EFFECT OF CIGARETTE SMOKE IN QUALITY AND QUANTITY SPERMATOZOA
|
|
|
- Indra Kurnia
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 [ARTIKEL REVIEW] EFFECT OF CIGARETTE SMOKE IN QUALITY AND QUANTITY SPERMATOZOA Pradila Desty Sari Faculty Medicine of Lampung University Abstrack Cigarette is one of the processed tobacco with or without the use of additives. Globally, people use cigarette increasely but the prevalence of smokers in developed countries would be reduced. WHO tells that the number of smokers increased by 2.1 percent per year in developing countries,while in developed countries this figure declined about 1.1 percent per year. Cigarettes cause cell damage because cigarettes contain ingredients that can form free radicals. Free radicals are products formed by chemical reactions in the body (eg, cell metabolism, respiration, excessive exercise) and from the environment polluted by smoke and fumes. Smoke contains many chemicals include nicotine, carbon monoxide, tar and others. So that the effects of these chemicals can disturb the quality and quantity (number, motility and morphology) spermatozoa and damage to the cells of the testes. Free radicals from increasing smoke called ROS. It has the effects in the sperm that can damage deoxyribonucleic acid (DNA) and cell apoptosis sperma. Smoke influences agglutination of sperm that causes decrease in sperm motility. Keyword : smoke, quality, quantity, spermatozoa. Abstrak Rokok adalah salah satu hasil olahan tembakau dengan menggunakan bahan ataupun tanpa bahan tambahan. Secara global, penggunaan rokok memang meningkat tetapi prevalensi perokok di negara maju justru berkurang. WHO menyebutkan, jumlah perokok meningkat 2,1 persen per tahun di negara berkembang sedangkan di negara maju angka ini menurun sekitar 1,1 persen per tahun. Rokok menyebabkan kerusakan sel karena dalam rokok mengandung bahan yang dapat membentuk radikal bebas. Radikal bebas adalah produk yang terbentuk dari proses reaksi kimia dalam tubuh (misalnya metabolisme sel, pernapasan, olah raga yang berlebihan) dan juga dari lingkungan yang terpolusi oleh asap rokok dan asap kendaraan. Asap rokok mengandung berbagai bahan kimia antara lain nikotin, karbon monoksida, tar dan lain-lain sehingga efek bahan kimia tersebut ternyata dapat menganggu kualitas dan kuantitas (jumlah, motilitas dan morfologi) spermatozoa epididimis dan menyebabkan kerusakan sel-sel testis. Radikal bebas yang berasl dari asap rokok yang mengalami peningkatan disebut sebagai ROS. ROS memiliki efek didalam sperma dapat merusak deoxyribonucleic acid (DNA) dan apoptosis sel sperma.paparan asap rokok juga menyebabkan aglutinasi sperma sehingga berakibat terhadap menurunnya motilitas sperma. Kata kunci : asap rokok, kualitas, kuantitas,, spermatozoa. Koresponden : Pradila Desty Sari [email protected] Pendahuluan Menurut WHO, penggunaan rokok memang meningkat tetapi prevalensi perokok di negara maju justru berkurang. Lebih dari 80 persen perokok di seluruh dunia hidup di negara berkembang. 1 Laporan WHO menyebutkan, jumlah perokok meningkat 2,1 persen per tahun di negara berkembang sedangkan dinegara maju angka ini menurun sekitar 1,1 persen per tahun. 2 Rokok merupakan salah satu penyebab kerusakan sel karena dalam rokok mengandung bahan yang dapat membentuk radikal bebas. Radikal bebas adalah produk antara yang terbentuk dalam berbagai proses reaksi kimia dalam tubuh (misalnya metabolisme sel, pernapasan, olah raga yang berlebihan) dan juga dari lingkungan yang terpolusi oleh asap J MAJORITY Volume 3 Nomor 7 Desember
2 rokok, asap kendaraan, bahan pencemar dan juga radiasi. 3 DISKUSI Jenis jenis rokok berdasarkan bahan baku dan isi: a. Rokok putih : rokok yang bahan baku dan isinya adalah hanya bahan tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. b. Rokok kretek : rokok yang bahan baku dan isinya adalah bahan tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. c. Rokok Klembak : rokok yang bahan baku dan isinya adalah bahan tembakau, cengkeh dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. 