEDIA PEMBELAJARAN : S1 PGSD : Muhammad Warsita, S.Pd.,M.M : Nurdiyah,
Abstrak. Universitas Kristen Maranatha
Abstrak Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui informasi yang dapat menjelaskan mengenai gambaran kemandirian remaja bungsu SMA Negeri X di Bandung berdasarkan tiga aspek kemandirian Steinberg (2002),
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Psikologi
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia
I. PENDAHULUAN. Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi negeri yang menerapkan
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan jarak jauh. Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan terbuka dengan program
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi ( quasi-experimental) merupakan desain eksperimen yang pengendaliannya terhadap variabel-variabel non-eksperimental tidak begitu
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNIVERSITAS RIAU
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNIVERSITAS RIAU WAN NURHAMIDAH Dibawah bimbingan : Suarman Rina Selva Johan Fakultas Keguruan
RAPAT KERJA NASIONAL BIDANG AKADEMIK UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2010
RAPAT KERJA NASIONAL BIDANG AKADEMIK UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2010 A. PENDAHULUAN UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang
BAB 3 Metode Penelitian
39 BAB 3 Metode Penelitian Bab ini akan membahas metode penelitian yang terdiri atas perumusan masalah, hipotesis penelitian, variabel penelitian, subyek penelitian, alat ukur atau instrumen akan yang
ABSTRAK. by Desty Yusniarti. S. A, Sumadi, Dedy Miswar ABSTRACK
ABSTRAK HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KEMAMPUAN GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG by Desty Yusniarti.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 6 BINTAN KABUPATEN BINTAN
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 6 BINTAN KABUPATEN BINTAN Gatot Pranoto 1, Annika Maizeli 2, Evrialiani Rosba 2 1 Mahasiswa
PARTISIPASI PETANI DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT (Kasus di Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah) AMIN FAUZI
PARTISIPASI PETANI DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT (Kasus di Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah) AMIN FAUZI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2009 PERNYATAAN
Panduan Belajar di UT. Panduan Belajar Di Universitas Terbuka UNIVERSITAS TERBUKA
Panduan Belajar di UT Panduan Belajar Di Universitas Terbuka UNIVERSITAS TERBUKA 2 0 12 1 DAFTAR ISI Halaman Judul... 1 Daftar Isi... 2 1. Belajar di Universitas Terbuka... 3 2. Belajar Mandiri... 4 3.
LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL
BB0-RK8-RII.0 27 Mei 205 LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK 50/ Kemampuan Profesional (PKP) Program Studi/Fakultas : S. PGSD / FKIP Pengembang : Agus Iskandar.S.Pd., M.Pd Penelaah
RATIH DEWI PUSPITASARI K
HUBUNGAN ANTARA IQ, MOTIVASI BELAJAR DAN PEMANFAATAN SARANA PRASARANA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA SKRIPSI Oleh: RATIH DEWI PUSPITASARI K4308021
SATUAN AKTIVITAS TUTORIAL (SAT)
PERTEMUAN KE : 1 (SATU) POKOK BAHASAN : Konsep TAP SUB POKOK BAHASAN : 1. Pengertian TAP 2. Tujuan TAP 3. Materi TAP 4. Bentuk TAP Setelah mengikuti tutorial yang pertama, PGSD S1 dapat menjelaskan konsep
POTRET AKTIVITAS TUTOR DAN MAHASISWA DALAM TUTORIAL ONLINE UNIVERSITAS TERBUKA (Studi Kasus Program Studi Manajemen FE) Oleh : Any Meilani
POTRET AKTIVITAS TUTOR DAN MAHASISWA DALAM TUTORIAL ONLINE UNIVERSITAS TERBUKA (Studi Kasus Program Studi Manajemen FE) Oleh : Any Meilani Abstrak Tutorial Online (Tuton) merupakan salah satu jenis tutorial
