PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
|
|
|
- Widya Muljana
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PASAR PERSAINGAN SEMPURNA Jumlah output yang diproduksi perusahaan agar mencapai laba maksimal adalah pada saat MR=MC.Ekstrim pertama, perusahaan berada dalam pasar persaingan sempurna (perfect competition), dimana jumlah perusahaan begitu banyak dan kemampuan setiap perusahaan sangat kecil untuk mempengaruhi harga pasar. Ekstrim kedua adalah perusahaan hanya satu satunya produsen (monopoli). Kondisi ekstrim tersebut jarang sekali terjadi, umumnya dua kondisis peralihan antara ekstrim persaingan sempurna dan monopoli. Kondisi pertama adalah perusahaan bersaing, tetapi masing masing mempunyai daya monopoli (terbatas), disebut persaingan monopolistic (monopolistic competition). Kedua adalah dalam pasar hanya ada beberapa produsen yang jika bekerja sama mampu menghasilkan daya monopoli dikenal sebagai oligopoli (oligopoly). 1. Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna Beberapa karakteristik agar sebuh pasar dapat dikatakn persaingan sempurna: Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen (homogeneous product) Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi sempurna (perfect knowledge) Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output) Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker) Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit) a. Homogenitas Produk (Homogeneous Product) Produk yang mampu memberikan kepuasan (utilitas) kepada konsumen tanpa perlu mengetahui siapa produsennya. b. Pengetahuan Sempurna (Perfect Knowledge) Para pelaku ekonomi (konsumen dan produsen) memiliki pengetahuan sempurna tentang harga produk dan input yang dijual. c. Output Perusahaan Relatif Kecil (Small RelativelOutput) Perusahaan dalam industri (pasar) dianggap berproduksi efisien (biaya rata rata terendah), kendati pun demikian jumlah output setiap perusahaan secara individu dianggap relative kecil dibanding jumlah output seluruh perusahaan dalam industri. d. Perusahaan Menerima Harga Yang Ditentukan Pasar (Price Taker) Perusahaan menjual produknya dengan berpatokan pada harga yang ditetapkan pasar (price taker). Secara individu perusahaan tidak mampu mempengaruhi harga pasar. e. Keleluasaan Masuk Kelur Pasar (Free Entry and Exit) Dalam pasar persaingan sempurna factor produksi mobilitasnya tidak terbatas dan tidak ada biaya yang harus dikelurkan untuk memindahkan factor produksi 1
2 2. Permintaan dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna a. Permintaan Diagram 8.1.a Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Diagram 8.1.b Jumlah output perusahaan relatif sangat kecil dibanding output pasar, maka berapa pun yang dijual perusahaan, harga relatif tidak berubah. b. Penerimaan Diagram 8.2.a Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penarimaan rata rata (AR) sama dengan kurva penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P) Diagram 8.2.b Kurva penerimaaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif, bergerak mulai dari titik (0,0).
3 3. Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Pendek a. Perusahaan sebaiknya hanya berproguksi, paling tidak, bila biaya variable (VC) adalah sama dengan penerimaaan total (TR), atau biaya variabrl rata rata (AVC) sama dengan harga. b. Perusahaan memproduksi pada saat MR = MC agar perusahaan memperoleh laba maksimum atau dalam kondisi buruk kerugiannya minimum (minimum loss). Diagram 8.3 menunjukkan bahwa kondisi MR = MC (titik E) tercapai pada saat output sejumlah Q* Diagram 8.4 Kondisi impas terjadi bila biaya rata rata sama dengan harga, dimana laba per unit sama dengan nol
4 Diagram 8.5 Menunjukkan bahwa pada saat MR = MC perusahaanmengalami kerugian sebesar BE per unit. Sehingga kerugian total adalah seluas bidang PAEB. Kerugian ini adalah kerugian minimum. 4. Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Panjang a. Perusahaan harus bekaerja sebaik mungkin (doing as well as possible) agar perusahaan mencapai keadaan yang paling optimal. b. Tidak mengalami kerugian (not suffering loss) agar dapat mengaanti barang modal yang digunakan dalam produksi. c. Tidak ada insentif bagi perusahaan untuk masuk keluar karena laba nol (zero profit), yaitu tingkat laba yang memberikan tingkat pengembalian yang sama. d. Perusahaan tidak dapat menambah laba lagi pada saat SAC = LAC. Diagram 8.6.a Menunjukkan keseimbangan industri jangka panjang terjadi di titik E di mana tingkat harga P0 dan jumlah output Q0. Diagram 8.6.b Jika ada perusahaan yang masuk, akan terjadi penambahan penawaran. Perhatikan kurva SMC, LMC, SAC dan LMC berpotongan di satu titik, yaitu titik E.
5 5. Penawaran Perusahaan Pasar Persaingan Sempurna a. Kurva Penawaran Jangka Pendek Diagram 8.7.a Menunjukkan jika harga di bawah P0, perusahaan tidak mau berproduksi (tidak ada penawaran) karena harga masih lebih kecil dari biaya variable per unit yang paling rendah (AVC berpotongan dengan MC) Diagram 8.7.b Dalam pasar persaingan sempurna kurva MC setelah melewati titik potong dengan minimum kurva AVC adalah juga kurva penawaran jangka pendek. b Kurva Penawaran Jangka Panjang 1. Industri Skala Biaya Konstan (Constant Cost Industry) Penambahan penggunaan factor produksi karena masuknya perusahaan baru, tidak akan menaikkan harga factor produksi Diagram 8.8.a. Diagram 8.8.b Bila permintaan pasar meningkat (kurva permintaan D1 bergeser ke D2), harga output meningkat ke P2
6 2. Industry Skala Biaya Menaik (Increasing Cost Industry) Masuknya perusahaan perusahaan baru menyebabkan harga factor produksi naik, sehingga terjadi perubahan stuktur biaya dan pergeseran titik keseimbangan. Diagram 8.9.a Struktur biaya sebelum masuknya perusahaan lain. Diagram 8.9.b Struktur biaya setelah masuknya perusahaan lain. Diagram 8.9.c Menunjukkan peningkatan permintaan (D1 D2). 3. Industri Skala Biaya Menurun (Decreasing Cost Industry) Masuknya perusahaan perusahaan lain ke dalam indistri justru menurunkan harga factor produksi karena efisiensi skala besar (large scale economies). Akibatnya struktur biaya jadi lebih murah (Diagram 8.10.a ke Diagram 8.10.b). Diagram 8.10.c Meningkatnya permintaan (D1 D2) menaikkan harga jual ke P2 yang mengundang masuknya perusahaan lain.