4 Kandungan asap rokok antara lain : a. Nikotin merupakan alkaloid yang bersifat stimulan dan pada dosis tinggi bersifat racun. Zat ini hanya ada dalam tembakau, sangat aktif dan mempengaruhi otak atau susunan saraf pusat. b. Amonia merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen.zat yang tajam baunya dan menyengat. c. Tar adalah senyawa polinuklin hidrokarbonaromatika yang bersifat karsinogenik. Dengan adanya kandungan tar yang beracun ini, sebagian dapat merusak sel paru karena dapat lengket dan menempel pada jalan nafas dan paru-paru sehingga mengakibatkan terjadinya kanker. d. Karbon monoksida (CO) adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. 4 Asap rokok yang dihirup seorang perokok, mengandung komponen gas dan partikel tersebut sangat berpotensi untuk menimbulkan radikal bebas. Pembentukan senyawa radikal bebas yang tidak segera dinetralkan oleh sistem antioksidan dapat menimbulkan terjadinya stress oksidatif yang banyak. Kelebihan produksi radikal bebas atau oksigen yang reaktif (ROS,reactive oxygen species) dapat merusak sperma, dan ROS telah diketahui sebagai salah satu penyebab infertilitas. Diketahui juga bahwa anion superoksida, radikal hidroksil dan hidrogen peroksida merupakan beberapa ROS utama yang terdapat pada plasma semen. 5 Beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan menyebutkan bahwa paparan asap rokok dapat menurunkan kualitas dan kuantitas (jumlah, motilitas dan morfologi) spermatozoa epididimis dan menyebabkan kerusakan sel-sel testis dengan cara : a. Kuantitas sperma Peningkatan radikal bebas akan merusak membran dari sel-sel spermatogenik, mengganggu transport ion-ion penting bagi proliferasi dan pertumbuhan sel-sel spermatogenik, merusak DNA spermatozoa dan meningkatkan terjadinya apoptosis spermatozoa. 6 Asap rokok menghambat proses spermatogenesis secara nyata yang ditandai dengan penurunan jumlah sel-sel J MAJORITY Volume 3 Nomor 7 Desember
3 spermatogonium, spermatosit primer, spermatid dan lapisan sel spermatogenik yang ditandai dengan penurunan presentase spermatozoa normal, kecepatan gerak spermatozoa, motilitas spermatozoa dan spermatozoa hidup. 7,12 Asap rokok juga dapat menyebabkan penurunan jumlah spermatosit pakiten dan spermatid karena dalam asap rokok masih banyak zat-zat kimia yang menghambat spermatogenesis, sehingga mengakibatkan konsentrasi spermatozoa yang dihasilkan menjadi sedikit atau terjadi penurunan. 7 Selain merusak struktur spermatozoa, radikal bebas juga dapat menyebabkan menurunnya produksi hormon LH dan FSH yang merangsang terbentuknya hormon testosteron. Hal ini mengakibatkan jumlah testosteron menurun dan akhirnya spermatogenesis pun ikut terhambat. 8 b. Kualitas sperma Radikal bebas yang berasal dari partikel gas rokok juga menyebabkan terjadinya aglutinasi sperma sehingga berakibat terhadap menurunnya motilitas sperma. 5 Asap rokok akan meningkatkan jumlah lipid peroksidasi dan menimbulkan kerusakan serta penurunan integritas membran spermatozoa sehingga mengurangi motilitas.radikal bebas juga dapat menurunkan frekuensi gerakan ekor spermatozoa karena radikal bebas menyebabkan produksi ATP mitokondria rendah. Mitokondria merupakan tempat proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi bagi pergerakan ekor spermatozoa. 9,10 Asap rokok yang menstimulasi medula adrenal untuk melepaskan katekolamin yang mana dapat mempengaruhi sistem saraf pusat sehingga mengganggu proses spermatogenesis dan sintesis hormon testosteron melalui mekanisme umpan balik antara hipotalamus hipofisis anterior testis sehingga terjadi perubahan morfologi spermatozoa pada saat spermatogenesis. Apabila proses spermatogenesis terganggu atau terhambat, maka akan menyebabkan terbentuknya morfologi spermatozoa abnormal yang merupakan hasil akhir dari proses spermatogenesis. 9,10,11 Pada beberapa penelitian hewan uji yang dibagi menjadi empat perlakuan dengan lima ulangan untuk masing-masing perlakuan selama 18 hari, yaitu Perlakuan kontrol (P0) : tidak diberi paparan asap rokok (kontrol), Perlakuan 2 jam (P1) : diberi paparan asap rokok dengan lama paparan 2 jam, Perlakuan 4 jam (P2) : diberi paparan asap rokok dengan lama paparan 4 jam, Perlakuan 6 jam (P3) : diberi paparan asap rokok dengan lama paparan 6 jam dari hasil penelitian menunjukkan bahwa rata motilitas spermatozoa perlakuan P1 (2 jam) tidak berbeda nyata dengan P0 (kontrol), J MAJORITY Volume 3 Nomor 7 Desember