BAB I PENDAHULUAN. para karyawan, namun pencapaian tujuan belum tentu benar-benar efektif. Jadi pada
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah. Proses manajemen menghendaki adanya keteraturan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Tanpa adanya keteraturan pencapaian tujuan dapat saja diselesaikan oleh
BB03-RK18-RII.0 27 MEI 2015
BB03-RK18-RII.0 27 MEI 15 LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL Kode/Nama Matakuliah Program Studi/Fakultas Pengembang Penelaah Tahun Pengembangan : 17.1 : PDGK 4501 Profesional (PKP) : S1 PGSD (Bidang Ilmu)
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN. Hasil dari penelitian menunjukkan Ho ditolak sehingga ada hubungan
BAB 5 SIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN 5.1 Simpulan Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan, antara lain: 1. Uji Korelasi Hasil dari penelitian menunjukkan Ho ditolak sehingga ada hubungan antara self-efficacy
VI. EVALUASI HASIL BELAJAR
38 Katalog Universitas Terbuka 2013 FEKON, FISIP, FMIPA, dan FKIP Non Pendas Edisi 2 pada situs http://student.ut.ac.id. Untuk lebih jelasnya lihat Panduan Tutorial Online pada situs UT. Penjelasan lebih
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Dan Desain Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam setiap kegiatan pelaksanaan penelitian metode penelitian yang digunakan sesuai dengan permasalahan, tujuan penelitian, dan kerangka pemikiran
PELATIHAN TUTOR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA TUTOR DALAM PROSES KEGIATAN TUTORIAL TATAP MUKA DI UPBJJ-UT MAJENE
PELATIHAN TUTOR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA TUTOR DALAM PROSES KEGIATAN TUTORIAL TATAP MUKA DI UPBJJ-UT MAJENE OLEH: SYARIF FADILLAH SAFRIANSYAH FIRMAN HAMZI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS
EFEKTIVITAS TUTORIAL KARYA ILMIAH DAN METODE PENELITIAN SOSIAL DALAM MENUNJANG PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA NON-FKIP UT
EFEKTIVITAS TUTORIAL KARYA ILMIAH DAN METODE PENELITIAN SOSIAL DALAM MENUNJANG PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA NON-FKIP UT Lilik Aslichati Setyo Kuncoro Irma Adnan UNIVERSITAS TERBUKA JAKARTA, 2014 1
HUBUNGAN PENGGUNAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DENGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH ALAM SE-KOTA MALANG
HUBUNGAN PENGGUNAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DENGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH ALAM SE-KOTA MALANG THE RELATIONSHIP OF SCHOOL MEDIUM AND INFRASTUCTURE USE WITH LEARNING EFFECTIVENESS AT GREEN
JIIA, VOLUME 4 No. 1, JANUARI 2016
KEEFEKTIFAN PROGRAM GERAKAN SERENTAK MEMBANGUN KAMPUNG (GSMK) DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT PEDESAAN DI KECAMATAN RAWA PITU KABUPATEN TULANG BAWANG (Stimultaneous Movement for Village Development Program
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL. Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM
1 HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG
PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI
Kata Pengantar Mata kuliah Laboratorium Pengantar Akuntansi (EKSI4101) dan Laboratorium Auditing (EKSI4414) merupakan mata kuliah keahlian berkarya yang bersifat praktik. Praktikum dilakukan dengan simulasi
LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL. : Salehuddin, S.Pd. M.Si
BB03 RK16-RII.0 27 Mei 2015 LEMBAR PENGESAHAN KIT TUTORIAL Kode/NamaMatakuliah Program Studi/Fakultas Pengembang Penelaah : PAUD 4504 / Analisis Kegiatan Pengembangan PAUD : PG PAUD : Salehuddin, S.Pd.