7 6. Kekuatan dan Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna a. Kekuatan 1. Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah 2. Juml;h output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksima (kemakmuran maksimal). 3. Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga. b. Kelemahan 1. Kelemahan Dalam Hal Konsumsi 2. Kelemahan Dalam Pengembangan Teknologi 3. Konflik Efisiensi - Keadilan SOAL LATIHAN (KASUS) 1. Soal : Sebuah perusahaan jam beroperasi dalam pasar persaingan sempurna. Biaya produksi dinyatakan sebagai C = Q2, dimana C adalah biaya. Biaya tetap (FC) Adalah 100. jika harga jual jam per unit adalah 60: Berapa jumlah jam yang harus diproduksi untuk mencapai laba maksimal? Berapa besar laba maksimal? Jawab Dalam pasar persaingan sempurna, produsen adalah penerima harga (price taker) Karena itu fungsi penerimaan total TR = P x Q = 60Q TR MR = = 60 Q Jika C = Q maka biaya marjinal (MC) adalah TC atau Q MC = 2Q
8 a) Laba maksimal tercapai pada saat MR = MC 60 = 2Q Q = 30 unit Jumlah jam yang harus diproduksi untuk mencapai laba maksimum adalah 30 unit. b) Besar laba maksimum (maks): Jika C = Q2 AC = Q Q Pada saat Q = 30 maka AC = = 33 1/ maks = Q (P- AC) = 30( /3) = Soal: Di dalam sebuah pasar output berstuktur persaingan sempurna, jumlah perusahaan adalah Dalam jangka pendek setiap perusahaan memiliki kurva penawaran Qs = P, dimana Qs adalah output tiap perusahaan; P adalah harga. Permintaan pasar: Q = P a) Hitung harga keseimbangan pasar jangka pendek b) Gambarkan kurva permintaan yang dihadapi perusahaan dan tingkat keseimbangan. c) Jelaskan bila ada perusahaan yang memutuskan untuk memproduksi lebih sedikit atau lebih banyak dari output tingkat keseimbangan. Jawab a) Penawaran Total : Qs = ( P) x = P Keseimbangan pasar Qs = Qd P = P P = P = 6 Q = P = (6) = unit Harga keseimbangan pasar adalah 6/ unit, dengan total output unit Karena jumlah perusahaan maka setiap perusahaan mencapai keseimbangan bila memproduksi 100 unit ( /1.000 unit). Juga karena perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna, maka: 1) Perusahaan berposisi sebagai penerima harga, dimana D = AR = MR = P = 6
9 2) Kurva biaya marjinal perusahaan adalah kurva penawaran perusahaan. Qs = P, atau P = 4 + 1/50 Qs MC = 4 + 1/50 Qs Perusahaan mencapai keseimbangan bila, Qs = P = (6) = 100 unit c) Bila salah satu perusahaan memutuskan untuk tidak berproduksi (Qs = 0) MC = 4 + 1/50 Qs = 4 MC < P perusahaan tidak memperoleh laba maksimum sebab jika output ditambah akan meningkatkan laba Bila salah satu perusahaan memutuskan memproduksi lebih banyak dari tingkat keseimbangan (Qs > 100, misal 200) MC = 4 + 1/50 (200) = 8 MC > P perusahaan rugi karena bila Qs > 100, menambah output berarti menambah kerugian. Diagram 8.11
10 PASAR MONOPOLI 1. Faktor faktor Penyebab Terbentuknya Monopoli Hambatan Teknis (Technical Barriers to Entry) Ketidakmampuan bersaing secara teknis menyebabkan perusahaan lain sulit bersaing dengan perusahaan yang sudah ada (existing firm) 1) Perusahaan memiliki kemampuan dan atau pengetahuan khusus (special knowledge) yang memungkinkan berproduksi sangat efisien,. 2) Tingginya tingkat efisiensi memungkinkan perusahaan monopolis mempunyai kurva biaya (MC dan AC) yang menurun. 3) Perusahaan memiliki kemampuan control sumber factor produksi, baik berupa SDA, SDM, maupun lokasi produksi. Hambatan Legalitas (Legal Barriers to Entry) 1) Undang undang dan Hak Paten 2) Hak Paten (Patent Right) atau Hak Cipta Hanya ada satu produsen Listrik yang dihasilkan PLN tidak mempunyai substitusi Perusahaan perusahaan lain tidak dapat memasuki industri listrik karena ada hambatan 2. Permintaan dan Penerimaan Perusahaan Monopoli a. Permintaan Permintaan terhadap output perusahaan (firm s demand) merupakan permintaan industri. Posisis perusahaan monopolis adalah penentu harga (price taker). b. Penerimaan Diagram 9.1 Penerimaan marjinal perusahaan monopoli lebih kecil dari harga jual (MR < P). Hubungan antara besarnya TR dan MR digambarkan pada Diagram 9.2
11 3. Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Pendek Diagram 9.3 laba maksimum tercapai pada output Q* di mana MR = MC. Besarnya laba seluas bidang AP*BC. 4. Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Panjang Tidak mempunyai masalah besar dengan keseimbangan jangja panjang. Diagram 9.4.a menunjukkan perusahaan monopolis yang mengalami kerugian dalam janka pendek. Namun karena biaya rata rata variable masih lebih besar dari harga (AVC > P) untuk sementara perusahaan masih dapat beroperasi. Diagram 9.4.b ditunjukkan dengan menurunnya kurva AC(AC1 --- AC2). Karena sekarang biaya rata rata lebih kecil daripada harga (AC < P), perusahaan sudah dapat menikmati laba. Diagram 9.4.c peningkatan permintaan (D1 D2) menyebabkan P > AC yang artinya perusahaan memperoleh laba.
12 5. Daya Monopoli Daya monopoli (monopoly power) yaitu kemampuan perusahaan melakukan eksploitasi pasar dalam rangka mencapai laba maksimum hanyalah sebatas mengatur jumlah output dan harga. L = (P MC) P Dimana L = indeks lerner P = harga output MC = biaya marjinal Besarnya nilai indeks Lerner dipengaruhi beberapa faktor: a. Elastisitas Harga Permintaan (Elastisitas Harga) b. Jumlah Perusahaan Dalam Pasar c. Interaksi Antarperusahaan 6. Monopoli Alamiah (Natural Monopoly) Persahaan ini mempunyai kurva biaya rata rata (AC) jangka panjang yang menurun (negative slope). Diagram 9.5 Menunjukkan hal tersebut, di mana titik perpotongan kurva MC dengan MR (titik A) jauh di bawah harga jual (titik B).
13 7. Diskriminasi Harga (Price Discrimination) Adalah kebijakan menjual output yang sam dengan harga berbeda beda. Tujuannya adalah menambah laba perusahaan melalaui eksploitasi surplus konsumen. Ada beberapa syrat agar diskriminasi harga (berdasarkan elastisistas permintaan), dapat berhasil : a. Perusahaan harus memiliki daya monopoli b Pasar dapat dibagi beberapa (minimal dua kelompok) yang elastisitas permintaannya berbeda. c. Pembagian pasar harus efektif. d. MR di tiap pasar adalah sama agar diskriminasi harga menghasilkan laba maksimum. Diagram 9.6.c menunjukkan sebuah perusahaan monopolis memiliki permintaan digambarkan oleh kurva Dt. Jika perusahaan tidak melakukan diskriminasi harga, keseimbangan tercapai pada saat jumlah output Qt dan harga Pt. Laba maksimum (t) yang diperoleh seluas bidang segi empat APtBC. Diagram 9.6.a dan 9.6.b dimana permintaan kelompok A (Da) lebih inelastic dari permintaan B (Db). 8 Biaya Sosial Monopoli (Sosial Cost of Monopoly) Beberapa kerugian yang dialami masyarakat (biaya social), antara lain: a. Hilang atau berkurangnya Kesejahteraan Konsumen (Dead Weight Loss) Diagram 9.7 menunjukkan dalam pasar monopoli keseimbangan perusahaan tercapai pada titik A. Tambahan laba bersih yang dinikmati perusahaan monopolis adalah sebesar luas segi empat PkPmAC dikurangi luas setiga FCB.
14 b. Memburuknya Kondisi Makroekonomi Nasional c. Memburuknya Kondisi Perekonomian Internasional Diagram Pengaturan Perusahaan Monopoli (Monopoly Regulation) dan Masalahnya a. Pengaturan harga (Price Regulaton) Kebijakan menetapkan tingak harga maksimum (ceiling price) bagi perusahaan monopoli. Diagram 9.9 keseimbangan perusahaan monopolis tercapai pada saat jumlah output Qm dan harga jual Pm per unit.
15 Diagram 9.10 Dilema pengaturan monopoli semakin terasa jika perusahaan adalah monopolis alamiah. Sampai batas Qm, harga ditetapkan sebesar Pm, perusahaan menikmati laba super normal seluas daerah segi empat PpPmEF. b. Pajak (Taxation) Diagram 9.11 menunjukkan pajak menggeser kurva AC dan MC perusahaan monopolis keatas.(ac1, ke AC2 dan MC1 ke MC2 Diagram 9.12 menunjukkan pengenaan pajak T per unit mengeser kurva MC ke atas (MC1 ke MC2), output berkurang dari Q1 ke Q2