4 sedangkanperlakuan P2 (4 jam) dan P3 (6 jam) berbeda nyatadengan P0 dan P1 (P<0.05) hal ini menunjukan pemaparan asap rokok selama 2 jam selama 18 hari telah dapat menyebabkan penurunan nyata terhadap kualitas spermatozoa mencit. 9 Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada pria perokok batang per hari memiliki odds untuk menderita kualitas sperma yang abnormal 8,6 kali lebih besar dari responden yang tidak merokok dan memiliki odds 7,7 kali untuk mederita motilitas sperma abnormal hal ini membuktikan adanya pengaruh asap rokok yang dikonsumsi setiap hari terhadap sperma pria. 13 SIMPULAN Disimpulkan bahwa asap rokok terbukti memiliki pengaruh terhadap kualitas dan kuantitas spermatozoa berdasarkan percobaan pada hewan coba dan penelitian pada pria perokok. Beberapa cara asap rokok mempengaruhi spermatozoa adalah melalui peningkatan radikal bebas akan merusak membran dari sel-sel spermatogenik, mengganggu transport ion-ion penting bagi proliferasi dan pertumbuhan sel-sel spermatogenik, merusak DNA spermatozoa dan meningkatkan terjadinya apoptosis spermatozoa yang akhirnya mempengaruhi kuantitas spermatozoa,sedangkan pada kualitasnya asap rokok akan meningkatkan jumlah lipid peroksidasi dan menimbulkan kerusakan serta penurunan integritas membran spermatozoa sehingga mengurangi motilitas. DAFTAR PUSTAKA 1. World Health Organization [internet]. Switzeland. World Health Organization 2006 [cited 2014 Nov 1]. Available from: s/tobacco. 2. Tandra H. Merokok dan Kesehatan. Dalam: Cahanar P. dan Suhanda I. (eds).makan Sehat Hidup Sehat. Jakarta: Kompas. 2003; Rani Sauriasari. Mengenal dan menangkal radikal bebas [cited 2014 Nov 1]. Available from : ia/biokimia/mengenal-dan-menangkalradikal-bebas. 4. Amirudin. Hubungan antara infertilitas dengan kualitas terhadap spermatozoa pria [skripsi]. Jakarta.Universitas Respati Indonesia Agarwal A, Saleh RA, Bedaiway MA. Role of reactive species in the pathophysiology of human reproduction Fertil Steril. Journal Reproduction.2003;(79): Moustafa MH, Sharma RK, Thornton J, Mascha E, Abdel-Hafez MA, Thomas AJ, Jr., Agarwal A. Relationship between ROS production, apoptosis and DNA denaturation in spermatozoa from patients examined for infertility.journal Human Reproduction. 2004; 19(1): Nor A.Pengaruh pajanan asap rokok terhadap spermatogenesis dan kualitas spermatozoa mencit. Jakarta. Jurnal Makara Kesehatan Sauriasari Rani. Mengenal dan Menangkal Radikal Bebas. Jurnal Iptek Bidang Biologi, Pangan dan kesehatan. Jepang. OkayamaUniversity Fitriani, Kartini Eriani, Widya Sari. The Effect Of Cigarettes Smoke Exposured Mus Musculus). Jurnal Natural. 2010:10(2); Sukmaningsih A. Pengaruh Paparan Asap Rokok Kretek spermatosit pakiten dan spermatid tubulus seminiferus testis mencit (Mus musculus) yang dipaparkan asap rokok. Jurnal Biologi. 2009;(12): Karim D. Pengaruh paparan asap rokok elektrik terhadap motilitas, jumlah J MAJORITY Volume 3 Nomor 7 Desember
5 sperma dan kadar mda testis mencit (Mus musculus L.) Jurnal Universitas Sumatera Utara. 2011;(1): Mostafa, T. Cigarette Smoking and Male Infertility. Journal of Advanced Research. 2010;(1): Amirudin. Pengaruh rokok terhadap sperma pada pria pada masalah infertilitas stdui kasus kontrol di Jakarta tahun 2011 [Tesis]. Universitas Indonesia. 2012; 80. J MAJORITY Volume 3 Nomor 7 Desember
I. PENDAHULUAN. Penggunaan rokok sebagai konsumsi sehari-hari kian meningkat. Jumlah
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan rokok sebagai konsumsi sehari-hari kian meningkat. Jumlah konsumen rokok di Indonesia menduduki peringkat ketiga terbesar di dunia setelah Cina dan India. Tidak
BAB I PENDAHULUAN. Merokok merupakan suatu masalah kesehatan pada masyarakat dan merupakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Merokok merupakan suatu masalah kesehatan pada masyarakat dan merupakan ancaman besar bagi kesehatan di dunia (Emmons, 1999). Merokok memberikan implikasi terhadap
I. PENDAHULUAN. Infertilitas adalah ketidak mampuan untuk hamil setelah sekurang-kurangnya
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Infertilitas adalah ketidak mampuan untuk hamil setelah sekurang-kurangnya satu tahun berhubungan seksual, sedikitnya empat kali seminggu tanpa kontrasepsi (Straight,
ABSTRAK. Kata kunci: Rattus sp, asap rokok, ekstrak buah juwet, kualitas spermatozoa, ROS, antioksidan.