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN CARA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X JURUSAN AKUNTANSI SMK MUHAMMADIYAH 2 BANDAR LAMPUNG
Vetri Yanti Zainal STKIP PGRI Bandar Lampung ABSTRACT The study aims to determine the relationship between parental attention and learning styles to the students learning achievement of Accounting of SMK
KATA PENGANTAR..iii. DAFTAR ISI vii. DAFTAR TABEL DAN BAGAN...xii. DAFTAR LAMPIRAN xiii Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah 10
ABSTRAK Penelitian ini berjudul hubungan antara self-esteem dan prestasi akademik di SMA X Bandung, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai hubungan antara self-esteem
EVALUASI PELAKSANAAN TUTORIAL TATAP MUKA PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT PADA UPBJJ-UT AMBON
EVALUASI PELAKSANAAN TUTORIAL TATAP MUKA PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT PADA UPBJJ-UT AMBON Wildoms Sahusilawane ([email protected]) Lilian Sarah Hiariey UPBJJ-UT Ambon, Jl. Wolter Monginsidi
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Survey
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Survey Survey kean mahasiswa di Unswagati rutin dilakukan pada setiap tahun, hal ini sesuai dengan prosedur mutu yang telah ditetapkan yaitu USGJ-PM 05/04. Adapun pihak
iii Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan antara grit dan IPK pada mahasiswa Kurikulum Berbasis KKNI angkatan 2013 di Universitas X di Kota Bandung. Subjek dalam penelitian ini adalah
METODE PENELITIAN. Desain Penelitian
METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian didesain sebagai metode survei yang menurut Singarimbun dan Effendi (2011) adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner
Efektivitas Pelaksanaan Praktikum Anatomi Hewan Pendidikan Biologi FKIP UMS Tahun 2011/2012 dan 2012/2013 Ditinjau dari Nilai Akhir Praktikum
Efektivitas Pelaksanaan Praktikum Anatomi Hewan Pendidikan Biologi FKIP UMS Tahun 2011/2012 dan 2012/2013 Ditinjau dari Nilai Akhir Praktikum Endang Setyaningsih Progam Studi Pendidikan Biologi, FKIP,
BIOSFER: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI (BIOSFERJPB) 2017, Volume 10 No 1, ISSN:
BIOSFER: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI (BIOSFERJPB) 2017, Volume 10 No 1, 45-49 ISSN: 0853-2451 HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA
METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel
26 METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi petani terhadap kompetensi penyuluh pertanian. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut rancangan
Eka Fitriyanti Universitas Aisyiyah Yogyakarta Kata kunci: Persepsi profesi bidan, prestasi belajar Asuhan Kebidanan II
KORELASI PERSEPSI MAHASISWA PROFESI BIDAN DENGAN PRESTASI BELAJAR ASUHAN KEBIDANAN II PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA TAHUN 2014 Eka Fitriyanti Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Supriyatin, Mieke Miarsyah, Melia Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Jakarta
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA (Studi Korelasional di SMA Negeri 31 Jakarta) Correlation Between Student s Perception
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR Nur Widia Wardani Nurul Ulfatin E-mail: [email protected], Universitas Negeri Malang, Jl.
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan Universitas Terbuka adalah Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI. Bab ini dimulai dengan sajian simpulan hasil penelitian. Selanjutnya, berdasarkan
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI Bab ini dimulai dengan sajian simpulan hasil penelitian. Selanjutnya, berdasarkan simpulan penelitian disajikan beberapa sumbangan teoretis sebagai implikasi
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS FMIPA-UT. Oleh: Tim Penyusun Program Studi S1 Agribisnis
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI S1 AGRIBISNIS FMIPA-UT Oleh: Tim Penyusun Program Studi S1 Agribisnis FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMUPENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TERBUKA 2011 PENDAHULUAN
BAB III METODE PENELITIAN
57 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Waktu, dan Tempat Penelitian Lokasi penelitian merupakan tempat dilaksanakannnya penelitian untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan. Penelitian ini dilaksanakan
BAB I PENDAHULUAN. yang bersangkutan. Kondisi organisasi yang sedang dipimpin akan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam suatu organisasi atau perusahaan, diperlukan suatu jajaran pimpinan yang bertugas pokok untuk memimpin dan mengelola organisasi yang bersangkutan. Kondisi organisasi
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA BANDUNG DRAFT SKRIPSI
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA BANDUNG DRAFT SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Sidang Skripsi
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASA HASIL PEELITIA Pada bab ini akan diuraikan hubungan masing-masing variabel pelatihan dan motivasi terhadap penguasaan keterampilan kerja. Untuk menguji hipotesa dan menghitung seberapa
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran konsep diri pada siswa kelas XII yang mengambil jurusan IPA dan IPS di SMA X Bandung beserta dimensi-dimensi konsep diri serta kaitannya dengan
HUBUNGAN PENGUATAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMPN 25 KABUPATEN SOLOK SELATAN
HUBUNGAN PENGUATAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMPN 25 KABUPATEN SOLOK SELATAN Helmadona 1 Zafri 2 Liza Husnita 3 Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI
BAB III METODE PENELITIAN. numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika (Azwar, 1996). Dalam
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerikal
HUBUNGAN SIKAP DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII (JURNAL) Oleh WAHYU BIMANTARA F
HUBUNGAN SIKAP DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII (JURNAL) Oleh WAHYU BIMANTARA F FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2017 Hubungan