16 10. Aspek Positif Monopoli (Monopoly Benefit) a. Monopoli, Efisiensi dan Prtumbuhan Ekonomi b. Monopoli dan Efisiensi Pengadaan Barang Publik c. Monopoli dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Soal Latihan (Kasus) 1. Soal Sebuah perusahaan monopoli menghadapi permintaan: Q = 20 2p di mana Q adalah jumlah barang yang diterima (unit). Monopolis memiliki biaya rata rata konstan 4 per unit. a. Dari informasi diatas, turunkan persamaan persamaan penerimaan rata rata (AR), penerimaan marjinal (MR) dan biaya marjinal (MC). b. Berapa jumlah outputyang harus diproduksi dan harga jual per unit untuk mencapai laba maksimum. Hitung besarnya laba maksimum tersebut. c. Berapa selisih harga dan output yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan harga dan output bila perusahaan beroperasi pada pasar persaingan sempurna. d. Gambarkan jawaban dengan menggunakan diagram! Jawab: a) Kurva penerimaan rata rata perusahaan sama dengan kurva permintaan perusahaan Kurva penerimaan marjinal (MR): TR = P(Q)Q = (10 1/2Q)Q = 10Q 1/2Q2 (S9.1) MR = TR = 10 Q.. (S9.2) Q Biaya Marjinal : Jika biaya rata rata: AC = 4; maka TC = (AC).Q = 4Q Dengan demikian MC = TC = 4..(S9.3) Q b) Laba maksimum tercapai bila MR = MC, 10 Q = 4 Q* = 6 Jumlah output = 6 unit Jika jumlah output 6, maka: 6 = 20 2P P = 7 Harga jual adalah 7 per unit Besarnya laba maksimum: Q(P AC) = 6(7 4) = 18
17 c) Jika perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna, laba maksimum tercapai bila D = AR = MC, atau 10 1/2Q = 4 1/2Q = 6 Q = 12unit, maka 12 = 20 2P 2P = 8 P = 4 Jika perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna: - Output yang dihasilkan adalah 12 unit atau 2 kali jumlah yang dihasilkan bila perusahaan beroperasi dalam pasar monopoli. - Harga jual per unit jika perusahan beroperasi dala persaingan sempurna (4/ unit) jauh lebih murah (75% lebih murah) dibanding harga jual per unit jika perusahaan beroperasi dalam pasar monopoli (7/ unit). d) Diagram Soal PT. Aria monopolis dalam industri telekomunikasi di Negara X memiliki biaya rata rata konstan sebesar 2/ unit. Perusahaan menghadapi dua permintaan yang berbeda: - Permintaan pasar pertama: Q1 = 10 2P1 - Permintaan pasar kedua: Q2 = 20 P2 Buktikan kebijakan diskriminasi harga akan meningkatkan laba PT. Aria Jawab : a) Struktur biaya perusahaan: AC = 2 TC = (AC).Q = 2Q MC = 2 b) Struktur permintaan dan penawaran perusahaan: Pasar Pertama: Q1 = 10 2P1, atau P1 = 5 1/2Q1 TR1 = (5 1/2Q1).Q1 = 5Q1 1/2Q. (S9.4) MR1 = 5 Q1...(S9.5)
18 Pasar Kedua: Q2 = 20 P2, atau P2 = 20 Q2 TR2 = (20 Q2).Q2 = 20Q2 Q2...(S9.6) MR2 = 20-2Q2...(S9.7) Permintaan total perusahaan: Qt = Q1 + Q2 Qt = 10 2P + 20 P = 30 3P, atau P = 10 1/3Q TRt = 10Q 1/3 Q2 (S9.8) MRt = 10 2/3Q...(S9.9) c) Jika perusahaan melakukan kebijakan diskriminasi harga, laba total adalah: Laba maksimum Pasar Pertama: MR1 = MC 5 Q1 = 2 Q1 = 3 unit 3 = 10 2P1 2P1 = 7 P1 = 3,5 1 = 3(3,5 2) = 4,5 Laba maksimum Pasar Kedua: MR2 = MC 20-2Q2 = 2 2Q2 = 18 Q2 = 9 unit 9 = 20 P2 P2 = 11 2 = 9(11 2) = 81 Laba total: = = 4, = 85,5 d) Jika perusahaan tidak melakukan kebijakan diskriminasi harga, laba maksimum tercapai pada saat MRt = MC, 10 2/3 Qt = 2 2/3 Qt = 8 Qt = = 30-3P 3P = 18 P = 6 t = Qt(P AC) = 12(6 2) = 48 Kesimpulan Jika monopolis tidak melakukan diskriminasi harga, laba total yang diperoleh adalah 48. Sedangkan jika monopolis melakukan diskriminasi harga, laba total yang diperoleh adalah 85,5. Terbukti bahwa kebijakan diskriminasi harga berhasil menaikkan laba perusahaan.
19 PASAR PERSAINGAN MONOPOLOSTIK 1. Karakteristik Pasar Persaingan Monopolostik a. Produk Yang Terdiferensiasi (Differentiated Product) Elastisitas permintaan pasar persaingan monopolistic berada di antara pasar persaingan sempurna dan monopoli, seperti pada diagram 10.1 b. Jumlah Produsen Banyak Dalam Industri (Large Number of Firms) c. Bebas Masuk dan Keluar (Free Entry and Exit) 2. Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Pendek Keseimbangan jangka pendek perusahaan tercapai bila MR = MC. Diagram 10.2 menunjukkan perusahaan mencapai laba maksimum pada saat MR = MC dititik E. 3. Pasar Persaingan Monopolistik dan Efisiensi Ekonomi Diagram 10.3
20 4. Keseimbangan Perusahaan Dalam Jangka Panjang Ada dua sebab pasar persaingan monopolistic tidak dapat lebih efisien dibanding pasar persaingan sempurna a. Harga Jual Masih Lebih Besar Dari Biaya Marjinal (P>MC) b. Kapasitas Berlebih (Excess Capacity) Diagram Pengaturan Pasar Persaingan Monopolistik a. Daya monopoli yang relatif kecil menyebabkan kesejahteraan yang hilang (dead weight loss) relative kecil. b. Permintaan yang sangat elastis menyebabkan kelebihan kapasitas produksi relative kecil. c. Ketidakefienan yang dihasilkan perusahaan yang beroperasi dalam pasar persaingan monopolistik.
21 PASAR OLIGOPOLI 1. Karakteristik Pasar Oligopoli Ada beberapa unsure pentig dalam pasar oligopoli: a. Hanya Sedikit Perusahaan Dalam Industri (Few Number of Firms) b. Produk Homogen atau Terdiferensial (Homogem or Differentiated Product) c. Penganbilan Keputusan yang Saling Mempengaruhi (Interdependence Decision) d. Kompetisi Non Harga (Non Pricing Competition) 2. Faktor - faktor Penyebab Terbentuknya Pasar Oligopoli Ada dua factor penting penyebab terbebtuknya oasar oligopoly. a. Efisiensi Skala Besar b. Kompleksitas Manajemen 3. Keseimbangan Oligopolis a. Model Permintaan yang Patah (Kinked Demand Model) Diagram 11.1 kurva penerimaan marjinal (MR) yang relevan bagi perusahaan adalah ACDE. Harga keseimbangan pasar adalah P1. Diagram 11.2 Oligopolis berada dalam keseimbangan pada saat MR = MC (titik D) dengan jumlah output Q1.
22 b. Model Kepemimpinan Harga (Price Leadership Model) Diagram 11.3 c. Price Leadership dan Kinked Demand Curve 4. DUOPOLI a. Model Cournot (Cournot Model) Diagram 11.4 Keseimbangan duopolies tercapai bila marjinal adalh nol (MC = 0) Diagram 11.5 merupakan kurva reaksi Q1, karena menunjukkan besarnya output yang ditetapkan duopolies pertama berdasarkan perkiraan output duopolies kedua.
23 b. Model Kepemimpinan Stackelberg (Stackelberg Leadership Model) c. Teori Permainan (Game Theory) - Model Dilema Narapidana (Prisoners Dilemma Model) Soal Latihan (kasus) 1. Soal Sebuah perusahaan oligopolis menghadapi dua permintaan: Q1 = P adalah permintaan jika pesaing tidak bereaksi terhadap keputusan perusahaan. Q2 = 100 4P adalah permintaan jika pesaing bereaksi terhadap keputusan perusahaan. a) Gambarkan kurva permintaan dan penerimaan marjinal (MR) yang relevan bagi perusahaan.. b) Pada harga jual berapa pesaing akan bereaksi? c) Hitung interval harga jual yang menyebabkan perusahaan tidak akan mengubah output. Jawab : Diagram 11.6 a) Pada diagram11.6 kurva permintaan yang relevan adalah ABF (garis tebal). Di atas P* sampai di titik A, perilaku perusahaan tiodak mengundang reaksi pesaing, sehingga kurva permintaan yang relevan adalah AB. Jika perusahaan menetapkan harga di bawah P* pesaing akan bereaksi, karena itu kurva permintaan yang relevan adalah BF. Sehingga kurva MR yang relevan adalah ACDE>
24 b) Perusahaan pesaing akan bereaksi jika harga jual yang ditetapkan lebih rendah dari P*. Karena P* adalah titik potong Q1 dengan Q2 maka besarnya P* dapat diketahui: Q1 = P Q2 = 100 4P dimana Q1 = Q2 0 = P P* = 50/3 = 16 2/3 Pesaing akan bereaksi jika perusahaan menjual barang dengan harga lebih rendah dari 16 2/3 per unit. c) Dari jawaban (b), kita dapat megetahui jumlah output keseimbangan adalah: Q* = P = (16 2/3) = 33 1/3 unit Koordinat titik B adalah Pada Q = 33 1/3 dan P = 16 2/3 Tampak pada Diagram 11.6 interval harga di mana perusahaan tidak mengubah output adalah antara Pr sampai dengan Pe (yaitu pada MR yang vertikal CD) Pada posisi titik C (yaitu harga Pe): Berada pada MR! Pada saat Q = 33 1/3 MR1 = TR Q TR1 = P.Q Q = P P = 20-1/10Q TR1 = (20 1/10Q)Q = 20Q 1/10Q2 MR1 = TR1 = 20 1/5Q Q Q* = 33 1/3 MR1 = 20 1/5 (33 1/3) = 13 1/3 Jadi Pe = 13 1/3 Posisi titik D (yaitu harga Pr): Berada Pada MR2 pada saat Q = 33 1/3 MR2 = TR Q TR2 = P.Q Q = 100 4P P = 25 1/4Q TR2 = (25-1/4 Q)Q = 25Q 1/4Q2 MR2 = TR2 = 25 ½ Q Q Q* = 33 1/3 MR2 = 25 ½ (33 1/3) = 8 1/3 Jadi Pe = 8 1/3 Dengan demikian interval harga jual per unit di mana perusahaan tidak mengubah output adalh antara 8 1/3 sampai dengan 13 1/3 atau pada MR vertical yaitu CD.