ABSTRAK Penelitian yang bertujuan mengetahui kualitas spermatozoa tikus putih jantan dewasa (Rattus sp.) setelah diberikan paparan asap rokok dan ekstrak buah juwet (Syzygium cumini L.) telah dilakukan
I. PENDAHULUAN. Indonesia merupakan salah satu negara konsumen rokok terbesar di dunia,
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara konsumen rokok terbesar di dunia, sebanyak 31,4% orang dewasa di Indonesia adalah perokok. Konsumsi rokok oleh seseorang individu
PEMBAHASAN. 6.1 Efek Pelatihan Fisik Berlebih Terhadap Spermatogenesis Mencit. Pada penelitian ini, data menunjukkan bahwa kelompok yang diberi
1 BAB VI PEMBAHASAN 6.1 Efek Pelatihan Fisik Berlebih Terhadap Spermatogenesis Mencit Pada penelitian ini, data menunjukkan bahwa kelompok yang diberi pelatihan fisik berlebih selama 35 hari berupa latihan
BAB 1 PENDAHULUAN. mengurangi kualitas dan angka harapan hidup. Menurut laporan status global
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Merokok berbahaya bagi kesehatan, menyebabkan banyak penyakit dan mengurangi kualitas dan angka harapan hidup. Menurut laporan status global World Health Organization
PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK KRETEK TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MENCIT JANTAN (MUS MUSCULUS)
PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK KRETEK TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MENCIT JANTAN (MUS MUSCULUS) 1 Immanuel Van Donn Batubara 2 Benny Wantouw 2 Lydia Tendean 1 Kandidat Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Hasil Penelitian Pengaruh ekstrak jahe terhadap jumlah spermatozoa mencit yang terpapar 2-ME
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pengaruh ekstrak jahe terhadap jumlah spermatozoa mencit yang terpapar 2-ME Telah dilakukan penelitian pengaruh ekstrak jahe terhadap jumlah spermatozoa
BAB I PENDAHULUAN. Infertilitas adalah salah satu masalah kesehatan utama dalam hidup, dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Infertilitas adalah salah satu masalah kesehatan utama dalam hidup, dan sekitar 30% infertilitas disebabkan faktor laki-laki (Carlsen et al., 1992; Isidori
ABSTRAK. Pembimbing I : Prof. Dr. Susy Tjahjani, dr., M.Kes. Pembimbing II : Teresa Liliana Wargasetia, S.Si., M.Kes.
ABSTRAK JUS DAN PUREE TOMAT (Solanum lycopersicum) MENURUNKAN PERSENTASE SPERMATOZOA DENGAN MORFOLOGI ABNORMAL PADA MENCIT YANG DIBERI PAJANAN ASAP ROKOK Fatrika Dewi, 2011. Pembimbing I : Prof. Dr. Susy
BAB I PENDAHULUAN. berasal dari emisi pembakaran bahan bakar bertimbal. Pelepasan timbal oksida ke
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pencemaran atau polusi merupakan perubahan yang tidak dikehendaki yang meliputi perubahan fisik, kimia, dan biologi. Pencemaran banyak mengarah kepada pembuangan
I. PENDAHULUAN. Angka pengguna telepon seluler (ponsel) atau handphone di Indonesia
1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Angka pengguna telepon seluler (ponsel) atau handphone di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Penelitian yang dilakukan oleh Roy Morgan Research di Australia
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh ekstrak etanol biji labu kuning terhadap jumlah spermatozoa mencit yang diberi 2-ME
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pengaruh ekstrak etanol biji labu kuning terhadap jumlah spermatozoa mencit yang diberi 2-ME Hasil pengamatan pengaruh ekstrak etanol biji labu kuning
BAB 1 PENDAHULUAN. Saat ini jumlah perokok di dunia mengalami peningkatan termasuk di
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini jumlah perokok di dunia mengalami peningkatan termasuk di Indonesia. Jumlah perokok di seluruh dunia saat ini mencapai 1,2 milyar orang dan 800 juta diantaranya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam masyarakat latihan fisik dipahami sebagai olahraga. Olahraga dapat mempertahankan dan meningkatkan kesehatan tubuh, serta berdampak pada kinerja fisik. Olahraga
PERBANDINGAN KADAR HEMOGLOBIN DARAH PADA PRIA PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK
PERBANDINGAN KADAR HEMOGLOBIN DARAH PADA PRIA PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK 1 Melkior T. Makawekes 2 Sonny J. R. Kalangi 2 Taufiq F. Pasiak 1 Kandidat Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi
BAB I PENDAHULUAN. Alkohol jika dikonsumsi mempunyai efek toksik pada tubuh baik secara langsung
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Alkohol jika dikonsumsi mempunyai efek toksik pada tubuh baik secara langsung maupun tidak langsung (Panjaitan, 2003). Penelitian yang dilakukan (Foa et al., 2006)
ADLN Perpustakaan Universitas Airlangga BAB I PENDAHULUAN. Senyawa 2-Methoxyethanol (2-ME) tergolong senyawa ptalate ester (ester
