21 Tahun HUT Graha CIMB Niaga
|
|
|
- Susanto Iskandar
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 21 Tahun HUT Graha CIMB Niaga Yang kami hormati, Bapak dan Ibu Para Tenant Graha CIMB Niaga 21 Tahun HUT Graha CIMB Niaga Penghargaan Zero Accident Hut DKI Jakarta ke 487 Program audit listrik K 3 Agenda Ramadhan 1435 H Copas Koperasi BAHANA Diawal Bulan Juni 2014 ini, perkenankan kami Keluarga Besar PT. Grahaniaga Tatautama memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunianya sehingga dapat merayakan hari ulang tahun ke 21, Pada edisi ini kami ingin sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para penyewa kami yang telah berpartisipasi melewati 21 tahun di Gedung Graha CIMB Niaga dengan baik. Syukuran diadakan pada tanggal 4 Juni 2014, dengan suasana yang penuh kesederhanaan Keluarga Besar PT. Grahaniaga Tatautama berkumpul untuk mensyukuri nikmat usia yang tetap diberikan kepada perusahaan kita tercinta. Peringatan HUT kali ini yang dihadiri Komisaris, Direksi dan perwakilan karyawan PT Grahaniaga Tatautama dan Financial Club Jakarta.
2 Penghargaan Zero Accident Pada tanggal 26 Mei 2014 Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia menyelenggarakan acara Anugrah K3 2014, bertempat di Hotel Bidakara Ruang Birawa, di Jl. Gatot Subroto Jakarta, PT Grahaniaga Tatautama (GNTU) diwakili oleh bapak Herman Wahyudi menerima Penghargaan Kecelakaan Nihal (Zero Accident) tingkat nasional yang diserahkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Bpk. Drs. Muhaimin Iskandar M.Si sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) Tingkat Nasional Penghargaan ini merupakan wujud pemenuhan kriteria perusahaan sepanjang tahun 2013 terhadap kepedulian program K3 dan pelaksanaan UU no 13 th 2013 tentang ketenaga kerjaan dan peraturan pelaksanaan UU no 1 th 1970 tentang keselamatan kerja. Pemberian Penghargaan ini atas prestasi dalam melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja ditempat kerja di lingkungan gedung Graha CIMB Niaga. 1 P a g e
3 Hut DKI Jakarta ke 487 Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2014, Gedung Graha CIMB Niaga memeriahkan dengan berbusana Pakaian adat betawi yang dikenakan oleh Frontliners diantaranya Car Call, Receptionist dan Petugas Parkir PT. Grahaniaga Tatautama, dengan berpartisipasinya PT. Grahaniaga Tatautama dalam merayakan Ulang Tahun Jakarta ke 487 akan memberikan warna yang tidak biasa di lingkungan Gedung Graha CIMB Niaga. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar sebanyak 52 acara untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-487 DKI Jakarta. Serangkaian acara itu akan dihelat mulai tanggal 1 Juni hingga 28 Juni Pakaian adat Jakarta di bagi menjadi pakaian adat untuk wanita dan laki-laki. Untuk laki-laki biasanya menggunakan baju koko, celana batik, kain pelekat atau pun sarung yang di taruh di leher serta peci yang digunakan, sedangkan wanita mengunakan baju kurung lengan pendek atau pun kebaya, dengan menggunakan kain sarung batik dan menggunakan kerudung. Selamat Ulang Tahun untuk Jakarta kota sejuta mimpi penduduknya, dengan beragam suku bangsa tumplek di Jakarta dan menyatukan kita semua dalam ragam budaya dan damai, sukses selalu untuk Jakarta. 2 P a g e
4 Program Audit Listrik K 3 Pencegahan kebakaran akibat penggunaan listrik di gedung Graha Cimb Niaga Listrik sebagai salah satu bentuk sumber daya atau energi potensial, dapat memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia diberbagai sektor kegiatan, seperti sebagai tenaga penggerak mekanik, pemanas, pencahayaan dan lain sebagainya. Akan tetapi, disisi lain listrik juga dapat menimbulkan bahaya atau bahkan bencana yang merugikan bagi kehidupan manusia, kerugian yang timbul secara langsung dapat berupa korban jiwa dan atau harta / asset perusahaan. Selain itu kerugian yang tidak langsung adalah terhentinya atau terganggunya proses pekerjaan atau produksi yang