25 PASAR FAKTOR PRODUKSI : TENAGA KERJA DAN TANAH 1. Konsep- konsep Dasar a. Faktor Produksi Sebagai Permintaan Turunan ( Derived Demand) b. Faktor Produksi Substitusi dan Komplemen (Substitutable and Complement Input). c. Hukum Pertambahan Hasil yang Makin Menurun (Law of Diminisihing Return) d. Efek Substitusi dan Efek Output (Substitution and Output Effect) 2. Faktor factor Penentu Permintaan terhadap Faktor Produksi (Input Demand Factors) a. Harga factor produksi b. Permintaan terhadap output c. Permintaan Terhadap Faktor Produksi lain d. Harga Faktor Produksi e. Kemajuan Teknologi 3. Penawaran Produksi Diagram 12.1.a tentang kurva penawaran tenaga kerja yang melengkung membalik (backward bending labour supply curve). Diagram 12.1.b Penawaran total tenaga kerja adalah total penawaran individu. Diagram 12.2 Dalam masyarakat yang miskin, kurva penawaran tenaga kerja dapat bersudut kemiringan (slope) negative. Jika upah makin rendah penawaran tenaga kerj makin meningkat.
26 4. Pasar Tenaga Kerja Berstruktur Persaingan Sempurna (Pure Competition Labour Market) a. Permintaan Tenaga Kerja dalam Model Satu Faktor Produksi Variabel (One Variabel Input Model) Penerimaan marjinal tenaga kerja (maginal revenue product of labour atau MRPL) adalah produksi marjinal dikalikan harga jual output (MP x P). Diagram 12.3 menunjukkan bahwa kurva MRPL. Diagram 12.3.b adalah kurva MP Diagram 12.3.a dikali harga jual (P) Diagram 12.4.a Perusahaan akan mencapai keseimbangan bila MRPL sama dengan upah tenaga kerja. Diagram 12.4.b Jika yang berubah adalh factor bukan harga (permintaan terhadap output berubah), kurva akan bergeser (shifting) ke kanan atau ke kiri bila permintaan terhadap output bertambah atau berkurang.
27 b. Permintaan Tenaga Kerja dalam Model Beberapa Faktor Produksi Variabel (Multi Variable Input Model) Diagram 12.5 a Kondisi awal keseimbangan pasar tenaga kerja, dimana total kesempatan kerja adalah L1 pada tingkat upah keseimbangan W1. kondisi keseimbangan perusahaan seperti pada diagram 12.5.b (titik A) dimana jumlah tenaga kerja yang digunakan L1. MRPL1 adalah MRP dengan jumlah barang modal (mesin) K1 5. Pasar Tenaga Kerja Berstruktur Monopoli (Monopolistic Labour Market) Dengan daya monopoli serikat pekerja dapat menentukan beberapa tingkat upah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Diagram 12.6.
28 6. Monopsoni (Monopsony) Adalah suatu keadaan di mana dalam pasar factor produksi (tenaga kerja) hanya ada satu pembeli (single buyer). Karena posisinya sebagai pembeli tunggal, monopsonis (pemilik daya monopsoni)mempunyai kemampuan menentukan upah. Diagram 12.7 juga terlihat keseimbangan monopsonis tercapai bila ME = MRPL. 7. Monopoli Bilateral (Bilateral Monopoly) Terjadi bila pekerja memiliki daya monopoli. Diagram 12.8 menunjukkan bahwa interval tingkat harga adalah antara Ws (tingkat harga yang diinginkan monopsonis) dengan Wm (tingkat harga yang diinginkan monopolis)
29 8. Pasar Tanah (Land Market) a. Model Sewa Tanah Richardo (Richardian Model) Diagram 12.9 menunjukkan bahwa tanah yang paling subur mempunyai struktur biaya yang paling murah (Diagram 12.9.a), sehingga dapat menghasilkan keuntungan bagi penyewanya. Tanah yang tidak subur akan menurunkan laba, bahkan merugikan penyewa (Diagram 12.9.b dan 12.9.c). Karena penawaran tanah terbatas (inelastic sempurna), maka penentuan tingkat sewa tanah berdasarkan kesuburan tanah. Secara matematis dapat dikatakan S = MRP tanah. Diagram menunjukkan secara grafis.
30 b. Kontekstualisasi Model Ricardo Diagram menunjukkan bila produktivitas tanah meningkat (MRP1 --- MRP2), harga sewa meningkat dari R1 ke R2
31 TEORI KESEIMBANGAN UMUM dan KESEJAHTERAAN EKONOMI Model keseimbangan umum yang paling sederhana digambarkan dalam diagram 13.1 berikut ini. 1. Efisiensi Pertukaran (Efficiency in Exchange) Perekonomian telah berjalan efisien bila: a. Terjadi mekanisme pertukaran yang efisien (efficiency In exchange) b. Produksi berjalan efisien(efficiency in production) Model Pertukaran Edgeworth (Edgeworth Box) Diagram 13.2 Dengan kotak Edgewroth kita dapat menganalisis proses pertukaran antar individu dalam perekonomian sampai mereka mencapai kondisi efisien.
32 Diagram Efisiensi Produksi (Efficiency in production) a. Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi (Input Efficiency) Penggunaan factor produksi dikatakan efisien secara teknis bila factor produksi yang digunakan untuk memproduksi output yang satu tidak dapat direalokasi untuk menambah output yang lain tanpa mengurangi produksi output yang bersangkutan. Diagram Diagram 13.5 Kurva PPF merupak kurva yang menunjukkan berbagai kemungkinan kombinasi produksi yang efisien, dengan jumlah factor factor produksi (tenaga kerja dan mesin)yang digunakan tidak berubah.
33 b. Efisiensi Output (Output Efficiency) 1. Barang dan jasa diproduksi dengan biaya paling rendah (minimum cost) 2. Produsen mencapai keseimbangan (producer s equilibrium), di mana MRTyx = Px/Py 3. Barang dan jasa yang diproduksi memenuhi kebutuhan konsumen untuk mencapai keseimbangan konsumen (consumer s equilibrium), dimana MRSyx = Px/Py Diagram 13.6 Kondisi keseimbangan tercapai di titik D, pada titik persinggungan kurva PPF dengan kurva indiferensi masyarakat (U1), dengan kombinasi output (X0,Y0) Keseimbangan ekonomi secara umum akan tercapai untuk semua barang yang ada dalam perekonomian, jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan. Pada saat itu MRTyx = MRSyx.
34 BARANG PUBLIK dan EKSTERNALITAS 1. Karekteristik Barang Publik a. Bersifat non rival (Non rivalry) Adalah barang yang dapat dikonsumsi bersamaan pada waktu yang sam tanpa saling meniadakan manfaat. b. Bersifat non eksklusif (Non exclusive) Seseorang tidak perlu membayar untuk menikmati manfaat barang public. Dua kemungkinan barang public semu adalah a. Bersifat rival, tetapi non eksklusif Tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan,namun untuk menikmatinya tidak harus membayar. b. Bersifat non rival, tetapi eksklusif Dapat dikonsumsi bersamaan,tetapi untuk menikmatinya harus membayar.
35 2. Efisiensi Penyediaan Barang Publik Diagram Masalah masalah dalam Penyediaan Barang Publik a. Pengukuran Permintaan Barang Publik b. Pendanaan c. Penyediaan dan Produksi Brang Publik 4. Eksternalitas, Efisiensi dan Keadilan Eksternalitas adalh kerugian atau keuntungan yang diderita atau dinikmati pelaku ekonomi karena tindakan pelaku ekonomi yang lain, yang tidak tercermin dalam harga pasar. Diagram 14.3 Eksternalitas merugikan
36 Diagram 14.4 Kurva permintaan adalh Dp. Penawaran diwakili oleh kurva S. keseimbangan terjadi pada saat jumlah pendidikan tinggu adalah Qp dan harga per unit adalah Pp. 5. Pilihan Masyarakat Kesulitan menentukan alokasi yang efisien dalam penyediaan barang publik menyebabkan masyarakat demokratis menempuh cara pemilihan suara.