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Infertilitas merupakan masalah yang memiliki angka kejadian yang cukup besar di Indonesia. Penyebab infertilitas pria dipengaruhi oleh banyak faktor,
BAB 1 PEBDAHULUAN. kalangan usia <18 tahun dan persentasenya sebesar 51,4%. Sementara itu, insiden
BAB 1 PEBDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebiasaan merokok sudah menjadi kebiasaan manusia sejak ratusan tahun yang lalu dan jumlah penggunanya semakin meningkat. Di Amerika perokok baru bertambah 6.300 orang
PERBANDINGAN EFEK ASAP ROKOK KONVENSIONAL DAN ROKOK HERBAL TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus)
PERBANDINGAN EFEK ASAP ROKOK KONVENSIONAL DAN ROKOK HERBAL TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus) Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Pendidikan
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa negara berkembang seperti Indonesia memiliki kepadatan penduduk yang cukup besar sehingga aktivitas maupun pola hidup menjadi sangat beraneka ragam. Salah satu
PERBANDINGAN EFEK ASAP ROKOK KONVENSIONAL DAN ROKOK HERBAL TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus)
PERBANDINGAN EFEK ASAP ROKOK KONVENSIONAL DAN ROKOK HERBAL TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus) SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Kedokteran Diajukan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Angka kejadian infertilitas masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Infertilitas adalah ketidakmampuan terjadinya konsepsi atau memiliki anak pada
Perbandingan kualitas spermatozoa tikus wistar (rattus norvegicus) yang diberi paparan asap rokok dengan asap rokok elektronik
Perbandingan kualitas spermatozoa tikus wistar (rattus norvegicus) yang diberi paparan asap rokok dengan asap rokok elektronik 1 Miseal Tooy 2 Lydia Tendean 2 Lusiana Satiawati 1 Kandidat skripsi Fakultas
BAB I PENDAHULUAN. Bahaya penggunaan timah hitam, timbal atau plumbum (Pb) mengakibatkan 350 kasus penyakit jantung koroner, 62.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahaya penggunaan timah hitam, timbal atau plumbum (Pb) mengakibatkan 350 kasus penyakit jantung koroner, 62.000 hipertensi, menurunkan IQ dan juga mengurangi kemampuan
ABSTRAK EFEK ROKOK TERHADAP MORFOLOGI SPERMATOZOA PADA PEROKOK DEWASA BERDASARKAN INDEKS BRINKMAN
ABSTRAK EFEK ROKOK TERHADAP MORFOLOGI SPERMATOZOA PADA PEROKOK DEWASA BERDASARKAN INDEKS BRINKMAN Arien Rianti Mandasari Rachman, 2016. Pembimbing I : Fenny., dr., SpPK., M.Kes. Pembimbing II: Hj.Sri Utami
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. diperoleh hasil bahwa nilai F=96,7, sementara itu nilai F tabel = 3,68, maka nilai
4.1 Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisis statistika dengan menggunakan ANOVA, maka diperoleh hasil bahwa nilai F=96,7, sementara itu nilai F tabel = 3,68,
PENGARUH PEMBERIAN DARK CHOCOLATE PADA JUMLAH SPERMATOZOA MENCIT BALB/C JANTAN YANG DIPAPAR ASAP ROKOK LAPORAN HASIL PENELITIAN KARYA TULIS ILMIAH
PENGARUH PEMBERIAN DARK CHOCOLATE PADA JUMLAH SPERMATOZOA MENCIT BALB/C JANTAN YANG DIPAPAR ASAP ROKOK LAPORAN HASIL PENELITIAN KARYA TULIS ILMIAH Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai
BAB I PENDAHULUAN. pertahanan terhadap superoxide yang diubah menjadi hydrogen peroxide. Superoxide
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Superoxide Dismutase (SOD) adalah enzim pertama dalam mekanisme pertahanan terhadap superoxide yang diubah menjadi hydrogen peroxide. Superoxide Dismutase tubuh manusia
BAB I PENDAHULUAN. Infertilitas, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, didefinisikan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Infertilitas, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, didefinisikan sebagai ketidakmampuan terjadinya konsepsi spontan pada pasangan yang aktif secara seksual tanpa
PENGARUH PEMBERIAN KOPI TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK
PENGARUH PEMBERIAN KOPI TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK 1 Ayu L. Dja afara 2 Benny Wantouw 2 Lydia Tendean 1 Kandidat Skripsi Fakultas
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Merokok merupakan kebiasaan yang dapat merusak kesehatan dan sudah dibuktikan oleh berbagai penelitian mengenai hubungannya dengan berbagai macam penyakit seperti kanker
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Rokok merupakan gulungan tembakau yang dirajang dan diberi cengkeh
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Rokok 1. Pengertian Rokok Rokok merupakan gulungan tembakau yang dirajang dan diberi cengkeh kemudian dibungkus dengan kertas rokok berukuran panjang 70 120 mm dengan diameter