telah direncanakan sebelumnya. Hal ini dapat terjadi bila perancangan, pemasangan, pemanfaatan system tenaga listrik tidak mengikuti kaidah kaidah tehnik kelistrikan. Management Gedung Graha Niaga, dalam melakukan pengendalian dan pengawasan akan potensi terjadinya bencana kebakaran selalu mempergunakan system yang holistik dan terpadu, yaitu dengan cara melibatkan seluruh tenants untuk berperan serta. Dengan demikian diharapkan Gedung Graha Niaga mempunyai system penanggulangan kebakaran yang tangguh. Sehingga kerugian harta benda, nyawa penghuni gedung dan lingkungan sekitar gedung dapat diminimalisasi. Upaya pencegahan kebakaran yang disebabkan oleh aliran listrik, telah dilakukan oleh Management Graha Niaga dalam hal ini Building Enginering & Dept SHE dengan cara melakukan inspeksi instalasi listrik diseluruh area kerja tenant. Hasil inspeksi masih banyak ditemukan system instalasi listrik yang berpotensi tinggi menimbulkan bahaya kebakaran. 3 ( tiga ) potensi terbanyak adalah : 1. Pembebanan yang berlebihan terhadap stop kontak/terminal stop kontak 2. Perlengkapan ( penggunaan kabel ) yang tidak standar 3. Sambungan dan isolasi kabel yang tidak sempurna. ANJURAN 1. Jangan menggunakan satu stop kontak dengan pembebanan beban daya yang berlebihan. ( penggunaan kabel ekstension ) 2. Gunakanlah kabel ekstension yang aman dan sesuai standar gedung yang mengacu pada PUIL 2000 ( SNI ) yaitu minimal kabel dengan ukuran 3 x 0,75 mm. 3. Segera perbaiki bila ada sambungan yang tidak sempurna dan segera ganti kabel yang sudah tidak layak pakai. 4. Mematikan peralatan yang menggunakan aliran listrik dan memutuskan aliran listriknya jika tidak digunakan. 5. Menghubungi Dep. SHE di nomor telpon ext:8802 dan Dept.ME ex: 8803, untuk mendapatkan penjelasan. Dengan memperhatikan potensi potensi bahaya listrik, maka bencana kebakaran dapat dikurangi resikonya sekaligus diantisipasi secara cepat. ( AP-SHE ) 3 P a g e
5 Berikut adalah contoh instalasi listrik yang tidak di rekomendasikan : Bulletin Edisi 20 4 P a g e
6 Agenda Ramadhan 1435 H Selamat Datang Ramadhan Ramadhan hadir kembali, Sudahkah kita bersiap diri Bersihkan hati kembali suci Saling maaf dan silaturahmi. Menggapai ridho Ilahi, Selama di bulan suci Simak petuah para dai, Juga petunjuk ulama negri Hingga tercapai ketaqwaan diri MARHABAN YA RAMADHAN 5 P a g e
7 6 P a g e
8 7 P a g e
9 COPAS Koperasi BAHANA 8 P a g e
Kata Sambutan Peluncuran situs grahaniaga.co.id Latihan Kebakaran Sosialisasi Panduan Darurat Gempa Bumi K3 Listrik Smoking Room
Kata Sambutan Peluncuran situs grahaniaga.co.id Latihan Kebakaran Sosialisasi Panduan Darurat Gempa Bumi K3 Listrik Smoking Room e-bulletin edisi V 2010 Kata Sambutan Salam Hangat, Dalam kesempatan ini
Survey Kepuasan Tenant
Survey Kepuasan Tenant Pada tanggal 1 Desember 2013 sampai dengan 20 Januari 2014 PT. Grahaniaga Tatautama melaksanakan Survey Internal yang bertujuan Menindaklanjuti masukanmasukan dari Tenants berdasarkan
2014 PT. Grahaniaga Tatautama. Bulletin Edisi XVIII. Yang kami hormati, Bapak dan ibu Para Penyewa Graha CIMB Niaga
Yang kami hormati, Bapak dan ibu Para Penyewa Graha CIMB Niaga Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan karunianya yang telah diberikan kepada kita semua, semoga kita
2015 PT. Grahaniaga Tatautama. Bulletin Edisi 22. Yang kami hormati, Bapak dan Ibu Para Penyewa Gedung Graha CIMB Niaga
Yang kami hormati, Bapak dan Ibu Para Penyewa Gedung Graha CIMB Niaga Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Salam sejahtera bagi kita semua Dengan segala kerendahan hati, kita panjatkan Puji Syukur
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. 1. Persyaratan terkait ENERGY Efisiensi Energy
GNTU Berhasil Meraih Sertifikat Green Office Sosialisasi dan Lomba Green Office Penganugrahan Perempuan Indonesia 2016 Fasilitas baru : KIOSK Sertifikat SMK3 Penghargaan SMK3 dan Kecelakaan Nihil / Zero