37 Soal Latihan (kasus) 1. Soal Di Indonesia atas dasar peraturan pemarintah, TVRI dilarang menyiarkan iklan. Sebagai gantinya pemerintah memberikan anggaran operasional. Selanjutnya segai sumber penerimaan, perusaaan melakukan iuran TV bagi rakyat, tetapi prakteknya pemungutan iuran gagal,sehingga finsial Perjan TVRI kurang mandiri dibandingkan Stasiun TV swasta yang diizinkan menayangkan iklan. Jelaskan dengan Teori Barang Publik. Jawab: Siaran TV dapat merupakan barang public dan barang privat. Dilihat dari sisi pemirsa siran TV merupakan barang public. Sifat non eksklusif siaran Tv termasuk TVRI menyebabkan pen\mungutan iuran TV tidak efektif. Sebab tanpa harus membayar pemersi dapat menikmati siaran TVRI. Siaran TV meripakan barang privat (bersifat rival dan eksklusif. Bagi para pemasang iklan. Karena itu beban biaya bagi yang ingin memasang iklan sangat efektif 2. Soal Masyarakat desa Sukoharjo bermaksud membangun jalan desa berbahan pasir, batu dan aspal dengan cara swadaya. Masyarakat desa dapat dikelompokkan menjadi 20 masing masing mempunyai preferensi yang dapat diwakili permintaan terhadap jalan desa. Preferensi kelompok A :MA = 500 T Preferensi kelompok B : MB = 900 3T MA = manfaat marjinal kelompok A MB = manfaat marjinal kelompok B T = Panjang jalan desa dalam satuan meter Biaya diwakili dengan biaya marjinal konstan sebesar 400 (satuan ribu rupiah) Diminta: a. Menghitung panjang jalan yang efisien sesuai preferensi masyarakat desa b. Jika besarnya manfaat marjinal dianggap keinginan membayar biaya pembangunan jalan,berapa dana yang harus disumbangkan? Jawab: a. Panjang jalan desa yang efisien Diagram 14.7
38 - karena jalan desa merupakan barang public maka permintaan total (MT) adalah MA + MB MT = MA + MB = (500 T) + (900 3T) = T - jumlah jalan desa yang efisien tercapai pada MT = MC T = 400 4T = 1000 T = 250 Panjang jalan desa yang efisien adalah 250 m b. Biaya dan kontribusi Biaya pembangunan jalan desa adalah Rp ,00/m Jumlah dan dibuthkan 250 x Rp ,00 = Rp 100 juta Pada saat jumlah jalan 250m manfaat marjinal jalan untuk kelompok A Rp ,00/ m MA = 500 T = = 250 Manfaat total untuk kelompok A adalah 250 x = ,00 jadi kelompok A harus menyumbang Rp ,00 Manfaat marjinal kelompok B adalah Rp ,00/ m MB = 900 3T = = 150 Manfaat total untuk kelompok B adalah 250 x = , jadi kelompok B harus menyumbang Rp ,00
39 TEORI DISTRIBUSI PENDAPATAN dan KEMISKINAN 1. Efisiensi Versus Keadilan Kurva UPF menggambarkan tingkat pertukaran antara dua kelompok, dimana satu kelompok (kelompok A) Hanya dapat menaikkan utilitasnya bila utilitas kelompok lain (kelompok B) diturunkan. Diagram 15.1 Teori Keadilan a. Ajaran Egalitarian Keadilan tercapai bila setiap kelompok mendapat jumlah barang (kepuasan) yang sama. Titik E yang paling adil b. Ajaran Rawlsian Kondisi adil adalah bila tingkat utilitas masyarakat miskin dimaksimumkan. Titik D yang paling adil. c. Ajaran Orientasi Pasar Keadilan merupakan hasil interaksi permintaan dan penawaran. Titik titik di mana saja sepanjang garis UaUb adalah adil 2. Distribusi Pendapatan dan Kekayaan a. Konsep Pendapatan ada tiga sumber pendapatan RT 1. Pendapatan dari gaji dan upah - Keahlian - Mutu modal manusia - Kondisi kerja 2. Pendapatan dari asset produktif 3. Pendapatan dari pemerintah
40 b. Konsep Kekayaan c. Pendapatan Uang dan Pendapatan Ekonomi d. Kemiskinan e Pengukuran Distribusi Pendapatan 1. Kurva Lorenz 2. Koefisien Gini f. Pengukuran Distribusi Kekayaan 3. Redistribusi Pendapatan a. Pajak Progesif dan Subsidi - Sebagai sumber penerimaan pemerintah - Mengendalikan keinginan bekerja b. Pro kontra Redistribusi Pendapatan
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA Jumlah output yang diproduksi perusahaan agar mencapai laba maksimal adalah pada saat MR=MC.Ekstrim pertama, perusahaan berada dalam pasar persaingan sempurna (perfect competition),
Teori Pasar Persaingan.
Teori Pasar Persaingan www.aeunike.lecture.ub.ac.id Kondisi ekstrim 1 perfect competition >>> jumlah perusahaan banyak namun kemampuan sangat kecil untuk mempengaruhi harga pasar. Kondisi ekstrim 2 Monopoli
TEORI PRODUKSI. Teory Biaya produksi
KATA PENGANTAR Ekonomi adalah bagian terpenting dalam kehidupan sejak zaman dahulu. Perputaran kehidupan terus mengakibatkan banyak perubahan terutama dalam kebutuhan manusia. Ekonomi mempelajari bagai
PENGANTAR EKONOMI MIKRO DEWI TAURUSYANTI, MM.,SE. STRUKTUR PASAR -PASAR PERSAINGAN SEMPURNA-
PENGANTAR EKONOMI MIKRO DEWI TAURUSYANTI, MM.,SE. STRUKTUR PASAR -PASAR PERSAINGAN SEMPURNA- DI SUSUN OLEH : KELOMPOK 9 SANIA MASTIA JAYANTI (0221 11 235) ROSYIFAH WULANDINY (0221 11 237) IRIANI MURIB
Materi 8 Ekonomi Mikro
Materi 8 Ekonomi Mikro Pasar Persaingan Sempurna Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami metode dan model pasar persaingan sempurna dalam : Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna,
TEORI PASAR. Materi Presentasi. Pasar Persaingan Sempurna Pasar Monopoli Pasar Monopolistis Pasar Oligopoli. Sayifullah, SE., M.
TEORI PASAR Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Pasar Persaingan Sempurna Pasar Monopoli Pasar Monopolistis Pasar Oligopoli 1 Teori Pasar Pasar Persaingan Sempurna Pasar Persaingan Tidak Sempurna
STRUKTUR PASAR DAN STRATEGI PENETAPAN HARGA. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Suhardi, S.Pt.,MP
STRUKTUR PASAR DAN STRATEGI PENETAPAN HARGA Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Suhardi, S.Pt.,MP Materi : Pengertian Struktur Pasar Bentuk Pasar Maksimisasi Keuntungan Metode
PASAR MONOPOLI, OLIGOPOLI, PERSAINGAN SEMPURNA
PASAR MONOPOLI, OLIGOPOLI, PERSAINGAN SEMPURNA P E R T E M U A N 6 N I N A N U R H A S A N A H, S E, M M MONOPOLI Bahasa Yunani monos polein artinya menjual sendiri Penguasaan atas produksi dan atau pemasaran
Kapita Selekta Ilmu Sosial
Modul ke: Kapita Selekta Ilmu Sosial Bentuk Bentuk Pasar Fakultas ILMU KOMUNIKASI Finy F. Basarah, M.Si Program Studi Penyiaran Bentuk Bentuk Pasar Kapita Selekta Ilmu Sosial Ruang lingkup Pasar persaingan
Pertemuan Ke 5. Bentuk Pasar
Pertemuan Ke 5 Bentuk Pasar Berdasarkan jumlah penjual yang ada, struktur pasar output dibedakan menjadi empat, yaitu : 1. Pasar Persaingan Sempurna (perfect competitive market) : pasar dengan jumlah penjual
Tugas Pengantar Ekonomi
Tugas Pengantar Ekonomi Pasar Persaingan Sempurna dan Monopoli Disusun oleh: - Tatri Fajar Afinda - Amalia Sharfina Sarnyoto - Khairan Afif Mahadika - Bagus Yogatama FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS
c. Konflik Efisiensi- Keadilan
asar persaingan sempurna adalah pasar yang memiliki mobilitas sempurna dari sumber daya serta adanya pengetahuan yang sempurna baik pembeli maupun penjual,sehingga kekuatan permintaan dan penawaran dapat
Struktur pasar dan karakteristik pasar persaingan sempurna
BAB 5 PASAR PERSAINGAN 1. PASAR PERSAINGAN SEMPURNA Struktur pasar dan karakteristik pasar persaingan sempurna Dalam kegiatan dunia usaha, kita melihat banyak perusahaan yang menjual produk tertentu. Ketika
STRUKTUR PASAR & LABA MAKSIMUM
STRUKTUR PASAR & LABA MAKSIMUM Lecturer Notes by Rini Setyo W, SE.MM FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Pasar Adalah suatu institusi atau badan yg menjalankan aktivitas jual beli barang 2 dan/atau
Materi 11 Ekonomi Mikro
Materi 11 Ekonomi Mikro Pasar Oligopoli Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami : - Ruang Lingkup Pasar Oligopoli - Karakteristik Pasar Olipogoli - Faktor-faktor Penyebab Terbentuknya
Pengantar Ekonomi Mikro
Pengantar Ekonomi Mikro Modul ke: 12Fakultas Ekonomi & Bisnis Menjelaskan Teori Produksi Tentang Kondisi Persaingan Sempurna Abdul Gani, SE MM Program Studi Manajemen Jenis-Jenis Pasar Pasar Persaingan
Materi 10 Ekonomi Mikro
Materi 10 Ekonomi Mikro Pasar Persaingan Monopolistik Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami: - Pasar Persaingan Monopolistik - Karakteristik Pasar Persaingan Monopolistik - Keseimbangan
Perusahaan, Produksi, dan Biaya
Perusahaan, Produksi, dan Biaya Perusahaan adalah kesatuan teknis, yang bertujuan untuk menghasilkan benda-benda atau jasa. Perusahaan ingin mencapai laba setinggi mungkin. Pengertian sehari-hari, laba
TEORI PASAR. Pengantar Ilmu Ekonomi
TEORI PASAR Pengantar Ilmu Ekonomi Pasar Secara Sederhana Tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Secara Luas (W.J. Stanton ) orang-orang yang mempunyai
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA Tugas Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro Disusun Oleh : Asep Prianto (113020061) Elis Sri Maryanti (113020064) Farhatul Aini (113020062) Zahra Adzkia (113020063) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS
7/11/2013
1 [email protected] 2 Pasar Psr: : keslrhan D & S brg/js or FP ttt. Arti sempit: : tempat dimana brg/js dip jualbelikan Arti luas: : proses di mana p beli & p jual mlakukan transaksi utk menent
Persaingan Monopolistik dan Oligopoli. Abd. Jamal, S.E., M.Si
Persaingan Monopolistik dan Oligopoli Abd. Jamal, S.E., M.Si http://abdjamal1966.wordpress.com [email protected] [email protected] Jenis Struktur Pasar 1. Persaingan Monopoli (Monopolistic Competition)
Pasar Persaingan Monopolistik
Pasar Persaingan Monopolistik Adalah struktur pasar di mana terdapat cukup banyak perusahaan yang menjual produk-produk yang mirip satu sama lain, namun tidak identik. Teori pasar persaingan monopolistik
PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIK
PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIK Pasar Persaingan Monopolistik Adalah struktur pasar di mana terdapat cukup banyak perusahaan yang menjual produk-produk yang mirip satu sama lain, namun tidak identik. Teori
Bentuk-Bentuk Pasar. Categories : Bentuk-Bentuk Pasar. ekonomi.