BAB I PENDAHULUAN. Tujuh sumber utama pencemaran udara yaitu: partikel debu/partikulat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tujuh sumber utama pencemaran udara yaitu: partikel debu/partikulat dengan diameter kurang dari 10 µm, sulfur dioksida (SO2), ozon troposferik, karbon monoksida (CO),
BAB 1 PENDAHULUAN. 10 juta jiwa, dan 70% berasal dari negara berkembang, salah satunya Indonesia
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perilaku merokok merupakan salah satu ancaman terbesar kesehatan masyarakat dunia. Menurut laporan status global WHO (2016), perilaku merokok telah membunuh sekitar
BAB I PENDAHULUAN. penurunan fungsi paru dan penurunan kualitas hidup manusia. 2 Penyakit paru
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Paru merupakan suatu organ respiratorik yang memiliki area permukaan alveolus seluas 40 m 2 untuk pertukaran udara antara O 2 dengan CO 2. 1 Kelainan yang terjadi pada
PERBEDAAN JUMLAH SEL-SEL SPERMATOSIT PRIMER DAN SPERMATID SETELAH PEMBERIAN NIKOTIN ANTARA 2 MINGGU DAN 3 MINGGU PADA MENCIT (Mus Musculus)
PERBEDAAN JUMLAH SEL-SEL SPERMATOSIT PRIMER DAN SPERMATID SETELAH PEMBERIAN NIKOTIN ANTARA 2 MINGGU DAN 3 MINGGU PADA MENCIT (Mus Musculus) Iis Rahmawati* *Staf Pengajar Keperawatan Maternitas Program
1. Rokok Putih : rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun. 2. Rokok Kretek : rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun
II.TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Rokok 2.1.1 Pengertian Rokok Rokok adalah salah satu zat adiktif yang bila digunakan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan individu dan masyarakat. Kemudian ada juga yang menyebutkan
BAB I PENDAHULUAN. jenis kanker yang mempunyai tingkat insidensi yang tinggi di dunia, dan kanker kolorektal) (Ancuceanu and Victoria, 2004).
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Insiden penyakit kanker di dunia mencapai 12 juta penduduk dengan PMR 13%. Diperkirakan angka kematian akibat kanker adalah sekitar 7,6 juta pada tahun 2008. Di negara
BAB 1 PENDAHULUAN. Indian di Amerika untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebiasaan merokok merupakan masalah penting dewasa ini. Rokok oleh sebagian orang sudah menjadi kebutuhan hidup yang tidak bisa ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari.
BAB I PENDAHULUAN. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Radikal bebas merupakan salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit degeneratif, seperti kardiovaskuler, tekanan darah tinggi, stroke, sirosis hati, katarak,
BAB I PENDAHULUAN. Menurut World Population Data Sheet (2014), Indonesia merupakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kepadatan penduduk di Indonesia merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah yang sampai sekarang belum dapat diatasi, hal ini disebabkan karena
I. PENDAHULUAN. Kesuburan pria ditunjukkan oleh kualitas dan kuantitas spermatozoa yang
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesuburan pria ditunjukkan oleh kualitas dan kuantitas spermatozoa yang meliputi motilitas, dan morfologinya. Salah satu penyebab menurunnya kualitas dan kuantitas sperma
I. PENDAHULUAN. pernah mengalami masalah infertilitas ini semasa usia reproduksinya dan
I. PENDAHULUAN Infertilitas merupakan suatu masalah yang dapat mempengaruhi pria dan wanita di seluruh dunia. Kurang lebih 10% dari pasangan suami istri (pasutri) pernah mengalami masalah infertilitas
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP DAYA TAHAN JANTUNG PARU
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP DAYA TAHAN JANTUNG PARU SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Dalam Mendapatkan Gelar Sarjana Sains Terapan Fisioterapi Disusun Oleh : DIMAS SONDANG IRAWAN J 110050028
BAB I PENDAHULUAN. 2001) dan menurut infomasi tahun 2007 laju pertumbuhan penduduk sudah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 adalah sebesar 210.241. 999 dengan pertambahan penduduk sekitar 1,9 % (BPS, 2001) dan menurut infomasi
BAB 1 PENDAHULUAN. Konsumsi alkohol telah menjadi bagian dari peradaban manusia selama
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Konsumsi alkohol telah menjadi bagian dari peradaban manusia selama jutaan tahun. Minuman beralkohol dihasilkan dari fermentasi ragi, gula dan pati. Etanol merupakan
BAB I. PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit degeneratif yang merupakan salah
1 BAB I. PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit degeneratif yang merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia. DM merupakan penyakit kelainan sistem endokrin utama yang