Survey Kepuasan Tenant 2013 dilaksanakan pada Juli 2013
Survey Kepuasan Tenant 2013 dilaksanakan pada Juli 2013 Survey Kepuasan tenant 2013 Kegiatan Masjid Niaga Rahmat di bulan Ramadhan 1434H Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI ke 68 dan halal bihalal Bahana
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.08/MEN/VII/2010 TAHUN 2010 TENTANG ALAT PELINDUNG DIRI
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.08/MEN/VII/2010 TAHUN 2010 TENTANG ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI,
Bulletin Edisi 24. Green Mark Platinum. Presentasi Green Action. PICANTE Resto. Jadwal Ramadhan 1436 H PT. Grahaniaga Tatautama
Bulletin Edisi 24 Green Mark Platinum Presentasi Green Action PICANTE Resto Jadwal Ramadhan 1436 H Bulletin Edisi 24 Sertifikasi Green Mark PLATINUM Acara Penyerahan Green Mark Award Platinum BCAI - Singapore
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.08/MEN/VII/2010 TENTANG ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
PT Grahaniaga Tatautama Direksi dan Staff
Yang kami hormati, Bapak dan ibu Para Tenant Graha CIMB Niaga Diawal tahun 2013 ini, perkenankan kami Keluarga Besar PT Grahaniaga Tatautama memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang maha Esa atas karunianya
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Semenjak terjadinya revolusi industri di Inggris pada akhir abad ke -
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Semenjak terjadinya revolusi industri di Inggris pada akhir abad ke - 18 dan awal abad ke-19, industri mulai berkembang ke seluruh Eropa Barat dan Amerika Utara kemudian
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Bangunan gedung menurut UU RI No. 28 Tahun 2002 adalah wujud fisik hasil
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Bangunan gedung menurut UU RI No. 28 Tahun 2002 adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada
BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi saat ini perkembangan industri di Indonesia
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini perkembangan industri di Indonesia berlangsung sangat pesat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berdirinya
BAB I PENDAHULUAN. adalah meningkatnya jumlah tenaga kerja di kawasan industri yang. membawa dampak terhadap keadaan sosial masyarakat.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semenjak terjadinya revolusi industri di Inggris pada akhir abad ke - 18 dan awal abad ke-19, industri mulai berkembang ke seluruh Eropa Barat dan Amerika Utara kemudian
STANDARD OPERATING PROCEDURS (SOP) PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN SERTA PENYELAMATAN DIRI
STANDARD OPERATING PROCEDURS (SOP) PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN SERTA PENYELAMATAN DIRI A. UMUM Pencegahan dan penanggulangan serta penyelamatan diri dari bencana kebakaran adalah peristiwa
kalender Mengenal 12 Baju Adat Wanita Indonesia
2017 kalender Mengenal 12 Baju Adat Wanita Indonesia Sa j a ilust rasi oleh Cin dy K a l e n d e r g r a t i s. T i d a k u n t u k d i p e r j u a l b e l i k a n F r e e C a l e n d a r. N o t fo r s
PENGUKURAN KINERJA KEGIATAN DINAS PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN KOTA BANDUNG TAHUN 2013
PENGUKURAN KINERJA KEGIATAN DINAS PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN KOTA BANDUNG TAHUN 2013 1. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 1. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
PROPOSAL INSTALASI PERUMAHAN. MERANCANG INSTALASI LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA (Rumah Tinggal, Sekolah dan Rumah Ibadah)
1 PROPOSAL INSTALASI PERUMAHAN MERANCANG INSTALASI LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA (Rumah Tinggal, Sekolah dan Rumah Ibadah) Disusun Oleh : EVARISTUS RATO NIM : 13.104.1011 Program Studi : Teknik Elektro Jurusan
BAB I PENDAHULUAN. mempunyai risiko bahaya kesehatan, mudah terjangkit penyakit atau