http://www.plengdut.com/2013/01/bentuk-bentuk-pasar.html Bentuk-Bentuk Pasar Diposkan oleh irmawan hadi saputra di 7:29 PM Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook Categories : Bentuk-Bentuk
STRUKTUR PASAR I. Beberapa asumsi yang diperlukan dalam menganalisa struktur pasar : PRICE MAKERS
Bentuk Bentuk asar erfect Competition Monopoly Monopolistic Competition Oligopoli STRUKTUR ASAR I Beberapa asumsi yang diperlukan dalam menganalisa struktur pasar : RICE TAKERS RICE MAKERS Asumsi erfect
Definisi Pasar Monopoli
Struktur Pasar Definisi Pasar Monopoli suatu bentuk pasar dimana dalam suatu industri hanya terdapat sebuah perusahaan dan produk yang dihasilkan tidak memiliki pengganti yang sempurna Karakteristik Pasar
Topik 6. PENENTUAN HARGA PRODUK PERTANIAN: Oligopoly Monopolistic competition
Topik 6. PENENTUAN HARGA PRODUK PERTANIAN: Oligopoly Monopolistic competition Yaitu : berbagai aspek yang ada di pasar yang dapat mempengaruhi para pelaku di pasar Pelaku Pasar : a. Produsen b. Konsumen
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA Struktur Pasar Faktor-faktor yang membedakan bentuk pasar 1. Ciri-ciri barang yang dihasilkan 2. Banyaknya perusahaan dalam industri 3. Tingkat kesulitan perusahaan baru dalam
Pasar Persaingan Sempurna(Perfect Competition)
Pasar Persaingan Sempurna(Perfect Competition) PertemuanVII Tujuan Memahami definisi (perfect competition) Menjelaskan bagaimana perusahaan mengambil keputusan dan mengapa terjadi pemberhentian kerja dan
Apakah yang disebut dengan oligopoli?
Oligopoly Apakah yang disebut dengan oligopoli? Pasar dengan beberapa perusahaan, yang masing-masing menjual dalam jumlah yang cukup signifikan Dengan demikian keputusan tiap perusahaan dapat mempengaruhi
Materi 9 Ekonomi Mikro
Materi 9 Ekonomi Mikro Pasar Monopoli Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami pasar monopoli : - Faktor faktor Penyebab Terbentuknya Monopoli - Permintaan dan Penerimaan Perusahaan
Bab 10 Struktur Pasar: Pasar Persaingan Sempurna, Monopoli & Monopolistik. Ekonomi Manajerial Manajemen
Bab 10 Struktur Pasar: Pasar Persaingan Sempurna, Monopoli & Monopolistik 1 Ekonomi Manajerial Manajemen 2 Struktur Pasar & Tingkat Persaingan Proses dimana tingkat harga dan output ditentukan sangat dipengaruhi
ekonomi Kelas X STRUKTUR PASAR K TSP & K-13 A. PENGERTIAN DAN FUNGSI PASAR B. STRUKTUR PASAR Tujuan Pembelajaran
K TSP & K-13 Kelas X ekonomi STRUKTUR PASAR Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan menjelaskan bentuk- bentuk pasar dalam struktur pasar yang ada di masyarakat.
November 1, 2012 DIE-FEUI. Kuliah ke-8: Monopoli dan Monopsoni. Rus an Nasrudin. Outline. Kekuatan Pasar. Sumber Konsekuensi dari Monopoli Monopoli
dan Pasar: dan DIE-FEUI November 1, 2012 dan Pasar: 1 2 3 dengan : Rujukan dan Pasar: Pindyck Bab 10 dan Bab 11 Apa itu monopoli dan apa itu kekuatan pasar? dan Pasar: Struktur pasar yang hanya terdiri
a b Penawaran : Jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu
G. Aplikasi Fungsi dalam Bisnis dan Ekonomi. Permintaan (Demand) dan Penawaran (Supply) Permintaan : Sejumlah barang yang diminta konsumen pada tingkat harga tertentu. Hukum Permintaan (Demand): Apabila
STRUKTUR PASAR PERSAINGAN MONOPOLI
STRUKTUR PASAR PERSAINGAN MONOPOLI TIU : Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat memahami tentang konsep pasar persaingan monopoli, mampu menghitung tingkat harga baik dalam jangka pendek dan jangka
VII. STRUKTUR PASAR Pasar Persaingan Sempurna
Kardono-nuhfil 1 VII. STRUKTUR PASAR Pasar output adalah pertemuan antara permintaan output dan penawaran output. Pada sisi permintaan, pasar output mempunyai ciri-ciri yang sama, yaitu bahwa permintaan
Materi 4 Ekonomi Mikro
Materi 4 Ekonomi Mikro Teori Produksi Tujuan Pembelajaran : Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami analisis ekonomi konsep biaya, biaya produksi jangka pendek dan panjang. Mahasiswa dapat memahami konsep
BIAYA PRODUKSI. Tim Teaching: DR. Ir. HARSUKO RINIWATI, MP ZAINAL ABIDIN, S.Pi, MP, M.BA
BIAYA PRODUKSI Tim Teaching: DR. Ir. HARSUKO RINIWATI, MP ZAINAL ABIDIN, S.Pi, MP, M.BA Kurva biaya produksi adalah: Kurva yang menunjukkan hubungan antara jumlah biaya/ongkos produksi yang dikeluarkan
PELATIHAN OLIMPIADE EKONOMI PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS PROVINSI. HARI/TANGGAL : Kamis/ 24 MEI JUMLAH SOAL : 50 butir
PELATIHAN OLIMPIADE EKONOMI PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS PROVINSI HARI/TANGGAL : Kamis/ 24 MEI 2012 WAKTU : 120 MENIT JUMLAH SOAL : 50 butir Pilihlah satu jawaban yang paling tepat pada soal di bawah ini!
Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and Pertloff 4 th ed Chapter 4, # 105-
Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and Pertloff 4 th ed. 2005 Chapter 4, # 105- Heinrich von Stackelberg (1934) Supply side banyak sedikit satu Demand side banyak Persaingan sempurna
Bab 10 PASAR MONOPOLI
Bab 10 PASAR MONOPOLI Pasar Monopoli Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga
HUKUM PERMINTAAN PENAWARAN, KONSEP ELASTISITAS, MACAM-MACAM BIAYA, STRUKTUR PASAR DAN PENGERTIAN UANG
TUGAS MAKALAH HUKUM PERMINTAAN PENAWARAN, KONSEP ELASTISITAS, MACAM-MACAM BIAYA, STRUKTUR PASAR DAN PENGERTIAN UANG Mata Kuliah : Teori Organisasi Umum 2 Nama: Fadli Saldi NPM : 18109015 Kelas : 2KA01
Persaingan Sempurna Persaingan Monopolistik Oligopoli Monopoli
Struktur Pasar POKOK BAHASAN Struktur Pasar dan Tingkat Persaingan Pasar Persaingan Sempurna Arti dan Nilai Penting Persaingan Sempurna Penentuan Harga dan Output Analisis Jangka Pendek & Kurva Penawaran
Pasar adalah tempat atau sarana bertemunya penjual dan pembeli baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan transaksi jual/beli
TEORI EKONOMI MIKRO Pasar adalah tempat atau sarana bertemunya penjual dan pembeli baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan transaksi jual/beli Sebuah pasar dapat terjadi jika terdapat
Proses dimana tingkat harga dan output ditentukan sangat dipengaruhi oleh struktur pasarnya Pasar: terdiri atas pembeli dan penjual aktual maupun
Proses dimana tingkat harga dan output ditentukan sangat dipengaruhi oleh struktur pasarnya Pasar: terdiri atas pembeli dan penjual aktual maupun potensial suatu produk tertentu Struktur Pasar: mengacu
ekonomi Kelas X INTERVENSI PEMERINTAH DALAM KESEIMBANGAN PASAR K-13 Semester 1 Kelas X IPS SMA/MA Kurikulum 2013 A.
K-13 Kelas X ekonomi INTERVENSI PEMERINTAH DALAM KESEIMBANGAN PASAR Semester 1 Kelas X IPS SMA/MA Kurikulum 2013 Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan menjelaskan
Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global
Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global Bab 8: Struktur Pasar Pokok Bahasan Struktur Pasar dan Tingkat Persaingan Pasar Persaingan Sempurna Arti dan Nilai Penting Persaingan Sempurna Penentuan Harga
Bahan ajar Pengantar ekonomi dan manajemen 2. Nur RACHMAD [STRUKTUR PASAR] Pertemuan 8 dan 9
2015 Bahan ajar Pengantar ekonomi dan manajemen 2 Nur RACHMAD [STRUKTUR PASAR] Pertemuan 8 dan 9 2 Pengertian Pasar STRUKTUR PASAR Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli)
BAB II TINJAUAN LITERATUR
BAB II TINJAUAN LITERATUR II.1 Monopoli Sebuah perusahaan disebut melakukan monopoli apabila perusahaan tersebut menjadi satu satunya penjual produk di pasar, dan produk tersebut sendiri tidak memiliki
Ekonomi Mikro. Monopoli
Ekonomi Mikro Monopoli Definisi pasar monopoli Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana dalam sebuah industri hanya terdapat sebuah perusahaan dan produk yang dihasilkan tidak memiliki pengganti yang
Gambar 1. Kurva Permintaan
APLIKASI FUNGSI PADA MATEMATIKA EKONOMI. Fungsi Permintaan dan Penawaran Hukum permintaan menyatakan bahwa semakin tinggi harga barang (P) maka permintaan barang tersebut () akan menurun. Semakin rendah
monopolistik - Pasar oligopoli
STRUKTUR PASAR Ari Darmawan, Dr. S.AB, M.AB Email: [email protected] A. PENDAHULUAN B. STRUKTUR PASAR - Pasar persaingan sempurna - Pasar monopoli - Pasar persaingan monopolistik - Pasar oligopoli
Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and Pertloff 4 th ed Chapter 4, # 88 -
Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and ertloff 4 th ed. 2005 Chapter 4, # 88 - Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and ertloff 4 th ed. 2005 Chapter 4, # 88 - Monopoli
PASAR (MARKET) I. Pasar Bersaing Sempurna (Perfect Competition). Ciri/syarat adanya Pasar Bersaing Sempurna adalah :
1 PASAR (MARKET) Mengelola Perusahaan didalam Pasar yang Bersaing Sempurna (Perfect Competition), Monopoli (Monopolistic), dan yang Monopoli Bersaing ( Monopolistically Competitive). Pendahuluan : Apabila
Telkom University Alamanda
Telkom University Alamanda 2 Tujuan Mahasiswa diharapkan mampu: Memahami fungsi non-linear Menerapkan fungsi non-linear dalam ilmu ekonomi 3 Hubungan Non-Linear Ada 4 macam bentuk fungsi non-linear yang
TEORI PASAR. Pengantar Ilmu Ekonomi
TEORI PASAR Pengantar Ilmu Ekonomi Pasar Secara Sederhana Tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Secara Luas (W.J. Stanton ) orang-orang yang mempunyai
Struktur Pasar dan Conduct
Struktur Pasar dan Conduct sayifullah Pasar? Konteks di mana para penjual dan pembeli melakukan pertukaran secara sukarela. Pasar = penawaran + permintaan. Dalam ekonomi industri, pasar = industri. 1 Permintaan
Permintaan, Penawaran dan Keseimbangan Pasar
Permintaan, Penawaran dan Keseimbangan Pasar Selain berbentuk fungsi linier, permintaan dan penawaran dapat pula berbentuk fungsi non linier. Fungsi permintaan dan fungsi penawaran yang kuadratik dapat
III. KERANGKA TEORI. sisi produksi maupun pasar, disajikan pada Gambar 1. Dari sisi produksi,
III. KERANGKA TEORI Pasar jagung, pakan dan daging ayam ras di Indonesia dapat dilihat dari sisi produksi maupun pasar, disajikan pada Gambar 1. Dari sisi produksi, keterkaitan ketiga pasar tersebut dapat
MODEL OLIGOPOLI DASAR
MAKALAH MODEL OLIGOPOLI DASAR DISUSUN OLEH : FIFI APRILIA NURUL AINI NIM: 041624253005/ KELAS B TUSTA CITTA IHTISAN TRI PRASIDYA NIM: 041624253009/ KELAS B SESILIA ADRIANA ARIF NIM: 041624253012/ KELAS
MARKET STRUCTURE AND PRICING PRACTICES
MARKET STRUCTURE AND RICING RACTICES DR. MOHAMMAD ABDUL MUKHYI, SE., MM 1 ASAR ERSAINGAN SEMURNA Sifat-sifat : 1. Komoditas homogen 2. Jumlah penjual dan pembeli banyak 3. erusahaan adalah penerima harga
Kuliah ke-9. Persaingan Monopolistik & Oligopoli
Kuliah ke-9 Persaingan Monopolistik & Oligopoli Persaingan Monopolistik Definisi Pasar Persaingan Monopolistik adalah pasar yang di dalamnya terdapat beberapa penjual, dengan free entry dan free exit dan
Ekonomi Mikro. Struktur Pasar
Ekonomi Mikro Struktur Pasar Faktor-faktor yang membedakan bentuk pasar 1. Ciri-ciri barang yang dihasilkan 2. Banyaknya perusahaan dalam industri 3. Tingkat kesulitan perusahaan baru dalam memasuki industri
TEORI PASAR (STRUKTUR PASAR)
TEORI PASAR (STRUKTUR PASAR) www.mercubuana.ac.id 1. PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (Perfect Competitive Market) 2. PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA (Imperfect Competitive Market) 2.1. Pasar Monopoli 2.2. Pasar
Pasar Oligopoli & Arsitektur Perusahaan. Dr. Muh. Yunanto, MM Pertemuan ke-8
Pasar Oligopoli & Arsitektur Perusahaan Dr. Muh. Yunanto, MM Pertemuan ke-8 ASUMSI YANG MELANDASI BENTUK-BENTUK PASAR No Asumsi-asumsi Persaingan Sempurna Monopolistik Oligopoli Monopoli 1 Banyaknya Penjual
Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competitive Market)
asar ersaingan Sempurna (erfect Competitive Market) http://abdjamal1966.wordpress.com [email protected] [email protected] Ciri asar ersaingan Sempurna 1. Banyak pembeli dan penjual (large number of buyers
Kuliah V-Analisis Perilaku Produsen: Biaya Produksi
Kuliah V-Analisis Perilaku Produsen: Biaya Produksi DIE-FEUI March 13, 2013 1 Beberapa Definisi Ukuran SR vs LR Ilustrasi 2 Biaya dalam jangka pendek Kurva biaya dalam jangka pendek Antara AC dan MC 3
PELATIHAN OLIMPIADE EKONOMIPERSIAPAN OLIMPIADE SAINS PROVINSI. HARI/TANGGAL : Jumat / 25 MEI JUMLAH SOAL : 50 butir
PELATIHAN OLIMPIADE EKONOMIPERSIAPAN OLIMPIADE SAINS PROVINSI HARI/TANGGAL : Jumat / 25 MEI 2012 WAKTU : 120 MENIT JUMLAH SOAL : 50 butir Pilihlah satu jawaban yang paling tepat pada soal di bawah ini!
PRODUKSI TOTAL, PRODUKSI MARJINAL DAN PRODUK RATA RATA Hints :
ANALISA PRODUKSI Fungsi produksi : Suatu fungsi yang menunjukkan hubungan fisik antara input yang digunakan untuk menghasilkan suatu tingkat output tertentu. Konsep konsep penting dalam analisa produksi
BAB 4 TEORI PRODUKSI DAN BIAYA PRODUKSI
BAB 4 TEORI PRODUKSI DAN BIAYA PRODUKSI 1. BENTUK ORGANISASI PERUSAHAAN Ada tiga bentuk organisasi perusahaan yang pokok, yaitu: Perusahaan Perseorangan Adalah suatu organisasi yang dimiliki oleh seseorang.