POTENSI EKSTRAK DAUN DAN TANGKAI DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA PENURUNAN MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus muscullus)
Seminar Nasional Hasil Penelitian Universitas Kanjuruhan Malang 2017 POTENSI EKSTRAK DAUN DAN TANGKAI DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA PENURUNAN MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus muscullus) Susie
PEMBAHASAN. Pengaruh Perlakuan Borax Terhadap Performa Fisik
PEMBAHASAN Pengaruh Perlakuan Borax Terhadap Performa Fisik Bobot Badan Tikus Ekstrak rumput kebar yang diberikan pada tikus dapat meningkatkan bobot badan. Pertambahan bobot badan tikus normal yang diberi
GAMBARAN HISTOPATOLOGIK TESTIS MENCIT SWISS (Mus musculus) YANG DIBERI KEDELAI (Glycine max) DAN PAPARAN DENGAN ASAP ROKOK
GAMBARAN HISTOPATOLOGIK TESTIS MENCIT SWISS (Mus musculus) YANG DIBERI KEDELAI (Glycine max) DAN PAPARAN DENGAN ASAP ROKOK 1 Felisia R. Hargono Poppy M. Lintong Carla F. Kairupan 1 Kandidat skripsi Fakultas
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian pekerja berdasarkan ketentuan pasal 1 angka 3. UU No 13
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian buruh Buruh adalah salah satu profesi pekerjaan yang diperintah dan dipekerjakan yang berfungsi sebagai salah satu komponen dalam proses produksi (ml.scribd.com).
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP JUMLAH, MORFOLOGI DAN MOTILITAS SPERMA SERTA KADAR MALONDIALDEHYDE
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP JUMLAH, MORFOLOGI DAN MOTILITAS SPERMA SERTA KADAR MALONDIALDEHYDE (MDA) TESTIS MENCIT JANTAN DEWASA (Mus musculus L) YANG MENDAPAT LATIHAN FISIK MAKSIMAL T E S I
Pengaruh Pemberian Antioksidan Vitamin C Dan E Terhadap Konsentrasi Spermatozoa Mencit (Mus Musculus) Yang Dipapar Asap Rokok
Pengaruh Pemberian Antioksidan Vitamin C Dan E Terhadap Konsentrasi Spermatozoa Mencit (Mus Musculus) Yang Dipapar Asap Rokok Ervina Wati Harahap 1, Normalina Sandora 2, Winarto 3 ABSTRACT Free radical
BAB I PENDAHULUAN. 1
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekitar satu milyar laki-laki di dunia adalah perokok, 35% diantaranya dari negara maju dan 50% lainnya dari negara berkembang. Rata-rata 435.000 penduduk di
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP JUMLAH SPERMATOZOA MENCIT JANTAN STRAIN BALB/C YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP JUMLAH SPERMATOZOA MENCIT JANTAN STRAIN BALB/C YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat dalam
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C DAN E TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS TESTIS MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIPAJANKAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG)
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C DAN E TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS TESTIS MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIPAJANKAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) Ummi Kalsum 1, Syafruddin Ilyas 2 dan Salomo Hutahaean 2 1 Mahasiswa
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian yang berjudul Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Jati Belanda
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian yang berjudul Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) Terhadap Berat Badan, Berat Testis, dan Jumlah Sperma Mencit
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU TERHADAP HISTOPATOLOGI TESTIS TIKUS PUTIH SETELAH MENGHIRUP ASAP ROKOK
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU TERHADAP HISTOPATOLOGI TESTIS TIKUS PUTIH SETELAH MENGHIRUP ASAP ROKOK Endah Rita Sulistya Dewi Jurusan Pendidikan Biologi IKIP PGRI Semarang INFLUENCE GIVING OF
BAB I PENDAHULUAN. jumlah banyak akan menimbulkan stres oksidatif yang dapat merusak sel yang pada
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu penyebab penuaan dini adalah merokok. Dimana asap rokok mengandung komponen yang menyebabkan radikal bebas. Radikal bebas dalam jumlah banyak akan menimbulkan
Pengaruh Semangka (Citrullus vulgaris Schrad.) Terhadap Kualitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus L.) Dipaparkan Asap Rokok
Pengaruh Semangka (Citrullus vulgaris Schrad.) Terhadap Kualitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus L.) Dipaparkan Asap Rokok 1 Maya Stia Ningrum, 2 Rudy Agung Nugroho, 2 Sudiastuti 1 Laboratorium Fisiologi,
BIOSCIENTIAE Volume 12, Nomor 1, januari 2015, Halaman 43-59
40 41 42 EFEK PEMBERIAN FRAKSI DIKLOROMETANA BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana) PADA KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK Gusti Nani P., Anni Nurliani,
Gusti Nani P., Anni Nurliani, Heri Budi S., dan Evi Mintowati K.