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, pasal 23 dinyatakan bahwa upaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus diselenggarakan di semua tempat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penerapan K3 secara umum merupakan syarat utama didalam setiap proses bekerja, karena itu seiring dengan bertambah pesatnya sektor perindustrian sekarang ini serta
PERATURAN PERUNDANGAN TERKAIT K3
PERATURAN PERUNDANGAN TERKAIT K3 BIMBINGAN TEKNIS SMK3 KONSTRUKSI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM BADAN PEMBINAAN 1 KONSTRUKSI PUSAT PEMBINAAN PENYELENGGARAAN KONSTRUKSI BALAI PENINGKATAN
PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN NOMOR 4 TAHUN TENTANG MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN
PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2015... TENTANG MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN A. UMUM Kebakaran senantiasa menimbulkan hal-hal yang tidak
PERATURAN PERUNDANGAN TERKAIT K3 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
PERATURAN PERUNDANGAN TERKAIT K3 1 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI TUJUAN PENGAJARAN Tujuan Umum: peserta mengetahui peraturan perundangan dan persyaratan
BAB I PENDAHULUAN. monoksida, atau produk dan efek lainnya (Badan Standar Nasional, 2000).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebakaran merupakan kejadian timbulnya api yang tidak diinginkan atau api yang tidak pada tempatnya, di mana kejadian tersebut terbentuk oleh tiga unsur yaitu unsur
Jakarta, 25 November 2016 : 022/LSP-TOBG/XI/2016 : Proposal Sertifikasi Ahli Perawatan Bangunan Gedung
Jakarta, 25 November 2016 No. Perihal : 022/LSP-TOBG/XI/2016 : Proposal Sertifikasi Ahli Perawatan Bangunan Gedung Kepada Yth Bagian Human Resources Dept. (HRD) Dengan hormat, Bersama ini kami sampaikan
KUESIONER GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU KARYAWAN LAPANGAN PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PLN) BANDUNG TERHADAP KESELAMATAN DAN KECELAKAAN KERJA
LAMPIRAN 1 42 LAMPIRAN II KUESIONER GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU KARYAWAN LAPANGAN PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PLN) BANDUNG TERHADAP KESELAMATAN DAN KECELAKAAN KERJA Data Pribadi Usia : Jenis Kelamin
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kebakaran gedung bertingkat di Indonesia merupakan masalah yang harus ditangani secara serius. Kebakaran merupakan suatu peristiwa oksidasi yang melibatkan tiga unsur
Bab I Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN. Persaingan bisnis di era globalisasi saat ini, menuntut perusahaan berlomba-lomba untuk
Bab I Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Persaingan bisnis di era globalisasi saat ini, menuntut perusahaan berlomba-lomba untuk mempertahankan eksistensinya. Dengan kondisi
BUPATI KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI KUTAI BARAT NOMOR 10 TAHUN 2017 TENTANG
BUPATI KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI KUTAI BARAT NOMOR 10 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI NOMOR 76 TAHUN 2014 TENTANG PAKAIAN DINAS DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN
PENGELOLAAN OPERASI K3 PERTEMUAN #6 TKT TAUFIQUR RACHMAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA INDUSTRI
PENGELOLAAN OPERASI K3 PERTEMUAN #6 TKT302 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA INDUSTRI 6623 TAUFIQUR RACHMAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
SAMBUTAN GUBERNUR SULAWESI TENGAH PADA ACARA MALAM PENGANTAR TUGAS KAPOLDA SULAWESI TENGAH SELASA, 04 JANUARI 2011
GUBERNUR SULAWESI TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR SULAWESI TENGAH PADA ACARA MALAM PENGANTAR TUGAS KAPOLDA SULAWESI TENGAH SELASA, 04 JANUARI 2011 ASSALAMU ALAIKUM WAR, WAB, SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEKALIAN,
Wates, 2 Maret Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita sekalian.