PENERAPAN EKONOMI FUNGSI NON LINIER
PENERAPAN EKONOMI FUNGSI NON LINIER Pertemuan 3 LOGO Farah Alfanur Fungsi Penerimaan Fungsi Biaya Fungsi Penawaran Fungsi Permintaan 2 PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR Permintaan dan penawaran
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI
MC ATC AVC AFC Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc. PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI Biaya Produksi Slide 2 Biaya adalah dana yang dikeluarkan dalam mengorganisir dan menyelesaikan
KLASIFIKASI STRUKTUR PASAR
1 KLASIFIKASI STRUKTUR PASAR Struktur pasar menggambarkan tingkat persaingan di suatu pasar barang atau jasa tertentu. yang ingin dan mampu untuk membeli serta menjual suatu produk tertentu. Suatu pasar
Penggunaan Turunan dalam Ekonomi
Penggunaan Turunan dalam Ekonomi Dalam ilmu ekonomi konsep turunan pertama dari suatu fungsi dapat digunakan untuk mendapatkan ongkos marjinal, pendapatan marjinal, elastisitas, hasrat menabung marjinal,
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Nama Mata Kuliah / Kode Mata Kuliah : PENGANTAR EKONOMI MIKRO / MKKK 203 3 SKS Deskripsi Singkat : Mata Kuliah Keahlian
Keseimbangan Umum. Rus an Nasrudin. Mei Kuliah XII-2. Rus an Nasrudin (Kuliah XII-2) Keseimbangan Umum Mei / 20
Keseimbangan Umum Rus an Nasrudin Kuliah XII-2 Mei 2013 Rus an Nasrudin (Kuliah XII-2) Keseimbangan Umum Mei 2013 1 / 20 Outline 1 Pendahuluan 2 Konsep Keseimbangan Umum 3 Permintaan dan Penawaran dalam
III. KERANGKA TEORITIS
III. KERANGKA TEORITIS 3.. Penurunan Fungsi Produksi Pupuk Perilaku produsen pupuk adalah berusaha untuk memaksimumkan keuntungannya. Jika keuntungan produsen dinotasikan dengan π, total biaya (TC) terdiri
Teori Produksi dan Biaya. Pertemuan 5
Teori Produksi dan Biaya Pertemuan 5 Fungsi Produksi Fungsi Produksi menunjukkan hubungan antara jumlah faktor produksi (input) yang digunakan dengan jumlah barang atau jasa (output) yang dihasilkan. Short
VI. BIAYA PRODUKSI DAN PENERIMAAN
Nuhfil1 6.1. Macam-Macam Biaya Produksi VI. BIAYA PRODUKSI DAN PENERIMAAN Biaya produksi adalah semua pengeluaran perusahaan untuk memperoleh faktorfaktor produksi yang akan digunakan untuk menghasilkan
Bab 11 Struktur Pasar : Pasar Oligopoli
Bab 11 Struktur Pasar : Pasar Oligopoli 1 Ekonomi Manajerial Manajemen 2 Oligopoli: Arti & Sumbernya Oligopoli ada suatu bentuk organisasi pasar dimana penjual atas sebuah produk yang homogen atau terdiferensiasi
Teori Harga Fungsi Linear
Teori Harga Fungsi Linear Matematika Ekonomi LOGO Osa Omar Sharif Teori Permintaan Teori permintaan Menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan (jumlah barang yang diminta pembeli) dan harga.
Kebutuhan manusia Pengertian kebutuhan Macam-macam kebutuhan
1. Mengidentifikasi manusia Karakteristik OSN Ekonomi menurut jenjang Tingkat Kabupaten/Kota Tingkat Provinsi Tingkat Nasional Kebutuhan manusia Pengertian Macam-macam 1. Mengidentifikasi manusia Kebutuhan
SILABUS OLIMPIADE EKONOMI. : 120 menit tingkat kabupaten/kota dan provinsi. 150 menit tingkat nasional
SILABUS OLIMPIADE EKONOMI Bidang studi Jenjang Alokasi waktu : Ekonomi : SMA/MA : 120 menit tingkat kabupaten/kota dan provinsi 150 menit tingkat nasional Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran 1. Mengidentifikasi
TEORI KESEIMBANGAN UMUM DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI
TEORI KESEIMBANGAN UMUM DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah mikro ekonomi Disusun Oleh: 1) Irwan Sudara ( 41152010090149 ) 2) Sanda Nugraha ( 41152010090145) Universitas
TEORI PASAR. Wawong Dwi Ratminah Prodi Teknik Pertambangan FTM, UPN Veteran Yogyakarta
TEORI PASAR Wawong Dwi Ratminah Prodi Teknik Pertambangan FTM, UPN Veteran Yogyakarta PASAR Secara Sederhana : Tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa.
Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and Pertloff 4 th ed Chapter 4, #
Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and Pertloff 4 th ed. 2005 Chapter 4, # 110-120 Apakah yang akan terjadi pada monopolijika ada perusahaan lain dengan biaya produksi yang lebih tinggi,
Add your company slogan. Biaya. Teori Produksi LOGO
Add your company slogan Biaya Teori Produksi LOGO Asumsi Dalam pembahasan ekonomi, perusahaan selalu diasumsikan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungannya. Perusahaan yang didirikan tidak untuk mendapatkan
BAB VI Struktur Pasar
BAB VI Struktur Pasar 6.1. Pengertian Struktur Pasar Di stasiun televisi sering kita melihat iklan yang mencerminkan persaingan di pasar produk masing-masing, misalnya persaingan yang sangat ketat di pasar
B A B VII. Jika TC = TC(Q), maka. Dan jika TR = TR(Q), maka
B A B VII 7.1. KONSEP MARGINAL Biaya marginal (marginal cost atau MC) dalam ilmu ekonomi didefinisikan sebagai perubahan dalam biaya total (total cost atau TC) yang terjadi sebagai akibat dari produksi
Review Materi. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB
Review Materi Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB Teori Produksi Bentuk-bentuk organisasi perusahaan Perseorangan Persekutuan Perseroan Terbatas BUMN Koperasi Teori produksi neoklasik Fokus pada penentuan
Pengantar Ekonomi Mikro
Pengantar Ekonomi Mikro Modul ke: 14Fakultas Ekonomi & Bisnis Menjelaskan Struktur Pasar Oligopoli Abdul Gani, SE MM Program Studi Manajemen Pengertian Pasar Oligopoli Pasar Oligopoli adalah : struktur
BAB II TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. terdahulu oleh Arifatul Chusna (2013) dalam penelitiannya Pengaruh Laju
BAB II TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS A. Tinjauan Penelitian Terdahulu Dalam melakukan penelitian ini diambil acuan dari penelitian terdahulu oleh Arifatul Chusna (2013) dalam penelitiannya Pengaruh Laju
BAB VI FUNGSI KUADRAT (PARABOLA)
BAB VI FUNGSI KUADRAT (PARABOLA) Secara umum, persamaan kuadrat dituliskan sebagai ax 2 + bx + c = 0 atau dalam bentuk fungsi dituliskan sebagai f(x) = ax 2 + bx + c, dengan a, b, dan c elemen bilangan
MODUL PRAKTIKUM EKONOMI MIKRO
MODUL PRAKTIKUM EKONOMI MIKRO TIM PENYUSUN PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2009 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat
PERILAKU KONSUMEN. A. Pengertian Konsumen dan Perilaku Konsumen
PERILAKU KONSUMEN A. Pengertian Konsumen dan Perilaku Konsumen Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang
Biaya variabel dapat dihitung dari penurunan rumus menghitung biaya total, yaitu:
Pilihan Ganda Hal 226 1. Yang manakah dari yang berikut digolongkan sebagai biaya tetap? a. Sewa Pabrik. 2. Biaya marjinal akan mulai meningkat pada ketika... b. Biaya Produksi Total Mencapai Maksimum.
Teori Ekonomi Mikro Biaya Produksi & Memaksimalkan Laba. Dosen: Irawan, S.I.A., M.A.
Teori Ekonomi Mikro Biaya Produksi & Memaksimalkan Laba Dosen: Irawan, S.I.A., M.A. A. Biaya Produksi Jangka Pendek Biaya Total Biaya Marjinal Biaya Rata-Rata TC = FC + VC TC = Biaya Total FC = Biaya Tetap
Biaya produksi jangka pendek vs biaya produksi jangka panjang. Biaya produksi jangka pendek (satu input bersifat variabel)
Biaya Produksi Sayifullah [email protected] Materi Presentasi Konsep biaya dalam ilmu ekonomi Biaya produksi jangka pendek vs biaya produksi jangka panjang Biaya produksi jangka pendek (satu input bersifat