BIOSCIENTIAE Volume 12, Nomor 1, Januari 2015, Halaman 43-59 http:/fmipa.unlam.ac.id/bioscientiae EFEK PEMBERIAN FRAKSI DIKLOROMETANA BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana) PADA KUALITAS SPERMATOZOA
BAB I PENDAHULUAN. internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor internal yang berpengaruh pada
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Infertilitas merupakan salah satu masalah penting bagi setiap orang. Infertilitas pada pria berkaitan erat dengan spermatogenesis. Proses ini dipengaruhi oleh dua faktor
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT JANTAN STRAIN BALB/C YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT JANTAN STRAIN BALB/C YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat dalam
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Tinjauan Pustaka 1. Sirsak Sirsak (Annona muricata L), termasuk dalam famili Annonaceae, merupakan tanaman buah yang banyak ditemukan di wilayah tropis dan substropis seperti di
UNIVERSITAS INDONESIA PENGARUH MEROKOK TERHADAP KUALITAS SPERMA PADA PRIA DENGAN MASALAH INFERTILITAS STUDI KASUS KONTROL DI JAKARTA TAHUN TESIS
UNIVERSITAS INDONESIA PENGARUH MEROKOK TERHADAP KUALITAS SPERMA PADA PRIA DENGAN MASALAH INFERTILITAS STUDI KASUS KONTROL DI JAKARTA TAHUN 2011 TESIS AMARUDIN 1006785692 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM
BAB 1 PENDAHULUAN. Manusia dapat terpapar logam berat di lingkungan kehidupannya seharihari.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Manusia dapat terpapar logam berat di lingkungan kehidupannya seharihari. Pada lingkungan yang kadar logam beratnya cukup tinggi, kontaminasi dalam makanan, air, dan
BAB 1 PENDAHULUAN. Aktivitas fisik merupakan setiap pergerakan tubuh akibat kontraksi otot
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Aktivitas fisik merupakan setiap pergerakan tubuh akibat kontraksi otot rangka yang membutuhkan kalori lebih besar daripada pengeluaran energi saat istirahat. Aktivitas
1. PENDAHULUAN. penambah rasa makanan dengan L-Glutamic Acid sebagai komponen asam
1 1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Monosodium Glutamat (MSG) sudah lama digunakan diseluruh dunia sebagai penambah rasa makanan dengan L-Glutamic Acid sebagai komponen asam amino (Geha et al., 2000), dikarenakan
BAB I PENDAHULUAN I.I LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN I.I LATAR BELAKANG Penyakit tidak menular terus berkembang dengan semakin meningkatnya jumlah penderitanya, dan semakin mengancam kehidupan manusia, salah satu penyakit tidak menular
PENGARUH PEMBERIAN CAP TIKUS TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA WISTAR JANTAN (Rattus norvegicus)
Jurnal e-biomedik (ebm), Volume 3, Nomor 1, Januari-April 2015 PENGARUH PEMBERIAN CAP TIKUS TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA WISTAR JANTAN (Rattus norvegicus) 1 Ellen E. Melmambessy 2 Lydia Tendean 2 Janette
BAB 1 PENDAHULUAN. Volume maksimum oksigen (VO 2
BAB 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Volume maksimum oksigen (VO 2 maks) adalah kemampuan pengambilan oksigen dengan kapasitas maksimal untuk digunakan oleh tubuh, jika pengambilan oksigen terganggu
BAB I PENDAHULUAN. Aktifitas fisik merupakan kegiatan hidup yang dikembangkan dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Aktifitas fisik merupakan kegiatan hidup yang dikembangkan dengan harapan dapat memberikan nilai tambah berupa peningkatan kualitas, kesejahteraan dan martabat manusia.
BAB V PEMBAHASAN. untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Etanol Pegagan terhadap
BAB V PEMBAHASAN Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Etanol Pegagan terhadap gambaran histopatologis testis tikus yang
Pengaruh Kebiasaan Merokok dengan Timbulnya Radikal Bebas
Pengaruh Kebiasaan Merokok dengan Timbulnya Radikal Bebas Oleh: MUCHTAR LEONARDI 100100044 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2013 Abstrak Latar belakang Rokok menyebabkan kematian pada
BAB I PENDAHULUAN. dikatakan sebagai Endocrine Disrupts Chemical (EDC) atau dalam bahasa awamnya disebut
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa tahun belakangan ini, perhatian tentang pengaruh senyawa lingkungan atau bahan polutan kimia terhadap kesehatan semakin meningkat. Senyawa tersebut bisa dikatakan
BAB I PENDAHULUAN. kerja insulin, atau kedua-duanya (American Diabetes Association, 2005).
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Diabetes milletus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia kronis yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, defek kerja insulin,