BUPATI KULONPROGO Sambutan Pada Acara MELEPAS SAR LINMAS DALAM KARYA BHAKTI REKONSTRUKSI PASCA ERUPSI MERAPI DI KALIURANG Wates, 2 Maret 2011 Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita sekalian.
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1989 TENTANG PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA, oleh I Gede Widayana; I Gede Wiratmaja Hak Cipta 2014 pada penulis GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta 55283 Telp: 0274-889398; Fax: 0274-889057; E-mail: [email protected]
- 1 - PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 44 TAHUN 2015 TENTANG INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH
- 1 - PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 44 TAHUN 2015 TENTANG INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA BARAT, Menimbang : a. bahwa
Walikota Tasikmalaya
- 1 - Walikota Tasikmalaya PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 48 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA INDUK SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN KOTA TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA TASIKMALAYA, Menimbang
Edisi Ulang Tahun. At Night, Azwar Djalil, 2009, PT GRAHANIAGA TATAUTAMA
Edisi Ulang Tahun Kilas balik GNTU Lomba Foto Gedung Graha Niaga Akses baru Palm Court Bridge Perubahan lokasi pengecekan ID Card di GF Signage baru Financial Club mendapatkan Juara 1 dalam Salon Culinary
BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA ORIENTASI KESIAPAN SATLINMAS DALAM PERLINDUNGAN MASYARAKAT
1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA ORIENTASI KESIAPAN SATLINMAS DALAM PERLINDUNGAN MASYARAKAT TANGGAL 12 JULI 2014 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG 2 Assalamu alaikum Wr.
#7 PENGELOLAAN OPERASI K3
#7 PENGELOLAAN OPERASI K3 Dalam pengelolaan operasi manajemen K3, terdapat beberapa persyaratan yang dapat dijadikan suatu rujukan, yaitu: 1. OHSAS 18001 2. Permenaker 05/MEN/1996 Persyaratan OHSAS 18001
Aspek Kemanusiaan Aspek Pencegahan Kerugian: Aspek Komersial:
1. Sebuah perusahaan yang tidak memikirkan safety dapat membahayakan karyawan. Selain itu, karyawan di dalam perusahaan merupakan salah satu aset perusahaan. Jika tidak memikirkan tentang safety bisa jadi
128 Universitas Indonesia
BAB 8 PENUTUP 8.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap audit keselamatan kebakaran di gedung PT. X Jakarta, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Bangunan gedung
BAB 1 PENDAHULUAN. K3 menjadi salah satu bagian penting dalam dunia pekerjaan dewasa ini.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang K3 menjadi salah satu bagian penting dalam dunia pekerjaan dewasa ini. Efisiensi biaya dan peningkatan keuntungan semakin diperhatikan seiring dengan penekanan resiko
MODUL 3 KESELAMATAN KERJA (Kebijakan dan Prosedur K3)
MODUL 3 KESELAMATAN KERJA (Kebijakan dan Prosedur K3) TINGKAT : XI PROGRAM KEAHLI AN TEKNI K PEMANFAATAN TENAGA LI STRI K DISUSUN OLEH : Drs. SOEBANDONO LEMBAR KERJA SISWA 3 A. PERSPEKTIF Pekerjaan jasa
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pemerintah telah menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pemerintah telah menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang didasari pada tuntutan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS).
BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya selalu menginginkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya selalu menginginkan keberhasilan baik berupa hasil produksi maupun hasil layanannya. Untuk menunjang keberhasilan
BAB 1 : PENDAHULUAN. potensial dan derajat terkena pancaran api sejak dari awal terjadi kebakaran hingga
1 BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahaya kebakaran adalah bahaya yang diakibatkan oleh adanya ancaman potensial dan derajat terkena pancaran api sejak dari awal terjadi kebakaran hingga penjalaran
2018, No Indonesia Nomor 6018); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara Republik I
No.179, 2018 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPU-PR. SMK3 Konstruksi PU. Perubahan. PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 02/PRT/M/2018 TENTANG PERUBAHAN ATAS
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Peristiwa kebakaran merupakan bencana yang tidak diinginkan yang dapat terjadi di mana saja, kapan saja dan kerap terjadi di hampir setiap wilayah Indonesia. Di Daerah
Politeknik Negeri Sriwijaya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tenaga listrik diperlukan sebagai sumber energi untuk pengoperasian berbagai peralatan yang dibutuhkan di suatu gedung. Salah satu pemanfaatan sumber listrik pada gedung
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Indonesia
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalisasi ini, pandangan terhadap posisi sumber daya manusia di perusahaan atau organisasi sudah mulai mengalami perubahan. Tanggapan bahwa sumber daya
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang. Dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang semakin berat dan dinamis, produktivitas mempunyai peranan yang sangat penting. Oleh karena itu produktivitas
Assalaamu alaikum Wr. Wb. Selamat Pagi, Salam Sejahtera bagi kita semua.
SAMBUTAN KEPALA PERPUSTAKAAN NASIONAL RI PADA UPACARA HARI ULANG TAHUN KE-66 REPUBLIK INDONESIA RABU, 17 AGUSTUS 2011 Assalaamu alaikum Wr. Wb. Selamat Pagi, Salam Sejahtera bagi kita semua. Saudara-saudara
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1989 TENTANG PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TRENGGALEK,
BUPATI TRENGGALEK SALINAN PERATURAN BUPATI TRENGGALEK NOMOR 64 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN MANAJEMEN LOGISTIK, PERALATAN DAN KEMUDAHAN AKSES PENANGGULANGAN BENCANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1989 TENTANG PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1989 TENTANG PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kebakaran adalah peristiwa yang sering terjadi di lingkungan masyarakat. Dampak dari kebakaran ini adalah kerugian harta dan benda, serta jiwa manusia. Peristiwa
BAB 1 PENDAHULUAN. penting seperti derasnya arus mobilisasi penduduk dari desa ke kota maupun
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan suatu wilayah perkotaan telah membawa sejumlah persoalan penting seperti derasnya arus mobilisasi penduduk dari desa ke kota maupun berkembangnya berbagai
PROVINSI JAWA TENGAH
SALINAN BUPATI KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KARANGANYAR NOMOR 12 TAHUN 2017 TENTANG DUNIA USAHA TANGGUH BENCANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA BUPATI KARANGANYAR, ESA Menimbang : a.
Tabel 5.14 Distribusi Frekuensi Tentang Perberdaan pengetahuan Responden Mengenai Emergency Preparedness Berdasarkan Masa Kerja...
Tabel 5.14 Distribusi Frekuensi Tentang Perberdaan pengetahuan Responden Mengenai Emergency Preparedness Berdasarkan Masa Kerja... BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kecepatan perubahan skala dan perkembangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Proyek merupakan gabungan dari sumber daya manusia, material, peralatan, dan modal dalam suatu wadah organisasi sementara untuk mencapai sasaran dan tujuan (Husen,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebakaran merupakan bencana yang dapat disebabkan oleh faktor manusia, faktor teknis maupun faktor alam yang tidak dapat diperkirakan kapan terjadinya. Kebakaran disebabkan
WAHYU PRIHANTORO D
PERENCANAAN INSTALASI LISTRIK GEDUNG PESANTREN GRAHA DAARUL QUR AN TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah
PENJELASAN MENGENAI AGENDA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT PEMBANGUNAN GRAHA LESTARI INDAH, TBK Medan, 25 Mei 2016
PENJELASAN MENGENAI AGENDA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT PEMBANGUNAN GRAHA LESTARI INDAH, TBK Medan, 25 Mei 2016 Sehubungan dengan rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST )
BAB I PENDAHULUAN. Repository.Unimus.ac.id
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kebakaran merupakan suatu bencana/musibah yang akibatkan oleh api dan dapat terja mana saja dan kapan saja. Kebakaran yang akibatkan oleh ledakan atau ledakan yang akibatkan
BAB I PENDAHULUAN. lama semakin pesat. Seiring dengan itu konsumsi daya listrik pun semakin besar.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan pembangunan gedung bertingkat di Indonesia semakin lama semakin pesat. Seiring dengan itu konsumsi daya listrik pun semakin besar. Konsumsi daya
`PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG LAYANAN NOMOR TUNGGAL PANGGILAN DARURAT
SALINAN `PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG LAYANAN NOMOR TUNGGAL PANGGILAN DARURAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
BAB V PEMBAHASAN. keselamatan kerja yang diantaranya adalah program Lock Out Tag
BAB V PEMBAHASAN Dari hasil penelitian PT. Bina Guna Kimia telah melaksanakan programprogram keselamatan kerja yang diantaranya adalah program Lock Out Tag Out (LOTO) dan Line Breaking merupakan program
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1989 TENTANG
1 PRESIDEN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 3 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1989 TENTANG PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN,
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PERANGKAT DAERAH
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 207 NO. Sasaran Strategi Indikator Kinerja Target ( ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) Meningkatnya Pelayanan pemadam kebakaran sesuai SOP dan SPM Persentase tingkat waktu tanggap kebakaran (respon
SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA PROGRAM PENYEBARAN DAN PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH Dl PERSADA NUSANTARA
1 SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA PROGRAM PENYEBARAN DAN PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH Dl PERSADA NUSANTARA Yang saya hormati, Tanggal : 11 Agustus 2008 Pukul : 09.30 WIB Tempat : Balai
SAMBUTAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLI INDONESIA PADA ACARA HALAL BIHALAL DI PT. ADIS DIMENSION FOOTWEAR TANGERANG BANTEN, 31 JULI 2015
SAMBUTAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLI INDONESIA PADA ACARA HALAL BIHALAL DI PT. ADIS DIMENSION FOOTWEAR TANGERANG BANTEN, 31 JULI 2015 Yth. Komisaris PT. Adis Dimension Footwear, Bapak Harijanto; Yth.
TUGAS AKHIR Perencanaan Instalasi Listrik Di Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT.Salim Ivomas Pratama
TUGAS AKHIR Perencanaan Instalasi Listrik Di Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT.Salim Ivomas Pratama Diajukan guna melengkapi sebagai syarat dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1) Disusun Oleh : Nama
W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A
W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 46 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA YOGYAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN
PENGERTIAN (DEFINISI) RESIKO DAN PENILAIAN (MATRIKS) RESIKO
PENGERTIAN (DEFINISI) RESIKO DAN PENILAIAN (MATRIKS) RESIKO Pengertian (definisi) resiko K3 (risk) ialah potensi kerugian yang bisa diakibatkan apabila berkontak dengan suatu bahaya ataupun terhadap kegagalan
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.540, 2015 KEMENAKER. Listrik. Tempat Kerja. Kesehatan Kerja. Keselamatan. Pencabutan. PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG
WALI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT
WALI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT KEPUTUSAN WALI KOTA BEKASI NOMOR : 556/KEP.357-Disparbud/VII/2017 TENTANG PELESTARIAN KEBUDAYAAN PADA BIOSKOP, USAHA JASA MAKANAN DAN MINUMAN, SERTA HOTEL BINTANG DI
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, keselamatan dan kesehatan di tempat kerja menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan kerugian yang dialami
TENTANG BERPAKAIAN MUSLIM DAN MUSLIMAH DI KABUPATEN SOLOK SELATAN
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SOLOK SELATAN NOMOR : 6 TAHUN 2005 TENTANG BERPAKAIAN MUSLIM DAN MUSLIMAH DI KABUPATEN SOLOK SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SOLOK SELATAN, Menimbang : a. bahwa
SAMBUTAN KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PADA PERINGATAN HARI KEARSIPAN KE- 45 DENGAN TEMA TERTIB ARSIP, MENJAGA MEMORI KITA
SAMBUTAN KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PADA PERINGATAN HARI KEARSIPAN KE- 45 DENGAN TEMA TERTIB ARSIP, MENJAGA MEMORI KITA JAKARTA, 18 MEI 2016 Yang Kami hormati, Para Pejabat Struktural di
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG KEGIATAN USAHA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG KEGIATAN USAHA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan
Sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI Pada Peringatan HUT-Perpustakaan Nasional RI ke 30. Jakarta, 17 Mei 2010
Sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI Pada Peringatan HUT-Perpustakaan Nasional RI ke 30 Jakarta, 17 Mei 2010 Yth. Para Pejabat Struktural dan Fungsional; Yth. Para Pengurus KORPRI dan Dharma Wanita;
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.2033,2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BNPB. Rambu. Papan Informasi. Bencana. PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA NOMOR 07 TAHUN 2015 TENTANG RAMBU DAN PAPAN INFORMASI BENCANA
BUPATI KULONPROGO SAMBUTAN PADA ACARA PEKAN PANUTAN PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN PPh 2012 DI KABUPATEN KULONPROGO Wates, 6 Maret 2013
BUPATI KULONPROGO SAMBUTAN PADA ACARA PEKAN PANUTAN PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN PPh 2012 DI KABUPATEN KULONPROGO Wates, 6 Maret 2013 Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang kami hormati
BAB I PENDAHULUAN. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit pada Pasal 1 ayat
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat
DAFTAR STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) BIDANG BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL
DAFTAR (SNI) BIDANG BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup D Pemukiman (Cipta Karya) 2. Keselamatan & Kenyamanan Metoda Uji 1. Metode Pengujian Jalar
BAB I PENDAHULUAN. oleh terbakarnya kilang minyak milik British Petroleum di Teluk Meksiko
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kebakaran senantiasa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, baik menyangkut kerusakan harta benda, kerugian materi, gangguan terhadap kelestarian lingkungan, terhentinya
BAB I PENDAHULUAN. peningkatan pemahaman terhadap resiko-resiko yang dapat terjadi pada bangunan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya pertumbuhan pembangunan khususnya bangunan tinggi oleh karena kebutuhan ruang bekerja, maka diperlukan juga peningkatan pemahaman terhadap
Bulletin Graha Niaga Edisi Perdana
Kata Pengantar Salam hangat, Semenjak berdirinya gedung Graha Niaga pada tahun 1993, pihak perusahaan banyak mengalami pasang surut, namun hal tersebut tidak pernah menyurutkan niat kami untuk tetap konsisten
BUPATI MALANG BUPATI MALANG,
BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN (PPBK) PADA DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG BUPATI MALANG,
SAFETY INSTINCT DASAR PEMBENTUKAN SAFETY BEHAVIOUR
SAFETY INSTINCT DASAR PEMBENTUKAN SAFETY BEHAVIOUR Modul-1 Safety Awareness Safety Instinct dasar pembentuk Safety Behaviour Keselamatan kerja wajib diterapkan berdasarkan Undang Undang Nomor 1 tahun 1970.
BAB VI RENCANA DAN GAGASAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN PRIORITAS TAMMUA
BAB VI RENCANA DAN GAGASAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN PRIORITAS TAMMUA 6.1. RENCANA DAN PROGRAM PENGEMBANGAN Pembahasan ini adalah untuk mendapatkan rencana dan program pengembangan kawasan permukiman
IDENTIFIKASI FASILITAS SAFETY BUILDING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN DI GEDUNG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI
IDENTIFIKASI FASILITAS SAFETY BUILDING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN DI GEDUNG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Azham Umar Abidin 1, Fahmi R. Putranto 2 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Departemen
SUB BIDANG PERANCANGAN
5 2010, No.321 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR : 08 TAHUN 2010 TANGGAL : 5 Juli 2010 STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PER-01/MEN/I/2007 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN PENGHARGAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
Berprestasi yang Madani maka untuk terwujudnya suasana kehidupan
PERATURAN DAERAH KABUPATEN AGAM NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG BERPAKAIAN MUSLIM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI AGAM, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 29 ayat (2) Undang-Undang
- Mengurangi dan mengendalikan bahaya dan resiko - Mencegah kecelakaan dan cidera, dan - Memelihara kondisi aman
PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Kebakaran merupakan hal yang sangat tidak diinginkan, tidak mengenal waktu, tempat atau siapapun yang menjadi korbannya. Masalah kebakaran di sana-sini masih banyak terjadi.
